Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Pemerintah Luncurkan Perpres 3/2026, Perkuat Hak Pendidikan Anak Indonesia

Iki Radio - Pemerintah Indonesia secara resmi meluncurkan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah (Perpres PP ATS).

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy saat peluncuran Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah (Perpres PP ATS) di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Hal tersebut sebagai langkah besar dan berkelanjutan untuk memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan hak atas pendidikan yang inklusif, aman, dan berkualitas. Perpres PP ATS ini sebagai respons terhadap tingginya jumlah anak tidak sekolah di Indonesia. 

Perpres ini memperkuat landasan hukum bagi penyelenggaraan upaya pencegahan dan penanganan ATS secara terkoordinasi, terarah, dan implementatif. Selain itu, Perpres ini juga memperjelas peran dan tanggung jawab para pemangku kepentingan dalam mendukung keberlangsungan pendidikan anak.

Mengusung semangat “ATS Tuntas, Indonesia Cerdas”, Perpres PP ATS membuka harapan dan kesempatan untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan Wajib Belajar 13 Tahun, serta pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

“Dengan kolaborasi yang semakin kuat, upaya pencegahan dan penanganan ATS diharapkan dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan menjangkau seluruh anak Indonesia. Dalam konteks daerah, praktik baik di Sulawesi Selatan menjadi bukti nyata bahwa lintas perangkat daerah bisa berkoordinasi dalam menurunkan ATS. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membuat anak tidak sekolah menjadi sekolah, dan anak yang putus sekolah bisa melanjutkan pendidikan mereka. Bagaimanapun juga, pendidikan adalah pondasi paling mendasar dari sebuah bangsa,” jelas Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (3/6/2026). 

Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas Pungkas Bahjuri Ali menyampaikan bahwa lebih dari 3 juta anak usia 6–18 tahun yang tidak bersekolah pada tahun 2025. Setiap tahun ajaran baru, terdapat ratusan ribu anak yang berisiko kehilangan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan. Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kemiskinan, perkawinan anak, kekerasan, disabilitas, keterbatasan akses layanan pendidikan, mobilitas keluarga, hingga kerentanan sosial lainnya.

“Perpres ini menetapkan target penurunan Anak Tidak Sekolah sebanyak 645 ribu anak di tahun 2029 dan secara bertahap ditargetkan menjadi 0 ATS di tahun 2045. Target ini merupakan komitmen kuat pemerintah untuk memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh akses pendidikan yang berkualitas tanpa ada satu pun yang tertinggal ataupun tersisihkan dari layanan pendidikan. No one left behind,” ungkap Deputi Pungkas.

Berbagai arah kebijakan dalam Perpres memberikan penekanan pada pentingnya penguatan sistem deteksi dini, pendataan yang terintegrasi, perluasan layanan pendidikan yang fleksibel dan inklusif sesuai dengan karakteristik kerentanan anak, penguatan peran keluarga dan masyarakat, serta tata kelola lintas sektor yang responsif terhadap kebutuhan khusus anak. Inisiatif dan praktik baik yang telah dikembangkan oleh pemerintah daerah menunjukkan bahwa upaya pencegahan dan penanganan ATS dapat memberikan hasil yang nyata. 

Proses perumusan upaya pencegahan dan penanganan anak tidak sekolah, mulai dari penyusunan Strategi Nasional Penanganan ATS, pendampingan implementasi di daerah, hingga terbitnya Perpres ini didukung oleh UNICEF dan mitra pembangunan lain yang telah bermitra dengan pemerintah dalam memperkuat sistem pendidikan, perlindungan, dan pemenuhan hak-hak anak Indonesia.

“UNICEF menyambut baik peluncuran Peraturan Presiden tentang Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah hari ini. Hal Ini merupakan pencapaian penting dalam memastikan hak setiap anak atas pendidikan, karena dapat mempercepat upaya nasional untuk mengembalikan anak-anak yang tidak bersekolah ke layanan pendidikan. UNICEF bangga telah bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia dalam pengembangan peraturan ini, yang didasarkan pada pengalaman pemerintah daerah dalam melaksanakan berbagai program yang kami ketahui dapat menjangkau dan membantu anak-anak yang tidak bersekolah kembali memiliki perjalanan pendidikan mereka. UNICEF berharap dapat terus mendukung upaya-upaya penyediaan kesempatan belajar berkualitas bagi semua anak di Indonesia,” ungkap UNICEF Indonesia’s Representative Maniza Zaman.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, serta Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman turut hadir dalam peluncuran Perpres PP ATS dan berkomitmen untuk mengimplementasikan pencegahan dan penanganan anak tidak sekolah sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. Selain itu, para mitra pembangunan juga diharapkan dapat menyelaraskan dukungan teknis dan pendanaannya dengan prioritas nasional yang ditetapkan dalam Perpres ini. 

 

Lirik dan Makna Lagu Negoro Angin - Denny Caknan, Cerita Viral Pejuang LDR

Iki Radio - Penyanyi Denny Caknan resmi merilis lagu terbaru berjudul “Negoro Angin” pada 16 Maret 2026. Lirik lagu ini ditulis langsung oleh Denny Caknan, yang juga bertindak sebagai komposer bersama Rijal Pamungkas dan Shadewa Wijaya.


Makna Lagu 'Negoro Angin'

Lagu “Negoro Angin” menggambarkan kepahitan hubungan jarak jauh (LDR) yang sarat akan kerinduan, ketidakpastian, dan rasa kehilangan. Liriknya menuturkan perjalanan panjang demi menepati janji, yang akhirnya berujung pada kesadaran bahwa cinta yang terpisah benua terasa mustahil untuk digapai.
 
Secara keseluruhan, Lagu “Negoro Angin” menjadi deskripsi emosional tentang cinta yang tergerus jarak, penyesalan, serta keteguhan hati yang bertahan meski menyakitkan.

 

Lirik Lagu 'Negoro Angin'

 

Tak tampuh sawelas sewu kilometer nyusul awakmu
Sing nate janjimu mulih ning aku
Sakwise ngrampungke urusanmu
 
Tak tekad-tekadke masio ora tau ngalami adem
Minus siji mosok ora ditemoni
Nekatku mung pengin niliki

Kepisah benua negoro angin
Nggayoh tresnamu rasane wis ra mungkin
Wis bedo semenjak jarang teko
Tiyang sing mbiyen tak kenal dadi wong liyo
 
Ternyata LDR pait tenan
Mboten saindah kembang tulip neng taman
Goblokku isih sayang awakmu
Ngertio ra sudi ngancani jaman susahmu
 
Isih kebayang-bayang, isih dadi kenangan
Bekas ambu rangkulanmu wangine isih ning atiku
Isih tak kangeni, isih tak tunggoni
Isih terus tak tangisi...uwooooooo
Isih tak kangeni, isih tak tangisi
Kenangan sing wingi
Mabur duwur melayang layang
terbang diatas awan
ingin melepas rindu sayang...
 
Kepisah benua negoro angin
Nggayoh tresnamu rasane wis ra mungkin
Wis bedo semenjak jarang teko
Tiyang sing mbiyen tak kenal dadi wong liyo
Ternyata LDR pait tenan
Mboten saindah kembang tulip neng taman
Goblokku isih sayang awakmu
Ngertio ra sudi ngancani jaman susahmu
Goblokku... isih sayang awakmu…




Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat di Jakarta

Iki Radio - Penyidik Jaksa Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melakukan penggeledahan di Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) pusat yang berlokasi di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026). Hingga kini, Kejagung belum mengungkap perkara yang menjadi dasar penggeledahan tersebut.

Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum (Plh Kapuspenkum) Kejagung, Mochamad Jeffry, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan di kantor lembaga tersebut.

"Penyidik pidsus (Jaksa Muda Bidang Tindak Pidana Khusus) Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN," kata Jeffry kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).

Penggeledahan itu dilakukan sehari setelah pergantian pimpinan di lingkungan Badan Gizi Nasional. Kepala BGN Dadan Hindayana dicopot dari jabatannya, bersama dua wakil kepala, yakni Lodewijk Pusung dan Sony Sanjaya.

Pengumuman pergantian pimpinan BGN disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Kabakom) M. Qodari di Istana Presiden, Selasa (2/6/2026).

Prasetyo menjelaskan, keputusan tersebut diambil Presiden setelah melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja pimpinan BGN.

Sebagai pengganti, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. Sementara itu, Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono ditetapkan sebagai Wakil Kepala BGN.

Hingga berita ini diturunkan, Kejagung belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait perkara yang melatarbelakangi penggeledahan di kantor BGN tersebut.

 

Bentuk Karakter Generasi Emas, TP PKK Kabupaten Madiun Gelar Lomba Poster PAUD

Iki Radio – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Madiun berkomitmen penuh dalam mengawal pendidikan karakter anak sejak usia dini.


Langkah nyata ini diwujudkan melalui gelaran Lomba Poster Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tahun 2026 yang berlangsung di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Rabu (3/6/2026).

Ajang kreatif yang diinisiasi oleh Pokja II TP PKK ini mengangkat tema "Tujuh Kebiasaan Anak Hebat Indonesia".

Kegiatan ini dirancang sebagai media edukasi visual strategis untuk membentuk karakter generasi emas yang kokoh di Kabupaten Madiun.

Kemeriahan acara sudah terasa sejak awal dibuka. Seruan yel-yel khas PKK menggema di Pendopo Muda Graha, membakar semangat seluruh hadirin yang datang.

Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Madiun, jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Madiun, Staf Ahli, Ketua TP PKK Kecamatan, serta para kader dan guru PAUD se-Kabupaten Madiun.

Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, menekankan betapa krusialnya masa PAUD sebagai masa keemasan (golden age) bagi tumbuh kembang anak.

Menurutnya, pembentukan karakter anak tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan harus melalui stimulasi dan pembiasaan positif yang konsisten.

"Tema 'Tujuh Kebiasaan Anak Hebat Indonesia' ini memiliki makna yang sangat mendalam. Kebiasaan tersebut mengajarkan anak untuk memiliki pola hidup sehat, disiplin, mandiri, gemar belajar, berakhlak baik, bertanggung jawab, serta peduli terhadap lingkungan dan sesama. Ini adalah fondasi penting untuk membangun karakter yang kuat sebagai bekal masa depan mereka," ujar Erni.


Erni membeberkan alasan kuat di balik pemilihan metode lomba poster ini. Berdasarkan pendekatan psikologi anak, media visual atau gambar dinilai jauh lebih efektif untuk menyampaikan pesan moral dan edukasi kepada anak usia dini dibandingkan sekadar untaian kata-kata verbal.

"Alasannya memang saat ini anak-anak biar lebih mengenal dengan gambar. Karena kalau untuk kata-kata saja biasanya tidak masuk. Kalau lewat gambar, insyaallah anak-anak lebih cepat mengerti dan memahami," ungkapnya optimis.

Perlombaan ini diikuti oleh 15 tim perwakilan dari 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Madiun.

Sebagai bagian dari rencana kerja Pokja II, karya-karya dari para kader ini diharapkan mampu menyuguhkan kreativitas luar biasa yang merepresentasikan poin-poin penting dari "Tujuh Kebiasaan Anak Hebat".

Menariknya, esensi dari lomba ini tidak berhenti pada seremonial bagi para juara semata. TP PKK Kabupaten Madiun telah menyiapkan rencana jangka panjang pasca-kegiatan.

Poster-poster hasil karya terbaik dari para peserta akan diarsipkan oleh TP PKK Kabupaten Madiun.

Karya tersebut nantinya akan diproduksi sebagai media sosialisasi dan disebarluaskan ke sekolah-sekolah PAUD di seluruh wilayah Kabupaten Madiun.

Erni Hari Wuryanto kembali menegaskan komitmen berkelanjutan TP PKK dalam mengawal dunia pendidikan anak.

"Kepedulian PKK tetap menjadi prioritas. PAUD harus diperhatikan dengan benar karena di sinilah tempat mencetak anak usia dini agar nantinya tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, cerdas, dan sehat. Untuk itu, PKK akan terus melakukan pendampingan secara konsisten," pungkas Ketua TP PKK Kabupaten Madiun.(ir)




 

Gandeng Perdakop, DPMPTSP Kabupaten Madiun Dorong Produk UMKM Masuk Perusahaan Besar dan Toko Modern

Iki Radio – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun bergerak cepat untuk memperluas pasar produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Melalui kolaborasi strategis dengan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Perdakop), DPMPTSP berkomitmen menjembatani kemitraan antara pelaku usaha lokal dengan berbagai perusahaan besar serta jaringan toko modern yang beroperasi di wilayah Kabupaten Madiun.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Madiun, Anang Sulistijono, menegaskan bahwa langkah awal yang sedang dilakukan adalah melakukan pemetaan ulang (mapping) dan penyegaran data pelaku UMKM di 15 kecamatan.

Hal ini krusial mengingat dinamika di lapangan yang dinamis, di mana banyak pelaku usaha baru bermunculan sementara sebagian lainnya sudah vakum.

"Kami lakukan refresh data lagi bersama Perdakop. Prinsipnya, kita ingin mewadahi UMKM kita untuk dimitrakan dengan perusahaan besar dan pabrik-pabrik di Madiun. Harapannya, produk lokal bisa masuk ke sana," ujar Anang, Selasa (2/6/2026).

Anang memberikan gambaran kecil mengenai potensi serapan pasar yang luar biasa jika kemitraan ini terwujud.

Salah satunya adalah melalui pemenuhan kebutuhan logistik atau katering bagi ribuan karyawan yang bekerja di pabrik-pabrik besar di Kabupaten Madiun.

"Kita punya pabrik dengan ribuan karyawan. Kalau satu orang saja mengonsumsi satu saja jajanan dari UMKM, perputarannya sudah luar biasa. Kedepan, katering perusahaan harus bekerja sama dengan pelaku usaha lokal," imbuhnya.

Untuk memastikan komitmen ini berjalan efektif dan dipatuhi oleh pihak manajemen perusahaan, DPMPTSP bersama Perdakop tengah menggodok regulasi resmi dalam bentuk Surat Edaran (SE) Bupati Madiun.

"Harus ada regulasi yang kuat berupa SE Bupati. Kalau hanya sekadar hasil rapat, biasanya kurang direspons oleh pihak pabrik. Kami ingin ada kewajiban tertulis demi membela nasib dan masa depan UMKM kita," tegasnya.

Selain menyasar sektor manufaktur dan pabrik, DPMPTSP juga membidik jaringan ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret. Secara khusus, Anang menyoroti keberadaan pusat distribusi (distribution center/gudang besar) Alfamart yang berlokasi di Kecamatan Saradan.

Menurutnya, potensi gudang Saradan sangat strategis karena menyuplai kebutuhan ritel untuk wilayah se-Eks Karesidenan Madiun.

Jika produk lokal berhasil menembus gudang tersebut, otomatis jangkauan pasar UMKM Kabupaten Madiun akan meluas ke berbagai daerah sekitar.

"Target saya, minimal dua produk ikonik Kabupaten Madiun, yaitu Brem dan Sambel Pecel, wajib tersedia di Alfamart dan Indomaret se-Karesidenan. Ini ikon kita yang harus terus dikawal," kata Anang.

Menanggapi kendala logistik dan kontrol kualitas (quality control), DPMPTSP berencana memfasilitasi pembentukan paguyuban atau vendor khusus. Vendor ini nantinya bertugas mengelola distribusi produk UMKM agar para pelaku usaha tidak perlu mengantar barang secara mandiri ke masing-masing gerai.

Terkait proses kurasi produk yang memerlukan standardisasi tinggi, DPMPTSP akan memanfaatkan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari jaringan toko modern tersebut.

"Untuk kurasi, karena keterbatasan anggaran daerah, kita akan minta pihak Alfamart atau Indomaret mendatangkan tim ahli mereka sendiri menggunakan dana CSR. Kita sediakan tempatnya. Ini efisiensi yang saling menguntungkan, dan manfaatnya nyata agar produk UMKM kita layak dan bisa langsung masuk pasar modern," pungkas Anang.(ir)

 

Diam-Diam Dievaluasi, Tiga Pimpinan BGN Akhirnya Dicopot Presiden

Iki Radio- Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan program prioritas pemerintah di bidang gizi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, saat memberikan keterangan pers di Ruang Sidang Kabinet, Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/6/2026). 

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menyampaikan terdapat tiga pejabat tinggi BGN yang dicopot dari jabatannya.

Ketiga pejabat tersebut yakni Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, Ludwig Pusung sebagai Wakil Kepala BGN, dan Sony Sanjaya sebagai Wakil Kepala BGN.

“Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers di Ruang Sidang Kabinet, Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Prasetyo mengatakan, Presiden menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pimpinan sebelumnya atas dedikasi dan kerja keras dalam membangun fondasi serta mengembangkan BGN.

Sebagai pengganti, Presiden menunjuk Nani S. Deang sebagai Kepala BGN yang baru. Selain itu, Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI Trenggono ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN.

Pemerintah berharap pimpinan baru BGN segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Kami berharap kepemimpinan yang baru dapat mempercepat pelaksanaan program-program prioritas, memperbaiki kinerja, meningkatkan tata kelola organisasi, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Prasetyo.

Menurutnya, pergantian pimpinan tersebut dilakukan setelah pemerintah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja BGN selama hampir satu setengah tahun terakhir.

Presiden, lanjut Prasetyo, juga menerima berbagai masukan dari kementerian terkait, masyarakat, hingga para penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pemerintah menegaskan pergantian pimpinan tidak akan mengganggu pelaksanaan Program MBG yang menjadi salah satu program prioritas nasional.

“Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu sama sekali dan setiap unit kerja di lingkungan BGN diharapkan tetap menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing,” tegasnya.

Pemerintah berharap langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan pelayanan Program MBG sekaligus mendukung peningkatan kualitas gizi, kesehatan, pendidikan, dan sumber daya manusia Indonesia.

Selain itu, program tersebut juga diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi nasional melalui penguatan sektor pangan dan pelayanan masyarakat.

Hari Susu Nusantara 2026 Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Wujudkan Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

Iki Radio - Setiap tanggal 1 Juni diperingati dunia sebagai World Milk Day untuk merayakan peran susu bagi gizi dan kesehatan masyarakat dunia.

Konferensi pers Hari Susu Nusantara (HSN) 2026 bertema 'Dengan Susu, Generasi Kuat, Indonesia Hebat' melalui konferensi pers di Gedung Graha Mandiri Lantai 3, Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (2/6/2026). (Kemenko Pangan)

Merespons momentum tersebut, Indonesia turut merayakan melalui Hari Susu Nusantara (HSN) 2026 bertema “Dengan Susu, Generasi Kuat, Indonesia Hebat” melalui konferensi pers di Gedung Graha Mandiri Lantai 3, Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Peringatan ini diinisiasi oleh Asosiasi Industri Pengolahan Susu (AIPS), Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI), dan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), dengan dukungan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, serta Badan Gizi Nasional.

Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI, Widiastuti, S.E., M.Si., menyampaikan Hari Susu Nusantara bukan sekadar peringatan tahunan. 

"Ini adalah wujud nyata sinergi lintas sektor dari pemerintah, industri, peternak, hingga masyarakat untuk bersama-sama memastikan setiap anak Indonesia tumbuh dengan gizi yang optimal.” ujarnya.

Utilisasi industri pengolahan susu nasional saat ini berada pada angka 72 persen. Kondisi tersebut menunjukkan masih besarnya ruang pengembangan industri susu nasional.

Jika konsumsi susu masyarakat Indonesia meningkat hingga kisaran 23 liter per kapita per tahun, maka utilisasi industri pengolahan susu nasional diproyeksikan dapat meningkat hingga 95 persen, sekaligus membuka peluang peningkatan investasi dan penguatan ekosistem industri susu nasional dari hulu hingga hilir.

Plt. Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional, Dr. Gunalan, AP., M.Si., menyampaikan bahwa edukasi konsumsi susu sejak dini menjadi langkah penting untuk membangun kebiasaan hidup sehat anak Indonesia dan keluarganya.

Sementara itu, Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementerian Pertanian RI, Dr. drh. Makmun, M.Sc., menekankan pentingnya penghargaan terhadap peternak sapi perah lokal sebagai bagian penting dalam rantai pasok pangan nasional.

Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian RI, Merrijantij Punguan Pintari, menyampaikan bahwa industri susu nasional memiliki potensi besar untuk terus berkembang melalui inovasi produk dan penguatan rantai pasok nasional.


Sinergi Lintas Sektor

Rangkaian Hari Susu Nusantara 2026 turut didukung PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, produsen susu nasional yang menaungi brand Indomilk, sebagai bentuk sinergi antara pelaku industri dan agenda gizi nasional dalam mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi susu sebagai bagian dari pola hidup sehat sehari-hari .

Tjatur Budi Lestijaman, General Manager RND Health & Wellness Divisi Dairy PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, menyatakan pihaknya percaya investasi terbaik untuk masa depan bangsa dimulai dari pemenuhan gizi anak sejak dini.

"Sejalan dengan semangat Hari Susu Nusantara 2026, Indomilk berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran akan peran gizi, khususnya susu, dalam mendukung tumbuh kembang anak Indonesia. Melalui Indomilk Kids Yogurt yang rendah gula dan telah memperoleh centang hijau sebagai Pilihan Lebih Sehat dari BPOM, kami ingin menjadi sahabat para orang tua dalam menghadirkan pilihan gizi yang tidak hanya lezat dan disukai anak, tetapi juga mendukung tumbuh kembang anak yang optimal menuju Indonesia Emas.” kata Tjatur.

Penyelenggaraan Hari Susu Nusantara juga memperoleh dukungan dari sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) / ID FOOD dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) / PELINDO. 

Dukungan ini mencerminkan semangat kolaborasi lintas sektor dalam mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi susu sebagai bagian dari pola hidup sehat dan pemenuhan gizi seimbang.

Melalui sinergi antara industri pengolahan susu, BUMN, pemerintah, asosiasi, serta berbagai pemangku kepentingan, Hari Susu Nusantara diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat edukasi gizi dan mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Puncak perayaan akan digelar pada Minggu, 14 Juni 2026 dalam format Funwalk & Parade Nusantara di kawasan GBK Senayan, Jakarta, terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. 

Optimalkan Aset Daerah, Pemkab Madiun Tawarkan Lahan Eks Kantor Disnakerin untuk Investasi Rumah Sakit

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun terus bergerak cepat dalam menarik minat investor guna mendongkrak perekonomian daerah. Salah satu langkah strategis yang kini tengah digencarkan adalah menawarkan pemanfaatan lahan eks kantor Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun sebagai lokasi investasi sektor kesehatan, khususnya rumah sakit.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun, Anang Sulistijono, mengungkapkan bahwa promosi yang sempat ramai di media sosial belakangan ini merupakan bagian dari pengenalan Investment Project Ready to Offer (iPro) yang telah disusun matang oleh pemerintah daerah.

"Sebagai instansi yang membidangi investasi, kami tentu memiliki kewajiban untuk 'menjual' potensi aset Pemda agar menarik perhatian investor. Lahan eks Disnakerin tersebut iPro-nya sudah jadi, perencanaan globalnya pun sudah rampung, sehingga mulai kami promosikan secara luas," ujar Anang saat dikonfirmasi, Selasa (2/6/2026).

Meskipun lokasi lahan berada secara administratif di wilayah Kota Madiun (tepatnya di depan 501), aset tersebut sepenuhnya merupakan milik Pemkab Madiun.

Anang menjelaskan bahwa penentuan peruntukan rumah sakit di lokasi tersebut bukan tanpa alasan, melainkan berdasar pada kajian mendalam dari Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Kabupaten Madiun yang bekerja sama dengan tim ahli dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Secara umum, tata ruang di kawasan eks Disnakerin diperuntukkan bagi sektor jasa dan perdagangan. Artinya, lokasi tersebut sangat fleksibel untuk dikembangkan menjadi Rumah Sakit (prioritas utama hasil kajian), Perhotelan, Pergudangan atau pusat jasa lainnya.

"Kota Madiun memang sudah memiliki beberapa fasilitas kesehatan seperti RSI dan RS Hermina di dekat kawasan tersebut. Namun, berdasarkan hasil analisis tim ahli, sektor kesehatan—terutama yang berfokus pada penyediaan pelayanan dokter spesialis—tetap menjadi sektor penopang investasi yang paling cepat dan paling kuat prioritasnya untuk dikembangkan di sana," imbuh Anang.

Dalam iPro yang ditawarkan, Pemkab Madiun tidak sekadar menyodorkan lahan kosong, melainkan sebuah proposal investasi yang komplit. Di dalam data promosi, investor dapat melihat langsung gambaran arsitektur, Rencana Anggaran Biaya (RAB), analisis potensi pasar sekitar, hingga proyeksi nilai keuntungan dalam jangka waktu 7 sampai 8 tahun ke depan.

Terkait status operasional ke depan, Anang menegaskan bahwa hal tersebut akan disepakati melalui nota kesepahaman (MoU).

Yakni bisa berbentuk sewa lahan oleh pihak swasta atau sistem bagi hasil, atau untuk skema sewa, minimal masa kontrak adalah 15 tahun. Dan setelah masa kontrak habis, seluruh bangunan dan aset di atasnya akan kembali menjadi milik Pemkab Madiun, dengan opsi perpanjangan kerja sama.

Langkah pembuatan dokumen iPro yang detail dan transparan ini menjadi strategi baru DPMPTSP Kabupaten Madiun agar proses hilirisasi investasi berjalan lebih konkret dan tidak sekadar tawar-menawar tanpa arah.

Ke depan, Pemkab Madiun juga tengah membidik dua aset strategis lain yang terletak di kawasan Jalan Ahmad Yani (A. Yani) untuk disusun dokumen iPro-nya dan segera ditawarkan kepada para pemilik modal.

"Begitu masuk ke sini, saya harus punya bahan promosi yang valid untuk dijual ke investor. Dengan data yang lengkap dan hitung-hitungan yang jelas seperti ini, kami optimis para investor yang memiliki modal akan tertarik untuk menanamkan investasinya di Kabupaten Madiun," pungkasnya.(ir)

 

close
Pasang Iklan Disini