Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Meriah, Gelaran Open House Sekolah Rakyat Madiun dan Ponorogo

Iki Radio – Suasana penuh haru dan optimisme mewarnai pembukaan acara Open House serta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo dan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Madiun.

Kegiatan yang digelar di Gedung Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun pada Selasa (14/7/2026) ini menjadi penanda awal investasi sosial negara untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan formal berasrama.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, Plt. Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, Direktur Rehabilitasi Sosial TS dan KPO Kementerian Sosial RI Rachmat Koesnadi, serta Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Restu Novi Widiani yang mewakili Gubernur Jawa Timur.

Kepala Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo, Devit Tri Candrawati, didampingi Kepala SR Madiun, Rohmah Agustin Setyowuni, dalam sambutannya menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar berdiri sebagai bangunan megah, melainkan sebagai bentuk nyata kehadiran negara bagi anak-anak bangsa.

"Kami tidak sedang mencetak anak-anak dalam satu pola yang seragam. Tugas kami adalah menuntun mereka menemukan siapa diri mereka, lalu memastikan setiap potensi yang Tuhan titipkan tumbuh di bawah naungan Pancasila dan harmoni Bhinneka Tunggal Ika," ujar Devit dengan penuh haru hingga meneteskan air mata.

Senada dengan hal tersebut, Plt. Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, memberikan motivasi kepada para calon siswa agar menunjukkan semangat, disiplin, dan akhlak yang baik demi meraih masa depan yang gemilang.

Plt. Bupati Ponorogo memastikan Pemerintah Kabupaten Ponorogo akan terus mengawal perkembangan anak-anak selama menempuh pendidikan di asrama.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, mengungkapkan kebanggaannya terhadap antusiasme wilayah Madiun dan Ponorogo dalam menyukseskan program nasional ini.

Provinsi Jawa Timur tercatat memiliki jumlah siswa Sekolah Rakyat terbanyak di Indonesia, dengan total proyeksi mencapai 7.651 siswa untuk tahun ajaran 2026/2027.

Untuk mendukung keberlangsungan program ini, Pemprov Jatim telah menyiapkan berbagai program komplementer bagi keluarga siswa, diantaranya KIP JAVARA yakni bantuan pengembangan modal bagi orang tua siswa SR yang memiliki usaha, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni bagi keluarga siswa SR melalui koordinasi dengan Kementerian PU, hingga kerjasama dengan Diskominfo untuk pelatihan cerdas digital dan penyediaan fasilitas perpustakaan.

Direktur Rehabilitasi Sosial TS dan KPO Kemensos RI, Rachmat Koesnadi, memaparkan bahwa kuota tampung untuk Sekolah Rakyat di wilayah ini ditargetkan sebanyak 360 siswa. Saat ini, sudah terdaftar sebanyak 279 siswa, dengan kekurangan minor pada jenjang Sekolah Dasar (SD).

Rachmat menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat menerapkan konsep Multi Entry dan Multi Exit, yang memungkinkan siswa masuk dan lulus di tingkat kelas mana saja secara fleksibel sesuai kemampuan mereka.

"Sekolah ini menerapkan sistem pengasuhan berasrama penuh. Kami meminta para pengajar mengedepankan pembentukan karakter tanpa adanya toleransi terhadap tindakan kekerasan," tegas Rachmat.

Sementara Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan bahwa progres pembangunan fisik Gedung Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun saat ini telah mencapai 92 persen dan dipastikan siap fungsional secara penuh pada 31 Juli 2026.

Bupati Hari menjamin seluruh fasilitas penunjang bagi para siswa diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Berbagai fasilitas yang disediakan gratis untuk siswa seperti asrama tempat tinggal yang nyaman, kebutuhan makan sehari-hari, seragam sekolah, baju, hingga sepatu dan pendampingan penuh dari ibu asuh di asrama.

"Untuk mengawali proses belajar mengajar sebelum adanya penempatan guru permanen dari Kementerian Sosial Pusat, kami sudah menyiapkan 30 guru bantu untuk jenjang SD dan SMP yang akan bertugas selama 3 bulan ke depan," terang Hari Wuryanto.

Melalui open house ini, Bupati Madiun berharap para orang tua tidak perlu merasa ragu atau tidak tega melepaskan anak-anak mereka untuk menuntut ilmu di asrama. Berdasarkan evaluasi dari angkatan rintisan sebelumnya, siswa Sekolah Rakyat terbukti tidak hanya unggul secara akademik—bahkan telah menguasai bahasa asing seperti Spanyol—tetapi juga memiliki karakter, kemandirian, dan integritas yang kokoh.(ir)

 

Hari Pertama Sekolah, Madiun dan Aceh Besar Komit Wujudkan MPLS Ramah Anak Bebas Perundungan

IkiRadio – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, momentum hari pertama masuk sekolah dimanfaatkan oleh sejumlah pemerintah daerah untuk memperkuat pendidikan karakter. 

Melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digelar pada Senin (13/7/2026), Kabupaten Madiun dan Kabupaten Aceh Besar secara serentak mengampanyekan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari perundungan (bullying).

Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Sosialisasi MPLS Ramah Anak bertajuk "Edukasi Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak sebagai Upaya Pencegahan Perkawinan Anak" di SMP Negeri 2 Saradan.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas PPKP PPA, Forkopimcam, serta para guru dan wali murid.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Purnomo Hadi menegaskan bahwa MPLS harus menjadi fondasi kuat untuk menciptakan ruang belajar yang inklusif dan aman. Ia memberikan instruksi keras kepada para pendidik untuk mengawasi segala bentuk kekerasan fisik maupun verbal.

“Yang paling penting adalah mendidik anak-anak agar tidak terjadi bullying. Jika ada perundungan, bapak ibu guru harus segera menyikapinya karena bisa menghancurkan masa depan anak,” tegas Purnomo Hadi.

Menyambut komitmen pemda, Kepala SMP Negeri 2 Saradan, Sitha Ariningtyas, menyatakan kesiapan sekolahnya untuk melejitkan potensi siswa sejak kelas VII melalui digitalisasi.

Mulaipengembangan bakat lewat ekstrakurikuler berbasis prestasi,hingga penerapan pembelajaran mendalam berbasis digital yang didukung bantuan Interactive Flat Panel (IFP) dari pemerintah.

Sementara itu di ujung barat Indonesia, Wakil Bupati Aceh Besar Syukri A. Jalil melakukan peninjauan langsung pelaksanaan MPLS di SDN Blang Bintang, Kecamatan Blang Bintang. 

Didampingi Kepala BKPSDM dan Ketua PGRI Aceh Besar, kunjungan ini bertujuan memastikan hak-hak anak terpenuhi sejak hari pertama sekolah.

Syukri mengingatkan bahwa masa orientasi tidak boleh lagi menjadi kegiatan seremonial yang kaku, melainkan harus diubah menjadi ruang yang menyenangkan.

"MPLS harus menjadi ruang yang menyenangkan bagi anak-anak untuk mengenal lingkungan baru. Sekolah harus mampu menghadirkan suasana yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak," ujar Syukri A. Jalil.

Kepala SDN Blang Bintang, Zulkhaidir, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah menjadi suntikan motivasi bagi tenaga pendidik untuk mengawali tahun ajaran baru. 

Zulkhaidir berharap dukungan pemerintah dalam peningkatan kompetensi guru serta pemenuhan sarana dan prasarana terus diperkuat demi mencetak generasi emas yang siap menjawab tantangan zaman.(ir)

Kapolri dan Panglima TNI Perkuat Soliditas Jaga Kedaulatan Bangsa

IkiRadio- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri melakukan silaturahmi dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (13/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi dan soliditas TNI-Polri sebagai pilar utama dalam menjaga kedaulatan bangsa.

Kedatangan Kapolri disambut langsung oleh Panglima TNI beserta jajaran pimpinan TNI, di antaranya Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, KSAU Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono, dan Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolri didampingi Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, sejumlah pejabat utama Mabes Polri, serta jajaran pejabat wilayah terkait.

Listyo Sigit Prabowo mengatakan silaturahmi tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar TNI dan Polri terus menjaga kekompakan sebagai institusi yang memiliki peran strategis dalam mempertahankan kedaulatan negara.  

"Tentunya menyambung apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden, bahwa TNI-Polri sebagai pilar utama penjaga kedaulatan bangsa. Yang tentunya, kita memiliki kewajiban untuk terus terjaga agar TNI-Polri tetap solid," ujar Jenderal Sigit.

Menurut dia, soliditas dan kekompakan TNI-Polri menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan berbagai program dan kebijakan pemerintah. 

"Karena ini adalah kunci utama agar negara kita, sebagaimana apa yang diharapkan oleh Bapak Presiden, terus bisa menjalankan program-program kebijakan dari Bapak Presiden. Dan itu semuanya bisa berjalan kalau TNI dan Polri solid," kata dia.

Jenderal Sigit juga mengingatkan adanya berbagai pihak yang berupaya mengganggu hubungan harmonis antara TNI dan Polri. Karena itu, ia menegaskan komitmen Polri untuk terus memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kerja sama dengan TNI.  

"Karena banyak yang memiliki kepentingan untuk memecah belah TNI dan Polri. Jadi di kesempatan ini, tentunya kami bersama para pejabat utama dalam hal ini akan terus meningkatkan sinergitas, soliditas dengan TNI," ujar dia.

Ia menambahkan, komunikasi terbuka antara kedua institusi perlu terus dibangun untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu hubungan TNI-Polri. 

"Dan tentunya terkait dengan hal-hal yang mungkin harus dibicarakan, harus dikomunikasikan karena ada hal-hal yang mungkin berusaha untuk memecah belah TNI-Polri, silakan untuk bisa langsung berkomunikasi dengan seluruh pejabat utama yang ada. Kami terbuka untuk itu," tutup Jenderal Sigit.

Melalui silaturahmi tersebut, TNI dan Polri menegaskan komitmen bersama untuk menjaga kebersamaan, memperkuat koordinasi, serta memastikan stabilitas keamanan nasional demi mendukung pembangunan dan kepentingan masyarakat.

Mengabdi di Jatim, 400 Mahasiswa KKN-BBK UNAIR Terjun ke Madiun dan Bojonegoro

Iki Radio – Gelombang pengabdian mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya resmi dimulai. Pada Senin (13/7/2026), Pemerintah Kabupaten Madiun dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro secara serentak menerima kehadiran ratusan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) ke-8 UNAIR untuk mengakselerasi pembangunan desa berbasis kearifan lokal dan inovasi.

Di Kabupaten Madiun, dengan mengambil tempat di Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyambut kehadiran 200 mahasiswa UNAIR yang akan mengabdi selama hampir satu bulan, mulai 13 Juli hingga 8 Agustus 2026.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Madiun, Shodiq Hery Purnomo, melaporkan bahwa ratusan mahasiswa tersebut akan disebar di 20 desa yang mencakup tiga kecamatan di Kabupaten Madiun.

Diantaranya untuk wilayah Kecamatan Gemarang yakni di Desa Nampu, Desa Sebayi, Desa Tawangrejo, dan Desa Winong. Kecamatan Saradan berada di Desa Sumbersari, Desa Bener, Desa Pajaran, Desa Ngepeh, Desa Bongsopotro, Desa Sambirejo, Desa Bandungan, dan Desa Tulung.

Dan untuk Kecamatan Wungu, yakni  Desa Tempursari, Desa Sobrah, Desa Nglambangan, Desa Bantengan, Desa Mojorayung, Desa Sidorejo, Desa Pilangrejo, dan Desa Nglanduk.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan, 3 kecamatan tersebut, memiliki potensi unggulan di bidang pertanian, peternakan, UMKM, kerajinan dan pariwisata. Yang diharapkan potensi tersebut dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkontribusi melalui inovasi, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi desa.

“KKN-BBK merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan ilmu, pemberdayaan masyarakat, serta pembentukan kepekaan sosial”, ujar Bupati.


"Potensi yang ada di desa, mulai dari pertanian, UMKM, hingga pariwisata harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkontribusi melalui inovasi. Namun, tetap jaga etika dan hormati adat istiadat setempat," pesan Bupati Hari Wuryanto saat membuka kegiatan secara resmi.

Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) UNAIR, Heri Purna Basuki, menegaskan bahwa konsep KKN-BBK kali ini mewajibkan mahasiswa menyusun program unggulan yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

"Jadikan momen ini untuk belajar. Tetap rendah hati, tidak usah keminter (merasa sok pintar)," tegas Heri.

Di hari yang sama, Ruang Angling Dharma Gedung Pemkab Bojonegoro juga dipenuhi oleh 200 mahasiswa UNAIR. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, didampingi Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNAIR, Syahrur Marta Dwi Susilo.

Untuk wilayah Bojonegoro, para mahasiswa akan difokuskan pada 20 desa yang tersebar di dua wilayah yakni Kecamatan Kanor dan Kecamatan Sumberrejo.

Bupati Setyo Wahono menilai kehadiran mahasiswa UNAIR akan memperkuat sinergi pembangunan daerah di sektor unggulan seperti pertanian, kesehatan, dan peternakan.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Bojonegoro, Dilli Triwibowo, memaparkan bahwa selama periode Juli–Agustus 2026, Bojonegoro menjadi magnet pengabdian akademik. Dengan bergabungnya UNAIR, total mahasiswa KKN di Bojonegoro dari enam perguruan tinggi kini mencapai 4.293 orang.

Selain mengabdi, BRIDA Bojonegoro juga memanfaatkan momen ini dengan memperkenalkan berbagai produk unggulan UMKM kepada mahasiswa. 

"Mahasiswa dapat menjadi duta promosi yang mengenalkan produk lokal Bojonegoro ke daerah asal mereka," tambah Dilli.

Dekan FIB UNAIR, Syahrur Marta Dwi Susilo, memastikan seluruh mahasiswa telah dibekali materi matang dan akan didampingi oleh 10 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). 

Konsep BBK ini diharapkan menempatkan masyarakat sebagai mitra aktif, di mana mahasiswa tidak hanya memberi ilmu, tetapi juga menyerap kearifan lokal setempat.(ir)

Ratusan Calon Siswa SR Kabupaten Madiun Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Sosial bersama Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI tengah mematangkan persiapan operasional Sekolah Rakyat (SR) Kabupaten Madiun.

Sebagai langkah awal, sebanyak 199 calon siswa diwajibkan menjalani cek kesehatan gratis guna memastikan kondisi fisik mereka siap mengikuti jadwal pendidikan. Cek kesehatan dilaksnakan seluruh calon siswa dari semua tingkatan, mulai SD, SMP hingga SMA, di aula gedung baru SR Kabupaten Madiun, Senin (13/7/2026)

Direktur Rehabilitasi Sosial Korban Bencana dan Kedaruratan Kemensos RI, Rachmat Koesnadi, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini sangat krusial bagi para calon siswa.

"Cek kesehatan gratis ini sangat dibutuhkan agar diketahui kondisi kesehatan mereka, karena nantinya mereka akan mengikuti kegiatan yang cukup padat di Sekolah Rakyat ini," ujar Rachmat, Senin (13/7/2026).

Dalam pemeriksaan kesehatan, selain pengukuran tinggi badan dan berat badan, seluruh calon siswa juga menjalani pemeriksaan tensi, pemeriksaan darah serta pemeriksaan urine.

Ia menambahkan, jika dalam pemeriksaan ditemukan calon siswa yang membutuhkan penanganan medis intensif atau berisiko tinggi, mereka akan dirujuk terlebih dahulu ke Puskesmas setempat atau RSUD di Kabupaten Madiun.

Pemerintah sengaja memanfaatkan jeda waktu sekitar dua minggu dari tanggal 14 atau 15 Juli hingga akhir bulan untuk memberikan perawatan intensif bagi siswa yang membutuhkan, sehingga mereka benar-benar siap saat masa orientasi dimulai.

Terkait fasilitas penunjang, Rachmat memastikan bahwa ruang klinik kesehatan beserta ketersediaan obat-obatan di lingkungan sekolah sudah disiapkan. Untuk penanganan medis awal, pihak sekolah bersinergi dengan Puskesmas terdekat, dan ke depannya direncanakan akan ada petugas perawat serta dokter internal.

Selain itu, selama proses belajar-mengajar, para siswa tidak hanya didampingi oleh kepala sekolah dan guru, melainkan juga oleh wali asuh serta wali asrama yang disesuaikan dengan jumlah siswa.

Mengenai waktu dimulainya operasional sekolah atau kick-off, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 31 Juli mendatang.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi, menegaskan bahwa penentuan tanggal tersebut bukanlah bentuk penundaan, melainkan sebuah strategi untuk memberikan hasil yang paling optimal bagi para siswa.

“Bukan mundur, melainkan kami memilih opsi alternatif terbaik. Mengingat fasilitas di Sekolah Rakyat Madiun belum sepenuhnya sempurna, hasil diskusi menyepakati tanggal 31 Juli sebagai waktu yang paling ideal untuk memulai MPLS,” pungkas Supriyadi.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Kabupaten Madiun Anton Susilo mengatakan, hingga Senin siang, jumlah calon siswa (casis) SR Kabupaten Madiun sebanyak 199 casis.

Jumlah ini meliputi calon siswa untuk tingkat SD sebanyak 19 anak, SMP 90 anak dan SMA 90 anak.

“Untuk yang SMP dan SMA sudah memenuhi kuota 90 anak untuk tiga kelas, untuk SD tetap kami usahakan terpenuhi sesuai dengan kuota,” ujarnya.

Pihak Kemensos dan Dinas Sosial Kabupaten Madiun berharap, dengan adanya jeda waktu persiapan dan pemeriksaan kesehatan ini, seluruh sarana prasarana serta kondisi fisik para siswa sudah berada dalam tingkat kesiapan 100 persen saat kegiatan resmi dimulai.(ir)

 

Harkopnas 2026, Bupati Madiun Dorong Kebangkitan Koperasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja

MADIUN – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Upacara Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 tahun 2026, di Halaman Pendopo Ronggo Djumeno Kabupaten Madiun, Senin (13/7/2026).

Dalam upacara yang mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya" ini, Bupati Hari Wuryanto membacakan pidato tertulis dari Menteri Koperasi Republik Indonesia, Feri Julianto.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Bupati, Menteri Koperasi Feri Julianto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus, pengawas, pengelola, dan anggota koperasi di daerah yang terus berdedikasi mengembangkan koperasi di tengah dinamika global.

Peringatan tahun ini ditekankan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebuah momentum besar untuk meneguhkan kembali peran vital koperasi.

"Peringatan Hari Koperasi adalah momentum untuk meneguhkan kembali peran koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional. Di tengah berbagai tantangan, koperasi harus semakin berdaya dalam memperkuat ekonomi rakyat dan mewujudkan pertumbuhan yang inklusif serta berkeadilan," ujar Hari Wuryanto saat membacakan pidato Menteri Koperasi.

Pidato tersebut juga mengingatkan kembali fondasi pemikiran Bapak Koperasi Indonesia, Bung Hatta, mengenai demokrasi ekonomi.

Koperasi ditegaskan bukan sekadar badan usaha pencari keuntungan, melainkan wadah usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan semangat tolong-menolong untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Selaras dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto, peran koperasi kini diposisikan sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi nasional. Salah satu langkah konkretnya adalah penguatan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Hingga saat ini, pemerintah mendorong lahirnya lebih dari 80.000 koperasi di tingkat desa, dengan 1.061 di antaranya sudah mulai beroperasi pada tahap awal. KDKMP ini diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi warga, memperpendek rantai distribusi, sekaligus memperluas akses pembiayaan dan pasar produk lokal.

Selain itu, wajah baru Koperasi Indonesia kini diarahkan pada sektor-sektor produktif dan hilirisasi nyata, seperti sektor energi dan logistik, yakni pengelolaan SPBUN untuk nelayan serta Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), dan hilirisasi kelapa sawit, dengan mendorong koperasi petani tidak hanya menjual Tandan Buah Segar (TBS), melainkan terlibat dalam pengolahan minyak sawit dan produk turunannya.

Menghadapi era modern, pemerintah berkomitmen menghapus stigma lama bahwa koperasi adalah organisasi yang lambat, kuno, atau rumit secara administrasi. Koperasi masa kini bertransformasi menjadi koperasi digital yang memanfaatkan teknologi informasi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), analisis data, serta sistem pembayaran modern.

Langkah digitalisasi ini juga bertujuan menarik minat generasi muda. Saat ini, mulai tumbuh subur berbagai koperasi di sektor ekonomi kreatif, perfilman, komunitas startup, hingga gerakan petani milenial. Generasi muda diharapkan membawa energi dan inovasi baru agar koperasi menjadi pilihan utama dalam membangun usaha bersama.

Bupati Madiun menyampaikan harapannya agar momentum Hari Koperasi ke-79 ini dapat membawa kebangkitan ekonomi, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Madiun.

"Semoga di Hari Koperasi ini, koperasi bisa bangkit menuju Indonesia yang adil dan makmur, serta mewujudkan Kabupaten Madiun yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera," pungkasnya.

Dalam upacara peringatan Hari Koperasi Nasional ke 79 yang dipimpin Bupati Madiun, Hari Wuryanto, juga dihadiri Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun, perwakilan Lanud Iswahjudi, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun.

Selain itu juga hadir Tim Penggerak PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Madiun,  Para Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Direktur RSUD, Direktur BUMD, Camat se-Kabupaten Madiun serta Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Madiun, serta para pegiat dan pengurus gerakan koperasi se-Kabupaten Madiun.(ir)

Ketuk Pintu Langit di Hari Jadi ke-458, Pemkab Madiun Gelar Sima’an Al-Qur’an Kubro Serentak di 42 Titik

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menggelar kegiatan spiritual Sima’an Al-Qur’an Kubro secara serentak di 42 titik yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Madiun pada Minggu (12/7/2026).

Melalui lantunan ayat suci yang dikumandangkan oleh para hafidz dan hafidzah ini, Pemkab Madiun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama "mengetuk pintu langit" demi keselamatan, kemakmuran, dan keharmonisan daerah. Momentum religius ini dilaksanakan khusus dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun.

Peringatan tahun ini sekaligus menjadi ajang refleksi sejarah panjang Madiun yang didirikan oleh Bupati pertama, Panembahan Ronggo Djumeno—yang merupakan keturunan langsung dari Raden Patah, Sultan Demak. Nilai sejarah yang tinggi tersebut dinilai menjadi fondasi kokoh bagi generasi penerus untuk terus membangun daerah.

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati Madiun, Purnomo Hadi, saat menutup secara resmi kegiatan Sima’an Kubro di Pendopo Muda Graha Madiun, Minggu sore.

"Kegiatan spiritual ini menegaskan betapa pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dan mental-spiritual masyarakat di bumi 'Kampung Pesilat' ini," ujar Wabup Purnomo Hadi.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para kyai, ulama, hafidz-hafidzah, serta seluruh elemen masyarakat yang telah menyukseskan agenda besar ini.

Kegiatan sima’an yang berlangsung khusyuk ini dimulai sejak pagi hari pukul 05.00 WIB hingga berakhir pukul 15.00 WIB. Acara penutupan berjalan dengan sangat hikmat dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh agama, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, serta para penghafal Al-Qur'an.

Sebagai puncak acara, jalannya penutupan sima’an diakhiri dengan ceramah agama yang disampaikan oleh KH. Mizan Basyari (Gus Mizan). Dalam tausiyahnya, Gus Mizan mengupas mendalam kandungan ayat-ayat suci Al-Qur’an sebagai pedoman hidup guna mewujudkan masyarakat Kabupaten Madiun yang berkah, rukun, dan bersahaja.

Melalui agenda ini, sinergi antara pemerintah (umaro), ulama, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjalin kokoh. Hubungan harmonis ini menjadi modal utama dalam merefleksikan serta melanjutkan cita-cita luhur fondasi daerah yang telah diinisiasi oleh Panembahan Ronggo Djumeno ratusan tahun silam.(ir)

Semarak Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun: Alunan Syahdu Parade Keroncong Indonesia Pukau Pengunjung Sepasma 2026

Iki Radio – Alunan musik klasik berpadu petikan ukulele menggema indah di area Sepasar di Madiun (Sepasma) 2026. Parade Keroncong Indonesia tampil memukau sebagai salah satu agenda unggulan dalam rangkaian memperingati Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun.

Acara bernuansa budaya ini resmi dibuka Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Kadin Parpora) Kabupaten Madiun, Puji Rahmawati, pada Minggu (12/7/2026).

Dalam sambutannya, Kadin Parpora Puji Rahmawati menyampaikan bahwa kehadiran komunitas keroncong dari berbagai penjuru tanah air merupakan sebuah kehormatan besar bagi Kabupaten Madiun. 

Gelaran ini diharapkan tidak sekadar menjadi hiburan musiman, melainkan mampu menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus ajang nostalgia bagi para pencinta musik keroncong lintas generasi.

“Mudah-mudahan apa yang ditampilkan ini menjadi sebuah upaya pelestarian bagi kita, menjadi suguhan bagi penikmat musik keroncong, serta menjadi obat kangen dan nostalgia bagi Bapak Ibu yang memang hobi keroncong, terutama di Kabupaten Madiun,” ujar Puji Rahmawati.

Sebelumnya, kemeriahan rangkaian acara Sepasma 2026 telah dibuka secara religius melalui pengajian akbar bersama ulama kondang, Gus Iqdam. Festival tahunan kebanggaan warga Madiun ini dipastikan akan terus berlangsung meriah dengan berbagai hiburan menarik setiap hari hingga 19 Juli mendatang.

Puji Rahmawati juga mengajak masyarakat luas, khususnya para pengunjung yang datang dari luar kota, untuk menetap lebih lama di Bumi Kampung Pesilat dan menikmati seluruh rangkaian acara seni, budaya, serta pasar rakyat yang disuguhkan.

Parade musik keroncong ini sendiri berlangsung secara maraton sepanjang hari hingga malam hari. Menambah daya tarik dan bobot acara, sesi malam juga akan diisi dengan agenda talk show khusus bersama Bupati Madiun.

Melalui momentum ini, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap musik keroncong tetap mendapat tempat di hati masyarakat modern, terutama generasi muda sebagai penerus warisan budaya bangsa.

“Semoga kegiatan ini dapat terus konsisten terlaksana dan komunitas keroncong Indonesia bisa kembali berpartisipasi pada tahun-tahun berikutnya,” pungkas Kadin Parpora.(ir)

close
Pasang Iklan Disini