Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Sang Juara Bertahan Melaju: Denting Alunan Mendayu Kembali Tembus Grand Final Dai Cilik 2026

MADIUN, Iki Radio – Siswi SMPN 2 Kota Madiun, Denting Alunan Mendayu, kembali membuktikan kemampuannya dengan melangkah ke babak Grand Final Festival Dai Cilik 2026 tingkat SMP/MTs se-Madiun Raya.

Penampilan Denting A M, saat grand final Dai Cilik 2025 (dok)

Denting berhasil masuk ke jajaran lima besar perwakilan Kota Madiun bersama empat peserta lainnya setelah melalui tahap penyisihan yang ketat.

Hari ini, Sabtu (24/10/2026), sebanyak 30 peserta terbaik—yang terdiri dari lima utusan masing-masing wilayah di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, dan Pacitan—akan saling adu bakat dan pencerahan untuk menjadi yang terbaik di babak pungkasan yang digelar di Plaza Madiun.

Langkah Denting menuju panggung utama tahun ini menyedot perhatian publik. Pasalnya, pada helatan Festival Dai Cilik 2025 lalu, ia berhasil keluar sebagai Juara Pertama. Penampilannya kala itu sukses memikat dewan juri lewat penguasaan materi yang mendalam, gaya penyampaian yang komunikatif, serta ketepatan durasi waktu.

Akankah Denting berhasil mempertahankan mahkota juaranya di tahun ini, atau justru lahir juara baru ? 

Polda Jatim Serahkan Kembali Motor Curian kepada Pemiliknya

SURABAYA, Iki Radio – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) bersama jajaran mengembalikan dua unit sepeda motor hasil pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dalam rangkaian Operasi Sikat Semeru 2026 kepada pemiliknya, Jumat (23/10/2026).

Kedua kendaraan yang diserahkan kembali tersebut adalah Honda Vario 125 warna putih milik Firman, warga Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, serta Honda Beat warna hitam milik Lutvia Mutiyani, warga Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.

Wakapolda Jatim, Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, dalam konferensi pers menyampaikan bahwa pengembalian kendaraan ini merupakan bagian dari wujud pelayanan Polri serta tindak lanjut atas laporan masyarakat.

"Pengembalian kendaraan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang menjadi korban tindak kejahatan," ujar Kombes Pol Feri Handoko.


Bekerja Cepat dan Profesional

Salah satu korban, Firman, mengungkapkan rasa bahagianya setelah motornya yang hilang pada Jumat (26/6/2026) dini hari berhasil ditemukan dalam waktu singkat oleh pihak kepolisian.

"Saya sangat berterima kasih kepada jajaran Polda Jatim, khususnya Unit 3 Subdit 3 Jatanras, yang sudah bekerja cepat dan profesional sehingga motor saya yang dicuri bisa kembali," tutur Firman.

Apresiasi serupa disampaikan oleh Lutvia Mutiyani. Sepeda motor miliknya sempat digondol pencuri saat ia sedang bekerja. Setelah memeriksa rekaman CCTV dan melapor ke Polsek Tirtoyudo, kendaraannya berhasil ditemukan.

"Terima kasih kepada Kapolda Jatim beserta seluruh jajaran yang telah menangani dan menemukan motor saya. Semoga kepolisian terus menjadi pelindung dan pengayom masyarakat yang dapat diandalkan," ungkap Lutvia.

Polda Jatim terus mengimbau kepada masyarakat yang menjadi korban tindak kejahatan pencurian agar tidak ragu untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat agar dapat ditindaklanjuti secara cepat sesuai prosedur.

24 Oktober, Hari Dokter Indonesia : Mengulas Perjalanan Panjang IDI dan Semarak Fun Run HUT IDI ke-76 di Kota Madiun

MADIUN, Iki Radio - Setia melayani masyarakat dan membentengi kesehatan bangsa, para dokter di Indonesia memperingati Hari Dokter Indonesia setiap tanggal 24 Oktober. Momen ini bertepatan dengan hari lahirnya Ikatan Dokter Indonesia (IDI) pada 24 Oktober 1950, sebuah organisasi profesi yang menaungi para dokter di seluruh pelosok Tanah Air dan berafiliasi langsung dengan Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI.

Sebagai wadah tunggal profesi kedokteran, IDI mengusung visi menciptakan Dokter Indonesia yang beretika, mandiri, profesional, dan menjunjung tinggi nilai kesejawatan. Misi besar tersebut diwujudkan melalui peningkatan etik dan keilmuan, penguatan budaya riset, hingga pencapaian cita-cita bersama: Mewujudkan Masyarakat Indonesia Sehat dan Bermartabat.

Perjalanan Sejarah IDI: Dari Perjuangan Kemerdekaan hingga Era Modern

Jejak langkah IDI memakan proses sejarah yang amat panjang dan sarat nilai nasionalisme:

Masa Pergerakan (1926–1940): Berawal dari Vereniging van Indische Artsen yang berganti nama menjadi Vereniging Van Indonesische Geneeskundigen (VIG) pada 1926 di bawah dorongan rasa nasionalisme Dr. Bahder Djohan. VIG memperjuangkan kesetaraan derajat dan kualitas dokter pribumi dengan dokter Belanda.

Tonggak Pendirian (30 Juli & 24 Oktober 1950): Pascakemerdekaan, atas prakarsa Dr. Seno Sastromidjojo dan Dr. Bahder Djohan, diselenggarakan Muktamar Dokter Warganegara Indonesia (MIDI) pada September 1950 yang memilih Prof. Dr. Sarwono Prawirohardjo sebagai Ketua Umum pertama. Selanjutnya pada 24 Oktober 1950, Dr. R. Soeharto bersama jajaran pengurus menghadap notaris R. Kadiman untuk secara resmi mendirikan organisasi berbadan hukum dengan nama Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Pengakuan Dunia & Kiprah Kepemimpinan (1951–1990-an): IDI terus berkembang pesat, menerbitkan Majalah Kedokteran Indonesia (MKI) pada 1951, resmi menjadi anggota World Medical Association (WMA) pada 1953, menyusun Kode Etik Kedokteran Indonesia (Kodeki) pada 1969, hingga aktif mencetuskan program kesehatan nasional seperti KB Mandiri dan pencegahan HIV/AIDS.

Menghadapi Tantangan Zaman & Pandemi (2000–Sekarang): IDI konsisten mengawal dunia kesehatan, termasuk berada di barisan terdepan saat pandemi COVID-19 (2020–2021) di mana lebih dari 750 dokter gugur sebagai pahlawan kesehatan. Pada Muktamar XXXII tahun 2025 di Mataram, DR. Dr. Slamet Budiarto, SH., MH.Kes resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum PB IDI Masa Bakti 2025–2028.

Semarak Peringatan HUT IDI ke-76 di Kota Madiun

Menyambut Hari Dokter Nasional sekaligus Semarak Bersama HUT IDI ke-76 & Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118 Tahun 2026, IDI Cabang Madiun di bawah kepemimpinan dr. Andhika Tomy Permana, Sp.BS, M.Ked.Klin (Ketua IDI Cabang Madiun periode 2025–2028) menggelar aksi nyata untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat hidup sehat.

IDI Cabang Madiun menggelar kegiatan bertajuk "FUN RUN HUT IDI KE-76 — LET’S RUN FOR HEALTH!" dengan mengusung tema “Sehat Bersama, Kuatkan Kolaborasi, Demi Indonesia Lebih Sehat”.

Kegiatan ini dilaksanakan Sabtu, 24 Oktober 2026 pukul 05.15 WIB. Start - Finish) Pahlawan Business Center (PBC), Jl. Pahlawan, Kota Madiun.

Melalui kegiatan lari santai ini, IDI Cabang Madiun berharap dapat mempererat tali silaturahmi antara tenaga medis dan masyarakat umum, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebugaran tubuh.

"Jaga Sehatnya, Raih Masa Depannya!" Selamat Hari Dokter Nasional untuk seluruh dokter di Indonesia!

Mengenal Hari PBB 24 Oktober: Sejarah, Tujuan, dan Cara Dunian Merayakannya

MADIUN, Iki Radio — Setiap tanggal 24 Oktober, masyarakat di berbagai belahan dunia memperingati Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations Day. Peringatan ini ditujukan untuk mengenang momentum bersejarah mulai berlakunya Piagam PBB pada tanggal 24 Oktober 1945 silam.

Hari PBB pertama kali dideklarasikan oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1947. Tujuan utamanya adalah untuk menyebarluaskan informasi kepada publik global mengenai capaian, peran, serta tujuan mulia organisasi antarbangsa tersebut dalam menjaga perdamaian dan mendorong kerja sama internasional.

Secara tradisional, peringatan Hari PBB diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan reflektif, seperti seminar, diskusi panel, hingga pameran yang menampilkan berbagai pencapaian PBB. Bahkan, pada tahun 1971, Majelis Umum PBB secara resmi merekomendasikan kepada seluruh negara anggota untuk menetapkan 24 Oktober sebagai hari libur nasional di wilayah masing-masing.

Tak hanya di tingkat pemerintahan dan organisasi dunia, kemeriahan Hari PBB juga merambah ke dunia pendidikan. Di berbagai sekolah internasional, momentum ini dimanfaatkan untuk merayakan keragaman budaya para siswanya. Perayaan biasanya diisi dengan pentas seni budaya bergengsi di malam hari serta food fair yang menyajikan ragam kuliner khas dari berbagai belakangan dunia.

Melalui peringatan ini, masyarakat dunia diharapkan dapat terus memelihara semangat persatuan, toleransi, dan kerja sama demi terciptanya dunia yang lebih damai dan inklusif.

Menkeu Pastikan Gaji PNS, TNI, dan Polri Tetap Ditransfer Langsung ke Rekening Pegawai

JAKARTA, Iki Radio  – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan penyaluran gaji bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS), prajurit TNI, serta anggota Polri tetap dilakukan melalui skema transfer langsung ke rekening masing-masing individu.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan bahwa pembayaran gaji tersebut bersumber dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) yang diproses tanpa perantara.

"Kementerian Keuangan mentransfer gaji langsung kepada rekening dari PNS, TNI, Polri," ujar Suahasil di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).

Suahasil menjelaskan, Kemenkeu telah mengantongi basis data lengkap yang memuat nama seluruh PNS, anggota TNI, dan Polri, lengkap dengan nomor rekening serta bank tujuan penyaluran.


Tunjangan Guru dan Bansos Berbasis Skema G2P

Selain hak-hak ASN dan aparat keamanan, Kemenkeu juga menerapkan mekanisme penyaluran langsung (*Government-to-Person* / G2P) untuk tunjangan guru hingga bantuan sosial (bansos) seperti Program Keluarga Harapan (PKH).

Khusus untuk bantuan sosial, Kemenkeu berkoordinasi erat dengan Kementerian Sosial (Kemensos) terkait verifikasi data penerima manfaat.

"Untuk perlindungan sosial, program keluarga harapan, program lainnya, itu juga sudah ditransfer secara langsung," tutur Suahasil. Dalam skema ini, Kemensos menyuplai data dan nomor rekening penerima, kemudian Kemenkeu mengeksekusi pencairan secara berkala.

Pernyataan ini sekaligus menjawab wacana yang berkembang terkait usulan Menteri Koperasi Ferry Juliantono yang sebelumnya menyarankan agar penyaluran gaji PNS dilakukan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dengan kepastian ini, skema pembayaran gaji ASN serta bansos dipastikan tetap berjalan sesuai sistem pencairan langsung yang berlaku saat ini.


Menteri Haji dan Umrah Pastikan Umrah Jemaah Indonesia Aman di Tengah Isu Konflik Arab Saudi-Houthi

BANTUL, Iki Radio — Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), memastikan pelaksanaan ibadah umrah bagi warga negara Indonesia (WNI) hingga saat ini berjalan aman dan lancar. Kepastian ini disampaikan di tengah berkembangnya isu eskalasi konflik antara Arab Saudi dan kelompok Houthi.

Gus Irfan menjelaskan bahwa para jemaah yang menggunakan layanan penerbangan langsung (direct flight) tidak mengalami kendala berarti selama proses keberangkatan maupun kepulangan. Sementara itu, untuk penerbangan transit, memang sempat terjadi penyesuaian jadwal.

"Penerbangan transit sempat mengalami sedikit keterlambatan (delay), namun dinilai masih dalam batas wajar dan tidak mengganggu kelancaran perjalanan. Mudah-mudahan tetap lancar semuanya," ujar Gus Irfan saat ditemui di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, DIY, Jumat (23/10/2026) sore.

Koordinasi Intensif dengan Kemlu dan Perwakilan RI

Sebagai langkah pengawasan dan antisipasi, Kementerian Haji dan Umrah terus menggalang komunikasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) serta perwakilan diplomatik RI di Arab Saudi.

"Tentu kita tiap hari selalu komunikasi dengan Kemlu kita, kemudian KBRI Riyadh, KJRI di Jeddah kita selalu komunikasi. Kalau ada hal yang perkembangannya mengkhawatirkan, pasti mereka akan menyampaikan kepada kami," tegasnya.

Makkah, Madinah, dan Jeddah Dipastikan Kondusif

Gus Irfan menegaskan, seluruh rangkaian ibadah umrah bagi jemaah asal Indonesia saat ini terpantau aman dan terkendali. Kondisi kondusif tersebut juga diperkuat dari hasil pertemuannya langsung dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia.

"Sampai hari ini masih lancar aman semua. Kemarin saya ketemu Duta Besar Saudi di sini dan relatif semuanya masih berjalan untuk umrah. Masih berjalan dengan baik karena Makkah, Madinah, dan Jeddah selama ini masih kondusif," pungkasnya.


Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Sumut, Kapolri: Selamatkan 5,8 Juta Jiwa Generasi Muda

BELAWAN, Iki Radio — Aparat gabungan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 1,16 ton ketamin hidroklorida (HCl) di perairan Sumatera Utara. Pengungkapan kasus besar ini dinilai bukan sekadar bentuk penegakan hukum, melainkan langkah strategis dalam melindungi jutaan masyarakat dan masa depan generasi muda Indonesia dari ancaman zat berbahaya.

Operasi laut gabungan tersebut melibatkan Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Ditpolair Baharkam Polri, serta Polda Sumatera Utara. Dari hasil penyergapan terhadap kapal tanker MT Global 168, petugas menyita sebanyak 1.160 kilogram ketamin HCl.

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa barang bukti bernilai ekonomi fantastis tersebut memicu dampak keselamatan yang sangat luas bagi masyarakat.

“Barang bukti yang disita hari ini bukan sekadar angka pencapaian, melainkan potensi penyelamatan jutaan jiwa generasi muda bangsa,” ujar Suyudi dalam keterangannya, Jumat (23/10/2026).

Berdasarkan estimasi rilis resmi operasi, barang bukti ini berpotensi menyelamatkan sekitar 5,8 juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Nilai ekonomis barang haram tersebut diperkirakan mencapai Rp1,856 triliun, meski angka pastinya masih menunggu perhitungan resmi penyidik.

Kapolri menambahkan, keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen negara dalam memberantas kejahatan transnasional secara menyeluruh. Penindakan tidak hanya berfokus pada penangkapan pelaku, tetapi juga pada pencegahan agar barang haram tersebut tidak sampai beredar di tengah masyarakat.

“Sebagai bentuk komitmen nyata negara dalam melindungi masyarakat dari kejahatan transnasional, pengungkapan yang kita saksikan hari ini merupakan wujud keseriusan aparat TNI, Polri, Bea Cukai, BNN, dan pemerintah daerah,” tegasnya.

Chronology: Kapal MT Global 168 Dipantau Sebelum Dicegat

Pengungkapan skandal penyelundupan ini bermula dari analisis intelijen terhadap pergerakan kapal tanker MT Global 168 yang mencurigakan di sekitar kawasan Selat Malaka hingga Laut Andaman. Menindaklanjuti data intelijen tersebut, tim gabungan menyusun strategi pencegatan secara tertutup.

“Langkah strategis ini diwujudkan melalui operasi gabungan atau joint operation secara senyap,” jelas Kapolri.

Pada Selasa, 20 Oktober 2026, tim gabungan bergerak cepat dan berhasil mencegat kapal MT Global 168 di perairan sekitar Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara. Kapal tersebut kemudian dikawal menuju Pelabuhan Belawan untuk dilakukan penggeledahan dan pemeriksaan menyeluruh.

Dalam penggeledahan di ruang pompa kapal, petugas menemukan 58 karung hijau berisi 1.160 bungkus ketamin HCl dengan berat masing-masing satu kilogram. Pengujian laboratorium mengonfirmasi bahwa seluruh barang bukti tersebut positif mengandung ketamin HCl.

Selain menyita barang haram tersebut, petugas mengamankan 8 orang awak kapal yang terdiri dari 7 Warga Negara Indonesia (WNI) dan 1 Warga Negara Taiwan. Penyidik Bareskrim Polri telah menetapkan WN Taiwan berinisial YCY (42) sebagai tersangka utama, sementara 7 awak kapal lainnya masih berstatus saksi. Petugas juga menyita kapal MT Global 168, 14 unit alat komunikasi, dan perlengkapan kapal lainnya.

Tegaskan Tidak Ada Ruang Bagi Sindikat Narkotika

Kapolri mengingatkan bahwa jaringan penyelundup narkotika kerap memanfaatkan jalur laut lintas negara dengan modus operandi yang dinamis. Oleh karena itu, pengawasan ketat serta kolaborasi dan pertukaran informasi antarlembaga menjadi kunci utama dalam mempersempit ruang gerak sindikat tersebut.

“Kami tegaskan kembali bahwa seluruh aparat penegak hukum di Indonesia akan terus berdiri di garis terdepan untuk melindungi generasi muda dari sindikat narkotika,” kata Suyudi.

Kapolri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel dan instansi yang terlibat dalam joint operation ini. Tak lupa, ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung kerja penegak hukum.

“Kecurigaan di lapangan dan kepedulian masyarakat merupakan mata dan telinga yang menjadi bagian dari benteng pertahanan bangsa. Untuk itu, mari kita rapatkan barisan dan bersama-sama mewujudkan Indonesia yang aman, tangguh, dan bersih dari narkoba,” tutupnya.

Polri dan instansi terkait berkomitmen akan terus memperketat pengawasan jalur masuk wilayah Indonesia, menindak tegas jaringan pengedar, serta menggencarkan upaya pencegahan guna memastikan keselamatan generasi penerus bangsa.


Gagalkan Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Selat Malaka, Gubernur Sumut dan Kapolri Tegaskan Komitmen Bersama Brantas Narkoba

MEDAN, Iki Radio – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) beserta instansi gabungan atas keberhasilan menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ketamin seberat kurang lebih 1,16 ton di perairan Selat Malaka.

Apresiasi tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri konferensi pers di Terminal Penumpang Bandar Deli, Jalan Pelabuhan Lama I, Belawan, Medan, pada Jumat (23/10/2026). Acara ini turut dihadiri oleh Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur TNI, BNN, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Bobby mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus dalam jumlah besar ini harus menjadi momentum penting untuk mempersempit ruang gerak jaringan internasional dan memutus rantai peredaran gelap narkotika, terutama yang masuk melalui jalur perairan Sumut.

"Izin, Bapak Kapolri, kami sampaikan bahwa Sumatera Utara berada di peringkat pertama dari 38 provinsi di Indonesia terkait peredaran narkoba. Kami berharap pengungkapan kasus ini menjadi langkah berkelanjutan untuk mempersempit ruang gerak jaringan penyelundupan narkotika, khususnya melalui jalur perairan yang berbatasan dengan negara lain," ujar Bobby.

Bobby secara khusus menyoroti kawasan Belawan yang hingga kini masih menghadapi tantangan berat terkait peredaran narkoba. Kehadiran langsung Kapolri di kawasan tersebut dinilai memberikan dorongan semangat baru bagi Pemprov Sumut dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan wilayah yang bersih dari narkoba demi melindungi generasi muda serta mendukung cita-cita Indonesia Emas 2045.


Sinergi Lintas Instansi Kunci Utama Pengungkapan

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam menghadapi kejahatan transnasional. Pengungkapan 1,16 ton ketamin ini merupakan hasil operasi gabungan berbasis analisis intelijen dan pemantauan pergerakan kapal yang mencurigakan di Selat Malaka oleh Polri, BNN, Ditjen Bea Cukai, serta TNI.

"Tidak ada satu institusi yang bisa bekerja sendiri. Kita harus terus bersatu padu untuk mengungkap kejahatan para pelaku yang ingin memasukkan barang-barang terlarang ke Indonesia," tegas Kapolri.

Merespons peringkat Sumut yang rawan peredaran narkoba, Kapolri meminta seluruh pihak untuk memperkuat langkah nyata, mulai dari penindakan tegas terhadap jaringan pengedar hingga edukasi pencegahan secara masif.

Kapolri juga mengapresiasi langkah konkret Pemprov Sumut dalam upaya pencegahan, salah satunya kebijakan Gubernur terkait pelarangan penggunaan vape di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah tersebut dinilai sangat relevan mengingat adanya tren penyalahgunaan vape cair sebagai media penyebaran zat narkotika baru.


Pengawasan Jalur Laut Diperketat

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama menambahkan, pengungkapan kasus ini membuktikan efektivitas analisis intelijen terpadu antaraparat penegak hukum.

"Keberhasilan ini merupakan suatu apresiasi dan kebanggaan bagi seluruh aparat keamanan gabungan. Kolaborasi yang dilakukan telah membuahkan hasil yang maksimal," ungkap Djaka, sembari menegaskan komitmen Bea Cukai untuk terus memperketat pengawasan di perbatasan perairan maupun darat seluruh Indonesia.

Rangkaian kegiatan konferensi pers tersebut ditutup dengan deklarasi "Tolak Narkoba" serta penandatanganan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat, jajaran Polda Sumut, bupati/wali kota se-Sumut, tokoh agama, dan lembaga antinarkoba sebagai bentuk keseriusan menciptakan Sumatera Utara bebas dari narkotika.

close
Pasang Iklan Disini