Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Replika Unta SD Islam Al-Azhar Kairo Curi Perhatian di Pawai 1 Muharram Aceh

Iki Radio - Suasana semarak mewarnai Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang berlangsung di Banda Aceh, Selasa (16/6/2026). Takbir dan salawat yang dikumandangkan para peserta menggema sepanjang rute pawai, mulai dari Lapangan Blang Padang, melintasi panggung kehormatan di Meuligoe Gubernur Aceh, hingga berakhir di Masjid Raya Baiturrahman.

Salah satu penampilan yang paling mencuri perhatian datang dari kontingen SD Islam Al-Azhar Kairo yang menampilkan replika unta. Kreativitas tersebut membuat Bunda PAUD Aceh, Marlina Muzakir, dan Wakil Bunda PAUD Aceh, Mukarramah Fadhlullah, turun dari panggung kehormatan untuk berfoto bersama para peserta.

Meski tampak seperti unta sungguhan, replika tersebut sebenarnya dibuat dari styrofoam berbentuk kepala unta dan dimainkan oleh dua siswa yang berperan sebagai tubuh unta. Balutan kain khas Arab yang menutupi keduanya membuat penampilan itu terlihat semakin realistis.

Bunda PAUD Aceh yang akrab disapa Kak Na mengapresiasi kreativitas seluruh peserta yang dinilai mampu menghadirkan pertunjukan edukatif sekaligus menghibur.

"Keren, kreatif, luar biasa. Anak-anak kita bersama para guru benar-benar menampilkan kreasi yang luar biasa. Unta dari SD Islam Al-Azhar Kairo sangat menarik perhatian. Dari MAN 3 juga menampilkan kreasi unta yang tidak kalah menarik. Ada pula fragmen perjuangan pahlawan perempuan Aceh, Cut Nyak Dhien. Seluruh peserta tampil sangat keren hari ini," ujar Kak Na.

Pada kesempatan tersebut, Kak Na juga menyampaikan ucapan selamat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum 1 Muharram sebagai sarana introspeksi diri dan memperbaiki kualitas kehidupan ke arah yang lebih baik.

"Semoga tekad dan niat baik kita untuk berubah dan berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik mendapat bimbingan dan kemudahan dari Allah SWT," katanya.

Pawai 1 Muharram 1448 Hijriah tahun ini diikuti 48 kontingen yang terdiri atas 10 kontingen taman kanak-kanak (TK), 10 kontingen sekolah dasar (SD), 15 kontingen sekolah menengah pertama (SMP), dan 13 kontingen sekolah menengah atas (SMA). Setiap kontingen diperkuat sedikitnya 40 siswa.

Selain menampilkan busana Islami, para peserta juga menghadirkan berbagai kreasi lainnya, seperti miniatur Ka'bah, Al-Qur'an raksasa, fragmen perjuangan, pembacaan puisi, yel-yel, serta poster berisi pesan-pesan Islami.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Aceh A. Murthala, Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Marzuki, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Meutia Juliana, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Melalui pawai tersebut, Pemerintah Aceh berharap semangat Tahun Baru Islam tidak hanya dirayakan sebagai tradisi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keislaman, kreativitas generasi muda, serta kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

PT BPR POLATAMA KUSUMA


PT. BPR POLATAMA KUSUMA
Mengucapkan
Selamat Tahun Baru Islam
1 Muharram 1448 Hijriyah

BPR POLATAMA KUSUMA
MAJU BERSAMA MITRA

Ribuan Warga Meriahkan Pawai 1 Muharram di Aceh Besar

Iki Radio - Ribuan warga memadati kawasan Lambaro, Kabupaten Aceh Besar, untuk menyaksikan kemeriahan Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, Senin (15/6/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut menjadi momentum Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam menyiarkan nilai-nilai Islam sekaligus mempererat silaturahmi dengan masyarakat dalam menyambut tahun baru Hijriah.

Pawai secara resmi dilepas oleh Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, didampingi Wakil Bupati, unsur pimpinan DPRK Aceh Besar, Sekretaris Daerah Aceh Besar, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Besar, Rusdi, mengatakan pawai Tahun Baru Islam tahun ini diikuti puluhan kafilah dari berbagai unsur masyarakat.

Sebanyak 28 kafilah pejalan kaki turut ambil bagian, yang terdiri atas pelajar, organisasi kemasyarakatan, organisasi perangkat daerah, TNI, dan Polri. Selain itu, terdapat 15 mobil hias yang menampilkan beragam dekorasi bernuansa Islami.

"Pawai ini merupakan bagian dari syiar Islam sekaligus upaya mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Aceh Besar," ujar Rusdi.

Rute pawai pejalan kaki menempuh perjalanan hingga kawasan SPBU Yahmu, sedangkan iring-iringan mobil hias melanjutkan perjalanan hingga kawasan Tanjong, Simpang Batoh.

Sepanjang rute, ribuan warga tampak antusias berdiri di tepi jalan untuk menyaksikan para peserta yang menampilkan berbagai kreasi serta pesan-pesan keislaman.

Untuk menambah semangat peserta, panitia menyediakan hadiah dengan total mencapai Rp68 juta yang diperebutkan dalam berbagai kategori perlombaan.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana introspeksi diri dan memperkuat semangat perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.

"Kami mengucapkan selamat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Semoga kita semua dapat mencapai perubahan yang lebih indah serta kemakmuran bagi masyarakat Aceh Besar," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi memeriahkan peringatan tahun baru Hijriah serta kepada ribuan masyarakat yang memadati kawasan Lambaro.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang ikut memeriahkan Tahun Baru Islam. Ini adalah tahun baru umat Islam yang harus terus kita peringati dan rayakan agar anak-anak serta generasi muda Aceh Besar memahami makna dan sejarah kalender Hijriah," ujarnya.

Menurut Muharram Idris, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkembang sebagai bagian dari syiar Islam di Aceh Besar.

"Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus terlaksana setiap tahun dan menjadi bagian dari syiar Islam yang semakin kuat di Aceh Besar. Bahkan ke depan, kita berharap dapat menjadi salah satu destinasi wisata religi di Aceh," tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Aceh Besar mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat. Ia juga meminta dewan juri melakukan penilaian secara objektif dan adil.

"Dewan juri kami harapkan dapat menilai dengan seksama, adil, dan tanpa kecurangan. Nantinya piala dan hadiah uang tunai akan langsung diserahkan kepada para peserta yang berhasil menjadi juara," tegasnya.

Pelaksanaan pawai berlangsung tertib dan lancar dengan dukungan pengamanan dari aparat TNI, Polri, serta petugas Dinas Perhubungan.

Semarak peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah tersebut menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat Aceh Besar dalam menjaga tradisi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menyiarkan nilai-nilai Islam di Tanah Rencong.

Puteri Indonesia Diajak Jadi Agen Perubahan Jadi Mitra Komdigi Edukasi PP Tunas

Iki Radio - Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Fifi Aleyda Yahya, mengajak para finalis Puteri Indonesia 2026 untuk berperan aktif sebagai agen perubahan dalam membangun ruang digital yang aman dan sehat bagi anak-anak Indonesia.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pembekalan PP Tunas untuk Putri Indonesia 2026 yang mengangkat tema “Membangun Generasi Emas Anak Indonesia yang Sehat, Cerdas, dan Aman di Ruang Digital” di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Fifi mengatakan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan para finalis Putri Indonesia menjadi langkah penting dalam memperkuat perlindungan anak di era digital. 

Menurutnya, para finalis memiliki pengaruh yang besar di masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, sehingga dapat menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan pesan-pesan edukatif terkait keamanan digital.

“Kehadiran para finalis Putri Indonesia 2026 di forum ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan momentum kolaborasi strategis antara pemerintah dan para penggerak perubahan untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi anak-anak Indonesia,” ujar Fifi.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia saat ini merupakan salah satu negara dengan tingkat konektivitas digital tertinggi di dunia. 

Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2026, penetrasi internet nasional telah mencapai 81,72 persen atau setara dengan 235,2 juta pengguna.

Namun di balik tingginya akses digital tersebut, Fifi mengingatkan adanya berbagai tantangan yang harus menjadi perhatian bersama. 

Data menunjukkan bahwa 99,4 persen anak Indonesia telah mengakses internet dengan rata-rata penggunaan 5,4 jam per hari. 

Selain itu, separuh anak Indonesia pernah terpapar konten seksual di media sosial dan 42 persen di antaranya mengaku merasa takut atau tidak nyaman akibat pengalaman tersebut.

“Di balik angka-angka ini terdapat wajah anak-anak Indonesia yang harus kita lindungi. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang berhak tumbuh dalam lingkungan digital yang sehat dan aman,” katanya.

Dirjen KPM Komdigi juga menyoroti hasil Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2025–2026 yang menunjukkan hampir 10 persen anak Indonesia terindikasi mengalami gangguan kesehatan jiwa, terdiri dari 4,4 persen mengalami kecemasan dan 4,8 persen mengalami depresi. 

Sementara itu, UNICEF mencatat lebih dari setengah juta anak setiap tahun menjadi korban eksploitasi seksual daring, dan KPAI menerima 1.508 pengaduan kasus perlindungan anak sepanjang 2025.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah telah menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik bagi Anak atau PP Tunas yang berlaku efektif sejak 28 Maret 2026. 

Regulasi tersebut diperkuat dengan kebijakan pembatasan akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap platform digital yang memiliki tingkat risiko tinggi.

Menurut Fifi, PP Tunas merupakan bentuk komitmen negara untuk memastikan setiap anak memperoleh perlindungan yang memadai saat beraktivitas di dunia digital.

“PP Tunas bukan sekadar instrumen hukum, tetapi wujud nyata komitmen negara untuk menghadirkan ruang digital yang melindungi, memberdayakan, dan mendukung tumbuh kembang anak Indonesia,” ujarnya.

Meski demikian, Fifi menegaskan bahwa keberhasilan implementasi regulasi tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah.

Dukungan masyarakat, keluarga, komunitas, dan para tokoh publik juga menjadi faktor penting agar pesan perlindungan anak dapat dipahami secara luas.

Karena itu, ia mengajak para finalis Putri Indonesia untuk mengambil peran sebagai penerjemah kebijakan kepada masyarakat.

Menurutnya, para finalis dapat membantu menyampaikan substansi PP Tunas dalam bahasa yang lebih mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.


Sebagai Teladan Masyarakat

Selain itu, Fifi juga mendorong para finalis untuk menjadi teladan dalam literasi digital dengan menunjukkan pemanfaatan teknologi secara produktif, kritis, dan bertanggung jawab melalui berbagai platform media sosial yang mereka miliki.

“Para finalis Putri Indonesia memiliki representasi daerah yang kuat, kapasitas komunikasi publik yang baik, dan jangkauan digital yang luas. Potensi ini sangat penting untuk mengedukasi masyarakat tentang pengasuhan digital, kesehatan mental anak, dan keamanan di ruang siber,” katanya.

Lebih lanjut, Fifi Aleyda Yahya menegaskan bahwa perlindungan anak di ruang digital merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi lintas sektor. 

Kementerian Komunikasi dan Digital, lanjutnya, akan terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Yayasan Puteri Indonesia, komunitas, media, akademisi, dan organisasi masyarakat.

Ia berharap pembekalan yang diberikan kepada para finalis Putri Indonesia 2026 dapat menjadi awal dari gerakan bersama dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih aman bagi anak-anak Indonesia.

“Setiap anak Indonesia berhak tumbuh dalam ruang yang sehat, cerdas, dan aman, baik di dunia nyata maupun di dunia digital. Mari kita bersama-sama memastikan Generasi Emas Indonesia 2045 tumbuh menjadi generasi yang unggul, berkarakter, sehat secara mental, dan terlindungi dalam perjalanan digitalnya,” tutup Fifi.

Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia dan Jerman Perkuat Kemitraan

Iki Radio - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, memiliki arti penting bagi hubungan kedua negara di tengah dinamika global yang semakin penuh ketidakpastian.

“Ini kehormatan besar bagi kami,” ujar Prabowo dalam pernyataan bersama di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, kunjungan tersebut mencerminkan eratnya hubungan Indonesia dan Jerman yang terus berkembang serta menjadi momentum penting menjelang peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada tahun mendatang.

Dalam pertemuan bilateral, kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis, termasuk penguatan kerja sama ekonomi, investasi, transisi energi, ketahanan energi, pendidikan, dan ketenagakerjaan.

Prabowo mengatakan Indonesia dan Jerman sepakat untuk terus meningkatkan perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan. Ia juga menekankan pentingnya hubungan Indonesia dengan Uni Eropa, termasuk harapan agar proses penyelesaian Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) dapat segera mencapai kesepakatan substantif.

“Kami berharap Jerman akan terus memainkan peran aktif dalam proses finalisasi perjanjian di Eropa sehingga dapat segera memberikan manfaat konkret bagi dunia usaha di kedua negara,” katanya.

Di bidang ekonomi, Indonesia juga mengundang Jerman untuk memperluas investasi pada sektor-sektor strategis, seperti transisi energi, hilirisasi industri, pengembangan kendaraan listrik, industri semikonduktor, rantai pasok mineral kritis dan tanah jarang, serta pembangunan infrastruktur.

Selain itu, pemerintah menyambut baik berbagai program kerja sama yang mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk program Partnering in Business with Germany. Indonesia juga dijadwalkan menjadi tuan rumah Joint Economic and Investment Committee (JEIC) kedua pada tahun ini.

Dalam sektor ketenagakerjaan, Prabowo mengapresiasi penandatanganan Letter of Intent mengenai Global Skills Partnership di bidang keperawatan. Pemerintah Indonesia juga berharap peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia di Jerman dapat diperluas, termasuk pada sektor teknologi tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo dan Presiden Steinmeier juga menyepakati pentingnya penyelesaian berbagai konflik internasional melalui jalur diplomasi dan perundingan guna menjaga perdamaian serta stabilitas global.

Prabowo menilai Jerman memiliki peran strategis yang semakin penting dalam tatanan global dan Eropa. Karena itu, Indonesia berharap kemitraan dengan Jerman dan Uni Eropa terus diperkuat untuk menghadapi berbagai tantangan dunia di masa depan.

“Kami membutuhkan kemitraan yang baik dengan Jerman dan dengan Eropa. Kunjungan Presiden Jerman kali ini adalah tanda bahwa hubungan itu sangat penting,” pungkasnya.

Peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah, Bupati Ipuk Ajak ASN Banyuwangi Tebar Kepedulian Pada Sesama

Iki Radio - Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi momentum yang tepat untuk berbagi dan menebar kepedulian pada sesama. 

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak seluruh ASN bergotong royong menyalurkan donasi untuk menghadirkan alat bantu gerak bagi saudara-saurdara yang membutuhkan baik berupa kursi roda, alat bantu jalan serta memberikan santunan kepada anak yatim.

Hal ini disampaikan Bupati Banyuwangi saat Peringatan I Muharram 1448 H di Masjid Babussalam, Kantor Pemkab Banyuwangi, Senin (15/6/2026). Acara ini diikuti ratusan ASN Banyuwangi.

“Bulan Muharram bukan hanya awal kalender hijriah, tetapi juga bulan yang dimuliakan sehingga umat dianjurkan memperbanyak amal kebaikan,” kata Bupati Ipuk saat menyampaikan sambutannya.

Salah satu cara untuk memperbanyak amal kebaikan ujar Ipuk, adalah dalam bentuk kepedulian sosial. Secara khusus dengan berdonasi alat bantu gerak bagi mereka yang membutuhkan. "Berbagi kepada sesama menjadi wujud nyata dari nilai kepedulian,” ujarnya.

ASN Banyuwangi rutin melakukan program “ASN Berbagi” setiap bulannya di tanggal cantik. Donasi yang diberikan mulai dari bantuan peralatan sekolah, tambahan protein untuk penaganan stunting hingga bansos untuk hari raya bagi warga miskin. 

Khusus 1 Muharram, Bupati Ipuk mengajak ASN berdonasi untuk memberikan santunan anak yatim dan mebelikan bantuan alat gerak mobilitas. 

Selain itu, Ipuk meminta tahun baru Islam ini para ASN terus meningkatkan produktifitas dan kinerja dalam membangun daerah dan memberikan pelayanan publik.

“Bagi ASN, hijrah berarti bertransformasi menjadi pelayan masyarakat yang lebih profesional, berintegritas, dan responsif di segala kondisi. Seperti Nabi dan para sahabat yang membangun masyarakat Madinah dengan semangat kebersamaan, ASN pun dituntut untuk menebar kepedulian, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.” ujar Bupati Ipuk.

Pada peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram tersebut juga dirangkai dengan penyerahan sebagian donasi ASN Berbagi berupa bantuan kusi roda kepada tiga orang penerima dan penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim piatu. Acara juga dirangkai dengan tausiah agama dan doa akhir tahun dan doa awal tahun. (*)

Sambut 1 Suro 1448 H, Bupati Madiun Ajak Masyarakat dan Pesilat Jaga Kondusivitas Wilayah

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang peringatan 1 Suro atau bulan Muharram 1448 Hijriah.

Ajakan ini disampaikan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, usai mengikuti Apel Aman Suro pada Senin (15/6/2026). 

Apel siaga tersebut digelar sebagai langkah antisipasi menyusul meningkatnya aktivitas masyarakat dari berbagai elemen budaya dan perguruan pencak silat yang menjadi tradisi tahunan di wilayah Madiun.

Menurut Bupati Hari Wuryanto, menciptakan situasi yang aman dan kondusif tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum, melainkan butuh sinergi dari seluruh warga.

“Jadi, tadi sudah ada Apel Aman Suro ya. Kami berharap pada seluruh masyarakat, keamanan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Bukan tanggung jawab Pak Polisi sama Pak TNI saja, tapi tanggung jawab kita bersama,” ujar Hari Wuryanto, Senin (15/6/2026).

Ia optimistis bahwa modal sosial berupa semangat kebersamaan dan kerukunan yang selama ini terjalin erat di Kabupaten Madiun akan mampu menangkal segala potensi gangguan keamanan selama perayaan tahun baru Islam tersebut.

Lebih lanjut, Bupati berharap momentum bulan Suro kali ini bisa mengubah wajah perayaan yang selama ini kerap diwarnai kekhawatiran. Pemerintah daerah ingin memutar roda ekonomi masyarakat melalui pelibatan sektor pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

“Kami berharap tahun baru ini kita sambut dengan riang gembira, meningkatkan UMKM yang ada. Jadi tidak hanya itu, stigma yang dulu (negatif) akan kita hilangkan,” tegasnya.

Sebagai daerah yang memegang predikat Kampung Pesilat Indonesia, Kabupaten Madiun setiap tahunnya memang menjadi magnet bagi ribuan pesilat dari berbagai penjuru. Menanggapi potensi pergerakan massa yang besar ini, Bupati meminta komitmen kuat dari seluruh anggota perguruan pencak silat.

“Karena potensi Kabupaten Madiun selaku Kampung Pesilat Indonesia, kami berharap teman-teman para pesilat bisa menjaga kondusivitas yang ada di Kabupaten Madiun,” tuturnya.

Guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan bulan Suro berjalan aman, tertib, dan membawa manfaat luas bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Madiun bersama jajaran TNI, Polri, serta berbagai unsur terkait menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dan pengamanan di lapangan.(ir)

Hijrah Tak Hanya Soal Ibadah, Wabup Balangan Dorong Perubahan Gaya Hidup

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan menggelar kegiatan keagamaan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Masjid Al Akbar Balangan, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Minggu (14/6/2026).


Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Balangan, Akhmad Fauzi, mengajak masyarakat memaknai semangat hijrah sebagai upaya memperbaiki diri, termasuk dalam mengelola keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Menurutnya, hijrah yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan sikap dan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik.

"Kita memaknai semangat hijrah sebagai perubahan diri dari yang sebelumnya kurang baik menjadi lebih baik lagi," ujarnya.

Di tengah tantangan ekonomi global, Akhmad Fauzi mengajak masyarakat menerapkan konsep "hijrah finansial" dengan lebih bijak dalam mengatur pengeluaran. Ia mendorong warga untuk mengurangi belanja daring yang tidak diperlukan dan lebih mengutamakan produk UMKM maupun pedagang lokal.

"Mari kuatkan ekonomi di banua dengan saling menghidupi lewat belanja di UMKM dan pedagang lokal Balangan. Insyaallah, dengan saling menghidupi, rezeki kita akan terus berputar," ajaknya.

Kegiatan menyambut Tahun Baru Islam tersebut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, istigfar, selawat, zikir, serta tausiah yang disampaikan Syekh Abdus Shabour Al Kayyaali Ar Rifa'ie dari Istanbul, Turki.

Dalam tausiahnya, Syekh Abdus Shabour mengingatkan bahwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah merupakan peristiwa penting yang menjadi tonggak perkembangan peradaban Islam.

Menurutnya, hijrah tidak hanya menyelamatkan dakwah Islam, tetapi juga menjadi awal terbentuknya masyarakat Islam yang kuat, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta melahirkan pusat peradaban melalui pembangunan Masjid Nabawi sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan musyawarah umat.

Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, masyarakat diharapkan dapat mengambil hikmah dari peristiwa hijrah untuk terus memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

close
Pasang Iklan Disini