Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Dari Guru SMPN 1 Mejayan Kini Pimpin Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun

Iki Radio — Perjalanan karier seorang abdi negara sering kali menjadi inspirasi nyata bagi dunia pendidikan. Salah satunya adalah Rohmah Agustin Setyowuni, yang kini dipercaya mengemban amanah besar sebagai Kepala Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Madiun.

Sebelum menduduki posisi di lembaga pendidikan bentukan pemerintah pusat tersebut, ia tercatat sebagai tenaga pendidik di SMP Negeri 1 Mejayan.

Karier panjangnya di dunia pemerintahan Kabupaten Madiun dimulai dari sebuah perjuangan ketat belasan tahun silam.

Nama Rohmah Agustin Setyowuni pertama kali tercatat dalam seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Madiun pada formasi tahun 2010.

Pada rekrutmen CPNS tahun 2010 lalu, Pemkab Madiun membuka formasi yang terbilang spesifik dan sangat dibutuhkan untuk masa depan ekologi daerah, yaitu Guru Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH).


Rohmah Agustin Setyowuni berhasil melewati serangkaian ujian tulis dan menyisihkan kompetitor lainnya hingga dinyatakan lulus resmi dalam pengumuman hasil tes CPNS tahun tersebut.

Berbekal latar belakang keilmuan yang kuat mengenai kelestarian alam dan metode pengajaran, ia kemudian ditempatkan untuk mengajar di SMP Negeri 1 Mejayan.

Selama bertahun-tahun di sana, ia dikenal aktif menanamkan karakter peduli lingkungan kepada para siswa, sebuah kompetensi yang kini sangat relevan dengan visi pembangunan berkelanjutan.

Pada tahun 2024, Rohmah Agustin Setyowuni pernah meraih peringkat 1 lomba guru dengan pengembangan media portofolio digital terbaik jenjang SMP tingkat Jatim.

Dedikasi dan rekam jejaknya di dunia pendidikan Kabupaten Madiun membawanya pada tanggung jawab yang lebih luas.

Rohmah Agustin Setyowuni kini resmi ditunjuk untuk memimpin Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun yang berlokasi di Kelurahan Nglames Kecamatan Madiun.

Sebagai informasi, Sekolah Rakyat ini merupakan Program Strategis Nasional (PSN) yang dibangun di atas lahan seluas 5,8 hektare dengan fasilitas lengkap seperti asrama dan gedung serbaguna. Sekolah ini dirancang khusus untuk memfasilitasi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap mendapatkan akses pendidikan berkualitas tinggi secara berasrama.

Di bawah kepemimpinannya, Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan lingkungan yang tinggi.(ir)

 

Keliling Pasar Banyuwangi, Wapres Gibran: Bagus, Semoga Tambah Ramai

Iki Radio - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming kembali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (10/7/2026). 

Salah satu agendanya, meninjau progres Pasar Banyuwangi. Gibran memuji desain dan konsep pembangunan pasar induk yang dibangun dengan mengusung arsitektur bergaya Osing tersebut. 

Didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan para pejabat kementerian terkait, Gibran berkeliling ke tiap sudut pasar. 

Gibran sempat meninjau beberapa titik area pasar yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dengan anggaran Rp 152 miliar itu. Ia meninjau mulai dari bangunan-bangunan sisi depan, hingga kios dan los di bagian dalam.

Gibran juga sempat berbincang dengan perwakilan pedagang Pasar Banyuwangi. Kepada mereka, Gibran menyampaikan selamat karena pasar telah dibangun menjadi bagus dan modern.

"Selamat, ya, pasarnya sudah bagus. Semoga tambah ramai," kata Gibran.

Bangunan pasar juga mengangkat arsitektur lokal. Ornamen-ornamen simbol Suku Osing, suku asli Banyuwangi, tampak mencolok di berbagai sisi.

Pasar Banyuwangi dibangun dengan konsep bangunan hijau. Gedung-gedung pasar dirancang secara semi terbuka sehingga udara di area dalam bisa bersikulasi secara lancar.

“Arsitekturnya bagus. Bangunannya open space, sehingga tidak pengap. Menurut saya pasar Banyuwangi yang paling bagus dibandingkan pasar lain yang sudah direvitalisasi,” kata Gibran.

Meski demikian, Gibran juga memberikan beberapa catatan kepada kontraktor yang membangun pasar. Gibran meminta kabel-kabel yang terlihat berantakan agar dirapikan. Ia juga meminta agar lantai pasar dibersihkan secara menyeluruh sebelum diserahterimakan ke pemerintah daerah.

Pasar Induk Banyuwangi dibangun di atas lahan 10.600 meter persegi dengan dua bangunan utama yang terletak di sisi utara dan selatan. Pasar ini memiliki 397 kios dan 356 los.

Adapun bangunan pasar dibagi menjadi tiga zona utama meliputi areal pasar basah, pasar kering, dan area kuliner.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, Pasar Banyuwangi berkonsep Pasar Wisata. Nantinya, para pedagang akan dikelompokan sesuai dengan dagangan masing-masing, sehingga wisatawan bisa datang ke pasar dan mendatangi kelompok lapak yang diinginkan.

"Karena berkonsep pasar wisata, pasar ini juga nantinya diharapkan menjadi tempat penyelenggaraan berbagai event ke depannya," kata Ipuk.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Timur, I Gusti Agung Aris Wibawa, menambahkan, pembangunan Pasar Banyuwangi sudah rampung 100 persen. Saat ini, pihaknya masih berfokus pada masa pemeliharaan.

"Masih akan ada penyempurnaan-penyempurnaan, seperti tadi arahan dari Pak Wapres," kata dia.

Pengoperasian Pasar Banyuwangi menunggu serah terima dari pemerintah pusat ke daerah dalam waktu dekat. Setelah itu, para pedagang baru bisa mulai berpindah dari lokasi relokasi ke bangunan baru. (*)

Pemkab Madiun Salurkan BLT Rp 1,7 Miliar untuk Buruh Tani Tembakau dan Pabrik Rokok

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Sosial (Dinsos) resmi menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai lebih dari Rp 1,7 miliar. 

Bantuan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2026 ini dialokasikan khusus bagi buruh petani tembakau dan buruh pabrik rokok di wilayah Kabupaten Madiun.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan langsung Bupati Madiun Hari Wuryanto, di Pendapa Muda Graha pada Jumat (10/7/2026).

Kepala Dinsos Kabupaten Madiun, Supriyadi, menjelaskan bahwa total penerima manfaat tahun ini mencapai 1.909 orang.

Dari jumlah tersebut 1.400 orang merupakan buruh petani tembakau, dan sebanyak 509 orang buruh pabrik rokok. 

Setiap penerima manfaat mendapatkan BLT sebesar Rp 300.000 per bulan untuk alokasi tiga bulan (Maret hingga Mei 2026), sehingga total yang diterima per orang adalah Rp 900.000. 

Proses penyaluran dana dilakukan secara transparan melalui Perumda BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun.

"Asal data by name by address merupakan usulan resmi dari dinas terkait agar tepat sasaran. Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian dan komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan," ungkap Supriyadi.

Meskipun alokasi dana DBHCHT dari pemerintah pusat mengalami penurunan drastis hingga 50 persen dibandingkan tahun lalu, Pemkab Madiun berkomitmen untuk tidak mengurangi jumlah penerima bantuan sosial ini.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa program perlindungan dan jaminan sosial tetap menjadi skala prioritas utama.

"Penerima BLT tetap sama seperti tahun kemarin. Kegiatan di sektor lain yang terpaksa kami kurangi mengingat jatah dari pusat turun 50 persen. Meskipun anggaran menurun, pemanfaatan DBHCHT akan tetap dioptimalkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Penyaluran BLT ini diharapkan mampu meringankan beban ekonomi buruh di tengah situasi perekonomian global yang tidak menentu. 

Apalagi, momentum pencairan ini dinilai sangat pas dengan dimulainya tahun ajaran baru sekolah.

"Saya rasa momennya sangat tepat karena bersamaan dengan tahun ajaran baru. Bantuan ini bisa digunakan untuk membantu biaya kebutuhan pendidikan anak-anak mereka," tambah Bupati.

Selain untuk BLT, Hari Wur menambahkan bahwa sisa anggaran DBHCHT tahun ini tetap dialokasikan secara proporsional layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di sektor pertanian dan industri tembakau, dan sarana prasarana guna meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi tembakau di Kabupaten Madiun.

Acara penyerahan bantuan ini turut dihadiri oleh jajaran forkopimda dan pejabat penting, di antaranya Wakil Bupati Madiun, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Sekretaris Kepala Biro Perekonomian dan SDA Provinsi Jawa Timur, para Asisten dan Staf Ahli, OPD pengelola DBHCHT, serta sejumlah Camat dan Kepala Desa.(ir)

HUT ke-46 Dekranas di Makassar: Kabupaten Madiun Siap Bawa Kerajinan Lokal Tembus Pasar Internasional

Iki Radio – Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai pembukaan Pameran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang digelar di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Jumat (10/7/2026). 

Ribuan pengurus Dekranasda, perajin, dan pelaku UMKM dari berbagai penjuru Indonesia berkumpul untuk merayakan karya sekaligus memperkuat jejaring antardaerah.

Dalam momentum akbar ini, Ketua Dekranasda Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, yang hadir bersama dengan wakil Ketua Fitriya Purnomo Hadi dan Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Indra Setiyawan, menyatakan kesiapan wilayahnya untuk mengadopsi arahan pusat demi membawa kerajinan khas Madiun naik kelas. 

Ia menaruh harapan besar pada masa depan industri kreatif di daerah bumi pesilat tersebut.

“Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen untuk membawa produk unggulan Kabupaten Madiun melompat lebih jauh. Harapan besar kami ke depan, perajin Madiun tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi pemain utama yang mandiri, inovatif, dan mampu memanfaatkan digitalisasi untuk menembus pasar internasional,” ungkap Erni optimis.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming. Dalam sambutannya, Selvi menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Provinsi Sulawesi Selatan yang telah bersiap menjadi tuan rumah Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 sekaligus puncak peringatan HUT ke-46 Dekranas.

Selvi mengaku bangga melihat antusiasme sekitar 3.000 pengurus Dekranasda tingkat provinsi, kabupaten, hingga kota yang memadati area pameran di Kota Makassar.

“Dekranas menjadi rumah bagi pengrajin seluruh Indonesia, hari ini bukti 3000 yang hadir. Sudah 46 tahun Dekranas menjadi wadah pengrajin seluruh Indonesia,” ucap Selvi.

Ia menambahkan bahwa kekayaan alam dan budaya Indonesia adalah modal besar untuk mengembangkan industri kerajinan nasional. Beragam produk kriya dan wastra (kain tradisional) yang dipamerkan menjadi bukti nyata kreativitas masyarakat yang terus berkembang.

“Indonesia sangat kaya akan keberagaman sumber daya alam. Jangan lelah memberikan support dan ide kreatif untuk membantu UMKM seluruh Indonesia dalam mengembangkan produk kerajinannya. Dekranas dan Dekranasda tidak hanya penyelenggara acara saja, tapi ikut memberikan akses pelatihan serta strategi pemasaran,” tegasnya.

Pameran tahun ini menjadi ruang strategis bagi para perajin untuk saling berbagi pengalaman, memperluas jaringan, dan membuka peluang pasar yang lebih luas.

Sebagai tuan rumah, Sulawesi Selatan menyambut hangat ribuan tamu yang datang. Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan, Naoemi Octarina, mengaku sangat bangga atas kepercayaan besar yang diberikan kepada daerahnya. Momen ini memiliki arti khusus karena merupakan kali pertama Sulawesi Selatan ditunjuk sebagai tuan rumah acara berskala nasional milik Dekranas.

“Ini kehormatan bagi kami menyambut Bapak/Ibu, dan kepercayaan yang diberikan kepada kami. Momen ini bukan hanya kolaborasi, tapi bukti daerah kami dalam mendukung ekonomi kreatif Indonesia. Ini juga yang pertama untuk Sulsel mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah,” tutur Naoemi.

Perayaan HUT ke-46 Dekranas ini menjadi pengingat solidnya organisasi dalam menaungi para perajin Indonesia selama puluhan tahun. Di tengah tantangan modernisasi, semangat menjaga warisan budaya sekaligus mengembangkan produk kerajinan lokal terbukti tetap hidup melalui karya-karya inovatif yang lahir dari berbagai pelosok Nusantara.


KPK Sita Logam Mulia dan Valas Miliaran Rupiah dalam OTT Bupati Sukoharjo

Iki Radio - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita barang bukti berupa logam mulia, uang tunai, dan valuta asing senilai miliaran rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Sukoharjo, Etik Suryani. 

Temuan tersebut memperkuat penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan yang tengah didalami lembaga antirasuah.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, barang bukti yang diamankan meliputi logam mulia, uang tunai dalam mata uang rupiah, serta valuta asing berupa Dolar Australia dan Dolar Singapura. Seluruh barang bukti itu diperoleh dalam rangkaian OTT yang dilakukan di wilayah Solo Raya pada Kamis (9/7) malam.  

"Tim juga mengamankan barang bukti di antaranya dalam bentuk logam mulia, kemudian uang tunai, baik rupiah maupun valas, ada Dolar Australia, kemudian juga ada Dolar Singapura. Totalnya mencapai miliaran rupiah," ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Menurut KPK, perkara tersebut diduga berkaitan dengan praktik pemerasan yang dilakukan Bupati Sukoharjo. Meski demikian, penyidik masih mendalami modus, pihak yang menjadi korban, serta keterkaitan barang bukti dengan dugaan tindak pidana tersebut. 

"Perkara ini diduga terkait dengan dugaan tindak pemerasan yang dilakukan oleh Bupati," kata Budi.

Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan 18 orang untuk menjalani pemeriksaan awal. Dari jumlah itu, Bupati Sukoharjo bersama tiga aparatur sipil negara (ASN) telah tiba di Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan intensif, sementara sejumlah pihak lainnya masih menjalani pemeriksaan lanjutan.

KPK memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. Hasil pemeriksaan, termasuk kemungkinan penetapan tersangka, konstruksi perkara, dan pasal yang disangkakan, akan diumumkan secara resmi dalam konferensi pers setelah proses gelar perkara selesai dilakukan.

Perkembangan kasus ini menjadi perhatian karena selain melibatkan kepala daerah aktif, penyidik juga menemukan barang bukti dengan nilai yang cukup besar, yang diduga berkaitan dengan praktik korupsi yang sedang diusut. 

KPK menegaskan proses penyelidikan dan pemeriksaan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam perkara tersebut.

OTT KPK di Solo Raya, Dugaan Pemerasan Libatkan Bupati Sukoharjo dan ASN

Iki Radio - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Solo Raya. Dalam perkembangan terbaru, lembaga antirasuah itu membawa sembilan orang ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan intensif, termasuk Bupati Sukoharjo.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, sebelumnya tim penyelidik melakukan pemeriksaan awal terhadap 18 orang yang diamankan di Polresta Surakarta. Dari jumlah tersebut, sembilan orang diputuskan untuk dibawa ke Jakarta guna menjalani pemeriksaan lanjutan. 

"Kloter pertama yang tiba di Gedung Merah Putih KPK berjumlah empat orang, salah satunya Bupati Sukoharjo dan tiga orang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Sukoharjo," ujar Budi dalam keterangan pers, Jumat, (10/7/2026).

Sementara itu, lima orang lainnya dijadwalkan tiba pada siang hari. Mereka terdiri atas tiga ASN Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dan dua pihak swasta. Para pihak tersebut diamankan dari sejumlah lokasi di wilayah Sukoharjo, Surakarta, dan Wonogiri.

Selain mengamankan sejumlah pihak, tim KPK juga menyita berbagai barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara. Barang bukti tersebut berupa logam mulia, uang tunai dalam mata uang rupiah, serta valuta asing berupa Dolar Australia dan Dolar Singapura dengan nilai keseluruhan mencapai miliaran rupiah.

KPK mengungkapkan bahwa perkara yang sedang didalami diduga berkaitan dengan tindak pemerasan yang dilakukan oleh Bupati Sukoharjo. Namun, penyidik masih mendalami bentuk, modus, serta pihak-pihak yang diduga menjadi korban maupun pihak yang terlibat dalam perkara tersebut. 

"Perkara ini diduga terkait dengan dugaan tindak pemerasan yang dilakukan oleh Bupati. Para pihak yang sudah tiba di Gedung Merah Putih langsung dilakukan pemeriksaan secara intensif," kata Budi.

Ia menambahkan, sebagian pihak lainnya masih menjalani pemeriksaan di Polresta Surakarta sebagai bagian dari rangkaian penyelidikan.

Terkait waktu terjadinya dugaan tindak pidana maupun objek pemerasan, KPK belum memberikan penjelasan rinci. Termasuk ketika ditanya apakah dugaan pemerasan berkaitan dengan proyek pemerintah atau penyalahgunaan jabatan.

Menurut Budi Prasetyo, seluruh informasi tersebut masih didalami melalui pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan. 

"Kita akan dalami dalam pemeriksaan dugaan tindak pemerasan yang dilakukan oleh Bupati ini kaitannya soal apa. Detailnya akan kami sampaikan setelah proses pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

KPK juga belum menjelaskan status hukum para pihak yang diperiksa. Sesuai ketentuan, lembaga antirasuah memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam sejak penangkapan untuk menentukan ada atau tidaknya unsur pidana serta menetapkan status hukum para pihak yang diamankan.

KPK menyatakan perkembangan lengkap perkara, termasuk konstruksi kasus, barang bukti, pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, serta pasal yang disangkakan, akan disampaikan dalam konferensi pers setelah proses gelar perkara selesai dilakukan.

Luncurkan Biodiesel B50, Presiden RI: Bukti Kemandirian Energi

Iki Radio - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan,  peluncuran program biodiesel 50 persen (B50) bukan sekadar pencapaian teknologi, melainkan bukti nyata kemampuan bangsa dalam mengelola kekayaan alam demi kemakmuran rakyat serta mewujudkan kemandirian energi nasional.

Presiden RI Prabowo Subianto (tengah), resmi meluncurkan biodiesel  B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). 

Hal itu disampaikan Presiden Prabowo, dalam peluncuran biodiesel 50 persen (B50) di Karawang, Jawa Barat, pada Kamis (9/7/2026).  

"Indonesia resmi menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan mandatori biodiesel B50. Ini bukan sekadar pencapaian teknologi, ini bukti Indonesia mampu memanfaatkan kekayaan alam sendiri untuk kepentingan rakyat sendiri," ujar Prabowo.

Prabowo Subianto menyatakan, kemandirian bangsa ditentukan oleh tiga faktor utama, yakni kemampuan menghasilkan pangan, memiliki sumber energi sendiri yang tidak bergantung pada bangsa lain, serta ketersediaan sumber air.

Kegiatan tersebut turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh jajaran menteri kabinet, di antaranya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri.

Bupati Siak Ajak ASN Jadi Penggerak Perubahan

Iki Radio - Bupati Siak Afni Zulkifli mengajak sekitar 16 ribu aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak menjadi penggerak perubahan melalui aksi nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Bupati Siak Afni Zulkifli saat mengikuti senam pagi bersama dalam rangka Gerakan Indonesia ASRI yang berlangsung di halaman Gedung LAMR Kabupaten Siak, Kamis (9/7/2026). 


Hal tersebut disampaikan Afni saat Gerakan Indonesia ASRI Nasional di kawasan Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Siak, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan itu diisi dengan senam bersama, gotong royong, penanaman pohon, dan donor darah. Turut hadir Wakil Bupati Siak Syamsurizal, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran perangkat daerah, TNI, Polri, serta sejumlah organisasi.

Dalam kesempatan itu, Afni menegaskan ASN harus menjadi teladan dengan membiasakan tindakan positif, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan, mengajak masyarakat memilah sampah, membayar pajak tepat waktu, hingga menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

"Saya ingin ASN Kabupaten Siak menjadi ASN yang berdampak, ASN harus jadi pendobrak. Kalau sekitar 16 ribu ASN bergerak bersama melakukan hal-hal baik, saya yakin manfaatnya akan dirasakan masyarakat," kata Afni.

Usai senam bersama, Afni didampingi Wakil Bupati Syamsurizal memimpin gotong royong membersihkan kawasan Gedung LAMR. Keduanya juga melakukan penanaman pohon sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI Nasional sekaligus upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan aksi donor darah yang diselenggarakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Siak bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Palang Merah Indonesia (PMI). Antusiasme peserta cukup tinggi hingga seluruh kantong darah yang disiapkan berhasil terisi.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Siak, Fauzi Asni, mengatakan donor darah merupakan bentuk kepedulian sederhana yang dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.

Menurut dia, ASN perlu terus menghadirkan aksi-aksi positif agar kehadiran pemerintah benar-benar memberikan manfaat yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

close
Pasang Iklan Disini