Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

La Nina Lemah dan MJO Aktif Picu Hujan Lebat hingga Awal April 2026

Iki Radio - Curah hujan tinggi diprakirakan masih akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia hingga awal April 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mencatat sejumlah daerah mengalami hujan lebat dalam beberapa hari terakhir.

Prakirawan BMKG, Abdillah, pada Jumat (27/3/2026) melaporkan, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di berbagai wilayah Indonesia, juga mewarnai periode arus balik Lebaran pada 23–25 Maret 2026, dengan curah hujan tertinggi tercatat di Papua Tengah mencapai 119,2 mm per hari.

Berdasarkan data pengamatan, hujan dengan intensitas signifikan juga terjadi di sejumlah wilayah lain, antara lain Papua 64,6 mm/hari, Jawa Tengah 63 mm/hari, Jawa Barat 53,8 mm/hari, Nusa Tenggara Timur 44,9 mm/hari, Jawa Timur 42 mm/hari, dan Lampung 36 mm/hari.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh masih aktifnya gelombang Rossby ekuatorial dan Madden-Julian Oscillation (MJO) secara spasial di wilayah Indonesia bagian timur. Selain itu, adanya pola pertemuan dan perlambatan angin di beberapa wilayah, serta pemanasan kuat pada siang hari, turut mendukung pertumbuhan awan konvektif penyebab hujan.

Khusus wilayah Jabodetabek, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga terpantau dalam beberapa hari terakhir. Curah hujan tertinggi tercatat di Jakarta Utara sebesar 60 mm/hari, Jakarta Barat 54 mm/hari, Bogor 53,8 mm/hari, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur masing-masing 40 mm/hari, serta Jakarta Pusat 39 mm/hari.

BMKG menjelaskan, dalam sepekan ke depan kondisi cuaca di Indonesia masih dipengaruhi dinamika atmosfer skala global, regional, dan lokal. Hasil analisis menunjukkan nilai Southern Oscillation Index (SOI) sebesar +14,2 yang mengindikasikan adanya La Niña lemah, sehingga meningkatkan aktivitas konvektif terutama di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.

Peningkatan aktivitas tersebut diprakirakan semakin kuat dengan aktifnya MJO pada 27–28 Maret 2026, yang berdampak pada wilayah Samudera Hindia barat Aceh hingga Kepulauan Nias, Laut Arafuru, Pulau Buru, sebagian besar Papua, dan perairan utara Papua.

Di sisi lain, keberadaan siklon tropis Narel di Samudra Hindia barat laut Australia juga memberikan pengaruh tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia. Fenomena ini berpotensi meningkatkan curah hujan sedang hingga lebat di wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur.

BMKG juga memprakirakan munculnya sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat daya Banten, serta Papua bagian selatan yang semakin memperkuat potensi hujan.

Untuk periode 27–29 Maret 2026, cuaca di Indonesia umumnya didominasi hujan ringan hingga sedang. Namun, hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berpotensi terjadi dengan status siaga di DKI Jakarta, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Papua, dan Papua Selatan.

Sementara itu, pada periode 30 Maret hingga 2 April 2026, hujan ringan hingga sedang masih mendominasi, dengan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang berstatus siaga di Sumatra Barat dan Papua Pegunungan.

BMKG mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi curah hujan lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang. Kondisi cuaca yang dinamis juga perlu menjadi perhatian dalam perencanaan perjalanan darat, laut, dan udara, serta aktivitas luar ruangan seperti ibadah dan wisata.

Masyarakat juga diingatkan untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG, termasuk situs bmkg.go.id, aplikasi Info BMKG, serta media sosial @infoBMKG, serta melakukan langkah antisipatif di lingkungan masing-masing.

Informasi cuaca akan terus diperbarui secara berkala mengikuti perkembangan terbaru, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman. BMKG juga mengajak masyarakat tetap tenang namun siaga menghadapi potensi perubahan cuacanguna mendukung kelancaran aktivitas. 

 

Film Ayah Ini Arahnya Ke Mana, Ya? Angkat Realita Sosok Ayah, Dwi Sasono: Banyak yang Tersesat

Iki Radio - Industri perfilman Tanah Air kembali menghadirkan kisah keluarga yang menyentuh lewat film “Ayah Ini Arahnya Ke Mana, Ya?”. Dibintangi deretan aktor muda dan senior, film ini siap tayang di bioskop mulai 9 April 2026.

Diproduksi oleh Five Elements Pictures dan Kults Creative, film ini disutradarai oleh Kuntz Agus dan ditulis bersama Oka Aurora. Sementara itu, kursi produser diisi oleh Ody Mulya dan Soemijato Muin.

Menariknya, film ini diadaptasi dari buku fenomenal karya Khoirul Trian dengan judul yang sama.

Film ini mengangkat cerita tentang Dira, seorang anak perempuan yang tumbuh bersama ayah yang secara fisik ada, namun secara emosional terasa jauh. Dalam kondisi keluarga yang penuh tekanan, Dira harus memikul beban orang dewasa lebih cepat dari seharusnya.

Berlatar di rumah sekaligus warung “Soto Bu Lia”, kehidupan keluarga ini terlihat hangat dari luar. Namun di dalamnya, tersimpan luka, utang, dan komunikasi yang tak pernah benar-benar tersampaikan.

Konflik memuncak saat insiden ledakan kompor membuat sang ibu, Lia, mengalami luka parah. Sejak saat itu, keluarga mereka dipaksa menghadapi kenyataan pahit mulai dari biaya pengobatan hingga rahasia yang selama ini ditutupi.

Dwi Sasono yang memerankan Yudi mengaku tertarik dengan tema keluarga yang diangkat film ini. Ia menyoroti bagaimana sosok ayah tidak selalu sesuai dengan gambaran ideal.

“Jadi ayah itu nggak ada sekolahnya. Semua berjalan seiring waktu. Yudi ini seperti nyetir mobil tapi melihat ke belakang, dia nggak tahu arahnya ke mana,” ungkap Dwi di kawasan Cikini, Jakarta, Selasa, 24 Maret 2026.

Ia juga menilai karakter Yudi merepresentasikan banyak ayah di luar sana yang merasa berada di jalur yang benar, padahal sebenarnya sedang tersesat dan kehilangan peran dalam keluarga.

Sementara itu, Mawar de Jongh memerankan Dira, sosok anak perempuan ambisius yang selalu mengutamakan keluarga di atas dirinya sendiri.

“Dira ini selalu pengen jadi yang terbaik buat keluarganya, sampai kadang lupa sama dirinya sendiri,” kata Mawar.

Karakter ini menjadi gambaran banyak anak sulung yang memikul tanggung jawab besar dalam diam.

Rey Bong sebagai Darin, adik Dira, hadir dengan karakter yang lebih berani dan blak-blakan. Ia justru menjadi sosok yang mendobrak emosi dan ketidakjujuran dalam keluarga.

Di sisi lain, Baskara Mahendra memerankan Bumi, sosok yang selalu menjadi tempat bersandar bagi Dira. Namun, hubungan mereka juga menyimpan konflik karena Bumi merasa Dira terlalu mengorbankan dirinya untuk orang lain.

Dengan premis yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, “Ayah Ini Arahnya Ke Mana, Ya?” menawarkan cerita yang bukan hanya menyentuh, tapi juga reflektif.

Film ini dibintangi oleh Mawar de Jongh, Rey Bong, Dwi Sasono, Baskara Mahendra, Unique Priscilla, Kiara McKenna, Dinda Kanya Dewi, hingga Azami Syauqi.

Profil Hailee Steinfeld, Perjalanan Karier, hingga Prestasi sebagai Aktris dan Penyanyi di Hollywood

Iki Radio - Profil Hailee Steinfeld dikenal luas sebagai aktris sekaligus penyanyi berbakat yang sukses menembus industri hiburan Hollywood sejak usia muda. Lahir di Los Angeles, California, pada 11 Desember 1996, Hailee tumbuh dalam lingkungan keluarga yang mendukung kreativitas.


Ia merupakan putri dari Peter Steinfeld, seorang pelatih kebugaran pribadi, dan Cheri Steinfeld yang berprofesi sebagai desainer interior. Hailee juga memiliki saudara laki-laki bernama Griffin Steinfeld.

Masa kecilnya banyak dihabiskan di kawasan Agoura Hills, California, sembari menempuh pendidikan di Ascension Lutheran School, Conejo Elementary, dan Colina Middle School.

Awal Karier hingga Melejit Lewat Film

Bakat akting Hailee Steinfeld mulai terlihat sejak usia 8 tahun, saat ia tampil dalam sejumlah film pendek. Namanya mulai mencuri perhatian publik ketika terpilih membintangi film True Grit pada usia 13 tahun sebuah peran yang membuka jalan menuju kesuksesan di Hollywood.

Setelah itu, ia terus mendapatkan berbagai peran penting, termasuk dalam film Romeo and Juliet dan Ender's Game. Kariernya semakin berkembang saat ia terlibat dalam proyek dubbing versi bahasa Inggris film animasi Jepang When Marnie Was There.

Popularitasnya semakin melejit setelah tampil dalam film musikal Pitch Perfect 2, yang memperlihatkan kemampuan akting sekaligus vokalnya. Ia juga mendapat pujian lewat perannya di The Edge of Seventeen yang dinilai sukses menampilkan karakter remaja dengan kuat.

Pada 2019, Hailee kembali tampil dalam film aksi Charlie's Angels sebagai Angel Recruit, memperluas jangkauan perannya di berbagai genre film.

Karier Musik yang Tak Kalah Bersinar

Tak hanya sukses di dunia akting, Hailee Steinfeld juga menunjukkan eksistensinya di industri musik. Ia menandatangani kontrak dengan Republic Records dan mulai merilis karya musiknya sendiri.

Single debutnya, Love Myself (2015), mendapat sambutan positif dan menjadi titik awal karier musiknya. Ia kemudian merilis EP Haiz pada tahun yang sama.

Hailee juga sempat berkolaborasi dengan Shawn Mendes dalam versi akustik lagu Stitches. Selain itu, lagu Starving yang dirilis bersama Zedd dan duo Grey sukses memperkuat posisinya sebagai penyanyi pop. Sejumlah single lain seperti Most Girls, Let Me Go, hingga Back to Life semakin menegaskan konsistensinya di dunia musik.

Kehidupan Pribadi

Dalam kehidupan pribadinya, Hailee Steinfeld sempat dikabarkan menjalin hubungan dengan Niall Horan. Meski awalnya dibantah, hubungan tersebut akhirnya terkonfirmasi ke publik.

Namun, hubungan keduanya tidak berlangsung lama. Mereka dikabarkan berpisah kurang dari satu tahun karena kesibukan masing-masing di dunia hiburan.

Daftar Film Populer

True Grit (2010)
Begin Again (2013)
Romeo and Juliet (2013)
Ender’s Game (2013)
Pitch Perfect 2 (2015)
The Edge of Seventeen (2016)
Pitch Perfect 3 (2017)
Bumblebee (2018)
Charlie’s Angels (2019)

Deretan Lagu Populer

Love Myself (2015)
Rock Bottom (2016)
Starving (2016)
Most Girls (2017)
Capital Letters (2018)
Afterlife (2019)

Penghargaan dan Prestasi

MTV Europe Music Awards – Best Push Act (2017)
Broadcast Film Critics Association Awards – Best Young Actor/Actress
Chicago Film Critics Association Awards – Best Supporting Actress
Women Film Critics Circle Awards – Best Young Actress.

Khofifah Resmi Terbitkan SE WFH Bagi ASN Pemprov Jatim

Iki Radio - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait penerapan sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur, Indah Wahyuni

Kebijakan yang tertuang dalam surat tertanggal 27 Maret 2026 tersebut dijadwalkan mulai berlaku efektif pada 30 Maret hingga 1 Juni 2026, bagi puluhan ribu pegawai di berbagai instansi daerah.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur, Indah Wahyuni, menjelaskan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya strategis pemerintah daerah dalam menekan pengeluaran operasional. Fokus utama dari kebijakan ini adalah pengurangan konsumsi energi pada aset-aset milik pemerintah provinsi.

“Ini murni untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) dan listrik di lingkungan Pemprov Jawa Timur,” ujar Indah saat memberikan keterangan di Surabaya, Jumat (27/3/2026).


Target Penghematan Energi dan Skema Kerja

Dalam aturan tersebut, Pemprov Jatim menetapkan satu hari WFH dari total lima hari kerja dalam sepekan.

Hari Rabu dipilih sebagai waktu pelaksanaan kerja jarak jauh tersebut.

Berdasarkan perhitungan teknis, kebijakan ini diproyeksikan mampu memangkas penggunaan BBM hingga 20 persen atau setara dengan 108.000 liter. Selain itu, konsumsi listrik di kantor-kantor pemerintahan diharapkan berkurang antara 10 hingga 15 persen.

Kebijakan ini akan berdampak langsung pada sedikitnya 81.700 ASN yang tersebar di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Jawa Timur.

Indah menegaskan bahwa pemilihan hari Rabu telah melalui pertimbangan matang agar tidak mengganggu stabilitas pelayanan publik.

Pemilihan hari di tengah pekan bertujuan menghindari potensi libur panjang (long weekend). Jika WFH diletakkan pada hari Jumat, yang dikhawatirkan dapat menurunkan produktivitas layanan masyarakat pada akhir pekan.

“SE ini sangat efektif untuk mengefisienkan BBM dan listrik,” tegasnya.

Meskipun bekerja dari rumah, pemerintah memastikan bahwa para pegawai tetap menjalankan kewajiban profesional mereka secara penuh. Pemprov Jatim telah menyiapkan infrastruktur digital untuk memantau kinerja dan kehadiran para ASN secara real-time.

Seluruh pegawai wajib melakukan absensi melalui aplikasi Jatim Presensi yang dilengkapi dengan fitur pelacakan lokasi. Indah menekankan bahwa status WFH bukan berarti masa libur bagi para abdi negara.

“Artinya mereka tetap menjalankan fungsinya sebagai ASN dan tidak libur,” kata Indah.

Proses pengawasan akan dilakukan secara berjenjang oleh atasan langsung masing-masing. Setiap ASN diwajibkan melakukan absensi sebanyak tiga kali dalam sehari untuk memastikan keberadaan mereka sesuai dengan titik lokasi yang telah dilaporkan melalui sistem.

Kebijakan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam merespon kebutuhan efisiensi anggaran negara di tengah fluktuasi harga energi global.

Dengan diterapkannya WFH pada hari Rabu, masyarakat tetap dapat mengakses layanan publik secara fisik pada hari-hari lainnya, sementara beban operasional gedung pemerintah dapat dikurangi secara signifikan tanpa memutus rantai koordinasi birokrasi yang kini telah terintegrasi secara digital.

 

Menkeu: Perekonomian Indonesia tidak Suram

Iki Radio - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah adanya pernyataan pengamat yang memprediksi masa depan perekonomian Indonesia akan suram. 

Pernyataan yang menyebut Indonesia akan segera menghadapi kehancuran ekonomi atau resesi tidak berdasar pada perhitungan data yang akurat.

Ketika ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (27/3/2026), Menkeu Purbaya mengatakan tentang pentingnya objektivitas bagi para pengamat ekonomi.

Karena itu, Menkeu menyayangkan, adanya narasi yang dianggap hanya memicu kekhawatiran publik tanpa dukungan angka-angka yang jelas.

Purbaya menyatakan bahwa dirinya sangat terbuka terhadap kritik, selama hal tersebut didasari oleh analisis yang kuat.

Namun, dia membantah keras klaim yang menyebut ekonomi RI akan hancur dalam waktu dekat hanya karena faktor tunggal seperti fluktuasi harga minyak dunia.

 “Jangan hanya bilang dua bulan lagi ekonomi Indonesia hancur atau resesi. Alasannya hanya karena harga minyak dunia diprediksi tembus USD200 per barel. Jika itu terjadi, seluruh dunia memang akan terkena dampaknya, bukan hanya kita,” jelas Purbaya.

Dia juga menanggapi cibiran ekonom terkait langkahnya melakukan pengecekan langsung ke Pasar Tanah Abang. Menurut Menkeu, observasi lapangan adalah langkah nyata untuk memvalidasi data statistik yang menunjukkan daya beli masyarakat masih terjaga.

Purbaya menambahkan bahwa seorang ekonom yang kompeten seharusnya mempertimbangkan berbagai variabel risiko secara komprehensif, termasuk rekam jejak pertumbuhan ekonomi nasional (data historis).

Kemudian, respons fiskal dan moneter terhadap tekanan global (kebijakan pemerintah). Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur yang masih ekspansif (indikator sektoral). Dan, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) dan angka penjualan ritel serta otomotif yang tetap stabil (konsumsi domestik).

Menutup pernyataannya, Purbaya membandingkan kondisi Indonesia dengan negara maju seperti Amerika Serikat yang tengah berjuang menghadapi inflasi harga BBM.

Menurutnya, stabilitas dalam negeri masih jauh lebih terkendali dibandingkan tekanan yang dirasakan oleh masyarakat di luar negeri.

Dia mengimbau agar para pengamat kembali mendalami data secara serius sebelum memberikan pernyataan ke ruang publik. 

“Kalau memang tidak mengerti, lebih baik belajar lagi. Jangan asal bunyi apalagi menyebarkan ketakutan tanpa dasar data yang kuat,” pungkasnya.

WFH, RSUD Caruban : Kami Tidak Berlakukan

Iki Radio - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) memastikan tidak akan menerapkan sistem work from home (WFH). Meskipun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun telah memberikan kepastian untuk memberlakukan WFH, sebagaimana arahan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Direktur RSUD Caruban, drg. Farid Amirudin mengatakan, WFH tidak bisa dilaksanakan karena berkaitan langsung dengan pelayanan.

"Kalau pelayanan, tidak mungkin WFH," ujarnya (27/3/2026).

Dijelaskan untuk pelayanan yang langsung ke masyarakat, tidak mungkin menerapkan sistem kerja jarak jauh.

"Kita tidak bisa berlakukan (WFH)," jelasnya.

Sementara sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain di lingkungan Pemkab Madiun, hingga kini masih menunggu surat edaran resmi untuk teknis pelaksanaan WFH.

"Kita masih menunggu SE (surat edaran) untuk petunjuk teknisnya," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, Jum'at (27/3/2026).

Dan hingga kini, pihaknya belum bisa memberikan kepastian, apakah nanti siatem pembelajaran akan dilakukan secara daring atau tetap pembelajaran tatap muka (luring).

"Kalau sudah ada SE nya, nanti baru kita sikapi," lanjut Agus.

Sebelumnya, Bupati Madiun memastikan akan memberlakukan satu hari WFH dalam satu pekan, bagi seluruh ASN di Kabupaten Madiun.

Kebijakan WFH ini disampaikan Bupati Madiun, sebagaimana arahan dari Provinsi Jawa Timur, dalam upaya efisiensi energi di tengah krisis energi global, sebagai dampak adanya konflik di Timur Tengah.(sw/IR)

Operasi Siaga Lebaran Bongkar Penyelundupan Narkoba via Bandara Soetta

Iki Rasio - Bea Cukai Soekarno-Hatta bersama Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta membongkar upaya penyelundupan narkotika jenis MDMA bercampur kokain dalam bentuk bubuk dan etomidate dalam pods vape di lingkungan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Penindakan ini merupakan hasil operasi analisis risiko berkelanjutan dan sinergi lintas instansi yang terlaksana pada periode libur Idul Fitri 1447 H tahun 2026.

Kepala Bea dan Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, menegaskan bahwa penindakan ini merupakan wujud nyata komitmen Bea Cukai dalam menjaga pintu masuk negara dari peredaran narkotika berbahaya.

“Setiap upaya penyelundupan narkotika yang berhasil kami cegah berarti menyelamatkan generasi bangsa dari dampak destruktif narkoba. Ini bentuk perlindungan negara kepada masyarakat,” kata Hengky dalam konferensi pers di Aula KPU Bea Cukai Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Jum'at (27/3/2026).

Penindakan pertama dilakukan pada saat malam takbiran menjelang Idul Fitri, penumpang yang diamankan berinisial CJ (WNA, Pria, 39) tiba menggunakan penerbangan rute Techo International Airport Kamboja (KTI)–Jakarta (CGK) pada Jumat (20/3/2026) malam.

Penumpang tersebut diduga terlibat sebagai kurir narkotika dengan barang bukti berupa narkotika golongan I jenis MDMA sebanyak 1.915 gram menggunakan modus penyembunyian dalam dinding koper (false concealment) untuk mengelabuhi petugas pemeriksaan.

Karena itu, dilakukan kegiatan pendalaman kerja sama dengan Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta untuk dilakukan pengungkapan lebih lanjut.

Kembali dilakukan penindakan kedua dilakukan pada Selasa (24/3/2026) sore. Ketika dilakukan pemeriksaan atas paket barang kiriman yang diberitahukan sebagai mainan, namun ditemukan adanya barang lain berupa pods vape berisi narkotika golongan II jenis cairan etomidate sebanyak 8 (delapan) buah dengan modus salah pemberitahuan (false declaration) tujuan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Berkat kerja sama dengan Satresnarkoba Polresta untuk pengungkapan kasus, berhasil diamankan JS (WNI, Pria, 33) sebagai penerima paket barang kiriman tersebut.

Pengungkapan kasus ini bermula dari hasil analisis dan pemeriksaan oleh petugas Bea dan Cukai Soekarno-Hatta selama periode libur Lebaran tahun 2026, diperoleh informasi berupa atensi terhadap penumpang dan paket barang kiriman. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan menjadikan entitas tersebut menjadi target operasi.

Berdasarkan target operasi tersebut pada Tim Bea Cukai Soekarno-Hatta memberikan atensi khusus terhadap penumpang dan paket barang kiriman tersebut.

Tim Bea cukai selanjutnya melakukan pemeriksaan mendalam terhadap penumpang dan paket barang kiriman tersebut. Setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan mendalam, ditemukan adanya unsur penyelundupan narkotika pada dua kasus tersebut.

Selanjutnya, Bea Cukai berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta guna proses penyelidikan dan pengungkapan jaringan.

Menkeu Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kementerian Keuangan

Iki Radio - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan menggantikan posisi Heru Pambudi demi melanjutkan fondasi kerja instansi.

"Saya Menteri Keuangan dengan ini resmi melantik Saudara dalam jabatan yang baru di lingkungan Kementerian Keuangan," ucap Purbaya saat prosesi pelantikan di Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Purbaya meyakini pejabat eselon satu baru ini sanggup menjalankan amanah secara maksimal. 

"Saya percaya saudara akan melakukan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa bersama kita," tambahnya.

Pelantikan pimpinan baru ini merujuk langsung pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 24/TPA Tahun 2026.

Regulasi ini menetapkan pemberhentian dan pengangkatan jabatan pimpinan tinggi madya lingkungan Kementerian Keuangan.

Bendahara negara ini turut memberikan apresiasi tinggi kepada Heru Pambudi atas dedikasi dan kontribusinya.

Heru dinilai sukses membangun kerja tim sangat solid selama menjabat sebagai Sekretaris Jenderal. 

"Dia berhasil membentuk kerja tim yang bagus. Karena saya baru di sini waktu itu. Kalau tidak ada Bapak Heru, pasti saya berantakan di hari pertama, hari kedua, hari ketiga," tuturnya.

Mantan Sekretaris Jenderal ini dikenal luas sebagai sosok pemimpin berproses dari level bawah hingga mencapai posisi strategis. Kepemimpinannya terlihat nyata melalui interaksi langsung dan kemampuannya membangun kepercayaan internal antarpegawai.

Menkeu menegaskan pergantian pucuk pimpinan ini merupakan wujud proses rotasi wajar dalam sebuah organisasi birokrasi.

Heru Pambudi bersiap menempati posisi penugasan baru sesuai arah perkembangan dan kebutuhan organisasi.  

"Dan di titik ini estafet itu berpindah. Ini kalau saya anggapnya sebagai rotasi yang biasa saja. Itu proses yang biasa nanti Pak Heru akan menempatkan posisi yang baru, sesuai dengan perkembangan kondisi dalam beberapa bulan ke depan," pungkas Menkeu.

close
Pasang Iklan Disini