Iki Radio – Tim nasional basket putra Indonesia harus mengawali perjuangan mereka di ajang Asian Games 2026 dengan hasil yang kurang menggembirakan. Berlaga di Aichi International Arena, Nagoya, pada Kamis (10/9), skuad Garuda asuhan pelatih David Singleton harus mengakui keunggulan tuan rumah Jepang setelah menelan kekalahan dengan skor 53-98.
Dalam laga ini, Lester Prosper tampil sebagai pencetak angka terbanyak bagi Indonesia setelah membukukan 13 poin. Penampilan solid juga ditunjukkan oleh Yudha Saputera yang sukses menyumbang double digit lewat torehan 12 poin.
Sempat Terganggu Masalah Transportasi
Di balik hasil di lapangan, persiapan Andakara Prastawa dan kawan-kawan menuju pertandingan perdana ini rupanya sempat diwarnai kendala teknis. Bus jemputan yang disediakan oleh panitia penyelenggara mengalami keterlambatan hingga 41 menit tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Managing Director Badan Tim Nasional (BTN) DPP Perbasi, Jeremy Imanuel Santoso, menyampaikan kekecewaan mendalam atas pelayanan panitia lokal. Keterlambatan tersebut dinilai cukup mengganggu kesiapan tim, terlebih para pemain harus menunggu di area halte dengan fasilitas seadanya di tengah cuaca gerimis.
"Kami dari tim bola basket putra 5on5 memberikan informasi bahwa bus yang seharusnya berangkat ke venue mengalami keterlambatan tanpa informasi selama 41 menit," tegas Jeremy. "Kami sangat menyayangkan kejadian ini bisa terjadi di hari pertandingan, terlebih di saat kami menuju venue untuk melawan tim tuan rumah."
Jeremy menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Chef de Mission (CdM) serta Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) untuk menyampaikan protes resmi agar permasalahan pelayanan transportasi ini dapat dibahas secara serius dalam rapat evaluasi mendatang.








