Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Gelar Seminar Ketahanan Bangsa, Pemkab Madiun Perkuat Toleransi dan Karakter Pelajar

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Seminar Ketahanan Bangsa dan Toleransi untuk Pelajar se-Kabupaten Madiun. 

Kegiatan yang diikuti oleh ratusan siswa SMP dan SMA/SMK sederajat ini berlangsung di kawasan Wisata Religi 5 Tempat Ibadah, Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun, Rabu (30/9/2026).

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Madiun, Hestu Wiradriawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa seminar ini diselenggarakan sebagai bentuk aplikasi konkret pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama (KUB).

"Maksud kegiatan ini adalah untuk menjaga harmoni dan toleransi melalui sikap saling menghormati serta tenggang rasa dalam perbedaan suku, agama, dan budaya. Selain itu, kegiatan ini bertujuan membentuk karakter Pancasila dan memperkuat jiwa bela negara," terang Hestu.

Peserta seminar terdiri dari 74 pelajar SMP dan 78 pelajar SMA/SMK/sederajat. Khusus peserta tingkat SMA/SMK merupakan anggota Paskibraka Kabupaten Madiun tahun 2026 dan perwakilan Paskibraka Provinsi Jawa Timur. Seluruh peserta nantinya tidak hanya menerima sertifikat seminar dari Bakesbangpol, tetapi juga dikukuhkan sebagai Duta Moderasi Sekolah oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun.

"Paskibraka tidak hanya bertugas mengibarkan bendera pada 17 Agustus, tetapi juga dibina untuk menjaga kondusivitas daerah melalui toleransi di sekolah dan masyarakat. Ini sekaligus menjadi motivasi bagi adik-adik SMP untuk berpartisipasi pada seleksi Paskibraka mendatang," tambah Hestu.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati, jajaran Forkopimda, pimpinan Perangkat Daerah, para Camat, tokoh agama dan organisasi masyarakat (FKUB, FKPI, FKK, Tosilo), pengelola Wisata Religi, hingga narasumber dari Ketua Duta Damai BNPT Jawa Timur, Ahmad Reza Hafsan Jani.

Kegiatan diawali dengan pembacaan doa bersama secara bergantian dari lima agama (Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, dan Buddha) sebagai simbol nyata toleransi antarumat beragama di Kabupaten Madiun.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, memberikan arahan terkait pentingnya membekali mental dan wawasan kebangsaan kepada generasi muda di tengah pesatnya arus informasi, ancaman perundungan (bullying), dan potensi intoleransi.

"Anak-anak ini fluktuasi pemikirannya luar biasa, sehingga harus dibentengi dengan pemahaman wawasan kebangsaan yang benar. Jangan sampai karena bullying timbul dendam, atau saat mereka kuliah di luar daerah membawa egoisme yang merugikan. Di mana pun berada, norma dan adat setempat harus dihormati," tegas Hari Wuryanto.

Menanggapi doa 5 agama yang digelar di awal acara, Bupati menekankan pentingnya mengenalkan keberagaman sejak dini agar para pelajar tidak salah paham dan terbiasa dengan perbedaan keyakinan.

"Toleransi di Indonesia adalah keharusan karena kita bersuku-suku dan berbeda agama. Kalau anak-anak tidak dikenalkan sejak dini, mereka bisa salah menilai ibadah orang lain. Kebhinekaan ini harus dipahami sebagai kekuatan, bukan permusuhan," ungkapnya.

Di akhir arahannya, Bupati mengimbau para pelajar untuk menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan kekuatan karakter dan etika.

"Jangan hanya pandai di akademik saja, etika dan norma harus diterapkan. Kepandaian tanpa etika hanya akan melahirkan kesombongan, dan kesombongan adalah awal kehancuran. Pelajaran adab itu nomor satu," pungkasnya.(ir)

 

LPS Pertahankan Suku Bunga Penjaminan: Simpanan Bank Umum 3,75%, BPR 6,25%

Iki Radio — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan untuk mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) bagi simpanan rupiah di bank umum sebesar 3,75 persen, simpanan rupiah di Bank Perekonomian Rakyat (BPR) sebesar 6,25 persen, serta simpanan valuta asing (valas) di bank umum sebesar 2,00 persen.

Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) LPS pada 28 September 2026. Penetapan TBP ini akan berlaku mulai 1 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, menjelaskan bahwa langkah mempertahankan TBP ini mempertimbangkan terbatasnya laju kenaikan suku bunga simpanan, kinerja intermediasi dan likuiditas perbankan yang tetap positif, serta cakupan penjaminan simpanan yang tetap tinggi.

"Atas dasar hal tersebut, LPS memandang TBP yang berlaku saat ini masih memadai untuk dipertahankan dalam rangka menjaga kepercayaan masyarakat terhadap perbankan dan mendukung stabilitas sistem keuangan," ujar Anggito dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

LPS memastikan akan terus mengevaluasi TBP secara berkala dengan mengamati dinamika ekonomi global maupun domestik, arah kebijakan moneter dan fiskal, hingga kondisi likuiditas perbankan nasional.


Jangkauan Penjaminan Capai 99,9 Persen Rekening

TBP merupakan batas maksimum suku bunga simpanan yang disyaratkan agar dana nasabah masuk dalam kriteria penjaminan LPS. LPS mengimbau masyarakat untuk selalu cermat memperhatikan tingkat bunga yang ditawarkan bank tempat mereka menyimpan dana.

Di saat yang sama, LPS meminta industri perbankan gencar menyosialisasikan besaran TBP secara transparan melalui berbagai kanal komunikasi digital maupun nondigital demi melindungi nasabah.

Berdasarkan data per Agustus 2026, tingkat cakupan penjaminan LPS tercatat sangat tinggi:

  • Bank Umum: Jumlah rekening dengan saldo hingga Rp2 miliar (yang dijamin penuh oleh LPS) mencapai 706,75 juta rekening atau setara 99,94 persen dari total rekening.
  • BPR / BPRS: Jumlah rekening dengan saldo hingga Rp2 miliar mencapai 15,59 juta rekening atau setara 99,97 persen dari total rekening.

 

Fungsi Intermediasi Perbankan Tumbuh Positif

Kondisi perbankan nasional juga mencatatkan kinerja intermediasi yang solid sepanjang Agustus 2026. Perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 10,94 persen secara tahunan (year on year/yoy), sementara penyaluran kredit melaju pesat hingga 13,66 persen (yoy).

LPS menilai capaian ini mencerminkan fungsi intermediasi bank berjalan optimal dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional, didukung oleh ketahanan perbankan dari segi likuiditas, profitabilitas, serta permodalan yang terjaga kokoh.

 

Komisi XIII DPR dan Kemenimipas Bongkar 10 Bangunan Mewah Ilegal di Lapas Cibinong

Iki Radio — Komisi XIII DPR RI bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) mengambil langkah tegas dengan membongkar 10 unit bangunan mewah di area Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/9/2026).

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dewi Asmara, menegaskan bahwa seluruh bangunan tersebut berdiri secara ilegal dan bukan merupakan aset milik negara.

"Kami telah hadir di sini dan sama-sama kita tegakkan aturan bahwa ada 10 unit yang tidak termasuk barang milik negara, tidak juga dibangun dari APBN, dan menyalahi aturan dari bantaran sungai. Kami bongkar pada hari ini juga," tegas Dewi saat berada di Lapas Kelas IIA Cibinong.

Dewi menjelaskan, tindakan tegas ini diambil guna memutus rantai praktik penyalahgunaan wewenang agar tidak berulang di lingkungan pemasyarakatan. Ia menekankan pentingnya tata kelola lapas yang transparan, akuntabel, serta berlandaskan prinsip keadilan.

"Sehingga ini ke depan kita mencegah terjadinya praktik-praktik penyalahgunaan yang tidak ada keadilan," lanjutnya.

Lebih jauh, Dewi menerangkan bahwa penindakan ini merupakan bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan sebagaimana diatur dalam Pasal 88 ayat (1), (2), dan (3) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Dalam hal ini, Komisi XIII bertindak sebagai pengawas eksternal, sedangkan Kemenimipas menjalankan fungsi pengawasan internal.

"Merupakan pengawas dari eksternal adalah Komisi XIII dan internalnya dari Kementerian Imipas," jelasnya.

Langkah pembongkaran ini merespons temuan Ombudsman RI yang sebelumnya menguak keberadaan fasilitas mewah berupa klaster pemukiman serta kendaraan roda empat kelas atas, seperti Toyota Alphard dan Fortuner, di dalam area Lapas Cibinong. Fasilitas tak wajar tersebut terungkap usai Ombudsman menggelar inspeksi mendadak (sidak) pada 23 September 2026 lalu.

 

Tampil Perkasa, Aditya Tri Syahria Tiga Kali Pecahkan Rekor Asian Games di Panjat Tebing 2026

Iki Radio – Atlet panjat tebing Indonesia, Aditya Tri Syahria, tampil luar biasa dalam babak kualifikasi nomor speed putra Asian Games 2026 yang berlangsung di Portmesse Nagoya Exhibition Hall, Aichi, Jepang, Rabu (30/9/2026). Aditya berhasil memecahkan rekor Asian Games sebanyak tiga kali dalam satu babak kualifikasi dan mempertajam catatan waktu terbaiknya hingga 4,62 detik.

Sebelum kompetisi ini digelar, rekor Asian Games untuk nomor speed putra dipegang oleh atlet andalan Indonesia lainnya, Veddriq Leonardo, dengan catatan waktu 4,95 detik yang diukir pada Asian Games Hangzhou, 3 Oktober 2023.

Sejak pemanjatan pertama, Aditya langsung menunjukkan dominasinya. Ia mematahkan rekor Veddriq dengan membukukan waktu 4,74 detik pada kesempatan pertama. Meski sempat terganggu akibat dinyatakan false start (FS) pada pemanjatan kedua, Aditya bangkit pesat di kesempatan ketiga dengan mempercepat catatan waktunya menjadi 4,70 detik.

Dinamika persaingan makin sengit ketika atlet asal China, Jianguo Long, sempat melewati rekor Aditya dengan torehan waktu 4,64 detik. Namun, Aditya langsung membalas pada kesempatan keempat. Pria bertalenta ini memanjat dengan sangat presisi dan mengunci waktu 4,62 detik—lebih cepat 0,02 detik dari Long—sekaligus memecahkan rekor Asian Games untuk ketiga kalinya hari itu.

Hasil kualifikasi mengukuhkan Aditya di posisi pertama, disusul Jianguo Long (4,64 detik) di tempat kedua, Shouhong Chu dari China (4,67 detik) di urutan ketiga, serta wakil Kazakhstan Damir Toktarov (4,76 detik) di posisi keempat.

Sementara itu, peraih medali emas Olimpiade 2024, Veddriq Leonardo, mengakhiri kualifikasi di peringkat kelima dengan waktu terbaik 4,78 detik. Veddriq tampil konsisten memperbaiki catatannya dari 5,06 detik di percobaan pertama, 4,99 detik, 4,89 detik, hingga akhirnya melaju mantap ke babak berikutnya.

Atas raihan ini, Aditya dan Veddriq memastikan diri lolos ke babak perempat final yang akan digelar pada Kamis (1/10/2026). Pada hari yang sama, persaingan sengit perebutan medali akan berlanjut hingga babak semifinal dan final.

 

Jatim Imbau Masyarakat Kibarkan Bendera Setengah Tiang pada 30 September dan Satu Tiang Penuh 1 Oktober

Iki Radio— Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang pada Rabu, 30 September 2026. Imbauan ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai bentuk penghormatan dan kenangan atas peristiwa Gerakan 30 September (G30S).

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa pengibaran bendera setengah tiang dilakukan sebagai tanda berkabung nasional, dilanjutkan dengan pengibaran bendera satu tiang penuh pada hari berikutnya untuk menyambut Hari Kesaktian Pancasila.

"Mari kita kibarkan Merah Putih setengah tiang untuk mengenang peristiwa G30S. Kemudian, pada 1 Oktober 2026 mulai pukul 06.00, kibarkan kembali satu tiang penuh untuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila,” ujar Khofifah, dikutip dari Antara, Selasa (29/9/2026).

Imbauan ini ditujukan kepada seluruh instansi pemerintah, instansi swasta, lembaga pendidikan, perkantoran, hingga pemukiman warga di wilayah Jawa Timur. Khofifah menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan kesempatan penting untuk mengenang sejarah bangsa sekaligus memperkuat rasa persatuan.

“Dua hari ini mengajak kita untuk mengenang sekaligus meneguhkan tekad. Kita menghormati sejarah bangsa dan terus menjaga Pancasila sebagai dasar yang mempersatukan Indonesia,” ungkapnya.

Aturan pengibaran bendera ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Nomor B/668/MK/TU.02.03/2026 tertanggal 23 September 2026 mengenai Pedoman Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026.

Adapun peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Gubernur Khofifah berharap tema tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan masyarakat dalam bentuk tenggang rasa, kepedulian sosial, serta budaya gotong royong.

Secara khusus, ia mengajak para generasi muda untuk terus mempelajari sejarah perjalanan bangsa agar dapat mengambil hikmah dan menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Terutama bagi generasi muda, mari kenali sejarah bangsa dan amalkan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan. Jaga kerukunan, hargai perbedaan, dan hadir untuk membantu sesama. Dari situlah persatuan terus kita rawat,” tutur Khofifah.

Selain pengibaran bendera, pedoman dari Kementerian Kebudayaan juga mengatur pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada Kamis, 1 Oktober 2026. Upacara akan dilaksanakan secara luar jaringan (luring) di jajaran kantor pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota se-Jawa Timur mulai pukul 07.30 WIB. Masyarakat juga diimbau untuk menyaksikan pidato Menteri Kebudayaan melalui siaran langsung di kanal YouTube resmi Kementerian Kebudayaan maupun saluran Indonesiana TV.

Sabet Emas Asian Games 2026, Leo/Daniel Tundukkan Pasangan China via Rubber Game

Iki Radio — Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, sukses menyumbang medali emas untuk kontingen Indonesia di ajang Asian Games 2026. The Babies meraih kemenangan usai menaklukkan wakil tuan rumah/China, Liang Weikeng/Wang Chang, lewat pertarungan rubber game dengan skor 18-21, 21-13, dan 21-18.

Bertanding di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Selasa (29/9/2026), gim pertama langsung berjalan ketat. Leo/Daniel yang sempat tertinggal berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 18-18. Namun, Liang/Wang akhirnya mengamankan gim pertama dengan skor 21-18 setelah pukulan Daniel melebar keluar lapangan.

Memasuki gim kedua, Leo/Daniel bangkit dan tampil lebih agresif demi memaksakan rubber game. Pasangan Indonesia ini berhasil mengamankan interval gim kedua dengan keunggulan 11-8. Pasca-jeda, dominasi The Babies semakin tak terbendung. Leo/Daniel mengunci gim kedua dengan kemenangan telak 21-13 untuk memaksa laga berlanjut ke gim penentuan.

Pertarungan sengit kembali tersaji di gim ketiga. Margin angka antara kedua pasangan berlangsung sangat tipis. Leo/Daniel berhasil memimpin 11-9 saat jeda interval.

Momen krusial terjadi setelah rehat, di mana Leo/Daniel terus mendulang poin melalui rentetan rally panjang serta smash keras mematikan hingga memperlebar keunggulan menjadi 13-9. Menjaga fokus hingga poin-poin tua, Leo/Daniel akhirnya menyegel kemenangan gim ketiga dengan skor 21-18.

Hasil manis ini menjadi medali emas ketiga bagi kontingen Indonesia di Asian Games 2026. Secara keseluruhan, cabang olahraga bulutangkis menyumbangkan total dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu, dengan emas lainnya diraih oleh tim beregu putra.

Luna Maya Dorong Maxime Bouttier Kembali Chasing Mimpinya di Hollywood: “Aku Support Kamu!"

Iki Radio — Pasangan selebriti Luna Maya dan Maxime Bouttier kembali mencuri perhatian publik setelah membagikan momen keharmonisan rumah tangga mereka yang jarang tersingkap. Melalui sesi rapid question di saluran YouTube pribadi Luna Maya pada Selasa (29/9/2026), keduanya tampil terbuka mendiskusikan perjalanan karier, ambisi, hingga bentuk dukungan satu sama lain.

Dalam perbincangan hangat tersebut, Luna secara terang-terangan mendorong sang suami untuk kembali mengepakkan sayap di industri perfilman internasional, Hollywood. Seperti diketahui, Maxime sebelumnya pernah menjajal pasar hiburan Amerika Serikat.

"Makanya bebe, kamu harus ke Hollywood lagi. Setuju enggak? Setuju. Setuju," ujar Luna Maya antusias mendesak sang suami.

Mendengar dorongan dari sang istri, Maxime pun menyambutnya dengan positif. "Iya dong," jawab Maxime singkat.

Luna menilai Maxime memiliki modal serta bekal yang sangat potensial untuk kembali berkarier di tingkat global, mulai dari kemahiran berbahasa asing hingga bakat seni yang serba bisa.

"Kalau aku punya apa yang kamu punya, aku gak mikir. Kalau aku di posisi kamu, aku bisa bahasa Prancis, bahasa Inggrisnya lancar, terus kamu you already know this, aku I cannot, you can sing," puji Luna.

Ia menambahkan bahwa faktor usia dan perjalanan karier menjadikan Maxime memiliki ruang gerak yang lebih dinamis. "Usiaku juga, maksud aku kamu lebih nothing to lose dibandingin aku," lanjutnya.

Meski memberikan dukungan penuh, Luna mengaku memiliki pertimbangan tersendiri jika harus mendampingi Maxime secara intensif di luar negeri. Luna mengungkapkan bahwa rekam jejak dan berbagai usahanya di Indonesia sudah terlalu dalam untuk ditinggalkan begitu saja.

"Aku nyemplungnya udah kedalaman. Kalau aku tinggalin semuanya, itu terlalu banyak yang aku korbankan," ungkap Luna secara jujur.

Pernyataan tersebut sempat memicu respons santai dari Maxime. "Tapi itu rasanya kayak dia yang lebih mau daripada aku. You think I don't have nothing to lose?" timpal Maxime berseloroh.

Meski diwarnai sedikit perbedaan sudut pandang, dinamika diskusi tersebut berlangsung cair dan hangat tanpa memicu konflik. Luna menegaskan bahwa bentuk dukungan terbaik bagi pasangan adalah memberikan ruang penuh untuk berkembang tanpa harus mengorbankan tanggung jawab masing-masing.

"Aku support kamu," tegas Luna memperjelas komitmennya.

Momen perbincangan interaktif ini memperlihatkan bagaimana Luna Maya dan Maxime Bouttier membina hubungan pascanikah dengan saling menghargai ambisi profesional, kedewasaan berikir, serta keterbukaan dalam menentukan arah masa depan bersama.

Menkomdigi Dorong SP4N-LAPOR! Jadi Sumber Perbaikan Kebijakan Publik

Iki Radio - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mendorong pemanfaatan data pengaduan masyarakat melalui Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!) sebagai sumber informasi untuk memperbaiki kebijakan dan kualitas pelayanan publik.



Menurut Meutya, pengelolaan pengaduan masyarakat tidak cukup berhenti pada penyelesaian laporan satu per satu. Rekam jejak pengaduan perlu dianalisis untuk membaca pola persoalan yang berulang sehingga dapat menjadi masukan dalam perbaikan layanan pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Meutya saat penandatanganan Nota Kesepahaman Sinergi Pengelolaan SP4N-LAPOR! sebagai Aplikasi Umum Kanal Aduan Layanan Publik antara Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Ombudsman RI, serta Kantor Staf Kepresidenan di Kantor KemenPAN-RB, Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2026).

Meutya mengatakan SP4N-LAPOR! merupakan bagian dari infrastruktur digital pemerintah yang menghubungkan masyarakat dengan pemerintah. Melalui sistem tersebut, masyarakat tidak perlu mengetahui kementerian, lembaga, atau pemerintah daerah yang memiliki kewenangan atas persoalan yang dilaporkan.

Setiap aduan dapat diarahkan kepada instansi yang berwenang untuk ditindaklanjuti sesuai prinsip No Wrong Door Policy.

“Komitmen kami terhadap pelayanan publik adalah menghubungkan masyarakat dengan pemerintah untuk memastikan setiap aduan diteruskan kepada pihak yang tepat, ditindaklanjuti, dan pada akhirnya yang utama diselesaikan dengan baik melalui prinsip No Wrong Door Policy,” ujar Meutya.

Menurutnya, pembagian tugas dan kewenangan antarinstansi pemerintah tidak seharusnya menjadi beban masyarakat. Masyarakat cukup menyampaikan persoalan yang dihadapi melalui SP4N-LAPOR!, sementara sistem dan pengelola memastikan laporan diteruskan kepada instansi yang memiliki kewenangan.

“Masyarakat tidak boleh dibebani lagi untuk mencari instansi yang tepat. Melalui satu pintu ini, aduan dapat diteruskan kepada pihak yang berwenang hingga penyelesaiannya,” kata Meutya.

Pada periode 2021 hingga September 2026, SP4N-LAPOR! telah menerima lebih dari 1,1 juta aduan masyarakat. Sistem tersebut digunakan oleh 718 instansi, terdiri atas 546 pemerintah daerah, 119 kementerian dan lembaga, serta 53 BUMN dan berbagai instansi lainnya.

Kementerian Komunikasi dan Digital mendukung pengelolaan SP4N-LAPOR! melalui penguatan infrastruktur digital dan integrasi antarsistem pemerintah melalui Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP).

“Angka ini menunjukkan bahwa SP4N-LAPOR! telah digunakan secara luas oleh berbagai jenis instansi dan menjadi bagian penting dari ekosistem pengelolaan pengaduan pemerintah,” tutur Meutya.

Dari sisi keandalan, SP4N-LAPOR! hingga September 2026 mencatat tingkat uptime sebesar 98,76 persen. Keandalan tersebut, kata Meutya, perlu terus dijaga seiring meningkatnya jumlah pengguna dan volume laporan serta semakin kompleksnya tantangan di ruang digital, termasuk perkembangan teknologi kecerdasan artifisial.

Untuk itu, Kemkomdigi akan memperkuat empat aspek dalam pengelolaan SP4N-LAPOR!, yakni keandalan infrastruktur dan aplikasi, keterpaduan pengembangan teknologi sesuai standar teknis Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), interoperabilitas data melalui SPLP, serta komunikasi publik dan diseminasi.

Meutya menegaskan, pekerjaan pemerintah tidak berhenti pada pembangunan sistem dan peningkatan jumlah pengguna. Data serta rekam jejak pengaduan yang telah terkumpul harus dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik.

“Pekerjaan kita tentu tidak berhenti pada pembangunan sistem dan peningkatan jumlah pengguna. Yang tidak kalah penting, data dan rekam jejak pengaduan yang telah terkumpul harus semakin kita manfaatkan sebagai sumber informasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik,” ujar Meutya.

“Pengaduan masyarakat tidak seharusnya berhenti pada penyelesaian satu per satu laporan. Dari data tersebut, kita harus mampu membaca pola, mengidentifikasi persoalan yang berulang, dan menjadikannya masukan bagi perbaikan kebijakan maupun layanan pemerintah,” lanjutnya.

Dengan penguatan sinergi lintas kementerian dan lembaga, SP4N-LAPOR! diharapkan tidak hanya menjadi kanal pengaduan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari mekanisme pemerintah untuk belajar dari persoalan yang disampaikan warga.

Pengelolaan data pengaduan secara berkelanjutan diharapkan membantu pemerintah memperbaiki layanan secara lebih tepat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

close
Pasang Iklan Disini