Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Satpol PP Pekanbaru Layangan SP ke Pedagang Pasar Tumpah di Jalan Ahmad Yani

Iki Radio - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru, melayangkan surat peringatan (SP) kepada pedagang yang berjualan di Pasar Tumpah Jalan Ahmad Yani.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru, melayangkan surat peringatan (SP) kepada pedagang yang berjualan di Pasar Tumpah Jalan Ahmad Yani

Melalui SP tersebut, para pedagang diminta mematuhi jam berjualan yang telah ditetapkan.

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Desheriyanto menyebutkan, pedagang di Pasar Tumpah Ahmad Yani hanya diizinkan membuka dagangan paling lama hingga pukul 07.00 WIB.

"Jam 7.30, itu sudah bersih dari aktivitas pedagang dan juga sampah," tegasnya, Rabu (22/7/2026).

Namun kenyataan di lapangan, terang Desheriyanto, para pedagang masih ada yang berjualan hingga pukul 11.00 WIB.

"Karena itu, kemarin kita sudah berikan surat peringatan," ungkapnya.

Apabila pedagang tidak juga mematuhi jam berjualan, Satpol PP bersama tim gabungan bakal melakukan penertiban.

"Kita akan cari waktu untuk melaksanakan penertiban di Ahmad Yani ini," ujarnya.

Disampaikannya, keberadaan pedagang di Pasar Tumpah Ahmad Yani di luar jam berjualan yang ditentukan telah mengganggu keamanan dan ketertiban.

Jalan Ahmad Yani, lanjutnya, merupakan jalur padat yang ramai dilintasi kendaraan roda dua dan empat. Keberadaan pedagang di badan, bahu dan trotoar jalan membuat arus lalu lintas terganggu.

"Apalagi di sana banyak terdapat fasilitas publik, ada rumah sakit, sekolah, maupun rumah ibadah. Jadi, keberadaan pedagang sangat mengganggu keamanan dan ketertiban di Ahmad Yani,"tambahnya.

 

Satpol PP Pekanbaru Bongkar 70 Lapak PKL di Kawasan Stadion Utama Riau

Iki Radio - Puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Kecamatan Binawidya ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru, Rabu (22/7/2026).

Petugas dari Satpol PP membongkar lapak liar yang berada tepat di sepanjang stadion tersebut. Mayoritas bangunan yang terbuat dari kayu itu digunakan pedagang untuk berjualan makanan dan minuman.

Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Desheriyanto mengatakan bahwa ada sekitar 70 lapak PKL yang bakal ditertibkan. Pembongkaran juga dibantu oleh alat berat excavator.

"Hari ini ada sekitar 70 lapak yang kita tertibkan di area stadion. Supaya area ini lebih tertib lagi," kata Desheriyanto di lokasi penertiban.

Menurutnya, penertiban lapak PKL yang menjamur ini seiring penataan di kawasan sarana olahraga tersebut. Banyak lapak PKL yang berjamuran dan merusak estetika kota.

Ia menegaskan, bahwa penertiban dan pembongkaran dilakukan setelah pihaknya melakukan peringatan ke para PKL yang berjualan di sana.

Pedagang tidak diperbolehkan untuk membuat lapak dan meninggalkan tempat jualannya di lokasi tersebut. Mereka tetap bisa berjualan di lokasi itu, namun harus bongkar pasang lapak mereka atau tidak permanen.

"Penertiban ini ada 160 personil yang kita libatkan, ada dari Satpol PP, TNI, dan Polri. Kita tata kawasan kota, pedagang silahkan jualan di kawasan ini. Tapi tidak boleh meninggalkan barang-barang dagangannya, bawa pulang lagi barang-barangnya," jelas Kasatpol PP.

Ia memastikan dalam pembongkaran lapak PKL di sekitar kawasan stadion ini berjalan dengan lancar. Tidak ada perlawanan yang berarti dari pedagang karena sudah ada surat peringatan sebelumnya. 

 

Polres Blora Bongkar Praktik Pengoplosan Gas LPG Bersubsidi

Iki Radio - Kepolisian Resor (Polres) Blora berhasil membongkar kasus tindak pidana penyalahgunaan niaga bahan bakar minyak dan gas bumi (LPG) bersubsidi pemerintah.

Wakapolres Blora, Kompol Slamet Riyanto dalam konferensi pers ungkap kasus pengoplosan gas LPG 3 kg.

Praktik pengoplosan gas LPG 3 kg ke dalam tabung non-subsidi ukuran 12 kg dan 50 kg tersebut digerebek petugas di sebuah pekarangan milik warga di Desa Botoreco, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora.

Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan seorang tersangka berinisial P.E.S. (26), warga Kecamatan Kunduran, yang berperan sebagai eksekutor penyuntikan gas.

Selain itu, polisi juga menetapkan tiga orang lainnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), yakni M yang berperan sebagai pengoplos, serta S dan G yang bertindak sebagai sopir.

Wakapolres Blora, Kompol Slamet Riyanto, dalam keterangan pers, Rabu (22/7/2026) mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan berupa pemindahan isi gas LPG bersubsidi di wilayah Kunduran pada Selasa (14/7/2026) dini hari sekira pukul 00.30 WIB.

"Petugas mengamankan barang bukti ratusan tabung gas, baik yang bersubsidi maupun non-subsidi, serta sarana alat penyuntik yang telah dimodifikasi. Modus operandi yang digunakan pelaku adalah memindahkan isi gas LPG 3 kg subsidi ke dalam tabung non-subsidi ukuran 12 kg dan 50 kg menggunakan selang regulator khusus," ujar Kompol Slamet Riyanto.

Wakapolres Blora menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara terhadap sembilan orang saksi mengarah ke 4 pelaku

Pelaku yang sudah diamankan berinisial P.E.S asal kecamatan kunduran kab blora dan masih ada 3 calon tersangka lainnya yang belum tertangkap, dalam kegiatan penyalah gunaan elpigi bersubsidi ini diketahui telah berlangsung sebanyak dua kali dengan taksiran kerugian negara mencapai Rp14,8 juta.

Dalam penggerebekan tersebut, Satreskrim Polres Blora menyita barang bukti dalam jumlah besar, di antaranya 806 tabung LPG 3 kg berisi, 18 tabung LPG 3 kg kosong, 148 tabung LPG 12 kg kosong, 12 tabung LPG 50 kg berisi, dan 3 tabung LPG 50 kg kosong.

Petugas juga menyita puluhan selang regulator modifikasi, ratusan tutup segel, serta dua unit truk yang digunakan sebagai sarana pengangkutan.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang RI No. 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang perubahan atas UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

"Ancaman hukuman untuk pelaku adalah pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar. Kami juga mengimbau kepada para pelaku lain yang masih buron untuk segera menyerahkan diri," tegas Kompol Slamet Riyanto.

 

Bank Jatim Caruban Berkomitmen Perkuat Sinergi Dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Madiun

Iki Radio — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) Cabang Caruban menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan perbankan sekaligus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Madiun dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


Sebagai Kantor Cabang Penuh yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman No. 179, Caruban, Bank Jatim Cabang Caruban aktif melayani berbagai kebutuhan transaksi perbankan, baik untuk masyarakat umum maupun instansi pemerintah daerah di wilayah Kabupaten Madiun dan sekitarnya.

Dalam peran operasionalnya, Bank Jatim Cabang Caruban menyediakan ragam fasilitas perbankan daerah yang komprehensif. Mulai dari layanan pembukaan rekening, tabungan, penyaluran pinjaman dan kredit, hingga integrasi layanan digital perbankan untuk kemudahan transaksi pelanggan di era modern.

Tidak hanya berfokus pada layanan finansial harian, Bank Jatim Cabang Caruban juga terus mengambil peran aktif dalam menggerakkan potensi ekonomi lokal. Salah satu prioritas utamanya adalah memperkuat dan mengembangkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta perkoperasian melalui penyaluran kredit yang tepat sasaran.

Capaian positif Pemkab Madiun di bidang perkoperasian turut menjadi pemantik semangat bagi seluruh elemen perbankan untuk terus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Segenap Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Jajaran Direksi, serta seluruh insan Jatimers Bank Jatim Cabang Caruban menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Bupati Madiun, Bapak H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., atas diraihnya penghargaan bergengsi sebagai Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia dalam rangkaian Peringatan Hari Koperasi ke-79 yang berlangsung di Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Madiun dalam membina ekosistem ekonomi kerakyatan, yang sejalan dengan visi Bank Jatim Cabang Caruban untuk terus tumbuh dan maju bersama masyarakat Madiun.(*ir)

 

Bupati Madiun Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026. Ini Daftar Lengkap Penerima Penghargaan Dalam Hari Koperasi Ke 79 di Pamekasan

Iki Radio - Rasa bangga tentu juga dirasakan masyarakat ketika kepala daerahnya meraih sebuah penghargaan bergengsi. 

Gelar Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur diberikan kepada beberapa kepala daerah di Jawa Timur yang dinilai berprestasi dalam memajukan dan membina perkoperasian di wilayahnya. 

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi RI pada peringatan Hari Koperasi (Harkop) tingkat Provinsi Jawa Timur.

Berikut daftar lengkap pemerima penghargaan dalam puncak peringatanHari Koperasi ke 79 di Pamekasan Madura, Selasa (21/7/2026).

Jer Basuki Bidang Koperasi: 

1. Bupati Tuban

Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur: 

1. Bupati Pamekasan 

2. Bupati Lamongan 

3. Bupati Probolinggo 

4. Bupati Malang 

5. Plt. Bupati Tulungagung 

6. Walikota Mojokerto 

7. Bupati Madiun 

8. Walikota Malang 

Penggerak Koperasi Jawa Timur  

1. Soedjiadi, S.H - Ketua Koperasi Konsumen Gabungan Pegawai RI Jatim 

2. Nyadin, M.A.P - Ketua Dekopinda Kab. Tulungagung 

3. Masyudi Kanzillah, S.Ag - Ketua KSPPS BMT Nuansa Umat Sumenep 

4. Sugianto, S.Kep,Ners.,M.M - Ketua Dekopinda Kab. Probolinggo 

5. Erlin Sulistyawati - Ketua Asosiasi Koperasi Wanita Se-Malang Raya 

Dharma Bakti Koperasi Jawa Timur  

1. Prof. Dr. Siti Marwiyah, S.H.,M.H - Rektor Universitas Dr. Soetomo Surabaya 

2. Prof. Prof. Dr. Iwan Permadi, S.H.,M.Hum - Akademisi Universitas Brawijaya 

3. Winardi Legowo, Direktur Utama Pt. Bank Jatim 

4. Drs. Agus Wijaya, M.A.P - Koperasi Pegawai Beringin Kab. Tuban 

5. Dr. Herman Suryokumoro,S.H.,M.S - Majelis Pakar Dekopinwil Jatim 

Penghargaan Koperasi Berprestasi  

1. Juara I Kategori Koppontren Mandiri : Koperasi Konsumen Syariah Pondok Pesantren Alyasini Kab. Pasuruan 

2. Juara I Kategori Koperasi Agro Lestari: Koperasi Produsen Syariah Agro Niaga Jabung Syariah Jawa Timur Kab. Malang 

3. Juara I Kategori Koperasi Niaga : Koperasi Konsumen Syariah Senyum Berkah Manfaat Kab. Magetan

4. Juara I Kategori Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih : Koperasi Desa Merah Putih Sidomulyo Kab. Jember 

5. Juara I Kategori Koperasi Sektor Pembiyaaan : KSPPS Mitra Usaha Ideal Kab. Gresik 

Penghargaan kepada KDKMP dengan nilai transaksi tertinggi di Jawa Timur melalui SIMKOPDES: 

1. Ketua KDMP Pucangan Kecamatan Montong Kab. Tuban   

2. Ketua KKMP Tukangkayu Kecamatan Banyuwangi  Kab. Banyuwangi 

3. Ketua KDMP Karangagung Kecamatan Palang Kab. Tuban  

4. Ketua KDMP Rengel Kab. Tuban  

5. Ketua KDMP Bakalanwringinpitu Kab. Sidoarjo 

6. Ketua KDMP Dapet Balongpanggang Kab. Gresik   

7. Ketua KDMP Gesikharjo Kab. Tuban 

8. Ketua KDMP Bedali Kab. Kediri 

9. Ketua KDMP Tangunan Kab. Mojokerto   

10. Ketua KDMP Tlogoagung Kab. 

Penghargaan UKM Berprestasi  

1. Juara I Kategori Makanan minuman : UKM Zama (Bordir Malang) 

2. Juara I Kategori Fashion dan Kriya : UKM Aranaspice (Olahan Rempah) 

Puncak Peringatan Harkop ke-79 di Bakorwil Pamekasan: Bupati Madiun Sabet Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026

IkiRadio — Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi (Harkop) ke-79 Tingkat Provinsi Jawa Timur yang dipusatkan di Bakorwil IV Pamekasan, Madura, Selasa (21/07/2026). 

Dalam agenda tersebut, Bupati Madiun tampak didampingi oleh Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Indra Setyawan.

Momen istimewa mewarnai kehadiran jajaran Pemkab Madiun kali ini. Bupati Madiun Hari Wuryanto sukses meraih penghargaan bergengsi sebagai Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur Tahun 2026. 

Apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi Indonesia, Ferry Juliantono.

Acara ini turut dihadiri oleh Staf Khusus Koperasi Merah Putih, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, jajaran Bupati/Walikota se-Jawa Timur, serta para pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) se-Jawa Timur.

Selain seremonial peringatan Harkop ke-79, rangkaian kegiatan juga diintegrasikan dengan pembukaan Koperasi Explore 2026 bertajuk “Pasar Koperasi & UMKM”, sebuah ajang pameran untuk mendorong pemasaran produk lokal dan UMKM unggulan daerah.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam sambutannya menekankan peran vital koperasi di tengah dinamika ekonomi global. Menurutnya, koperasi telah membuktikan tangguhnya daya tahan dalam memperkuat ekonomi rakyat, memberdayakan pelaku UMKM, hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

"Masyarakat dan penggerak koperasi harus terus berinovasi serta beradaptasi mengikuti perkembangan zaman dan era digital. Langkah ini penting agar koperasi kita tumbuh menjadi lembaga yang profesional, modern, dan memiliki daya saing tinggi," pungkas Khofifah.

Sementara itu, Menteri Koperasi Indonesia, Ferry Juliantono, dalam paparan utamanya menjelaskan arah kebijakan strategis pemerintah pusat. Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, nantinya seluruh penyaluran kebutuhan subsidi—mulai dari gas, pupuk, hingga bahan kebutuhan pokok—akan difokuskan dan dilaksanakan melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Tak hanya subsidi, Ferry menambahkan bahwa Kopdes juga akan menjadi hub utama untuk pelayanan publik bidang ekonomi. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), Kredit Usaha Mikro (KUM), saluran channeling, Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga layanan jasa perbankan siap diintegrasikan di tingkat desa melalui ekosistem koperasi tersebut.

Gerakan Indonesia Asri di Banyuwangi, Ribuan Peserta Gotong Royong Bersihkan Pantai Ancol Plengsengan

Iki Radio - Lebih dari seribu orang bergerak membersihkan pantai di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Pantai Ancol Plengsengan, Kelurahan Lateng, Banyuwangi, Selasa (21/6/2026) pagi. Aksi itu bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), gerakan yang dicanangkan Presiden Prabowo untuk mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Aksi bersih-bersih pantai di Banyuwangi tersebut diinisiasi oleh Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri dan Pemkab, diikuti berbagai unsur elemen masyarakat. Ada nelayan, warga, pegiat lingkungan, aparatur sipil negara, kepolisian, TNI, mahasiswa, hingga pelajar.

Sejak pagi mereka menyebar ke berbagai area untuk membersihkan sampah di sekitar kawasan tersebut. 

"Hari ini di Banyuwangi, Kemendagri bekerja sama dengan pemkab melakukan gerakan Indonesia ASRI. Ini gerakan peduli lingkungan, terutama kepedulian terhadap sampah, kepedulian terhadap ketertiban lingkungan," kata Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal.

Dia menyebut, Kemendagri sengaja memilih Banyuwangi sebagai salah satu daerah promosi gerakan Indonesia ASRI lantaran dinilai selalu konsisten dalam mengimplementasikan program strategis nasional.

"Karakter Banyuwangi ini kalau ada arahan selalu dilakukan dengan serius. Oleh karena itu, kami yakin daerah ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Termasuk pelaksanaan gerakan Indonesia ASRI," ujarnya. 

Di Banyuwangi, Gerakan Indonesia ASRI telah diadopsi dan diimplementasikan sebagai gerakan Banyuwangi Asri. Aksi bersih-bersih sampah tersebut secara rutin dan berkelanjutan digelar di berbagai titik.

"Rutin kita lakukan, bahkan tiap kecamatan, kelurahan/desa lakukan bersih-bersih lingkungannya," kata Ipuk.

Ipuk menjelaskan, Banyuwangi mengimplementasikan Gerakan Indonesia ASRI bukan hanya dengan bersih-bersih kawasan pantai. Tetap juga dengan berbagai upaya yang lain.

"Misalnya dengan memunculkan kesadaran masyarakat untuk menjaga Banyuwangi agar selalu dalam kondisi aman, sehat, resik, dan indah," ucap dia.

Soal persampahan, kata dia, Kabupaten Banyuwangi juga memiliki beberapa TPS3R yang saat ini telah beroperasi dan tengah dibangun. Kehadiran TPS3R berdampak signifikan terhadap pengelolaan sampah di Banyuwangi. (*)

Serangan Tikus Meluas, Petani Tempeh Tengah Dapat Jurus Baru Selamatkan Panen

Iki Radio - Produktivitas pertanian di Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, menjadi perhatian bersama setelah sekitar 40 hektare lahan padi dan jagung terdampak serangan hama tikus.

Menyikapi kondisi tersebut, Kelompok Tani (Poktan) Pancer Tirto II bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) menggelar sosialisasi dan praktik pengendalian hama guna menekan risiko kerusakan tanaman serta menjaga hasil panen petani di hamparan lahan seluas kurang lebih 50 hektare, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di rumah Ketua Poktan Pancer Tirto II, Suri, tersebut diikuti 30 anggota kelompok tani dan didampingi langsung oleh Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Tempeh Tengah, Nanda Sinatrya. Selain mendapatkan pembekalan mengenai strategi pengendalian hama tikus, para petani juga mempraktikkan secara langsung teknik pencegahan yang dapat diterapkan di lahan masing-masing.

Dalam sesi praktik, peserta mempelajari cara menyiapkan media pengendalian hama tikus, mulai dari pencampuran bahan hingga teknik penempatan yang tepat di area persawahan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan petani dalam melakukan pengendalian secara mandiri sehingga serangan hama dapat ditekan sejak dini.

"Pengendalian hama tikus tidak cukup dilakukan secara individu. Dibutuhkan kerja sama seluruh petani dalam satu hamparan agar populasi tikus dapat ditekan secara efektif. Melalui kegiatan ini kami berharap petani memahami teknik pengendalian yang benar sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga," ujar Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Tempeh Tengah, Nanda Sinatrya.

Sementara itu, Ketua Poktan Pancer Tirto II, Suri, mengapresiasi antusiasme seluruh anggota kelompok tani yang mengikuti kegiatan hingga praktik selesai. Menurutnya, pengendalian hama tidak hanya membutuhkan metode yang tepat, tetapi juga kekompakan seluruh petani dalam menerapkannya di lapangan.

"Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini dapat langsung diterapkan di lahan masing-masing. Dengan kebersamaan dan kekompakan seluruh anggota, kami optimistis serangan hama tikus dapat diminimalkan sehingga hasil panen padi dan jagung petani tetap terjaga," ungkapnya.

Melalui sosialisasi dan praktik lapangan tersebut, Poktan Pancer Tirto II bersama PPL terus memperkuat langkah pengendalian hama sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas pertanian.

Sinergi ini diharapkan mampu melindungi hasil panen, meningkatkan ketahanan pangan, sekaligus mendukung kesejahteraan petani di Desa Tempeh Tengah.

close
Pasang Iklan Disini