Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Pemkab Madiun Tutup Pelatihan Menjahit dan Luncurkan Inovasi "Selai Pisang Raja"

Iki Radio — Pemerintah Kabupaten Madiun terus bergerak nyata dalam menekan angka pengangguran dan mengentaskan kemiskinan.

Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin), Pemkab Madiun resmi menutup Pelatihan Menjahit Upper Sepatu Gelombang 3 sekaligus meluncurkan inovasi terbaru bertajuk “Selai Pisang Raja” (Selesai Pelatihan Vokasi Langsung Kontrak Kerja) di Aula Balai Desa Ngampel, Kecamatan Mejayan, pada Kamis (16/7/2026).


Acara ini dihadiri Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun Arik Krisdiananto, pihak LPK Sinergi Abadi, perwakilan perusahaan, serta Kepala Desa Ngampel.

Langkah strategis hasil kolaborasi Pemkab Madiun, LPK Sinergi Abadi, dan PT Golden Step Indonesia ini layak diacungi jempol. 

Pasalnya, setelah dinyatakan lulus, sebanyak 50 peserta pelatihan tidak hanya membawa pulang ilmu, tetapi langsung menandatangani kontrak kerja dan resmi diterima bekerja di pabrik sepatu tersebut.

Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, menyampaikan bahwa pelatihan berbasis kompetensi ini mengacu pada UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja dan Peraturan No. 8 Tahun 2014. 

Kegiatan yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2026 ini diikuti oleh peserta yang telah melalui seleksi ketat.

"Pelatihan ini sudah kami buka sejak 24 Juni 2026 lalu dan berjalan selama 20 hari. Dari total sekitar 150 pendaftar, kami seleksi hingga terpilih 50 peserta," ujar Arik.

Arik juga memaparkan bahwa peluang kerja di sektor industri ini masih terbuka sangat lebar. Saat ini, PT Golden Step Indonesia yang beroperasi di Caruban membutuhkan total 1.000 tenaga kerja, namun baru terisi sekitar 400 pekerja.

"Artinya, industri masih membutuhkan 600 orang tenaga kerja lagi. Kami berharap ke depan bisa terus mencukupi kebutuhan pasar industri ini, sehingga inovasi 'Selai Pisang Raja' tidak sekadar menjadi jargon semata," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, menegaskan bahwa dirinya bersama Bupati Madiun berkomitmen penuh untuk menjadi pemimpin yang responsif dalam mengatasi masalah pengangguran, kemiskinan, serta pemenuhan fasilitas kesehatan dan pendidikan.

Terobosan yang konsisten dilakukan selama 1,5 tahun terakhir terbukti membuahkan hasil yang signifikan bagi perekonomian daerah.

"Sebelum saya dan Pak Bupati menjabat, angka pengangguran kita berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Timur. Namun, setelah kami menjabat selama 1,5 tahun ini, kini angka pengangguran di Kabupaten Madiun sudah berhasil ditekan hingga berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Timur," ungkap Wabup Purnomo Hadi.

Wabup meminta generasi muda di Kabupaten Madiun untuk jeli menangkap peluang emas ini karena pemerintah daerah telah memfasilitasi jembatannya melalui berbagai pelatihan vokasi. Ia juga menegaskan bahwa tenaga kerja lokal akan selalu menjadi prioritas utama demi meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.

Kepada para peserta yang langsung menandatangani kontrak kerja, Wabup Purnomo Hadi memberikan wejangan mendalam agar mereka menjaga etos kerja, tidak asal-asalan, selalu bersyukur, dan mengutamakan keselamatan kerja.

"Kalau bekerja, niati bahwa itu adalah ibadah untuk mencari berkah bagi kehidupan keluarga. Jangan sampai setelah kami mengupayakan kalian mendapat pekerjaan, nanti di tempat kerja malah asal-asalan," tegasnya.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati secara resmi menutup pelatihan tersebut seraya memohon dukungan dari seluruh elemen masyarakat. 

"Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Madiun dan Pak Bupati meminta doanya, supaya kita bersama-sama dapat membawa Kabupaten Madiun yang Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera)," pungkasnya.(ir)

Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun, TNI AD Bentuk Tim Investigasi Khusus

Iki Radio — Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bergerak cepat dengan membentuk tim investigasi khusus untuk mengusut tuntas insiden ledakan yang mengguncang Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) II milik Pusat Peralatan TNI AD (Puspalad) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Kamis (16/7/2026).

Tim ini diterjunkan secara khusus untuk mengungkap kronologi serta penyebab pasti dari insiden yang merenggut nyawa satu personel TNI dan melukai enam prajurit lainnya.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono 


Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan bahwa proses investigasi akan berjalan secara profesional, objektif, dan menyeluruh agar seluruh fakta di lapangan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

“TNI AD membentuk tim investigasi untuk melakukan pendalaman dan penyelidikan secara menyeluruh guna mengetahui secara pasti kronologis maupun penyebab insiden tersebut,” ujar Brigjen TNI Donny Pramono dalam konferensi persnya, Kamis (16/7/2026).

Berdasarkan laporan awal yang diterima, ledakan maut tersebut terjadi saat sejumlah personel tengah melaksanakan prosedur rutin pemeriksaan dan perawatan materiil amunisi di salah satu gedung penyimpanan.

Insiden ini mengakibatkan1 Personel TNI meninggal dunia (gugur), 4 Personel TNI mengalami luka berat dan 2 Personel TNI mengalami luka ringan.

Kadispenad menjelaskan bahwa sesaat setelah ledakan terjadi, satuan di lokasi langsung bergerak sigap untuk menyelamatkan para prajurit yang menjadi korban.

“Sesaat setelah kejadian, satuan segera melakukan evakuasi seluruh korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara cepat sekaligus melaporkan secara prosedural dan berjenjang,” tambahnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, TNI AD telah mengambil langkah penanganan awal dengan memberikan pendampingan intensif serta perhatian penuh kepada seluruh korban dan keluarga yang ditinggalkan.

Guna mempercepat pencarian fakta, tim investigasi dilaporkan telah diberangkatkan menuju lokasi kejadian di Madiun pada Kamis sore untuk langsung memulai proses penyelidikan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“TNI AD berkomitmen menangani peristiwa ini secara serius dan transparan, sekaligus memastikan setiap langkah penanganan terhadap korban maupun proses investigasi berjalan sebaik-baiknya,” pungkas Donny.(ir)

Bupati Pangandaran Ungkap Strategi Mengubah Duka Pascatsunami Jadi Ketangguhan Pesisir

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran, Jawa Barat menjadikan tragedi tsunami 17 Juli 2006 sebagai titik balik dalam membangun kawasan pesisir yang lebih aman dan tangguh. Berbekal pelajaran dari bencana yang menewaskan lebih dari 600 orang itu, aspek mitigasi bencana kini diintegrasikan ke dalam setiap kebijakan pembangunan daerah.

Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, dalam webinar 20 Years Commemoration of the 2006 Pangandaran Tsunami, bersama BMKG, UNESCO, dan BNPB, Kamis (16/7/2026). (BMKG)

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, dalam webinar 20 Years Commemoration of the 2006 Pangandaran Tsunami yang diselenggarakan bersama BMKG, UNESCO, dan BNPB, Kamis (16/7/2026).

Citra mengatakan, tsunami yang dipicu gempa bermagnitudo 7,7 dua dekade lalu menjadi pelajaran berharga karena saat itu masih banyak masyarakat yang belum memahami karakteristik ancaman di wilayah pesisir. Pengalaman tersebut mendorong pemerintah daerah menjadikan mitigasi sebagai prioritas dalam kebijakan pembangunan.

"Catatan sejarah ini memberikan kita pelajaran sangat mahal. Kesiapsiagaan tidak boleh hanya bertumpu pada besar kecilnya guncangan, melainkan pada pemahaman utuh terhadap karakteristik ancaman pesisir," ujarnya. 

Menurutnya, selama dua dekade terakhir Pemkab Pangandaran terus memperkuat strategi pembangunan berbasis pengurangan risiko bencana melalui tiga langkah utama.

Pertama, memperkuat penataan ruang berbasis risiko serta pembangunan infrastruktur pelindung pesisir. Pemkab memperketat regulasi zonasi kawasan permukiman di sepanjang pantai agar pembangunan tidak meningkatkan tingkat kerentanan masyarakat. Di saat yang sama, berbagai infrastruktur pelindung terus dibangun untuk mengurangi dampak apabila tsunami kembali terjadi.

Kedua, memperkuat jalur dan fasilitas evakuasi mandiri. Pemerintah daerah menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas dengan memasang ratusan rambu jalur evakuasi di kawasan pantai serta menetapkan titik-titik evakuasi sementara yang mudah dijangkau.

"Upaya ini dirancang agar masyarakat dan wisatawan dapat bergerak lebih cepat tanpa kebingungan saat peringatan dini dikeluarkan," jelasnya.

Ketiga, mempercepat penguatan kapasitas masyarakat melalui berbagai program ketangguhan berbasis komunitas. Pemkab Pangandaran juga memperluas pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana), Kampung Siaga Bencana (KSB), serta Program Tsunami Ready Community yang difasilitasi BMKG.

"Kami ingin memastikan setiap warga, mulai dari anak sekolah hingga orang tua, tahu persis ke mana mereka harus melangkah ketika tanda bahaya itu muncul," tegas Citra.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah, BMKG, pemerintah pusat, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun budaya kesiapsiagaan yang berkelanjutan. Melalui sinergi tersebut, Pangandaran optimistis mampu mengubah duka akibat tsunami menjadi kekuatan untuk membangun kawasan pesisir yang lebih tangguh, aman, dan siap menghadapi ancaman bencana di masa depan.

Becak Listrik Pariwisata untuk Perkuat Budaya dan Ekonomi Rakyat

Iki Radio - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan becak kayuh listrik pariwisata (Bekalista) sebagai bagian dari upaya menghadirkan sistem transportasi wisata yang ramah lingkungan tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang telah lama menjadi identitas Kota Yogyakarta.

Sri Sultan menegaskan bahwa peluncuran Bekalista bukan sekadar menghadirkan moda transportasi baru. Menurutnya, program tersebut mempertemukan tiga kepentingan utama, yakni menjaga identitas budaya, memuliakan pelaku transportasi tradisional, serta membangun sistem mobilitas yang lebih berkelanjutan.

"Becak telah lama menjadi bagian dari wajah Yogyakarta. Becak hadir dalam perjalanan warga, pengalaman wisata, dan denyut ekonomi masyarakat Yogyakarta," ujar Sri Sultan dalam kegiatan Penyerahan Secara Simbolik Ekosistem Bekalista Yogyakarta & Pembukaan Pasar Rakyat UMi 2026 di Yogyakarta, Kamis (16/7/2026).

Ia menekankan bahwa upaya melestarikan becak tidak boleh diartikan sebagai mempertahankan beban fisik yang selama ini dirasakan para pengemudi. Karena itu, pemanfaatan teknologi dinilai menjadi solusi agar transportasi tradisional tetap lestari sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pengemudinya.

"Tradisi harus memperoleh dukungan teknologi agar tetap hidup, berdaya guna, dan memberi kehidupan yang lebih layak bagi manusia yang menjaganya," katanya.

Sri Sultan juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam pengembangan Bekalista, mulai dari pemerintah pusat melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP), Pemerintah Daerah DIY, dunia pendidikan dan vokasi, pelaku usaha, hingga komunitas pengemudi becak. Menurutnya, inovasi akan semakin kuat apabila dibangun melalui kerja sama lintas sektor.

Selain menghadirkan kendaraan listrik, pengembangan Bekalista turut didukung dengan pembangunan ekosistem pendukung berupa stasiun pengisian daya, bengkel induk, bengkel bergerak, serta penyediaan baterai cadangan. Ia menilai transformasi transportasi tidak cukup hanya mengganti sumber tenaga kendaraan, tetapi juga harus disertai sistem pemeliharaan, peningkatan kapasitas pengemudi, standar pelayanan, aspek keselamatan, serta keberlanjutan usaha.

Lebih lanjut, Sri Sultan berharap Bekalista menjadi bagian dari sistem mobilitas kawasan sumbu budaya Yogyakarta. Menurutnya, transformasi di kawasan budaya harus dilaksanakan secara tertib, bersih, manusiawi, dan tetap menghormati karakter ruang yang menjadi kekhasan Yogyakarta.

Ia menjelaskan, Bekalista berpotensi menghubungkan berbagai destinasi wisata, pasar rakyat, sentra kerajinan, pusat kuliner, hingga kampung budaya sehingga mampu menggerakkan mata rantai ekonomi lokal melalui pengalaman wisata yang lebih nyaman dan berkelanjutan.

"Teknologi harus menjaga keselarasan antara manusia, lingkungan, dan kebudayaan," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sri Sultan juga menyambut penyelenggaraan Pasar Rakyat UMi Tahun 2026. Menurutnya, kehadiran pasar rakyat tersebut semakin memperkuat komitmen pembangunan yang berpihak kepada usaha mikro dan masyarakat.

Ia berharap peluncuran Bekalista dan penyelenggaraan Pasar Rakyat UMi dapat berkembang menjadi ekosistem yang berkelanjutan, rendah emisi, berakar pada budaya, sekaligus memperkuat martabat para pelaku ekonomi rakyat.

Ledakan Mengguncang Gudang Amunisi TNI di Saradan Madiun, 1 Prajurit Gugur dan 7 Terluka

Iki Radio — Sebuah ledakan keras mengguncang Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) TNI yang terletak di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. 

ilustrasi (gambar AI)

Peristiwa ini mengakibatkan satu orang prajurit gugur dan tujuh prajurit lainnya mengalami luka-luka.

Dentuman keras yang bersumber dari dalam kompleks gudang amunisi tersebut terdengar hingga ke permukiman warga dan sempat memicu kepanikan luar biasa. Warga sekitar mengaku terkejut karena suara ledakan terjadi secara tiba-tiba di tengah aktivitas pagi hari.

"Ledakannya terdengar sangat keras sekali, sampai membuat warga di sekitar lokasi kaget dan langsung keluar rumah untuk mencari tahu apa yang terjadi," ujar Agus, salah seorang warga setempat.

Pasca-kejadian, aparat TNI bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian. Akses menuju kawasan gudang amunisi langsung ditutup total guna mendukung kelancaran proses evakuasi serta sterilisasi area dari potensi bahaya susulan.

Seluruh korban luka-luka segera dilarikan ke RSUD Caruban untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif. Sementara itu, jenazah prajurit yang gugur juga dievakuasi ke rumah sakit yang sama.

Berdasarkan pantauan di RSUD Caruban hingga Kamis siang, pengamanan di area rumah sakit tampak diperketat. Sejumlah personel TNI bersenjata lengkap disiagakan untuk berjaga di sekitar Instalasi Gawat Darurat (IGD) tempat para korban dirawat, serta di area kamar jenazah.

Di lokasi ledakan, aparat gabungan masih terus melakukan penjagaan ketat dan membatasi segala bentuk aktivitas di sekitar Gupusmu. Sejumlah pejabat teras dari Kodam V/Brawijaya dilaporkan telah tiba di lokasi untuk memantau langsung penanganan insiden dan memastikan situasi kondusif.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dari ledakan tersebut masih dalam proses penyelidikan mendalam. Pihak TNI belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi maupun pemicu utama dari insiden yang terjadi di Gudang Pusat Amunisi tersebut.(ir)

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Inovasi, Pemkab Madiun Gelar Penganugerahan Lomba Inotek 2026 di Kampus UNS Caruban

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun sukses menyelenggarakan acara Puncak Penganugerahan Pemenang Lomba Inovasi Teknologi (Inotek) dan Pameran Inovasi Kabupaten Madiun Tahun 2026. Acara bergengsi ini digelar di Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Caruban, Madiun, pada Kamis, (16/7/2026).

Langkah Pemkab Madiun memindahkan lokasi acara yang biasanya digelar di Alun-Alun Rekso Gati ke lingkungan kampus ini menjadi bukti nyata komitmen kuat daerah dalam mengolaborasikan dunia pendidikan tinggi dengan inovasi daerah.

Dihadiri sekitar 300 peserta—mulai dari jajaran Forkopimda, OPD, perwakilan perbankan, akademisi, hingga para inovator muda—acara ini berlangsung meriah dan penuh gagasan progresif.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Kabupaten Madiun, Sodiq Heri Purnomo, menyampaikan bahwa Lomba Inotek 2026 ini merupakan implementasi amanah dari Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 serta Peraturan Bupati Nomor 11 Tahun 2024 tentang Inovasi Daerah.

"Maksud dan tujuan kegiatan ini adalah untuk memotivasi dan memfasilitasi perangkat daerah, masyarakat, serta inovator guna menciptakan ide kreatif teknologi yang solutif dalam menjawab permasalahan daerah, sekaligus meningkatkan indeks inovasi daerah Kabupaten Madiun," ujarnya.

Sodiq juga memaparkan bahwa pameran ini sengaja ditempatkan di UNS Caruban sebagai sarana sosialisasi kepada para siswa SLTA agar lebih mengenal satu-satunya perguruan tinggi negeri di Kabupaten Madiun tersebut.

Hal ini ditargetkan mampu membantu UNS mendatangkan lebih dari 1.200 mahasiswa dalam dua tahun ke depan.

Lomba Inotek sendiri telah dilaksanakan pada 8 hingga 12 Juni 2026 dengan melombakan 4 kategori utama dan diikuti oleh lebih dari 50 peserta.

Menariknya, mayoritas inovator berasal dari kalangan Generasi Z dan Milenial yang memiliki karakter berpikir abad ke-21 (kreatif, kritis, komunikatif, dan kolaboratif).

Kedepan, Bapperinda mendorong penguatan konsep kolaborasi ABG (Academic, Business, and Government) agar karya-karya inovasi pemenang dapat diadopsi oleh dunia usaha demi menciptakan ekonomi sirkular.

Sebagai keberlanjutan acara, Pemkab Madiun juga menggelar Seminar Gen Z bertema "Gen Z Cerdas Finansial dan Digital: Membangun Masa Depan Melalui Investasi, Inovasi, dan Kewirausahaan Digital" yang menyasar pelajar SLTA di berbagai kecamatan seperti Wonoasri, Mejayan, Pilangkenceng, Madiun, Saradan, dan Balerejo.

Dekan Sekolah Vokasi UNS, Prof. Herman Saputro, menyatakan kebanggaan luar biasa atas kepercayaan Pemkab Madiun yang bersedia memboyong gelaran inovasi daerah langsung ke dalam kampus.

Dalam kesempatan ini juga menyampaikan salam hangat dari Rektor UNS yang berhalangan hadir secara langsung karena agenda penting di Jakarta.

Prof. Herman melaporkan perkembangan pesat Kampus UNS Madiun yang kini mendidik sekitar 600 mahasiswa melalui 5 program studi aktif.

Diantaranya terdapat tiga Sarjana Terapan (D4) baru yang sangat relevan dengan kebutuhan zaman. Yakni D4 Teknologi Informasi dan Kecerdasan Artifisial (AI) – Program studi AI pertama yang dibuka di lingkungan UNS, D4 Teknologi Rekayasa Pangan – Disiapkan untuk menjawab tantangan food security (ketahanan pangan) nasional, dan D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) – Merupakan salah satu prodi terfavorit dengan tingkat keketatan masuk tertinggi secara nasional.

Ia juga mengapresiasi keberlanjutan program Beasiswa Bersahaja besutan Pemkab Madiun yang membiayai penuh kuliah anak-anak kurang mampu dari desil 1 hingga 5.

"Mahasiswa dari program beasiswa ini membuktikan kualitas luar biasa. Pada ajang Olimpiade Vokasi Nasional di Makassar kemarin, penyumbang medali emas terbanyak justru lahir dari Kampus Madiun, bukan dari Kampus Solo," ungkap Prof. Herman.

Salah satu inovasi mutakhir yang lahir adalah teknologi deteksi penyakit TBC hanya lewat analisis suara batuk.

Sementara itu Bupati Madiun, Hari Wuryanto, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap civitas akademika UNS Caruban serta para sponsor seperti Bank Jatim dan PDAM Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun.

Bupati menegaskan bahwa esensi dari inovasi daerah bukan sekadar kebaruan teknologi, melainkan bagaimana dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat. Ia mencontohkan inovasi sistem pembayaran pajak digital yang memungkinkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terpantau secara real-time.

"Inovasi daerah merupakan pembaruan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kami berharap hasil inovasi tadi betul-betul berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat dan peningkatan pelayanan publik," tegas Hari Wuryanto.

Bupati juga memastikan bahwa para pemenang Lomba Inotek Kabupaten Madiun akan mendapatkan pembinaan lanjutan untuk diikutsertakan dalam kompetisi serupa di tingkat Provinsi Jawa Timur pada bulan Agustus mendatang.

Bupati Hari Wuryanto juga membeberkan langkah taktis Pemkab Madiun dalam mengimplementasikan inovasi-inovasi unggulan hasil karya warganya.

Seluruh inovasi baru, termasuk alat deteksi TBC berbasis suara batuk, pembayaran pajak digital, dan pengolah sampah, akan dipatenkan terlebih dahulu sebelum dilepas secara masif demi menjamin aspek legalitas.

Namun sebelum diterapkan sepenuhnya, inovasi tersebut akan diuji coba di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan dievaluasi secara berkala setiap 3 bulan untuk menguji kelayakan dan efisiensinya.

Pemerintah daerah akan memfasilitasi sertifikasi agar inovasi tersebut layak dan aman melayani masyarakat luas.

"Digital itu adalah sarana, sebuah tools atau alat bantu kita untuk meningkatkan produktivitas dan memberikan nilai tambah. Gunakan teknologi digital untuk terus melahirkan inovasi baru demi kemajuan bersama," pungkasnya.

Pada puncak Penganugerahan Pemenang Lomba Inovasi Teknologi (Inotek) dan Pameran Inovasi Kabupaten Madiun Tahun 2026, diumumkan para pemenang dari berbagai kategori yang berhasil membawa pulang penghargaan dan dana pembinaan.

Pada Kategori I (Inovasi Daerah), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa meraih Juara pertama lewat inovasi “Transaksi Non Tunai dalam Tata Kelola Keuangan Desa menggunakan CMS-Siskeudes”.

Juara kedua Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di posisi kedua dengan “Si Lebah Edu: Sistem Learning Dan Bantuan Holistik Education”.

Dan Juara ketiga Dinas Kesehatan di peringkat ketiga melalui platform “EMASSA: Edukasi Emergensi Masuk Masyarakat”.

Sedangkan, Kategori II (Berbasis Website/Mobile Apps/Android), dimenangkan oleh Mahdaviqia Dharmawan dengan inovasi “Pendekar Sawah”,

Kategori III (Bidang Agribisnis, Energi Baru Terbarukan, Sosial Budaya dan Kependudukan) dimenangkan oleh Ahmad Latiful Ansor dan Angga Lestiana Putra lewat sistem pengelolaan sampah “V-CIRCULAR 29”.

Kategori IV (Kelompok Pelajar), dimenangkan  Julia Nabila Karim dan Fatimah, melalui karya kuliner lokal inovatif bertajuk “Pembuatan ‘mocaco cookies'”.(ir)

 

 

Dukung Asta Cita, Kejari Kabupaten Madiun Ikuti Sidang Massal Penetapan Wali Anak

Iki Radio – Langkah progresif dalam memberikan perlindungan hukum bagi anak-anak di Jawa Timur kembali ditunjukkan oleh korps Adhyaksa. Tepat pada Kamis (16/7/2026), Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun mengikuti persidangan penetapan pengangkatan wali bagi anak di bawah umur yang digelar serentak di seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur.

Kejari Kabupaten Madiun mengikuti persidangan penetapan pengangkatan wali bagi anak di bawah umur, Kamis (16/7/2026).

Dalam aksi nyata ini, Kejari Kabupaten Madiun mengajukan permohonan penetapan wali untuk 2 (dua) anak. Permohonan perwalian tersebut sebelumnya telah resmi didaftarkan pada 29 Juni 2026 lalu.

Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejari Kabupaten Madiun, Iwan Sofyan, mengungkapkan bahwa kegiatan perwalian massal ini merupakan komitmen konkret Kejaksaan dalam mewujudkan perlindungan anak yang inklusif dan berkelanjutan.

Langkah ini juga menjadi bukti nyata hadirnya negara untuk memberikan kepastian hukum serta melindungi hak-hak keperdataan anak, khususnya bagi anak yatim piatu, anak terlantar, anak penyandang disabilitas.

Melalui penetapan perwalian yang sah secara hukum hari ini, Kejaksaan telah membuka jalan lebar bagi anak-anak tersebut untuk mendapatkan hak-hak dasar mereka, antara lain menjamin pengurusan dokumen kependudukan yang krusial seperti akta kelahiran, Kartu Keluarga (KK), dan dokumen penting lainnya.

Selain itu memastikan anak-anak mendapatkan akses penuh terhadap hak pendidikan serta fasilitas kesehatan yang layak dari pemerintah.

Dan melindungi hak atas harta peninggalan orang tua mereka (jika ada) agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Menurut Iwan, langkah progresif pengangkatan wali anak secara serentak ini merupakan ejawantah nyata dari komitmen Kejaksaan dalam mendukung arah kebijakan nasional.

Program ini berjalan selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) serta Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Dalam Asta Cita, khususnya pada pilar penguatan reformasi hukum dan birokrasi serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), negara dituntut memberikan perlindungan hukum yang inklusif.

Sejalan dengan hal tersebut, RPJMN juga mengamanatkan penguatan perlindungan anak dan pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pemenuhan hak-hak dasar anak sejak dini.

"Anak merupakan generasi penerus bangsa, sekaligus amanah dan karunia terindah dari Tuhan Yang Maha Esa. Di pundak merekalah masa depan bangsa dan negara ini diletakkan. Negara akan terus hadir untuk memastikan hak-hak mereka terpenuhi," tegas Iwan Sofyan.

Melalui momentum ini, Kejaksaan juga menitipkan pesan penyemangat bagi seluruh anak Indonesia.

"Tetaplah bersemangat, rajin belajar, tetaplah tersenyum, dan gantungkan cita-citamu setinggi langit. Kalian adalah masa depan Indonesia. Negara akan selalu hadir untuk memastikan jalan kalian menuju masa depan yang cerah terbuka lebar," pungkasnya.(ir)

 

Presiden Prabowo Datangi Kedubes Qatar, Sampaikan Belasungkawa untuk Sheikh Hamad

Iki Radio - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Emir Qatar periode 1995–2013, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, dengan mengisi dan menandatangani Book of Condolence atau buku dukacita di Kedutaan Besar Negara Qatar di Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Emir Qatar periode 1995–2013, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, dengan mengisi dan menandatangani Book of Condolence atau buku dukacita di Kedutaan Besar Negara Qatar di Jakarta, Rabu (15/7/2026). (BPMI Setpres)

Presiden tiba di Kedutaan Besar Qatar sekitar pukul 12.40 WIB dan disambut Menteri Luar Negeri Sugiono serta Duta Besar Negara Qatar untuk Republik Indonesia, Sultan bin Mubarak Saad Al-Dosari.

Selanjutnya, Presiden menuju ruang pengisian buku dukacita untuk menyampaikan pesan belasungkawa atas wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani.

Dalam pesannya, Kepala Negara menyampaikan duka cita mendalam sekaligus mendoakan almarhum.

"Atas nama rakyat dan pemerintah Republik Indonesia, saya menyampaikan belasungkawa kami yang mendalam atas meninggalnya Yang Mulia Ayah Amir Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani. Semoga Allah Swt. Yang Mahakuasa menempatkan di sisi terbaik di hadapan Tuhan," tulis Presiden.

Kehadiran Presiden Prabowo di Kedutaan Besar Qatar menjadi bentuk penghormatan pemerintah dan rakyat Indonesia kepada Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani atas jasa dan pengabdiannya selama memimpin Qatar.

Selain itu, kehadiran Kepala Negara juga mencerminkan eratnya hubungan persahabatan dan kerja sama yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Qatar.

Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani wafat pada Minggu (12/7/2026) dalam usia 74 tahun. Ia memimpin Qatar sebagai emir pada periode 1995–2013 sebelum estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh putranya, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.

close
Pasang Iklan Disini