Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun beaerta seluruh staf dan karyawan
Mengucapkan :
Selamat Tahun Baru 2026
Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun beaerta seluruh staf dan karyawan
Mengucapkan :
Selamat Tahun Baru 2026
PT. BPR Polatama Kusuma beralamat di Jl. Raya Solo No. 33 Jiwan Madiun
Solusi keuangan terpercaya untuk masyarakat Madiun! Nikmati layanan TabunganKu, Tabungan Qurban, Tabungan Pelajar, hingga Deposito Berjangka dengan bunga kompetitif.
Kami juga menyediakan Kredit Usaha, Multiguna, dan Kendaraan untuk mendukung kebutuhan Anda. ✨ Proses cepat, bunga ringan, dan aman!
📍 Kunjungi kantor kami sekarang atau hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.
✅ Wujudkan impian Anda bersama kami! #TabunganMadiun "
PT. BPR Polatama Kusuma berizin dan diawasi oleh OJK serta merupakan peserta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
Iki Radio - Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun, menggelar Rapat Pleno Penyusunan Usulan Upah Minimum Kabupaten Madiun Tahun 2026, di ruang rapat Disnakerin Kabupaten Madiun, Jum’at (19/12/2025).
Dalam rapat pleno itu dibahas usulan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Madiun yang akan diberlakukan pada tahun 2026 mendatang.
Rapat pleno ini dihadiri sejumlah pihak terkait, mulai Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Merdeka Madiun, Ketua DPC APINDO Kabupaten Madiun, PERBARINDO Kabupaten Madiun, serta perwakilan perusahaan dan serikat pekerja.
“Kita diberikan waktu tanggal 20 (Desember) harus sudah terkirim (ke Provinsi). Jadi kita sudah lakukan tahapan, mulai dari sosialisasi, persiapan persiapan dan rapat dewan pengupahan hari ini, ujar Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto.
Dijelaskan, dalam menentukan besaran UMK Madiun 2026, yang akan diususlkan dan mendapat penetapan dari Provinsi Jawa Timur dengan mempertimbangkan berbagai faktor. Diantaranya nilai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang menjadi salah satu indikator.
“Dari hasil rapat ini tadi diputuskan untuk usulan UMK Madiun 2026 sebesar Rp 2.545.300, atau naik sebesar 6,04 persen dibandingkan dengan UMK sebelumnya. Kalau dirupiahkan kenaikan mencapai Rp 144.917,” jelasnya.
Adapu tujuan dilaksanakannya pembahasan untuk usulan UMK 2026 ini adalah untuk mendapatkan keseimbangan antara hak dan kwajiban dari pekerja dan pemberi kerja atau pengusaha.
“Jadi pekerja mendapatkan upah yang layak, dan dari sisi pelaku usaha juga tetap bisa melakukan usahanya,” tambahnya.
Sementara ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Madiun, Budi Genefianto, menilai besaran UMK 2026 yang akan diusulkan ke Gubernur itu sudah cukup ideal.
“Saya kira sudah cukup baik, cukup ideal. Kita tidak boleh menutup mata bahwa ada gaji karyawan tidak naik naik. Ini kita usulkan naik,” ujarnya.
Sedangkan bila melihat UMK yang diusulkan masih dibawah KHL saat ini, menurutnya hal ini wajar karena secara bertahap akan menyesuaikan.
“Pencapaian terhadap KHL masih wajar karna memang secara bertahap. Kalau UMK bisa mendekati KHL akan lebih baik ini semuanya proses. Yang menentukan dari gubernur kita hanya mengusulkan,” lanjutnya.
Pihaknya berharap, kedepan waktu yang diberikan untuk membahas usulan UMK tidak mepet sehingga akan lebih detail dalam menentukan nilai UMK.
“Tahun ini kita agak kesusu (tergesa gesa), karna memang waktunya mepet. Sedangkan hari ini harus sudah mengusulkan. Tahun depan kita berharap bahwa peraturan juklak juknis untuk UMK lebih memberikan waktu, sehingga pengusaha dan serikat pekerja bisa berdiskusi lebih panjang. Dan bisa menghasilkan nilai yang lebih ideal,” pungkasnya.
Diketahui, Upah Minimum Kabupaten (UMK) Madiun tahun 2025 adalah sebesar Rp2.400.000,00 per bulan. Besaran UMK ini naik sekitar tujuh persen dibandingkan tahun sebelumnya 2024, dan mulai berlaku efektif sejak 1 Januari 2025.
Sedangkan besaran UMK tahun 2024 lalu adalah
Rp2.274.276,87. Usulan kenaikan UMK 2024 adalah sekitar 3,84 persen dari tahun
2023.(iw/IR)
Iki Radio - Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) tahun 2025 di Kabupaten Madiun, dipusatkan di Lapangan Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun, Jum’at (5/12/2025).
![]() |
| Bupati Madiun, Wakil Bupati Madiun, Komandan Kodim 0803 Madiun dan Ketua DPRD Kabupaten Madiun, memberangkatkan jalan santai dalam peringatan HAKORDIA 2025 di Kabupaten Madiun, Jum'at (4/12/2025) |
Dengan dihadiri langsung Bupati dan Wakil Bupati Madiun, serangkaian kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Badan Usaha Milik daerah (BUMD), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se Kabupaten Madiun, Camat se Kabupaten Madiun, sekolah, pelaku UMKM serta masyarakat Kabupaten Madiun.
Rangkaian kegiatan diawali dengan seman bersama yang diikuti seluruh peserta, dan dilanjutkan jalan santai bersama Bupati Madiun dan Forpimda.
“Yang menjadi dasar kegiatan ini adalah undang-undang nomor 19 tahun 2019 tentang Perubahan kedua atas Undang Undang Nomor 30 tahun 2002 yaitu tentang komisi pemberantasan tindak pidana korupsi, dan surat edaran pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia tahun 2025, tentang himbauan penyelenggaraan hari anti korupsi sedunia tahun 2025,” ujar Inspektur Kabupaten Madiun, Joko Lelono menyampaikan laporan kegiatan.
Lebih lanjut disampaikan, maksud diselenggarakan acara ini adalah untuk memperkuat gerakan anti korupsi melalui pendekatan yang inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan.
“Tujuannya adalah memperkuat sinergi kolaborasi antara
kementerian, lembaga, pemerintah daerah sektor usaha, sektor pendidikan, serta
organisasi masyarakat, dalam upaya pemberantasan korupsi,” lanjutnya.
![]() |
| Senam bersama dalam rangka peringatan HAKORDIA 2025 di Kabupaten Madiun |
Selain itu kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan
kesadaran masyarakat mengenai bahaya korupsi, serta dampaknya terhadap social,
ekonomi, dan politik bangsa, serta menyebar luaskan nilai-nilai integritas,
kejujuran, tanggung jawab, sebagai pondasi utama dalam membangun budaya anti
korupsi yang kuat. Adapun tema kegiatan hari anti korupsi sedunia tahun 2025
yaitu “Satukan Aksi Basmi Korupsi”
“Kegiatan pencegahan korupsi yang dilaksanakan Pemerintah
Kabupaten Madiun ini, sejalan dengan visi dan misi bapak Bupati, yaitu Madiun Bersahaja, Bersih Sehat dan Sejahtera,
dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang good
government,” tambahnya.
Sementara itu Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan, melalui
peringatan HAKORDIA 2025 ini, diharapkan dapat memotivasi seluruh pihak disemua
tingkatan untuk memerangi korupsi.
“Mudah-mudahan ini akan membantu mensukseskan visi misi
Pemerintah Kabupaten Madiun yaitu Kabupaten Madiun yang bersih sehat dan
sejahtera. Bersih dalam tata kelola, mudah-mudahan seluruh aparat pemerintah
Kabupaten Madiun dari tingkat desa sampai ke pemerintahan Kabupaten, semuanya bebas
dari korupsi,” kata Bupati Madiun, Hari Wuryanto.
Bupati meminta seluruh pihak untuk bersama sama mendukung
program pemerintah, sebagai bentuk kepedulian dalam mewujudkan masyarakat yang
sejahtera.
![]() |
| Senam bersama dalam rangka peringatan HAKORDIA 2025 di Kabupaten Madiun |
“Sekali lagi kami mohon kebersamaan kita, seluruh masyarakat,
baik dari desa, kecamatan, maupun kabupaten, dan seluruhnya instansi vertikal
yang ada di Kabupaten Madiun, kita bersama-sama untuk mewujudkan aksi-aksi yang
bisa membasmi korupsi. Ini yang kita harapkan bersama,” tambahnya.
Ditegaskan, dengan tata kelola pemerintahan yang baik,
bersih, akan meminimalkan adanya praktik korupsi.
“Kuncinya tertib administrasi. Kalau kita bebas dari korupsi,
insyaAllah masyarakat kita akan menjadi sejahtera,” tegasnya.
Dalam acara peringatan HAKORDIA 2025 Kabupaten Madiun ini
juga disalurkan sejumlah bantuan bagi masyarakat. Mulai bantuan sembako, modal
usaha hingga kaki palsu bagi penyandang cacat. Bupati dan jajaran Forkopimda
juga menyampaikan hadiah sebagai bentuk apresiasi bagi peserta lomba baca puisi
tingkat SD dan SMP, yang telah dilaksanakan sebelumnya, sebagai bagian dari
rangkaian kegiatan peringatan HAKORDIA 2025.
Bupati dan Wakil Bupati Madiun beserta jajaran Forkopimda
juga berkesempatan melihat stand dari pelaku UMKM di Kabupaten Madiun. Serta sejumlah
stand lain dari OPD mulai layanan administrasi kependudukan, pemeriksaan
kesehatan dan stand BUMD Kabupaten Madiun.
Acara bertambah meriah dengan penampilan pencak silat, hiburan
orkes melayu yang menampilkan sejumlah artis daerah, serta pengundian doorprice
dengan hadiah utama satu unit motor yang dipersempahkan oleh Bank Jatim Cabang
Caruban. Selain itu sejumlah hadiah menarik lainnya mulai sepeda, kulkas dan
berbagai hadiah elektronik lain dari pendukung acara.(adv/iw/IR)
Iki Radio - Sebagai upaya mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Madiun, Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Sosial Kabupaten Madiun, menyalurkan bantuan modal usaha bagi 180 keluarga penerima manfaat (KPM) melalui program keluarga harapan (PKH).
![]() |
| Bupati Madiun Hari Wuryanto, secara simbolis menyalurkan bantuan usaha PKH bagi 180 KPM di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Senin (24/11/2025) |
Dari 180 KPM-PKH ini rinciannya 130 KPM menerima bantuan sosial Usaha Ekonomi Produktif (UEP) PKH, dan 50 KPM merupakan penerima baru dalam program PKH. Dimana masing masing menerima bantuan sebesar Rp 3 Juta.
"Bantuan sosial ini kita berikan kepada mereka yang sudah masuk dalam PKH, untuk modal usaha, dan dengan modal ini nanti berikutnya dia akan kita lepas dari PKH dan kita alihkan ke yang lainnya," kata Bupati Madiun, Hari Wuryanto, di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Senin (24/11/2025).
Kata Bupati, dengan dilakukannya pendampingan dalam pelaksanaan PKH, diharapkan tidak ada penyalahgunaan dan akan tepat sasaran. Sehingga program tersebut betul betul dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kita punya pendamping PKH, mereka itu sudah didampingi, usulan ini dari usulan mereka (pendamping). Ini yang sudah bisa mendapatkan fasilitas 3 juta supaya bisa berusaha nanti lepas, ini usahanya biar bisa berkembang. Insyaalloh temen temen PKH komitmen pada pendampingan," lanjutnya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriyadi menyampaikan hal ini sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat, melalui pemberian bantuan yang tepat sasaran.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kabupaten Madiun dalam rangka mendorong kemandirian ekonomi, memperkuat ketahanan sosial ekonomi, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memulai atau membangun usaha produktif dan menjalin sinergi antara pemerintah masyarakat dan pendamping sosial," kata Kadinsos.
Dijelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas keluarga dalam mengelola bantuan sosial agar berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan.
"Disalurkan sesuai dengan daftar penerima, setelah dilakukan verifikasi dan validasi," pungkasnya.
Iki Radio - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, melalui Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan Provinsi Jawa Timur (BAKORWIL I) di Madiun, menyalurkan paket bantuan dalam program kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita di Kabupaten Madiun.
Bertempat di pendopo Kantor Desa Sumbersari, Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun, bantuan 200 paket PMT tersebut diserahkan langsung Kepala Bakorwil I Madiun, Heru Wahono Santoso, bersama Bupati Madiun Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun dr Purnomo Hadi, Senin (24/11/2025).
Dalam sambutannya, Kepala Bakorwil I Madiun menyampaikan kegiatan pemberian makanan tambahan bergizi untuk balita di Posyandu ini dilaksanakan Bakorwil I Madiun pada enam Kabupaten. Dan di Kabupaten Madiun ini adalah pelaksanaan hari ketiga.
"Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata, komitmen kita semua untuk mendukung program percepatan penurunan stunting dan peningkatan status gizi balita di Jawa Timur, khususnya wilayah Bakorwil I Madiun," katanya.
Dijelaskan, stunting itu bukan hanya persoalan tinggi badan, namun lebih dari itu, yakni masalah kualitas SDM dimasa yang akan datang. Sehingga pemenuhan gizi bagi anak usia balita menjadi investasi berharga bagi masa depan bangsa.
Adapun paket bantuan PMT yang diberikan meliputi beras, gula merah, kacang hijau, abon ayam, telur ayam kampung, dan margarin. Paket PMT ini untuk pemenuhan gizi, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pola makan bergizi. Perilaku hidup bersih dan sehat serta pentingnya memantau perkembangan anak melalui posyandu.
"Sebagai kepanjangan tangan Gubernur, kami bertanggungjawab memastikan setiap program pemerintah provinsi atau pusat berjalan efektif di daerah. Sehingga kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara Pemprov Jatim, Pemkab Madiun, tenaga kesehatan serta masyatakat," lanjutnya.
Atas nama Pemprov Jatim, Kepala Bakorwil I Madiun, memberikan apresiasi seluruh pihak dalam acara tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr Heri Setyana menyampaikan bahwa kegiatan kolaboratif ini merupakan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam upaya peningkatan gizi anak dan percepatan penurunan stunting.
Sedangkan penerima bantuan program PMT bergizi adalah balita dengan masalah gizi yang tersebar di wilayah Puskesmas Sumbersari.
Sementara itu Bupati Madiun, Hari Wuryanto menyampaikan sejauh ini Pemkab Madiun telah berupaya dalam penurunan kasus stunting di wilayah Kabupaten Madiun.
Salah satunya dengan pelaksanaan bulan timbang untuk mengetahui perkembangan balita, sehingga lebih mudah mengetahui kasus stunting di Kabupaten Madiun.
"Saat ini stunting Kabupaten Madiun berada pada angka 5,28%, hasil bulan timbang Oktober dengan tingkat kehadiran di atas 95%,” kata Bupati.
Kata Bupati, keberhasilan penurunan stunting merupakan kerja bersama melalui berbagai langkah strategis, di antaranya penyediaan tim pendampingan masyarakat, penimbangan serentak 6 bulan sekali, pemanfaatan alat antropometri berstandar di seluruh Posyandu, pemberian PMT berbasis pangan lokal, intervensi gizi pada remaja putri melalui tablet tambah darah, edukasi dan pendampingan calon pengantin.
"Mudah-mudahan ini menjadi langkah yang luar biasa bagi kita semua dan InsyaAllah akan memberikan dampak menurunkan angka stunting, khususnya di Kecamatan Saradan," pungkasnya.
Dalam kegiatan ini juga dihadiri Komisi B DPRD Kabupaten Madiun, Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Forkopimda, Kepala OPD, Camat Saradan, Kepala Puskesmas Sumbersari, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa se-wilayah Saradan, serta kader Posyandu dan orang tua balita penerima manfaat.
Setelah di Kabupaten Madiun, kegiatan yang sama juga akan dilaksanakan Bakorwil I Madiun di wilayah Kabupaten Magetan.(iw/IR)
![]() |
| Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyerahkan hadiah Honda Brio kepada pemenang program Simarmas Brio Bank Madiun, Jum'at (21/11/2025) |
![]() |
| BupatiMadiun menyerahkan santunan dari Bank Madiun kepada kepada anak yatim piatu. |
![]() |
| Direktur Bank Madiun, Velly Murdianto bersama pemenang Honda Brio Winarni |
Iki Radio - Festival literasi merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk mengembangkan budaya membaca, menulis, dan berpikir kritis di berbagai kalangan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan kecintaan terhadap literasi, serta memberikan wadah bagi masyarakat, untuk berkreasi, berkolaborasi, dan menunjukkan hasil karya mereka.
Di Kabupaten Madiun, Festival Literasi dilaksanakan selama 3 (tiga) hari berturut turut. Yakni mulai tanggal 18 – 20 November 2025, di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun. Kegiatan yang dilaksanakan mulai lomba mewarnai, lomba mendongeng/ bertutur, bincang publik (Talk Show), penampilan band, pencak silat hingga dongkrek.
Dalam kegiatan festival literasi di Kabupaten Madiun ini juga diselenggarakan Bazar TPBIS (Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial), peluncuran buku cerita karya penulis penulis Madiun. Launching buku ini merupakan hasil pelatihan kepenulisan, dengan tema kebudayaan lokal Kabupaten Madiun. Diantaranya berjudul Peran Penting Ki Ageng Pandan Alas, Cerita Dari Hutan (Teman Menjelang Tidur), dan Kidung Bentala Baswara.
“Kegiatan ini sebagai bentuk promosi dan meningkatkan ketrampilan, inovasi, ekspresi dalam rangka mengembangkan kedepan lebih baik melalui perpustakaan,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun, Kus Hendrawan, Kamis (20/11/2025).
Ditambahkan, dalam festival literasi di Kabupaten Madiun ini mengambil tema “Masyarakat Cerdas Unggul Dan Mandiri, Untuk Kabupaten Madiun Yang Bersahaja”, diikuti sekitar 600 peserta. Melalui kegiatan festival literasi ini, kedepan dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
“Mewujudkan masyaraklat dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan,” tambahnya.
Sementara itu dalam acara festival literasi ini, Bupati Madiun Hari Wuryanto, mengukuhkan ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, sebagai Bunda Literasi Kabupaten Madiun, periode 2025 – 2030. Pengukuhan ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Madiun nomor : 100.3.3.2/424/KPTS/402.013/2025.
“Saya percaya bahwa saudari dapat melaksanakan tugas sebaik baiknya sesuai tanggungjawab yang diberikan, dalam rangka mengembangkan literasi guna mewujudkan sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Madiun,”ucap Bupati Madiun Hari Wuryanto, saat pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten Madiun.
Dalam sambutannya, Mas Hari Wur –sapaan akrab Bupati Madiun- mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Madiun, agar lebih tertib dalam hal pengarsipan.
“Masalah kearsipan seluruh OPD dan perangkat daerah, mari kita tertib dalam pengarsipan, supaya memudahkan dan memberikan memori bagi penerus nanti,” kata Bupati.
Guna meningkatkan budaya baca, lanjut Mas Hari Wur, dapat terlaksana dengan semua pihak bekerjasama dan gotong royong.
“Membudayakan gemar membaca bisa terwujud, bila saling bekerjasama dan bergotong royong,” tambahnya.
Festival Literasi di Kabupaten Madiun yang berakhir hari ini, juga disampaikan sejumlah penghargaan diantaranya kepada Perpustakaan Desa Terbaik, yakni diraih Perpustakaan Flamboyan, Desa Pule Kecamatan Sawahan Kabupaten Madiun. Sedangkan untuk tingkat sekolah, diraih SDN Candimulyo 2, Desa Candimulyo Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun.
Penghargaan juga diberikan kepada pemenang lomba konten
video literasi, dengan tema Perkembangan Perpustakaan, Budaya Baca dan Literasi
di Kabupaten Madiun yang diraih Vitto Azzahra Prananta. Pemenang lomba
bertutur, bercerita tingkat SD/MI se Kabupaten Madiun, yakni Arzaqilla Athiyah
dari SDN Sugihwaras 5, dan disampaikan juga apresiasi akreditasi perpustakaan sejumlah
sekolah di Kabupaten Madiun.(iw/IR)
Iki Radio - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Madiun berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan usaha.
![]() |
| Pameran produk UMKM binaan PNM Mekaar Madiun, saat kegiatan PKU Akbar 500 nasabah di Kabupaten Madiun, Sabtu (15/11/2025) |
Bukan hanya bantuan permodalan, namun PNM Cabang Madiun juga turut memberikan pendampingan hingga usaha mikro atau ultra mikro yang dimiliki nasabah, betul betul bisa berjalan dan dirasakan hasilnya.
"Misalnya pada semester pertama itu kita dampingi untuk perijinan usaha, lalu berikutnya untuk packaging. Itu kami lakukan secara bertahap," ujar Atep Iyan, Pimpinan PT PNM Cabang Madiun, Rabu (19/11/2025).
Kata Atep, untuk membantu berkembangnya Usaha Kecil Mikro Menenah (UMKM) diwilayah kerja PNM Madiun, pihaknya juga melibatkan UMKM dalam berbagai kegiatan.
"Kita prioritaskan produk produk UMKM binaan kita dalam kegiatan seperti pameran ataupun kegiatan internal seperti rapat dan segala sesuatu kebutuhan, kita utamakan mengambil produk UMKM ini," lanjutnya.
Dengan pendampingan yang dilakukan, harapannya usaha UMKM yang dimiliki nasabah bisa berkembang.
"Biasanya itu masalah muncul saat akan memulai usaha. Baru berjalan kemudian berhenti. Ini kita ada pendampingan mental. Kalau ada nasabah yang kesulitan bisa dikomunikasikan ke kami. Nanti kita carikan solusi terbaik. Sehingga kalau usahanya berjalan dengan baik, harapannya permodalan yang diberikan bisa terus berkembang," tambahnya.
Sementara sampai dengan bulan Oktober 2025, UMKM aktif binaan PNM Cabang Madiun mencapai 194.977 dengan rincian 192.820 nasabah ultra mikro, dan 2.157 untuk nasabah mikro.(iw/IR)
Iki Radio - Artificial Intelligence (AI) saat ini bukan lagi menjadi hal baru di kalangan masyarakat utamanya remaja. Sudah banyak remaja usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, yang menggunakan AI untuk berbagai keperluan. Mulai dari berbagai kegiatan baik itu untuk pembelajaran ataupun sekedar membuat konten agar lebih menarik.
Guna meminimalkan dampak negatif dalam penggunaan AI, Neutron Yogyakarta Cabang Madiun, membuat gebrakan dengan menggandeng sejumlah sekolah. Salah satunya di SMP Negeri 8 Kota Madiun.
Melalui fasilitasi pihak sekolah, Neutron Madiun memberikan pembelajaran penggunaan AI untuk merancang kegiatan kegiatan sekolah.
"Jadi saat ini pesertanya adalah perwakilan OSIS (Organisasi SIswa Intra Sekolah) dari seluruh sekolah SMP Negeri di Kota Madiun. Masing Masing mengirimkan dua anak, yakni ketua dan wakil ketua," terang Utami Puspitawati, pimpinan Neutron Yogyakarta Cabang Madiun, Senin (17/11/2025).
Dijelaskan, keberadaan AI akan membawa manfaat bagi anak anak khususnya OSIS dalam merancang sebuah kegiatan. Tentu dengan pemahaman yang tepat tentang teknologi AI itu sendiri.
"Jadi disini kita sampaikan tentang pengelolaan kegiatan dengan kecerdasan AI dan notion dalam menunjang kegiatan OSIS. Sehingga anak anak bisa mempersiapkan kegiatan yang akan dilakukan dengan lebih baik," jelasnya.
Kota Madiun dengan berbagai inovasi dan kebijakan dalam bidang pendidikan, juga menjadi pendorong sehingga anak atau siswa benar benar bisa memanfaatkan dengan baik.
"Kalau untuk pendidikan saya bilang Madiun ini cukup keren. Madiun ini pioneer. Anak anak sudah menggunakan chromebook, kemudian disetiap sekolah juga ada smart TV atau smart screen melalui program Interactive Flat Panel (IFP) yang bisa digunakan. Jadi modalnya sudah ada, tinggal pengelolaannya saja," tambahnya.
Dengan fasilitas fasilitas yang telah disediakan tersebut, harapannya apa yang disampaikan dalam pelatihan AI bisa langsung diaplikasikan.
"Dari AI ini pemanfaatannya bisa langsung diaplikasikan untuk kegiatan OSIS," pungkasnya.
Sementara itu Kepala SMP Negeri 8 Madiun, Nunuk Setyawati menyambut baik adanya kerjasama sekolah dengan Neutron Yogyakarta Cabang Madiun ini. Hal ini dinilai mampu untuk memberikan pemahaman bagi anak anak dalam penggunaan teknologi supaya lebih bermanfaat.
"Pelatihan AI yang hari ini dilaksanakan harus betul betul bisa dipahami dengan baik. Generasi sekarang jangan keblinger, jangan hanya ambil jalan pintas, jangan mudah copas. Cari dan lihat dulu apakah betul atau tidak. Jadi ini minimal bisa meminimalisir dampak negatif dari media sosial," ujarnya.
Berkaitan dengan OSIS, diharapkan ada keberlanjutan dari kegiatan ini, sehingga bisa menjadi wadah dari OSIS di semua sekolah SMP di Kota Madiun untuk saling bertukar pendapat.(iw/IR)
Iki Radio - Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 61 tahun 2025 ini, menjadi satu momentum untuk terus berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Sesuai tema HKN ke 61, "Generasi Sehat, Masa Depan Hebat" merupakan salah satu langkah yang dilakukan mempersiapkan generasi masa depan. Salah satunya dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) wilayah Jawa Timur, drg. Farid Amirudin M.Kes mengingatkan, menjaga kebersihan gigi dan mulut sangat penting.
Hal ini karena mulut adalah gerbang utama tubuh dan berhubungan langsung dengan kesehatan menyeluruh, mencegah masalah seperti gigi berlubang dan penyakit gusi, serta meningkatkan kepercayaan diri.
"Kebersihan yang baik juga dapat mencegah penyakit serius seperti penyakit jantung dan diabetes, serta memengaruhi kualitas hidup secara keseluruhan," katanya.
Menjaga kebersihan gigi dan mulut memiliki banyak manfaat.
1. Mencegah masalah gigi dan mulut: Menjaga kebersihan gigi dapat mencegah berbagai masalah seperti gigi berlubang, karang gigi, bau mulut (halitosis), dan radang gusi (gingivitis).
2. Mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan: Mulut yang sehat mendukung sistem pencernaan yang baik. Selain itu, infeksi pada mulut yang tidak diobati dapat meningkatkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, dan infeksi paru-paru.
3. Meningkatkan kualitas hidup: Mulut yang sehat membantu dalam mengunyah makanan, berbicara, dan memberikan rasa percaya diri untuk beraktivitas. Pada lansia, menjaga kesehatan mulut dapat mencegah masalah psikologis seperti malu, kesulitan makan, dan isolasi sosial akibat hilangnya gigi.
4. Mencegah penularan penyakit: Mulut yang tidak terawat bisa menjadi tempat bakteri berkembang biak dengan mudah dan menyebar ke bagian tubuh lain.
Adapun cara menjaga kebersihan gigi dan mulut yakni dengan sikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride, dengan cara yang benar. Gerakan sikat dari atas ke bawah untuk gigi atas dan bawah ke atas untuk gigi bawah, sikat di perbatasan antara gigi dan gusi, serta gosok seluruh permukaan gigi, gusi, dan lidah.
Gunakan pasta gigi seukuran biji kacang tanah. Hindari merokok untuk mencegah bau mulut, perubahan warna gigi, penumpukan plak, dan risiko kanker mulut.
Periksakan gigi secara rutin ke dokter gigi untuk perawatan preventif dan profesional.
"Dengan HKN ke 61 Tahun 2025 ini, mari kita tanamkan kepedulian untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan diri dan lingkungan," imbuhnya.(adv/iw/IR)
Iki Radio - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun, terus berusaha dalam mengatasi permasalahan sampah khususnya di wilayah Kabupaten Madiun. Bukan hanya pada pengelolaan sampah di tingkat hilir, namun sebisamungkin pengelolaan sampah dilakukan dari hulu, yakni awal munculnya sampah tersebut.
Salah satunya pengelolaan sampah organik, yakni sampah yang berupa sisa sayuran atau buah yang banyak dijumpai dilingkungan rumah tangga. Mengatasi permasalahan ini, DLH Kabupaten Madiun, memberikan pelatihan budidaya maggot pada sejumlah unsur masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan sampah. Diantaranya Bank Sampah Unit (BSU) Bank Sampah Induk, pengelola Tempat Pembuangan Sampah yang telah menerapkan Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan kembali), dan Recycle (Mendaur ulang) sampah (TPS 3R) dan TPA.
“Kegiatan pelatihan budidaya maggot ini, bagian dari upaya bagaimana pengelolaan sampah di Kabupaten Madiun ini bisa kita urai dengan berbagai inovasi, berbagai cara. Tidak hanya sekedar layanan angkut kemudian kumpul buang, tapi disini ada pilah sampah, kemudian yang organik kita jadikan kompos, kemudian ada nilai ekonomi. Melalui pelatihan budidaya maggot, sehingga ada sisi ekonomi yang terbangun,” terang Muhamad Zahrowi, Kepala DLH Kabupaten Madiun, Rabu (05/11/2025).
Sesuai target secara nasional, bahwa pada tahun 2029, presiden mencanangkan pengelolaan sampah 100 persen. Sehinga melalui kegiatan pelatihan maggot ini, menjadi salah satu upaya memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Bagaimana pengelolaan sampahnya kedepan semakin baik tentunya tidak hanya sekedar domainnya masyarakat, pemerintah, tapi juga menjadi tanggungjawab seluruh pihak,” lanjutnya.
Dipilihnya budidaya maggot ini tentu bukan tanpa alasan. Sebab dari kegiatan pembudidayaan maggot dapat membawa banyak manfaat.
“Maggot ini kan hewan pengurai, jadi keberadaan lalat atau maggot ini jadi membantu percepatan penguraian sampah organik. Jadi disamping ada pilah kemudian ada kompos, ini juga habis terurai dengan keberadaan maggot. Dan maggot sendiri bisa dimanfaatkan untuk bahan pakan ternak maupun perikanan. Intinya jejaringnya bahwa sampah organik itu dimakan oleh maggot, jadi mempercepat habis dan maggotnya memiliki nilai ekonomi. Karena maggot ini kan punya protein tinggi sehingga sangat baik untuk konsumsi ternak maupun ikan,” tambah Zahrowi.
Sebagai narasumber dalam pelatihan ini, DLH Kabupaten Madiun menghadirkan seorang pembudidaya maggot, yang juga sebagai pengelola TPS 3R di kabupaten Malang.
“Dari peserta yang kita undang ini, nanti menjadi pilot
project untuk yang lain. Sehingga nanti secara massal keberadaan Bank Sampah
Unit (BSU) TPS-3R, ini ada budidaya maggot,” pungkasnya.(iw/IR)
Iki Radio - Beragam cara dilakukan Pemerintah Kabupaten Madiun, dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan. Diantaranya Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Madiun, menggelar Lestari Awards 2025.
![]() |
| Salah satu penerima Lestari Awards 2025 Kabupaten Madiun, kategori Putra Putri Lingkungan Hidup |
“Lingkungan hidup ini menjadi masalah global, bukan hanya di Kabupaten Madiun. Ini menjadi tanggungjawab kita bersama. Dengan pemberian Lestari Awards ini diharapkan mereka para penggiat lingkungan ini semakin bersemangat. Menularkan kemampuannya kepedualiannya kepada teman atau kantor, instansi dan masyarakat yang lain,” ujar Wakil Bupati Madiun, Dr. Purnomo Hadi, usai pemberian penghargaan Lestari Awards 2025 di Hotel Mercure Madiun, Senin (27/10/2025).
Dijelaskan, pemberian Lestari Awards ini menjadi bagian penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan kondisi lingkungannya.
“Prinsipnya bukan menang atau kalah, tetapi mereka punya kepedulian. Semoga lingkungan semakin hijau segar dan sehat untuk anak cucu kita nanti,” tambahnya.
![]() |
| Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, didampingi Kepala DLH Madiun M. Zahrowi saat wawancara dengan wartawan di Hotel Mercure Madiun, Senin (27/10/2025) |
Kepala DLH Kabupaten Madiun, Muhamad Zahrowi mengatakan, Lestari Awards Kabupaten Madiun 2025 ini untuk kali pertama diselenggarakan. Hal ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Madiun.
"Ini melaksanakan visi kabupaten Madiun BERSAHAJA, melalui misi kedua bersahaja di lingkungan hidup,” katanya.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah, memberikan apresiasi kepada masyarakat dari komunitas, individu, atas desikasi dan kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan hidup.
"Ada 165 penerima dari delapan kategori. Pemberian penghargaan ini merupakan awal untuk meningkatkan kepedulian secara bersama sama seluruh komponen di kabupaten madiun. Sehingga mampu memunculkan kolaborasi secara bersama dan komitmen bersama, tanggung jawab bersama menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup berkelanjutan di Kabupaten Madiun," lanjutnya.
Delapan kategori penerima Lestari Awards 2025 Kabupaten Madiun ini meliputi Adiwiyata untuk sekolah, ProKlim, Desa Berseri, Mandor Sampah, Eco Pesantren, Bank Sampah, Ketaatan Pelaporan Pelaksanaan Lingkungan, dan Putra Putri Lingkungan Hidup (LH).
![]() |
| Launching Si PEPELING diacara Lestari Awards 2025 |
Selain pemberian penghargaan, Pemkab Madiun juga meluncurkan Aplikasi Si PEPELING (Sistem Pengaduan dan Pelaporan Lingkungan Hidup) Kabupaten Madiun. Melalui system ini seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi dalam menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan di wilayahnya masing masing.
Deklarasi komitmen bersama KALIBER (Ketahanan Lingkungan Berkelanjutan) juga menjadi salah satu jurus Pemerintah Kabupaten Madiun dalam menjaga lingkungan. Melalui deklarasi ini, diharapkan ada gerakan kolektif seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga Bumi madiun agar tetap bersih sehat dan lestari.
Dalam rangka memberikan pemahaman lebih kepada masyarakat, dalam Lestari Awards 2025 ini juga dilaksanakan dialog dengan narasumber Dr Nurkholis Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, yang menyampaikan tema Kewenangan Pengelolaan Lingkungan Hidup Berkelanjutan.
Selain itu juga hadir Dr Hendro Asmoro, dari Pusat Pengembangan Generasi Lingkungan Hidup, Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, yang menyampaikan tema Kebijakan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan.
Copyright © Iki Radio. Designed by PT IKI MEDIA PERKASA
