Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Daerah. Show all posts
Showing posts with label Daerah. Show all posts

Gelar Seminar Ketahanan Bangsa, Pemkab Madiun Perkuat Toleransi dan Karakter Pelajar

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Seminar Ketahanan Bangsa dan Toleransi untuk Pelajar se-Kabupaten Madiun. 

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan siswa SMP dan SMA/SMK sederajat ini berlangsung di kawasan Wisata Religi 5 Tempat Ibadah, Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun, Rabu (30/9/2026).

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Madiun, Hestu Wiradriawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa seminar ini diselenggarakan sebagai bentuk aplikasi konkret pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama (KUB).

"Maksud kegiatan ini adalah untuk menjaga harmoni dan toleransi melalui sikap saling menghormati serta tenggang rasa dalam perbedaan suku, agama, dan budaya. Selain itu, kegiatan ini bertujuan membentuk karakter Pancasila dan memperkuat jiwa bela negara," terang Hestu.

Peserta seminar terdiri dari 74 pelajar SMP dan 78 pelajar SMA/SMK/sederajat. Khusus peserta tingkat SMA/SMK merupakan anggota Paskibraka Kabupaten Madiun tahun 2026 dan perwakilan Paskibraka Provinsi Jawa Timur. Seluruh peserta nantinya tidak hanya menerima sertifikat seminar dari Bakesbangpol, tetapi juga dikukuhkan sebagai Duta Moderasi Sekolah oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun.

"Paskibraka tidak hanya bertugas mengibarkan bendera pada 17 Agustus, tetapi juga dibina untuk menjaga kondusivitas daerah melalui toleransi di sekolah dan masyarakat. Ini sekaligus menjadi motivasi bagi adik-adik SMP untuk berpartisipasi pada seleksi Paskibraka mendatang," tambah Hestu.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, pimpinan Perangkat Daerah, para Camat, tokoh agama dan organisasi masyarakat (FKUB, FKPI, FKK, Tosilo), pengelola Wisata Religi, hingga narasumber dari Ketua Duta Damai BNPT Jawa Timur, Ahmad Reza Hafsan Jani.

Kegiatan diawali dengan pembacaan doa bersama secara bergantian dari lima agama (Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, dan Buddha) sebagai simbol nyata toleransi antarumat beragama di Kabupaten Madiun.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, memberikan arahan terkait pentingnya membekali mental dan wawasan kebangsaan kepada generasi muda di tengah pesatnya arus informasi, ancaman perundungan (bullying), dan potensi intoleransi.

"Anak-anak ini fluktuasi pemikirannya luar biasa, sehingga harus dibentengi dengan pemahaman wawasan kebangsaan yang benar. Jangan sampai karena bullying timbul dendam, atau saat mereka kuliah di luar daerah membawa egoisme yang merugikan. Di mana pun berada, norma dan adat setempat harus dihormati," tegas Hari Wuryanto.

Menanggapi doa 5 agama yang digelar di awal acara, Bupati menekankan pentingnya mengenalkan keberagaman sejak dini agar para pelajar tidak salah paham dan terbiasa dengan perbedaan keyakinan.

"Toleransi di Indonesia adalah keharusan karena kita bersuku-suku dan berbeda agama. Kalau anak-anak tidak dikenalkan sejak dini, mereka bisa salah menilai ibadah orang lain. Kebhinekaan ini harus dipahami sebagai kekuatan, bukan permusuhan," ungkapnya.

Di akhir arahannya, Bupati mengimbau para pelajar untuk menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan kekuatan karakter dan etika.

"Jangan hanya pandai di akademik saja, etika dan norma harus diterapkan. Kepandaian tanpa etika hanya akan melahirkan kesombongan, dan kesombongan adalah awal kehancuran. Pelajaran adab itu nomor satu," pungkasnya.(ir)

 

Agen BRILink di Madiun Tembus 1.262 Unit, Dorong Inklusi Keuangan dan Geliat Ekonomi Masyarakat

Iki Radio — Keberadaan Agen BRILink terbukti memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan ekonomi serta perluasan akses layanan keuangan masyarakat di wilayah Madiun, baik Kota maupun Kabupaten. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.262 Agen BRILink aktif dan 26 unit kerja mikro yang beroperasi melayani kebutuhan finansial warga setempat.

Manajer Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Nur Elfiana, mengungkapkan bahwa Agen BRILink berperan penting sebagai perpanjangan tangan BRI dalam mendekatkan akses perbankan ke kawasan pemukiman warga.

"Bagi masyarakat yang lokasinya jauh dari kantor BRI, keberadaan agen ini sangat membantu transaksi pengambilan maupun penyetoran uang tanpa harus menempuh jarak jauh," ujar Nur Elfiana, Selasa (29/9/2026).

Selain mempermudah nasabah, kehadiran BRILink juga membuka peluang usaha yang menjanjikan bagi masyarakat setempat. Nur Elfiana menjelaskan bahwa para agen mendapatkan bagian profit (fee resmi) dari setiap transaksi yang dilakukan. 

Bahkan, ada agen berprestasi di daerah yang mampu meraup keuntungan hingga puluhan juta rupiah per bulan dari layanan transaksi perbankan tersebut.

"Bahkan ada yang menceritakan bahwa hasil dari Agen BRILink justru melampaui omzet toko utamanya. Fee resmi dari BRI yang diterima agen berprestasi ada yang mencapai Rp21 juta dalam sebulan, cukup dijalankan dari rumah atau disatukan dengan usaha yang sudah ada," terangnya.

Terkait ekspansi layanan, pihak BRI menetapkan aturan ketat guna menjaga persaingan tetap sehat antar-pelaku usaha. Salah satunya dengan memperhitungkan jarak minimal antar-agen.

"Tantangannya saat ini adalah tingginya antusiasme masyarakat yang ingin menjadi agen. Namun, demi menjaga ekosistem bisnis yang sehat agar tidak saling berebut nasabah, kami menetapkan pembatasan jarak antar-agen minimal 1 kilometer," tegasnya.

Ke depan, BRI terus berupaya mendorong percepatan inklusi keuangan daerah dengan memperlengkap fitur transaksi pada aplikasi BRILink. Layanan agen tidak lagi terbatas pada setor dan tarik tunai, melainkan telah berkembang mencakup berbagai pembayaran tagihan hingga pembelian tiket transportasi publik seperti pesawat dan kapal feri (Ferizy).

Dengan penguatan peran Agen BRILink, BRI berharap integrasi layanan keuangan digital di tingkat tapak semakin solid, sehingga pelayanan transaksi masyarakat menjadi lebih efisien sekaligus dapat mengurangi antrean di kantor-kantor cabang operasional.(ir)

Dorong Akselerasi Digitalisasi Desa, Pemkab Madiun dan BRI Perkuat Sinergi BUMDes Melalui Agen BRILink

Iki Radio — Pemerintah Kabupaten Madiun terus berupaya mempercepat program digitalisasi hingga ke pelosok desa. 

Langkah ini diwujudkan melalui penguatan kolaborasi antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Madiun dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta BUMDes Bersama (BUMDesma) se-Kabupaten Madiun, di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Selasa (29/9/2026).

Dalam acara sosialisasi dan penguatan sinergi yang dihadiri jajaran Pemkab Madiun, Dinas PMD, serta manajemen BRI Malang dan Madiun, Pemimpin Cabang BRI Madiun, Rizky Akbar Trilaksono, menegaskan optimismenya terhadap keterlibatan pengurus BUMDes dalam ekosistem digital perbankan.

"Kami berharap pertemuan ini dapat mengoptimalkan dan memperkuat sinergitas bagi BUMDes yang sudah menjadi Agen BRILink. Bagi yang belum, kami mengajak untuk bergabung menjadi bagian dari kami," ujar Rizky Akbar.

Ia menekankan bahwa langkah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen bersama untuk memperkuat perekonomian desa dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat Kabupaten Madiun.


Dorong Transparansi dan Efisiensi Layanan Keuangan

Bupati Madiun Hari Wuryanto mengapresiasi langkah konkret BRI dalam mendukung kemajuan Kabupaten Madiun menuju tata kelola ekonomi yang lebih bersih, sehat, dan sejahtera. 

Menurutnya, era digitalisasi menuntut BUMDes dan BUMDesma untuk adaptif agar dapat memberikan pelayanan yang akuntabel dan transparan.

"Di era digitalisasi ini, mau tidak mau harus kita lalui. Transaksi digital membuat historis keuangan terekam dengan baik sehingga transparansi dan akuntabilitas terjaga. Layanan yang baik akan membuat masyarakat semakin percaya dan maju bersama," ungkapnya.

Kehadiran Agen BRILink di BUMDes juga dinilai mampu memberikan efisiensi yang nyata bagi masyarakat desa. Warga desa yang tinggal jauh dari pusat kota atau ATM—seperti di wilayah Klargon maupun Sumberbendo—kini tidak perlu membuang waktu dan biaya transportasi ke Caruban atau Saradan hanya untuk bertransaksi keuangan.


Penguatan Ekonomi Desa dan Harapan Pengembangan BRI di Madiun

Selain efisiensi transaksi, kemitraan ini menjadi ruang sharing knowledge bagi BUMDes untuk menyerap pengalaman BRI yang telah berdiri sejak tahun 1895. 

Kunci utama keberhasilan pengelolaan keuangan desa, lanjutnya, adalah kedisiplinan dan kejujuran. BRI juga siap memfasilitasi kebutuhan permodalan serta pendampingan teknologi bagi BUMDes agar semakin berkembang.

Pemerintah Kabupaten Madiun berharap agar skala pelayanan BRI dapat terus ditingkatkan guna memaksimalkan cakupan layanan perbankan di seluruh pelosok Kabupaten Madiun.

Blora Culture Festival 2026 Gelar Kolaborasi Lintas Daerah di Goa Terawang, Targetkan 1.000 Penari Tayub

Iki Radio — Perayaan budaya tahunan Blora Culture Festival (BCF) 2026 kembali digelar untuk ketiga kalinya pada Sabtu, 10 Oktober 2026, di kawasan wisata Goa Terawang. Gelaran tahun ini mengusung skala yang lebih luas dengan melibatkan para pelaku seni lintas daerah.

Melalui sistem open call, festival ini menarik antusiasme tinggi dari berbagai komunitas seni di luar Kabupaten Blora, mulai dari Banjarnegara, Tuban, hingga Rembang.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora, Yeti Romdonah, mengonfirmasi partisipasi para seniman dari daerah tetangga tersebut.

"Sudah ada yang mendaftar untuk berpartisipasi, mulai dari Banjarnegara, Tuban, hingga Rembang," kata Yeti pada Selasa (29/9/2026).

BCF 2026 mengusung misi utama menyatukan 1.000 penari Tayub dalam satu sajian seni bertema “Gatra Cacana Jaya Kerta Bhumi”. Aksi kolosal ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, organisasi wanita, seniman tradisional, masyarakat umum, hingga personel TNI dan Polri.

Selain Tayub sebagai menu utama, rangkaian festival ini juga memadukan pertunjukan seni khas Blora lainnya, seperti Barongan, Jedoran, dan Tari Prajurit Suro ing Jipang.

Rangkaian BCF 2026 juga dirangkaikan dengan Pertemuan Forum Komunikasi (FK) Desa Wisata (Deswita) ke-35 se-Jawa Tengah. Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Dinporabudpar Blora, Galih Indra, menyampaikan bahwa perwakilan pengelola desa wisata dan dinas pariwisata se-Jateng akan berkumpul sehari sebelum acara puncak.

"Sekitar 150 hingga 200 pengelola desa wisata dan perwakilan dinas pariwisata dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah akan berkumpul dan menginap di Desa Tinapan pada Jumat (9/10/2026)," terang Galih.

Para peserta FK Deswita tersebut dijadwalkan menghadiri puncak acara BCF 2026 di Goa Terawang pada hari berikutnya untuk menyaksikan langsung gelaran seni budaya kolaboratif tersebut.

 

Banggakan Indonesia dan Jatim, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Dua Atlet Angkat Besi Peraih Medali Asian Games 2026

Iki Radio – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada dua atlet angkat besi (lifter) asal Jawa Timur, Rahmat Erwin Abdullah dan Luluk Diana Tri Wijayana. Kedua atlet tersebut sukses mengharumkan nama bangsa usai masing-masing meraih medali emas dan perunggu pada ajang Asian Games 2026 di Jepang.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Khofifah saat menyapa kedua atlet melalui sambungan panggilan video dari Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Senin (28/9/2026).

Dalam ajang olahraga terbesar se-Asia yang berlangsung di Nagoya City Trade and Industry Center, Jepang, Rahmat Erwin Abdullah tampil memukau di kelas 75 kg putra dengan mencatatkan total angkatan 366 kg (160 kg snatch dan 206 kg clean and jerk). Capaian impresif ini mengantarkan Rahmat mengamankan medali emas setelah mengungguli lifter asal Thailand, Weeraphon Wichuma, yang mencatatkan total angkatan 365 kg.

Sementara itu, prestasi membanggakan juga diukir oleh Luluk Diana Tri Wijayana. Lifter muda asal Kabupaten Pacitan tersebut berhasil menyumbangkan medali perunggu di kelas 49 kg putri dengan total angkatan 191 kg, yang terdiri dari 88 kg snatch serta 103 kg clean and jerk.

Gubernur Khofifah mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas pencapaian luar biasa yang diukir oleh para atlet Jatim tersebut.

“Alhamdulillah warga bangsa semua bahagia dan bangga, apalagi Rahmat membawa nama Jawa Timur juga. Terima kasih ya Rahmat. Jawa Timur ini mendapatkan penghormatan yang luar biasa,” tutur Khofifah.

Tidak hanya menyampaikan rasa terima kasih, Khofifah juga mendoakan dan mendorong Rahmat agar dapat terus mempertahankan performanya hingga menembus podium tertinggi di ajang dunia selanjutnya.

“Mudah-mudahan terus berkembang dan sukses sampai Olympic juga dapat emas ya Rahmat,” lanjutnya.

Kepada Luluk Diana, Gubernur Khofifah menyuntikkan semangat agar terus optimistis, berlatih keras, dan mampu memetik prestasi yang lebih tinggi lagi pada berbagai kompetisi internasional mendatang.

Di sela-sela perbincangan, Khofifah turut menanyakan jadwal rencana kepulangan Rahmat dan Luluk ke Jawa Timur. Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berencana mengundang secara khusus kedua lifter berprestasi tersebut ke Gedung Negara Grahadi, Surabaya, sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi resmi atas kontribusi besar mereka bagi olahraga Indonesia dan Jawa Timur.

Sulsel Apresiasi Emas Asian Games 2026 Rahmat Erwin, Kenang Pernah Beri Bonus Rumah

Iki Radio — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian gemilang lifter Rahmat Erwin Abdullah yang berhasil meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor dunia pada ajang Asian Games 2026.

Meski sang lifter saat ini membela kontingen Jawa Timur, Pemprov Sulsel menegaskan rasa bangga dan hubungan baik yang tetap terjalin erat dengan putra daerah tersebut.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulsel, Suherman, mengenang momen saat Pemprov Sulsel memberikan penghargaan besar ketika Rahmat masih berstatus sebagai atlet perwakilan Sulawesi Selatan usai mengukir prestasi di Olimpiade Tokyo 2020.

"Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman pernah memberikan apresiasi uang pembinaan senilai Rp 300 juta serta satu unit rumah melalui program CSR Bank Sulselbar pada tahun 2021," ujar Suherman dalam keterangan resminya, Senin (28/9/2026).

Menanggapi perpindahan Rahmat ke Jawa Timur, Suherman menilai dinamika kepindahan atlet antarprovinsi merupakan hal biasa dalam dunia olahraga profesional, yang umumnya dipengaruhi oleh pertimbangan fasilitas maupun jenjang karier. Pemprov Sulsel juga menegaskan tidak ada persoalan fasilitas selama Rahmat membela Sulsel.

"Dulu beliau latihan di Jakarta karena fasilitas lengkap sebagai atlet perwakilan Sulsel, namun sekarang memilih Jawa Timur yang merupakan hal biasa bagi atlet," jelasnya.

Pemprov Sulsel menyatakan akan selalu mencatat Rahmat Erwin Abdullah sebagai salah satu lifter terbaik yang dilahirkan Sulsel dan berhasil mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.

"Adapun keputusan beliau untuk terus berkarya di provinsi lain itu adalah hak pribadi, dan kami tetap bangga beliau konsisten mengukir prestasi," pungkas Suherman.

Gebrakan Baru FESyar Jawa 2026: BI Jatim Paparkan Tiga Program Unggulan untuk Perkuat Ekosistem Syariah

Iki Radio — Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, secara resmi memaparkan tiga program kebaruan utama dalam perhelatan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa 2026. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada Pembukaan FESyar Regional Jawa 2026 yang berlangsung di Grand City Convention & Exhibition, Surabaya, Sabtu (26/9/2026).

Ibrahim menekankan bahwa perhelatan tahun ini tidak hanya menjadi wadah akselerasi ekonomi syariah, tetapi juga menghadirkan terobosan nyata dalam memperkuat ekosistem halal serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

"Pada perhelatan FESyar Jawa 2026 ini, kami secara khusus menyampaikan tiga program kebaruan yang menjadi fokus penguatan ekonomi syariah regional," ujar Ibrahim di hadapan para tamu undangan dan peserta.

Tiga program unggulan yang diusung dalam FESyar Jawa 2026 meliputi Halal Lifestyle dimana pengembangan Pasar Rakyat Halal, Aman, dan Sehat (PRH-AH) serta penguatan Zona KHAS. Langkah ini bertujuan untuk menjamin kualitas produk halal sekaligus mendongkrak daya saing UMKM di pasar yang lebih luas.

Wakaf Produktif, yang mencakup skema optimalisasi wakaf uang dengan melibatkan peran aktif wali murid guna memperluas manfaat serta dukungan finansial bagi sektor pendidikan.

Dan pembiayaan inovatif (Innovative Financing Program) yakni program pembiayaan khusus yang dirancang untuk mendukung pengadaan perumahan bagi para guru madrasah dan pesantren yang tergabung dalam himpunan ekonomi bisnis pesantren (HEBITREN).

Tak hanya meluncurkan tiga inovasi tersebut, Ibrahim juga mengungkapkan bahwa rangkaian FESyar Jawa 2026 mengusung sekitar 294 bentuk sinergi antar-lembaga. Kolaborasi masif ini melibatkan 16 instansi/lembaga, 20 komunitas/asosiasi, serta 258 pelaku usaha.

Selama helatan berlangsung, terdapat 42 agenda utama yang mencakup Sharia Forum, Sharia Education dan Literacy, hingga Sharia Fair. Kegiatan ini memfasilitasi eksibisi untuk sekitar 215 pelaku usaha dan menggelar *Business Matching* dengan target nilai transaksi mencapai sekitar Rp60,2 Miliar—terdiri dari alokasi pembiayaan sebesar Rp32 Miliar dan transaksi perdagangan sebesar Rp28,2 Miliar.

Ibrahim berharap penyampaian tiga program kebaruan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi umat dan keberlanjutan ekosistem syariah, baik di Jawa Timur maupun di tingkat nasional.

Sensasi 'Gandrung On Train', Perjalanan Kereta ke Ketapang Disemarakkan Tarian Khas Banyuwangi

Iki Radio — Perjalanan pelanggan KA Sangkuriang menuju Ketapang, Banyuwangi, pada Jumat (25/9/2026) terasa berbeda dan mendadak semarak. Tujuh penari Gandrung mendadak tampil menghibur para penumpang di dalam gerbong kereta api.

Pertunjukan bertajuk Gandrung On Train ini merupakan bagian dari gelaran KAI Mini Fair yang diadakan oleh PT KAI Daop 9 Jember untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 KAI. Aksi seni budaya ini berlangsung sepanjang perjalanan dari Stasiun Kalibaru hingga Stasiun Ketapang, menghadirkan busana dan kesenian khas Banyuwangi secara langsung di tengah penumpang.

Kegiatan ini terwujud atas kolaborasi antara KAI Daop 9 Jember, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), serta sejumlah mitra kerja terkait.

“Kolaborasi tersebut memadukan layanan transportasi kereta api dengan kekayaan seni budaya daerah, sekaligus menciptakan pengalaman perjalanan berbeda bagi para pelanggan,” ujar Plt. Kepala Disbudpar Kabupaten Banyuwangi, Hartono.

Suasana gerbong yang biasanya tenang berubah menjadi lebih hidup saat para penari Gandrung menyapa dan mengajak penumpang berinteraksi secara ramah. Kemeriahan tidak berhenti di dalam gerbong; sesampainya di Stasiun Ketapang, acara berlanjut dengan Gandrung On Station untuk menyambut kedatangan para penumpang KA Pandanwangi.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa konsep acara ini dihadirkan agar perayaan ulang tahun KAI terasa lebih dekat dengan masyarakat.

“Perayaan HUT KAI tahun ini kami hadirkan tidak hanya dalam bentuk seremoni, tetapi juga melalui pengalaman yang dapat dirasakan langsung pelanggan,” kata Cahyo.

Ia menambahkan, keterlibatan kesenian Gandrung adalah bentuk apresiasi KAI kepada para pelanggan setia. “Ketika kesenian Gandrung hadir di dalam kereta, pelanggan tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi bagian dari suasana perayaan,” lanjutnya.

Rangkaian acara semakin meriah di Stasiun Ketapang dengan hadirnya hiburan interaktif dan fun games hasil kerja sama KAI dengan The Nice Playland Probolinggo.

Melalui kolaborasi ini, KAI berharap dapat terus memberikan dampak positif serta meningkatkan kualitas layanan perjalanan.

“Harapannya, semangat HUT ke-81 KAI dapat dirasakan bersama oleh pelanggan. Kami akan terus menghadirkan pelayanan yang mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan pengalaman pelanggan,” pungkas Cahyo.

Belajar KPBU APJ, Pemkab Pemalang Kunjungi Madiun

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Pemalang Jawa Tengah, melakukan kunjungan ke Pemkab Madiun, Jum’at (25/9/2026). 

Ini menyusul keberhasilan Kabupaten Madiun dalam mengimplementasikan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) pada proyek Alat Penerangan Jalan (APJ). Hingga Kabupaten Madiun menjadi model percontohan nasional.

Plt. Bupati Pemalang, Nurkholes, mengungkapkan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk memantapkan rencana adopsi skema KPBU APJ di wilayahnya. Ia mengapresiasi terobosan Kabupaten Madiun yang mampu menghadirkan ribuan titik lampu penerangan jalan secara merata tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di awal pembangunan berkat efisiensi pembiayaan dari pihak badan usaha.

"Kedatangan kami ke sini ingin belajar dari Kabupaten Madiun. Di Pemalang, anggaran kita terbatas tetapi kita ingin maju dan mencari solusi yang efisien. Kami ingin membedah bagaimana Madiun bisa mewujudkannya," ujar Nurkholes.

Ia menambahkan, kondisi infrastruktur penerangan jalan di Kabupaten Pemalang saat ini masih minim. Melalui studi tiru ke Bumi Kampung Pesilat ini, ia berharap Pemkab Pemalang dapat membawa pulang formula terbaik untuk diterapkan di daerahnya.

"Kami bermimpi Pemalang bisa lebih terang seperti Madiun. Kami bangga dan mengapresiasi kesuksesan Kabupaten Madiun dalam menerapkan skema KPBU APJ ini," imbuhnya.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyambut hangat kehadiran rombongan Pemkab Pemalang. Dalam pemaparannya, Hari menjelaskan secara terperinci gambaran umum proyek KPBU APJ di Kabupaten Madiun, mulai dari pemetaan topografi wilayah, skema pembiayaan, faktor pendukung, hingga berbagai manfaat strategis yang dirasakan masyarakat dan pemerintah daerah.

Bupati Madiun menjelaskan bahwa keberadaan APJ berteknologi LED tidak hanya menghemat konsumsi energi secara signifikan, tetapi juga memberi dampak domino positif, seperti mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan iklim investasi yang kondusif, meningkatkan Penerimaan Pajak Barang dan Jasa Pertentu atas Tenaga Listrik (PBJT-TL), serta mengoptimalkan efisiensi tagihan listrik penerangan jalan.

"KPBU adalah solusi inovatif pembiayaan infrastruktur. Penggunaan teknologi lampu LED memberikan tingkat efisiensi yang sangat luar biasa. Selain itu, kami juga memperkuat aspek regulasinya melalui Peraturan Daerah (Perda) agar proyek ini memiliki payung hukum yang kokoh," jelas Hari Wuryanto.

Bupati Madiun menegaskan komitmennya untuk terbuka berbagi pengalaman, termasuk tantangan yang dihadapi sejak tahap perencanaan, pelelangan, hingga masa implementasi. Ia berharap pertemuan ini dapat memperkuat kolaborasi antardaerah serta melahirkan diskusi yang konstruktif.

"Kami berterima kasih kepada Pemkab Pemalang yang telah memilih Kabupaten Madiun sebagai rujukan studi tiru. Kapan saja ada kendala atau hal yang perlu didiskusikan lebih lanjut, tim kami siap membantu," pungkasnya.(ir)

Bunda PAUD Banjarbaru Ajak Anak Belajar Lewat Cerita dan Bermain

Iki Radio - Wali kota Banjarbaru yang juga Bunda PAUD Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, mengajak, anak-anak usia dini belajar melalui kegiatan yang menyenangkan saat mengunjungi empat satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Banjarbaru Selatan dan Banjarbaru Utara, Kamis (24/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Lisa tidak hanya meninjau layanan pendidikan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan anak-anak melalui kegiatan membaca buku dan mendongeng.

Kunjungan dilakukan untuk melihat kualitas layanan pendidikan, pemenuhan hak anak, serta penerapan program pendidikan karakter dan inklusi di tingkat PAUD.

Di hadapan para pendidik dan orang tua, Lisa mengingatkan agar anak usia dini tidak dibebani dengan kegiatan belajar yang berlebihan. Menurutnya, proses pendidikan pada usia tersebut perlu disesuaikan dengan tahap tumbuh kembang anak.

“Pendidikan anak usia dini sejatinya adalah fondasi awal tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, saya berpesan kepada seluruh guru dan pendidik agar jangan membebani anak-anak kita. Dunia PAUD pada dasarnya adalah dunia bermain yang menyenangkan,” kata Lisa.

Selain melihat proses pembelajaran, Lisa juga meninjau, kondisi sarana dan prasarana pendidikan. Saat mengunjungi Satuan PAUD Sejenis (SPS) Seroja, ia menemukan sejumlah fasilitas yang masih perlu diperbaiki.

“Saat berkunjung ke SPS Seroja, kami melihat masih ada beberapa sarana dan prasarana yang kurang layak. Pemerintah Kota Banjarbaru berkomitmen untuk memberikan bantuan pemenuhan fasilitas yang kurang tersebut agar anak-anak dapat belajar dan bermain dengan lebih nyaman, aman, dan ceria,” ujarnya.

Empat satuan PAUD yang menjadi lokasi kunjungan, yakni:

Satuan Pendidikan Kemala Bhayangkari 23, Kelurahan Guntung Paikat, dengan kegiatan Literasi Karakter melalui program “Bunda PAUD Bercerita” untuk mengenalkan nilai-nilai moral kepada anak sejak dini.

TK Negeri Idaman, Kelurahan Loktabat Selatan, yang menjadi lokasi peninjauan penerapan pendidikan inklusi untuk memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan secara setara.

SPS Seroja, Kelurahan Loktabat Utara, yang menjadi lokasi pelaksanaan program Bina Keluarga Balita sekaligus peninjauan kebutuhan sarana dan prasarana.

TK Negeri Pembina Kota Banjarbaru, Kelurahan Loktabat Utara, untuk melihat penerapan dan penguatan program Sekolah Ramah Anak.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Banjarbaru memperkuat sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, dan pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang anak yang sehat, berkarakter, dan bahagia.

 

Peringati Hari Tani Nasional 2026, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi dan Dorong Kesejahteraan Petani Jawa Timur

Iki Radio – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petani di Jawa Timur atas kerja keras dan kontribusinya dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Apresiasi tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional 2026 yang jatuh pada Kamis (24/9/2026).

Khofifah menegaskan bahwa petani memiliki peran strategis sebagai penggerak perekonomian desa dan pilar kedaulatan bangsa. Momen peringatan ini diharapkan menjadi peneguh komitmen bersama untuk membangun sektor pertanian yang modern, mandiri, dan berkelanjutan.

"Selamat Hari Tani Nasional Tahun 2026 kepada seluruh petani, khususnya para petani di Jawa Timur. Terima kasih atas kerja keras, ketekunan, dan pengabdian panjenengan semua. Dari tangan para petani, pangan tersedia, ekonomi desa bergerak, dan ketahanan bangsa terus terjaga," ujar Khofifah.

 

Pertahankan Posisi Lumbung Pangan Nasional

Peran besar petani Jatim terbukti dari keberhasilan menjaga posisi sebagai produsen padi dan beras tertinggi di Indonesia sejak 2020 hingga Semester I 2026.

Berdasarkan data BPS Jawa Timur, sepanjang 2025 produksi padi Jatim mencapai 10,44 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) dari luas panen 1,84 juta hektare. Tren positif ini berlanjut pada periode Januari–Oktober 2026, di mana produksi padi diperkirakan mencapai 9,86 juta ton GKG (naik 5,13 persen) dan produksi beras mencapai 5,69 juta ton (naik 5,13 persen) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Capaian ini merupakan buah dari kerja keras para petani, penyuluh, kelompok tani, serta seluruh pemangku kepentingan sektor pertanian. Posisi sebagai lumbung pangan Indonesia harus terus kita jaga dan perkuat," tegas Khofifah.

 

Fokus Kesejahteraan dan Modernisasi Sektor Pertanian

Khofifah menekankan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya diukur dari tingginya hasil panen, tetapi juga harus berdampak pada kesejahteraan petani. Pemprov Jatim berkomitmen memperkuat ekosistem pertanian dari hulu ke hilir melalui bantuan benih unggul, pupuk, perbaikan irigasi, mekanisasi, hingga kepastian pasar.

Selain itu, modernisasi dan digitalisasi sektor pertanian terus didorong untuk menghadapi tantangan perubahan iklim. Khofifah juga mengajak generasi muda untuk aktif terjun ke bisnis pertanian modern.

"Masa depan pangan berada di tangan generasi muda. Mari kita bangun pertanian sebagai sektor yang modern, inovatif, menguntungkan, dan membanggakan agar semakin banyak anak muda tertarik menjadi petani maupun wirausaha pertanian," pungkasnya.

 

Pemprov Riau Pacu Input KDKMP, Hasil Verval Langsung Masuk SIMKOPDES

Iki Radio - Sebanyak 209 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Provinsi Riau telah menjalani proses verifikasi dan validasi. Dari jumlah tersebut, data 105 KDKMP telah dimasukkan ke Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa Merah Putih (SIMKOPDES).


Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus mendorong agar hasil pemeriksaan lapangan yang telah dinyatakan lengkap segera dicatat dalam sistem sehingga proses verifikasi dan validasi tidak berhenti pada tahapan pemeriksaan.

Perkembangan tersebut menjadi bagian dari evaluasi dalam pemantauan nasional yang diikuti Pemprov Riau secara virtual dari Ruang Rapat Kediaman Sekretaris Daerah, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Minggu (20/9/2026).

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengatakan percepatan verifikasi dan validasi harus diikuti dengan penginputan data secara konsisten agar perkembangan KDKMP di masing-masing daerah dapat dipantau.

“Proses verifikasi dan validasi terus kita percepat, termasuk memastikan hasil pemeriksaan yang sudah lengkap dapat segera diinput sehingga data KDKMP di Riau tetap terbarui,” ujarnya.

Menurut Syahrial, koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota terus diperkuat, terutama untuk memastikan kelengkapan data dan dokumen pendukung sebelum hasil verifikasi dan validasi dimasukkan ke dalam SIMKOPDES.

“Jangan sampai hasil pemeriksaan yang sudah dilakukan di lapangan berhenti begitu saja. Harus segera ditindaklanjuti melalui penginputan data agar seluruh prosesnya dapat terus bergerak,” katanya.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Riau, Taufik OH, mengatakan jumlah KDKMP yang telah diverifikasi maupun dimasukkan ke SIMKOPDES masih terus bertambah seiring dengan proses yang berjalan di daerah.

“Ini terus berprogres. Angka di dalam SIMKOPDES terus berubah karena setiap daerah masih melakukan penginputan,” jelas Taufik.

Untuk mempercepat proses tersebut, tim provinsi yang melakukan pendampingan ke kabupaten dan kota membawa perangkat kerja agar data dapat langsung dimasukkan ke dalam sistem apabila dokumen pendukung telah dinyatakan lengkap dan memadai.

“Tim yang turun di lapangan membawa laptop dan langsung melakukan input kalau data sudah dianggap bisa dan memadai,” katanya.

Taufik mengatakan pola tersebut dapat memangkas jeda antara pemeriksaan lapangan dan pencatatan dalam SIMKOPDES. Langkah itu juga memudahkan pemerintah memantau perkembangan masing-masing daerah serta menindaklanjuti kekurangan data yang masih ditemukan.

“Setiap hasil verval yang sudah lengkap kami dorong untuk segera diinput, sehingga prosesnya tidak menumpuk dan perkembangan masing-masing daerah dapat terus dipantau,” ujarnya.

 

Soekarno Run Banyuwangi 2026 Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Lokal

Iki Radio - Sebanyak 4.900 peserta dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Soekarno Run di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Minggu (20/9/2026).

Peserta berasal dari berbagai wilayah, mulai Aceh hingga Papua, dan mengikuti sejumlah kategori lomba, yakni 21K, 10K, 5K, 3K, dan 1K.

Area start dan finish dipusatkan di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Total hadiah yang diperebutkan dalam ajang tersebut mencapai Rp1 miliar.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengapresiasi antusiasme peserta, termasuk anak-anak yang mengikuti kategori 1K.

Menurutnya, Soekarno Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga dimanfaatkan untuk mengenalkan sejarah Presiden Soekarno kepada generasi muda.

“Tujuan kita adalah ingin memberikan edukasi kepada masyarakat, anak-anak kita. Terkait siapa sih sosok Soekarno itu, Bapak Bangsa kita,” ujarnya.

Materi mengenai perjalanan Soekarno dipasang di sejumlah titik, termasuk sepanjang barikade dan area foto, serta dilengkapi kostum bertema Bung Karno.

“Tentu ini juga bagian dari menggugah kembali anak-anak kita untuk cinta pada pada negara ini, nasionalisme ditumbuhkan,” ucapnya.

Ipuk mengatakan kategori 1K yang diperuntukkan bagi anak usia sekolah dasar juga diarahkan untuk mendorong kebiasaan hidup sehat sejak dini.

“Dan selanjutnya event Sukarno Run ini juga karena memang jarang ya ada event lari yang hanya 1K yang pesertanya dibatasi hanya untuk usia sekolah SD gitu ya,” katanya.

“Ini tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat di kepada anak-anak kita. Selain nanti ada nilai kompetisi di antara mereka,” sambungnya.

Selain sektor olahraga, Soekarno Run juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Menurut Ipuk, keterlibatan UMKM menjadi bagian dari pengembangan sport tourism sekaligus upaya mendorong pergerakan ekonomi lokal.

“Ini bagian dari pemberdayaan UMKM dan promosi pariwisata. Inilah sport tourism yang terus kita bangun di Kabupaten Banyuwangi,” kata Ipuk.

Ia menambahkan, penyelenggaraan Soekarno Run dilaksanakan secara kolaboratif dengan dukungan berbagai pihak.

“Event seperti ini mendukung sport tourism di Banyuwangi yang sangat berdampak ke perekonomian lokal. Terima kasih kepada ribuan peserta yang datang dari berbagai daerah. Terima kasih kepada para pihak yang mendukung program ini,” ujarnya.

Sementara itu, Penasihat Soekarno Run, Said Abdullah, mengatakan penyelenggaraan tahun depan direncanakan naik kelas menjadi ajang internasional dengan membuka kesempatan bagi peserta dari luar negeri.

“Kami DPD sudah rapat dan memutuskan, insyaallah hadiah tahun depan di Banyuwangi Rp5 miliar,” kata Said.

Menurutnya, peningkatan nilai hadiah juga akan diikuti dengan penambahan kelas perlombaan.

“Kalau Jawa Tengah punya Borobudur Marathon, kita di Jawa Timur punya Soekarno Run Banyuwangi,” katanya.

Ia menilai Banyuwangi memiliki pengalaman dalam menggelar berbagai kegiatan berskala besar sehingga dinilai siap menjadi lokasi pengembangan event olahraga yang lebih luas. (*)

Aksioma Bireuen Jadi Ruang Pengembangan Bakat dan Prestasi Siswa Madrasah

Iki Radio - Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) Kabupaten Bireue 2026 menjadi ruang bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat, minat, kreativitas dan prestasi, sekaligus membentuk karakter melalui kompetisi yang menjunjung sportivitas.

Ratusan siswa dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) mengikuti berbagai cabang kompetisi yang mencakup bidang keagamaan, seni, olahraga, keterampilan dan teknologi. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kabupaten Bireuen, Sabtu, (19/9/2026).

Bupati Bireuen, Mukhlis, saat memberikan arahan pada pembukaan Aksioma Kabupaten Bireuen  2026 di RTH Cot Gapu, Sabtu (19/9/2026), mengatakan madrasah memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik dan keagamaan, tetapi juga memiliki kemampuan di bidang seni, olahraga dan kreativitas.

“AKSIOMA bukan sekadar ajang perlombaan biasa. Ini ruang bagi kalian untuk menunjukkan bahwa madrasah bukan hanya tempat mengaji dan belajar kitab, tetapi tempat lahirnya seniman hebat, atlet-atlet tangguh dan generasi yang berakhlak mulia sekaligus berprestasi,” kata Mukhlis.

Menurutnya, kompetisi menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi siswa untuk mengenali kemampuan diri, membangun kepercayaan diri dan belajar menghargai orang lain. Karena itu, prestasi dalam Aksioma tidak semata-mata diukur dari perolehan juara, tetapi juga dari proses pembentukan karakter selama mengikuti kompetisi.

“Menanglah dengan rendah hati, kalahlah dengan lapang dada. Sebuah kompetisi hanyalah sarana, bukan tujuan akhir,” ujarnya.

Mukhlis menekankan, pentingnya kejujuran dan sportivitas dalam setiap pertandingan. Siswa juga diharapkan menghormati lawan, guru dan official yang mendampingi selama kompetisi berlangsung.

Pemkab Bireuen, kata Mukhlis, berkomitmen mendukung pengembangan bakat seni dan olahraga di lingkungan madrasah. Pembinaan generasi muda perlu dilakukan secara seimbang dengan memperkuat kecerdasan akademik, kemampuan fisik, kreativitas dan kematangan spiritual.

“Kita yakin, di tangan generasi yang cerdas secara akademik, kuat secara fisik dan matang secara spiritual inilah masa depan Bireuen yang lebih maju akan kita titipkan,” katanya.

Ketua Panitia Aksioma, Zulkifli, mengatakan, kompetisi tersebut dirancang untuk mengembangkan beragam potensi siswa sesuai jenjang pendidikan.

Pada tingkat MI, terdapat cerdas cermat, tahfizul Quran, kaligrafi, tilawah dan robotik. Tingkat MTs mencakup pidato bahasa Arab, pidato bahasa Inggris, sepak bola mini, cipta puisi, kaligrafi, atletik dan cerdas cermat.

Tingkat MA mempertandingkan bola voli, pidato, tahfiz, tilawah, kaligrafi, cerdas cermat, atletik 100 meter, lempar lembing dan futsal.

“Aksioma ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus untuk mengasah bakat dan minat yang dimiliki siswa di madrasah,” ujar Zulkifli yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bireuen.

Potensi siswa madrasah dalam bidang seni dan olahraga turut terlihat dari keterlibatan sejumlah kelompok. Drum band MTsN 4 Bireuen dari Kecamatan Peudada, misalnya, sebelumnya berhasil meraih juara pertama drum band pawai budaya dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sanggar Jeumpa Mirah MAN 3 Bireuen juga mengembangkan kreativitas siswa melalui tarian kolosal yang melibatkan sekitar seratus siswa. Sementara pencak silat Tapak Suci melibatkan santriwan dan santriwati dari Pesantren Alzahrah, Azzanjabil dan Pesantren Terpadu Almuslim.

Melalui Aksioma, siswa memperoleh kesempatan untuk menguji kemampuan sekaligus belajar membangun kepercayaan diri, disiplin, kerja sama dan sportivitas. Interaksi antarsiswa dari berbagai madrasah juga memperkuat silaturahmi dan pengalaman kompetitif.

Pembinaan secara berkelanjutan diharapkan mampu menemukan lebih banyak bibit unggul dari lingkungan madrasah, baik di bidang olahraga, seni, keagamaan maupun keterampilan. Potensi tersebut selanjutnya dapat dikembangkan untuk berprestasi pada tingkat provinsi hingga nasional dan membawa nama Bireuen ke tingkat yang lebih tinggi.

HKG PKK ke-54, Pemkot Banjarbaru Perkuat Peran Kader di Tengah Masyarakat

Iki Radio - Pemerintah Kota Banjarbaru mendorong, penguatan peran kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) agar program yang dijalankan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.



Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Sirajoni dalam peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang dirangkai dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Penggerak (TP) PKK Kota Banjarbaru 2026 di Aula Gawi Sabarataan, Sabtu (19/9/2026).

HKG PKK ke-54 tahun ini mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.”

Pemerintah Kota Banjarbaru menyampaikan, apresiasi kepada pengurus dan kader PKK atas kontribusi mereka dalam menjalankan berbagai program di masyarakat.

Menurutnya, kekuatan PKK terletak pada kader yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, mulai dari tingkat kota hingga kelompok dasawisma.

“Kekuatan PKK sebagai sebuah organisasi ada pada kader-kadernya yang dekat dengan masyarakat. Dari tingkat kota hingga dasawisma, perannya hadir dalam kehidupan sehari-hari. Kedekatan inilah yang perlu terus kita jaga, agar setiap program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan dirasakan manfaatnya,” ujarnya.

Ia juga mendorong, kader PKK memperkuat kolaborasi dengan pemerintah melalui perangkat daerah, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sekaligus mendukung agenda pembangunan yang selaras dengan Asta Cita.

Sepuluh Program Pokok PKK mencakup penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, pengembangan kehidupan berkoperasi, kelestarian lingkungan hidup, serta perencanaan sehat.

Program-program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas keluarga, antara lain melalui pemenuhan pangan sehat dan bergizi, peningkatan pendidikan dan keterampilan, pemeliharaan kesehatan, penguatan ekonomi keluarga, serta pengelolaan lingkungan dan kehidupan rumah tangga.

Sementara itu, Rakor TP PKK menjadi forum untuk mengevaluasi pelaksanaan program, mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki, dan menyusun langkah lanjutan. Penguatan keluarga menjadi salah satu aspek yang ditekankan karena pembangunan di tingkat masyarakat tidak terlepas dari kondisi keluarga yang sehat, terdidik, terampil, dan saling mendukung.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan apresiasi kepada anggota PKK berprestasi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam menjalankan program PKK di Kota Banjarbaru.

Melalui HKG dan Rakor TP PKK, Pemkot Banjarbaru berharap, kader dapat terus menjalankan perannya secara aktif dan memastikan program PKK memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga di Kota Banjarbaru.

 

Empat Kursi Pimpinan Pemkab Lumajang Masih Kosong, Seleksi Terbuka Disiapkan

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang akan membuka seleksi untuk mengisi empat jabatan pimpinan perangkat daerah yang masih kosong.

Empat jabatan tersebut yakni Kepala Dinas Pariwisata, Inspektur, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan proses tersebut akan dilakukan untuk mendapatkan pejabat yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan masing-masing perangkat daerah.

“Kami akan segera membuka seleksi terbuka untuk Kepala Dinas Pariwisata, Inspektorat, kemudian BPKD yang saat ini kosong dan Satpol PP. Jadi empat yang kita buka,” kata Indah usai Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan Fungsional di lobi Kantor Pemkab Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Rabu (16/9/2026).

Menurut Indah, pengisian jabatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi pemerintahan melalui penempatan aparatur yang memiliki kompetensi, pengalaman, dan kemampuan manajerial.

Ia mengatakan setiap perangkat daerah memiliki tugas dan tantangan berbeda sehingga membutuhkan pimpinan yang memahami bidang kerjanya dan mampu menggerakkan organisasi.

“Yang kita harapkan tentu nanti yang terpilih adalah orang-orang yang memiliki kompetensi dan mampu membawa organisasi bekerja lebih baik. Karena setiap OPD memiliki tugas dan tantangan yang berbeda, sehingga dibutuhkan pimpinan yang memahami tugasnya dan mampu menggerakkan seluruh jajaran,” ujarnya.

Indah mengatakan proses seleksi akan dilaksanakan secara terbuka sesuai ketentuan yang berlaku. Aparatur sipil negara (ASN) yang memenuhi persyaratan akan mendapat kesempatan mengikuti tahapan seleksi.

“Seleksi ini kita lakukan secara terbuka dan sesuai aturan. Kita ingin memberikan kesempatan kepada ASN yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti prosesnya secara profesional,” katanya.

Empat jabatan yang akan diisi tersebut berkaitan dengan pengelolaan sektor pariwisata, pengawasan internal pemerintahan, pengelolaan keuangan daerah, serta penegakan peraturan daerah dan penyelenggaraan ketertiban umum.

Indah berharap pejabat yang nantinya terpilih dapat memperkuat koordinasi dan menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.

“Yang paling penting adalah bagaimana pejabat yang nantinya terpilih bisa bekerja dengan baik, membangun koordinasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Lumajang,” ujarnya.

Penyaluran Bantuan Pangan Kabupaten Madiun Capai 100 Persen, Bulog Sempat Diterpa Isu Kualitas

Iki Radio — Penyaluran Bantuan Pangan Tahap II di Kabupaten Madiun resmi tuntas 100 persen. Capaian ini terealisasi lebih cepat dari target yang ditetapkan pemerintah, yakni 30 September 2026. Titik penyaluran terakhir dilaksanakan Perum Bulog Kantor Cabang Madiun bagi 3.157 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun.

Pimpinan Bulog Cabang Madiun, Agung Sarianto, menyampaikan bahwa seluruh alokasi untuk wilayah kerja Bulog Madiun—meliputi Kota dan Kabupaten Madiun—telah tersalurkan sepenuhnya. Sementara itu, distribusi untuk wilayah Kabupaten Ngawi dijadwalkan rampung pada 20 September 2026.

"Sejauh ini penyaluran berjalan lancar sesuai jadwal. Namun, kemarin sempat muncul video yang mengklaim kualitas beras bantuan kurang bagus. Setelah kami kroscek langsung ke penerima bersangkutan, klaim tersebut ternyata tidak benar," ujar Agung saat meninjau penyaluran di Desa Sidomulyo, Rabu (16/9/2026).

Agung menegaskan komitmen Bulog untuk menjaga kualitas komoditas yang disalurkan ke masyarakat. Pihaknya menjamin akan langsung mengganti beras jika ditemukan dalam kondisi tidak layak konsumsi.

Terkait data penerima yang kerap memicu perdebatan berdasarkan kategori desil di beberapa daerah, Agung memastikan proses distribusi di wilayahnya berjalan kondusif tanpa kendala data.

"Kami mengacu pada data resmi dari pusat. Sampai hari terakhir, tidak ada komplain terkait data penerima. Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan sehari-hari dan tidak dijual," tegasnya.

Setelah tuntasnya Tahap II, Bulog Madiun bersiap menyalurkan Bantuan Pangan Tahap III untuk alokasi bulan Oktober hingga Desember 2026 sembari menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat.

Masyarakat menyambut positif tuntasnya program ini. Surono (56), warga Desa Sidomulyo, mengaku sangat terbantu atas bantuan beras yang diterimanya. Ia mengungkapkan bahwa bantuan tersebut dimasak untuk konsumsi sendiri dan diperkirakan cukup memenuhi kebutuhan keluarganya hingga lebih dari dua bulan.(ir)

 

Bupati Madiun Hadiri Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu di Jakarta

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan lingkungan permukiman yang sehat, aman, dan layak bagi seluruh masyarakat. 

Hal tersebut ditunjukkan dengan hadirnya Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dalam Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu yang digelar di Auditorium Soemitro Djojohadikusumo, Gedung B.J. Habibie, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026).

Acara yang diprakarsai oleh Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI ini dipimpin langsung oleh Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Agenda ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat sinergi serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan guna mempercepat penanganan permukiman kumuh secara terpadu di berbagai daerah.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyambut positif gelaran forum koordinasi tingkat nasional ini. Menurutnya, langkah kolaboratif antara pemerintah pusat dan daerah sangat krusial untuk menciptakan penataan kawasan yang berkelanjutan.

"Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Pemkab Madiun terus berkomitmen menghadirkan permukiman yang sehat, aman, dan layak bagi seluruh warga. Semoga hasil dari koordinasi ini membawa langkah nyata dan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun," ujar Hari Wuryanto.

Melalui sinergi terpadu bersama pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Madiun optimistis program penataan kawasan permukiman dapat berjalan lebih efektif dan cepat demi mendukung kemajuan daerah.

 

 

Pimpin Rapat Teknis Pokir dan Bansos 2026, Sekda Kabupaten Madiun Pastikan Terintegrasi SIPD-RI

Iki Radio – Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, memimpin Rapat Teknis Pembahasan Usulan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) dan Hibah/Bansos Non Pokir Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat IT, Senin (14/9/2026).

Rapat teknis tersebut digelar untuk membahas hasil analisis Inspektorat terkait verifikasi usulan program pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. 

Langkah ini diambil sesuai dengan arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta regulasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar seluruh tahapan perencanaan anggaran terintegrasi secara transparan dalam sistem SIPD-RI (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia).

"Pentingnya verifikasi ulang guna memastikan seluruh usulan yang disetujui telah melengkapi data by name by address (BNBA) demi akuntabilitas penyaluran," tegas Sigit.

Adapun rincian usulan Pokir yang dinyatakan disetujui dan lolos verifikasi meliputi BPKAD/BKK 58 usulan, Bagian Kesra 25 usulan, Disparpora 3 usulan, Dinas DagKop UM 1 usulan.

Sementara itu, untuk kategori Hibah/Bansos Non Pokir yang terdaftar valid mencakup Bakesbangpol 32 usulan, Dinas PUPR 4 usulan, dan Bagian Kesra 3 usulan.

Seluruh usulan yang telah lolos verifikasi tersebut kini resmi terakomodir dalam RKPD 2026. 

Pemerintah Kabupaten Madiun siap melanjutkan hasil rapat ini ke tahap penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) serta Penjabaran APBD TA 2026.(ir)

FKP Kecamatan Wungu 2026: Pemkab Madiun Dorong Pelayanan Publik Berbasis Aspirasi Masyarakat

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan publik yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan warga. Hal tersebut ditegaskan dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) Pelayanan kepada Masyarakat Tahun 2026 yang digelar di Kecamatan Wungu, Senin (14/9/2026).

Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap setiap standar pelayanan yang ada. Menurutnya, pelayanan publik tidak boleh hanya berhenti pada pengguguran kewajiban administratif semata.

"Pelayanan bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi menghadirkan kebijakan dan layanan yang benar-benar menjawab persoalan kebutuhan masyarakat," ujar Purnomo Hadi.

Ia mengimbau seluruh pihak untuk memanfaatkan forum ini sebagai ruang diskusi dan pertukaran gagasan secara terbuka. Dari aspirasi warga yang terserap, pemerintah dapat membaca tantangan serta dinamika kebutuhan publik yang terus berubah.

"Setiap pelayanan harus benar-benar lahir dari apa yang dibutuhkan masyarakat, bukan sekadar apa yang direncanakan. Sebab pelayanan yang baik bukan hanya tentang bekerja untuk masyarakat, tetapi tumbuh bersama masyarakat," tambahnya.

Sebagai langkah nyata memperkuat kualitas layanan di tingkat dasar, Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Madiun, Didik Harianto, hadir langsung sebagai narasumber dalam FKP Kecamatan Wungu tersebut.

Kehadiran Dinas Dukcapil ini menjadi wadah dialog interaktif bersama warga guna menyerap berbagai masukan teknis. 

Pemerintah Kabupaten Madiun berkomitmen agar pengurusan dokumen kependudukan dan layanan publik lainnya dapat berjalan semakin mudah, cepat, dan transparan.(ir)

close
Pasang Iklan Disini