Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Rekor Menakutkan, Spanyol Nyaris 100 Persen Juara di Final

Iki Radio - Sukses timnas Spanyol lolos ke final Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Prancis membuat La Furia Roja punya peluang sangat besar menjadi juara berdasarkan sejarah yang ada.

Kali kedua Spanyol lolos ke final Piala Dunia setelah edisi 2010. (IMAGN IMAGES via Reuters/JEROME MIRON)

Permainan luar biasa Spanyol membuat timnas Prancis merasakan kekalahan terbesar dalam 16 tahun setelah Lamine Yamal dan kawan-kawan menang 2-0 pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Rabu (15/7) dini hari WIB.

Gol penalti Mikel Oyarzabal di babak pertama dan gol Pedro Porro di babak kedua memastikan kemenangan 2-0 Spanyol atas Prancis.

Momen terakhir Prancis kalah lebih dari satu gol sebelumnya terjadi di Piala Dunia 2010, ketika ditekuk Meksiko 0-2 di fase grup.

Ini adalah kali kedua Spanyol lolos ke final Piala Dunia setelah edisi 2010. Dan peluang tim asuhan Luis de la Fuente itu menjadi juara Piala Dunia 2026 sangat besar.

Berdasarkan sejarah, Spanyol hanya pernah satu kali kalah di final Piala Dunia atau Euro. Total dari enam final sebelumnya, Tim Matador hanya pernah satu kalah di Euro 1984, ketika dikalahkan Prancis 0-2 di laga final.

Setelah itu timnas Spanyol selalu mampu menjadi juara di empat laga final Piala Dunia atau Euro.

Selanjutnya, Spanyol akan menghadapi pemenang antara Inggris vs Argentina pada laga final Piala Dunia 2026 di New York, Senin (20/7) dini hari WIB. Sementara Prancis akan menjalani pertandingan peringkat ketiga satu hari sebelumnya.

Rekor Spanyol di final Piala Dunia dan Euro


Piala Dunia :
2010: Juara menang 1-0 atas Belanda

Euro :
1964: Juara menang 2-1 atas Uni Soviet
1984: Kalah 0-2 dari Prancis
2008: Juara menang 1-0 atas Jerman
2012: Juara menang 4-0 atas Italia
2024: Juara menang 2-1 atas Inggris


Pacar Lamine Yamal Unggah Foto Ciuman usai Spanyol ke Final Piala Dunia 2026

Iki Radio - Influencer asal Spanyol, Ines Garcia Santos, tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya setelah Timnas Spanyol memastikan tempat di final Piala Dunia 2026.


Kekasih bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, itu mengunggah momen romantis berupa foto pelukan dan ciuman bersama sang pesepak bola.


Melalui akun media sosialnya, Ines membagikan sejumlah foto mesra dirinya bersama Yamal. Salah satu unggahan yang mencuri perhatian memperlihatkan Ines memeluk dan mencium Yamal di stadion.

Dalam unggahannya, wanita 21 tahun ini menuliskan pesan singkat untuk sang kekasih.

"Kamu berhasil lolos ke final, Sampai jumpa di New York," tulisnya.

Sebelum pertandingan semifinal berlangsung, Ines juga sempat memberikan dukungan sekaligus pesan menyentuh kepada Yamal melalui media sosial.

"Sayangku, lakukan apa pun yang diperlukan agar bisa mencapai final. Kamu dengar? Apa pun caranya!" tulis Ines

Lamine Yamal pun berhasil memenuhi harapan sang kekasih lewat penampilan impresif saat menghadapi Prancis.

 

Sepanjang laga, pemain 19 tahun itu terus merepotkan bek kiri Prancis, Lucas Digne.

Yamal juga berperan penting dalam gol pembuka Spanyol. Dia memenangkan hadiah penalti yang kemudian sukses dieksekusi Mikel Oyarzabal pada menit ke-22.

Keunggulan Spanyol bertambah pada menit ke-55 melalui gol bek Pedro Porro. Skor 2-0 bertahan hingga laga usai.


Serapan Anggaran Kemenpora Tembus 91,59 Persen, DPR Minta Kinerja dan Pengawasan Ditingkatkan

Iki Radio - Realisasi anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada Tahun Anggaran 2025 mencapai 91,59 persen atau sebesar Rp2,206 triliun dari pagu revisi Rp2,409 triliun.

Rapat kerja Kemenpora dan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (14/7/2024). (Kemenpora)


Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Komisi X DPR RI yang sekaligus meminta peningkatan kualitas perencanaan dan pengawasan anggaran pada tahun berikutnya.

Dalam rapat kerja di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (14/7/2024), Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani menyatakan realisasi anggaran tersebut menjadi modal positif bagi Kemenpora untuk meningkatkan kinerja pada Tahun Anggaran 2026.

Selain mengapresiasi tingkat penyerapan anggaran, Komisi X meminta setiap program dan kegiatan disusun dengan indikator kinerja yang terukur, berorientasi pada hasil, serta selaras dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

DPR juga menekankan pentingnya penguatan sistem pengendalian internal, manajemen risiko, dan pengawasan berjenjang terhadap pelaksanaan anggaran, terutama pada pengadaan barang dan jasa, penyaluran bantuan pemerintah, serta pengelolaan aset.

Di sisi lain, Kemenpora didorong mempercepat penyelesaian rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar tindak lanjut hasil pemeriksaan dapat diselesaikan secara menyeluruh.

Dalam rapat tersebut, sejumlah anggota Komisi X turut menyoroti capaian program strategis Kemenpora sepanjang 2025. Fraksi Partai Gerindra mengapresiasi keberhasilan kontingen Indonesia pada SEA Games 2025 yang meraih 91 medali emas dan finis di posisi kedua, sekaligus mencatat prestasi terbaik Indonesia pada ajang tersebut di luar kandang sejak SEA Games 1995.

Selain itu, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 dinilai memberikan dampak ekonomi hingga Rp4,96 triliun, sementara Indonesia Sport Summit (ISS) 2025 disebut turut memperkuat ekosistem industri olahraga nasional.

Menanggapi evaluasi DPR, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan. "Kemenpora terus melakukan perbaikan dalam pengelolaan anggaran, termasuk memperkuat koordinasi lintas deputi untuk mendukung pelaksanaan program prioritas," jelasnya.

Menurutnya, kolaborasi antarsatuan kerja menjadi salah satu faktor yang mendorong keberhasilan penyelenggaraan Indonesia Sport Summit 2025.

Di sisi lain, Kemenpora juga memfokuskan anggaran untuk memastikan persiapan pemusatan latihan nasional serta keikutsertaan Indonesia pada SEA Games dan Paragames 2025 berjalan sesuai target.

 

Menteri PPPA Kecam Keras Ancaman Bom di Sekolah saat MPLS

Iki Radio - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengecam keras ancaman bom yang terjadi di SDN Srengseng, Jakarta. Peristiwa tersebut dinilai mencederai hak anak untuk memperoleh rasa aman, terlebih terjadi di tengah pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi. (Foto: KemenPPPA)

Menurut Menteri PPPA, MPLS seharusnya menjadi momentum bagi peserta didik, khususnya murid baru, untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun rasa aman, percaya diri, dan kebahagiaan dalam memulai perjalanan pendidikan.

“Ancaman bom yang terjadi di lingkungan sekolah merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi. Terlebih, peristiwa ini terjadi pada saat anak-anak, khususnya peserta didik baru, sedang menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah,” tegas Arifah Fauzi dalam keterangan di Jakarta, Selasa (14/7/2026). 

Ia menekankan bahwa setiap anak berhak memulai pendidikannya dalam lingkungan yang aman, menerima, dan melindungi. Sekolah bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga menjadi rumah kedua bagi anak untuk bertumbuh, mengembangkan potensi, membangun karakter, dan menjalin relasi sosial yang sehat.  “Anak-anak yang memasuki sekolah untuk pertama kalinya sedang membangun kesan tentang rumah kedua mereka. Mereka berhak disambut dengan lingkungan yang hangat, ramah, dan melindungi. Tidak boleh ada tindakan apa pun yang merusak rasa aman tersebut, apalagi ancaman yang dapat menimbulkan trauma bagi anak,” ujar Menteri PPPA.

Kementerian PPPA mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian, pihak sekolah, pemerintah daerah, dan seluruh pihak terkait dalam melakukan pengamanan serta memastikan keselamatan warga sekolah.

Apresiasi juga diberikan kepada aparat kepolisian yang telah menangkap terduga pelaku ancaman bom. Langkah cepat tersebut dinilai penting untuk memulihkan rasa aman dan memastikan sekolah tetap menjadi tempat yang aman bagi anak untuk belajar dan bertumbuh.

Arifah Fauzi menegaskan bahwa menciptakan sekolah yang aman merupakan tanggung jawab bersama antara orang tua, guru, pemerintah, aparat penegak hukum, media, dan masyarakat.  “Rasa aman bukanlah sebuah pilihan atau pelengkap, melainkan hak dasar setiap anak yang wajib kita jamin dan lindungi bersama. Mari kita wujudkan komitmen bersama untuk menjadikan setiap sekolah sebagai ruang yang melindungi, sehingga setiap anak dapat belajar, bertumbuh, serta meraih cita-citanya tanpa rasa takut,” tegasnya.

Menurutnya, menjaga anak berarti menjaga masa depan Indonesia. Lingkungan yang aman menjadi salah satu fondasi penting untuk melahirkan generasi yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.

Menteri PPPA pun mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat kolaborasi dan kepedulian dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk ancaman, intimidasi, kekerasan, dan tindakan lain yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak.

 

110 Peserta Ikuti Pemilihan Duta Anak Padang 2026, Perkuat Kota Layak Anak

Iki Radio - Pemerintah Kota Padang terus memperkuat upaya mewujudkan Kota Layak Anak dengan membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi generasi muda. Salah satunya melalui Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak Kota Padang Tahun 2026, yang tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga proses melahirkan agen perubahan dalam pemenuhan hak anak.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Padang itu berlangsung di Kantor DP3AP2KB, Selasa (14/7/2026).

Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB Kota Padang, Ade Yonanda Irza, mengatakan program tersebut dirancang untuk membangun karakter kepemimpinan, meningkatkan kepedulian terhadap isu perlindungan anak, sekaligus memperkuat keterlibatan anak dalam pembangunan daerah.

"Pemilihan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi proses kaderisasi untuk melahirkan agen perubahan yang mampu mendukung pemenuhan hak anak di Kota Padang," ujarnya.

Untuk mendapatkan peserta terbaik, proses seleksi dilakukan melalui tiga tahapan. Tahap pertama berupa penilaian esai yang memuat gagasan peserta mengenai isu anak. Selanjutnya, peserta mengikuti seleksi wawancara dan unjuk minat serta bakat untuk menentukan 30 peserta terbaik. Dari tahapan tersebut akan dipilih 14 finalis yang tampil pada malam puncak apresiasi.

"Dari seleksi tahap kedua yang sedang berlangsung ini akan dipilih 14 finalis yang tampil pada malam apresiasi Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak Tahun 2026 pada 25 Juli mendatang di Youth Center Kota Padang," jelas Ade.

Penyelenggaraan tahun ini mencatat peningkatan antusiasme peserta. Sebanyak 110 pelajar tingkat SMP berusia 12 hingga 15 tahun mengikuti proses seleksi, termasuk meningkatnya partisipasi anak berkebutuhan khusus (ABK).

Sebagai wujud komitmen terhadap pendidikan yang inklusif dan pemenuhan hak anak tanpa diskriminasi, Pemerintah Kota Padang menghadirkan kategori Duta Anak Pejuang Disabilitas.

"Alhamdulillah, minat anak-anak berkebutuhan khusus tahun ini sangat tinggi. Kami berharap mereka dapat menjadi teladan bagi teman-teman sebaya sekaligus menjalankan peran sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) dalam pemenuhan hak anak, khususnya di lingkungan sekolah," katanya.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kota Padang ingin memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi, menyampaikan aspirasi, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Ajang Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak diharapkan melahirkan generasi muda yang memiliki kepemimpinan, kepedulian sosial, serta mampu menjadi mitra pemerintah dalam mengampanyekan perlindungan dan pemenuhan hak anak demi mendukung terwujudnya Kota Padang sebagai Kota Layak Anak.

Kemkomdigi dan OJK Libatkan Industri Perbankan Putus Aliran Dana Judi Online

Iki Radio - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat sinergi untuk memutus ekosistem judi online dengan melibatkan industri perbankan dalam pengawasan transaksi keuangan. Langkah tersebut dilakukan agar pemberantasan judi online tidak hanya berhenti pada pemutusan akses situs, tetapi juga memutus aliran dana yang menjadi penopang aktivitas ilegal tersebut.

Menkomdigi, Meutya Hafid, bersama Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, saat memberikan keterangan pers di acara ojk banking forum 2026 di Jakarta. (Foto: Istimewa/dok. Kemkomdigi)

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan, percepatan pemberantasan judi online merupakan arahan Presiden yang harus dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar seluruh ekosistem pendukungnya.

"Pemberantasan judi online harus dilakukan menyeluruh. Tidak cukup atau tidak boleh berhenti hanya kepada pemutusan akses situs saja, tetapi keseluruhan ekosistemnya," ujar Meutya dalam OJK Banking Forum 2026 di Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Menurut Meutya, sejak 20 Oktober 2024 hingga 12 Juli 2026, Kemkomdigi telah menindak sekitar 3,7 juta situs dan konten yang berkaitan dengan judi online. Selain itu, kementeriannya telah melaporkan sekitar 38 ribu rekening yang diduga terkait aktivitas judi online kepada OJK.

"Dari 38.000 rekening yang kami laporkan, sebanyak 32.500 rekening telah ditutup. Menutup rekening dalam jumlah sebesar itu tentu bukan pekerjaan mudah. Kami mengapresiasi dukungan OJK dan industri perbankan, namun kami berharap jumlah penindakan ini dapat terus ditingkatkan," katanya.

Meutya menjelaskan rekening yang dilaporkan tersebar di berbagai bank, di antaranya BCA, BRI, BNI, Mandiri, CIMB Niaga, dan BSI. Menurutnya, tingginya jumlah rekening pada bank-bank besar tidak berarti lembaga tersebut lemah, melainkan karena memiliki basis nasabah yang luas sehingga kerap dimanfaatkan pelaku judi online.

"Jangan kemudian merasa aman jika nama banknya tidak ada dalam daftar. Modus pelaku berubah sangat cepat. Situs berpindah-pindah, rekening dan transaksi juga berpindah-pindah dengan sangat cepat," tegasnya.

Selain rekening perbankan, Komdigi juga mengajukan pemblokiran ribuan akun dompet digital yang diduga terkait aktivitas judi online kepada Bank Indonesia. Karena itu, Meutya berharap penerapan prinsip Know Your Customer (KYC) di sektor perbankan semakin diperkuat untuk mendeteksi dan mencegah penyalahgunaan rekening.

"Kami berharap prinsip KYC dari perbankan dapat membantu meningkatkan efektivitas penindakan terhadap rekening yang digunakan untuk aktivitas judi online," ujarnya.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci menghadapi meningkatnya ancaman penipuan digital dan judi online yang saat ini menjadi salah satu risiko terbesar di sektor jasa keuangan.

"Financial scam dan fraud saat ini menjadi risiko paling tinggi dan terbesar yang dihadapi konsumen keuangan di seluruh dunia. Karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi lintas sektor, lintas kementerian, lembaga, dan seluruh pemangku kepentingan," jelas Friderica.

Ia menjelaskan OJK bersama Kemkomdigi terus memperkuat Indonesia Anti-Scam Center (IASC). Hingga saat ini, IASC telah menerima lebih dari 608 ribu laporan, memblokir lebih dari 557 ribu rekening, serta membantu pengembalian dana korban penipuan digital hampir Rp200 miliar.

Friderica juga mengajak industri perbankan memperkuat manajemen risiko teknologi informasi, meningkatkan sistem pemantauan transaksi, serta memperluas edukasi kepada masyarakat agar tidak menjadi korban judi online maupun berbagai bentuk penipuan digital.

Densus 88 Dalami Ledakan di MAN 3 Padang

Iki Radio - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri bersama Polda Sumatra Barat terus mendalami kasus ledakan yang terjadi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap penyebab ledakan, motif, serta asal-usul barang yang diduga merupakan bom rakitan.

Densus 88 Antiteror Polri bersama Polda Sumatera Barat mengamankan barang bukti kasus ledakan.di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Selasa (14/7/2026)/ dok. Densus 88 Antiteror Polri.


Juru Bicara Densus 88, Kombes Pol. Mayndra Eka Wardhana, menjelaskan bahwa barang yang diduga merupakan bom rakitan pertama kali ditemukan oleh petugas keamanan sekolah. Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.

"Dari pemeriksaan awal, petugas mengamankan sejumlah barang, antara lain kotak hitam, tas hitam, telepon genggam, petasan, pisau, anak panah, kelereng, baut, dan beberapa barang lainnya," kata Kombes Pol. Mayndra dalam keterangan resminya.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi kemudian mengamankan seorang pelajar berinisial R (17) yang diduga sebagai pemilik barang-barang tersebut.

"Identitas korban yang disebut sebagai sasaran rencana tindakan berasal dari keterangan pelaku dan masih memerlukan pendalaman. Pelaku juga mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring dan terinspirasi oleh peristiwa bom di SMA Negeri 72 Jakarta pada tahun 2025. Motif tersebut masih dalam proses pendalaman oleh tim penyelidik," ujar Kombes Pol. Mayndra.

Ia menegaskan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Seluruh barang bukti yang ditemukan telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Mayndra menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan awal terduga pelaku, perangkat tersebut diduga dirakit secara mandiri menggunakan bahan-bahan yang diperoleh secara daring dan dibuat di rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya. Terduga juga mengaku bergabung dalam sejumlah grup daring yang membahas pembuatan bahan peledak.

"Seluruh pengakuan tersebut masih dalam proses verifikasi dan pendalaman lebih lanjut oleh aparat penegak hukum," kata dia.

Saat ini, Densus 88 bersama Polda Sumatera Barat masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan alat bukti untuk memastikan kronologi, motif, dan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

Gelar Open House dan Buka MPLS Sekolah Rakyat, Ini Pesan Bupati Madiun

Iki Radio - Bupati Madiun Hari Wuryanto, menyampaikan sejumlah pesan penting bagi seluruh siswa Sekolah Rakyat, beserta wali murid. 

Pesan ini disampaikan saat Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi Calon Siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun Tahun Ajaran 2026/2027, di Gedung Serba Guna Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun, yang berada di Kelurahan NGlames Kecamatan Nglames Kabupaten Madiun, Selasa (14/7/2026). 

Open House dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi Calon Siswa Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun ini menandai langkah awal penting bagi pemerataan akses pendidikan berkualitas di wilayah Jawa Timur.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan hak pendidikan yang setara tanpa terkendala kondisi ekonomi.

"Hari ini bukan sekadar pembukaan tahun ajaran baru. Ini adalah awal perjalanan baru dan tumbuhnya harapan bagi anak-anak kita untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan bermartabat," ujar Hari Wuryanto.

Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Sosial RI, Pemprov Jawa Timur, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkolaborasi. Sinergi ini berhasil mewujudkan penyelenggaraan proses pendidikan Sekolah Rakyat di Madiun mulai tahun ajaran baru ini.

Bupati Hari Wuryanto berharap keberadaan Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun ini mampu menjadi pemantik perubahan besar bagi masa depan daerah.

"Saya berharap Sekolah Rakyat Kabupaten Madiun menjadi contoh bahwa pendidikan mampu menjadi jalan memutus mata rantai kemiskinan, membuka masa depan yang lebih baik, sekaligus melahirkan generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045," tegasnya.

Bupati juga menyapa langsung para calon siswa yang hadir dan berpesan agar keterbatasan latar belakang tidak dijadikan alasan untuk menyerah. Menurutnya, keberhasilan seseorang ditentukan oleh kemauan keras untuk belajar dan tidak mudah putus asa.

Bagi seluruh siswa SR diharapkan mampu menjadikan sekolah sebagai rumah kedua untuk tumbuh menjadi generasi yang cerdas, mandiri, berakhlak mulia, dan berdaya saing demi mengangkat harkat martabat keluarga.

Dan bagi orang tua siswa, diajak untuk terus memberikan dukungan moral dan doa, sebab keberhasilan pendidikan anak lahir dari sinergi kokoh antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah.

Acara ini turut dihadiri dan mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak lintas sektor, antara lain Ibu Gubernur Jawa Timur yang diwakili Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Direktur TSKPO Kementerian Sosial RI, Plt. Bupati Ponorogo, serta para Kepala Perangkat Daerah dari Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ponorogo.

Acara pembukaan menandai kesiapan Kabupaten Madiun dalam mengantarkan putra-putri daerah menuju masa depan yang lebih gemilang.(ir)

close
Pasang Iklan Disini