Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Inovasi, Pemkab Madiun Gelar Penganugerahan Lomba Inotek 2026 di Kampus UNS Caruban

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun sukses menyelenggarakan acara Puncak Penganugerahan Pemenang Lomba Inovasi Teknologi (Inotek) dan Pameran Inovasi Kabupaten Madiun Tahun 2026. Acara bergengsi ini digelar di Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Caruban, Madiun, pada Kamis, (16/7/2026).

Langkah Pemkab Madiun memindahkan lokasi acara yang biasanya digelar di Alun-Alun Rekso Gati ke lingkungan kampus ini menjadi bukti nyata komitmen kuat daerah dalam mengolaborasikan dunia pendidikan tinggi dengan inovasi daerah.

Dihadiri sekitar 300 peserta—mulai dari jajaran Forkopimda, OPD, perwakilan perbankan, akademisi, hingga para inovator muda—acara ini berlangsung meriah dan penuh gagasan progresif.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Kabupaten Madiun, Sodiq Heri Purnomo, menyampaikan bahwa Lomba Inotek 2026 ini merupakan implementasi amanah dari Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 serta Peraturan Bupati Nomor 11 Tahun 2024 tentang Inovasi Daerah.

"Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk memotivasi dan memfasilitasi perangkat daerah, masyarakat, serta inovator guna menciptakan ide kreatif teknologi yang solutif dalam menjawab permasalahan daerah, sekaligus meningkatkan indeks inovasi daerah Kabupaten Madiun," ujarnya.

Sodiq juga memaparkan bahwa pameran ini sengaja ditempatkan di UNS Caruban sebagai sarana sosialisasi kepada para siswa SLTA agar lebih mengenal satu-satunya perguruan tinggi negeri di Kabupaten Madiun tersebut.

Hal ini ditargetkan mampu membantu UNS mendatangkan lebih dari 1.200 mahasiswa dalam dua tahun ke depan.

Lomba Inotek sendiri telah dilaksanakan pada 8 hingga 12 Juni 2026 dengan melombakan 4 kategori utama dan diikuti oleh lebih dari 50 peserta.

Menariknya, mayoritas inovator berasal dari kalangan Generasi Z dan Milenial yang memiliki karakter berpikir abad ke-21 (kreatif, kritis, komunikatif, dan kolaboratif).

Kedepan, Bapperinda mendorong penguatan konsep kolaborasi ABG (Academic, Business, and Government) agar karya-karya inovasi pemenang dapat diadopsi oleh dunia usaha demi menciptakan ekonomi sirkular.

Sebagai keberlanjutan acara, Pemkab Madiun juga menggelar Seminar Gen Z bertema "Gen Z Cerdas Finansial dan Digital: Membangun Masa Depan Melalui Investasi, Inovasi, dan Kewirausahaan Digital" yang menyasar pelajar SLTA di berbagai kecamatan seperti Wonoasri, Mejayan, Pilangkenceng, Madiun, Saradan, dan Balerejo.

Dekan Sekolah Vokasi UNS, Prof. Herman Saputro, menyatakan kebanggaan luar biasa atas kepercayaan Pemkab Madiun yang bersedia memboyong gelaran inovasi daerah langsung ke dalam kampus.

Dalam kesempatan ini juga menyampaikan salam hangat dari Rektor UNS yang berhalangan hadir secara langsung karena agenda penting di Jakarta.

Prof. Herman melaporkan perkembangan pesat Kampus UNS Madiun yang kini mendidik sekitar 600 mahasiswa melalui 5 program studi aktif.

Diantaranya terdapat tiga Sarjana Terapan (D4) baru yang sangat relevan dengan kebutuhan zaman. Yakni D4 Teknologi Informasi dan Kecerdasan Artifisial (AI) – Program studi AI pertama yang dibuka di lingkungan UNS, D4 Teknologi Rekayasa Pangan – Disiapkan untuk menjawab tantangan food security (ketahanan pangan) nasional, dan D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) – Merupakan salah satu prodi terfavorit dengan tingkat keketatan masuk tertinggi secara nasional.

Ia juga mengapresiasi keberlanjutan program Beasiswa Bersahaja besutan Pemkab Madiun yang membiayai penuh kuliah anak-anak kurang mampu dari desil 1 hingga 5.

"Mahasiswa dari program beasiswa ini membuktikan kualitas luar biasa. Pada ajang Olimpiade Vokasi Nasional di Makassar kemarin, penyumbang medali emas terbanyak justru lahir dari Kampus Madiun, bukan dari Kampus Solo," ungkap Prof. Herman.

Salah satu inovasi mutakhir yang lahir adalah teknologi deteksi penyakit TBC hanya lewat analisis suara batuk.

Sementara itu Bupati Madiun, Hari Wuryanto, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap civitas akademika UNS Caruban serta para sponsor seperti Bank Jatim dan PDAM Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun.

Bupati menegaskan bahwa esensi dari inovasi daerah bukan sekadar kebaruan teknologi, melainkan bagaimana dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia mencontohkan inovasi sistem pembayaran pajak digital yang memungkinkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terpantau secara real-time.

"Inovasi daerah merupakan pembaruan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kami berharap hasil inovasi tadi betul-betul berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat dan peningkatan pelayanan publik," tegas Hari Wuryanto.

Bupati juga memastikan bahwa para pemenang Lomba Inotek Kabupaten Madiun akan mendapatkan pembinaan lanjutan untuk diikutsertakan dalam kompetisi serupa di tingkat Provinsi Jawa Timur pada bulan Agustus mendatang.

Bupati Hari Wuryanto juga membeberkan langkah taktis Pemkab Madiun dalam mengimplementasikan inovasi-inovasi unggulan hasil karya warganya.

Seluruh inovasi baru, termasuk alat deteksi TBC berbasis suara batuk, pembayaran pajak digital, dan pengolah sampah, akan dipatenkan terlebih dahulu sebelum dilepas secara masif demi menjamin aspek legalitas.

Namun sebelum diterapkan sepenuhnya, inovasi tersebut akan diuji coba di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan dievaluasi secara berkala setiap 3 bulan untuk menguji kelayakan dan efisiensinya.

Pemerintah daerah akan memfasilitasi sertifikasi agar inovasi tersebut layak dan aman melayani masyarakat luas.

"Digital itu adalah sarana, sebuah tools atau alat bantu kita untuk meningkatkan produktivitas dan memberikan nilai tambah. Gunakan teknologi digital untuk terus melahirkan inovasi baru demi kemajuan bersama," pungkasnya.

Pada puncak Penganugerahan Pemenang Lomba Inovasi Teknologi (Inotek) dan Pameran Inovasi Kabupaten Madiun Tahun 2026, diumumkan para pemenang dari berbagai kategori yang berhasil membawa pulang penghargaan dan dana pembinaan.

Pada Kategori I (Inovasi Daerah), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa meraih Juara pertama lewat inovasi “Transaksi Non Tunai dalam Tata Kelola Keuangan Desa menggunakan CMS-Siskeudes”.

Juara kedua Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di posisi kedua dengan “Si Lebah Edu: Sistem Learning Dan Bantuan Holistik Education”.

Dan Juara ketiga Dinas Kesehatan di peringkat ketiga melalui platform “EMASSA: Edukasi Emergensi Masuk Masyarakat”.

Sedangkan, Kategori II (Berbasis Website/Mobile Apps/Android), dimenangkan oleh Mahdaviqia Dharmawan dengan inovasi “Pendekar Sawah”,

Kategori III (Bidang Agribisnis, Energi Baru Terbarukan, Sosial Budaya dan Kependudukan) dimenangkan oleh Ahmad Latiful Ansor dan Angga Lestiana Putra lewat sistem pengelolaan sampah “V-CIRCULAR 29”.

Kategori IV (Kelompok Pelajar), dimenangkan  Julia Nabila Karim dan Fatimah, melalui karya kuliner lokal inovatif bertajuk “Pembuatan ‘mocaco cookies'”.(ir)

 

 

Dukung Asta Cita, Kejari Kabupaten Madiun Ikuti Sidang Massal Penetapan Wali Anak

Iki Radio – Langkah progresif dalam memberikan perlindungan hukum bagi anak-anak di Jawa Timur kembali ditunjukkan oleh korps Adhyaksa. Tepat pada Kamis (16/7/2026), Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun mengikuti persidangan penetapan pengangkatan wali bagi anak di bawah umur yang digelar serentak di seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

Kejari Kabupaten Madiun mengikuti persidangan penetapan pengangkatan wali bagi anak di bawah umur, Kamis (16/7/2026).

Dalam aksi nyata ini, Kejari Kabupaten Madiun mengajukan permohonan penetapan wali untuk 2 (dua) anak. Permohonan perwalian tersebut sebelumnya telah resmi didaftarkan pada 29 Juni 2026 lalu.

Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari Kabupaten Madiun, Iwan Sofyan, mengungkapkan bahwa kegiatan perwalian massal ini merupakan komitmen konkret Kejaksaan dalam mewujudkan perlindungan anak yang inklusif dan berkelanjutan.

Langkah ini juga menjadi bukti nyata hadirnya negara untuk memberikan kepastian hukum serta melindungi hak-hak keperdataan anak, khususnya bagi anak yatim piatu, anak terlantar, anak penyandang disabilitas.

Melalui penetapan perwalian yang sah secara hukum hari ini, Kejaksaan telah membuka jalan lebar bagi anak-anak tersebut untuk mendapatkan hak-hak dasar mereka, antara lain menjamin pengurusan dokumen kependudukan yang krusial seperti akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK), dan dokumen penting lainnya.

Selain itu memastikan anak-anak mendapatkan akses penuh terhadap hak pendidikan serta fasilitas kesehatan yang layak dari pemerintah.

Dan melindungi hak atas harta peninggalan orang tua mereka (jika ada) agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Menurut Iwan, langkah progresif pengangkatan wali anak secara serentak ini merupakan ejawantah nyata dari komitmen Kejaksaan dalam mendukung arah kebijakan nasional.

Program ini berjalan selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) serta Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Dalam Asta Cita, khususnya pada pilar penguatan reformasi hukum dan birokrasi serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), negara dituntut memberikan perlindungan hukum yang inklusif.

Sejalan dengan hal tersebut, RPJMN juga mengamanatkan penguatan perlindungan anak dan pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pemenuhan hak-hak dasar anak sejak dini.

"Anak merupakan generasi penerus bangsa, sekaligus amanah dan karunia terindah dari Tuhan Yang Maha Esa. Di pundak merekalah masa depan bangsa dan negara ini diletakkan. Negara akan terus hadir untuk memastikan hak-hak mereka terpenuhi," tegas Iwan Sofyan.

Melalui momentum ini, Kejaksaan juga menitipkan pesan penyemangat bagi seluruh anak Indonesia.

"Tetaplah bersemangat, rajin belajar, tetaplah tersenyum, dan gantungkan cita-citamu setinggi langit. Kalian adalah masa depan Indonesia. Negara akan selalu hadir untuk memastikan jalan kalian menuju masa depan yang cerah terbuka lebar," pungkasnya.(ir)

 

Presiden Prabowo Datangi Kedubes Qatar, Sampaikan Belasungkawa untuk Sheikh Hamad

Iki Radio - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Emir Qatar periode 1995–2013, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, dengan mengisi dan menandatangani Book of Condolence atau buku dukacita di Kedutaan Besar Negara Qatar di Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Emir Qatar periode 1995–2013, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, dengan mengisi dan menandatangani Book of Condolence atau buku dukacita di Kedutaan Besar Negara Qatar di Jakarta, Rabu (15/7/2026). (BPMI Setpres)

Presiden tiba di Kedutaan Besar Qatar sekitar pukul 12.40 WIB dan disambut Menteri Luar Negeri Sugiono serta Duta Besar Negara Qatar untuk Republik Indonesia, Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari.

Selanjutnya, Presiden menuju ruang pengisian buku dukacita untuk menyampaikan pesan belasungkawa atas wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani.

Dalam pesannya, Kepala Negara menyampaikan duka cita mendalam sekaligus mendoakan almarhum.

"Atas nama rakyat dan pemerintah Republik Indonesia, saya menyampaikan belasungkawa kami yang mendalam atas meninggalnya Yang Mulia Ayah Amir Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Semoga Allah Swt. Yang Mahakuasa menempatkan di sisi terbaik di hadapan Tuhan," tulis Presiden.

Kehadiran Presiden Prabowo di Kedutaan Besar Qatar menjadi bentuk penghormatan pemerintah dan rakyat Indonesia kepada Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani atas jasa dan pengabdiannya selama memimpin Qatar.

Selain itu, kehadiran Kepala Negara juga mencerminkan eratnya hubungan persahabatan dan kerja sama yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Qatar.

Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani wafat pada Minggu (12/7/2026) dalam usia 74 tahun. Ia memimpin Qatar sebagai emir pada periode 1995–2013 sebelum estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh putranya, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.

Wujudkan Data Valid, Pemkab Madiun Jemput Bola Layani Adminduk bagi Penduduk Rentan

Iki Radio — Pemerintah Kabupaten Madiun terus berkomitmen memberikan hak dasar administrasi kependudukan (Adminduk) bagi seluruh warganya tanpa terkecuali. 

Langkah ini diwujudkan melalui agenda Pembinaan Sinergitas Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dalam Pendataan dan Penanganan Penduduk Rentan yang digelar di Ruang Rapat Eka Kapti, Pusat Pemerintahan (Puspem) Caruban, pada Rabu (15/7/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Madiun ini bertujuan untuk menciptakan data kependudukan yang akurat, valid, sekaligus mempermudah akses pelayanan bagi kelompok masyarakat rentan.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang kuat antarinstansi agar database kependudukan benar-benar valid dan tidak ada selisih saat dilakukan pemeriksaan.

"Pelayanan harus tepat sasaran. Makanya, saya tekankan harus ada sinergi antar OPD terkait. Semua masyarakat Kabupaten Madiun harus dilayani, baik yang rentan maupun yang kondisinya normal," tegas Bupati.

Salah satu perhatian khusus dalam pembinaan ini adalah penanganan dokumen bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), yang kini akrab disapa dengan istilah "Teman Jiwa".

Bupati menjelaskan bahwa identitas seperti KTP-el sangat penting bagi mereka. Seringkali, warga dengan gangguan kejiwaan pergi ke luar kota tanpa pamit. Dengan memiliki KTP-el yang terdata, mereka akan jauh lebih mudah dikenali dan dilacak keberadaannya jika berada di luar jangkauan keluarga.

Selain "Teman Jiwa", kelompok rentan lain yang menjadi prioritas, Penyandang disabilitas, Lansia (Lanjut Usia), Warga yang sedang sakit berat, Korban bencana alam, Penduduk di daerah terpencil, dan Penghuni panti sosial.

Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, menambahkan bahwa kehadiran negara harus dirasakan oleh mereka yang paling membutuhkan dan paling sulit dijangkau.

“Tanpa dokumen kependudukan, masyarakat kehilangan akses terhadap berbagai pelayanan publik. Daripada menunggu masyarakat datang ke tempat pelayanan, kita lakukan jemput bola secara langsung,” ujar Wabup Purnomo.

Dalam pelaksanaannya di lapangan, Dinas Sosial melalui TKSK dan tim kecamatan akan berperan aktif membantu perekaman KTP-el bagi kelompok rentan, kemudian melaporkan data tersebut secara cepat melalui tautan (link) khusus yang telah disediakan.

Plt. Kadisdukcapil Kabupaten Madiun, Didik Harianto, menegaskan bahwa meski persentase jumlah penduduk rentan ini tergolong kecil, mereka memiliki hak yang setara untuk memiliki NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan KTP-el.

"Kami siap turun langsung ke lapangan. Hal ini sejalan dengan kebijakan Bapak Bupati agar seluruh masyarakat Kabupaten Madiun, baik yang sehat maupun yang berada dalam kondisi rentan, benar-benar mendapatkan hak administrasi kependudukan mereka," pungkas Didik.(ir)

Rekor Menakutkan, Spanyol Nyaris 100 Persen Juara di Final

Iki Radio - Sukses timnas Spanyol lolos ke final Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Prancis membuat La Furia Roja punya peluang sangat besar menjadi juara berdasarkan sejarah yang ada.

Kali kedua Spanyol lolos ke final Piala Dunia setelah edisi 2010. (IMAGN IMAGES via Reuters/JEROME MIRON)

Permainan luar biasa Spanyol membuat timnas Prancis merasakan kekalahan terbesar dalam 16 tahun setelah Lamine Yamal dan kawan-kawan menang 2-0 pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Rabu (15/7) dini hari WIB.

Gol penalti Mikel Oyarzabal di babak pertama dan gol Pedro Porro di babak kedua memastikan kemenangan 2-0 Spanyol atas Prancis.

Momen terakhir Prancis kalah lebih dari satu gol sebelumnya terjadi di Piala Dunia 2010, ketika ditekuk Meksiko 0-2 di fase grup.

Ini adalah kali kedua Spanyol lolos ke final Piala Dunia setelah edisi 2010. Dan peluang tim asuhan Luis de la Fuente itu menjadi juara Piala Dunia 2026 sangat besar.

Berdasarkan sejarah, Spanyol hanya pernah satu kali kalah di final Piala Dunia atau Euro. Total dari enam final sebelumnya, Tim Matador hanya pernah satu kalah di Euro 1984, ketika dikalahkan Prancis 0-2 di laga final.

Setelah itu timnas Spanyol selalu mampu menjadi juara di empat laga final Piala Dunia atau Euro.

Selanjutnya, Spanyol akan menghadapi pemenang antara Inggris vs Argentina pada laga final Piala Dunia 2026 di New York, Senin (20/7) dini hari WIB. Sementara Prancis akan menjalani pertandingan peringkat ketiga satu hari sebelumnya.

Rekor Spanyol di final Piala Dunia dan Euro


Piala Dunia :
2010: Juara menang 1-0 atas Belanda

Euro :
1964: Juara menang 2-1 atas Uni Soviet
1984: Kalah 0-2 dari Prancis
2008: Juara menang 1-0 atas Jerman
2012: Juara menang 4-0 atas Italia
2024: Juara menang 2-1 atas Inggris


Pacar Lamine Yamal Unggah Foto Ciuman usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026

Iki Radio - Influencer asal Spanyol, Ines Garcia Santos, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya setelah Timnas Spanyol memastikan tempat di final Piala Dunia 2026.


Kekasih bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, itu mengunggah momen romantis berupa foto pelukan dan ciuman bersama sang pesepak bola.


Melalui akun media sosialnya, Ines membagikan sejumlah foto mesra dirinya bersama Yamal. Salah satu unggahan yang mencuri perhatian memperlihatkan Ines memeluk dan mencium Yamal di stadion.

Dalam unggahannya, wanita 21 tahun ini menuliskan pesan singkat untuk sang kekasih.

"Kamu berhasil lolos ke final, Sampai jumpa di New York," tulisnya.

Sebelum pertandingan semifinal berlangsung, Ines juga sempat memberikan dukungan sekaligus pesan menyentuh kepada Yamal melalui media sosial.

"Sayangku, lakukan apa pun yang diperlukan agar bisa mencapai final. Kamu dengar? Apa pun caranya!" tulis Ines

Lamine Yamal pun berhasil memenuhi harapan sang kekasih lewat penampilan impresif saat menghadapi Prancis.

 

Sepanjang laga, pemain 19 tahun itu terus merepotkan bek kiri Prancis, Lucas Digne.

Yamal juga berperan penting dalam gol pembuka Spanyol. Dia memenangkan hadiah penalti yang kemudian sukses dieksekusi Mikel Oyarzabal pada menit ke-22.

Keunggulan Spanyol bertambah pada menit ke-55 melalui gol bek Pedro Porro. Skor 2-0 bertahan hingga laga usai.


Serapan Anggaran Kemenpora Tembus 91,59 Persen, DPR Minta Kinerja dan Pengawasan Ditingkatkan

Iki Radio - Realisasi anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada Tahun Anggaran 2025 mencapai 91,59 persen atau sebesar Rp2,206 triliun dari pagu revisi Rp2,409 triliun.

Rapat kerja Kemenpora dan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (14/7/2024). (Kemenpora)


Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Komisi X DPR RI yang sekaligus meminta peningkatan kualitas perencanaan dan pengawasan anggaran pada tahun berikutnya.

Dalam rapat kerja di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (14/7/2024), Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani menyatakan realisasi anggaran tersebut menjadi modal positif bagi Kemenpora untuk meningkatkan kinerja pada Tahun Anggaran 2026.

Selain mengapresiasi tingkat penyerapan anggaran, Komisi X meminta setiap program dan kegiatan disusun dengan indikator kinerja yang terukur, berorientasi pada hasil, serta selaras dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

DPR juga menekankan pentingnya penguatan sistem pengendalian internal, manajemen risiko, dan pengawasan berjenjang terhadap pelaksanaan anggaran, terutama pada pengadaan barang dan jasa, penyaluran bantuan pemerintah, serta pengelolaan aset.

Di sisi lain, Kemenpora didorong mempercepat penyelesaian rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar tindak lanjut hasil pemeriksaan dapat diselesaikan secara menyeluruh.

Dalam rapat tersebut, sejumlah anggota Komisi X turut menyoroti capaian program strategis Kemenpora sepanjang 2025. Fraksi Partai Gerindra mengapresiasi keberhasilan kontingen Indonesia pada SEA Games 2025 yang meraih 91 medali emas dan finis di posisi kedua, sekaligus mencatat prestasi terbaik Indonesia pada ajang tersebut di luar kandang sejak SEA Games 1995.

Selain itu, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 dinilai memberikan dampak ekonomi hingga Rp4,96 triliun, sementara Indonesia Sport Summit (ISS) 2025 disebut turut memperkuat ekosistem industri olahraga nasional.

Menanggapi evaluasi DPR, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. "Kemenpora terus melakukan perbaikan dalam pengelolaan anggaran, termasuk memperkuat koordinasi lintas deputi untuk mendukung pelaksanaan program prioritas," jelasnya.

Menurutnya, kolaborasi antarsatuan kerja menjadi salah satu faktor yang mendorong keberhasilan penyelenggaraan Indonesia Sport Summit 2025.

Di sisi lain, Kemenpora juga memfokuskan anggaran untuk memastikan persiapan pemusatan latihan nasional serta keikutsertaan Indonesia pada SEA Games dan Paragames 2025 berjalan sesuai target.

 

Menteri PPPA Kecam Keras Ancaman Bom di Sekolah saat MPLS

Iki Radio - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengecam keras ancaman bom yang terjadi di SDN Srengseng, Jakarta. Peristiwa tersebut dinilai mencederai hak anak untuk memperoleh rasa aman, terlebih terjadi di tengah pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi. (Foto: KemenPPPA)

Menurut Menteri PPPA, MPLS seharusnya menjadi momentum bagi peserta didik, khususnya murid baru, untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun rasa aman, percaya diri, dan kebahagiaan dalam memulai perjalanan pendidikan.

“Ancaman bom yang terjadi di lingkungan sekolah merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi. Terlebih, peristiwa ini terjadi pada saat anak-anak, khususnya peserta didik baru, sedang menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah,” tegas Arifah Fauzi dalam keterangan di Jakarta, Selasa (14/7/2026). 

Ia menekankan bahwa setiap anak berhak memulai pendidikannya dalam lingkungan yang aman, menerima, dan melindungi. Sekolah bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga menjadi rumah kedua bagi anak untuk bertumbuh, mengembangkan potensi, membangun karakter, dan menjalin relasi sosial yang sehat.  “Anak-anak yang memasuki sekolah untuk pertama kalinya sedang membangun kesan tentang rumah kedua mereka. Mereka berhak disambut dengan lingkungan yang hangat, ramah, dan melindungi. Tidak boleh ada tindakan apa pun yang merusak rasa aman tersebut, apalagi ancaman yang dapat menimbulkan trauma bagi anak,” ujar Menteri PPPA.

Kementerian PPPA mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian, pihak sekolah, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait dalam melakukan pengamanan serta memastikan keselamatan warga sekolah.

Apresiasi juga diberikan kepada aparat kepolisian yang telah menangkap terduga pelaku ancaman bom. Langkah cepat tersebut dinilai penting untuk memulihkan rasa aman dan memastikan sekolah tetap menjadi tempat yang aman bagi anak untuk belajar dan bertumbuh.

Arifah Fauzi menegaskan bahwa menciptakan sekolah yang aman merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua, guru, pemerintah, aparat penegak hukum, media, dan masyarakat.  “Rasa aman bukanlah sebuah pilihan atau pelengkap, melainkan hak dasar setiap anak yang wajib kita jamin dan lindungi bersama. Mari kita wujudkan komitmen bersama untuk menjadikan setiap sekolah sebagai ruang yang melindungi, sehingga setiap anak dapat belajar, bertumbuh, serta meraih cita-citanya tanpa rasa takut,” tegasnya.

Menurutnya, menjaga anak berarti menjaga masa depan Indonesia. Lingkungan yang aman menjadi salah satu fondasi penting untuk melahirkan generasi yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.

Menteri PPPA pun mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat kolaborasi dan kepedulian dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk ancaman, intimidasi, kekerasan, dan tindakan lain yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak.

 

close
Pasang Iklan Disini