SIDOARJO, Iki Radio — Aksi nekat dilakukan oleh seorang prajurit TNI Angkatan Darat (TNI AD) berinisial Koptu MT. Ia kedapatan mengenakan seragam dinas lengkap dengan atribut jenderal bintang empat saat hendak terbang menuju Palembang di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Aksi tersebut sontak diamankan oleh petugas keamanan bandara dan dengan cepat menjadi viral di media sosial.
Komandan Kodim (Dandim) 0816/Sidoarjo, Letkol Arh Muhammad Ansyari, membenarkan adanya peristiwa yang melibatkan anggotanya tersebut.
"Bahwa betul anggota yang bernama Koptu MT jabatan di Tantama Kodim 0816 yang pada hari Senin kemarin viral menggunakan seragam atribut yang tidak sesuai dengan TNI AD pada saat ataupun ditemukan di Bandara Juanda," ujar Letkol Arh Ansyari, Rabu (4/11/2026).
Riwayat Gangguan Kejiwaan dan Vonis Medis
Pihak TNI AD mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan mental Koptu MT memang telah bermasalah sejak lama. Gejala tersebut mulai terdeteksi saat proses mutasi dari Yon Zikon 12 ke Kodim V/Korem 084, di mana ia sempat mengamuk sebelum akhirnya dipindahtugaskan ke Kodim 0816/Sidoarjo setelah kondisinya dinilai membaik.
Secara medis, Koptu MT telah divonis mengidap gangguan kejiwaan kategori J4 pada tahun 2025 lalu. Vonis tersebut dikeluarkan usai ia menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Tingkat II Soepraoen di bawah pimpinan Kolonel CKM Zainal. Sejak saat itu, yang bersangkutan diwajibkan untuk rutin menjalani pengobatan di bawah pengawasan dokter spesialis kejiwaan di wilayah Surabaya.
Lantaran kondisi kejiwaannya tersebut, Koptu MT selama ini hanya diberikan tugas-tugas ringan di lingkungan markas, seperti pembersihan. Namun, beban mental dan psikisnya diduga kembali memburuk menyusul kepergian kedua orang tuanya yang telah meninggal dunia.
"Pada kondisi setelah orang tuanya kurang lebih beberapa waktu ke belakang meninggal, itu kondisi kejiwaannya semakin memburuk. Jadi beban pikirannya semakin bertambah semenjak ditinggal oleh ibunya pada saat itu," jelas Ansyari.
Niat Pulang ke Keluarga Berujung Diamankan
Terkait insiden di Bandara Juanda, Koptu MT sebenarnya berniat untuk pulang kampung ke Palembang guna menemui istri dan anak-anaknya. Sehari-hari, prajurit tersebut tinggal bersama keluarga atau saudaranya di wilayah Sidoarjo.
Nahas, penampilannya yang tidak lazim dengan menyandang
pangkat bintang empat serta lencana TNI DLU langsung memicu kecurigaan dari
Satgas Pengamanan Bandara Juanda hingga akhirnya diamankan.
Rekomendasi Pensiun Dini
Menanggapi situasi yang terus berulang serta kondisi kejiwaan anggotanya yang kian memburuk, pihak Kodim 0816 Sidoarjo mengambil langkah tegas. Satuan tempatnya berdinas telah merekomendasikan agar Koptu MT dapat menjalani purnatugas lebih awal demi kebaikannya.
"Saran dari kami selaku komandan Kodim ataupun dari
satuan yang bersangkutan agar melaksanakan pensiun dini ataupun pemberhentian
dengan hormat dari ikatan kedinasan sebagai prajurit," pungkasnya.


















