Iki Radio – Bupati Madiun, Hari Wuryanto, selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM), memimpin rapat evaluasi Laporan Triwulan I Tahun 2026 Perumdam Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun, di Ruang Rapat Bupati Madiun, Pusat Pemerintahan (Puspem) Caruban, Senin (29/6/2026).
Rapat evaluasi ini dihadiri Direktur Utama Perumdam Tirta Dharma Purabaya, Imansyah Novianto, beserta jajaran direksi dan Dewan Pengawas.
Turut mendampingi Bupati dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, para Asisten Sekda, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajaran Bagian Setda Kabupaten Madiun.
Agenda diawali dengan paparan komprehensif Dirut Perumdam Tirta Dharma Purabaya, Imansyah Novianto.
Imansyah membeberkan capaian Triwulan I tahun 2026, mulai dari perkembangan perusahaan, realisasi pendapatan, laporan laba/rugi, pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), hingga pertumbuhan jumlah pelanggan.
Bupati Madiun memberikan apresiasi yang tinggi atas kinerja positif yang berhasil ditunjukkan oleh Perumdam Tirta Dharma Purabaya sepanjang awal tahun ini. Meski demikian, Hari Wuryanto mengingatkan agar jajaran manajemen tidak cepat berpuas diri.
"Secara umum kinerjanya sudah sangat positif. Namun, aspek pelayanan air bersih dan perluasan cakupannya harus tetap ditingkatkan. Selain itu, optimalisasi bisnis juga bisa digenjot melalui perluasan jaringan distribusi pemasaran AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) Yoiki, salah satunya dengan meningkatkan kerja sama dengan SPPG," ujar Bupati.
Untuk membawa perusahaan daerah ini semakin maju, Bupati memaparkan 11 langkah strategi pengembangan di antaranya meliputi peningkatan kualitas sistem manajemen dalam Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance). Mendorong Pemerintah Daerah untuk menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) yang mendukung penguatan PDAM.
Selain itu mengambil langkah-langkah konkret dalam program penurunan tingkat kehilangan air (Non-Revenue Water), serta memperluas cakupan pelayanan masyarakat secara berkelanjutan.
Senada dengan Bupati, Sekda Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, mengingatkan jajaran Perumdam untuk bergerak cepat memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi daerah.
Seiring dengan masuknya para pengembang perumahan dan perusahaan baru ke Kabupaten Madiun, Perumdam diminta responsif melakukan penyambungan jaringan baru.
"Pihak Perumdam harus merespon cepat peluang di wilayah-wilayah pertumbuhan baru tersebut. Kami juga menyarankan adanya pembuatan sumur bor baru maupun revitalisasi sumur bor peninggalan Belanda yang potensial. Ini semua fokusnya satu, yaitu memberikan pelayanan air bersih terbaik kepada masyarakat Kabupaten Madiun," pungkas Sigit.(ir)






















