Iki Radio— Tim nasional Indonesia berhasil melangkah ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 usai menggilas Bangladesh dengan skor telak 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Skuad Garuda tampil sangat dominan sejak awal laga. Pada babak pertama, Indonesia sudah memimpin jauh dengan skor 6-1. Mitchell Baker menjadi bintang lapangan dengan menggelontorkan empat gol (quattrick), sementara dua gol Indonesia lainnya dicetak oleh Rizky Ridho dan Justin Hubner.
Selepas turun minum, anak-asuh John Herdman tidak mengendurkan serangan. Kevin Diks dan kawan-kawan langsung menggempur lini pertahanan Bangladesh. Pada menit ke-49, Ole Romeny sempat terjatuh di kotak penalti. Namun, setelah dipantau melalui Video Operation Room (VOR), wasit memutuskan tidak ada pelanggaran yang terjadi.
Memasuki sepuluh menit awal babak kedua, Indonesia sempat kesulitan menambah keunggulan meski terus mencatatkan peluang dan tembakan tepat sasaran. Pertahanan Bangladesh tampil jauh lebih solid dibanding babak pertama.
Guna memecah kebuntuan, John Herdman melakukan rotasi pemain. Pada menit ke-60, Rizky Ridho ditarik keluar dan digantikan oleh Luke Vickery. Karena lini depan masih tampak terburu-buru dan tak begitu tenang, Herdman kembali memasukkan Egy Maulana Vikri serta Dean James beberapa saat kemudian.
Serangan bertubi-tubi terus dilancarkan melalui Romeny, James, hingga sundulan Elkan Baggott. Namun, aksi gemilang kiper Bangladesh kerap menggagalkan peluang tersebut. Romeny sebenarnya sempat mencetak gol pada menit ke-84, tetapi dianulir lantaran hakim garis lebih dulu mengangkat bendera offside. Memasuki menit-menit akhir, Indonesia sempat tampak frustrasi menghadapi perlawanan Bangladesh yang kian membaik.
Keran gol Indonesia di babak kedua baru terbuka pada menit ke-90 ketika Luke Vickery sukses membobol gawang lawan memanfaatkan assist dari Ole Romeny. Namun, semenit berselang, Bangladesh mampu memperkecil kedudukan menjadi 7-2 lewat serangan balik cepat yang diselesaikan oleh Farhaan Ali Wahid.
Tensi pertandingan sempat memanas pada masa injury time. Terjadi keributan di lapangan yang memicu sejumlah pemain cadangan ikut masuk ke area permainan akibat insiden antara Romeny dan bek lawan.
Meski demikian, Indonesia mampu menutup laga dengan sangat klinis. Melalui situasi bola mati, Kevin Diks menyambut bola dengan sundulan terukur yang berbuah gol. Tak sampai semenit kemudian, Mitchell Baker menggenapi pesta gol Indonesia menjadi 9-2 usai mengonversi assist kedua dari Romeny pada laga ini.
Kemenangan fantastis 9-2 ini memastikan langkah Timnas Indonesia mengunci satu tempat di partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026.
















