Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Bareskrim Polri Tetapkan 13 Tersangka Sindikat Internasional TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

JAKARTA, Iki Radio — Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) PPA-PPO Bareskrim Polri bersama jajaran Dirres PPA PPO Polda berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berkedok perekrutan tenaga kerja luar negeri. Dalam pengungkapan kasus ini, aparat resmi menetapkan 13 orang tersangka yang melibatkan jaringan internasional, termasuk warga negara asing (WNA).

Direktur PPA-PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Nurul Azizah, menyatakan bahwa pengungkapan ini merupakan wujud nyata transparansi serta akuntabilitas institusi Kepolisian dalam merespons kejahatan transnasional.

"Penanganan perkara ini merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas Polri kepada masyarakat. Kami menegaskan tidak ada toleransi terhadap eksploitasi maupun perdagangan manusia, siapa pun pelakunya dan apa pun latar belakangnya," tegas Nurul di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (2/11/2026).


Libatkan WN Rusia dan Ukraina, Puluhan Korban Dieksploitasi

Berdasarkan hasil penyidikan dari lima laporan polisi (LP), ke-13 tersangka tersebut diringkus oleh aparat penegak hukum. Menariknya, dari total tersangka yang diamankan, tiga di antaranya merupakan Warga Negara Asing (WNA), yakni dua orang berkebangsaan Rusia dan satu orang berkebangsaan Ukraina.

Sindikat internasional ini tercatat telah menjerat total 58 orang korban Warga Negara Indonesia (WNI). Rincian persebaran korban meliputi:

5 korban dalam penanganan langsung Bareskrim Polri.

12 korban di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat.

12 korban di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

7 korban dalam penanganan lanjutan Bareskrim Polri.

22 korban di wilayah hukum Polres Bogor, Polda Jawa Barat.


Iming-Iming Gaji Fantastis Berujung Garis Depan Konflik

Dalam menjalankan aksinya, para pelaku menggunakan modus operandi yang licik dengan menyebarkan tawaran pekerjaan luar negeri melalui media sosial, grup informasi lowongan kerja, hingga aplikasi percakapan.

Para korban diiming-imingi bonus penandatanganan kontrak yang sangat besar, mencapai 35.000 dolar AS (sekitar Rp620 juta) serta gaji bulanan sebesar 3.000 dolar AS (setara Rp50 juta).

Namun, janji manis tersebut hanyalah perangkap. Setibanya di Rusia, para korban justru dipaksa meneken kontrak kerja sebagai tentara bayaran, dipaksa mengikuti pelatihan militer yang berat, hingga diterjunkan langsung ke garis depan wilayah konflik bersenjata tanpa perlindungan hukum serta jaminan keselamatan kerja yang memadai.

Ancaman Hukuman dan Imbauan Kepolisian

Atas perbuatan keji tersebut, para tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 4 juncto Pasal 10 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO serta Pasal 81 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Menyusul pengungkapan kasus ini, pihak Kepolisian turut mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai tawaran kerja di luar negeri yang mencurigakan. Masyarakat diminta untuk tidak sembarangan menyerahkan dokumen pribadi penting seperti paspor dan KTP kepada pihak yang tidak dikenal.

Bagi masyarakat yang menemukan atau mengetahui adanya indikasi kejahatan serupa, diimbau untuk segera melapor melalui layanan darurat Kepolisian 110 atau nomor pengaduan khusus di 0812-14110.

Perkuat Sinergi Pembangunan dan Hukum, Kajari bersama Bupati Madiun dan Forkopimda Hadir di Program Talkshow "Dialog Penting"

JAKARTA, Iki Radio – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Madiun, Achmad Hariyanto Mayangkoro, bersama Bupati Madiun dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun hadir sebagai narasumber dalam program talkshow “Dialog Penting” di Studio Menara Garuda TV, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2026).

Kegiatan talkshow berskala nasional ini diselenggarakan sebagai wadah komunikasi dan dialog publik antara jajaran pimpinan daerah Kabupaten Madiun dengan masyarakat luas. Melalui ruang ini, berbagai informasi strategis, arah kebijakan, capaian kinerja, hingga program percepatan pembangunan daerah dipaparkan secara langsung.

Dalam dialog tersebut, Kajari Kabupaten Madiun menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas instansi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pembahasan berfokus pada harmonisasi antara penegakan hukum, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta pengawasan tata kelola pembangunan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun.

"Partisipasi Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun dalam forum ini merupakan bentuk komitmen nyata kami untuk terus memperkuat sinergitas bersama Pemkab Madiun dan seluruh jajaran Forkopimda. Kami terus berupaya meningkatkan keterbukaan informasi publik serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah dan aparat penegak hukum," ujar Achmad Hariyanto Mayangkoro.

Melalui dialog interaktif ini, diharapkan tercipta komunikasi yang konstruktif antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat. Kolaborasi ini menjadi pondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), penegakan hukum yang berkeadilan, serta keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Madiun.


Sumber : kejari-kabupatenmadiun.kejaksaan.go.id

AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian Resmi Undurkan Diri dari Polri

JAKARTA, Iki Radio — Dunia kepolisian tanah air dihebohkan dengan keputusan mengejutkan dari salah satu perwira menengah terbaiknya. AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian, S.H., M.M., M.H., resmi menyatakan pengunduran diri dari institusi Polri. 

Langkah berani ini disampaikan secara terbuka melalui akun Instagram pribadinya, `@netty_diana`, pada akhir pekan, Sabtu (31/10/2026) hingga Minggu (1/11/2026), dengan pengakhiran masa dinas aktif terhitung per 1 September 2026.

Keputusan mundur perwira yang terakhir kali menjabat sebagai Kepala Bagian Rencana Administrasi (Kabagrenmin) Ditreskrimum Polda Metro Jaya ini sontak menuai sorotan luas publik. Pengunduran diri tersebut diambil murni atas pertimbangan pribadi, tanpa paksaan maupun tekanan dari pihak mana pun, setelah melalui kalkulasi dan permenungan yang mendalam.


Integritas Moral dan Hati Nurani di Atas Segalanya

Melalui unggahan media sosialnya, Netty mencurahkan alasan emosional dan prinsipil di balik keputusannya menanggalkan seragam Korps Bhayangkara. Ia menegaskan bahwa dirinya memilih untuk berkorban demi mempertahankan integritas moral dan hati nurani.

"Tidak mudah meninggalkan institusi yang pernah menjadi bagian dari hidup dan pengabdian. Namun, lebih menyakitkan jika harus bertahan dalam tatanan yang tak lagi sejalan dengan hati nurani,” ungkap Netty dalam pernyataan terbukanya.

Ia menambahkan, “Saya tidak pergi karena kehilangan keberanian, tetapi karena saya tidak ingin kehilangan prinsip. Saya tidak takut melepaskan jabatan, tetapi saya takut mengkhianati kebenaran yang saya yakini. Seragam bisa ditanggalkan, jabatan bisa ditinggalkan, tetapi harga diri dan hati nurani tidak boleh diperjualbelikan. Saya memilih mundur dengan luka, daripada bertahan dengan mengorbankan prinsip.”

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak institusi Kepolisian, baik dari jajaran Polda Metro Jaya maupun Mabes Polri. Secara administratif internal, pengunduran diri seorang perwira menengah (Pamen) biasanya melalui mekanisme sidang Dewan Kebijakan Jabatan dan Kepangkatan (Wanjak) serta memerlukan persetujuan berjenjang sebelum surat keputusan resmi diterbitkan.


Rekam Jejak Cemerlang dan Prestasi Gemilang

Langkah berani ini membuat publik menoleh kembali pada rekam jejak cemerlang Netty Rosdiana Siagian di kepolisian:

Pionir Pengawalan VVIP: Mengawali karier pada 2005 sebagai pemimpin unit motor gede (moge) legendaris “The Road Force Blue” di bawah Ditlantas Polda Metro Jaya.

Karier Teritorial Strategis: Pernah memegang tampuk kepemimpinan sebagai Kapolsek Sunda Kelapa (2008) hingga dipromosikan menjadi Kapolsek Metro Menteng (2022) di kawasan Ring 1 Jakarta.

Akademisi Berprestasi: Sukses merampungkan studi doktoral (S3) Ilmu Hukum di Universitas Sriwijaya (Unsri) dengan predikat Cum Laude.

Penghargaan Nasional: Dinobatkan sebagai salah satu dari 11 Perempuan Inspiratif Nasional bertema “Perempuan Tangguh” oleh Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) pada April 2026, serta menerima Metrapolitika Award 2025 dan Indonesia Women Excellence Award 2021.

Sebelum memutuskan mundur, Netty sempat menyematkan pesan reflektif melalui unggahan Instagramnya pada 22 September 2026 yang kini seolah menjadi garis penutup dedikasinya:

“Pengabdian yang terbaik adalah pengabdian yang tidak meninggalkan noda: tidak mengkhianati amanah, tidak menyalahgunakan kekuasaan, dan tidak memperjualbelikan kehormatan. Karena jabatan boleh berakhir, tetapi jejak pengabdian akan tetap dikenang.”

Jejak Langkah Cici Paramida: Dari Ratu Dangdut "Wulan Merindu" Hingga Konsistensi Karya Religi

JAKARTA, Iki Radio — Nama Hamidah Idham, atau yang lebih populer dengan nama panggung Cici Paramida, sudah tidak asing lagi di industri musik tanah air. Lahir pada 7 September 1973, penyanyi berkebangsaan Indonesia berdarah Mandar ini dikenal luas sebagai salah satu sosok penting dalam perkembangan musik dangdut dan religi di tanah air.

Lahir dari pasangan HM Idris Makmun dan Hj. Rosnaeni, bakat seni Cici mengalir deras dari sang ibu yang merupakan penyanyi musik gambus dan qasidah. Sejak kecil, Cici bersama adiknya—Siti Rahmawati, yang kelak dikenal sebagai pemenang Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2004—aktif bernyanyi dalam grup qasidah yang sama. Kedekatan latar belakang musik gambus inilah yang akhirnya mantap membimbing Cici memilih jalur musik dangdut.


Puncak Karier dan Kolaborasi Musisi Legend

Karier profesional Cici Paramida melesat saat meluncurkan lagu hit "RT.05/RW.03", sebelum kemudian nama dan popularitasnya melambung tinggi di era 90-an lewat tembang legendaris "Wulan Merindu".

Sepanjang perjalanan musiknya, lebih dari 10 album solo dan kompilasi telah dilahirkan, empat di antaranya bergenre religi. Kehebatan vokal dan gaya panggung Cici yang anggun turut mengantarkannya meraih Anugerah Musik Indonesia (AMI) pada tahun 1999.

Tidak hanya sukses lewat karya solo, Cici kerap menggaet musisi papan atas Indonesia untuk menggarap proyek-proyek besar. Di antaranya:

  • Guruh Soekarnoputra dalam album "Candu Asmara"
  • Erwin Gutawa dalam album "Tak Terpisahkan"

Anang Hermansyah & Rhoma Irama lewat grup trio 3 Kembang (bersama Ikke Nurjanah dan Kristina) yang dibentuk pada 2011 melalui single "Goyang Sayang" dan aransemen ulang "Kegagalan Cinta".

Selain aktif bernyanyi off-air di berbagai daerah, Cici juga merambah dunia akting lewat sinetron Kampung Dangdut (2006) serta menjadi juri di ajang pencarian bakat ternama seperti D'Academy dan Festival Ramadan.

Konsistensi Karya & Diskografi Utama

Hingga saat ini, Cici terus mengukuhkan eksistensinya lewat karya-karya baru, termasuk kolaborasi religi bersama adiknya Siti Rahmawati dan peremajaan lagu-lagu lamanya.

Album Populer & Religi

  • RT 5 RW 3 (1991)
  • Wulan Merindu (1998)
  • Tak Terpisahkan (2000)
  • Album Religi dan Shalawat (2015)
  • Shalawat Orchestra (2015)

Rilisan Single & Kolaborasi Terbaru

  • "Kan Kau Tinggalkan" (feat. Siti Rahmawati, 2017)
  • "Allahumma Sholli 'Ala Muhammad" (feat. Ustadz Ujang Busthomi & Siti Rahmawati, 2021)
  • "Qamarun" (feat. Siti Rahmawati, 2024)
  • "Kidung Rindu Untuk Rosul" (LCLD VI, 2025)
  • "Jangan Tunggu Lama Lama [2026 New Version]" (2026)

 

Perjalanan panjang Cici Paramida membuktikan konsistensi dan adaptasi seorang diva dalam menjaga eksistensi warna musik dangdut dan religi dari masa ke masa.

 

Perluas Edukasi dan Tangkal Aktivitas Keuangan Ilegal, OJK Luncurkan Buku PELITA Syariah

MAKASSAR, Iki Radio — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi meluncurkan Buku Panduan Literasi dan Referensi Dakwah Keuangan Syariah (PELITA Syariah) dalam upaya memperluas edukasi keuangan syariah di tengah masyarakat. Peluncuran ini berlangsung pada puncak kegiatan Syariah Financial Fair (SYAFIF) Goes to Makassar 2026 di Trans Studio Mall Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (1/11/2026).

PELITA Syariah dirancang sebagai panduan bagi para pendakwah, penyuluh agama, dan tokoh masyarakat untuk menyebarkan edukasi mengenai pengelolaan keuangan berbasis syariah. Selain mendorong pemanfaatan produk keuangan secara bijak, buku ini disiapkan sebagai benteng untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus penipuan (scam) dan penawaran keuangan ilegal, seperti pinjaman online (pinjol) ilegal.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan pentingnya pendekatan berbasis keagamaan dan dakwah agar edukasi keuangan lebih mudah diterima oleh masyarakat luas.

"Pada intinya, ini untuk menjaga masyarakat kita dari ketidaktahuan yang kemudian dapat membahayakan masyarakat, seperti terkena berbagai macam scam, penipuan, maupun produk-produk ilegal seperti pinjol ilegal dan lain-lain," ujar Friderica.

Ia juga menambahkan bahwa penguatan literasi harus beriringan dengan perluasan akses (inklusi) keuangan syariah. Hal ini mengingat data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan indeks literasi keuangan syariah berada di angka 43,07 persen, sementara indeks inklusi keuangan syariah baru mencapai 13,24 persen.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, yang hadir secara daring. Menurutnya, PELITA Syariah hadir sebagai panduan yang sistematis dan aplikatif bagi penggerak dakwah.

"Semoga kehadiran buku ini membawa manfaat yang luas, memperkuat kualitas literasi ekonomi syariah, serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera, berkeadilan, dan berkah," ungkap Nasaruddin.


Kolaborasi Strategis dan Dukungan Jaringan Dakwah

Penyusunan PELITA Syariah melibatkan kerja sama OJK dengan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) dalam penulisan materi, serta Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN MUI) guna memastikan kesesuaian substansi dengan prinsip-prinsip syariah.

Buku ini memuat materi edukasi praktis hingga kumpulan naskah khotbah yang siap digunakan. OJK juga menggandeng sejumlah pemangku kepentingan, seperti Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, KNEKS, Dewan Masjid Indonesia (DMI), IKADI, dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

Sekretaris Jenderal DMI, Rahmat Hidayat, mengapresiasi terobosan ini dan berkomitmen mendorong para khatib masjid untuk menyisipkan tema ekonomi dan keuangan syariah dalam khotbah keagamaan secara berkala.


Capaian Manis SYAFIF Goes to Makassar 2026

Peluncuran PELITA Syariah sekaligus menjadi penutup dari rangkaian SYAFIF Goes to Makassar 2026 yang digelar pada 30 Oktober hingga 1 November 2026, setelah sebelumnya sukses diselenggarakan di Banjarmasin dan Aceh.

Kegiatan kolaborasi OJK, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan industri keuangan syariah ini mencatatkan hasil positif. Selama periode pra-acara (19–29 Oktober) hingga acara utama (30 Oktober–1 November), tercatat pembukaan 10.598 rekening baru dengan total volume transaksi penghimpunan dan penyaluran dana mencapai Rp230,94 miliar.

Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution, menegaskan pentingnya kegiatan semacam ini untuk membangun kepercayaan publik terhadap sektor jasa keuangan. "Kepercayaan itu harus diperjuangkan. Salah satunya adalah dengan cara literasi yang baik," tegas Farid.

Melalui PELITA Syariah dan rangkaian SYAFIF 2026, OJK berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mendorong ekosistem keuangan syariah yang inklusif, aman, dan berkelanjutan di Tanah Air.

 

Top

Pesan Haru Sabrina Sameh Usai Putuskan Donorkan Mata: "Aku Akan Tetap Hidup di Mata Kalian"

BANDUNG, Iki Radio — Keputusan mulia diambil oleh pembalap sekaligus aktris ternama, Sabrina Sameh. Ia secara resmi memutuskan untuk mendonorkan kedua kornea matanya setelah meninggal dunia nanti.

Keputusan tersebut diumumkannya melalui akun Instagram pribadinya dengan mengunggah sebuah kartu bertuliskan ‘Kartu Calon Donor Kornea’ dari Rumah Sakit Mata Cicendo, Bandung.

“Melalui kartu ini, saya menyatakan, ikhlas mendonorkan kedua kornea saya setelah meninggal dunia nanti kepada PPMTI BANK MATA JABAR untuk membantu sesama yang tuna netra,” demikian bunyi ketentuan yang tertera dalam kartu tersebut.

Kakak dari aktris Susan Sameh ini menceritakan bahwa langkah awal keputusannya bermula dari perbincangannya dengan musisi Eddi Brokoli. Dari obrolan santai tersebut, Eddi mendorong Sabrina untuk ikut serta menjadi pendonor kornea mata.

"Dari obrolan sama @eddibrokoli tentang donor mata, ternyata tidak seseram itu. Akhirnya, aku ke @rs.matacicendo tanpa berpikir apapun, lalu tanda tangan sebagai pendonor mata," tulis Sabrina, dikutip pada Minggu (1/11/2026).

Melalui unggahan yang sama, Sabrina juga menuliskan pesan yang menyentuh bagi calon penerima donor kornea matanya kelak. Ia merasa lega dan berharap bagian tubuhnya bisa terus bermanfaat bagi orang lain.

"Kelak nanti aku meninggal, aku akan tetap hidup di mata kalian ya. Terima kasih @mpiwenzel sudah mau tanda tangan persetujuan wali pendonor," tambahnya.

Keputusan besar ini langsung mendapatkan apresiasi hangat dari rekan-rekan sesama figur publik, salah satunya dari Eddi Brokoli yang turut memotivasi Sabrina di kolom komentar.

"Waahh kereeenn! Bismillah ya insyaAllah sudah dicatat sebagai amal baik," ungkap Eddi Brokoli.

Komentar tersebut disambut hangat oleh Sabrina, yang juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas ilmu dan inspirasi yang telah dibagikan. "Terima kasih banget ya Om @eddibrokoli atas ilmunya. Bismillah ya Om," balas Sabrina.

 

Asnawi Mangkualam dan Yuriska Patricia Resmi Menikah, Erick Thohir Hadir Sebagai Saksi

JAKARTA, Iki radio — Kabar bahagia datang dari dunia sepak bola dan hiburan Tanah Air. Pesepak bola andalan Timnas Indonesia yang kini membela klub Thailand Port FC, Asnawi Mangkualam Bahar, resmi menikah dengan aktris ternama Yuriska Patricia.

Akad nikah pasangan ini dilangsungkan secara khidmat dengan mengusung adat Sunda di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Minggu (1/11/2026). Prosesi akad nikah dipimpin langsung oleh Kepala KUA Setiabudi, Nahrowi.

Momen sakral tersebut semakin istimewa dengan kehadiran Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, yang bertindak sebagai saksi pernikahan.


Prosesi Akad Nikah Penuh Khidmat

Berbalut busana adat Sunda, Asnawi tampak tenang dan lancar saat mengucapkan ijab kabul di hadapan wali serta penghulu. Dengan maskawin yang dibayar tunai, pernikahan keduanya dinyatakan sah oleh para saksi. Setelah ijab kabul rampung, suasana haru dan bahagia langsung menyelimuti ruangan, di mana Yuriska terlihat mencium tangan sang suami tercinta.

Pada hari bahagianya, Asnawi tampil gagah mengenakan beskap putih lengkap dengan bendo Sunda, keris berhiaskan ronce melati, dan kain batik cokelat. Sementara itu, Yuriska tampil memesona dalam balutan kebaya putih berekor panjang rancangan desainer Christie Basil, yang dipadukan dengan kain batik senada serta dipenuhi hiasan kristal, mutiara, dan payet.


Dihadiri Rekan Timnas dan Tokoh Penting

Pernikahan ini turut dihadiri oleh rekan-rekan sesama pemain Timnas Indonesia yang bertindak sebagai pendamping pria, di antaranya Rizky Ridho, Pratama Arhan, dan Witan Sulaeman. Rizky Ridho yang juga menjabat sebagai kapten Persija Jakarta tampak membagikan momen bahagia tersebut lewat akun Instagram Story dengan menuliskan ucapan "Alhamdulillah sah".

Erick Thohir juga mengabadikan momen tersebut melalui akun media sosial pribadinya, menyampaikan ucapan selamat, sekaligus mengungkapkan rasa bangganya karena mendapat kehormatan untuk menjadi saksi pernikahan Asnawi dan Yuriska.


Perjalanan Cinta Menuju Pelaminan

Sebelum mantap melangkah ke jenjang pernikahan, pasangan ini telah melewati beberapa momen penting. Asnawi melamar Yuriska di Bali, disusul dengan acara pertunangan pada Jumat, 26 Juni 2026. 

Pertunangan mereka sempat mencuri perhatian publik karena membawa bola sebagai seserahan yang serasi dengan busana bernuansa merah muda khas adat Bugis. Selanjutnya, pada awal Oktober 2026, keduanya juga sempat membagikan potret prewedding bertema vintage glam.

Kini, Asnawi dan Yuriska resmi memulai babak baru kehidupan sebagai sepasang suami istri. Selamat menempuh hidup baru!

 

Status Waspada, Gunung Dukono Muntahkan Abu Vulkanik Setinggi 950 Meter

HALMAHERA UTARA, Iki Radio — Gunung Dukono yang terletak di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan mengalami dua kali letusan beruntun pada Senin pagi, 2 November 2026. Letusan tersebut memuntahkan kolom abu vulkanik dengan ketinggian mencapai kurang lebih 950 meter di atas puncak.

Kepala Badan Geologi, Lana Saria, menyampaikan bahwa erupsi pertama terjadi pada pukul 09.11 WIT. Berdasarkan pengamatan visual, tinggi kolom abu teramati mencapai 950 meter di atas puncak, atau berada di ketinggian 2.037 meter di atas permukaan laut.

"Kolom abu dari letusan tersebut teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal yang bergerak condong ke arah barat. Letusan ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 18 mm dan durasi gempa tercatat selama 38,57 detik," ujar Lana, dikutip dari Antara.

Tak lama berselang, aktivitas vulkanik gunung api aktif tersebut kembali bergejolak. Gunung Dukono tercatat mengalami erupsi kedua pada pukul 09.53 WIT. Meskipun tinggi kolom abu pada letusan kedua tidak dapat teramati secara visual karena tertutup awan atau kabut, aktivitas tersebut terekam jelas pada seismogram.

Letusan kedua ini tercatat memiliki amplitudo maksimum yang lebih besar, yakni mencapai 31 mm, dengan durasi gempa selama 44,76 detik.

Hingga saat ini, tingkat aktivitas Gunung Dukono masih berada pada Status Level II (Waspada). Menanggapi kondisi ini, Badan Geologi mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting bagi masyarakat serta para pengunjung dan wisatawan:

Zona Aman: Masyarakat, pengunjung, dan wisatawan dilarang keras melakukan aktivitas, mendaki, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer dari kawah aktif.

Antisipasi Abu Vulkanik: Mengingat letusan disertai sebaran abu vulkanik secara periodik kerap terjadi—dengan arah sebaran yang sangat dipengaruhi oleh kecepatan dan arah angin—masyarakat di kawasan terdampak diimbau untuk senantiasa menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut.

Langkah pencegahan ini sangat penting untuk mengantisipasi ancaman bahaya abu vulkanik terhadap kesehatan sistem pernapasan warga sekitar.

 

close
Pasang Iklan Disini