Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Infotainment. Show all posts
Showing posts with label Infotainment. Show all posts
Top

Alda Callista dari Papua Tengah Resmi Sabet Gelar Miss Indonesia 2026

JAKARTA, Iki Radio — Puncak ajang kontes kecantikan Miss Indonesia 2026 resmi ditutup pada Jumat malam (16/10/2026). Perwakilan dari Papua Tengah, Alda Callista, keluar sebagai pemenang utama dan berhak menyandang gelar Miss Indonesia 2026.

Penyerahan mahkota berlangsung penuh haru dan meriah. Berdasarkan unggahan resmi akun Instagram @missindonesia dan @missworld, mahkota Miss Indonesia diserahkan langsung oleh Miss Indonesia 2025, Audrey Bianca, bersama dengan Miss World 2026, Joheirry Mola.

Gelaran tahun ini menjadi momen istimewa karena merupakan edisi ke-20 sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2005. Ajang yang berada di bawah naungan Yayasan Miss Indonesia dan diketuai oleh Liliana Tanoesoedibjo ini merupakan wadah resmi untuk memilih duta bangsa yang akan mewakili Indonesia di tingkat internasional, yaitu Miss World.

Dengan kemenangan ini, Alda Callista dipastikan akan mewakili Indonesia sebagai salah satu finalis di ajang Miss World 2027 yang rencananya bakal digelar di Tanzania pada September 2027 mendatang.

Daftar Lengkap Pemenang Top 5 Miss Indonesia 2026

Dari total 38 finalis yang bersaing ketat dari berbagai daerah di Indonesia, berikut adalah daftar lima besar Miss Indonesia 2026:

  • Miss Indonesia 2026: Alda Callista (Papua Tengah)
  • Runner-up 1: Yvette Rondonuwu (Sulawesi Utara)
  • Runner-up 2: Thalia Lavender (Kalimantan Barat)
  • Posisi Keempat: Dian Kharisma (Bengkulu)
  • Posisi Kelima: Ni Made Padma (Bali)

Peraih Penghargaan Khusus

Selain gelar utama dan runner-up, beberapa finalis juga berhasil meraih penghargaan kategori khusus atas pesona dan kontribusi mereka:

  • Miss Persahabatan: Brigitha Endewip (Papua Pegunungan)
  • Miss Favorite: Christania Angelica (Papua Selatan)
  • Miss Royale: Dian Kharisma (Bengkulu)
  • Miss Beauty of Giving: Yvette Rondonuwu (Sulawesi Utara)

Jajaran Dewan Juri

Penilaian para finalis dilakukan secara ketat oleh enam juri berdedikasi dan berpengalaman di bidangnya. Liliana Tanoesoedibjo bertindak sebagai ketua dewan juri, didampingi oleh lima anggota dewan juri lainnya:

  • Angela Tanoesoedibjo
  • Ferry Salim (Aktor & Model)
  • Peter Frits Saerang (Penata Rias Profesional)
  • Maria Harfanti (Miss Indonesia 2015)
  • Natasha Mannuela (Miss Indonesia 2016)

 

 

Dunia Hiburan Berduka, Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

JAKARTA, Iki Radio — Kabar duka kembali menyelimuti industri perfilman dan hiburan Tanah Air. Aktor senior Yadi Mulyadi, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Yadi Timo, meninggal dunia pada usia 66 tahun pada Jumat (16/10/2026).

Kabar kepergian sang aktor pertama kali dibagikan oleh penulis skenario Joko Nugroho melalui unggahan emosional di akun Instagram pribadinya. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya Yadi Timo.

"RIP YADI TIMO. Subuh baru saja beranjak, hari baru saja dimulai. Terhenyak membaca khabar, satu teman baik pergi," tulis Joko Nugroho dalam unggahannya, Jumat (16/10/2026).

Kenangan dan Sosok Yadi Timo di Mata Rekan Kerja

Dalam unggahan belasungkawanya, Joko Nugroho mengenang sosok Yadi Timo bukan sekadar sebagai aktor senior, melainkan sebagai kakak kelas, teman baik, hingga sosok kritikus yang pedas namun penuh dukungan.

Joko menceritakan bagaimana Yadi sering memberikan kritik tajam sekaligus apresiasi terhadap hasil karyanya, serta menunjukkan sikap loyalitas yang luar biasa antarsesama insan seni.

"Lo bikin cerita apa sih Jok? Bikinlah yang pantes buat gue mainin," kenang Joko menirukan ucapan Yadi. Namun, setelah melihat hasilnya, Yadi tetap memuji dengan gayanya yang khas: "Gue nggak pernah ngajarin lo bikin se keren ini, darimana lo belajar?"

Joko juga mengenang momen solidaritas tinggi dari Yadi Timo ketika pengerjaan suatu proyek mengalami pergantian sutradara, hingga momen kebersamaan mereka di awal karier saat Yadi membagikan honor syutingnya secara sukarela agar rekan-rekannya bisa merasakan hasil kerja keras di lokasi.


Perjalanan Karier dan Warisan Karya

Yadi Timo dikenal sebagai salah satu aktor karakter paling berbakat di Indonesia. Karakter aktingnya yang kuat membuatnya kerap dipercaya memerankan berbagai peran ikonik, mulai dari tokoh antagonis yang licik hingga sosok ayah yang menderita.

Selama masa hidupnya, Yadi Timo telah membintangi puluhan judul film layar lebar dan serial televisi hit, di antaranya:

Film Layar Lebar:

  • Petualangan Sherina
  • Banyu Biru
  • Petualangan 100 Jam
  • Brownies
  • Marley (2022)

Serial Televisi / Sinetron:

  • Lorong Waktu
  • Kisah Sedih di Hari Minggu
  • Jin & Jun
  • Dan berbagai judul sinetron populer lainnya.

Kepergian Yadi Timo meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta para penggemar karya-karyanya di panggung seni peran Indonesia. Selamat jalan, Yadi Timo.

 

Buntut Konflik dengan Ruben Onsu, Fitur Live Instagram Sarwendah Dibatasi 1 Tahun

JAKARTA, Iki Radio — Buntut dari konflik perselisihan dengan mantan suaminya, Ruben Onsu, selebritas Sarwendah harus menghadapi konsekuensi di ranah digital. Fitur live (siaran langsung) pada akun Instagram pribadinya dijatuhi sanksi pembatasan hingga satu tahun. Hal ini terjadi setelah akun milik Sarwendah menerima pelaporan massal (mass report) dari pengguna lain.

Sanksi tersebut bermula dari aksi Sarwendah yang mengunggah rekaman video call serta tangkapan layar percakapan (chat) Ruben Onsu dengan pihak lain pada akhir pekan lalu. Berdasarkan pantauan terbaru, unggahan yang sempat memicu kehebohan publik tersebut kini sudah menghilang dari linimasa.

Kondisi tersebut dikonfirmasi langsung oleh tim kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu. Saat ditemui usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (14/10/2026), Chris membenarkan adanya pembatasan yang cukup merugikan kliennya tersebut. Ia menduga kuat ada pihak-pihak tertentu yang sengaja memobilisasi aksi pelaporan terhadap akun kliennya.

"Kalau enggak salah itu adalah hasil dari report, bahwa ada pihak-pihak yang sengaja report," ujar Chris seperti diberitakan detikcom, Rabu (14/10/2026).

"Ini adalah satu konsekuensi di mana kedua belah pihak yang saat ini sedang bersengketa merupakan publik figur, ya. Jadi apa pun yang dilakukan oleh seorang publik figur itu pasti memiliki dampak," tambahnya.


Dihapus Paksa Sistem dan Terancam Banned

Secara terpisah, melalui keterangan resminya pada Selasa (13/10/2026), Sarwendah secara terbuka mengklarifikasi bahwa unggahan tersebut bukan sengaja ia hapus sendiri, melainkan diturunkan paksa oleh sistem Instagram.

"Postingan kemarin bukan saya hapus. Sebenarnya postingan itu sudah di-report dari hari pertama saya up ke Instagram saya, sempat bertahan setelah saya ajukan banding, tapi hari ini akhirnya diturunkan Instagram setelah makin banyak di-report," tulis Sarwendah.

Tidak hanya kehilangan unggahan, Sarwendah juga mengungkapkan dampak lanjutan yang diterimanya. "Saya juga kena pembatasan live selama setahun, dan ada peringatan akan di-banned akunnya," sambung Sarwendah.


Langkah Hukum Ditangani Tim Berbeda

Mengenai strategi pemulihan akun maupun manuver hukum spesifik terkait siber/digital, Chris Sam Siwu memilih irit bicara. Ia menjelaskan bahwa wewenang penanganan ranah tersebut telah didelegasikan kepada tim kuasa hukum lain.

"Saya enggak mau statement terlalu jauh, ya, karena nanti itu ranahnya dari rekan sejawat saya, Pablo Benua, ya," tuturnya.

Meski demikian, Chris memastikan bahwa Sarwendah telah memperhitungkan segala risiko serta konsekuensi hukum atas jejak digitalnya selama bersuara di media sosial. Sebagai kuasa hukum, ia menegaskan akan terus mendampingi kliennya.

"Kami sebagai tim lawyer akan terus men-support dan menghormati apa yang telah dilakukan klien kami," tegas Chris.

Lebih lanjut, Chris menyoroti tekanan bertubi-tubi yang dialami Sarwendah sepanjang proses konflik rumah tangga ini. Menurutnya, Sarwendah acap kali menjadi pihak yang dipojokkan oleh narasi-narasi miring netizen, meski sebelumnya telah memilih untuk berdiam diri.

"Klien kami diam saja. Diam saja disudutkan, dibuat narasi-narasi yang tidak baik. Nah, apalagi ketika mungkin namanya manusia, tidak ada manusia yang sempurna, mungkin ada khilaf kata ya itu tidak bisa kita hindari," pungkas Chris membela kliennya.

 

Dara The Virgin Jalani Operasi Pengangkatan Tumor Payudara Singkirkan Kekhawatiran Lewat Deteksi Dini

Iki Radio — Penyanyi Dara The Virgin baru saja menjalani prosedur operasi pengangkatan tumor di kedua payudaranya. Temuan tumor tersebut didapatkan setelah penyanyi bernama lengkap Dara Rizki Ruhiana ini menjalani pemeriksaan medis secara rutin.

Pelantun tembang Cinta Terlarang tersebut mengungkapkan bahwa tumor yang ditemukan dalam tubuhnya bersifat jinak. Menariknya, Dara mengaku sama sekali tidak merasakan gejala sakit maupun keluhan fisik tertentu sebelum melakukan pemeriksaan.

"Ada tumor. Di payudara. Sekalian jadi diangkat. Pas kemarin diperiksa, ternyata ada dan kiri kanan. Kiri kanan gitu. Sudah ketahuan, ya sudah sekalian," ujar Dara saat ditemui awak media.


Sempat Diliputi Rasa Takut dan "Parno"

Meski tidak merasakan sakit secara fisik, proses pemeriksaan tetap memberikan beban mental tersendiri bagi Dara. Ia mengaku sempat merasa khawatir dan panik saat harus bertatap muka dengan peralatan medis untuk memindai kondisi tubuhnya.

Pemeriksaan yang dijalani Dara meliputi USG serta mamografi skrining—sebuah metode medis yang dirancang khusus untuk mendeteksi tanda-tanda kelainan seperti kista, tumor, hingga kanker payudara sejak stadium awal, bahkan sebelum benjolan dapat dirasakan lewat rabaan tangan.

"Kepikiran, apalagi pas pertama kali USG mamografi itu parno ya. Parno banget," ungkapnya jujur.

Namun, ketakutan Dara diredakan oleh penjelasan bijak dari tim dokter yang menangani. Dokter mengingatkan pentingnya mengetahui kondisi kesehatan sejak awal agar terhindar dari risiko yang lebih berbahaya di masa depan.

"Dokternya sampai aku giniin, 'Kan, Dok, sampai segini takut aku, pasti ada aja.' Dibilang gitu, 'Enggak, bagus dong, Kak, ketahuan dari awal. Dari dini.' Kalau misalkan lama-kelamaan enggak tahu, enggak ngecek, tiba-tiba kan bisa bahaya. Betul, bahaya," jelas Dara menirukan percakapannya dengan sang dokter.


Kondisi dan Pentingnya Kesadaran Kesehatan

Mengenai detail medis, Dara menyebutkan terdapat beberapa benjolan kecil di kedua sisinya dengan ukuran relatif sangat kecil, yaitu berada di kisaran "nol koma sekian sentimeter".

"Kiri... iya, kista dulu ya. Kiri itu ada dua, kanan itu dua kalau enggak salah," tambah Dara merincikan temuan pada payudara bagian kiri dan kanannya.

Pengalaman yang dialami Dara menjadi pengingat pentingnya kesadaran akan deteksi dini (skrining kesehatan). Meskipun tanpa gejala atau rasa sakit, pemeriksaan rutin terbukti sangat membantu dalam menemukan masalah kesehatan secara cepat sebelum berkembang menjadi kondisi yang fatal.

 

 

Terguncang Hujatan Soal Flexing, Maia Estianty Diserang Netizen Usai Unggah Pesan Kerja Keras

Iki Radio - Musisi Maia Estianty kini menjadi sasaran kritik tajam netizen menyusul sang menantu, Alyssa Daguise, yang sebelumnya juga mendapat banyak hujatan. Sejumlah warganet menilai konten vlog Maia kurang tepat karena dianggap terlalu memamerkan kekayaan di tengah kondisi ekonomi dan kesulitan yang tengah dihadapi masyarakat Indonesia.

Seolah merespons gejolak tersebut, Maia mengunggah pesan mengenai hubungan kerja keras dan rezeki di akun Threads pribadinya, @maiaestiantyreal. Dalam unggahan tersebut, ia menekankan pentingnya berikhtiar dan tidak bermalas-malasan jika ingin hidup berkecukupan.

“Melihat burung liar makan, berpikir bahwa semua mahluk hidup rejekinya ditanggung Allah itu benar, tetapi burung juga kalau males terbang juga enggak bakal dapet makanan. Artinya kalau kita hidupnya kurang banyak uang, artinya kudu lebih ikhtiar lagi bekerja seperti burung yang terbang sana sini mencari makanan,” tulis Maia, Jumat (9/10/2026). Ia juga menambahkan bahwa rezeki akan makin seret jika seseorang malas dan enggan bersedekah.

Namun, alih-alih meredam suasana, unggahan tersebut justru memicu gelombang kritik baru. Banyak netizen menilai pandangan Maia tidak menggambarkan realitas masyarakat yang sudah bekerja mati-matian namun tetap kesulitan secara ekonomi.

Beberapa poin kritik utama yang dilayangkan netizen antara lain akun @lov****999 mempertanyakan posisi para pekerja keras di lapangan.

“Ibu pikir para petani, nelayan, dan para pencari barang bekas dan lain-lain kurangkah dalam berikhtiar, berdoa dan bersedekah? Enggak semua ikhtiar menghasilkan banyak uang ya bu ya,” tulisnya.

Akun @ju***oveeta menyentil latar belakang Maia yang dinilai sudah berkecukupan sejak awal. “Dia ngomong kayak gitu soalnya sudah terlahir di piring emas, enggak ngalamin hidup susah jadi enak banget ngomongnya.”

Sementara @dje***nk518 turut menyinggung gaya hidup Maia yang tak lepas dari dukungan finansial suaminya, Irwan Mussry.

Sejumlah netizen menganggap nasihat Maia tidak peka terhadap perjuangan rakyat kecil. Akun @oishi_* membagikan pengalamannya melihat langsung perjuangan driver ojek online yang bekerja hingga dini hari demi menyambung hidup. Ia menegaskan agar figur publik tidak memberikan nasihat soal kerja keras kepada masyarakat bawah yang berjuang hanya untuk bisa makan esok hari.

Hingga saat ini, unggahan tersebut masih terus memicu perdebatan hangat di kalangan warganet terkait batas antara motivasi dan kepekaan sosial figur publik.

 

Syahrini Ungkap Alasan Comeback Usai 7 Tahun Hiatus, Rilis Lagu Baru hingga Tampil di Pestapora

Iki Radio - Penyanyi Syahrini akhirnya kembali menyapa para penggemarnya di panggung hiburan setelah tujuh tahun vakum. Pelantun lagu-lagu hits tersebut mengaku keputusannya beristirahat panjang didasari oleh fokus utamanya untuk mengurus anak dan suami, Reino Barack.

Hal tersebut diungkapkan Syahrini saat menjadi bintang tamu di program televisi pada Selasa (6/10/2026). Ia menegaskan bahwa masa hiatusnya bukan bentuk pembatasan diri dari publik, melainkan bentuk pengabdian kepada keluarga.

"Ibu bukan menjaga jarak. Namun ibu menjaga anak dan menjaga Bapak Reino Barack," ungkap Syahrini.

Ia merincikan perjalanan waktu enam hingga tujuh tahun lamanya yang diisi dengan berbagai fase kehidupan, mulai dari penyesuaian pernikahan, masa pandemi, hingga proses kehamilan dan mengasuh buah hati yang kini berusia dua tahun.

"Ibu kan harus melahirkan sebagai perempuan ya kan? Mengandung setahun. Anak juga usia dua tahun, Covid tiga tahun. Enam tahun kan?" ujarnya.

 

Proses Adaptasi dan Perubahan Peran

Syahrini juga menceritakan tantangan beradaptasi dengan budaya keluarga sang suami yang berasal dari Jepang. Perubahan status dari seorang penyanyi dengan jam terbang tinggi menjadi seorang istri rumah tangga membutuhkan penyesuaian yang tidak mudah.

"Satu tahun Ibu beradaptasi dengan suami dan keluarga suami yang di Jepang. Namanya juga pengantin baru, semua serba baru. Jadi begitu ibu masuk ke keluarga berbeda dengan ibu. Sementara ibu dari daratan Sunda, yang ini dari negeri Sakura, lalu disatukan menjadi mochi," tutur Syahrini dengan gaya khasnya.

Ia menambahkan, pengalamannya berpindah dari panggung ke panggung ke kehidupan domestik memberikan warna baru, meski beruntung sang suami cukup mandiri dalam urusan rumah tangga.

Kembali Lewat Single "Kau Yang Utama" dan Aksi Panggung di Pestapora

Momen penanda kembalinya Syahrini ditandai dengan peluncuran single terbaru bertajuk Kau Yang Utama pada 7 Agustus 2026. Lagu tersebut dipersembahkan khusus untuk suami dan anak tercintanya.

"Ya, lagu baru Ibu yang dipersembahkan untuk Bapak Reino Barack beserta buah hati kami yang berjudul Kau Yang Utama. Jadi porsi kembali Ibu adalah mengutamakan suami, keluarga, dan anak," jelasnya.

Tak butuh waktu lama, Syahrini langsung menghentak panggung hiburan secara langsung saat tampil di festival musik Pestapora pada 27 September 2026. Penampilannya menjadi sorotan publik lantaran ia datang diarak menunggangi kuda.

Di atas panggung, ia membawa nostalgia dengan menampilkan foto-foto gaya ikonis masa lalunya, seperti gaya rambut "jambul khatulistiwa" dan "bulu mata anti badai", hingga membuat parodi partai politik bernama Partai Incess Indonesia (PII).

Usai aksi panggungnya di Pestapora Syahrini kini juga mulai memenuhi undangan berbagai podcast untuk menceritakan kisah kehidupannya selama masa hiatus.

 

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Rizky Billar: Tegang Sampai Merem Saat Adu Penalti

Iki Radio – Aktor sekaligus presenter Rizky Billar mengungkapkan perasaan campur aduknya usai menyaksikan keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. 

Hadir langsung bersama sang istri, Lesti Kejora, serta jajaran publik figur lainnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026), Billar mengaku sangat tegang menyaksikan laga final yang berlangsung sengit hingga babak adu penalti.

Momen adu penalti menjadi babak paling menegangkan bagi Billar dan sang istri. Mereka merasa sangat cemas karena amat berharap skuad Garuda tidak kehilangan kesempatan emas untuk mengamankan gelar juara.

"Menurut lu aja? Gua aja merem," ujar Rizky Billar saat ditemui wartawan usai pertandingan di SUGBK.

Laga pamungkas yang digelar pada Senin malam tersebut menyajikan drama mendebarkan. Di bawah asuhan pelatih John Herdman, Timnas Indonesia tampil dominan sejak awal babak pertama dengan penguasaan bola mencapai 65 persen, meski skor masih imbang 0-0 hingga turun minum.

Pada babak kedua dan perpanjangan waktu, kedua tim saling berbalas gol. Indonesia sempat memimpin lewat gol Dean James pada menit ke-84, sebelum disamakan oleh pemain Thailand, Iklas Santon, di menit ke-87. Di babak tambahan waktu, Thailand sempat berbalik memimpin melalui Peeradol Chamrasamee (111'), tetapi Elkan Baggott berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-116.

Skor imbang 2-2 memaksa wasit asal Uzbekistan melanjutkan pertandingan ke drama adu penalti. Dalam babak penentuan ini, Timnas Indonesia akhirnya sukses menundukkan Thailand dengan skor 4-2.

Kemenangan ini terasa sangat monumental bagi sepak bola Tanah Air. Aktor berusia 31 tahun itu menyoroti catatan sejarah panjang Timnas Indonesia senior yang telah mengalami puasa gelar selama 35 tahun, sejak terakhir kali meraih medali emas pada SEA Games 1991.

Billar menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian Ole Romeny dan kawan-kawan yang berhasil memecahkan rekor dan mengukir sejarah baru bagi Indonesia.

"Ini sejarah pertama kali turnamen ASEAN Cup. Alhamdulillah kita mendapat kesempatan merebut gelar juara. Ini bagi saya prestis. Kita bisa menemukan skuad terbaik dan membuktikan bahwa kita menang saat ini alhamdulillah menjadi yang terbaik di ASEAN," tutur Rizky Billar.

 

close
Pasang Iklan Disini