Iki Terbaru/Paling Greeess

Top

Kapas Biru Jadi Magnet Wisatawan Mancanegara, Kelestarian Tetap Jadi Prioritas

Iki Radio - Kunjungan wisatawan asal Tiongkok ke Air Terjun Kapas Biru, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, menjadi momentum untuk memperkuat promosi sekaligus menjaga kelestarian destinasi wisata alam tersebut.


Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, mengatakan potensi wisata alam Lumajang perlu terus diperkenalkan tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan.

“Potensi wisata alam Lumajang sangat luar biasa. Ini menjadi kesempatan bagi kita untuk terus menjaga keindahan dan kelestariannya, sekaligus memperkenalkan destinasi wisata Lumajang kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan mancanegara,” ujar Dewi Natalia, Kamis (10/9/2026).

Air Terjun Kapas Biru merupakan salah satu destinasi wisata alam di Kecamatan Pronojiwo yang dikenal dengan lanskap air terjun, tebing, dan vegetasi hijau.

Menurut Dewi, meningkatnya perhatian terhadap destinasi wisata perlu diimbangi dengan pengelolaan yang memperhatikan kenyamanan wisatawan dan keberlanjutan lingkungan.

“Jangan hanya mengejar jumlah kunjungan. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana wisatawan mendapatkan pengalaman yang baik dan alam tetap terjaga. Dengan begitu, wisata kita bisa tumbuh secara berkelanjutan,” katanya.

Ia menilai kebersihan, keamanan, kenyamanan, dan kelestarian lingkungan menjadi bagian penting dalam pengembangan destinasi wisata alam.

Peran masyarakat, pengelola, pemerintah, dan wisatawan juga diperlukan agar aktivitas pariwisata tidak mengurangi daya tarik alam yang menjadi kekuatan utama destinasi.

Kunjungan wisatawan mancanegara ke Kapas Biru juga dinilai membuka peluang promosi secara lebih luas, termasuk melalui dokumentasi dan pengalaman yang dibagikan melalui media digital.

Namun, Dewi menekankan bahwa promosi perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga kualitas kawasan agar pengalaman yang diperoleh wisatawan tetap positif.

Pemkab Lumajang mendorong pengembangan wisata alam dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap mempertahankan karakter lingkungan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengunjung.

Dengan pendekatan tersebut, Air Terjun Kapas Biru diharapkan dapat terus menarik wisatawan sekaligus tetap terjaga sebagai aset wisata alam Kabupaten Lumajang.

 

STMM Yogyakarta Raih Rekor MURI dengan 1.541 Karakter Animasi dan Game Karya Mahasiswa

Iki Radio - Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta berhasil mencatatkan Rekor MURI kategori “Karakter Animasi dan Game Terbanyak Karya Mahasiswa dari Satu Perguruan Tinggi” dengan menghasilkan 1.541 karakter.

Pemberian Piagam Muri oleh Senior Representative atau Kepala MURI Semarang, Ari Andriani, dan diterima oleh Ketua Sekolah Tinggi Multi Media Dr. H. R.M. Agung Harimurti, M. Kom serta pengalungan medali kepada Ketua Program Studi Animasi Atmaja Septa Miyosa M.Sn

Pencapaian tersebut diraih bertepatan dengan Wisuda Program Sarjana dan Sarjana Terapan Periode I Tahun Akademik 2026/2027 yang meluluskan 188 wisudawan dan wisudawati di Yogyakarta, Rabu (9/9/2026).

Sebanyak 1.541 desain karakter tersebut merupakan karya 416 mahasiswa Program Studi Animasi dan Teknologi Permainan yang mengikuti mata kuliah Desain Karakter pada periode 2021–2026.

Karya-karya tersebut kemudian dihimpun dalam buku berjudul Desain Karakter Animasi dan Game. Dokumentasi karya ini menjadi bagian dari upaya STMM Yogyakarta menuju Kampus 1000 IP (Intellectual Property).

Piagam Rekor MURI diserahkan oleh Ari Andriani, Senior Representative atau Kepala MURI Semarang, dan diterima oleh Ketua Sekolah Tinggi Multi Media, Dr. H. R.M. Agung Harimurti. Penghargaan tersebut juga ditandai dengan pengalungan medali kepada Ketua Program Studi Animasi, Atmaja Septa Miyosa.

Pencapaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-41 STMM Yogyakarta. Rekor MURI ini menegaskan komitmen STMM dalam mencetak talenta digital yang unggul, kreatif, inovatif, dan berdaya saing.

Melalui karya mahasiswa yang terdokumentasi dan dikembangkan menjadi kekayaan intelektual, STMM Yogyakarta terus mendorong penguatan ekosistem pendidikan di bidang animasi dan teknologi permainan sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk menghasilkan karya yang bernilai dan berkelanjutan.

 

Wamen Nezar: Algoritma Platform Digital Kini Turut Menentukan Arus Informasi Publik

Iki Radio - Perubahan pola konsumsi informasi membuat distribusi berita tidak lagi sepenuhnya berada di tangan ruang redaksi. Algoritma platform digital kini turut menentukan informasi yang diterima masyarakat berdasarkan perilaku pengguna.

Wamenkomdigi Nezar Patria menjadi narasumber dalam Diskusi Panel Dewan Profesor Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya di Jakarta Selatan. (foto: Humas Kemkomdigi)


Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, mengatakan, perubahan tersebut perlu menjadi perhatian karena platform digital berkembang pesat dan secara bertahap menggeser pola hubungan antara media dengan audiens.

“Saat ini media kehilangan audiens, yang mengontrol audiens adalah platform. Platform media sosial berkembang jauh lebih cepat, lebih dalam, lebih agresif, sehingga menggeser pola hubungan antara media konvensional dan media tradisional dengan audiens,” ujar Wamen Nezar dalam Diskusi Panel Dewan Profesor Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya di Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).

Menurut Wamen Nezar, pergeseran kendali distribusi informasi tersebut semakin kuat dengan penggunaan algoritma yang mempelajari perilaku pengguna. Setiap interaksi pengguna menjadi data yang dimanfaatkan platform untuk menentukan konten yang kembali ditampilkan.

“Jadi semua yang kita berikan tanda likes itu kemudian dicatat dalam machine learning yang dipakai oleh media sosial. Jadi apa yang kita suka akan selalu datang kepada kita, itulah yang disebut dengan echo chamber,” jelasnya.

Ia menilai pola tersebut turut menghadirkan tantangan terhadap kepercayaan publik terhadap informasi. Wamen Nezar mengutip Reuters Institute Digital News Report 2026 yang melibatkan lebih dari 100 ribu responden di 48 negara.

Berdasarkan laporan tersebut, media sosial dan platform video telah menjadi sumber berita yang lebih banyak diakses daripada televisi maupun situs berita resmi di 30 negara. Sementara itu, kurang dari empat dari 10 responden menyatakan percaya terhadap berita.

“Yang terjadi adalah bukan delivering the truth, tetapi creating the perception, membentuk persepsi,” tegas Wamen Nezar.

Tantangan terhadap ekosistem informasi tersebut semakin kompleks dengan perkembangan kecerdasan artifisial (AI), termasuk penggunaannya dalam produksi berita.

Wamen Nezar mengingatkan bahwa manipulasi data dapat menyebabkan sistem AI menghasilkan keluaran yang keliru. Karena itu, penggunaan teknologi tersebut perlu disertai perhatian terhadap integritas data dan informasi.

Menurutnya, perkembangan teknologi harus tetap diiringi upaya menjaga kualitas serta integritas informasi yang diterima masyarakat. Pemerintah telah menyiapkan pedoman etika AI, termasuk pedoman penggunaan AI dalam jurnalistik yang dirumuskan Dewan Pers.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan peta jalan kecerdasan artifisial Indonesia untuk lima tahun ke depan. Berbagai langkah tersebut diarahkan untuk memastikan pemanfaatan teknologi berkembang secara bertanggung jawab tanpa mengorbankan kualitas informasi publik.

Wamen Nezar menekankan bahwa di tengah perubahan ekosistem informasi dan perkembangan teknologi yang semakin cepat, integritas informasi menjadi salah satu hal penting yang perlu terus dijaga oleh pemerintah, media, platform digital, maupun masyarakat.

 

Langkah Perdana di Asian Games 2026: Timnas Basket Indonesia Harus Mengakui Keunggulan Jepang

Iki Radio – Tim nasional basket putra Indonesia harus mengawali perjuangan mereka di ajang Asian Games 2026 dengan hasil yang kurang menggembirakan. Berlaga di Aichi International Arena, Nagoya, pada Kamis (10/9), skuad Garuda asuhan pelatih David Singleton harus mengakui keunggulan tuan rumah Jepang setelah menelan kekalahan dengan skor 53-98.

Dalam laga ini, Lester Prosper tampil sebagai pencetak angka terbanyak bagi Indonesia setelah membukukan 13 poin. Penampilan solid juga ditunjukkan oleh Yudha Saputera yang sukses menyumbang double digit lewat torehan 12 poin.


Sempat Terganggu Masalah Transportasi

Di balik hasil di lapangan, persiapan Andakara Prastawa dan kawan-kawan menuju pertandingan perdana ini rupanya sempat diwarnai kendala teknis. Bus jemputan yang disediakan oleh panitia penyelenggara mengalami keterlambatan hingga 41 menit tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Managing Director Badan Tim Nasional (BTN) DPP Perbasi, Jeremy Imanuel Santoso, menyampaikan kekecewaan mendalam atas pelayanan panitia lokal. Keterlambatan tersebut dinilai cukup mengganggu kesiapan tim, terlebih para pemain harus menunggu di area halte dengan fasilitas seadanya di tengah cuaca gerimis.

"Kami dari tim bola basket putra 5on5 memberikan informasi bahwa bus yang seharusnya berangkat ke venue mengalami keterlambatan tanpa informasi selama 41 menit," tegas Jeremy. "Kami sangat menyayangkan kejadian ini bisa terjadi di hari pertandingan, terlebih di saat kami menuju venue untuk melawan tim tuan rumah."

Jeremy menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Chef de Mission (CdM) serta Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) untuk menyampaikan protes resmi agar permasalahan pelayanan transportasi ini dapat dibahas secara serius dalam rapat evaluasi mendatang.

BGN Sambut Rekomendasi Kementerian HAM Perkuat Mekanisme Pemulihan Penerima Manfaat MBG

Iki Radio - Badan Gizi Nasional (BGN) menyambut baik rekomendasi Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai agar dibentuk mekanisme pemulihan bagi masyarakat yang terdampak persoalan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rekomendasi tersebut dinilai menjadi masukan konstruktif bagi BGN untuk memperkuat tata kelola MBG, khususnya dalam memastikan perlindungan dan pemenuhan hak masyarakat sebagai penerima manfaat program.

Menteri HAM Natalius Pigai sebelumnya merekomendasikan BGN membentuk unit pemulihan korban agar penanganan terhadap masyarakat yang terdampak persoalan dalam pelaksanaan MBG dapat dilakukan secara lebih sistematis

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, mengatakan pihaknya terbuka terhadap rekomendasi dan evaluasi dari berbagai pihak sebagai bagian dari proses penyempurnaan penyelenggaraan MBG.

“Kami menyambut baik rekomendasi dari Pak Menteri HAM. Ini merupakan masukan yang sangat baik bagi BGN untuk terus melakukan perbaikan,” ujar Hidayati di Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Hidayati menjelaskan, penguatan kolaborasi antara BGN dan Kementerian HAM telah memiliki landasan melalui Nota Kesepahaman Nomor 47/NK.07/10/2025 tentang Sinergitas Pengarusutamaan Hak Asasi Manusia dalam Mendukung Penyelenggaraan Pemenuhan Gizi Nasional.

Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani pada 13 Oktober 2025 dan menjadi dasar bagi kedua pihak untuk melakukan sinergi sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Ruang lingkup kerja sama mencakup pertukaran data dan informasi serta publikasi terkait pelaksanaan pemenuhan gizi nasional. Selain itu, kedua pihak juga dapat melakukan pendampingan penyelenggaraan pemenuhan gizi nasional agar sejalan dengan standar HAM.

Kerja sama juga mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang HAM serta dukungan sumber daya sesuai tugas dan fungsi masing-masing pihak.

“MoU ini menjadi salah satu landasan penting bagi kami untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian HAM. Karena itu, rekomendasi mengenai mekanisme pemulihan korban kami pandang sebagai bagian dari masukan konstruktif yang dapat dikaji dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku,” kata Hidayati.

Menurut Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, rekomendasi tersebut sejalan dengan langkah BGN yang saat ini tengah melakukan berbagai evaluasi dan perbaikan tata kelola pelaksanaan MBG.

Masukan dari Kementerian HAM, kata Hidayati, dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam penyempurnaan mekanisme penyelenggaraan program. 

“Pimpinan BGN saat ini tengah melakukan berbagai perbaikan tata kelola. Kami melihat evaluasi bukan sebagai sesuatu yang harus dihindari, melainkan sebagai proses penting untuk memastikan program ini terus berkembang dan semakin baik,” ujarnya.

Hidayati menegaskan, pembenahan tata kelola merupakan bagian penting untuk memastikan MBG dapat dilaksanakan secara semakin baik dan akuntabel.

Menurutnya, pelaksanaan program berskala nasional membutuhkan evaluasi berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Dengan demikian, setiap masukan dapat digunakan untuk memperkuat mekanisme perlindungan penerima manfaat sekaligus meningkatkan kualitas layanan. 

"Dukungan serta masukan dari Kementerian HAM dan seluruh pemangku kepentingan tentu sangat berarti dalam proses tersebut,” pungkas Hidayati.

BGN menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penyempurnaan penyelenggaraan MBG agar pemenuhan gizi masyarakat berjalan beriringan dengan perlindungan hak, akuntabilitas, serta tata kelola program yang semakin kuat.

Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan Program MBG tidak hanya memberikan manfaat dari aspek pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga menghadirkan mekanisme pelayanan dan perlindungan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

DPRD dan Pemkab Madiun Sepakati Raperda Perubahan APBD 2026, Fokus Layanan Dasar hingga Mobil Siaga

Iki Radio – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Madiun Tahun Anggaran 2026 resmi disepakati dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Madiun pada Kamis (10/9/2026). 

Kesepakatan ini ditandai dengan penandatanganan berita acara bersama antara jajaran pimpinan DPRD dan Pemerintah Kabupaten Madiun.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menjelaskan bahwa penyusunan Perubahan APBD 2026 berorientasi pada basis kinerja yang mengutamakan hasil serta capaian target yang terukur. Langkah ini diambil untuk menggerakkan pembangunan daerah agar lebih produktif sekaligus mengakomodasi isu-isu strategis nasional.

Fokus perubahan anggaran difokuskan pada sektor pelayanan dasar dan prioritas daerah, meliputi bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sanitasi, penanganan stunting, pengendalian inflasi, penanggulangan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi, hingga penyiapan swasembada pangan.

Langkah optimalisasi anggaran ini sejalan dengan tren positif perekonomian daerah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kabupaten Madiun pada Semester I 2026 berhasil menembus angka 7,48%.

"Terima kasih atas dukungan dari semua pihak terkait capaian semester satu. Mudah-mudahan ini bisa kami pertahankan dan tingkatkan sampai semester dua," ujar Bupati Hari Wuryanto saat memberikan sambutan.

Bupati menegaskan bahwa penyesuaian ini ditujukan untuk mengoptimalkan alokasi anggaran yang terbatas agar tepat sasaran sesuai skala prioritas. 

Ditemui usai rapat, Bupati Hari Wuryanto menyoroti 10 skala prioritas yang wajib direalisasikan, termasuk pemenuhan fasilitas kesehatan dan perbaikan jalan infrastruktur desa.

"Kami melakukan perubahan karena itu memang skala prioritas. Masalah pendidikan itu wajib, lalu kesehatan dan mobil siaga—itu visi misi kami agar seluruh desa dapat. Perbaikan jalan juga terbukti sangat besar manfaatnya untuk masyarakat. Rencananya akhir tahun nanti juga ada penambahan mobil siaga," pungkasnya.(ir)

Kekeringan Meluas, 14.809 Warga Lumajang Butuhkan Pasokan Air Bersih

Iki Radio - Sebanyak 14.809 warga di 12 desa pada empat kecamatan di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timnur, terdampak krisis air bersih hingga Kamis (10/9/2026).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyalurkan bantuan air secara bertahap melalui 191 titik distribusi.



Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Lumajang, Yudhi Cahyono, mengatakan distribusi terus dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh pasokan air selama musim kemarau.

“Kami terus melakukan droping air bersih ke wilayah yang terdampak. Distribusi dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan kondisi di lapangan, sehingga kebutuhan air bersih tetap bisa terpenuhi,” ujar Yudhi, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, krisis air bersih antara lain dipengaruhi penurunan debit sejumlah sumber air yang biasa dimanfaatkan masyarakat. Persediaan air hujan yang sebelumnya ditampung warga dalam tandon juga mulai habis.

Kondisi tersebut membuat distribusi air bersih menjadi salah satu layanan penting bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Untuk memperkuat penanganan, Pemkab Lumajang telah menetapkan masa tanggap darurat kekeringan, krisis air bersih, dan kebakaran hutan selama 90 hari, mulai 10 Juli hingga 7 Oktober 2026.

Selain wilayah yang telah terdampak, BPBD juga memetakan potensi kekeringan di 19 desa yang tersebar pada enam kecamatan.

Pemetaan tersebut menjadi dasar kesiapsiagaan sekaligus membantu menentukan wilayah yang perlu mendapat dukungan lebih cepat apabila kondisi sumber air memburuk.

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menjadi acuan pemerintah daerah, curah hujan pada September hingga November 2026 diperkirakan masih berada dalam kategori rendah.

Dengan kondisi tersebut, Pemkab Lumajang terus memperkuat mitigasi serta layanan distribusi air bersih dengan menyesuaikan perkembangan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Perkuat Sinergi Ekonomi dan Digitalisasi, Pemkab Madiun Gelar HLM Gabungan Tiga Tim Strategis

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar High Level Meeting (HLM) gabungan untuk tiga tim strategis sekaligus, di Ruang Rapat Eka Kapti, Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Kamis (10/9/2026).

Ketiganya yakni Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), serta Tim Percepatan dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TP2ED). 

Forum yang berlangsung  ini mengusung tema “Menjaga Harga, Mendorong Digitalisasi, Bersama Menguatkan Ekonomi Kabupaten Madiun BERSAHAJA”.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, Wakil Bupati dr. Purnomo Hadi, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri Deasi Surya Andariningrum, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Pimpinan Bank Jatim Cabang Caruban, Kepala BPS, Pimpinan Cabang Bulog Madiun, serta pemangku kepentingan terkait.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Madiun yang menembus sekitar 7,48 persen merupakan buah dari kolaborasi berkelanjutan. Untuk mempertahankan tren positif tersebut, evaluasi rutin bersama jajaran OPD terus dilakukan.

“Setiap bulan kita lakukan evaluasi dengan teman-teman pimpinan OPD, sehingga kita selalu berkolaborasi bagaimana kita supaya bisa menjaga, baik itu inflasi. Alhamdulillah kita juga bisa jaga dengan baik. Pertumbuhan ekonomi, investasi juga masuk, ini otomatis akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelas Bupati.

Ia menambahkan, tolok ukur utama dari pertumbuhan ekonomi dan masuknya investasi harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, selaras dengan visi-misi pemerintah daerah.

Guna mengantisipasi gejolak harga komoditas pemicu inflasi seperti cabai, daging, dan ayam, Pemkab Madiun telah menyiapkan langkah konkret. Dinas Pertanian dijadwalkan bakal melakukan kajian khusus guna mengoptimalkan produksi cabai lokal untuk memenuhi kebutuhan daerah.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Kediri, Deasi Surya Andariningrum, menyoroti tantangan cuaca seperti dampak El Nino terhadap sektor pertanian. Pihaknya menyarankan implementasi strategi 4K, yaitu Ketersediaan pasokan, Kelancaran distribusi, Keterjangkauan harga, dan Komunikasi yang efektif.

Strategi ini diperkuat dengan skema Kerja Sama Antardaerah (KAD), optimalisasi stok Bulog, pelaksanaan operasi pasar, serta edukasi belanja bijak kepada masyarakat. Dari sisi digitalisasi (TP2DD), BI turut mendorong perluasan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKP-PD) dan digitalisasi transaksi guna meningkatkan transparansi keuangan daerah.

Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi menekankan krusialnya sinergi lintas sektor. Menurutnya, kolaborasi antara TPID, TP2DD, dan TP2ED menjadi kunci utama dalam menjaga pasokan pangan, efisiensi anggaran, hingga pemberdayaan UMKM dan investasi demi mewujudkan Kabupaten Madiun yang Bersih, Sehat, dan Sejahtera.(ir)


close
Pasang Iklan Disini