Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Bantuan 17,6 Ton dari BI Disalurkan untuk Korban Gempa Bumi NTT

Iki Radio - Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas) Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi NTT di Halim Perdanakusuma, Jakarta, terus mengoptimalkan penerimaan dan pendistribusian bantuan bagi masyarakat terdampak. Salah satu dukungan berasal dari Bank Indonesia (BI) dengan total bantuan logistik mencapai 17.688 kilogram.

Penyerahan secara simbolis bantuan kemanusiaan penanganan bencana gempabumi NTT dari Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso kepada Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Senin (31/8/2026)

Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas dukungan yang diberikan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Dukungan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya kita dalam menangani dampak bencana sekaligus memberikan harapan bagi masyarakat untuk segera bangkit," ujar Raditya dalam Giat Pelepasan Bantuan Kemanusiaan atas Bencana Gempa Bumi di NTT di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Raditya menjelaskan, sejak gempabumi terjadi pada 15 Agustus 2026, BNPB bersama kementerian/lembaga, TNI, dan berbagai unsur terkait terus mengelola penerimaan serta pendistribusian bantuan melalui Posduklognas Halim. Distribusi dilakukan berdasarkan kebutuhan masing-masing wilayah terdampak.

Pengiriman bantuan dilakukan melalui jalur udara bersama TNI Angkatan Udara dan penerbangan komersial, jalur laut dengan dukungan TNI Angkatan Laut, serta jalur darat menggunakan armada truk.

Berdasarkan data per 30 Agustus 2026, sebanyak 17.688 kilogram bantuan dari Bank Indonesia telah diterima di Posduklognas Halim. Sebanyak 16.441 kilogram atau sekitar 93 persen telah didistribusikan, sedangkan 1.247 kilogram masih menjadi stok di gudang.

Bantuan tersebut disalurkan melalui jalur darat dan udara ke sejumlah wilayah, antara lain Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Sikka, dan Maumere. Jenis bantuan meliputi beras, kasur, tikar, selimut, terpal, perlengkapan kebersihan, sabun, popok bayi dan dewasa, pembalut, hygiene kit, makanan, air mineral, serta kebutuhan dasar lainnya.

Raditya menegaskan, penanganan bencana bukan hanya mengenai pengiriman bantuan logistik, tetapi juga menghadirkan harapan bagi masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit.

“Hal ini menjadi wujud solidaritas segenap komponen bangsa untuk membantu saudara kita yang terdampak gempabumi,” tegas dia.

Ia mengatakan, dukungan Bank Indonesia dalam penanganan bencana bukan kali pertama diberikan. Raditya mengapresiasi konsistensi dukungan tersebut dan berharap kolaborasi lintas sektor terus terjaga dalam membantu masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia.

“Tidak ada bencana yang lebih besar daripada semangat kita untuk bangkit bersama,” kata Raditya.

Sementara itu, berdasarkan Update Harian Posduklognas Penanganan Darurat Bencana Gempabumi NTT per 29 Agustus 2026, bantuan yang masuk mencapai 4.813 kilogram atau sekitar 5 ton dari sembilan donatur. Pada hari yang sama, sebanyak 21.738 kilogram atau sekitar 22 ton bantuan telah didistribusikan, salah satunya melalui satu sorti penerbangan TNI Angkatan Udara menuju Maumere.

Dengan demikian, total barang bantuan yang tercatat berada di gudang Posduklognas Halim pada 29 Agustus 2026 mencapai 46.399 kilogram atau sekitar 46 ton.

Posduklognas terus mengoptimalkan penerimaan, pengelolaan, dan distribusi bantuan dengan prinsip tepat jenis, tepat jumlah, dan tepat waktu guna mendukung percepatan pemulihan masyarakat terdampak gempabumi di NTT.

Karhutla Semeru Masih Dipantau, Petugas Buat Sekat Api untuk Lindungi Permukiman

Iki Radio - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan lereng Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, diperkirakan telah melanda lebih dari 600 hektare hingga Senin (31/8/2026). Petugas gabungan kini memprioritaskan pengendalian pergerakan api agar tidak mendekati permukiman dan lahan masyarakat.

Sejumlah titik api masih terpantau di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), antara lain Blok Ayak-Ayak, Kalimati, Gunung Kolong, serta kawasan pertigaan Trisula Malang.

Luasan kawasan terdampak masih bersifat dinamis karena pendataan dan pemantauan terus dilakukan seiring perkembangan kebakaran.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan petugas memprioritaskan pengendalian arah pergerakan api, terutama pada titik yang berpotensi mendekati kawasan permukiman.

“Api semakin meluas mengarah ke Kalimati lalu bergeser ke Gunung Kolong, sementara yang di Ayak-Ayak juga masih ada titik api, juga pertigaan Trisula Malang,” kata Isnugroho di Lumajang, Senin (31/8/2026).

Medan lereng Semeru yang sulit dijangkau menjadi salah satu kendala dalam penanganan. Sejumlah titik kebakaran tidak dapat diakses kendaraan pemadam sehingga petugas melakukan penanganan secara manual melalui jalur darat.

Petugas juga membuat sekat bakar di sejumlah lokasi untuk menghambat laju api sekaligus mencegah kebakaran menjangkau permukiman dan lahan masyarakat.

“Jadi, kita tidak bisa melakukan pemadaman secara teknologi. Jadi, kawan-kawan hanya memantau dan bikin sekat kira-kira tidak sampai memasuki kawasan-kawasan permukiman dan lahan,” ujarnya.

Pengendalian melalui jalur darat menjadi semakin penting setelah helikopter yang sebelumnya digunakan untuk operasi water bombing di kawasan Semeru dialihkan guna membantu penanganan kebakaran di Kalimantan.

Petugas gabungan terus melakukan pemantauan terhadap titik api sekaligus memperkuat sekat bakar pada kawasan yang dinilai berpotensi menjadi jalur pergerakan kebakaran.

Upaya tersebut diprioritaskan untuk menahan perluasan api dan mengurangi risiko kebakaran menjangkau lahan serta permukiman masyarakat di sekitar kawasan Semeru.

Tutup Muktamar ke-35 NU, Presiden: Bangsa Menunggu Dharma Bakti Nahdlatul Ulama

Iki Radio - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) menetapkan Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan Abdul Hakim Mahfudz sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2026-2031.

Presiden Prabowo Subianto menutup secara resmi forum tertinggi organisasi tersebut di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, Senin (31/8/2026).

Muktamar berlangsung selama lima hari sejak 27 Agustus 2026. Penutupan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Syubbanul Wathon, kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Abdurrozaq Sholeh.

Ketua Panitia Muktamar, Saifullah Yusuf, menyampaikan hasil muktamar menetapkan Miftachul Akhyar dan Abdul Hakim Mahfudz sebagai pimpinan PBNU untuk masa khidmat lima tahun mendatang.

“Kami ingin mengucapkan selamat kepada Yang Mulia Kiai Miftachul Akhyar yang kembali mendapatkan amanah sebagai Rais Aam PBNU, dan juga selamat kepada KH Abdul Hakim Mahfudz yang mendapatkan amanah sebagai Ketua Umum PBNU,” katanya.

Presiden Prabowo dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada jajaran pimpinan NU yang terpilih. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan muktamar yang berlangsung sukses, guyub, dan rukun.

“Saya ucapkan selamat kepada pimpinan NU yang terpilih. Saya ucapkan selamat atas berjalannya muktamar dengan sukses, dengan guyub, dengan rukun,” ucap Presiden.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga menerima Kartu Tanda Anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) yang diserahkan langsung oleh Rais Aam Miftachul Akhyar.

Presiden kemudian menutup rangkaian Muktamar ke-35 NU dengan menabuh bedug.

“Selamat atas terlaksananya muktamar ke-35 dan negara bangsa dan umat menunggu dharma bakti Nahdlatul Ulama di hari-hari, bulan-bulan, dan tahun-tahun yang akan datang,” tandasnya.

Pemerintah Segel Area Lahan 19 Badan Usaha Terkait Karhutla di Tujuh Provinsi

Iki Radio - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menyegel 19 badan usaha di tujuh provinsi terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Luas area terbakar pada areal 19 badan usaha tersebut mencapai sekitar 11.046,69 hektare (ha).

Deputi Penegakan Hukum Lingkungan Hidup KLH/BPLH, Irjen Pol. Rizal Irawan, menyampaikan, penanganan karhutla saat ini telah memasuki tahap yang membutuhkan respons serius, cepat, dan terpadu karena kebakaran masih berlangsung di sejumlah wilayah, baik di enam provinsi prioritas maupun di luar wilayah tersebut.

“Situasi yang kita hadapi saat ini bukan lagi semata-mata terkait dengan kondisi antisipasi dan mitigasi. Kita sedang menghadapi kejadian karhutla yang membutuhkan penanganan secara serius, cepat, dan terpadu,” ujar Rizal dalam Update Penanganan Karhutla di Indonesia, di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Dalam penegakan hukum, KLH/BPLH bersama satuan tugas penanganan karhutla menerapkan tiga jalur, yakni sanksi administratif, perdata melalui sengketa lingkungan hidup, dan pidana. Untuk jalur pidana, penanganan dilakukan oleh penyidik Polri di tingkat polres, polda, hingga Mabes Polri.

Sebanyak 19 badan usaha yang disegel tersebar di Kalimantan Barat sebanyak tujuh badan usaha, Sumatra Selatan empat, Kalimantan Selatan tiga, Kalimantan Tengah dua, serta masing-masing satu badan usaha di Kalimantan Timur, Lampung, dan Riau.

Selain penyegelan, penanganan perkara karhutla juga dilakukan melalui mekanisme perdata. Pada periode 2023–2025, terdapat 32 perkara perdata yang diproses dengan potensi kerugian lingkungan mencapai Rp5,3 triliun dan biaya tindakan pemulihan sebesar Rp9,5 triliun.

Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) khusus karhutla pada tahun ini tercatat sebesar Rp128,6 miliar.

Rizal mengatakan penegakan hukum merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan pengendalian karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga pada pertanggungjawaban pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

Di sisi pencegahan, KLH/BPLH telah membentuk 95 kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) yang tersebar di Sumatra Selatan, Riau, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Selatan. Total personel MPA yang terlibat mencapai 1.425 orang. Pemerintah juga merencanakan pembentukan 35 MPA tambahan pada 2026.

Untuk mendukung operasi di lapangan, sebanyak 3.975 unit sarana dan prasarana telah dihibahkan kepada MPA. Peralatan tersebut antara lain fire rake, fire beater, pompa jinjing, pompa punggung (jet shooter), selang pemadam, nozzle, Y-connector, serta perlengkapan keselamatan seperti baju safety dan sepatu bot.

KLH/BPLH juga telah mengirimkan surat kepada 2.226 perusahaan untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia dan fasilitas penanggulangan karhutla. Hingga saat ini, 80 persen perusahaan telah memberikan respons, sedangkan 20 persen lainnya masih ditunggu.

Pemantauan kondisi lahan gambut turut dilakukan melalui pengukuran Tinggi Muka Air Tanah (TMAT). Kondisi gambut dengan TMAT kurang dari 40 sentimeter dari permukaan dinilai masuk fase rawan, 40–80 sentimeter masuk fase bahaya, sedangkan kondisi di bawah 80 sentimeter dinilai sangat berbahaya karena gambut yang kering mudah terbakar di bawah permukaan.

“Gambut yang kering sangat mudah terbakar di bawah permukaan atau api dalam tanah yang menghasilkan banyak asap meskipun tidak terlihat api menyala di permukaan,” jelas Rizal.

Untuk memperkuat penanganan, pemerintah juga melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) selama delapan hari di Kalimantan Tengah dan delapan hari di Kalimantan Barat.

KLH/BPLH juga mengingatkan masyarakat untuk ikut mencegah kebakaran dengan tidak membakar sampah, memastikan puntung rokok telah padam sebelum dibuang, serta memastikan api unggun padam sempurna setelah kegiatan wisata alam atau berkemah.

Masyarakat yang menemukan titik api juga diminta segera melaporkannya melalui call center 117 BNPB atau BPBD setempat.

Kejari Kabupaten Madiun Lelang Barang Rampasan, 26 Unit Elektronik Laris Manis Terjual

Iki Radio — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun menggelar penjualan langsung atau lelang barang rampasan di halaman kantor Kejari Kabupaten Madiun pada Senin (31/8/2026). Seluruh barang yang dilelang merupakan barang bukti dari perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejari Kabupaten Madiun, Bagas Andy Setiyawan, menjelaskan bahwa barang-barang yang dilelang pada kesempatan kali ini berupa barang elektronik hasil sitaan perkara tindak pidana periode Maret hingga Juli 2024.

"Total ada 26 barang elektronik yang kami jual hari ini, yang terbagi dalam 18 paket. Perkaranya bervariasi, mulai dari kasus narkotika hingga tindak pidana judi online," ujar Bagas di lokasi lelang, Senin (31/8/2026).

Nilai limit barang yang dilelang sangat bervariasi, mulai dari puluhan ribu rupiah hingga harga limit tertinggi sebesar Rp3.000.000. Nilai limit tersebut ditentukan langsung oleh pihak berwenang dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Madiun.

Antusiasme peserta yang saling mengajukan penawaran (bidding) membuat harga akhir melonjak secara signifikan.

Dalam lelang ini, seluruh unit barang rampasan habis terjual tanpa sisa dengan total pendapatan mencapai puluhan juta rupiah.

"Alhamdulillah semuanya laku terjual. Dari perhitungan sementara, pendapatan yang diperoleh hari ini mencapai Rp20.935.000," lanjut Bagas.

Seluruh hasil penjualan lelang tersebut dipastikan langsung masuk ke kas negara. Pihak Kejari memiliki batas waktu 1x24 jam untuk menyerahkan uang hasil lelang kepada bendahara penerima kantor sebelum disetorkan ke kas negara sesuai amanat putusan Pengadilan Negeri.

Kegiatan lelang ini disambut antusias oleh masyarakat, salah satunya Muhammad Bintang, warga Perum Bumi Mas Kota Madiun. Ia mengaku ini merupakan kali kedua dirinya mengikuti lelang di Kejari Kabupaten Madiun.

Bintang berhasil memenangkan satu paket lelang berisi dua unit ponsel pintar (smartphone) dengan harga penawaran Rp3.610.000.

"Alasan ikut lelang karena harganya miring dan kondisi HP-nya masih sangat layak pakai. Saya dapat satu paket isi dua HP, salah satunya seri flagship Xiaomi 15. Di pasaran harganya cukup mahal, jadi ini sangat menguntungkan," kata Bintang.

Ia menambahkan bahwa persaingan dalam lelang kali ini cukup ketat karena banyaknya peserta yang hadir.

Kendati demikian, ia tidak mengalami kesulitan berarti dalam memenangkan barang yang diincarnya. Rencananya, ponsel yang berhasil ia menangkan tersebut akan digunakan untuk keperluan pribadi.(ir)

Kementerian PU Salurkan Puluhan Ribu Liter Air Selamatkan Sawah di Sumbawa

Iki Radio - Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) mengintensifkan pasokan air irigasi darurat dan pemenuhan air bersih untuk menanggulangi dampak kekeringan yang meluas di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Langkah ini dilakukan guna menyelamatkan belasan hektare areal persawahan dari risiko gagal panen sekaligus memenuhi kebutuhan dasar warga.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa ketersediaan air merupakan prioritas vital bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, sehingga respons cepat di daerah terdampak kekeringan menjadi hal yang krusial.

“Air merupakan fondasi penting bagi pembangunan berkelanjutan. Karena itu, penanganan kekeringan harus dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu, termasuk dengan mengoptimalkan infrastruktur sumber daya air agar air yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Dody Hanggodo dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (30/8/2026).

Lewat Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara I Mataram, pasokan air irigasi sebanyak 25.000 liter disalurkan ke Daerah Irigasi (DI) Mamak, Desa Hijrah, Kecamatan Lape, Kabupaten Sumbawa. Truk tangki dikerahkan untuk menyiram 18,6 hektare (ha) tanaman padi berusia 70 hari milik 40 petani pada Musim Tanam II yang terancam puso.

Sebagai pendukung Bendungan Mamak yang mengalami penurunan debit, jaringan irigasi juga disokong dengan pemompaan air buangan dari Sungai Lape agar suplai ke persawahan tetap terjaga.

Selain menjaga pasokan irigasi pertanian, intervensi tanggap kekeringan juga menyasar sektor pemukiman. BBWS Nusa Tenggara I mendistribusikan 4.700 liter air bersih ke Lingkungan Bina Baru, Kelurahan Dara, Kecamatan Rasana E Barat, Kota Bima, untuk memenuhi kebutuhan harian 145 kepala keluarga atau sekitar 225 jiwa.

Bantuan air bersih tersebut disambut positif oleh warga setempat. Perwakilan masyarakat Kelurahan Dara, Sahrul Akbar, menyampaikan apresiasi atas tindakan nyata yang dialirkan langsung ke pemukiman warga.  "Masyarakat setempat berterima kasih atas bantuan air bersih yang diberikan oleh BBWS Nusa Tenggara I Mataram," ujar Sahrul Akbar.

Wamendagri Minta DPRD Perkuat Pengawasan APBD

Iki Radio - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto mendorong seluruh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), untuk memperkuat fungsi pengawasan, serta menggeser orientasi pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)  tingkat serapan, menjadi anggaran berbasis dampak nyata bagi masyarakat.


Hal itu disampaikan Wamendagri, saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Seminar Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) yang berlangsung di Jakarta, Minggu (30/8/2026).

Langkah itu dinilai krusial guna menghadapi tantangan kompleks daerah modern, mulai dari percepatan digitalisasi, sengketa batas wilayah, hingga belum menguatnya kapasitas fiskal daerah secara signifikan setelah lebih dari dua dekade desentralisasi.

Bima Arya Sugiarto mengatakan,  keberhasilan pengelolaan APBD tidak boleh lagi hanya diukur dari besarnya serapan anggaran atau rendahnya sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA).

Menurutnya, DPRD bersama pemerintah daerah harus memastikan alokasi anggaran mampu memicu pertumbuhan ekonomi produktif di daerah. “Jadi APBD harus jadi pemicu produktivitas, investasi, lapangan pekerjaan, dan lain-lain,” kata Wamendagri.

Wamendagri Bima Arya Sugiarto menyoroti ketergantungan sebagian besar pemerintah daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat yang masih tinggi.

Pembagian kewenangan desentralisasi dinilai belum serta-merta meningkatkan kemandirian ekonomi daerah, sehingga DPRD dituntut untuk terus memperbarui pendekatan pengawasannya terhadap kinerja eksekutif agar selaras dengan perkembangan zaman.  “Otonomi daerah sudah 30 tahun, tapi kapasitas fiskal pemerintah daerah itu nggak menguat secara signifikan. Sebagian besar masih bergantung pada transfer pusat ke daerah. Jadi desentralisasi yang dibagikan itu, kewenangan yang dibagi itu, tidak serta-merta membuat kapasitas fiskal menguat,” ujar Wamendagri.

Ia menegaskan,  daerah yang berdaya tidak akan terwujud tanpa peran aktif dan penguatan kapasitas dari lembaga legislatif daerah itu sendiri.

Oleh karena itu, Kemendagri mengimbau agar para anggota dewan senantiasa meningkatkan kapasitas diri dalam mengawal pembangunan.

 

Semarakkan Puncak HUT ke-81 RI, 1.000 Warga Manukan Sleman Gelar Karnaval Budaya

Iki Radio - Sekitar 1.000 warga Padukuhan Manukan, Kalurahan Condongcatur, Depok, Sleman, memadati rute jalanan padukuhan untuk memeriahkan karnaval budaya dan jalan sehat, Minggu (30/8/2026).

Perhelatan semarak ini menjadi puncak sekaligus penutup dari seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di wilayah setempat.

Karnaval yang mengambil titik start di Lapangan Ganjuran dan finish di Balai Padukuhan Manukan tersebut menampilkan beragam keunikan kreasi warga dari empat RW.

Sepanjang rute perjalanan, masyarakat disuguhi arak-arakan gunungan hasil pertanian, busana adat Nusantara, kostum berbahan daur ulang, hingga pertunjukan musik dari barang bekas.

Kegiatan ini juga menggerakkan ekonomi lokal melalui stan UMKM dan pengundian ratusan doorprize dengan hadiah utama seekor kambing.

Bupati Sleman Harda Kiswaya yang hadir meresmikan dan menyaksikan langsung pawai budaya mengapresiasi tinggi wujud kebersamaan serta kreativitas warga Padukuhan Manukan.

"Gunungan yang disusun dari berbagai sayuran dan hasil pertanian merupakan simbol rasa syukur dan kemakmuran. Semoga warga Padukuhan Manukan senantiasa diberikan kemakmuran," ujar Harda.

Dukuh Manukan Beti Kartiningrum menjelaskan, perayaan HUT RI secara terpusat di tingkat padukuhan ini telah konsisten dipertahankan selama empat tahun berturut-turut demi merekatkan persatuan antar-RW.

Di Kalurahan Condongcatur, Manukan menjadi satu-satunya wilayah yang melaksanakan peringatan kemerdekaan berbasis padukuhan secara utuh.

 

close
Pasang Iklan Disini