Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Daerah. Show all posts
Showing posts with label Daerah. Show all posts

Dekatkan Layanan, PDAM Kabupaten Madiun Hadir di BAHANA BERSAHAJA

Iki Radio - Sebagai bentuk kontribusi ke pemerintah daerah, dan memberikan layanan terbaik pada masyarakat, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun, hadir dalam kegiatan Bakti Harmoni Madiun Bersih Sehat dan Sejahtera (BAHANA BERSAHAJA), yang dilaksanakan di Desa Bulakrejo Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun, Rabu (11/2/2026).

Dalam kegiatan BAHANA BERSAHAJA itu, PDAM Kabupaten Madiun membuka ruang informasi bagi masyarakat, tentang berbagai layanan. Termasuk produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) “YOIKI” yang di produksi oleh Perumdam Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun.

“Sesuai arahan Bapak Bupati, PDAM harus memberikan kontribusi terhadap penyediaan air minum di Kabupaten Madiun, dan kontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Direktur Utama PDAM Kabupaten Madiun, Imansyah Novianto, ditemui di lokasi kegiatan BAHANA BERSAHAJA.

Dikatakan, pada tahun 2026 ini PDAM Kabupaten Madiun mentargetkan akan menambah jumlah cakupan layanan hingga 2.500 pelanggan.

“Kami menjaring pemasangan gratis dari dana APBN, kami berharap bisa menjangkau sampai 1.500 pelanggan baru untuk program pasang gratis,” lanjutnya.

Dijelaskan, program pasang gratis tersebut dikhususkan bagi pelanggan rumah tangga, dan bukan untuk pelanggan sosial seperti fasilitas umum, atau tempat ibadah.

“Kami harap masyarakat mengetahui program pemasangan gratis ini. Saat ini kami usulkan ke pusat untuk prosesnya,” tambahnya.

Terkait kegiatan BAHANA BERSAHAJA yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Madiun, PDAM Kabupaten Madiun sangat mendukung. Selain sebagai bentuk sinergi bersama seluruh layanan PDAM Kabupaten Madiun nantinya bisa lebih dekat dengan masyarakat.

“Ini perdana di BAHANA. PDAM berkomitmen bisa berpartisipasi terhadap pelayanan di event BAHANA BERSAHAJA dan sebagainya. Pembayaran, pasang baru, layanan kebocoran, pindah meter bisa kita layani disini,” tambahnya.

Selain itu, sebagai upaya dalam layanan air minum bagi masyarakat, PDAM Kabupaten Madiun menyediakan AMDK “YOIKI” produksi Perumdam Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun.

Dalam kesempatan ini, Bupati Madiun Hari Wuryanto, beserta Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, juga berkesempatan menikmati segarnya air minum YOIKI.

“Alhamdulillah.., segar polll,” ujar Wabup dr. Purnomo Hadi di stand PDAM Kabupaten Madiun.

Sedangkan saat ini, AMDK “YOIKI” juga telah menjangkau sejumlah daerah bukan hanya di wilayah Kabupaten Madiun.

Informasi lebih lanjut untuk layanan PDAM Kabupaten Madiun, pelanggan dan masyarakat dapat menghubungi Whatsapp (WA) Live Chat LAPOR PDAM, di nomor : 081-1351-91-11 online 24 jam.

Melalui layanan tersebut masyarakat dapat mengakses berbagai informasi, mulai pasang baru, hingga pengaduan.

Untuk layanan air minum "YOIKI" bisa langsung menghubungi nomor 0811-3033-455. Baik untuk pemesanan atau pembelian.(ir)

Tumbuh di Tengah Tekanan, Bank Madiun Melaju di Penjurian TOP BUMD Awards 2026

Iki Radio - Kinerja Perumda BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun (Bank Madiun) menunjukkan tren positif di tengah tekanan ekonomi dan perlambatan penyaluran kredit sepanjang 2025.


Efisiensi operasional yang ditopang oleh transformasi digital menjadi faktor kunci yang membuat BUMD perbankan ini tetap mampu mencatatkan pertumbuhan laba dan menjaga tingkat kesehatan bank pada kategori “sehat”.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Bank Madiun, Velly Murdianto, dalam sesi presentasi penjurian TOP BUMD Awards 2026, dengan tema Digitalisasi Bank Madiun dalam Rangka Pembangunan Ekonomi Daerah Berkelanjutan.

“Kinerja 2025 ini sangat menantang. Aset kami hanya tumbuh 0,48 persen, bahkan tabungan dan kredit sempat turun. Namun laba tetap bisa tumbuh 7,39 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kunci utamanya adalah efisiensi, dan efisiensi itu tidak bisa dilepaskan dari digitalisasi,” ujar Velly.

Berdasarkan data kinerja keuangan per Desember 2025, aset Bank Madiun tercatat Rp 312,779 miliar, meningkat dibandingkan periode yang sama 2024 sebesar Rp 311,27 miliar. Namun, jumlah turun 6.98 persen menjadi Rp 67,7 miliar dibandingkan 2024 sebesar Rp 72,43 miliar. Demikian pula kredit anjlok 11,23 persen menjadi Rp 192 miliar dibandingkan Rp 213,61 miliar pada 2024.

Untuk deposito, Bank Madiun tercatat ada kenaikan 2,91 persen menjadi Rp 146,74 miliar dari Rp 142,48 miliar pada 2024. Per akhir 2025, Bank Madiun mencetak kenaikan laba 7,39 persen menjadi R 7,1 miliar dibandingkan Rp 6,58 miliar pada 2024.

Velly menjelaskan, sekitar 79–80 persen portofolio kredit Bank Madiun berada di sektor produktif, khususnya UMKM dan pertanian. Bank juga mulai memperluas pembiayaan ke sektor petani tebu yang memiliki pola pelunasan musiman, terutama menjelang akhir tahun.

Kondisi tersebut berdampak pada pertumbuhan aset yang relatif terbatas. Meski demikian, manajemen mampu menjaga kinerja laba dengan mengendalikan biaya operasional serta mengoptimalkan pendapatan berbasis komisi (fee based income).

“Kalau kami tidak melakukan efisiensi, tentu akan sangat berat. Dengan digitalisasi, kami bisa menekan biaya operasional, mengurangi penggunaan kertas, mempercepat proses, dan tetap menjaga kualitas layanan,” kata Velly.


Digitalisasi Layanan Dorong Efisiensi dan Pendapatan

Dalam presentasinya, Bank Madiun memaparkan sejumlah terobosan digital, baik di sisi bisnis maupun operasional. Salah satu inovasi utama adalah MaMu SATSET (Madiun Modern Sistem Aplikasi Transaksi Setoran), aplikasi berbasis ponsel yang digunakan untuk setoran tabungan secara online real time.

Aplikasi ini banyak dimanfaatkan untuk layanan jemput bola di pasar dan sekolah. Saat ini, Bank Madiun telah melayani lebih dari 180 sekolah, yang sebelumnya sangat bergantung pada transaksi manual.

“Dengan MaMu SATSET, transaksi jadi lebih aman, cepat, dan akurat. Ini juga meminimalkan risiko fraud serta jauh lebih efisien dari sisi waktu dan kertas,” jelas Velly.

Selain itu, Bank Madiun juga mengembangkan GASPOL BAMA (Gunakan Aplikasi Pembayaran Online Bank Madiun), layanan pembayaran non-tunai yang mencakup top-up uang elektronik, pembayaran listrik, pajak daerah, pajak kendaraan bermotor, hingga tiket transportasi.

“Transaksi nontunai ini bukan hanya mendukung keuangan berkelanjutan, tetapi juga menghasilkan fee based income yang cukup signifikan bagi bank,” ujarnya.

Sebagai bank BUMD, Bank Madiun juga aktif memerangi rentenir melalui kredit Kurma Manis atau Kredit Usaha Rakyat Madiun Mantap dan Istimewa.

Terobosan lainnya yang dilakukan Bank Madiun adalah memerangi rentenir lewat kredit Kurma Manis. Kredit mikro antirentenir ini menyasar pedagang pasar dan komunitas kecil. Plafon kredit yang diberikan maksimal Rp 2 juta dengan tenor hingga 12 bulan.

Keunikan program ini terletak pada skema subsidi bunga dari dana CSR. Jika nasabah melunasi pokok pinjaman tepat waktu, seluruh bunga akan dikembalikan.

“Nasabah cukup membayar pokoknya saja. Bunganya kami bantu lewat CSR. Ini cara kami memerangi praktik rentenir yang bunganya sangat memberatkan masyarakat kecil,” tegas Velly.

Program ini sekaligus mendorong literasi digital, karena nasabah diwajibkan menggunakan Madiun Pay, dompet elektronik milik Bank Madiun yang mendukung QRIS dan transaksi multipayment berskala nasional (Gopay, OVO, DANA,d an LinkAja).

Menjelang Lebaran, Bank Madiun meluncurkan Promo Ketupat atau kredit murah dan cepat. NKredit ini memiliki bunga flat 0,96 persen. Program ini biasanya cukup diminati para pelaku UMKM. “Harapannya juga karena porsi kami banyak di UMKM, ini cukup membantu pembangunan ekonomi daerah,” ujar Velly.


Pengembangan SDM dan Tata Kelola

Digitalisasi Bank Madiun tidak hanya berfokus pada layanan, tetapi juga pada penguatan tata kelola dan sumber daya manusia. Sistem manajemen risiko, kepatuhan, audit internal, hingga penilaian kinerja telah diintegrasikan secara digital.

Pengambilan keputusan kredit kini dapat dilakukan secara paperless melalui aplikasi berbasis ponsel atau tablet, dengan seluruh indikator risiko dan analisis kredit tersedia secara real time.

Di bidang SDM, Bank Madiun mengembangkan sistem e-learning yang terintegrasi dengan Key Performance Indicator (KPI) berbasis Balanced Scorecard. Seluruh proses pelatihan, mulai dari pre-test, modul pembelajaran, hingga evaluasi, dilakukan secara daring dan terdokumentasi.

“Pengembangan SDM menjadi fokus kami. Dengan sistem digital, pelatihan menjadi lebih efektif, terukur, dan langsung berdampak pada kinerja pegawai,” kata Velly.

Hasilnya, tingkat kepuasan pegawai berada pada kategori sangat baik, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas organisasi.

Dari sisi tata kelola, Bank Madiun mencatat Tingkat Kesehatan Bank (TKB) peringkat 2 atau Sehat, dengan profil risiko yang mencakup enam jenis risiko utama. Meski belum masuk kategori “Sangat Sehat”, manajemen optimistis peringkat dapat meningkat seiring penguatan struktur pengurus dan tata kelola.

“Kami sadar masih ada pekerjaan rumah, terutama pemenuhan komisaris independen. Tapi dengan tata kelola dan digitalisasi yang semakin matang, kami optimistis bisa naik level,” kata Velly.

Implementasi GCG juga dilakukan secara konsisten melalui sistem pelaporan berbasis SILAT OJK.

“Kami menyadari masih ada ruang perbaikan, terutama pada penguatan struktur pengurus. Namun secara keseluruhan, kami optimistis tata kelola dan kinerja Bank Madiun akan terus meningkat,” ujar Velly.


Kontribusi ke Daerah dan Keuangan Berkelanjutan

Selama lima tahun terakhir, Bank Madiun secara konsisten menyetorkan pendapatan asli daerah (PAD) di atas Rp3 miliar per tahun, termasuk pada masa pandemi. Bank juga aktif menyalurkan pembiayaan “hijau”, dengan 29,91 persen portofolio kredit di sektor pertanian, serta menyusun Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB).

Sebagai lembaga keuangan yang berfokus pada UMKM dan masyarakat lokal, Bank Madiun kini semakin diarahkan untuk mengadopsi prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance). Meskipun dalam skala operasional tidak sebesar bank umum, Bank Madiun memiliki peran strategis dalam menyalurkan pembiayaan “hijau”.

Sebagai BUMD, Bank Madiun secara konsisten berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selama lima tahun terakhir, setoran PAD tercatat di atas Rp 3 miliar per tahun, termasuk pada masa pandemi.

Selain kontribusi fiskal, Bank Madiun aktif mendukung program Pemda melalui CSR, seperti subsidi bunga UMKM, perbaikan rumah tidak layak huni, serta literasi keuangan bagi pelajar.

Berbagai upaya tersebut mengantarkan Bank Madiun menjadi kandidat peraih TOP BUMD Awards 2026. Pada ajang yang sama tahun lalu, Bank Madiun meraih penghargaan TOP BUMD Awards 2025 dengan predikat “Bintang 4”. Bank BUMD ini juga meraih penghargaan TOP Governance Risk dan Compliance (GRC) Award 2025 dengan predikat “Bintang 4”.

Libatkan 5.020 Personel, Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026

Iki Radio - Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Sebanyak 5.020 personel gabungan diterjunkan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi, menjelaskan operasi ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sebagai persiapan menghadapi Operasi Ketupat Semeru 2026 menjelang Idul Fitri. 

“Petugas gabungan akan melakukan ramp check pada kendaraan, khususnya angkutan umum seperti bus reguler maupun wisata,” ujarnya, Senin (2/2/2026)

Operasi tersebut mengusung tema “Terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Operasi Ketupat Semeru 2026”.

Sebanyak 5.020 personel gabungan terdiri atas 395 personel satuan tugas Polda Jatim dan 4.625 personel satuan wilayah di jajaran Polda Jatim dilibatkan dalam operasi tersebut. 

"Operasi Keselamatan Semeru 2026 mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas melalui upaya preemtif, preventif, dan represif, khususnya terhadap armada angkutan umum," lanjutnya.

Menurut dia, masyarakat Indonesia memiliki tradisi mobilisasi tinggi, baik untuk mudik maupun berwisata saat libur Lebaran, sehingga kelayakan kendaraan angkutan umum harus dipastikan sejak dini. 

“Tim gabungan tingkat provinsi tentunya nanti bekerja sama dengan masing-masing kota kabupaten untuk melaksanakan ramp cek pada perusahaan kendaraan bus,” tambah Iwan.

Ia menegaskan fokus operasi juga diarahkan pada peningkatan pemahaman masyarakat terhadap aturan berlalu lintas serta keselamatan diri dan lingkungan sekitar.

Adapun sasaran lain Operasi Keselamatan Semeru 2026 meliputi pengendara tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI), berkendara di bawah umur, berkendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, tidak menggunakan sabuk pengaman, berboncengan lebih dari satu orang, serta melebihi batas kecepatan.

Lolos Administrasi, 4 Pejabat Pemkab Madiun Berebut Kursi Sekda

Iki Radio - Empat pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, dinyatakan lolos administrasi, dalam seleksi terbuka untuk pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun.


Kepala BKPSDM Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro

Keempat kandidat itu masing masing Didik Harianto yang saat ini menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Madiun ; Sigit Budiarto yang saat ini menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sekaligus Penjabat (Pj) Sekda Kabupaten Madiun ; Suryanto yang saat ini menjabat Kepala Dinas Perhubungan, dan Yudi Hartono yang saat ini menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah.


"Yang mendaftar online ada 12 orang. Tapi delapan pelamar tidak melengkapi berkas secara offline sampai batas akhir pendaftaran. Jadi hanya empat peserta yang dinyatakan lolos ke tahap berikutnya,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, Senin (2/2/2026).


Selanjutnya, kata Heru, keempat kandidat itu akan mengikuti uji kompetensi dengan metode assessment center selama dua hari, di UNS Tower Hotel and MICE, Surakarta.


"Setelah uji kompetensi, kemudian tahap wawancara," lanjutnya.


Setelah itu Panitia Seleksi Terbuka dan Kompetitif Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, akan memilih tiga kandidat dengan nilai tertinggi.



"Dari tiga itu akan menjadi bahan pertimbangan Bupati untuk memilih satu orang terbaik sebagai Sekda Kabupaten Madiun," tambahnya.


Jadi siapa yang akan menduduki kursi Sekda Kabuoaten Madiun?


Diketahui, Sekda Kabupaten Madiun sebelumnya di jabat Tontro Pahlawanto yang kemudian memasuki masa purna tugas pada 30 November 2025.


Kala itu diakhir masa jabatannya Sekda Tontro berpesan siapapun OPD harus mampu menerjemahkan visi-misi Bupati, dan sinkron dengan program pemerintah pusat.


Selanjutnya pada 1 Desember 2025, Bupati Madiun Hari Wuryanto menunjuk Kadin Dukcapil Sigit Budiarto sebagai Plt. Sekda, yang kemudian dilantik sebagai Pj. Sekda Kabupaten Madiun.(SW/IR)

Talenta Digital Jatim Mendunia, Pemprov Jatim Teken Adendum MoU dengan BPSDM Komdigi RI

Iki Radio - Pemerintah Provinsi Jawa Timur meluncurkan Program Talenta Digital Jatim Mendunia sekaligus melakukan penandatanganan adendum Nota Kesepakatan (MoU) bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Komunikasi dan Digital RI terkait pengembangan SDM bidang komunikasi dan digital. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (30/01/2026).

Peluncuran Program Talenta Digital Jatim Mendunia, Jum'at (30/1/2026)

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Jawa Timur tidak sekadar menjadi penerima program pusat, melainkan turut berperan sebagai co-creator dalam agenda besar pembangunan talenta digital nasional. Dengan basis pendidikan yang kuat serta ekosistem industri kreatif yang terus tumbuh, Jawa Timur siap menjadi anchor province dalam pengembangan talenta digital di kawasan Indonesia bagian tengah dan timur.

"Jawa Timur tidak sekadar menjadi penerima program pusat, melainkan co-creator dalam agenda besar pembangunan talenta digital nasional. Dengan basis pendidikan yang kuat dan ekosistem industri kreatif yang terus tumbuh, Jawa Timur siap menjadi anchor province bagi pengembangan talenta digital di kawasan Indonesia bagian tengah dan timur." ujar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Langkah ini diambil karena Jawa Timur mencatat capaian digital yang signifikan. Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan penetrasi internet nasional mencapai 80,66 persen. Jawa Timur berada di atas rata-rata nasional dengan capaian 82,19 persen. Generasi Z dan milenial dalam hal ini tercatat sebagai pengguna terbesar, disusul generasi Alpha, menandakan masa depan digital Indonesia bertumpu pada kualitas talenta muda.

Selain itu, Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) Jawa Timur naik 3,1 poin menjadi 49,17. Indeks SPBE meningkat dari 4,43 pada tahun 2024 menjadi 4,79 dengan kategori “memuaskan” di tahun 2025. Tak hanya itu, Indeks Satu Data Indonesia Jawa Timur tahun 2025 menempati peringkat pertama nasional dengan skor 90,13, melonjak dari 76,96 pada tahun sebelumnya.

"Digital ecosystem yang kita bangun di Jawa Timur telah menunjukkan dampak nyata terhadap peningkatan pelayanan publik. Bukan lagi orang yang berpindah dari loket ke loket, tetapi dokumen yang bergerak. Waktu layanan bisa dipangkas menjadi jauh lebih cepat dan efisien." ujarnya.

Gubernur Khofifah menegaskan pentingnya menjadikan talenta digital sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah. Menurutnya, pengembangan talenta digital tidak boleh dipandang semata sebagai program komunikasi dan informatika, melainkan harus diarahkan agar tumbuh merata, relevan, dan berdaya saing.

"Talenta digital harus menjadi agenda pembangunan daerah, bukan sekadar program komunikasi dan informatika. Jawa Timur ingin memastikan talenta digital tumbuh merata, relevan, dan berdaya saing." tegas Khofifah. 

Ia menambahkan, ketika Indonesia berbicara tentang masa depan digital, Jawa Timur tidak hanya sekadar disebut, tetapi benar-benar diperhitungkan sebagai kekuatan.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid menegaskan bahwa digitalisasi yang sebelumnya dipandang sebagai konsep masa depan, kini telah menjadi realitas yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. 

"Artificial intelligence yang dulu kita kenal di lingkungan kampus, kini telah menjadi bagian dari keseharian. Begitu pula cloud computing, quantum computing, dan cyber security yang mengubah cara kita belajar, bekerja, dan memberikan pelayanan kepada masyarakat." ujarnya.

Menurut Meutya, pengembangan talenta digital ditetapkan sebagai agenda strategis nasional karena adanya perubahan teknologi yang berlangsung cepat menghadirkan peluang besar sekaligus tantangan serius, khususnya dalam memastikan sumber daya manusia mampu beradaptasi dengan perkembangan digital. 

Ia juga menegaskan bahwa kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur merupakan MoU pertama Komdigi RI dengan pemerintah provinsi dalam pengembangan SDM digital, sekaligus mencerminkan kuatnya ekosistem kolaborasi di Jawa Timur. 

"Sulit bertahan di era digital jika berjalan sendiri. Transformasi digital tidak akan berhasil apabila hanya pemerintah yang bergerak, sementara sektor swasta, pendidikan, dan layanan kesehatan tidak ikut bertransformasi. Di Jawa Timur, ekosistem kolaborasi ini telah berjalan dengan sangat baik." ujarnya.

Lebih lanjut, Meutya menyoroti pesatnya perkembangan teknologi digital, khususnya kecerdasan artifisial, yang menuntut kesiapan sumber daya manusia untuk beradaptasi. Ia menyampaikan bahwa Indonesia diproyeksikan membutuhkan sekitar 12 juta talenta digital pada tahun 2030. Dalam konteks tersebut, Jawa Timur dinilai memiliki ekosistem digital yang kuat dan berpotensi menjadi contoh nasional dalam pengembangan talenta digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Melalui adendum nota kesepakatan ini, Pemprov Jawa Timur dan Komdigi RI memperkuat komitmen kerja sama yang sebelumnya masih terbatas pada pelatihan, kini diperluas untuk merespons dinamika perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan artifisial (AI), serta peningkatan kapasitas masyarakat digital. Pemprov Jawa Timur juga telah menyiapkan lahan untuk mendukung rencana pembangunan Politeknik Digital Komdigi di Jawa Timur.

Forum ini menjadi wujud nyata sinergi pusat dan daerah dalam membangun SDM digital yang adaptif, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu provinsi terdepan dalam transformasi digital nasional.

Bupati Temanggung Tekankan Kelancaran Irigasi Dukung Ketahanan Pangan

Iki Radio - Bupati Temanggung Agus Setyawan menekankan pentingnya kelancaran sistem irigasi sebagai fondasi utama dalam mendukung ketahanan pangan.

Gotong royong warga dalam pengerukan sedimen di Irigasi Soropadan, Kecamatan Pringsurat, Minggu (25/1/2026)


Menurut dia, upaya swasembada pangan tidak akan optimal apabila saluran irigasi di tingkat petani mengalami hambatan akibat sedimentasi.

“Kita tidak akan tahan pangannya ketika irigasinya mampet dan air tidak mengalir ke sawah. Pengangkatan sedimentasi ini adalah langkah nyata yang memudahkan para petani padi kita,” ujar Agus Setyawan saat mengikuti aksi gotong royong pengerukan sedimen di Irigasi Soropadan, Kecamatan Pringsurat, Minggu (25/1/2026).

Ia menyebutkan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bentuk upaya saling menyangga sektor pertanian lintas kabupaten antara Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Magelang.

Ia pun mengapresiasi keterlibatan lebih dari 2.000 warga yang turut serta melakukan pengerukan sedimen sepanjang kurang lebih 5 kilometer.

“Ternyata yang gotong royong hari ini tidak hanya petani pemanfaat air, tetapi juga masyarakat luas. Sifat kebersamaan, kerelaan pikiran, dan tenaga seperti ini sangat layak dijadikan role model bagi daerah lain,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Gabungan Petani Pemakai Air (GP3A) Dharma Tirta Soropadan Kusnindaryanto menjelaskan bahwa kegiatan pengerukan melibatkan warga dari 20 dusun yang tersebar di lima desa. 

Mereka secara bersama-sama membersihkan saluran irigasi yang merupakan infrastruktur bersejarah peninggalan tahun 1859.

“Setiap dusun memikul tanggung jawab pengerukan sepanjang kurang lebih 300 meter,” jelas Kusnindaryanto.

Ia menambahkan, pengerukan sedimen menjadi sangat mendesak mengingat ketebalan sedimen di sejumlah titik telah mencapai 30 hingga 50 sentimeter. 

Kondisi tersebut menghambat aliran air dan proses rehabilitasi saluran, diperparah dengan jebolnya tanggul sepanjang 22 meter pada Desember 2025.

“Sedimennya cukup tebal sehingga menghambat aliran air. Kami menggerakkan warga agar petani bisa segera menanam kembali untuk menyukseskan program ketahanan pangan nasional,” tambah dia.

Sebagai informasi, daerah irigasi Soropadan merupakan penopang utama pengairan sekitar 508 hektare sawah yang melintasi dua kabupaten. 

Di wilayah Kabupaten Temanggung, irigasi ini mengaliri Desa Rejosari, Pringsurat, Kebumen, dan Soropadan. Sementara di Kabupaten Magelang, aliran airnya mencakup Desa Ngabean, Krincing, dan Secang.

Bupati Blora Luncurkan Gerakan ASN Belanja ke Pasar Tradisional

Iki Radio - Gerakan Aparatur Sipil Negara (ASN) belanja ke Pasar Tradisional mulai diluncurkan Bupati  Arief Rohman, di halaman Pasar Sido Makmur Blora, Jumat (23/1/2026).

Bupati Blora Arief Rohman (tengah) berbelanja di pasar tradisional Sido Makmur. 

Peluncuran dilakukan setelah senam pagi bersama yang dihadiri Sekda, Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Blora, seluruh Kepala OPD dan seluruh ASN.

Kepada seluruh ASN, Bupati menyampaikan bahwa gerakan ini sebagai wujud dukungan pemerintah untuk meningkatkan geliat perputaran ekonomi di pasar tradisional.

"Setiap Jum'at kami himbau ASN untuk belanja ke pasar tradisional terdekat. Terimakasih Pak Sekda atas inovasinya. Biar pasar kita semakin ramai. Sebut saja ASN Blora jumlahnya 11.000 orang. Jika satu ASN sehari belanja 50 ribu ke pasar tradisional, akan ada perputaran uang sebesar Rp550 juta sehari. Perekonomian pasar akan lebih hidup. Kita akan ajak juga PKK dan Dharma Wanita, akan kita gilir di pasar pasar lainnya,"jelas Bupati.

Sementara itu, Sekda Komang Gede Irawadi, , menyampaikan bahwa gerakan ini sebagai wujud syukur ASN untuk membantu para pedagang kecil yang ada di pasar tradisional.

"Di tengah kondisi ekonomi daerah yang tidak pasti ini. Alhamdulillah Pak Bupati tidak memotong TPP ASN, sedangkan daerah lain banyak yang dipotong. Sehingga sebagai wujud syukur mari kita belanja ke pasar tradisional agar ekonomi pedagang juga ikut terbantu. Kalau ibu ibu belanja Rp 100 ribu, ya bapak bapaknya sekitar Rp 50 ribuan. Kalau saja ada 1000 orang ASN yang belanja, bisa Rp 100 juta lebih. Bisa membantu ekonomi pedagang kira. Apalagi sebentar lagi bulan Ramadhan," ungkap Sekda Komang.

Sementara itu, Kiswoyo, selaku Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, memaparkan bahwa Pasar Sido Makmur akan terus ditata dan diperbaiki pengelolaannya agar konsumen atau pembeli merasa aman dan nyaman ketika belanja.

"Untuk parkir, alhamdulilah sekarang sudah berlaku e parkir. Keamanan dan kenyamanan parkir sudah banyak berubah. Sebelum lebaran nanti akan kita tambah dua pintu keluar agar antrian tidak memanjang. Kemarin saat peresmian masih 30 persen yang pakai e-money, 70 persen kupon manual. Selanjutnya kita tingkatkan 50:50, semoga kedepan bisa 70:30 agar semakin sedikit transaksi tunainya,"kata Kiswoyo.

"Untuk hal kebersihan, kita pakai tenaga outsourcing. Termasuk pengelolaan toilet umumnya. Jika dulu ke toilet bayar, sekarang gratis dan kebersihannya terjaga oleh petugas kebersihan dari outsourcing. Jika ada yang kurang baik, dilaporkan saja kepada pengelola pasar agar kami bisa mengevaluasi. Terimakasih Pak Bupati dan Pak Sekda atas peluncuran gerakan ASN Belanja ke Pasar Tradisional ini. Selain membantu nglarisi pedagang, juga membantu peningkatan PAD dari sisi parkir," tambahnya.

Usai peluncuran gerakan ASN Belanja ke Pasar Tradisional, Bupati langsung praktek belanja ke dalam pasar. Bersama Ketua TP PKK Kabupaten Blora, Aini Sholihah, Bupati nampak belanja kebutuhan dapur seperti cabai merah, aneka bumbu, jajanan hingga berkuliner sarapan pagi lontong sayur di Warung Bu Sri.

Sedangkan ASN lainnya juga banyak yang menyebar membeli berbagai kebutuhan dapur dan rumah tangga lainnya.

Darni (43), salah satu pedagang mengaku senang dengan adanya gerakan ASN belanja ke Pasar Tradisional ini.

"Kalau bisa jangan hanya hari Jum'at saja Pak. Hari hari lainnya juga. Biar pasar lebih ramai lagi, apalagi sebulan lagi Ramadhan disusul Lebaran," ungkap Darni singkat.

 

Singkawang Kenalkan Wajah Toleransi lewat Discover Timeless Harmony

Iki Radio - Kota Singkawang memperluas promosi budaya dan pariwisata ke tingkat nasional dan internasional melalui peluncuran program “Discover Timeless Harmony: Explore Singkawang” yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (23/1/2026). 

Kegiatan ini menegaskan posisi Singkawang sebagai ruang hidup harmoni lintas etnis dan agama di Indonesia.

Peluncuran ditandai dengan pengguntingan pita oleh Menteri Agama RI Prof. KH. Nasaruddin Umar didampingi Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie. Peluncuruan program ini semakin meriah dengan penampilan barongsai serta tarian Tidayu yang merepresentasikan keberagaman budaya Tionghoa, Dayak, dan Melayu di Kota Singkawang.

Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan keberagaman etnik merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia yang perlu terus dirawat. Menurutnya, konfigurasi etnik yang hidup berdampingan secara harmonis adalah rahmat yang memperindah identitas nasional.

“Ini adalah momentum penting untuk mengingat bahwa subkultur dan etnik di Indonesia adalah warna-warni yang mempercantik negeri ini. Kita berharap harmoni tanpa batas di antara masyarakat Tionghoa dan etnis lain terus tumbuh, tanpa jarak, sebagai satu keluarga bangsa,” kata Menteri Agama.

Ia juga menilai promosi Singkawang di ruang strategis nasional sebagai langkah penting menuju pengakuan global.

"Singkawang hari ini tidak lagi hanya lokal, tetapi sudah tampil di ruang global. Ini akan menjadi kontribusi indah bagi cita-cita Indonesia,” katanya.

Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menyampaikan apresiasi atas kolaborasi Pemerintah Kota Singkawang dengan manajemen Hotel Borobudur sebagai mitra strategis promosi daerah.

Hotel Borobudur dinilai menjadi pintu gerbang efektif untuk memperkenalkan potensi budaya, kuliner, dan pariwisata Singkawang ke dunia internasional.

“Singkawang dikenal sebagai kota seribu kelenteng dan miniatur Indonesia. Berbagai suku dan agama hidup berdampingan secara harmonis, sehingga Singkawang mendapat predikat kota tertoleran,” kata Tjhai Chui Mie.

Ia menambahkan, tahun 2026 menjadi momentum istimewa karena perayaan Imlek berdekatan dengan awal bulan suci Ramadan. Pemerintah Kota Singkawang telah menyiapkan rangkaian kegiatan Imlek, Cap Go Meh, dan Ramadan Fair yang melibatkan 17 paguyuban seni budaya sebagai bentuk nyata perawatan toleransi.

“Melalui Discover Timeless Harmony, kami membuktikan bahwa toleransi bukan sekadar slogan, tetapi praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Singkawang,” katanya.

Pasar Banyuwangi-Inggrisan Bakal jadi Destinasi Heritage dan Wisata Kuliner

Iki Radio - Progres pembangunan Pasar Banyuwangi dan Asrama Inggrisan telah mencapai 90 persen. Dua bangunan yang terletak di pusat Kota Banyuwangi tesebut disiapkan menjadi destinasi wisata heritage dan kuliner.


Saat ini Pasar Banyuwangi dan Inggrisan tengah direvitaliasi oleh Kementerian PU.

"Progres dan hasilnya cukup bagus. Kita berharap ini bisa menjadi destinasi baru, khususnya heritage dan kuliner," kata Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Banyuwangi M Yanuar Bramuda, saat meninjau pembangunan pasar.

Turut meninjau Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Nanin Oktaviantie, Kepala Dinas Perhubungan I Komang Sudira Admaja, dan beberapa pejabat Pemkab, didampingi penanggungjawab pelaksana pembangunan pasar.

Pasar Banyuwangi akan menjadi pasar tradisional dengan konsep modern dan ikonik. Pasar ini didesain memiliki gedung utama yang terdiri atas dua lantai dengan arsitektur khas Osing, Banyuwangi. Pasar juga akan dibagi menjadi areal pasar basah, pasar kering, dan area kuliner dan juga dilengkapi dengan gedung parkir.

Sementara Asrama Inggrisan merupakan salah satu obyek cagar budaya. Asrama Inggrisan direvitalisasi sesuai ketentuan perundangan yang mengatur tentang cagar budaya. Orisinalitas bangunannya akan tetap dipertahankan. Nantinya akan menjadi destinasi wisata sejarah dan edukasi yang semakin meningkatkan daya tarik wisatawan.

Asrama Inggrisan merupakan komplek perkantoran telegrap yang menjadi penghubung dunia. Pada 1871, untuk pertama kalinya, Eropa dengan Australia tersambung kabel telegrap bawah laut. Di mana saat itu, Banyuwangi menjadi titik penghubungnya.

Dua gedung ini diharapkan bisa menunjang daya tarik menarik wisatawan untuk lebih betah tinggal di Banyuwangi.

"Kami berharap pembangunan yang segera dirampungkan dan segera bisa digunakan ini akan membawa rejeki yang lebih bagi para pedagang," ujar Bramuda. (*)

Top

Sah! Durian Merah Banyuwangi Ditetapkan Sebagai Indikasi Geografis Pertama di Indonesia

Iki Radio - Durian Merah Banyuwangi ditetapkan sebagai produk Indikasi Geografis (IG). Komuditas hortikultura khas Banyuwangi ini menjadi yang pertama kali diterbitkan di Indonesia untuk buah durian.


Sertifikat IG tersebut diterbitkan Kementerian Hukum melalui Direktorat Merek dan Indikasi Geografis setelah melalui proses panjang sejak pertama kali diajukan pada 2023.

"Alhamdulilah, sertifikat IG Durian Merah Banyuwangi sudah terbit. Dan ini pertama yang ada di Indonesia IG untuk durian merah," kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu (21/1/2026).

Ipuk merasa bangga dan berterima kasih kepada pemerintah pusat atas diberikannya sertifikat IG pada salah satu produk Banyuwangi yaitu Durian Merah. 

Ia berharap pengakuan IG ini bisa menjadi alat promosi, semakin meningkatkan produktifitas petani terutama di wilayah Kecamatan Songgon sebagai sentra durian merah, sekaligus mendorong kunjungan wisata ke Banyuwangi.

"Ayo datang ke Banyuwangi, nikmati durian merahnya. Karena durian merah Banyuwangi sangat unik yang tak dimiliki daerah lain," ajak Ipuk.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi, Ilham Juanda menambahkan, Durian Merah Banyuwangi (Durio Zibethinus L) memiliki keunikan warna daging buah merah, cita rasa khas, serta aroma yang kuat. Kekhasan ini terbentuk dari kombinasi faktor alam seperti tanah, iklim, dan ketinggian wilayah, serta pengetahuan lokal dan praktik budidaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat.

Durian merah ini dikelompokkan dalam beberapa gradasi warna daging, yakni merah, merah pelangi, dan merah semburat. Karakteristik fisiknya meliputi bentuk buah bulat hingga lonjong, warna kulit kuning-hijau, jumlah juring 4-7, ketebalan daging 4,2-18,5 milimeter, serta porsi daging mencapai 41,7 persen. 

"Dari sisi organoleptik, durian ini memiliki aroma kuat, rasa manis-pahit seimbang, tekstur lembut dan pulen, serta kandungan gizi tinggi seperti antioksidan, vitamin C, dan lemak yang relatif rendah," ujar Ilham.

Ia mengatakan, durian merah Banyuwangi tergolong jenis durian langka. Tercatat baru 6 pohon induk yang sudah didaftarkan IG dengan perkiraan produksi rata-rata 4 ton per pohon.

Durian Merah Banyuwangi ini berasal dari 6 varietas unggul nasional. Diantaranya ada Balqis, SOJ, Gandrung, Sayu Wiwit, Tawangalun, dan Madu Blambangan. Keenam varietas tersebut ditanaman di wilayah Kecamatan Songgon, Rogojampi, Singojuruh, Glagah, Licin, dan Srono.

"Sejak tahun 2015 tercatat sudah 12 jenis durian lokal Banyuwangi yang didaftarkan sebagai varietas unggul. Dari 12 jenis durian unggul lokal tersebut, 6 jenis adalah durian merah," terangnya.

Secara keseluruhan, luas panen durian di Banyuwangi mencapai 3.262 hektare dengan produksi buah durian mencapai 27.890 ton. Tersebar di Kecamatan Songgon, Licin, Glenmore, Kalibaru, Rogojampi, Singojuruh, Glagah dan Srono.

Ilham menambahkan, pihaknya mewakili Bupati Banyuwangi telah menyerahkan sertifikat IG Durian Merah Banyuwangi kepada Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Durian Merah Banyuwangi di Songgon.

"Dengan perlindungan ini, kekayaan genetik lokal Banyuwangi tidak bisa dicuri, diklaim, dan penyalahgunaan pihak luar," ujar dia.(*)

GAYATRI Capai Pucak Produksi Telur, Pemkab Bojonegoro Akan Salurkan ke 4.400 KPM di 2026

Iki Radio - Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI) yang menjadi program prioritas Pemkab Bojonegoro, terus menunjukkan hasil membanggakan. 


Program ini terbukti memberikan manfaat nyata bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melalui budidaya ayam petelur sebagai sumber tambahan penghasilan.

Kepala Bidang Peternakan, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro Fajar Dwi Nurrizki menyampaikan menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025, penyaluran paket ayam GAYATRI telah menjangkau ribuan penerima dari berbagai sumber pendanaan.

“Untuk GAYATRI yang bersumber dari APBD Induk 2025 telah disalurkan kepada 400 KPM. Kemudian dari Perubahan APBD 2025 sebanyak 5.000 KPM, dari CSR sejumlah 575 KPM, sedangkan untuk yang bersumber dari APBDes, data lengkapnya berada di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD),” jelas Fajar.

Memasuki tahun 2026, Pemkab Bojonegoro kembali mengalokasikan Program GAYATRI dengan jumlah penerima yang cukup signifikan. 

Fajar menyebutkan bahwa pada tahun ini telah dianggarkan GAYATRI untuk 4.400 KPM.

“Di tahun 2026 ini, program GAYATRI tetap berlanjut dengan sasaran 4.400 KPM. Harapannya semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dan mampu mandiri secara ekonomi,” ujarnya.

Terkait progres produksi ayam petelur dari program tersebut, Fajar menyampaikan bahwa ayam GAYATRI yang bersumber dari APBD Induk 2025 saat ini telah memasuki masa puncak produksi telur.

“Untuk GAYATRI APBD Induk (2025) sudah masuk masa puncak produksi dengan capaian sekitar 82 persen. Sementara untuk yang bersumber dari Perubahan APBD, produksinya masih variatif, mulai dari 30 persen dan terus meningkat,” terangnya.

Lebih lanjut, Fajar berharap seluruh KPM GAYATRI dapat menjalankan budidaya ayam petelur dengan baik sesuai dengan materi bimbingan teknis yang telah diberikan.

“Kami berharap KPM mampu menerapkan manajemen kandang dan pemberian pakan dengan benar, sehingga ayam tetap sehat dan produktivitasnya terjaga. Dengan demikian, program ini benar-benar bisa memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga,” pungkasnya.

Ia juga mengimbau agar KPM dapat menabung secara rutin dari hasil produksi telur untuk persiapan pembelian ayam pullet berikutnya, ketika masa produksi ayam yang diterima telah berakhir, sehingga keberlanjutan usaha ternak ayam petelur dapat terus terjaga. 

Konsultasi Publik RKPD 2027, Blora Fokus Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Blora menggelar Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Blora Tahun 2027 di Aula Lantai 2 Bapperida, Rabu (21/1/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Blora Komang Gede Irawadi menyampaikan paparan dalamKonsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Blora 2027


Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk menghimpun masukan dan saran dari para pemangku kepentingan dalam rangka penyempurnaan dokumen perencanaan pembangunan daerah.

Konsultasi publik tersebut dihadiri oleh peserta dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah di lingkungan Pemkab Blora, instansi vertikal, perguruan tinggi, tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta unsur LSM dan organisasi kemasyarakatan.

Mengusung tema “Peningkatan Produktivitas Daerah dan Pengembangan Pariwisata serta Ekonomi Kreatif”, kegiatan ini dibuka oleh Bupati Blora  Arief Rohman, yang mengikuti acara secara daring melalui Zoom.

Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam konsultasi publik RKPD tersebut.

“Tentunya kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dalam acara ini. Pak Sekda, mohon dikawal dengan baik penyelenggaraan Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Blora Tahun 2027,” ujar Bupati.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras sepanjang tahun 2025 dalam menyukseskan berbagai agenda pembangunan daerah, khususnya di bidang infrastruktur.

Namun demikian, ia mengakui adanya tantangan fiskal yang dihadapi daerah.

“Kami mohon maaf karena adanya pemotongan Transfer ke Daerah (TKD) sekitar Rp370 miliar, sehingga pada tahun 2026 pembangunan belum bisa dimaksimalkan. Meski demikian, kami terus mengupayakan pembangunan melalui dukungan Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memberikan saran dan masukan konstruktif untuk menggali serta mengembangkan potensi daerah.

“Kami mohon saran dan masukan dari seluruh stakeholder, agar potensi-potensi yang ada dapat kita tingkatkan dan kembangkan. Terima kasih atas kehadiran dan partisipasinya,” pungkasnya.

Pelaksanaan Konsultasi Publik RKPD ini didasarkan pada Pasal 80 ayat (1) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017, yang mengamanatkan bahwa rancangan awal RKPD dibahas bersama kepala perangkat daerah dan pemangku kepentingan melalui forum konsultasi publik guna memperoleh masukan dan saran penyempurnaan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Blora, Komang Gede Irawadi, yang sekaligus memandu sesi diskusi dan tanya jawab.

Sekda menjelaskan bahwa penyusunan RKPD dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) Tahun 2027 berpedoman pada Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 serta memanfaatkan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Ia menegaskan bahwa kepala daerah memiliki kewajiban menyusun dan menetapkan RKPD sebagai dokumen perencanaan tahunan daerah.

Dalam paparannya, Sekda juga menyampaikan capaian kinerja pembangunan Kabupaten Blora Tahun 2025 yang tergolong sangat baik.

Beberapa indikator strategis menunjukkan tren positif, diantaranya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 72,35, Indeks Pembangunan Gender (IPG) 85,8, tingkat pembangunan infrastruktur daerah 82,24 persen.

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup 71,83, serta Indeks Reformasi Birokrasi 78,95. Selain itu, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,21 persen dengan laju inflasi terkendali pada angka 1,71 persen.

Capaian lainnya meliputi penurunan persentase penduduk miskin menjadi 10,58 persen, peningkatan kualitas pelayanan pendidikan dengan rata-rata lama sekolah 7,45 tahun dan angka harapan lama sekolah 12,83 tahun, serta usia harapan hidup mencapai 75,23 tahun.

Kualitas hidup perempuan juga mengalami peningkatan dengan indeks mencapai 73,96, disertai berbagai capaian kinerja positif lainnya.

Kegiatan konsultasi publik ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.

Berbagai masukan, saran, dan aspirasi dari peserta akan menjadi rujukan penting dalam merumuskan arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Blora ke depan, khususnya dalam upaya meningkatkan produktivitas daerah serta mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Ubah Wajah Alun-alun, Pemkab Bojonegoro Alokasikan Dana Rp 28 Miliar

Iki Radio - Ikon pusat kota, yaitu alun-alun Bojonegoro dipastikan akan mendapatkan sentuhan baru di 2026. Pemkab Bojonegoro telah mengalokasikan dana sebesar Rp 28 miliar untuk memperbarui fungsi ruang publik tersebut agar lebih terintegrasi dengan fasilitas publik lainnya.


Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro Satito Hadi, menjelaskan bahwa revitalisasi alun-alun tidak dilakukan dengan pembongkaran total. 

Melainkan penataan ulang yang signifikan agar lebih nyaman bagi masyarakat. 

Langkah ini sesuai dengan aspirasi masyarakat dan arahan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah. 

Yakni agar wajah kota Bojonegoro lebih modern namun tidak melepas peran sosial dan ekonomi masyarakat lokal.

Beberapa hal yang diperhatikan pada perencanaan, diantaranya tidak mengubah nilai historis antara Masjid Agung Darussalam, Alun-alun Bojonegoro, Pendopo Malowopati dan keberadaan Pasar Kota. 

Sehingga penataan yang komprehensif sangat diperlukan. Fungsi sosial seperti penataan lahan parkir dan sentralisasi pedagang kaki lima juga mendapat atensi penuh. 

Selain itu fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang tidak kalah penting untuk menjaga kualitas udara dan ruang sehat bagi masyarakat.

Pada 2025 lalu, revitalisasi alun-alun ini telah melalui tahap Masterplan, tahap perencanaan induk strategis jangka panjang yang merangkum gambaran keseluruhan dan visi pengembangan suatu area atau proyek, mencakup tata ruang, infrastruktur, fasilitas, alokasi lahan, hingga pendanaan. 

Diproyeksikan pengerjaan fisik revitalisasi Alun-alun Bojonegoro ini pada pertengahan 2026. 

"Alun-alun adalah wajah kota. Maka fokus kami adalah menjadikannya lebih representatif sebagai ruang publik. Kita akan menata ulang agar lebih ideal bagi pengunjung yang ingin bersantai maupun melakukan aktivitas sosial. Mohon dukungannya," ujarnya Senin (19/01/2026).

Revitalisasi ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Bojonegoro untuk menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berkualitas di tengah kota. Pengerjaan akan dipantau ketat untuk memastikan fungsi tetap terjaga selama proses perbaikan berlangsung. 

Gubernur Gorontalo Canangkan Gerakan ASN Mengaji pada Peringatan Isra Mikraj

Iki Radio - Pemerintah Provinsi Gorontalo memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad Shalallaahu 'Alayhi Wasallam (saw.), yang dirangkaikan dengan pencanangan gerakan membaca Al-Qur’an di kalangan ASN oleh Gubernur Gusnar Ismail, bertempat di Aula Rumah Jabatan Gubernur.

Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad saw yang dirangkaikan dengan pencanangan gerakan membaca Al-Qur’an di kalangan ASN oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, bertempat di Aula Rumah Jabatan Gubernur.


Momentum penguatan spiritual ASN sekaligus bagian dari agenda rutin pemerintah daerah itu turut dihadiri Wagub Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie.

Gerakan membaca Al-Qur’an di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo sebagai upaya membumikan nilai-nilai keislaman di kalangan ASN.

Gubernur mengimbau, agar ASN dapat meluangkan waktu secara rutin untuk membaca dan mempelajari Al-Qur’an.

“Luangkan waktu sekitar 10 hingga 15 menit setiap hari, bisa setelah salat Isya atau pada waktu lain yang memungkinkan, untuk membaca Al-Qur’an,” tutur Gusnar.

Gusnar  juga mengajak seluruh ASN mensyukuri nikmat Allah Swt,  atas kesempatan memperingati peristiwa besar Isra Mikraj.

Ia menegaskan, bahwa peringatan itu bukan sekadar seremoni, tetapi sarana konsolidasi diri untuk memperkuat kualitas ibadah dan pengabdian kepada Allah Swt.

Selebihnya, Gusnar berharap melalui peringatan Isra Mi’raj dan gerakan membaca Al-Qur’an, ASN semakin meningkatkan etos kerja, integritas, serta keikhlasan dalam melayani masyarakat.

Gerakan ini bersifat ajakan moral tanpa paksaan, namun diharapkan dapat menjadi kebiasaan positif ASN. Menurutnya, penguatan spiritual menjadi fondasi penting dalam membangun pemerintahan yang berakhlak dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Kita ingin suasana kerja yang lebih baik, penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan kebersamaan dalam melayani masyarakat Gorontalo,” kata Gusnar.

Tim UNESCO Global Geopark Kunjungi Beberapa Objek Wisata Geologi Bojonegoro

Iki Radio - Vice President of UNESCO Global Geopark (UGGp), Prof. Ibrahim Komo bersama tim UGGp mengunjungi beberapa objek wisata geologi di Kabupaten Bojonegoro, Minggu (18/1/2026). Pakar geologi asal Malaysia ini mengapresiasi kekayaan geologi Kabupaten Bojonegoro.

Kunjungan diawali di agrowisata Belimbing di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu. Prof. Ibrahim menyoroti bagaimana masyarakat setempat berhasil beradaptasi dengan kawasan yang dulu dianggap "langganan banjir" kini berubah menjadi motor ekonomi warga. Ia mengapresiasi kemandirian petani yang mampu meningkatkan taraf hidup melalui hilirisasi produk belimbing.

"Kebun ini bukan sekadar tempat wisata, melainkan laboratorium alam bagi siswa dan peneliti untuk mempelajari ketahanan pangan berbasis lingkungan (agro-geology)," ujar Prof. Ibrahim Komo, Minggu (18/1/2026).

Tim UNESCO Global Geopark kemudian mengunjungi Museum 13 yang bertempat di komplek SDN II Panjunan Kecamatan Kalitidu. Prof Ibrahim memberikan perhatian khusus pada aspek administrasi dan dokumentasi sejarah. Ia menegaskan bahwa kekuatan sebuah Geopark terletak pada legalitas administratif yang kuat.

Keberadaan Museum 13 ini menjadi bukti bahwa Bojonegoro serius mengelola warisan geologinya secara profesional. Dokumen dan artefak yang tersimpan menjadi dasar ilmiah yang mengokohkan posisi Bojonegoro dalam jejaring dunia.

Tim ahli juga mengunjungi kawasan wilayah utara Bojonegoro, mencakup Antiklin Kawengan dan Texas Wonocolo yang menunjukkan keunikan struktur bumi dan sejarah pertambangan minyak tradisional yang otentik.

"Kami juga melihat potensi besar pada kerajinan kayu jati sebagai produk unggulan yang mendukung ekonomi sirkular bagi masyarakat sekitar hutan," pungkasnya.

Vice President UNESCO Global Geopark Kunjungi Kayangan Api Bojonegoro

Iki Radio - Dalam upaya memperkuat posisi Geopark Bojonegoro di kancah internasional, Vice President of UNESCO Global Geopark (UGGp) Prof. Ibrahim Komo, yang juga ahli geologi terkemuka asal Malaysia, bersama timnya, mengunjungi objek wisata geologi Kayangan Api Bojonegoro, Sabtu (17/1/2026) malam.

Vice President UNESCO Global Geopark dan Rombongan Kunjungi Kayangan Api Bojonegoro


Kunjungan ini bersama Bappeda Provinsi Jawa Timur, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Forum Geopark Jatim yang didampingi langsung oleh Bappeda Bojonegoro dan Disbudpar Bojonegoro.

Kunjungan UGGp ini memberikan pengalaman visual maksimal terhadap fenomena api abadi Kayangan Api yang keluar dari perut bumi. Prof. Ibrahim Komo mengamati secara langsung fakta geologi dan kestabilan aliran gas alam yang menjadi sumber api Kayangan Api. Objek wisata ini merupakan salah satu geosite unggulan dalam warisan geologi (geoheritage) Jawa Timur berbasis minyak dan gas.

“Mendengar keterangan bahwa gas dapat habis itu tidak menjadi hambatan menuju UNESCO karena dalam menilai warisan geologi berkepentingan untuk bangsa. Daripada itu juga yang penting evolusi geologi yang mempunyai kepentingan antara bangsa,” ungkap Prof. Ibrahim.

Ia juga mengucapkan terimakasih karena telah diundang untuk diperkenalkan dengan geosite lainnya di Kabupaten Bojonegoro. 

Sementara itu, General Manager Geopark Bojonegoro Kusnandaka Tjatur Prasetijo menjelaskan bahwa Geopark Bojonegoro yang dimulai sejak tahun 2017 hingga saat ini telah banyak perkembangan. Meskipun harus melalui rintangan seperti wabah Covid-19.

Geopark Bojonegoro, kata dia, memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan geopark nasional lainnya, yaitu berbasis migas. Hal ini merupakan suatu tantangan karena sumber daya migas tidak seterusnya akan tersedia.

“Harapan kami terdapat masukan, evaluasi atau peguatan guna menuju persiapan UNESCO,” kata Kusnandaka. Acara dilanjutkan dengan makan tumpeng bersama diiringi alunan musik gamelan jawa.

Warga Binaan Lapas Madiun Antusias Ikuti Pembuatan Anyaman Rotan

Iki Radio - Sejumlah warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun, terlihat antusias mengikuti kegiatan pembuatan anyaman berbahan baku rotan.



Selain sebagai pembekalan keterampilan bagi warga binaan, melalui kegiatan ini juga dinilai memiliki potensi ekonomi yang tinggi dan bermanfaat bagi peserta.

Warga binaan dibekali pengetahuan dasar hingga teknik lanjutan pembuatan anyaman rotan yang berkualitas dan memiliki daya jual. Hasil karya warga binaan nantinya dipasarkan oleh mitra kerja sama, sehingga mampu menciptakan rantai produksi yang berkelanjutan.

“Kegiatan anyaman rotan ini tidak hanya melatih keterampilan, tetapi juga membangun etos kerja dan tanggung jawab. Dengan adanya kerja sama dengan pihak ketiga, warga binaan mendapatkan pengalaman kerja sekaligus upah premi yang bermanfaat bagi mereka,” ujar Kabid Giatja Lapas Kelas I Madiun, Nurma Yuliati.

Selain memperoleh keterampilan, warga binaan yang mengikuti kegiatan ini juga mendapatkan upah berupa premi sesuai dengan hasil dan produktivitas kerja. Hal tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi warga binaan untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas hasil anyaman yang dibuat.

“Kami merasa dihargai karena hasil kerja kami memiliki nilai dan bisa menghasilkan premi. Keterampilan ini sangat berguna sebagai bekal ketika nanti kembali ke masyarakat,” ujar salah seorang warga binaan Lapas Madiun.

Lapas Kelas I Madiun berharap melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan bagi warga binaan, mampu dikembangkan. Sehingga kelak mereka dapat menjadi pribadi yang lebih mandiri, produktif, dan siap berkontribusi positif.(ir)

 

 

AKBP Veronica Wanita Pertama Jadi Kapolres Batang

Iki Radio - Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan secara resmi melepas AKBP Edi Rahmat Mulyana yang akan mengemban tugas baru sebagai Wadirreskrimsus Polda Jawa Barat. Di saat yang sama, ia menyambut AKBP Veronica sebagai nakhoda baru Polres Batang sekaligus mencatatkan sejarah sebagai Kapolres perempuan pertama di wilayah tersebut.

Kapolres Batang AKBP Veronica memberikan sambutan saat pisah sambut kapolres di Hotel Sahid Mandarin Pekalongan.


Bagi Bupati Faiz, pengabdian AKBP Edi bukan sekadar menjaga angka kriminalitas, melainkan membangun pondasi sosial yang kuat. Di bawah kendalinya, wilayah strategis seperti Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) tetap kondusif di tengah dinamika pembangunan yang masif.

“Sinergitas yang Bapak bangun bersama Forkopimda telah tumbuh menjadi ikatan kekeluargaan yang erat, mengimplementasikan semangat 'Guyub Rukun' di Batang,” katanya saat ditemui di Hotel Sahid Mandarin Pekalongan, Kamis (15/1/2026) malam.

Langkah kaki AKBP Veronica di atas panggung disambut antusias. Mantan Kapolres Salatiga ini membawa energi baru. Dengan gaya bicara yang apa adanya, ia langsung mencuri perhatian tamu undangan melalui perkenalan diri yang jujur dan jenaka.

“Saya asli Palembang, jadi mohon dimaklumi apabila dialek saya tidak sehalus bahasa Jawa. Saya memang dikenal dengan gaya bicara yang tegas dan terkadang meledak-ledak,” ungkapnya.

Meski memiliki latar belakang budaya yang berbeda, AKBP Veronica menegaskan rasa bangganya bisa bertugas di "Bumi Alas Roban". Ia berkomitmen untuk menjaga warisan stabilitas yang telah ditinggalkan pendahulunya.

“Ke depan, kami akan meneruskan apa yang sudah baik dilakukan oleh Pak AKBP Edi Rahmat Mulyana. Program yang sudah berjalan dengan baik akan kita tingkatkan, sedangkan yang belum sempat dilaksanakan akan kita perbaiki dan sempurnakan bersama-sama,” tegasnya.

Tantangan besar sudah menanti di depan mata. Sebagai wilayah yang memiliki perpaduan karakter pesisir, agraris, hingga industri berat, Batang membutuhkan tangan dingin untuk mengawal Proyek Strategis Nasional (PSN).

AKBP Veronica pun memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada AKBP Edi, yang ia sapa dengan sapaan akrab "Kang Eday". Ia mendoakan agar karier seniornya itu terus melesat di tempat tugas yang baru.

“Saya yakin Kang Eday, AKBP Edi Rahmat Mulyana, sebentar lagi akan pecah bintang menjadi Kombes dengan promosi sebagai Wadir Krimsus Polda Jawa Barat. Semoga nanti saya bisa menyusul,” harapnya.

Acara ini dihadiri lengkap oleh unsur Forkopimda, mulai dari pimpinan DPRD hingga Dandim 0736 Batang ini, ditutup dengan jabat tangan erat sebuah simbol bahwa meski pemimpin berganti, sinergi untuk menjaga keamanan Batang tetap menjadi prioritas utama. 

 

Gubernur Kalbar Ajak Jemaah Perkuat Disiplin Ibadah dan Persiapan Ramadan

Iki Radio - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan, memanfaatkan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad saw sebagai momentum penguatan nilai ibadah dan kesiapan menyambut bulan suci Ramadan bersama ratusan jemaah di Masjid Az-Zakhirin, Jum’at (16/1/2026), dengan dihadiri tokoh agama, pengurus masjid, serta tokoh masyarakat setempat.



Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi kepada pengurus Masjid Az-Zakhirin yang dinilai berhasil menghidupkan suasana religius melalui berbagai kegiatan pengajian dan aktivitas keagamaan yang positif.

Pada peringatan Isra Mikraj tersebut, Ria Norsan menekankan bahwa peristiwa perjalanan Nabi Muhammad saw dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan momentum penting turunnya perintah salat bagi umat Islam.

“Dari perjalanan suci ini, umat Islam menerima hadiah terbesar berupa perintah salat sebanyak 50 waktu yang kemudian menjadi lima waktu. Semoga peringatan Isra Mi’raj ini dapat menggerakkan hati kita untuk semakin istiqomah menjalankan salat wajib dan memperbanyak ibadah sunnah,” ujar Ria Norsan.

Selain membahas makna Isra Mikraj, Dewan Masjid juga menyampaikan imbauan kepada jamaah agar mulai mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan yang akan segera tiba. Jemaah diajak untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kerapian masjid.

“Mari kita hiasi dan bersihkan masjid kita tercinta. Kita jadikan rumah ibadah ini tempat yang nyaman, bersih, dan tertata rapi, sehingga jemaah dapat beribadah dengan tenang dan penuh kekhusyukan selama Ramadan,” tambahnya.

Acara ditutup dengan doa bersama untuk memohon kekuatan iman, kesehatan, serta keberkahan umur bagi seluruh jemaah. Suasana kekeluargaan terasa hangat saat jemaah saling bersilaturahmi usai kegiatan, mencerminkan eratnya persaudaraan di lingkungan Masjid Az-Zakhirin.

Peringatan Isra Mikraj itu diharapkan menjadi pemicu semangat baru bagi masyarakat untuk terus memakmurkan masjid dan meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

 

1.504 Calon Jemaah Haji Pontianak Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Iki Radio - Sebanyak 1.504 calon jemaah haji asal Kota Pontianak menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan sebagai syarat penetapan istitha’ah pada musim haji tahun ini. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap mulai dari pemeriksaan kesehatan tingkat pertama hingga tes kebugaran jasmani.



Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko menjelaskan, seluruh calon jemaah haji yang telah memiliki porsi, baik yang masuk kuota keberangkatan maupun cadangan, wajib mengikuti pemeriksaan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan yang telah ditentukan.

“Pemeriksaan kesehatan haji dimulai dari pemeriksaan tingkat pertama di puskesmas. Setelah itu dilanjutkan dengan Medical Check Up (MCU) di rumah sakit,” ujarnya usai meninjau proses pemeriksaan kesehatan pada calon jamaah haji di Asrama Haji Pontianak, Kamis (15/1/2026).

Dari hasil pemeriksaan tersebut, kata Saptiko, dilakukan evaluasi untuk menentukan apakah calon jemaah haji langsung dinyatakan istitha’ah atau masih memerlukan penanganan medis lanjutan. Bagi jemaah yang memiliki penyakit tertentu namun masih dapat diperbaiki, akan dirujuk ke rumah sakit atau dokter spesialis.

“Setelah dilakukan pengobatan dan kondisinya membaik, jemaah akan menjalani pemeriksaan ulang untuk penetapan istitha’ah,” jelasnya.

Ia menambahkan, status istitha’ah kesehatan selanjutnya akan diinput ke dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan yang terintegrasi langsung dengan sistem perbankan. Dengan demikian, pelunasan biaya haji hanya dapat dilakukan apabila calon jemaah telah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan.

Menurut Saptiko, pemeriksaan kesehatan tahun ini dilakukan lebih ketat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain pemeriksaan fisik, jemaah juga menjalani pemeriksaan kognitif, daya ingat, serta tingkat kemandirian.

“Jemaah haji diharapkan benar-benar mampu mengurus dirinya sendiri selama menjalankan ibadah. Gangguan yang mempengaruhi kognitif, daya ingat, maupun kesehatan jiwa menjadi perhatian serius,” katanya.

Ia menyebutkan, jumlah calon jemaah haji Kota Pontianak tahun ini meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut merupakan dampak dari kebijakan pemerintah pusat dalam upaya memangkas masa tunggu keberangkatan haji.

Selain pemeriksaan medis, Dinas Kesehatan Kota Pontianak juga melaksanakan tes kebugaran jasmani bagi calon jemaah haji. Tes ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan fisik jemaah dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji yang didominasi aktivitas fisik.

“Melalui tes kebugaran ini, jemaah diharapkan dapat mengetahui kondisi fisiknya. Masih ada waktu sekitar tiga bulan untuk meningkatkan kebugaran melalui olahraga rutin, pola makan bergizi, dan istirahat yang cukup,” ungkap Saptiko.

Ia juga mengimbau agar calon jemaah haji menjaga kondisi kesehatannya hingga waktu keberangkatan, serta tidak memaksakan aktivitas yang berlebihan. Khusus bagi jemaah perempuan usia subur, diharapkan menjaga agar tidak terjadi kehamilan menjelang keberangkatan, karena dapat menjadi alasan penundaan ibadah haji.

Pelaksanaan tes kebugaran jasmani dijadwalkan berlangsung selama delapan hari, mulai 14 hingga 27 Januari 2026, menyesuaikan dengan jumlah calon jemaah haji yang mencapai 1.504 orang. 

close
Pasang Iklan Disini