Iki Terbaru/Paling Greeess
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke 458 Kabupaten Madiun
PT BPR POLATAMA KUSUMA
PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Polatama Kusuma, senantiasa menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, dalam memberikan layanan terbaik.
Mulai masyarakat umum, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), lembaga, kantor dan pemerintah daerah.
Pada Hari Jadi ke 458 Kabupaten Madiun ini, seluruh Direksi, Dewan Pengawas, Staf dan Karyawan PT BPR Polatama Kusuma, mengcapkan :
Selamat Hari Jadi Kabupaten Madiun ke 458 tahun 2026.
Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja.
Direktur Utama PT BPR Polatama Kusuma
Sofyan Yulianto, SE., MM.
HJKM 458, Kepala BPS Kabupaten Madiun : Inovasi Berbasis Data dan Kolaborasi Kunci Utama
Iki Radio – Memperingati Hari Jadi Kabupaten Madiun (HJKM) ke-458, dengan tema Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun menekankan pentingnya sinergi berbasis data untuk mewujudkan visi daerah yang "Bersahaja" (Bersih, Sehat, Sejahtera, dan Bersahaja).
Kepala BPS Kabupaten Madiun, Wisma Eka Nurcahyanti, SST., MT., menyampaikan apresiasi mendalam atas tema besar yang diusung dalam hari jadi tahun ini. Menurutnya, target besar pemkab hanya bisa dicapai melalui dua kunci utama: inovasi dan kolaborasi.
Wisma menjelaskan bahwa inovasi yang efektif tidak bisa lahir dari tebakan, melainkan harus berbasis data yang kuat. Inovasi bertujuan untuk mempercepat proses birokrasi dan memperbesar capaian output pembangunan.
"Untuk bisa melakukan inovasi, tentunya sebelumnya kita butuh data. Melalui pembinaan statistik sektoral yang kami lakukan, BPS memfasilitasi dan mendorong jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dapat menghasilkan data capaian hasil pembangunan yang akurat dan tepat dari instansi masing-masing," ujar Wisma, Sabtu (4/7/2026).
Data akurat dari tiap OPD inilah yang nantinya menjadi kompas atau dasar utama dalam merumuskan inovasi kebijakan yang tepat sasaran.
Dari sisi kolaborasi, BPS menilai hubungan kerja sama di internal Pemerintah Kabupaten Madiun sudah berjalan sangat solid.
Hubungan baik ini juga terjaga erat dengan pihak eksternal, jajaran Forkopimda, serta instansi vertikal termasuk BPS sendiri.
Salah satu wujud nyata dari kolaborasi ini adalah persiapan pengawalan Sensus Ekonomi 2026.
BPS Kabupaten Madiun bahkan telah meluncurkan jargon khusus yang menyelaraskan program nasional ini dengan visi lokal, yaitu "SEtia" (Sensus Ekonomi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja).
"Dengan kolaborasi ini, kita mendapat banyak keuntungan untuk memperlancar pelaksanaan sensus. Hasilnya nanti akan kembali ke masyarakat Madiun sendiri, melalui serangkaian kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah berdasarkan data Sensus Ekonomi tersebut," tambahnya.
Harapannya, dengan diperingatinya Hari Jadi ke-458 ini,
makin banyak inovasi positif yang digagas—baik oleh internal pemkab, pihak
eksternal, maupun masyarakat. Kolaborasi juga harus makin erat dan solid untuk
memperlancar seluruh program pembangunan demi mewujudkan Kabupaten Madiun
Bersahaja.(ir)
Hari Jadi ke-458, Pemkab Madiun Ajak Seluruh Elemen Berinovasi dan Berkolaborasi demi Kesejahteraan Masyarakat
Iki Radio – Memperingati Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Pemerintah Kabupaten Madiun mengusung semangat kebersamaan yang kuat melalui tema "Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja".
Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah pemantik semangat bagi seluruh lapisan masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga para pemangku kepentingan (stakeholder).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun, Sigit Budiarto, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa momentum hari jadi tahun ini harus dijadikan pijakan untuk memperkuat sinergisitas di segala sektor.
Menurutnya, tantangan daerah ke depan hanya bisa dihadapi jika semua pihak bergerak dalam satu visi yang sama.
"Tema Hari Jadi ke-458 ini merupakan panggilan aksi bagi kita semua—baik masyarakat, ASN, maupun seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Madiun. Kita harus memantapkan sinergisitas dan kolaborasi untuk melahirkan inovasi-inovasi baru," ujar Sigit Budiarto, Jum'at (3/7/2026).
Sigit menambahkan, muara dari seluruh kolaborasi dan inovasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama masyarakat adalah peningkatan kesejahteraan yang merata.
ASN sebagai pelayan publik dituntut untuk lebih adaptif dan kreatif dalam menghadirkan solusi atas kebutuhan warga.
Di sisi lain, keterlibatan aktif masyarakat dan sektor swasta (stakeholder) menjadi kunci agar program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Melalui semangat "Madiun Bersahaja", Pemkab Madiun berkomitmen untuk terus berbenah, membangun infrastruktur yang inklusif, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis inovasi digital maupun sosial.
Pentingnya membangun sinergisitas yang kuat guna mempertemukan visi antara pemerintah, swasta, dan elemen masyarakat. Dengan inovasi berkelanjutan yang mendorong ASN menciptakan terobosan baru dalam pelayanan publik, guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera sebagai tujuan akhir dari setiap kebijakan.
"Dengan bergotong-royong, berinovasi tanpa henti, dan menjaga kolaborasi yang sehat, kita optimis Kabupaten Madiun akan tumbuh menjadi daerah yang bersih sehat dan sejahtera," pungkasnya.(ir)
Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun: Bank Jatim Caruban Siap Berkolaborasi dan Berinovasi demi Kemajuan Daerah
Iki Radio – Peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun tahun ini mengusung tema besar yang penuh semangat optimistis, yaitu “Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja”.
Tema tersebut dinilai sangat relevan dan sejalan dengan arah pembangunan yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun.
Apresiasi dan dukungan terhadap tema ini salah satunya datang dari pimpinan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) Cabang Caruban, Wiediawan Fendianto.
Menurutnya, gagasan mengenai inovasi dan kolaborasi sangat tepat untuk mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Madiun.
"Menurut kami, tema saat ini sangat cocok dengan visi dan misi Pemkab Madiun. Mengingat, Kabupaten Madiun ini memiliki wilayah yang cukup luas dengan potensi daerah yang masih sangat banyak dan bisa dikembangkan," ujar Wiediawan Fendianto saat memberikan tanggapan terkait momentum hari jadi Kabupaten Madiun.
Wiediawan menambahkan, di era modern yang penuh dengan perubahan dinamis seperti sekarang, metode kerja konvensional tidak lagi cukup. Diperlukan terobosan-terobosan baru yang kreatif (inovasi) serta kerja sama yang solid antarinstansi (kolaborasi) agar pemanfaatan potensi daerah bisa berjalan maksimal.
Sebagai bagian dari pilar perekonomian di wilayah Caruban, Madiun dan sekitarnya, Bank Jatim berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Melalui sinergi yang kuat, pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Madiun diharapkan dapat terakselerasi dengan baik.
Pihaknya pun meyakini bahwa dengan penerapan komitmen inovasi dan kolaborasi secara konsisten, Kabupaten Madiun memiliki peluang besar untuk tampil menjadi daerah yang unggul di tingkat yang lebih tinggi.
"Dengan kolaborasi dan inovasi di era saat ini, kami yakin Kabupaten Madiun akan menjadi salah satu kabupaten terbaik di Jawa Timur khususnya, dan di Indonesia pada umumnya," pungkas Wiediawan dengan nada optimistis.
Momentum Hari Jadi ke-458 ini diharapkan menjadi titik
balik bagi seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bergerak
bersama, membawa Kabupaten Madiun menuju masa depan yang lebih maju, sejahtera,
dan bersahaja.(ir)
Hari Jadi ke-458, Kajari Kabupaten Madiun: Momentum Kuatkan Kolaborasi dan Inovasi Menuju "BERSAHAJA"
Iki Radio – Memperingati Hari Jadi ke-458, Kabupaten Madiun mengusung semangat baru yang tertuang dalam tema "Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja".
Momentum ini menjadi pemacu bagi seluruh elemen daerah untuk bersatu padu dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang merata.
Untuk mencapai visi dan misi besar tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor.
Pemkab Madiun menyadari bahwa roda pemerintahan dan pembangunan tidak akan bisa berjalan optimal jika bergerak sendirian.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Madiun, Achmad Hariyanto Mayangkoro, S.H., menyampaikan, kolaborasi aktif dengan berbagai stakeholder atau pemangku kepentingan adalah harga mati demi kemajuan daerah.
"Untuk mencapai tujuan visi dan misi Kabupaten Madiun, tentu diperlukan kolaborasi yang kuat dengan stakeholder lain. Pemerintah daerah tidak mungkin bisa berjalan sendiri," ujar Achmad Hariyanto Mayangkoro, Rabu (1/7/2026).
Lebih lanjut dikatakan bahwa setiap instansi dan lembaga negara harus mengambil peran aktif sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing.
Kejaksaan Negeri sendiri siap mengawal, mendukung, dan memberikan pendampingan hukum agar program-program pembangunan berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
![]() |
| Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun, Achmad Hariyanto Mayangkoro, S.H. |
Selain kolaborasi, pilar penting yang disoroti dalam hari jadi ke-458 ini adalah inovasi. Kabupaten Madiun dituntut untuk terus melahirkan terobosan dan hal-hal baru yang memberikan manfaat nyata bagi hajat hidup orang banyak.
Inovasi yang diciptakan bukan sekadar formalitas, melainkan harus berdampak langsung pada peningkatan ekonomi, pelayanan publik, dan kesejahteraan sosial masyarakat, sejalan dengan slogan BERSAHAJA (Bersih, Sehat, Sejahtera).
Diharapkan adanya kolaborasi dengan memperkuat komunikasi horizontal antara Pemkab, Forkopimda (termasuk Kejaksaan Negeri), sektor swasta, dan masyarakat. Setiap lembaga negara bergerak simultan sesuai porsinya untuk saling melengkapi, bukan saling tumpang tindih.
Serta terus melakukan inovasi secara berkelanjutan dengan mendorong digitalisasi pelayanan dan kemudahan akses bagi warga Madiun guna mewujudkan masyarakat yang bersahaja.
Dengan usia yang kian matang, 458 tahun menjadi bukti
ketangguhan Kabupaten Madiun. Melalui tangan-tangan yang saling bergandengan
dan pemikiran yang terus berinovasi, target Kabupaten Madiun yang maju dan BERSAHAJA
(Bersih Sehat dan Sejahtera) kini bukan lagi sekadar impian, melainkan target
nyata yang siap dicapai bersama.
“Selamat hari jadi Kabupaten Madiun ke 458. Mari berinovasi
dan berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun bersahaja,” pungkasnya.(ir)
HJKM ke-458: Dinas PMD Ajak Masyarakat Wujudkan ‘Desa Berdaya’ Menuju Madiun BERSAHAJA
Iki Radio – Momentum Hari Jadi Kabupaten Madiun (HJKM) ke-458 tahun 2026 menjadi pijakan penting bagi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Madiun.
Dinas PMD secara aktif mengajak seluruh elemen masyarakat di semua tingkatan untuk bersinergi mewujudkan konsep Desa Berdaya, demi tercapainya Kabupaten Madiun yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera (BERSAHAJA).
Desa berdaya sendiri merupakan konsep desa yang mampu mengelola potensi lokalnya secara mandiri dan berkelanjutan. Konsep ini menekankan pada pemberdayaan masyarakat sebagai aktor utama pembangunan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di desa tersebut.
Kepala Dinas PMD Kabupaten Madiun, Supriadi, menegaskan bahwa keselarasan langkah antara pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan, sesuai dengan semangat hari jadi tahun ini.
"Tema peringatan tahun ini adalah Berinovasi dan Berkolaborasi Untuk Kabupaten Madiun Bersahaja. Sehingga diperlukan kerjasama dan dukungan dari seluruh pihak di semua tingkatan," terang Supriadi.
Langkah Dinas PMD ini sejalan dengan tugas pokok dan fungsinya dalam membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan daerah.
Supriadi menjelaskan bahwa instansinya fokus pada tiga pilar utama, Bina pemerintahan desa, Pemberdayaan usaha ekonomi masyarakat dan pembangunan, dan Pemberdayaan kelembagaan masyarakat.
Dalam menjalankan roda organisasi, Dinas PMD Kabupaten
Madiun bergerak berdasarkan fungsi-fungsi strategis, di antaranya:
- Perumusan dan Pelaksanaan Kebijakan: Menyusun dan mengeksekusi kebijakan daerah di bidang pemerintahan desa, ekonomi masyarakat, serta kelembagaan.
- Pembinaan dan Pengawasan: Melakukan kontrol dan pengendalian berkala agar program kerja di tingkat desa berjalan transparan dan akuntabel.
- Administrasi dan Tugas Kedinasan: Menyelenggarakan administrasi kedinasan serta menjalankan fungsi lain yang diamanatkan oleh Bupati.
Melalui momentum HJKM ke-458 ini, Dinas PMD berharap masyarakat dapat meningkatkan semangat kebersamaan dan gotong royong. Dengan memberdayakan masyarakat desa serta memaksimalkan potensi lokal, desa berdaya diyakini mampu menjadi motor penggerak utama pembangunan yang berkelanjutan.
Sebagai penutup, Kepala Dinas PMD menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan besarnya bagi masa depan Kabupaten Madiun.
"Kami dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
Kabupaten Madiun, mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458. Mari
Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja. Desa Berdaya,
Masyarakat Sejahtera," pungkas Supriadi.(ir)















