Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

Wali Kota Pontianak Minta Pejabat Baru Beri Pelayanan Cepat tanpa Menunggu Viral

Iki Radio - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono melantik 32 pejabat administrator setingkat eselon tiga dan 27 pejabat pengawas setingkat eselon empat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Pada kesempatan itu, ia juga melantik Wulanda Anjaswari sebagai Camat Pontianak Selatan, serta sejumlah kepala sekolah, kepala puskesmas dan pejabat fungsional.

Pelantikan Eselon III dan IV di Lingkungan Pemerintah Kota Pontianak

Kepada para pejabat yang baru dilantik, Edi menekankan pelayanan publik tidak boleh menunggu persoalan menjadi viral di media sosial untuk kemudian ditangani. Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta bergerak cepat, peka terhadap kondisi di lapangan, dan responsif terhadap keluhan masyarakat sejak awal.

“Kita tidak boleh bekerja menunggu masalah menjadi viral. Begitu melihat persoalan di lapangan, segera direspons dan dikoordinasikan,” katanya usai melantik dan mengambil sumpah jabatan, didampingi Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan, di Aula SSA Kantor Wali Kota, Rabu (31/12/2025).

Edi menjelaskan pengisian dan pergeseran jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Para pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional serta menjunjung nilai-nilai ASN BerAKHLAK, yakni akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Ia menilai ekspektasi masyarakat terhadap pemerintah daerah terus meningkat seiring perkembangan teknologi informasi dan media sosial. Kondisi tersebut menuntut ASN bekerja cepat, tidak menunda pelayanan, serta berani melakukan inovasi. Pelayanan yang lambat, menurutnya, dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi, iklim investasi, hingga penciptaan lapangan kerja.

Edi juga menekankan peran pejabat administrator sebagai penghubung antara pimpinan dan pelaksana di lapangan. Proses administrasi pemerintahan harus berjalan efektif dan efisien dengan mengedepankan penyelesaian masalah.

“Sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, regulasi di tingkat daerah dapat dievaluasi dan disesuaikan untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Edi menyinggung tantangan kebencanaan yang dihadapi Kota Pontianak, khususnya genangan dan banjir akibat kondisi geografis serta pasang air. Ia menyebut penanganan persoalan tersebut memerlukan sinergi lintas kewenangan antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat.

“Penanganan genangan dan banjir tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah kota karena menyangkut kewenangan yang lebih luas. Karena itu, diperlukan koordinasi dan kolaborasi lintas pemerintah,” imbuhnya.

Edi menyebut, pemerintah daerah tidak lagi dapat bekerja dengan pola lama. Di era media sosial, informasi menyebar sangat cepat sehingga kecepatan respons dan kepedulian terhadap persoalan di lapangan menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik.

Melalui momentum pelantikan tersebut, Edi berharap para pejabat yang dilantik mampu memanfaatkan amanah jabatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Pontianak serta kesejahteraan masyarakat.

“Saya minta setiap permasalahan segera dikoordinasikan lintas perangkat daerah tanpa menunggu berkembang menjadi isu yang meluas,” tutupnya.

Perayaan Natal Bersama di Kabupaten Madiun, Bupati Tekankan Toleransi dan Kerukunan

Iki Radio - Perayaan Natal bersama digelar Pemerintah Kabupaten Madiun, di Pendopo Ronggo Djumeno, Rabu (31/12/2025).

Bupati Madiun menyerahkan bantuan sosial kepada Panti Asuhan Debora dan Bakti Luhur, dalam perayaan Natal bersama di Kabupaten Madiun, Rabu (31/12/2025)

Mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”, Bupati Madiun Hari Wuryanto berharap, perayaan ini membawa kebahagiaan dan memperkuat semangat kerukunan. 

“Ini merupakan salah satu hari besar bagi umat Kristiani. Mereka merayakannya dengan sukacita dan tentu kami menyambut dengan baik sebagai bentuk toleransi di Kabupaten Madiun,” kata Bupati Madiun, Hari Wuryanto.

Dalam perayaan Natal yang dihadiri ratusan umat Kristiani di Kabupaten Madiun ini, Bupati Madiun bersama Wakil Bupati Madiun juga memberikan bantuan sosial kepada Panti Asuhan Debora dan Bakti Luhur. 

"Pemkab Madiun berkomitmen memberikan perhatian yang sama terhadap peringatan hari besar seluruh umat beragama," lanjutnya. 

Romo RD Adrianus Akik Purwanto menjelaskan bahwa tema Natal tahun ini merupakan pesan nasional yang dirumuskan bersama pimpinan gereja.

“Keluarga itu institusi yang didirikan oleh Tuhan, bukan manusia. Tema ini mengingatkan kembali pada Keluarga Kudus yang hidup dalam kesederhanaan dan kesulitan, tetapi tetap berpusat kepada Tuhan sehingga keluarga itu diselamatkan,” ujarnya.

Harapannya, pesan Natal tersebut dapat mengingatkan setiap keluarga untuk menjadikan Tuhan sebagai pusat kehidupan pribadi dan keluarga.

Hadir juga dalam acara ini, Pj Sekda Madiun Sigit Budiarto, Wakil Ketua DPRD Mujiono, unsur jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun, serta sejumlah tokoh lintas agama, di antaranya Ketua BAMAG Kabupaten Madiun Pdt. Nathanael Tranggono Dibyo Nugroho dan Ketua FKUB Kabupaten Madiun KH. Muharromaini Ihsan.(iw/IR)

Antar Malam Pergantian Tahun: KAI Commuter Hadirkan Perjalanan hingga Dini Hari

Iki Radio - Malam pergantian tahun selalu menjadi momen istimewa. Jalanan menuju pusat kota dipenuhi langkah warga yang ingin merayakan detik-detik akhir tahun bersama keluarga dan sahabat. Di tengah riuh perayaan itu, kereta Commuter Line tetap melaju, menjadi urat nadi mobilitas jutaan orang di Jabodetabek.

Menjelang malam Tahun Baru, KAI Commuter memastikan denyut kota tetap bergerak dengan aman dan lancar. Salah satu langkah antisipatif yang diambil adalah penambahan layanan operasional perjalanan Commuter Line Jabodetabek hingga dini hari, Rabu (31/12/2025) sampai 1 Januari 2026.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa kebijakan ini lahir dari pembacaan tren mobilitas masyarakat setiap malam pergantian tahun. Banyak warga dari kota penyangga Jakarta bergerak menuju pusat-pusat perayaan, lalu kembali pulang hingga larut malam bahkan menjelang pagi. “Ini menjadi dasar KAI Commuter menambah pelayanan perjalanan pada malam pergantian tahun,” ujarnya.

Sebanyak 26 perjalanan tambahan disiapkan, dengan operasional hingga pukul 01.30 WIB di stasiun-stasiun awal keberangkatan pada seluruh lintas. Dengan penambahan tersebut, total perjalanan Commuter Line Jabodetabek mencapai 1.091 perjalanan dalam periode tersebut.

Lintas Bogor menjadi yang terbanyak dengan 398 perjalanan, disusul Lintas Cikarang 287 perjalanan, Rangkasbitung 210 perjalanan, Tangerang 124 perjalanan, dan Tanjung Priok 72 perjalanan. Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan representasi kesiapan layanan untuk mengakomodasi jutaan rencana warga di malam spesial itu.

KAI Commuter juga mengatur jadwal perjalanan terakhir secara detail. Dari Jakarta Kota menuju Bogor, kereta terakhir berangkat pukul 01.30 WIB, sementara dari Bogor pukul 00.10 WIB. Lintas lain pun disesuaikan agar masyarakat memiliki cukup waktu merayakan malam tahun baru tanpa cemas kehilangan akses pulang.

Tak hanya soal perjalanan, kesiapan juga ditunjukkan dari sisi layanan dan keselamatan. Petugas kesehatan, pelayanan, kebersihan, hingga pengamanan disiagakan di berbagai stasiun. Semua dilakukan demi memastikan suasana perayaan tetap nyaman dan tertib.

Dengan kapasitas angkut mencapai 2 juta pengguna, KAI Commuter memprediksi jumlah penumpang pada 31 Desember hingga pergantian tahun mencapai lebih dari 1,1 juta pengguna. Angka besar yang menuntut kedisiplinan bersama.

Karina menegaskan, demi keamanan, pengguna dilarang membawa petasan, kembang api, maupun benda mudah terbakar ke dalam stasiun dan kereta. Aturan ini diterapkan tegas untuk mencegah risiko yang dapat membahayakan perjalanan bersama.

Di tengah kemeriahan kembang api dan hitung mundur pergantian tahun, Commuter Line tetap menjadi ruang publik yang harus dijaga bersama. Mengikuti arahan petugas, memperhatikan celah peron, serta menjaga anak-anak selama perjalanan menjadi bagian dari tanggung jawab kolektif.

Saat jarum jam melewati tengah malam dan kota perlahan kembali tenang, kereta-kereta tetap setia mengantar para penumpang pulang. Di balik setiap perjalanan, ada komitmen layanan yang bekerja dalam senyap menjaga agar detak kota pada malam pergantian tahun. (Sumber KAI Commuter) 

Tutup Akhir Tahun 2025 Dengan Istighosah, PDAM Kabupaten Madiun Targetkan Penambahan Cakupan Layanan 2000 Pelanggan di Tahun 2026

Iki Radio - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya atau dikenal dengan PDAM Kabupaten Madiun, menggelar Do’a Bersama, Refleksi Akhir Tahun 2025 dan Menyambut Tahun Baru 2026, di ruang aula kantor PDAM Kabupaten Madiun, Rabu (31/12/2025).

Pegawai, staf dan karyawan Perumdam Tirta Dharma Purabaya (PDAM) Kabupaten Madiun mengikuti doa bersama sebagai refleksi tahun 2025 dan menyambut tahun 2026, Rabu (31/12/2025).

Do’a bersama dan Istighosah ini diikuti ratusan pegawai, staf dan karyawan PDAM Kabupaten Madiun.

“Kegiatan ini dalam rangka memperkuat sinergisitas pegawai. Kami juga berharap ada masukan dari berbagai stakeholder, pemerintah, DPRD, dan pegawai, sehingga apa yang kami harapkan dapat tercapai di tahun 2026. Dan mendapat restu dan doa dan kami dapat melayani masyarakat kabupaten madiun dan bertumbuh lebih kuat sebagai perusahaan yang prima,” kata Direktur Utama Perumdam Tirta Dharma Purabaya Madiun, Imansyah Novianto.

Dikatakan, perjalanan tahun 2025 sebagai tahun transformasi. Yakni PDAM Kabupaten Madiun lebih fokus pada penguatan tata kelola perusahaan.

“Dengan dinamika yang ada kita harus memperbaiki kinerja perusahaan dengan cara meningkatkan kapasitas SDM. Diantaranya dengan melakukan pelatihan, diklat, dan Bimbingan Teknik (Bimtek) kepada para pegawai supaya bisa meningkatkan kemampuan dalam menjalankan roda perusahaan,” lanjutnya.

Dengan menjalin kerjasama berbagai pihak, diantaranya bank dan E-commerce, terbukti selama tahun 2025 untuk pembayaran lebih tepat waktu dan tunggakan bisa segera diselesaikan. Sedangkan untuk menekan kebocoran air, PDAM juga dibentuk tim di masing masing unit layanan.

“Diharapkan masyarakat membantu PDAM untuk melaporkan kebocoran yang ada, agar segera ditindaklanjuti oleh petugas,” tambahnya.

Seluruh stakeholder diharapkan juga mendukung ketersediaan air di Kabupaten Madiun dengan melaporkan pemakaian dan menggunakan air dengan bijak.

Sementara itu pada tahun 2026, PDAM Kabupaten Madiun menargetkan penambahan cakupan layanan hingga 2.000 pelanggan.

"Sampai akhir 2025 ini jumlah pelanggan kami sekitar 52 ribuan, dan tahun depan (2026) kami juga memberikan layanan pasang gratis 1.000 sambungan," imbuhnya.

PDAM Kabupaten Madiun berharap bisa mendapatkan sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Madiun. 

"Kami juga berharap miliki pendapatan yang lebih baik sehingga bisa meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Madiun,” pungkasnya.(iw/IR)

 

Serahkan Bantuan UPPO, Pemkab Madiun Dorong Peningkatan Perekonomian Masyarakat

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Madiun terus berupaya mewujudkan visi Madiun Bersih Sehat dan Sejahtera (Bersahaja). Salah satunya melalui sektor pertanian, yakni pengelolaan pertanian yang ramah lingkungan.


Langkah nyata yang dilakukan, adalah dengan diserahkannya bantuan unit pengolah pupuk organik (UPPO) kepada kelompok tani dan peternak, yang diberikan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, di Desa Bolo Kecamatan Kare, Selasa (30/12/2025).

Program yang dialokasikan dari dana DBHCHT dan DAU 2025 ini, bukan sekadar bantuan ternak, melainkan upaya strategis agar petani mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri dari kotoran kambing. 

"Selama ini penggunaan pupuk dan pestisida kimia terlalu berlebihan dan memiliki efek samping jangka panjang. Karena itu, kita mulai beralih ke pertanian organik,” kata Bupati.

Dengan penggunaan pupuk organik pada pertanian, diharapkan dapat menekan biaya produksi.

"Karya nyata ini penting. Ketika masyarakat melihat sendiri hasilnya bagus dan sehat, mereka akan percaya dan mau beralih ke organik,” lanjutnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun, Partoyo, menjelaskan kotoran kambing merupakan salah satu bahan terbaik untuk pupuk organik. 

"Selain memperbaiki struktur tanah, penggunaan pupuk organik juga akan mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia,” jelasnya.

Melalui program bantuan UPPO ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kelompok dalam memproduksi pupuk organik berbahan dasar kotoran ternak, khususnya kambing dan domba.

Bantuan ternak domba ke kelompok ternak ini diantaranya untuk Desa Bodag dan Desa Bolo Kecamatan Kare, serta Desa Ngranget Kecamatan Dagangan. 

"Bantuan berupa ternak domba masing 143 ekor, 1 kandang komunal, 1 rumah kompos, bak fermentasi dan 1 unit alat pengolah kompos," tambahnya.

Dengan pemberian bantuan ini masyarakat dapat membudidayakan ternak domba, sehingga akan meningkatkan kesejahteraannya. Disamping produksi pupuk organik untuk pertanian.

Sementara Kepala Desa Bolo, Jaka Mianto, mengaku senang dengan program bantuan ini, sehingga dapat memotivasi dalam mengoptimalkan potensi desa.

"Kami sangat berterima kasih atas bantuan Bapak Bupati. Ini memotivasi masyarakat kami untuk lebih produktif," katanya.(iw/IR)

Ponpes Langitan Gelar Khotmil Qur'an di Masjid Al Akbar Surabaya

Iki Radio - Pondok Pesantren Langitan kembali menggelar Khotmil Qur’an dan Istighotsah Kubro ke-X di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Selasa (30/12/2025). Kegiatan keagamaan tersebut diikuti ribuan santri, ulama, kiai, serta jamaah dari berbagai daerah dan berlangsung dengan khidmat.

Pondok Pesantren Langitan kembali menggelar Khotmil Qur’an dan Istighotsah Kubro ke-X di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Selasa (30/12/2025). 

Direktur Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Mohammad Sudjak, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pondok Pesantren Langitan yang kembali memilih Masjid Al Akbar sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan keagamaan berskala besar.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan Khotmil Qur’an dan Istighotsah Kubro di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi antara Masjid Nasional Al Akbar Surabaya dan Pondok Pesantren Langitan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama dalam penguatan nilai keislaman dan pembinaan generasi berakhlak.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan peran pesantren sebagai pilar penguatan spiritual masyarakat Jawa Timur. Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an menjadi fondasi penting dalam membangun peradaban yang bermartabat.

“Jawa Timur dikuatkan oleh pesantren, para alim, ulama, kiai, dan bu nyai. Salah satu penguat utamanya adalah Al-Qur’an,” tutur Khofifah.

Ia juga mendoakan agar kegiatan Khotmil Qur’an dan Istighotsah Kubro ini menjadi amal jariyah bagi para pendiri, pengasuh, guru, serta seluruh civitas Pondok Pesantren Langitan yang selama ini mengabdikan diri dalam menjaga dan mengajarkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana doa bersama, tetapi juga mempererat silaturahmi antara ulama, santri, dan masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen Pondok Pesantren Langitan dalam menjaga tradisi keilmuan dan spiritualitas Islam.

Gelar Apel, Pemkab Madiun Periksa Ratusan Kendaraan Dinas dan Operasional

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Apel Kendaraan Dinas dan Operasional bagi seluruh Perangkat Daerah, di Halaman Pendopo Ronggo Djumeno Caruban Selasa (30/12/2025).

Dalam apel ini, ratusan kendaraan milik Pemerintah Kabupaten Madiun dikumpulkan dan diperiksa kelayakannya. Ini dilakukan sebagai bentuk evaluasi efisiensi penggunaan kendaraan operasional OPD yang dinilai menyedot anggaran cukup besar. 

Pemeriksaan dilakukan mulai dari kondisi fisik, administrasi, hingga kelayakan jalan.

“Kita ingin kendaraan operasional benar-benar efisien, karena sekarang ini eranya efisiensi anggaran,” kata Bupati Madiun Hari Wuryanto. 

Apel kendaraan ini dilaksanakan setelah Pemkab mencermati tingginya biaya operasional kendaraan dinas. 

"Dari hasil pemantauan di lapangan, ditemukan banyak kendaraan yang usianya sudah jauh melewati nilai ekonomis, bahkan, sebagian kendaraan tercatat keluaran tahun 1999 hingga awal 2000-an," lanjutnya.

Kata Bupati, jika biaya perawatan kendaraan sudah terlalu tinggi, justru tidak efisien. Dan hal ini juga menyangkut keselamatan penumpang ataupengguna kendaraan.

Sedikitnya 450 unit kendaraan dinas roda empat dari seluruh OPD diperiksa mulai dari surat surat kendaraan, kondisi mesin dan fisik kendaraan.

“Kendaraan dinas itu harus dirawat seperti milik sendiri, supaya bisa mendukung pelayanan masyarakat dengan baik,” tegas Bupati.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Hadi Sutikno, menjeaskan pemeriksaan dilakukan oleh tim teknis yang ditunjuk.

“Nanti dari laporan tim akan terlihat mana yang masih layak dan mana yang sudah tidak layak,” jelasnya.

Dari pemeriksaan ini, kendaraan yang dinilai tidak layak dan memiliki biaya operasional tinggi akan diajukan untuk lelang.

"Kendaraan yang masih efisien tetap dipertahankan untuk operasional. Dari pemeriksaan awal, mayoritas kendaraan telah melampaui masa manfaat sesuai Permendagri Nomor 7 Tahun 2024. Ada kendaraan yang usianya sudah lebih dari 20 tahun, bahkan mendekati 30 tahun. Ini tentu perlu dievaluasi demi keselamatan layanan publik," pungkasnya.(iw/IR)

Menkeu: Dana Darurat Rp268 Miliar Cair, Pemulihan Bencana Sumatra Dipercepat

Iki Radio - Pemerintah memastikan percepatan penanganan dan pemulihan wilayah pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat melalui dukungan anggaran negara yang siap disalurkan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menghadiri Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana DPR RI bersama jajaran Kabinet Merah Putih dan kepala daerah terdampak di Banda Aceh 

Kepastian ini ditegaskan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat menghadiri Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana DPR RI bersama jajaran Kabinet Merah Putih dan kepala daerah terdampak di Banda Aceh yang dilakukan secara daring, Selasa (30/12/2025).

Menkeu menegaskan bahwa seluruh langkah percepatan anggaran tersebut merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden agar pemulihan pascabencana berjalan cepat, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Menkeu Purbaya menyampaikan bahwa pemerintah telah mencairkan dana darurat dengan total Rp268 miliar kepada tiga provinsi dan 52 kabupaten/kota terdampak bencana.

“Kami sudah melakukan percepatan penyaluran dana darurat, ini perintah Presiden. Total dananya Rp268 miliar untuk tiga provinsi dan 52 kabupaten/kota terdampak. Program Presiden sebesar Rp4 miliar per kabupaten/kota dan Rp20 miliar per provinsi itu sudah dicairkan seluruhnya,” ujar Menkeu.

Dana tersebut ditujukan untuk mendukung penanganan awal, menjaga keberlangsungan layanan publik, serta mempercepat pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Menkeu juga mengungkapkan bahwa BNPB telah mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp1,4 triliun pada 18 Desember lalu, termasuk Rp650 miliar untuk penanganan bencana di wilayah Sumatra. Hingga kini, dana siap pakai yang masih tersedia mencapai Rp1,51 triliun.

“Sekarang masih ada sisa dana siap pakai Rp1,51 triliun. Kalau hari ini atau besok BNPB menyelesaikan proses administrasinya, besok bisa cair. Uangnya ada, tinggal dipercepat,” tegasnya.

Menkeu menekankan pentingnya percepatan administrasi agar anggaran dapat segera dimanfaatkan di lapangan dan tidak menunda proses pemulihan masyarakat.

Terkait pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana, pemerintah memastikan dukungan anggaran dapat langsung disalurkan selama proses pembangunan telah berjalan dan dikoordinasikan melalui BNPB.

“Huntara dan huntap yang sudah dibangun tahun ini bisa langsung di-charge ke kami lewat BNPB. Dananya masih tersedia, jadi kalau bisa dipercepat, silakan dipercepat,” pungkas Menkeu.

Pemerintah berharap, melalui percepatan penyaluran dana darurat dan dana siap pakai tersebut, pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dapat berlangsung lebih cepat, terkoordinasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak.

Libur Akhir Tahun, Disparpora Kabupaten Madiun Himbau Waspadai Cuaca Ekstrim

Iki Radio - Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Kabupaten Madiun, menghimbau para pengunjung di sejumlah obyek wisata di wilayah Kabupaten Madiun, untuk tetap waspadai perubahan cuaca yang sewaktu waktu bisa saja terjadi, saat libur akhir tahun.

Kepala Disparpora Kabupaten Madiun, Puji Rahmawati menjelaskan, Disparpora Madiun telah menggelar rapat koordinasi dengan Polres Madiun untuk mengantisipasi bila terjadi peningkatan jumlah pengunjung, hingga terjadinya cuaca ekstrim di sekitar lokasi wisata.

“Hasil rakor dengan Polres (Madiun) ditentukan 3 titik pantau untuk destinasi wisata di Kabupaten Madiun yaitu Monumen Kresek, Nongko Ijo dan Nusantara Edupark,” jelasnya.

Pada masing masing destinasi wisata tersebut juga ditempatkan pos untuk pengamanan dari Polres Madiun. Sebab tingginya antusias masyarakat untuk menikmati libur akhir tahun, membuat sejumlah destinasi wisata tersebut mengalami kenaikan jumlah pengunjung.

“Rata rata kenaikan kunjungan sebesar 40 persen hingga 70 persen,” lanjutnya.

Selanjutnya, Disparpora Kabupaten Madiun menghimbau kepada setiap destinasi dalam hal antisipasi cuaca ekstrim yang belakangan ini terjadi, untuk keamanan dan kenyamanan pengunjung.


(iw/IR)

 

Menkomdigi Apresiasi Kinerja Balmon Jaga Konektivitas selama Libur Nataru

Iki Radio - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengapresiasi kerja Balai Monitoring (Balmon) di seluruh Indonesia yang terus menjaga kualitas layanan komunikasi selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Menkomdigi Meutya Hafid saat melakukan pemantauan Posko Nataru di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta

Hal itu disampaikan Menkomdigi saat melakukan pemantauan secara hybrid Posko Nataru Komdigi di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Jakarta, pada Selasa (30/12/2025).

“Semangat kita pertemuan pagi ini justru untuk mengapresiasi kerja dari teman-teman Balai Monitoring di seluruh Indonesia. Apresiasi paling utama menurut kami adalah perhatian. Kita ingin memberi perhatian juga kepada teman-teman dalam rangka memastikan bahwa kerja teman-teman ini termonitor di pusat,” ujar Meutya Hafid.

Menkomdigi menegaskan agar seluruh jajaran Balmon tidak merasa bekerja sendiri di lapangan, mengingat tingginya tantangan selama masa libur panjang akhir tahun.

“Jadi jangan ada yang merasa bahwa ini ada tugas yang menantang, grafiknya cukup tinggi dan lain-lain, tapi tidak diperhatikan atau tidak dilihat oleh kami di pusat,” kata Menkomdigi Meutya.

Ia menjelaskan, Posko Nataru Komdigi telah berjalan sejak 19 Desember 2025 dan akan berakhir pada 4 Januari 2026. Pertemuan tersebut digelar untuk mendapatkan laporan langsung dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) di daerah.

“Agar tidak sekadar melepas saja, hari ini kami ingin mendapatkan update dari kerja-kerja baik yang sudah dilakukan Bapak Ibu sekalian di UPT-UPT di berbagai daerah di Indonesia,” jelas Meutya.

Menkomdigi juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Balmon yang tetap bekerja di tengah masa libur untuk memastikan masyarakat dapat berkomunikasi dengan lancar selama perjalanan dan liburan.

“Kami mengapresiasi karena meskipun ini waktu libur, teman-teman terus bekerja untuk mendukung dan memberikan pelayanan bagi masyarakat agar masyarakat dapat berlibur dengan tetap terhubung, tetap terkoneksi,” ujar Meutya.

Perhatian khusus juga disampaikan kepada Balmon di wilayah terdampak bencana.

“Kami ucapkan apresiasi kami juga terkhusus untuk tiga daerah terdampak bencana yaitu Aceh, Sumut, dan juga Sumbar. Terima kasih atas giatnya yang tidak hanya melakukan tupoksi utama pengawal frekuensi, tapi juga melakukan giat-giat tambahan sebagai dukungan kepada masyarakat,” kata Meutya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kemkomdigi, Wayan Toni Supriyanto, melaporkan bahwa Posko Nataru dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Infrastruktur Digital Nomor 168 Tahun 2025.

“Posko bersama pemantauan kualitas layanan komunikasi dan spektrum radio dilaksanakan sejak 19 Desember 2025 dan akan berakhir hingga 4 Januari 2026,” jelasnya.

Pemantauan dilakukan melalui 35 posko UPT Balmon dengan tujuh posko utama di simpul strategis nasional, antara lain Bandara Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak, Stasiun KCIC, Pantai Kuta Bali, Toraja, Manado, dan Pelabuhan Tanjung Pinang.

“Hasil utama pemantauan menunjukkan bahwa kualitas konektivitas nasional terpantau dalam kondisi stabil dan terjaga dengan performa jaringan yang mampu mengakomodasi peningkatan trafik selama periode tahun baru,” ungkap Wayan.

Ia menyebutkan pengukuran telah dilakukan di 88 kabupaten dan kota di 35 provinsi dengan rata-rata kecepatan unduh 75,49 Megabyte per second (Mbps) dan unggah 33,69 Mbps.

Selain itu, pemantauan kualitas layanan berbasis data crowdsourcing juga dilakukan untuk mengidentifikasi lokasi dengan kualitas layanan yang kurang memadai.

“Telah ditindaklanjuti dalam bentuk pengiriman 893 tiket kepada operator seluler untuk dilakukan pengecekan dan perbaikan jika diperlukan,” ujarnya.

Dari sisi pengamanan spektrum frekuensi radio, hingga 30 Desember 2025 tercatat 9.670 frekuensi terpantau aman dan bebas gangguan.

“Seluruh pita prioritas yang digunakan untuk layanan strategis terpantau aman dan bebas gangguan, serta laporan gangguan dapat ditindaklanjuti secara cepat sehingga tidak berdampak pada layanan publik,” tandasnya.

Kemkomdigi selanjutnya menerima laporan singkat dari perwakilan Balmon di berbagai wilayah sebagai bagian dari akuntabilitas pelaksanaan Posko Nataru 2025–2026.

Cuaca Ekstrem Awal 2026, BMKG Ingatkan Risiko Banjir hingga Siklon Tropis

Iki Radio - Pemerintah meminta seluruh daerah meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah yang diperkirakan masih mendominasi akhir 2025 hingga awal 2026. Dinamika global dan regional menunjukkan kondisi atmosfer yang mendukung terbentuknya hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Pulau Sumatra.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Teuku Faisal Fathani dalam rapat koordinasi apel kesiapsiagaan bencana yang digelar secara daring, Senin (29/12/2025).

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, Senin (29/12/2025) saat memaparkan perkembangan cuaca dan iklim dalam rapat koordinasi apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi basah yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno.

Teuku Faisal menjelaskan, Indonesia saat ini berada dalam kondisi dinamika global yang memicu peningkatan pembentukan awan hujan. Suhu permukaan laut di Samudra Pasifik dan Samudra Hindia tercatat lebih rendah, sementara perairan Indonesia relatif lebih hangat. Kondisi ini menjadikan wilayah Indonesia sebagai “mesin uap” pembentuk awan konvektif tinggi.  “Anomali suhu permukaan laut tersebut menyebabkan curah hujan di Indonesia dalam beberapa bulan terakhir cukup tinggi, dan pola ini masih berlanjut hingga awal tahun depan,” ujarnya.

Berdasarkan prediksi BMKG, puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Januari 2026. Wilayah dengan potensi hujan tinggi hingga sangat tinggi meliputi Sumatra bagian selatan, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Papua bagian selatan, serta sebagian Sulawesi Selatan. Curah hujan di sejumlah wilayah bahkan berpotensi melampaui 500 milimeter per bulan.

Namun demikian, Teuku Faisal mengingatkan adanya peralihan pola hujan di sebagian wilayah Sumatra. Pada Februari 2026, pesisir timur Aceh, Sumatra Utara, Riau, hingga sebagian Jambi mulai memasuki periode relatif lebih kering.  “Untuk wilayah Sumatra bagian tengah dan utara, selain banjir dan longsor, kita juga harus mulai mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan pada Februari,” tegasnya.

BMKG juga melaporkan perkembangan sistem siklon tropis di sekitar wilayah Indonesia. Siklon Tropis IAU yang terbentuk dari unit siklon 96S terpantau memberikan dampak hujan sedang hingga lebat di Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, disertai angin kencang serta gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.

Selain itu, terdapat unit siklon lain, 98S, di utara Australia yang terus dipantau secara real time oleh pusat-pusat pemantauan internasional, termasuk Australia, Jepang, India, dan Indonesia. BMKG menegaskan bahwa meskipun Indonesia bukan wilayah utama lintasan siklon tropis, dampak tidak langsung tetap perlu diantisipasi.  “Dalam 55 tahun terakhir, hanya lima siklon yang tercatat berdampak langsung ke Indonesia, dan sebagian besar berkategori rendah. Namun dampak hujan, angin, dan gelombang tetap berisiko tinggi,” jelasnya.

Untuk periode sepekan ke depan, 29 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, BMKG memprediksi hujan lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Sumatra dan Jawa bagian selatan, meski intensitasnya berangsur menurun memasuki Januari.

Teuku Faisal menegaskan, penyampaian informasi cuaca dan peringatan dini bukan untuk menghambat aktivitas masyarakat maupun pariwisata, melainkan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan pemerintah daerah serta masyarakat.  “Informasi cuaca harus menjadi dasar pengambilan keputusan di daerah, terutama dalam mitigasi bencana dan perlindungan kelompok rentan,” pungkasnya.

Pemerintah pusat mendorong seluruh pemerintah daerah, khususnya di wilayah Sumatra, untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor, memastikan kesiapan sumber daya, serta merespons setiap peringatan dini secara cepat dan terukur guna menekan risiko dan dampak bencana hidrometeorologi di awal 2026.

 

Kemendagri Terbitkan 63 Ribu Dokumen Kependudukan Gratis untuk Korban Bencana Sumatra

Iki Radio - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan, pemerintah hingga saat ini telah memproduksi 63 ribu dokumen kependudukan secara gratis bagi warga terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatra, sebagai bagian dari percepatan pemulihan administrasi kependudukan.

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri memberikan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) bagi masyarakat terdampak banjir di Sumatra Barat. (Foto: Kemendagri)

"Untuk yang rusak ini kita perbaiki dan sudah berjalan, dan sampai hari ini sudah diproduksi sebanyak 63.230 dokumen dan ini semua tidak bayar," kata Mendagri Tito Karnavian melalui keterangan resmi, Senin (29/12/2025).

Menurut Menteri Tito, sejak 15 Desember 2025 pihaknya mengerahkan sembilan tim untuk mendukung pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil di 52 kabupaten dan kota terdampak. Dukungan tersebut difokuskan pada penggantian dokumen warga yang hilang atau rusak akibat bencana.

Hingga saat ini, kata Mendagri, sedikitnya tercatat lebih dari 60 ribu dokumen kependudukan telah diproduksi kembali tanpa dipungut biaya.

Dokumen tersebut meliputi Kartu Keluarga, KTP elektronik, akta kelahiran, akta kematian, serta dokumen kependudukan lainnya sesuai kebutuhan masyarakat. "Kami akan terus bekerja, artinya membantu masyarakat yang kehilangan dokumen, supaya mereka punya data-data dokumen mereka dan sekali lagi tidak dipungut bayaran," ujar Tito Karnavian. 

Dalam pelaksanaannya, lanjut dia, sebagian besar unit kependudukan dan catatan sipil (dukcapil) di daerah terdampak tetap dapat beroperasi atau dalam proses pemulihan.

Dari 52 daerah terdampak, hanya tiga unit dukcapil yang sempat tidak berjalan optimal, yakni di Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Timur, dan Kota Langsa.

Adapun unit dukcapil di daerah lain, termasuk di Sumatra Utara dan Sumatra Barat, dilaporkan tetap berjalan, dengan beberapa kendala teknis yang telah diperbaiki.  "Di Sumatra Utara juga bagus. Kota Sibolga ada masalah sedikit tapi sudah kita perbaiki. Kemudian kalau di Sumatra Barat alhamdulillah tidak ada peralatan yang rusak," ujar Tito Karnavian.

 

UMK Batang 2026 Naik 6,87 Persen, Tertinggi se-Eks Karesidenan Pekalongan

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) menggelar sosialisasi Penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Batang Tahun 2026 di Kantor Disnaker Batang, Kabupaten Batang, Senin (29/12/2025).

Disnaker Batang menggelar Sosialisasi UMK 2026 di Kantor Disnaker Batang, Kabupaten Batang

Sosialisasi ini diikuti 30 perwakilan perusahaan dari berbagai kawasan industri yang ada di wilayah Kabupaten Batang.

Kepala Disnaker Batang Suprapto mengatakan, UMK Batang 2026 telah resmi ditetapkan oleh Gubernur Jawa Tengah melalui Surat Keputusan (SK) tertanggal 24 November 2025. UMK Batang 2026 mengalami kenaikan sebesar 6,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“UMK Batang 2026 ditetapkan sebesar Rp2.708.520,00 atau naik Rp174.138,00 dari UMK 2025 yang sebesar Rp2.534.382,00,” jelasnya.

Dengan penetapan tersebut, Kabupaten Batang kini menjadi daerah dengan UMK tertinggi di wilayah eks Karesidenan Pekalongan. Pasalnya, UMK Kota Pekalongan yang pada 2025 berada di atas Batang, pada 2026 hanya ditetapkan sebesar Rp2.700.926,00.

Suprapto menegaskan bahwa UMK tersebut merupakan batas upah terendah yang wajib dibayarkan perusahaan kepada pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun. Untuk pekerja dengan masa kerja di atas satu tahun, perusahaan wajib menerapkan struktur dan skala upah.

“Bagi perusahaan yang tidak menerapkan ketentuan pengupahan sesuai UMK akan dikenakan sanksi, mulai dari sanksi administratif, teguran, hingga hambatan dalam proses perpanjangan peraturan Perusahaan,” tegasnya.

Menurut Suprapto, penetapan UMK Batang 2026 melalui proses perhitungan dan kesepakatan di tingkat Dewan Pengupahan Kabupaten Batang, yang kemudian direkomendasikan oleh Bupati Batang kepada Gubernur Jawa Tengah untuk ditetapkan.

“Sosialisasi ini kami fokuskan kepada perwakilan perusahaan agar penerapan UMK 2026 bisa berjalan sejak awal tahun mendatang,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan perusahaan, Staf HR PT Dream Plastic Indonesia Batang, Imam menyatakan, pihaknya menerima dan siap menerapkan kenaikan UMK Batang 2026 sesuai ketentuan.

“Perusahaan kami terbuka dan menyetujui kebijakan UMK. Berapa pun kenaikannya, kami tetap mengikuti aturan. Selama ini gaji karyawan minimal UMK dan ada tambahan persentase tertentu,” terangnya.

Ia menambahkan, perusahaan akan terus menyesuaikan kebijakan pengupahan sesuai regulasi yang berlaku agar hak pekerja tetap terpenuhi.

“Adanya kenaikan UMK ini para pekerja bisa memberikan kinerja yang bagus untuk perusahaan,” ujar dia. 

Polres Madiun Kota Sulap Bekas Gudang Beras Jadi Gedung SPPG, Bupati Madiun Ingatkan SOP

Iki Radio - Hanya dalam waktu sekitar dua bulan, Polres Madiun Kota mampu “menyulap” gedung bekas gudang beras di Desa Rejosari, Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun, menjadi gedung yang representatif dan siap mendukung program nasional pemenuhan gizi.

Ini disampaikan Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto Supriyadi saat groundbreaking Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Gedung Badan Gizi Nasional SPPG–Polri Polres Madiun Kota, Desa Rejosari, Kecamatan Sawahan, Senin (29/12/2025).

“Dulu lokasi ini merupakan gudang selep beras yang tidak terpakai. Kini telah menjadi gedung yang representatif dan siap mendukung program nasional pemenuhan gizi,” ujar Kapolres.

Dikatakan, dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Madiun, Perguruan Persaudaraan Setia Hati Terate, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta elemen masyarakat lainnya sehingga pembangunan SPPG dapat rampung.

Pembangunan SPPG merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung kebijakan Presiden RI terkait pemenuhan gizi masyarakat sebagai investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045. 

Kedepan, pengelolaan SPPG juga akan memberdayakan masyarakat lokal, khususnya dalam pemenuhan bahan baku operasional. 

SPPG di Rejosari merupakan unit keempat yang dikelola oleh Polres Madiun Kota. Terkait pengelolaan limbah, pihaknya memastikan telah menyiapkan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup agar seluruh proses berjalan sesuai regulasi yang berlaku.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan dukungan Polres Madiun Kota terhadap program strategis nasional tersebut. Ia menjelaskan bahwa secara ideal Kabupaten Madiun membutuhkan sekitar 50 SPPG, sementara saat ini telah terbangun 40 unit, dengan 30 di antaranya sudah beroperasi dan 10 masih dalam proses operasional.

“Program SPPG ini adalah program luar biasa dari Presiden RI yang harus kita dukung bersama. Selain meningkatkan kualitas gizi anak-anak, dampaknya juga sangat besar terhadap perekonomian masyarakat, terutama melalui pemanfaatan produk lokal,” ujar Bupati.

Bupati juga menekankan pentingnya pengelolaan SPPG sesuai standar operasional prosedur (SOP) dari Badan Gizi Nasional, termasuk aspek kebersihan, kesehatan, dan pengolahan limbah. 

Sementara Ketua Umum PSHT Pusat Madiun R. Moerdjoko HW, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada keluarga besar SH Terate untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan SPPG. 

Ia berharap sinergi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah daerah, dan kepolisian dapat terus ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat dan terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Pengelolaan Air Berkelanjutan, Pemkab Madiun Kukuhkan KOMIR 2025 - 2029

Iki Radio - Pentingnya pengelolaan air mulai dari menjaga sumber air hingga system irigasi yang berkelanjutan, menjadi salah satu fokus pemerintah Kabupaten Madiun , dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

Sehingga bilamana air dan system irigasi terkelola dengan baik, tentu akan dapat meminimalkan dampak yang ditimbulkan terkait permasalahan air. Diantaranya dampak bencana kekeringan maupun bencana banjir.

“Kalau kelebihan air bingung, kekurangan air juga bingung,” ujar Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dalam pengukuhan Komisi Irigasi (KOMIR) Kabupaten Madiun, periode 2025 – 2029, di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Senin (29/12/2025).

Kata Bupati, Kabupaten Madiun memiliki potensi sumber daya air yang besar, khususnya di kawasan lereng Gunung Wilis. Dengan pemanfaatan teknologi dan perencanaan yang tepat, kebutuhan air masyarakat dan pertanian diharapkan dapat terpenuhi, termasuk saat musim kemarau.

“Inilah sebenarnya tugas Komisi Irigasi, mengambil kebijakan dan mengamankan kebutuhan air masyarakat. Saya ingin meskipun musim kemarau, Kabupaten Madiun tidak ada wilayah yang kekeringan. Kalau ada potensi kekeringan, segera ditindaklanjuti. Air adalah kebutuhan vital masyarakat dan petani,” lanjutnya.

Sehingga Komisi Irigasi diharapkan mampu menjadi tulang punggung bagi para petani melalui sistem irigasi yang efektif dan efisien. Pengelolaan bendungan dan saluran air dilakukan secara antisipatif, terutama menjelang musim kemarau.

Sebagai landasan kebijakan, Komisi Irigasi harus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan irigasi, memperkuat partisipasi petani dalam pengambilan keputusan, serta melindungi sumber daya air dan lingkungan untuk generasi mendatang.

“Target akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat. Kalau kecukupan air bisa teratasi, Insya Allah masyarakat Kabupaten Madiun bisa sejahtera,” pungkasnya.

Sementara itu dalam pengukuhan KOMIR Kabupaten Madiun 2025 – 2029 ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada para anggota komisi irigasi.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperinda) Kabupaten Madiun, Sodiq Heri Purnomo, sekaligus sebagai ketua KOMIR Kabupaten Madiun 2025 – 2029.

“Pengukuhan ini dimaksudkan untuk menetapkan secara resmi keanggotaan Komisi Irigasi sebagai wadah koordinasi, komunikasi, dan konsultasi antara pemerintah daerah, perkumpulan petani pemakai air, serta pemangku kepentingan lainnya,” ujar Sodiq.

Selain itu, pengukuhan bertujuan memberikan landasan hukum bagi pelaksanaan tugas Komisi Irigasi, mendukung pengelolaan sistem irigasi yang berkelanjutan, serta menjamin kesinambungan kebijakan irigasi selama periode 2025–2029.(iw/IR)


Posko Nataru Kemenhub: Arus Balik Natal Mulai Padat, Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Iki Radio- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat mulai terjadinya peningkatan arus balik Natal 2025 pada Minggu (28/12/2025). 

Rapat monitoring harian Posko Pusat Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Kementerian Perhubungan Shift 3 di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta

Kondisi tersebut disampaikan Kepala Posko Pusat Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Kementerian Perhubungan Shift 3, Novyanto Widadi, dalam laporan harian Posko Nataru.

Novyanto menjelaskan, pascapuncak arus mudik Natal, pergerakan masyarakat kini memasuki fase arus balik, dengan potensi peningkatan lalu lintas di jalur wisata, jalan tol, pelabuhan, terminal, stasiun, dan bandara.

“Risiko utama yang perlu diantisipasi adalah kelelahan pengguna transportasi, kepadatan lokal, serta faktor cuaca. Karena itu, keselamatan menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Untuk mitigasi risiko, Posko Nataru melakukan pengawasan ketat di berbagai titik, termasuk pengendalian kecepatan, pemeriksaan kelelahan pengemudi, serta kelaikan kendaraan dan moda transportasi. 

Novyanto menegaskan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran aspek keselamatan.


Sektor Transportasi Darat dan Penyeberangan

Di sektor transportasi darat, pemantauan dilakukan melalui 90 titik CCTV di jalan nasional dan 43 titik di jalan tol. Selain itu, terdapat empat posko statis, antara lain di Exit Tol Cikopo, KM 29 Tol Jakarta–Cikampek, serta kawasan wisata Puncak, Jawa Barat.

Pemantauan juga dilakukan di 115 Terminal Tipe A dan 15 pelabuhan penyeberangan di seluruh Indonesia. Hasilnya, jumlah penumpang terminal yang berangkat pada periode pukul 20.00 hingga 08.00 WIB tercatat turun 15,43 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara jumlah penumpang datang naik tipis 1,3 persen.

Jumlah bus yang berangkat juga mengalami penurunan 17,3 persen, sedangkan bus datang turun 13,18 persen. Untuk pelabuhan penyeberangan, okupansi parkir di Pelabuhan Merak terpantau masih longgar, kecuali Dermaga Eksekutif yang tersisa sekitar 5 persen kapasitas.

“Kondisi ini wajar karena berada di masa jeda antara Natal dan Tahun Baru. Diperkirakan kepadatan akan kembali meningkat menjelang Tahun Baru,” jelas Novyanto.


Perkeretaapian

Di sektor perkeretaapian, tercatat beberapa gangguan operasional pada 27 Desember 2025, antara lain gangguan pengereman pada KA Commuter Line dan kebocoran atap pada rangkaian KA Sawunggalih saat hujan lebat. 

Gangguan tersebut menyebabkan keterlambatan hingga 33 menit dan telah ditangani dengan pemindahan penumpang ke rangkaian lain.

Jumlah penumpang kereta api antarkota dan regional hingga 27 Desember tercatat 344.976 penumpang atau turun 6,6 persen dibandingkan 2024. Sementara penumpang kereta perkotaan mencapai 1.036.762 penumpang, turun 13,1 persen.

Tingkat ketepatan waktu perjalanan kereta api tetap tinggi, dengan KA antarkota mencapai 99,2 persen, KA komuter 98,4 persen, dan KA regional 95 persen.


Sektor Laut dan Udara

Di sektor angkutan laut, pergerakan penumpang hingga 27 Desember 2025 mengalami kenaikan sekitar 5,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Aktivitas pelabuhan terpantau ramai di sejumlah wilayah seperti Batam, Ketapang, Gilimanuk, Ambon, Manokwari, dan Sorong. Tidak terdapat kejadian menonjol selama periode pemantauan.

Untuk sektor udara, Posko Nataru Shift 3 melaporkan tidak ada kejadian signifikan. Beberapa penerbangan mengalami penyesuaian jadwal akibat cuaca dan divert, namun seluruhnya telah ditangani dan beroperasi kembali secara normal tanpa laporan korban.

Secara keseluruhan, Novyanto menegaskan bahwa penyelenggaraan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 masih berlangsung aman dan terkendali, dengan Posko Nataru terus meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi lonjakan pergerakan menjelang pergantian tahun.

5 Film Indonesia Terlaris 2025, Animasi Jumbo Cetak Sejarah

Iki Radio - Tidak terasa tahun 2025 akan segera berakhir. Tahun ini menjadi jadi tahun emas bagi industri perfilman Tanah Air.

Bioskop kita dibanjiri karya-karya lokal yang kualitasnya tak main-main. Mulai dari animasi yang bikin bangga, komedi yang mengocok perut, hingga teror horor yang bikin susah tidur.

Penasaran film apa saja yang berhasil menduduki puncak box office tahun ini? Yuk, simak Kaleidoskop Film Indonesia Terlaris 2025 berikut ini!

1. Jumbo (10,2 Juta Penonton)

Siapa sangka film animasi bisa jadi juara? Jumbo sukses mencetak sejarah baru dan mematahkan stigma kalau animasi lokal itu sulit berkembang. Debut penyutradaraan Ryan Adryandhi di bawah bendera Visinema Animation ini berhasil meraup angka fantastis, yakni 10,2 juta penonton.

Film ini berkisah tentang Don, seorang anak laki-laki yang menyukai dongeng dan harus berpetualang memecahkan misteri. Dengan deretan pengisi suara papan atas seperti Ariel NOAH hingga Bunga Citra Lestari, Jumbo menyajikan visual dan cerita yang menyentuh hati semua umur.

2. Agak Laen: Menyala Pantiku! (9,3 Juta Penonton)

Pasukan bermarga kembali berulah! Rumah produksi Imajinari kembali tersenyum lebar setelah sekuel Agak Laen ini sukses besar. Hingga Sabtu (27/12/2025), film yang disutradarai oleh Muhadkly Acho ini tercatat telah menghibur 9.375.190 penonton.

Kali ini, kuartet Boris Bokir, Indra Jegel, Oki Rengga, dan Bene Dion harus menyamar ke sebuah panti jompo (panti wreda). Kekuatan IP (Intellectual Property) mereka terbukti masih sangat "menyala" dan relevan dengan humor yang dekat dengan masyarakat.

3. Pabrik Gula (4,7 Juta Penonton)

Masih ingat dengan fenomena KKN di Desa Penari? Kali ini, utas viral karya SimpleMan kembali diangkat ke layar lebar lewat film Pabrik Gula.

Digarap oleh tangan dingin sutradara Awi Suryadi bersama MD Pictures, film ini sukses menjadi horor terlaris tahun 2025 dengan total 4,7 juta penonton.

Film yang meramaikan momen Lebaran ini menceritakan teror di sebuah pabrik gula tua. Para buruh musiman harus menghadapi entitas gaib dari kerajaan "demit" yang murka. Akting memukau dari para pemain muda bikin suasana makin mencekam.

4. Petaka Gunung Gede (3,2 Juta Penonton)

Petaka Gunung Gede garapan sutradara Azhar Kinoi Lubis berhasil mengumpulkan 3,2 juta penonton. Film produksi Starvision ini diadaptasi dari kisah nyata tragis yang dialami pendaki bernama Maya dan Ita pada tahun 2007 silam.

Ceritanya menyoroti pelanggaran mitos dan tabu saat mendaki gunung yang berujung pada teror mistis tak berkesudahan. Kisah yang relate dengan anak gunung ini sukses bikin penonton penasaran.

5. Sore: Istri dari Masa Depan (3,1 Juta Penonton)

Enggak cuma horor dan komedi, genre sci-fi romance juga punya tempat di hati penonton tahun ini. Sore: Istri dari Masa Depan sukses membius 3,1 juta penonton. Film arahan sutradara Yandy Laurens ini mempertemukan chemistry apik antara Dion Wiyoko dan Sheila Dara.

Ceritanya yang unik tentang seorang istri yang datang dari masa depan untuk mengubah nasib suaminya ini dipuji karena visualnya yang estetik dan alur cerita yang hangat (dan bikin baper!).(grid.id)

1 Juta Liter Air Bersih Datang, Warga Terdampak Banjir di Aceh Tamiang kembali Bangkit

Iki Radio - Ketersediaan air bersih dan akses komunikasi bagi warga terdampak banjir di Aceh Tamiang mulai kembali normal. Setelah beberapa waktu mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, masyarakat kini dapat kembali menggunakan air untuk minum, memasak, beribadah, serta menghubungi keluarga.

Sebanyak kurang lebih 1 juta liter air bersih yang diangkut 118 mobil tangki air bersih berkapasitas 8.000 liter telah dikirim ke sejumlah wilayah yang sumber airnya tercemar akibat banjir. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap selama sepekan guna memastikan kebutuhan warga terpenuhi.

Seiring dengan itu, jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak juga berangsur pulih. Warga kini dapat kembali mengakses informasi, berkomunikasi dengan keluarga, serta mengurus berbagai kebutuhan dasar yang sebelumnya terhambat.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyampaikan bahwa upaya pemulihan difokuskan pada kebutuhan paling mendasar masyarakat.

“Hari ini kami memberangkatkan bantuan air bersih dan kebutuhan harian warga dari Kemkomdigi bersama mitra. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi keluarga dan saudara-saudari kita di wilayah terdampak, khususnya Aceh Tamiang,” ujar Meutya saat pelepasan bantuan di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Minggu (28/12/2025).

Selain air bersih, bantuan yang disalurkan meliputi obat-obatan, pakaian, perlengkapan ibadah, tenda dengan fasilitas MCK, serta kebutuhan dasar lainnya. Alat berat dan sumur bor juga disiapkan untuk membantu pembersihan lumpur dan pemulihan lingkungan permukiman warga.

Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kemkomdigi dengan Telkom, Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), XLSmart, serta Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Meutya menambahkan, progres pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak telah melampaui 95 persen. Namun, di beberapa daerah seperti Benar Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues, kualitas jaringan masih bergantung pada ketersediaan pasokan listrik dan berada pada kisaran 60 hingga 80 persen.

“Pemulihan jaringan sangat bergantung pada pasokan listrik. Kami terus memantau dan mempercepat pemulihan di titik-titik tersebut,” jelasnya.

Kemkomdigi memastikan akan terus mengawal pemulihan konektivitas agar warga tetap memperoleh informasi darurat, layanan publik berjalan dengan baik, serta komunikasi keluarga tetap terjaga pascabanjir.

Bupati Ipuk Angkat 4.888 Honorer Banyuwangi Jadi PPPK Paruh Waktu

Iki Radio - Senyum dan tangis haru menyelimuti para ribuan tenaga honorer di Kabupaten Banyuwangi saat penyerahan SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, di Kawasan GOR Tawangalun, Banyuwangi, Minggu (28/12/2025), Setelah pengabdian bertahun-tahun 4.888 honorer akhirnya resmi diangkat PPPK Paruh Waktu.

Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu turut disaksikan langsung oleh keluarga para honorer yang turut hadir menyaksikan momen bahagia tersebut. Dengan pengangkatan ini, para honorer resmi berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Banyak dari mereka tak kuasa menahan tangis. Kebahagiaan juga terlihat pada anak, istri, dan orang tua memeluk para penerima SK penuh haru, karena tidak sedikit dari mereka yang tak lagi muda.

“Hari ini saya sangat bahagia, anak-anak saya juga. Terima kasih Emakku Bupati Ipuk,” ujar Mislatin, dengan mata berkaca-kaca.

Mislatin yang kini berusia 57 tahun merupakan tenaga administrasi di Puskesmas Singotrunan yang telah mengabdikan diri lebih dari 28 tahun.

Wanita yang akrab disapa Mbok Rehana ini tak kuasa menahan tangis haru usai menerima SK pengangkatan yang selama ini dinantikan.

Hal serupa disampaikan Nandang Prihatining Tyas (32), bidan Tenaga Latihan Kerja (TLK) di Puskesmas Sarongan, Kecamatan Pesanggaran. Dia mengaku bersyukur akhirnya mendapat kepastian status setelah bertahun-tahun mengabdi di wilayah pelosok ujung selatan Banyuwangi.

Bupati Ipuk mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada tenaga honorer yang telah bertahun-tahun mengabdi dan berkontribusi besar dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan di Banyuwangi.

"Pemkab telah memutuskan honorer yang tersisa sebanyak 4.888 orang kita angkat menjadi PPPK Paruh Waktu. Ini merupakan bentuk kepastian kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan. Selamat kepada bapak dan ibu semua,” ujar Ipuk di hadapan ribuan PPPK Paruh Waktu yang baru saja terima SK.

Dari total 4.888 PPPK Paruh Waktu yang diangkat, terdiri atas 1.539 tenaga guru, 259 tenaga kesehatan, serta 3.090 tenaga teknis dan administrasi yang tersebar di berbagai perangkat daerah.

Bupati Ipuk menjelaskan, saat ini total ASN di Kabupaten Banyuwangi mencapai 15.411 orang, terdiri dari 6.218 PNS, 4.305 PPPK dan 4.888 PPPK Paruh Waktu.

Meski menghadapi tantangan fiskal pada 2026, di mana dana transfer pusat ke daerah dipangkas hingga Rp 665 miliar, Ipuk menegaskan Pemkab Banyuwangi tetap memprioritaskan pengangkatan PPPK Paruh Waktu.

“Pembangunan tidak boleh meninggalkan satu pun manusianya, termasuk para PPPK,” ujarnya.

Ia menambahkan, mulai 1 Januari 2026, para PPPK Paruh Waktu akan menerima penghasilan bulanan tetap dengan besaran yang jelas, setelah sebelumnya banyak honorer hanya menerima honor sukarela tanpa kepastian.

“Semoga ini membawa berkah bagi Bapak Ibu sekalian dan keluarga,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ipuk menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Layanan Tabungan dan Asuransi Pensiun (TASPEN) Jember sebagai penyelenggara Jaminan Sosial Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk menjamin perlindungan sosial dan jaminan hari tua bagi PPPK.

“Kami ingin Bapak Ibu bekerja dengan tenang, mengabdi dengan rasa aman, dan menatap masa depan dengan harapan,” ungkap Ipuk. (*)

Pasca Banjir Sumatra, Kementerian ESDM Kirim Seribu Genset untuk Desa yang belum Menyala Listriknya

Iki Radio - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan, masih ada 224 desa di Provinsi Aceh belum teraliri listrik pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang berlangsung pada penghujung November.

“Dalam catatan kami, masih ada 224 desa di Provinsi Aceh yang belum teraliri listrik,” ucap Bahlil Lahadalia melalui keterangan resmi, Sabtu (27/12/2025).

Menurut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, desa-desa tersebut berlokasi sekitar 10 kabupaten yang infrastrukturnya masih dalam proses perbaikan, termasuk Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues. 

 “Nah, dalam rangka bagaimana memberikan pelayanan maksimal, kami rapat dengan tim, bicara sama PLN,” ujarnya.

Untuk itu, Kementerian ESDM mengirim bantuan berupa seribu unit genset serta 3 ribu unit kompor gas bagi warga yang terdampak bencana banjir di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar.

 “Maka atas arahan Bapak Presiden, kami mencoba mengoptimalkan seluruh kekuatan negara, maka Kementerian ESDM hari ini mengirimkan seribu unit genset dengan kapasitas rata-rata di 5–7 kVA,” ucap Bahlil.

Bantuan genset dikirim menggunakan pesawat Hercules Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU).

Bahlil menegaskan, seribu genset yang dikirimkan saat ini masih tahap pertama. Selama infrastruktur kelistrikan di kawasan tersebut belum pulih, tutur dia, Kementerian ESDM akan terus melakukan intervensi, seperti mengirim bantuan berupa genset.

Terkait pasokan solar untuk seribu genset tersebut, Bahlil menyampaikan sudah membuat tim terpadu dengan Pertamina Patra Niaga.  

“Teman-teman Pertamina Patra Niaga yang akan memasok BBM-nya agar saudara-saudara kita yang kena musibah bisa cepat merasakan pelayanan negara, khususnya di sektor energi,” kata Menteri ESDM.

close
Pasang Iklan Disini