Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

HUT ke-1 Aplikasi Tring, Pegadaian Kanwil XI Semarang Dorong Inklusi Keuangan Gen Z

SOLO, Iki Radio — PT Pegadaian (Persero) menggelar Festival Tring 2026 di Mall Solo Paragon mulai Rabu (28/10/2026) hingga Minggu (1/11/2026). Perhelatan ini mendapat sambutan antusias dari para pengunjung pusat perbelanjaan, di mana bazar emas yang disediakan ramai disinggahi oleh pengunjung yang didominasi pasangan muda.

Rangkaian acara diisi dengan beragam edukasi literasi keuangan. Pada Sabtu sore, suasana kian meriah lewat sesi *sharing* bersama para pemenang Business Case Competition (BCC) Pegadaian Kanwil XI Semarang Tahun 2026.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, serta Pemimpin Cabang Pegadaian Purwotomo, Herdina Sarah, yang membagikan kiat-kiat pengelolaan keuangan yang sehat dan bijak bagi masyarakat.

Malam harinya, agenda dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang kompetisi BCC Tring 2026 yang diserahkan langsung oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang, M. Aries Aviani Nugroho.

Dalam sambutannya, Aries menyampaikan selamat kepada para pemenang dan berharap kehadiran Festival Tring dapat makin mendekatkan Pegadaian dengan masyarakat Soloraya.

"Selamat untuk para pemenang. Tring ini aplikasi finansial dari Pegadaian. Semoga Festival Tring menjadi bagian dari cara kami untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya pengunjung mal," ujar Aries.

Ia menekankan pentingnya bagi para mahasiswa dan generasi muda untuk memahami dinamika dunia nyata di luar akademik.

"Adik-adik mahasiswa jawara akademik, ini the real world. Bahwa angka 10 itu tidak semata-mata dari 5+5, karena 10 bisa juga dari 0,5 ditambah 9,5. The real world itu sangat keras, semoga interaksi antara Pegadaian dan pengunjung di mal ini membawa manfaat. Nikmati perjalanan acara ini dengan enjoy," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Departemen Business Support Pegadaian Kanwil XI Semarang, Julisna Rosiarni, menjelaskan bahwa Festival Tring 2026 merupakan wujud komitmen Pegadaian dalam mendukung program inklusi keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Ini bentuk edukasi kami kepada nasabah bahwa ada ekosistem digital emas yang mudah melalui aplikasi Tring. Masyarakat bisa berinvestasi dengan aman, cepat, dan transparan. Festival ini sekaligus merayakan 1st Anniversary aplikasi Tring," jelas Julisna.

Festival Tring 2026 ini digelar secara serentak oleh 12 Kantor Wilayah PT Pegadaian di seluruh Indonesia. Selain memberikan pelayanan serta promo menarik, festival ini menghadirkan bazar emas dan beragam aktivitas pendukung UMKM.

Julisna menambahkan, tren investasi saat ini telah bergeser mengikuti perkembangan zaman. Aplikasi Tring mempermudah masyarakat memantau pergerakan harga emas secara transparan dan real-time.

"Investasi tidak hanya fisik, tetapi juga bisa secara digital dengan sangat mudah. Dari data kami, antusiasme masyarakat—khususnya kalangan Gen Z—sangat mendominasi penggunaan aplikasi Tring ini dari tahun ke tahun," pungkasnya.

Dari Buruh Pabrik hingga Puncak Kejayaan: Zhou Qunfei Kembali Rebut Gelar Wanita Terkaya di China

BEIJING, Iki Radio — Perjalanan hidup Zhou Qunfei membuktikan bahwa kerja keras dan ketekunan mampu mengubah nasib dari titik nol. Di usianya yang menginjak 56 tahun, pendiri sekaligus Chairman Lens Technology ini resmi merebut kembali takhta sebagai wanita terkaya di China.

Berdasarkan laporan Hurun Richest Women in China 2026 yang dirilis pada 28 Oktober lalu, total kekayaan Zhou Qunfei kini mencapai 127 miliar yuan atau sekitar Rp292 triliun. Angka fantastis ini melonjak sebesar 15% dibandingkan tahun sebelumnya.

Lonjakan kekayaan tersebut sukses menggeser posisi Zhong Huijuan, pendiri perusahaan farmasi Hansoh Pharmaceutical, yang harus puas berada di peringkat kedua dengan kekayaan senilai 124 miliar yuan.


Dari Buruh Kasar hingga Raja Panel Kaca

Kisah sukses Zhou Qunfei jauh dari kesan instan. Lahir di Provinsi Hunan pada tahun 1970, ia sempat terpaksa putus sekolah saat remaja dan merantau ke Shenzhen. Di sana, ia memulai kariernya sebagai buruh pabrik kaca jam tangan dengan upah minim, yakni sekitar US$1,20 (di bawah Rp20 ribu) per hari.

Berbekal pengalaman dan keahlian yang ditekuninya, pada usia 23 tahun Zhou nekat mendirikan bengkel pemrosesan kaca sendiri. Titik balik kesuksesannya terjadi pada tahun 2007, ketika Lens Technology dipercaya menjadi pemasok utama panel kaca untuk generasi pertama iPhone keluaran Apple Inc. Perusahaan ini kemudian melantai di Bursa Efek Shenzhen (ChiNext board) pada Maret 2015, dan menyusul pencatatan saham sekunder (second listing) di Hong Kong pada Juli 2025 untuk memperkuat ekspansi global.


Strategi Diversifikasi ke AI dan Manufaktur Canggih

Keberhasilan Zhou mempertahankan dominasinya tidak lepas dari kelihaiannya membaca arah zaman. Ketika bisnisnya sempat tertekan oleh perang dagang Amerika Serikat-China serta kelesuan pasar smartphone pada tahun 2018, Lens Technology segera melakukan transformasi besar-besaran.

Perusahaan mengurangi ketergantungan pada lini bisnis telepon pintar dan melakukan diversifikasi ke sektor manufaktur canggih (high-end manufacturing). Saat ini, Lens Technology melebarkan sayap ke sektor komponen kendaraan listrik (EV), perangkat keras berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence), hingga teknologi robotika.

Laporan Hurun Research Institute mencatat adanya pergeseran tren ekonomi yang signifikan di China. Di tengah tekanan yang masih membayangi sektor properti dan manufaktur tradisional, para pengusaha yang bergerak di bidang AI, semikonduktor, dan robotika justru mencatatkan lonjakan kekayaan yang sangat pesat.

Kendati kini berdiri di puncak daftar wanita terkaya di Negeri Tirai Bambu, jika digabungkan dalam daftar umum orang terkaya di China (pria dan wanita), Zhou bersama suaminya menempati peringkat ke-33. Posisi puncak daftar umum orang terkaya di China saat ini masih dipegang oleh pendiri ByteDance, Zhang Yiming, dengan total kekayaan mencapai 670 miliar yuan.

Momen Langka dan Menginspirasi: Ibu dan Dua Anaknya Wisuda Bersama di UNS, Raih Doktor, Magister, dan Sarjana

SURAKARTA, Iki Radio — Suasana bahagia dan haru menyelimuti Auditorium G.P.H. Haryo Mataram Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta pada Wisuda Periode IX Tahun 2026, Sabtu (31/10/2026). Dalam prosesi tersebut, satu keluarga yang terdiri dari ibu dan dua anaknya sukses menjalani wisuda secara bersamaan.

Ketiga wisudawan tersebut adalah Dr. Wara Pratitis Sabar Suprayogi, S.Pt., M.P., beserta kedua buah hatinya, Salma Aulia Rahma, M.Pt., dan Ihsan Hafidz Salim, S.T. Keberhasilan mereka meraih gelar akademik tertinggi di jenjang masing-masing pada hari yang sama menjadi catatan sejarah yang sangat istimewa.

Pada kelulusan kali ini, Dr. Wara merampungkan studi S-3 dan resmi meraih gelar Doktor Ilmu Pertanian minat Peternakan. Putri sulungnya, Salma, menuntaskan pendidikan Magister (S-2) Peternakan, sementara putra bungsunya, Ihsan, berhasil menyandang gelar Sarjana (S-1) Teknik Kimia.


Keteladanan Nyata dan Garap Tugas Akhir Bersama

Sebagai seorang dosen di lingkungan UNS dan ibu dari empat anak, Dr. Wara membuktikan bahwa pendidikan tinggi bisa dicapai meski usia telah melewati 50 tahun. Ia meyakini bahwa motivasi terbaik untuk anak-anak adalah melalui pembuktian dan keteladanan nyata dalam keseharian.

"Anak-anak melihat sendiri bagaimana saya membagi waktu antara keluarga, pekerjaan, dan pendidikan. Saya lebih banyak memberikan motivasi melalui contoh daripada sekadar menyuruh mereka melanjutkan sekolah," ungkap Dr. Wara.

Uniknya, proses pengerjaan tugas akhir mereka bertiga berlangsung beriringan di kediaman pribadi. Dr. Wara fokus merampungkan naskah disertasi di lantai bawah rumah, sedangkan kedua anaknya menyelesaikan tesis dan skripsi di lantai atas.


Saling Menopang dan Prestasi Membanggakan

Rasa syukur mendalam juga dirasakan oleh sang putri, Salma Aulia Rahma. Kelulusannya ini diraih setelah sebelumnya sempat menunda fokus studi S-2 demi mendampingi suaminya menuntaskan jenjang magister manajemen terlebih dahulu. Salma, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Yayasan Indonesia Membangun Surakarta, berencana melanjutkan studinya ke jenjang doktoral.

Sementara itu, Ihsan Hafidz Salim memberikan warna tersendiri dalam tradisi keilmuan keluarga. Berbeda dengan ibu dan kakaknya yang berfokus di bidang peternakan, Ihsan memilih rumpun rekayasa di Teknik Kimia dan berhasil lulus tepat waktu selama empat tahun dengan predikat cum laude.

"Saya merasa sangat senang karena tidak pernah membayangkan bisa wisuda bersama keluarga sendiri. Apalagi, kami bertiga sama-sama hadir sebagai wisudawan," ujar Ihsan dengan bangga.

Kisah inspiratif keluarga Dr. Wara ini menegaskan bahwa semangat menuntut ilmu tidak terbatas oleh usia maupun kesibukan, serta dapat dicapai secara harmonis berkat kedisiplinan dan dukungan penuh dalam keluarga.

Usung Tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, Kemendikdasmen Resmi Luncurkan Bulan Guru Nasional 2026

JAKARTA, Iki Radio — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka rangkaian peringatan Bulan Guru Nasional 2026 dengan mengusung tema "Guru Hebat, Indonesia Kuat". 

Acara peluncuran tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, bertempat di SMP Negeri 216 Jakarta pada Jumat (30/10/2026). 

Momentum ini diselenggarakan sebagai bentuk penegasan atas peran vital pendidik dalam kemajuan bangsa serta komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kapasitas guru di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa peran guru tidak sebatas mentransfer ilmu di kelas, melainkan menginspirasi dan membangun motivasi peserta didik. "Guru adalah figur yang menginspirasi, hakikat mengajar itu adalah menginspirasi, maka inspirasi-inspirasi kita di ruang kelas memberikan motivasi kepada mereka untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat, itulah sebenarnya peran penting dari seorang guru," tegas Abdul Mu’ti.

Sebagai langkah nyata dalam mendukung dedikasi para pendidik, pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan strategis. Di antaranya adalah rencana pengangkatan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu yang ditargetkan mulai Januari 2027. Selain itu, pemerintah juga berencana melakukan pengangkatan guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk memeratakan kualitas pendidikan, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Nunuk Suryani, mengapresiasi dedikasi seluruh guru dan tenaga kependidikan baik di kota maupun di pelosok daerah. Menyambut Bulan Guru Nasional 2026, Kemendikdasmen menggelar Pekan Guru Fest pada 2–4 November 2026 di Gedung A Kemendikdasmen yang diisi dengan lokakarya, gelar wicara, dan ruang berbagi praktik baik. Informasi acara dapat dipantau melalui akun Instagram resmi @ditjen.gtk.kemdikbud.

Dukungan terhadap penguatan peran guru juga disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah. Ia menekankan bahwa guru merupakan penentu masa depan generasi muda yang berperan membentuk karakter serta nalar kritis siswa. Senada dengan hal tersebut, Kepala SMPN 216 Jakarta, Umi Solihah, menyatakan kesiapannya untuk mendorong para guru menghadirkan metode pembelajaran yang relevan, bermakna, dan mampu menggugah rasa ingin tahu siswa dalam kehidupan nyata.


Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli Akun & Promosi Judol Jaringan Kamboja, Omzet Capai Rp1 Miliar

SURABAYA, Iki Radio — Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) berhasil membongkar praktik bisnis ilegal jual beli akun WhatsApp dan Telegram yang menggunakan data kependudukan milik orang lain. Praktik lancung ini tidak berhenti pada perdagangan akun semata, melainkan telah berkembang menjadi layanan promosi judi daring (judol) yang terhubung langsung dengan jaringan di Kamboja.

Dalam pengungkapan kasus ini, aparat kepolisian menetapkan seorang pria berinisial DS sebagai tersangka. Berdasarkan hasil penyidikan, DS diketahui telah menjalankan bisnis ilegal tersebut sejak tahun 2023 dengan memanfaatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta Kartu Keluarga (KK) milik warga lain untuk meregistrasi kartu SIM secara ilegal.

Wakil Direktur Reserse Siber Polda Jatim, AKBP Daniel Somanonasa Marunduri, menjelaskan bahwa tersangka menjalankan dua modus kejahatan utama. Modus pertama adalah membuat akun WhatsApp dan Telegram menggunakan data kependudukan orang lain untuk kemudian diperjualbelikan melalui platform Telegram.

"Tersangka melakukan registrasi kartu SIM menggunakan data milik orang lain, kemudian membuat akun WhatsApp dan Telegram untuk diperjualbelikan melalui platform Telegram dengan harga bervariasi," ujar Daniel di Mapolda Jatim, Surabaya.

Dari bisnis perdagangan akun tersebut, akun WhatsApp dijual dengan kisaran harga Rp500 hingga Rp5.000 per akun. Sementara itu, akun Telegram dipasarkan seharga Rp1.000 hingga Rp3.000. Dari aktivitas ilegal ini, tersangka diperkirakan telah meraup keuntungan pribadi sekitar Rp100 juta.

Bisnis ilegal yang dijalankan DS kian meluas. Sejak November 2025, tersangka mulai mengembangkan usahanya dengan menyediakan jasa promosi judi daring. Guna memuluskan aksinya, DS membuat sebuah perangkat lunak berbasis situs web bernama `sengmanda.com` yang dirancang untuk mengirimkan iklan perjudian secara massal melalui aplikasi WhatsApp.

Cara kerjanya tergolong sistematis; pelanggan cukup mengirimkan materi promosi beserta daftar nomor telepon sasaran, kemudian sistem otomatis menyebarkan pesan iklan ke nomor-nomor yang telah ditentukan. Hasil penyidikan lebih lanjut mengungkap adanya kerja sama langsung antara tersangka dengan administrator jaringan perjudian daring di Kamboja, dengan nilai transaksi dalam bisnis haram tersebut mencapai Rp1 miliar.

Dalam penggerebekan dan penyidikan ini, polisi turut menyita sejumlah barang bukti krusial, di antaranya:

  • 1 unit komputer rakitan
  • 13 unit telepon seluler (ponsel)
  • Sekitar 6.000 kartu SIM dari operator XL, Axis, dan By.U
  • Dokumen mutasi rekening serta tangkapan layar transaksi

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menyerahkan data pribadi kepada pihak lain karena sangat berpotensi disalahgunakan untuk tindak kejahatan.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memberikan data pribadi, khususnya NIK dan nomor KK, serta tidak menyalahgunakannya untuk kepentingan yang melanggar hukum,” tegas Jules.

Atas perbuatannya, tersangka DS dijerat dengan pasal berlapis yang mencakup Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), serta ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait perjudian.

“Ancaman hukuman dalam perkara tersebut mencapai 12 tahun penjara atau denda Rp12 miliar berdasarkan UU ITE, serta sembilan tahun penjara atau denda Rp2 miliar berdasarkan ketentuan lain yang disangkakan,” jelas Daniel.

Sebagai langkah antisipasi lanjutan, Direktorat Reserse Siber Polda Jatim telah membentuk tim khusus untuk menelusuri aset milik tersangka serta mengembangkan penyidikan guna membongkar kemungkinan keterlibatan pihak lain. Polda Jatim juga mengimbau masyarakat yang mengetahui atau menemukan aktivitas serupa untuk segera melapor melalui layanan pengaduan di nomor 08811043007.

Waspada Modus Vishing! BRI Imbau Nasabah Jangan Pernah Berikan Kode OTP Lewat Telepon

JAKARTA, Iki Radio – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mengimbau seluruh masyarakat dan nasabah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan perbankan digital yang kian marak. 

Salah satu modus yang perlu diwaspadai saat ini adalah voice phishing atau vishing, yakni penipuan melalui panggilan telepon di mana pelaku mengaku sebagai petugas bank.

Pelaku biasanya melancarkan aksinya dengan menginformasikan adanya transaksi mencurigakan atau ancaman pemblokiran rekening demi alasan keamanan. Dengan nada bicara yang sopan dan meyakinkan, pelaku berupaya menciptakan situasi mendesak agar korban terperdaya dan mengikuti instruksi tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa salah satu pola yang sering digunakan pelaku adalah menawarkan bantuan pemblokiran rekening sementara, yang kemudian berujung pada permintaan kode one-time password (OTP). Padahal, kode OTP merupakan data rahasia perbankan yang mutlak dijaga dan tidak boleh diberikan kepada siapa pun.

"BRI terus memperkuat sistem keamanan untuk memberikan perlindungan yang optimal bagi nasabah. Upaya tersebut disertai dengan edukasi secara berkelanjutan agar nasabah semakin cermat mengenali berbagai modus penipuan dan menjaga kerahasiaan data perbankan. BRI tidak pernah meminta nasabah memberikan PIN, password, User ID, kode OTP, maupun kode CVV/CVC kartu melalui telepon atau sarana komunikasi lainnya," tegas Dhanny, Sabtu (31/10/2026).

Guna mengantisipasi hal tersebut, BRI mengingatkan nasabah agar senantiasa berhati-hati terhadap berbagai bentuk komunikasi yang mengatasnamakan bank, termasuk situs palsu, akun media sosial tiruan, maupun tautan aplikasi tidak resmi. Nasabah diimbau untuk selalu mengunduh aplikasi perbankan hanya melalui toko aplikasi resmi.

Apabila masyarakat menerima panggilan mencurigakan atau menemukan kendala terkait layanan perbankan, verifikasi informasi wajib dilakukan melalui kanal komunikasi resmi BRI yang terverifikasi, antara lain:

  • Situs Resmi: www.bri.co.id
  • Media Sosial: Instagram (@bankbri_id), X/Twitter (@bankbri_id, @kontakbri, @promo_bri), serta akun resmi Facebook dan YouTube Bank BRI.
  • Layanan Pelanggan: Contact BRI 1500017
  • WhatsApp Resmi: Sabrina 0812 1214 017 (dengan centang hijau)
  • Aplikasi: Menu Pusat Bantuan pada aplikasi BRImo.

"BRI senantiasa mengimbau nasabah untuk menjaga kerahasiaan data pribadi dan data perbankan. Waspadai setiap komunikasi yang mengatasnamakan BRI, terutama apabila disertai permintaan data rahasia atau arahan untuk mengakses tautan tertentu," tutup Dhanny.


Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi Sabtu Malam, Masyarakat Dilarang Mendekat Radius 3 Km

BANDAR LAMPUNG, Iki Radio — Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali mengalami erupsi pada Sabtu (31/10/2026) malam pukul 19.15 WIB. Hingga saat ini, pemantauan intensif terus dilakukan oleh pihak berwenang mengingat status gunung api tersebut masih berada pada Level III (Siaga).

Berdasarkan laporan pemantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung dan Magma Indonesia, erupsi hingga kini masih berlangsung. Kendati demikian, visual letusan serta tinggi dan arah kolom abu vulkanik tidak teramati secara langsung di lokasi.

"Terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada hari Sabtu, 31 Oktober 2026, pukul 19:15 WIB. Visual letusan tidak teramati," tulis BPBD Lampung melalui akun Instagram resminya, @bpbdlampung, Sabtu (31/10/2026).

Menanggapi aktivitas tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat, wisatawan, maupun pelaut untuk mematuhi rekomendasi zona aman dan tidak mendekati kawasan rawan bencana. BNPB menetapkan batas larangan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak kawah Gunung Anak Krakatau.

"Kami juga perlu mengimbau dan merekomendasi masyarakat, wisatawan, maupun pelaut dilarang mendekati Gunung Anak Krakatau sesuai dengan petunjuk resmi dari BPBD maupun PVMBG," ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton S.P. Panjaitan, dalam keterangan tertulisnya.

Langkah pencegahan ini diambil guna mengantisipasi ancaman potensi bahaya vulkanik, seperti lontaran batu pijar, aliran lava, hingga hujan abu lebat.

Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Anak Krakatau merupakan satu dari tiga gunung api di Indonesia yang saat ini berstatus Level III (Siaga), bersama dengan Gunung Merapi di perbatasan Yogyakarta-Jawa Tengah dan Gunung Semeru di Jawa Timur. Pihak berwenang mengimbau warga sekitar untuk tetap tenang dan selalu memperbarui informasi dari sumber resmi.

Mendikdasmen Ungkap Program Makan Bergizi Gratis Tingkatkan Kehadiran Siswa dan Bentuk Karakter Anak

Kandungan Gizi Jadi Daya Tarik Sekolah, Program MBG Juga Integrasikan Pendidikan Karakter hingga Penggunaan Dapodik

JAKARTA, Iki Radio — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memiliki kaitan erat dengan peningkatan tingkat kehadiran siswa di sekolah. Berbagai riset menunjukkan bahwa kepastian mendapatkan makanan sehat dan bergizi menjadi salah satu motivasi utama anak-anak untuk berangkat ke sekolah.

Hal tersebut disampaikan oleh Abdul Mu’ti, Sabtu (31/10/2026), usai melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sekaligus peluncuran awal uji coba loka MBG bersama Kepala BGN Sudaryono.

Menurut Abdul Mu’ti, manfaat program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan nutrisi dan kesehatan fisik semata. Lebih dari itu, program ini dirancang untuk mendongkrak semangat belajar siswa serta berkontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan nasional secara menyeluruh.


Sarana Penanaman Pendidikan Karakter Sejak Dini

Selain mendongkrak tingkat kehadiran, pelaksanaan MBG di lingkungan sekolah dipandang sebagai wadah yang efektif untuk menanamkan karakter dan nilai-nilai positif sejak dini. Berbagai kebiasaan baik dapat dibangun melalui rutinitas sederhana yang dilakukan bersama di sekolah.

"Kami mengambil banyak sekali panduan tentang bagaimana makan bergizi gratis ini menjadi media untuk menanamkan karakter dan nilai-nilai serta kebiasaan dalam diri anak-anak, contohnya bagaimana mereka antre, bagaimana mereka membiasakan hidup bersih," ujar Abdul Mu’ti.

Beberapa kebiasaan positif yang terus dilatih secara konsisten meliputi:

Mengantre dengan tertib saat mengambil makanan.

Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar.

Berdoa bersama sebelum dan sesudah makan.

Menghargai makanan yang disajikan.

Pembiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten ini diharapkan mampu memperkuat pembentukan karakter peserta didik, sehingga manfaat yang diperoleh tidak hanya sebatas kenyang dan sehat, melainkan juga membentuk kepribadian yang disiplin dan berintegritas dalam kehidupan sehari-hari.


Integrasi Data Lewat Dapodik dan Apresiasi BGN

Dalam hal tata kelola, Abdul Mu’ti memastikan bahwa proses pendataan penerima manfaat MBG di lingkungan pendidikan telah terintegrasi dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Sistem ini terus disempurnakan guna memastikan bantuan tepat sasaran dan hanya diterima oleh peserta didik yang terdata secara resmi.

"Kemudian kerja sama pendataan yang selama ini sudah terintegrasi dengan Dapodik, dipastikan bahwa semua yang menerima adalah murid-murid yang memang resmi terdata dalam sistem kami dan memang terus kita sempurnakan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi dan dukungan penuh yang diberikan oleh Kemendikdasmen dalam menyukseskan program prioritas ini.

"Terima kasih atas dukungan dari Kementerian Dikdasmen, dukungan dari Pak Menteri," ucap Sudaryono.

Bentuk dukungan konkret dari Kemendikdasmen diwujudkan melalui penyediaan fasilitas pendukung di satuan pendidikan, seperti pembangunan sarana cuci tangan (wastafel), pengalokasian waktu khusus untuk pelaksanaan MBG di sekolah, hingga penguatan materi edukasi gizi yang diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan.

close
Pasang Iklan Disini