Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Dorong Visi Net Zero Carbon, Novita Hardini Ajak Masyarakat Trenggalek Pilah Sampah Rumah Tangga Lewat GCC

TRENGGALEK, Iki Radio — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam mengelola serta memilah sampah rumah tangga. Langkah ini diwujudkan melalui program Green Community Championship (GCC) yang menyasar penguatan pengurus TP PKK dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.

Kegiatan pembinaan dan penguatan tersebut digelar di Lumber Camp, Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan, pada Kamis (29/10/2026). Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), termasuk camat dan para kepala desa setempat.

Novita Hardini, yang juga menjabat sebagai anggota Komisi VII DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) VII Jawa Timur, menyampaikan bahwa kebiasaan membuang sampah secara sembarangan masih sering dijumpai. Menurutnya, penanganan sampah yang kurang tepat berpotensi memicu berbagai masalah lingkungan dan kesehatan di tengah masyarakat.

"Kebiasaan masyarakat membuang sampah dengan seenaknya masih dilakukan. Padahal, sampah rumah tangga dapat dipilah dan digolongkan berdasarkan jenisnya," ujar Alumnus Magister Ilmu Manajemen UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung tersebut.

Ia menjelaskan, langkah awal pemilahan dapat dimulai dengan memisahkan sampah basah dan kering, serta membedakan sampah yang bernilai ekonomis dengan sampah residu. Kebiasaan mencampur seluruh jenis sampah dalam satu tempat hanya akan menyulitkan petugas di Tempat Penampungan Sementara (TPS) maupun Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Sebaliknya, jika pemilahan dilakukan sejak dari rumah, proses penguraian akan lebih mudah dan penumpukan sampah yang sulit terurai dapat ditekan sebelum melampaui kapasitas TPA.

Istri dari Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ini menegaskan, gerakan GCC dihadirkan bukan sekadar euforia, melainkan upaya nyata yang menyasar hingga tingkat akar rumput.

"GCC ini kami adakan bukan hanya untuk euforia semata, tetapi tujuannya menyasar hingga ke akar rumput. Agar setiap rumah tangga memiliki kesadaran bahwa kebersihan dan pemilahan sampah ini sama dengan menyelamatkan anak cucu kita di masa depan," terangnya.

Gerakan ini memiliki dua tujuan utama: mendukung Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam mewujudkan visi Net Zero Carbon guna melindungi masyarakat dari dampak buruk pencemaran lingkungan, serta membuka peluang ekonomi baru. Sampah yang terpilah dengan baik berpotensi diolah menjadi sumber pendapatan tambahan bagi rumah tangga.

Selain pengelolaan sampah, Novita juga menekankan pentingnya kreativitas masyarakat dalam membangun ketahanan pangan sejak dini. 

"Di situasi seperti ini, kita harus kreatif bagaimana pentingnya ketahanan pangan dimulai dari anak-anak sedini mungkin," pungkasnya.

Cakupan JKN Nyaris Sentuh 100 Persen, BPJS Kesehatan Terima Bantuan Pemerintah Rp10 Triliun

JAKARTA, Iki Radio — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS Kesehatan) mencatat cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini telah menjangkau hampir seluruh masyarakat Indonesia. Capaian positif tersebut turut ditopang oleh dana bantuan pemerintah yang mulai dicairkan secara bertahap.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengungkapkan bahwa persentase kepesertaan JKN saat ini telah mencapai angka yang sangat signifikan.

"Dari KSD, sebesar 98,5 persen seluruh rakyat Indonesia sudah mendapatkan cakupan peserta JKN ini. Tapi kita akan terus memperkuat ke depan," ujar Prihati dalam konferensi pers Satya JKN Awards, Jumat (30/10/2026).

Untuk memperkuat pendanaan dan operasional program, Prihati menjelaskan bahwa pemerintah telah menyalurkan bantuan tahap pertama sebesar Rp10 triliun pada 24 Oktober 2026. Sementara itu, pencairan tahap kedua dijadwalkan akan menyusul pada bulan November mendatang.

"Yang kemarin bulan Oktober kita sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah tahap pertama Rp10 triliun sudah cair tanggal 24 Oktober. Dan nanti yang tahap kedua Rp10 triliun akan turun di bulan November," terangnya.

Selain pendanaan, BPJS Kesehatan juga terus melakukan evaluasi secara konsisten terhadap tingkat kepatuhan perusahaan dalam menjalankan kewajiban JKN. Penilaian ini meliputi keaktifan pendaftaran pekerja, ketepatan pemotongan, hingga disiplin penyetoran iuran bulanan.

Dari total 360.000 badan usaha yang dinilai menggunakan indikator kepatuhan lengkap, sekitar 80 badan usaha dinilai berhasil dan diberikan penghargaan dalam ajang Satya JKN Awards.

Dalam kesempatan yang sama, Prihati memaparkan bahwa kontribusi terbesar dalam penghimpunan iuran JKN saat ini bersumber dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Kelompok pekerja formal ini mencatat jumlah kepesertaan yang sangat besar.

"Segmen PPU ini sebesar 39 juta pesertanya. Jadi ini adalah bagian yang sangat besar untuk mendukung pengumpulan iuran asuransi BPJS ini," kata Prihati.

Adapun mekanisme iuran untuk segmen PPU dilakukan secara gotong royong melalui pemotongan gaji bulanan pekerja dengan total besaran lima persen. Dari angka tersebut, satu persen ditanggung oleh karyawan, sementara empat persen sisanya dibayarkan oleh pemberi kerja.

"Kita sangat dibantu oleh segmen PPU, dibantu oleh badan usaha untuk mengumpulkan iurannya dengan memotong upah sebesar lima persen, satu persen dari karyawan, empat persen dari pemberi kerja," pungkasnya.

Gerebek Kampung Boncos, Polisi Temukan Sabu, Ganja, hingga Senjata Tajam dan Bongkar Bedeng Sarang Narkoba

JAKARTA, Iki Radio — Polres Metro Jakarta Barat kembali menggerebek kawasan Kampung Boncos di Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat (30/10/2026). Dalam operasi ini, ratusan personel gabungan menyisir gang-gang sempit selebar sekitar 1,5 meter untuk memberantas dan mencari lokasi transaksi narkoba.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Nasriadi, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan sebuah bedeng berbahan kayu di atas lahan kosong yang diduga kuat dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika

"Kami menemukan sebuah bedeng berbahan kayu di lahan kosong. Di dalamnya terdapat dua pria yang diduga baru saja menggunakan narkotika jenis sabu," ujar Nasriadi dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2026).

Petugas kepolisian langsung melakukan penggeledahan menyeluruh sebelum akhirnya membongkar bangunan tersebut. Di dalam kamar sempit berukuran 2x3 meter dengan pendingin ruangan yang masih menyala, aparat mendapati sejumlah barang bukti mencurigakan.

"Dari pemeriksaan di dalam kamar, petugas menemukan senjata tajam jenis parang dan badik, sisa sabu, ganja, brankas kosong, serta kertas papir," jelas Nasriadi.

Dari hasil operasi tersebut, polisi mengamankan tiga orang pria yang berasal dari berbagai daerah, yakni Surabaya, Slipi Palmerah, dan Aceh. Saat ini, ketiganya masih menjalani pemeriksaan intensif.

"Kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui peran masing-masing, apakah mereka bagian dari jaringan, bandar, pengedar, atau hanya pengguna," tambahnya.

Nasriadi menegaskan bahwa penindakan ini tidak akan berhenti pada penggerebekan saja. Ia telah menginstruksikan Kapolsek Palmerah dan Satresnarkoba untuk memperketat pengawasan secara berkelanjutan di lahan kosong bekas bedeng yang telah dibongkar.

"Siapa pun yang kembali membangun bedeng tersebut, berarti mereka bagian dari bandar narkoba. Saya minta Kapolsek, Kasat Narkoba, tangkap mereka," tegas Nasriadi.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penanganan kawasan Kampung Boncos memerlukan sinergi lintas sektor. Pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat setempat turut digandeng guna memutus mata rantai peredaran narkotika serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Sebagai bagian dari solusi jangka panjang, kawasan rawan tersebut juga direncanakan akan mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat melalui penataan lingkungan. "Ada rencana kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk memberikan bantuan renovasi terhadap rumah-rumah yang tidak layak huni," pungkasnya.

Resmikan SMA Taruna Nusantara Cimahi, Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Pemimpin Berintegritas dan Jujur

CIMAHI, Iki Radio — Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Jawa Barat, pada Jumat (30/10/2026). Dalam peresmian tersebut, Presiden menegaskan harapannya agar institusi pendidikan ini mampu mencetak calon pemimpin bangsa yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga berintegritas tinggi, jujur, serta menanamkan rasa cinta Tanah Air yang mendalam.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pembentukan karakter bagi generasi muda dibanding sekadar melahirkan orang-orang pintar tanpa integritas.

“Tanamkan terus nilai patriotisme, integritas. Daripada ratusan orang pintar, berilah kepada negara pemuda-pemudi yang jujur, yang bersih hatinya, yang penuh cinta tanah air, baru kita berhasil sebagai bangsa dan negara,” tegas Presiden Prabowo saat memberikan sambutan.

Presiden turut berpesan kepada para siswa agar senantiasa belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh. Selain itu, ia mengimbau para tenaga pengajar untuk memberikan pendidikan, bimbingan, serta keteladanan yang baik dalam mendidik para siswa.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sekaligus Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN), Sugiono, menyampaikan bahwa hadirnya kampus baru ini merupakan bentuk dedikasi untuk masa depan Indonesia.

“Kampus SMA Taruna Nusantara dipersembahkan untuk masa depan bangsa dan negara. Dan semoga kami putra-putri Taruna Nusantara ini bisa terus mengemban amanah lahirnya kampus tercinta tersebut,” ujar Sugiono.

Usai peresmian, Presiden Prabowo berkeliling meninjau berbagai fasilitas sekolah, termasuk Ruang Aeronautics. Dalam peninjauan tersebut, Presiden berkesempatan melihat langsung sejumlah karya riset unggulan para siswa, di antaranya alat pembasmi nyamuk berbasis getaran ultrasonik hibrida hingga teknologi sistem irigasi pintar (smart irrigation system).

SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi dibangun di atas lahan seluas 30,2 hektare dan dilengkapi 30 ruang kelas beserta fasilitas penunjang modern lainnya. Saat ini, sebanyak 677 siswa tercatat sedang menempuh pendidikan di kampus Cimahi.

Secara keseluruhan, SMA Taruna Nusantara kini beroperasi di enam lokasi kampus yang tersebar di seluruh Indonesia, yakni Magelang (Jawa Tengah), Cimahi (Jawa Barat), Malang (Jawa Timur), Pagar Alam (Sumatera Selatan), Ibu Kota Nusantara (Kalimantan Timur), dan Minahasa (Sulawesi Utara).

Mulai tahun ajaran 2025/2026 di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, SMA Taruna Nusantara resmi memberlakukan sistem pendidikan 100 persen gratis dengan beasiswa penuh untuk seluruh siswanya.

Dekatkan Layanan Kesehatan ke Masyarakat, RSUD Kota Madiun Hadir di Program WBR Kelurahan Kelun

MADIUN, Iki Radio — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Madiun terus berkomitmen mendekatkan akses layanan medis kepada masyarakat. Melalui program Walikota Bersama Rakyat (WBR) 2026, RSUD Kota Madiun menghadirkan stan layanan kesehatan gratis di Lapak Joglo Palereman, Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, pada Jumat (30/10/2026).

Stand layanan kesehatan RSUD Kota Madiun, dalam kegiatan WBR di Kelurahan Kelun Kartoharjo, Jum'at malam (30/10/2026)

Kehadiran program ini disambut antusias oleh warga yang datang untuk memanfaatkan pemeriksaan kesehatan. 

Kegiatan ini dirancang khusus untuk menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu guna mengakses fasilitas kesehatan di jam pelayanan reguler.

Direktur RSUD Kota Madiun, dr. Muhammad Nur, menjelaskan bahwa kegiatan WBR dimanfaatkan sebagai wadah strategis untuk menjemput bola dan memberikan pelayanan kesehatan secara langsung di tengah-tengah warga.

“WBR itu kita jadikan sebagai salah satu wadah bagaimana mendekatkan pelayanan ke masyarakat. Terutama mungkin masyarakat yang tidak sempat datang ke fasilitas kesehatan pada saat jam kerja,” ujarnya.


Beragam Layanan Kesehatan dan Terbuka untuk Umum

Dalam kegiatan tersebut, pihak RSUD Kota Madiun menyediakan berbagai jenis layanan pemeriksaan, mulai dari pemeriksaan kesehatan mata hingga layanan fisioterapi. Tujuannya agar masyarakat semakin mengenal ragam fasilitas dan jenis pelayanan yang tersedia di RSUD Kota Madiun.

Warga mengantre untuk mendapatkan layanan kesehatan di stand RSUD Kota Madiun, Jum'at malam (30/10/2026)

Menariknya, layanan kesehatan gratis ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga ber-KTP Kota Madiun saja, melainkan terbuka bagi siapa saja tanpa terkecuali, termasuk warga dari luar daerah.

“Semua warga boleh. Warga kota iya, warga luar kota iya, tidak terkecuali. Karena memang kita kan niatnya adalah bagaimana mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.


Dorong Deteksi Dini dan Tingkatkan Kunjungan Skrining

Keikutsertaan RSUD Kota Madiun dalam program WBR terbukti memberikan dampak positif yang signifikan terhadap tingkat skrining kesehatan masyarakat. Kegiatan ini juga sebagai pintu masuk (early screening) bagi warga untuk mendeteksi dini keluhan kesehatan mereka sebelum mendapatkan rujukan atau pemeriksaan lanjutan di rumah sakit.

Tingginya animo masyarakat membuat layanan kesehatan ini mampu menjangkau ratusan orang dalam satu rangkaian kegiatan dari pagi hingga malam hari. 

Melalui kegiatan ini, RSUD Kota Madiun berharap dapat memperkuat hubungan emosional dengan warga, meningkatkan kepuasan publik, serta membangun kepercayaan yang lebih baik terhadap rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.

“Satu, masyarakat merasa puas dengan layanan yang ada. Yang kedua, masyarakat lebih mengenal dan lebih dekat dengan kami dari RSUD Kota Madiun, sehingga nanti harapannya kepercayaan masyarakat dengan RSUD Kota Madiun itu semakin baik,” pungkasnya.

Jemput Bola Pajak Lewat Program "PALING BIJAK", Bapenda Kota Madiun Sapa Warga Kelurahan Kelun di Momen WBR

MADIUN, Iki Radio — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat. Melalui program inovatif PALING BIJAK (Pelayanan Keliling Bagi Wajib Pajak), Bapenda menyapa langsung warga Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, pada Jumat (30/10/2026).

Kegiatan jemput bola ini dilaksanakan secara terintegrasi dengan program WBR (Wali Kota Bersama Rakyat) yang bertempat di Lapak Joglo Palereman Kelun, Madiun. Kehadiran layanan keliling di tengah-tengah kegiatan kemasyarakatan dan sentra UMKM ini disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh masyarakat setempat.

Kepala Bapenda Kota Madiun, Jariyanto, menjelaskan bahwa program PALING BIJAK rutin hadir dalam berbagai kegiatan publik untuk mendekatkan pelayanan perpajakan kepada warga. Melalui program ini, masyarakat dapat menikmati berbagai kemudahan tanpa harus datang langsung ke kantor Bapenda.

"Layanan yang tersedia meliputi pembayaran dan konsultasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pajak Daerah lainnya, hingga pengurusan administrasi pajak. Harapannya, masyarakat benar-benar dapat memanfaatkan program ini untuk menyelesaikan kewajibannya dalam hal pajak daerah dengan lebih mudah dan efisien," ujar Jariyanto.

Inisiatif jemput bola ini pun menuai respons positif dari warga. Santoso, salah seorang warga Kelurahan Kelun yang hadir di lokasi, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan keliling tersebut.

"Senang sekali ada layanan ini. Bisa tahu lebih banyak tentang pajak daerah dan cara pembayarannya. Ternyata membayar pajak sekarang tidak harus ke kantor, bisa lewat layanan keliling yang dekat dengan warga," ungkap Santoso.

Melalui program PALING BIJAK yang terintegrasi dengan WBR ini, Bapenda Kota Madiun berharap kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak daerah dapat terus meningkat demi mendukung pembangunan Kota Madiun yang semakin maju.


Investor Ritel Tembus 33 Juta, OJK Sebut Jadi Pertahanan Utama Pasar Modal Indonesia

JAKARTA, Iki Radio — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pesatnya pertumbuhan jumlah investor ritel domestik menjadi benteng pertahanan utama bagi pasar saham Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian dan gejolak ekonomi global.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan bahwa jumlah investor pasar modal di Indonesia saat ini telah menyentuh angka 33 juta orang. Angka ini melonjak signifikan dibandingkan masa awal kariernya yang hanya berkisar 250.000 investor. Jumlah tersebut dihitung secara presisi berdasarkan single investor identification (SID), sehingga satu individu yang memiliki beberapa akun sekuritas tetap terhitung satu.

"Mungkin ini tertinggi ya di Asia Tenggara," kata wanita yang akrab disapa Kiki tersebut dalam acara Rapimnas Kadin di Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Kiki menjelaskan, tren lonjakan investor ini terdorong oleh akselerasi teknologi digital serta perubahan pola aktivitas masyarakat saat pandemi COVID-19. Saat pembatasan aktivitas di rumah berlaku, banyak masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mulai membuka akun investasi. Saat ini, partisipasi investor ritel telah mendominasi lebih dari 55% dari total porsi transaksi di pasar modal tanah air.

Selain pertumbuhan investor, kinerja penghimpunan dana di pasar modal sepanjang tahun ini juga mencatatkan capaian positif sebesar Rp200 triliun. Angka tersebut dihimpun dari berbagai instrumen, mulai dari Initial Public Offering (IPO), efek bersifat utang dan sukuk, hingga rights issue. Total emiten terdaftar kini mencapai 974 perusahaan, menempatkan Indonesia di posisi kedua tertinggi di Asia Tenggara setelah Malaysia.

"Itu adalah membuka jendela untuk berbagai alternatif pendanaan yang luas," ujar Kiki.

OJK optimistis bahwa dominasi investor ritel lokal yang kian kuat akan menjaga stabilitas pasar saham nasional dari efek domino krisis global.

"Jadi ini sesuatu yang sangat kita banggakan. Kenapa dari dulu kita ingin menumbuhkan investor ritel Indonesia, supaya kalau terjadi gonjang-ganjing terkait dengan global economics, itu tidak terlalu berpengaruh kepada pasar kita, karena masyarakat ritel domestik sudah cukup kuat," pungkasnya.


Antisipasi El Nino dan Karhutla, Perhutani Siapkan 200 Juta Bibit untuk Rehabilitasi Hutan Jawa

MADIUN, Iki Radio — Perum Perhutani mengambil langkah cepat dan strategis dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat fenomena El Nino serta potensi bencana hidrometeorologi.

Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Direktur Utama Perum Perhutani, Tio Handoko, saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam dan Penanganan Pascakebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Perum Perhutani, yang digelar di lapangan Desa Gemarang, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Jumat (30/10/2026).

Di hadapan ratusan personel gabungan, Tio menekankan bahwa kondisi cuaca panas pada tahun 2026 ini menghadirkan tantangan tersendiri bagi para rimbawan, khususnya dalam mencegah meluasnya karhutla.

“Inti dari kegiatan ini adalah bagaimana sinergi dan kolaborasi Polisi Kehutanan serta Perhutani dalam menjaga hutan tetap lestari. Tugas kita jelas, menjaga hutan dari para perusak,” ujar Tio dalam arahannya.

Sebagai bentuk langkah antisipatif jangka panjang, Perhutani tidak hanya berfokus pada penguatan kesiapsiagaan darurat, tetapi juga memprioritaskan pemulihan kawasan hutan pascakebakaran.

Sebanyak lebih dari 200 juta bibit telah disiapkan untuk mendukung program rehabilitasi hutan di berbagai wilayah Pulau Jawa, yang penanamannya akan disesuaikan dengan karakteristik wilayah serta datangnya musim hujan.

Selain penanaman kembali, jajaran Perhutani diinstruksikan untuk mengamankan kawasan terdampak, mengidentifikasi kawasan lindung, membersihkan sisa material kebakaran, serta memastikan aliran air di sungai dan anak sungai tidak terhambat. Langkah mitigasi ini sangat krusial guna mengantisipasi ancaman bencana susulan seperti tanah longsor dan banjir bandang menjelang musim penghujan.

Khusus di wilayah Kabupaten Madiun, Tio mendorong adanya penguatan koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Perhutani, TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah daerah, hingga tingkat desa. Ia juga menggarisbawahi pentingnya merangkul masyarakat sekitar hutan agar turut aktif menjaga lingkungan sekaligus memanfaatkan sumber daya hutan secara bijak dan bertanggung jawab.

“Patriotik saja tidak cukup, gigih saja tidak cukup kalau empatinya tidak hadir. Hadirkan empati kepada sesama. Gaji boleh kecil, tetapi welas asih harus besar,” pesannya.

Sementara apel siaga ini turut dihadiri oleh Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, Forkopimcam Gemarang, serta personel dari unsur TNI, Polri, dan internal Perum Perhutani.

Kedatangan Dirut Perum Perhutani dan Bupati Madiun disambut secara meriah melalui atraksi yel-yel penuh semangat dari Polisi Kehutanan (Polhut).

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan peralatan pemadaman kebakaran hutan serta penyerahan secara simbolis bibit tanaman campuran dan bantuan sembako kepada warga mitra Perhutani pengelola lahan hutan.(ir)

 

close
Pasang Iklan Disini