MADIUN, Iki Radio – Perubahan bentuk badan hukum kini resmi dilakukan oleh BUMD milik Pemerintah Kabupaten Madiun. Langkah penyesuaian ini menindaklanjuti regulasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Komisaris Utama PT BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun (Perseroda), Puji Rahmawati, mengungkapkan bahwa perubahan bentuk badan hukum ini merupakan pemenuhan kewajiban regulasi.
"Perubahan bentuk badan hukum didasarkan pada alasan regulasi yang mengharuskan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Yang semula penyebutannya adalah Perumda Bank Perkreditan Rakyat Bank Daerah Kabupaten Madiun, kini berubah menjadi PT Bank Perekonomian Rakyat Bank Daerah Kabupaten Madiun Perseroda," ujar Puji Rahmawati, Rabu (21/10/2026).
Puji menjelaskan, Bank Madiun—sebagai merek jasa dari PT BPR Bank Daerah Kabupaten Madiun—diharapkan mampu memberikan dampak yang jauh lebih besar bagi kemajuan daerah pasca-perubahan status hukum ini.
"Sebagai BUMD Kabupaten Madiun, Bank Madiun diharapkan semakin dapat mendorong perkembangan perekonomian daerah, meningkatkan pelayanan masyarakat, serta semakin menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance)," tegasnya.
Menanggapi momentum penting ini, pihak Dewan Komisaris juga mendorong jajaran Direksi untuk bergerak cepat dan merumuskan langkah-langkah strategis demi pertumbuhan bisnis yang sehat.
"Sebagai Komisaris, kami berharap jajaran Direksi dapat memanfaatkan momentum ini untuk menyusun dan menjalankan strategi bisnis yang lebih efektif, inovatif, dan berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku," tambahnya.
Ia menegaskan, tujuan akhir dari transformasi ini adalah membawa Bank Madiun menjadi lembaga keuangan daerah yang makin tangguh, tepercaya, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat luas.
"Pada akhirnya, kami ingin BPR tumbuh menjadi lembaga keuangan yang sehat, kuat, terpercaya, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat. Tentunya, pencapaian harapan tersebut membutuhkan sinergi dan komitmen dari seluruh organ perusahaan, pemegang saham, serta para pemangku kepentingan," pungkas Puji.
















