Iki Terbaru/Paling Greeess

Ombudsman Temukan Kluster Mewah Berfasilitas "Hotel" dan Simulator Golf di Lapas Cibinong

Iki Radio — Ombudsman Republik Indonesia membongkar keberadaan kawasan hunian mewah mirip kluster perumahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor. Temuan mengejutkan ini terungkap usai Ombudsman menggelar inspeksi mendadak (sidak) di lapas tersebut.

Anggota Ombudsman RI, Syafrida Rachmawati, mengungkapkan bahwa fasilitas bagi warga binaan di lokasi itu memiliki tingkatan kelas bak penginapan komersial. Hunian dibangun dalam beberapa tipe dengan bentuk yang bervariasi.

"Di dalamnya tetap sama, ada berbeda ya peruntukannya, kelihatannya ada standarisasi juga ya seperti penginapan. Ada yang kamar suite, deluxe, sama yang superior," ujar Syafrida dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Syafrida menambahkan, area hunian yang menyerupai vila tersebut terbagi menjadi beberapa kategori, seperti tipe 1 dan tipe 2. Di kawasan itu, tim pengawas juga mendapati area parkir khusus untuk mobil-mobil mewah.

Tak hanya bangunan yang megah, bagian dalam hunian turut dilengkapi berbagai fasilitas tersier seperti sofa, televisi, kulkas, hingga meja makan. Saat kulkas dibuka, petugas menemukan sejumlah botol minuman keras. Bahkan, sarana pendukung lain seperti simulator golf dan pusat kebugaran (gym) dilaporkan sedang dalam proses pembangunan.

Berdasarkan pemeriksaan awal, warga binaan diduga harus membayar sejumlah uang untuk dapat menikmati deretan fasilitas kelas atas tersebut. Keberadaan kluster ini kian mengkhawatirkan karena tidak memiliki pagar pembatas permanen dan terhubung langsung dengan perkampungan warga sekitar melalui area semak serta rumpun bambu, yang berpotensi menjadi jalur keluar-masuk tanpa pengawasan.

Merespons temuan ini, Syafrida menegaskan bahwa sidak yang dilakukan memiliki dasar hukum kuat, yakni UU Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman RI. Sesuai Pasal 34 pada undang-undang tersebut, Ombudsman berwenang melakukan pemeriksaan mendadak tanpa pemberitahuan terlebih dahulu demi mengusut dugaan maladministrasi pelayanan publik.

Atas pelanggaran berat ini, Ombudsman RI secara tegas meminta pihak Lapas Kelas IIA Cibinong untuk merobohkan seluruh bangunan mewah tersebut dalam tenggat waktu satu bulan.

 

Ombudsman Temukan Kluster Hunian Mewah di Lapas Cibinong, Petugas Sempat Menghalangi dan Cekcok

Iki Radio – Ombudsman Republik Indonesia menemukan keberadaan kluster hunian mewah di area Lapas Kelas IIA Cibinong, Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor. Temuan ini didapat saat tim Ombudsman menggelar inspeksi mendadak (sidak) yang sempat diwarnai aksi penolakan dan penahanan oleh pihak petugas lapas.

Proses sidak berlangsung memanas karena tim Ombudsman mendapat perlawanan dari petugas Lapas Cibinong. Petugas berupaya menghalangi tim untuk menelusuri area tersebut hingga terjadi cekcok dan aksi saling dorong. Bahkan, tim sempat ditolak masuk dan dibiarkan menunggu selama setengah jam tanpa alasan yang jelas.

"Jadi Kalapas tidak hadir dan sampai peristiwa terjadi, sampai kami pulang, Kalapas tidak hadir," ujar Anggota Ombudsman RI Syafrida Rachmawati dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Setelah berhasil menembus barikade petugas dan masuk ke salah satu bangunan mewah, tim menemukan dugaan warga binaan yang menempati hunian tersebut. Kedatangan tim secara mendadak membuat penghuni kocar-kacir dan melarikan diri ke dalam kamar.

"Jadi, (rumah) yang ada salibnya itu kita masuk, nah dia mau ngobrol sama kita. Kita tanya, bapak siapa? Dia warga binaan. Nah, mau kita kejar. Begitu dia kejar, ada petugasnya lebih ramai. Kita langsung ditarik. Nah, dia itu kaget. Lompat ke dalam (kamar), dikunci," ungkap Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin.

 

Fasilitas Mewah hingga Rencana Lapangan Mini Golf

Dari hasil penelusuran, kluster bangunan mewah tersebut berdiri di dekat rumah dinas Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong. Tempat ini dilengkapi berbagai fasilitas berkelas, mulai dari televisi berukuran besar, pendingin ruangan (AC), hingga alat kebugaran. Tim bahkan menemukan botol minuman keras yang diletakkan di atas unit AC.

Tidak hanya itu, area tersebut rencananya akan terus dikembangkan dengan pembangunan fasilitas tambahan seperti ruang gym hingga lapangan minigolf. Berdasarkan pemeriksaan awal, para warga binaan diduga harus membayar sejumlah uang untuk bisa menikmati deretan fasilitas eksklusif ini.

 

Akses Rawan Pengawasan dan Desakan Pembongkaran

Selain fasilitas yang terlampau mewah untuk ukuran lembaga pemasyarakatan, Ombudsman menyoroti tidak adanya pagar pembatas permanen di kawasan tersebut. Lokasi hunian justru terhubung langsung dengan pemukiman warga sekitar melalui area semak-semak dan rumpun bambu. Kondisi ini dinilai sangat rawan menjadi jalur keluar-masuk liar tanpa pengawasan petugas.

Menindaklanjuti temuan fatal ini, Ombudsman RI menegaskan dan meminta secara resmi kepada pihak Lapas Cibinong untuk segera merobohkan seluruh bangunan mewah tersebut dalam jangka waktu maksimal satu bulan.

 

Itje Trisnawati, Legenda Dangdut Tanah Air Pelantun "Duh Engkang"

Iki Radio — Nama Hj. Itje Trisnawati tentu sudah tidak asing lagi di telinga para pencinta musik dangdut Tanah Air. Penyanyi kelahiran 27 Maret 1963 ini dikenal sebagai salah satu biduanita berparas cantik dengan karakter suara yang khas. Sosoknya sukses mengukir sejarah sebagai legenda dangdut yang karya-karyanya tetap dikenang hingga kini.

Mengawali kariernya sejak tahun 1979, popularitas Itje meroket tajam setelah bertemu dengan pelawak sekaligus Koordinator Acara Aneka Ria Safari, Eddy Sud. Lewat tangan dingin Eddy yang dikenal piawai mencetak artis sukses, karier musik Itje makin menanjak pesat hingga mereka berdua memutuskan untuk menikah.

Sepanjang perjalanan musiknya, Itje telah merilis puluhan album hits yang laris manis di pasaran. Beberapa lagu ikoniknya yang begitu populer di akhir era 80-an hingga 90-an antara lain "Duh Engkang", "Enggak Lagi Lagi Ah", "Madu Merah", "Dana Asmara", hingga "Satu Malam". Tak hanya dangdut, ia juga merambah genre pop dan lagu daerah. Selain bernyanyi, Itje sempat menguji bakat aktingnya lewat beberapa judul film layar lebar seperti Aduh Aduh.. Mana Tahaaan (1980) dan Mystics in Bali (1981).

Namun, perjalanan asmara sang legenda tidak semulus kariernya di panggung hiburan. Setelah membina rumah tangga selama kurang lebih 23 tahun dan dikaruniai dua orang anak (Eka Sutrisna & Ety Suryawati), pernikahan Itje dan Eddy Sud berakhir dengan perceraian.

Tiga bulan berselang, Itje kembali merajut asah dengan menikahi seorang pengusaha ruang pamer mobil, Agung Indra Permana Sarwono. Sayangnya, takdir berkata lain. Di saat keduanya tengah mempersiapkan rencana comeback Itje ke industri musik dangdut, Agung meninggal dunia pada tahun 2007 akibat penyakit jantung.

Meski harus melewati berbagai dinamika kehidupan dan kepedihan, kontribusi Itje Trisnawati dalam seni musik Indonesia tak tergantikan. Karya-karya emasnya tetap menjadi bagian penting dalam sejarah perkembangan musik dangdut di Indonesia.

 

KSP Dudung Abdurachman Tampung 11 Aspirasi Buruh, Siap Diteruskan ke Kementerian dan DPR

Iki Radio — Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman menerima perwakilan organisasi buruh guna menampung 11 poin aspirasi terkait perlindungan serta kesejahteraan pekerja di Indonesia. Pemerintah berkomitmen menindaklanjuti masukan tersebut ke pihak terkait.

"Aspirasi-aspirasi yang disampaikan tentunya kami catat dan nanti akan kami komunikasikan, kita koordinasikan dengan kementerian terkait," kata Dudung, Kamis (24/9/2026).

Poin-poin yang disampaikan para perwakilan buruh mencakup perundang-undangan perlindungan tenaga kerja yang berpihak kepada buruh, kepastian kerja, hingga pencegahan penyalahgunaan sistem outsourcing, kontrak, dan pemagangan.

Selain itu, buruh menyuarakan tuntutan mengenai upah layak, perlindungan pekerja platform, jaminan pesangon, kebebasan berserikat, keselamatan kerja, penegakan hukum bagi pelanggar hak buruh, serta kepastian status pekerja honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun.

"Rekan-rekan buruh juga meminta upah yang layak, perlindungan pekerja platform, jaminan pesangon, dan kebebasan berserikat," ujar Dudung.

Aspirasi lainnya mencakup perlindungan buruh perempuan, pembukaan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, serta penyediaan pelatihan keterampilan guna menghadapi era otomatisasi.

Dudung memastikan KSP bakal mengawal seluruh masukan tersebut agar sampai ke lembaga berwenang dan pembuat kebijakan. "KSP akan melakukan koordinasi agar aspirasi ini sampai kepada kementerian, lembaga, dan para pemangku kepentingan yang berwenang, terutama ke DPR RI ya," sebutnya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah dan pekerja memiliki muara tujuan yang sama, yaitu menciptakan dunia kerja yang adil, produktif, dan sejahtera. Menurutnya, perlindungan pekerja harus berjalan selaras dengan keberlangsungan usaha, penciptaan lapangan kerja, serta pertumbuhan ekonomi nasional.

Pemerintah juga siap terbuka terhadap masukan maupun kritik, serta menganggap perbedaan pandangan dalam pembahasan kebijakan sebagai hal yang wajar.

"Yang terpenting komunikasi tidak terputus dan setiap persoalan kita selesaikan melalui dialog," kata Dudung.

 

PM Spanyol Pedro Sanchez Serukan Reformasi DK PBB dan Penghapusan Hak Veto

Iki Radio — Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyerukan reformasi mendasar pada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB). Dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB, Sanchez mendesak perwujudan keterwakilan yang adil bagi seluruh kawasan dunia serta penghapusan hak veto yang selama ini dimiliki oleh para anggota tetap.

"Kita perlu mereformasi Dewan Keamanan agar semua kawasan di dunia memiliki keterwakilan yang adil, dan agar kita dapat menghapuskan hak veto anggota tetap," tegas Sanchez dalam pidatonya, dikutip dari Anadolu, Kamis (24/9/2026).

Sanchez menekankan pentingnya prinsip keadilan dalam lembaga PBB tersebut. Menurutnya, merujuk pada Piagam PBB, tidak ada satu negara pun yang berhak menjadi hakim atas kasusnya sendiri, terlepas dari seberapa besar kekuatan yang dimiliki negara tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, PM Spanyol tersebut memperingatkan bahwa prinsip-prinsip utama sistem internasional saat ini kian terancam. Pilar-pilar seperti perdamaian, keberlanjutan, dan kesetaraan peluang dinilainya sedang mendapat serangan dari aktor politik maupun pemerintah tertentu yang berupaya menyeret dunia kembali ke masa lalu yang kelam.

Menanggapi berbagai konflik global, Sanchez memaparkan berbagai langkah konkret yang telah diambil pemerintah Spanyol. Madrid terus menegakkan aturan internasional dengan menerapkan sanksi terhadap Rusia serta memberlakukan embargo senjata kepada pemerintah Israel. Ia juga kembali mengecam keras tindakan yang dilancarkan PM Israel Benjamin Netanyahu di Gaza.

Sebagai penutup, Sanchez menegaskan bahwa sistem multilateralisme tetap menjadi jalan terbaik untuk mengelola ketergantungan antarnegara di era global. Ia mengajak seluruh pemimpin dunia untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap PBB sekaligus memperkuat peran organisasi tersebut dalam menjaga perdamaian dunia.

 

Bunda PAUD Banjarbaru Ajak Anak Belajar Lewat Cerita dan Bermain

Iki Radio - Wali kota Banjarbaru yang juga Bunda PAUD Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, mengajak, anak-anak usia dini belajar melalui kegiatan yang menyenangkan saat mengunjungi empat satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Banjarbaru Selatan dan Banjarbaru Utara, Kamis (24/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Lisa tidak hanya meninjau layanan pendidikan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan anak-anak melalui kegiatan membaca buku dan mendongeng.

Kunjungan dilakukan untuk melihat kualitas layanan pendidikan, pemenuhan hak anak, serta penerapan program pendidikan karakter dan inklusi di tingkat PAUD.

Di hadapan para pendidik dan orang tua, Lisa mengingatkan agar anak usia dini tidak dibebani dengan kegiatan belajar yang berlebihan. Menurutnya, proses pendidikan pada usia tersebut perlu disesuaikan dengan tahap tumbuh kembang anak.

“Pendidikan anak usia dini sejatinya adalah fondasi awal tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, saya berpesan kepada seluruh guru dan pendidik agar jangan membebani anak-anak kita. Dunia PAUD pada dasarnya adalah dunia bermain yang menyenangkan,” kata Lisa.

Selain melihat proses pembelajaran, Lisa juga meninjau, kondisi sarana dan prasarana pendidikan. Saat mengunjungi Satuan PAUD Sejenis (SPS) Seroja, ia menemukan sejumlah fasilitas yang masih perlu diperbaiki.

“Saat berkunjung ke SPS Seroja, kami melihat masih ada beberapa sarana dan prasarana yang kurang layak. Pemerintah Kota Banjarbaru berkomitmen untuk memberikan bantuan pemenuhan fasilitas yang kurang tersebut agar anak-anak dapat belajar dan bermain dengan lebih nyaman, aman, dan ceria,” ujarnya.

Empat satuan PAUD yang menjadi lokasi kunjungan, yakni:

Satuan Pendidikan Kemala Bhayangkari 23, Kelurahan Guntung Paikat, dengan kegiatan Literasi Karakter melalui program “Bunda PAUD Bercerita” untuk mengenalkan nilai-nilai moral kepada anak sejak dini.

TK Negeri Idaman, Kelurahan Loktabat Selatan, yang menjadi lokasi peninjauan penerapan pendidikan inklusi untuk memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan secara setara.

SPS Seroja, Kelurahan Loktabat Utara, yang menjadi lokasi pelaksanaan program Bina Keluarga Balita sekaligus peninjauan kebutuhan sarana dan prasarana.

TK Negeri Pembina Kota Banjarbaru, Kelurahan Loktabat Utara, untuk melihat penerapan dan penguatan program Sekolah Ramah Anak.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Banjarbaru memperkuat sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, dan pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang anak yang sehat, berkarakter, dan bahagia.

 

Mengenal Sejarah dan Makna Hari Tani Nasional Setiap 24 September

Iki Radio — Indonesia memperingati Hari Tani Nasional setiap tanggal 24 September sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan sejarah panjang para petani. Momen tahunan ini diresmikan langsung oleh Presiden Soekarno melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 169 Tahun 1963.


Penetapan Hari Tani Nasional merujuk pada tanggal disahkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA). Pembentukan UUPA ini merupakan langkah nyata untuk menjalankan amanat Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 demi mewujudkan kemakmuran rakyat, khususnya para pekerja di sektor agraria.

Perjalanan merumuskan hukum agraria nasional memakan waktu hingga 12 tahun sejak 1948. Proses panjang ini melibatkan berbagai kepanitiaan, antara lain:

  • Panitia Agraria Yogya (1948)
  • Panitia Agraria Jakarta (1951)
  • Panitia Soewahjo (1955)
  • Panitia Negara Urusan Agraria (1956)
  • Rancangan Soenarjo (1958)
  • Rancangan Sadjarwo (1960)

Kehadiran UUPA bertujuan menyusun dasar hukum agraria yang tunggal dan sederhana, meletakkan kepastian hukum pertanahan, serta mengikis ketimpangan demi kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, penguatan sektor pertanian terus berlanjut melalui pembentukan institusi pendukung. Pemerintah mendirikan Badan Litbang Pertanian pada dekade 1970-an yang kemudian direorganisasi lewat Keppres No 24 Tahun 1983. Pembentukan Departemen Koperasi pada 1980 serta hadirnya Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) di berbagai daerah turut memperkuat kapasitas teknis petani skala kecil.

Masyarakat dapat memperingati Hari Tani Nasional dengan berbagai cara sederhana, seperti membagikan edukasi dan isu-isu pertanian di media sosial untuk meningkatkan kesadaran publik. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk terus menghargai serta mendukung perjuangan petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan bangsa.

 

Peringati Hari Tani Nasional 2026, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi dan Dorong Kesejahteraan Petani Jawa Timur

Iki Radio – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petani di Jawa Timur atas kerja keras dan kontribusinya dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Apresiasi tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional 2026 yang jatuh pada Kamis (24/9/2026).

Khofifah menegaskan bahwa petani memiliki peran strategis sebagai penggerak perekonomian desa dan pilar kedaulatan bangsa. Momen peringatan ini diharapkan menjadi peneguh komitmen bersama untuk membangun sektor pertanian yang modern, mandiri, dan berkelanjutan.

"Selamat Hari Tani Nasional Tahun 2026 kepada seluruh petani, khususnya para petani di Jawa Timur. Terima kasih atas kerja keras, ketekunan, dan pengabdian panjenengan semua. Dari tangan para petani, pangan tersedia, ekonomi desa bergerak, dan ketahanan bangsa terus terjaga," ujar Khofifah.

 

Pertahankan Posisi Lumbung Pangan Nasional

Peran besar petani Jatim terbukti dari keberhasilan menjaga posisi sebagai produsen padi dan beras tertinggi di Indonesia sejak 2020 hingga Semester I 2026.

Berdasarkan data BPS Jawa Timur, sepanjang 2025 produksi padi Jatim mencapai 10,44 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) dari luas panen 1,84 juta hektare. Tren positif ini berlanjut pada periode Januari–Oktober 2026, di mana produksi padi diperkirakan mencapai 9,86 juta ton GKG (naik 5,13 persen) dan produksi beras mencapai 5,69 juta ton (naik 5,13 persen) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Capaian ini merupakan buah dari kerja keras para petani, penyuluh, kelompok tani, serta seluruh pemangku kepentingan sektor pertanian. Posisi sebagai lumbung pangan Indonesia harus terus kita jaga dan perkuat," tegas Khofifah.

 

Fokus Kesejahteraan dan Modernisasi Sektor Pertanian

Khofifah menekankan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya diukur dari tingginya hasil panen, tetapi juga harus berdampak pada kesejahteraan petani. Pemprov Jatim berkomitmen memperkuat ekosistem pertanian dari hulu ke hilir melalui bantuan benih unggul, pupuk, perbaikan irigasi, mekanisasi, hingga kepastian pasar.

Selain itu, modernisasi dan digitalisasi sektor pertanian terus didorong untuk menghadapi tantangan perubahan iklim. Khofifah juga mengajak generasi muda untuk aktif terjun ke bisnis pertanian modern.

"Masa depan pangan berada di tangan generasi muda. Mari kita bangun pertanian sebagai sektor yang modern, inovatif, menguntungkan, dan membanggakan agar semakin banyak anak muda tertarik menjadi petani maupun wirausaha pertanian," pungkasnya.

 

close
Pasang Iklan Disini