Iki Radio - Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pembinaan atlet harus dilakukan secara berjenjang melalui kolaborasi antara pemerintah, organisasi olahraga, dunia usaha, dan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Andra
Soni saat melepas Tim Banteng Banten FC U-17 yang akan mewakili Provinsi Banten
pada Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup III 2026 di Jawa Timur, di Kantor Gubernur
Banten, Kota Tangerang Selatan, Kamis (6/8/2026).
Menurut Andra, pembinaan usia
dini menjadi fondasi dalam mencetak atlet berprestasi. Karena itu, sinergi
seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar regenerasi atlet sepak
bola berjalan berkelanjutan dan mampu menghasilkan pemain yang siap bersaing di
tingkat nasional.
"Saya berharap para pemain
Banteng Banten dapat membawa nama baik daerah sekaligus menjadi bagian dari
regenerasi atlet yang nantinya mampu memperkuat sepak bola Banten dan Indonesia,"
kata dia.
Andra menilai banyaknya kompetisi
menjadi faktor penting dalam meningkatkan kemampuan teknis dan mental
bertanding atlet.
Ia mencontohkan negara-negara
yang memiliki budaya kompetisi sejak usia muda sehingga mampu melahirkan pemain
berkualitas.
Selain itu, Gubernur menyatakan
kesiapan Pemerintah Provinsi Banten mendukung penyelenggaraan Soekarno Cup
apabila Banten ditunjuk sebagai tuan rumah.
Menurut dia, Banten memiliki
sejumlah stadion yang memadai untuk menggelar kompetisi sepak bola tingkat
nasional.
"Semoga Tim Banteng Banten
mampu memberikan hasil terbaik, mengharumkan nama Provinsi Banten, serta
membawa pulang prestasi membanggakan dari ajang Soekarno Cup III," kata
dia.
Sementara itu, CEO Banteng
Banten, Revy Khoemaini, mengatakan tim akan bertolak ke Surabaya pada 10
Agustus 2026 dan mengikuti kompetisi hingga 24 Agustus 2026.
Tim yang diperkuat 25 pemain dari
delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten itu menargetkan prestasi terbaik pada
turnamen yang diikuti 16 tim perwakilan provinsi dari seluruh Indonesia.








