Tutup Akhir Tahun 2025 Dengan Istighosah, PDAM Kabupaten Madiun Targetkan Penambahan Cakupan Layanan 2000 Pelanggan di Tahun 2026

Iki Radio - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya atau dikenal dengan PDAM Kabupaten Madiun, menggelar Do’a Bersama, Refleksi Akhir Tahun 2025 dan Menyambut Tahun Baru 2026, di ruang aula kantor PDAM Kabupaten Madiun, Rabu (31/12/2025).

Pegawai, staf dan karyawan Perumdam Tirta Dharma Purabaya (PDAM) Kabupaten Madiun mengikuti doa bersama sebagai refleksi tahun 2025 dan menyambut tahun 2026, Rabu (31/12/2025).

Do’a bersama dan Istighosah ini diikuti ratusan pegawai, staf dan karyawan PDAM Kabupaten Madiun.

“Kegiatan ini dalam rangka memperkuat sinergisitas pegawai. Kami juga berharap ada masukan dari berbagai stakeholder, pemerintah, DPRD, dan pegawai, sehingga apa yang kami harapkan dapat tercapai di tahun 2026. Dan mendapat restu dan doa dan kami dapat melayani masyarakat kabupaten madiun dan bertumbuh lebih kuat sebagai perusahaan yang prima,” kata Direktur Utama Perumdam Tirta Dharma Purabaya Madiun, Imansyah Novianto.

Dikatakan, perjalanan tahun 2025 sebagai tahun transformasi. Yakni PDAM Kabupaten Madiun lebih fokus pada penguatan tata kelola perusahaan.

“Dengan dinamika yang ada kita harus memperbaiki kinerja perusahaan dengan cara meningkatkan kapasitas SDM. Diantaranya dengan melakukan pelatihan, diklat, dan Bimbingan Teknik (Bimtek) kepada para pegawai supaya bisa meningkatkan kemampuan dalam menjalankan roda perusahaan,” lanjutnya.

Dengan menjalin kerjasama berbagai pihak, diantaranya bank dan E-commerce, terbukti selama tahun 2025 untuk pembayaran lebih tepat waktu dan tunggakan bisa segera diselesaikan. Sedangkan untuk menekan kebocoran air, PDAM juga dibentuk tim di masing masing unit layanan.

“Diharapkan masyarakat membantu PDAM untuk melaporkan kebocoran yang ada, agar segera ditindaklanjuti oleh petugas,” tambahnya.

Seluruh stakeholder diharapkan juga mendukung ketersediaan air di Kabupaten Madiun dengan melaporkan pemakaian dan menggunakan air dengan bijak.

Sementara itu pada tahun 2026, PDAM Kabupaten Madiun menargetkan penambahan cakupan layanan hingga 2.000 pelanggan.

"Sampai akhir 2025 ini jumlah pelanggan kami sekitar 52 ribuan, dan tahun depan (2026) kami juga memberikan layanan pasang gratis 1.000 sambungan," imbuhnya.

PDAM Kabupaten Madiun berharap bisa mendapatkan sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Madiun. 

"Kami juga berharap miliki pendapatan yang lebih baik sehingga bisa meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Madiun,” pungkasnya.(iw/IR)

 

close
Pasang Iklan Disini