Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Raih Penghargaan Kemendagri, Bupati Madiun Gandeng Kementerian PU Matangkan Pembiayaan Kreatif Infrastruktur Jalan

Iki Radio – Sukses meraih penghargaan Creative Financing dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bupati Madiun Hari Wuryanto, terus bergerak cepat mengembangkan skema pembangunan infrastruktur tanpa membebani APBD.

Langkah konkret ini diwujudkan melalui audiensi dan koordinasi bersama Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI di Jakarta pada Senin (8/6/2026). 

Pertemuan ini membahas rencana mekanisme pembiayaan kreatif berupa Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk proyek preservasi jalan di Kabupaten Madiun.

Audiensi strategis yang dihadiri oleh Bupati beserta jajaran pimpinan OPD terkait ini merupakan tindak lanjut dari dua agenda besar yakni proses pengusulan Project Development Facility (PDF), terkait proyek kerja sama Pemerintah Daerah dan KPBU Preservasi Jalan Kabupaten Madiun yang saat ini tengah diajukan ke Kementerian Keuangan RI.

Dan sosialisasi program IJD, dimana hal ini menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi yang telah digelar pada 26 Mei 2026 lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Hari Wuryanto didampingi oleh dua staf Kementerian PU yang mewakili Direktur, yaitu Agnes Intan dan Fara Baselin.

Dalam paparannya, Bupati Hari Wuryanto menegaskan bahwa peningkatan pelayanan infrastruktur di Kabupaten Madiun diselaraskan dengan visi daerah "Madiun BERSAHAJA", khususnya Misi IV, yakni membangun sarana dan prasarana kewilayahan yang lebih memadai, merata, dan berkeadilan.

Pemerintah Kabupaten Madiun sangat membutuhkan dukungan dari Pemerintah Pusat mengingat pembangunan infrastruktur jalan membutuhkan anggaran yang besar dan berkelanjutan.

"Peningkatan kemantapan jalan menjadi prioritas utama kami karena merupakan infrastruktur vital yang langsung mendukung swasembada pangan serta memutar roda pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Bupati Hari Wuryanto.

Selain mematangkan skema finansial kreatif, Bupati Madiun juga memaparkan daftar usulan penanganan sejumlah ruas jalan daerah untuk tahun anggaran 2026.

Besar harapan Pemkab Madiun agar usulan pembangunan melalui berbagai program pembiayaan alternatif ini dapat segera terealisasi. 

Melalui konektivitas jalan yang prima, diharapkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun meningkat pesat sekaligus mampu menyokong penuh program ketahanan pangan nasional.(ir)

Prabowo Lantik Kepala BGN Baru dan Stafsus Presiden di Istana Negara

Iki Radio – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/6/2026). Selain Kepala BGN, Presiden juga melantik dua Wakil Kepala BGN baru serta Said Iqbal sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan.

Pelantikan Nanik S. Deyang—yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN—dilakukan untuk menggantikan Dadan Hindayana. Dadan bersama dua Wakil Kepala BGN terdahulu, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, resmi dicopot setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain Kepala BGN, Presiden Prabowo melantik jajaran pimpinan baru BGN, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono (telah mengajukan pensiun dini dari TNI) sebagai Wakil Kepala BGN.

Pengangkatan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BGN, serta Pemberhentian Wakil Kepala BPKP.

Dalam upacara yang sama, Presiden Prabowo juga mengambil sumpah jabatan Said Iqbal sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan.

Posisi ini diberikan setelah melalui pertimbangan matang. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya sempat mengonfirmasi pada Kamis (4/6/2026) bahwa pemerintah memang mencari posisi yang tepat untuk Said Iqbal guna mengakomodasi rekam jejak perjuangannya di bidang buruh dan ketenagakerjaan.

Prosesi pelantikan dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, diikuti dengan penandatanganan berita acara upacara pelantikan.

"Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," ucap para pejabat baru secara serempak di Istana Negara.

Ratusan Guru Dipindah, Ini Penjelasan Wakil Bupati Madiun

Iki Radio – Kebijakan pergeseran tempat tugas ratusan tenaga pendidik di Kabupaten Madiun mulai dilaksanakan.

Sedikitnya 450 guru tingkan SD dan SMP di Kabupaten Madiun, kini menjalankan tugas mengajarnya lebih dekat dengan domisili atau tempat tinggalnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Madiun dr Purnomo Hadi memberikan penjelasan mendalam terkait latar belakang di balik keputusan penataan personel tersebut.

Menurut Wabup, langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis Bupati Madiun selaku Pejabat Pembina Kepegawaian dalam merumuskan kebijakan yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan seluruh ASN dan jajaran birokrasi di Kabupaten Madiun.

Kebijakan ini berfokus pada efisiensi dengan cara mendekatkan tempat tugas para guru ke domisili atau tempat tinggal mereka masing-masing.

Dijelaskan bahwa salah satu pertimbangan utama dari kebijakan ini adalah dorongan efisiensi penekanan pengeluaran bagi para ASN, selaras dengan kebijakan operasional daerah lainnya seperti pemberlakuan Work From Home (WFH) pada hari Jumat.

Dengan memindahkan para pendidik di bawah Dinas Pendidikan ke sekolah yang lebih dekat dengan rumah mereka, beban finansial operasional harian para guru otomatis akan berkurang.

"Kami sempat bertanya kepada salah satu guru. Selama ini harus menempuh perjalanan jauh, sekarang didekatkan di wilayah Sawahan yang jaraknya cuma sekitar 3 kilometer dari rumahnya. Ada selisih jarak hingga 30 kilometer. Bisa dibayangkan berapa liter bensin yang bisa dihemat setiap harinya," ujar Wakil Bupati, Senin (8/6/2026).

Selain dari aspek finansial, Pemerintah Kabupaten Madiun membidik dua dampak positif utama bagi kualitas pendidikan di lapangan. Dengan jarak tempuh yang jauh lebih pendek, para guru diharapkan dapat hadir di sekolah secara lebih disiplin dan tepat waktu. Pengurangan kelelahan fisik di jalan diharapkan mampu menjaga energi para guru agar tidak terdistraksi hal-hal lain di luar pekerjaan, sehingga mereka bisa lebih fokus dan efisien dalam mengajar.

Guna memastikan kebijakan berjalan lancar, Pemerintah Kabupaten Madiun secara bertahap akan melakukan pemetaan (mapping) secara menyeluruh. Proses ini akan dikawal langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) serta Kepala Dinas Pendidikan agar berjalan secara transparan, akuntabel, dan profesional.

Wakil Bupati Madiun juga menegaskan dengan keras bahwa kebijakan penataan berbasis zonasi domisili ini bersifat universal dan murni demi kesejahteraan bersama, bukan sebuah langkah yang tendensius atau didasari motif tertentu.

"Kami selalu mewanti-wanti dan mengingatkan agar jangan sampai ada praktik gratifikasi. Tindakan seperti itu sangat tidak mendidik. Semuanya no, tidak boleh ada pungutan sama sekali dalam proses ini. Ini demi mewujudkan komitmen Madiun Bersaja: Bersih, Sehat, Sejahtera," tegasnya.

Wakil Bupati Madiun menitipkan pesan penting kepada ratusan guru yang mendapatkan tempat tugas baru yang lebih dekat dari rumah. Mengingat kebijakan ini membawa dampak positif bagi efisiensi anggaran pribadi, para guru diminta untuk menyambut baik peluang ini.

"Tolong diterima dengan sebaik mungkin dan segera lakukan adaptasi di lingkungan baru. Target utama kita adalah profesionalisme. Semoga dengan jarak kerja yang kini lebih dekat dengan domisili dan keluarga, kinerja para guru harus semakin meningkat dan semakin profesional," pungkasnya.(ir)

BACA JUGA :

Dekatkan Tempat Tugas dengan Domisili, 450 Guru di Kabupaten Madiun Dipindah

 

Dekatkan Tempat Tugas dengan Domisili, 450 Guru di Kabupaten Madiun Dipindah

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi menerbitkan Surat Tugas Pendekatan Tempat Tugas dengan Domisili bagi 450 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pendidikan.

Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas kinerja, efisiensi energi, serta kualitas mutu pelayanan pendidikan di Kabupaten Madiun.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Agus Sucipto, menegaskan bahwa pendidik dan tenaga kependidikan merupakan ujung tombak keberhasilan pendidikan.

Oleh karena itu, pemangkasan jarak tempuh ini diharapkan memberikan ruang bagi para guru untuk tampil lebih optimal.

"Pengurangan jarak tempuh diharapkan membuat para pendidik mempunyai waktu yang cukup untuk mempersiapkan pelayanan terbaik dan menciptakan inovasi yang dapat meningkatkan kualitas mutu pendidikan," ujar Agus Sucipto, Senin (8/6/2026).

Selain itu, kebijakan berbasis zonasi domisili ini bertujuan menumbuhkan rasa Handarbeni—yaitu rasa ikut memiliki, menjaga, merawat, dan bertanggung jawab terhadap tempat tugas yang baru.

Kebijakan ini juga diklaim sangat efektif dalam mendukung program penghematan energi pemerintah daerah sekaligus menyukseskan Gerakan SELAMAT ASRI guna mewujudkan Kabupaten Madiun yang BERSAHAJA.

Penerbitan 450 surat tugas ini menyasar guru PNS, PPPK Penuh Waktu, hingga PPPK Paruh Waktu dengan rincian guru SD (Total 402 Orang), terdiri dari 161 PNS, 196 PPPK Penuh Waktu, dan 45 PPPK Paruh Waktu. Dan guru SMP (Total 48 Orang) terdiri dari 36 PNS, 9 PPPK Penuh Waktu, dan 3 PPPK Paruh Waktu.

Kebijakan penataan ini memicu berbagai respons dari para guru yang mendadak harus berpindah tugas.

Wieke Retnaningrum, seorang guru yang sebelumnya telah mengabdi selama 6 tahun di SDN Wonorejo 01 Kecamatan Mejayan, kini dipindahkan ke wilayah Kecamatan Sawahan.

Ia mengakui dari segi efisiensi, penempatan baru ini sangat membantu karena hanya berjarak 3 kilometer dari rumahnya.

"Tentu ini lebih mudah dan lebih efisien karena dekat dengan rumah, jadi bisa optimal dalam mengajar," ungkap Wieke.

Meski demikian, Wieke tidak menampik dirinya sempat terkejut karena proses mutasi ini berjalan tanpa adanya sosialisasi atau pemberitahuan awal.

"Sebenarnya agak syok karena tanpa ada pemberitahuan sama sekali dan saya tidak mengajukan pindah. Tiba-tiba surat tugas masuk dan lokasinya baru saya ketahui hari ini. Karena ini pertama kalinya saya pindah sekolah, tentu harus siap adaptasi lagi," tambahnya.

Dampak efisiensi waktu yang signifikan juga dirasakan oleh Hari Wibowo, seorang guru dengan status kepegawaian PPPK Paruh Waktu.

Setelah 10 tahun lamanya mengajar di SDN Dolopo 01, kini ia dialihkan ke SDN Tileng yang lokasinya jauh lebih dekat dari tempat tinggalnya.

"Sebelumnya saya harus menempuh perjalanan selama 30 menit untuk menuju ke sekolah (di Dolopo). Sekarang dengan dipindah ke SD Tileng, perjalanan ke tempat tugas hanya memakan waktu 5 menit," tutur Hari.

Melalui kebijakan yang memangkas waktu di jalan dan menghemat biaya operasional ini, Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan para guru dapat datang tepat waktu, lebih bugar secara fisik, dan memberikan dedikasi penuh demi peningkatan mutu pendidikan di wilayah masing-masing.(ir)

BACA JUGA :

Ratusan Guru Dipindah, Ini Penjelasan Wakil Bupati Madiun

 

Tiba di Madiun, Dua Jemaah Haji Langsung Menjalani Perawatan

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun resmi menyambut kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Madiun Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban, pada Minggu (7/6/2026). Suasana haru dan syukur mewarnai kedatangan ratusan jemaah yang kembali dengan selamat dan lengkap.

Acara penyambutan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, didampingi Wakil Bupati beserta istri, Sekretaris Daerah (Sekda), jajaran Forkopimda, perwakilan Kementerian Agama, organisasi keagamaan, serta ribuan keluarga jemaah haji yang setia menunggu.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Madiun, Bisri Mustofa, melaporkan bahwa total jemaah haji yang tiba pada gelombang ini berjumlah 451 orang. Mereka terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter).

“Kepulangan jemaah haji sudah terjadwal sehingga pemerintah daerah dapat mempersiapkan proses penyambutan dengan baik. Untuk hari ini, Kloter 24 berjumlah 374 jemaah dan Kloter 25 berjumlah 77 jemaah. Kepulangan kloter berikutnya akan terus kami pantau sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” jelas Bisri.

Namun, Bisri juga menyampaikan kabar bahwa terdapat dua jemaah yang harus langsung mendapatkan penanganan medis setibanya di tanah air akibat kondisi kesehatan yang menurun.

“Untuk Kloter 24 dan 25 terdapat dua orang jemaah yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Dungus dan RSUD Caruban. Kami terus memantau kondisi keduanya agar segera pulih,” pungkasnya.

Sementara itu Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kepulangan seluruh jemaah haji Kabupaten Madiun dalam keadaan selamat dan utuh secara jumlah.

“Pemerintah Kabupaten Madiun mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji. Alhamdulillah, sesuai laporan yang kami terima, jemaah haji Kabupaten Madiun tahun ini berangkat dengan selamat dan pulang dengan selamat serta lengkap,” ujar Bupati.

Bupati berharap seluruh jemaah dapat menjaga kemabruran hajinya, terus istiqamah dalam beribadah, serta menjadi teladan yang baik di tengah-tengah masyarakat. Tak lupa, ia juga menitipkan doa untuk kemajuan bumi Kampung Pesilat.

“Mohon doa yang ikhlas dari seluruh jemaah agar Kabupaten Madiun menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, masyarakatnya guyub rukun, serta mampu mewujudkan Kabupaten Madiun yang Bersahaja—yaitu Bersih, Sehat, dan Sejahtera,” tambahnya.

Usai acara penyambutan, Bupati Hari Wuryanto menambahkan bahwa keberhasilan kepulangan jemaah ini tidak lepas dari kerja sama dan pemantauan intensif yang dilakukan oleh tim petugas haji selama di tanah suci.

“Kami selalu memantau perkembangan jemaah setiap hari melalui laporan panitia. Memang ada beberapa jemaah yang sempat mengalami gangguan kesehatan, namun berkat penanganan cekatan dari panitia dan petugas di Makkah maupun Madinah, semuanya dapat diatasi dengan baik,” ungkapnya.

Bupati juga memberikan pesan kepada masyarakat yang masih berada dalam daftar tunggu (waiting list) keberangkatan haji agar tetap bersabar dan mulai mempersiapkan diri.

“Menunaikan ibadah haji membutuhkan kesabaran. Yang terpenting adalah meluruskan niat dan mengikhlaskannya, karena ibadah haji tidak hanya membutuhkan kesiapan spiritual, tetapi juga kesiapan fisik yang prima,” tegas Bupati.

Dengan tibanya Kloter 24 dan 25 ini, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap seluruh jemaah membawa keberkahan yang luar biasa, baik bagi keluarga, lingkungan sekitar, maupun kemaslahatan seluruh daerah Kabupaten Madiun.(ir)

Presiden Tinjau Program Sekolah Rakyat di Bali, Pastikan Akses Pendidikan Merata

Iki Radio - Presiden Prabowo Subianto meninjau pelaksanaan program Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, Minggu (7/6/2026).

Presiden Prabowo Subianto meninjau pelaksanaan program Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 di Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, Minggu (7/6/2026). 


Kunjungan tersebut merupakan bagian dari pemantauan program prioritas pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak yang rentan putus sekolah.

Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 11.42 WITA dan disambut antusias oleh para siswa serta masyarakat yang telah menunggu di lingkungan sekolah.

Saat kendaraan yang membawa Presiden memasuki area sekolah, para pelajar menyambut dengan nyanyian dan seruan selamat datang.  “Selamat datang Bapak Presiden Prabowo!” seru para siswa secara bersamaan.

Suasana penyambutan semakin semarak dengan penampilan Tari Kecak yang dibawakan para siswa SRMP 17 Tabanan. Pertunjukan seni khas Bali tersebut ditampilkan sebagai bentuk penghormatan atas kunjungan Presiden.

Usai menyaksikan pertunjukan, Prabowo menyempatkan diri menyapa dan berjabat tangan dengan para siswa. Presiden juga berbincang singkat dengan sejumlah pelajar sebelum melanjutkan peninjauan fasilitas dan proses pembelajaran di sekolah tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program yang digagas untuk menjangkau anak-anak yang belum memperoleh akses pendidikan secara optimal. 

“Sekolah Rakyat ini merupakan arahan langsung Bapak Presiden. Tidak ada pendaftaran berbayar, tidak boleh ada titipan. Kita menjangkau anak-anak yang selama ini belum tersentuh layanan pendidikan,” ujarnya.

Menurut Saifullah, program tersebut dirancang untuk memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan, terutama mereka yang berasal dari kelompok rentan dan berisiko putus sekolah.

Pemerintah terus memperluas pelaksanaan Sekolah Rakyat di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemerataan layanan pendidikan dan memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Pesan Presiden ke Siswa Sekolah Rakyat: Kamu Harus Angkat Derajat Orang Tuamu

Iki Radio - Presiden Prabowo Subianto mengajak para siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17,  Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, untuk terus belajar, menghormati orang tua dan guru, serta tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.

Presiden Prabowo Subianto mengajak para siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17,  Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, untuk terus belajar, menghormati orang tua dan guru, serta tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.

Pesan tersebut disampaikan Presiden saat berdialog dengan siswa, orang tua, dan tenaga pendidik dalam kunjungannya ke SRMP 17 Tabanan, Minggu (7/6/2026).

Presiden Prabowo menekankan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh karakter, kedisiplinan, dan sikap hormat kepada orang tua serta guru. 

"Patuh sama guru ya. Selalu cintai orang tuamu. Orang tuamu bekerja keras untuk kamu. Apapun pekerjaannya adalah sangat mulia. Kamu nanti harus angkat derajat orang tuamu. Kamu harapan orang tuamu," ujar Prabowo.

Presiden juga mengingatkan para siswa untuk menjaga hubungan baik dengan sesama, menjauhi sikap iri dan kebiasaan merendahkan orang lain.  

"Belajar, belajar, belajar yang baik. Hormati guru, cintai orang tua. Selalu rukun sama kawan. Selalu baik sama orang lain. Sopan santun," katanya.

Menurut Prabowo, sikap saling menghormati dan hidup rukun menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam kehidupan.  

"Jangan sekali-sekali jelek-jelekin orang. Jangan benci orang lain. Hidup dengan baik, rukun. Itu kunci dari keberhasilan," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga memberikan motivasi kepada seorang siswa yang mengaku pernah menjadi sasaran ejekan. Ia menegaskan bahwa setiap orang, termasuk dirinya sebagai Presiden, pernah mengalami perlakuan serupa.  

"Kamu dulu diejek, enggak apa-apa. Jangankan kamu, saya pun sering diejek sampai sekarang. Presiden pun sering diejek. Enggak apa-apa, yang penting hati kita baik. Kalau kita diejek, kita balas dengan sopan santun. Semakin dihina, semakin kau teguh. Semakin berani, semakin sopan. Jangan kecil hati," ujarnya.

Kepala Negara menambahkan, banyak tokoh sukses berasal dari keluarga sederhana dan mampu mengubah nasib karena tidak menyerah pada keadaan.  

"Terima kasih. Kamu nanti akan berhasil. Banyak orang yang berhasil datang dari keluarga yang sangat miskin. Banyak sekali. Tapi anaknya tidak mau menyerah. Anaknya tidak mau putus asa. Anaknya selalu gembira. Di tengah kesulitan, cari yang baik. Pasti akan ada kebaikan yang datang," katanya.

Di akhir kunjungan, Presiden mengingatkan seluruh unsur sekolah untuk menjalankan peran masing-masing dengan baik demi mendukung masa depan generasi muda Indonesia.  

"Kepala sekolah, jalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Anak didik, gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Teliti, rajin, disiplin, berbuat yang terbaik," pesan Prabowo. 

Masuk Musim Kemarau, Harga Bahan Pokok di Jawa Timur Relatif Stabil Berkat Intervensi Bulog

Iki Radio — Harga sejumlah bahan pokok di Jawa Timur terpantau relatif stabil meskipun saat ini mulai memasuki musim kemarau. Kondisi cuaca tersebut sejatinya berdampak pada berkurangnya pasokan hasil panen, khususnya untuk komoditas beras.

Namun, stabilitas harga dan daya beli masyarakat di wilayah ini dinilai tetap terjaga berkat kontribusi signifikan dari berbagai program intervensi pemerintah, seperti Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Bantuan Pangan (Banpang), serta distribusi Minyakita.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho, mengungkapkan bahwa beras menjadi salah satu komoditas yang mendapat perhatian serius pemerintah seiring mulai berkurangnya masa panen di sejumlah daerah.

"Dalam menjaga stabilitas harga beras, pemerintah melalui Bulog terus menggelontorkan beras SPHP ke pasar. Hingga saat ini, realisasi penyaluran SPHP di Jawa Timur telah mencapai 65.648 ton atau sekitar 66 persen dari target sebesar 98.767 ton," ujar Langgeng Wisnu Adi Nugroho dalam keterangannya, Minggu (7/6/2026).

Capaian tersebut menempatkan Jawa Timur sebagai realisasi penyaluran SPHP tertinggi kedua secara nasional. Melalui program ini, harga beras medium diharapkan tetap stabil dan tidak melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp13.500 per kilogram. Langgeng menjelaskan, harga jual beras SPHP dari gudang Bulog ditetapkan sebesar Rp11.000 per kilogram, sedangkan harga jual maksimal kepada konsumen oleh pedagang dibatasi sebesar Rp12.500 per kilogram.

Selain SPHP, Bulog bersama pemerintah tengah menggulirkan Bantuan Pangan yang menyasar 5.638.478 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di seluruh Jawa Timur. Setiap penerima manfaat memperoleh 20 kilogram beras kualitas medium dan empat liter minyak goreng.

"Untuk alokasi Februari-Maret yang saat ini masih berlangsung, total beras yang disalurkan mencapai 112.769 ton. Sementara minyak goreng yang didistribusikan mencapai sekitar 22,5 juta liter," jelas Langgeng. 

Bantuan ini dinilai efektif memenuhi kebutuhan keluarga penerima sekaligus mengurangi tekanan permintaan komoditas tersebut di pasar umum.

Di sisi lain, pasokan minyak goreng bersubsidi, Minyakita, juga terus digelontorkan. Selama periode April hingga Juni 2026, Bulog Jawa Timur telah menyalurkan 2.239.405 liter Minyakita, di mana 64 persen di antaranya didistribusikan langsung melalui pasar rakyat dan pemantauan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

Berdasarkan hasil pemantauan lapangan oleh Tim Satgas Pangan Polda Jawa Timur bersama Perum Bulog Kanwil Jatim, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Surabaya di Pasar Soponyono dan Pasar Wonokromo pada Minggu (7/6/2026), harga komoditas utama tercatat aman.

Meski harga terkendali, sejumlah pedagang berharap pasokan Minyakita dapat ditingkatkan karena tingginya permintaan pasar. Menanggapi hal ini, Langgeng menjelaskan bahwa alokasi Domestic Market Obligation (DMO) Minyakita untuk BUMN pangan (Bulog, ID Food, dan Agrinas Palma) dibatasi sebesar 35 persen, sementara 65 persen sisanya dikelola dan disalurkan oleh pihak swasta.

Langgeng tidak menampik bahwa berdasarkan data perkembangan terkini, kelompok makanan, minuman, dan tembakau masih menjadi penyumbang inflasi terbesar. Komoditas cabai rawit menempati posisi utama sebagai pemicu inflasi, yang kemudian disusul oleh komoditas beras.

Oleh karena itu, sinergi berbagai program intervensi ini diharapkan bisa terus berjalan konsisten guna menekan laju inflasi daerah.

"Program-program pemerintah yang terus dijalankan ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga pangan, khususnya beras dan minyak goreng, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga dan inflasi dapat terkendali," pungkas Langgeng.(ir)

close
Pasang Iklan Disini