Yang Luput Dari Perhatian, Terdapat Pesan Mendalam dari Kontingen PDAM Dalam CNS 2026

Iki Radio - Meski tampil sederhana, ternyata ada makna paling dalam yang ingin ditunjukan kontingen perumdam Tirta dharma Purabaya, atau yang dikenal dengan sebutan PDAM Kabupaten Madiun, dalam ajang caruban night solidarity (CNS) sabtu (22/8/2026) lalu.

Sayangnya hal ini tidak disadari oleh sebagian besar penonton. Bahkan pembawa acara atau MC di panggung kehormatan pun, tidak menyadari adanya pesan penting yang ingin disampaikan kontingen dari salah satu perusahaan milik pemkab madiun itu.

"Dan tentunya bersama kita menyambut yakni mobil maskot dari PDAM Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun,” ujar MC dalam menyambut kedatangan kontingen PDAM Kabupaten Madiun.

"Dengan senyum yang tulus dan dedikasi yang tinggi, para karyawan memulai hari saling menyapa, bekerja bersama, dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Karena bagi kami, air bukan sekadar kebutuhan, melainkan sumber kehidupan yang harus dijaga dan disalurkan dengan penuh tanggung jawab," lanjutnya.

"Pelayanan yang berkualitas merupakan salah satu prioritas utama perusahaan melalui pelayanan yang responsif, ramah, dan profesional. Kami siap membantu pelanggan dalam memperoleh informasi, menyampaikan keluhan, serta memenuhi berbagai kebutuhan layanan air minum," imbuhnya dalam membacakan narasi terkait pelayanan PDAM Kabupaten Madiun.

"Setiap proses pelayanan dilakukan dengan mengedepankan ketepatan, transparansi, dan kepuasan pelanggan sebagai wujud komitmen kami dalam memberikan layanan yang terbaik," tambahnya.

"Dan Bapak, Ibu, Hadirin, Tamu Undangan yang berbahagia, boleh kita berikan tepuk tangan yang meriah untuk PDAM Kabupaten Madiun!," pungkas MC sebelum mempersilahkan kontingen melanjutkan perjalanan.

Meski hanya beberapa menit di depan panggung kehormatan, dipimpin langsung Direktur Utama, Imansyah Novianto, PDAM Kabupaten Madiun tampil dengan gerakan sederhana, namun menunjukkan kekompakan, dan semangat kebersamaan.

Kekompakan dan kebersamaan serta semangat kekeluargaan, dan solidaritas untuk korban bencana di Nusa tenggara Timur (NTT).

Hal ini dapat dilihat dari adanya pita hitam yang terpasang disetiap seragam peserta. Sesuai dengan nama kegiatan untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama yang tertimpa musibah dan bencana di NTT.

Pita Hitam yang dipakai di lengan baju atau disematkan di dada sebagai rasa empati kepada korban musibah, bencana alam, atau orang terdekat yang meninggal. Sebagai simbol solidaritas, yang menunjukkan dukungan moral kepada kelompok atau masyarakat yang sedang mengalami masa sulit.

Dan dari seluruh peserta yang tampil dalam Caruban Night Solidarity, mungkin hanya kontingen PDAM yang mengenakannya.(*)

 

 

close
Pasang Iklan Disini