Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Daerah. Show all posts
Showing posts with label Daerah. Show all posts

Madiun Jadi Barometer Jatim, BKKBN Puji Capaian Program Bangga Kencana

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menorehkan catatan positif dalam pembangunan sumber daya manusia. 

Komitmen dalam penguatan program kependudukan dan keluarga berencana mendapat apresiasi langsung dari perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam audiensi antara perwakilan BKKBN Jatim dengan Bupati Madiun, Hari Wuryanto, di Pendopo Muda Graha pada Selasa (12/5/2026).

Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Shodiqin, menyatakan bahwa berdasarkan evaluasi terbaru, indikator pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana (Bangga Kencana) di Kabupaten Madiun menunjukkan grafik yang sangat memuaskan.

"Indikator pembangunan keluarga dan kependudukan di Kabupaten Madiun menunjukkan capaian yang sangat baik. Hal ini mencerminkan keberhasilan koordinasi antar lini dalam menekan angka stunting serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat," ujar Shodiqin.

Keberhasilan ini dinilai sebagai buah dari konsistensi program lapangan yang menyentuh hingga tingkat desa dan kecamatan, sehingga target nasional dapat terpenuhi secara efektif di daerah.

Audiensi ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan langkah strategis untuk menyelaraskan kebijakan pusat dan provinsi dengan kearifan lokal Madiun. Tujuannya, memastikan setiap intervensi isu kependudukan tepat sasaran.

Fokus Utama Sinergi Pemkab Madiun dengan BKKBN diantaranya akselerasi penurunan stunting melalui pendampingan intensif di tingkat keluarga. Peningkatan Partisipasi KB dengan mendorong kesadaran masyarakat secara mandiri. Dan penguatan kader lapangan dengan mengoptimalkan peran garda terdepan dalam edukasi.

Meski mendapat rapor hijau, Bupati Madiun Hari Wuryanto mengingatkan jajarannya untuk tetap membumi dan tidak terlena dengan angka di atas kertas. Ia menekankan bahwa kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan.

"Capaian ini menjadi motivasi. Fokus kita ke depan adalah meningkatkan kualitas pelayanan dan edukasi. Target utama kita adalah mewujudkan keluarga yang berkualitas secara menyeluruh," tegas Bupati Hari saat ditemui usai acara.

Ia menambahkan bahwa edukasi berkelanjutan sangat krusial agar masyarakat memiliki kesadaran mandiri dalam membangun ketahanan ekonomi dan kesehatan keluarga. 

Dengan demikian, angka kemiskinan ekstrem dan stunting di Kabupaten Madiun dapat terus ditekan secara signifikan.

Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat peran kader, guna mewujudkan visi SDM unggul dan menjadikan Kabupaten Madiun sebagai barometer keberhasilan pembangunan keluarga di Jawa Timur.(ir)

Sinergi Sejahterakan ASN, Pemkab Madiun dan PT Taspen Teken MoU Layanan Terintegrasi

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Madiun resmi memperkuat kerja sama dengan PT Taspen (Persero) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Selasa (12/5/2026). 

Kesepakatan ini berfokus pada Peningkatan Layanan Taspen dan Kepesertaan Program Taspen Group bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Madiun.

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan perlindungan jaminan sosial bagi para abdi negara, baik saat masih aktif berdinas maupun ketika memasuki masa purna tugas.

Kepala PT Taspen Cabang Madiun, Susilo, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan birokrasi yang lebih lincah melalui digitalisasi layanan. Menurutnya, akurasi data dan koordinasi yang efektif adalah kunci utama.

“Kualitas layanan Taspen sangat dipengaruhi oleh efektivitas koordinasi dan pertukaran data. Tujuan kami jelas: memangkas birokrasi, mempercepat proses klaim, dan memastikan hak peserta diterima secara tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran,” ujar Susilo.

Ia juga menekankan bahwa jajaran Pemkab Madiun merupakan mitra strategis sekaligus garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan ASN di daerah. Melalui MoU ini, diharapkan hambatan administratif dapat diminimalisir sehingga layanan program unggulan Taspen Group dapat diakses lebih cepat dan transparan.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif PT Taspen. Kerja sama ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin hak-hak pegawai negeri, terutama di hari tua.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Madiun, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih. Insya Allah, PT Taspen transparan dalam pengelolaannya,” tutur Bupati.

Beberapa poin krusial yang disambut baik oleh Bupati dalam optimalisasi kerja sama ini meliputi peningkatan klaim secara otomatis, pemanfaatan aplikasi sistem informasi pengelolaan gaji, dan penyelenggaraan sosialisasi intensif bagi ASN.

Bupati Hari Wuryanto berharap sinergi ini tidak hanya berhenti di atas kertas, namun diimplementasikan secara nyata agar manfaatnya langsung dirasakan oleh seluruh ASN.

“Saya harap sinergi ini terus diperkuat sehingga memudahkan peserta mengakses berbagai layanan Taspen secara praktis dan efisien,” pungkasnya.(ir)

Bukan Gerai Baru di Caruban, Ini Sejarah Tomoro Coffe

Iki Radio -  PT Kopi Bintang Indonesia, berdagang dengan nama Tomoro Coffee, adalah sebuah perusahaan asal Indonesia yang bergerak di usaha kedai kopi. 

Perusahaan ini didirikan oleh Xing Wei "Star" Yuan dan Fish Sun pada tahun 2022. Berkantor pusat di Landmark Pluit, Tomoro Coffee saat ini mengoperasikan lebih dari 600 gerai di seluruh Indonesia, menjadikannya sebagai salah satu jaringan kopi terbesar di Indonesia.

Tomoro Coffee dicetuskan oleh Xing Wei Yuan, atau dikenal pula sebagai "Star Yuan". 

Pengusaha lulusan Universitas Nasional Singapura tersebut sebelumnya menjabat sebagai Direktur Manajemen Produk Oppo, serta berperan sebagai salah satu pendiri dari J&T Express.

Menurut Star, Tomoro Coffee adalah usaha pertamanya di bidang makanan dan minuman. 

Star mendirikan Tomoro Coffee bersama dengan Fish Sun yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua perusahaan. 

Mereka pindah ke Jakarta pada tanggal 11 April 2022. Empat bulan kemudian, tepatnya pada tanggal 9 Agustus 2022, gerai pertama Tomoro Coffee dibuka di Landmark Pluit, pusat bisnis yang saat ini menjadi kantor pusat perusahaan.

Tomoro Coffee terus berkembang pesat pada tahun-tahun berikutnya. Dalam 2 tahun, perusahaan ini telah membuka lebih dari 600 gerai di seluruh Indonesia, dengan jumlah gelas kopi yang dijual mencapai 30 juta per tahun.

Target mereka adalah untuk membuka 2 gerai baru setiap harinya dan mengembangkan bisnis ke mancanegara, dengan target utama berupa Singapura, Tiongkok, dan Filipina.

Salah satu inovasi yang digunakan oleh Tomoro Coffee adalah penggunaan mesin kopi otomatis Eversys E’4 yang mampu memproduksi 1.200 gelas kopi per hari.

Mereka juga dikenal karena strategi promosi secara daring, dengan peluncuran aplikasi seluler untuk membantu pelanggan dalam pemesanan.

Alih-alih waralaba, Tomoro Coffee menggunakan sistem kemitraan untuk dapat mengembangkan usaha mereka.

Produk

Tomoro Coffee menjual kopi berbasis arabika sebagai produk andalan mereka. Terdapat beberapa varian kopi yang ditawarkan, termasuk kopi susu gula aren, kopi pandan, kopi kelapa, dan frappé. Selain itu, perusahaan ini juga menjual produk non-kopi seperti limun, teh, cokelat, matcha, dan kue kering seperti kroisan dan roti gulung kayu manis.

Ekspansi ke Caruban, Tomoro Coffee Resmi Buka Gerai di Depan Stasiun Caruban

Iki Radio – Kabar gembira bagi pecinta kopi dan komunitas kreatif di wilayah Kabupaten Madiun. 

Jaringan kopi modern yang tengah berkembang pesat, Tomoro Coffee, secara resmi menggelar Grand Opening gerai terbarunya di pusat kota Caruban pada Senin (11/5/2026).

Kehadiran gerai ini menandai langkah strategis Tomoro Coffee dalam menjangkau lebih banyak pelanggan di Jawa Timur, khususnya sebagai penyangga Kota Madiun.

Terletak di lokasi yang sangat strategis, tepatnya di Jalan Stasiun No.5, Krajan, Kecamatan Mejayan (depan Stasiun Caruban), gerai ini langsung menyedot perhatian masyarakat, mulai dari komunitas hingga kalangan anak muda.

Pemilik Tomoro Coffee Caruban, Amin Cahyadi, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Caruban didasari oleh potensi perkembangan daerah yang sangat besar.

"Kita melihat Caruban ini luar biasa. Anak mudanya mulai banyak komunitas, ada yang kerja sambil bawa laptop (Work From Cafe), ada komunitas hobi juga. Jadi kita ingin hadir bukan hanya sebagai tempat ngopi, tapi tempat berkumpul dan bersosialisasi,” ujar Amin.

Hingga saat ini, Tomoro Coffee telah memiliki 86 cabang yang tersebar di wilayah Madiun, Ngawi, Jember, hingga Banyuwangi.

Di wilayah Madiun Raya sendiri, Tomoro telah hadir di titik-titik kunci seperti depan Stasiun KAI Madiun, Sun City Madiun, Ngawi, dan Ponorogo.

Gerai terbaru ini mengusung konsep minimalis modern dengan dominasi warna putih dan oranye yang segar. 

Selain area hangout yang nyaman, Tomoro Coffee Caruban juga dilengkapi dengan fasilitas ruang meeting yang dapat digunakan untuk rapat formal maupun kegiatan komunitas. 

Pelanggan dapat menikmati berbagai pilihan kopi berbahan dasar biji kopi 100% Arabika dengan menu andalan seperti Tomoro Aren Latte, yaitu kopi susu gula aren yang lembut. Coconut Latte yang menjadi Perpaduan unik kopi dengan kesegaran kelapa. Dan Manuka Oat Latte yaitu pilihan sehat dengan madu Manuka dan susu gandum.

Aneka Pastry, seperti Butter Croissant dan Choco Danish sebagai pendamping.

Kehadiran investasi retail ini mendapat apresiasi positif dari Pemerintah Kabupaten Madiun. 

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Madiun, Puji Rahmawati, yang hadir dalam acara tersebut menyatakan dukungannya.

“Alhamdulillah sekarang ada lagi tempat yang representatif untuk anak muda. Lokasinya juga strategis di depan stasiun, jadi masyarakat bisa sambil menikmati suasana di sini. Semoga bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi dan keramaian di wilayah Caruban,” kata Puji.(ir)

Dua Perda Baru Jatim Disahkan, Perseroda PJU dan Nomenklatur Dinas

Iki Radio - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi mengesahkan dua rancangan peraturan daerah (Raperda) dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jatim, Surabaya, Senin (11/5/2026).

Dua raperda tersebut, yakni perubahan bentuk hukum PT Petrogas Jatim Utama (PJU) menjadi Perseroda Petrogas Jatim Utama, dan perubahan Kelima atas Perda Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Jatim, Blegur Prijanggono, dihadiri jajaran pimpinan DPRD serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, Sekdaprov Adhy Karyono, dan kepala perangkat daerah.

"Seluruh fraksi menyetujui dan mengesahkan kedua raperda menjadi perda. Ada beberapa catatan yang perlu segera ditindaklanjuti oleh Pemprov Jatim,” ujar Blegur.

Gubernur Khofifah menegaskan, perubahan status hukum PJU menjadi perseroda bertujuan memperkuat pengelolaan sektor energi, menjamin efektivitas dan akuntabilitas usaha, serta meningkatkan pendapatan asli daerah.

Perseroda diharapkan berperan lebih besar dalam pengelolaan migas, energi, sumber daya mineral, hingga kepelabuhanan.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga menekankan pentingnya optimalisasi peran BUMD sebagai instrumen pembangunan daerah yang Profesional, adaptif, dan berorientasi pada kemanfaatan publik.

Selain itu, perubahan nomenklatur Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menjadi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif dilakukan sebagai tindak lanjut kebijakan nasional untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif daerah.

Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD Jatim atas dukungan dan kerja sama selama proses pembahasan dua raperda tersebut.

Gubernur Khofifah, berharap penetapan kedua Perda tersebut Dapat semakin memperkuat penyelenggaraan pemerintahan daerah yang akuntabel, Efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Semoga membawa penyelenggaraan pemerintahan yang lebih akuntabel dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. 

Tiba di Banyuwangi, Bupati Ipuk dan Komponen Lintas Agama Sambut Kedatangan Biksu Thudong

Iki Radio - Para biksu Thudong tiba di kelenteng atau Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Tik Liong Tian, Rogojampi, Banyuwangi, Senin (11/5/2026). Mereka disambut hangat oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, pengurus yayasan TTID, umat Tri Dharma dan masyarakat lintas agama.

Kesenian barongsai ikut memeriahkan kedatangan mereka yang berjumlah 56 orang itu. Para biksu juga mencuci kaki, menebar bunga, dan seremoni.

Bupati Ipuk menyampaikan penghormatan kepada para biksu yang telah tulus dan sabar akan menempuh perjalanan ribuan kilometer melakukan perjalanan spiritual. 

Mereka tiba di Banyuwangi dengan keadaan selamat dan sehat. Setelah itu mereka akan berjalan ratusan kilometer lagi untuk sampai ke titik tujuan akhir, yaitu Candi Borobudur sebagai pusat perayaan Waisak tahun ini.

“Ini adalah kebanggaan tersendiri bagi Banyuwangi karena menjadi salah satu kota persinggahan dalam perjalanan thudong tahun ini,” ungkap Ipuk.

Perjalanan mereka menjadi bagian dari Indonesia Walk for Peace 2026 yang diikuti 50 biksu dari Thailand, Malaysia, Laos, dan 6 biksu dari Indonesia.

Ipuk mengatakan, perjalanan spiritual para biksu Thudong membawa pesan tentang perdamaian, kemanusiaan, dan persaudaraan di tengah keberagaman.

"Di Banyuwangi, masjid, gereja, pura, vihara, dan klenteng hidup berdampingan. Masyarakatnya guyub, saling membantu. Keberagaman bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk saling menguatkan," ujar Ipuk.

Perjalanan spiritual para biksu thudong akan berlangsung selama sekitar tiga pekan untuk mengikuti rangkaian perayaan Hari Raya Waisak di Candi Borobudur pada 31 Mei 2026. Total jarak perjalanan menuju Borobudur mencapai sekitar 666 kilometer.

Ketua Panitia Klenteng Tik Liong Tian, Siswanto mengatakan, selama perjalanan para biksu akan singgah di sejumlah vihara dan tempat peribadatan yang telah disiapkan panitia di berbagai daerah.

Setelah dari Rogojampi, para biksu melanjutkan perjalanan menuju Vihara Jaya Manggala di Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran. 

"Di lokasi tersebut mereka akan beristirahat dan menginap sebelum melanjutkan perjalanan ke Pasuruan dan daerah lainnya yang dilewati," ujarnya. 

Salah satu biksu asal Indonesia, Bhante Jinavaro (38), mengaku bersyukur dapat mengikuti perjalanan Thudong menuju Candi Borobudur. Meski harus menghadapi cuaca panas dan perjalanan panjang, ia tetap bersemangat menuntaskan ritual tersebut.

"Perjalanannya sangat bagus, walaupun banyak rintangan dan hambatan. Cuaca di Bali luar biasa panas dibandingkan di Pulau Jawa. Tapi kami tetap harus punya semangat supaya bisa sampai di Borobudur," ujar Bhante.(*)

Grand Final Duta Wisata Batam 2026, Arya dan Keizia Raih Gelar Encik dan Puan

Iki Radio - Arya Saputra dan Keizia Hirano resmi terpilih sebagai Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam 2026 pada malam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Kota Batam yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Batam di Ballroom Harmoni One, Batamcentre, Sabtu (9/5/2026) malam.

Arya dinobatkan sebagai Encik Kota Batam 2026, sementara Keizia berhasil meraih gelar Puan Duta Wisata Kota Batam 2026 setelah menyisihkan puluhan peserta lainnya dalam proses seleksi yang berlangsung ketat.

Grand final yang mengusung tema “Proud Tourism and Culture Ready for the Future” tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Wali kota Batam, Li Claudia Chandra.

Dalam sambutannya, Firmansyah berharap, para finalis, khususnya pemenang Encik dan Puan Batam 2026, dapat menjadi garda terdepan dalam mempromosikan destinasi wisata dan budaya Kota Batam.

“Kami berharap para Duta Wisata dapat berkontribusi memperkenalkan potensi wisata dan budaya Batam lebih luas lagi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sektor pariwisata Batam terus menunjukkan perkembangan positif. Pada 2025, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 1,6 juta orang atau melampaui target yang ditetapkan Pemerintah Kota Batam. Untuk 2026, target kunjungan wisatawan ditingkatkan menjadi 1,75 juta orang.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan, proses pemilihan Encik dan Puan Batam 2026 berlangsung sekitar 45 hari dan diikuti 167 peserta audisi dari berbagai latar belakang profesi.

“Setelah melalui tahapan seleksi, terpilih 20 finalis yang terdiri atas 10 encik dan 10 puan. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari wawasan, penampilan, sikap, hingga kepercayaan diri peserta,” kata Ardiwinata.

Menurutnya, sebelum memasuki grand final, para finalis juga menjalani tahapan pra-karantina dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Batam. Mereka kemudian mengikuti karantina selama empat hari di Ayola Signature Ocarina Batam untuk mendapatkan pembekalan keterampilan dan wawasan kepariwisataan.

Melalui ajang tersebut, Pemerintah Kota Batam berharap para Duta Wisata terpilih dapat menjadi wajah promosi pariwisata daerah sekaligus menginspirasi generasi muda untuk ikut melestarikan budaya dan memperkenalkan potensi Batam kepada masyarakat luas.

Gelar Reses, Waka DPRD Kabupaten Madiun Sosialisasikan Pembangunan Infrastruktur

Iki Radio – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun dari Fraksi Golkar, Mujono, menggelar kegiatan reses sekaligus sosialisasi pembangunan infrastruktur di Desa Babadan Lor, Kecamatan Balerejo, pada Jumat (8/5/2026).

Kegiatan yang berfokus pada rencana pembangunan rabat beton ini dilaksanakan di kediaman Wakil Ketua BPD, Budi Prasojo, yang terletak di wilayah RT 006 RW 002.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran perangkat desa, anggota BPD, tokoh masyarakat, para Ketua RT, serta warga setempat yang antusias mengikuti jalannya diskusi.

Dalam sambutannya, Mujono menjelaskan bahwa proyek rabat beton ini merupakan langkah nyata dalam merespons aspirasi warga terkait perbaikan jalan lingkungan.

Rencananya, pembangunan akan mencakup wilayah yang cukup luas, mulai lingkungan RT 05 hingga RT 22, Desa Babadan Lor.

"Pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan desa serta memperlancar mobilitas ekonomi dan sosial masyarakat sehari-hari," ujar Mujono.

Selain sebagai ajang sosialisasi teknis, agenda reses ini dimanfaatkan Mujono untuk berdialog langsung dengan konstituen. 

Ia menekankan pentingnya pembangunan yang merata dan berkelanjutan di wilayah pedesaan agar tidak ada ketimpangan fasilitas antarwilayah.

Warga Desa Babadan Lor menyambut positif rencana tersebut. Mereka berharap proses pengerjaan dapat segera terealisasi tanpa kendala berarti, mengingat akses jalan yang layak merupakan kebutuhan primer bagi aktivitas warga.

Pemerintah Desa Babadan Lor turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh DPRD Kabupaten Madiun, khususnya melalui Fraksi Golkar.

Dukungan anggaran dan pengawasan dari legislatif dinilai sangat krusial dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan dan kenyamanan hidup masyarakat di tingkat desa. 

Dengan infrastruktur yang lebih baik, diharapkan roda perekonomian lokal di Kecamatan Balerejo dapat bergerak lebih cepat.(ir)

Jatim Surplus Beras, Khofifah Jajaki Peluang Ekspor ke Arab Saudi dan Dorong Modernisasi Pertanian

Iki Radio – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri gerakan panen raya dan percepatan tanam di Desa Gading, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, pada Jumat (8/5/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian guna menjaga kedaulatan pangan nasional sekaligus membidik pasar ekspor.

Produksi beras di Jawa Timur saat ini tercatat mengalami surplus yang diprediksi mampu mencukupi kebutuhan hingga tahun depan. 

Khofifah menilai kondisi ini sebagai momentum yang tepat untuk memperluas jangkauan pasar internasional.

“Katanya surplusnya cukup sampai tahun depan. Itu artinya tantangan kita adalah bagaimana kita bisa ekspor beras kita,” ujar Khofifah.

Sebagai langkah konkret, Khofifah mengaku telah menjalin komunikasi dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah. 

Fokus pembicaraan tersebut adalah menyelaraskan kualitas produksi beras Jawa Timur dengan standar kebutuhan di Arab Saudi.

“Saya sudah komunikasi dengan Pak Faisal Abdullah. Kita coba lihat kesesuaian antara beras yang kita produksi dengan kualitas yang dibutuhkan Arab Saudi, serta menghitung seberapa banyak volume yang bisa kita kirimkan,” imbuhnya.

Selain agenda ekspor, Khofifah turut menyoroti stabilitas ekonomi di tingkat petani. Berdasarkan laporan dari Bupati Madiun, Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen di wilayah Balerejo telah mencapai Rp7.500 per kilogram.

“Alhamdulillah, harga ini diharapkan mampu memberikan penguatan kesejahteraan bagi para petani di Desa Gading, Balerejo, Madiun, dan Jawa Timur pada umumnya,” tuturnya.

Kegiatan panen raya ini juga menjadi ajang pameran inovasi teknologi pertanian modern. Berbagai alat mesin pertanian (alsintan) mutakhir seperti transplanter, drone pertanian, hingga combine harvester dioperasikan di lahan tersebut.

Khofifah memandang modernisasi adalah kunci untuk menarik minat generasi milenial dan Gen Z ke sektor agraris. 

Mengingat Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah petani muda terbanyak di Indonesia, transformasi teknologi menjadi hal yang mendesak.

“Modernisasi alsintan sangat penting. Sektor ini harus friendly bagi anak muda sehingga mereka tidak semua berbondong-bondong ke kota, melainkan tetap menjadi penguat sektor pertanian di daerah,” tegasnya.

Khofifah menyebut beras bukan sekadar bahan pangan, melainkan "produk politik" karena pengaruhnya yang besar terhadap stabilitas negara.

“Bagi Indonesia, beras ini produk politik. Ketersediaannya harus aman dan harganya harus terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat agar stabilitas sosial tetap terjaga,” jelas Khofifah.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para petani dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang ia juluki sebagai pahlawan pangan nasional dalam mewujudkan kedaulatan pangan yang berkelanjutan.(ir)

Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan 1,1 Kg Sabu dan Ribuan Obat Terlarang

Iki Radio - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun melaksanakan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), Kamis (7/5/2026).

Pemusnahan dilakukan di halaman Kantor Kejari Madiun.

Dari sejumlah barang bukti yang dihancurkan, narkotika jenis sabu seberat 1,1 kilogram menjadi poin utama dalam giat tersebut.

Pemusnahan ini merupakan bagian dari tanggung jawab Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai eksekutor putusan pengadilan guna memastikan barang bukti tidak disalahgunakan.

Seluruh barang bukti berasal dari penanganan perkara periode Desember 2025 hingga April 2026. Selain sabu dalam jumlah besar, petugas juga memusnahkan berbagai jenis obat keras dan barang sitaan lainnya.

Diantaranya Pil doble L 766 Butir, Tramadol HCL 313 Butir, Trihexyphenidyl 50 Butir.

Selain itu juga dimusnahkan barang bukti pidana umum lainnya. Diantaranya, 16 unit handphone, 2 timbangan digital, 37 potong pakaian, 52 unit perkakas, dan 8 dokumen perkara.

Kepala Kejari Kabupaten Madiun, Ahmad Hariyanto Mayangkoro, menegaskan bahwa pemusnahan dilakukan dengan cara merusak barang hingga tidak lagi memiliki nilai ekonomis maupun fungsi awal.

"Kami melaksanakan tugas pokok dan fungsi jaksa sebagai eksekutor. Langkah ini penting untuk mencegah potensi penyalahgunaan barang bukti oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar Ahmad dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).

Pemusnahan dilakukan secara terbuka sesuai dengan amar putusan pengadilan.

Hal ini sekaligus menjadi simbol ketegasan aparat penegak hukum dalam memerangi peredaran gelap narkoba di wilayah Kabupaten Madiun.

Kejari Kabupaten Madiun memastikan akan terus menindak tegas setiap pelaku tindak pidana narkotika guna memberikan efek jera dan menjaga kondusivitas masyarakat dari ancaman barang haram tersebut.(ir)

 

Pemkab Madiun Sambut Kunjungan ESDM dan Seruni Kabinet Merah Putih

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun menyambut kunjungan kerja strategis dari jajaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama organisasi istri menteri, Seruni (Solidaritas Perempuan Untuk Indonesia) Kabinet Merah Putih, pada Rabu (6/5/2026) malam.

Acara ramah tamah yang digelar di Pendopo Muda Graha tersebut menandai dimulainya rangkaian agenda penguatan akses energi nasional guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah yang dikenal sebagai "Bumi Kampung Pesilat" ini.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian nyata pemerintah pusat. Fokus utama kunjungan ini adalah rencana Penyalaan Pertama Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).

"Secara ekonomi, program BPBL dan PJUTS akan membuka akses energi yang lebih luas serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah pedesaan," ujar Bupati Hari Wuryanto.

Bantuan ini mencakup 527 Titik BPBL, program pemasangan listrik gratis bagi rumah tangga tidak mampu. Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) pemasangan lampu jalan ramah lingkungan di berbagai titik strategis. Edukasi hemat energi, dengan sosialisasi bagi ibu rumah tangga mengenai penggunaan energi yang bijak untuk menekan pengeluaran keluarga.

Kehadiran rombongan Seruni dipimpin langsung oleh Ketua Bidang IV, Sri Suparni Bahlil. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini membawa misi khusus sesuai amanat Presiden Prabowo Subianto, yakni memastikan seluruh rakyat Indonesia memiliki akses listrik pada tahun 2029.

"Kami hadir untuk membantu kementerian dalam menyukseskan program pemerintah agar akses energi merata dari Sabang sampai Merauke. Insyaallah di Kabupaten Madiun ini akan diberikan bantuan BPBL sebanyak 527 titik," ungkap Sri Suparni Bahlil.

Meski sempat mengalami keterlambatan jadwal setelah agenda padat di Sragen, rombongan mengaku terkesan dengan kehangatan penyambutan dan keunikan ornamen Pendopo Muda Graha.

Selain urusan energi, kolaborasi ini juga menyasar sektor sosial dan pendidikan. Diantaranya kunjungan langsung ke wilayah Balerejo dan sejumlah sekolah. Pemberian paket pangan bergizi dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak di Kabupaten Madiun.

Program ini dinilai selaras dengan visi Kabupaten Madiun yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera (Bersahaja).

Langkah masif dari Kementerian ESDM ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi pusat dan daerah, sehingga dampak pembangunan benar-benar dirasakan langsung oleh lapisan masyarakat terbawah secara terarah dan berkelanjutan.(ir)

Akselerasi Digitalisasi, TP PKK Kabupaten Madiun Dorong Penggunaan Sim PKK hingga Level Dasawisma

Iki Radio – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Madiun terus mematangkan langkah transformasi digital dalam tata kelola datanya. 

Memasuki hari ketiga evaluasi 10 Program Pokok PKK di Desa Krokeh, Kecamatan Sawahan, Rabu (6/5/2026), fokus utama diarahkan pada efisiensi dan akurasi data melalui sistem yang terintegrasi.

Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Fitriya Purnomo Hadi, menekankan bahwa masa depan pendataan PKK berada di tangan kelompok Dasawisma sebagai ujung tombak. 

Targetnya jelas yakni beralih dari metode manual menuju pendataan real-time melalui aplikasi Sim PKK (Sistem Informasi Manajemen Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga).

Fitriya menjelaskan bahwa penggunaan Sim PKK bertujuan agar kondisi terkini masyarakat di tingkat desa dapat terpantau langsung oleh Pemerintah Kabupaten secara akurat dan transparan.

"Kami benar-benar men-support. Ayo, kita harus bisa berubah ke digitalisasi. Jadi tidak perlu lagi kader Dasawisma harus datang ke rumah-rumah secara manual terus-menerus," tegas Fitriya.

Meskipun instrumen penilaian evaluasi tahunan secara garis besar masih serupa dengan tahun sebelumnya, Fitriya memberikan catatan khusus mengenai metode pengiriman data. 

Jika sebelumnya sebagian kader masih menggunakan layanan penyimpanan awan umum, tahun ini standarisasi sistem menjadi harga mati.

"Secara garis besar tidak ada perbedaan dari tahun lalu, penilaiannya juga sama. Cuma, yang lebih kita tekankan sekarang adalah digitalisasi. Kalau kemarin ada yang masih mengirimkan data lewat Google Drive, itu sudah lumayan. Namun, kami berharap ke depan langsung lewat Sim PKK," ungkapnya.

Menyadari tantangan teknologi di lapangan, Fitriya mendorong adanya inovasi di tingkat desa, salah satunya dengan melibatkan generasi muda yang lebih adaptif terhadap teknologi. 

Kolaborasi antara kader senior dan pemuda diharapkan mampu mempercepat proses input data agar lebih tepat sasaran.

Transformasi ini diharapkan tidak hanya sekadar mengganti kertas dengan aplikasi, tetapi membangun ekosistem data yang kuat untuk mendukung pengambilan kebijakan pembangunan di Kabupaten Madiun secara lebih presisi.(ir)


Targetkan 1 Juta Ton Tebu, PG Rejo Agung Baru Prioritaskan Kesejahteraan Petani di Musim Giling 2026

Iki Radio - Memasuki musim giling tahun 2026, Pabrik Gula (PG) Rejo Agung Baru berkomitmen melakukan lompatan besar.

Tidak sekadar mengejar angka produksi, perusahaan pelat merah ini meletakkan penguatan ekosistem kemitraan dengan petani tebu sebagai prioritas utama dalam strategi tahun ini.

Manajemen menjanjikan transformasi pelayanan, terutama terkait kelancaran arus kas (cash flow) hasil panen yang selama ini menjadi aspek krusial bagi para petani.

"Pelayanan kami ke petani akan kami tingkatkan lebih baik lagi. Kami menjamin pencairan dana hasil panen akan berjalan lancar," ujar Immam Nur Salamet, General Manager PG Rajawali Unit I PG Rejo Agung Baru, Selasa (5/5/2026).

Immam menegaskan bahwa transparansi dan ketepatan waktu dalam pencairan dana adalah harga mati dalam skema kerja sama musim ini.

Pihaknya menyadari bahwa dukungan finansial yang cepat sangat dibutuhkan petani untuk modal perawatan lahan selanjutnya.

"Tahun ini, dalam setiap pertemuan dengan petani, kami berkomitmen melakukan pencairan tepat waktu sesuai keinginan mereka. Keluhan klasik terkait keterlambatan pembayaran dipastikan tidak akan terjadi lagi," jelasnya optimis.

Dengan fondasi kemitraan yang lebih solid, manajemen optimis performa pabrik akan meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Pada musim giling 2025 lalu, PG Rejo Agung Baru menggiling 950 ribu tom tebu, dengan produksi gula mencapai 72 ribu ton.

Dan untuk musim giling tahun 2026 ini, menargetkan 1 juta ton tebu dengan target produksi 75 ribu ton gula.

"Kami optimis target ini tercapai, Insya Allah, berkat arahan dan dukungan pemerintah daerah setempat serta kemitraan kuat yang terus kami jalin dengan para petani," tambah Immam.

Musim giling PG Rejo Agung Baru resmi dimulai pada Selasa, 5 Mei 2026. Prosesi peresmian berlangsung khidmat di Gedung PIK dan dilanjutkan dengan pembukaan simbolis di kawasan penggilingan tebu pabrik.

Langkah awal ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan industri gula di wilayah Madiun dan sekitarnya, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.(ir)

Perkuat Ketahanan Keluarga, TP PKK Kabupaten Madiun Evaluasi Nominasi 5 Besar Desa Terbaik

Iki Radio – Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemberdayaan keluarga, Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Madiun menggelar rangkaian evaluasi lapangan intensif bagi Pelaksana Terbaik 10 Program Pokok PKK Tahun 2026. 

Penilaian ini merupakan seleksi ketat untuk menyaring desa terbaik dari lima kecamatan yang masuk dalam nominasi lima besar tingkat kabupaten.

Setelah melakukan tinjauan di Desa Dolopo pada Senin (4/4/2026), rombongan tim evaluasi yang dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Ny. Erni Hari Wuryanto, melanjutkan penilaian ke Desa Tanjungrejo, Kecamatan Kebonsari, pada Selasa (5/5/2026).

Sementara kelima desa yang masuk dalam nominasi, dan dilakukan evaluasi lapangan, diantaranya Desa Dolopo (Kecamatan Dolopo), Desa Tanjungrejo (Kecamatan Kebonsari), Desa Krokeh (Kecamatan Sawahan), Desa Banjarejo (Kecamatan Dagangan) dan Desa Bodag (Kecamatan Kare).

Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, dalam arahannya menekankan posisi penting PKK sebagai mitra strategis pemerintah. 

Menurutnya, keberhasilan program PKK sangat krusial dalam memperkuat ketahanan pangan dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di tingkat akar rumput.

"Kader PKK harus terus berinovasi. Jadikan program ini sebagai bentuk pengabdian yang ikhlas bagi masyarakat," ujar Erni di hadapan para kader.

Saat mengunjungi Desa Tanjungrejo, ia merinci lima indikator utama yang menjadi barometer penilaian lapangan. Diantaranya penurunan angka stunting yakni tentang intervensi gizi dan pola asuh.

Pengelolaan bank smmpah yang bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan ekonomi sirkular.

Ketahanan pangan berkelanjutan yakni tentang pemanfaatan pekarangan dan diversifikasi pangan.

Penguatan ekonomi yang mencangkup pemberdayaan UMKM dan ekonomi keluarga. Serta pembinaan karakter keluarga yakni pola asuh anak dan remaja (PAAR).

Erni menegaskan bahwa proses evaluasi ini sejatinya adalah ajang pembinaan, bukan sekadar kompetisi untuk mencari pemenang. 

Ia berharap kegiatan ini dapat memonitor sejauh mana 10 Program Pokok PKK telah diimplementasikan secara nyata di tengah masyarakat.

"Lomba ini jangan dijadikan beban. Ini adalah ajang pembinaan untuk memonitor apakah program-program kita sudah menyentuh dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat luas," pungkasnya.

Dengan kunjungan lapangan ini, diharapkan setiap desa nominasi dapat termotivasi untuk terus menyempurnakan administrasi dan implementasi program demi kemajuan Kabupaten Madiun.(ir)

Peringati Hardiknas 2026, Kabupaten Madiun Perkuat Sinergi Wujudkan Pendidikan Bermutu

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di halaman Pendopo Ronggo Djoemeno, Caruban, Senin (4/5/2026).

Upacara tersebut menjadi momentum refleksi untuk memperkuat komitmen dalam memajukan kualitas sumber daya manusia di Bumi Kampung Pesilat.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Dalam pidato tersebut, ditekankan bahwa pendidikan adalah proses memanusiakan manusia yang berlandaskan kasih sayang untuk membentuk insan yang beriman, mandiri, jujur, serta demokratis.

Sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kini menetapkan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai program prioritas.

Untuk mendukung visi tersebut, terdapat lima kebijakan strategis yang tengah dilaksanakan, meliputi revitalisasi sarana pendidikan (tercatat 16.167 satuan pendidikan telah direhabilitasi sepanjang 2025). Digitalisasi pembelajaran melalui penggunaan papan interaktif. Peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru melalui sertifikasi serta insentif bagi guru honorer. Penguatan karakter melalui kegiatan Pramuka dan pembiasaan positif. Dan perluasan akses pendidikan yang inklusif.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan bahwa tema Hardiknas 2026, “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, mengandung pesan mendalam tentang pentingnya kolaborasi.

“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan hasil kolaborasi antara pemerintah, orang tua, dan masyarakat. Sinergi ini adalah kunci menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, inovatif, serta berakhlak mulia,” ujar Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dirasakan manfaatnya oleh ribuan siswa di Kabupaten Madiun. Berdasarkan data, program ini telah menjangkau 52 SMP, 405 SD, dan 685 satuan PAUD/TK.

Meski capaian terus meningkat, Pemerintah Kabupaten Madiun terus berupaya mencakup sisa persentase peserta didik yang belum menerima bantuan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata di seluruh jenjang pendidikan.

Upacara ditutup dengan penampilan memukau yang menunjukkan bakat generasi muda Madiun. Atraksi drumband ditampilkan oleh siswa-siswi cilik dari TK Kartika VIII-21, disusul oleh penampilan juara drumband Bupati Cup 2026 dari SDN Kaibon 3.

Selain itu, aksi seni pencak silat turut mewarnai rangkaian acara sebagai simbol pelestarian budaya lokal di tengah semangat pendidikan modern.

Hadir dalam upacara tersebut jajaran Forkopimda, tokoh pendidikan, guru, tenaga kependidikan, serta perwakilan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Madiun.(ir)

RR Wedding Organizer, Sebagai Solusi Pesta Pernikahan di Kalsel

Iki Radio - Pernikahan menjadi sebuah acara spesial. Tentu setiap orang menginginkan yang terbaik pada momen tersebut.

Bagi calon mempelai di Kalimantan Selatan yang mendambakan momen sakral berjalan tanpa kendala, nama RR Wedding Organizer (WO) Banjarmasin mungkin bisa menjadi satu pilihan. 

Sejak mulai berkiprah sekitar tahun 2021, vendor yang berbasis di Banjarmasin ini terus konsisten membantu mewujudkan pernikahan impian dengan manajemen yang profesional.

Dalam industri kreatif pernikahan yang terus berkembang, RR WO hadir dengan layanan komprehensif yang mencakup wilayah Banjarmasin, Banjarbaru, dan sekitarnya. 

Fokus utama mereka adalah memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai rencana, sehingga calon pengantin dapat menikmati hari bahagia mereka tanpa rasa khawatir.

Keunggulan yang ditawarkan RR WO terletak pada manajemen waktu dan detail. Perwakilan RR WO, Deundy, menjelaskan bahwa proses pendampingan dilakukan secara intensif agar hasil yang dicapai maksimal.

"Persiapan awal dilakukan sekitar satu bulan sebelum hari H. Dalam kurun waktu tersebut, kami melakukan koordinasi mendalam mulai dari pemilihan vendor pendukung hingga penyusunan rundown yang mendetail," ujar Deundy.

Sebagai penyedia jasa manajemen pernikahan, RR WO Banjarmasin memahami bahwa setiap pasangan memiliki keunikan tersendiri. Oleh karena itu, pendekatan yang digunakan selalu disesuaikan dengan kebutuhan dan konsep yang diinginkan oleh klien.

"Kami berkomitmen untuk menjadi mitra terbaik bagi calon pengantin di Kalimantan Selatan, memastikan setiap momen pernikahan menjadi kenangan indah yang tak terlupakan," tutup Deundy.(ir)

Perkuat Layanan, PDAM Kabupaten Madiun Fokus Pemeliharaan dan Perluasan Jaringan

Iki Radio - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun yang dikenal dengan sebutan PDAM Kabupaten Madiun, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Direktur Utama PDAM Kabupaten Madiun Imansyah Novianto, menyampaikan, saat ini pihaknya  fokus pada penguatan infrastruktur dan keandalan operasional, terutama dalam menghadapi tantangan penurunan debit air di sejumlah wilayah.

Imansyah Novianto mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengagendakan program pemeliharaan preventif secara rutin pada sumur-sumur bor milik PDAM.

Langkah ini diambil sebagai strategi proaktif untuk mengantisipasi gangguan teknis.

"Kami telah mengagendakan pemeliharaan preventif sumur bor, khususnya di wilayah-wilayah yang secara geografis rawan mengalami penurunan debit air. Program ini sudah mulai dilaksanakan secara terjadwal untuk menjaga keandalan operasional pompa dan memastikan kontinuitas pelayanan kepada pelanggan tetap terjaga," ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Hingga periode Maret tahun ini, PDAM Kabupaten Madiun mencatatkan performa produksi yang cukup signifikan. Total produksi air dilaporkan telah mencapai lebih dari 3,6 juta m³.

Angka ini didukung oleh optimalisasi sumber air baku aktif yang saat ini menopang kebutuhan layanan bagi lebih dari 56 ribu pelanggan yang tersebar di wilayah Kabupaten Madiun.

Data ini menunjukkan pertumbuhan yang stabil dalam kapasitas distribusi, seiring dengan upaya PDAM dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan air baku dan permintaan masyarakat yang terus meningkat.

Meski cakupan layanan terus meluas, Imansyah mengakui masih terdapat wilayah yang menjadi tantangan tersendiri, salah satunya adalah Kecamatan Kebonsari.  Hingga saat ini, layanan PDAM belum menjangkau wilayah tersebut secara maksimal.

Namun, Imansyah menegaskan bahwa wilayah Kebonsari dan daerah serupa telah masuk dalam peta jalan pengembangan infrastruktur ke depan.

"Khususnya di Wilayah Kecamatan Kebonsari, saat ini kami memang belum bisa memberikan layanan secara penuh. Namun, kami pastikan bahwa PDAM akan terus memperluas jaringan distribusi air bersih. Target utama kami adalah menjangkau rumah tangga di daerah rawan kekeringan serta wilayah-wilayah yang selama ini belum terlayani," imbuhnya.

Upaya perluasan jaringan dan pemeliharaan alat ini merupakan bagian dari visi besar PDAM Kabupaten Madiun, untuk menghadirkan akses air bersih yang merata dan berkelanjutan.

PDAM Kabupaten Madiun menyadari bahwa air bersih bukan sekadar kebutuhan dasar, melainkan instrumen penting bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok kabupaten.

Dengan langkah-langkah strategis ini, diharapkan masalah kekeringan di titik-titik rawan dapat teratasi secara permanen, sekaligus meningkatkan taraf hidup warga melalui infrastruktur air minum yang handal dan modern.(ir)

Lantik 22 Pejabat, Wabup Balangan Tekankan Kerja Nyata untuk Masyarakat

Iki Radio - Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi mengingatkan pejabat yang baru dilantik agar tidak melihat jabatan sekadar formalitas, melainkan amanah untuk menghadirkan kinerja nyata yang berdampak langsung ke masyarakat.

Pesan tersebut disampaikannya usai pengambilan sumpah/janji jabatan dan pelantikan 19 pejabat Administrator dan Pengawas serta tiga pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Balangan, di Aula Benteng Tundakan, Kantor Bupati Balangan, Paringin Selatan, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, bekerja di lingkungan pemerintahan bukan sekadar mengejar target administrasi, tetapi memastikan setiap program mampu menciptakan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.

"Bekerja bukan sebatas untuk mencapai target, tetapi juga memastikan dampak positifnya harus terbentuk, berjalan, dan terasakan oleh masyarakat," ujarnya.

Ia menegaskan, jabatan yang diberikan merupakan bentuk kepercayaan pimpinan yang harus dijawab dengan dedikasi, tanggung jawab, serta kemampuan dalam menyelesaikan tugas dengan baik.

"Kami minta kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Balangan untuk benar-benar membuktikan kemampuan dalam menangani tugas-tugas dan tanggung jawab pada jabatan masing-masing,"imbuhnya.

Wakil Bupati juga berharap para pejabat yang dilantik dapat membawa perubahan positif di unit kerja masing-masing, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menciptakan inovasi yang mendukung tata kelola pemerintahan semakin baik.

Ngantor di Desa, Bupati Banyuwangi Perkuat Pelayanan dan Pemberdayaan

Iki Radio - Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, melaksanakan program “Bunga Desa” (Bupati Ngantor di Desa) dengan rangkaian kegiatan di Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, pada Rabu (29/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di tiga desa, yakni Kradenan, Purwoharjo, dan Glagahagung, dengan menghadirkan berbagai layanan langsung kepada masyarakat.

Program ini mencakup layanan kesehatan, sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis desa.

Kegiatan diawali di Balai Desa Kradenan dengan sarasehan kesehatan mental yang diikuti sekitar 120 peserta dan menghadirkan tenaga medis spesialis. Selain itu, dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, termasuk layanan penyakit dalam, kebidanan, dan jantung.

“Melalui layanan ini, masyarakat yang membutuhkan penanganan lanjutan dapat langsung memperoleh rujukan,” ujar Ipuk.

Ia menegaskan, program tersebut bertujuan mendekatkan layanan kesehatan spesialis kepada masyarakat desa tanpa harus ke pusat kota.

Selain kegiatan layanan kesehatan, Ipuk juga mengunjungi warga yang mengalami sakit akibat kecelakaan kerja. Ia meminta agar warga tersebut segera mendapatkan penanganan medis lanjutan di rumah sakit.

“Pemerintah memastikan pembiayaan ditanggung sesuai ketentuan. Kami berharap yang bersangkutan dapat segera pulih,” katanya.

Di Desa Purwoharjo, Ipuk menyerahkan bantuan alat bantu mobilitas berupa kursi roda, alat bantu jalan, dan tongkat kepada puluhan penerima. Penyerahan bantuan serupa juga dilakukan di desa lainnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan potensi ekonomi lokal, seperti budidaya ikan lele serta pengembangan pertanian hidroponik. Pemerintah daerah mendorong penguatan ekonomi berbasis desa melalui optimalisasi potensi tersebut.

Selain itu, bantuan bibit tanaman juga disalurkan kepada petani dalam upaya mendukung sektor pertanian terpadu.

Program Bunga Desa juga menyasar sektor pendidikan. Bupati meninjau kegiatan pembelajaran di sekolah serta memberikan edukasi kepada tenaga pendidik dan siswa, termasuk terkait kesehatan dan wawasan kebangsaan.

Kegiatan turut dilengkapi dengan sosialisasi mitigasi bencana serta edukasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah daerah membuka layanan konsultasi bagi perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa, serta pengelola Badan Usaha Milik Desa.

Melalui program ini, masyarakat juga dapat mengakses berbagai layanan publik secara terpadu, mulai dari administrasi kependudukan, pembayaran pajak, perizinan usaha, hingga layanan kesehatan.

Program Bunga Desa diharapkan mampu mempercepat pemerataan pelayanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa. (*)

 

Sigit Budiarto Resmi Dilantik Jadi Sekda Kabupaten Madiun: "Miskin Struktur, Kaya Fungsi" Menjadi Target Utama

Iki Radio - Teka-teki mengenai pengisian kursi jabatan tertinggi aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Madiun akhirnya terjawab. Bupati Madiun, Hari Wuryanto, resmi melantik Sigit Budiarto sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif di Pendopo Muda Graha, Rabu (29/4/2026).

Prosesi pelantikan ini tidak hanya menjadi agenda administratif rutin, namun juga sarat akan makna filosofis dan simbolis yang mencuri perhatian publik.

Ada pemandangan berbeda dalam pelantikan kali ini. Sigit Budiarto mengucap sumpah jabatan di atas hamparan karpet hitam yang ditaburi bunga melati segar. Dalam budaya Jawa, perpaduan ini bukan sekadar estetika.

Warna hitam melambangkan kewibawaan, otoritas, dan kedalaman berpikir seorang pemimpin dalam menghadapi kompleksitas masalah.

Sementara itu, taburan melati menyimbolkan kemurnian niat dan integritas dalam melayani masyarakat.

Perpaduan ini menjadi pengingat bagi Sekda baru bahwa kepemimpinan yang ideal adalah kombinasi antara kecakapan manajerial (otot) dan kemurnian jiwa (hati).

Sementara di halaman Pendopo Muda Graha tampak penuh oleh puluhan karangan bunga dari berbagai instansi, dinas, pejabat vertikal, hingga pelaku usaha. Menariknya, selain papan bunga konvensional, beberapa kolega mengirimkan ucapan selamat dalam bentuk bibit pohon, sebagai simbol harapan akan pertumbuhan dan keberlanjutan pembangunan di bawah administrasi yang baru.

Bupati Hari Wuryanto menegaskan bahwa terpilihnya Sigit Budiarto telah melalui prosedur ketat sesuai regulasi Kemendagri. Bupati mengibaratkan peran Sekda layaknya seorang "Dirigen" atau Direktur Utama dalam sebuah orkestra pemerintahan.

"Pak Sekda harus menjadi teladan. Apa yang dikatakan tidak boleh sembarangan, karena akan menjadi teladan bagi seluruh ASN di Kabupaten Madiun," tegas Bupati Hari Wuryanto.

Bupati juga memuji rekam jejak Sigit yang dinilai inovatif, terutama saat membawa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) meraih penghargaan tingkat kementerian.

Usai dilantik, Sigit Budiarto menyatakan akan langsung "tancap gas". Fokus utamanya adalah mewujudkan visi Madiun Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera).

Ia mengusung jargon birokrasi "Miskin Struktur, Kaya Fungsi" melalui rencana penggabungan (merger) dinas-dinas yang memiliki tugas bersinggungan demi efisiensi anggaran.

Namun, tantangan besar sudah menanti. Sigit mengungkapkan bahwa pembangunan fisik di Kabupaten Madiun saat ini sedang melambat akibat dampak geopolitik global di Selat Hormuz.

Hal ini memicu lonjakan harga aspal dan beton yang menyebabkan banyak proyek gagal lelang karena harga pasar melampaui Standar Harga Satuan (SHS).

"Kami akan segera berkoordinasi dengan BPK mengenai penyesuaian SHS agar proyek infrastruktur bisa kembali berjalan namun tetap akuntabel," pungkas Sigit.

Selain fokus pada infrastruktur dan efisiensi, Sigit juga akan memprioritaskan pengisian kekosongan jabatan di sejumlah OPD dan peningkatan tipe BPBD untuk memperkuat tata kelola pemerintahan Kabupaten Madiun ke depan.(ir)

 

close
Pasang Iklan Disini