Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

KAI Hadirkan Livery Merah Putih di Sejumlah KA Sambut HUT ke-81 RI

Iki Radio - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan desain eksterior khusus (livery) Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada sejumlah rangkaian kereta api antarkota untuk menyemarakkan Bulan Kemerdekaan.

LIvery Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada sejumlah rangkaian kereta api antarkota untuk menyemarakkan Bulan Kemerdekaan. (PT KAI)


Livery bernuansa Merah Putih tersebut hadir pada KA Pandalungan 2 relasi Jember–Gambir PP, KA Argo Wilis dan KA Turangga relasi Bandung–Surabaya Gubeng PP, serta KA Gajayana relasi Malang–Gambir PP.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, kehadiran livery kemerdekaan membawa suasana peringatan HUT RI semakin dekat dengan perjalanan masyarakat.  

“Kereta api setiap hari menghubungkan kota, keluarga, tempat bekerja, pusat pendidikan, destinasi wisata, serta berbagai aktivitas masyarakat. Pada Bulan Kemerdekaan ini, semangat Merah Putih ikut melaju bersama perjalanan tersebut,” ujar Anne dalam keterangan di Jakarta, Rabu (12/8/2026). 

Livery tersebut mengusung semangat tema resmi HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Identitas visual kemerdekaan ditampilkan pada eksterior rangkaian dengan nuansa merah dan putih yang memperkuat atmosfer perayaan sepanjang perjalanan.

Kehadiran livery pada sejumlah kereta api tersebut membawa semarak kemerdekaan melintasi berbagai wilayah di Pulau Jawa. KA Pandalungan 2 menghubungkan Jember dengan Jakarta, KA Argo Wilis dan KA Turangga menghubungkan Bandung dengan Surabaya, sedangkan KA Gajayana menghubungkan Malang dengan Jakarta.

Menurut Anne, lintas tersebut menggambarkan peran kereta api dalam memperkuat konektivitas masyarakat antardaerah. Setiap perjalanan mempertemukan berbagai kepentingan, mulai dari keluarga, pekerjaan, pendidikan, pariwisata hingga kegiatan ekonomi.  

“Semangat kemerdekaan memiliki makna yang dekat dengan perjalanan kereta api. Dari satu daerah ke daerah lainnya, masyarakat saling terhubung dan berbagai aktivitas terus berlangsung. KAI ingin semarak HUT ke-81 RI dapat dirasakan pelanggan sejak berada di stasiun hingga selama perjalanan,” kata Anne.

Kehadiran livery kemerdekaan juga menjadi bagian dari upaya KAI menghadirkan pengalaman perjalanan yang selaras dengan momentum nasional. Nuansa Merah Putih pada rangkaian diharapkan dapat membangun suasana kebersamaan sekaligus mengingatkan bahwa perjalanan Indonesia dibangun dari keterhubungan antarmasyarakat dan antardaerah.

Semangat tersebut dirangkum KAI melalui pesan, “Merah Putih Terus Melaju, 81 Tahun Indonesia, Satu Semangat Perjalanan Bangsa.”  

“Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka adalah perjalanan panjang yang terus dilanjutkan bersama. KAI akan terus mengambil bagian melalui layanan transportasi yang menghubungkan masyarakat dan berbagai pusat aktivitas, sejalan dengan semangat Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” tutup Anne.

Datang Di Surabaya, Kepala Bapanas dan Dirut BULOG Serahkan Langsung Bantuan Pangan

Iki Radio — Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, bersama Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, menyerahkan secara langsung Bantuan Pangan Pemerintah kepada masyarakat di Kantor Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, Rabu (12/8/2026).



Penyerahan langsung ini menjadi bentuk sinergi nyata pemerintah untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan langsung dirasakan oleh Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Dalam kegiatan tersebut, bantuan diserahkan secara simbolis kepada PBP. Masing-masing penerima mendapatkan alokasi beras sebanyak 30 kilogram untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026 (10 kilogram per bulan).

Khusus di Kelurahan Lidah Kulon, bantuan menyasar 495 PBP dengan total beras disalurkan mencapai 14.850 kilogram. 

Sementara itu, cakupan penerima bantuan pangan untuk provinsi Jawa Timur 5.690.353 PBP, dan Skala Nasional 33,24 juta PBP (total beras mencapai 997,2 ribu ton).

Mentan sekaligus Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk tindak lanjut arahan Presiden RI untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar rakyat.

“Ini adalah arahan Bapak Presiden agar bantuan beras pemerintah dapat diterima oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan di seluruh Indonesia. Targetnya bantuan ini dapat disalurkan secepatnya. Dengan stok beras yang melimpah, ini merupakan bentuk kepedulian Bapak Presiden kepada rakyat Indonesia,” tegas Amran.

Surabaya menjadi lokasi peninjauan kedua setelah sebelumnya rombongan mendatangi Alor, Nusa Tenggara Timur.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan kesiapan penuh jajarannya sebagai operator utama logistik pangan nasional. BULOG mengawal penuh proses mulai dari ketersediaan stok, pengelolaan gudang, hingga distribusi di lapangan.

“Program Bantuan Pangan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara. Dengan stok beras nasional yang sangat memadai, BULOG siap mendukung penuh arahan Bapak Presiden agar bantuan pangan dapat segera disalurkan secara tepat sasaran dan tepat waktu,” pungkas Rizal.

Mentan Pastikan 33,4 Juta Warga Terima Bantuan Pangan Gratis

Iki Radio — Pemerintah memastikan program penyaluran bantuan pangan komoditi beras disalurkan secara gratis kepada 33,4 juta masyarakat di seluruh Indonesia. Kebijakan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakat.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, saat meninjau penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya, Rabu (12/8/2026).

“Untuk bantuan pangan untuk 33,4 juta masyarakat kita itu gratis. Itu adalah perintah Bapak Presiden,” ujar Amran di hadapan warga penerima manfaat.

Amran menjelaskan bahwa keputusan memberikan bantuan secara cuma-cuma ini didukung oleh kondisi stok beras nasional yang sangat kuat, yakni mencapai sekitar 5,2 juta ton. Ia menekankan bahwa ketersediaan beras tersebut merupakan hasil nyata dari peningkatan produksi pertanian dalam negeri, bukan bergantung pada impor.

"Beras kita menyimpan 5,2 juta ton. Kalau mau datang tanya ke BPS, kalau tanya produksi di pertanian, beras ini tidak sendiri, bukan beras impor. Jadi kita sudah mampu produksi sendiri," jelas Mentan.

Tingginya angka cadangan beras nasional ini menjadi landasan utama Presiden dalam menginstruksikan pendistribusian bantuan secara masif ke berbagai daerah.

Kunjungan kerja Mentan ke Jawa Timur, khususnya Surabaya, bertujuan untuk menyapa masyarakat sekaligus memastikan proses distribusi bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran. Melalui produksi dalam negeri yang optimal dan stok yang memadai, pemerintah optimistis kebutuhan pangan harian masyarakat dapat terus terpenuhi dengan baik.

Mengakhiri peninjauannya di Surabaya, Mentan turut menyampaikan pesan hangat dari Kepala Negara kepada para warga penerima bantuan sebelum melanjutkan agenda peninjauan berikutnya.

“Salam hormat dari Bapak Presiden. *Matur nuwun*,” pungkas Amran.

Diawali Madiun dan Lamongan, Bulog MUlai Salurkan Bantuan Pangan Di Wilayah Surabaya

Iki Radio— Setelah sebelumnya wilayah Madiun dan Lamongan, penyaluran Bantuan Pangan Komoditi Beras alokasi Juli, Agustus, dan September 2026, kini mulai merambah Kota Surabaya. Penyaluran perdana di Kota Pahlawan ini berlangsung secara bertahap, dimulai dari Kelurahan Lidah Kulon, Rabu (12/8/2026).

Pimpinan Wilayah (Pimwil) Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho, menyatakan bahwa penyaluran di Surabaya merupakan bagian dari program percepatan bantuan untuk 5,6 juta penerima di seluruh Jawa Timur. Khusus untuk Kota Surabaya, tercatat ada sebanyak 184.313 penerima bantuan.

"Untuk wilayah Surabaya, kita mulai dari Kelurahan Lidah Kulon. Sebelumnya, penyaluran juga sudah dimulai di Lamongan dan Madiun. Targetnya, akhir September seluruh penyaluran sudah selesai," ujar Langgeng.

Dalam alokasi tiga bulan ini, setiap keluarga penerima manfaat berhak mendapatkan beras sebanyak 10 kilogram per bulan, sehingga total bantuan yang diterima mencapai 30 kilogram per penerima. Pihak BULOG merencanakan proses distribusi dilakukan sekaligus agar penyerapan bantuan berjalan efektif.

Di tengah guliran penyaluran bantuan, BULOG memastikan ketahanan pangan di Jawa Timur berada dalam kondisi sangat aman. 

Berdasarkan pantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), harga sejumlah komoditas utama relatif stabil, bahkan beras dan minyak goreng menjadi salah satu penyumbang deflasi di daerah tersebut.

Saat ini, stok beras yang dikuasai Perum BULOG Kanwil Jatim mencapai sekitar 1,38 juta ton. Capaian ini didukung oleh realisasi pengadaan beras yang melampaui target harian dan tahunan. Dari target pengadaan sebesar 883.000 ton, realisasinya kini telah menyentuh angka 920.000 ton atau setara 106 persen.

Dengan cadangan melimpah, Jawa Timur tidak hanya memenuhi kebutuhan domestik untuk 17 bulan ke depan, tetapi juga memperkuat perannya sebagai lumbung pangan nasional dengan menyokong daerah-daerah yang mengalami defisit beras.

"Untuk sekitar 17 bulan ke depan, stok kita cukup. Bahkan, Jawa Timur sangat aman. Kita justru mengirim ke daerah-daerah yang mengalami defisit," ungkap Langgeng.

Hingga saat ini, Jawa Timur telah mendistribusikan pasokan beras ke 17 provinsi di Indonesia, di antaranya Papua, Riau, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah. Seluruh mekanisme pengiriman dan penentuan volume beras pasokan antardaerah ini diatur langsung oleh pemerintah pusat berdasarkan pemantauan neraca stok pangan nasional.(ir)

Tingkatkan Kesadaran Pajak, Pemkab Madiun Gelar Anugerah Pajak Tahun 2026

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Acara Anugerah Pajak Kabupaten Madiun Tahun 2026 di Pendopo Ronggo Djumeno, Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun (Puspemkab) Caruban, Rabu (12/8/2026).

Mengusung tema "Patuh Pajak untuk Madiun Bersahaja", kegiatan ini ditujukan untuk memberikan apresiasi kepada para wajib pajak, instansi, hingga jajaran pemerintah daerah atas kepatuhan dan kolaborasi dalam optimalisasi pendapatan pajak.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pihak dan pemangku kepentingan yang mendukung proses pemungutan pajak daerah maupun pajak pusat.

"Pajak merupakan sumber pendanaan penting untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta meningkatkan infrastruktur pendidikan, kesehatan, kebersihan, dan pelayanan masyarakat. Peningkatan potensi pajak perlu dioptimalkan seiring kondisi sosial ekonomi masyarakat untuk mendukung kemandirian fiskal daerah," ujar Hari Wuryanto.

Ia juga menegaskan bahwa pelayanan perpajakan di Kabupaten Madiun terus didorong berbasis digital.

Pembayaran pajak daerah kini dapat diakses secara daring melalui teller Bank Jatim, mobile banking, BUMDes, Kantor Pos, Tokopedia, Indomaret, Alfamart, hingga QRIS.

Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II, Arridel Mindra, yang hadir dalam acara tersebut juga turut menyampaikan apresiasi atas kepatuhan masyarakat Kabupaten Madiun dalam hal perpajakan.

Selain itu, Arridel juga turut memuji langkah proaktif Pemkab Madiun. Ia menyoroti kreativitas Pemkab Madiun dalam mengatasi tekanan fiskal akibat penurunan Transfer ke Daerah (TKD). Menurutnya, langkah Madiun yang menerbitkan obligasi daerah untuk pembiayaan pembangunan menjadi inspirasi serta terobosan inovatif di Indonesia.

"Artinya, Bapak Bupati dan Wakil Bupati tidak hanya meratapi kekurangan TKD, tetapi terus berupaya agar tetap bisa melayanan masyarakat serta menjamin kelangsungan pelayanan publik," ungkap Arridel.

Kepala Bapenda Kabupaten Madiun, Yudi Hartono, menyampaikan tujuan pemberian anugerah pajak ini adalah untuk memberikan apresiasi kepada instansi, badan, lembaga, maupun kantor atas sinergi dan kolaborasi dalam mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk aktif berkontribusi dalam rangka mendukung pembangunan dan menumbuhkan budaya sadar pajak.

“Selain itu memberikan apresiasi kepada wajib pajak instansi, badan, lembaga, kantor, maupun dunia usaha, badan usaha, dan wajib pajak orang pribadi atas kepatuhan dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun, pejabat Bapenda Prov. Jatim, KPP Pratama Madiun, Bank Jatim, pimpinan BUMN/BUMD, para camat, serta perwakilan wajib pajak.

Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemkab Madiun optimistis dapat mewujudkan visi Madiun yang Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera).(ir)


DAFTAR PENERIMA PENGHARGAAN

ANUGERAH PAJAK KABUPATEN MADIUN TAHUN 2026

 

PENGHARGAAN : WAJIB PAJAK PATUH

KATEGORI : Wajib Pajak Patuh Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Kesenian dan Hiburan

-          Taman Wisata Bendungan Bening

 

KATEGORI : Wajib Pajak Patuh Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Makanan dan Minuman

-          Banyoe Oerip Café

 

KATEGORI : Wajib Pajak Patuh Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Perhotelan

-          Hotel Lawu Permai

 

KATEGORI : Wajib Pajak Patuh Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Parkir

-          Penitipan Sepeda Motor Nurwati

 

KATEGORI : Wajib Pajak Patuh Pajak air Tanah

-          Rio Farm (Peternakan Ayam Petelur)

 

KATEGORI : Desa Patuh Opsen PKB (Pajak Kendaraan Bermotor)

-          Desa Tambakmas Kecamatan Kebonsari

-          Desa Sambirejo Kecamatan Geger

-          Desa Banjarejo Kecamatan Dagangan

 

 

PENGHARGAAN : DESA PATUH PBB P2, DESA INTERAKTIF PBB P2 DAN KECAMATAN PATUH PAJAK DAERAH

KATEGORI : Desa Patuh PBB P2 dengan Baku Ketetapan diatas 200 Juta

-          Desa Kedungrejo Kecamatan Pilangkenceng

 

KATEGORI : Desa Patuh PBB P2 dengan Baku Ketetapan 100 Juta s/d 200 Juta

-          Desa Sukolilo Kecamatan Jiwan

 

KATEGORI : Desa Patuh PBB P2 dengan Baku Ketetapan dibawah 100 Juta

-          Desa Sobrah Kecamatan Wungu

 

KATEGORI : Desa Interaktif PBB P2

-          Desa Batok Kecamatan Gemarang

 

KATEGORI : Kecamatan Patuh

-          Kecamatan Pilangkenceng

 

PENGHARGAAN : DESA DAN OPD DENGAN KEPATUHAN PELAPORAN DAN KONTRIBUSI PEMBAYARAN PAJAK PUSAT TERBAIK

KATEGORI : DESA Dengan Kepatuhan Pelaporan Cortex Dan Kontribusi Pembayaran Pajak Terbaik

-          Desa Purworejo – Geger

-          Desa Sumberbendo – Saradan

-          Desa Wonoayu – Pilangkenceng

 

KATEGORI : OPD Dengan Kepatuhan Pelaporan Cortex Dan Kontribusi Pembayaran Pajak Terbaik

-          DPUPR Kabupaten Madiun

-          Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun

-          RSUD Caruban Kabupaten Madiun

 

PENGHARGAAN : MITRA KERJA PAJAK

KATEGORI : Mitra Kerja Opsen PKB dan BBNKB

-          Kepolisian Resor Madiun

-          PT. Jasa Raharja

-          UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Madiun, Bapenda Provinsi Jawa Timur

 

KATEGORI : Mitra Kerja Pajak Daerah

-          Kepolisian Resor Madiun

-          Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun

-          Kantor Pertanahan Kabupaten Madiun

-          Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Madiun

-          Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah Kabupaten Madiun

-          PT PLN (Persero) UP3 Madiun

-          PT Jasa Marga Ngawi kertosono Kediri

 

KATEGORI : Mitra Kerja Bank Persepsi Pajak

-          Bank Jatim Cabang Caruban

 

 


Peluang Kerja ke Jepang hingga Jerman, Simak Pendaftaran SMK Go Global 2026

Iki Radio - Kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk mempersiapkan diri memasuki pasar kerja internasional kembali dibuka. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) membuka pendaftaran tahap pertama Pelatihan Peningkatan Kapasitas Program Asta Mandala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Go Global pada 12–16 Agustus 2026.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, mengatakan SMK Go Global merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses terhadap peluang kerja internasional. (Humas KP2MI)


Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja di berbagai negara.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, mengatakan SMK Go Global merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses terhadap peluang kerja internasional.

“Program SMK Go Global merupakan bagian dari upaya pemerintah menyiapkan talenta-talenta muda Indonesia agar memiliki kompetensi, keterampilan, dan kesiapan yang dibutuhkan oleh pasar kerja global,” ujar Mukhtarudin di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Melalui program tersebut, pemerintah menargetkan 500.000 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), terdiri atas 300.000 lulusan SMK dan 200.000 peserta dari masyarakat umum.

Menurut Mukhtarudin, target tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah membangun ekosistem penyiapan tenaga kerja yang terhubung dengan kebutuhan pasar kerja luar negeri.

Dari SMK Menuju Pasar Kerja Dunia

Asta Mandala SMK Go Global dirancang berdasarkan kebutuhan pasar kerja. Peserta tidak hanya memperoleh pelatihan keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan bahasa, pemahaman budaya, disiplin kerja, serta pengetahuan mengenai hak dan kewajiban sebagai pekerja migran.

“Pelatihan tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, tetapi juga kesiapan peserta untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja dan kehidupan di negara tujuan. Karena itu, aspek bahasa, budaya, disiplin kerja, dan pemahaman mengenai hak serta kewajiban pekerja migran juga menjadi bagian penting,” kata Mukhtarudin.

Program tersebut mencakup sejumlah bidang prioritas, yakni kesehatan, perhotelan, manufaktur, transportasi, konstruksi, agrikultur, pekerjaan berbasis laut atau anak buah kapal (ABK), serta bahasa asing.

Pada sektor kesehatan, kompetensi yang disiapkan meliputi caregiver, caretaker, elderly caretaker, dan nursing home. Bidang perhotelan mencakup terapis spa, housekeeping, petugas kebersihan, pramusaji, barista, dan juru masak.

Untuk sektor manufaktur, tersedia kompetensi pengelasan, molding, dan operasional produksi. Sementara bidang transportasi meliputi pengemudi kendaraan, bus, dan truk.

Program juga mencakup pekerja konstruksi serta sektor agrikultur, seperti perkebunan kelapa sawit, peternakan, akuakultur, kehutanan, dan pertanian. Pada sektor berbasis laut tersedia pelatihan bagi nelayan dan ABK niaga.

Peserta juga dapat memperoleh penguatan kemampuan bahasa Inggris, Jepang, Jerman, Mandarin, dan Korea.

Peluang dari Jepang hingga Eropa

Pemerintah telah memetakan kebutuhan tenaga kerja berdasarkan sektor dan negara tujuan.

Sektor perhotelan menjadi salah satu bidang dengan kebutuhan terbesar, yakni 14.140 orang untuk sejumlah negara, antara lain Turki, Malaysia, Maladewa, Kuwait, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, hingga kawasan Eropa Timur.

Sementara kebutuhan sektor kesehatan ditargetkan mencapai 12.780 orang dengan negara tujuan antara lain Jepang, Belanda, Singapura, Taiwan, dan Jerman.

“Sektor lain turut berkontribusi, yakni manufaktur sebanyak 6.400 orang ke Korea Selatan, Qatar, dan Taiwan; agrikultur sebanyak 4.300 orang ke Malaysia, Taiwan, dan Jepang; pelatihan bahasa sebanyak 1.700 orang; konstruksi sebanyak 400 orang; sea based sebanyak 220 orang; serta transportasi sebanyak 60 orang,” beber Mukhtarudin.

Menurutnya, pemetaan tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan pasar kerja luar negeri agar kompetensi yang diperoleh peserta relevan dengan permintaan tenaga kerja di negara tujuan.

“Melalui pendaftaran ini, kami ingin memastikan Calon Pekerja Migran memiliki bekal yang memadai sebelum memasuki pasar kerja luar negeri. Kompetensi yang kuat akan meningkatkan daya saing sekaligus membuka peluang bagi Pekerja Migran Indonesia untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik,” tuturnya.

Ini Syarat Pendaftaran SMK Go Global

Pendaftaran tahap pertama Pelatihan Peningkatan Kapasitas Program SMK Go Global berlangsung mulai Rabu (12/8/2026) hingga Minggu (16/8/2026).

Calon peserta harus berusia minimal 18 tahun serta menyiapkan sejumlah dokumen persyaratan, meliputi fotokopi Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dan surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan terdekat.

Peserta juga harus melengkapi surat pernyataan kesanggupan mengikuti program peningkatan kapasitas CPMI/PMI untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja luar negeri, surat pernyataan berminat bekerja di luar negeri, serta surat izin orang tua, wali, suami, atau istri.

Persyaratan lainnya adalah fotokopi ijazah pendidikan terakhir. Dokumen keterampilan teknis, kemampuan bahasa, atau pengalaman sesuai bidang pekerjaan yang dipilih diutamakan, tetapi tidak bersifat wajib.

Peserta juga diharapkan memiliki kartu AK-1 atau surat keterangan pencari kerja dari dinas yang membidangi ketenagakerjaan di daerah masing-masing.

Informasi mengenai persyaratan, jenis pelatihan, jadwal, mekanisme pendaftaran, dan ketentuan program dapat diperoleh melalui kanal resmi KP2MI serta 23 Balai Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) di seluruh Indonesia.

Masyarakat Diminta Waspadai Informasi Tidak Resmi

Mukhtarudin mengingatkan calon peserta untuk menggunakan informasi dari kanal resmi pemerintah dan berhati-hati terhadap informasi pendaftaran yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Untuk masyarakat yang berminat, silakan mengikuti informasi resmi yang disampaikan KP2MI maupun BP3MI. Jangan menggunakan informasi dari sumber yang tidak resmi. Kami ingin seluruh proses pendaftaran berlangsung secara transparan, mudah diakses, dan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan,” imbuh Mukhtarudin.

Pemerintah menempatkan peningkatan kompetensi sebagai bagian penting sebelum CPMI memasuki pasar kerja internasional. Peserta dipersiapkan tidak sekadar untuk berangkat bekerja, tetapi juga memiliki keterampilan, pemahaman budaya kerja, dan pengetahuan mengenai perlindungan sebagai pekerja migran.

“Dengan peningkatan kapasitas sejak tahap persiapan, pemerintah berharap semakin banyak calon Pekerja Migran yang dapat bekerja melalui prosedur yang resmi, memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja, serta mampu meningkatkan kesejahteraan dirinya dan keluarganya,” pungkas Mukhtarudin.

 

Merdeka Run 2026 Dibuka Hari Ini, Kemenpora Ajak Masyarakat Berolahraga Rayakan HUT ke-81 RI

Iki Radio - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengajak seluruh elemen masyarakat mengikuti Merdeka Run 2026 untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pendaftaran ajang lari bertajuk “Bangun, Bergerak, Merdeka” tersebut dibuka mulai Rabu (12/8/2026) pukul 17.00 WIB melalui situs resmi Merdeka Run.



Merdeka Run 2026 akan berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026, dengan jarak tempuh 8 kilometer dan titik start di Istana Merdeka, Jakarta.

Kemenpora menyebut ajang tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga momentum bagi masyarakat untuk merayakan kemerdekaan bersama keluarga, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat.

Selain kegiatan lari, rangkaian Merdeka Run 2026 akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti bazar UMKM, festival kuliner, atraksi drone, serta penampilan para musisi.

Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan tersebut dapat melakukan pendaftaran melalui www.merdekarun.id.

Kemenpora juga mengimbau calon peserta untuk mengikuti perkembangan informasi terkait Merdeka Run 2026 melalui akun Instagram @merdekarun_indonesia dan @kemenpora.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erik Thohir mengatakan Merdeka Run 2026 dirancang dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat untuk bersama-sama memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Ajang lari tersebut digelar secara gratis dan terbuka bagi berbagai elemen, mulai dari pemerintah, pengusaha, figur publik, selebritas, masyarakat umum hingga awak media.

Menurut Menpora, Merdeka Run menjadi bagian dari momentum untuk mensyukuri perjalanan Indonesia selama 81 tahun kemerdekaan sekaligus memperkuat kolaborasi antarelemen bangsa.

Ia menilai Indonesia terus berkembang dan semakin diperhitungkan di dunia, tidak hanya dalam aspek geopolitik dan ekonomi, tetapi juga melalui berbagai karya anak bangsa.

“Karya anak Indonesia seperti film, musik, olahraga dan bidang lain terus menjadi sebuah perhitungan di situasi global saat ini,” ujarnya.

Ia mengatakan perkembangan tersebut tidak terlepas dari kreativitas masyarakat Indonesia. Karena itu, Merdeka Run diharapkan menjadi salah satu ruang untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kolaborasi.

“Ini tentu berkat masyarakat Indonesia yang terus berkreativitas. Merdeka Run juga menjadi bagian untuk memperkuat kolaborasi,” katanya.

Menpora menjelaskan, Merdeka Run 2026 diprioritaskan bagi warga negara Indonesia. Namun, penyelenggara tetap membuka kesempatan bagi warga negara asing (WNA) yang ingin berpartisipasi.

Keterbukaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang terbuka dalam pergaulan global.

Melalui Merdeka Run 2026, Kemenpora berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat dirayakan secara inklusif melalui kegiatan olahraga, kreativitas, UMKM, hiburan, serta interaksi masyarakat.

 

Polda Jatim Perkuat Kesiapan Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Karhutla

Iki Radio - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah.  Kesiapan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan dan peralatan penanganan karhutla 2026 di lapangan apel Polda Jatim, Selasa (11/8/2026).



Direktur Samapta Polda Jatim Kombes Pol Noerwiyanto mengatakan Jawa Timur memiliki potensi kerawanan karhutla yang cukup tinggi. Kondisi geografis di Jawa Timur yang memiliki kawasan hutan, pegunungan, perkebunan hingga wilayah dengan kepadatan penduduk menjadi tantangan tersendiri dalam pencegahan dan penanganan karhutla.

“Jawa Timur merupakan wilayah yang mempunyai potensi kerawanan kebakaran hutan dan lahan yang tinggi. Kawasan hutan jati dan hutan pinus yang tersebar di berbagai wilayah berpotensi terjadi kebakaran, terutama saat musim kemarau,” kata Kombes Noerwiyanto.

Potensi tersebut semakin perlu diantisipasi mengingat sejumlah kawasan di Jawa Timur tengah menghadapi kondisi kering. Salah satunya kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang saat ini masih dalam penanganan. Kombes Noerwiyanto menyebut karhutla tidak hanya dipengaruhi faktor alam dan cuaca, tetapi juga aktivitas manusia. Salah satunya pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar.

“Terjadinya karhutla selain faktor alam atau cuaca pada musim kering yang ekstrem, juga dapat disebabkan faktor manusia. Misalnya membakar lahan untuk membersihkan daun-daun kering yang ada di lahan yang akan dijadikan perkebunan,” ujar Kombes Noerwiyanto.

Berdasarkan prediksi BMKG, sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan mengalami musim kemarau yang lebih kering dari normal, sementara sebagian wilayah juga diprediksi mengalami musim kemarau lebih panjang. “Potensi munculnya titik panas atau hotspot perlu diantisipasi di sejumlah wilayah, antara lain Probolinggo, Situbondo, Lumajang, Malang, Trenggalek, Ponorogo, Kediri, Bojonegoro, Gresik dan wilayah lainnya,” jelas Kombes Noerwiyanto

Untuk mengantisipasi potensi tersebut, Polda Jatim memastikan kesiapan personel, peralatan serta sarana dan prasarana pendukung. Seluruh unsur yang terlibat diminta mampu bergerak cepat dan terpadu ketika terjadi kebakaran. “Apel gelar pasukan dan peralatan ini merupakan langkah dan bukti nyata bahwa baik aspek personel, peralatan maupun sarana prasarana pendukung siap melaksanakan tugas penanganan karhutla,” tegas Kombes Noerwiyanto.

Ia juga menegaskan penanganan karhutla tidak bisa dilakukan oleh Polri sendiri, namun dbutuhkan sinergi antara Polri, BPBD, Basarnas, Damkar, relawan, dinas terkait serta masyarakat. Kombes Noerwiyanto juga meminta jajarannya meningkatkan deteksi dini dan patroli di kawasan rawan, memanfaatkan teknologi untuk pemantauan hotspot, serta menggencarkan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. 

Selain itu, kesiapan personel dan peralatan harus dipastikan setiap saat, disertai koordinasi lintas sektoral yang kuat. “Keberhasilan penanganan karhutla sangat bergantung pada sinergitas dan kolaborasi lintas sektoral. Karena itu, kita harus menghilangkan ego sektoral agar penanganan di lapangan bisa berjalan dengan baik,” kata Kombes Noerwiyanto.

Dalam penanganan karhutla, Kombes Noerwiyanto juga menekankan pentingnya keselamatan personel. Petugas diminta mematuhi standar operasional prosedur keselamatan kerja, terutama ketika melakukan pemadaman di medan yang sulit. “Utamakan keselamatan personel. Patuhi standar operasional prosedur keselamatan kerja atau safety first saat melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di medan yang sulit. Ingat, jiwa personel sangat berharga,” pungkas Kombes Noerwiyanto.

 

close
Pasang Iklan Disini