Iki Terbaru/Paling Greeess

BNPB Hadirkan Edukasi Kebencanaan Interaktif di ADEXCO 2026

Iki Radio - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghadirkan informasi dan edukasi kebencanaan secara interaktif melalui pameran Asia Disaster Management and Civil Protection Expo & Conference (ADEXCO) 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta.


Keikutsertaan BNPB dalam ADEXCO 2026 tidak hanya menampilkan informasi mengenai penanggulangan bencana, tetapi juga mengajak masyarakat mengenali berbagai ancaman bencana serta pentingnya kesiapsiagaan. Edukasi tersebut disampaikan melalui materi visual dan kegiatan interaktif di booth BNPB yang berada di Hall D2.

Dalam pameran indoor, BNPB menampilkan berbagai produk dan materi edukasi kebencanaan, antara lain maket diorama kebencanaan, miniatur sistem peringatan dini atau early warning system (EWS), maket mobil dan perahu BNPB, maket rumah aman gempa, buku, serta berbagai produk informasi kebencanaan lainnya.

"Pengunjung dapat melihat secara langsung maket kebakaran hutan dan lahan serta maket erupsi Gunung Semeru. Materi tersebut memberikan gambaran visual mengenai karakteristik bencana sehingga pengunjung dapat lebih mudah memahami ancaman dan risiko yang dapat terjadi di lingkungan sekitar," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam keterangannya, Jumat (11/9/2026).

Selain materi berbentuk maket, BNPB memperkenalkan Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI) sebagai salah satu layanan informasi kebencanaan. Melalui DIBI, pengunjung dapat mengenal data kejadian bencana di Indonesia serta memahami pemanfaatan data kebencanaan dalam meningkatkan pengetahuan mengenai risiko bencana.

Edukasi di booth BNPB juga diperkuat melalui kuis kebencanaan yang digelar dua kali setiap hari. Pertanyaan dalam kuis mencakup pengetahuan mengenai tahapan penanggulangan bencana, mulai dari kondisi prabencana, saat terjadi bencana, hingga pascabencana.

Kuis tersebut menjadi sarana interaksi langsung antara BNPB dan pengunjung. Melalui pendekatan yang lebih ringan dan interaktif, masyarakat tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga dapat menguji pengetahuan mengenai langkah yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi.

Berbagai informasi kebencanaan juga ditampilkan melalui layar televisi di area booth. Penyajian secara visual tersebut melengkapi materi pameran sekaligus memudahkan pengunjung dari berbagai latar belakang untuk memperoleh informasi kebencanaan.

Selain pameran indoor, BNPB bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TNI, dan BPBD Jawa Timur juga menggelar pameran outdoor. Area tersebut menampilkan kendaraan command centre, mobil rescue truck, Mosipena, dan perahu amfibi yang dapat dikunjungi pengunjung secara langsung.

BNPB juga menampilkan dokumentasi foto dan video melalui galeri pembelajaran bencana Siklon Tropis Senyar. Dokumentasi tersebut memuat data mengenai proses kejadian, dampak yang ditimbulkan, serta upaya penanganan mulai dari tahap prabencana, tanggap darurat, hingga pascabencana.

Partisipasi BNPB dalam ADEXCO 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap informasi kebencanaan. Informasi yang mudah dipahami menjadi salah satu unsur penting dalam membangun kesiapsiagaan karena pengetahuan mengenai ancaman dan risiko dapat membantu masyarakat menentukan langkah yang tepat ketika menghadapi bencana.

Di sisi lain, ADEXCO 2026 menjadi ruang pertemuan berbagai pemangku kepentingan yang bergerak di bidang manajemen bencana dan perlindungan sipil. Kehadiran berbagai teknologi, inovasi, dan solusi kebencanaan membuka peluang pertukaran pengetahuan serta penguatan kolaborasi dalam menghadapi risiko bencana.

Melalui keikutsertaan dalam ADEXCO 2026, BNPB terus mendorong penanggulangan bencana yang tidak hanya berfokus pada penanganan ketika bencana terjadi, tetapi juga memperkuat upaya pencegahan, kesiapsiagaan, dan pengurangan risiko bencana.

Pameran ADEXCO 2026 berlangsung hingga Sabtu (12/9/2026) di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Selama pameran berlangsung, booth BNPB di Hall D2 menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi sekaligus meningkatkan pengetahuan mengenai kebencanaan melalui berbagai kegiatan edukatif dan interaktif.

 

Hadiri Rakor LP2B Jawa Timur, Bupati Madiun Komitmen Jaga Lahan Pertanian Produktif

Iki Radio – Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menghadiri Rapat Koordinasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan Transformasi Layanan Pertanahan se-Jawa Timur di Ruang Rapat Hayam Wuruk, Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Surabaya, Jumat (11/9/2026).

Rakor tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Sekda Jatim Adhi Karyono, Kakanwil BPN Jatim Muhammad Naim, serta seluruh kepala daerah se-Jawa Timur.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Madiun untuk terus menjaga keberlangsungan sektor pertanian yang menjadi fondasi ketahanan pangan daerah maupun nasional.

"Ketahanan pangan adalah masa depan kita bersama. Melalui pengintegrasian LP2B ke dalam RTRW/RDTR serta integrasi data pertanahan dan perpajakan (BPHTB), kita berkomitmen penuh untuk memproteksi lahan pertanian produktif di Kabupaten Madiun sekaligus memberikan kemudahan layanan bagi masyarakat," tegas Hari Wuryanto.

Sementara itu, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid menyampaikan apresiasi tinggi atas kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur beserta pemerintah kabupaten/kota. Penetapan LP2B di Jawa Timur saat ini telah mencapai 87,34% dari Lahan Baku Sawah (LBS). Capaian ini berhasil melampaui target nasional sebesar 87% yang sejatinya ditargetkan selesai pada 2029 sesuai Perpres Nomor 12 Tahun 2025.

"Saya berterima kasih dan apresiasi sekali dari Jawa Timur. Belum tahun 2029, usulannya sudah mencapai angka 87,34%. Harusnya pekerjaan selesai tahun 2029, sudah selesai di bulan September 2026," ujar Nusron Wahid.

Menteri Nusron juga mengimbau seluruh kepala daerah untuk segera menindaklanjuti penetapan LP2B ini dengan memasukkannya ke dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) masing-masing daerah agar memiliki kepastian hukum dan tata ruang yang mengikat.

"RTRW itu menjadi panglima dalam pembangunan. Kompas atas pembangunan ini adalah rencana tata ruang dan wilayah," lanjut Nusron.

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, menambahkan bahwa capaian impresif ini merupakan hasil kolaborasi erat antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Tercatat, sebanyak 18 kabupaten/kota di Jatim telah memenuhi target melalui LP2B murni, sementara 11 kabupaten/kota lainnya mencapai target dengan faktor penambah.

Musim Kemarau, Distribusi Beras SPHP Bulog Madiun Tembus 120 Persen

Iki Radio — Perum Bulog Kantor Cabang Madiun mencatatkan realisasi penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang signifikan sepanjang tahun 2026. 

Hingga saat ini, distribusi pasokan beras tersebut telah menembus angka 10.000 ton lebih atau mencapai 120 persen dari target yang ditetapkan.

Pimpinan Bulog Kantor Cabang Madiun, Agung Sarianto, menyampaikan bahwa capaian ini melampaui target awal yang dipatok untuk tahun 2026.

"Target awal kami untuk tahun 2026 sebesar 8.000 ton. Namun hingga pertengahan September ini, penyaluran sudah menembus lebih dari 10.000 ton. Melihat tren permintaan pasar, kami optimis distribusi beras SPHP hingga akhir tahun 2026 bisa menyentuh angka 15.000 ton," ujar Agung, Jum'at (11/9/2026).

Langkah intervensi pasar secara masif ini dilakukan bukan tanpa alasan. Faktor musim kemarau yang memicu penurunan hasil panen petani lokal menjadi penyebab utama berkurangnya ketersediaan beras di pasaran. 

Situasi tersebut berpotensi memicu lonjakan harga pangan di tingkat konsumen jika tidak segera diantisipasi.

Sebagai bentuk mitigasi, Bulog Madiun terus memperkuat pasokan di pasar-pasar tradisional yang menjadi pilar ekonomi masyarakat. Fokus pengawasan dan penjagaan stok menyasar tiga daerah yang menjadi cakupan wilayah layanan Bulog Madiun, yaitu Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ngawi.

Melalui penggelontoran beras SPHP ini, ketersediaan bahan pokok di masyarakat dipastikan tetap terjaga, sehingga stabilitas harga beras di wilayah Madiun dan sekitarnya tetap terkendali selama masa kemarau.(ir)

Top

Kapas Biru Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara, Kelestarian Tetap Jadi Prioritas

Iki Radio - Kunjungan wisatawan asal Tiongkok ke Air Terjun Kapas Biru, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, menjadi momentum untuk memperkuat promosi sekaligus menjaga kelestarian destinasi wisata alam tersebut.


Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, mengatakan potensi wisata alam Lumajang perlu terus diperkenalkan tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.

“Potensi wisata alam Lumajang sangat luar biasa. Ini menjadi kesempatan bagi kita untuk terus menjaga keindahan dan kelestariannya, sekaligus memperkenalkan destinasi wisata Lumajang kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan mancanegara,” ujar Dewi Natalia, Kamis (10/9/2026).

Air Terjun Kapas Biru merupakan salah satu destinasi wisata alam di Kecamatan Pronojiwo yang dikenal dengan lanskap air terjun, tebing, dan vegetasi hijau.

Menurut Dewi, meningkatnya perhatian terhadap destinasi wisata perlu diimbangi dengan pengelolaan yang memperhatikan kenyamanan wisatawan dan keberlanjutan lingkungan.

“Jangan hanya mengejar jumlah kunjungan. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana wisatawan mendapatkan pengalaman yang baik dan alam tetap terjaga. Dengan begitu, wisata kita bisa tumbuh secara berkelanjutan,” katanya.

Ia menilai kebersihan, keamanan, kenyamanan, dan kelestarian lingkungan menjadi bagian penting dalam pengembangan destinasi wisata alam.

Peran masyarakat, pengelola, pemerintah, dan wisatawan juga diperlukan agar aktivitas pariwisata tidak mengurangi daya tarik alam yang menjadi kekuatan utama destinasi.

Kunjungan wisatawan mancanegara ke Kapas Biru juga dinilai membuka peluang promosi secara lebih luas, termasuk melalui dokumentasi dan pengalaman yang dibagikan melalui media digital.

Namun, Dewi menekankan bahwa promosi perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga kualitas kawasan agar pengalaman yang diperoleh wisatawan tetap positif.

Pemkab Lumajang mendorong pengembangan wisata alam dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap mempertahankan karakter lingkungan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengunjung.

Dengan pendekatan tersebut, Air Terjun Kapas Biru diharapkan dapat terus menarik wisatawan sekaligus tetap terjaga sebagai aset wisata alam Kabupaten Lumajang.

 

STMM Yogyakarta Raih Rekor MURI dengan 1.541 Karakter Animasi dan Game Karya Mahasiswa

Iki Radio - Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta berhasil mencatatkan Rekor MURI kategori “Karakter Animasi dan Game Terbanyak Karya Mahasiswa dari Satu Perguruan Tinggi” dengan menghasilkan 1.541 karakter.

Pemberian Piagam Muri oleh Senior Representative atau Kepala MURI Semarang, Ari Andriani, dan diterima oleh Ketua Sekolah Tinggi Multi Media Dr. H. R.M. Agung Harimurti, M. Kom serta pengalungan medali kepada Ketua Program Studi Animasi Atmaja Septa Miyosa M.Sn

Pencapaian tersebut diraih bertepatan dengan Wisuda Program Sarjana dan Sarjana Terapan Periode I Tahun Akademik 2026/2027 yang meluluskan 188 wisudawan dan wisudawati di Yogyakarta, Rabu (9/9/2026).

Sebanyak 1.541 desain karakter tersebut merupakan karya 416 mahasiswa Program Studi Animasi dan Teknologi Permainan yang mengikuti mata kuliah Desain Karakter pada periode 2021–2026.

Karya-karya tersebut kemudian dihimpun dalam buku berjudul Desain Karakter Animasi dan Game. Dokumentasi karya ini menjadi bagian dari upaya STMM Yogyakarta menuju Kampus 1000 IP (Intellectual Property).

Piagam Rekor MURI diserahkan oleh Ari Andriani, Senior Representative atau Kepala MURI Semarang, dan diterima oleh Ketua Sekolah Tinggi Multi Media, Dr. H. R.M. Agung Harimurti. Penghargaan tersebut juga ditandai dengan pengalungan medali kepada Ketua Program Studi Animasi, Atmaja Septa Miyosa.

Pencapaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-41 STMM Yogyakarta. Rekor MURI ini menegaskan komitmen STMM dalam mencetak talenta digital yang unggul, kreatif, inovatif, dan berdaya saing.

Melalui karya mahasiswa yang terdokumentasi dan dikembangkan menjadi kekayaan intelektual, STMM Yogyakarta terus mendorong penguatan ekosistem pendidikan di bidang animasi dan teknologi permainan sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk menghasilkan karya yang bernilai dan berkelanjutan.

 

Wamen Nezar: Algoritma Platform Digital Kini Turut Menentukan Arus Informasi Publik

Iki Radio - Perubahan pola konsumsi informasi membuat distribusi berita tidak lagi sepenuhnya berada di tangan ruang redaksi. Algoritma platform digital kini turut menentukan informasi yang diterima masyarakat berdasarkan perilaku pengguna.

Wamenkomdigi Nezar Patria menjadi narasumber dalam Diskusi Panel Dewan Profesor Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya di Jakarta Selatan. (foto: Humas Kemkomdigi)


Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, mengatakan, perubahan tersebut perlu menjadi perhatian karena platform digital berkembang pesat dan secara bertahap menggeser pola hubungan antara media dengan audiens.

“Saat ini media kehilangan audiens, yang mengontrol audiens adalah platform. Platform media sosial berkembang jauh lebih cepat, lebih dalam, lebih agresif, sehingga menggeser pola hubungan antara media konvensional dan media tradisional dengan audiens,” ujar Wamen Nezar dalam Diskusi Panel Dewan Profesor Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya di Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).

Menurut Wamen Nezar, pergeseran kendali distribusi informasi tersebut semakin kuat dengan penggunaan algoritma yang mempelajari perilaku pengguna. Setiap interaksi pengguna menjadi data yang dimanfaatkan platform untuk menentukan konten yang kembali ditampilkan.

“Jadi semua yang kita berikan tanda likes itu kemudian dicatat dalam machine learning yang dipakai oleh media sosial. Jadi apa yang kita suka akan selalu datang kepada kita, itulah yang disebut dengan echo chamber,” jelasnya.

Ia menilai pola tersebut turut menghadirkan tantangan terhadap kepercayaan publik terhadap informasi. Wamen Nezar mengutip Reuters Institute Digital News Report 2026 yang melibatkan lebih dari 100 ribu responden di 48 negara.

Berdasarkan laporan tersebut, media sosial dan platform video telah menjadi sumber berita yang lebih banyak diakses daripada televisi maupun situs berita resmi di 30 negara. Sementara itu, kurang dari empat dari 10 responden menyatakan percaya terhadap berita.

“Yang terjadi adalah bukan delivering the truth, tetapi creating the perception, membentuk persepsi,” tegas Wamen Nezar.

Tantangan terhadap ekosistem informasi tersebut semakin kompleks dengan perkembangan kecerdasan artifisial (AI), termasuk penggunaannya dalam produksi berita.

Wamen Nezar mengingatkan bahwa manipulasi data dapat menyebabkan sistem AI menghasilkan keluaran yang keliru. Karena itu, penggunaan teknologi tersebut perlu disertai perhatian terhadap integritas data dan informasi.

Menurutnya, perkembangan teknologi harus tetap diiringi upaya menjaga kualitas serta integritas informasi yang diterima masyarakat. Pemerintah telah menyiapkan pedoman etika AI, termasuk pedoman penggunaan AI dalam jurnalistik yang dirumuskan Dewan Pers.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan peta jalan kecerdasan artifisial Indonesia untuk lima tahun ke depan. Berbagai langkah tersebut diarahkan untuk memastikan pemanfaatan teknologi berkembang secara bertanggung jawab tanpa mengorbankan kualitas informasi publik.

Wamen Nezar menekankan bahwa di tengah perubahan ekosistem informasi dan perkembangan teknologi yang semakin cepat, integritas informasi menjadi salah satu hal penting yang perlu terus dijaga oleh pemerintah, media, platform digital, maupun masyarakat.

 

Langkah Perdana di Asian Games 2026: Timnas Basket Indonesia Harus Mengakui Keunggulan Jepang

Iki Radio – Tim nasional basket putra Indonesia harus mengawali perjuangan mereka di ajang Asian Games 2026 dengan hasil yang kurang menggembirakan. Berlaga di Aichi International Arena, Nagoya, pada Kamis (10/9), skuad Garuda asuhan pelatih David Singleton harus mengakui keunggulan tuan rumah Jepang setelah menelan kekalahan dengan skor 53-98.

Dalam laga ini, Lester Prosper tampil sebagai pencetak angka terbanyak bagi Indonesia setelah membukukan 13 poin. Penampilan solid juga ditunjukkan oleh Yudha Saputera yang sukses menyumbang double digit lewat torehan 12 poin.


Sempat Terganggu Masalah Transportasi

Di balik hasil di lapangan, persiapan Andakara Prastawa dan kawan-kawan menuju pertandingan perdana ini rupanya sempat diwarnai kendala teknis. Bus jemputan yang disediakan oleh panitia penyelenggara mengalami keterlambatan hingga 41 menit tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Managing Director Badan Tim Nasional (BTN) DPP Perbasi, Jeremy Imanuel Santoso, menyampaikan kekecewaan mendalam atas pelayanan panitia lokal. Keterlambatan tersebut dinilai cukup mengganggu kesiapan tim, terlebih para pemain harus menunggu di area halte dengan fasilitas seadanya di tengah cuaca gerimis.

"Kami dari tim bola basket putra 5on5 memberikan informasi bahwa bus yang seharusnya berangkat ke venue mengalami keterlambatan tanpa informasi selama 41 menit," tegas Jeremy. "Kami sangat menyayangkan kejadian ini bisa terjadi di hari pertandingan, terlebih di saat kami menuju venue untuk melawan tim tuan rumah."

Jeremy menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Chef de Mission (CdM) serta Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) untuk menyampaikan protes resmi agar permasalahan pelayanan transportasi ini dapat dibahas secara serius dalam rapat evaluasi mendatang.

BGN Sambut Rekomendasi Kementerian HAM Perkuat Mekanisme Pemulihan Penerima Manfaat MBG

Iki Radio - Badan Gizi Nasional (BGN) menyambut baik rekomendasi Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai agar dibentuk mekanisme pemulihan bagi masyarakat yang terdampak persoalan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rekomendasi tersebut dinilai menjadi masukan konstruktif bagi BGN untuk memperkuat tata kelola MBG, khususnya dalam memastikan perlindungan dan pemenuhan hak masyarakat sebagai penerima manfaat program.

Menteri HAM Natalius Pigai sebelumnya merekomendasikan BGN membentuk unit pemulihan korban agar penanganan terhadap masyarakat yang terdampak persoalan dalam pelaksanaan MBG dapat dilakukan secara lebih sistematis

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, mengatakan pihaknya terbuka terhadap rekomendasi dan evaluasi dari berbagai pihak sebagai bagian dari proses penyempurnaan penyelenggaraan MBG.

“Kami menyambut baik rekomendasi dari Pak Menteri HAM. Ini merupakan masukan yang sangat baik bagi BGN untuk terus melakukan perbaikan,” ujar Hidayati di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Hidayati menjelaskan, penguatan kolaborasi antara BGN dan Kementerian HAM telah memiliki landasan melalui Nota Kesepahaman Nomor 47/NK.07/10/2025 tentang Sinergitas Pengarusutamaan Hak Asasi Manusia dalam Mendukung Penyelenggaraan Pemenuhan Gizi Nasional.

Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani pada 13 Oktober 2025 dan menjadi dasar bagi kedua pihak untuk melakukan sinergi sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Ruang lingkup kerja sama mencakup pertukaran data dan informasi serta publikasi terkait pelaksanaan pemenuhan gizi nasional. Selain itu, kedua pihak juga dapat melakukan pendampingan penyelenggaraan pemenuhan gizi nasional agar sejalan dengan standar HAM.

Kerja sama juga mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang HAM serta dukungan sumber daya sesuai tugas dan fungsi masing-masing pihak.

“MoU ini menjadi salah satu landasan penting bagi kami untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian HAM. Karena itu, rekomendasi mengenai mekanisme pemulihan korban kami pandang sebagai bagian dari masukan konstruktif yang dapat dikaji dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku,” kata Hidayati.

Menurut Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, rekomendasi tersebut sejalan dengan langkah BGN yang saat ini tengah melakukan berbagai evaluasi dan perbaikan tata kelola pelaksanaan MBG.

Masukan dari Kementerian HAM, kata Hidayati, dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam penyempurnaan mekanisme penyelenggaraan program. 

“Pimpinan BGN saat ini tengah melakukan berbagai perbaikan tata kelola. Kami melihat evaluasi bukan sebagai sesuatu yang harus dihindari, melainkan sebagai proses penting untuk memastikan program ini terus berkembang dan semakin baik,” ujarnya.

Hidayati menegaskan, pembenahan tata kelola merupakan bagian penting untuk memastikan MBG dapat dilaksanakan secara semakin baik dan akuntabel.

Menurutnya, pelaksanaan program berskala nasional membutuhkan evaluasi berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Dengan demikian, setiap masukan dapat digunakan untuk memperkuat mekanisme perlindungan penerima manfaat sekaligus meningkatkan kualitas layanan. 

"Dukungan serta masukan dari Kementerian HAM dan seluruh pemangku kepentingan tentu sangat berarti dalam proses tersebut,” pungkas Hidayati.

BGN menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penyempurnaan penyelenggaraan MBG agar pemenuhan gizi masyarakat berjalan beriringan dengan perlindungan hak, akuntabilitas, serta tata kelola program yang semakin kuat.

Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan Program MBG tidak hanya memberikan manfaat dari aspek pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga menghadirkan mekanisme pelayanan dan perlindungan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

close
Pasang Iklan Disini