Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Siswa MAN 2 Kota Malang Borong Penghargaan di Japan Youth Summit 2026

KOTA MALANG, Iki Radio — Delegasi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang internasional Japan Youth Summit (JYS) 2026 yang berlangsung di Osaka, Jepang. Berbagai penghargaan bergengsi berhasil diboyong pulang, mulai dari kategori inovasi kelompok, kepemimpinan, peserta terbaik, kreativitas digital, hingga pembimbing delegasi.

Prestasi puncak pada kategori inovasi diraih oleh Group 5 yang sukses menyabet gelar 1st Place Best Idea Innovation. Kelompok ini diperkuat oleh delapan siswa, yaitu Raditya Daneswara (XII-O), Marcellino Acintyasa Rasendriya (XI-E), Allifia Konsista Addin (XII-A), Aretha Syahfilia Yustiar (XI-I), Raissya Rizwana Dania Seputra (XI-C), Keysha Maghfiroh Putri Arofah (XI-B), Aqila Balqis Mustofah (XII-O), dan Nareswari Sandra Andadhari (XI-P).

Tak kalah membanggakan, Group 6 berhasil meraih gelar 3rd Place Best Idea Innovation sekaligus dinobatkan sebagai Best Group – Junior Category. Anggota tim ini terdiri atas Danisy Izzan Burhan (XI-K), Fiann Chalif Azami (XI-I), Daffa Taaj Mulkilakbar (XI-G), Lana Nazahiah (XI-M), Aulia Naura Nadhifa (X-O), Callysta Qabysha Pramono (XI-N), A Riuki Sabrina Taufan (XI-I), dan Safira Putri Febrianti (XII-M).

Di kategori individu, para siswa MAN 2 Kota Malang turut mendominasi penghargaan:

  • Raditya Daneswara (XII-O) meraih Best Leader – Junior Category
  • Giovano Putra Andika (X-L) meraih Best Male Participant – Junior Category
  • Aretha Syahfilia Yustiar (XI-I) meraih Best Female Participant – Junior Category
  • Salsabila Qibty Nareswari (X-D) meraih penghargaan Best Content Creator

Kemenangan delegasi makin lengkap dengan diraihnya penghargaan Best Supervisor oleh Ahmad Thohir Yoga (Mr. Yoga). Sebagai Ketua Language Development Center (LDC) sekaligus Koordinator Program Kerja Sama Internasional MAN 2 Kota Malang, penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan kontribusinya dalam membimbing generasi muda di kancah internasional.

Kepala MAN 2 Kota Malang, Samsudin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian para siswa dan pembimbing.

"Prestasi ini membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing di tingkat global melalui inovasi, kreativitas, dan kolaborasi. Semoga capaian ini memotivasi seluruh siswa untuk terus berprestasi dan membawa nama baik madrasah," ujar Samsudin di Kota Malang, Kamis (22/10/2026).

Capaian di Osaka ini mencerminkan komitmen kuat MAN 2 Kota Malang dalam membekali para santri/siswa dengan kompetensi global, kepemimpinan, dan toleransi multikultural. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat program MADU MANJA (MAN 2 Kota Malang Menjelajah Dunia), sebuah inisiatif internasional di bawah naungan LDC untuk membuka akses kolaborasi dan prestasi di tingkat dunia.

 

Sapu Bersih! Seluruh Wakil Indonesia Lolos ke Perempat Final French Open 2026

PARIS, Iki Radio — Hasil gemilang dicatatkan oleh kontingen bulu tangkis Indonesia di ajang French Open 2026. Seluruh wakil Merah Putih yang berlaga di babak 16 besar berhasil memenangi pertandingan dan memastikan diri melaju ke babak perempat final tanpa menelan satu pun kekalahan.

Keberhasilan sempurna ini membuat Indonesia masih memiliki wakil yang tersebar di seluruh sektor turnamen.

Perjalanan Kemenangan Wakil Indonesia di Babak 16 Besar

Tunggal Putra & Campuran Membuka Tren Positif Perjuangan wakil Indonesia dibuka dengan apik oleh tunggal putra Moh Zaki Ubaidillah (Ubed). Pemain muda andalan ini sukses menundukkan Koki Watanabe dengan skor 21-17, 21-14 dalam durasi 42 menit.

Tren kemenangan langsung diikuti pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah. Peraih medali perak Asian Games 2026 tersebut tampil solid untuk menundukkan juara All England 2026, Ye Hong Wei/Nicole Gonzalez Chan, dengan skor meyakinkan 21-14, 21-12.

Dominasi Tunggal dan Laga AlotAlwi Farhan menyusul ke perempat final setelah mengalahkan Angus Ng Ka Long dengan skor 21-18, 21-17. Sementara itu, Putri Kusuma Wardani (Putri KW) tampil kilat dan mendominasi saat menundukkan Neslihan Arin 21-9, 21-8 hanya dalam waktu 28 menit.

Pertandingan ketat dan menegangkan turut mewarnai langkah wakil-wakil ganda Indonesia:

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus melalui laga deuce dua set langsung yang menegangkan sebelum menaklukkan Chen Bo Yang/Liu Yi dengan skor 24-22, 22-20.

Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum melewati laga alot tiga gim melawan Yeung Nga Ting/Yeung Pui Lam sebelum memastikan kemenangan 24-22, 19-21, 21-18.

Penutup Manis Sektor Ganda Pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menunjukkan kelasnya sebagai wakil Pelatnas Cipayung dengan membuat Christo Popov/Toma Junior Popov tak berdaya lewat skor 21-9, 21-15 dalam waktu 32 menit.

Kemenangan pasangan ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti atas Lin Chih Chun/Yang Chu Yun dengan skor 22-20, 21-8 menjadi penutup sempurna hari indah bagi wakil Indonesia di Paris.

Dengan hasil sapu bersih ini, kedelapan wakil Indonesia siap melanjutkan perjuangan mereka untuk memperebutkan tiket semifinal pada babak perempat final French Open 2026 yang akan digelar hari ini, Jumat (23/10/2026).

 

OJK: Inklusi Keuangan Indonesia Tembus 93 Persen, Lampaui Target RPJMN 2029 Lebih Cepat

JAKARTA, Iki Radio — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat capaian signifikan dalam tingkat literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan yang digelar bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), tingkat literasi keuangan masyarakat kini telah mencapai 69 persen, sementara tingkat inklusi keuangan berhasil melampaui 93 persen.

Pencapaian ini menandakan bahwa target inklusi keuangan nasional yang mulanya dipatok dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2029 telah berhasil dilampaui lebih awal.

"Literasi sudah mencapai 69 persen dan tingkat inklusi keuangan Indonesia sudah mencapai lebih dari 93 persen, yang hal ini sudah melampaui target RPJMN Indonesia sebesar 93 persen di tahun 2029," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Kolaborasi dan Peran TPAKD di Seluruh Daerah

Friderica menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi kuat dan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah pusat, OJK, Bank Indonesia, serta pemerintah daerah di seluruh wilayah Indonesia.

Salah satu pendorong utama keberhasilan perluasan akses keuangan ini adalah keberadaan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Saat ini, tercatat ada 552 TPAKD yang telah terbentuk dan aktif di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

"Saat ini kita sudah memiliki 552 tim percepatan akses keuangan daerah di seluruh provinsi, kabupaten, kota di Indonesia, jadi tidak ada daerah yang belum memiliki hal ini," tegas Friderica.

Ke depan, keberadaan TPAKD di seluruh penjuru tanah air diharapkan dapat terus memperkuat perluasan akses layanan keuangan hingga ke pelosok daerah. Langkah ini dinilai sangat krusial dalam mendukung pemerataan ekonomi nasional serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

 

Gempa M 7,0 Guncang Tibet: 18 Orang Tewas dan Ratusan Rumah Runtuh

BEIJING, Iki Radio — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 mengguncang wilayah Dataran Tinggi Tibet, Tiongkok, pada Kamis (22/10/2026) malam sekitar pukul 22.33 waktu setempat. Peristiwa ini mengakibatkan setidaknya 18 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya terluka.

Berdasarkan laporan China Central Television (CCTV) yang dikutip dari The Straits Times, Jumat (23/10/2026), pusat komando tanggap darurat wilayah otonom Tibet mencatat sebanyak 32 orang mengalami luka-luka, dengan 11 di antaranya menderita luka serius.

Hasil pemeriksaan awal di lapangan menunjukkan dampak kerusakan yang cukup parah, di mana setidaknya 339 rumah dilaporkan runtuh akibat guncangan hebat tersebut.


Evakuasi dan Tanggap Darurat

Menanggapi bencana ini, pemerintah setempat langsung mengerahkan lebih dari 300 petugas kepolisian ke lokasi kejadian untuk membantu proses pencarian dan penyelamatan korban yang masih berlangsung.

Sementara itu, Kantor Berita Xinhua melaporkan bahwa Kementerian Manajemen Darurat Tiongkok telah mengaktifkan tanggap darurat nasional Level IV serta mengutus tim kerja khusus langsung ke wilayah terdampak guna mengoordinasikan penanganan bencana.


Analisis Geologi dan Catatan Sejarah

Menurut data Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), titik pusat gempa terdeteksi berada di kedalaman tertentu, berjarak sekitar 191 kilometer di sebelah timur-timurlaut Nagqu, Tibet. Gempa utama tersebut kemudian disusul oleh gempa susulan (aftershock) berkekuatan magnitudo 5,2.

USGS mencatat bahwa kawasan Dataran Tinggi Tibet merupakan wilayah yang tergolong rawan bencana seismik. Sejak tahun 1900, terdapat setidaknya 29 kali gempa bumi berkekuatan di atas M 7,0 yang mengguncang kawasan tersebut beserta wilayah perbatasannya. Gempa terdahsyat dalam sejarah modern wilayah ini tercatat terjadi pada tahun 1950 dengan magnitudo 8,6 yang merenggut lebih dari 4.000 jiwa.

Meskipun guncangan kali ini cukup kuat, area di sekitar pusat gempa diketahui memiliki tingkat kepadatan penduduk yang relatif rendah dengan ketinggian rata-rata wilayah mencapai 4.800 meter di atas permukaan laut (mdpl).

 

Gema Hari Santri 2026 di Jombang: Puisi Mengharukan Siswa Sekolah Rakyat di Hadapan Mensos Gus Ipul

JOMBANG, Iki Radio — Suasana haru menyelimuti Aula Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (22/10/2026). Tangis haru tak mampu dibendung oleh Yasmin Firdausy, siswa SRT 1 Jombang, saat membacakan puisi bertajuk ‘Dari Bumi Kiai Bisri, Kami Menggapai Mimpi’ dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026.

Dengan suara lantang dan penuh penghayatan di hadapan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Yasmin menyampaikan bait-bait ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas hadirnya program Sekolah Rakyat yang membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga sederhana.

"Bapak Presiden Prabowo Subianto, mungkin Bapak tidak mengenal namaku, mungkin Bapak tak pernah bertemu emak dan bapakku. Tetapi kebijakan Bapak telah mengetuk pintu rumahku," ucap Yasmin dengan nada bergetar.

Meskipun baru menjalani pendidikan kurang dari tiga bulan di Sekolah Rakyat, Yasmin menunjukkan peningkatan kepercayaan diri yang signifikan. Selain pembacaan puisi, peringatan Hari Santri tersebut juga dimeriahkan oleh berbagai atraksi bakat siswa SRT 1 Jombang, seperti baris-berbaris variasi, tari tradisional Remo, atraksi karate, pidato empat bahasa, hingga penampilan paduan suara yang membawakan Mars Hari Santri Nasional.

Dalam arahannya, Mensos Gus Ipul menyampaikan bahwa momentum ini menjadi ajang penting untuk melihat dari dekat perkembangan karakter dan kemampuan para siswa Sekolah Rakyat, baik yang baru masuk maupun yang telah mengenyam pendidikan sejak tahun lalu.

"Perlu saya sampaikan, kondisi siswa Sekolah Rakyat pada saat masuk itu beragam. Beragam kapasitasnya, budaya dan kebiasaannya, kemampuan akademiknya, serta kondisi kesehatannya. Keberagaman ini memerlukan proses agar mereka bisa saling beradaptasi," ujar Gus Ipul usai kegiatan.

Gus Ipul menjelaskan, hingga saat ini program Sekolah Rakyat telah menjangkau sekitar 44 ribu siswa di seluruh Indonesia. Khusus di SRT 1 Kabupaten Jombang, terdapat sekitar 300 siswa yang terfasilitasi.

"Sekolah Rakyat di Jombang ini mulai dirintis tahun 2025 dengan menggunakan gedung sementara di Mojoagung. Hari ini, kita resmi berpindah dan menempati gedung permanen," ungkap Mensos.

Perubahan positif tersebut turut dirasakan langsung oleh para orang tua. Ichwatul Ulumiyah, ibu dari Yasmin, mengaku bersyukur atas tumbuh kembang anaknya. "Alhamdulillah, tambah sehat dan tambah percaya diri. Sebelumnya kurang pede kalau di rumah," tuturnya.

Senada dengan Ichwatul, Yuli Prastiana, orang tua dari Andin Valentina (siswa kelas VII SRT 1 Jombang), menuturkan bahwa selama satu tahun mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat, anaknya menjadi lebih disiplin dan rajin beribadah.

Menutup keterangannya, Gus Ipul berpesan kepada para orang tua untuk terus mendukung dan mengawal pendidikan anak-anak mereka. Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memfasilitasi masa depan para alumni Sekolah Rakyat, baik untuk melanjutkan ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja.

"Bagi yang ingin kuliah dan memiliki kemampuan akademik, nanti akan dibiayai oleh pemerintah. Namun bagi yang tidak ingin kuliah, boleh langsung bekerja menjadi pekerja terampil, baik di dalam maupun luar negeri," pungkas Gus Ipul.

Turut hadir dalam acara tersebut Dirjen Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo, Irjen Kemensos Dody Sukmono, jajaran Staf Khusus dan Tenaga Ahli Mensos, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Jombang Syaiful Anwar, jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang, serta para pilar sosial dan orang tua siswa.

 

Top

Bawakan Semangat Diplomasi Muda, Arsy Hermansyah Pukau Forum Global Millennial MUN 22 di Jakarta

JAKARTA, Iki Radio — Putri dari pasangan selebriti Anang Hermansyah dan Ashanty, Arsy Hermansyah, menarik perhatian publik usai tampil sebagai salah satu delegasi dalam ajang Global Millennial Model United Nations (GM MUN) ke-22. Konferensi simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bertaraf internasional ini diselenggarakan oleh Globy di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, pada 16–18 Oktober 2026.

Mengusung tema 'Forging a Sustainable Future', forum kali ini diikuti oleh lebih dari 1.200 delegasi muda dari 12 negara—termasuk Thailand, Lebanon, Malaysia, Brunei Darussalam, hingga partisipan perdana dari Prancis dan Belanda. Selain itu, para peserta juga datang dari berbagai belahan Indonesia, seperti Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Bali, hingga Kalimantan.

Curi Perhatian Lewat Gaya Busana dan Pidato Bahasa Inggris

Tidak hanya aktif menyampaikan gagasan, Arsy juga mencuri perhatian lewat penampilannya selama tiga hari gelaran. Pada hari pertama, ia tampil unik mengusung busana bertema Harry Potter dari asrama Gryffindor. Selama forum berlangsung, Arsy menunjukkan fleksibilitas gayanya mulai dari pakaian formal hingga sentuhan vintage, yang turut ia bagikan melalui akun Instagram pribadinya, @queenarsy.

Momen puncak terjadi saat Arsy naik ke podium untuk menyampaikan pidato dalam bahasa Inggris. Momen tersebut diunggah langsung oleh sang ibu, Ashanty, pada Minggu (18/10/2026).

Kebanggaan dan Haru Ashanty: "Teruslah Bersinar, Arsy"

Ashanty tidak dapat menyembunyikan rasa bangga dan harunya melihat keberanian serta kepercayaan diri sang putri di hadapan ratusan delegasi internasional.

Melalui unggahannya, Ashanty mengungkapkan bahwa keberanian Arsy di atas podium mengingatkannya pada sosok mendiang ayahnya (kakek Arsy). Ia juga menyelipkan nada seloroh mengenai cita-cita lamanya yang kini seolah diteruskan oleh sang anak.

"Dulu Bunda yang bercita-cita jadi diplomat, tapi justru Arsy yang sekarang menekuni dunia diplomasi. Teruslah bersinar dan pancarkan potensimu, Arsy," tulis Ashanty.

Wadah Melatih Kepemimpinan Generasi Masa Depan

Ajang Model United Nations (MUN) merupakan simulasi diplomatik di mana para peserta berperan sebagai delegasi dari suatu negara. Dalam forum ini, para delegasi bertugas untuk berunding, berdebat, serta merumuskan draft resolusi atas isu-isu global sesuai dengan posisi resmi negara yang diwakilinya.

Bagi Arsy, keikutsertaannya dalam forum berskala internasional ini menjadi pijakan berharga untuk melatih keberanian, kepemimpinan, serta kemampuan menyampaikan ide di depan umum. Ashanty pun berharap putrinya terus tumbuh menjadi pribadi yang berani menyuarakan gagasan positif demi masa depan.

 

 

Hari Santri Nasional 2026, Ratusan Siswa SMP Kota Madiun Minta Hujan

MADIUN, Iki Radio – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di SMP Negeri 9 Kota Madiun berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan nuansa yang berbeda pada Kamis (22/10/2026). 

Selain menyemarakkan momen peringatan, seluruh warga sekolah menggelar pelaksanaan salat istisqa' (salat memohon hujan) sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menghadapi musim kemarau panjang.

Kepala SMP Negeri 9 Kota Madiun, Ida Sulistyaningsih, menjelaskan bahwa pelaksanaan salat istisqa' ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Pemerintah Provinsi terkait penanganan dampak kekeringan. Lebih dari sekadar kewajiban formal, kegiatan ini dirancang sebagai sarana edukasi karakter bagi para siswa.

"Kegiatan salat istisqa' ini besar manfaatnya untuk kami. Harapan kami, pertama adalah meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT—bahwa manusia harus terus berusaha, namun tetap menyempurnakannya dengan doa. Salat istisqa' ini diniatkan untuk memohon diturunkannya hujan yang membawa keberkahan bagi kita semua," ujar Ida.

Ida menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan pelajaran praktis kepada para siswa mengenai tatacara beragama ketika menghadapi kondisi alam tertentu. "Ini menjadi pembelajaran bagi anak-anak bahwa ada aturan dan ajaran agama tentang bagaimana kita memohon sesuatu secara spesifik, yaitu memohon hujan yang bermanfaat untuk kelestarian alam dan kehidupan manusia," imbuhnya.

Pelaksanaan salat istisqa' kali ini merupakan pengalaman perdana bagi seluruh warga SMP Negeri 9 Kota Madiun. Sebelum rangkaian ibadah dimulai, guru Agama Islam setempat yang bertindak sebagai imam memberikan panduan dan tata cara pelaksanaan salat istisqa' secara detail agar jamaah dapat melaksanakannya sesuai kaidah.

Pengalaman baru ini menyisakan kesan mendalam bagi para siswa. Dimas Dwi, siswa kelas IX, mengaku sangat berkesan dapat mengikuti ibadah tersebut secara langsung meski sebelumnya hanya pernah membaca tata caranya melalui media sosial.

"Kesannya seru dan senang karena ini pertama kalinya di SMPN 9 mengadakan salat istisqa'. Makna salat ini kan meminta pertolongan, jadi saya merasa bersyukur dan bangga karena warga sekolah tetap menjaga ketakwaan kepada Allah SWT," tutur Dimas.

Dimas juga menyoroti pentingnya empati dan rasa kepedulian terhadap bencana lingkungan yang terjadi di berbagai daerah akibat kemarau panjang. "Kita harus melindungi alam. Banyak berita tentang kebakaran hutan dan masyarakat yang kesulitan air bersih. Lewat salat istisqa' ini, kita belajar berempati dan memohon agar hujan segera turun untuk membantu mereka yang membutuhkan," lanjutnya.

Rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 di SMP Negeri 9 Kota Madiun tidak hanya diisi dengan kegiatan keagamaan. Untuk mengasah potensi dan bakat peserta didik, sekolah juga menggelar berbagai perlombaan antarkelas, mulai dari pertandingan olahraga bola voli hingga kompetisi bernuansa Islami seperti seni kaligrafi dan pembuatan poster digital.


Peringati Hari Santri 2026, Gubernur Ahmad Luthfi Siapkan 6 Program Unggulan Pesantren Obah

TEGAL-JATENG, Iki Radio — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menyiapkan enam program strategis dalam rangka meningkatkan kesejahteraan, kualitas pendidikan, hingga perlindungan santri pada momentum Hari Santri Nasional (HSN) 2026.

Seluruh program tersebut terangkum dalam Program Pesantren Obah, sebuah inisiatif Pemprov Jateng untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pondok pesantren.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan hal tersebut saat memimpin Peringatan Hari Santri Nasional 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah di Jalan Pancasila, Kota Tegal, Kamis (22/10/2026).

Luthfi menjelaskan, Jawa Tengah memiliki potensi pesantren yang sangat besar. Berdasarkan data Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) NU, terdapat 5.451 pondok pesantren dengan jumlah santri mencapai 555 ribu orang.

"Ini merupakan kekuatan besar yang harus kita rawat dan kembangkan melalui kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan nyata pesantren," ujar Luthfi. Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov Jateng melibatkan Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) guna mendorong berbagai program pemberdayaan.

Enam program unggulan yang disiapkan Pemprov Jateng mencakup berbagai bidang:

1. Insentif Guru Agama: Kelanjutan program pemberian insentif bagi tenaga pendidik keagamaan yang pada tahun 2025 lalu telah disalurkan kepada 230,8 ribu guru agama.

2. Bisyaroh Penghafal Al-Qur'an: Pemberian tali asih atau penghargaan bagi santri yang menghafal dan menjaga Al-Qur'an.

3. Beasiswa Pendidikan Tinggi (S1–S3): Akses beasiswa jenjang S1 hingga S3 bagi santri dan pengasuh pesantren, baik di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri. Pada 2026, sebanyak 73 pendaftar berhasil lolos seleksi dari 942 pendaftar.

4. Beasiswa Ma'had Aly: Bantuan beasiswa bagi mahasantri Ma'had Aly dan santri penggerak yang saat ini telah menjangkau 25 Ma'had Aly di Jawa Tengah.

5. Hibah Sarana dan Prasarana: Penyaluran hibah serta bantuan renovasi pondok pesantren dan masjid demi menyediakan fasilitas belajar yang layak, aman, dan nyaman.

6. Penguatan Pencegahan & Penanganan Kekerasan di Pesantren (P2KP): Langkah tegas untuk mewujudkan lingkungan pesantren yang aman, nyaman, serta bebas dari perundungan dan pelecehan seksual.

Penguatan sistem P2KP ini didukung oleh sejumlah regulasi resmi, antara lain SK Kepala Kanwil Kemenag Jateng tentang Satgas P2KP, Surat Edaran Gubernur, serta Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 100.3.3.1/388 Tahun 2026 tentang Tim Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Pesantren dan Lembaga Pendidikan Keagamaan Formal/Nonformal (TK-P2KP-LPA).

"Regulasi ini memberikan panduan yang jelas agar semua pihak—pemerintah, Kemenag, APH, pengelola, hingga masyarakat—tahu peran masing-masing dan tidak saling lempar tanggung jawab," tegas Luthfi.

Luthfi juga mengimbau para santri untuk berani menyuarakan hak-hak mereka dan tidak ragu melaporkan segala tindakan perundungan atau kekerasan.

"Kepada para santri, jangan takut, jangan diam, dan jangan malu untuk melapor. Kenali hak kalian, saling menjaga, dan berani menjadi pelapor. Budaya diam harus kita putus bersama," pesannya.

Gubernur Ahmad Luthfi memberikan tiga pesan kunci kepada para santri untuk menyongsong Indonesia Emas 2045:

Perkuat Ilmu: Mempelajari kitab kuning secara mendalam sekaligus menguasai sains, teknologi, dan literasi digital.

Perkuat Akhlak dan Persatuan: Menjadi pembawa kedamaian, menjauhi paham yang memecah belah, dan memelihara toleransi.

Membangun Kemandirian: Mengembangkan jiwa kewirausahaan, peduli terhadap kesehatan dan lingkungan, serta aktif memberikan solusi bagi persoalan sosial.

"Selamat Hari Santri Nasional 2026. Mari kita teguhkan tekad: Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas 2045," pungkasnya.

close
Pasang Iklan Disini