Iki Radio — Tim nasional Indonesia gagal melangkah ke babak semifinal Piala AFF 2026. Hasil imbang 1-1 saat menghadapi Singapura pada laga pamungkas Grup A di Jalan Besar Stadium, Jumat (7/8/2026) malam WIB, mengubur impian Skuad Garuda melaju ke fase gugur sekaligus memperpanjang dahaga gelar di kompetisi sepak bola terbesar Asia Tenggara tersebut sejak edisi perdana 1996.
Membutuhkan poin penuh untuk mengamankan tiket semifinal, Indonesia gagal mengamankan kemenangan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil seri ini menempatkan Indonesia di peringkat ketiga klasemen akhir Grup A dengan perolehan 7 poin. Posisi puncak dihuni oleh Vietnam yang mengoleksi 10 poin, diikuti Singapura di tempat kedua dengan 8 poin.
Usai pertandingan, Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh pendukung dan pecinta sepak bola Tanah Air atas kegagalan tersebut.
"Mungkin nanti kami lihat lagi evaluasi apa yang kami perlukan untuk ke FIFA Asian Cup yang terdepan," ujar Rizky Ridho.
Gelandang bertahan Skuad Garuda itu juga menyampaikan apresiasi atas dukungan tanpa henti dari para suporter, seraya berharap bisa memberikan hasil manis pada turnamen mendatang.
"Terima kasih banyak kalian selalu setia dengan kami. Maaf kami selalu mengecewakan. Semoga waktunya itu akan datang, sama-sama kita rayakan," tambahnya.
Pasca-kegagalan di Piala AFF, Timnas Indonesia tidak bisa berlama-lama meratapi hasil. Skuad Garuda dijadwalkan kembali berjuang dalam ajang bergengsi edisi perdana FIFA ASEAN Cup yang bakal bergulir mulai 23 September 2026.
Berbeda dengan Piala AFF, kejuaraan baru ini berada
langsung di bawah naungan resmi FIFA dan masuk dalam kalender FIFA Matchday.
Status ini memberi keuntungan tersendiri karena laga akan berimbas langsung
pada perolehan poin ranking dunia FIFA, sekaligus membuka peluang besar bagi
Indonesia untuk memanggil para pemain yang kini merumput di klub-klub Eropa.








