Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Buka 15 Ribu Lowongan Kerja, Pemkab Madiun Gelar Job Fair dan Tegaskan Larangan Tahan Ijazah

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar bursa kerja atau Job Fair selama dua hari berturut-turut di Pendopo Ronggo Djumeno Kabupaten Madiun, 19 - 20 Mei 2026.

Agenda tahunan ini menyediakan sedikitnya 15.000 lowongan pekerjaan dari puluhan perusahaan guna menyerap tenaga kerja lokal dan menekan angka pengangguran.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi.

Berdasarkan data dashboard pendaftaran online hingga pagi hari pembukaan, tercatat sebanyak 4.310 pelamar telah mendaftarkan diri.

"Pendaftar dari Kabupaten Madiun ada 2.000 sekian, sementara dari luar Madiun—seperti Ngawi, Magetan, dan Nganjuk—mencapai sekitar 1.500-an. Secara regulasi acara ini memang dibuka untuk umum, namun kita tetap memprioritaskan warga Kabupaten Madiun yang mayoritas ingin bekerja dekat dengan orang tua," ujarnya saat ditemui di lokasi acara.

Dalam Job Fair kali ini, Disnakerin Kabupaten Madiun mengakumulasi kerja sama dengan total 60 perusahaan. 

Sebanyak 32 perusahaan membuka stan secara langsung (offline) di pendopo, sementara 28 perusahaan lainnya membuka lowongan secara online. Salah satu sektor yang menyerap tenaga kerja terbesar adalah pabrik mainan di wilayah Ngawi dengan kebutuhan mencapai 4.000 personil.

Mengantisipasi karakter Generasi Z yang dikenal pemilih dalam mencari kerja, Disnaker menerapkan sistem opsi pilihan mirip seleksi perguruan tinggi.

"Gen Z ini kan gampang-gampang sulit, ya. Jadi sistem pendaftarannya kami buatkan opsi pilihan. Target kami tentu penyerapan sebanyak-banyaknya. Jika nanti ada yang belum diterima, datanya tetap kami fasilitasi untuk disalurkan ke perusahaan lain atau melalui agenda Job Fair mini di kantor Disnaker," jelas Arik.

Menanggapi kekhawatiran pelamar terkait maraknya isu penahanan ijazah asli oleh pihak perusahaan, mantan Kepala DPMPTSP ini dengan tegas menyatakan bahwa tindakan tersebut melanggar aturan resmi ketenagakerjaan.

Pihak Disnaker mengaku telah melakukan dua kali technical meeting bersama seluruh perusahaan peserta sebelum Job Fair dimulai untuk menyamakan regulasi.

"Penahanan ijazah itu tidak boleh, sudah ada aturannya. Kemarin saat technical meeting langsung saya sampaikan sendiri. Untuk pendaftaran ini, ijazah hanya sebatas fotokopi atau bahkan cukup unggah berkas digital (PDF) lewat link," tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Disnaker membuka posko aduan yang beroperasi secara permanen di kantor dinas. Masyarakat atau pencari kerja dipersilakan melapor jika menemukan adanya pelanggaran administrasi atau kecurangan oleh perusahaan.(ir)

DPD Partai GOLKAR Kabupaten Madiun

 


Ketua DPD Partai GOLKAR Kabupaten Madiun

Mengucapkan Selamat Memperingati HARI KEBANGKITAN NASIONAL, 20 Mei 2026



Sediakan 15 Ribu Lowongan, Job Fair Kabupaten Madiun 2026 Diserbu Ribuan Pencari Kerja

Iki Radio — Pemerintah Kabupaten Madiun sukses menggelar bursa kerja atau Job Fair 2026 di Pendopo Ronggo Djumeno pada Selasa (19/5/2026).


Acara ini langsung diserbu oleh ribuan pencari kerja yang memadati lokasi sejak pagi hari demi berburu pekerjaan impian.

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Area pendopo dipadati oleh para pelamar yang kompak mengenakan pakaian formal kemeja putih dan celana hitam.

Berdasarkan data dari panitia penyelenggara, total pendaftar yang tercatat hingga hari pelaksanaan mencapai 4.500 orang. Dari jumlah tersebut 2.000 peserta merupakan warga asli Kabupaten Madiun, dan 1.500 peserta datang dari berbagai wilayah di luar Kabupaten Madiun.

Job Fair kali ini berhasil menggandeng 60 perusahaan berskala lokal maupun nasional. Untuk memaksimalkan jangkauan, panitia membagi sistem kehadiran perusahaan menjadi dua metode. Yakni hadir langsung di lokasi Job Fair (On-site di Pendopo) sebanyak 32 perusahaan, dan secara daring (online) sebanyak 32 perusahaan.

Perusahaan yang berpartisipasi tidak hanya berasal dari wilayah Madiun Raya, melainkan juga dari luar kota seperti Pasuruan, bahkan hingga pulau Kalimantan.

Secara total, ada 15.000 lowongan pekerjaan dengan berbagai formasi yang siap diperebutkan.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengungkapkan bahwa beberapa perusahaan yang terlibat memang sedang melakukan ekspansi besar-besaran sehingga membutuhkan banyak tenaga kerja baru.

"Ada perusahaan yang membutuhkan 200 tenaga kerja, 300 tenaga kerja, bahkan ada yang sampai membutuhkan 2.000 tenaga kerja sekaligus," ujar Bupati saat meninjau stand perusahaan.

Menurutnya, Job Fair ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menjembatani kebutuhan industri dengan para pencari kerja, khususnya para lulusan baru (fresh graduate).

Pemkab Madiun sendiri memiliki target makro untuk menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) secara bertahap.

Dari posisi saat ini yang berada di kisaran 4 persen, pemerintah menargetkan angka tersebut bisa ditekan ke angka 3 persen, dengan target jangka panjang menyentuh 1 persen.

Optimisme ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) 2025 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), tren ketenagakerjaan di Kabupaten Madiun menunjukkan performa yang positif.

Angka pengangguran terbuka turun menjadi 3,22 persen di tahun 2025, dibandingkan tahun 2024 yang sempat menyentuh 4,32 persen.

Jumlah pencari kerja yang belum mendapat pekerjaan berkurang sebanyak 4,575 orang (dari 19.285 orang pada 2024 menjadi 14.710 orang pada 2025).

Melihat ketertiban dan semangat para peserta sepanjang acara, Bupati Madiun mengaku sangat mengapresiasi keseriusan generasi muda daerah.

“Alhamdulillah, antusiasme anak-anak luar biasa. Mereka hadir tertib dan menunjukkan keseriusan untuk bekerja,” pungkasnya.(ir)

 

Jelang Idul Adha 2026, DKPP Kabupaten Madiun Perketat Pengawasan Hewan Kurban di Pasar Bajulan

Iki Radio – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun mengambil langkah preventif dengan memperketat pengawasan lalu lintas dan kesehatan hewan kurban.

Fokus utama pengawasan ini menyasar ternak yang masuk dari luar daerah guna mengantisipasi penyebaran penyakit menular.

Sebagai bentuk tindakan nyata, petugas melakukan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh di area pasar hewan serta menggelar pemeriksaan fisik ternak secara detail.

Langkah ini diambil untuk mendeteksi dini gejala Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).

Pemeriksaan kesehatan intensif salah satunya digelar di Pasar Hewan Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, pada Selasa (19/5/2026).

Petugas memeriksa satu per satu kondisi sapi dan kambing yang dijajakan pedagang, meliputi pemeriksaan mulut, kuku, mata, hingga memastikan usia hewan telah memenuhi syarat syariat kurban.

Tak hanya memeriksa, DKPP juga membagikan obat-obatan dan vitamin gratis agar kondisi imunitas ternak tetap terjaga di tengah lonjakan permintaan.

Kepala DKPP Kabupaten Madiun, Paryoto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim khusus yang terdiri dari petugas medik dan paramedik veteriner.

Tim ini dikerahkan untuk memantau lalu lintas ternak di pasar hewan maupun peternakan warga secara berkala.

“Tim ini bertugas memantau hewan ternak yang berada di pasar hewan, peternakan warga, hingga lalu lintas ternak di wilayah Kabupaten Madiun,” ujar Paryoto, Selasa (19/5/2026).

Paryoto menegaskan, aturan ketat diberlakukan bagi peternak atau pedagang dari luar daerah. Setiap hewan ternak yang masuk ke wilayah Kabupaten Madiun wajib dilengkapi dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

“Setiap ternak dari luar daerah harus menunjukkan surat keterangan sehat sebagai acuan kami bahwa ternak yang masuk aman dan tidak menularkan penyakit,” tegasnya.

Aturan ini dinilai krusial demi melindungi populasi ternak lokal dari risiko penularan eksternal.

DKPP juga telah menjadwalkan pemeriksaan rutin ke sejumlah pasar hewan dan kandang milik pedagang di seluruh wilayah Kabupaten Madiun setiap hari. Upaya jemput bola ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan ketenangan bagi masyarakat yang hendak membeli hewan kurban.

Di tengah pengetatan pengawasan, DKPP membawa kabar baik terkait ketersediaan hewan kurban. Stok ternak di Kabupaten Madiun tahun ini diproyeksikan mengalami surplus (surplus ketersediaan).

Berdasarkan neraca potensi ketersediaan dan kebutuhan ternak kurban 2026 di Kabupaten Madiun, untuk sapi jantan mencapai 3.134 ekor, dari jumlah populasi sekitar 6.600 ekor. Kambing jantan, estimasi kebutuhan mencapai 24.882 ekor, dari total populasi 82.942 ekor. Dan domba jantan, estimasi kebutuhan mencapai 2.832 ekor, dari total populasi 9.442 ekor.

Sementara itu, proyeksi kebutuhan daging kurban di Kabupaten Madiun diperkirakan mencapai sekitar 450 ton, atau setara dengan 2.250 ekor sapi.

Dengan data tersebut, pasokan hewan kurban lokal dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan ibadah kurban masyarakat Kabupaten Madiun tahun ini.(ir)

 

Bahagia Berlipat! Nanda Arsyinta Umumkan Hamil Anak Kembar Laki-laki dan Perempuan

Iki Radio - Selebgram sekaligus beauty influencer Nanda Arsyinta membagikan kabar bahagia mengenai kehamilan anak keduanya. Sebelumnya, Nanda lebih dulu mengumumkan bahwa dirinya tengah mengandung buah hati kedua.

Kabar kehamilan tersebut dibagikan Nanda melalui media sosial pribadinya. Ia mengungkapkan rasa syukur atas anugerah yang diberikan untuk keluarganya.

"After every tear, Allah sent us a rainbow (Setelah segala kesedihan, Allah mengirimkan pelangi untuk kami)," tulisnya.

Tak hanya itu, Nanda juga mengungkapkan bahwa ia dan keluarga sempat menyimpan kabar bahagia tersebut rapat-rapat. Ia merasa momen kehamilan kali ini menjadi hadiah yang sangat berarti.

"We've been holding this blessing close... baby #2 is on the way (Kami telah menjaga kabar bahagia ini dalam-dalam... anak kedua kami akan segera hadir)," katanya.

Setelah hampir sebulan mengumumkan kehamilan keduanya, Nanda kembali membagikan kabar terbaru mengenai calon buah hatinya. Kali ini, ia mengungkap jenis kelamin anak yang tengah dikandungnya melalui acara gender reveal.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Nanda memperlihatkan kue dengan warna biru dan pink. Warna tersebut menjadi tanda bahwa dirinya tengah mengandung bayi kembar laki-laki dan perempuan.

"Our sweetest little secret... times two. YES we’re having TWIN rainbow babies, a boy & a girl (Rahasia kecil kami yang paling manis... sekarang jadi dua kali lipat. YA, kami akan dikaruniai bayi kembar 'rainbow babies', satu laki-laki dan satu perempuan)," ungkapnya.

Nanda juga mengenang perjalanan berat yang pernah dialaminya sebelum akhirnya kembali dipercaya memiliki anak. Ia merasa kehadiran calon bayi kembarnya menjadi berkah besar dari Tuhan.

"After the storm we once went through, Allah blessed our little family with two rainbows at once (Setelah badai yang pernah kami lalui, Allah memberkati keluarga kecil kami dengan dua pelangi sekaligus)," tuturnya.

Menurut Nanda, ada satu hal yang menjadi bagian paling manis dari kehamilan kali ini. Putri pertamanya, Nadlyne, sejak awal ternyata selalu berharap memiliki adik perempuan dan laki-laki.

"And the sweetest part... dari awal Eyin selalu bilang kalau dia mau punya adik cewe & cowo. Ternyata Allah mendengarnya, bahkan jauh sebelum kamu tahu jawabannya," ujarnya.

Di akhir unggahannya, Nanda kembali mengungkapkan rasa syukur atas semua rencana indah yang diberikan Tuhan untuk keluarganya. Ia percaya setiap hal telah diatur dengan cara terbaik.

"Allah is the trully best planner," tutupnya.

Momen gender reveal tersebut pun dipenuhi suasana haru dan bahagia. Banyak netizen turut memberikan doa terbaik untuk kesehatan Nanda dan calon bayi kembarnya.(*)

Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045, TP PKK Kabupaten Madiun Evaluasi 10 Program Pokok di Desa Banjarejo

Iki Radio - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, didampingi Wakil Ketua Fitriya Purnomo Hadi, meninjau langsung pelaksanaan lomba 10 Program Pokok PKK di Desa Banjarejo, Kecamatan Dagangan, Senin (18/05/2026).

Kegiatan ini digelar sebagai instrumen evaluasi strategis untuk mengukur kesiapan desa dalam membangun kesejahteraan keluarga yang berkelanjutan.

Dalam arahannya, Erni Hari Wuryanto, menegaskan bahwa seluruh program kerja PKK saat ini diorientasikan untuk mendukung visi besar Indonesia Emas 2045. 

Fokus utama diarahkan pada penguatan pola asuh anak dan remaja di era digital, peningkatan ekonomi keluarga, serta pemantapan ketahanan pangan.

"Keluarga adalah fondasi utama bangsa. Lomba ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum awal agar semangat inovasi dan gotong royong ini terus bersinergi secara konsisten di masa depan," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Fitriya Purnomo Hadi, yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, berpesan agar seluruh kader PKK di Desa Banjarejo terus menjaga soliditas dan kekompakan. 

Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada kekuatan internal para kader.

"Keberhasilan program bergantung pada kekompakan kader. Teruslah merapatkan barisan dan melahirkan inovasi yang produktif demi kesejahteraan warga," tegasnya.

Selain melakukan penilaian dan evaluasi terhadap tertib administrasi, rombongan TP PKK Kabupaten Madiun juga turun ke lapangan untuk meninjau berbagai fasilitas publik. Beberapa titik yang dikunjungi antara lain:

Layanan Kesehatan & Posyandu: Memastikan pelayanan tumbuh kembang anak berjalan optimal.

Kelas Ibu Hamil: Sebagai upaya preventif dalam menekan angka stunting dan menjaga kesehatan ibu-anak.

Pelestarian Budaya: Meninjau kreativitas warga melalui gema kesenian Hadrah yang menyambut kehadiran rombongan.

Kunjungan kerja ini menegaskan kembali bahwa gerakan PKK di Kabupaten Madiun bukan lagi sekadar urusan domestik rumah tangga. Lebih dari itu, PKK telah bertransformasi menjadi sebuah gerakan masif yang menyentuh urat nadi pembangunan daerah.

Melalui kehangatan sambutan warga Desa Banjarejo dan kesiapan fasilitas publik yang ditinjau, terlihat jelas adanya komitmen kuat untuk membawa Kabupaten Madiun menjadi daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. 

Dari meja pelayanan posyandu hingga gema rebana Hadrah, Desa Banjarejo telah membuktikan bahwa pembangunan karakter dan kesejahteraan sejati selalu dimulai dari kebersamaan sebuah keluarga.(ir)

Download Disini.! Logo Hari Kebangkitan Nasional 2026, Simbol Persatuan dan Kedaulatan Bangsa di Era Digital

Iki Radio - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 118 tahun 2026 hadir dengan tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.


Tema tersebut tidak hanya dituangkan dalam rangkaian kegiatan nasional, tetapi juga tercermin dalam identitas visual yang sarat makna melalui logo resmi Harkitnas 2026.

Logo Hari Kebangkitan Nasional tahun ini dirancang sebagai simbol semangat kolektif bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan masa depan. Di balik tampilannya, logo tersebut merepresentasikan optimisme, gotong royong, dan tekad bersama untuk membangun Indonesia yang semakin kuat, mandiri, dan berdaya saing.

Secara filosofis, logo Harkitnas 2026 menghubungkan dua dimensi penting perjalanan bangsa.

Pertama, penghormatan terhadap sejarah kebangkitan nasional yang lahir dari semangat persatuan para pelajar dan kaum terdidik melalui Boedi Oetomo pada tahun 1908.

Kedua, orientasi menuju masa depan Indonesia yang menghadapi tantangan baru dalam bidang teknologi, informasi, dan transformasi digital.

Logo ini menjadi pengingat bahwa kebangkitan nasional tidak berhenti pada perjuangan fisik dan politik seperti masa lalu. Kebangkitan saat ini hadir dalam bentuk penguasaan ilmu pengetahuan, inovasi teknologi, literasi digital, dan kemampuan bangsa menjaga kedaulatan di ruang informasi global.

Tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” juga memberi makna penting terhadap posisi generasi muda sebagai pusat kebangkitan Indonesia masa depan.

Tunas bangsa dipahami sebagai sumber kekuatan nasional yang harus dijaga melalui pendidikan, karakter, kreativitas, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia.

Karena itu, filosofi logo Harkitnas 2026 tidak hanya berbicara tentang sejarah, tetapi juga tentang arah pembangunan bangsa.

Setiap elemen visual merefleksikan gerak maju, semangat bertumbuh, dan persatuan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi era digital yang semakin kompetitif.

Dalam pedoman resmi peringatan Harkitnas 2026 disebutkan bahwa logo tersebut merepresentasikan semangat kolektif bangsa untuk bergerak maju bersama-sama dalam menghadapi tantangan zaman, khususnya dalam mewujudkan kedaulatan di bidang teknologi informasi digital sebagai fondasi utama ketahanan nasional.

Semangat itu menjadi sangat relevan di tengah perubahan global yang berlangsung cepat dan dinamis.

Logo Harkitnas 2026 juga menggambarkan optimisme bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk berdiri sejajar dengan bangsa lain melalui kualitas sumber daya manusia, inovasi, dan kerja bersama.

Nilai gotong royong yang menjadi identitas bangsa tetap ditempatkan sebagai fondasi utama dalam membangun kemajuan nasional.

Lebih dari sekadar identitas visual peringatan tahunan, logo Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi simbol ajakan bagi seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, meningkatkan literasi, dan menyiapkan generasi muda menghadapi masa depan.

Di tengah tantangan era digital, kebangkitan bangsa tidak lagi hanya diukur dari kekuatan fisik atau sumber daya alam, tetapi juga dari kemampuan menciptakan pengetahuan, menguasai teknologi, dan menjaga ruang digital nasional tetap sehat, produktif, dan berdaulat.

Melalui logo dan tema Harkitnas 2026, semangat kebangkitan nasional kembali ditegaskan. Indonesia diajak untuk terus melangkah maju dengan keyakinan bahwa masa depan bangsa dibangun dari generasi muda yang tumbuh kuat, cerdas, dan memiliki semangat persatuan.

DOWNLOAD DISINI

 

DKPPP Siak Prediksi Kebutuhan Hewan Kurban Capai 3.970 Ekor

Iki Radio - Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Siak memprediksi kebutuhan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 mencapai 3.900 hingga 3.970 ekor. Jumlah tersebut meningkat sekitar 4 hingga 6 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 yang mencapai 3.744 ekor.

Kepala DKPPP Kabupaten Siak Kaharuddin mengatakan, estimasi kebutuhan hewan kurban terdiri dari sekitar 2.880 hingga 2.950 ekor sapi, 55 sampai 65 ekor kerbau, serta 960 hingga 1.020 ekor kambing dan domba.

“Semoga pasokannya tahun ini tetap lancar dan tidak ada masalah,” ujar Kaharuddin, Senin (18/5/2026).

Berdasarkan data sementara hasil pemantauan lapangan per kecamatan, estimasi pemotongan hewan kurban saat ini tercatat sekitar 1.854 ekor sapi, 29 ekor kerbau, 524 ekor kambing, dan 9 ekor domba.

Untuk ketersediaan pasokan, stok sapi lokal mencapai sekitar 2.027 ekor dengan tambahan pasokan luar daerah sekitar 579 ekor. Sementara kambing tersedia sekitar 806 ekor dari peternak lokal dan tambahan sekitar 225 ekor dari luar daerah.

Kaharuddin menjelaskan, kebutuhan hewan kurban tertinggi masih didominasi lima kecamatan, yakni Kecamatan Tualang, Kandis, Siak, Dayun, dan Kerinci Kanan.

“Secara umum stok di Kabupaten Siak aman masih mampu memenuhi sekitar 60 persen kebutuhan hewan kurban. Sisanya dipasok dari luar daerah Riau seperti dari Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan beberapa wilayah lainnya,” kata dia.

Peningkatan kebutuhan hewan kurban tersebut juga diiringi pengawasan ketat terhadap kesehatan ternak, terutama untuk mengantisipasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).

Menurut Kaharuddin, meski kasus PMK di sejumlah wilayah Provinsi Riau masih cukup tinggi, kondisi di Kabupaten Siak sejauh ini relatif terkendali. Namun, wilayah dengan lalu lintas ternak tinggi seperti Tualang, Kandis, Minas, Kerinci Kanan, dan kawasan sentra perdagangan ternak tetap menjadi prioritas pengawasan.

“PMK memang tidak menular ke manusia, tetapi dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang signifikan. Karena itu pengawasan terus kami perketat menjelang Iduladha,” jelas dia.

Ia menambahkan, pengawasan dilakukan secara berlapis mulai dari pemeriksaan administrasi hingga pemeriksaan fisik ternak. Seluruh ternak yang masuk ke Kabupaten Siak wajib dilengkapi dokumen kesehatan hewan, surat keterangan asal ternak, serta sertifikat veteriner sesuai ketentuan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 17 Tahun 2023.

Petugas DKPPP bersama dokter hewan, paramedis veteriner, inseminator, dan tenaga teknis lapangan juga terus melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi mulut, kaki, suhu tubuh, pernapasan, nafsu makan, dan kondisi umum ternak untuk memastikan hewan bebas penyakit menular.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan melalui tahapan ante mortem dan post mortem guna memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat serta daging yang dikonsumsi masyarakat aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

“Jika ditemukan ternak yang menunjukkan gejala mengarah ke PMK atau penyakit menular lainnya, hewan akan diisolasi sementara dan tidak diperbolehkan diperdagangkan sampai status kesehatannya dipastikan aman,” ujar dia.

close
Pasang Iklan Disini