Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Kisah Inspiratif Nur Halisa: Dari Buruh Angkut Semen hingga Menjadi Siswa Sepolwan

Iki Radio — Perjalanan hidup seseorang kerap menghadirkan kejutan manis berkat kegigihan dan kerja keras. Hal inilah yang dialami Nur Halisa, sosok gadis yang sempat tular (viral) pada 2022 lalu lantaran tak canggung bekerja sebagai buruh angkut semen demi membantu orang tuanya. Kini, namanya kembali mencuri perhatian publik setelah resmi menempuh pendidikan sebagai calon anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Kabar membanggakan tersebut terungkap melalui unggahan resmi akun Instagram Humas Sepolwan pada Kamis (1/10/2026). Dalam unggahan itu, Nur Halisa tampak tengah mengikuti pendidikan sebagai Siswa Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polwan di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan).

Perubahan ini menjadi tonggak sejarah penting dalam hidup Nur Halisa. Dari sosok pekerja keras yang terbiasa memikul beban sak semen di atas truk, kini ia mengenakan seragam pendidikan kepolisian untuk mengejar cita-citanya.

Tentu, pencapaian ini tidak diraih secara instan. Ada proses panjang, latihan fisik, serta dedikasi tinggi yang harus dilalui hingga ia berhasil lolos seleksi dan menginjakkan kaki di lembaga pendidikan Sepolwan.

Selama menjalani masa pendidikan, Nur Halisa juga berkesempatan bertemu langsung dengan sejumlah pejabat tinggi kepolisian. Mengutip laporan dari Tribunstyle.com, Sabtu (3/10/2026), Nur Halisa mendapat kesempatan berharga untuk berinteraksi langsung dengan Wakapolri dan Kalemdiklat Polri dalam sebuah momen kunjungan.

Kisah perjuangan Nur Halisa menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih impian besar. Kegigihannya bekerja keras sejak 2022 hingga kini berhasil menembus pendidikan Polwan pada 2026 menjadi inspirasi bagi banyak anak muda.

Saat ini, Nur Halisa masih terus menjalani setiap tahapan pendidikan di Sepolwan dengan penuh disiplin dan semangat tinggi demi mengabdi kepada bangsa dan negara sebagai anggota Polri.

Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme Lintas Provinsi, Terhubung Jaringan Daulah Islamiyah

Iki Radio — Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 11 orang tersangka dugaan tindak pidana terorisme dalam penindakan serentak di enam provinsi pada Jumat (2/10/2026). 

Operasi penegakan hukum tersebut berlangsung di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Riau, dan Maluku Utara.

Adapun para tersangka yang diamankan yakni HN (43), SM alias NM (52), HA (45), YDKAP (22), Y (36), S (49), A (32), CG (29), J (36), MF (37), dan MW (42). Kelompok ini disinyalir terhubung dengan jaringan terorisme global maupun lokal.

"Para tersangka diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan yang terafiliasi paham Daulah Islamiyah, juga jaringan terorisme lainnya," ujar Juru Bicara Densus 88 AT Polri Kombes Pol Mayndra Eka Wardhana, Minggu (4/10/2026).

Mayndra mengungkapkan, para tersangka memiliki peran yang beragam dalam operasional jaringan tersebut:

Propaganda dan Rekrutmen: Menyebarkan konten radikal serta menggalang anggota baru melalui media sosial.

Pertemuan Virtual: Mengadakan forum daring yang menghubungkan pendukung Daulah Islamiyah dari berbagai daerah untuk membina konsolidasi dan pemufakatan jahat.

Latihan Militansi: Sebagian tersangka terindikasi telah melakukan aktivitas latihan fisik hingga latihan menembak.

Saat ini, penyidik Densus 88 masih mendalami seluruh barang bukti yang disita untuk melacak kemungkinan keterlibatan individu atau sel jaringan lainnya. Penindakan tegas ini menjadi bagian dari upaya cegah dini Polri guna memutus proses rekrutmen dan peningkatakan kapasitas militansi yang berpotensi memicu aksi kekerasan di Tanah Air.

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Ruteng Manggarai NTT, Berpusat di Darat

Iki Radio – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (4/10/2026) sore, sekitar pukul 17.13 WIB. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa pusat gempa berada di darat, tepatnya di wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Berdasarkan laporan resmi BMKG, gempa ini memiliki kekuatan magnitudo (M) 4,7 dengan titik episentrum berada di darat pada jarak 40 kilometer arah utara Ruteng. Gempa tergolong dangkal dengan kedalaman 10 kilometer.

"Pusat gempa berada di darat 40 kilometer utara Ruteng," tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Guncangan gempa dilaporkan dirasakan hingga skala II–III MMI (Modified Mercalli Intensity) di kawasan Kabupaten Manggarai. Pada Skala II–III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu, serta dirasakan oleh beberapa hingga sedikit orang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada.

"Hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi," imbau BMKG.

Lampaui Target Kemenpora, Indonesia Tutup Asian Games 2026 dengan Catatan Manis

Iki Radio — Perjuangan kontingen Merah Putih di ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 resmi ditutup dengan torehan membanggakan. Tim Indonesia sukses melampaui target yang ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan mengoleksi total 39 medali, yang terdiri atas 5 medali emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Todotua Pasaribu, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan para atlet hingga hari terakhir penyelenggaraan, Sabtu (3/10/2026).

“Alhamdulillah, puji syukur. Pada hari terakhir Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya ini, kami dari CdM mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang terlibat,” ujar Todotua saat memberikan keterangan di Rumah Indonesia, Nagoya.

Todotua mengungkapkan, raihan lima medali emas tersebut berhasil melampaui target awal dari Kemenpora yang mematok empat medali emas. Menurutnya, pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras para atlet serta solidnya kerja sama seluruh unsur kontingen.

“Final per hari ini, total medali yang diraih Tim Indonesia sebanyak 39 medali: 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Ini adalah capaian terbaik. Berdasarkan target Kemenpora empat emas, kita berhasil membuktikan diri melampauinya menjadi lima emas,” tegas Todotua.

Di luar arena pertandingan, Todotua menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral. Konsolidasi yang kuat antara tim CdM, Komite Olimpiade Indonesia (NOC/KOI), Kemenpora, serta induk cabang olahraga (cabor) menjadi kunci utama dalam meredam berbagai tantangan nonteknis di lapangan.

“Asian Games adalah ajang pertarungan yang penuh tantangan. Namun, dengan koordinasi dan konsolidasi yang erat bersama NOC, Kemenpora, dan kawan-kawan cabang olahraga, segala tantangan nonteknis dapat kita antisipasi dan selesaikan dengan baik,” jelasnya.

Kelancaran dukungan nonteknis tersebut memastikan para atlet dapat fokus penuh mengerahkan kemampuan terbaik mereka di arena tanpa terbebani kendala di luar teknis olahraga.

Seluruh rangkaian kerja Tim CdM—mulai dari tahap persiapan, keberangkatan, pendampingan selama pertandingan, hingga proses kepulangan kontingen—akan direkapitulasi secara komprehensif. Laporan tersebut nantinya diserahkan sebagai bahan evaluasi strategis bagi kemajuan industri olahraga nasional.

“Selebihnya, tentu akan kami laporkan kepada NOC dan Kemenpora sebagai bahan review untuk peta jalan industri olahraga nasional kita,” tambah Todotua.

Menutup keterangannya, Todotua menyampaikan apresiasi khusus kepada seluruh pihak yang memberi dukungan nyata bagi kontingen Indonesia di Jepang.

“Sekali lagi, terima kasih kepada tim CdM, NOC, Kemenpora, seluruh sponsor yang mempercayai kami, Kedutaan Besar Jepang atas dukungannya, serta pemerintah Republik Indonesia,” pungkasnya.


Visibility Terbatas, 8 Penerbangan di Bandara Internasional SMB II Palembang Tertunda

Iki Radio — Akibat jarak pandang (visibility) yang memburuk dan berada di bawah standar minimal keselamatan, sebanyak delapan penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Sumatra Selatan, mengalami penundaan pada Sabtu (3/9/2026).

General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab, menjelaskan bahwa jarak pandang di area bandara sempat merosot hingga tersisa 600 meter. Hal ini memicu penundaan (delay) pada empat penerbangan kedatangan dan empat penerbangan keberangkatan.

"Penundaan ini terjadi akibat visibility below minimal atau jarak pandang di bawah standar minimal penerbangan," kata Syaugi, sebagaimana dikutip dari Antara, Sabtu (3/9/2026).

Pihak pengelola bandara terus berkoordinasi secara intensif dengan instansi terkait guna memantau perkembangan cuaca di sekitar area SMB II secara real-time. Langkah ini diambil untuk memastikan faktor keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama.

Selain itu, manajemen bandara mengimbau para calon penumpang dan pengguna jasa penerbangan untuk terus memantau pembaruan informasi status penerbangan secara berkala melalui maskapai masing-masing.

Jaga Perbatasan hingga Bantu Warga, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Minta Yonif TP Mahir Bertempur dan Mandiri

Iki Radio — Menteri Pertahanan Jenderal (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan pentingnya peran Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia. Kehadiran satuan baru ini disiagakan untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus melindungi masyarakat dari berbagai ancaman yang dapat muncul sewaktu-waktu.

Pernyataan tersebut disampaikan Menhan saat melakukan kunjungan kerja di Yonif TP 921/Alang Impang di Kabupaten Malinau dan Yonif TP 922/Upun Taka di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, Sabtu (3/10/2026).

Menhan menekankan bahwa tugas pokok prajurit di beranda depan Indonesia adalah menjaga kedaulatan negara. Oleh karena itu, para prajurit diminta untuk terus mengasah dan menguasai teknik bertempur, bela diri, serta rutin menggelar patroli wilayah guna memberikan rasa aman bagi warga setempat.

Meski demikian, Menhan mengingatkan agar prajurit Yonif TP tidak hanya berfokus pada ketangkasan tempur. Prajurit dituntut memiliki keahlian dalam bercocok tanam dan beternak demi mendukung pemenuhan kebutuhan pokok satuan secara mandiri dan optimal.

“Prajurit Yonif TP juga harus menjadi penggerak pembangunan di wilayah perbatasan agar terjadi percepatan pembangunan di wilayah masing-masing,” tegas Sjafrie di Kalimantan Utara, Sabtu (3/10/2026).

Selain fungsi pertahanan dan ekonomi mandiri, Menhan menginstruksikan seluruh prajurit untuk senantiasa membantu serta melayani masyarakat sekitar melalui pembinaan teritorial secara berkala dan berkesinambungan.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Menhan didampingi oleh Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Sekjen Kemhan Letjen Tri Budi Utomo, Kepala Badan Logistik Kemhan Marsekal Madya Jusuf Jauhari, serta Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Krido Pramono.

Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah, Hanung Bramantyo Bawa Horor Berlatar Sejarah 1964

Iki Radio – Bioskop Suncity Madiun XXI menjadi salah satu tempat pemutaran film terbaru karya sutradara Hanung Bramantyo, Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah, pada Sabtu (3/10/2026). 

Film bergenre fiksi horor misteri ini memboyong Baskara Mahendra dan Carissa Perusset sebagai pemeran utama dengan mengambil latar masa kejolak sosial-politik Indonesia tahun 1964, setahun sebelum peristiwa Gerakan 30 September 1965.

Film ini mengisahkan serangkaian pembunuhan misterius yang menimpa para tokoh Desa Lobang Buaya pada tahun 1964. Para korban ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi punggung berlubang. 

Letnan Soegeng (Baskara Mahendra), seorang perwira militer yang baru saja menikah, ditugaskan untuk mengusut tuntas dalang di balik aksi keji tersebut di tengah atmosfer kecurigaan antarwarga.

Tugas Soegeng kian rumit kala sang istri, Arum Wangi (Carissa Perusset), mengalami teror mistis dari sosok arwah perempuan berbaju ronggeng yang terus menuntut agar tubuhnya dikembalikan. 

Panggilan "Ronggeng" dari sosok ghaib itu kepada Arum menuntun Soegeng pada keterkaitan antara teror rumah tangganya dengan konspirasi serta ritual gelap di desa—sebuah pemicu yang perlahan membuka tabir menuju peristiwa kelam sejarah bangsa.


Siasat Genre demi Lolos Tayang

Dalam sesi wawancara di Suncity Madiun XXI, Hanung Bramantyo menceritakan dinamika di balik layar pembuatan film ini. Hanung mengungkapkan bahwa gagasan awalnya adalah membuat film dokudrama sejarah peristiwa 1965. Namun, demi menghindari pembatasan izin tayang yang sering menimpa film berisikan isu sensitif, ia memutar otak dan mengemasnya ke dalam fiksi horor misteri.

Ia menegaskan film ini bukan merupakan remake dari film legendaris Pengkhianatan G30S/PKI.

"Saya kepingin banget membuat film dokudrama. Tapi ternyata dengan tema 1965, banyak sekali teman-teman saya yang membuat film itu trailer-nya enggak boleh tayang," ujar Hanung di Madiun, Sabtu (3/10/2026).

Hanung juga merefleksikan pengalaman pahitnya masa lalu saat menggarap skenario dokudrama G30S berjudul September Night. Meski telah disokong riset mendalam bersama sejarawan, sponsor, serta investor, proyek tersebut dihentikan paksa melalui panggilan telepon di tengah jalan.

"Padahal saya sudah kebayang film itu bakal lebih otentik daripada karya Arifin C. Noer. Tapi ternyata tidak diperbolehkan. Pemilihan genre horor misteri ini akhirnya memungkinkan cerita tetap tayang," ungkapnya.

Memasuki hari ketiga penayangannya sejak rilis perdana pada 1 Oktober 2026, Hanung berharap karyanya dapat terus bertahan di bioskop tanah air. 

"Semoga masih tetap tayang, tidak diturunkan, dan saya masih diizinkan untuk membuat film," tuturnya.


Tantangan Peran bagi Carissa Perusset

Di sisi lain, Carissa Perusset yang memerankan karakter Arum Wangi mengaku sangat berkesan dapat terlibat dalam proyek horor pertama Hanung Bramantyo ini. Meski skenario menyentuh ranah sensitif, Carissa mantap mengambil peran tersebut berkat rasa percaya penuh kepada sang sutradara.

"Secara akting ini salah satu yang paling challenging. Tapi I’m super proud of this work. Aku bangga banget sama film ini. Walaupun sudah nonton empat kali, rasanya ini tipe film yang memang harus ditonton dua sampai tiga kali untuk benar-benar diresapi," pungkas Carissa.(ir)

Luncurkan Logo Hari Jadi ke-81, Pemprov Jatim Dorong Ekosistem Investasi Bernilai Tambah

Iki Radio — Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi meluncurkan logo Hari Jadi ke-81 Provinsi Jatim yang mengusung tema “Jawa Timur Unggul, Maju dan Berkelanjutan”. Logo yang merupakan hasil sayembara desain masyarakat tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian peringatan hari jadi sekaligus simbol semangat baru dalam melakoni pembangunan daerah.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, mengapresiasi tinggi karya terpilih yang berhasil menyaring ratusan partisipasi warga Jatim.

“Logo yang luar biasa, dan lahir dari sayembara desain, yang diikuti ratusan karya dari seluruh warga Jawa Timur,” ujar Emil saat meninjau pameran Jatim Fest 2026 di Grand City Surabaya, Sabtu (3/10/2026).

Emil menjelaskan, semangat yang diusung dalam tema Hari Jadi ke-81 ini sangat sejalan dengan komitmen Pemprov Jatim untuk memperkuat perekonomian daerah serta membangun ekosistem investasi yang mampu menciptakan nilai tambah (value added).

Dalam kunjungannya ke Jatim Fest 2026, Wagub meninjau sebanyak 108 stan pameran yang menampilkan pelbagai inovasi perangkat daerah Pemprov Jatim maupun pemerintah kabupaten/kota. Pameran ini difungsikan sebagai etalase untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah kepada para calon investor.

Menurut Emil, Jatim tidak sekadar menargetkan diri sebagai destinasi penanaman modal, tetapi juga ingin memastikan setiap investasi yang masuk dapat berkembang pesat serta memberikan kontribusi nyata terhadap rantai nilai ekonomi daerah.

“Ini adalah hasil perjuangan kolektif seluruh elemen lintas sektor untuk mendorong ekosistem perekonomian dan investasi yang inklusif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Emil menyoroti sektor industri manufaktur sebagai salah satu pilar penopang utama ekonomi Jawa Timur. Ia menekankan bahwa penguatan manufaktur harus diimbangi dengan kesiapan sektor perdagangan, kualitas sumber daya manusia (SDM), keberadaan infrastruktur pendukung, hingga konektivitas wilayah.

“Kita membutuhkan SDM yang terdidik, masyarakat dan kondisi ekonomi yang memadai,” tambah Emil.

Potensi ekonomi Jawa Timur sendiri terbentang luas di berbagai wilayah, didukung oleh infrastruktur strategis seperti bandara, pelabuhan, kawasan industri, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), hingga kawasan industri halal. Luasnya wilayah dan meratanya potensi ini dinilai menjadi daya tarik tersendiri bagi investor.

“Potensi Jawa Timur tersebar di seluruh penjuru. Tidak semuanya crowded. Kesempatannya ada, dan ini menciptakan peluang investasi. Strategic direction kita adalah menawarkan peluang investasi bagi calon investor. Kita harus betul melihat di mana posisi investasi ini bagi Jawa Timur,” jelasnya.

Menghadapi dinamika ekonomi global yang terus berubah (world rapidly changing), Pemprov Jatim berupaya memperbarui dan meng-upgrade ekosistem ekonominya agar tetap memiliki daya saing tinggi. Salah satu langkah strategis yang didorong adalah konsep Gerbang Baru Nusantara.

“Gerbang Baru Nusantara menjadi strategi perwujudan menjadi orkestrator nilai tambah Indonesia. Kita harus bangun value added, menjadi lebih kompetitif,” kata Emil.

Selain industri dan perdagangan, posisi Jatim sebagai lumbung pangan nasional turut memperkuat fondasi ekonomi daerah yang terintegrasi. Mengakhiri penyampaiannya, Emil mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga sinergi, kolaborasi, serta rasa optimisme demi kemajuan Jawa Timur.

“Semangat kita Jer Basuki Mawa Beya. Kita kerjakan semuanya dengan keras, dengan optimisme, bagaikan simfoni orkestra,” pungkas Emil.

close
Pasang Iklan Disini