SAARBRUCKEN, Iki Radio – Indonesia membawa pulang satu gelar juara dan satu posisi runner-up dari turnamen bulu tangkis Hylo Open 2026 yang berlangsung di Saarlandhalle, Saarbrucken, Jerman, Minggu (1/11/2026) malam WIB.
Ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti, sukses menegaskan dominasi mereka dengan naik ke podium tertinggi. Tiwi/Fadia menaklukkan unggulan pertama asal Chinese Taipei, Hsu Yin-hui/Lin Jhih-yun, dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-19.
Sejak awal gim pertama, Tiwi/Fadia tampil agresif dan sempat melesat 5-1. Meski pasangan Chinese Taipei sempat mengejar hingga berbalik memimpin 6-8, laga berlanjut ketat lewat adu konsistensi reli dan permainan net. Momentum berharga didapatkan Tiwi/Fadia saat tertinggal 9-12. Lewat raihan enam angka beruntun, mereka merebut kendali permainan dan mengamankan gim pertama 21-18.
Pertarungan sengit kembali tersaji di gim kedua. Masuk fase kritis saat tertinggal 16-18, Tiwi/Fadia menunjukkan ketenangan luar biasa untuk membalikkan keadaan dan menyegel kemenangan 21-19.
Gelar di Jerman ini menjadi trofi kedua bagi Tiwi/Fadia di ajang BWF World Tour musim ini. Sebelumnya, mereka juga sukses menjadi kampiun di Thailand Masters 2026 usai mengalahkan pasangan China, Bao Li Jing/Li Yi Jing, sekaligus membuktikan progres performa yang kian konsisten.
Jonatan Christie Kembali Hadapi Ganjalan di Final
Sayangnya, hasil manis ganda putri gagal diikuti oleh sektor tunggal putra. Jonatan Christie harus puas finis sebagai runner-up setelah mengakui keunggulan wakil India, Lakshya Sen, dengan skor 17-21, 10-21.
Sempat imbang 4-4 di awal gim pertama, Jonatan tertinggal setelah Sen meraih empat angka berturut-turut. Meski pebulu tangkis berusia 29 tahun itu sempat bangkit dan memimpin 9-8, sejumlah kesalahan sendiri membuatnya kembali tertinggal jauh hingga 10-18. Walau sempat menipiskan jarak hingga selisih satu poin, Jonatan harus melepas gim pertama 17-21.
Memasuki gim kedua, Jonatan langsung tertinggal 0-4 di awal laga. Perlawanan yang dilancarkan Jonatan belum cukup untuk menghentikan dominasi Sen yang terus memimpin hingga akhirnya mengunci gim kedua dengan skor 10-21.
Hasil ini memperpanjang dahaga gelar Jonatan Christie pada musim 2026. Sebelum Hylo Open, langkah Jonatan juga terhenti di partai puncak pada ajang India Open dan Indonesia Open.


















