Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Artis. Show all posts
Showing posts with label Artis. Show all posts

Tertipu Kasus Hanania Travel, Davina Karamoy dan Ibunda Tetap Berharap Bisa Berangkat Haji

Iki Radio — Artis Davina Karamoy bersama sang ibunda masih menyimpan asa untuk dapat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, meski rencana keberangkatan mereka terhambat akibat kasus hukum yang kini menjerat agen perjalanan Hanania Travel.

Kuasa hukum Davina Karamoy, Yulius Irawansyah, mengungkapkan bahwa kliennya telah menyetorkan uang muka (down payment) untuk mengikuti program Haji Plus melalui agensi tersebut.

"Davina dengan ibunya. Setiap orang itu USD 17.000, dan dia sudah melakukan DP 10.000," ujar Yulius saat mendampingi Davina menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.

Yulius meluruskan bahwa nominal 10.000 dolar AS tersebut merupakan total uang muka yang dibayarkan untuk dua orang—bukan pembayaran masing-masing per individu. Dari total biaya program sebesar 17.000 dolar AS per orang, tersisa pelunasan yang semestinya dilakukan menjelang jadwal keberangkatan.

Kendati proses hukum terhadap Hanania Travel tengah berjalan di kepolisian, pihak Davina memilih untuk belum melaporkan kerugian materiil secara resmi. Mereka masih menunggu iktikad baik dari manajemen Hanania Travel untuk menyelesaikan kewajibannya.

Salah satu solusi yang diharapkan adalah pengalihan pendaftaran (reschedule atau over-booking) ke penyelenggara perjalanan ibadah haji (PIHK) lain yang legal dan terpercaya.

"Kita belum melaporkan kerugian. Kita masih berharap Hanania bisa bertanggung jawab, mungkin dengan mengalihkan ke perjalanan lain. Dengan posisi hukum Hanania yang saat ini sedang berjalan, kita masih berharap dialihkan ke travel lain untuk keberangkatannya," jelas Yulius.

Yulius menambahkan bahwa program Haji Plus pada umumnya memang memiliki masa tunggu (waiting list), sehingga pembayaran uang muka lazim dilakukan jauh-jauh hari sebelum jadwal keberangkatan ditentukan. Pihak Davina juga memastikan seluruh dokumen serta bukti transaksi pembayaran kepada Hanania Travel telah tersimpan dengan aman dan sah secara hukum.

"Bukti pembayaran semua sudah kita dapat, sudah kita miliki. Pembayaran itu dari pihak kita ke pihak Hanania untuk berangkat haji," pungkasnya.

Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai jadwal keberangkatan Davina dan sang ibunda. Pihaknya masih menanti opsi penyelesaian agar dana yang telah disetorkan tidak hangus dan niat beribadah ke Tanah Suci dapat terlaksana.

Luna Maya Dorong Maxime Bouttier Kembali Chasing Mimpinya di Hollywood: “Aku Support Kamu!"

Iki Radio — Pasangan selebriti Luna Maya dan Maxime Bouttier kembali mencuri perhatian publik setelah membagikan momen keharmonisan rumah tangga mereka yang jarang tersingkap. Melalui sesi rapid question di saluran YouTube pribadi Luna Maya pada Selasa (29/9/2026), keduanya tampil terbuka mendiskusikan perjalanan karier, ambisi, hingga bentuk dukungan satu sama lain.

Dalam perbincangan hangat tersebut, Luna secara terang-terangan mendorong sang suami untuk kembali mengepakkan sayap di industri perfilman internasional, Hollywood. Seperti diketahui, Maxime sebelumnya pernah menjajal pasar hiburan Amerika Serikat.

"Makanya bebe, kamu harus ke Hollywood lagi. Setuju enggak? Setuju. Setuju," ujar Luna Maya antusias mendesak sang suami.

Mendengar dorongan dari sang istri, Maxime pun menyambutnya dengan positif. "Iya dong," jawab Maxime singkat.

Luna menilai Maxime memiliki modal serta bekal yang sangat potensial untuk kembali berkarier di tingkat global, mulai dari kemahiran berbahasa asing hingga bakat seni yang serba bisa.

"Kalau aku punya apa yang kamu punya, aku gak mikir. Kalau aku di posisi kamu, aku bisa bahasa Prancis, bahasa Inggrisnya lancar, terus kamu you already know this, aku I cannot, you can sing," puji Luna.

Ia menambahkan bahwa faktor usia dan perjalanan karier menjadikan Maxime memiliki ruang gerak yang lebih dinamis. "Usiaku juga, maksud aku kamu lebih nothing to lose dibandingin aku," lanjutnya.

Meski memberikan dukungan penuh, Luna mengaku memiliki pertimbangan tersendiri jika harus mendampingi Maxime secara intensif di luar negeri. Luna mengungkapkan bahwa rekam jejak dan berbagai usahanya di Indonesia sudah terlalu dalam untuk ditinggalkan begitu saja.

"Aku nyemplungnya udah kedalaman. Kalau aku tinggalin semuanya, itu terlalu banyak yang aku korbankan," ungkap Luna secara jujur.

Pernyataan tersebut sempat memicu respons santai dari Maxime. "Tapi itu rasanya kayak dia yang lebih mau daripada aku. You think I don't have nothing to lose?" timpal Maxime berseloroh.

Meski diwarnai sedikit perbedaan sudut pandang, dinamika diskusi tersebut berlangsung cair dan hangat tanpa memicu konflik. Luna menegaskan bahwa bentuk dukungan terbaik bagi pasangan adalah memberikan ruang penuh untuk berkembang tanpa harus mengorbankan tanggung jawab masing-masing.

"Aku support kamu," tegas Luna memperjelas komitmennya.

Momen perbincangan interaktif ini memperlihatkan bagaimana Luna Maya dan Maxime Bouttier membina hubungan pascanikah dengan saling menghargai ambisi profesional, kedewasaan berikir, serta keterbukaan dalam menentukan arah masa depan bersama.

Perjalanan Karier Inneke Koesherawati: Dari Bintang Layar Lebar Hingga Ikon Busana Muslimah

Iki Radio — Sosok Inneke Koesherawati dikenal luas dalam industri hiburan Tanah Air sebagai aktris dan model yang telah melintasi berbagai era transformasi karier. Lahir pada 13 Desember 1975 sebagai anak kelima dari enam bersaudara asal Purworejo, Jawa Tengah, perempuan yang akrab disapa Inne ini mengawali kiprahnya dari dunia pemodelan sebelum menjadi salah satu pemeran ternama di Indonesia.

Langkah awal kariernya di dunia hiburan dimulai saat menorehkan prestasi sebagai Juara Berbakat pada ajang GADIS Sampul 1990. Untuk memperdalam bakatnya, ia menempuh pendidikan di sekolah model OQ Modelling milik peragawati senior Okky Asokawati.

 

Kiprah di Dunia Seni Peran

Ketertarikan Inneke pada dunia akting bermula saat menjadi figuran dalam film Lupus 4. Debut layar lebarnya dimulai lewat film Diskotek DJ (1990). Nama Inneke kemudian melambung pesat di dekade 1990-an setelah membintangi film Gadis Metropolis (1992). Sepanjang era tersebut, ia membintangi puluhan judul film layar lebar, termasuk beberapa judul film komedi bersama grup Warkop DKI seperti Bisa Naik Bisa Turun dan Bagi-Bagi Dong.

Di layar kaca, Inneke juga mencatatkan perjalanan akting yang panjang melalui berbagai judul sinetron populer, di antaranya Bunga-Bunga Kehidupan (1994), Tirai Sutra (1996), hingga Jangan Ada Dusta (2001).

 

Transformasi dan Dedikasi di Karya Religius

Memasuki tahun 2001, Inneke mengambil keputusan penting dalam kehidupan pribadi dan profesionalnya dengan mulai mengenakan jilbab. Langkah ini memicu transformasi pada fokus karyanya di dunia hiburan, di mana ia banyak berpartisipasi dalam judul-judul sinetron bernuansa religi yang sukses di pasaran, seperti Padamu Aku Bersimpuh (2001), Lorong Waktu (2002), Mutiara Hati (2005), hingga Para Pencari Tuhan Jilid 10 (2016). Lewat perannya di Mutiara Hati, ia sempat masuk dalam nominasi Aktris Terfavorit pada ajang Panasonic Awards 2006.

Selain berakting, Inneke juga aktif sebagai pembawa acara program televisi, seperti Sahur Bersama di SCTV, Kesaksian di Lativi, serta program Ramadan di RCTI. Atas dedikasinya dalam penyiaran bernuansa Islami, ia dianugerahi penghargaan Pembawa Acara Terpuji oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Anugerah Syiar Ramadhan.

 

Duta Merek dan Aktivitas Bisnis

Di luar seni peran, Inneke merambah dunia bisnis dan multitalenta. Ia pernah mendirikan rumah produksi PT Gamal Golden Entertainment dan bertindak sebagai Direktur Utama yang melahirkan sinetron seperti Bias-Bias Obsesi dan Bila Esok Tiba. Ia juga sempat menjadi produser grup musik Uno serta ikon untuk saluran televisi berlangganan Astro Oasis pada tahun 2007.

Keberadaannya sebagai figur publik yang inspiratif membawanya dipercaya menjadi duta merek (brand ambassador) untuk berbagai produk nasional, termasuk menjadi brand ambassador pertama produk kecantikan Wardah sejak 2002 hingga 2018, serta Teh Kantong Sari Murni (2009–2018).

Tumbuh dalam lingkungan keluarga yang memiliki latar belakang keyakinan beragam, Inneke juga dikenal memiliki sikap toleransi yang tinggi dan senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai keberagaman dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Park Ji Hyun Cetak Sejarah, Raih Nominasi Aktris Terbaik di International Emmy Awards Ke-54

Iki Radio — Aktris Park Ji Hyun berhasil mencatatkan namanya dalam sejarah industri hiburan Korea Selatan. Ia resmi menjadi aktris Korea pertama yang masuk dalam nominasi ajang penghargaan bergengsi International Emmy Awards ke-54 untuk kategori Best Performance by an Actress.

Pengakuan internasional tersebut diraih berkat penampilannya yang memukau dalam drama You and Everything Else. Dalam pengumuman resmi International Academy of Television Arts and Sciences, ajang ini kembali memberi bentuk apresiasi tertinggi bagi program-program televisi berkualitas yang diproduksi dan ditayangkan di luar wilayah Amerika Serikat.

Dalam You and Everything Else, Park Ji Hyun memerankan karakter Cheon Sang Yeon, yang memiliki dinamika hubungan panjang dan kompleks dengan Ryu Eun Jung (diperankan oleh Kim Go Eun). Pertemuan pertama mereka di bangku sekolah dasar menjadi awal dari persahabatan berdurasi puluhan tahun yang diwarnai kehangatan, kecemburuan tersembunyi, hingga persaingan mendalam.

Hubungan keduanya kembali diuji saat menginjak usia 42 tahun. Setelah sempat merenggang, mereka terhubung kembali ketika salah satu di antaranya didiagnosis mengidap penyakit terminal dan meminta sahabatnya untuk menemani di hari-hari terakhir. Cerita persahabatan perempuan yang realistis dan emosional ini sebelumnya juga telah menorehkan prestasi gemilang di dalam negeri dengan memenangkan kategori Best Program dan Best Screenplay pada ajang Baeksang Arts Awards ke-62.


Dominasi Drama Korea di Panggung Internasional

Selain pencapaian personal Park Ji Hyun, karya drama Korea lainnya juga menunjukkan taringnya. Serial Disney+, Hyper Knife, sukses mengamankan nominasi untuk kategori Best TV Movie/Mini-Series.

Hyper Knife mengusung kisah psikologis yang menegangkan tentang Jung Se Ok (Park Eun Bin), seorang mantan ahli bedah saraf jenius yang kehilangan lisensinya akibat konflik dengan sang mentor, Choi Deok Hee (Sul Kyung Gu). Kehidupan Se Ok berubah menjadi shadow doctor di klinik ilegal bawah tanah, sebelum akhirnya kembali berhadapan dengan sang mentor yang didiagnosis menderita tumor otak terminal dan memintanya melakukan operasi mendesak. Serial ini menuai banyak pujian berkat adegan operasi yang detail serta transformasi dingin Park Eun Bin sebagai seorang antihero.

Malam puncak International Emmy Awards ke-54 dijadwalkan berlangsung di New York pada Senin, 23 November 2026. Ajang ini menjadi pembuktian besar bagi Park Ji Hyun dan jajaran kreasinya untuk membawa pulang piala kemenangan sekaligus memperkuat posisi drama Korea di kancah global.

Evie Tamala, Dari Panggung Daerah Hingga Jadi Ratu Dangdut Melankolis

Iki Radio — Nama Hj. Evie Tamala tentu sudah tidak asing lagi bagi para pencinta musik dangdut tanah air. Penyanyi senior kelahiran Tasikmalaya, 23 Juni 1969, yang memiliki nama asli Cucu Suryaningsih ini dikenal lewat deretan tembang hits legendaris seperti Selamat Malam, Cinta Ketok Magic, hingga Dokter Cinta.


Namun, di balik kesuksesannya yang mengkilap, bungsu dari 6 bersaudara ini menempuh jalan berliku dan penuh perjuangan sebelum akhirnya diakui sebagai salah satu maestro dangdut Indonesia.

Awal Perjalanan dan Kegagalan di Awal Karier

Perjalanan musik Evie dimulai pada tahun 1982. Saat itu, ia tampil sebagai penyanyi panggung bersama Orkes Melayu Sinar Remaja menggunakan nama panggung Uce Arifina. Lingkup tampilnya tak hanya di Tasikmalaya, tetapi juga merambah hingga ke Kota Bandung.

Bakat besarnya kemudian dilirik oleh pencipta lagu sekaligus produser ternama saat itu, Muchtar B, yang tertarik dengan kelembutan dan merdunya suara Evie. Menginjak tahun 1986–1987, Evie masuk dapur rekaman untuk menggarap album perdana Sesuap Nasi dan Sesuka Hatinya. Sayangnya, nasib buruk menimpa; album tersebut gagal total bahkan kasetnya tidak sempat beredar di pasaran.

Pantang menyerah, pada tahun 1988 Evie merilis album kedua bertajuk Tang Ting Tong Der. Album di bawah naungan MSC Records ini pun belum mampu melambungkan namanya. Di momen inilah, ia resmi mengadopsi nama panggung Evie Tamala—di mana "Tamala" diambil sebagai singkatan dari kota kelahirannya, Tasikmalaya.


Puncak Popularitas Lewat "Dokter Cinta"

Titik balik kariernya terjadi pada tahun 1989 melalui album ketiga, Dokter Cinta. Album ini meledak hebat di pasaran dan berhasil melontarkan nama Evie Tamala ke jajaran penyanyi dangdut papan atas Indonesia, sejajar dengan nama-nama besar seperti Elvy Sukaesih, Camelia Malik, dan Rita Sugiarto. Ketenaran lagu tersebut juga terdongkrak oleh penampilan komedian Doyok dalam video klipnya yang jenaka.

Setelah itu, kesuksesan demi kesuksesan terus menyertai deretan albumnya, antara lain:

  • Hari-Hari Cinta (1990)
  • Aduh Sayang (1991)
  • Cinta Ketok Magic (1991)
  • Rambut (1993)
  • Kangmas (1994)

 

Transformasi Genre dan Ciri Khas Vokal

Memasuki tahun 1994, peluncuran album Rembulan Malam menjadi tonggak penting perubahan arah musik Evie Tamala. Bekerja sama dengan produser dan penata musik Aliek Ababil, karakter vokal Evie dinilai sangat pas membawakan lagu-lagu bergenre dangdut romantis, melankolis, dan lembut.

Ia sukses memadukan musik dangdut dengan berbagai eksperimen genre lain seperti blues, klasik, hingga swing. Sentuhan puitis pada intro lagu serta warna musik yang kaya terlihat jelas pada album-album ikoniknya seperti Selamat Malam (1996) dan Suara Hati (1998) lewat lagu hits Seribu Purnama serta Malam Ini. Eksplorasi ini makin memantapkan posisinya sebagai penyanyi dangdut dengan karakter unik dan matang.


Eksistensi Karya Tanpa Batas

Tak hanya terbatas pada dangdut berbahasa Indonesia, Evie Tamala juga membuktikan keluwesannya dengan merilis album Pop Sunda (seperti Tunggara dan Kembang Hareupan), Pop Jawa (Kangen, Yogya Priyangan), hingga album bernuansa religi seperti Asmaul Husna.

Eksistensinya di industri musik tetap terjaga hingga saat ini. Dalam beberapa tahun terakhir, Evie aktif merilis berbagai single baru, seperti Belahan Jiwa (2023), Sudah Tak Sayang (2024), karya religi Kemanapun Memandang (2025), hingga rilisan terbaru Selamat Malam 2 (2026).


Kehidupan Pribadi

Di balik kejayaannya di atas panggung, kehidupan rumah tangga Evie sempat mengalami pasang surut. Pernikahan pertamanya dengan Heru harus berakhir dengan perceraian lantaran belum dikaruniai keturunan. Pada tahun 2003, Evie kembali membina rumah tangga bersama pria bernama Malik. Meski hingga kini belum dikaruniai buah hati, kehidupan rumah tangga mereka tetap harmonis dan jauh dari terpaan gosip miring.

 

Ria Ricis Buka Suara Soal Fase Terpuruk, Cari Kembali Jati Diri Usai Perceraian

Iki Radio - — Kreator konten dan figur publik Ria Ricis kembali membagikan kisah perjalanan hidupnya saat melewati masa-masa sulit. Di balik kesibukan dan popularitasnya di dunia hiburan, ibu dari Moana ini mengaku sempat berada di titik terendah hingga merasa kehilangan jati diri.

Fase berat tersebut dipicu oleh tekanan mental serta proses perceraian dengan Teuku Ryan yang menguras emosi. Bagi Ricis, pengalaman tersebut memaksanya untuk berefleksi dan mengevaluasi kembali tujuan hidupnya.

"Mungkin setiap orang beda-beda ngerasa dia kehilangan dirinya sendiri," ujar Ria Ricis saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Melaney Ricardo, Kamis (24/9/2026).

Ricis mengungkapkan, perasaan tertekan itu muncul karena adanya ekspektasi pribadi. Ia sempat membayangkan bahwa di usianya saat ini, kehidupan yang dijalani seharusnya dipenuhi kebahagiaan. Namun, kenyataan di lapangan justru berbanding terbalik dengan harapannya.

Meski sempat merasa terpuruk, Ricis memilih untuk belajar menerima kenyataan bahwa dinamika kehidupan tidak selalu berjalan mulus. Pergulatan batin tersebut akhirnya menumbuhkan tekad baru dalam dirinya untuk bangkit dan menata kembali masa depannya.

"Cuma yang namanya roda berputar ya. Menurut aku sudah cukup waktu itu roda aku di bawah, sudah cukup. Dulu aku merasa sengsara, sekarang aku harus bangkit lagi," tegasnya.

Dalam proses pemulihan diri tersebut, keberadaan sang putri, Moana, menjadi sumber kekuatan utama bagi Ricis. Ia merasa bersyukur karena kehadiran anaknya memberikan dorongan positif di tengah padatnya aktivitas harian.

"Alhamdulillahnya Moana supportive banget. Dia selalu tahu misalnya ibunya kerja, alhamdulillah dia enggak rungsing," pungkas Ricis.

Siap Melangkah ke Jenjang Serius, Wika Salim Tanggapi Santai Soal Rencana Pernikahan dengan Max Adam

Iki Radio - Penyanyi dangdut Wika Salim dikabarkan akan segera mengakhiri masa lajangnya bersama sang kekasih, Max Adam. Tidak menampik kabar bahagia yang beredar, Wika secara terbuka mengakui keinginannya untuk membawa hubungan asmaranya ke jenjang pernikahan.


“Penginnya memang sesuai keinginan,” ujar Wika Salim saat ditemui pada Selasa (22/9/2026).

Meski sudah mantap ingin membawa hubungannya ke tahap yang lebih serius, pelantun lagu Lagi Pengen ini mengaku tidak ingin terburu-buru dalam menggeledah momen sakral tersebut. Wika memilih untuk menjalani prosesnya secara santai tanpa membebani diri dengan target waktu yang ketat.

“Mengalir, sih,” tuturnya singkat.

Hingga saat ini, Wika juga mengungkapkan bahwa dirinya belum menetapkan tanggal maupun bulan pasti untuk hari bahagianya bersama Max Adam.

“Untuk target, harus tanggal sebegini, harus bulan ini, sampai sekarang sebetulnya belum ada. Sekarang enggak ada yang ditargetkan,” pungkasnya.

 

Itje Trisnawati, Legenda Dangdut Tanah Air Pelantun "Duh Engkang"

Iki Radio — Nama Hj. Itje Trisnawati tentu sudah tidak asing lagi di telinga para pencinta musik dangdut Tanah Air. Penyanyi kelahiran 27 Maret 1963 ini dikenal sebagai salah satu biduanita berparas cantik dengan karakter suara yang khas. Sosoknya sukses mengukir sejarah sebagai legenda dangdut yang karya-karyanya tetap dikenang hingga kini.

Mengawali kariernya sejak tahun 1979, popularitas Itje meroket tajam setelah bertemu dengan pelawak sekaligus Koordinator Acara Aneka Ria Safari, Eddy Sud. Lewat tangan dingin Eddy yang dikenal piawai mencetak artis sukses, karier musik Itje makin menanjak pesat hingga mereka berdua memutuskan untuk menikah.

Sepanjang perjalanan musiknya, Itje telah merilis puluhan album hits yang laris manis di pasaran. Beberapa lagu ikoniknya yang begitu populer di akhir era 80-an hingga 90-an antara lain "Duh Engkang", "Enggak Lagi Lagi Ah", "Madu Merah", "Dana Asmara", hingga "Satu Malam". Tak hanya dangdut, ia juga merambah genre pop dan lagu daerah. Selain bernyanyi, Itje sempat menguji bakat aktingnya lewat beberapa judul film layar lebar seperti Aduh Aduh.. Mana Tahaaan (1980) dan Mystics in Bali (1981).

Namun, perjalanan asmara sang legenda tidak semulus kariernya di panggung hiburan. Setelah membina rumah tangga selama kurang lebih 23 tahun dan dikaruniai dua orang anak (Eka Sutrisna & Ety Suryawati), pernikahan Itje dan Eddy Sud berakhir dengan perceraian.

Tiga bulan berselang, Itje kembali merajut asah dengan menikahi seorang pengusaha ruang pamer mobil, Agung Indra Permana Sarwono. Sayangnya, takdir berkata lain. Di saat keduanya tengah mempersiapkan rencana comeback Itje ke industri musik dangdut, Agung meninggal dunia pada tahun 2007 akibat penyakit jantung.

Meski harus melewati berbagai dinamika kehidupan dan kepedihan, kontribusi Itje Trisnawati dalam seni musik Indonesia tak tergantikan. Karya-karya emasnya tetap menjadi bagian penting dalam sejarah perkembangan musik dangdut di Indonesia.

 

Anik Sunyahni, Sang "Ratu Kutut Manggung" yang Dedikasikan Hidupnya untuk Pelestarian Seni Sindhen

Iki Radio – Nama Anik Sunyahni sudah tidak asing lagi di dunia karawitan dan pewayangan modern Indonesia. Pesinden kelahiran Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada tahun 1976 ini dikenal luas lewat kepiawaiannya membawakan gending "Kutut Manggung", hingga publik menyematkan julukan ikonik "Ratu Kutut Manggung" kepadanya.

Lahir dari keluarga pencinta seni Jawa—dengan sang ayah, Atmowiyono, yang merupakan pemilik perangkat gamelan—bakat vokal Sunyahni sudah mengemuka sejak dini. Ia mulai mengasah teknik vokal karawitan dan tampil di atas panggung sebagai pesinden sejak usianya baru menginjak delapan tahun.

Karier profesionalnya melesat cepat. Saat berusia 14 tahun, Sunyahni sudah dipercaya mendampingi para dalang maestro tanah air, seperti Ki Anom Suroto dan Ki Mantep Sudarsono. Namanya kian melambung pada era 1990-an ketika ia merambah genre musik campursari, bergabung dengan kelompok Panitia Tetap (Pantap) Semarang, hingga mendapatkan kontrak dari stasiun televisi Indosiar.

Sepanjang perjalanan kariernya, Sunyahni tidak hanya tampil di berbagai panggung nasional, tetapi juga membawa harum nama Indonesia di kancah internasional. Ia tercatat pernah menunjukkan kebolehan mendhalang dan nyindhen di Suriname, Slovakia, Republik Ceko, hingga Taiwan. Di dalam negeri, berbagai penghargaan bergengsi telah dikantonginya, termasuk kesempatan tampil di Gedung MPR/DPR dan bertemu langsung dengan Presiden Soeharto.

Di balik gemerlap panggung, kehidupan pribadinya tetap berakar kuat di tanah Jawa. Pada 4 Oktober 2012, ia melangsungkan pernikahan dengan Budianto Dian Tibi, warga Tarudan, Sewon, Bantul, yang digelar di Joglo Wisma Sunyahni, Kalasan, Sleman.

Di tengah gempuran modernisasi dan menurunnya minat masyarakat terhadap seni tradisi, komitmen Sunyahni terhadap karawitan tidak pernah surut. Ia aktif mewariskan keahlian serta Pemahaman nilai filosofis syair karawitan kepada generasi penerus, termasuk kepada kedua putrinya, Puti dan Monika, agar seni sindhen tetap lestari dan dicintai.

 

Andre Taulany Resmi Lepas Masa Duda Mempersunting Amanda Rigby

Iki Radio - Suasana haru dan sakral menyelimuti prosesi akad nikah komedian sekaligus musisi Andre Taulany yang resmi menikahi aktris Amanda Rigby pada Minggu (20/9/2026). 

Pernikahan yang berlangsung tanpa terendus media ini mendadak menjadi perbincangan hangat setelah video ijab kabul keduanya beredar luas dan viral di platform Threads.

Dalam rekaman visual tersebut, Andre tampil anggun dan gagah mengenakan beskap putih lengkap dengan blangkon khas Jawa. Dengan kemantapan penuh dan satu tarikan napas, mantan vokalis band Stinky berusia 52 tahun ini lancar melafalkan ikrar suci di hadapan wali nikah dan penghulu.

"Saya terima nikah dan kawinnya Amanda Lintang Larasati Rigby binti Joselyn Bosen Aston Rigby dengan mas kawin tersebut dibayar tunai," ucap Andre lantang, yang seketika disambut seruan "Sah!" dari para saksi. Andre mempersunting Amanda dengan maskawin berupa uang tunai senilai Rp20.092.026.

Amanda Rigby sendiri tampak memukau dan anggun dalam balutan kebaya putih dipadukan jarik serta riasan paes. Senyum semringah dan rona kebahagiaan terpancar dari pasangan baru ini saat dipertemukan usai prosesi ijab kabul.

Pernikahan ini menjadi kejutan manis bagi publik karena sebelumnya Andre sempat membantah akan menikah dalam waktu dekat lantaran kendala pengurusan dokumen administrasi. Terlebih, Amanda merupakan Warga Negara Asing (WNA) berkewarganegaraan Inggris.


Profil dan Perjalanan Karier Amanda Rigby

Pemilik nama lengkap Amanda Lintang Larasati Rigby ini lahir di Jakarta pada 6 Januari 1992. Putri dari pasangan Jocelyn (asal Inggris) dan Rima (asal Yogyakarta) ini memiliki darah campuran Jawa-Inggris. 

Status kewarganegaraan Inggris milik Amanda dikonfirmasi langsung oleh Kepala KUA Kebayoran Baru, Riswanto, terkait pemenuhan dokumen pernikahan WNA seperti surat keterangan dari kedutaan, paspor, dan akta kelahiran.

Amanda memulai kiprahnya di dunia hiburan sejak 2009 sebagai bintang iklan sebelum namanya melambung lewat peran Lea Michelle di sitkom Kejar Tayang. Setelah sempat vakum untuk menempuh pendidikan dan bekerja di bidang marketing di Singapura, Amanda kembali ke tanah air dan membintangi sejumlah judul sitkom serta film seperti The Transmart dan Sara & Fei: Stadhuis Schandaal. Selain berakting, ia juga aktif menjadi presenter olahraga seperti Focus Euro 2020 serta merambah dunia bisnis kuliner (Rigbys Cafe) dan fashion.


Beda Usia 18 Tahun Bukan Halangan

Meski terpaut jarak usia 18 tahun—di mana Andre berusia 52 tahun dan Amanda berusia 34 tahun—keduanya mengaku memiliki banyak kecocokan. Andre mengungkapkan bahwa mereka memiliki kesamaan prinsip dan cara pandang yang membuat komunikasi terjalin sangat cair.

"Kesamaannya sama-sama suka mager, sama-sama suka komedi, dan sama-sama enggak suka drama. Sama-sama enggak suka ngomongin orang dan selalu memberikan aura positif," ujar Andre.

Mengenal Hana Monina, Penyanyi Dangdut Asal Blitar yang Makin Bersinar Bersama Om Adella

Iki Radio – Industri musik dangdut koplo tanah air kembali diwarnai oleh kehadiran bakat muda yang mencuri perhatian. Hana Monina, penyanyi berbakat asal Blitar, Jawa Timur, kini semakin dikenal luas oleh penikmat musik setelah bergabung dengan orkes musik dangdut ternama Jawa Timur, Om Adella.

Pemilik nama lengkap Hana Monina Handiyani Putri ini tidak hanya menarik perhatian lewat suara merdunya, tetapi juga pesona paras cantiknya yang sekilas tampak seperti blasteran. Penampilan panggungnya yang memikat, didukung dengan postur tubuh ideal, menjadikannya salah satu pedangdut muda yang banyak diidolakan, khususnya oleh kaum adam.

Dalam setiap penampilannya, Hana terampil membawakan lagu-lagu bergenre campursari koplo dengan iringan khas Om Adella. Karakter vokalnya yang kuat, terutama saat mengeksekusi nada-nada tinggi, terbukti sukses menghipnotis penonton dan membuat nama penyanyi kelahiran 15 Juni 2001 ini melambung tinggi.

Popularitas Hana kian meroket setelah salah satu penampilannya menembus jajaran trending musik di YouTube. Salah satu aksi panggungnya yang paling membekas adalah saat membawakan lagu "Gaun Merah" bersama Om Adella. Video tersebut telah ditonton lebih dari 3,1 juta kali di YouTube, menegaskan posisinya sebagai salah satu talenta berbakat yang patut diperhitungkan di kancah musik dangdut tanah air.


Biodata Singkat Hana Monina:

  • Nama Lengkap: Hana Monina Handiyani Putri
  • Nama Panggung: Hana Monina
  • Tanggal Lahir: 15 Juni 2001
  • Asal: Blitar, Jawa Timur
  • Agama: Islam
  • Akun Instagram: @hanamonina01

 

Profil dan Perjalanan Karier Shinta Arsinta, Pedangdut Asal Kediri yang Kian Populer

Iki Radio - Penyanyi dangdut dan koplo Jawa asal Kediri, Shinta Arsinta, terus menarik perhatian penikmat musik Tanah Air. Pelantun tembang Bojo Biduan yang lahir pada 23 Maret 2000 ini memantapkan langkahnya di industri musik setelah berhasil meraih gelar juara dalam ajang pencarian bakat dangdut tingkat nasional pada tahun 2017.

Bakat bernyanyi Shinta telah diasah sejak kecil melalui dorongan penuh dari keluarga. Ia kerap tampil dari panggung ke panggung serta aktif mengikuti berbagai lomba bernyanyi. Namanya mulai dikenal luas saat mengikuti ajang bernyanyi nasional pada tahun 2013, sebelum akhirnya makin meroket pasca kelulusannya dari SMK Negeri 1 Kota Kediri. Selain berfokus pada dunia tarik suara, Shinta juga telah menyelesaikan pendidikan sarjananya di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Nusantara PGRI Kediri.

Sepanjang kariernya, Shinta kerap berkolaborasi dengan berbagai orkes melayu kenamaan di Jawa Timur, seperti Sagita dan New Pallapa. Penampilannya kian digemari publik lewat sederet karya duetnya bersama penyanyi Arya Galih, yang sukses mencatatkan hingga 78 juta pemutaran lagu di kanal YouTube.

Di luar aktivitas panggung, kehidupan pribadi Shinta juga sempat menyedot perhatian publik. Pada 21 April 2025, Shinta resmi melepas masa lajangnya setelah menikah dengan seorang anggota kepolisian asal Tulungagung, Briptu Rizky Bayu Saputra. Kabar pernikahan yang semula digelar tertutup tersebut ramai menjadi perbincangan hangat netizen setelah video momen bahagianya diunggah oleh sang perias di media sosial TikTok.

Hingga saat ini, Shinta telah melahirkan belasan album kolaborasi serta puluhan singel populer, seperti Raiso Dadi Siji, Lintang Asmoro, dan Kalah. Konsistensinya dalam berkarya makin memperkuat posisinya sebagai salah satu pedangdut papan atas di belantika musik Jawa modern.

 

Resmi Menikah usai 7 Tahun Pacaran, Aksi Irma Darmawangsa Goyang di Depan Penghulu Bikin Salfok

Iki Radio - Pasangan selebriti Irma Darmawangsa dan Irfan Sebaztian akhirnya resmi menyandang status sebagai suami istri. Setelah menjalin hubungan asmara selama tujuh tahun yang kerap diterpa isu gimmick, keduanya menggelar prosesi akad nikah yang khidmat di Auditorium ISTN, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Sabtu (12/9/2026).

Di tengah kesakralan acara, sebuah momen unik dan menggelitik justru mencuri perhatian publik. Saat duduk di hadapan penghulu, Irma terlihat beberapa kali menggoyangkan tubuhnya hingga membuat kursi yang didudukinya ikut bergerak. Aksi spontan tersebut diabadikan oleh rekan sesama artis, Papham, melalui unggahan di media sosialnya.

"Ke nikahan sahabat, bestie, teman DJ gue, yang off air-nya sehari bisa 3 kali. Memang dasar anaknya nggak bisa diam, hahahahaha," tulis Papham dalam keterangan unggahan Instagram miliknya.

Video tersebut pun langsung mendapat tanggapan dari sang pengantin wanita. Irma mengaku baru menyadari gestur lucunya itu setelah melihat kembali rekaman video yang beredar. 

"Iya ya, kenapa gua goyang-goyang begitu," ujar Irma tertawa mengomentari unggahan tersebut.

Momen santai ini menjadi pencerah di tengah perjalanan cinta mereka yang panjang. Selama bertahun-tahun berpacaran, hubungan Irma dan Irfan sering kali dinilai skeptis oleh sebagian netizen yang menganggapnya sekadar konsumsi konten. 

Bahkan, saat mengunggah foto pas resmi untuk buku nikah beberapa waktu lalu, publik masih banyak yang tidak percaya.

Namun, prasangka tersebut dipatahkan secara tegas melalui ijab kabul pekan lalu. Irfan resmi mempersunting Irma dengan mas kawin berupa logam mulia seberat 50 gram. 

Pernikahan ini menjadi bukti keseriusan komitmen keduanya sekaligus membantah tuduhan miring yang selama ini mengiringi perjalanan cinta mereka.

Mengenal Profil dan Perjalanan Karier Amanda Rigby, Aktris Blasteran yang Multitalenta

Iki Radio — Nama Amanda Lintang Larasati Rigby, atau yang lebih populer dengan sapaan Amanda Rigby, kembali menjadi sorotan publik. Aktris cantik berdarah campuran Inggris-Jawa ini terus mencuri perhatian bukan hanya lewat kiprahnya di layar kaca, tetapi juga kehidupan pribadinya yang menarik untuk disimak.

Lahir di Jakarta pada 6 Januari 1992, Amanda merupakan putri dari pasangan Jocelyn yang berasal dari Inggris dan Rima yang berasal dari Yogyakarta. Perpaduan darah blasteran tersebut memberikan ciri khas visual yang begitu menonjol. Meski demikian, Amanda terbilang sosok yang sangat menjaga privasi kehidupan keluarganya dari jangkauan media.

Awal perjalanan kariernya di industri hiburan Tanah Air bermula dari ketidaksengajaan. Iseng mengikuti casting iklan, pintu menuju dunia peran justru terbuka lebar. Namanya melonjak saat memerankan karakter Lea di sitkom popular Kejar Tayang (2009-2010) dengan gaya khasnya yang ikonik. Seiring berjalannya waktu, talenta Amanda kian teruji lewat berbagai peran hingga kepercayaan menjadi presenter program besar seperti Focus EURO 2020. Tidak berhenti di dunia seni peran dan pembawa acara, Amanda juga melebarkan sayap sebagai model dan pengusaha muda sukses.

Di balik sosoknya yang anggun dan feminin di depan kamera, Amanda menyimpan sisi unik yang jarang diketahui publik. Siapa sangka, ia memiliki hobi melukis, memelihara kelinci kesayangan bernama Bambi, serta menjadi penggemar berat band kenamaan Inggris, Coldplay. Tak hanya itu, semasa sekolah Amanda ternyata cukup tomboi dan aktif di ekstrakurikuler sepak bola dengan menjajal posisi mulai dari penyerang hingga penjaga gawang.

Mengenai urusan asmara, Amanda sempat menjalin hubungan cukup lama dengan pengusaha muda Nofel Saleh Halibi sejak 2016. Hubungan tersebut bahkan sempat melangkah ke tahap lamaran dan perencanaan pernikahan, meski akhirnya berakhir tanpa berlanjut ke jenjang yang lebih serius.

Baru-baru ini, namanya kembali ramai diperbincangkan netizen usai sering tampil bersama presenter senior Andre Taulany dalam sejumlah program televisi. Interaksi yang kuat di layar kaca memicu spekulasi dan aksi perjodohan dari netizen. Kendati demikian, hingga kini kabar kedekatan tersebut murni sebatas rumor dan bagian dari profesionalisme kerja di dunia hiburan tanpa ada konfirmasi resmi dari kedua belah pihak.

 

Tampil di Pesmaba UMM 2026, Sinden Niken Salindry Raih Golden Ticket Fakultas Kedokteran

Iki Radio – Keseruan penutupan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) Gen 2026 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menghadirkan momen istimewa. Sinden muda kenamaan asal Kediri, Niken Salindry, tidak hanya menghibur ribuan mahasiswa baru di UMM Dome pada Jumat (11/09/2026), tetapi juga berhasil mengantongi golden ticket untuk masuk Fakultas Kedokteran UMM.

Momen tersebut bermula saat Niken, yang saat ini masih duduk di kelas 12 SMA, disapa oleh Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si. Ketika ditanya mengenai rencana kuliahnya tahun depan, Niken secara terbuka menyampaikan minatnya untuk bergabung dengan kampus berslogan Jas Merah Kampus Putih tersebut.

"Benar Pak (ingin kuliah di UMM). Jurusan apa ya? Kedokteran deh," ujar Niken di hadapan peserta Pesmaba.

Mendengar hal itu, Rektor UMM merespons positif dengan langsung memberikan golden ticket sebagai bentuk apresiasi atas bakat serta pencapaian Niken di dunia seni. Apresiasi ini sekaligus membuka jalan baginya untuk langsung memegang tiket masuk ke Fakultas Kedokteran UMM.

"Semoga benar kuliah di UMM. Nanti ini digotong saja, pasti lulus tes," tutur Nazaruddin disambut tepuk tangan meriah para peserta.

Selain mendapatkan golden ticket, Niken juga secara simbolis dipasangkan jas almamater khusus UMM.


Bakar Semangat Mahasiswa Baru Lewat Tembang Hits

Hadir sebagai bintang tamu penutup, Niken membuka penampilannya dengan lagu Ngetung Duit hingga Nemu dan Ngenteni. Gaya panggungnya yang ceria serta interaksi jenaka sukses memecahkan suasana UMM Dome. Niken mengajak para mahasiswa baru untuk bernyanyi dan berjoget bersama lewat jajaran lagu populer seperti Koyo Jogja Istimewa, Mutiara, Gadis Manis, hingga Sekti.

"Ayo yang bisa, ikut nyanyi, ikut goyang," seru Niken di tengah penampilannya.

Di sela-sela pertunjukan, Niken turut menitipkan pesan dan harapan bagi para mahasiswa baru Gen 26 agar tetap semangat menempuh pendidikan serta memaksimalkan masa muda untuk terus berkembang. Ia juga berharap gelaran Pesmaba UMM di tahun-tahun mendatang dapat dikemas semakin meriah.

Rangkaian Pesmaba UMM 2026 sendiri telah berlangsung sejak 8 September 2026 untuk mengenalkan lingkungan akademik, budaya kampus, hingga wadah pengembangan potensi mahasiswa. Selain Niken Salindry, penutupan Pesmaba Gen 26 ini juga menghadirkan kreator konten dan aktivis media sosial, Ferry Irwandi.

 

Unggah Foto Tanpa Filter Era 80-an, Aktris Senior Gladys Suwandhi Obati Kerinduan Penggemar

Iki Radio — Nama Gladys Suwandhi tentu tak asing bagi masyarakat yang tumbuh pada era 1980-an. Wajahnya yang dulu kerap menghiasi layar lebar, sinetron, hingga sampul majalah nasional kini kembali mencuri perhatian publik setelah mengunggah foto jadul di media sosial.

Lewat akun Instagram pribadinya, artis yang lahir pada 19 Desember 1969 ini meramaikan tren foto retro 80-an. Berbeda dengan warganet yang memanfaatkan aplikasi atau filter digital, Gladys membagikan potret asli dirinya saat era tersebut berlangsung.

"Ikutan ah 80's trend. Tapi nga pake app yaahh.. no filter, no edit, memang style rambutnya begini dari sananya," tulis Gladys pada unggahannya, Jumat (11/9/2026).

Potret tersebut memperlihatkan gaya khas era 80-an dengan tatanan rambut bervolume. Gladys menyebut penampilan itu membawa ingatan pada masa-masa penuh kesenangan.

"Jadi kalau kelihatan a little too 80's ya memang zamannya begitu. Back to era when big hair was a thing and everything felt a little more fun," lanjutnya.

Gladys Suwandhi mengawali kepopulerannya lewat film Yang Masih di Bawah Umur (1985) karya sutradara Yazman Yazid, beradu akting dengan Rano Karno, Gusti Randa, Dina Mariana, dan Maria Oentoe. Ia kemudian kembali membintangi film Pernikahan Dini (1987) bersama Mathias Muchus dan Mieke Wijaya.

Tak hanya di layar lebar, Gladys juga membintangi sinetron Suara-suara Minor (1988) dan serial populer Pondokan di TVRI. Memasuki era televisi swasta, ia dipercaya menjadi presenter acara musik Rocket di RCTI pada periode 1990–1992.

Di panggung musik, Gladys membentuk grup Trio Glamendys bersama Mega Selvia dan Nindy Ellesse yang merilis sejumlah hits seperti Kekasih dan Cukur Dulu Kumismu. Ia juga sempat bersolo karier dengan merilis album Terlalu pada 1989.

Saat ini, Gladys menjalani kehidupan sebagai seorang istri dan ibu. Di luar kesibukan keluarga, ia aktif membagikan konten memasak, hobi bepergian, serta mengelola bisnis perhiasan handmade. Kemunculannya lewat unggahan foto klasik ini berhasil mengobati kerinduan penggemar akan sosoknya di industri hiburan tanah air.

 

Top

Kilas Balik Latihan Keras Agnez Mo di Serial Reacher Season 4: Rela Memar Demi Peran Lila Hoth

Iki Radio – Musisi sekaligus aktris kenamaan asal Indonesia, Agnez Mo, terus mencuri perhatian publik dunia lewat penampilannya di serial Hollywood populer, Reacher Season 4, yang tayang di Prime Video. Memerankan karakter antagonis utama bernama Lila Hoth, pemilik nama asli Agnes Monica ini dituntut menjalani banyak adegan pertarungan sengit.

Di balik aksi memukaunya di layar kaca, terungkap cerita menarik mengenai intensitas latihan fisik yang dijalani wanita berusia 40 tahun tersebut. Koordinator stuntman serial Reacher, Dan Rizzuto, membagikan momen latihan bersama Agnez Mo melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

Rizzuto menegaskan bahwa dirinya menerapkan standar tinggi dan tidak memberikan perlakuan khusus kepada siapapun, baik aktor pendatang baru maupun bintang papan atas.

"Beberapa orang memang punya bakat alami! Saat saya melatih para aktor, baik itu penampilan perdana mereka maupun mereka yang sudah masuk jajaran bintang papan atas, saya tidak memperlakukan mereka secara berbeda dari seorang petarung profesional," tulis Rizzuto dalam keterangan unggahan videonya.

Pria yang berpengalaman lebih dari satu dekade di dunia stuntman ini menambahkan bahwa seluruh pemeran didorong secara maksimal demi hasil terbaik di depan kamera.

"Tidak ada tepukan di punggung atau ucapan ‘kerja bagus’ saat kinerjanya belum memadai. Mereka didorong sekeras orang lain dan harus membuktikan diri, karena pada akhirnya wajah merekalah yang terekam kamera, dan merekalah yang mewakili produksi yang mempekerjakan kami semua," lanjutnya.

Rizzuto mengaku sangat antusias ketika diundang oleh Buster Reeves untuk bergabung dalam tim produksi Reacher Season 4, khususnya saat dipercaya melatih musuh utama dalam serial tersebut. Ia memuji komitmen dan dedikasi Agnez Mo yang tetap bersemangat meski harus mengalami cedera ringan selama proses latihan.

"@agnezmo datang dengan siap dan bersemangat, dan dia sama senangnya dengan semua memar yang dia dapatkan seperti saya," ungkap Rizzuto.

Keseriusan Agnez Mo dalam menggarap peran Lila Hoth memang tidak main-main. Selain menjalani latihan fisik dan adegan pertarungan yang berat, pelantun lagu Coke Bottle ini dikabarkan memboyong dua guru akting spesialis peran bela diri langsung dari Hollywood untuk mematangkan kualitas pendalaman karakternya.

 

Lisa BLACKPINK Cetak Rekor Baru, MV "SaWaDiKa" Tembus 100 Juta Views dalam 2 Hari

Iki Radio - Lisa BLACKPINK kembali mencuri perhatian dunia lewat pencapaian terbarunya sebagai solois. Video musik untuk single pra-rilis terbarunya yang berjudul "SaWaDiKa" berhasil menembus angka 100 juta views di YouTube hanya dalam waktu sekitar dua hari setelah resmi diluncurkan.

Pencapaian fantastis tersebut diraih Lisa pada 6 September 2026 sekitar pukul 13.00 KST (11.00 WIB). Sejak pertama kali diunggah pada 4 September 2026 pukul 09.00 KST (07.00 WIB), MV "SaWaDiKa" tercatat hanya membutuhkan waktu sekitar dua hari empat jam untuk menyentuh rekor tersebut.

Dengan hasil ini, "SaWaDiKa" resmi menjadi video musik tercepat di tahun 2026 yang berhasil meraih 100 juta views di YouTube. Kecepatan luar biasa dalam mengumpulkan penonton ini langsung menjadi sorotan publik dan makin memperkuat posisi Lisa dalam jajaran rekor industri musik global tahun ini.

Lagu bergenre pop dan hip-hop ini menyajikan lirik berbahasa Inggris yang kaya akan sentuhan budaya Thailand. Judul "SaWaDiKa" sendiri terinspirasi dari salam khas Thailand, di mana Lisa turut terlibat langsung sebagai penggiat dan penulis liriknya. Visual dalam video musiknya juga memperlihatkan latar lokasi-lokasi ikonik di Bangkok, seperti Stasiun Kereta Api Hua Lamphong dan museum seni kontemporer DIB Bangkok.

Tidak hanya lokasi, berbagai elemen khas Thailand seperti olahraga bela diri Muay Thai hingga kendaraan ikonik tuk-tuk dipadukan secara ciamik dengan konsep modern yang dinamis. Visual memukau dalam MV ini digarap oleh sutradara Bang Jae Yeob dari rumah produksi Bangjaeyeob Film, yang sebelumnya sukses mengarahkan video musik untuk grup ternama seperti Stray Kids, aespa, dan NCT 127.

 

Nadzira Shafa Nyatakan Siap Buka Lembaran Baru

Iki Radio – Lima tahun berlalu sejak kepergian sang suami, mendiang Muhammad Ameer Azzikra, penyanyi Nadzira Shafa kini menyatakan siap membuka lembaran baru dalam kehidupannya. Ia merasa sudah saatnya untuk bangkit dan tidak terus-menerus larut dalam kesedihan.

Nadzira Shafa

Nadzira mengungkapkan bahwa dirinya ingin membangun hidup yang lebih nyaman dan meyakini almarhum suaminya juga mendambakan kebahagiaannya.

"Aku ngerasa jahat aja sama diri aku sendiri kalau aku terus masih bersedih tentang beliau. Aku merasa oke waktunya aku mencoba untuk membuka lembaran baru yang bener-bener lembar baru, bukan bab baru lagi," ujar Nadzira saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan.

 

Buka Hati dan Isyaratkan Sosok Baru

Dalam proses memulihkan diri, Nadzira mengakui sudah ada sosok pria yang menarik perhatiannya dan memberikan warna baru. Perasaan tersebut bahkan ia tuangkan ke dalam karya musik terbarunya.

"Ada sih (yang masuk ke hati). Makanya aku bikin karya yang seolah membuka pintu hati dan ada orang yang masuk juga. Aku ada beberapa lagu yang memang menjelaskan tentang jatuh cinta dalam versi aku yang berbeda," jelasnya.

 

Bukan dari Kalangan Artis

Nadzira membeberkan bahwa pria yang tengah dekat dengannya tersebut bukan berasal dari industri hiburan. Salah satu alasan yang membuatnya merasa cocok adalah sifat pria tersebut yang mampu memberikan rasa aman dan mengayomi.

"Bukan (artis). Pertama orangnya fun, kedua orangnya melindungi karena aku kan anak yang rapuh ya. Jadi aku suka sama orang yang set-set-set ada gitu. Karena Bang Ameer juga kayak gitu," tambahnya.

 

Tidak Ingin Terburu-buru Menikah

Meski sudah mulai membuka hati, Nadzira menegaskan belum memiliki rencana untuk melangkah ke jenjang pernikahan dalam waktu dekat. Saat ini, ia fokus menikmati masa mudanya dan mengedepankan kenyamanan serta kesesuaian karakter.

"Belum ada obrolan ke sana (pernikahan). Akunya masih enjoy karena umur aku juga masih muda, aku masih mau nikmatin diri aku yang lebih explore lagi. Ya kita enggak ada yang tahu jodoh," pungkasnya.

 

Ariel Tatum Resmi Ganti Nama Legal Jadi Ariel Dewinta Ayu Sekarini

Iki Radio— Kabar mengejutkan datang dari panggung hiburan Tanah Air. Aktris sekaligus penyanyi Ariel Tatum secara resmi mengubah nama legalnya dari Ariel Putri Tari menjadi Ariel Dewinta Ayu Sekarini. Langkah besar ini diambil sebagai bentuk penghormatan mendalam terhadap pemberian nama dari kakek dan neneknya.

Kepastian perubahan identitas hukum tersebut didapat setelah majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan mengabulkan permohonan yang diajukan sang aktris pada Kamis (27/8/2026). 

Sontak, kabar ini langsung viral dan menjadi perbincangan hangat publik di berbagai platform media sosial.

Permohonan perubahan nama yang terdaftar dengan nomor register 731/Pdt.P/2026/PN JKT.Sel ini diajukan sejak 12 Agustus 2026. Proses persidangan berlangsung cepat dan efisien karena memanfaatkan sistem e-court (persidangan elektronik).

"Sebagai pemohon hadir di persidangan, intinya memohon perubahan nama dari Ariel Putri Tari menjadi Ariel Dewinta Ayu Sekarini," ujar Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Halida Rahardhini, saat memberikan keterangan di PN Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2026).

Berbeda dari tren selebriti pada umumnya yang kerap berganti nama untuk keperluan panggung atau keberuntungan karier, alasan wanita kelahiran 8 November 1996 ini murni didasari alasan personal dan kekeluargaan.

"Dengan alasan untuk menghormati pemberian nama dari kakek dan neneknya," jelas Halida.

Meski nama legalnya kini berganti menjadi Ariel Dewinta Ayu Sekarini, langkah ini diambil untuk menyelaraskan jati diri dengan penghormatan kepada leluhur tanpa berniat meninggalkan identitas lama yang sudah melekat di hati para penggemarnya.

Dengan terbitnya putusan pengadilan yang diunggah melalui sistem e-court tersebut, seluruh dokumen administrasi kependudukan resmi milik Ariel—mulai dari Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), hingga paspor—akan segera diperbarui sesuai dengan identitas barunya.

close
Pasang Iklan Disini