Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Daerah. Show all posts
Showing posts with label Daerah. Show all posts

Resmi Dilantik Melalui PAW, Agus Prayitno Jabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun

Iki Radio – Unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun resmi berganti. Agus Prayitno dari Partai Demokrat resmi dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, menggantikan Ali Masngudi, melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun mengambil sumpah jabatan Agus Prayitno sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun Senin (27/7/2026)

Rapat paripurna pelantikan tersebut digelar di Gedung DPRD Kabupaten Madiun pada Senin (27/7/2026).

Pelantikan Agus Prayitno menandai berakhirnya masa jabatan Ali Masngudi sebagai Wakil Ketua DPRD setelah mengundurkan diri.

Meski melepas kursi pimpinan, Ali dipastikan tetap melanjutkan tugasnya sebagai wakil rakyat, yakni anggota Komisi B DPRD Kabupaten Madiun.

Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi Ali Masngudi selama menjabat. Ia berharap kontribusi pemikiran Ali tetap mengalir bagi kemajuan daerah melalui jajaran Komisi B.

“Pada prinsipnya, dengan PAW ini kami berharap DPRD semakin kompak dan bisa bekerja lebih baik daripada sebelumnya,” ujar Fery usai memimpin rapat paripurna.

Fery juga menegaskan agar Agus Prayitno dapat bergerak cepat tanpa perlu berlama-lama beradaptasi. Sebagai unsur pimpinan baru, Agus diminta segera mendalami regulasi, mekanisme kerja, serta tanggung jawab baru yang diembannya.

“Kami berpesan kepada wakil pimpinan yang baru agar segera menyesuaikan regulasi dan beradaptasi sesuai arahan pimpinan sebelumnya,” tambah Fery.

Di sisi lain, Bupati Madiun Hari Wuryanto menilai rotasi kepemimpinan ini sebagai hal wajar dalam dinamika demokrasi. Ia menekankan pentingnya menjaga keharmonisan antara eksekutif dan legislatif.

“Kami berharap dengan pergantian ini, kerja sama, sinergi, dan kolaborasi yang selama ini dibangun tetap stabil serta berjalan sebagaimana mestinya,” ungkap Bupati.

Menjelaskan latar belakang rotasi tersebut, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Madiun, Hari Puryadi, menegaskan bahwa seluruh tahapan PAW telah berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.

Pengunduran diri Ali Masngudi dilandasi oleh alasan kepentingan keluarga. Proses pengusulan sendiri telah melalui mekanisme internal partai, mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) hingga Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, sebelum akhirnya menunjuk Agus Prayitno.

“PAW ini sudah sesuai regulasi. Pergantian pimpinan DPRD dapat dilakukan apabila yang bersangkutan meninggal dunia, mengundurkan diri, atau masa jabatannya berakhir. Dalam kasus ini, Pak Ali mengundurkan diri,” terang Hari Puryadi.

Ia mengingatkan bahwa skala tanggung jawab seorang pimpinan dewan kini melintasi batas daerah pemilihan (Dapil), yakni mengayomi seluruh warga Kabupaten Madiun.

“Terus perjuangkan aspirasi masyarakat Kabupaten Madiun secara menyeluruh. Sebagai pimpinan DPRD, tanggung jawabnya sudah berskala kabupaten sehingga kami berharap beliau dapat bekerja sebaik-baiknya,” pungkasnya.(ir)

 

 

Sah, DPRD Kabupaten Madiun Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD T.A. 2025 menjadi Perda

Iki Radio — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Madiun Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) definitif.

Kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Madiun dan DPRD tersebut diputuskan dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Madiun, senin (27/7/2026).

Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Madiun, Rudi Triswahono, menyampaikan apresiasi tinggi kepada pimpinan rapat, tim Banggar, serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang telah bekerja sama secara intensif.

"Semoga Raperda ini dapat ditetapkan menjadi Perda yang definitif dan menjadi kado ulang tahun bagi Pemerintah Kabupaten Madiun," ujar Rudi Triswahono saat membacakan laporan Banggar, sebelum pengambilan keputusan.

Berdasarkan laporan Banggar dan pencermatan Laporan Realisasi Anggaran (LRA) APBD T.A. 2025, Pemkab Madiun mencatatkan kinerja finansial yang positif dengan realisasi pendapatan melebihi target, yakni mencapai 102,87%.

Selanjutnya, Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono memimpin proses pengambilan keputusan persetujuan Raperda, sesuai dengan Peraturan DPRD Kabupaten Madiun Nomor 7 Tahun 2025 tentang Tata Tertib DPRD, yang dilanjutkan dengan ketukan palu sidang oleh pimpinan rapat sebagai tanda resminya persetujuan bersama tersebut.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam kepada seluruh jimpinan serta anggota DPRD atas sinergi yang terjalin selama proses pembahasan.

Bupati menyampaikan bahwa Laporan Keuangan T.A. 2025 telah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Timur. Ia menguraikan beberapa catatan dan poin strategis yang harus segera ditindaklanjuti bersama.

Diantaranya percepatan pensertifikatan aset sebagai langkah pengamanan aset milik daerah secara hukum. Penyelesaian permasalahan pengelolaan pada Perumda objek wisata unggulan daerah. Serta Mandatory Spending sebagai penyesuaian alokasi sesuai amanat UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD).

Lebih lanjut, Hari Wuryanto menekankan agenda mendesak yang telah menanti di depan mata, seperti penyusunan Perda Perubahan APBD T.A. 2026 dan penyusunan Perda APBD T.A. 2027.

"Untuk melaksanakan agenda-agenda tersebut, diperlukan sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif. Mari kita bersama-sama melaksanakan agenda yang telah ditetapkan demi kepentingan masyarakat Kabupaten Madiun yang BERSAJA (Bersih, Sehat, dan Sejahtera)," kata Bupati Hari Wuryanto.(ir)

 

Semarak Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Madiun dan Bojonegoro: Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Spirit Gotong Royong

Iki Radio — Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026 berlangsung semarak di berbagai daerah di Jawa Timur pada Minggu (26/7/2026) pagi. 

Dua kabupaten, yakni Madiun dan Bojonegoro, menggelar perayaan meriah yang melibatkan ribuan insan koperasi dan masyarakat setempat sebagai momentum penguatan ekonomi rakyat yang profesional dan modern.

Di Kabupaten Madiun, puncak peringatan dipusatkan di Lapangan Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan. Acara yang diselenggarakan oleh Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Madiun berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Madiun ini dihadiri lebih dari 500 insan koperasi dan warga sekitar.

Kemeriahan acara dikemas melalui berbagai agenda kesehatan dan sosial. Mulai dari senam bersama, jalan santai, penyerahan bantuan sosial, bantuan dana pendidikan, hingga bazar UMKM binaan koperasi serta Pasar Murah Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Perdakop).

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo Hadi, Sekda Sigit Budiarto, jajaran OPD, Forkopimcam Jiwan, pengurus Dekopinda, serta pimpinan lembaga perbankan dan gerakan koperasi se-Kabupaten Madiun.

Ketua Panitia, Prayitno, melaporkan bahwa rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak Juni melalui talkshow perkoperasian, pemasangan atribut serentak, hingga doa bersama.

"Alhamdulillah, pada puncak Peringatan Hari Koperasi Tingkat Jawa Timur di Pamekasan lalu, Bapak Bupati Madiun juga menerima penghargaan sebagai Pembina Andalan Koperasi Jawa Timur Tahun 2026," ungkap Prayitno.

Bupati Madiun bersama jajaran pimpinan daerah menyalurkan berbagai bantuan sosial. Dalam arahannya, Bupati Hari Wuryanto mengajak seluruh pengurus koperasi dan masyarakat untuk terus memelihara kerukunan.

"Atas nama pribadi dan Pemkab Madiun, saya mengucapkan Selamat Hari Koperasi ke-79. Koperasi tidak bisa berdiri sendiri, kita harus bergotong royong dan guyub rukun. Dengan suasana daerah yang aman, tenteram, dan kondusif, kita bisa bersama-sama membangun Kabupaten Madiun yang Bersahaja (bersih, sehat, dan sejahtera)," ujar Bupati Hari Wuryanto.

Atmosfer kemeriahan serupa juga terpancar di Kabupaten Bojonegoro. Puluhan ribu warga memadati agenda Jalan Sehat yang berpusat di seputaran Pasar Wisata Bojonegoro.

Mengusung semangat 'Koperasi berdaya, Indonesia Berjaya', sebanyak kurang lebih 20 ribu peserta berjalan menempuh rute dari pintu barat Pasar Wisata, melintasi Jl. Lettu Suwolo, Jl. Pemuda Timur, Jl. Lisman, Jl. Kopral Kasan, dan kembali finish di Pasar Wisata.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah turut hadir di tengah masyarakat untuk menyapa dan berinteraksi secara langsung dengan para peserta.

"Kenapa Hari Koperasi selalu diperingati? Karena koperasi merupakan greget marwahnya masyarakat Indonesia. Kebersamaan dan gotong royong dalam membangun perekonomian menjadi semangat serta bagian hidup kita sehari-hari," ujar Bupati Setyo Wahono.

Ia menambahkan bahwa jalan sehat ini merupakan sarana kebersamaan, kesehatan, dan wujud kolaborasi pemerintah bersama gerakan koperasi dalam membangun kekuatan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Dekopinda Bojonegoro periode 2025–2030, Sriyadi Purnomo, menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh Pemkab dan Forkopimda.

"Semoga seluruh insan gerakan koperasi bisa melaksanakan kegiatan dengan tulus ikhlas dalam kebersamaan mewujudkan masyarakat yang Bahagia, Makmur, dan Membanggakan," tandas Sriyadi.

Selain sebagai sarana silaturahmi olahraga, kegiatan ini juga menjadi media promosi UMKM. Puluhan stan UMKM binaan menyajikan produk kuliner hingga kerajinan tangan. Kemeriahan di Bojonegoro makin lengkap dengan pembagian doorprize bernilai besar, mulai dari paket umrah, sepeda motor, sepeda listrik, sepeda gunung, hingga beragam alat elektronik rumah tangga.(ir)

Peringati Harkopnas ke-79, Dekopinda Kabupaten Madiun Gelar Jalan Santai dan Pasar Murah di Desa Teguhan

Iki Radio – Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Madiun kembali menggelar kegiatan Jalan Santai sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79. 

Untuk tahun 2026, kegiatan tahunan tersebut dipusatkan di Lapangan Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Minggu (26/7/2026).

Ketua Dekopinda Kabupaten Madiun, Sarwana, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan upaya konsisten untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat peran koperasi di tengah masyarakat.

"Kegiatan jalan santai ini rutin diselenggarakan setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Koperasi. Tujuannya adalah untuk menggerakkan kembali semangat koperasi sebagai soko guru perekonomian di Indonesia," ujar Sarwana, Sabtu (25/7/2026).

Sejalan dengan tema nasional Harkopnas ke-79, yaitu "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", peringatan tahun ini dirancang tidak hanya sebagai ajang olah raga ringan, tetapi juga sebagai ruang penguatan ekonomi kerakyatan.

Selain jalan santai, masyarakat yang hadir di Lapangan Desa Teguhan juga dimanjakan dengan beragam kegiatan menarik, diantaranya bazar UMKM dan pasar murah yang menampilkan produk unggulan lokal serta paket sembako terjangkau.

Donor darah dan pemeriksaan kesehatan secara gratis bagi warga, hingga berbagai pertunjukan menarik serta puluhan hadiah hiburan siap dibawa pulang oleh peserta yang beruntung.

Dekopinda Kabupaten Madiun mengajak seluruh lapisan masyarakat—mulai dari keluarga, tetangga, hingga kerabat—untuk hadir meramaikan acara ini. Mari bergerak bersama, hidup sehat, dan dukung kemajuan ekonomi lokal melalui gerakan koperasi.(ir)

Top

Memukau! Penampilan Niken Salindry di Panggung Wayang Kulit Hari Jadi Ke-458 Kabupaten Madiun

Iki Radio — Sinden kondang asal Kediri, Niken Salindry, berhasil membius ribuan pasang mata yang memadati Alun-Alun Reksogati Caruban pada Jumat (24/7/2026) malam.

Kehadirannya dalam pagelaran wayang kulit bersama dalang ternama Ki Cahyo Kuntadi menjadi salah satu magnet utama dalam panggung peringatan Hari Jadi Ke-458 Kabupaten Madiun.

Tampil energik pada sesi Limbukan, pedangdut sekaligus sinden muda ini membawakan beberapa tembang hits.

Suasana semakin pecah saat Niken melantunkan lagu berjudul "Negoro Angin", yang langsung disambut antusias oleh penonton dengan gemuruh sing-along di seluruh penjuru alun-alun.

Penampilan Niken Salindry benar-benar menghidupkan suasana pertunjukan wayang kulit yang mengambil lakon “Semar Mbangun Khayangan” itu. Kombinasi seni tradisi dan hiburan populer yang dibawakannya sangat luar biasa.

Pemilik nama lengkap Dimas Niken Salindry ini lahir di Kediri pada 29 Juni 2008. Darah seni mengalir kuat dari sang ayah, Ki Degleng Gondosupono, seorang dalang kondang, dan ibunya, Wiwin Arumita.

Perjalanan karier Niken terbilang istimewa. Usia 2 tahun Niken mulai mengenal dan meniti karier di dunia pesindenan. Usia 4 tahun sudah dipercaya tampil dalam pementasan wayang kulit profesional yang dipimpin oleh ayahnya.

Tahun 2023 namanya makin meroket secara nasional setelah membawakan ulang (cover) lagu "Mangku Purel" ciptaan Nurbayan versi campursari hingga melesat ke posisi 7 Trending YouTube.

Kualitas vokal dan daya pikat Niken di atas panggung tidak perlu diragukan lagi.

Pada tahun 2023, ia sukses menyabet penghargaan sebagai Penyanyi Cover Lagu Terambyar pada ajang Ambyar Awards MNCTV lewat lagu "Kalih Welasku" ciptaan Denny Caknan, Soepardi Aye, dan Banyu Onyonk.

Video kolaborasinya bersama Lala Atika saat membawakan lagu tersebut di kanal YouTube Kembar Music Digital bahkan sempat menduduki peringkat trending dan telah ditonton lebih dari 27 juta kali.

Kehadiran sosok seniman muda berbakat seperti Niken Salindry di panggung peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun ini tak hanya hiburan semata, namun juga menjadi bukti nyata bahwa seni tradisi seperti wayang kulit dan campursari tetap digandrungi oleh lintas generasi.(ir)

 

Pemkab Madiun Gelar Wayang Kulit Dengan Lakon "Semar Mbangun Khayangan*. Ini Ringkasan Cerita dan Maknanya

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Madiun, menggelar wayang kulit bersama dalang Ki Cahyo Kuntadi, di Alun Alun Reksogati Caruban, Jum'at (24/7/2026).

Pagelaran wayang dalam rangka Hari Jadi ke 458 Kabupaten Madiun ini, mengambil lakon "Semar Mbangun Khayangan". 


Lakon Semar Mbangun Khayangan adalah salah satu kisah pewayangan Jawa yang sangat populer dan syarat akan makna filosofis, sosial, dan spiritual.

Secara garis besar, lakon ini bukan bercerita tentang Semar yang membangun istana/kerajaan megah secara fisik di langit (Khayangan), melainkan tentang proses perbaikan moral, ketentraman, dan keadilan dalam hati manusia serta jiwa pimpinan negara.

Cerita berawal saat Kerajaan Amarta (tempat para Pandawa) sedang tertimpa musibah, wabah penyakit, bencana alam, dan ketidakpastian politik. 

Di saat yang sama, Semar Badranaya (pengasuh sekaligus pamomong para Pandawa) prihatin melihat kondisi tersebut dan memutuskan untuk "membangun khayangan".

Namun, niat Semar ini disalahartikan oleh para tokoh.

Prabu Kresna dan Para Pandawa, mengira Semar menjadi sombong/lupa diri karena orang kecil (punokawan) ingin membangun khayangan menyaingi para dewa. Prabu Kresna bahkan sempat ingin menghalangi atau menghukum Semar.

Para Dewa (Batara Guru), terusik dan merasa terancam karena menganggap tindakan Semar melangkahi wewenang dewa.

Semar mengutus anak-anaknya (Petruk, Gareng, Bagong) untuk meminta pusaka-pusaka keramat milik Pandawa (seperti Jamus Kalimasada) sebagai syarat "pembangunan" tersebut.

Pandawa menolak, sehingga terjadilah perselisihan antara anak-anak Semar dan para Pandawa. 

Dalam perselisihan ini, anak-anak Semar secara ajaib tidak bisa dikalahkan, menunjukkan bahwa kebenaran dan niat tulus Semar berada di pihak yang benar.

Setelah melalui berbagai kesalahpahaman dan pertarungan, Semar akhirnya menjelaskan maksud sebenarnya di hadapan Prabu Kresna, para Pandawa, dan para Dewa.

Khayangan yang dimaksud Semar adalah "Khayangan Jiwa" (Hati nurani manusia).

Mbangun khayangan berarti pembersihan diri memperbaiki watak dan jiwa para pemimpin (Pandawa) agar kembali jujur, adil, bijaksana, dan peduli pada rakyat kecil (wong alit).

Menata kembali tata pemerintahan agar negara kembali makmur, aman, dan tenteram (gemah ripah loh jinawi).

Mengingatkan para raja/penguasa bahwa kekuasaan adalah amanah, dan kesombongan hanya akan membawa kehancuran.

Setelah para Pandawa menyadari kekhilafan mereka dan kembali menata jiwa serta kepemimpinannya, bencana di Kerajaan Amarta pun sirna, dan kedamaian kembali terwujud.

Dalam cerita ini, tokoh Semar sebagai simbol rakyat kecil sekaligus manifestasi ketuhanan (Ismaya) yang menjadi pengingat nurani bagi para penguasa.

Khayangan adalah ketenangan batin, keadilan sosial, dan tatanan moral yang luhur.

Dari cerita ini dapat diambil pesan bahwa kesejahteraan suatu bangsa tidak diukur dari megahnya bangunan fisik, melainkan dari keluhuran budi pekerti para pemimpinnya dan kepedulian mereka terhadap rakyat kecil.(ir)

Optimis Capai Target, PAD Kabupaten Madiun 2026 Sentuh Angka 46,77 Persen

Iki Radio – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun optimistis mampu mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga akhir tahun anggaran. Optimisme ini didasari oleh realisasi PAD pada semester pertama yang menunjukkan tren positif dan telah melampaui target berkala yang ditetapkan.

Kepala Bapenda Kabupaten Madiun, Yudi Hartono


Kepala Bapenda Kabupaten Madiun, Yudi Hartono mengungkapkan bahwa target PAD secara umum untuk Kabupaten Madiun ditetapkan sebesar Rp433,2 miliar. Hingga pertengahan tahun ini, realisasinya telah menyentuh angka 46,77 persen.

"Sesuai PP Nomor 69 Tahun 2010, target pendapatan pada Triwulan I sebesar 15% dan Triwulan II sebesar 40%. Saat ini realisasi kita sudah merangkak di angka 46,77%. Artinya, capaian semester pertama ini sudah melampaui target yang ditentukan," ujar Yudi, Jum'at (24/7/2026).

Dijelaskan, secara rinci beberapa sektor pendapatan menunjukkan performa yang cukup menggembirakan.

Dari sektor pajak daerah, menyumbang realisasi sebesar 53,71%, atau surplus hampir 13% dari target proporsional semesteran.

Hasil pengelolaan kekayaan daerah menjadi penyumbang tertinggi dengan capaian 74,47%. Retribusi daerah mencatat realisasi sebesar 39,57%.

Dan lain lain pendapatan daerah yang sah mencapai angka 69,56%.

Untuk penerimaan dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2), dari target sebesar Rp30,5 miliar (dengan target di tingkat kecamatan sekitar Rp31,7 M), saat ini telah terealisasi 55,49%. 

Yudi optimis angka ini akan melesat mendekati jatuh tempo pembayaran.

"Jatuh tempo PBB-P2 adalah 30 September. Biasanya menjelang batas akhir tersebut, pembayaran dari masyarakat akan melonjak drastis hingga mendekati atau bahkan melebihi 100 persen," jelasnya.

Terkait pajak dari sektor swasta, Yudi menjelaskan bahwa potensi dari pajak parkir khusus—seperti yang berada di area pabrik atau kawasan industri—dikelola dengan sistem self-assessment. Pengusaha menghitung sendiri kewajiban pajaknya setiap bulan, sementara Bapenda bertugas melakukan pengawasan.

Sementara itu, untuk penerimaan opsen dari pajak provinsi, hasilnya juga menunjukkan angka signifikan.

Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dari target Rp52,8 miliar telah terealisasi sebesar 50%.

Sedangkan opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dari target Rp16 miliar telah mencapai realisasi 56,41%.

Menjawab isu mengenai penelusuran objek pajak dan kepemilikan tanah, Bapenda Kabupaten Madiun terus melakukan pemutakhiran data secara berkala berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan Surat Pemberitahuan Tax (SPT) yang ada.

"Untuk pemutakhiran data tanah, kami berkolaborasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Karena yang mengeluarkan hak atas tanah adalah BPN, sedangkan data perpajakannya ada di kami," pungkasnya.(ir)

74 Calon Paskibraka Bojonegoro Ikuti Pemusatan Diklat

Iki Radio - 74 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bojonegoro tahun 2026 resmi mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan sebagai persiapan pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pembukaan pendidikan berlangsung di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro, Kamis (23/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah memberikan motivasi kepada para peserta agar terus menanamkan semangat belajar, menjaga akhlak, serta memiliki cita-cita besar demi meraih masa depan yang lebih baik.

"Kelas XI adalah modal untuk menentukan masa depan. Setelah lulus nanti, pilihan hidup ada di tangan kalian sendiri. Jika ingin sukses, kuncinya adalah belajar dengan sungguh-sungguh, terus berikhtiar, serta selalu berbakti dan memohon doa kepada orang tua. Keberhasilan bukan berada di tangan orang lain, tetapi berada di tangan kita sendiri," ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan kedisiplinan, kerja keras, dan ketangguhan. Teguran dari guru maupun pembina, lanjutnya, harus dipandang sebagai bagian dari pembentukan karakter.

Selain memberikan motivasi, Wakil Bupati turut memperkenalkan berbagai program beasiswa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sebagai bentuk investasi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Program tersebut meliputi Beasiswa Desa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, Beasiswa Prestasi, Beasiswa Gus dan Ning bagi santri, hingga bantuan penyelesaian tugas akhir bagi mahasiswa.

"Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berinvestasi pada sumber daya manusia melalui berbagai program beasiswa. Kami ingin semakin banyak anak-anak Bojonegoro yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi, meraih cita-cita, dan kelak menjadi kebanggaan orang tua serta daerahnya," ungkapnya.

Di akhir arahannya, Nurul Azizah mengajak seluruh peserta Paskibraka untuk tetap optimistis dan terus memperjuangkan mimpi mereka.

"Jangan pernah kehilangan semangat. Bermimpilah setinggi-tingginya dan perjuangkan mimpi itu dengan kerja keras. Jadilah anak-anak Bojonegoro yang sukses, membanggakan orang tua, serta membawa manfaat bagi masyarakat dan bangsa," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Amir Syahid melaporkan bahwa 74 peserta yang mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan merupakan hasil seleksi ketat dari 551 pelajar SMA/SMK sederajat di Kabupaten Bojonegoro. Mereka telah melalui berbagai tahapan seleksi, mulai dari administrasi, Tes Wawasan Kebangsaan dan Pancasila, Tes Intelegensi Umum, pemeriksaan kesehatan, parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), kesamaptaan, hingga penilaian kepribadian dan rekam jejak media sosial. 

Prestasi Paskibraka Bojonegoro juga terus menunjukkan peningkatan. Dalam empat tahun terakhir, Kabupaten Bojonegoro berhasil meloloskan satu peserta menjadi Paskibraka tingkat nasional, yakni Reihan Nifan Arkana dari SMA Negeri Taruna Bojonegoro, serta dua peserta lainnya Sandya dan Satriya terpilih sebagai Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Timur.

Ombudsman Gorontalo Soroti Tingginya Harga Bahan Pokok

Iki Radio - Tingginya harga pangan di Provinsi Gorontalo pada 20 - 22 Juli 2026  dipandang sebagai persoalan serius pelayanan publik yang menuntut perhatian nyata dari pemerintah daerah dan instansi terkait.

Wahiyudin Mamonto, Kepala Keasistenan Pemeriksaan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Gorontalo

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga minyak goreng di pasar tradisional Gorontalo tercatat Rp27.000 per kilogram pada 20 Juli 2026 dan meningkat menjadi Rp27.100 per kilogram pada 22 Juli 2026, serta berada pada posisi tertinggi dibanding provinsi lain dalam data yang tersedia.

Pada komoditas beras di pasar modern, Gorontalo tercatat Rp20.250 per kilogram pada 20 Juli 2026, 21 Juli 2026, dan 22 Juli 2026, dan pada ketiga tanggal tersebut juga berada pada posisi harga tertinggi secara nasional.

"Fakta ini menunjukkan bahwa masyarakat Gorontalo menanggung beban harga kebutuhan pokok yang lebih berat dibanding banyak daerah lain, padahal beras dan minyak goreng merupakan komoditas yang sangat mendasar dalam kehidupan sehari-hari," kata  Kepala Keasistenan Pemeriksaan Ombudsman  Perwakilan Provinsi Gorontalo, Wahiyudin Mamonto, Kamis (23/7/2026).

Wahiyudin mengatakan, disparitas harga bahan pokok tersebut terlihat jelas dari data pembanding. Pada komoditas beras pasar modern, Jawa Tengah tercatat Rp16.900 per kilogram pada 20 Juli 2026, Rp16.900 per kilogram pada 21 Juli 2026, dan Rp16.950 per kilogram pada 22 Juli 2026.

Dengan demikian, selisih harga beras antara Gorontalo dan Jawa Tengah berada pada kisaran Rp3.300 sampai Rp3.350 per kilogram.

Pada komoditas minyak goreng pasar tradisional, Sulawesi Barat tercatat Rp23.250 per kilogram pada 20 Juli 2026 dan 22 Juli 2026, sedangkan Kalimantan Utara berada pada angka Rp23.300 per kilogram pada dua tanggal yang sama. Artinya, harga minyak goreng di Gorontalo lebih tinggi sekitar Rp3.700 sampai Rp3.850 per kilogram.

"Selisih ini bukan angka kecil, melainkan gambaran konkret bahwa masyarakat Gorontalo harus membayar lebih mahal untuk kebutuhan pokok yang sama," ujar Wahiyudin.

Dalam perspektif Ombudsman, persoalan harga pangan tidak cukup dilihat semata sebagai dinamika pasar. Ketika dua komoditas strategis menempati posisi harga tertinggi secara nasional selama beberapa hari berturut-turut, kondisi itu patut dibaca sebagai indikator bahwa pelayanan publik pada sektor yang sangat mendasar belum berjalan secara optimal.

Negara tidak cukup hanya memantau data harga, tetapi juga berkewajiban menghadirkan respons yang cepat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan ketika keterjangkauan kebutuhan dasar masyarakat terganggu.

Dalam kerangka pelayanan publik, keterjangkauan pangan merupakan bagian penting dari pemenuhan hak warga atas layanan dasar yang layak.

Beras dan minyak goreng memiliki dampak langsung terhadap rumah tangga.

Tingginya harga dua komoditas ini dapat menambah pengeluaran bulanan, mempersempit daya beli, dan memperberat beban kelompok masyarakat yang paling rentan.

"Karena itu, persoalan harga pangan harus ditempatkan bukan hanya sebagai isu ekonomi, tetapi sebagai isu pelayanan publik yang menyentuh kepentingan luas masyarakat," ucap Wahiyudin.

Dari sudut pengawasan pelayanan publik, posisi Gorontalo sebagai daerah dengan harga tertinggi menunjukkan perlunya evaluasi atas efektivitas pengendalian harga, stabilisasi pasokan, koordinasi antarinstansi, dan pengawasan tata niaga komoditas strategis.

Ombudsman berpandangan bahwa kualitas pelayanan publik tidak boleh diukur hanya dari ada atau tidaknya program, rapat, atau langkah administratif, tetapi dari hasil nyata yang dirasakan masyarakat. Bila harga pangan tetap tinggi, maka wajar apabila publik mempertanyakan efektivitas kebijakan yang telah dijalankan, ketepatan waktu intervensi, serta sejauh mana masyarakat memperoleh penjelasan yang jujur dan memadai mengenai keadaan tersebut.

"Semakin mendasar kebutuhan yang terdampak, semakin besar pula kewajiban negara untuk memberikan jawaban yang cepat, terbuka, dan berbasis tindakan nyata," tutur Wahiyudin.

Dari sudut kepatutan pelayanan publik, masyarakat berhak mengetahui mengapa harga pangan di daerahnya berada pada posisi tertinggi dibanding wilayah lain.

Penjelasan itu penting agar masyarakat tidak hanya menerima akibat berupa harga tinggi, tetapi juga memahami penyebab, langkah yang telah ditempuh pemerintah, dan arah perbaikannya.

Dalam prinsip pelayanan publik yang baik, masyarakat tidak cukup diberi imbauan untuk bersabar, melainkan harus diberi kepastian bahwa penyelenggara negara bekerja secara serius dan bertanggung jawab.

Konsistensi harga beras Gorontalo yang tetap berada pada angka Rp20.250 per kilogram selama tiga hari berturut-turut menunjukkan bahwa persoalan ini bukan fluktuasi harian yang sempit.

Demikian pula minyak goreng yang naik dari Rp27.000 per kilogram menjadi Rp27.100 per kilogram dalam dua tanggal pengamatan memperlihatkan bahwa harga di Gorontalo bukan hanya tinggi, tetapi juga bergerak naik ketika daerah lain masih berada pada level yang lebih rendah.

Keadaan ini menandakan perlunya respons yang lebih serius, karena data yang tersedia telah memberikan sinyal yang cukup jelas mengenai beban yang dihadapi masyarakat.

Dalam kerangka pengawasan Ombudsman, kondisi ini layak menjadi bahan evaluasi atas responsivitas penyelenggara pelayanan publik. Responsivitas berarti kemampuan pemerintah membaca persoalan masyarakat, mengenali risiko, dan mengambil tindakan yang tepat sebelum beban warga menjadi semakin berat.

Jika data menunjukkan harga kebutuhan pokok berada pada posisi tertinggi, maka tindakan korektif seharusnya tidak ditunda atau dibiarkan berjalan tanpa penjelasan. Keterbukaan informasi juga menjadi unsur penting, karena masyarakat berhak mengetahui kebijakan apa yang sedang ditempuh, pihak mana yang bertanggung jawab, dan kapan perbaikan diharapkan terjadi.

Ombudsman memandang bahwa pemerintah daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah, dan instansi teknis terkait perlu segera menyampaikan penjelasan resmi kepada publik mengenai kondisi harga beras dan minyak goreng di Gorontalo sebagaimana tercermin dalam data PIHPS.

Penjelasan itu perlu memuat keadaan aktual, langkah yang sudah dilakukan, rencana intervensi berikutnya, dan ukuran keberhasilan yang dapat dipantau oleh masyarakat.

Wahiyudin mengungkapkan pengawasan terhadap tata niaga komoditas strategis perlu diperkuat agar tidak terdapat hambatan yang menyebabkan masyarakat menanggung harga lebih tinggi tanpa dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.

Penyampaian informasi harga dan langkah penanganannya juga harus dilakukan secara berkala, jelas, dan mudah diakses sebagai bagian dari kewajiban pelayanan publik.

Persoalan ini juga harus dilihat dalam kerangka keadilan pelayanan publik antarwilayah. Ketika masyarakat di daerah lain dapat memperoleh komoditas yang sama dengan harga yang jauh lebih rendah, sedangkan masyarakat Gorontalo harus membayar lebih mahal, maka muncul persoalan kesetaraan manfaat dari kebijakan publik.

Pelayanan publik yang baik menuntut agar perbedaan kondisi wilayah tidak berujung pada melemahnya perlindungan terhadap hak masyarakat atas kebutuhan dasar yang terjangkau. Karena itu, tingginya harga pangan di Gorontalo tidak boleh dinormalisasi sebagai keadaan biasa, tetapi harus dijadikan dasar untuk memperkuat evaluasi, akuntabilitas, dan tindakan korektif.

Pada akhirnya, data PIHPS yang menunjukkan Gorontalo berada pada posisi tertinggi secara nasional untuk minyak goreng pasar tradisional dan beras pasar modern pada 20 - 22 Juli 2026 merupakan sinyal kuat bahwa negara perlu hadir lebih efektif dalam melindungi kepentingan dasar warga.

Ombudsman berpandangan bahwa temuan ini harus dijadikan dasar evaluasi dan tindakan nyata agar masyarakat tidak terus menanggung beban harga kebutuhan pokok yang tinggi tanpa kepastian penyelesaian. Dengan demikian, persoalan harga pangan harus diperlakukan sebagai ukuran konkret kualitas pelayanan publik, akuntabilitas kebijakan, dan keberpihakan negara kepada masyarakat. 

Blak-blakan, Jelang Penyaluran Bapang Pinca Bulog Madiun Bongkar Kualitas Cadangan Beras Pemerintah

Iki Radio — Menjelang penyaluran kembali Bantuan Pangan (Bapang) untuk tiga alokasi dari pemerintah, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Cabang Madiun secara terbuka membongkar kualitas Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di wilayah kerjanya.

Transparansi ini ditunjukkan lewat aksi uji tanak dan pengecekan fisik beras secara langsung di Kompleks Pergudangan Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Kamis (23/7/2026).

Pimpinan Cabang (Pinca) Bulog Madiun, Agung Sarianto, memimpin langsung pengecekan stok tersebut dengan didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun, Paryoto, serta Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkop dan UM) Kabupaten Madiun, Indra Setyawan.

"Kegiatan uji tanak ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan bahwa beras Cadangan Beras Pemerintah yang akan disalurkan kepada masyarakat benar-benar memiliki kualitas yang baik dan layak konsumsi," ujar Agung Sarianto di lokasi.

Agung menambahkan, pengelolaan beras di seluruh gudang Bulog Madiun terus dipantau secara ketat setiap hari guna merespons permintaan pasar maupun program pemerintah.

"Pengecekan kualitas rutin dilakukan setiap hari. Kami memastikan proses pengelolaan beras dilakukan dengan standar yang baik, mulai dari penyimpanan hingga sebelum beras disalurkan. Kami ingin menyampaikan ke masyarakat bahwa beras yang tersimpan ini, meskipun banyak, tetap kami rawat," jelasnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Madiun, Paryoto, menegaskan bahwa kehadiran pihak Pemkab Madiun adalah untuk melakukan uji organoleptik guna memastikan beras yang akan disalurkan pada  Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam kondisi aman dan layak konsumsi.

"Kita datang di sini untuk meyakinkan uji organoleptik terhadap beras yang akan disalurkan, mulai dari warna hingga persentase butir patah. Setelah dicek langsung, warnanya masih sangat bagus dan tergolong beras baru, bukan beras lama. Beras ini aman dikonsumsi, bebas kutu, dan tidak ada masalah lain," tegas Paryoto.

Ia juga memberikan jaminan perlindungan bagi konsumen. Apabila saat pendistribusian ditemukan beras yang kualitasnya menurun atau tidak layak konsumsi, masyarakat diimbau tidak ragu melapor.

"Ketika ada hal itu saat pendistribusian, penerima manfaat bisa langsung melakukan komplain dan akan segera kami ganti sesuai SOP yang berlaku," tambahnya.

Dari sisi perdagangan, Kepala Disdagkop dan UM Kabupaten Madiun, Indra Setyawan, menilai ketersediaan beras berkualitas dengan harga terjangkau sangat krusial dalam menekan laju inflasi serta menjaga daya beli masyarakat.

"Ketersediaan pasokan beras yang berkualitas dan terjangkau merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas harga di masyarakat. Program SPHP Beras diharapkan dapat membantu menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan sehingga harga beras tetap terkendali," paparnya.

Untuk mendukung seluruh program penyaluran Bapang maupun pasar murah, Bulog Cabang Madiun memastikan ketersediaan pasokan dalam posisi yang sangat aman. Total stok yang dikuasai saat ini mencapai 97.000 ton setara beras yang tersebar di beberapa pergudangan di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ngawi.

"Khusus untuk yang tersimpan di Gudang Balerejo ini saja, totalnya mencapai 20.000 ton beras," pungkas Agung Sarianto. (ir)

 

Musim Kemarau, PDAM Kabupaten Madiun Siapkan Layanan Ekstra Bagi Pelanggan

Iki Radio – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya Kabupaten Madiun, atau yang lebih dikenal dengan PDAM Kabupaten Madiun, menyiapkan layanan ekstra untuk menjamin pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga selama musim kemarau tahun ini.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama PDAM Kabupaten Madiun, Imansyah Novianto, di sela-sela kegiatan "Baha Bersahaja" yang berlangsung di Desa Dempelan, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Rabu (22/7/2026).

Imansyah mengungkapkan bahwa seiring memasukinya musim kemarau, tingkat pemakaian air bersih oleh pelanggan mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Meski demikian, pihaknya belum merinci secara detail besaran persentase maupun volume kenaikan konsumsi air tersebut.

Guna memastikan pasokan air tetap terdistribusi dengan baik dan pelayanan masyarakat tidak terganggu, PDAM Kabupaten Madiun telah menyiagakan armada mobil tangki yang siap diterjunkan sewaktu-waktu.

"Mobil tangki ini disiagakan untuk membantu suplai air bersih secara langsung kepada para pelanggan yang membutuhkan penanganan darurat selama musim kemarau," ujarnya.

Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pelanggan setia PDAM Kabupaten Madiun, untuk tetap bijak dan melakukan penghematan dalam penggunaan air sehari-hari guna menjaga kestabilan pasokan selama kemarau berlangsung.(ir)

Bank Jatim Caruban Berkomitmen Perkuat Sinergi Dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Madiun

Iki Radio — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) Cabang Caruban menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan perbankan sekaligus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Madiun dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.


Sebagai Kantor Cabang Penuh yang berlokasi di Jalan Panglima Sudirman No. 179, Caruban, Bank Jatim Cabang Caruban aktif melayani berbagai kebutuhan transaksi perbankan, baik untuk masyarakat umum maupun instansi pemerintah daerah di wilayah Kabupaten Madiun dan sekitarnya.

Dalam peran operasionalnya, Bank Jatim Cabang Caruban menyediakan ragam fasilitas perbankan daerah yang komprehensif. Mulai dari layanan pembukaan rekening, tabungan, penyaluran pinjaman dan kredit, hingga integrasi layanan digital perbankan untuk kemudahan transaksi pelanggan di era modern.

Tidak hanya berfokus pada layanan finansial harian, Bank Jatim Cabang Caruban juga terus mengambil peran aktif dalam menggerakkan potensi ekonomi lokal. Salah satu prioritas utamanya adalah memperkuat dan mengembangkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta perkoperasian melalui penyaluran kredit yang tepat sasaran.

Capaian positif Pemkab Madiun di bidang perkoperasian turut menjadi pemantik semangat bagi seluruh elemen perbankan untuk terus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Segenap Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah, Jajaran Direksi, serta seluruh insan Jatimers Bank Jatim Cabang Caruban menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Bupati Madiun, Bapak H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., atas diraihnya penghargaan bergengsi sebagai Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi Republik Indonesia dalam rangkaian Peringatan Hari Koperasi ke-79 yang berlangsung di Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Madiun dalam membina ekosistem ekonomi kerakyatan, yang sejalan dengan visi Bank Jatim Cabang Caruban untuk terus tumbuh dan maju bersama masyarakat Madiun.(*ir)

 

Bupati Madiun Terima Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026. Ini Daftar Lengkap Penerima Penghargaan Dalam Hari Koperasi Ke 79 di Pamekasan

Iki Radio - Rasa bangga tentu juga dirasakan masyarakat ketika kepala daerahnya meraih sebuah penghargaan bergengsi. 

Gelar Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur diberikan kepada beberapa kepala daerah di Jawa Timur yang dinilai berprestasi dalam memajukan dan membina perkoperasian di wilayahnya. 

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi RI pada peringatan Hari Koperasi (Harkop) tingkat Provinsi Jawa Timur.

Berikut daftar lengkap pemerima penghargaan dalam puncak peringatanHari Koperasi ke 79 di Pamekasan Madura, Selasa (21/7/2026).

Jer Basuki Bidang Koperasi: 

1. Bupati Tuban

Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur: 

1. Bupati Pamekasan 

2. Bupati Lamongan 

3. Bupati Probolinggo 

4. Bupati Malang 

5. Plt. Bupati Tulungagung 

6. Walikota Mojokerto 

7. Bupati Madiun 

8. Walikota Malang 

Penggerak Koperasi Jawa Timur  

1. Soedjiadi, S.H - Ketua Koperasi Konsumen Gabungan Pegawai RI Jatim 

2. Nyadin, M.A.P - Ketua Dekopinda Kab. Tulungagung 

3. Masyudi Kanzillah, S.Ag - Ketua KSPPS BMT Nuansa Umat Sumenep 

4. Sugianto, S.Kep,Ners.,M.M - Ketua Dekopinda Kab. Probolinggo 

5. Erlin Sulistyawati - Ketua Asosiasi Koperasi Wanita Se-Malang Raya 

Dharma Bakti Koperasi Jawa Timur  

1. Prof. Dr. Siti Marwiyah, S.H.,M.H - Rektor Universitas Dr. Soetomo Surabaya 

2. Prof. Prof. Dr. Iwan Permadi, S.H.,M.Hum - Akademisi Universitas Brawijaya 

3. Winardi Legowo, Direktur Utama Pt. Bank Jatim 

4. Drs. Agus Wijaya, M.A.P - Koperasi Pegawai Beringin Kab. Tuban 

5. Dr. Herman Suryokumoro,S.H.,M.S - Majelis Pakar Dekopinwil Jatim 

Penghargaan Koperasi Berprestasi  

1. Juara I Kategori Koppontren Mandiri : Koperasi Konsumen Syariah Pondok Pesantren Alyasini Kab. Pasuruan 

2. Juara I Kategori Koperasi Agro Lestari: Koperasi Produsen Syariah Agro Niaga Jabung Syariah Jawa Timur Kab. Malang 

3. Juara I Kategori Koperasi Niaga : Koperasi Konsumen Syariah Senyum Berkah Manfaat Kab. Magetan

4. Juara I Kategori Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih : Koperasi Desa Merah Putih Sidomulyo Kab. Jember 

5. Juara I Kategori Koperasi Sektor Pembiyaaan : KSPPS Mitra Usaha Ideal Kab. Gresik 

Penghargaan kepada KDKMP dengan nilai transaksi tertinggi di Jawa Timur melalui SIMKOPDES: 

1. Ketua KDMP Pucangan Kecamatan Montong Kab. Tuban   

2. Ketua KKMP Tukangkayu Kecamatan Banyuwangi  Kab. Banyuwangi 

3. Ketua KDMP Karangagung Kecamatan Palang Kab. Tuban  

4. Ketua KDMP Rengel Kab. Tuban  

5. Ketua KDMP Bakalanwringinpitu Kab. Sidoarjo 

6. Ketua KDMP Dapet Balongpanggang Kab. Gresik   

7. Ketua KDMP Gesikharjo Kab. Tuban 

8. Ketua KDMP Bedali Kab. Kediri 

9. Ketua KDMP Tangunan Kab. Mojokerto   

10. Ketua KDMP Tlogoagung Kab. 

Penghargaan UKM Berprestasi  

1. Juara I Kategori Makanan minuman : UKM Zama (Bordir Malang) 

2. Juara I Kategori Fashion dan Kriya : UKM Aranaspice (Olahan Rempah) 

Puncak Peringatan Harkop ke-79 di Bakorwil Pamekasan: Bupati Madiun Sabet Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026

IkiRadio — Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi (Harkop) ke-79 Tingkat Provinsi Jawa Timur yang dipusatkan di Bakorwil IV Pamekasan, Madura, Selasa (21/07/2026). 

Dalam agenda tersebut, Bupati Madiun tampak didampingi oleh Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Indra Setyawan.

Momen istimewa mewarnai kehadiran jajaran Pemkab Madiun kali ini. Bupati Madiun Hari Wuryanto sukses meraih penghargaan bergengsi sebagai Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur Tahun 2026. 

Apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi Indonesia, Ferry Juliantono.

Acara ini turut dihadiri oleh Staf Khusus Koperasi Merah Putih, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, jajaran Bupati/Walikota se-Jawa Timur, serta para pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) se-Jawa Timur.

Selain seremonial peringatan Harkop ke-79, rangkaian kegiatan juga diintegrasikan dengan pembukaan Koperasi Explore 2026 bertajuk “Pasar Koperasi & UMKM”, sebuah ajang pameran untuk mendorong pemasaran produk lokal dan UMKM unggulan daerah.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam sambutannya menekankan peran vital koperasi di tengah dinamika ekonomi global. Menurutnya, koperasi telah membuktikan tangguhnya daya tahan dalam memperkuat ekonomi rakyat, memberdayakan pelaku UMKM, hingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

"Masyarakat dan penggerak koperasi harus terus berinovasi serta beradaptasi mengikuti perkembangan zaman dan era digital. Langkah ini penting agar koperasi kita tumbuh menjadi lembaga yang profesional, modern, dan memiliki daya saing tinggi," pungkas Khofifah.

Sementara itu, Menteri Koperasi Indonesia, Ferry Juliantono, dalam paparan utamanya menjelaskan arah kebijakan strategis pemerintah pusat. Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, nantinya seluruh penyaluran kebutuhan subsidi—mulai dari gas, pupuk, hingga bahan kebutuhan pokok—akan difokuskan dan dilaksanakan melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Tak hanya subsidi, Ferry menambahkan bahwa Kopdes juga akan menjadi hub utama untuk pelayanan publik bidang ekonomi. Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), Kredit Usaha Mikro (KUM), saluran channeling, Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga layanan jasa perbankan siap diintegrasikan di tingkat desa melalui ekosistem koperasi tersebut.

Gerakan Indonesia Asri di Banyuwangi, Ribuan Peserta Gotong Royong Bersihkan Pantai Ancol Plengsengan

Iki Radio - Lebih dari seribu orang bergerak membersihkan pantai di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Pantai Ancol Plengsengan, Kelurahan Lateng, Banyuwangi, Selasa (21/6/2026) pagi. Aksi itu bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), gerakan yang dicanangkan Presiden Prabowo untuk mendorong kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Aksi bersih-bersih pantai di Banyuwangi tersebut diinisiasi oleh Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri dan Pemkab, diikuti berbagai unsur elemen masyarakat. Ada nelayan, warga, pegiat lingkungan, aparatur sipil negara, kepolisian, TNI, mahasiswa, hingga pelajar.

Sejak pagi mereka menyebar ke berbagai area untuk membersihkan sampah di sekitar kawasan tersebut. 

"Hari ini di Banyuwangi, Kemendagri bekerja sama dengan pemkab melakukan gerakan Indonesia ASRI. Ini gerakan peduli lingkungan, terutama kepedulian terhadap sampah, kepedulian terhadap ketertiban lingkungan," kata Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal.

Dia menyebut, Kemendagri sengaja memilih Banyuwangi sebagai salah satu daerah promosi gerakan Indonesia ASRI lantaran dinilai selalu konsisten dalam mengimplementasikan program strategis nasional.

"Karakter Banyuwangi ini kalau ada arahan selalu dilakukan dengan serius. Oleh karena itu, kami yakin daerah ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Termasuk pelaksanaan gerakan Indonesia ASRI," ujarnya. 

Di Banyuwangi, Gerakan Indonesia ASRI telah diadopsi dan diimplementasikan sebagai gerakan Banyuwangi Asri. Aksi bersih-bersih sampah tersebut secara rutin dan berkelanjutan digelar di berbagai titik.

"Rutin kita lakukan, bahkan tiap kecamatan, kelurahan/desa lakukan bersih-bersih lingkungannya," kata Ipuk.

Ipuk menjelaskan, Banyuwangi mengimplementasikan Gerakan Indonesia ASRI bukan hanya dengan bersih-bersih kawasan pantai. Tetap juga dengan berbagai upaya yang lain.

"Misalnya dengan memunculkan kesadaran masyarakat untuk menjaga Banyuwangi agar selalu dalam kondisi aman, sehat, resik, dan indah," ucap dia.

Soal persampahan, kata dia, Kabupaten Banyuwangi juga memiliki beberapa TPS3R yang saat ini telah beroperasi dan tengah dibangun. Kehadiran TPS3R berdampak signifikan terhadap pengelolaan sampah di Banyuwangi. (*)

Serangan Tikus Meluas, Petani Tempeh Tengah Dapat Jurus Baru Selamatkan Panen

Iki Radio - Produktivitas pertanian di Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, menjadi perhatian bersama setelah sekitar 40 hektare lahan padi dan jagung terdampak serangan hama tikus.

Menyikapi kondisi tersebut, Kelompok Tani (Poktan) Pancer Tirto II bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) menggelar sosialisasi dan praktik pengendalian hama guna menekan risiko kerusakan tanaman serta menjaga hasil panen petani di hamparan lahan seluas kurang lebih 50 hektare, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di rumah Ketua Poktan Pancer Tirto II, Suri, tersebut diikuti 30 anggota kelompok tani dan didampingi langsung oleh Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Tempeh Tengah, Nanda Sinatrya. Selain mendapatkan pembekalan mengenai strategi pengendalian hama tikus, para petani juga mempraktikkan secara langsung teknik pencegahan yang dapat diterapkan di lahan masing-masing.

Dalam sesi praktik, peserta mempelajari cara menyiapkan media pengendalian hama tikus, mulai dari pencampuran bahan hingga teknik penempatan yang tepat di area persawahan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan petani dalam melakukan pengendalian secara mandiri sehingga serangan hama dapat ditekan sejak dini.

"Pengendalian hama tikus tidak cukup dilakukan secara individu. Dibutuhkan kerja sama seluruh petani dalam satu hamparan agar populasi tikus dapat ditekan secara efektif. Melalui kegiatan ini kami berharap petani memahami teknik pengendalian yang benar sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga," ujar Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Tempeh Tengah, Nanda Sinatrya.

Sementara itu, Ketua Poktan Pancer Tirto II, Suri, mengapresiasi antusiasme seluruh anggota kelompok tani yang mengikuti kegiatan hingga praktik selesai. Menurutnya, pengendalian hama tidak hanya membutuhkan metode yang tepat, tetapi juga kekompakan seluruh petani dalam menerapkannya di lapangan.

"Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini dapat langsung diterapkan di lahan masing-masing. Dengan kebersamaan dan kekompakan seluruh anggota, kami optimistis serangan hama tikus dapat diminimalkan sehingga hasil panen padi dan jagung petani tetap terjaga," ungkapnya.

Melalui sosialisasi dan praktik lapangan tersebut, Poktan Pancer Tirto II bersama PPL terus memperkuat langkah pengendalian hama sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas pertanian.

Sinergi ini diharapkan mampu melindungi hasil panen, meningkatkan ketahanan pangan, sekaligus mendukung kesejahteraan petani di Desa Tempeh Tengah.

Pemkab Madiun Lepas 11 Peserta Tim Ekspedisi Patriot 2026

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar kegiatan pembekalan sekaligus pelepasan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) tahun 2026 di Ruang IT Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Selasa (21/7/2026).

Sebanyak 11 peserta asal Kabupaten Madiun yang lolos seleksi ketat siap diberangkatkan pada Kamis, 23 Juli 2026. Mereka akan menjalani masa pengabdian selama 4 bulan di berbagai lokasi kawasan transmigrasi, termasuk Papua dan Sulawesi.

Program Ekspedisi Patriot yang digagas Kementerian Transmigrasi RI ini merupakan langkah lanjutan dari tahap investigasi dan profiling potensi daerah yang telah dilaksanakan pada tahun 2025.

Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi menyampaikan bahwa para peserta TEP ini merupakan lulusan dari sejumlah perguruan tinggi diantaranya Universitas Airlangga (Unair) 5 orang, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) 3 orang, Universitas Brawijaya (UB) 2 orang, dan Universitas Gadjah Mada (UGM) 1 orang.

"Tahun lalu mereka ditugaskan melakukan pemetaan dan investigasi potensi daerah (strength, weakness, opportunity). Tahun ini, mereka dikirim untuk mengaplikasikan ilmu akademisnya di lapangan. Tujuannya mengedukasi masyarakat dan transmigran lokal agar mampu memanfaatkannya demi meningkatkan taraf hidup serta kesejahteraan," ujar Wabup Purnomo Hadi.

Wabup juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, mengingat medan penugasan di luar Pulau Jawa memiliki tantangan tersendiri, termasuk risiko penyakit seperti malaria. Sebagai bentuk kontribusi dan dukungan nyata, Pemkab Madiun memfasilitasi perlindungan medis melalui Dinas Kesehatan, uang bekal, serta jaminan perlindungan BPJS Ketenagakarjaan.

Kabid Penempatan dan Ketransmigrasian (Penta) Disnakertrans Provinsi Jawa Timur, Purwanti Utami, mengapresiasi keikutsertaan aktif Kabupaten Madiun. Dari total sekitar 300 peserta se-Jawa Timur yang tersebar di 37 kabupaten/kota, 11 di antaranya merupakan delegasi unggulan asal Madiun.

"Kami berharap adik-adik sekalian selama 4 bulan di kawasan transmigrasi bisa menjadi agent of change serta pandai beradaptasi dengan budaya dan lingkungan setempat. Pengalaman ini juga membuka peluang besar bagi mereka untuk mengakses program Beasiswa Patriot di masa mendatang," ungkap Purwanti Utami.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, melaporkan bahwa sebelum pelepasan resmi, para peserta telah dibekali materi dari Dinas Kesehatan, Bakesbangpol, dan BPJS Ketenagakarjaan. Acara pelepasan juga dihadiri oleh para Camat dan Kepala Desa asal para peserta.

Salah satu peserta asal Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Muhammad Zamil Akbar (23), mengungkapkan motivasinya bergabung dalam Ekspedisi Patriot. 

Lulusan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya ini memilih fokus penugasan pada sektor pengembangan perikanan dan budidaya tambak.

"Saya ingin memaksimalkan dan mengaplikasikan ilmu perkuliahan secara langsung di lapangan. Persiapan utama yang saya lakukan adalah mendalami kembali materi keilmuan, menjaga fisik, serta menyiapkan mental untuk beradaptasi di luar Pulau Jawa," tutur Zamil.

Rombongan TEP asal Kabupaten Madiun ini dijadwalkan bertolak menuju Surabaya dan Jakarta pada 23 Juli 2026, sebelum melanjutkan perjalanan ke lokasi penempatan masing-masing pada 24 Juli 2026.(ir)

Perkuat Ekosistem Koperasi Jatim, Pendopo Agung Pamekasan Jadi Tuan Rumah Temu Bisnis Harkopnas ke-79

Iki Radio — Ratusan pengurus koperasi dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Timur memadati Pendopo Agung Ronggosukowati, Kabupaten Pamekasan, pada Senin malam (20/7/2026). 

Kehadiran para pegiat ekonomi kerakyatan ini dalam rangka menghadiri Sarasehan dan Temu Bisnis Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Wilayah Jawa Timur.

Mengusung tema "Penguatan Kerja Sama Antar Koperasi dan Keberpihakan Negara dalam Mewujudkan Koperasi sebagai Pilar Perekonomian Bangsa", kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum strategis untuk memperkuat jejaring bisnis dan ekosistem koperasi di Jawa Timur.

Selain sarasehan dan temu bisnis, acara ini dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan bagi koperasi-koperasi berprestasi dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Pamekasan, Endy Alim Abdi Nusa, menjelaskan bahwa forum ini dirancang untuk mempertemukan pelaku koperasi langsung dengan mitra usaha guna membuka peluang pasar baru.

"Kegiatan ini bertujuan membangun jejaring, membuka peluang kerja sama bisnis, sekaligus memperkuat posisi koperasi sebagai pilar perekonomian nasional. Forum ini juga menjadi wadah membahas arah kebijakan pengembangan koperasi sekaligus menyusun rekomendasi strategis," ujar Endy.

Untuk memberikan wawasan bisnis modern, panitia menghadirkan narasumber tepercaya, di antaranya Manajer Operasional Koperasi Konsumen Kana Surabaya, Rahmat Sampurna, serta akademisi dari Universitas Ciputra, Prof. Murpin Josua Sembiring. Kehadiran Koperasi Konsumen Kana diharapkan mampu membuka akses pasar serta memperkuat rantai pasok antarkoperasi melalui praktik bisnis yang lebih profesional.

Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Pamekasan, Buna’i, menekankan pentingnya koperasi untuk keluar dari stigma klasik yang hanya mengidentikkan koperasi sebagai lembaga simpan pinjam.

"Koperasi harus kembali pada roh utamanya: dari anggota, dikelola oleh anggota, dan hasilnya untuk kesejahteraan anggota. Potensi di sektor produksi, perdagangan, hingga jasa harus terus dikembangkan," tegas Buna’i.

Dari sarasehan tersebut, lahir sejumlah rekomendasi strategis, salah satunya adalah dorongan kepada pemerintah untuk mengevaluasi regulasi yang dirasa rumit dan membebani pergerakan koperasi. "Kalau regulasi terlalu berat, koperasi akan sulit berkembang," tambahnya.

Pandangan senada disampaikan oleh Bupati Pamekasan, Kholilurrahman. Ia menilai reorientasi peran koperasi sangat krusial agar koperasi benar-benar menjadi soko guru perekonomian masyarakat.

Kholilurrahman mengungkapkan bahwa Pemkab Pamekasan siap memfokuskan program pemberdayaan melalui pelatihan dan pendampingan pasca-rangkaian Harkopnas.

"Koperasi yang sudah mandiri akan didorong berkembang lebih luas. Koperasi kategori menengah jadi prioritas pembinaan, sedangkan koperasi yang dinilai terlalu tertinggal akan dievaluasi sebagai bagian dari penataan kelembagaan," pungkasnya.

Kegiatan Harkopnas ke-79 tingkat Jawa Timur ini juga menyedot perhatian berbagai pimpinan daerah. 

Turut hadir langsung dalam rombongan dari Kabupaten Madiun, antara lain Bupati Madiun Hari Wuryanto, didampingi Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun Indra Setyawan, serta Ketua Dekopinda Kabupaten Madiun, Sarwana.

Kehadiran para pejabat daerah dan pimpinan Dekopinda dari berbagai kabupaten/kota ini menjadi bukti komitmen bersama dalam memajukan dan memodernisasi gerakan koperasi di Jawa Timur.(ir)

Pertahankan Gelar Juara dan Kesiapsiagaan Bencana, Bupati Madiun Cek Armada hingga Mental Personel BPBD

Iki Radio — Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menargetkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun tidak hanya sigap dan siap menghadapi ancaman bencana alam, tetapi juga mampu mempertahankan gelar juara pada Lomba Keterampilan BPBD Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin Apel Gelar Peralatan BPBD yang berlangsung di Pendopo Muda Graha, Madiun, pada Senin (20/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Hari Wuryanto melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan sarana, armada operasional, hingga personel BPBD. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh potensi kebencanaan di wilayah Kabupaten Madiun dapat terdeteksi dan tertangani dengan cepat.

Menurut Hari, kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana tidak cukup jika hanya mengandalkan infrastruktur dan peralatan yang memadai. Lebih dari itu, kesiapan mental dan spiritual para petugas di lapangan menjadi fondasi utama.

"Kita harus memastikan bahwa usaha lahiriah berupa kesiapan peralatan dan kompetensi personel harus berjalan beriringan dengan ikhtiar batiniah. Jangan pernah abai terhadap protokol keselamatan, namun tetaplah berserah diri dalam menjalankan tugas kemanusiaan agar senantiasa diberikan perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Esa," ujar Hari Wuryanto dalam arahannya.

Selain memastikan kesiapsiagaan wilayah, Bupati juga membakar semangat kontingen BPBD Kabupaten Madiun yang akan bertanding dalam ajang kompetisi keterampilan kebencanaan tingkat Jawa Timur. Ia berharap prestasi gemilang tahun lalu dapat terulang kembali.

"Tahun lalu kita berhasil meraih predikat juara satu. Saya berharap tahun ini kontingen kita mampu mempertahankan prestasi tersebut. Keberhasilan ini bukan sekadar piala, melainkan bukti dedikasi profesionalisme petugas kita. Saya ingin prestasi ini menjadi kado istimewa untuk hari ulang tahun Kabupaten Madiun yang kita cintai ini," tegasnya.

Usai memimpin apel, Bupati Madiun beserta jajaran pimpinan daerah meninjau langsung barisan kendaraan operasional, peralatan penanggulangan bencana, serta perlengkapan teknis yang disiapkan BPBD, baik untuk penanganan darurat maupun untuk kebutuhan kompetisi mendatang.(ir)

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Batam Sukses Besar, Dataran Engku Putri Dipenuhi Ribuan Penonton

Iki Radio - Ribuan masyarakat memadati Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (20/7/2026), untuk mengikuti nonton bareng (nobar) final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Argentina yang digelar Pemerintah Kota Batam. Antusiasme warga yang terus berdatangan sejak malam hari membuat kawasan tersebut dipenuhi lautan penonton, menjadikan nobar berlangsung semarak sekaligus tertib hingga pertandingan usai.

Wali kota Batam, Amsakar Achmad, menyapa, warga saat nobar final piala dunia FIFA 2026 di Dataran Engku Putri Batamcentre, Senin (20/7/2026).

Wali kota Batam, Amsakar Achmad, hadir bersama masyarakat menikmati laga puncak yang mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia tersebut. Kehadirannya disambut hangat warga yang sejak awal memadati area nobar bersama keluarga, kerabat, hingga komunitas sepak bola.

Amsakar menyampaikan, apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga suasana nobar tetap kondusif selama penyelenggaraan berlangsung.

“Terima kasih kepada seluruh warga Batam, khususnya para pecinta sepak bola, yang telah hadir dan bersama-sama memeriahkan nobar final Piala Dunia malam ini. Kebersamaan seperti ini menjadi energi positif bagi kita semua,” ujarnya.

Ia menilai, partai final antara Spanyol dan Argentina merupakan laga yang paling dinantikan pencinta sepak bola dunia.

“Ini adalah final yang ideal. Kedua tim memiliki kualitas untuk menjadi juara dunia dan saya yakin pertandingan akan berlangsung ketat,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat terus menjaga sportivitas dan kebersamaan selama menyaksikan pertandingan.

“Saya berharap kita tetap menjaga kekompakan. Siapa pun yang menjadi juara, kita semua tetap bersaudara,” pesannya.

Saat pertandingan dimulai, suasana Dataran Engku Putri semakin bergemuruh. Sorak sorai pendukung Spanyol maupun Argentina silih berganti mengiringi jalannya pertandingan. Setiap peluang yang tercipta langsung disambut tepuk tangan dan teriakan ribuan penonton, menciptakan atmosfer layaknya berada di stadion.

Keseruan nobar semakin lengkap dengan pengundian doorprize pada jeda babak pertama. Panitia menyediakan beragam hadiah, termasuk dua unit sepeda motor sebagai hadiah utama. Pengumuman para pemenang disambut sorak gembira dari masyarakat yang memadati lokasi.

Memasuki babak kedua, Spanyol tampil lebih dominan dengan menguasai jalannya pertandingan, sementara Argentina mengandalkan serangan balik. Namun, hingga waktu normal berakhir, kedua tim belum mampu memecah kebuntuan.

Laga akhirnya ditentukan pada babak tambahan waktu. Argentina harus bermain dengan 10 pemain setelah Enzo Fernández menerima kartu kuning kedua pada menit ke-94. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Spanyol untuk terus meningkatkan intensitas serangan.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-106 melalui gol Ferran Torres yang sukses memanfaatkan peluang di depan gawang. Gol tunggal itu memastikan Spanyol unggul 1-0 sekaligus mengunci kemenangan hingga peluit panjang dibunyikan.

Keberhasilan Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia FIFA 2026 disambut gegap gempita oleh para pendukungnya. Meski memberikan dukungan kepada tim yang berbeda, seluruh masyarakat tetap menikmati momen tersebut dengan penuh kebersamaan.

Kesuksesan penyelenggaraan nobar ini menjadi bukti tingginya antusiasme masyarakat Batam terhadap ajang Piala Dunia FIFA 2026. Ribuan warga yang memadati Dataran Engku Putri hingga penuh tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan suasana yang kondusif sepanjang acara, menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang kebersamaan sekaligus hiburan bagi masyarakat Batam.

 

close
Pasang Iklan Disini