Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026

Iki Radio - Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.

Keputusan tersebut diumumkan Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar usai sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H di kantor Kementerian Agama, Jakarta, Minggu (17/5/2026).

“Disepakati bahwa tanggal 1 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada hari Senin tanggal 18 Mei 2026 Masehi dan dengan demikian Hari Raya Idul Adha 1447 H tanggal 10 Zulhijah 1447 Hijriah jatuh pada Rabu tanggal 27 Mei 2026,” ujar Nasaruddin Umar dalam konferensi pers.

Penetapan tersebut dilakukan setelah pemerintah memadukan metode hisab dan rukyatul hilal yang dilaksanakan secara serentak di 88 titik pemantauan di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua Barat.

Lokasi rukyat mencakup observatorium, pantai, rooftop gedung, menara pemantauan, hingga masjid strategis di berbagai daerah guna memastikan akurasi hasil pengamatan hilal.

Pemantauan dilakukan bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama, Kemenag kabupaten/kota, peradilan agama, organisasi masyarakat Islam, serta para ahli falak.

Sebelum sidang isbat dimulai, Kementerian Agama juga menggelar seminar posisi hilal yang melibatkan pakar astronomi, akademisi, dan perwakilan organisasi masyarakat Islam.

Sidang isbat turut dihadiri berbagai unsur, antara lain BMKG, BRIN, Badan Informasi Geospasial, Majelis Ulama Indonesia, ormas Islam, akademisi, serta pakar falak.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, mengatakan sidang isbat menjadi forum bersama untuk memastikan penetapan awal Zulhijah dilakukan secara akurat dan dapat diterima seluruh umat Islam di Indonesia.  

“Sidang isbat menjadi forum bersama untuk memadukan hasil hisab dan rukyatul hilal guna menetapkan awal Zulhijah 1447 H secara akurat dan dapat diterima seluruh umat Islam Indonesia,” ujar Arsad.

Berdasarkan perhitungan hisab, ijtimak terjadi pada 17 Mei 2026 sekitar pukul 03.00.55 WIB. Saat rukyat dilakukan, posisi hilal diperkirakan berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 3 derajat 37 menit hingga 6 derajat 54 menit.  

“Pemantauan hilal dilakukan secara luas di berbagai wilayah Indonesia agar hasil rukyat yang diperoleh semakin akurat dan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam sidang isbat,” kata Arsad Hidayat.

Penetapan Idul Adha melalui mekanisme sidang isbat menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga kepastian layanan keagamaan, memperkuat moderasi beragama, serta membangun harmoni umat dalam pelaksanaan ibadah nasional.

Sambut Rombongan Bhikkhu Thudong 4 Negara, Ning Ita: Simbol Kuatnya Kebinekaan di Kota Mojokerto

Iki Radio – Pemerintah Kota Mojokerto menyambut hangat kedatangan rombongan Bhikkhu Thudong dari empat negara yang singgah di Balai Kota Mojokerto, Minggu (17/5/2026). 

Kehadiran para bhikkhu yang tengah menjalani ritual perjalanan spiritual menuju Candi Borobudur ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Indonesia Walk for Peace 2026.

Rombongan yang berjalan kaki melintasi sejumlah wilayah di Pulau Jawa tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Sepanjang rute perjalanan, antusiasme tinggi ditunjukkan oleh masyarakat setempat yang berjejer menyaksikan langsung momen langka ini.

Wali Kota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita mengungkapkan rasa bangganya atas terpilihnya Kota Mojokerto sebagai salah satu titik singgah. Menurutnya, momen ini menjadi bukti nyata dan gambaran hidup dari indahnya kerukunan serta toleransi antarumat beragama di Indonesia.

“Ini menjadi simbol bahwa Indonesia mampu menjaga persatuan di tengah berbagai perbedaan. Kami merasa bahagia bisa menyambut para Bhikkhu Thudong yang bermalam di Kota Mojokerto. Ini menunjukkan masyarakat kami menerima keberagaman dengan penuh keterbukaan,” ujar Ning Ita.

Ning Ita juga menegaskan bahwa keharmonisan sosial di Kota Mojokerto bukan hal baru. Kota ini telah berulang kali menerima penghargaan sebagai kota yang toleran dan harmonis. Ia pun mendoakan agar seluruh peserta perjalanan spiritual senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan hingga tiba di tujuan akhir.

Koordinator Walk for Peace 2026 Jawa Timur, Irwan, memaparkan bahwa total rombongan yang mengikuti aksi jalan kaki ini berjumlah 57 bhikkhu. Mereka berasal dari empat negara di Asia Tenggara Thailand 43 orang, Indonesia 7 orang, Malaysia 4 orang, Laos 3 orang.

Irwan menambahkan, rute perjalanan di wilayah Jawa Timur dijadwalkan melintasi sekitar 10 kabupaten/kota dengan waktu tempuh kurang lebih 11 hari.

Rombongan ditargetkan tiba di Candi Borobudur pada 28 Mei 2026 mendatang untuk mengikuti seluruh rangkaian peringatan Hari Raya Waisak, yang puncak perayaannya jatuh pada 31 Mei 2026.

Pihak panitia pun menyampaikan apresiasi yang mendalam atas pengawalan ketat dari aparat keamanan, dukungan pemerintah daerah, serta keramahan luar biasa yang ditunjukkan oleh masyarakat di setiap jalur yang dilalui.

"Antusiasme dan keramahan masyarakat selama perjalanan menjadi cerminan harmoni kehidupan berbangsa di Indonesia," pungkas Irwan.

MBG Jadi Mesin Penggerak Ekonomi Desa dan UMKM Lokal

Iki Radio - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi nasional, terutama di tingkat desa dan daerah.

Hal itu disampaikan “MBG akan membangkitkan ekonomi kita,” kata Prabowo saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Menurut dia, dampak program tersebut mulai dirasakan pemerintah daerah, mulai dari kepala desa hingga bupati, terutama dalam menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Prabowo mengakui pelaksanaan Program MBG masih menghadapi sejumlah tantangan. Namun, pemerintah berkomitmen terus melakukan pembenahan agar program berjalan efektif dan tepat sasaran. “Banyak tantangan dan masalah, tetapi harus kita hadapi,” ujarnya.

Ia mengatakan Program MBG memiliki dampak langsung terhadap masyarakat kecil, khususnya keluarga petani dan pelaku usaha desa.

Prabowo menjelaskan program tersebut akan menciptakan perputaran uang yang besar di tingkat desa. Dengan asumsi 3.000 penerima manfaat per desa dan nilai anggaran Rp15 ribu per orang, perputaran uang diperkirakan mencapai Rp45 juta per hari. “Dalam satu bulan bisa mencapai sekitar Rp900 juta dan dalam setahun lebih dari Rp10,8 miliar beredar di desa,” ujarnya.

Menurut dia, perputaran ekonomi tersebut akan membuka peluang bagi petani, peternak, nelayan, hingga pelaku usaha kecil untuk menjual hasil produksinya langsung di lingkungan desa. 

“Petani lele bisa menjual hasil panennya, peternak telur bisa memasok kebutuhan, pembuat tempe juga mendapat pasar,” kata Prabowo.

Ia menambahkan, Program MBG juga akan memangkas rantai distribusi dan biaya logistik karena kebutuhan pangan dapat dipenuhi dari desa setempat tanpa harus bergantung pada pasokan dari luar daerah. “Pasarnya ada di desa itu sendiri,” ujarnya.

Presiden Prabowo menilai perputaran dana ratusan triliun rupiah melalui Program MBG dan koperasi desa akan memberikan efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemerintah berharap program tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan koperasi.

Presiden Targetkan 30.000 KDKMP Diresmikan pada Agustus 2026

Iki Radio - Presiden Prabowo Subianto menargetkan 30.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dapat diresmikan pada Agustus 2026.

“Pada Agustus kita akan meresmikan 30.000 koperasi,” kata Prabowo saat meresmikan operasionalisasi 1.061 KDKMP di Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Menurut Prabowo, meski target tersebut belum sepenuhnya tercapai, peresmian 20.000 koperasi dalam satu tahun tetap menjadi capaian besar yang jarang terjadi di negara lain. “Kalau hanya sampai 20.000, itu juga prestasi yang jarang ditemukan di negara lain,” ujarnya.

Presiden Prabowo menilai capaian tersebut membuktikan pemerintah Indonesia mampu bekerja cepat apabila didukung tekad, strategi, dan kerja sama yang kuat antarlembaga.

Ia juga meminta masyarakat menghapus anggapan bahwa Indonesia adalah bangsa yang lemah dan tidak mampu bersaing. “Kita tidak boleh menjadi bangsa yang kalah. Kita harus menjadi bangsa yang menang,” katanya.

Menurut Prabowo, Koperasi Merah Putih akan menjadi fondasi penguatan ekonomi desa sekaligus mendukung pembangunan sektor perikanan, hilirisasi, dan industrialisasi nasional.

Ia menjelaskan koperasi tersebut akan dilengkapi layanan keuangan, distribusi logistik, penyaluran subsidi, hingga sarana pengangkutan hasil pertanian.

Dengan skema itu, desa diharapkan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pihak luar dalam memasarkan hasil produksi masyarakat. 

“Koperasi punya truk sendiri dan pikap sendiri, sehingga petani tidak bergantung kepada pihak lain,” ujarnya.

Prabowo mengatakan persoalan utama petani selama ini berkaitan dengan pupuk, modal usaha, dan akses pasar setelah panen. Kehadiran koperasi diharapkan mampu menjawab persoalan tersebut.

Selain menjadi pusat distribusi hasil pertanian, KDKMP juga akan menjalankan berbagai layanan kebutuhan masyarakat, mulai dari penyedia sembako, penyalur gas dan pupuk subsidi, layanan logistik bersama Pos Indonesia, hingga penyaluran bantuan pemerintah.

Koperasi tersebut juga direncanakan memiliki layanan apotek dan penyediaan obat murah bagi masyarakat desa.

Prabowo menilai koperasi harus menjadi kekuatan ekonomi bersama yang memperkuat konsep Indonesia Incorporated atau pembangunan ekonomi berbasis asas kekeluargaan. “Ekonomi kita dibangun atas dasar kekeluargaan. Yang kuat membantu yang lemah, yang kaya membantu yang miskin,” kata Prabowo.

Ia menegaskan koperasi, UMKM, dan pelaku usaha besar harus saling mendukung demi memperkuat ekonomi nasional.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti tingginya bunga kredit yang selama ini membebani pelaku usaha mikro dan masyarakat kecil.

Pemerintah, kata dia, telah memerintahkan penurunan bunga kredit super mikro yang sebelumnya mencapai lebih dari 20 persen menjadi di bawah 10 persen. 

“Tadinya bunganya 24 persen. Saya perintahkan harus turun di bawah 10 persen,” ujarnya.

Menurut Prabowo, kebijakan tersebut diperlukan agar masyarakat kecil, terutama pelaku usaha mikro dan perempuan di desa, memperoleh akses pembiayaan yang lebih adil. 

“Masa pengusaha besar dapat bunga 9 persen, emak-emak di kampung dapat 24 persen. Itu yang tidak benar dan harus kita ubah,” katanya.

Dukung Mobilitas KDMP, Pemkab Madiun dan Forkopimda Serahkan Bantuan Kendaraan Operasional

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyerahkan bantuan sarana prasarana (sarpras) berupa kendaraan operasional roda 3 dan roda 4 di Pendopo Ronggo Djumeno, Sabtu (16/5/2026).

Bantuan ini diserahkan secara simbolis kepada 40 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah aktif beroperasi di wilayah Kabupaten Madiun. 

Fasilitas kendaraan tersebut dihadirkan untuk menyokong mobilitas usaha koperasi, terutama pasca-rampungnya pembangunan gerai fisik masing-masing koperasi.

Melalui dukungan logistik yang kuat, pemerintah daerah berharap 40 koperasi ini dapat langsung "tancap gas" menjadi motor penggerak ekonomi warga yang mandiri, tangguh, dan produktif di tingkat desa.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa kehadiran aset kendaraan operasional yang baru ini menuntut tanggung jawab serta integritas tinggi dari para pengelolanya. 

Ia mengingatkan para Kepala Desa dan Camat agar memastikan manajemen koperasi diisi oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang jujur dan tepercaya, sehingga aset daerah tersebut tidak disalahgunakan.

“Kita rawat bersama-sama. Pak Kepala Desa dan Pak Camat adalah sebagai salah satu anggota pengawas di KDKMP. Mari kita awasi dengan baik, mudah-mudahan generasi kita yang melaksanakan ini bisa menjalankan koperasi ini dengan baik, sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pemerintah,” ungkap Bupati Hari Wuryanto.

Untuk memastikan keberlanjutan program, Pemkab Madiun tidak hanya memberikan bantuan fisik, melainkan juga berfokus pada peningkatan kapasitas pengelola. 

Bupati menyebutkan bahwa pihaknya akan mengintegrasikan tata kelola koperasi dengan berbagai sektor ekonomi strategis.

“Kita kerja sama dengan Dinas Koperasi, latihan-latihan untuk peningkatan kapasitas SDM-nya akan kita bantu. Kita juga akan integrasikan dengan sektor-sektor ekonomi lainnya supaya KDKMP ini nanti menjadi salah satu penggerak ekonomi di desa,” jelasnya.

Lebih lanjut, keberadaan KDKMP ini diharapkan mampu membangun kolaborasi solid dengan 52 SPPG yang ada di Kabupaten Madiun, khususnya dalam menjaga stabilitas pasokan dan pemenuhan kebutuhan logistik masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Komandan Kodim 0803 Madiun, Letkol Inf. I Nyoman Adhi Saputra menjelaskan bahwa pendistribusian sarana dan prasarana penunjang koperasi ini akan dilakukan secara bertahap mengingat proses logistik pengiriman yang membutuhkan waktu.

“Kekurangannya ini pengirimannya bertahap karena keterbatasan akomodasi pengiriman sarana angkutnya. Bertahap kendaraannya, motor roda tiganya, gerobaknya, dan yang lain-lainnya itu, termasuk AC dan perangkat pendukung yang lain,” pungkasnya.(ir)

Perkuat Sinergi dan Inovasi Desa, TP PKK Kabupaten Madiun Gelar Kegiatan "Bahana Bersahaja" di Desa Bodag

Iki Radio – Dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor dan mendorong pemberdayaan masyarakat dari akar rumput, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Madiun kembali mengintensifkan program turun ke bawah (turba). 

Dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, dengan didampingi Wakil Ketua Fitriya Purnomo Hadi beserta jajaran pengurus, rombongan melakukan kunjungan kerja strategis ke Desa Bodag, Kecamatan Kare, pada Rabu (13/5/2026).

Kunjungan ini merupakan bagian integral dari program "Bahana Bersahaja", sebuah agenda rutin bulanan yang dilaksanakan secara maraton selama dua hari, dimulai sejak Selasa hingga Rabu (12-13/5/2026). 

Selain bertujuan untuk mengonsolidasikan berbagai program kerja kewilayahan, momentum ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026.

Dalam arahannya, Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, menekankan kembali hakikat gerakan PKK sebagai motor penggerak pembangunan nasional yang berbasis masyarakat.

Menurutnya, PKK tumbuh dari bawah, dikelola oleh masyarakat, dan sepenuhnya didedikasikan untuk kepentingan masyarakat.

"Prinsip utama kami adalah memberdayakan keluarga secara holistik. Kesejahteraan suatu daerah dimulai dari ketahanan keluarga yang mapan, baik dari aspek kesehatan, pendidikan, moral, sosial, hingga daya dukung lingkungan hidup yang layak," ujar Erni di hadapan para kader dan tokoh masyarakat setempat.

Erni juga menggarisbawahi bahwa program kerja PKK saat ini dirancang untuk adaptif terhadap perkembangan zaman, merujuk pada hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-10 Tahun 2025. 

Visi besar yang diusung adalah mewujudkan keluarga yang berdaya dan sejahtera guna mendukung penuh implementasi Astacita menuju visi besar Indonesia Emas 2045.

Sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Madiun, TP PKK memfokuskan gerakannya pada beberapa pilar utama, antara lain:

Pengamalan nyata nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui jalur pendidikan dan pelatihan keterampilan terpadu.

Pemantapan ketahanan pangan keluarga secara mandiri.

Akselerasi gerakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan domestik.

Penguatan tata kelola kelembagaan PKK secara berjenjang.

Lebih lanjut, Erni menjabarkan Tujuh Prioritas PKK Nasional Periode 2025–2029 yang harus diimplementasikan secara konkret di tingkat desa, yaitu:

1. PAAREDI: Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital.

2. Gelar Pelangi: Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi.

3. Ketapangmas: Ketahanan Pangan Berbasis Masyarakat Menuju Indonesia Emas.

4. Gemas Sanloka: Gerakan Memasyarakatkan Sandang Lokal Beretika.

5. Berharta Berseri: Revitalisasi Rumah dan Tata Laksana Rumah Tangga Bersih, Sehat, Rapi, dan Inovatif.

6. Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana.

7. Penguatan Kelembagaan PKK yang terfokus pada integrasi Teknologi Informasi (TI).

Erni memberikan apresiasi tinggi dan ucapan selamat kepada Desa Bodag yang berhasil menembus nominasi lima besar dalam evaluasi pelaksanaan terbaik 10 Program Pokok PKK Tingkat Kabupaten Madiun Tahun 2026.

"Saya ucapkan selamat kepada Desa Bodag yang telah menorehkan prestasi sebagai juara lomba desa di tingkat Kabupaten. Harapan kita bersama, mudah-mudahan di tingkat lomba desa PKK, Desa Bodag juga mampu meraih predikat juara," pungkas Erni optimis.

Keberhasilan Desa Bodag masuk dalam jajaran desa terbaik tidak lepas dari militansi dan kreativitas para kadernya. 

Ketua TP PKK Desa Bodag, Sumarni, dalam paparan komprehensifnya menjelaskan bahwa saat ini organisasinya diperkuat oleh 30 orang anggota inti, 46 kelompok dasawisma, serta 4 Kelompok Kerja (Pokja) yang bergerak aktif menelurkan program inovatif.

Berikut adalah potret peta inovasi program kerja yang dijalankan oleh TP PKK Desa Bodag:

Bidang Umum ada inovasi I-Duda Idaman (Inovasi Digital Urusan Data Dasawisma yang Rapi dan Aman) Digitalisasi sistem pencatatan, pelaporan, dan pengarsipan data dasawisma agar lebih efektif, efisien, transparan, dan terproteksi dengan baik.

Pokja I : Gelas Ceria (Gerakan Lansia Sehat Jasmani, Rohani dan Bahagia) Optimalisasi kebugaran fisik dan mental para lansia melalui aktivitas sosial-keagamaan, olahraga ringan, dan ruang kreasi agar tetap produktif dan bahagia di usia senja. 

Pokja II : Desa Bangkit (Gerakan Edukasi Digital dan Ekonomi Bodag Maju, Aktif, Kreatif, Inovatif, Tangguh) Pemberdayaan pelaku UMKM lokal melalui pelatihan digital marketing, perbaikan desain label produk, serta fasilitasi pengurusan legalitas izin usaha.

Pokja III : Hijau Cuan (Hidup Asri Usaha Naik) Pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya pangan mandiri dan tanaman produktif guna menopang ekonomi keluarga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Pokja IV : Ayu Ting-ting (Ayo ke Posyandu, Timbang Rutin Cegah Stunting) Pemantauan tumbuh kembang balita secara berkala, deteksi dini stunting, pemantauan kesehatan ibu hamil, serta edukasi masif guna menekan angka pernikahan dini.

"Kami sangat mengharapkan tim evaluasi dari kabupaten berkenan meninjau langsung seluruh basis kegiatan kami di lapangan. Bimbingan, arahan, dan evaluasi yang konstruktif dari Ibu Ketua dan tim kabupaten sangat kami butuhkan agar performa PKK Desa Bodag semakin prima di masa mendatang," ungkap Sumarni penuh harap.

Usai melangsungkan sesi pertemuan formal, Ketua TP PKK Kabupaten Madiun beserta rombongan melanjutkan agenda dengan melakukan peninjauan lapangan (on-the-spot) ke sejumlah titik strategis di Desa Bodag.

Destinasi pertama yang dikunjungi adalah SDN Bodag 02. Di lokasi ini, Erni Hari Wuryanto berdialog interaktif dengan para siswa dan tenaga pendidik. Ia memberikan motivasi mendalam mengenai pentingnya membangun budaya literasi sejak dini.

"Membaca adalah jendela dunia, anak-anak. Namun, tidak boleh sekadar membaca lewat saja, kalian harus memahami substansi dan isi dari apa yang dibaca. Kurangi waktu bermain gawai (HP), gunakan waktu luang untuk belajar. Ibu berdoa mudah-mudahan kelak di antara kalian ada yang menjadi pejabat, menjadi orang sukses yang bisa mengangkat harkat dan derajat orang tua,"pesan Erni yang disambut riuh tepuk tangan para siswa.

Tak berhenti di situ, rombongan kemudian bergerak menyisir fasilitas pelayanan publik lainnya, meliputi:

Posyandu dan Kelas Ibu Hamil: Memastikan pemenuhan gizi, distribusi vitamin, dan kualitas layanan kesehatan ibu-anak berjalan optimal.

Sentra Kesenian Karawitan: Mengapresiasi upaya pelestarian budaya lokal yang digerakkan oleh warga desa.

Layanan Kesehatan Desa: Mengecek kesiapan fasilitas dan responsivitas layanan kesehatan masyarakat.

Rangkaian kunjungan kerja intensif ini akhirnya ditutup di lokasi Pelatihan Pemasaran UMKM Desa. Di tempat ini, Erni menyaksikan langsung antusiasme para pelaku usaha mikro dalam mengadopsi teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar produk unggulan lereng Gunung Wilis tersebut. 

Kunjungan ini menegaskan komitmen TP PKK Kabupaten Madiun dalam mengawal pembangunan yang integratif, mulai dari peningkatan kapasitas SDM hingga kemandirian ekonomi desa. (ir)

Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog Jatim Tambah Kapasitas Gudang Hingga 1,7 Juta Ton

Iki Radio - – Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Timur terus bergerak cepat mengamankan stok pangan nasional. Di tengah melimpahnya hasil panen, Bulog Jatim melakukan ekspansi kapasitas penyimpanan dengan menyewa ratusan unit gudang tambahan guna memastikan seluruh hasil serapan gabah dan beras petani tertampung dengan baik.

Pimpinan Wilayah Bulog Jawa Timur, Langgeng Wisnu Adinugroho, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil untuk merespons tingginya aktivitas serapan selama musim panen. Hingga saat ini, Bulog telah mengoperasikan ratusan titik pergudangan baru.

"Secara Jawa Timur kita sudah menyewa 190 komplek pergudangan. Kalau unitnya sudah 223 unit gudang se-Jawa Timur dan kapasitas totalnya mencapai 650 ribu ton," ujar Langgeng di sela kunjungan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Gudang Sewa Bulog Romokalisari, Surabaya, Rabu (13/5/2026).

Dengan penambahan tersebut, total kapasitas penyimpanan yang dikelola Bulog Jatim saat ini mencapai 1,7 juta ton, yang terdiri dari gudang milik sendiri dengan kapasitas 1,1 Juta Ton. Dan gudang sewa dengan kapasitas 650 Ribu Ton.

Saat ini, tingkat keterisian (occupancy) gudang sewaan telah menyentuh angka 80 persen. Mengingat tren serapan yang masih tinggi, Langgeng menegaskan pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk kembali menambah kuota sewa gudang jika volume panen terus meningkat.

"Untuk stok per hari ini di Jawa Timur sudah mencapai sekitar 1,3 juta ton. Kalau panen masih banyak, kita akan menyewa lagi," tegasnya.

Selain fokus pada beras, Bulog Jatim juga melaporkan penguasaan stok jagung sebanyak 58 ribu ton. Komoditas ini menjadi krusial untuk menjaga ekosistem peternakan di Jawa Timur.

Sesuai arahan pusat, Bulog telah mulai menggelontorkan jagung melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sejak Sabtu lalu. 

Langkah ini diharapkan dapat membantu peternak ayam mendapatkan pakan dengan harga terjangkau dan menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, digelar pula Focus Group Discussion (FGD) yang dihadiri oleh Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani.

Diskusi ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor yang melibatkan Akademisi dari perwakilan dari Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, dan Unesa. Praktisi pengamat pertanian, perwakilan petani, pedagang, dan Gapoktan. Serta elemen masyarakat berbagai organisasi kemasyarakatan.

FGD tersebut bertujuan untuk merumuskan strategi penguatan ketahanan pangan nasional yang lebih komprehensif, mulai dari hulu (produksi petani) hingga ke hilir (distribusi dan keterjangkauan harga).(ir)

Gali Potensi Cokelat dan Durian, Pemkab Madiun Gelar Bahana Bersahaja 2026 di Desa Bodag

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam menyerap aspirasi warga melalui program unggulan Bahana Bersahaja 2026 (Bakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, dan Sejahtera). 

Memasuki lokasi keempat, kegiatan ini dipusatkan di Desa Bodag, Kecamatan Kare, yang dikenal sebagai sentra kakao dan durian, pada Selasa hingga Rabu (12–13/5/2026).

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se-Kabupaten Madiun.

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, pembukaan Bahana Bersahaja di Desa Bodag kali ini diawali dengan jalan sehat mengelilingi wilayah desa, alih-alih pertandingan bola voli. 

Langkah ini diambil untuk lebih mendekatkan jajaran pejabat dengan kondisi lingkungan dan antusiasme warga setempat. 

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Madiun juga menyerahkan bantuan peralatan bola voli untuk mendukung pembinaan atlet lokal.

Memasuki hari kedua, Rabu (13/5/2026), Bupati memimpin apel kerja bakti sekaligus mencanangkan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Kabupaten Madiun 2026. 

Aksi nyata ditunjukkan oleh Bupati, Wakil Bupati, dan jajaran OPD yang turun langsung membantu rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta pengaspalan jalan.

Salah satu fokus utama Bahana Bersahaja adalah membawa kantor pelayanan ke tengah masyarakat. Berbagai layanan tersedia secara gratis, mulai dari Pemeriksaan kesehatan dan donor darah, Administrasi kependudukan (Adminduk), Penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), PIRT, dan sertifikat halal.

Selain itu ada Layanan perpanjangan SKCK hingga pasar murah sembako.

Bahkan, Bupati Hari Wuryanto turut berpartisipasi langsung dalam aksi donor darah di sela-sela peninjauan layanan publik tersebut.

Desa Bodag yang menyandang status juara lomba desa tingkat kabupaten dinilai layak dipromosikan ke tingkat yang lebih tinggi. 

Bupati Madiun secara khusus menyoroti keberadaan Rumah Coklat Bodag sebagai simbol kreativitas lokal.

“Potensinya luar biasa. Desa Bodag ini insyaallah akan kita ajukan ke tingkat provinsi. Kami berharap hasil produksi cokelat tidak lagi dikirim keluar dalam bentuk mentah, tapi diolah di sini agar nilai tambahnya dirasakan langsung oleh warga,” ujar Hari Wuryanto.

Bupati juga menegaskan pentingnya konektivitas antarwilayah. Rencana pembangunan jalan tembus Bodag–Ngladang diharapkan menjadi urat nadi distribusi hasil pertanian yang lebih efisien.

“Konektivitas ini kunci. Jika jalur distribusi pupuk dan hasil produksi lancar, ekonomi masyarakat akan bergerak lebih cepat. Syaratnya satu: masyarakat harus tetap semangat, guyub rukun, dan terbuka terhadap kolaborasi,” pungkasnya.

close
Pasang Iklan Disini