Iki Radio — Tim SAR gabungan kembali berhasil menemukan empat korban musibah terbaliknya KM Virgo Transport 8 di Perairan Masalembo, Laut Jawa, Kalimantan Selatan. Dengan ditemukannya empat korban baru ini, total korban yang berhasil dievakuasi hingga saat ini mencapai 186 orang, dengan rincian 108 selamat dan 78 meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 57 korban lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian intensif.
Berdasarkan keterangan resmi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), keempat korban terbaru ditemukan oleh SRU darat yang menyisir wilayah pesisir Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.
Evakuasi pertama dilakukan terhadap satu korban di Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, sekitar pukul 01.07 WIB setelah Kantor SAR Palangka Raya menerima laporan pada pukul 07.55 WITA. Korban langsung dilarikan ke RSUD Kabupaten Sukamara untuk proses identifikasi.
Tak lama berselang, pada pukul 12.57 WITA, Kantor SAR Palangka Raya mendapat laporan penemuan satu life craft di kawasan Natai Kuini, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat—sekitar 7 mil laut dari Sukamara. Pencarian berlanjut hingga pukul 13.30 WIB, ketika tim SAR kembali mengevakuasi tiga korban di Sungai Teruntum, Kecamatan Sungai Hilir, Kabupaten Seruyan.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa perluasan area pencarian hingga penyisiran darat—termasuk di wilayah Sungai Perlu, Seruyan—dilakukan untuk mengoptimalkan operasi penyelematan.
"Langkah ini dilakukan untuk memperluas cakupan pencarian dan menindaklanjuti setiap kemungkinan lokasi keberadaan korban. Kami mengoptimalkan seluruh unsur dan sarana yang tersedia dengan tetap memperhatikan keselamatan personel," ujar Syafii.
Di tempat terpisah, tim penyelam gabungan dari Basarnas, TNI AL, dan Potensi SAR juga terus bergerak menyisir bagian dalam bangkai kapal KM Virgo Transport 8. Meski demikian, penyisiran di dalam badan kapal pada hari ini belum membuahkan hasil atau nihil korban tambahan.
Proses identifikasi korban meninggal dunia terus berjalan paralel. Hingga Senin (28/9/2026), Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi 16 jenazah tambahan, sehingga total jenazah yang teridentifikasi kini mencapai 41 orang.
KM Virgo Transport 8 sebelumnya dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak pada Minggu (13/9/2026) pukul 02.00 WITA dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin. Di hari yang sama, kapal ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo. Operasi pencarian gabungan hingga kini masih terus digencarkan untuk menemukan sisa korban yang hilang.








