Iki Radio — Suasana khidmat dan penuh keberkahan mewarnai Pendopo Ronggo Djumeno, Kabupaten Madiun. Ribuan jemaah dari berbagai daerah memadati lokasi untuk mengikuti gelaran Haul Akbar yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Madiun yang ke-458.
Majelis zikir dan doa bersama ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan Perangkat Daerah, para habaib, masyayikh, serta alim ulama dari berbagai daerah seperti Kediri, Trenggalek, Tuban, dan Surabaya.
Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Wilayah (PW) Jemaah Al Khidmah Jawa Timur, K.H. Abdul Rahman, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya majelis zikir ini. Ia mengucapkan terima kasih khusus kepada Pemerintah Kabupaten Madiun atas dukungan dan izin pemanfaatan pendopo megah sebagai pusat kegiatan spiritual masyarakat.
"Sekali lagi terima kasih kepada semua pihak, khususnya kepada Bapak Bupati Madiun yang telah memberikan izin untuk diadakan Haul di pendopo yang megah ini. Semoga ini merupakan awal yang berkah untuk Kabupaten Madiun," ujar K.H. Abdul Rahman.
Sementara itu, Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-458 yang dirangkai dengan Haul Akbar ini merupakan momentum penting untuk mensyukuri berbagai nikmat dan pencapaian pembangunan daerah.
"Semua keberhasilan tentu tidak terlepas dari kerja keras, kebersamaan, doa, dan dukungan seluruh elemen masyarakat," ungkap Bupati Hari Wuryanto.
Bupati juga menjelaskan alasan pemilihan lokasi majelis di Pendopo Ronggo Djumeno ketimbang Pendopo Muda Graha. Menurutnya, kapasitas Ronggo Djumeno jauh lebih memadai untuk menampung antusiasme jemaah yang mencapai 2.000 hingga 3.000 orang. Ia berharap agenda keagamaan ini dapat terus berjalan secara rutin setiap tahunnya.
Di hadapan para ulama dan jemaah, Bupati Madiun turut memohon doa restu agar jajaran pemerintah daerah senantiasa diberikan kekuatan dan kemudahan dalam mewujudkan Kabupaten Madiun yang Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera).
"Kami memohon doa dari seluruh alim ulama dan jemaah agar Kabupaten Madiun selalu diberikan keamanan, ketenteraman, keberkahan rezeki, serta dijauhkan dari segala bentuk musibah dan perpecahan, menuju daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," pungkasnya.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian mau'idhoh hasanah oleh Dewan Penasihat Jemaah Al Khidmah Pusat, Romo K.H. Dr. Abdul Rosyid, serta doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan bangsa.


















