Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

110 Peserta Ikuti Pemilihan Duta Anak Padang 2026, Perkuat Kota Layak Anak

Iki Radio - Pemerintah Kota Padang terus memperkuat upaya mewujudkan Kota Layak Anak dengan membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi generasi muda. Salah satunya melalui Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak Kota Padang Tahun 2026, yang tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga proses melahirkan agen perubahan dalam pemenuhan hak anak.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang itu berlangsung di Kantor DP3AP2KB, Selasa (14/7/2026).

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB Kota Padang, Ade Yonanda Irza, mengatakan program tersebut dirancang untuk membangun karakter kepemimpinan, meningkatkan kepedulian terhadap isu perlindungan anak, sekaligus memperkuat keterlibatan anak dalam pembangunan daerah.

"Pemilihan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi proses kaderisasi untuk melahirkan agen perubahan yang mampu mendukung pemenuhan hak anak di Kota Padang," ujarnya.

Untuk mendapatkan peserta terbaik, proses seleksi dilakukan melalui tiga tahapan. Tahap pertama berupa penilaian esai yang memuat gagasan peserta mengenai isu anak. Selanjutnya, peserta mengikuti seleksi wawancara dan unjuk minat serta bakat untuk menentukan 30 peserta terbaik. Dari tahapan tersebut akan dipilih 14 finalis yang tampil pada malam puncak apresiasi.

"Dari seleksi tahap kedua yang sedang berlangsung ini akan dipilih 14 finalis yang tampil pada malam apresiasi Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak Tahun 2026 pada 25 Juli mendatang di Youth Center Kota Padang," jelas Ade.

Penyelenggaraan tahun ini mencatat peningkatan antusiasme peserta. Sebanyak 110 pelajar tingkat SMP berusia 12 hingga 15 tahun mengikuti proses seleksi, termasuk meningkatnya partisipasi anak berkebutuhan khusus (ABK).

Sebagai wujud komitmen terhadap pendidikan yang inklusif dan pemenuhan hak anak tanpa diskriminasi, Pemerintah Kota Padang menghadirkan kategori Duta Anak Pejuang Disabilitas.

"Alhamdulillah, minat anak-anak berkebutuhan khusus tahun ini sangat tinggi. Kami berharap mereka dapat menjadi teladan bagi teman-teman sebaya sekaligus menjalankan peran sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) dalam pemenuhan hak anak, khususnya di lingkungan sekolah," katanya.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kota Padang ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi, menyampaikan aspirasi, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Ajang Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak diharapkan melahirkan generasi muda yang memiliki kepemimpinan, kepedulian sosial, serta mampu menjadi mitra pemerintah dalam mengampanyekan perlindungan dan pemenuhan hak anak demi mendukung terwujudnya Kota Padang sebagai Kota Layak Anak.

Kemkomdigi dan OJK Libatkan Industri Perbankan Putus Aliran Dana Judi Online

Iki Radio - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat sinergi untuk memutus ekosistem judi online dengan melibatkan industri perbankan dalam pengawasan transaksi keuangan. Langkah tersebut dilakukan agar pemberantasan judi online tidak hanya berhenti pada pemutusan akses situs, tetapi juga memutus aliran dana yang menjadi penopang aktivitas ilegal tersebut.

Menkomdigi, Meutya Hafid, bersama Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, saat memberikan keterangan pers di acara ojk banking forum 2026 di Jakarta. (Foto: Istimewa/dok. Kemkomdigi)

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan, percepatan pemberantasan judi online merupakan arahan Presiden yang harus dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar seluruh ekosistem pendukungnya.

"Pemberantasan judi online harus dilakukan menyeluruh. Tidak cukup atau tidak boleh berhenti hanya kepada pemutusan akses situs saja, tetapi keseluruhan ekosistemnya," ujar Meutya dalam OJK Banking Forum 2026 di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Menurut Meutya, sejak 20 Oktober 2024 hingga 12 Juli 2026, Kemkomdigi telah menindak sekitar 3,7 juta situs dan konten yang berkaitan dengan judi online. Selain itu, kementeriannya telah melaporkan sekitar 38 ribu rekening yang diduga terkait aktivitas judi online kepada OJK.

"Dari 38.000 rekening yang kami laporkan, sebanyak 32.500 rekening telah ditutup. Menutup rekening dalam jumlah sebesar itu tentu bukan pekerjaan mudah. Kami mengapresiasi dukungan OJK dan industri perbankan, namun kami berharap jumlah penindakan ini dapat terus ditingkatkan," katanya.

Meutya menjelaskan rekening yang dilaporkan tersebar di berbagai bank, di antaranya BCA, BRI, BNI, Mandiri, CIMB Niaga, dan BSI. Menurutnya, tingginya jumlah rekening pada bank-bank besar tidak berarti lembaga tersebut lemah, melainkan karena memiliki basis nasabah yang luas sehingga kerap dimanfaatkan pelaku judi online.

"Jangan kemudian merasa aman jika nama banknya tidak ada dalam daftar. Modus pelaku berubah sangat cepat. Situs berpindah-pindah, rekening dan transaksi juga berpindah-pindah dengan sangat cepat," tegasnya.

Selain rekening perbankan, Komdigi juga mengajukan pemblokiran ribuan akun dompet digital yang diduga terkait aktivitas judi online kepada Bank Indonesia. Karena itu, Meutya berharap penerapan prinsip Know Your Customer (KYC) di sektor perbankan semakin diperkuat untuk mendeteksi dan mencegah penyalahgunaan rekening.

"Kami berharap prinsip KYC dari perbankan dapat membantu meningkatkan efektivitas penindakan terhadap rekening yang digunakan untuk aktivitas judi online," ujarnya.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci menghadapi meningkatnya ancaman penipuan digital dan judi online yang saat ini menjadi salah satu risiko terbesar di sektor jasa keuangan.

"Financial scam dan fraud saat ini menjadi risiko paling tinggi dan terbesar yang dihadapi konsumen keuangan di seluruh dunia. Karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi lintas sektor, lintas kementerian, lembaga, dan seluruh pemangku kepentingan," jelas Friderica.

Ia menjelaskan OJK bersama Kemkomdigi terus memperkuat Indonesia Anti-Scam Center (IASC). Hingga saat ini, IASC telah menerima lebih dari 608 ribu laporan, memblokir lebih dari 557 ribu rekening, serta membantu pengembalian dana korban penipuan digital hampir Rp200 miliar.

Friderica juga mengajak industri perbankan memperkuat manajemen risiko teknologi informasi, meningkatkan sistem pemantauan transaksi, serta memperluas edukasi kepada masyarakat agar tidak menjadi korban judi online maupun berbagai bentuk penipuan digital.

Densus 88 Dalami Ledakan di MAN 3 Padang

Iki Radio - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri bersama Polda Sumatra Barat terus mendalami kasus ledakan yang terjadi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap penyebab ledakan, motif, serta asal-usul barang yang diduga merupakan bom rakitan.

Densus 88 Antiteror Polri bersama Polda Sumatera Barat mengamankan barang bukti kasus ledakan.di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Selasa (14/7/2026)/ dok. Densus 88 Antiteror Polri.


Juru Bicara Densus 88, Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana, menjelaskan bahwa barang yang diduga merupakan bom rakitan pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan sekolah. Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.

"Dari pemeriksaan awal, petugas mengamankan sejumlah barang, antara lain kotak hitam, tas hitam, telepon genggam, petasan, pisau, anak panah, kelereng, baut, dan beberapa barang lainnya," kata Kombes Pol. Mayndra dalam keterangan resminya.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi kemudian mengamankan seorang pelajar berinisial R (17) yang diduga sebagai pemilik barang-barang tersebut.

"Identitas korban yang disebut sebagai sasaran rencana tindakan berasal dari keterangan pelaku dan masih memerlukan pendalaman. Pelaku juga mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring dan terinspirasi oleh peristiwa bom di SMA Negeri 72 Jakarta pada tahun 2025. Motif tersebut masih dalam proses pendalaman oleh tim penyelidik," ujar Kombes Pol. Mayndra.

Ia menegaskan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh barang bukti yang ditemukan telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Mayndra menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan awal terduga pelaku, perangkat tersebut diduga dirakit secara mandiri menggunakan bahan-bahan yang diperoleh secara daring dan dibuat di rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya. Terduga juga mengaku bergabung dalam sejumlah grup daring yang membahas pembuatan bahan peledak.

"Seluruh pengakuan tersebut masih dalam proses verifikasi dan pendalaman lebih lanjut oleh aparat penegak hukum," kata dia.

Saat ini, Densus 88 bersama Polda Sumatera Barat masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan alat bukti untuk memastikan kronologi, motif, dan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

Gelar Open House dan Buka MPLS Sekolah Rakyat, Ini Pesan Bupati Madiun

Iki Radio - Bupati Madiun Hari Wuryanto, menyampaikan sejumlah pesan penting bagi seluruh siswa Sekolah Rakyat, beserta wali murid. 

Pesan ini disampaikan saat Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi Calon Siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun Tahun Ajaran 2026/2027, di Gedung Serba Guna Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun, yang berada di Kelurahan NGlames Kecamatan Nglames Kabupaten Madiun, Selasa (14/7/2026). 

Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi Calon Siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun ini menandai langkah awal penting bagi pemerataan akses pendidikan berkualitas di wilayah Jawa Timur.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan hak pendidikan yang setara tanpa terkendala kondisi ekonomi.

"Hari ini bukan sekadar pembukaan tahun ajaran baru. Ini adalah awal perjalanan baru dan tumbuhnya harapan bagi anak-anak kita untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan bermartabat," ujar Hari Wuryanto.

Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Sosial RI, Pemprov Jawa Timur, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkolaborasi. Sinergi ini berhasil mewujudkan penyelenggaraan proses pendidikan Sekolah Rakyat di Madiun mulai tahun ajaran baru ini.

Bupati Hari Wuryanto berharap keberadaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun ini mampu menjadi pemantik perubahan besar bagi masa depan daerah.

"Saya berharap Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun menjadi contoh bahwa pendidikan mampu menjadi jalan memutus mata rantai kemiskinan, membuka masa depan yang lebih baik, sekaligus melahirkan generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045," tegasnya.

Bupati juga menyapa langsung para calon siswa yang hadir dan berpesan agar keterbatasan latar belakang tidak dijadikan alasan untuk menyerah. Menurutnya, keberhasilan seseorang ditentukan oleh kemauan keras untuk belajar dan tidak mudah putus asa.

Bagi seluruh siswa SR diharapkan mampu menjadikan sekolah sebagai rumah kedua untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, mandiri, berakhlak mulia, dan berdaya saing demi mengangkat harkat martabat keluarga.

Dan bagi orang tua siswa, diajak untuk terus memberikan dukungan moral dan doa, sebab keberhasilan pendidikan anak lahir dari sinergi kokoh antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah.

Acara ini turut dihadiri dan mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak lintas sektor, antara lain Ibu Gubernur Jawa Timur yang diwakili Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Direktur TSKPO Kementerian Sosial RI, Plt. Bupati Ponorogo, serta para Kepala Perangkat Daerah dari Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ponorogo.

Acara pembukaan menandai kesiapan Kabupaten Madiun dalam mengantarkan putra-putri daerah menuju masa depan yang lebih gemilang.(ir)

Meriah, Gelaran Open House Sekolah Rakyat Madiun dan Ponorogo

Iki Radio – Suasana penuh haru dan optimisme mewarnai pembukaan acara Open House serta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 5 Ponorogo dan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Madiun.

Kegiatan yang digelar di Gedung Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun pada Selasa (14/7/2026) ini menjadi penanda awal investasi sosial negara untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan formal berasrama.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, Plt. Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, Direktur Rehabilitasi Sosial TS dan KPO Kementerian Sosial RI Rachmat Koesnadi, serta Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Restu Novi Widiani yang mewakili Gubernur Jawa Timur.

Kepala Sekolah Rakyat (SR) Ponorogo, Devit Tri Candrawati, didampingi Kepala SR Madiun, Rohmah Agustin Setyowuni, dalam sambutannya menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar berdiri sebagai bangunan megah, melainkan sebagai bentuk nyata kehadiran negara bagi anak-anak bangsa.

"Kami tidak sedang mencetak anak-anak dalam satu pola yang seragam. Tugas kami adalah menuntun mereka menemukan siapa diri mereka, lalu memastikan setiap potensi yang Tuhan titipkan tumbuh di bawah naungan Pancasila dan harmoni Bhinneka Tunggal Ika," ujar Devit dengan penuh haru hingga meneteskan air mata.

Senada dengan hal tersebut, Plt. Bupati Ponorogo, Hj. Lisdyarita, memberikan motivasi kepada para calon siswa agar menunjukkan semangat, disiplin, dan akhlak yang baik demi meraih masa depan yang gemilang.

Plt. Bupati Ponorogo memastikan Pemerintah Kabupaten Ponorogo akan terus mengawal perkembangan anak-anak selama menempuh pendidikan di asrama.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, mengungkapkan kebanggaannya terhadap antusiasme wilayah Madiun dan Ponorogo dalam menyukseskan program nasional ini.

Provinsi Jawa Timur tercatat memiliki jumlah siswa Sekolah Rakyat terbanyak di Indonesia, dengan total proyeksi mencapai 7.651 siswa untuk tahun ajaran 2026/2027.

Untuk mendukung keberlangsungan program ini, Pemprov Jatim telah menyiapkan berbagai program komplementer bagi keluarga siswa, diantaranya KIP JAVARA yakni bantuan pengembangan modal bagi orang tua siswa SR yang memiliki usaha, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni bagi keluarga siswa SR melalui koordinasi dengan Kementerian PU, hingga kerjasama dengan Diskominfo untuk pelatihan cerdas digital dan penyediaan fasilitas perpustakaan.

Direktur Rehabilitasi Sosial TS dan KPO Kemensos RI, Rachmat Koesnadi, memaparkan bahwa kuota tampung untuk Sekolah Rakyat di wilayah ini ditargetkan sebanyak 360 siswa. Saat ini, sudah terdaftar sebanyak 279 siswa, dengan kekurangan minor pada jenjang Sekolah Dasar (SD).

Rachmat menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat menerapkan konsep Multi Entry dan Multi Exit, yang memungkinkan siswa masuk dan lulus di tingkat kelas mana saja secara fleksibel sesuai kemampuan mereka.

"Sekolah ini menerapkan sistem pengasuhan berasrama penuh. Kami meminta para pengajar mengedepankan pembentukan karakter tanpa adanya toleransi terhadap tindakan kekerasan," tegas Rachmat.

Sementara Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan bahwa progres pembangunan fisik Gedung Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun saat ini telah mencapai 92 persen dan dipastikan siap fungsional secara penuh pada 31 Juli 2026.

Bupati Hari menjamin seluruh fasilitas penunjang bagi para siswa diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Berbagai fasilitas yang disediakan gratis untuk siswa seperti asrama tempat tinggal yang nyaman, kebutuhan makan sehari-hari, seragam sekolah, baju, hingga sepatu dan pendampingan penuh dari ibu asuh di asrama.

"Untuk mengawali proses belajar mengajar sebelum adanya penempatan guru permanen dari Kementerian Sosial Pusat, kami sudah menyiapkan 30 guru bantu untuk jenjang SD dan SMP yang akan bertugas selama 3 bulan ke depan," terang Hari Wuryanto.

Melalui open house ini, Bupati Madiun berharap para orang tua tidak perlu merasa ragu atau tidak tega melepaskan anak-anak mereka untuk menuntut ilmu di asrama. Berdasarkan evaluasi dari angkatan rintisan sebelumnya, siswa Sekolah Rakyat terbukti tidak hanya unggul secara akademik—bahkan telah menguasai bahasa asing seperti Spanyol—tetapi juga memiliki karakter, kemandirian, dan integritas yang kokoh.(ir)

 

Hari Pertama Sekolah, Madiun dan Aceh Besar Komit Wujudkan MPLS Ramah Anak Bebas Perundungan

IkiRadio – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, momentum hari pertama masuk sekolah dimanfaatkan oleh sejumlah pemerintah daerah untuk memperkuat pendidikan karakter. 

Melalui Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digelar pada Senin (13/7/2026), Kabupaten Madiun dan Kabupaten Aceh Besar secara serentak mengampanyekan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari perundungan (bullying).

Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Sosialisasi MPLS Ramah Anak bertajuk "Edukasi Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak sebagai Upaya Pencegahan Perkawinan Anak" di SMP Negeri 2 Saradan.

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi, jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas PPKP PPA, Forkopimcam, serta para guru dan wali murid.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Purnomo Hadi menegaskan bahwa MPLS harus menjadi fondasi kuat untuk menciptakan ruang belajar yang inklusif dan aman. Ia memberikan instruksi keras kepada para pendidik untuk mengawasi segala bentuk kekerasan fisik maupun verbal.

“Yang paling penting adalah mendidik anak-anak agar tidak terjadi bullying. Jika ada perundungan, bapak ibu guru harus segera menyikapinya karena bisa menghancurkan masa depan anak,” tegas Purnomo Hadi.

Menyambut komitmen pemda, Kepala SMP Negeri 2 Saradan, Sitha Ariningtyas, menyatakan kesiapan sekolahnya untuk melejitkan potensi siswa sejak kelas VII melalui digitalisasi.

Mulaipengembangan bakat lewat ekstrakurikuler berbasis prestasi,hingga penerapan pembelajaran mendalam berbasis digital yang didukung bantuan Interactive Flat Panel (IFP) dari pemerintah.

Sementara itu di ujung barat Indonesia, Wakil Bupati Aceh Besar Syukri A. Jalil melakukan peninjauan langsung pelaksanaan MPLS di SDN Blang Bintang, Kecamatan Blang Bintang. 

Didampingi Kepala BKPSDM dan Ketua PGRI Aceh Besar, kunjungan ini bertujuan memastikan hak-hak anak terpenuhi sejak hari pertama sekolah.

Syukri mengingatkan bahwa masa orientasi tidak boleh lagi menjadi kegiatan seremonial yang kaku, melainkan harus diubah menjadi ruang yang menyenangkan.

"MPLS harus menjadi ruang yang menyenangkan bagi anak-anak untuk mengenal lingkungan baru. Sekolah harus mampu menghadirkan suasana yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak," ujar Syukri A. Jalil.

Kepala SDN Blang Bintang, Zulkhaidir, menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah menjadi suntikan motivasi bagi tenaga pendidik untuk mengawali tahun ajaran baru. 

Zulkhaidir berharap dukungan pemerintah dalam peningkatan kompetensi guru serta pemenuhan sarana dan prasarana terus diperkuat demi mencetak generasi emas yang siap menjawab tantangan zaman.(ir)

Kapolri dan Panglima TNI Perkuat Soliditas Jaga Kedaulatan Bangsa

IkiRadio- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri melakukan silaturahmi dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (13/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi dan soliditas TNI-Polri sebagai pilar utama dalam menjaga kedaulatan bangsa.

Kedatangan Kapolri disambut langsung oleh Panglima TNI beserta jajaran pimpinan TNI, di antaranya Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, KSAU Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono, dan Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolri didampingi Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, sejumlah pejabat utama Mabes Polri, serta jajaran pejabat wilayah terkait.

Listyo Sigit Prabowo mengatakan silaturahmi tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar TNI dan Polri terus menjaga kekompakan sebagai institusi yang memiliki peran strategis dalam mempertahankan kedaulatan negara.  

"Tentunya menyambung apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden, bahwa TNI-Polri sebagai pilar utama penjaga kedaulatan bangsa. Yang tentunya, kita memiliki kewajiban untuk terus terjaga agar TNI-Polri tetap solid," ujar Jenderal Sigit.

Menurut dia, soliditas dan kekompakan TNI-Polri menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan berbagai program dan kebijakan pemerintah. 

"Karena ini adalah kunci utama agar negara kita, sebagaimana apa yang diharapkan oleh Bapak Presiden, terus bisa menjalankan program-program kebijakan dari Bapak Presiden. Dan itu semuanya bisa berjalan kalau TNI dan Polri solid," kata dia.

Jenderal Sigit juga mengingatkan adanya berbagai pihak yang berupaya mengganggu hubungan harmonis antara TNI dan Polri. Karena itu, ia menegaskan komitmen Polri untuk terus memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kerja sama dengan TNI.  

"Karena banyak yang memiliki kepentingan untuk memecah belah TNI dan Polri. Jadi di kesempatan ini, tentunya kami bersama para pejabat utama dalam hal ini akan terus meningkatkan sinergitas, soliditas dengan TNI," ujar dia.

Ia menambahkan, komunikasi terbuka antara kedua institusi perlu terus dibangun untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu hubungan TNI-Polri. 

"Dan tentunya terkait dengan hal-hal yang mungkin harus dibicarakan, harus dikomunikasikan karena ada hal-hal yang mungkin berusaha untuk memecah belah TNI-Polri, silakan untuk bisa langsung berkomunikasi dengan seluruh pejabat utama yang ada. Kami terbuka untuk itu," tutup Jenderal Sigit.

Melalui silaturahmi tersebut, TNI dan Polri menegaskan komitmen bersama untuk menjaga kebersamaan, memperkuat koordinasi, serta memastikan stabilitas keamanan nasional demi mendukung pembangunan dan kepentingan masyarakat.

Mengabdi di Jatim, 400 Mahasiswa KKN-BBK UNAIR Terjun ke Madiun dan Bojonegoro

Iki Radio – Gelombang pengabdian mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya resmi dimulai. Pada Senin (13/7/2026), Pemerintah Kabupaten Madiun dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro secara serentak menerima kehadiran ratusan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) ke-8 UNAIR untuk mengakselerasi pembangunan desa berbasis kearifan lokal dan inovasi.

Di Kabupaten Madiun, dengan mengambil tempat di Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyambut kehadiran 200 mahasiswa UNAIR yang akan mengabdi selama hampir satu bulan, mulai 13 Juli hingga 8 Agustus 2026.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Madiun, Shodiq Hery Purnomo, melaporkan bahwa ratusan mahasiswa tersebut akan disebar di 20 desa yang mencakup tiga kecamatan di Kabupaten Madiun.

Diantaranya untuk wilayah Kecamatan Gemarang yakni di Desa Nampu, Desa Sebayi, Desa Tawangrejo, dan Desa Winong. Kecamatan Saradan berada di Desa Sumbersari, Desa Bener, Desa Pajaran, Desa Ngepeh, Desa Bongsopotro, Desa Sambirejo, Desa Bandungan, dan Desa Tulung.

Dan untuk Kecamatan Wungu, yakni  Desa Tempursari, Desa Sobrah, Desa Nglambangan, Desa Bantengan, Desa Mojorayung, Desa Sidorejo, Desa Pilangrejo, dan Desa Nglanduk.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan, 3 kecamatan tersebut, memiliki potensi unggulan di bidang pertanian, peternakan, UMKM, kerajinan dan pariwisata. Yang diharapkan potensi tersebut dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkontribusi melalui inovasi, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi desa.

“KKN-BBK merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan ilmu, pemberdayaan masyarakat, serta pembentukan kepekaan sosial”, ujar Bupati.


"Potensi yang ada di desa, mulai dari pertanian, UMKM, hingga pariwisata harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkontribusi melalui inovasi. Namun, tetap jaga etika dan hormati adat istiadat setempat," pesan Bupati Hari Wuryanto saat membuka kegiatan secara resmi.

Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan (LPMB) UNAIR, Heri Purna Basuki, menegaskan bahwa konsep KKN-BBK kali ini mewajibkan mahasiswa menyusun program unggulan yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

"Jadikan momen ini untuk belajar. Tetap rendah hati, tidak usah keminter (merasa sok pintar)," tegas Heri.

Di hari yang sama, Ruang Angling Dharma Gedung Pemkab Bojonegoro juga dipenuhi oleh 200 mahasiswa UNAIR. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, didampingi Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNAIR, Syahrur Marta Dwi Susilo.

Untuk wilayah Bojonegoro, para mahasiswa akan difokuskan pada 20 desa yang tersebar di dua wilayah yakni Kecamatan Kanor dan Kecamatan Sumberrejo.

Bupati Setyo Wahono menilai kehadiran mahasiswa UNAIR akan memperkuat sinergi pembangunan daerah di sektor unggulan seperti pertanian, kesehatan, dan peternakan.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Bojonegoro, Dilli Triwibowo, memaparkan bahwa selama periode Juli–Agustus 2026, Bojonegoro menjadi magnet pengabdian akademik. Dengan bergabungnya UNAIR, total mahasiswa KKN di Bojonegoro dari enam perguruan tinggi kini mencapai 4.293 orang.

Selain mengabdi, BRIDA Bojonegoro juga memanfaatkan momen ini dengan memperkenalkan berbagai produk unggulan UMKM kepada mahasiswa. 

"Mahasiswa dapat menjadi duta promosi yang mengenalkan produk lokal Bojonegoro ke daerah asal mereka," tambah Dilli.

Dekan FIB UNAIR, Syahrur Marta Dwi Susilo, memastikan seluruh mahasiswa telah dibekali materi matang dan akan didampingi oleh 10 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). 

Konsep BBK ini diharapkan menempatkan masyarakat sebagai mitra aktif, di mana mahasiswa tidak hanya memberi ilmu, tetapi juga menyerap kearifan lokal setempat.(ir)

close
Pasang Iklan Disini