Iki Terbaru/Paling Greeess

PM Spanyol Pedro Sanchez Serukan Reformasi DK PBB dan Penghapusan Hak Veto

Iki Radio — Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyerukan reformasi mendasar pada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB). Dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB, Sanchez mendesak perwujudan keterwakilan yang adil bagi seluruh kawasan dunia serta penghapusan hak veto yang selama ini dimiliki oleh para anggota tetap.

"Kita perlu mereformasi Dewan Keamanan agar semua kawasan di dunia memiliki keterwakilan yang adil, dan agar kita dapat menghapuskan hak veto anggota tetap," tegas Sanchez dalam pidatonya, dikutip dari Anadolu, Kamis (24/9/2026).

Sanchez menekankan pentingnya prinsip keadilan dalam lembaga PBB tersebut. Menurutnya, merujuk pada Piagam PBB, tidak ada satu negara pun yang berhak menjadi hakim atas kasusnya sendiri, terlepas dari seberapa besar kekuatan yang dimiliki negara tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, PM Spanyol tersebut memperingatkan bahwa prinsip-prinsip utama sistem internasional saat ini kian terancam. Pilar-pilar seperti perdamaian, keberlanjutan, dan kesetaraan peluang dinilainya sedang mendapat serangan dari aktor politik maupun pemerintah tertentu yang berupaya menyeret dunia kembali ke masa lalu yang kelam.

Menanggapi berbagai konflik global, Sanchez memaparkan berbagai langkah konkret yang telah diambil pemerintah Spanyol. Madrid terus menegakkan aturan internasional dengan menerapkan sanksi terhadap Rusia serta memberlakukan embargo senjata kepada pemerintah Israel. Ia juga kembali mengecam keras tindakan yang dilancarkan PM Israel Benjamin Netanyahu di Gaza.

Sebagai penutup, Sanchez menegaskan bahwa sistem multilateralisme tetap menjadi jalan terbaik untuk mengelola ketergantungan antarnegara di era global. Ia mengajak seluruh pemimpin dunia untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap PBB sekaligus memperkuat peran organisasi tersebut dalam menjaga perdamaian dunia.

 

Bunda PAUD Banjarbaru Ajak Anak Belajar Lewat Cerita dan Bermain

Iki Radio - Wali kota Banjarbaru yang juga Bunda PAUD Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, mengajak, anak-anak usia dini belajar melalui kegiatan yang menyenangkan saat mengunjungi empat satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Banjarbaru Selatan dan Banjarbaru Utara, Kamis (24/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Lisa tidak hanya meninjau layanan pendidikan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan anak-anak melalui kegiatan membaca buku dan mendongeng.

Kunjungan dilakukan untuk melihat kualitas layanan pendidikan, pemenuhan hak anak, serta penerapan program pendidikan karakter dan inklusi di tingkat PAUD.

Di hadapan para pendidik dan orang tua, Lisa mengingatkan agar anak usia dini tidak dibebani dengan kegiatan belajar yang berlebihan. Menurutnya, proses pendidikan pada usia tersebut perlu disesuaikan dengan tahap tumbuh kembang anak.

“Pendidikan anak usia dini sejatinya adalah fondasi awal tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, saya berpesan kepada seluruh guru dan pendidik agar jangan membebani anak-anak kita. Dunia PAUD pada dasarnya adalah dunia bermain yang menyenangkan,” kata Lisa.

Selain melihat proses pembelajaran, Lisa juga meninjau, kondisi sarana dan prasarana pendidikan. Saat mengunjungi Satuan PAUD Sejenis (SPS) Seroja, ia menemukan sejumlah fasilitas yang masih perlu diperbaiki.

“Saat berkunjung ke SPS Seroja, kami melihat masih ada beberapa sarana dan prasarana yang kurang layak. Pemerintah Kota Banjarbaru berkomitmen untuk memberikan bantuan pemenuhan fasilitas yang kurang tersebut agar anak-anak dapat belajar dan bermain dengan lebih nyaman, aman, dan ceria,” ujarnya.

Empat satuan PAUD yang menjadi lokasi kunjungan, yakni:

Satuan Pendidikan Kemala Bhayangkari 23, Kelurahan Guntung Paikat, dengan kegiatan Literasi Karakter melalui program “Bunda PAUD Bercerita” untuk mengenalkan nilai-nilai moral kepada anak sejak dini.

TK Negeri Idaman, Kelurahan Loktabat Selatan, yang menjadi lokasi peninjauan penerapan pendidikan inklusi untuk memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan secara setara.

SPS Seroja, Kelurahan Loktabat Utara, yang menjadi lokasi pelaksanaan program Bina Keluarga Balita sekaligus peninjauan kebutuhan sarana dan prasarana.

TK Negeri Pembina Kota Banjarbaru, Kelurahan Loktabat Utara, untuk melihat penerapan dan penguatan program Sekolah Ramah Anak.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Banjarbaru memperkuat sinergi antara satuan pendidikan, keluarga, dan pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang anak yang sehat, berkarakter, dan bahagia.

 

Mengenal Sejarah dan Makna Hari Tani Nasional Setiap 24 September

Iki Radio — Indonesia memperingati Hari Tani Nasional setiap tanggal 24 September sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan sejarah panjang para petani. Momen tahunan ini diresmikan langsung oleh Presiden Soekarno melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 169 Tahun 1963.


Penetapan Hari Tani Nasional merujuk pada tanggal disahkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA). Pembentukan UUPA ini merupakan langkah nyata untuk menjalankan amanat Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 demi mewujudkan kemakmuran rakyat, khususnya para pekerja di sektor agraria.

Perjalanan merumuskan hukum agraria nasional memakan waktu hingga 12 tahun sejak 1948. Proses panjang ini melibatkan berbagai kepanitiaan, antara lain:

  • Panitia Agraria Yogya (1948)
  • Panitia Agraria Jakarta (1951)
  • Panitia Soewahjo (1955)
  • Panitia Negara Urusan Agraria (1956)
  • Rancangan Soenarjo (1958)
  • Rancangan Sadjarwo (1960)

Kehadiran UUPA bertujuan menyusun dasar hukum agraria yang tunggal dan sederhana, meletakkan kepastian hukum pertanahan, serta mengikis ketimpangan demi kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, penguatan sektor pertanian terus berlanjut melalui pembentukan institusi pendukung. Pemerintah mendirikan Badan Litbang Pertanian pada dekade 1970-an yang kemudian direorganisasi lewat Keppres No 24 Tahun 1983. Pembentukan Departemen Koperasi pada 1980 serta hadirnya Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) di berbagai daerah turut memperkuat kapasitas teknis petani skala kecil.

Masyarakat dapat memperingati Hari Tani Nasional dengan berbagai cara sederhana, seperti membagikan edukasi dan isu-isu pertanian di media sosial untuk meningkatkan kesadaran publik. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk terus menghargai serta mendukung perjuangan petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan bangsa.

 

Peringati Hari Tani Nasional 2026, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi dan Dorong Kesejahteraan Petani Jawa Timur

Iki Radio – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petani di Jawa Timur atas kerja keras dan kontribusinya dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Apresiasi tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional 2026 yang jatuh pada Kamis (24/9/2026).

Khofifah menegaskan bahwa petani memiliki peran strategis sebagai penggerak perekonomian desa dan pilar kedaulatan bangsa. Momen peringatan ini diharapkan menjadi peneguh komitmen bersama untuk membangun sektor pertanian yang modern, mandiri, dan berkelanjutan.

"Selamat Hari Tani Nasional Tahun 2026 kepada seluruh petani, khususnya para petani di Jawa Timur. Terima kasih atas kerja keras, ketekunan, dan pengabdian panjenengan semua. Dari tangan para petani, pangan tersedia, ekonomi desa bergerak, dan ketahanan bangsa terus terjaga," ujar Khofifah.

 

Pertahankan Posisi Lumbung Pangan Nasional

Peran besar petani Jatim terbukti dari keberhasilan menjaga posisi sebagai produsen padi dan beras tertinggi di Indonesia sejak 2020 hingga Semester I 2026.

Berdasarkan data BPS Jawa Timur, sepanjang 2025 produksi padi Jatim mencapai 10,44 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) dari luas panen 1,84 juta hektare. Tren positif ini berlanjut pada periode Januari–Oktober 2026, di mana produksi padi diperkirakan mencapai 9,86 juta ton GKG (naik 5,13 persen) dan produksi beras mencapai 5,69 juta ton (naik 5,13 persen) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Capaian ini merupakan buah dari kerja keras para petani, penyuluh, kelompok tani, serta seluruh pemangku kepentingan sektor pertanian. Posisi sebagai lumbung pangan Indonesia harus terus kita jaga dan perkuat," tegas Khofifah.

 

Fokus Kesejahteraan dan Modernisasi Sektor Pertanian

Khofifah menekankan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya diukur dari tingginya hasil panen, tetapi juga harus berdampak pada kesejahteraan petani. Pemprov Jatim berkomitmen memperkuat ekosistem pertanian dari hulu ke hilir melalui bantuan benih unggul, pupuk, perbaikan irigasi, mekanisasi, hingga kepastian pasar.

Selain itu, modernisasi dan digitalisasi sektor pertanian terus didorong untuk menghadapi tantangan perubahan iklim. Khofifah juga mengajak generasi muda untuk aktif terjun ke bisnis pertanian modern.

"Masa depan pangan berada di tangan generasi muda. Mari kita bangun pertanian sebagai sektor yang modern, inovatif, menguntungkan, dan membanggakan agar semakin banyak anak muda tertarik menjadi petani maupun wirausaha pertanian," pungkasnya.

 

Harga Emas Antam Turun ke Rp2.605.000 per Gram, Nilai Buyback Anjlok Rp30.000

Iki Radio - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami pembalikan arah pada perdagangan Kamis (24/9/2026). Setelah sempat mencatatkan kenaikan pada hari sebelumnya, harga emas dipatok melemah pada pagi ini.

Mengutip laman resmi Logam Mulia Butik Pulo Gadung, Jakarta Timur, harga emas Antam merosot Rp25.000 per gram menjadi Rp2.605.000 per gram, dari posisi sebelumnya sebesar Rp2.630.000 per gram.

Sejalan dengan tren tersebut, harga jual kembali (buyback) emas Antam juga mengalami penyesuaian tajam. Nilai buyback oleh Logam Mulia anjlok Rp30.000 menjadi Rp2.435.000 per gram.

Sesuai PMK Nomor 48 Tahun 2023, setiap transaksi pembelian dan penjualan kembali (buyback) emas batangan dikenakan PPh Pasal 22. Pembeli dengan NPWP dikenakan tarif pajak 0,25%, sedangkan non-NPWP dikenakan tarif 0,5%.

 

Daftar Harga Emas Batangan Antam Hari Ini

Denominasi

Harga (Rp)

0,5 gram

1.352.500

1 gram

2.605.000

2 gram

5.150.000

3 gram

7.700.000

5 gram

12.800.000

10 gram

25.545.000

25 gram

63.737.000

50 gram

127.395.000

100 gram

254.712.000

250 gram

636.515.000

500 gram

1.272.515.000

1.000 gram

2.545.600.000

 

Pemerintah Perluas Program Indonesia Pintar ke Jenjang TK Mulai 2027, Ini Syarat dan Besaran Bantuan

Iki Radio — Pemerintah resmi memperluas jangkauan Program Indonesia Pintar (PIP) hingga ke tingkat Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri mulai tahun 2027. Kebijakan baru ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah nyata mendukung penguatan program Wajib Belajar 13 Tahun yang dimulai sejak jenjang PAUD/TK.


Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menyampaikan bahwa murid TK negeri dari keluarga tidak mampu yang memenuhi syarat bakal menerima dana bantuan sebesar Rp 450.000 per tahun.

"Kebijakan baru dari Bapak Presiden Prabowo adalah TK yang selama ini tidak mendapatkan PIP, mulai tahun 2027 nanti akan mendapatkan dana PIP sebesar Rp 450.000 per tahun," ujar Mu'ti saat konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

 

Dukungan Wajib Belajar 13 Tahun

Selama ini, seluruh murid di sekolah negeri maupun swasta telah ter-cover melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Namun, bantuan PIP khusus keluarga tidak mampu sebelumnya hanya menyasar tingkat SD hingga SMA/SMK.

Menurut Mu'ti, perluasan PIP menyasar sekitar 23 persen TK berstatus negeri di Indonesia. Karena pendidikan TK kini resmi menjadi bagian dari komitmen wajib belajar, komitmen anggaran dan bantuan pemerintah pun disiapkan secara bertahap. Untuk skema awal PIP TK ini, Kemendikdasmen mengalokasikan anggaran sekitar Rp 400 miliar.

 

Kriteria Penerima PIP TK

Status sebagai murid TK Negeri tidak serta-merta membuat siswa langsung mendapatkan bantuan secara otomatis. Bantuan disalurkan berdasarkan kriteria seleksi yang ketat, antara lain:

  • Peserta didik pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP).
  • Berasal dari keluarga miskin atau rentan miskin yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
  • Memiliki kondisi khusus, seperti status yatim/piatu, terdampak bencana alam, atau anak putus sekolah yang kembali menempuh pendidikan.

 

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, menambahkan bahwa mekanisme penyaluran PIP TK pada dasarnya sama dengan jenjang SD hingga SMA. Bantuan ditentukan berdasarkan pemadanan data DTSEN dan usulan resmi dari pihak sekolah, lalu disalurkan langsung ke rekening penerima tanpa perantara tunai di sekolah.

 

Cara Cek Status Penerima PIP TK

Orang tua murid dapat mengecek status kepesertaan anak secara mandiri secara daring (online) melalui portal resmi Sipintar Enterprise:

  • Buka situs https://pip.kemendikdasmen.go.id/home_v1.
  • Gulir ke bagian Cari Penerima PIP.
  • Masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan NIK orang tua.
  • Selesaikan perhitungan/captcha verifikasi yang diminta, lalu klik Cek Penerima PIP.

Jika nama anak tercantum dalam Surat Keputusan (SK) nominasi penerima, orang tua imbau segera melakukan proses aktivasi rekening di bank penyalur yang ditunjuk.

 

Kawal Pembahasan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan, Puluhan Ribu Buruh Gelar Aksi di Jakarta Hari Ini

Iki Radio – Ribuan buruh yang tergabung dalam Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di Jakarta hari ini, Kamis (24/9/2026). Aksi ini dilakukan untuk mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan yang tengah berlangsung di DPR RI.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menyebutkan massa yang dikerahkan diperkirakan mencapai hampir 50.000 orang. Peserta berasal dari DKI Jakarta serta kawasan penyangga seperti Tangerang, Bekasi, Karawang, hingga Purwakarta.

Aksi hari ini merupakan tindak lanjut setelah batas waktu (tenggat) yang diberikan KSPSI kepada DPR pada Selasa (22/9/2026) tidak membuahkan jawaban konkret atas aspirasi pekerja. Selain melakukan aksi jalanan, para pimpinan konfederasi dijadwalkan menemui Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman di Bina Graha untuk menyerahkan petisi yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dalam aksi kali ini, KBPBI mengusung 11 poin tuntutan utama yang berfokus pada kesejahteraan, kepastian kerja, dan perlindungan hukum bagi para pekerja:

RUU Ketenagakerjaan Pro-Buruh: Mewujudkan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan yang berpihak pada kepentingan pekerja.

Hapus Eksploitasi Outsourcing: Menjamin kepastian kerja, menghentikan penyalahgunaan sistem outsourcing, pekerja kontrak, dan program pemagangan.

Upah Layak: Menjamin hak atas upah yang layak dan bermartabat serta menghapus sistem koefisien nilai yang tidak jelas.

Perlindungan Pekerja Platform & Transisi Iklim: Memberikan perlindungan bagi pengemudi ojek online, pekerja media, dan kelompok yang terdampak transisi iklim.

Jaminan Pesangon & Bebas PHK Sepihak: Mencegah praktik pemutusan hubungan kerja sepihak dan memastikan hak pesangon terpenuhi.

Kebebasan Berserikat: Memperkuat peran serikat pekerja serta menjamin kebebasan pekerja untuk berserikat.

Utamakan K3: Menjadikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta kesejahteraan pekerja sebagai prioritas pembangunan.

Sanksi Tegas Pelanggar Hak Buruh: Memperkuat penegakan hukum dan sanksi bagi perusahaan yang melanggar hak-hak pekerja.

Hak Cuti Haid Tanpa Syarat Kaku: Mempermudah penggunaan hak cuti haid bagi buruh perempuan tanpa wajib menggunakan surat dokter/keterangan sakit.

Kesempatan Kerja Disabilitas: Membuka peluang dan jaminan kerja bagi penyandang disabilitas serta kelompok pekerja rentan.

Program Upskilling dan Reskilling: Mendorong pelatihan peningkatan keterampilan bagi buruh guna menghadapi tantangan otomatisasi dan perkembangan teknologi.


Andi Gani meluruskan informasi yang beredar terkait titik kumpul aksi. Ia menegaskan massa tidak akan memadati Bundaran HI, melainkan mulai berkumpul di kawasan Semanggi sekitar pukul 10.00 WIB.

Dari Semanggi, massa bergerak perlahan menuju kawasan depan Gedung UOB (sebelum Grand Indonesia) di Jalan MH Thamrin untuk menunggu perwakilan delegasi buruh.

Keputusan tidak menjadikan Gedung DPR RI sebagai lokasi utama aksi diambil karena jalur dialog dengan parlemen masih terbuka, salah satunya melalui Panitia Kerja (Panja) Komisi IX DPR RI. Perwakilan buruh berharap proses penyusunan draf RUU ini dapat terus diperbaiki secara komprehensif demi mengakomodasi kepentingan para pekerja di Indonesia.

 

Dua Atlet Indonesia Pertajam Rekor Nasional di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Iki Radio — Dua atlet kontingen Indonesia, Jason Donovan Yusuf dan Hendro Yap, sukses mempertajam rekor nasional (reknas) pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Pencapaian luar biasa ini diraih oleh Jason dari cabang olahraga renang dan Hendro dari cabang olahraga atletik.

Jason Donovan Yusuf memulainya lebih dahulu lewat nomor 100 meter gaya punggung putra. Tampil sebagai perenang pertama tim Indonesia di nomor estafet 4×100 meter gaya ganti putra pada Selasa (22/9/2026), Jason membukukan waktu 54,77 detik.

Hasil ini mempertajam reknas sebelumnya (54,89 detik) yang juga diukir oleh Jason pada babak penyisihan nomor 100 meter gaya punggung putra. Sebelum dipecahkan oleh Jason, rekor nasional nomor ini dipegang oleh I Gede Siman Sudartawa dengan catatan waktu 54,94 detik.

Pada nomor estafet 4×100 meter gaya ganti putra tersebut, tim Indonesia yang diperkuat oleh Jason Donovan Yusuf, Arya Haryono, Joe Kurniawan, dan Kevin Prayitno berhasil finis di posisi keenam dengan total waktu 3 menit 39,08 detik.

Langkah positif ini kemudian disusul oleh atlet senior Hendro Yap dari cabang olahraga atletik pada Rabu (23/9/2026). Bertanding di nomor jalan cepat setengah maraton putra yang berlangsung di Aichi-Nagoya Race Walking Course, Hendro menyentuh garis finis di posisi ketujuh dengan catatan waktu 1 jam 36 menit 49 detik.

Hasil tersebut sekaligus memperbaiki rekor nasional sebelumnya, yakni 1 jam 37 menit 47 detik, yang dicetak Hendro pada ajang All Japan Takahata Walking Race 2025. Dengan capaian anyar ini, Hendro berhasil memangkas waktunya hingga 58 detik lebih cepat.

Meski belum berhasil membawa pulang medali dari nomor yang diikuti, keberhasilan Jason dan Hendro mempertajam rekor nasional di tengah ketatnya persaingan tingkat Asia menjadi catatan penting bagi kontingen Indonesia. Pencapaian ini membuktikan adanya peningkatan performa yang signifikan dari para atlet Tanah Air di ajang internasional.

 

close
Pasang Iklan Disini