Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

BSI Optimistis Penempatan SAL Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

Iki Radio - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) atau BSI mengapresiasi kebijakan pemerintah melalui Kementerian Keuangan yang menempatkan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sektor perbankan. Kebijakan tersebut dapat memperkuat likuiditas perbankan sehingga kapasitas pembiayaan kepada sektor produktif meningkat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.


Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan stabilitas ekonomi tidak hanya ditopang oleh kebijakan fiskal yang kuat, tetapi juga sinergi antara pemerintah dan industri perbankan.

Menurut dia, pengelolaan SAL yang optimal membutuhkan dukungan sistem keuangan yang sehat. "Di sinilah kolaborasi pemerintah dan industri perbankan menjadi penting, yakni menjaga likuiditas, memperkuat kepercayaan pasar, dan memastikan aliran dana tetap mendukung aktivitas ekonomi, dunia usaha, serta pembangunan nasional," ujar Anggoro dalam keterangan resmi Selasa (30/6/2026).

Sebagai bagian dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Anggoro mengatakan BSI siap mendukung kebijakan pemerintah melalui layanan keuangan syariah yang inklusif. Menurut dia, langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi nasional sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

"Kami mengapresiasi kepercayaan Pemerintah kepada BSI. Amanah ini kami optimalkan untuk memperkuat pembiayaan produktif sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha," kata Anggoro.

Ditambahkannya, penempatan SAL juga membantu menurunkan biaya dana (cost of fund) sehingga perbankan memiliki ruang untuk menjaga pembiayaan tetap kompetitif. Dengan demikian, masyarakat maupun pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat memperoleh akses pembiayaan yang lebih terjangkau sehingga aktivitas ekonomi terus bertumbuh.

Di tengah dukungan likuiditas tersebut, BSI menyatakan tetap menjaga fundamental pendanaan melalui penguatan dana murah atau current account saving account (CASA). Upaya itu ditopang oleh Tabungan Haji, pengembangan Islamic ecosystem, serta percepatan layanan digital. Perseroan juga terus memperluas pembiayaan pada segmen ritel, UMKM, dan konsumer. Selain itu, BSI memperkuat pendapatan berbasis komisi melalui bisnis emas sebagai bank syariah pertama yang telah memiliki izin bullion.

Hingga April 2026, BSI mencatat Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 382 triliun atau tumbuh 17,90 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pertumbuhan tersebut ditopang kenaikan tabungan sebesar 22,02 persen menjadi Rp 165 triliun. Dengan capaian tersebut, rasio CASA BSI tercatat sebesar 63,48 persen.

Pada sisi penyaluran pembiayaan, BSI membukukan pembiayaan sebesar Rp 332 triliun atau meningkat 15,59 persen secara tahunan. Perseroan juga menyebut kualitas aset tetap terjaga, tercermin dari rasio pembiayaan bermasalah atau non-performing financing (NPF) gross yang membaik menjadi 1,80 persen.

Sebagai mitra strategis pemerintah, BSI menyatakan terus mendukung berbagai program prioritas nasional melalui penyaluran pembiayaan ke sejumlah sektor. Program tersebut meliputi pembiayaan UMKM, Kredit Usaha Rakyat (KUR), koperasi, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga pembiayaan rumah bersubsidi.

"Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen BSI untuk memperkuat ekonomi rakyat sekaligus memperluas inklusi keuangan syariah di Indonesia," pungkas Anggoro.

Indonesia-Malaysia Sepakati Pokok Perjanjian Pemindahan Narapidana

Iki Radio - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan  pemerintah Indonesia dan Malaysia telah menyepakati pokok-pokok perjanjian pemindahan narapidana (transfer of prisoners), untuk memulangkan warga negara masing-masing yang tengah menjalani proses hukum di kedua negara.

Kesepakatan prinsipil itu berhasil dicapai setelah Indonesia menolak usulan Malaysia terkait syarat pemberian remisi bagi narapidana yang dipulangkan.

Hal itu disampaikan Menko Yusril melalui keterangan resmi, Selasa (30/6/2026).

Kesepakatan krusial itu dicapai secara langsung dalam pertemuan bilateral antara Yusril  dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim yang berlangsung di Putrajaya, Malaysia, Senin (29/6/2026).

Indonesia menegaskan  kewenangan pembinaan dan pemberian pengampunan, seperti remisi atau amnesti, harus berada sepenuhnya di bawah kendali negara penerima, bukan negara asal pemidanaan.

Malaysia akhirnya menerima pandangan tersebut demi mempercepat perlindungan hukum bagi warga negara di luar negeri. 

"Dengan petunjuk Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, masalah terkait rancangan perjanjian pemindahan narapidana sudah dapat disepakati pokok-pokoknya dan akan dibicarakan pada tingkat selanjutnya," kata Yusril.

Menko Yusril mengatakan,  pemerintah Indonesia menaruh perhatian besar terhadap kerja sama itu, mengingat banyaknya jumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini mendekam di lembaga pemasyarakatan Malaysia.

Sebaliknya, prinsip independensi pembinaan itu juga akan berlaku bagi warga negara Malaysia yang dipulangkan dari Indonesia.  

"Hanya ada kewajiban untuk melaporkan secara resmi bahwa telah dilakukan remisi atau pengampunan. Kami akan menghormati sepenuhnya kewenangan mereka," ujar Yusril.

Berdasarkan data Kemenko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan hingga Juni 2026, tercatat ada 314 warga negara Malaysia yang berada dalam sistem pemasyarakatan Indonesia. Jumlah tersebut terdiri atas 47 tahanan dan 267 narapidana, dengan mayoritas tersangkut perkara narkotika sebanyak 290 kasus.

Dari total tersebut, sejumlah 23 orang dijatuhi hukuman mati dan 51 orang menjalani pidana penjara seumur hidup.

Sering 'DM-Unsend', Inka Andestha Bongkar Cerita PDKT Pratama Arhan yang Sempat Bikin Risih

Iki Radio — Kisah asmara pesepak bola Timnas Indonesia, Pratama Arhan, dengan Inka Andestha akhirnya mulai terkuak ke publik.

Setelah belakangan ini semakin terbuka membagikan momen kebersamaan di media sosial, Inka kini blak-blakan mengungkap bagaimana awal mula hubungan mereka terjalin.

Selama ini, banyak penggemar yang penasaran mengenai siapa yang lebih dulu mengambil langkah pendekatan (PDKT). Beragam spekulasi sempat bermunculan di media sosial.

Namun, rasa penasaran itu akhirnya terjawab setelah Inka membagikan kisah tersebut dalam sebuah video yang kemudian viral di berbagai platform.

Di luar dugaan, Inka mengungkap bahwa Pratama Arhan lah yang lebih dulu mengambil langkah untuk membuka komunikasi. Dengan ekspresi malu-malu, Inka menceritakan bahwa pemain andalan Timnas tersebut beberapa kali mencoba menghubunginya melalui fitur direct message (DM) Instagram.

Sayangnya, usaha Arhan pada awalnya tidak berjalan mulus. Inka mengaku sengaja tidak membalas pesan yang dikirimkan kepadanya. Menariknya, hal yang justru membuat Inka penasaran bukanlah isi pesan tersebut, melainkan kebiasaan Arhan yang berkali-kali mengirim pesan lalu langsung menghapusnya (unsend) sebelum sempat mendapat balasan.

"Jadi sedikit lah ya cerita. Jadi dia itu sebenernya udah DM aku tapi gak aku tanggep-tanggepin gitu loh. Kayak DM unsend, DM unsend, kan keliatan ya apalagi followers dia banyak kan," ungkap Inka Andestha, dikutip dari akun Instagram @exclusivetimnasartis, Senin (29/6/2026).

Awalnya, Inka sama sekali tidak berniat merespons pesan dari Arhan. Namun, notifikasi DM yang terus muncul lalu menghilang akibat dihapus membuat rasa penasarannya semakin besar. Ia bahkan mengaku sempat merasa terganggu dengan kebiasaan unik Arhan tersebut.

Merasa penasaran sekaligus terusik, Inka akhirnya memutuskan untuk membalas pesan Arhan. Siapa sangka, keputusan sederhana itu ternyata menjadi titik awal hubungan mereka.

"Terus kayak ada suatu ketika, aduh ganggu deh DM unsend DM unsend, kayak gitu. Terus akhirnya aku tanggepin, baru ketemu. Intinya gitu sih," lanjut Inka.

Setelah komunikasi mulai mencair, hubungan keduanya berkembang semakin dekat. Percakapan yang awalnya hanya terjadi di dunia maya kemudian berlanjut ke pertemuan secara langsung hingga akhirnya mereka resmi menjalin hubungan asmara.

Dalam beberapa bulan terakhir, Pratama Arhan dan Inka Andestha tampaknya sudah tidak sungkan lagi memamerkan kemesraan mereka kepada publik. Berbeda dengan masa-masa awal yang cenderung tertutup, kini keduanya terlihat lebih nyaman memperlihatkan kedekatan mereka.

Momen Manis Arhan & Inka yang Mencuri Perhatian:

  • Makan Malam Romantis: Keduanya sempat terlihat menikmati makan malam bersama di sebuah restoran dengan dekorasi bunga yang hangat.
  • Kado Spesial: Dalam momen tersebut, Arhan memberikan buket bunga serta hadiah berupa produk perawatan kulit (skincare) kepada Inka.
  • Foto Bersandar: Potret Inka yang menyandarkan kepalanya di bahu sang pesepak bola sukses membuat netizen baper. Foto ini juga diunggah ulang oleh Arhan di Instagram Story pribadinya.

Sebenarnya, sinyal kedekatan pasangan ini sudah terendus netizen sejak beberapa waktu lalu. Arhan sempat memberikan ucapan ulang tahun manis kepada Inka melalui media sosial. Tak hanya itu, kehadiran Inka dalam acara wisuda Arhan di Semarang beberapa waktu lalu juga menjadi bukti kuat adanya hubungan spesial di antara mereka.

Kini, setelah cerita awal perkenalan mereka terungkap, banyak penggemar dan netizen yang memberikan dukungan penuh. Mereka mendoakan agar hubungan Pratama Arhan dan Inka Andestha dapat berjalan langgeng hingga ke jenjang yang lebih serius.

 

Daftar Bansos Kini Lebih Mudah, Masyarakat Bisa Daftar Mandiri

Iki Radio - Pemerintah Kota (Pemko) Batam mendukung penuh implementasi Program Digitalisasi Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang digagas pemerintah pusat. Melalui program ini, masyarakat dapat mendaftar bantuan sosial (bansos) secara mandiri, lebih mudah, cepat, dan transparan melalui sistem digital.

Demikian pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Monitoring Pelaksanaan Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos di 43 kabupaten/kota yang digelar secara virtual dari Kantor Wali Kota Batam, Selasa (30/6/2026). Batam menjadi salah satu daerah percontohan atau pilot project dalam implementasi digitalisasi bansos nasional.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengatakan, program digitalisasi bansos merupakan bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan berbasis elektronik atau e-government yang tengah didorong pemerintah.

"Program ini menjadi cikal bakal roadmap menuju e-government. Dengan digitalisasi, penyaluran bantuan sosial diharapkan semakin tepat sasaran, transparan, dan akuntabel," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Indonesia , Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital, termasuk kecerdasan artifisial (AI), menjadi lompatan besar dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih efisien dan transparan.

"Transformasi digital perlindungan sosial ini merupakan langkah penting agar data penerima bansos semakin akurat. Untuk pertama kalinya, proses penerimaan bansos dilakukan secara lebih transparan dan akuntabel dengan dukungan teknologi," kata Luhut.

Luhut juga mengapresiasi seluruh kepala daerah yang terlibat dalam program percontohan tersebut. Menurutnya, hasil uji coba selama beberapa bulan ke depan akan menjadi dasar pelaksanaan secara nasional yang ditargetkan mulai diluncurkan pada Oktober 2026.

"Kami berharap paling lambat akhir Agustus seluruh daerah pilot project sudah menyelesaikan implementasi sehingga rollout nasional dapat dilakukan pada Oktober mendatang," ujarnya.

Wali kota Batam, Amsakar Achmad, menyatakan dukungannya terhadap implementasi digitalisasi bansos tersebut. Pemko Batam siap menyukseskan program nasional ini dan mendukung percepatan implementasi di daerah. 

Amsakar berharap kehadiran Portal Perlinsos dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai program bantuan sosial secara mandiri tanpa harus melalui proses birokrasi yang panjang. Pemko Batam juga akan terus melakukan sosialisasi agar masyarakat dapat memanfaatkan layanan digital tersebut secara optimal.

Untuk mendaftar bansos, masyarakat dapat melakukan login ke Portal Perlinsos. Berikut panduannya:

1. Akses situs resmi Portal Perlinsos di perlindungan.kemensos.go.id/login-ikd 

2. Pilih opsi “Masuk Dengan IKD” 

3. Sistem akan mengarahkan pengguna ke aplikasi IKD (Identitas Kependudukan Digital) 

4. Lakukan verifikasi biometrik wajah untuk memastikan keaslian pemilik akun 

5. Setelah berhasil, sistem otomatis mengarahkan ke halaman utama Portal Perlinsos dengan status sudah login dan terverifikasi 

Cara Daftar Program Bansos (PKH atau BPNT)

Setelah login, pengguna bisa langsung melakukan pendaftaran bansos. Caranya:

1. Klik menu “Daftar Program” di halaman utama 

2. Pilih program bansos yang tersedia, misalnya PKH atau BPNT 

3. Baca dengan teliti syarat dan ketentuan pendaftaran 

4. Setujui notifikasi penggunaan data pribadi 

5. Lakukan verifikasi data pemohon untuk memastikan kesesuaian data 

6. Klik “Setuju dan Daftar” 

7. Simpan atau unduh nomor pendaftaran sebagai bukti 

Cara Cek Status Pendaftaran Bansos

Setelah mendaftar, pengguna bisa dengan mudah memantau status pendaftaran. Berikut langkah-langkahnya:

* Buka halaman awal Portal Perlinsos 

* Cek notifikasi terbaru mengenai progres pendaftaran 

* Lihat status program pada menu “Program Bantuan Anda” 

* Status bisa berupa: 

    1. “Tahap proses verifikasi” → artinya pendaftaran sedang diperiksa

    2. “Aktif” → artinya pendaftar dinyatakan layak dan sudah terverifikasi.

 

Jejak Sutan Sjahrir dan Tan Malaka: Pemkot Madiun Sulap Rumah Tahanan Militer Belanda Jadi Destinasi Wisata Sejarah

Iki Radio — Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun bersiap menghidupkan kembali aset sejarah berharga di wilayahnya. Rumah Tahanan Militer (RTM) peninggalan era kolonial Belanda yang berlokasi di Jalan A. Yani akan dikembangkan menjadi destinasi wisata sejarah sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat.

Pemerintah Kota Madiun akan menyulap rumah tahanan militer peninggalan penjajah Belanda menjadi destinasi wisata sejarah Kota Madiun (Foto : Kompas.com)

Bangunan ikonik ini memiliki nilai historis yang sangat kuat. Pada masa kolonial, RTM tersebut disebut-sebut pernah menjadi tempat penahanan dua tokoh penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia, yakni Sutan Sjahrir dan Tan Malaka.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, menjelaskan bahwa RTM memiliki potensi besar untuk mendatangkan wisatawan karena narasi sejarahnya yang kuat. Nantinya, eks-penjara militer ini akan diintegrasikan ke dalam rute wisata jalan kaki (walking tour heritage) di pusat Kota Madiun.

"RTM ini memiliki potensi besar untuk mendatangkan wisatawan karena memiliki cerita sejarah. RTM nantinya akan diintegrasikan dengan sejumlah bangunan cagar budaya lain dalam satu jalur wisata sejarah," ujar Bagus, Senin(29/6/2026).

Rute walking tour heritage ini diproyeksikan membentuk satu kawasan wisata sejarah terpadu yang menghubungkan berbagai bangunan cagar budaya ikonik di Kota Madiun, antara lain Balai Kota Madiun, Bakorwil, Gereja Santo Cornelius, dan SD Santo Bernardus.

Untuk mewujudkan rencana ini, Pemkot Madiun telah menjalin koordinasi intensif dengan jajaran TNI, mulai dari Komandan Kodim, Danrem, hingga Pangdam, agar proses pembersihan dan pemanfaatan bangunan dapat berjalan lancar.

Bagus menegaskan bahwa proses pemugaran akan dilakukan dengan sangat hati-hati demi mempertahankan karakter asli bangunan. Pemerintah kota akan melakukan studi mendalam terhadap dokumentasi dan foto-foto lawas sebelum menentukan konsep penataan maupun fungsi tambahannya.

"Kami akan lihat dulu foto aslinya seperti apa. Setelah itu baru kami tentukan fungsinya," tambahnya. Selain sebagai sarana edukasi, kawasan ini juga diproyeksikan menjadi spot fotografi estetis bagi para wisatawan.

Rencana strategis ini disambut baik oleh pihak militer. Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Arm. Untoro Hariyanto, menyatakan dukungan penuhnya terhadap langkah Pemkot Madiun untuk menghidupkan kembali bangunan bersejarah tersebut.

Menurut Untoro, pengembangan wisata sejarah ini tidak hanya sekadar menjaga warisan masa lalu, tetapi juga menjadi stimulus yang kuat untuk mendongkrak sektor pariwisata dan menggerakkan roda perekonomian daerah.

"Konsep yang disiapkan Pak Wali merupakan wisata sejarah yang sangat baik. Untuk itu kami mendukung penuh konsep tersebut," tegas Kolonel Arm. Untoro Hariyanto.

Gagasan menyulap RTM menjadi objek wisata ini muncul setelah Plt Wali Kota Madiun bersama para pegiat sejarah meninjau kawasan Jalan Pahlawan. 

Lokasi RTM yang strategis dan berdekatan dengan Balai Kota dinilai sangat ideal untuk mendukung pengembangan kawasan heritage di jantung Kota Madiun.(ir)

Menpora Dorong Pelatnas Jangka Panjang, Judo Indonesia Harus Miliki Roadmap Prestasi

Iki Radio - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan pentingnya pembinaan atlet judo secara berkelanjutan melalui program pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang untuk melahirkan prestasi yang konsisten di tingkat internasional.

Hal itu disampaikan Menpora saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Judo Seluruh Indonesia Tahun 2026 di Aula Prakasa Mako Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Senin (29/6/2026).

Dalam sambutannya, Erick mengapresiasi kontribusi cabang olahraga judo terhadap prestasi Kontingen Indonesia pada SEA Games 2025 di Thailand. Menurutnya, keberhasilan Indonesia menempati peringkat kedua klasemen akhir tidak terlepas dari sumbangan empat medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu yang diraih atlet-atlet judo.

"Saya tentu sangat apresiasi. Kemarin di SEA Games kita targetnya peringkat tiga. Alhamdulillah setelah 32 tahun, ketika kita tidak menjadi tuan rumah, kita bisa peringkat dua. Dan judo menyumbangkan empat medali emas, dua medali perak, serta satu medali perunggu," ujar Menpora.

Ia berharap prestasi tersebut dapat ditingkatkan pada SEA Games 2027 di Malaysia. Menurut Erick, persaingan akan semakin ketat karena negara tuan rumah dipastikan menargetkan posisi puncak, sementara Indonesia harus bersaing dengan Thailand, Vietnam, dan Filipina yang terus menunjukkan perkembangan olahraga prestasi.

"Semoga judo juga bisa memberikan medali yang lebih banyak lagi, dan kami dari Kemenpora terus mendorong bahwa pelatnas itu tidak bisa hanya jangka pendek, harus jangka panjang," katanya.

Menpora menjelaskan pembinaan atlet berprestasi membutuhkan proses yang panjang dan terencana. Karena itu, strategi pembinaan tidak dapat dilakukan hanya dalam waktu singkat menjelang pelaksanaan kejuaraan.

Ia mengapresiasi jajaran pengurus PJSI yang telah menyusun strategi pembinaan jangka pendek, menengah, dan panjang dalam Rakernas sebagai fondasi pengembangan olahraga judo nasional.

Menurut Erick, seorang atlet membutuhkan waktu sekitar lima hingga enam tahun untuk mencapai prestasi puncak di level internasional. Atas dasar itu, Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan terhadap skema pendanaan multiyears bagi pelatnas yang diusulkan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

"Bapak Presiden sangat mengharapkan skema ini terjadi, karena itu visi beliau untuk kemajuan olahraga Indonesia. Mudah-mudahan ada kesamaan pengertian dengan administrasi negara, bahwa anggaran multiyears itu sesuatu yang sudah dilakukan di banyak negara, dan ini merupakan keharusan yang sedang ditunggu seluruh cabang olahraga," jelasnya.

Menurut Menpora, sistem pembinaan berkelanjutan merupakan prasyarat utama untuk menghasilkan atlet berkelas dunia. Oleh sebab itu, seluruh cabang olahraga perlu memiliki perencanaan yang jelas, terukur, dan berorientasi pada target prestasi jangka panjang.

Erick berharap Rakernas PJSI tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga menghasilkan konsolidasi program pembinaan yang komprehensif, termasuk penyusunan roadmap pengembangan atlet menuju berbagai ajang internasional.

Rakernas PJSI Tahun 2026 diikuti 19 Pengurus Provinsi beserta jajaran pengurus pusat dan dibuka oleh Wakil Ketua Umum PB PJSI, MB Hutagalung, yang mewakili Ketua Umum PJSI Maruli Simanjuntak.

Penguatan pembinaan olahraga melalui pelatnas jangka panjang tersebut sejalan dengan implementasi Asta Cita, khususnya pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing serta penguatan prestasi olahraga nasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan kehormatan bangsa di tingkat internasional.

Kenali Prosedur Pemisahan Bidang Tanah agar Urusan Pertanahan Lebih Mudah dan Tertib

Iki Radio - Mengurus administrasi pertanahan kini semakin mudah dan transparan. Salah satu layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat adalah pemisahan bidang tanah, yakni proses memisahkan sebagian bidang tanah dari sertifikat induk tanpa menghilangkan keberlakuan sertipikat tersebut.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Shamy Arduan menyampaikan, layanan ini banyak dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti penjualan sebagian bidang tanah, hibah kepada anggota keluarga, pembagian harta bersama, maupun kepentingan lain yang mengharuskan sebagian bidang tanah memiliki sertipikat tersendiri.

"Berbeda dengan layanan pemecahan bidang tanah, pada proses pemisahan sertipikat induk tetap berlaku. Yang berubah hanyalah luas bidang tanah pada sertipikat induk setelah sebagian lahannya dipisahkan dan diterbitkan menjadi sertipikat baru," ujarnya.

Sebagai ilustrasi, apabila seseorang memiliki tanah seluas 1.000 meter persegi dan ingin menjual sebagian tanah seluas 300 meter persegi, maka bidang seluas 300 meter persegi tersebut dapat dipisahkan menjadi sertipikat baru. Sementara itu, sertipikat induk tetap berlaku dengan luas yang telah disesuaikan menjadi 700 meter persegi.

Ketentuan mengenai layanan pemisahan bidang tanah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. Dalam pelaksanaannya, bidang tanah hasil pemisahan akan diterbitkan surat ukur, buku tanah, dan sertipikat baru. Sementara pada data bidang tanah induk, baik peta pendaftaran, surat ukur, buku tanah, maupun sertipikat, akan diberikan catatan bahwa telah dilakukan pemisahan beserta penyesuaian luas bidang tanah yang tersisa.

Bagi masyarakat yang ingin mengajukan layanan tersebut, terdapat sejumlah dokumen yang harus dipersiapkan, yaitu sertipikat tanah asli, fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), surat permohonan pemisahan, serta Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir beserta bukti pelunasannya.

Dalam kondisi tertentu, pemohon juga perlu melampirkan dokumen pendukung sesuai tujuan pemisahan. Misalnya akta jual beli apabila pemisahan dilakukan untuk transaksi penjualan sebagian bidang tanah, surat hibah apabila digunakan untuk hibah, ataupun putusan pengadilan dan akta pembagian harta bersama apabila berkaitan dengan pembagian aset.

Setelah seluruh dokumen diterima, Kantor Pertanahan akan melakukan pengukuran terhadap bagian tanah yang akan dipisahkan. Hasil pengukuran tersebut menjadi dasar penyusunan peta bidang tanah baru sekaligus penerbitan surat ukur dan sertipikat hasil pemisahan.

Apabila seluruh persyaratan administratif maupun teknis telah dipenuhi, sertipikat baru akan diterbitkan untuk bidang tanah hasil pemisahan, sedangkan sertipikat induk tetap berlaku dengan luas yang telah diperbarui sesuai hasil pengukuran.

Untuk memudahkan masyarakat memperkirakan biaya layanan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyediakan fitur simulasi biaya melalui aplikasi Sentuh Tanahku.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat cukup memilih menu Layanan, kemudian Info Layanan, dan memilih jenis layanan Pemisahan. Selanjutnya, pengguna dapat menentukan lokasi bidang tanah, mengisi jumlah dan luas bidang tanah, serta memilih kategori penggunaan lahan sebagai pertanian atau nonpertanian. Sistem akan menampilkan estimasi biaya pengukuran sesuai ketentuan yang berlaku.

Aplikasi Sentuh Tanahku dapat diunduh secara gratis melalui Play Store maupun App Store. Selain itu, masyarakat juga dapat berkonsultasi langsung dengan Kantor Pertanahan setempat untuk memperoleh informasi yang lebih lengkap mengenai persyaratan maupun tahapan pelayanan.

Penyediaan layanan digital tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah diakses, transparan, dan akuntabel. Langkah ini juga sejalan dengan Asta Cita pemerintah dalam memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan kualitas layanan publik berbasis digital, serta memberikan kepastian hukum di bidang pertanahan guna mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Raih 1.395 Poin, Fahmil Beregu Putra Bengkalis Melaju ke Final

Iki Radio - Tim Fahmil Qur'an (Cerdas Cermat) Beregu Putra Kafilah Kabupaten Bengkalis sukses melaju ke babak final pada perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Senin, (29/6/2026).


Prestasi gemilang ini diraih oleh trio perwakilan Bengkalis yang beranggotakan Averoes Rifqi Alfaisyi, Nuzul Ilham Fathulrijal, dan Naufal Zaky Azzuhdi.

Perlombaan babak penyisihan yang berlangsung di Aula MAN 1 Kuansing ini berjalan cukup sengit.

Tiga sesi, Kafilah Bengkalis yang turun di sesi ketiga tampil dominan sejak awal kompetisi dimulai.

Bengkalis berhasil menutup sesi dengan raihan poin mutlak sebesar 1.395 poin. Angka tersebut jauh mengungguli rival-rivalnya di sesi yang sama, yakni Kafilah Kabupaten Siak yang mengumpulkan 1.000 poin dan Kafilah Kota Dumai dengan 460 poin.

Di babak final yang direncanakan akan berlangsung pada Selasa, (30/6/2026) nanti, ketangguhan tim beregu putra Bengkalis akan diuji oleh dua kabupaten lain yang juga tampil kuat di sesi sebelumnya. Mereka akan berhadapan dengan Kafilah Rokan Hulu yang lolos dari sesi pertama dengan 1.300 poin, serta Kafilah Kampar yang memimpin sesi kedua dengan torehan 920 poin.

Ketua Ofisial Kafilah Kabupaten Bengkalis, Hambali Akbar, mengaku. sangat bersyukur dan bangga atas capaian anak asuhnya yang tampil tenang dan fokus sepanjang perlombaan.

"Alhamdulillah, anak-anak kita di cabang Fahmil Beregu Putra hari ini menunjukkan performa yang luar biasa dan berhasil mengamankan tiket ke babak final. Poin yang diraih pun sangat memuaskan," ujar Hambali penuh syukur setelah perlombaan usai.

Meski demikian, Hambali mengingatkan, para peserta untuk tidak cepat puas karena tantangan sesungguhnya ada di babak final. Ia meminta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis agar tim ini bisa membawa pulang piala kemenangan.

"Perjuangan belum selesai. Di final nanti, persaingan tentu akan jauh lebih ketat karena kita bertemu dengan tim-tim terbaik dari Rokan Hulu dan Kampar. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Negeri Junjungan agar anak-anak kita diberikan kesehatan, ketenangan, dan kelancaran untuk mempersembahkan hasil terbaik bagi Kabupaten Bengkalis,"tambahnya.

 

Segoro Topeng Kaliwungu Cetak Generasi Pelestari Budaya, 500 Penari Muda Unjuk Kebolehan

Iki Radio - Sebanyak 500 penari muda tampil dalam pertunjukan kolosal pada puncak Segoro Topeng Kaliwungu dan Jaran Kencak 2026 di Pantai Watu Pecak, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (28/6/2026).


Keterlibatan generasi muda tersebut menjadi bagian dari upaya regenerasi pelaku seni sekaligus memperkuat pelestarian budaya daerah.

Ratusan penari tersebut merupakan hasil seleksi dari sekitar 1.100 peserta yang berasal dari 114 sekolah dan 29 sanggar tari di Kabupaten Lumajang. Setelah melalui proses kurasi dan pembinaan, mereka dipercaya tampil membawakan pertunjukan yang mengangkat kekayaan seni tradisi daerah.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengatakan keterlibatan pelajar dan generasi muda merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga keberlangsungan budaya lokal.

"Pelestarian budaya tidak cukup hanya melalui festival atau pertunjukan. Yang paling penting adalah menanamkan rasa memiliki kepada generasi muda. Ketika mereka memahami makna budaya daerahnya, di situlah warisan budaya akan terus hidup," ujar Bunda Indah.

Menurutnya, proses latihan yang dijalani para peserta tidak hanya bertujuan mempersiapkan penampilan, tetapi juga membentuk karakter melalui nilai kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap budaya daerah.

Ia menambahkan, keterlibatan sekolah, sanggar tari, seniman, guru, dan orang tua menjadi bukti bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan regenerasi pelaku seni terus berjalan di Kabupaten Lumajang.

Selain menghasilkan pertunjukan yang berkualitas, pembinaan yang dilakukan juga menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengenal sejarah, filosofi, dan nilai-nilai budaya lokal sebagai bagian dari pembentukan karakter.

Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap pembinaan yang berkelanjutan mampu melahirkan lebih banyak generasi muda yang menjadi pelestari budaya sekaligus duta seni yang memperkenalkan kekayaan tradisi Lumajang kepada masyarakat yang lebih luas.

 

Festival Nasi Krawu Gresik Pecahkan Rekor Dunia MURI

Iki Radio - Kuliner tradisional kembali membuktikan diri sebagai kekuatan budaya sekaligus penggerak ekonomi daerah. Festival Tumpeng Nasi Krawu Vol. 4 yang digelar Komunitas Wartawan Grissee (KWGe) di Gresik Universal Science (GUS), Kecamatan Balongpanggang, Minggu (28/6/2026), berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih Rekor Dunia MURI.

Rekor tersebut diraih melalui penyusunan gunungan setinggi sekitar 4,5 meter yang terdiri atas 3.000 bungkus nasi krawu—kuliner khas yang telah lama menjadi ikon Kabupaten Gresik.

Pencapaian ini tidak sekadar mencatat angka fantastis, tetapi juga mempertegas posisi nasi krawu sebagai warisan kuliner yang memiliki nilai budaya kuat dan mampu mengangkat identitas daerah ke level yang lebih luas.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pelestarian budaya lokal dapat menjadi instrumen strategis untuk memperkuat branding daerah.

Didampingi Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, Bupati Yani mengapresiasi konsistensi Komunitas Wartawan Grissee yang selama empat kali penyelenggaraan terus menghadirkan inovasi dalam mengangkat nasi krawu sebagai ikon kuliner Gresik.

“Nasi krawu bukan sekadar makanan khas. Nasi krawu adalah identitas Kabupaten Gresik. Di mana pun orang mengenal Gresik, salah satu yang langsung diingat adalah nasi krawu,” ujar Yani.

Menurutnya, keberhasilan festival ini menunjukkan bahwa budaya tidak harus berhenti sebagai warisan masa lalu, tetapi dapat dikembangkan menjadi ruang interaksi sosial yang berdampak pada sektor pariwisata dan ekonomi.

Festival kuliner, kata Yani, mampu menciptakan efek berantai: menarik kunjungan wisatawan, meningkatkan transaksi UMKM, dan memperluas promosi daerah.

“Berangkat dari budaya, kemudian tumbuh menjadi ruang wisata yang mempertemukan masyarakat. Orang datang bersama keluarga untuk menikmati festival, mengenal kuliner khas Gresik, dan pada saat yang sama kegiatan ini ikut menggerakkan ekonomi masyarakat lokal,” tuturnya.

Ia berharap capaian Rekor Dunia MURI menjadi momentum untuk melahirkan lebih banyak inovasi kreatif dalam mempromosikan potensi daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman KWGe yang konsisten memperkenalkan nasi krawu hingga semakin dikenal masyarakat luas. Semoga ke depan lahir lebih banyak ide kreatif yang membawa nama Gresik semakin dikenal,” imbuhnya.

Sementara itu, perwakilan MURI, Ari Andriani, menjelaskan bahwa penghargaan rekor diberikan bukan hanya karena skala penyajian yang besar, tetapi juga karena nilai budaya yang diusung festival ini.

Menurutnya, sego krawu bukan sekadar sajian nasi dengan suwiran daging, serundeng, dan sambal, melainkan simbol sejarah dan keramahan masyarakat Gresik.

“Sego krawu adalah identitas, warisan leluhur, sekaligus simbol kehangatan dan keramahan masyarakat Gresik,” jelas Ari.

Berdasarkan hasil verifikasi, gunungan setinggi 4,5 meter yang tersusun dari 3.000 bungkus sego krawu dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan pencatatan rekor.

Festival Tumpeng Nasi Krawu Vol. 4 sendiri berlangsung selama dua hari dengan beragam agenda, mulai dari bazar UMKM, pertunjukan seni budaya, lomba anak, layanan publik, hingga aktivitas edukatif.

Seluruh rangkaian tersebut mencerminkan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat dalam merawat budaya sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

Usai prosesi penyerahan piagam Rekor Dunia MURI kepada KWGe, ribuan bungkus nasi krawu yang tersusun dalam gunungan dibagikan kepada masyarakat.

Antusiasme warga yang memadati kawasan GUS menjadi penutup manis festival yang menegaskan satu hal: budaya lokal bukan hanya warisan untuk dikenang, tetapi kekuatan nyata untuk membangun kebanggaan dan daya saing daerah.

 

Belajar dari Kasus Dugaan Penyekapan di Bandung, Menkomdigi: Ada Risiko Memakai Aplikasi Digital

Iki Radio - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat berinteraksi melalui aplikasi kencan maupun platform digital. Hal tersebut menyusul kasus dugaan penyekapan dan kekerasan seorang perempuan di Bandung yang diduga berawal dari perkenalan melalui aplikasi kencan berbasis lokasi.

Menkomdigi menyatakan kasus yang saat ini masih ditangani aparat penegak hukum tersebut menjadi pengingat penting bahwa interaksi di ruang digital tetap harus disertai kehati-hatian dan literasi digital yang memadai.  

“Interaksi yang berawal dari ruang digital harus selalu disertai kehati-hatian dan literasi digital yang baik. Algoritma dirancang untuk menemukan kecocokan, bukan menjamin seseorang dapat dipercaya,” ujar Meutya Hafid menjawab pertanyaan wartawan di Jakarta, Sabtu (27/6/2026).

Menurut Menkomdigi, masyarakat tidak boleh mudah mempercayai profil, foto, maupun informasi yang ditampilkan di media sosial atau aplikasi digital karena dapat menciptakan ilusi kedekatan melalui algoritma yang dirancang untuk meningkatkan interaksi pengguna.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu melakukan verifikasi identitas, menjaga kerahasiaan data pribadi, serta memanfaatkan fitur keamanan seperti pelaporan dan pemblokiran apabila menemukan aktivitas atau perilaku yang mencurigakan.

Ia menegaskan bahwa terciptanya ruang digital yang aman merupakan tanggung jawab bersama.

Untuk itu, pemerintah terus memperkuat tata kelola ruang digital, platform didorong meningkatkan pelindungan pengguna, sementara masyarakat diharapkan semakin cakap dan bijak dalam memanfaatkan teknologi digital.

Menkomdigi juga menegaskan bahwa penanganan dugaan tindak pidana dalam kasus tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum.

Pekerja Informal Lumajang Bisa Dapat BPJS Ketenagakerjaan Gratis, Ini Syaratnya

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) membuka pendataan calon penerima program BPJS Ketenagakerjaan gratis bagi pekerja rentan sektor informal.

Masyarakat yang memenuhi kriteria diimbau segera mendaftarkan diri karena proses pendataan akan ditutup pada minggu ketiga Agustus 2026 sebelum dilanjutkan ke tahap verifikasi.

Program yang didukung Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tersebut akan memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada sekitar 9.000 pekerja sektor informal di Kabupaten Lumajang. Kepesertaan yang ditanggung pemerintah akan berlaku selama September hingga Desember 2026.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang, Subechan, mengatakan proses pendataan menjadi tahapan penting untuk memastikan penerima manfaat benar-benar memenuhi kriteria yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

“Saat ini kami masih melakukan pendataan calon penerima manfaat. Selanjutnya seluruh data akan diverifikasi bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil sebelum ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati,” kata Subechan di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Jumat (26/6/2026).

Subechan menjelaskan, program tersebut diprioritaskan bagi masyarakat miskin rentan yang masih produktif, berusia di bawah 65 tahun, dan aktif bekerja di sektor informal.

Kelompok sasaran antara lain pengemudi ojek online, pedagang kaki lima, pelaku usaha mikro, serta pegiat wisata yang memiliki tingkat risiko kerja relatif tinggi.

Untuk mengikuti program tersebut, masyarakat cukup menyiapkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk sebagai persyaratan administrasi.

Setelah masa pendataan berakhir pada minggu ketiga Agustus 2026, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang akan melakukan verifikasi bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Verifikasi tersebut dilakukan untuk memastikan data calon penerima sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan. Hasilnya akan menjadi dasar penetapan penerima manfaat melalui Surat Keputusan Bupati Lumajang.

Menurut Subechan, mekanisme pendataan dan verifikasi dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan program perlindungan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Langkah itu juga menjadi bagian dari upaya menjaga akuntabilitas pelaksanaan program agar manfaat DBHCHT dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap semakin banyak pekerja rentan memperoleh perlindungan saat menjalankan aktivitas ekonominya.

Selain memberikan rasa aman ketika menghadapi risiko kerja, BPJS Ketenagakerjaan gratis juga menjadi bagian dari upaya memperkuat jaring pengaman sosial dan menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga pekerja sektor informal.

Saka Anti-Narkoba Dikukuhkan, Pramuka Jadi Mitra BNN Berantas Narkotika

Iki Radio - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batang menggandeng Kwarcab Pramuka setempat, kini bermitra dengan membentuk Saka Anti-Narkoba, dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika. 

Pramuka dipilih karena perannya sangat dekat dengan masyarakat khususnya kalangan generasi z, untuk mengedukasi sesamanya, agar terhindar dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang.

Majelis Pembimbing Satuan Kerja (Mabi Saka) Anti-Narkoba, Suryanto Padmadi Raharjo sengaja menggandeng pelajar jenjang SMP dan SMA, agar edukasi pencegahan lebih capat tersampaikan.

“Selain sosialisasi ke sesama mereka, tentu apabila ditemukan di antara pelajar yang terindikasi dalam penyalahgunaan narkoba, tahap awal segera dilakukan rehabilitasi, atau sesuai hasil asesmen nantinya,” katanya, saat ditemui di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Jumat (26/6/2026).

Diakuinya, tingkat kerawanan remaja dalam penyalahgunaan narkoba cukup tinggi, maka sangat tepat dengan dikukuhkannya kepengurusan Saka Anti-Narkoba. Penyalahguna yang saat ini direhabilitasi didominasi remaja rentan usia 14 hingga 18 tahun, yang seringkali menyalahgunakan jenis heximer, tramadol dan lainnya.

Ketua Kwarcab Batang, Retno Dwi Irianto menegaskan, usai pengukuhan para anggota Saka Anti-Narkoba segera beraksi sebagai agen perubahan dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Setelah dilantik, jangan nunggu terlalu lama, tapi segera bergerak di lapangan untuk membantu tugas BNN memberantas penyalahgunaan narkoba.

“Setelah mendapat pembekalan dari BNN, para anggota Pramuka Saka Anti-Narkoba ini bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Ketika melakukan aksi di lapangan ternyata mengalami kendala, tidak perlu cemas karena Kwarran yang tersebar di kecamatan siap membantu memudahkan tugasnya,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan pula penandatanganan kerja sama antara BNN dengan Kwarcab Batang, sebagai penguat komitmen kedua belah pihak dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

Senada, Ketua Saka Anti-Narkoba Mukti Ali menegaskan, ada beberapa Krida untuk mempercepat kerja anggota, yakni Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, Rehabilitasi, dan Pemberantasan.

“Mereka bisa jadi agen dari BNN untuk melakukan sosialisasi ke sebaya tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, sehingga pesan pemberantasan bisa terealisasi sejak dini,” harapnya.

Usai mengukuhkan kepengurusan Saka Anti-Narkoba, Wakil Bupati Batang Suyono mengimbau seluruh pengurus segera bergerak melakukan langkah pencegahan aktif.

“Segera gas pol, untuk mencegah generasi muda Batang dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” ujar dia.

Sebagai langkah tindak lanjut, anggota Saka Anti Narkoba harus berkolaborasi dengan BNN, turun ke lapangan, baik pencegahan maupun sosialisasi. Termasuk penanggulangan bahkan rehabilitasi, agar tindakannya komprehensif dan hasilnya bisa dilihat masyarakat.

Polri Ungkap Jaringan Judi Online Internasional

Iki Radio - Bareskrim Polri mengungkap jaringan perjudian online berskala internasional yang beroperasi di Indonesia. Dalam pengungkapan tersebut, penyidik menetapkan 291 tersangka yang terdiri atas 287 warga negara asing (WNA) dan empat warga negara Indonesia (WNI), serta menyita barang bukti dan uang tunai senilai sekitar Rp8,7 miliar.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengungkapan itu merupakan hasil penyelidikan Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri setelah menerima informasi masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang melibatkan WNA di Gedung Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Menurut dia, keberhasilan tersebut menjadi wujud komitmen Polri dalam melindungi masyarakat melalui penegakan hukum, termasuk terhadap kejahatan transnasional yang memanfaatkan perkembangan teknologi digital. 

"Negara Indonesia adalah negara yang berdaulat. Polri bersama para stakeholder menunjukkan bahwa pendekatan hukum sangat diperlukan dalam menghadapi perkembangan modernisasi dan digitalisasi, termasuk dalam pengungkapan kasus perjudian online lintas negara," ujar Brigjen Pol. Trunoyudo di dalam keterangan resminya, Jumat (26/6/2026).

Sementara itu, Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin menjelaskan, dari 322 WNA yang diamankan saat penggerebekan di lantai 20 dan 21 Gedung Hayam Wuruk Plaza Tower, sebanyak 287 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka terdiri atas 76 WNA China, tiga WNA Laos, dua WNA Malaysia, 15 WNA Myanmar, enam WNA Thailand, dan 185 WNA Vietnam. Sementara itu, 35 WNA lainnya masih menjalani pendalaman. 

"Dari 322 WNA yang diamankan, sebanyak 287 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Selain itu, kami juga mengamankan empat warga negara Indonesia yang berperan memfasilitasi operasional jaringan tersebut, sementara 35 WNA lainnya masih menjalani pendalaman," kata Irjen Pol. Nunung.

Penyidik juga menyita 594 telepon genggam, 382 laptop, 179 monitor dan komputer, 11 unit Mac Mini, router, berbagai perangkat digital lainnya, 155 paspor, serta uang tunai dalam bentuk rupiah dan mata uang asing dengan nilai keseluruhan sekitar Rp8,7 miliar.

Irjen Pol. Nunung mengungkapkan jaringan tersebut mengoperasikan lebih dari 145 situs perjudian online secara bergantian untuk menghindari pemblokiran. Seluruh server dan hosting diketahui berada di luar negeri. 

"Berdasarkan analisis digital terhadap salah satu platform milik tersangka, ditemukan total nilai deposit sekitar Rp13,9 triliun yang saat ini masih didalami bersama PPATK dan OJK," ujar dia.

Aliran Dana dan Aset Hasil Kejahatan Terus Dilacak

Ia menegaskan penyidikan akan terus dikembangkan untuk melacak aliran dana, aset hasil kejahatan, peran perusahaan penjamin WNA, hingga kemungkinan penerapan tindak pidana pencucian uang (TPPU). 

"Kami akan terus mengembangkan perkara ini guna melacak aliran dana, aset hasil kejahatan, peran perusahaan penjamin warga negara asing, hingga kemungkinan penerapan tindak pidana pencucian uang," tegas dia.

Sementara itu, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol. Wira Satya Triputra menjelaskan jaringan tersebut mengelola ratusan situs judi online dengan memanfaatkan promosi melalui media sosial, rekening nominee, aset digital, serta transaksi menggunakan USDT dan token kripto untuk menyamarkan aktivitas ilegal sebagai perusahaan teknologi dan pemasaran digital.

Para tersangka memiliki peran yang beragam, yakni 175 orang sebagai customer service, 10 programmer atau tenaga IT, 27 admin pemasaran, 22 admin keuangan, sembilan peserta pelatihan, dan 44 orang sebagai pendukung operasional.

Selain itu, empat WNI yang diamankan berperan membantu penyewaan gedung, menyediakan rekening bank dan kartu ATM, memfasilitasi transaksi kripto, serta mengurus dokumen keimigrasian para WNA.

Hasil analisis digital forensik juga menemukan 145 domain atau situs perjudian online yang dioperasikan secara bergantian dengan server dan hosting yang berada di Brasil, Filipina, China, dan Vietnam.

"Berdasarkan data tersebut, diketahui terdapat nilai deposit mencapai Rp13,9 triliun dengan keuntungan yang telah tercatat sekitar Rp1,69 triliun," jelas Brigjen Pol. Wira.

Penyidik juga telah mengidentifikasi 15 perusahaan yang diduga menjadi sponsor atau penjamin masuknya para WNA ke Indonesia.

Bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), penyidik turut menelusuri transaksi keuangan empat WNI yang terlibat dan menyita dana sekitar Rp8,5 miliar serta uang tunai dalam berbagai mata uang asing senilai sekitar Rp245 juta.

"Polri berkomitmen untuk terus mengembangkan kasus ini dan mengungkap seluruh jaringannya, termasuk aliran dana, aset hasil kejahatan, pihak yang berperan sebagai penjamin, serta akan menerapkan tindak pidana pencucian uang terhadap pihak-pihak yang terlibat," tegas Brigjen Pol. Wira.

Pengungkapan kasus ini menegaskan komitmen Polri untuk terus memberantas praktik perjudian online hingga ke akar-akarnya, termasuk membongkar jaringan internasional beserta aliran dana dan aset hasil kejahatan yang beroperasi di wilayah Indonesia.

Wamen Nezar: Literasi Digital Kini Fokus pada AI dan Perangi Hoaks

Iki Radio - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengubah arah program literasi digital nasional dari sekadar pengenalan penggunaan internet dan perangkat digital menjadi penguatan kecakapan yang lebih relevan dengan perkembangan teknologi. Program tersebut termasuk kecerdasan artifisial (AI) serta kemampuan menghadapi disinformasi dan hoaks.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, mengatakan, pendekatan literasi digital yang selama ini berfokus pada kemampuan dasar menggunakan perangkat digital tidak lagi memadai untuk menjawab tantangan era teknologi yang berkembang sangat cepat.

“Program literasi digital sekarang lebih ke upskilling, meningkatkan kecakapan yang lebih kontekstual dan relevan dengan perkembangan sekarang,” ujar Nezar Patria dalam audiensi dengan Asosiasi Dosen dan Peneliti Ilmu Komunikasi Indonesia di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2026).

Menurut Nezar, perubahan strategi tersebut sejalan dengan hasil evaluasi yang dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) terhadap program literasi digital yang telah dijalankan selama hampir satu dekade.

“Kita melakukan program-program literasi digital sudah cukup lama, hampir satu dekade dan evaluasi yang dilakukan oleh Bappenas terhadap program ini juga sudah final. Kita tidak melanjutkan lagi literasi digital seperti yang dulu,” katanya.

Ia menilai masyarakat saat ini pada umumnya telah memahami penggunaan dasar perangkat digital dan internet. Sementara edukasi mengenai keamanan digital serta etika bermedia juga semakin banyak dilakukan oleh platform digital melalui berbagai pedoman komunitas dan fitur perlindungan pengguna.

“Kalau sekarang kayaknya sudah lewat masa itu. Walaupun masih dibutuhkan, tetapi sudah dikerjakan ataupun diadopsi oleh platform-platform lewat community guidelines dan lain-lain,” ujar Wamenkomdigi.

Karena itu, Komdigi kini memfokuskan program literasi digital pada peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu memanfaatkan teknologi secara produktif sekaligus memiliki ketahanan terhadap berbagai risiko di ruang digital.

Salah satu fokus utama adalah memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengenali, memverifikasi, dan menangkal disinformasi, misinformasi, serta hoaks yang semakin masif seiring perkembangan teknologi digital dan AI.

Menurut Nezar, kecakapan digital yang dibutuhkan saat ini bukan hanya kemampuan mengakses teknologi, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, memahami cara kerja teknologi baru, serta memanfaatkannya secara bertanggung jawab untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial.

Melalui transformasi program tersebut, Komdigi berharap masyarakat Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan AI dan berbagai teknologi baru secara cerdas, aman, dan produktif.

Dorong Tingkatkan SDM, Bupati Bojonegoro Lantik Pengurus Dewan Pendidikan

Iki Radio - Bupati Bojonegoro Setyo Wahono secara resmi melantik jajaran pengurus Dewan Pendidikan Kabupaten Bojonegoro periode 2026-2030 di Ruang Angling Dharma, lantai 2 Gedung Pemkab Bojonegoro, Kamis (25/06/2026). 

Dalam momentum strategis ini, Bupati menekankan bahwa investasi pada Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan pilar terbesar pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono membeberkan dua tantangan besar yang saat ini tengah dihadapi Bojonegoro. Pertama, terkait akses pendidikan dan intervensi Angka Tidak Sekolah (ATS) atau Anak Putus Sekolah (APS) yang hingga kini masih menyentuh angka kisaran 4.500 anak.

"Problematika ATS ini sangat rumit dan tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah daerah sendirian. Ini adalah PR bersama. Sebagai kepala daerah, tugas kami merumuskan kebijakan, namun kami butuh masukan konkret dan pertimbangan strategis dari Dewan Pendidikan," tegas Setyo Wahono.

Tantangan kedua yang tak kalah krusial adalah arus digitalisasi yang mulai menggeser pola asuh di ruang keluarga. Fenomena kecanduan gawai menjadi perhatian serius Bupati agar Dewan Pendidikan ke depan mampu melahirkan kajian dan edukasi yang tepat bagi para orang tua.

Setyo Wahono juga mengapresiasi komposisi pengurus yang diisi oleh kombinasi ideal antara akademisi, praktisi, media, hingga tokoh agama yang dinilai memiliki jam terbang tinggi dan fleksibilitas waktu untuk aktif di lapangan,tuturnya.

Ketua Dewan Pendidikan Bojonegoro yang baru dilantik, Ahmad Ansaful Marom, menyatakan kesiapannya untuk membawa lembaga ini sebagai jembatan yang responsif. Dengan komposisi anggota yang beragam—mulai dari unsur perguruan tinggi, wartawan, hingga praktisi—pihaknya berkomitmen untuk memperbanyak mendengar dari akar rumput.

Ahmad Ansaful Marom menekankan bahwa fokus utama Dewan Pendidikan ke depan adalah penguatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui investasi pendidikan jangka panjang.

"Kita tahu bahwa investasi di dunia pendidikan adalah investasi yang sering kali tidak tampak secara fisik atau instan, berbeda dengan infrastruktur. Hasilnya tidak bisa dinikmati hanya dalam waktu lima tahun. Kendati demikian, investasi masa depan ini harus kita mulai sejak dini," ungkapnya.

Ansaful Marom juga menyadari bahwa proses merumuskan program kerja sama global dan pembenahan mutu ini akan menguras energi, namun hal tersebut menjadi tanggung jawab moral yang siap dipikul bersama demi masa depan generasi Bojonegoro,pungkasnya. 

Minimalisir Laka Laut, 30 Pengelola Wisata Pantai Pantura Dilatih Jadi Lifeguard Profesional

Iki Radio - Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf ) Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat mengantisipasi kecelakaan laut di kawasan Pantura Barat. Sebanyak 30 pengelola wisata pantai dari Kabupaten Batang, Kendal, dan Pekalongan digembleng dalam Pelatihan Peningkatan Keselamatan Wisata Bahari selama tiga hari, 23-25 Juni 2026, di Pantai Ujungnegoro, Kabupaten Batang, Kamis (25/6/2026).

Langkah taktis ini diambil untuk mendongkrak kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) lokal agar mampu bertindak sebagai penjaga pantai (lifeguard) profesional yang berbasis standar keselamatan nasional.

Ketua Pokja Pengembangan SDM Pariwisata Bidang Destinasi sekaligus Adyatama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda, Riyadi Kurniawan menjelaskan bahwa pelatihan yang didanai anggaran tugas pembantuan Kementerian Pariwisata ini mengombinasikan metode teori dan praktik lapangan.

“Pelatihan ini berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 23 sampai 25 Juni 2026. Anggarannya berasal dari tugas pembantuan Kementerian Pariwisata sebagai upaya menciptakan SDM yang berkompeten untuk menjaga keselamatan wisata,” jelasnya.

Materi teori digelar di Hotel Piana dengan menggandeng pakar dari BMKG Pusat, BMKG Stasiun Ahmad Yani Semarang, Ditpolairud Polda Jateng, Basarnas Semarang, hingga Pos SAR Unit Siaga Pemalang. Sementara pada hari terakhir, para peserta langsung diterjunkan ke laut untuk simulasi penyelamatan.

“Peserta mempraktikkan bagaimana cara mengevakuasi wisatawan yang mengalami kecelakaan laut, mulai dari proses penyelamatan di perairan hingga penanganan korban di darat,” ungkapnya.

Riyadi tidak menampik bahwa para pengelola pantai sebenarnya sudah memiliki dasar penyelamatan. Namun, selama ini mereka masih mengandalkan pengalaman otodidak atau ilmu titen, bukan standar regulasi keselamatan yang baku. Melalui pelatihan ini, mereka juga diajarkan membaca dinamika cuaca dari BMKG.

Target akhirnya (outcome), pemerintah ingin menjamin rasa aman penuh bagi para pelancong yang berkunjung ke pesisir Jawa Tengah. Kami ingin wisatawan merasa nyaman dan terjamin keselamatannya saat berwisata di pantai-pantai Jawa Tengah.

Pelaksanaan praktik lapangan ini didukung penuh oleh Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang selaku tuan rumah.

Kepala Bidang Destinasi dan Usaha Pariwisata Disparpora Batang Debby Sintya Rengganis mengakui pelatihan SAR berskala profesional seperti ini memang sangat dibutuhkan di wilayahnya.

“Selama ini kami memang masih minim pelatihan SAR bagi teman-teman yang bertugas di kawasan wisata bahari. Karena itu kami sangat menyambut baik kegiatan ini,” ujar dia.

Batang sendiri memiliki sederet destinasi pantai populer, mulai dari Pantai Sigandu, Kuripan, Celong, Jodo, hingga Pantai Ujungnegoro yang menjadi magnet utama wisatawan. Sejauh ini, kondisi keselamatan di pantai-pantai Batang masih terpantau aman.

“Alhamdulillah selama ini masih terkendali dan masih bisa diselamatkan,” imbuhnya.

Kendati kapasitas petugas telah ditingkatkan, Debby tetap meminta kerja sama dari para pengunjung untuk tidak teledor saat bermain di area pantai.

“Kami biasanya memasang bendera merah di area-area yang berbahaya. Wisatawan diharapkan mematuhi peringatan tersebut demi keselamatan bersama,” tandasnya.

Bupati Balangan Ajak Pelaku Usaha Berikan Data Akurat untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Balangan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Balangan mencanangkan sekaligus mendeklarasikan Komitmen Sensus Ekonomi 2026 di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Kamis (25/6/2026).

Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan oleh Bupati Balangan, Abdul Hadi. Ia menegaskan data yang akurat sangat penting sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan ekonomi daerah yang tepat sasaran. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Balangan berkomitmen penuh menyukseskan agenda nasional tersebut.

"Data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi landasan utama bagi Pemerintah Kabupaten Balangan dalam menyusun berbagai kebijakan dan program strategis, termasuk RPJMD. Kita tidak ingin program bantuan modal, pelatihan keterampilan, maupun pembangunan infrastruktur ekonomi menjadi salah sasaran karena menggunakan data yang tidak akurat dan tidak mutakhir," tegasnya.

Abdul Hadi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya para pelaku usaha di Kabupaten Balangan, untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan sensus tersebut. Ia menekankan pentingnya memberikan informasi yang benar, jujur, dan lengkap kepada petugas pendataan di lapangan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Kabupaten Balangan, Sigit Purnomo menjelaskan Sensus Ekonomi merupakan program pendataan nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Kegiatan ini bertujuan memetakan struktur dan kondisi perekonomian Indonesia secara menyeluruh pada sektor usaha nonpertanian, termasuk di Kabupaten Balangan.

"Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar kegiatan pengumpulan data statistik. Lebih dari itu, sensus ini merupakan investasi bangsa untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat, mutakhir, dan komprehensif. Tujuannya antara lain menyediakan informasi mengenai struktur ekonomi, karakteristik usaha, ekonomi digital, serta ekonomi lingkungan," ujarnya.

Menurutnya, hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi fondasi utama bagi pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Bagi pelaku usaha, data tersebut juga dapat menjadi kompas strategis untuk melihat peluang pasar, potensi investasi, dan meningkatkan daya saing daerah.

Sigit menambahkan, pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Di Kabupaten Balangan, sebanyak 166 petugas sensus telah diterjunkan dan tersebar di delapan kecamatan.

Rinciannya, 22 petugas di Kecamatan Lampihong, 25 petugas di Kecamatan Batumandi, 18 petugas di Kecamatan Awayan, tujuh petugas di Kecamatan Tebing Tinggi, 24 petugas di Kecamatan Paringin, 23 petugas di Kecamatan Paringin Selatan, 21 petugas di Kecamatan Juai, dan 22 petugas di Kecamatan Halong.

"Progres pendataan lapangan di Kabupaten Balangan hingga hari ini telah mencapai 7,23 persen," tutupnya. 

Siapkan Investasi Rp200 Triliun, Pemkab Nagan Raya Bidik Industri Baterai Listrik Terintegrasi

Iki Radio - Kabupaten Nagan Raya kembali mencatatkan kinerja investasi yang mengesankan dengan mempertahankan posisinya sebagai salah satu daerah penyumbang realisasi investasi terbesar di Aceh. Capaian tersebut menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap iklim investasi dan prospek ekonomi daerah di wilayah Barat Selatan Aceh.



Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, pada Triwulan IV Tahun 2025 realisasi investasi di Kabupaten Nagan Raya mencapai Rp336,18 miliar atau 26,75 persen dari total investasi Aceh. Angka tersebut menempatkan Nagan Raya sebagai kontributor investasi terbesar di tingkat provinsi.

Memasuki Triwulan I Tahun 2026, Nagan Raya masih berada di kelompok teratas daerah penyumbang investasi dengan realisasi sebesar Rp310,56 miliar atau 20,76 persen dari total investasi Aceh.

Data DPMPTSP Nagan Raya menunjukkan, selama Triwulan I Tahun 2026 terdapat 452 proyek usaha dengan total nilai investasi mencapai Rp406,33 miliar. Investasi tersebut didominasi sektor industri pengolahan minyak kelapa sawit mentah (CPO), perkebunan kelapa sawit, serta sejumlah sektor pendukung lainnya.

Tren pertumbuhan investasi di Nagan Raya telah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, nilai investasi di daerah itu tercatat melampaui Rp3,7 triliun, meningkat sekitar 42 persen dibandingkan 2022 yang mencapai sekitar Rp2,6 triliun.

Bupati Nagan Raya, TR Keumangan, menyambut positif peningkatan realisasi investasi tersebut. Menurutnya, pertumbuhan investasi yang konsisten mencerminkan semakin tingginya kepercayaan dunia usaha terhadap daerah tersebut.

“Bagi kami, investasi bukan sekadar angka dalam laporan. Investasi harus menjadi jalan untuk membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi rakyat, memperkuat pendapatan daerah, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Nagan Raya,” ujar TR Keumangan di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, pada Senin (22/6/2026).

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya akan terus menjaga iklim investasi yang kondusif melalui pelayanan yang pasti, kemudahan berusaha, serta perlindungan hukum bagi pelaku usaha yang menjalankan investasi sesuai ketentuan.

“Pemkab Nagan Raya membuka diri bagi investasi yang sehat. Namun prinsipnya jelas, investasi harus berjalan sesuai regulasi, menghormati lingkungan, melibatkan tenaga kerja lokal, serta memberikan nilai tambah bagi daerah,” tegasnya.

Menurutnya, masyarakat harus menjadi bagian utama dalam setiap proses pertumbuhan ekonomi. Karena itu, pemerintah daerah berupaya memastikan manfaat investasi dapat dirasakan langsung oleh warga.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya saat ini juga tengah menyiapkan peluang investasi strategis senilai Rp200 triliun untuk pembangunan ekosistem industri baterai listrik yang terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir.

Rencana tersebut mencakup pengembangan industri pengolahan, program peremajaan (replanting) kelapa sawit, pembangunan pabrik pengolahan sawit, serta penguatan konektivitas logistik melalui pengembangan akses pelabuhan laut.

“Investasi besar ini merupakan peluang bagi Nagan Raya untuk membangkitkan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan memberikan ruang bagi masyarakat agar ikut mengambil peran dalam perkembangan ekonomi di daerahnya sendiri,” kata TR Keumangan.

Dengan capaian investasi yang terus meningkat dan berbagai peluang pengembangan industri strategis, Nagan Raya dinilai memiliki momentum kuat untuk memperkuat perannya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Barat Selatan Aceh.

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berkomitmen menciptakan kawasan yang ramah investasi melalui tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Sejumlah sektor unggulan yang terus dikembangkan antara lain perkebunan, pertambangan, energi, industri pengolahan, serta kawasan ekonomi baru yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah pada masa mendatang.

“Sejalan dengan visi daerah, Nagan Raya akan terus membangun ekosistem investasi yang sehat, berkelanjutan, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” pungkas TR Keumangan.

Hari Bhayangkara ke-80, Wakil Gubernur Kalteng Apresiasi Bakti Kesehatan Polda Kalteng

Iki Radio - Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo menyampaikan, apresiasi atas terselenggaranya bakti kesehatan dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 2026 yang diselenggarakan oleh Polda Kalimantan Tengah di Aula Graha Bhayangkara Polda Kalteng, Selasa (23/6/2026).

“Kegiatan bakti sosial yang digelar Polda Kalimantan Tengah ini sangat lengkap. Ini merupakan salah satu upaya bersama antara pemerintah dan instansi vertikal dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat. Saya melihat seluruh layanan yang diberikan sangat komprehensif, termasuk skrining stunting yang sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak kita,” ujarnya usai menghadiri kegiatan bakti kesehatan.

Sebagai informasi, kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara tersebut menghadirkan berbagai layanan kesehatan bagi masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan, skrining stunting, pemberian obat-obatan dan suplemen gizi, donor darah, khitanan massal, operasi katarak, hingga operasi bibir sumbing.

Wakil Gubernur menambahkan bahwa selain pelayanan kesehatan, kegiatan tersebut juga disertai pemberian bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Polda Kalteng dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

“Semoga kerja sama seperti ini dapat terus dilaksanakan dan semakin diperkuat demi meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup masyarakat Kalimantan Tengah,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan menjelaskan bahwa pelaksanaan bakti kesehatan merupakan tindak lanjut arahan pimpinan Polri agar peringatan Hari Bhayangkara ke-80 lebih banyak diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Pada kegiatan hari ini, kami memberikan pelayanan kesehatan kepada kurang lebih 1.500 masyarakat. Program bakti kesehatan ini telah dimulai sejak 1 Juni 2026 dan dilaksanakan di Polda, rumah sakit, lokasi-lokasi yang telah ditentukan, serta secara serentak di Polres dan Polsek jajaran,” jelasnya.

Kapolda menuturkan bahwa selain pelayanan kesehatan umum, kegiatan tersebut juga mencakup donor darah, pemberian obat-obatan, khitanan massal, operasi katarak, dan operasi bibir sumbing sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara umum,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah juga menyerahkan tali asih kepada peserta penyandang disabilitas sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.

Turut hadir Kepala Badan Intelijen Daerah Kalimantan Tengah Marsma TNI Muhammad Nur, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

close
Pasang Iklan Disini