Iki Radio/Berita Terbaru

Iki Yang Paling/Ngetop

Iki Ceritanya/Orang Terkenal

KLIK DISINI

Iki Dibaca Juga/Jangan Lewatkan

Iki Terbaru/Paling Greeess

Madiun Jadi Barometer Jatim, BKKBN Puji Capaian Program Bangga Kencana

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menorehkan catatan positif dalam pembangunan sumber daya manusia. 

Komitmen dalam penguatan program kependudukan dan keluarga berencana mendapat apresiasi langsung dari perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam audiensi antara perwakilan BKKBN Jatim dengan Bupati Madiun, Hari Wuryanto, di Pendopo Muda Graha pada Selasa (12/5/2026).

Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Shodiqin, menyatakan bahwa berdasarkan evaluasi terbaru, indikator pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana) di Kabupaten Madiun menunjukkan grafik yang sangat memuaskan.

"Indikator pembangunan keluarga dan kependudukan di Kabupaten Madiun menunjukkan capaian yang sangat baik. Hal ini mencerminkan keberhasilan koordinasi antar lini dalam menekan angka stunting serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat," ujar Shodiqin.

Keberhasilan ini dinilai sebagai buah dari konsistensi program lapangan yang menyentuh hingga tingkat desa dan kecamatan, sehingga target nasional dapat terpenuhi secara efektif di daerah.

Audiensi ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan langkah strategis untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan provinsi dengan kearifan lokal Madiun. Tujuannya, memastikan setiap intervensi isu kependudukan tepat sasaran.

Fokus Utama Sinergi Pemkab Madiun dengan BKKBN diantaranya akselerasi penurunan stunting melalui pendampingan intensif di tingkat keluarga. Peningkatan Partisipasi KB dengan mendorong kesadaran masyarakat secara mandiri. Dan penguatan kader lapangan dengan mengoptimalkan peran garda terdepan dalam edukasi.

Meski mendapat rapor hijau, Bupati Madiun Hari Wuryanto mengingatkan jajarannya untuk tetap membumi dan tidak terlena dengan angka di atas kertas. Ia menekankan bahwa kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan.

"Capaian ini menjadi motivasi. Fokus kita ke depan adalah meningkatkan kualitas pelayanan dan edukasi. Target utama kita adalah mewujudkan keluarga yang berkualitas secara menyeluruh," tegas Bupati Hari saat ditemui usai acara.

Ia menambahkan bahwa edukasi berkelanjutan sangat krusial agar masyarakat memiliki kesadaran mandiri dalam membangun ketahanan ekonomi dan kesehatan keluarga. 

Dengan demikian, angka kemiskinan ekstrem dan stunting di Kabupaten Madiun dapat terus ditekan secara signifikan.

Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat peran kader, guna mewujudkan visi SDM unggul dan menjadikan Kabupaten Madiun sebagai barometer keberhasilan pembangunan keluarga di Jawa Timur.(ir)

Polda Jatim Tangkap Komplotan Penyalagunaan Data Pribadi dan Penerbitan SIM Card Ilegal

Iki Radio - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur membongkar praktik penyalahgunaan data pribadi untuk penerbitan ribuan SIM card ilegal yang digunakan dalam penjualan kode OTP berbagai aplikasi digital. 

Dalam pengungkapan tersebut, polisi juga mendalami dugaan keterlibatan oknum provider seluler karena kartu yang digunakan berasal dari operator resmi dan dapat aktif menggunakan identitas milik orang lain.

Kabid Humas Polda Jatim, Jules Abraham Abast, mengatakan perkembangan teknologi komunikasi telah menjadikan data pribadi sebagai aset strategis yang sangat bernilai. 

Namun di sisi lain, kemajuan teknologi juga memunculkan ancaman kejahatan siber yang semakin kompleks, termasuk manipulasi dan penyalahgunaan data pribadi masyarakat.

“Data telah menjadi aset strategis yang sangat bernilai. Perkembangan teknologi komunikasi tidak hanya mengubah cara manusia berinteraksi, tetapi juga membentuk pola kehidupan sosial, ekonomi, dan keamanan,” ujar Kombes Pol Jules saat membuka konferensi pers di Mapolda Jatim, Selasa, (12/5/2026).

Menurutnya, ancaman penyalahgunaan data pribadi saat ini dapat menimbulkan kerugian luas bagi masyarakat, baik secara psikologis maupun material. Karena itu, perlindungan data pribadi tidak hanya menjadi persoalan teknologi, melainkan juga berkaitan dengan hak dasar warga negara atas rasa aman dan perlindungan privasi. 

“Pelindungan data pribadi bukan hanya persoalan teknologi, namun juga menyangkut hak dasar warga negara atas rasa aman dan perlindungan privasi,” katanya.

Kombes Pol Jules menambahkan, pengungkapan kasus tersebut menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi yang menitikberatkan pada pendekatan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan dalam menghadapi tantangan kejahatan digital. 

“Melalui pendekatan presisi, Polri tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga perlindungan masyarakat, penguatan keamanan ruang digital, serta peningkatan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Siber Polda Jatim, Bimo Ariyanto, menjelaskan kasus ini terungkap setelah penyidik menemukan aktivitas mencurigakan dari sebuah website bernama FastSim yang menjual layanan OTP dengan harga murah. 

“Sekira pada bulan April, Direktorat Siber mengendus adanya sebuah website bernama FastSim yang menjual SIM card dengan harga sangat murah,” kata Kombes Pol Bimo.

Dari hasil penyelidikan, polisi menangkap tiga tersangka di Bali dan Kalimantan Selatan. Tersangka berinisial DBS ditangkap di Bali dan diketahui sebagai pembuat website FastSim sekaligus pengelola modem pool untuk memproduksi serta menjual kode OTP yang telah teregistrasi menggunakan data milik orang lain.

Tersangka kedua, IGVS, warga Karangasem, Bali, berperan sebagai admin dan customer service yang melayani pembelian OTP sekaligus mengendalikan website dan stok layanan OTP. 

Sedangkan tersangka MA yang ditangkap di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, bertugas melakukan registrasi SIM card menggunakan identitas orang lain.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita 33 unit modem pool, 11 laptop, delapan box berisi SIM card, tiga monitor, dua PC, dua mini PC, hingga 25.400 SIM card yang diduga telah diregistrasi menggunakan data pribadi masyarakat.

Bimo menjelaskan, para pelaku menjalankan bisnis penjualan OTP sejak September 2025. OTP yang dijual digunakan untuk mengakses berbagai aplikasi seperti WhatsApp, Instagram, Telegram, Shopee, dan platform digital lainnya. 

“Tersangka DBS sejak September 2025 telah membuat kode OTP untuk beberapa aplikasi di antaranya WhatsApp, Instagram, Telegram, Shopee dan beberapa media sosial lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, pembeli tidak menerima fisik SIM card. Setelah melakukan pembayaran melalui website FastSim, pelanggan langsung memperoleh kode OTP yang dapat dipakai untuk aktivasi akun digital tertentu. 

“Ketika mereka membeli lewat FastSim, setelah itu dikasih kode OTP lalu mereka bisa langsung mengakses media sosial contohnya WhatsApp dan sebagainya tanpa mendapatkan fisik SIM card,” katanya.

Harga OTP dijual bervariasi mulai Rp500 hingga Rp8.000 per kode. Dari bisnis ilegal tersebut, sindikat diduga meraup keuntungan hingga Rp1,2 miliar sejak Desember 2025. Polda Jatim menduga layanan tersebut digunakan untuk mendukung berbagai tindak kejahatan siber seperti scamming, phishing, pencucian uang, pinjaman online ilegal, SIM swapping, hingga pembuatan akun palsu. 

“Dugaan kuat kami, ini adalah SIM card yang digunakan oleh para pelaku scamming dan kejahatan siber lainnya,” ujar Kombes Pol Bimo.

Selain mengungkap praktik penjualan OTP ilegal, penyidik juga mendalami asal-usul data pribadi yang digunakan untuk registrasi SIM card. Polisi menduga data tersebut diperoleh dari sebuah aplikasi atau script tertentu yang kini masih dalam pengembangan penyidikan. 

"Data pribadi dicomot dari sebuah aplikasi yang bernama script. Kami masih mendalami siapa yang memasukkan data pribadi ke dalam aplikasi tersebut,” katanya.

Data yang digunakan diduga bukan hanya milik masyarakat Jawa Timur, tetapi berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Dalam konferensi pers itu, polisi juga menyoroti kemungkinan adanya keterlibatan oknum provider seluler. Sebab, kartu yang digunakan dalam praktik ilegal tersebut diketahui berasal dari provider XL dan Indosat. 

“Kami akan melakukan pendalaman apakah ada oknum-oknum di provider yang ikut serta dalam sindikat ini,” kata Kombes Pol Bimo.

Menurutnya, penyidik menilai praktik tersebut tidak mungkin berjalan tanpa adanya celah dalam proses registrasi kartu SIM. 

Terlebih, pelaku diketahui menggunakan perangkat modem pool dan software khusus untuk mengotomatisasi proses registrasi dan distribusi OTP secara instan. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 51 ayat (1) juncto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah terakhir melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang ITE. 

"Mereka terancam hukuman maksimal 12 tahun penjara dan denda hingga Rp12 miliar," ucap Kombes Pol Bimo. 

Sinergi Sejahterakan ASN, Pemkab Madiun dan PT Taspen Teken MoU Layanan Terintegrasi

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Madiun resmi memperkuat kerja sama dengan PT Taspen (Persero) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Selasa (12/5/2026). 

Kesepakatan ini berfokus pada Peningkatan Layanan Taspen dan Kepesertaan Program Taspen Group bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Madiun.

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan perlindungan jaminan sosial bagi para abdi negara, baik saat masih aktif berdinas maupun ketika memasuki masa purna tugas.

Kepala PT Taspen Cabang Madiun, Susilo, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan birokrasi yang lebih lincah melalui digitalisasi layanan. Menurutnya, akurasi data dan koordinasi yang efektif adalah kunci utama.

“Kualitas layanan Taspen sangat dipengaruhi oleh efektivitas koordinasi dan pertukaran data. Tujuan kami jelas: memangkas birokrasi, mempercepat proses klaim, dan memastikan hak peserta diterima secara tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran,” ujar Susilo.

Ia juga menekankan bahwa jajaran Pemkab Madiun merupakan mitra strategis sekaligus garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan ASN di daerah. Melalui MoU ini, diharapkan hambatan administratif dapat diminimalisir sehingga layanan program unggulan Taspen Group dapat diakses lebih cepat dan transparan.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif PT Taspen. Kerja sama ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin hak-hak pegawai negeri, terutama di hari tua.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Madiun, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih. Insya Allah, PT Taspen transparan dalam pengelolaannya,” tutur Bupati.

Beberapa poin krusial yang disambut baik oleh Bupati dalam optimalisasi kerja sama ini meliputi peningkatan klaim secara otomatis, pemanfaatan aplikasi sistem informasi pengelolaan gaji, dan penyelenggaraan sosialisasi intensif bagi ASN.

Bupati Hari Wuryanto berharap sinergi ini tidak hanya berhenti di atas kertas, namun diimplementasikan secara nyata agar manfaatnya langsung dirasakan oleh seluruh ASN.

“Saya harap sinergi ini terus diperkuat sehingga memudahkan peserta mengakses berbagai layanan Taspen secara praktis dan efisien,” pungkasnya.(ir)

Bukan Gerai Baru di Caruban, Ini Sejarah Tomoro Coffe

Iki Radio -  PT Kopi Bintang Indonesia, berdagang dengan nama Tomoro Coffee, adalah sebuah perusahaan asal Indonesia yang bergerak di usaha kedai kopi. 

Perusahaan ini didirikan oleh Xing Wei "Star" Yuan dan Fish Sun pada tahun 2022. Berkantor pusat di Landmark Pluit, Tomoro Coffee saat ini mengoperasikan lebih dari 600 gerai di seluruh Indonesia, menjadikannya sebagai salah satu jaringan kopi terbesar di Indonesia.

Tomoro Coffee dicetuskan oleh Xing Wei Yuan, atau dikenal pula sebagai "Star Yuan". 

Pengusaha lulusan Universitas Nasional Singapura tersebut sebelumnya menjabat sebagai Direktur Manajemen Produk Oppo, serta berperan sebagai salah satu pendiri dari J&T Express.

Menurut Star, Tomoro Coffee adalah usaha pertamanya di bidang makanan dan minuman. 

Star mendirikan Tomoro Coffee bersama dengan Fish Sun yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua perusahaan. 

Mereka pindah ke Jakarta pada tanggal 11 April 2022. Empat bulan kemudian, tepatnya pada tanggal 9 Agustus 2022, gerai pertama Tomoro Coffee dibuka di Landmark Pluit, pusat bisnis yang saat ini menjadi kantor pusat perusahaan.

Tomoro Coffee terus berkembang pesat pada tahun-tahun berikutnya. Dalam 2 tahun, perusahaan ini telah membuka lebih dari 600 gerai di seluruh Indonesia, dengan jumlah gelas kopi yang dijual mencapai 30 juta per tahun.

Target mereka adalah untuk membuka 2 gerai baru setiap harinya dan mengembangkan bisnis ke mancanegara, dengan target utama berupa Singapura, Tiongkok, dan Filipina.

Salah satu inovasi yang digunakan oleh Tomoro Coffee adalah penggunaan mesin kopi otomatis Eversys E’4 yang mampu memproduksi 1.200 gelas kopi per hari.

Mereka juga dikenal karena strategi promosi secara daring, dengan peluncuran aplikasi seluler untuk membantu pelanggan dalam pemesanan.

Alih-alih waralaba, Tomoro Coffee menggunakan sistem kemitraan untuk dapat mengembangkan usaha mereka.

Produk

Tomoro Coffee menjual kopi berbasis arabika sebagai produk andalan mereka. Terdapat beberapa varian kopi yang ditawarkan, termasuk kopi susu gula aren, kopi pandan, kopi kelapa, dan frappé. Selain itu, perusahaan ini juga menjual produk non-kopi seperti limun, teh, cokelat, matcha, dan kue kering seperti kroisan dan roti gulung kayu manis.

Ekspansi ke Caruban, Tomoro Coffee Resmi Buka Gerai di Depan Stasiun Caruban

Iki Radio – Kabar gembira bagi pecinta kopi dan komunitas kreatif di wilayah Kabupaten Madiun. 

Jaringan kopi modern yang tengah berkembang pesat, Tomoro Coffee, secara resmi menggelar Grand Opening gerai terbarunya di pusat kota Caruban pada Senin (11/5/2026).

Kehadiran gerai ini menandai langkah strategis Tomoro Coffee dalam menjangkau lebih banyak pelanggan di Jawa Timur, khususnya sebagai penyangga Kota Madiun.

Terletak di lokasi yang sangat strategis, tepatnya di Jalan Stasiun No.5, Krajan, Kecamatan Mejayan (depan Stasiun Caruban), gerai ini langsung menyedot perhatian masyarakat, mulai dari komunitas hingga kalangan anak muda.

Pemilik Tomoro Coffee Caruban, Amin Cahyadi, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Caruban didasari oleh potensi perkembangan daerah yang sangat besar.

"Kita melihat Caruban ini luar biasa. Anak mudanya mulai banyak komunitas, ada yang kerja sambil bawa laptop (Work From Cafe), ada komunitas hobi juga. Jadi kita ingin hadir bukan hanya sebagai tempat ngopi, tapi tempat berkumpul dan bersosialisasi,” ujar Amin.

Hingga saat ini, Tomoro Coffee telah memiliki 86 cabang yang tersebar di wilayah Madiun, Ngawi, Jember, hingga Banyuwangi.

Di wilayah Madiun Raya sendiri, Tomoro telah hadir di titik-titik kunci seperti depan Stasiun KAI Madiun, Sun City Madiun, Ngawi, dan Ponorogo.

Gerai terbaru ini mengusung konsep minimalis modern dengan dominasi warna putih dan oranye yang segar. 

Selain area hangout yang nyaman, Tomoro Coffee Caruban juga dilengkapi dengan fasilitas ruang meeting yang dapat digunakan untuk rapat formal maupun kegiatan komunitas. 

Pelanggan dapat menikmati berbagai pilihan kopi berbahan dasar biji kopi 100% Arabika dengan menu andalan seperti Tomoro Aren Latte, yaitu kopi susu gula aren yang lembut. Coconut Latte yang menjadi Perpaduan unik kopi dengan kesegaran kelapa. Dan Manuka Oat Latte yaitu pilihan sehat dengan madu Manuka dan susu gandum.

Aneka Pastry, seperti Butter Croissant dan Choco Danish sebagai pendamping.

Kehadiran investasi retail ini mendapat apresiasi positif dari Pemerintah Kabupaten Madiun. 

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Madiun, Puji Rahmawati, yang hadir dalam acara tersebut menyatakan dukungannya.

“Alhamdulillah sekarang ada lagi tempat yang representatif untuk anak muda. Lokasinya juga strategis di depan stasiun, jadi masyarakat bisa sambil menikmati suasana di sini. Semoga bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi dan keramaian di wilayah Caruban,” kata Puji.(ir)

Dua Perda Baru Jatim Disahkan, Perseroda PJU dan Nomenklatur Dinas

Iki Radio - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi mengesahkan dua rancangan peraturan daerah (Raperda) dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jatim, Surabaya, Senin (11/5/2026).

Dua raperda tersebut, yakni perubahan bentuk hukum PT Petrogas Jatim Utama (PJU) menjadi Perseroda Petrogas Jatim Utama, dan perubahan Kelima atas Perda Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Jatim, Blegur Prijanggono, dihadiri jajaran pimpinan DPRD serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Sekdaprov Adhy Karyono, dan kepala perangkat daerah.

"Seluruh fraksi menyetujui dan mengesahkan kedua raperda menjadi perda. Ada beberapa catatan yang perlu segera ditindaklanjuti oleh Pemprov Jatim,” ujar Blegur.

Gubernur Khofifah menegaskan, perubahan status hukum PJU menjadi perseroda bertujuan memperkuat pengelolaan sektor energi, menjamin efektivitas dan akuntabilitas usaha, serta meningkatkan pendapatan asli daerah.

Perseroda diharapkan berperan lebih besar dalam pengelolaan migas, energi, sumber daya mineral, hingga kepelabuhanan.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menekankan pentingnya optimalisasi peran BUMD sebagai instrumen pembangunan daerah yang Profesional, adaptif, dan berorientasi pada kemanfaatan publik.

Selain itu, perubahan nomenklatur Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menjadi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif dilakukan sebagai tindak lanjut kebijakan nasional untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif daerah.

Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Jatim atas dukungan dan kerja sama selama proses pembahasan dua raperda tersebut.

Gubernur Khofifah, berharap penetapan kedua Perda tersebut Dapat semakin memperkuat penyelenggaraan pemerintahan daerah yang akuntabel, Efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semoga membawa penyelenggaraan pemerintahan yang lebih akuntabel dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. 

Tiba di Banyuwangi, Bupati Ipuk dan Komponen Lintas Agama Sambut Kedatangan Biksu Thudong

Iki Radio - Para biksu Thudong tiba di kelenteng atau Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Tik Liong Tian, Rogojampi, Banyuwangi, Senin (11/5/2026). Mereka disambut hangat oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, pengurus yayasan TTID, umat Tri Dharma dan masyarakat lintas agama.

Kesenian barongsai ikut memeriahkan kedatangan mereka yang berjumlah 56 orang itu. Para biksu juga mencuci kaki, menebar bunga, dan seremoni.

Bupati Ipuk menyampaikan penghormatan kepada para biksu yang telah tulus dan sabar akan menempuh perjalanan ribuan kilometer melakukan perjalanan spiritual. 

Mereka tiba di Banyuwangi dengan keadaan selamat dan sehat. Setelah itu mereka akan berjalan ratusan kilometer lagi untuk sampai ke titik tujuan akhir, yaitu Candi Borobudur sebagai pusat perayaan Waisak tahun ini.

“Ini adalah kebanggaan tersendiri bagi Banyuwangi karena menjadi salah satu kota persinggahan dalam perjalanan thudong tahun ini,” ungkap Ipuk.

Perjalanan mereka menjadi bagian dari Indonesia Walk for Peace 2026 yang diikuti 50 biksu dari Thailand, Malaysia, Laos, dan 6 biksu dari Indonesia.

Ipuk mengatakan, perjalanan spiritual para biksu Thudong membawa pesan tentang perdamaian, kemanusiaan, dan persaudaraan di tengah keberagaman.

"Di Banyuwangi, masjid, gereja, pura, vihara, dan klenteng hidup berdampingan. Masyarakatnya guyub, saling membantu. Keberagaman bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk saling menguatkan," ujar Ipuk.

Perjalanan spiritual para biksu thudong akan berlangsung selama sekitar tiga pekan untuk mengikuti rangkaian perayaan Hari Raya Waisak di Candi Borobudur pada 31 Mei 2026. Total jarak perjalanan menuju Borobudur mencapai sekitar 666 kilometer.

Ketua Panitia Klenteng Tik Liong Tian, Siswanto mengatakan, selama perjalanan para biksu akan singgah di sejumlah vihara dan tempat peribadatan yang telah disiapkan panitia di berbagai daerah.

Setelah dari Rogojampi, para biksu melanjutkan perjalanan menuju Vihara Jaya Manggala di Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran. 

"Di lokasi tersebut mereka akan beristirahat dan menginap sebelum melanjutkan perjalanan ke Pasuruan dan daerah lainnya yang dilewati," ujarnya. 

Salah satu biksu asal Indonesia, Bhante Jinavaro (38), mengaku bersyukur dapat mengikuti perjalanan Thudong menuju Candi Borobudur. Meski harus menghadapi cuaca panas dan perjalanan panjang, ia tetap bersemangat menuntaskan ritual tersebut.

"Perjalanannya sangat bagus, walaupun banyak rintangan dan hambatan. Cuaca di Bali luar biasa panas dibandingkan di Pulau Jawa. Tapi kami tetap harus punya semangat supaya bisa sampai di Borobudur," ujar Bhante.(*)

Kemenhaj Perkuat Pelindungan Jemaah dari Haji Nonprosedural

Iki Radio - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan jemaah haji Indonesia melalui pengawasan terhadap praktik haji nonprosedural, sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Memasuki hari ke-20 operasional haji 1447 H/2026 M, layanan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia secara umum berjalan lancar. Hingga Minggu (10/5/2027), sebanyak 323 kelompok terbang (kloter) dengan total 125.243 jemaah dan 1.289 petugas telah diberangkatkan menuju Arab Saudi.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 204 kloter dengan 78.946 jemaah dan 816 petugas telah tiba di Makkah setelah bergerak dari Madinah untuk melaksanakan umrah wajib dan mempersiapkan diri menuju puncak ibadah haji.

Sementara itu, kedatangan jemaah gelombang kedua melalui Bandara King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah terus berlangsung. Hingga saat ini tercatat 47 kloter dengan 17.861 jemaah dan 189 petugas telah tiba. Selain itu, sebanyak 3.266 jemaah haji khusus juga telah berada di Arab Saudi.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha, menegaskan bahwa perlindungan jemaah dimulai dari kepatuhan terhadap aturan resmi, termasuk penggunaan visa haji.

“Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Arab Saudi memiliki komitmen yang sama bahwa ibadah haji harus dilaksanakan melalui jalur resmi. Karena itu kami kembali mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran berhaji menggunakan visa selain visa haji. Selain melanggar aturan, praktik haji nonprosedural sangat berisiko terhadap keselamatan jemaah karena mereka berada di luar sistem perlindungan resmi,” tegas Ichsan dalam siaran persnya di Makkah, Minggu (10/5/2026).

Menurut Ichsan, Kemenhaj bersama kementerian dan lembaga terkait telah membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penegakan Hukum Haji Nonprosedural yang melibatkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Bareskrim Polri.

“Satgas ini dibentuk untuk melindungi masyarakat dari praktik pemberangkatan haji ilegal dan menindak pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan niat suci masyarakat untuk berhaji,” ujarnya.

Selain penguatan perlindungan, Kemenhaj juga mengingatkan jemaah agar memprioritaskan kesehatan fisik menjelang puncak haji.

Dengan suhu di Makkah dan Madinah yang saat ini berkisar antara 38 hingga 42 derajat Celsius, jemaah diminta mengurangi aktivitas yang tidak mendesak, terutama di siang hari, memperbanyak minum air putih, menjaga pola makan, serta memanfaatkan waktu istirahat sebaik mungkin.

“Puncak haji adalah fase ibadah yang sangat membutuhkan stamina. Jangan sampai tenaga habis sebelum waktunya. Utamakan ibadah wajib, kurangi aktivitas yang menguras fisik, dan segera laporkan jika mengalami gangguan kesehatan sekecil apa pun,” kata Ichsan.

Ia juga memberikan perhatian khusus kepada jemaah lanjut usia, penyandang disabilitas, serta jemaah dengan komorbid agar selalu didampingi dan aktif berkoordinasi dengan petugas kesehatan.

“Layanan kesehatan kami siaga 24 jam, tetapi keberhasilan menjaga kesehatan sangat bergantung pada kedisiplinan jemaah sendiri. Jangan menunda melapor jika merasa tidak sehat,” lanjutnya.

Hingga saat ini, sebanyak 67 jemaah masih menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi.

Pada kesempatan yang sama, Kemenhaj juga mengingatkan jemaah gelombang kedua yang masuk melalui Jeddah agar telah mengenakan kain ihram sejak di embarkasi, mengingat pengambilan miqat dilakukan dalam perjalanan menuju Arab Saudi sebelum bergerak ke Makkah.

“Kepatuhan kecil seperti mengenakan ihram sesuai ketentuan adalah bagian dari disiplin ibadah. Kami berharap seluruh jemaah mengikuti arahan petugas agar seluruh rangkaian ibadah berjalan sah, tertib, dan nyaman,” ujar Ichsan.

Kemenhaj juga menyampaikan duka cita atas wafatnya tiga jemaah Indonesia pada Sabtu (9/5), yakni Rodiyah Wayan (SOC 3), Kamariah Dul Tayib (SUB 8), dan Nursidah Sinrang Sijarra (UPG 5). Dengan demikian, jumlah jemaah wafat di Arab Saudi hingga saat ini sebanyak 23 orang.

“Kami mendoakan seluruh jemaah yang wafat mendapatkan husnul khatimah dan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kekuatan dan ketabahan,” tutur Ichsan.

Menutup keterangannya, Ichsan mengajak seluruh jemaah untuk menjaga semangat ibadah dengan tetap mengedepankan keselamatan, ketertiban, dan kepatuhan terhadap aturan.

“Haji bukan hanya soal sampai di Tanah Suci, tetapi bagaimana ibadah ini dijalankan dengan tertib, aman, dan bermartabat. Mari kita jaga niat, jaga kesehatan, dan bersiap menyambut puncak haji dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

close
Pasang Iklan Disini