Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Dangdut. Show all posts
Showing posts with label Dangdut. Show all posts

Evie Tamala, Dari Panggung Daerah Hingga Jadi Ratu Dangdut Melankolis

Iki Radio — Nama Hj. Evie Tamala tentu sudah tidak asing lagi bagi para pencinta musik dangdut tanah air. Penyanyi senior kelahiran Tasikmalaya, 23 Juni 1969, yang memiliki nama asli Cucu Suryaningsih ini dikenal lewat deretan tembang hits legendaris seperti Selamat Malam, Cinta Ketok Magic, hingga Dokter Cinta.


Namun, di balik kesuksesannya yang mengkilap, bungsu dari 6 bersaudara ini menempuh jalan berliku dan penuh perjuangan sebelum akhirnya diakui sebagai salah satu maestro dangdut Indonesia.

Awal Perjalanan dan Kegagalan di Awal Karier

Perjalanan musik Evie dimulai pada tahun 1982. Saat itu, ia tampil sebagai penyanyi panggung bersama Orkes Melayu Sinar Remaja menggunakan nama panggung Uce Arifina. Lingkup tampilnya tak hanya di Tasikmalaya, tetapi juga merambah hingga ke Kota Bandung.

Bakat besarnya kemudian dilirik oleh pencipta lagu sekaligus produser ternama saat itu, Muchtar B, yang tertarik dengan kelembutan dan merdunya suara Evie. Menginjak tahun 1986–1987, Evie masuk dapur rekaman untuk menggarap album perdana Sesuap Nasi dan Sesuka Hatinya. Sayangnya, nasib buruk menimpa; album tersebut gagal total bahkan kasetnya tidak sempat beredar di pasaran.

Pantang menyerah, pada tahun 1988 Evie merilis album kedua bertajuk Tang Ting Tong Der. Album di bawah naungan MSC Records ini pun belum mampu melambungkan namanya. Di momen inilah, ia resmi mengadopsi nama panggung Evie Tamala—di mana "Tamala" diambil sebagai singkatan dari kota kelahirannya, Tasikmalaya.


Puncak Popularitas Lewat "Dokter Cinta"

Titik balik kariernya terjadi pada tahun 1989 melalui album ketiga, Dokter Cinta. Album ini meledak hebat di pasaran dan berhasil melontarkan nama Evie Tamala ke jajaran penyanyi dangdut papan atas Indonesia, sejajar dengan nama-nama besar seperti Elvy Sukaesih, Camelia Malik, dan Rita Sugiarto. Ketenaran lagu tersebut juga terdongkrak oleh penampilan komedian Doyok dalam video klipnya yang jenaka.

Setelah itu, kesuksesan demi kesuksesan terus menyertai deretan albumnya, antara lain:

  • Hari-Hari Cinta (1990)
  • Aduh Sayang (1991)
  • Cinta Ketok Magic (1991)
  • Rambut (1993)
  • Kangmas (1994)

 

Transformasi Genre dan Ciri Khas Vokal

Memasuki tahun 1994, peluncuran album Rembulan Malam menjadi tonggak penting perubahan arah musik Evie Tamala. Bekerja sama dengan produser dan penata musik Aliek Ababil, karakter vokal Evie dinilai sangat pas membawakan lagu-lagu bergenre dangdut romantis, melankolis, dan lembut.

Ia sukses memadukan musik dangdut dengan berbagai eksperimen genre lain seperti blues, klasik, hingga swing. Sentuhan puitis pada intro lagu serta warna musik yang kaya terlihat jelas pada album-album ikoniknya seperti Selamat Malam (1996) dan Suara Hati (1998) lewat lagu hits Seribu Purnama serta Malam Ini. Eksplorasi ini makin memantapkan posisinya sebagai penyanyi dangdut dengan karakter unik dan matang.


Eksistensi Karya Tanpa Batas

Tak hanya terbatas pada dangdut berbahasa Indonesia, Evie Tamala juga membuktikan keluwesannya dengan merilis album Pop Sunda (seperti Tunggara dan Kembang Hareupan), Pop Jawa (Kangen, Yogya Priyangan), hingga album bernuansa religi seperti Asmaul Husna.

Eksistensinya di industri musik tetap terjaga hingga saat ini. Dalam beberapa tahun terakhir, Evie aktif merilis berbagai single baru, seperti Belahan Jiwa (2023), Sudah Tak Sayang (2024), karya religi Kemanapun Memandang (2025), hingga rilisan terbaru Selamat Malam 2 (2026).


Kehidupan Pribadi

Di balik kejayaannya di atas panggung, kehidupan rumah tangga Evie sempat mengalami pasang surut. Pernikahan pertamanya dengan Heru harus berakhir dengan perceraian lantaran belum dikaruniai keturunan. Pada tahun 2003, Evie kembali membina rumah tangga bersama pria bernama Malik. Meski hingga kini belum dikaruniai buah hati, kehidupan rumah tangga mereka tetap harmonis dan jauh dari terpaan gosip miring.

 

Itje Trisnawati, Legenda Dangdut Tanah Air Pelantun "Duh Engkang"

Iki Radio — Nama Hj. Itje Trisnawati tentu sudah tidak asing lagi di telinga para pencinta musik dangdut Tanah Air. Penyanyi kelahiran 27 Maret 1963 ini dikenal sebagai salah satu biduanita berparas cantik dengan karakter suara yang khas. Sosoknya sukses mengukir sejarah sebagai legenda dangdut yang karya-karyanya tetap dikenang hingga kini.

Mengawali kariernya sejak tahun 1979, popularitas Itje meroket tajam setelah bertemu dengan pelawak sekaligus Koordinator Acara Aneka Ria Safari, Eddy Sud. Lewat tangan dingin Eddy yang dikenal piawai mencetak artis sukses, karier musik Itje makin menanjak pesat hingga mereka berdua memutuskan untuk menikah.

Sepanjang perjalanan musiknya, Itje telah merilis puluhan album hits yang laris manis di pasaran. Beberapa lagu ikoniknya yang begitu populer di akhir era 80-an hingga 90-an antara lain "Duh Engkang", "Enggak Lagi Lagi Ah", "Madu Merah", "Dana Asmara", hingga "Satu Malam". Tak hanya dangdut, ia juga merambah genre pop dan lagu daerah. Selain bernyanyi, Itje sempat menguji bakat aktingnya lewat beberapa judul film layar lebar seperti Aduh Aduh.. Mana Tahaaan (1980) dan Mystics in Bali (1981).

Namun, perjalanan asmara sang legenda tidak semulus kariernya di panggung hiburan. Setelah membina rumah tangga selama kurang lebih 23 tahun dan dikaruniai dua orang anak (Eka Sutrisna & Ety Suryawati), pernikahan Itje dan Eddy Sud berakhir dengan perceraian.

Tiga bulan berselang, Itje kembali merajut asah dengan menikahi seorang pengusaha ruang pamer mobil, Agung Indra Permana Sarwono. Sayangnya, takdir berkata lain. Di saat keduanya tengah mempersiapkan rencana comeback Itje ke industri musik dangdut, Agung meninggal dunia pada tahun 2007 akibat penyakit jantung.

Meski harus melewati berbagai dinamika kehidupan dan kepedihan, kontribusi Itje Trisnawati dalam seni musik Indonesia tak tergantikan. Karya-karya emasnya tetap menjadi bagian penting dalam sejarah perkembangan musik dangdut di Indonesia.

 

Mengenal Hana Monina, Penyanyi Dangdut Asal Blitar yang Makin Bersinar Bersama Om Adella

Iki Radio – Industri musik dangdut koplo tanah air kembali diwarnai oleh kehadiran bakat muda yang mencuri perhatian. Hana Monina, penyanyi berbakat asal Blitar, Jawa Timur, kini semakin dikenal luas oleh penikmat musik setelah bergabung dengan orkes musik dangdut ternama Jawa Timur, Om Adella.

Pemilik nama lengkap Hana Monina Handiyani Putri ini tidak hanya menarik perhatian lewat suara merdunya, tetapi juga pesona paras cantiknya yang sekilas tampak seperti blasteran. Penampilan panggungnya yang memikat, didukung dengan postur tubuh ideal, menjadikannya salah satu pedangdut muda yang banyak diidolakan, khususnya oleh kaum adam.

Dalam setiap penampilannya, Hana terampil membawakan lagu-lagu bergenre campursari koplo dengan iringan khas Om Adella. Karakter vokalnya yang kuat, terutama saat mengeksekusi nada-nada tinggi, terbukti sukses menghipnotis penonton dan membuat nama penyanyi kelahiran 15 Juni 2001 ini melambung tinggi.

Popularitas Hana kian meroket setelah salah satu penampilannya menembus jajaran trending musik di YouTube. Salah satu aksi panggungnya yang paling membekas adalah saat membawakan lagu "Gaun Merah" bersama Om Adella. Video tersebut telah ditonton lebih dari 3,1 juta kali di YouTube, menegaskan posisinya sebagai salah satu talenta berbakat yang patut diperhitungkan di kancah musik dangdut tanah air.


Biodata Singkat Hana Monina:

  • Nama Lengkap: Hana Monina Handiyani Putri
  • Nama Panggung: Hana Monina
  • Tanggal Lahir: 15 Juni 2001
  • Asal: Blitar, Jawa Timur
  • Agama: Islam
  • Akun Instagram: @hanamonina01

 

Profil dan Perjalanan Karier Shinta Arsinta, Pedangdut Asal Kediri yang Kian Populer

Iki Radio - Penyanyi dangdut dan koplo Jawa asal Kediri, Shinta Arsinta, terus menarik perhatian penikmat musik Tanah Air. Pelantun tembang Bojo Biduan yang lahir pada 23 Maret 2000 ini memantapkan langkahnya di industri musik setelah berhasil meraih gelar juara dalam ajang pencarian bakat dangdut tingkat nasional pada tahun 2017.

Bakat bernyanyi Shinta telah diasah sejak kecil melalui dorongan penuh dari keluarga. Ia kerap tampil dari panggung ke panggung serta aktif mengikuti berbagai lomba bernyanyi. Namanya mulai dikenal luas saat mengikuti ajang bernyanyi nasional pada tahun 2013, sebelum akhirnya makin meroket pasca kelulusannya dari SMK Negeri 1 Kota Kediri. Selain berfokus pada dunia tarik suara, Shinta juga telah menyelesaikan pendidikan sarjananya di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Nusantara PGRI Kediri.

Sepanjang kariernya, Shinta kerap berkolaborasi dengan berbagai orkes melayu kenamaan di Jawa Timur, seperti Sagita dan New Pallapa. Penampilannya kian digemari publik lewat sederet karya duetnya bersama penyanyi Arya Galih, yang sukses mencatatkan hingga 78 juta pemutaran lagu di kanal YouTube.

Di luar aktivitas panggung, kehidupan pribadi Shinta juga sempat menyedot perhatian publik. Pada 21 April 2025, Shinta resmi melepas masa lajangnya setelah menikah dengan seorang anggota kepolisian asal Tulungagung, Briptu Rizky Bayu Saputra. Kabar pernikahan yang semula digelar tertutup tersebut ramai menjadi perbincangan hangat netizen setelah video momen bahagianya diunggah oleh sang perias di media sosial TikTok.

Hingga saat ini, Shinta telah melahirkan belasan album kolaborasi serta puluhan singel populer, seperti Raiso Dadi Siji, Lintang Asmoro, dan Kalah. Konsistensinya dalam berkarya makin memperkuat posisinya sebagai salah satu pedangdut papan atas di belantika musik Jawa modern.

 

Profil Dinda Permata, Pedangdut Medan Alumni KDI 2009

Iki Radio - Dinda Permata Suci Nababan atau lebih dikenal dengan nama Dinda Permata merupakan seorang penyanyi dangdut kelahiran Medan, 17 April 1992. Dinda mulai terkenal setelah mengikuti ajang pencarian bakat Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2009.

Memiliki bakat dan suara yang khas, mengantarkan namanya menjadi salah satu finalis dalam ajang pencarian bakat menyanyi tersebut. Dinda Permata menjadi wakil dari kota Medan.

Pada tahun 2009, Dinda Permata pernah tergabung dengan grup vokal 5 Bidadari. Dinda bersama keempat temannya berhasil mengeluarkan beberapa singel.

Kebersamaannya bersama grup vokal 5 Bidadari tidak berlangsung lama, setelah grup tersebut resmi membubarkan diri tahun 2012. Dan Dinda langsung membentuk Duo Adiva dengan bantuan pemain keyboard band Radja.

Karier Dinda terus berkembang seiring dengan bergabung bersama salah satu label musik ternama Indonesia, Nagaswara. Di bawah naungan label tersebut, namanya semakin dikenal.

Dinda Permata berhasil mengeluarkan beberapa single, dan salah satunya yang berjudul Tak Sanggup lagi berhasil laku dipasaran. Di YouTube, video Tak Sanggup Lagi tembus di atas angka 26 juta.

Berkat kegigihannya Dinda Permata pernah masuk dalam nominasi Anugerah Dangdut Indonesia (ADI) pada kategori penyanyi dangdut pendatang baru paling hits. Meski tidak jadi pemenang, Dinda bangga atas pencapaiannya tersebut.

Salah satu prestasinya yang membanggakan lagi adalah ketika Dinda ditunjuk menjadi salah satu juri dalam ajanng pencarian bakat yang pernah diikutinya, KDI 2018.

Pada tahun 2019, Dinda Permata dipercaya untuk menjadi wakil dari Indonesia untuk mengikuti ajang penyanyi pendatang baru se-Asia, Big Stage. Dalam ajang tersebut Dinda akan bersaing dengan penyanyi pendatang baru lainnya dari negara Asia lainnya.

KARIER

Singel

Tak Sanggup Lagi

Seseorang Dihatimu

Ga Segitunya Keleus

Cewek Matic

 

Profil Arneta, Si Cantik Yang Mampu Curi Perhatian Publik

Iki Radio - Penyanyi dangdut koplo muda, Arneta Julia berhasil mencuri perhatian publik dengan suara merdunya dan penampilan panggung yang memukau. 


Sebagai sosok pedangdut asal Gresik, Jawa Timur, Arneta Julia, yang memiliki nama asli Arneta Yuliana Fitri, telah menapaki karier musiknya di Tanah Air.

Perjalanan Karier

Arneta memulai kariernya sebagai penyanyi dangdut koplo dan langsung menunjukkan bakatnya yang luar biasa.

Kariernya semakin bersinar ketika Arneta Julia bergabung dengan beberapa grup dangdut terkemuka di Jawa Timur, seperti Pallapa, Adella, dan Duta Nirwana. 

Keanggotaannya dalam orkes-orkes tersebut membuka peluang besar baginya untuk menunjukkan kemampuan vokalnya yang istimewa.

Salah satu titik puncaknya adalah lewat lagu berjudul "Scatter," yang berhasil mendapatkan perhatian luas. 

Video musik lagu ini, diunggah di kanal YouTube Henny Adella, menjadi viral dan trending di YouTube Music.

Kehidupan Pribadi

Arneta Julia lahir di Gresik pada tanggal 2 Juli 2002 dan memeluk agama Islam. Meskipun masih tergolong sebagai pendatang baru di industri musik, namun kehadirannya mampu menggetarkan panggung dangdut koplo. 

Selain nama aslinya, Arneta Julia juga dikenal dengan panggilan "Ratu Pesek." Jargon khasnya, "uwenak lek," selalu mengiringi penampilannya di atas panggung.

Sementara fans setianya yang disebut sebagai SAJ (Sahabat Arneta Julia) telah tersebar di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Biodata

Nama Asli: Arneta Yuliana Fitri

Nama Panggung: Arneta Julia

Tempat, Tanggal Lahir: Gresik, 2 Juli 2002

Agama: Islam

Profesi: Penyanyi Dangdut

Akun Instagram: @arneta_id1

Lagu Dangdut yang Pernah Dinyanyikan

Potret Tua (2021)

Selamat Jalan (2021)

Sebotol Minuman (2021)

Scatter (2021)

Rembulan Malam (2021)

Tangis Kehidupan (2021)

Badai Biru (2021)

Rahasia Cinta (2022)

Bersabarlah (2022)

Bidadari Cinta (2023)

Mung Kowe (2020)

Rintihan Rindu (2020)

Bukan Cerita Dusta (2021)

Cinta Kasihku (2021)

Sedang Sedang Saja (2021)

Digilir Cinta (2021)

Haruskah Aku Mati (2021)

Repot (2021)

Tak Jujur (2021)

Nyanyian Rindu (2021)

Sun Sing Suwe (2022)

Tak Berdaya (2022)

Pedhot Janji (2022)

Pertemuan (2022)

Pecah Seribu (2022)

Manut Dalane Gusti (2022)

Oleh-oleh (2022)

Sewates Konco (2022)

Permata Hati (2022)

Ngopi Maszeh (2023)

Saat Jumpa Pertama (2023)

Selimut Rindu (2023)

 

Top

Memukau! Penampilan Niken Salindry di Panggung Wayang Kulit Hari Jadi Ke-458 Kabupaten Madiun

Iki Radio — Sinden kondang asal Kediri, Niken Salindry, berhasil membius ribuan pasang mata yang memadati Alun-Alun Reksogati Caruban pada Jumat (24/7/2026) malam.

Kehadirannya dalam pagelaran wayang kulit bersama dalang ternama Ki Cahyo Kuntadi menjadi salah satu magnet utama dalam panggung peringatan Hari Jadi Ke-458 Kabupaten Madiun.

Tampil energik pada sesi Limbukan, pedangdut sekaligus sinden muda ini membawakan beberapa tembang hits.

Suasana semakin pecah saat Niken melantunkan lagu berjudul "Negoro Angin", yang langsung disambut antusias oleh penonton dengan gemuruh sing-along di seluruh penjuru alun-alun.

Penampilan Niken Salindry benar-benar menghidupkan suasana pertunjukan wayang kulit yang mengambil lakon “Semar Mbangun Khayangan” itu. Kombinasi seni tradisi dan hiburan populer yang dibawakannya sangat luar biasa.

Pemilik nama lengkap Dimas Niken Salindry ini lahir di Kediri pada 29 Juni 2008. Darah seni mengalir kuat dari sang ayah, Ki Degleng Gondosupono, seorang dalang kondang, dan ibunya, Wiwin Arumita.

Perjalanan karier Niken terbilang istimewa. Usia 2 tahun Niken mulai mengenal dan meniti karier di dunia pesindenan. Usia 4 tahun sudah dipercaya tampil dalam pementasan wayang kulit profesional yang dipimpin oleh ayahnya.

Tahun 2023 namanya makin meroket secara nasional setelah membawakan ulang (cover) lagu "Mangku Purel" ciptaan Nurbayan versi campursari hingga melesat ke posisi 7 Trending YouTube.

Kualitas vokal dan daya pikat Niken di atas panggung tidak perlu diragukan lagi.

Pada tahun 2023, ia sukses menyabet penghargaan sebagai Penyanyi Cover Lagu Terambyar pada ajang Ambyar Awards MNCTV lewat lagu "Kalih Welasku" ciptaan Denny Caknan, Soepardi Aye, dan Banyu Onyonk.

Video kolaborasinya bersama Lala Atika saat membawakan lagu tersebut di kanal YouTube Kembar Music Digital bahkan sempat menduduki peringkat trending dan telah ditonton lebih dari 27 juta kali.

Kehadiran sosok seniman muda berbakat seperti Niken Salindry di panggung peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun ini tak hanya hiburan semata, namun juga menjadi bukti nyata bahwa seni tradisi seperti wayang kulit dan campursari tetap digandrungi oleh lintas generasi.(ir)

 

Sukses Goyang Ribuan Warga, Aftershine Meriahkan Caruban Fun Day dan Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458

Iki Radio – Ribuan warga Caruban dan sekitarnya tumpah ruah memadati Alun-Alun Reksogati, Caruban, pada Jumat malam (3/7/2026). 

Kehadiran massa yang luar biasa ini tak lain untuk menyaksikan penampilan memukau dari Aftershine, grup musik pop koplo asal Sleman, Yogyakarta, yang sukses menggoyang panggung Caruban Fun Day (CFD).

Kemeriahan konser ini sekaligus menjadi momentum spesial perayaan tahun ke-3 Caruban Fun Day (CFD) serta memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Toko Emas Omega yang ke-44.

Hadir mewakili Bupati Madiun, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Madiun, Didik Harianto, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas partisipasi serta sinergi seluruh pihak yang mendukung penuh terselenggaranya acara ini.

Didik menjelaskan bahwa kegiatan ini berjalan beriringan dengan semangat tema Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458, yaitu "Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera)".

"Kabupaten Madiun ini telah menempuh perjalanan panjang 458 tahun sejak tahun 1568. Insya Allah, puncak peringatannya akan kita laksanakan pada 18 Juli 2026 mendatang," ujar Didik.

Lebih lanjut, Didik memaparkan bahwa Pemerintah Kabupaten Madiun telah menggelar berbagai rangkaian acara pasca-pandemi dan menyambut hari jadi, salah satunya melalui gelaran Sepasar Ing Madiun (Sepasma) yang disebar di beberapa wilayah.

"Sepasma dimulai dari wilayah Selatan. Kemudian bersamaan juga saat ini, mulai tanggal 1 sampai 7 Juli, sedang berlangsung di wilayah Tengah, tepatnya di Lapangan Desa Tiron. Insya Allah nanti tanggal 10 hingga 19 Juli, Sepasma juga akan hadir di Alun-Alun Reksogati ini," jelasnya.

Didik menambahkan, konser malam tersebut merupakan bukti nyata kolaborasi apik antara komunitas CFD, Omega Grup, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun. Ia berharap event besar seperti ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal.

"Semoga kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan tertib, serta dapat memberdayakan ekonomi masyarakat, khususnya warga Caruban dan sekitarnya. Monggo silakan Bapak, Ibu, kita nikmati bersama penampilan grup musik bertaraf nasional, Aftershine dari Jogja," pungkasnya.

Aftershine, grup musik yang digawangi oleh Hasan Toys (vokal), Andika Permana Putra (gitar melodi), dan Zulian Achmad Yuniarto (kibor) bersama tiga personel lainnya ini sukses membius penonton lewat deretan tembang hits mereka.

Memulai rekam jejaknya sejak tahun 2010 dengan nama "Tengah Malam", grup ini bertransformasi menjadi "Aftershine" pada 2015 guna menjangkau pasar yang lebih luas. 

Mereka kemudian resmi mendeklarasikan diri pada 22 Maret 2017 di Sleman, DI Yogyakarta. Nama Aftershine kian melejit di blantika musik tanah air pasca merilis singel hit "Yowes Modaro" yang akrab di telinga para pencinta genre dangdut pop koplo.(ir)

Lirik dan Makna Lagu Negoro Angin - Denny Caknan, Cerita Viral Pejuang LDR

Iki Radio - Penyanyi Denny Caknan resmi merilis lagu terbaru berjudul “Negoro Angin” pada 16 Maret 2026. Lirik lagu ini ditulis langsung oleh Denny Caknan, yang juga bertindak sebagai komposer bersama Rijal Pamungkas dan Shadewa Wijaya.


Makna Lagu 'Negoro Angin'

Lagu “Negoro Angin” menggambarkan kepahitan hubungan jarak jauh (LDR) yang sarat akan kerinduan, ketidakpastian, dan rasa kehilangan. Liriknya menuturkan perjalanan panjang demi menepati janji, yang akhirnya berujung pada kesadaran bahwa cinta yang terpisah benua terasa mustahil untuk digapai.
 
Secara keseluruhan, Lagu “Negoro Angin” menjadi deskripsi emosional tentang cinta yang tergerus jarak, penyesalan, serta keteguhan hati yang bertahan meski menyakitkan.

 

Lirik Lagu 'Negoro Angin'

 

Tak tampuh sawelas sewu kilometer nyusul awakmu
Sing nate janjimu mulih ning aku
Sakwise ngrampungke urusanmu
 
Tak tekad-tekadke masio ora tau ngalami adem
Minus siji mosok ora ditemoni
Nekatku mung pengin niliki

Kepisah benua negoro angin
Nggayoh tresnamu rasane wis ra mungkin
Wis bedo semenjak jarang teko
Tiyang sing mbiyen tak kenal dadi wong liyo
 
Ternyata LDR pait tenan
Mboten saindah kembang tulip neng taman
Goblokku isih sayang awakmu
Ngertio ra sudi ngancani jaman susahmu
 
Isih kebayang-bayang, isih dadi kenangan
Bekas ambu rangkulanmu wangine isih ning atiku
Isih tak kangeni, isih tak tunggoni
Isih terus tak tangisi...uwooooooo
Isih tak kangeni, isih tak tangisi
Kenangan sing wingi
Mabur duwur melayang layang
terbang diatas awan
ingin melepas rindu sayang...
 
Kepisah benua negoro angin
Nggayoh tresnamu rasane wis ra mungkin
Wis bedo semenjak jarang teko
Tiyang sing mbiyen tak kenal dadi wong liyo
Ternyata LDR pait tenan
Mboten saindah kembang tulip neng taman
Goblokku isih sayang awakmu
Ngertio ra sudi ngancani jaman susahmu
Goblokku... isih sayang awakmu…




Sadar Umur Rahasia Tuhan, Dewi Perssik Tak Mau Lewatkan Momen Berbagi Daging Kurban

Iki Radio - Pedangdut Dewi Perssik mengungkap alasan dirinya turun langsung membagikan daging kurban kepada warga saat momen Idul Adha.

Pedangdut Dewi Perssik turut terlibat langsung dalam proses pemotongan daging hewan kurban di kediamannya kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (28/5/2026).(FOTO : Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah).

Menurut wanita yang akrab disapa Depe itu, momen berbagi seperti ini menjadi kesempatan berharga yang belum tentu bisa kembali dirasakan di tahun berikutnya.

“Ini kan momen. Belum tentu tahun depan saya masih ada dan masih diberi kesempatan untuk berbagi,” kata Dewi Perssik di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (28/5/2026).

Tak ingin hanya menyerahkan proses pembagian kepada warga sekitar, Depe memilih melihat langsung antusias warga yang rela mengantre demi mendapatkan daging kurban.

Sebab, bertemu langsung dengan masyarakat membuat dirinya semakin bersyukur atas rezeki dan kesehatan yang diberikan Tuhan.

“Kalau ngelihat mereka sampai ngantre, terus bisa lihat muka-mukanya betapa mereka senang. Saya merasa sama Allah dikasih rezeki, dipermudah, dikasih sehat, ya harus berbagi,” ujarnya.

“Kalau melihat orang-orang di luar sana banyak yang susah, ya Allah terima kasih aku masih dikasih sehat. Jadi aku merasa bersyukur atas apa yang aku dapat saat ini,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dewi Perssik juga mengungkap hikmah Idul Adha tahun ini baginya adalah belajar untuk lebih banyak bersyukur dan peduli terhadap sesama.

“Ternyata di luar sana banyak yang lebih susah dari aku, banyak yang masih membutuhkan secara ekonomi dan kebahagiaan. Jadi harus banyak-banyak bersyukur sama Allah. Senang aku masih bisa berbagi,” tutup Dewi Perssik.

Dicibir Soal THR Rp15 Ribu, Dewi Perssik Sebut Total Dana yang Dikeluarkan Rp900 Juta

Iki Radio - Pedangdut Dewi Perssik kembali menjadi sorotan setelah aksinya membagikan THR kepada warga di kampung halamannya di Jember menuai beragam komentar dari netizen.


Tak hanya memberikan uang tunai, perempuan yang akrab disapa Depe itu juga membagikan beras kepada warga. Untuk setiap orang, bantuan yang diberikan berupa uang Rp15 ribu dan beras 5 kilogram.

THR tersebut dibagikan kepada ribuan warga di lingkungan tempat tinggal keluarganya di Jember sebagai bentuk kepedulian Depe menjelang Lebaran.

Saat mendapat cibiran karena nominal uang yang dianggap kecil, Depe menjelaskan total dana yang ia keluarkan mencapai ratusan juta rupiah.

"Mereka yang bagi, saya tahunya cuma ngasih uang di Jember Rp900 juta. Saya enggak kasih tahu mereka kasih berapa. Ternyata dihitung sama bapak RT, bapak RW, bapak camat, bapak TNI, bapak polisi dihitung satu orangnya adalah (beras) 5 kilogram dan plus Rp15 ribu cukup, ini merata. Oh ya udah kalau memang sekiranya cukup ya udah," pungkas Dewi Perssik dalam siaran langsung di akun TikTok-nya, dilansir TRIBUNTRENDS.COM, Senin (23/3/2026).

Menanggapi komentar miring yang bermunculan, Depe mengaku heran karena niat baiknya justru dipersoalkan.

"Terus Dewi Perssik disalahin lagi? masya Allah heran ya, heran gitu loh. Orang ngasih salah, enggak ngasih salah," kata Depe.

Ia juga menegaskan bahwa uang Rp900 juta yang dibagikan bukan nominal kecil karena diperoleh dari hasil kerja kerasnya sebagai artis.

"Sayang, Rp900 juta itu bukan uang kecil. Rp900 juta itu duit yang dibagi-bagi supaya mereka itu dapat. Itu duit kerja keras. Kalian tidur aku masih nyanyi, kalian tidur aku masih di acara sahur," ungkap Depe.

Depe meminta publik tidak hanya menghitung nominal uang tunai yang diberikan, sebab bantuan tersebut juga disertai beras dengan nilai yang tidak sedikit.

"Inget, jangan uangnya aja dihitung, itu ada berasnya. Itu beras harganya Rp85 ribu, dihitung juga. Berarti satu orang ya Rp100 ribu," tegas Depe.

Mengenai alasan bantuan tidak dibagikan seluruhnya dalam bentuk amplop uang, Depe menyebut teknis pembagian diserahkan kepada panitia setempat karena jumlah penerima mencapai 8.400 orang.

"Mending diamplopin? ya mungkin panitianya keriting tangannya, soalnya (orangnya ada) 8.400. Kamu mau bantuin panitianya? lah kalau Dewi Perssik suruh giniin 8.400 orang ya keriting tanganku gais," imbuh Depe.

Bukan Lagi Pilot! Dewi Perssik Blak-blakan Soal Pria Mentereng yang Mengisi Hatinya

Iki Radio - Teka-teki mengenai siapa sosok pria yang tengah dekat dengan pedangdut Dewi Perssik akhirnya mulai menemui titik terang. 

Dewi Persik (Foto : @dewiperssik9)

Setelah sempat santer dikabarkan menjalin hubungan serius dengan seorang pilot, penyanyi yang akrab disapa Depe ini akhirnya buka suara soal status hubungannya.

Diberitakan sebelumnya, Dewi Perssik sempat menjalin hubungan dekat dengan Rully yang berprofesi sebagai pilot. Namun baru-baru ini, pemilik goyang gergaji itu menegaskan kalau pria yang kini ada di sisinya bukan lagi berprofesi sebagai pilot.

Saat ditanya mengenai kelanjutan hubungannya dengan sosok pilot yang selama ini dikenal publik, Depe menjawab dengan tegas.

"Ya pasti bukan pilot ya, bukan ya. Bukan," tegas Dewi Perssik saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan belum lama ini.

Dikabarkan tak lagi menjalin hubungan dengan pilot, Dewi Perssik rupanya sudah memiliki pengganti. Pria yang mengisi hati sang biduan pun punya profesi tak kalah mentereng.

Isu mengenai kedekatan Depe dengan pria dari kalangan militer mencuat saat rekan-rekan pembawa acaranya mulai menggoda Depe dengan istilah "Loreng". Tak membantah, Depe justru menanggapi godaan tersebut dengan tawa dan candaan.

"Ah iya sayangku, ya Allah. Makanya kan yang (seragam) hijau katanya. Kamu menyehatkan badan. Bayam, brokoli sehat," canda Depe merujuk pada warna seragam TNI yang identik dengan warna hijau.

Meski masih menyebut hubungannya saat ini sebagai "sahabat", Depe tak menampik bahwa pria tersebut adalah sosok yang spesial.

"Yang pastinya loreng-loreng itu ya sahabat aku gitu," tambahnya.

Restu Sang Anak dan Keluarga

Sinyal bahwa hubungan ini sudah melangkah ke arah serius semakin kuat saat Depe menyinggung soal restu keluarga dan putranya, Gabriel. Menurut Depe, keluarganya sudah memberikan dukungan penuh atas apa pun pilihan hatinya.

"Pokoknya doakan yang terbaik, ya pasti keluarga mendukung semuanya," tuturnya.

Bahkan, sang putra, Gabriel, disebut-sebut sudah sangat memahami posisi ibunya. Depe merasa beruntung karena Gabriel bukan tipe anak yang mengatur-atur urusan asmara sang bunda.

"Anak aku itu pengertian sekali. Menerima, legowo. Jadi men-support, pokoknya yang terbaik buat mamanya," jelas Depe.

Menunggu Waktu yang Tepat

Meski sudah memberikan banyak kode, Dewi Perssik masih enggan terburu-buru untuk memperkenalkan sosok "Loreng" ini ke hadapan publik. Ia memilih untuk menjalani proses yang ada dan menyerahkan semuanya kepada takdir.

Saat ditanya apakah hubungan ini akan berakhir di pelaminan pada tahun baru mendatang, Depe hanya meminta doa terbaik.

"Apa kata Allah aja. Ada waktu yang direncanakan dan pasti nanti ada saatnya," pungkasnya.

Apakah sosok "Loreng" ini merupakan jawaban atas pencarian cinta sang Diva Dangdut? Kita tunggu saja kabar selanjutnya.

Iis Dahlia Lakukan Perawatan Stem Cell di Korea, Jadi Lebih Muda

Iki Radio - Iis Dahlia dikenal sebagai salah satu penyanyi dangdut senior Indonesia yang kerap mencuri perhatian publik dengan penampilannya yang awet muda. Di usianya yang tak lagi muda, kulit Iis tetap tampak glowing, kencang, dan segar.


Salah satu rahasia di balik tampilannya yang memesona adalah perawatan stem cell yang baru-baru ini ia lakukan di Korea Selatan.

Lewat akun Instagram pribadinya @isdadahlia, Iis membagikan pengalamannya menjalani prosedur tersebut di Sinsang Plastic Surgery, salah satu klinik ternama di Korea Selatan.

Dalam video yang ia unggah, Iis bercerita bagaimana perawatan ini memberikan hasil bertahap dan makin terlihat seiring waktu.

1. Melakukan perawatan stem cell di klinik Korea ternama

Perawatan stem cell yang dijalani Iis Dahlia dilakukan di Sinsang Plastic Surgery, klinik kecantikan yang cukup populer di Korea Selatan. Dalam video yang diunggahnya, Iis menceritakan bahwa ia mencoba perawatan ini beberapa bulan lalu.

Ia juga mengungkapkan bahwa awalnya sempat ragu dengan hasilnya, tetapi kemudian merasa puas karena efeknya muncul secara bertahap dan alami.

Prosedur stem cell sendiri biasanya dimulai dengan konsultasi dokter, diikuti pengambilan stem cell dari tubuh pasien atau penggunaan stem cell khusus untuk peremajaan kulit.

Selanjutnya, stem cell tersebut akan disuntikkan ke area wajah yang membutuhkan perbaikan. Proses ini bertujuan untuk merangsang regenerasi sel kulit baru dan meningkatkan produksi kolagen serta elastin secara alami.

Sinsang Plastic Surgery memang dikenal memiliki teknologi kecantikan mutakhir dan sering menjadi tujuan wisata medis para selebritas Asia. Tak heran, banyak orang, termasuk Iis, yang memilih melakukan perawatan di sana untuk hasil yang maksimal.

2. Manfaat stem cell untuk kulit lebih muda dan sehat

Treatment stem cell dikenal luas sebagai salah satu terobosan modern dalam dunia kecantikan.

Dilansir dari Nulook, stem cell memiliki kemampuan untuk memperbaiki jaringan kulit yang rusak, merangsang produksi kolagen, serta membuat kulit lebih kencang dan cerah. Beberapa manfaat utama perawatan stem cell antara lain:

Mengurangi kerutan dan garis halus, sehingga wajah tampak lebih muda

Meningkatkan elastisitas kulit, menjadikannya lebih kenyal dan sehat

Mencerahkan kulit dari dalam, sehingga hasilnya tampak natural dan tahan lama

Selain itu, stem cell juga membantu memperbaiki kerusakan akibat paparan polusi dan sinar matahari, serta memberikan hidrasi mendalam pada kulit.

Dalam unggahannya ia menyebutkan bahwa perawatan ini membuat kulitnya “makin lama makin bagus”, bukan hanya efek instan sesaat.

Inilah yang membuat stem cell menjadi pilihan banyak orang yang ingin merawat kulit dengan hasil jangka panjang tanpa operasi.

3. Hasil akhir yang beri efek kulit glowing dan tampak awet muda

Hasil perawatan stem cell tidak langsung terlihat seketika, melainkan perlahan membaik seiring waktu. Iis Dahlia pun mengaku banyak orang memuji penampilannya sepulang dari Korea karena terlihat lebih muda dan segar.

Ia membagikan pengalamannya dengan antusias di Instagram, dan respons positif pun membanjiri kolom komentarnya.

Dilansir dalam Nulook, stem cell bekerja dengan merangsang peremajaan kulit dari dalam, sehingga hasilnya terlihat lebih natural dibandingkan prosedur kosmetik instan.

Kulit menjadi lebih glowing, kenyal, dan sehat. Perubahan ini bukan hanya bertahan dalam waktu singkat, tetapi terus berkembang dalam beberapa minggu hingga bulan setelah treatment.

Itulah pengalaman Iis Dahlia yang lakukan perawatan stem cell di Korea yang menjadi contoh nyata manfaat prosedur kecantikan modern. Ia menjalani perawatan ini di Sinsang Plastic Surgery, Seoul, yang terkenal dengan teknologi canggihnya.

Stem cell terbukti membantu meremajakan kulit secara alami, mengurangi kerutan, dan membuat kulit lebih cerah serta elastis. Hasilnya pun bertahan lama dan membuat penampilan Iis semakin segar.

Pengalamannya bisa jadi inspirasi bagi Mama yang tertarik mencoba perawatan anti-penuaan alami tanpa operasi.

Farel Prayoga Juara 1 Lomba Azan di Sekolah, Ukir Prestasi Meski Baru Pindah ke Jakarta

Iki Radio - Penyanyi cilik fenomenal, Farel Prayoga, kini telah memulai babak baru dalam hidupnya. Setelah memutuskan untuk hijrah ke Jakarta, remaja asal Banyuwangi ini tidak hanya fokus pada kariernya di dunia tarik suara, tetapi juga pada pendidikannya. Ia kini resmi menjadi pelajar di salah satu sekolah di Ibu Kota.

Belum lama menjadi pelajar di Ibu Kota, Farel telah mengukir prestasi di sekolahnya dengan menjadi juara 1 lomba adzan. Ternyata, suara merdu Farel saat melantunkan lagu juga terjadi saat ia mengumandangkan azan.

Farel mendapat juara 1 lomba adzan yang diselenggarakan sekolahnya. Lomba azan tersebut digelar untuk memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada awal bulan September 2025.

Lewat keterangan unggahan dari Rais Simpson, manajer yang juga biayai sekolah Farel, ia menyebut bahwa Farel menggunakan suara indahnya sebagai modal untuk juara lomba azan.

Farel merupakan anak yang dilahirkan dari orangtua yang non-Muslim. Tetapi, ada beberapa anggota keluarga yang beragama islam.

"InsyaAllah menjadi seorang Mualaf adalah pilihan yang tepat buat kamu. Berkah dunia akhirat," pungkas Rais Simpson di ujung keterangan unggahannya.

Farel merasa bahwa atmosfer Jakarta memberinya vibes atau energi yang berbeda. Ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru yang berharga sejak tinggal dan bersekolah di pusat industri hiburan Tanah Air ini.

"Bisa dibilang gitu (lembaran baru). Emang kayak emang kita sekolah di Jakarta nih bener-bener dapet vibes-nya, kayak ya antusiasnya dapet, terus kayak, gimana ya, pengalaman barunya juga dapet gitu," jelasnya.

Meskipun belum lama, Farel mengaku sudah memiliki beberapa teman dekat di sekolahnya. Ia tidak kesulitan bergaul, bahkan beberapa temannya sudah mengenali dirinya sebagai seorang penyanyi.

"Nggak banyak sih, ada tapi ada beberapa yang ya bisa dibilang akrab," tutur Farel.

Ketika ditanya mengenai perasaannya secara keseluruhan terhadap perubahan besar dalam hidupnya ini, Farel dengan lugas menjawab bahwa ia menikmati setiap prosesnya.

"Happy-happy aja," jawabnya singkat sambil tersenyum.

Farel Prayoga viral saat menyanyi di momen HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara pada 2022 lalu. Membawakan lagu Ojo Dibandingke, remaja 15 tahun tersebut langsung mencuri perhatian dan banjir job manggung ke seluruh Indonesia.

Top

Ultah Anak Yeni Inka, Meriah Undang Banyak Tamu

Iki Radio - Keluarga kecil pedangdut Yeni Inka sedang berbahagia. Kylie Yumna, putri semata wayang berulang tahun yang kedua. Ulang tahun anak Yeni Inka & Khrisna Shakti menjadi momen yang penuh keceriaan & kehangatan. Acara tersebut dirayakan dengan meriah, diwarnai dengan dekorasi meriah yang sesuai dengan tema anak-anak.

Suasana semakin hangat karena kehadiran keluarga, sahabat, dan para kerabat dekat yang ikut memberikan doa serta harapan baik untuk Kylie Yumna. Senyum ceria sang anak menjadi sorotan utama, menandakan betapa bahagianya ia merayakan hari istimewanya.

Pedangdut Yeni Inka & Khrisna Shakti yang merupakan anggota kepoilisian memberi ucapan selamat kepada putri cantik mereka. "Selamat ulang tahun yang ke-2 sayangku @kylieyumna. Barakallah fii umrik, putriku sayang. Semoga Allah selalu memberimu keberkahan, kesehatan, dan kebahagiaan," tulis Yeni Inka di keterangan unggahannya.

Nggak cuma memberi ucapan, mereka juga memberi harapan untuk sang anak. "Sayang, kamu sangat dicintai setiap hari, setiap detik. Semoga tahun-tahun mendatang kamu lebih bahagia dan sehat!" lanjutnya.


Lahir pada 17 September 2023 lalu, Kylie mendapat limpahan kasih sayang dari orang-orang terdekatnya. "Kata-kata tidak akan pernah cukup untuk menggambarkan rasa sayang Bana dan Buni kepadamu. Selamat ulang tahun sayang, love u," pungkas keterangan unggahan tersebut.

Kylie yang kini genap berusia 2 tahun tumbuh jadi balita cantik dan menggemaskan. Ia sangat menikmati momen ulang tahunnya yang bernuansa kuning.

Kebahagiaan makin lengkap karena pesta ulang tahun Kylie juga menghadirkan saudara terdekat. Yeni Inka & Khrisna Shakti ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka.

Kabar Duka, Yunita Ababiel Meninggal Dunia

Iki Radio -  Kabar duka menyelimuti industri musik dangdut Tanah Air.

Pedangdut senior, Yunita Ababiel dikabarkan meninggal dunia pada Minggu, (13/7).

Informasi duka tersebut pertama kali diketahui melalui pesan berantai yang tersebar di kalangan media.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun, telah pulang ke Rahmatullah., Pedangdut senior Yunita Ababil," begitu isi pesannya.

Yunita mengembuskan nafas terakhirnya di kawasan Depok, Jawa Barat, pukul 01.00 WIB, dini hari tadi.

"Meninggal di kediamannya, kawasan Depok," imbuhnya.

Menyusul kabar tersebut, pedangdut Rhoma Irama turut menyampaikan belasungkawanya melalui akun media sosial pribadinya.

Ungkapan duka tersebut diunggah bersama potret hitam putih Yunita Ababiel yang terlihat tersenyum.

"Telah berpulang ke Rahmatullah, salah seorang Insan Dangdut tanah air, Hj. @yunitaababiel," begitu keterangan unggahan Rhoma Irama.

Bersamaan dengan itu, Rhoma Irama juga mendoakan agar almarhumah Yunita Ababil diterima amal ibadahnya.

"Serta mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah," imbuhnya.(jpnn)

Niken Salindri Hingga Tasya Rosmala Bakal Tampil di Penutupan Porprov Jatim 2025

Iki Radio - Niken Salindri Hingga Tasya Rosmala dijadwalkan bakal tampil di penutupan Porprov Jatim ke IX tahun 2025 di Kabupaten Malang.

Bupati Malang HM. Sanusi memastikan bahwa penutupan Porprov kali ini akan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta dan penonton. Ia bahkan terus memantau langsung persiapan lokasi acara di Stadion Kanjuruhan selama beberapa hari terakhir.

“Penutupannya akan jadi bentuk apresiasi dari Kabupaten Malang. Tunggu saja, akan ada banyak pertunjukan menarik,” ujar Sanusi dengan penuh antusias, Sabtu(5/7/2025).

Salah satu penampilan yang paling ditunggu adalah tari Bapang kolosal yang akan melibatkan 3.000 siswa-siswi SD dan SMP se-Kabupaten Malang, membentuk harmoni budaya yang langka disaksikan. Selain itu, akan hadir pertunjukan Ishari (Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia) serta senam jantung sehat sebagai simbol hidup aktif dan sehat.

Sedangkan penampilan Tasya Rosmala dan Niken Salindry, dua penyanyi dangdut muda yang tengah naik daun, akan semakin megah dengan dukungan empat videotron raksasa dan tata suara "horeg" yang siap mengguncang stadion.

Kemeriahan tak hanya terjadi di malam hari. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang, M. Hidayat, mengungkapkan bahwa pada pagi harinya akan digelar senam massal akbar yang melibatkan 5.000 hingga 10.000 peserta, berkolaborasi dengan Polres Malang untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-79.

“Senam ini akan melibatkan ASN, komunitas senam, hingga masyarakat umum. Ini menjadi pemanasan yang meriah sebelum penutupan malam harinya,” terang Hidayat.

Dengan berbagai rangkaian acara yang meriah dan kolaboratif, Kabupaten Malang siap menutup Porprov Jatim IX dengan kejutan penuh warna, budaya, dan semangat kebersamaan. Jangan lewatkan momen spektakuler ini pada 5 Juli 2025 di Stadion Kanjuruhan. (mad/hjr)


 

Jadi Juri Dangdut Academy 7, Dewi Perssik Ingatkan Ini Pada Calon Pedangdut

Iki Radio - Pedangdut Dewi Perssik didapuk menjadi salah satu juri dalam ajang Dangdut Academy (DA) 7.

Sebagai senior di industri musik, dia pun memberikan pesan penting kepada calon pedangdut tentang arti perjuangan dan semangat dalam berkarier di industri musik.

Perempuan yang akrab disapa Depe tersebut mengingatkan peserta untuk tidak hanya fokus pada penampilan, tetapi juga pada kualitas dan mental yang kuat.

“Ibaratnya tinggal bungkusnya aja dibikin bagus. Industri ini adalah wadah yang bisa menyukseskan anak-anak yang mempunyai mimpi manis,” kata Depe di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Depe mengakui bahwa selama audisi, ada beberapa peserta yang membuatnya terkesan.

Dia menilai hampir semua peserta yang lolos audisi dan masuk dalam 20 besar finalis memiliki bakat selain menyanyi.

Pelantun Indah pada waktunya itu pun menekankan pentingnya kombinasi antara suara dan penampilan menghibur lain di industri.

“Peserta yang tadi teman-teman lihat, mereka bisa ngedance. Itu, kan, juga bagian pelengkap dari performa selain mempunyai suara yang bagus,” ujarnya.

“Bayangkan kalau mereka menyanyi sambil ngedance. Mereka masih muda dan cantik-cantik, alami banget. Ini adalah potensi yang perlu dikembangkan,” imbuh Depe.

Perempuan kelahiran 1985 tersebut juga menyoroti mental berjuang setiap peserta saat berusaha menggapai mimpi sebagai pedangdut.

Dia mengingatkan ada banyak anak muda yang juga ingin mendapatkan kesempatan yang sama di luar sana.

Oleh karena itu, dia menekankan agar para peserta memanfaatkan fasilitas dari ajang pencarian bakat dengan sebaik mungkin.

Dengan semangat dan dukungan yang tepat, Dewi yakin para peserta Dangdut Academy 7 dapat meraih kesuksesan di masa depan.

“Jangan sampai mereka berhenti di tengah jalan hanya karena merasa minder. Mental yang kuat sangat penting agar mereka tetap semangat,” katanya tegas.

"Mereka belum mendapatkan kesempatan seperti yang sudah diperoleh. Jadi, jangan sia-siakan peluang ini,” pungkas Depe. (mcr31/jpnn)

Danang KDI, Pedangdut Asal Ujung Timur Pulau Jawa

Iki Radio - Pradana Dieva atau yang lebih dikenal sebagai Danang Pradana atau Danang merupakan sosok yang serba bisa di industri hiburan Indonesia.  

Lahir pada 23 April 1991, Danang mencapai ketenaran sebagai runner-up di musim ke-2 D'Academy dan meraih posisi pertama di musim ke-1 D'Academy Asia.

Dikenal dengan kemampuan bernyanyinya yang luar biasa, Danang memiliki rentang vokal yang luas yang melibatkan berbagai genre, termasuk dangdut, keroncong, jazz, dan pop.

Berkat kepintarannya mengaransemen dan mengimprovisasi lagu menjadi berbeda dari lagu aslinya Danang mendapat julukan yaitu "Genius of Dangdut".


Karier Musik

Danang telah mengikuti audisi sebanyak tujuh kali, namun selalu mengalami kekalahan karena minimnya jumlah SMS. Meskipun begitu, dengan tekad dan kerja kerasnya, Danang akhirnya meraih hasil yang memuaskan.

Ia berhasil meraih posisi Runner Up di ajang D'Academy 2. Setelah pencapaiannya sebagai Runner Up di D'Academy 2, Danang meluncurkan karyanya yang terbaru berjudul "Bunga Surgawi," yang diciptakan oleh Adibal Sahrul.

Prestasinya tidak berhenti di situ, karena Danang kemudian memenangkan gelar Juara Pertama di D'Academy Asia 1, unggul 2 poin dari pesaingnya, Lesti, yang merupakan Juara 1 D'Academy 1.

Selain meraih gelar Juara 1 di D'Academy Asia 1, Danang juga memperoleh lagu kemenangannya yang berjudul "Bidadari Jiwa," yang dikarang oleh Suhaimi Moh. Zain (Pak Ngah), seorang komposer asal Malaysia.

Sejak kesuksesannya sebagai juara dalam DA1, Danang telah dikenal sebagai penyanyi dangdut kontemporer yang menonjolkan kepiawaiannya dalam menyelipkan berbagai unsur genre ke dalam musik dangdut, dan mengangkat musik dangdut ke tingkat Asia.


Karier Akting

Tidak hanya bermusik, Danang juga merambah kariernya di seni olah peran sejak tahun 2015. Beberapa FTV atau drama musikal yang telah dibintanginya seperti Bertaubat Di Bulan Suci (2016) sebagai Ferry,

Aku Pergi Demi Ibu, Aku Pun Pulang Demi ibu (2016) sebagai Dani, Nada Persahabatan Sejati (2016) sebagai Yoga/Yolan. Serta Ada Apa Dengan D? (2015) berperan sebagai Danang.


Kehidupan Pribadi

Danang merupakan anak sulung dari tiga bersaudara. Secara pribadi, ia dikenal sebagai individu yang menjalani kehidupan dengan sederhana.

Pendekatan hidup ini membantu Danang meraih kesuksesan dalam kompetisi D'Academy 2 dan D'Academy Asia 1.

Pada tanggal 12 Desember 2021, Danang secara resmi menikah dengan seorang dokter bernama dr. Hemas Nura.


Biodata

Nama Lengkap: Pradana Dieva

Nama Panggung: Danang

Tempat, Tanggal Lahir: Banyuwangi, 23 April 1991

Pekerjaan: Penyanyi, Aktor, Presenter

Istri: Hemas Nura (Menikah Sejak 2021)


Pendidikan

SMP Negeri 1 Banyuwangi

SMA Negeri 1 Glagah

D3 Ilmu Komunikasi IPB (Institut Pertanian Bogor)

S1 Ilmu Komunikasi UNS (Universitas Sebelas Maret)

S2 Ilmu Komunikasi STIKOM The London School of Public Relations


Diskografi


Singel

Gadis Atau Janda (Reycle) (2015)

Bunga Surgawi (2015)

Bidadari Jiwa (2016)

Satu Selamanya (2017)

Panah Asmara (2017) featuring Nilam Gamma1

Cinta Memilih Pergi (2018)

Kena Tipu (2019)

Di Sana Menanti Di Sini Menunggu (Remake) (2019)

Jejak Cinta (2020)

Dia (2020)

Melihatmu Bahagia (Cover) (2020)

Angin Lalu (2021)

Dharmane Ibu (2021)

Ojo Adoh Adoh (2021)

Urip Tanpo Riko (2021)

Atiku Loro (2021)

Riko Siji (2021)

Wes Tau Jeru (2021)

Coba Buktikan (2021)

Empang Garing (2021)

Ku Berikan Bahuku (Remake) (2021)

Aku, Dia & Sahabatku (2022)

Mendua (Remake) (2023)


Album

D2 Academy (2015)

Danang vs Demy Yoker (2015)

Album Jenggirat Tangi Danang D'Academy Asia (2016)

Album Tembang Katresnan (2021)


Prestasi dan Penghargaan

Finalis KDI 4 Tahun 2007

Kontestan New AFI 2013

Peserta D'Academy 2 Indosiar

Apresiasi Beasiswa IPB 2011

Pendatang Baru Paling INBOX 2015 (Nominasi)

Grup / Duo Dangdut Terbaik AMI Awards 2015 (Nominasi)

Penyanyi Pendatang Baru Pria Terfavorit IDA Awards 2015 (Nominasi)

Juara 1 D'Academy Asia Musim pertama (2015)

Pendatang Baru Terbaik-Terbaik AMI Awards 2016 (Nominasi)

Artis Solo Pria Dangdut Kontemporer Terbaik AMI Awards 2016 (Pemenang)

Artis Solo Pria Dangdut Kontemporer Terbaik AMI Awards 2017 (Pemenang)

Penyanyi Dangdut Solo Pria Terpopuler ADI 2017 (Nominasi)

Duo / Grup / Kolaborasi Dangdut Terpopuler ADI 2017 (Nominasi)

Penyanyi Dangdut Solo Pria Terpopuler indonesia dangdut awards 2018 (Nominasi)

duo/group/kolaborasi dangdut kontemporer AMI awards 2018 (nominasi)

Penyanyi Dangdut Pria paling di hati Anugerah Dangdut Indoneaia 2018 (nominasi)

Penyanyi Dangdut Solo Pria paling di hati Anugerah Dangdut Indoneaia 2019 (PEMENANG)

Penyanyi Dangdut Solo Pria Terbaik Anugerah Dangdut Indoneaia 2021 (PEMENANG)

Penyanyi Dangdut Solo Pria paling di hati Anugerah Dangdut Indoneaia 2022 (PEMENANG)

Dewi Perssik Ingin Taaruf, Ungkap Kriteria Suami Idaman

Iki Radio - Penyanyi dangdut Dewi Perssik mengungkap keinginannya untuk mendapat pasangan di tahun ini. Salah satu caranya adalah dengan menjalani prosesi taaruf.

Tiga kali gagal menikah, artis yang akrab disapa Depe itu tidak trauma. Ia memilih pasrah dan menyerahkan urusan jodoh kepada Tuhan.

"Kalau membuka hati mah udah siap aja. Mana pernah Dewi Perssik trauma. Cuma skarang apa kata Allah aja gitu, yang tebaik nanti siapa saya gak tahu," ungkap Dewi Perssik saat ditemui di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (6/6/2025).

Meski begitu, Depe mengaku tidak mau lagi sembarangan menerima laki-laki untuk menjadi pendampingnya. Ia juga mengungkap keinginan untuk mencari pasangan lewat proses taaruf.

"Saya bukan mau cepat- cepat (menikah) takutnya kejadiannya kayak kemarin, yang penting ada langsung dinikahin gitu," papar Depe

"Jadi penginnya ya bener-bener sekarang tuh saling mengenal taaruf siapa orangnya seperti apa pelan tapi pasti," lanjut penyanyi 39 tahun itu.

Di awal tahun 2024 lalu, Dewi Perssik sempat menjalin asmara dengan seorang pilot bernama Rully. Namun belum sampai pelaminan, Depe mengonfirmasi hubungannya dengan Rully telah kandas.

Saat ini pemilik goyang gergaji itu mengaku belum ada lelaki baru yang mengisi hatinya. Namun ia merasa tenang. Depe hanya berharap menemukan pasangan hidup yang saleh.

"Sebenarnya belum ada tetapi hatiku merasa adem. Jadi, maksudnya belum ada wujudnya ketemu lagi, tetapi mudah-mudahan Allah memberikan yang saleh," ujar Depe.

Mantan istri Saipul Jamil itu mengungkap kriteria pasangan impianya. Ia berharap punya pendamping yang bisa membuatnya bahagia.

"Mudah-mudahan Allah memberikan yg soleh, karena ini menenangkan, menggembirakan, membahagiakan bagi saya," ungkapnya.

Walaupun belum memiliki kekasih, keponakan Dewi Perssik, Rosa Meldianti menyebut banyak lelaki yang mengantri untuk menaklukkan hati tantenya. Namun memang, Depe belum menemukan pasangan yang cocok.

"Ga perlu dicariin banyak yang ngantri. Cuma kan jodoh kayak rezeki cocok-cocokan, datangnya sesuai apa yang kita butuhkan," ungkap Rosa Meldianti.

"Jadi doain aja yang terbaik. Pesanku ketika nanti pasangan bertemu, kalian sangat beruntung karena tante saya lahi di versi yg se-spesial mungkin," lanjut Meldi.

Sebagai informasi, Dewi Perssik telah tiga kali menikah. Pernikahan pertamanya dengan penyanyi dangdut Saipul Jamil pada tahun 2006 berakhir dengan perceraian. Pada tahun 2009, ia menikah dengan Aldi Taher, namun pernikahan itu juga kandas.

Tahun 2017, Depe kembali menikah dengan manajernya, Angga Wijaya, dan resmi bercerai pada 2022. (Grid.ID )

close
Pasang Iklan Disini