Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Olah Raga. Show all posts
Showing posts with label Olah Raga. Show all posts

Agustus 2026 Ini, Yolla Yuliana Dapat Pengalaman Berbeda

Iki Radio - Atlet voli putri Indonesia, Yolla Yuliana, merasakan pengalaman berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Untuk pertama kalinya, Yolla ikut ambil bagian dalam memeriahkan karnaval bersama Kemenpora yang dimulai dari kawasan Monas menuju Bundaran HI, Jakarta, Senin malam (17/8/2026) lalu.

Atlet voli putri Indonesia, Yolla Yuliana, merasakan pengalaman berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di kawasan Monas menuju Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/8/2026).(fotokemenpora.go.id)


Yolla tampak antusias saat ikut parade bersama Menpora Erick Thohir, Wamenpora Taufik Hidayat, bintang Timnas Indonesia Ivar Jenner, CdM Indonesia untuk Asian Games 2026 Todotua Pasaribu, hingga legenda renang Indonesia Richard Sam Bera.

Momen ini menjadi pengalaman perdana bagi Yolla berada di tengah rmenyapa ribuan warga yang memadati sepanjang rute parade. Yolla dan Ivar Jenner tampil dengan membawa semangat olahraga dan generasi muda Indonesia dalam momentum perayaan kemerdekaan dengan senyum dan semangat.

“Seru banget, ini kan baru pertama kali aku ikut parade 17 Agustus, melihat antusias masyarakat luar biasa sekali,” ujar Yolla, Kamis (19/8/2026).

Bagi Yolla, hadir di tengah perayaan bersama tokoh olahraga dan sesama atlet nasional memberikan kesan mendalam. Dia pun memaknai momentum Hari Kemerdekaan ini sebagai ajang untuk memperkuat rasa cinta Tanah Air sekaligus refleksi untuk melangkah ke depan.

“(Makna kemerdekaan) yang pasti kita sebagai warga Indonesia bangga dengan negara kita, dan ingin yang lebih baik lagi. Semoga HUT ini Indonesia bisa lebih maju,” jelasnya.

Kehadiran para tokoh olahraga dan atlet berprestasi tersebut menambah semarak Karnaval HUT ke-81 RI, yang disambut sorak-sorai dan antusiasme tinggi dari masyarakat yang memadati lokasi perayaan. 

 

Kejuaraan Dunia 2026: Tampil Taktis, Jonatan Christie Tundukkan Wakil Jerman di Babak 64 Besar

Iki Radio — Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, sukses melewati laga perdana Kejuaraan Dunia 2026 dengan hasil manis. 



Pemain yang menempati unggulan ketiga tersebut mengamankan kemenangan di babak 64 besar usai menundukkan wakil Jerman, Matthias Kicklitz, pada Selasa (18/8/2026).

Berlaga di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, Jonatan tampil dominan sejak awal gim pertama. 

Pemain yang akrab disapa Jojo ini langsung melesat memimpin 3-0 memanfaatkan rentetan kesalahan yang dilakukan lawan.

Meski demikian, Kicklitz yang menduduki peringkat 99 dunia memberikan perlawanan yang ulet. Kualitas pukulan serta ketahanan defense pemain Jerman tersebut sempat menyulitkan dan memangkas jarak skor menjadi 7-9.

Merespons perlawanan lawan, Jonatan bergerak cepat mengubah strategi dengan menaikkan tempo permainan. Kombinasi netting tipis dan dropshot presisi di area depan net terbukti ampuh mengecoh pergerakan Kicklitz.

Usai interval, kontrol permainan sepenuhnya berada di tangan Jonatan hingga unggul 14-8. Laga sempat menyajikan adu serangan cepat dan reli sengit yang menghibur penonton, namun taktik matang Jonatan memastikan langkah mulusnya ke babak berikutnya.

Merdeka Run 2026 Dibuka Hari Ini, Kemenpora Ajak Masyarakat Berolahraga Rayakan HUT ke-81 RI

Iki Radio - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengajak seluruh elemen masyarakat mengikuti Merdeka Run 2026 untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pendaftaran ajang lari bertajuk “Bangun, Bergerak, Merdeka” tersebut dibuka mulai Rabu (12/8/2026) pukul 17.00 WIB melalui situs resmi Merdeka Run.



Merdeka Run 2026 akan berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026, dengan jarak tempuh 8 kilometer dan titik start di Istana Merdeka, Jakarta.

Kemenpora menyebut ajang tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga momentum bagi masyarakat untuk merayakan kemerdekaan bersama keluarga, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat.

Selain kegiatan lari, rangkaian Merdeka Run 2026 akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti bazar UMKM, festival kuliner, atraksi drone, serta penampilan para musisi.

Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan tersebut dapat melakukan pendaftaran melalui www.merdekarun.id.

Kemenpora juga mengimbau calon peserta untuk mengikuti perkembangan informasi terkait Merdeka Run 2026 melalui akun Instagram @merdekarun_indonesia dan @kemenpora.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erik Thohir mengatakan Merdeka Run 2026 dirancang dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat untuk bersama-sama memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Ajang lari tersebut digelar secara gratis dan terbuka bagi berbagai elemen, mulai dari pemerintah, pengusaha, figur publik, selebritas, masyarakat umum hingga awak media.

Menurut Menpora, Merdeka Run menjadi bagian dari momentum untuk mensyukuri perjalanan Indonesia selama 81 tahun kemerdekaan sekaligus memperkuat kolaborasi antarelemen bangsa.

Ia menilai Indonesia terus berkembang dan semakin diperhitungkan di dunia, tidak hanya dalam aspek geopolitik dan ekonomi, tetapi juga melalui berbagai karya anak bangsa.

“Karya anak Indonesia seperti film, musik, olahraga dan bidang lain terus menjadi sebuah perhitungan di situasi global saat ini,” ujarnya.

Ia mengatakan perkembangan tersebut tidak terlepas dari kreativitas masyarakat Indonesia. Karena itu, Merdeka Run diharapkan menjadi salah satu ruang untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kolaborasi.

“Ini tentu berkat masyarakat Indonesia yang terus berkreativitas. Merdeka Run juga menjadi bagian untuk memperkuat kolaborasi,” katanya.

Menpora menjelaskan, Merdeka Run 2026 diprioritaskan bagi warga negara Indonesia. Namun, penyelenggara tetap membuka kesempatan bagi warga negara asing (WNA) yang ingin berpartisipasi.

Keterbukaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang terbuka dalam pergaulan global.

Melalui Merdeka Run 2026, Kemenpora berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat dirayakan secara inklusif melalui kegiatan olahraga, kreativitas, UMKM, hiburan, serta interaksi masyarakat.

 

SEA V Cup 2026 , Timnas Voli Putri Indonesia Takluk dari Filipina

Iki Radio - Tim nasional bola voli putri Indonesia gagal meningkatkan rapor di SEA V Cup setelah finis di peringkat ketiga. Asa untuk merebut tempat kedua gagal setelah kekalahan dramatis dari Filipina.



Timnas voli putri Indonesia tumbang di tangan Filipina dalam hari terakhir leg kedua SEA V Cup 2026 pada Minggu (9/8/2026) di 700th Anniversary Chiang Mai Sports Complex, Thailand.

Pertandingan yang alot gagal dimenangi anak asuh Marcos Sugiyama dkk. hingga takluk dengan skor 1-3 (13-25, 25-23, 19-25, 31-33).

Indonesia sebenarnya cukup diuntungkan setelah mengistirahatkan sebagian besar pemain inti dalam laga kontra Thailand kemarin.

Kemenangan reverse sweep atas Vietnam pada hari pertama menjadi modal bagi Indonesia untuk finis di dua besar lagi sejak terakhir kali pada 2019.

Mediol Stiovanny Yoku kembali bareng Arsella Nuari Purnama, Ersandrina Devega Salsabila, Tisya Amallya Putri, dan libero Indah Guretno Dwi Margiani.

Adapun dua penghalau andalan Maradanti Namira Tegariani dan Chelsa Berliana Nurtomo kembali tampil bareng sejak awal.

Filipina tak mau kalah dengan line-up Julia De Guzman, Ejiya Laure, Dell Palomata, Alyssa Solomon, Mhicaela Belen, Thea Gagate, dan libero Dawn Mancandili-Catindig.

Walau dengan bekal kemenangan beruntun di SEA Games 2025 dan leg pertama SEA V Cup 2026, Indonesia mendapat perlawanan sangat sulit dari Filipina.

Set pertama menjadi milik Filipina setelah serangan Indonesia dibuat buntu dengan blok yang sangat rapat.

Tim Alas telah mencatat 4 blok sejak momen berbalik unggul dan menjauh di 11-13. Para Srikandi kemudian kehilangan kepercayaan diri.

Indonesia kecolongan 12 poin beruntun sampai 11-22. Upaya time out dan pergantian setter-opposite dari pelatih Marcos Sugiyama tidak membuahkan hasil.

Blok lagi, yang ketujuh, Filipina memenangkan set pertama dengan skor 25-13 melalui halauan De Guzman terhadap spike Azzahra Dwi Febyane alias Gendis.

Indonesia masih berada dalam posisi mengejar pada set yang kedua. Butuh waktu lama sampai poin disamakan lagi di 14-14.

Walau blok Filipina lebih sedikit, para pemain Merah Putih kalah gesit dalam perebutan bola di area depan net dalam situasi free ball.

Indonesia mendapatkan momentum sebelum technical time out melalui bola jangkit Chelsa yang mengubah skor menjadi 16-15. Keunggulan dirawat habis-habisan.

Kesalahan blocker Filipina, Palomata, karena menginjak garis tengah memberi Tisya dkk. kesempatan untuk bernapas dengan kemenangan 25-23 pada set kedua.

Indonesia panas lebih cepat pada set ketiga. Ketertinggalan di awal dapat dibalikkan tepat sebelum technical time out dengan 8-7.

Namun, eror yang banyak dilakukan Indonesia, 10 poin pada set ini, memberi Filipina kesempatan untuk berbalik unggul hingga 13-9 dan akhirnya menang 19-25.

Indonesia masih rentan membuat kesalahan pada awal set keempat, utamanya saat melakukan servis. Selain timing blok juga belum prima.

Filipina unggul jauh di 7-11. Arsela menjadi lakon kebangkitan Indonesia dengan poin beruntun dari posisi 2 untuk membalikkan situasi di 13-12 lalu 16-15.

Indonesia mendapatkan set point dengan dua kesempatan di 24-22. Akan tetapi, poin kemenangan set tidak kunjung terjadi.

Set poin berlangsung lama dan melelahkan. Filipina berbalik unggul dan Indonesia mengubahnya lagi. Sayangnya, Indonesia kalah dengan skor 31-33.

Arsela menjadi pencetak poin terbanyak dalam laga bersama dengan Solomon dari kubu Filipina. Medi Yoku menyusul dengan 18 poin.

Langkah Timnas Indonesia Terhenti di Piala AFF 2026 Usai Imbang Lawan Singapura

Iki Radio — Tim nasional Indonesia gagal melangkah ke babak semifinal Piala AFF 2026. Hasil imbang 1-1 saat menghadapi Singapura pada laga pamungkas Grup A di Jalan Besar Stadium, Jumat (7/8/2026) malam WIB, mengubur impian Skuad Garuda melaju ke fase gugur sekaligus memperpanjang dahaga gelar di kompetisi sepak bola terbesar Asia Tenggara tersebut sejak edisi perdana 1996.



Membutuhkan poin penuh untuk mengamankan tiket semifinal, Indonesia gagal mengamankan kemenangan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil seri ini menempatkan Indonesia di peringkat ketiga klasemen akhir Grup A dengan perolehan 7 poin. Posisi puncak dihuni oleh Vietnam yang mengoleksi 10 poin, diikuti Singapura di tempat kedua dengan 8 poin.

Usai pertandingan, Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh pendukung dan pecinta sepak bola Tanah Air atas kegagalan tersebut.

"Mungkin nanti kami lihat lagi evaluasi apa yang kami perlukan untuk ke FIFA Asian Cup yang terdepan," ujar Rizky Ridho.

Gelandang bertahan Skuad Garuda itu juga menyampaikan apresiasi atas dukungan tanpa henti dari para suporter, seraya berharap bisa memberikan hasil manis pada turnamen mendatang.

"Terima kasih banyak kalian selalu setia dengan kami. Maaf kami selalu mengecewakan. Semoga waktunya itu akan datang, sama-sama kita rayakan," tambahnya.

Pasca-kegagalan di Piala AFF, Timnas Indonesia tidak bisa berlama-lama meratapi hasil. Skuad Garuda dijadwalkan kembali berjuang dalam ajang bergengsi edisi perdana FIFA ASEAN Cup yang bakal bergulir mulai 23 September 2026.

Berbeda dengan Piala AFF, kejuaraan baru ini berada langsung di bawah naungan resmi FIFA dan masuk dalam kalender FIFA Matchday. Status ini memberi keuntungan tersendiri karena laga akan berimbas langsung pada perolehan poin ranking dunia FIFA, sekaligus membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memanggil para pemain yang kini merumput di klub-klub Eropa.

 

Gubernur Banten Tekankan Kolaborasi dalam Pembinaan Atlet Muda

Iki Radio - Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pembinaan atlet harus dilakukan secara berjenjang melalui kolaborasi antara pemerintah, organisasi olahraga, dunia usaha, dan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat melepas Tim Banteng Banten FC U-17 yang akan mewakili Provinsi Banten pada Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup III 2026 di Jawa Timur, di Kantor Gubernur Banten, Kota Tangerang Selatan, Kamis (6/8/2026).

Menurut Andra, pembinaan usia dini menjadi fondasi dalam mencetak atlet berprestasi. Karena itu, sinergi seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar regenerasi atlet sepak bola berjalan berkelanjutan dan mampu menghasilkan pemain yang siap bersaing di tingkat nasional.

"Saya berharap para pemain Banteng Banten dapat membawa nama baik daerah sekaligus menjadi bagian dari regenerasi atlet yang nantinya mampu memperkuat sepak bola Banten dan Indonesia," kata dia.

Andra menilai banyaknya kompetisi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kemampuan teknis dan mental bertanding atlet.

Ia mencontohkan negara-negara yang memiliki budaya kompetisi sejak usia muda sehingga mampu melahirkan pemain berkualitas.

Selain itu, Gubernur menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Banten mendukung penyelenggaraan Soekarno Cup apabila Banten ditunjuk sebagai tuan rumah.

Menurut dia, Banten memiliki sejumlah stadion yang memadai untuk menggelar kompetisi sepak bola tingkat nasional.

"Semoga Tim Banteng Banten mampu memberikan hasil terbaik, mengharumkan nama Provinsi Banten, serta membawa pulang prestasi membanggakan dari ajang Soekarno Cup III," kata dia.

Sementara itu, CEO Banteng Banten, Revy Khoemaini, mengatakan tim akan bertolak ke Surabaya pada 10 Agustus 2026 dan mengikuti kompetisi hingga 24 Agustus 2026.

Tim yang diperkuat 25 pemain dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten itu menargetkan prestasi terbaik pada turnamen yang diikuti 16 tim perwakilan provinsi dari seluruh Indonesia.

 

Layak Tampil di Piala Dunia 2030, Presiden Prabowo Minta PSSI Susun Blueprint Timnas Indonesia

Iki Radio — Presiden Prabowo Subianto menilai Tim Nasional Indonesia sudah sangat layak untuk tampil di panggung Piala Dunia 2030. Untuk mewujudkan mimpi besar tersebut, Kepala Negara meminta PSSI segera menyusun cetak biru (blueprint) sebagai panduan pembangunan sepak bola nasional yang terarah dan berkelanjutan dari kelompok usia dini hingga level senior.

Pesan tegas tersebut disampaikan Presiden Prabowo melalui sambutan yang dibacakan oleh Menpora sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam Kongres Biasa PSSI 2026 di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026).

Meski menembus Piala Dunia 2030 bukanlah pekerjaan mudah, Presiden menegaskan bahwa Indonesia sebagai bangsa besar harus berani memasang target tinggi.

“Saya memandang Indonesia layak tampil di Piala Dunia 2030. Bukan hal yang mudah, tetapi kita harus berupaya semaksimal mungkin,” ujar Erick Thohir saat membacakan amanat Presiden Prabowo.

Target besar ini sejalan dengan komitmen yang sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo saat menerima Erick Thohir dan Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, di Hambalang pada 19 Juni 2026 lalu.

Pemerintah memastikan dukungan total menjelang bergulirnya Kualifikasi Piala Dunia 2030, yang mencakup pengalokasian dana serta peningkatan fasilitas pendukung secara memadai. Pembinaan usia dini dan SDM, dengan melakukan pencarian bakat merata di seluruh daerah agar setiap anak bangsa mendapat kesempatan membela Garuda. Dan kebijakan strategis untuk memperkuat ekosistem sepak bola nasional.

Presiden mengingatkan bahwa prestasi kelas dunia tidak bisa dibangun secara instan.

“Tidak ada kemenangan tanpa disiplin. Tidak ada prestasi tanpa pengorbanan, dan tidak ada kejayaan tanpa kerja sama. Nilai-nilai itulah yang menjadi fondasi kemajuan sebuah bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa misi menuju Piala Dunia 2030 tidak bisa hanya menjadi beban pemerintah dan PSSI semata. Seluruh ekosistem—mulai dari klub, akademi, pelatih, pemain, suporter, pemda, dunia usaha, hingga media—harus bergerak selaras.

Bagi Presiden, sepak bola bukan sekadar urusan skor pertandingan, melainkan alat pemersatu bangsa yang merekatkan seluruh rakyat Indonesia tanpa memandang suku, agama, dan latar belakang.

“Saya yakin dengan persatuan, kerja keras, disiplin, dan semangat gotong royong, Indonesia mampu mencapai cita-cita besar tersebut. Bukan hanya lolos ke Piala Dunia 2030, tetapi untuk membangun Indonesia yang semakin kuat dan disegani dunia,” tutupnya.

Indonesia Open Taekwondo 2026 Resmi Bergulir

Iki Radio - Indonesia kembali menegaskan kapasitasnya sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional dengan dibukanya 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (2/8/2026). Sebanyak 531 atlet dari 36 negara ambil bagian dalam kejuaraan level G2 World Taekwondo yang masuk dalam perhitungan poin kualifikasi menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Pembukaan kejuaraan dihadiri Duta Besar Korea Selatan Yoon Soon-Gu, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu selaku Chef de Mission Asian Games 2026, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono, sejumlah gubernur, Presiden Asian Taekwondo Union (ATU) Kim Sang-jin, Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari, serta jajaran pengurus olahraga nasional.

Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon mengatakan penyelenggaraan Indonesia Open 2026 menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah taekwondo nasional. Kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 TNI.

"Kejuaraan ini menjadi salah satu penyelenggaraan terbesar dalam sejarah taekwondo di Indonesia karena setelah hampir dua dekade, akhirnya Indonesia kembali menyelenggarakan kejuaraan taekwondo sebesar ini," ujar Richard.

Menurutnya, keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah merupakan hasil proses bidding yang kompetitif melawan Malaysia dan India. Kepercayaan yang diberikan Asian Taekwondo Union menjadi bukti meningkatnya reputasi Indonesia dalam penyelenggaraan event olahraga internasional.

Richard menilai kehadiran peserta dari Asia, Eropa, hingga Australia menunjukkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia sekaligus membuka peluang memperkuat sport tourism dan meningkatkan citra Indonesia di tingkat global.

Presiden Asian Taekwondo Union Kim Sang-jin memberikan apresiasi atas kesiapan Indonesia dalam menggelar kejuaraan tersebut. Ia memuji dukungan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Ketua PBTI Richard Tampubolon, serta seluruh panitia yang dinilai berhasil menghadirkan penyelenggaraan bertaraf internasional.

"Indonesia telah menunjukkan penyelenggaraan luar biasa. Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan keramahtamahan yang hangat untuk mewujudkan Indonesia Open yang sukses," kata Kim.

Dalam kesempatan itu, Presiden ATU bersama Ketua Umum PBTI juga menyematkan sabuk hitam DAN Kukkiwon kehormatan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir serta Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo sebagai bentuk penghargaan atas dukungan terhadap pengembangan olahraga taekwondo.

Sementara itu, hingga Minggu siang, kontingen Indonesia berhasil mengoleksi enam medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Salah satu penyumbang emas, Muhammad Hafizh Fachrur Rhozy, mengaku bangga dapat meraih prestasi di hadapan publik sendiri.

Menurut Hafizh, Indonesia Open menjadi pengalaman berharga karena menghadirkan persaingan yang sangat kompetitif sekaligus memberikan peluang mengumpulkan poin menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

"Terima kasih kepada PBTI yang sudah membawa turnamen level G2 ke Indonesia. Ini sangat bagus karena menjadi kesempatan mengumpulkan poin menuju Olimpiade Los Angeles 2028," ujarnya.

Pada kejuaraan ini, Indonesia menurunkan 31 atlet pelatnas, terdiri atas 20 atlet kyorugi dan 11 atlet poomsae. Nomor poomsae dipertandingkan pada 1–2 Agustus 2026, sedangkan nomor kyorugi berlangsung 3–5 Agustus 2026.

Kejuaraan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional, memperkuat diplomasi olahraga, serta mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk membangun sumber daya manusia unggul dan meningkatkan daya saing Indonesia melalui prestasi di tingkat internasional.

Indonesia Sapu Bersih Emas Mountain Classic SEATRC Cup 2026 di Gunung Gede Pangrango

Iki Radio - Tim Nasional Lari Trail Indonesia menyapu bersih seluruh medali emas nomor Mountain Classic pada hari terakhir Southeast Asia Trail Running Confederation (SEATRC) Cup 2026 di Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (26/7/2026). Dominasi tersebut melengkapi raihan enam medali emas Indonesia sepanjang kejuaraan dan menegaskan kekuatan atlet Merah Putih di ajang lari trail tingkat Asia Tenggara.

Ketua Kontingen Indonesia pada SEATRC Cup 2026, Dr. Donny Gahral Adian, mengatakan hasil tersebut menjadi kebanggaan bagi Pengurus Pusat Asosiasi Lari Trail Indonesia (PP ALTI) sekaligus menunjukkan keberhasilan pembinaan atlet secara berjenjang.

"Alhamdulillah dengan berakhirnya Mountain Classic Senior dan Junior (Putra-Putri), kita berhasil membukukan enam emas seluruh kategori. Ini kebanggaan bagi PP ALTI dan Indonesia pada umumnya," ujar Donny.

Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi di tingkat internasional.

"Kita berharap kemenangan ini bisa memacu para atlet lebih giat berlatih dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional lainnya," katanya.

Pada nomor Mountain Classic Senior Putra sejauh 10 kilometer, atlet Indonesia Yusri Nanda tampil sebagai juara dengan catatan waktu 52 menit 55 detik, unggul tipis atas rekan senegaranya Putra Aldio yang membukukan waktu sama namun finis di posisi kedua. Sementara Indra Saputra menjadi juara Mountain Classic Junior Putra dengan waktu 53 menit 7 detik.

Yusri mengaku bersyukur mampu meraih kemenangan meski sempat mengalami gangguan kesehatan sebelum berlaga.

"Alhamdulillah aku bisa juara, meski dua hari lalu sempat diare. Terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah support kita," ujarnya.

Dominasi Indonesia juga berlanjut di sektor putri. Fitri meraih medali emas Mountain Classic Senior Putri dengan catatan waktu 1 jam 9 menit 11 detik, sedangkan Melda Cantika menjadi juara Mountain Classic Junior Putri dengan waktu 1 jam 9 menit 13 detik.

Fitri mengaku bangga dapat mempersembahkan dua medali emas pada penampilan perdananya di SEATRC Cup, setelah sebelumnya juga menjuarai nomor Vertical 7 Kilometer.

"Masya Allah, sangat bersyukur karena pertama ikut SEATRC langsung dapat mempersembahkan dua emas untuk Indonesia," kata Fitri.

Ia mengakui kondisi fisik menjadi tantangan utama karena harus kembali bertanding dalam waktu singkat.

"Sebenarnya masih kecapean, tapi bagaimana keluar dari capek itu untuk bisa tanding lagi," ujarnya.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, memberikan apresiasi atas prestasi atlet-atlet Indonesia yang dinilai membanggakan.

"Atas nama Ketua Umum KONI Pusat, saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada para atlet lari trail Indonesia yang telah meraih medali, sangat membanggakan," ujar Marciano.

Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi momentum memperkuat pembinaan olahraga lari trail di seluruh daerah sekaligus mengembangkan sport tourism berbasis potensi alam Indonesia.

"Penyelenggaraan kompetisi lari trail juga harus ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya karena mengangkat keindahan alam Indonesia. Dengan memaksimalkan potensi alam yang luar biasa, sport tourism terealisasi sehingga memberikan dampak bagi pegiat lari trail serta perekonomian masyarakat Indonesia," katanya.

SEATRC Cup 2026 berlangsung pada 24–26 Juli 2026 di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dan diikuti atlet dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Kamboja, Thailand, Myanmar, Vietnam, Filipina, serta Singapura. Nomor Mountain Classic menjadi penutup rangkaian kejuaraan sekaligus memastikan Indonesia tampil sebagai kekuatan dominan pada ajang lari trail Asia Tenggara tahun ini.

Momen Yamal Berdoa lalu Peluk Messi Usai Kalahkan Argentina

Iki Radio - Lamine Yamal kembali menjadi sorotan usai membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Bukan hanya karena penampilannya di final, pemain berusia 19 tahun itu juga mencuri perhatian lewat gestur berdoa sebagai ungkapan syukur dan momen memeluk Lionel Messi setelah pertandingan berakhir.

Spanyol memastikan gelar juara setelah mengalahkan Argentina 1-0 pada final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Gol tunggal Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu memastikan La Roja meraih trofi Piala Dunia kedua sepanjang sejarah.

Laga berlangsung sengit hingga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Argentina bahkan mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain setelah Enzo Fernández menerima kartu merah.

Usai peluit panjang dibunyikan, perhatian tidak hanya tertuju pada pesta kemenangan Spanyol. Yamal tampak berlutut di tengah lapangan sebelum mengangkat kedua telapak tangannya di depan wajah untuk memanjatkan doa.

Pemain berusia 19 tahun itu kemudian mengusapkan kedua tangannya ke wajah. Ekspresi haru terlihat jelas saat ia mensyukuri keberhasilan Spanyol menjadi juara dunia.

Momen tersebut dengan cepat viral di media sosial dan menuai pujian dari warganet di berbagai negara.

"Alhamdulillah, aku sangat senang untukmu, kawan. Selanjutnya adalah Ballon d'Or," kata @Harsikolarye.

"Mengucapkan syukur kepada sumber yang menciptakan kehidupan," kata @Yousoupaah.

"Ini sangat indah untuk ditonton, sampai membuatku merinding," ujar @theydoubtedmi.

"Sungguh anak muda yang berbakat dan hebat," puji @KalSal77.

"Bayangkan, dia baru berusia kurang dari 20 tahun dan sudah memenangkan Piala Dunia!" puji @FrankNwaforbe.


Tak lama berselang, Yamal menghampiri Messi yang masih berada di lapangan. Keduanya berbincang sejenak, berjabat tangan, lalu berpelukan setelah pertandingan berakhir.

Yamal memperlihatkan rasa hormat kepada Messi yang harus menerima kenyataan gagal mempertahankan gelar juara dunia. Momen pelukan keduanya pun langsung menyebar luas di media sosial dan mengundang reaksi emosional dari pencinta sepak bola.

Banyak warganet menilai momen tersebut menjadi simbol pergantian generasi. Messi yang telah menjadi ikon sepak bola dunia selama lebih dari dua dekade kini berpelukan dengan Yamal, pemain muda yang digadang-gadang sebagai salah satu penerusnya.

"Dari dimandiin waktu bayi, sekarang malah jadi lawan di Final Piala Dunia, sepak bola seolah-olah menciptakan keindahan tersendiri buat dua orang ini," kata @Superdreey.

"Messi : Kutitipkan legasi besarku dan nomor punggung 10 ke kamu ya Yamal, titip bawa kembali Barcelona berjaya, bawa lagi Barcelona juara UC," tulis @_Bakemono.

"terimakasih leo messi. selamat lamine yamal. ini benar-benar momen pergantian era generasi sepakbola," kata @ebednoorjaman.

"Adem banget liatnya.. Messi bilang gini ke Yamal: nak, lanjutkan perjuangan ini, dominasi la liga dan liga eropa, jangan mau kalah sama group lain di spanyol. Nanti foto kita akan sejajar di sejarah La Masia dan Barcelona," ujar @meyNunaV.


12 Rekor Gila Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Rodri hingga Lamine Yamal Bikin Sejarah!

Iki Radio - Timnas Spanyol tidak sekadar mengangkat trofi Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina pada final di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. La Furia Roja juga menutup turnamen dengan sederet rekor individu dan tim yang mengukuhkan dominasi mereka sepanjang kompetisi.


Keberhasilan meraih gelar dunia kedua diwarnai performa luar biasa dari hampir seluruh lini. Rodri, Lamine Yamal, Unai Simon, Mikel Oyarzabal hingga Ferran Torres sama-sama mencatatkan statistik yang masuk buku sejarah Piala Dunia.

12 Rekor Bersejarah Spanyol di Piala Dunia 2026

 

1. Rodri Pecahkan Rekor Operan Piala Dunia

Rodri mencatat 790 operan sukses sepanjang turnamen. Jumlah itu menjadi rekor baru Piala Dunia sekaligus memecahkan rekornya sendiri saat membukukan 638 operan pada Piala Dunia 2022.

Sebelumnya, rekor tersebut dipegang Xavi dengan 599 operan di Piala Dunia 2010. Di bawah Rodri ada Pau Cubarsi (668 operan) dan Aymeric Laporte (618 operan).

 

2. Cucurella dan Cubarsi Pemain Lapangan dengan Menit Bermain Terbanyak

Marc Cucurella dan Pau Cubarsi tampil selama 750 menit, menjadikan keduanya sebagai pemain lapangan dengan menit bermain terbanyak di Piala Dunia 2026. Catatan itu juga disamai gelandang Argentina, Alexis Mac Allister.

 

3. Oyarzabal Penyerang Paling Agresif Merebut Bola

Mikel Oyarzabal mencatat 58 kali merebut penguasaan bola lawan, tertinggi dibanding seluruh pemain di turnamen. Pedri dan gelandang Maroko Neil El Aynaoui berada di posisi berikutnya dengan 51 kali. Sementara Dani Olmo menjadi pemain dengan tekanan defensif terbanyak, yaitu 305 kali.

 

4. Spanyol Tak Terkalahkan dalam 38 Pertandingan

Kemenangan di final memperpanjang rekor tak terkalahkan Spanyol menjadi 38 pertandingan internasional.

 

Sejak kalah 0-1 dari Kolombia pada Maret 2024, La Furia Roja membukukan 29 kemenangan dan sembilan hasil imbang. Catatan itu melampaui rekor Italia yang sebelumnya tidak terkalahkan dalam 37 pertandingan pada periode 2018 hingga 2021.

 

5. Lamine Yamal Raja Dribel Piala Dunia

Lamine Yamal menjadi pemain dengan 35 dribel sukses, terbanyak di Piala Dunia 2026. Dia mengungguli Kylian Mbappe (28), Lionel Messi (25), Vinicius Junior (23), dan Jeremy Doku (21). Rekor dribel terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia masih dipegang Diego Maradona dengan 53 dribel pada Meksiko 1986, sedangkan Messi mencatat 46 dribel pada Brasil 2014.

 

6. Lamine Yamal Masuk Daftar Juara Dunia Termuda

Lamine Yamal menjadi salah satu juara dunia termuda sepanjang sejarah. Pada usia 19 tahun 6 hari, dia menempati posisi keempat dalam daftar tersebut. Hanya Giuseppe Bergomi (18 tahun), Pele (17 tahun), dan Ronaldo Nazario (17 tahun) yang lebih muda saat menjadi juara dunia. Sementara Pau Cubarsi yang berusia 19 tahun 178 hari berada di posisi ketujuh, tepat di atas Kylian Mbappe.

 

7. Spanyol Cetak Rekor Gol Terbanyak dalam Sejarahnya

La Furia Roja mencetak 14 gol di Piala Dunia 2026. Jumlah itu menjadi rekor baru Spanyol dalam satu edisi Piala Dunia, dua gol lebih banyak dibanding pencapaian terbaik sebelumnya pada 1986 yang dipimpin Emilio Butragueño, serta enam gol lebih banyak dibanding saat menjadi juara pada 2010.

 

8. Tujuh Kemenangan Beruntun Menuju Gelar

Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 setelah meraih tujuh kemenangan berturut-turut. Hanya Brasil yang memiliki catatan lebih baik, yaitu 11 kemenangan beruntun pada rentang Piala Dunia 2002 hingga 2006.

 

9. Unai Simon Pecahkan Dua Rekor Sekaligus

Unai Simon mencatat 7 clean sheet dalam 8 pertandingan, rekor terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia. Sebelumnya, rekor tersebut hanya lima clean sheet yang pernah dibukukan Jan Jongbloed (Belanda 1974), Walter Zenga (Italia 1990), Taffarel (Brasil 1994), Fabien Barthez (Prancis 1998), Oliver Kahn (Jerman 2002), Gianluigi Buffon (Italia 2006), dan Iker Casillas (Spanyol 2010).


Tak hanya itu, Simon juga mencatat 650 menit tanpa kebobolan di Piala Dunia sebelum akhirnya gawangnya dijebol Charles De Ketelaere dari Belgia pada perempat final. Dia mematahkan rekor Walter Zenga yang bertahan di angka 517 menit.

 

10. Oyarzabal Samai Rekor Legenda Spanyol

Mikel Oyarzabal mengakhiri turnamen dengan 5 gol, menyamai rekor pencetak gol terbanyak Spanyol dalam satu edisi Piala Dunia. Sebelumnya, rekor tersebut dicatat Emilio Butragueño pada Meksiko 1986 dan David Villa pada Afrika Selatan 2010.

 

11. Ferran Torres Masuk Buku Sejarah

Ferran Torres menjadi pemain pengganti kedua yang mencetak gol kemenangan di final Piala Dunia setelah Mario Gotze bersama Jerman pada 2014.

 

Secara keseluruhan, Torres merupakan pemain kelima yang mencetak gol sebagai pemain pengganti di partai final setelah Dick Nanninga (Belanda), Alessandro Altobelli (Italia), Rudi Voller (Jerman Barat), dan Gotze. Menariknya, empat dari lima gol tersebut tercipta ke gawang Argentina.

 

12. Spanyol Juara Paling Sedikit Kebobolan

Spanyol hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen. Catatan itu menjadi rekor terbaik sepanjang sejarah tim juara Piala Dunia. Sebelumnya, rekor terbaik adalah kebobolan dua gol yang pernah dibukukan Prancis pada 1998, Italia pada 2006, dan Spanyol saat menjadi juara pada 2010.

 

Rekor Menakutkan, Spanyol Nyaris 100 Persen Juara di Final

Iki Radio - Sukses timnas Spanyol lolos ke final Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Prancis membuat La Furia Roja punya peluang sangat besar menjadi juara berdasarkan sejarah yang ada.

Kali kedua Spanyol lolos ke final Piala Dunia setelah edisi 2010. (IMAGN IMAGES via Reuters/JEROME MIRON)

Permainan luar biasa Spanyol membuat timnas Prancis merasakan kekalahan terbesar dalam 16 tahun setelah Lamine Yamal dan kawan-kawan menang 2-0 pada semifinal Piala Dunia 2026 di Stadion Dallas, Amerika Serikat, Rabu (15/7) dini hari WIB.

Gol penalti Mikel Oyarzabal di babak pertama dan gol Pedro Porro di babak kedua memastikan kemenangan 2-0 Spanyol atas Prancis.

Momen terakhir Prancis kalah lebih dari satu gol sebelumnya terjadi di Piala Dunia 2010, ketika ditekuk Meksiko 0-2 di fase grup.

Ini adalah kali kedua Spanyol lolos ke final Piala Dunia setelah edisi 2010. Dan peluang tim asuhan Luis de la Fuente itu menjadi juara Piala Dunia 2026 sangat besar.

Berdasarkan sejarah, Spanyol hanya pernah satu kali kalah di final Piala Dunia atau Euro. Total dari enam final sebelumnya, Tim Matador hanya pernah satu kalah di Euro 1984, ketika dikalahkan Prancis 0-2 di laga final.

Setelah itu timnas Spanyol selalu mampu menjadi juara di empat laga final Piala Dunia atau Euro.

Selanjutnya, Spanyol akan menghadapi pemenang antara Inggris vs Argentina pada laga final Piala Dunia 2026 di New York, Senin (20/7) dini hari WIB. Sementara Prancis akan menjalani pertandingan peringkat ketiga satu hari sebelumnya.

Rekor Spanyol di final Piala Dunia dan Euro


Piala Dunia :
2010: Juara menang 1-0 atas Belanda

Euro :
1964: Juara menang 2-1 atas Uni Soviet
1984: Kalah 0-2 dari Prancis
2008: Juara menang 1-0 atas Jerman
2012: Juara menang 4-0 atas Italia
2024: Juara menang 2-1 atas Inggris


Daftar 11 Pemain Persib Bandung Masuk Skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Iki Radio - Sebanyak 11 pemain Persib Bandung masuk ke dalam daftar skuad sementara Timnas Indonesia dalam masa persiapan menghadapi ASEAN Championship Hyundai Cup atau Piala AFF 2026.

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mengumumkan 50 pemain yang mendapatkan panggilan dari pelatih John Herdman pada Selasa (7/7/2026).

Para pemain ini nantinya akan menjalani pemusatan latihan (TC) di Bali menjelang bergulirnya Piala AFF 2026.

Adapun, ASEAN Championship Hyundai Cup atau Piala AFF 2026 akan diselenggarakan pada 24 Juli sampai dengan 26 Agustus 2026.

Selama TC, tim pelatih akan menyeleksi para pemain lalu mengerucutkannya menjadi skuad final.

Kali ini, Persib Bandung mengirimkan 11 nama yang masuk ke dalam skuad sementara.

Menariknya, nama penjaga gawang Teja Paku Alam akhirnya masuk ke dalam daftar pemanggilan setelah memecahkan rekor sebagai penjaga gawang dengan clean sheet terbanyak dalam satu musim dalam sejarah Liga Indonesia, yakni sebanyak 18 kali.

Sejatinya, Teja Paku Alam pernah masuk ke dalam daftar pemain Timnas Indonesia pada ajang kualifikasi Piala Dunia zona Asia tahun 2019. Namun, ia hanya duduk di bangku cadangan saat itu.

Sementara, Dion Markx dan Kakang Rudianto mendapatkan panggilan untuk kategori senior untuk pertama kalinya setelah lebih dulu membela kategori kelompok usia.

Ada pula nama Adam Alis yang kembali masuk panggilan setelah terakhir kali mendapatkan kesempatan berlaga untuk Timnas Indonesia pada 2024.

Musim lalu, Adam Alis berhasil tampil impresif bersama Persib Bandung di lini tengah dengan catatan tujuh gol dan tiga assist.

Berikut adalah 11 pemain Persib Bandung dalam pemanggilan skuad sementara Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026:

  1. Teja Paku Alam
  2. Saddil Ramdani
  3. Sandy Walsh
  4. Dion Markx
  5. Kakang Rudianto
  6. Marc Klok
  7. Thom Haye
  8. Adam Alis
  9. Eliano Reijnders
  10. Ragnar Oratmangoen
  11. Beckham Putra

Daftar Lengkap

Selain ke-11 pemain tersebut, berikut adalah daftar 39 pemain lainnya yang mendapatkan panggilan Timnas Indonesia selengkapnya:

  1. Cahya Supriadi
  2. Nadeo Argawinata
  3. Muhamad Riyandi
  4. Justin Hubner
  5. Brian Fatari
  6. Dony Tri Pamungkas
  7. Mathew Baker
  8. Muhammad Ferarri
  9. Rizky Ridho
  10. Shayne Pattynama
  11. Wahyu Prasetyo
  12. Yakob Sayuri
  13. Yance Sayuri
  14. Fajar Fathurrahman
  15. Hokky Caraka
  16. Komang Teguh
  17. Tim Geypens
  18. Pratama Arhan
  19. Jordi Amat
  20. Rayhan Hannan
  21. Marselino Ferdinan
  22. Arkhan Fikri
  23. Egy Maulana Vikri
  24. Ivar Jenner
  25. Ricky Kambuaya
  26. Toni Firmansyah
  27. Victor Dethan
  28. Witan Sulaeman
  29.  Kadek Agung
  30. Jens Raven
  31. Mauro Zijlstra
  32. Mitchell Baker
  33. Eka Pratama Rizky
  34. Arkhan Kaka
  35. Eksel Runtukahu
  36. Rafael Struick
  37. Rahmat Arjuna
  38. Ramadhan Sananta
  39. Taufik Rustam

Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Di Piala AFF 2026 ini, Indonesia bergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.

Adapun, jadawal Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 adalah sebagai berikut:

• 27 Juli 2026 Indonesia vs Kamboja

• 31 Juli 2026 Timor Leste vs Indonesia

• 3 Agustus 2026 Indonesia vs Vietnam

• 7 Agustus 2026 Singapura vs Indonesia

Wali Kota Malang Soroti PTMSI, Kejuaraan Ini Disiapkan untuk Kejar Medali Porprov

Iki Radio - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mulai memperkuat pembinaan atlet tenis meja melalui Kejuaraan Wali Kota Cup Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) seluruh Kota Malang Tahun 2026.



Turnamen tersebut menjadi ajang penjaringan atlet potensial untuk dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur 2027.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara resmi membuka kejuaraan itu di Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Minggu (5/7/2026).

Ia menegaskan Pemerintah Kota Malang memberi perhatian terhadap pembinaan cabang olahraga tenis meja, terutama setelah hasil Pekan Olahraga Provinsi sebelumnya belum menghasilkan medali bagi Kota Malang.

“Saya memang sedang fokus dengan PTMSI Kota Malang. Kemarin pada Porprov belum menghasilkan medali. Karena itu, saya hadir untuk memberikan semangat baru agar PTMSI bisa bangkit. Saya yakin Kota Malang memiliki atlet-atlet yang berprestasi dan berpotensi memberikan hasil terbaik ke depan,” ujar Wahyu.

Menurutnya, Wali Kota Cup tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet secara berjenjang. Kompetisi diperlukan untuk mengukur kemampuan, keterampilan, dan perkembangan hasil latihan para atlet.

“Kalau hanya berlatih tanpa kompetisi, kita tidak akan mengetahui sejauh mana perkembangan atlet. Karena itu, kompetisi seperti ini menjadi wadah untuk melihat kemampuan, keterampilan, sekaligus perkembangan latihan para atlet. Dari sini nanti akan muncul bibit-bibit terbaik yang diproyeksikan tampil pada Porprov 2027 maupun kejuaraan tingkat Jawa Timur,” katanya.

Wahyu mengapresiasi kepengurusan baru PTMSI Kota Malang yang dinilai memiliki semangat membangun prestasi. Ia optimistis pembinaan yang lebih terarah dapat memperbaiki pencapaian tenis meja Kota Malang pada ajang olahraga mendatang.

“Kita tidak perlu terus melihat ke belakang. Walaupun sebelumnya belum memperoleh medali, saya yakin dengan semangat baru dan pembinaan yang lebih baik, PTMSI mampu memberikan hasil terbaik bagi Kota Malang pada Porprov 2027,” tegasnya.

Usai membuka kejuaraan, Wahyu meninjau jalannya pertandingan dan menyaksikan penampilan para atlet muda. Ia mengaku optimistis melihat potensi atlet tenis meja Kota Malang, termasuk peserta usia dini yang menunjukkan kemampuan menonjol.

“Saya melihat potensi atlet tenis meja Kota Malang sangat baik. Bahkan tadi ada atlet yang masih taman kanak-kanak, tetapi mampu mengalahkan peserta yang usianya lebih tinggi. Ini menunjukkan pembinaan usia dini sudah mulai terlihat hasilnya,” ungkapnya.

Wahyu secara khusus mengapresiasi atlet muda bernama Kenta yang masih berusia taman kanak-kanak dan tampil tenang dalam pertandingan. Menurutnya, atlet usia dini dengan potensi tersebut perlu mendapat pendampingan serta pembinaan secara berkelanjutan.

“Anak-anak seperti Kenta harus benar-benar dilatih, dibimbing, dan dibina oleh PTMSI. Mereka adalah aset Kota Malang yang berpotensi menjadi atlet berprestasi dan membawa pulang medali di masa mendatang,” pungkasnya.

 

Erick Thohir Sebut Pemerintah Siapkan Skema Dana Pensiun Untuk Atlet

Iki Radio - Pemerintah menyiapkan skema dana pensiun bagi atlet sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan dan jaminan kesejahteraan.

Skema tersebut saat ini masih difinalisasi dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan dan transparansi.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengatakan masa karier atlet relatif lebih singkat dibandingkan profesi lainnya.

Untuk itu negara perlu memastikan para atlet tetap memiliki jaminan kehidupan ketika tidak lagi aktif bertanding.

“Mungkin banyak atlet masih main sampai umur 40, tetapi dibandingkan dengan banyak pekerjaan lain yang bisa pensiun di umur 50-60, mereka (pensiun) lebih muda. Akhirnya, mereka harus punya dana pensiun," ujar Erick, dikutip Jumat (3/7/2026).

Erick menuturkan pemerintah tidak ingin terburu-buru dalam menyusun skema tersebut.

Salah satu perhatian utamanya adalah memastikan pengelolaan dana pensiun dilakukan secara akuntabel dan tidak mengulang berbagai kasus penyalahgunaan dana pensiun yang pernah terjadi.

Kementerian Olahraga menggandeng sejumlah institusi seperti Kejaksaan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), hingga pakar olahraga.

“Jangan sampai dana pensiun ini jadi koruptif lagi. Sudah banyak sejarah dana pensiun itu dikorupsi," kata dia.

Menurut Erick, tantangan penyusunan skema dana pensiun atlet juga berbeda dibandingkan pekerja pada umumnya.

Selama ini, program dana pensiun umumnya berasal dari potongan gaji bulanan, sementara atlet tidak memiliki pola pendapatan tetap seperti pekerja formal.

"Nah, atlet tidak ada gaji bulanan. Tidak ada uang juara. Ini yang kita sedang godok bagaimana mencari jalan keluar agar dana pensiun ini bisa continue, sustain," tuturnya.

Eks Menteri BUMN itu menambahkan, pemerintah juga mempelajari praktik terbaik dari sejumlah negara seperti Malaysia dan India sebelum menetapkan skema yang paling sesuai diterapkan di Indonesia.

"Kalau Malaysia-India bisa, masa negara kita, bangsa yang besar ini, tidak bisa,” tambah Erick. 

Menpora Dorong Pelatnas Jangka Panjang, Judo Indonesia Harus Miliki Roadmap Prestasi

Iki Radio - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan pentingnya pembinaan atlet judo secara berkelanjutan melalui program pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang untuk melahirkan prestasi yang konsisten di tingkat internasional.

Hal itu disampaikan Menpora saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Persatuan Judo Seluruh Indonesia Tahun 2026 di Aula Prakasa Mako Divisi Infanteri 1 Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Senin (29/6/2026).

Dalam sambutannya, Erick mengapresiasi kontribusi cabang olahraga judo terhadap prestasi Kontingen Indonesia pada SEA Games 2025 di Thailand. Menurutnya, keberhasilan Indonesia menempati peringkat kedua klasemen akhir tidak terlepas dari sumbangan empat medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu yang diraih atlet-atlet judo.

"Saya tentu sangat apresiasi. Kemarin di SEA Games kita targetnya peringkat tiga. Alhamdulillah setelah 32 tahun, ketika kita tidak menjadi tuan rumah, kita bisa peringkat dua. Dan judo menyumbangkan empat medali emas, dua medali perak, serta satu medali perunggu," ujar Menpora.

Ia berharap prestasi tersebut dapat ditingkatkan pada SEA Games 2027 di Malaysia. Menurut Erick, persaingan akan semakin ketat karena negara tuan rumah dipastikan menargetkan posisi puncak, sementara Indonesia harus bersaing dengan Thailand, Vietnam, dan Filipina yang terus menunjukkan perkembangan olahraga prestasi.

"Semoga judo juga bisa memberikan medali yang lebih banyak lagi, dan kami dari Kemenpora terus mendorong bahwa pelatnas itu tidak bisa hanya jangka pendek, harus jangka panjang," katanya.

Menpora menjelaskan pembinaan atlet berprestasi membutuhkan proses yang panjang dan terencana. Karena itu, strategi pembinaan tidak dapat dilakukan hanya dalam waktu singkat menjelang pelaksanaan kejuaraan.

Ia mengapresiasi jajaran pengurus PJSI yang telah menyusun strategi pembinaan jangka pendek, menengah, dan panjang dalam Rakernas sebagai fondasi pengembangan olahraga judo nasional.

Menurut Erick, seorang atlet membutuhkan waktu sekitar lima hingga enam tahun untuk mencapai prestasi puncak di level internasional. Atas dasar itu, Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan terhadap skema pendanaan multiyears bagi pelatnas yang diusulkan Kementerian Pemuda dan Olahraga.

"Bapak Presiden sangat mengharapkan skema ini terjadi, karena itu visi beliau untuk kemajuan olahraga Indonesia. Mudah-mudahan ada kesamaan pengertian dengan administrasi negara, bahwa anggaran multiyears itu sesuatu yang sudah dilakukan di banyak negara, dan ini merupakan keharusan yang sedang ditunggu seluruh cabang olahraga," jelasnya.

Menurut Menpora, sistem pembinaan berkelanjutan merupakan prasyarat utama untuk menghasilkan atlet berkelas dunia. Oleh sebab itu, seluruh cabang olahraga perlu memiliki perencanaan yang jelas, terukur, dan berorientasi pada target prestasi jangka panjang.

Erick berharap Rakernas PJSI tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga menghasilkan konsolidasi program pembinaan yang komprehensif, termasuk penyusunan roadmap pengembangan atlet menuju berbagai ajang internasional.

Rakernas PJSI Tahun 2026 diikuti 19 Pengurus Provinsi beserta jajaran pengurus pusat dan dibuka oleh Wakil Ketua Umum PB PJSI, MB Hutagalung, yang mewakili Ketua Umum PJSI Maruli Simanjuntak.

Penguatan pembinaan olahraga melalui pelatnas jangka panjang tersebut sejalan dengan implementasi Asta Cita, khususnya pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing serta penguatan prestasi olahraga nasional sebagai bagian dari upaya meningkatkan kehormatan bangsa di tingkat internasional.

Peringati HUT ke-59, PERWOSI Kabupaten Madiun Gelar Sosialisasi Senam Kampung Pesilat 2026

Iki Radio – Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kabupaten Madiun sukses menggelar Sosialisasi Senam Kampung Pesilat Tahun 2026 di Pendopo Muda Graha pada Selasa (19/5/2026). 

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam melestarikan budaya sekaligus memperkuat identitas daerah.

Acara yang berlangsung meriah dan penuh semangat ini dihadiri oleh berbagai unsur organisasi wanita se-Kabupaten Madiun. Mulai dari Dharma Wanita Persatuan (DWP), Tim Penggerak PKK Kecamatan, hingga perwakilan organisasi wanita lainnya turut ambil bagian secara aktif.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT PERWOSI ke-59. Selain sebagai perayaan hari jadi, sosialisasi ini bertujuan utama untuk mengampanyekan Senam Kampung Pesilat sebagai warisan identitas Kabupaten Madiun yang kaya akan nilai luhur.

Ketua PERWOSI Kabupaten Madiun, Fitriya Purnomo Hadi, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh peserta yang hadir. 

Menurutnya, perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun masyarakat yang sehat, berdaya, dan berkarakter.

“Setelah mengikuti sosialisasi ini, saya yakin ibu-ibu dapat menjadi duta-duta Senam Kampung Pesilat Indonesia di masing-masing organisasi dan wilayahnya, sehingga Senam Kampung Pesilat sebagai identitas Kabupaten Madiun yang menjunjung tinggi persatuan, sportivitas, dan nilai luhur budaya bangsa dapat tersebar luas di lingkungan organisasi maupun masyarakat,” ungkapnya.

Tidak berhenti pada tahap sosialisasi, gerakan hidup sehat ini akan terus digelorakan secara berkelanjutan. PERWOSI Kabupaten Madiun merencanakan agenda lanjutan Lomba Senam Kampung Pesilat, yang akan digelar pada September 2026,bertepatan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS).

Selain menjadi sarana edukasi fisik, momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat tali silaturahmi antarorganisasi wanita di Kabupaten Madiun.

Melalui kegiatan ini, kaum perempuan didorong untuk menjadi agent of change (agen perubahan) dalam membudayakan pola hidup sehat, yang dimulai dari lingkungan keluarga hingga merambah ke masyarakat luas.

Di penghujung acara, antusiasme peserta memuncak saat seluruh hadirin bersama-sama turun ke lapangan untuk mempraktikkan gerakan Senam Kampung Pesilat. Praktik langsung ini menjadi bukti komitmen dan implementasi nyata dari materi sosialisasi.(ir)

Kementerian PU Bangun Stadion Sudiang di Makassar untuk Perkuat Olahraga Nasional

Iki Radio - Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) membangun Stadion Sudiang di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan atlet sekaligus meningkatkan prestasi olahraga nasional melalui penyediaan infrastruktur berstandar internasional.

Stadion berkapasitas sekitar 27.000 penonton ini dibangun di Kawasan Olahraga Sudiang dengan konsep full single seat dan dirancang menjadi pusat kegiatan olahraga sekaligus ikon baru di Kota Makassar.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur olahraga merupakan bagian penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. “Pemerintah melalui Kementerian PU berkomitmen menghadirkan infrastruktur olahraga yang berkualitas dan berstandar internasional. Stadion tidak hanya menjadi tempat pertandingan, tetapi juga ruang pembinaan bibit-bibit atlet muda agar mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Stadion Sudiang dirancang memenuhi standar FIFA dengan berbagai fasilitas modern, antara lain lapangan dengan rumput berkualitas tinggi, sistem pencahayaan LED dengan tingkat terang 1.500 lux, ruang ganti atlet, serta sistem penyiraman otomatis dan sistem drainase yang optimal guna mendukung kenyamanan dan mitigasi potensi genangan.

Pembangunan stadion dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Sulawesi Selatan dengan kontraktor pelaksana Waskita–Adhi (KSO), menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai sekitar Rp637,15 miliar.

Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan struktur, arsitektur, dan mekanikal elektrikal plumbing (MEP) pada bangunan utama stadion yang mencakup tribun utara, barat, selatan, dan timur, lapangan sepak bola, serta infrastruktur dan lanskap kawasan.

Pembangunan Stadion Sudiang ditargetkan selesai pada tahun 2027. Hingga 1 April 2026, pekerjaan konstruksi telah dimulai dengan tahap persiapan dan pematangan lahan.

Kementerian PU optimistis proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembinaan olahraga serta melahirkan generasi atlet unggul Indonesia.

Ke depan, Stadion Sudiang diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas olahraga, tetapi juga mendukung kegiatan sosial, pendidikan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

 

Timnas Garuda Kalah 0-1 Atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Iki Radio - Timnas Indonesia kalah di final FIFA Series 2026. Garuda kesulitan membongkar pertahanan Bulgaria harus mengakui keunggulan lawan 1-0.

Final FIFA Series 2026 menyajikan duel Indonesia vs Bulgaria. Pertandingan digelar Senin (30/3/2026) malam WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Bulgaria mendapat hadiah tendangan 12 pas di menit ke-35. Kevin Diks kedapatan menekel Zdravko Dimitrov di kotak terlarang dalam tayangan ulang Video Assistant Referee (VAR).

Marin Petkov maju sebagai eksekutor penalti Bulgaria. Pemain bernomor punggung 16 ini sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna dan membawa Bulgaria memimpin 1-0.

Indonesia gagal mengejar ketertinggalan di sisa waktu yang ada. Skor 1-0 untuk Bulgaria jadi hasil akhir babak pertama.

Pelatih Timnas Garuda, John Herdman memasukkan Ivar Jenner dan menarik keluar Ramadhan Sananta memasuki babak kedua. Bulgaria bermain lebih menyerang dengan pressing tinggi.

Bulgaria nyaris mencetak gol lagi di menit ke-56. Bola tembakan Dimitrov di kotak penalti bisa diblok Justin Hubner.

Indonesia gantian mengancam 9 menit berselang dari skema lemparan ke dalam. Bola sundulan Elkan Baggott bisa disapu Petko Hristov di depan gawang.

Indonesia nyaris mencetak gol penyeimbang di menit ke-71. Bola lob Ole Romeny masih mencium mistar gawang Bulgaria.

Bulgaria hampir menggandakan keunggulan 5 menit kemudian. Vladimir Nikolov menembak bola dari jarak dekat, tapi Emil Audero melakukan penyelamatan gemilang.

Indonesia kembali nyaris memecah kebuntuan di menit ke-86. Bola tembakan on target Rizky Ridho di kotak penalti bisa ditepis kiper Dimitar Mitov dan membentur mistar gawang.

Indonesia tetap gagal memecah kebuntuan hingga pluit panjang berbunyi. Bulgaria menang FIFA Series 2026 dengan skor tipis 1-0.

Susunan Pemain

Indonesia: Emil Audero Mulyadi; Kevin Diks, Jay Idzes, Rizky Ridho, Calvin Verdonk, Justin Hubner, Joey Pelupessy, Nathan Tjoe-A-On, Ole Romeny, Ramadhan Sananta, Ragnar Oratmangoen.

Bulgaria: Dimitar Mitov; Teodor Ivanov, Adrian Kraev, Zdravko Dimitrov, Filip Krastev, Petko Hristov, Marin Petkov, Martin Minchev, Martin Georgie, Dimitar Velkovski, Christian Stovanov.


close
Pasang Iklan Disini