Iki Radio - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir meninjau kesiapan sejumlah stadion yang akan digunakan dalam gelaran FIFA ASEAN Cup 2026, Selasa (8/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lapangan, fasilitas pendukung, serta kebutuhan tim menjelang turnamen yang akan berlangsung di Indonesia.
![]() |
| Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir meninjau kesiapan sejumlah stadion yang akan digunakan dalam gelaran FIFA ASEAN Cup 2026, Selasa (8/9/2026). |
Venue yang ditinjau Erick Thohir
meliputi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Stadion Madya, Lapangan ABC
Senayan, dan Stadion PTIK Jakarta.
Di SUGBK, Erick Thohir yang juga
Menteri Pemuda dan Olahraga itu, mengecek langsung kondisi lapangan dan rumput
stadion sebagai venue utama pertandingan. Sejumlah petugas terlihat melakukan
perawatan rumput sebagai bagian dari persiapan menghadapi turnamen.
Direktur Utama Pusat Pengelola
Komplek Gelora Bung Karno (PPK-GBK), Rakhmadi Afif Kusumo, mengatakan
pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan arena pertandingan sekaligus
fasilitas pendukung yang akan digunakan selama penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup
2026. “Pengecekan untuk memastikan fasilitas-fasilitas siap untuk kegiatan FIFA
ASEAN Cup 2026,” ujar Rakhmadi.
Menurut Rakhmadi, kesiapan
fasilitas di kawasan GBK secara umum sudah berada pada tahap matang. Khusus
SUGBK, tingkat kesiapan saat ini telah mencapai sekitar 86 persen.
SUGBK akan digunakan sebagai
lokasi pertandingan utama FIFA ASEAN Cup 2026. Sementara Stadion Madya dan
Lapangan ABC Senayan disiapkan sebagai fasilitas latihan bagi tim-tim peserta.
Kesiapan fasilitas latihan
menjadi perhatian karena venue tersebut akan menjadi bagian dari kebutuhan tim
selama berada di Indonesia.
Selain fasilitas olahraga, PSSI
juga memastikan aspek pendukung lainnya dapat menunjang kenyamanan dan keamanan
pemain.
Setelah melakukan peninjauan di
kawasan GBK, Erick Thohir melanjutkan pengecekan ke Stadion PTIK, Jalan
Tirtayasa Raya, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Di Stadion PTIK, Erick Thohir
memeriksa sejumlah fasilitas, mulai dari kondisi lapangan, area transit pemain
hingga toilet. Ia juga berkoordinasi dengan pengelola PTIK dan jajaran PSSI
terkait kebutuhan yang harus dipenuhi selama stadion digunakan sebagai lokasi
latihan tim nasional. “Saya akan ke sini lagi nanti, untuk membakar
semangat para pemain,” ujar Erick.
Erick menekankan agar seluruh
kebutuhan pemain dapat dipenuhi dengan baik sehingga proses persiapan tim
berlangsung optimal. Menurutnya, dukungan fasilitas yang memadai menjadi salah
satu faktor penting untuk menunjang performa Timnas Indonesia dalam upaya
meraih prestasi terbaik.
Kesiapan venue juga mencakup
antisipasi terhadap dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang sebelumnya
menyebar ke sejumlah wilayah Jawa dan Sumatra.
Rakhmadi memastikan kawasan GBK
turut terdampak abu vulkanik, namun kondisi fasilitas sejauh ini masih baik.
PPK GBK akan melakukan pembersihan menyeluruh sebelum turnamen berlangsung.
“Tentu kena dampak, kita bersihkan semua. Tadi sudah kita cek, sejauh ini masih
baik semuanya dan tetap akan kita bersihkan kembali,” jelas Rakhmadi.
Pembersihan menjadi bagian dari
langkah mitigasi agar fasilitas pertandingan dan latihan tetap berada dalam
kondisi optimal ketika digunakan para pemain dan ofisial.
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan
dimulai pada Jumat, 25 September 2026, dan pertandingan final akan berlangsung
pada Senin, 5 Oktober 2026.
Indonesia sebagai tuan rumah
tergabung dalam Grup A bersama Singapura, Bangladesh, dan Malaysia. Seluruh
pertandingan Grup A dijadwalkan berlangsung di SUGBK.
Sementara itu, Grup B dihuni
Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan. Pertandingan Grup B akan digelar di
Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Kesiapan venue menjadi bagian
penting dalam memastikan Indonesia mampu menyelenggarakan turnamen
internasional tersebut secara profesional sekaligus memberikan dukungan
maksimal kepada Timnas Indonesia.
















