Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Pemerintah dan DPR Sepakati Anggaran Pendidikan 2027 Naik Jadi Rp824 Triliun

Iki Radio — Pemerintah bersama DPR RI menyepakati alokasi anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 sebesar Rp824 triliun. Jumlah ini mengalami kenaikan sebesar 13,9 persen dibandingkan anggaran tahun sebelumnya yang mencatatkan angka Rp720,8 triliun.

ilustrasi


Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

"Negara akan terus hadir dalam setiap denyut nadi kehidupan rakyat Indonesia, di antaranya melalui anggaran pendidikan Rp824 triliun," ujar Suahasil di hadapan para anggota dewan.

Selain pembiayaan rutin, dana pendidikan tersebut disiapkan untuk mendukung sejumlah program strategis, termasuk pembangunan Sekolah Unggul Garuda, peningatan layanan beasiswa, serta pengembangan talenta nasional melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kendati demikian, dalam paparannya Suahasil tidak menyinggung alokasi khusus untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

Perlindungan Sosial dan Ketahanan Pangan

Tidak hanya sektor pendidikan, pemerintah juga menetapkan anggaran Perlindungan Sosial (Perlinsos) sebesar Rp539,7 triliun. Anggaran ini ditujukan untuk melindungi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, miskin, dan rentan, sekaligus mempercepat upaya pengentasan kemiskinan.

"Manfaatnya hadir melalui berbagai bantuan sosial seperti PKH, bantuan pangan, kartu sembako, bantuan iuran jaminan kesehatan nasional, dan untuk menjaga daya beli serta meningkatkan kemandirian," jelas Menkeu.

Sementara itu, guna memperkuat swasembada nasional dan menyejahterakan para petani serta nelayan, pemerintah mengalokasikan anggaran Ketahanan Pangan sebesar Rp195,3 triliun pada 2027.

 

Peningkatan Transfer ke Daerah

Di sektor hubungan keuangan pusat dan daerah, alokasi Transfer ke Daerah (TKD) disepakati naik menjadi Rp735 triliun. Peningkatan ini ditujukan untuk memastikan pemerataan agenda pembangunan dan penguatan kualitas pelayanan publik hingga ke pelosok negeri.

Suahasil menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar pemanfaatan anggaran dapat berjalan optimal.

"APBN dan APBD adalah satu kesatuan, bekerja dalam satu tarikan napas bersama agar setiap rupiah anggaran memberikan manfaat yang makin nyata dan merata bagi masyarakat," tambahnya.

Sinergi tersebut diharapkan dapat membangkitkan perekonomian nasional, memperkuat perlindungan masyarakat, serta menghadirkan kesejahteraan yang merata di seluruh Indonesia.

 

Blora Culture Festival 2026 Gelar Kolaborasi Lintas Daerah di Goa Terawang, Targetkan 1.000 Penari Tayub

Iki Radio — Perayaan budaya tahunan Blora Culture Festival (BCF) 2026 kembali digelar untuk ketiga kalinya pada Sabtu, 10 Oktober 2026, di kawasan wisata Goa Terawang. Gelaran tahun ini mengusung skala yang lebih luas dengan melibatkan para pelaku seni lintas daerah.

Melalui sistem open call, festival ini menarik antusiasme tinggi dari berbagai komunitas seni di luar Kabupaten Blora, mulai dari Banjarnegara, Tuban, hingga Rembang.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora, Yeti Romdonah, mengonfirmasi partisipasi para seniman dari daerah tetangga tersebut.

"Sudah ada yang mendaftar untuk berpartisipasi, mulai dari Banjarnegara, Tuban, hingga Rembang," kata Yeti pada Selasa (29/9/2026).

BCF 2026 mengusung misi utama menyatukan 1.000 penari Tayub dalam satu sajian seni bertema “Gatra Cacana Jaya Kerta Bhumi”. Aksi kolosal ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pelajar, organisasi wanita, seniman tradisional, masyarakat umum, hingga personel TNI dan Polri.

Selain Tayub sebagai menu utama, rangkaian festival ini juga memadukan pertunjukan seni khas Blora lainnya, seperti Barongan, Jedoran, dan Tari Prajurit Suro ing Jipang.

Rangkaian BCF 2026 juga dirangkaikan dengan Pertemuan Forum Komunikasi (FK) Desa Wisata (Deswita) ke-35 se-Jawa Tengah. Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Dinporabudpar Blora, Galih Indra, menyampaikan bahwa perwakilan pengelola desa wisata dan dinas pariwisata se-Jateng akan berkumpul sehari sebelum acara puncak.

"Sekitar 150 hingga 200 pengelola desa wisata dan perwakilan dinas pariwisata dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah akan berkumpul dan menginap di Desa Tinapan pada Jumat (9/10/2026)," terang Galih.

Para peserta FK Deswita tersebut dijadwalkan menghadiri puncak acara BCF 2026 di Goa Terawang pada hari berikutnya untuk menyaksikan langsung gelaran seni budaya kolaboratif tersebut.

 

DPR Sahkan RUU APBN 2027 Jadi Undang-Undang, Belanja Negara Tembus Rp4.106 Triliun

Iki Radio — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027 menjadi Undang-Undang (UU). Pengesahan ini menetapkan total belanja negara mencapai Rp4.106,26 triliun.



Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-7 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (29/9/2026).

"Apakah rancangan undang-undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2027 dapat disetujui dan disahkan menjadi undang-undang?" tanya Ketua DPR RI Puan Maharani saat memimpin Rapat Paripurna.

Pertanyaan tersebut langsung disambut seruan "setuju" secara serentak dari seluruh anggota dewan dan tamu undangan yang hadir. Puan kemudian mengetuk palu sidang sebagai tanda sahnya beleid tersebut, diikuti ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat.


Postur APBN 2027 Mengalami Peningkatan

Postur APBN Tahun Anggaran 2027 yang telah disepakati mencatatkan kenaikan, baik pada target pendapatan maupun pagu belanja negara jika dibandingkan dengan usulan awal dalam Nota Keuangan (NK) dan RAPBN.

 

Target pendapatan negara disepakati sebesar Rp3.435,10 triliun, naik dari usulan awal sebesar Rp3.426,03 triliun. Angka ini ditopang oleh:

  • Penerimaan Perpajakan: Rp2.911,95 triliun
  • Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP): Rp522,48 triliun

Sementara dari sisi pengeluaran, belanja negara disepakati sebesar Rp4.106,26 triliun, yang dialokasikan untuk:

  • Belanja Pemerintah Pusat (K/L dan Non K/L): Rp3.371,26 triliun
  • Transfer ke Daerah (TKD): Rp735 triliun

Atas postur belanja dan pendapatan tersebut, keseimbangan primer tercatat minus Rp20,85 triliun, sedangkan defisit anggaran ditetapkan sebesar Rp671,16 triliun atau setara dengan 2,4 persen terhadap PDB.


Asumsi Dasar Ekonomi Makro 2027

Pemerintah dan DPR RI juga menyepakati sejumlah indikator asumsi dasar ekonomi makro untuk tahun anggaran 2027 sebagai berikut:

Indikator Ekonomi

Target / Asumsi Disepakati

Pertumbuhan Ekonomi

6,0%

Laju Inflasi

2,5%

Nilai Tukar Rupiah

Rp17.500 / US$

Suku Bunga SBN 10 Tahun

6,9%

Harga Minyak Mentah (ICP)

US$75 / barel

Lifting Minyak Bumi

612,5 ribu barel/hari (naik dari usulan awal 610 ribu)

Lifting Gas Bumi

954 ribu barel setara minyak/hari

Penyesuaian target lifting minyak bumi dari 610 ribu menjadi 612,5 ribu barel per hari menjadi salah satu perubahan positif yang disepakati guna mendukung optimalisasi penerimaan negara di sektor energi pada tahun 2027.

 

Amri/Nita Raih Medali Perak Asian Games 2026 Usai Dihentikan Jiang/Wei di Final

Iki Radio — Pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, harus puas menyabet medali perak pada ajang Asian Games 2026. Amri/Nita takluk dari wakil Tiongkok, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin, dua gim langsung dengan skor 19-21, 8-21 dalam partai final yang berlangsung di Ichinomiya, Selasa (29/9/2026).


Sejak awal gim pertama, laga sengit mewarnai pertarungan kedua pasangan. Kedudukan sempat imbang 2-2 sebelum Jiang/Wei memimpin hingga 6-4 lewat serangan-serangan tajam. Amri/Nita tak tinggal diam; mereka meningkatkan intensitas tekanan dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 6-6, bahkan berbalik unggul 8-7 berkat pertahanan solid yang memaksa Jiang Zhen Bang melakukan kesalahan.

Kejar-kejaran angka berlanjut hingga skor 10-10. Amri/Nita sukses mengamankan interval gim pertama dengan keunggulan 11-10 lewat smes Amri yang mendarat tepat di area kosong lawan.

Seusai interval, Amri/Nita tampil kian agresif. Variasi smes keras Amri dan ketajaman Nita di depan net membawa wakil Indonesia melesat hingga memimpin jauh 18-13. Sayangnya, Jiang/Wei perlahan bangkit dan menipiskan jarak menjadi 16-18. Meski Amri/Nita sempat menambah angka menjadi 19-16, ganda Tiongkok tersebut melancarkan serangan balasan yang bertubi-tubi. Tiga poin beruntun menyamakan kedudukan menjadi 19-19, sebelum akhirnya Jiang/Wei mengunci gim pertama 21-19 setelah memenangi reli sengit.

Memasuki gim kedua, kendali permainan sepenuhnya dipegang oleh Jiang/Wei. Amri/Nita tertinggal 1-4 di awal laga, dan selisih terus melebar hingga kedudukan 5-11 saat interval gim kedua.

Selepas jeda, Jiang/Wei tampil makin percaya diri dan mendominasi jalannya pertandingan. Serangan demi serangan dari wakil Tiongkok membuat Amri/Nita kesulitan memangkas jarak poin, hingga margin membengkak dari 6-14 menjadi 8-17. Jiang/Wei akhirnya berhasil mengamankan match point di angka 20-8 dan langsung menuntaskan perlawanan Amri/Nita dengan skor akhir 21-8 di gim kedua.

 

Bencana Banjir dan Longsor Terjang Nepal: 21 Orang Tewas, Ribuan Warga Dievakuasi

Iki Radio — Hujan deras yang mengguyur Nepal selama beberapa hari terakhir memicu banjir bandang dan tanah longsor di berbagai wilayah, termasuk kawasan ibu kota Kathmandu. Hingga Senin (28/9/2026), bencana ini dilaporkan telah menelan sedikitnya 21 korban jiwa, lima orang hilang, dan lima lainnya mengalami luka-luka.


Mengutip laporan SANA, Perdana Menteri Nepal Balendra Shah menyatakan bahwa seluruh korban luka saat ini tengah menjalani perawatan medis. Sementara itu, tim gabungan terus memfokuskan upaya pada penanganan darurat di lapangan.

"Operasi pencarian, penyelamatan, dan penyediaan tempat penampungan sementara terus dilakukan," ujar PM Balendra Shah.

Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa ancaman bencana belum berakhir mengingat hujan deras dan angin kencang masih berpotensi melanda sejumlah kawasan. Pemerintah mengimbau warga yang bermukim di dekat bantaran sungai maupun area perbukitan rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan dan menunda perjalanan yang tidak mendesak.

 

Sistem Tekanan Rendah Teluk Benggala

Berdasarkan keterangan Otoritas Nasional Pengurangan Risiko dan Manajemen Bencana Nepal, intensitas hujan lebat yang terjadi sepanjang 24–27 September 2026 dipicu oleh sistem tekanan rendah di atas Teluk Benggala.

Dampak langsung bencana ini dirasakan oleh sedikitnya 747 keluarga. Sebagai langkah antisipasi, sekitar 2.000 warga yang berada di zona merah banjir dan longsor telah dipindahkan ke lokasi yang lebih aman.

 

Lumpuhnya Infrastruktur dan Pasokan Listrik

Bencana ini melumpuhkan akses transportasi akibat kerusakan parah pada ruas jalan dan infrastruktur vital lainnya. Sektor energi Nepal turut terpukul hebat setelah banjir mengganggu penyaluran pasokan listrik sebesar 1.013,2 megawatt pada jaringan transmisi nasional.

Selain itu, sejumlah proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dengan kapasitas total 318 megawatt terpaksa dihentikan operasinya akibat robohnya menara-menara transmisi diterjang banjir.

 

Rangkaian Cuaca Ekstrem

Gelombang cuaca ekstrem ini terjadi hanya selang satu bulan dari bencana serupa pada 26 Agustus lalu, di mana banjir bandang meluapkan koridor Sungai Bhote Koshi dan Trishuli. Kala itu, dampak parah melanda wilayah Rasuwa, Nuwakot, Dhading, hingga kawasan hilir.

Bencana pada Agustus tersebut mencatatkan kerusakan masif pada permukiman, jembatan, dan fasilitas PLTA. Kementerian Luar Negeri Nepal mencatat hingga 29 Agustus, sebanyak 626 jenazah telah ditemukan, sementara sekitar 2.400 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

 

Banggakan Indonesia dan Jatim, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Dua Atlet Angkat Besi Peraih Medali Asian Games 2026

Iki Radio – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada dua atlet angkat besi (lifter) asal Jawa Timur, Rahmat Erwin Abdullah dan Luluk Diana Tri Wijayana. Kedua atlet tersebut sukses mengharumkan nama bangsa usai masing-masing meraih medali emas dan perunggu pada ajang Asian Games 2026 di Jepang.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Khofifah saat menyapa kedua atlet melalui sambungan panggilan video dari Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Senin (28/9/2026).

Dalam ajang olahraga terbesar se-Asia yang berlangsung di Nagoya City Trade and Industry Center, Jepang, Rahmat Erwin Abdullah tampil memukau di kelas 75 kg putra dengan mencatatkan total angkatan 366 kg (160 kg snatch dan 206 kg clean and jerk). Capaian impresif ini mengantarkan Rahmat mengamankan medali emas setelah mengungguli lifter asal Thailand, Weeraphon Wichuma, yang mencatatkan total angkatan 365 kg.

Sementara itu, prestasi membanggakan juga diukir oleh Luluk Diana Tri Wijayana. Lifter muda asal Kabupaten Pacitan tersebut berhasil menyumbangkan medali perunggu di kelas 49 kg putri dengan total angkatan 191 kg, yang terdiri dari 88 kg snatch serta 103 kg clean and jerk.

Gubernur Khofifah mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas pencapaian luar biasa yang diukir oleh para atlet Jatim tersebut.

“Alhamdulillah warga bangsa semua bahagia dan bangga, apalagi Rahmat membawa nama Jawa Timur juga. Terima kasih ya Rahmat. Jawa Timur ini mendapatkan penghormatan yang luar biasa,” tutur Khofifah.

Tidak hanya menyampaikan rasa terima kasih, Khofifah juga mendoakan dan mendorong Rahmat agar dapat terus mempertahankan performanya hingga menembus podium tertinggi di ajang dunia selanjutnya.

“Mudah-mudahan terus berkembang dan sukses sampai Olympic juga dapat emas ya Rahmat,” lanjutnya.

Kepada Luluk Diana, Gubernur Khofifah menyuntikkan semangat agar terus optimistis, berlatih keras, dan mampu memetik prestasi yang lebih tinggi lagi pada berbagai kompetisi internasional mendatang.

Di sela-sela perbincangan, Khofifah turut menanyakan jadwal rencana kepulangan Rahmat dan Luluk ke Jawa Timur. Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) berencana mengundang secara khusus kedua lifter berprestasi tersebut ke Gedung Negara Grahadi, Surabaya, sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi resmi atas kontribusi besar mereka bagi olahraga Indonesia dan Jawa Timur.

Sulsel Apresiasi Emas Asian Games 2026 Rahmat Erwin, Kenang Pernah Beri Bonus Rumah

Iki Radio — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian gemilang lifter Rahmat Erwin Abdullah yang berhasil meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor dunia pada ajang Asian Games 2026.

Meski sang lifter saat ini membela kontingen Jawa Timur, Pemprov Sulsel menegaskan rasa bangga dan hubungan baik yang tetap terjalin erat dengan putra daerah tersebut.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sulsel, Suherman, mengenang momen saat Pemprov Sulsel memberikan penghargaan besar ketika Rahmat masih berstatus sebagai atlet perwakilan Sulawesi Selatan usai mengukir prestasi di Olimpiade Tokyo 2020.

"Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman pernah memberikan apresiasi uang pembinaan senilai Rp 300 juta serta satu unit rumah melalui program CSR Bank Sulselbar pada tahun 2021," ujar Suherman dalam keterangan resminya, Senin (28/9/2026).

Menanggapi perpindahan Rahmat ke Jawa Timur, Suherman menilai dinamika kepindahan atlet antarprovinsi merupakan hal biasa dalam dunia olahraga profesional, yang umumnya dipengaruhi oleh pertimbangan fasilitas maupun jenjang karier. Pemprov Sulsel juga menegaskan tidak ada persoalan fasilitas selama Rahmat membela Sulsel.

"Dulu beliau latihan di Jakarta karena fasilitas lengkap sebagai atlet perwakilan Sulsel, namun sekarang memilih Jawa Timur yang merupakan hal biasa bagi atlet," jelasnya.

Pemprov Sulsel menyatakan akan selalu mencatat Rahmat Erwin Abdullah sebagai salah satu lifter terbaik yang dilahirkan Sulsel dan berhasil mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.

"Adapun keputusan beliau untuk terus berkarya di provinsi lain itu adalah hak pribadi, dan kami tetap bangga beliau konsisten mengukir prestasi," pungkas Suherman.

Gandeng BSSN, Rektor UNJ Percepat Transformasi Digital dan Penerapan Sertifikat Elektronik

Iki Radio - Upaya memperkuat arsitektur keamanan siber nasional terus digencarkan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dengan menggandeng sektor akademisi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis bersama Universitas Negeri Jakarta (UNJ) di Lobi Gedung Rektorat UNJ, Jakarta Timur, Senin (28/9/2026).

BSSN bersama UNJ resmi menjalin sinergi penguatan keamanan siber dan transformasi digital kampus melalui penandatanganan MoU dan PKS di Gedung Rektorat UNJ, Senin (28/9/2026).


Kerja sama lintas sektor ini difokuskan pada penguatan pilar pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta akselerasi transformasi digital kampus yang aman dan tepercaya.

Sekretaris Utama BSSN, Soetedjo Joewono, bersama Rektor UNJ, Prof. Dr. Komarudin, secara langsung menandatangani MoU yang menjadi landasan kolaborasi komprehensif tersebut.

Soetedjo memaparkan, pelibatan perguruan tinggi adalah instrumen esensial dalam membangun ekosistem keamanan siber nasional yang mengintegrasikan peran pemerintah, dunia pendidikan, industri, dan masyarakat.

Ruang lingkup kesepakatan ini dirancang sangat luas, mencakup pengembangan kurikulum, literasi keamanan siber, asistensi penanganan insiden, perlindungan data, hingga forensik digital.

Kendati demikian, Soetedjo mengingatkan, penandatanganan ini bukanlah tujuan akhir, melainkan titik tolak yang harus segera diterjemahkan ke dalam program-program konkret yang terarah dan berkesinambungan.

Merespons urgensi tersebut, Prof. Komarudin, menyambut baik terbukanya gerbang kolaborasi ini. Ia tidak menampik, salah satu tantangan utama yang tengah dihadapi oleh UNJ saat ini bermuara pada aspek keamanan siber di tengah masifnya digitalisasi administrasi dan pendidikan perguruan tinggi.

Untuk mengurai persoalan tersebut, Prof. Komarudin mendorong agar kesepahaman ini segera ditindaklanjuti melalui Focus Group Discussion untuk memetakan program prioritas baik jangka pendek maupun menengah yang secara spesifik menjawab kebutuhan institusi dalam membangun sistem arsitektur digital yang lebih tangguh.

Sebagai langkah implementasi perdana dari kesepakatan tersebut, turut ditandatangani PKS pemanfaatan sertifikat elektronik oleh Kepala Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE) BSSN, Jonathan Gerhard Tarigan.

Intervensi teknologi sandi ini mencakup penerbitan, operasional, hingga dukungan teknis sertifikat elektronik pada sistem informasi di lingkungan UNJ.

Melalui integrasi teknologi autentikasi dari BSrE dan pengayaan literasi digital bagi sivitas akademika, BSSN dan UNJ optimistis mampu mencetak sumber daya manusia unggul sekaligus mewujudkan tata kelola kampus digital yang berdaulat, kebal dari ancaman siber, dan tepercaya.

close
Pasang Iklan Disini