Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Daerah. Show all posts
Showing posts with label Daerah. Show all posts

Sambut HUT ke-81 Pemprov Jatim, Khofifah dan Baznas Serahkan Bantuan Rombong dan Modal Usaha

Iki Radio — Sebanyak 81 unit alat usaha berupa rombong senilai total Rp283,5 juta disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Timur kepada masyarakat pelaku usaha kecil. Bantuan sarana usaha dan modal ini diserahkan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan bahwa bantuan rombong dan modal usaha ini diharapkan dapat menjadi pendorong bagi para penerima manfaat untuk mengembangkan dagangannya serta meningkatkan kesejahteraan keluarga secara berkelanjutan.

“Ini merupakan bagian dari kolaborasi Pemprov Jatim dengan Baznas Jatim di bidang ekonomi, melalui program pemberian rombong dan modal usaha. Semoga manfaat barokah,” ujar Khofifah saat menghadiri acara penyerahan bantuan pada Minggu (11/10/2026).

Kebahagiaan dan rasa syukur dirasakan langsung oleh para pelaku usaha penerima manfaat. Salah satunya Diah, seorang pedagang tempe yang sehari-hari berjualan di kawasan Bandar Gresik. Ia mengaku sangat terbantu dengan hadirnya rombong baru untuk menunjang aktivitas usahanya.

“Alhamdulillah, seneng. Harapannya, mudah-mudahan kulo saged lancar dagangannya, mengubah nasib ngunu loh,” ungkap Diah dengan penuh harapan.

Rasa terima kasih juga diungkapkan oleh Agus, pedagang minuman tradisional sinom dan sari kedelai yang berjualan di kawasan Wonokromo, Surabaya. Ia berharap program keberlanjutan seperti ini dapat terus menjangkau masyarakat Jawa Timur yang lebih luas.

“Ya, saya sangat berterima kasih atas bantuan Ibu Gubernur, Ibu Khofifah. Harapan saya, masyarakat Jawa Timur bisa menikmati bantuan semaksimal mungkin,” tutur Agus.

Melalui sinergi antara Pemprov Jatim dan Baznas Jatim dalam penyediaan sarana usaha serta modal ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat membuka peluang peningkatan pendapatan dan mencapai kemandirian ekonomi.


Anugerah MTQ Madiun 2026: Kecamatan Geger Juara Umum, Madiun Kian Mantap Sambut MTQ Jatim

Iki Radio – Pendopo Muda Graha Madiun menjadi saksi kemeriahan Malam Anugerah Qur’ani MTQ Kabupaten Madiun 2026 pada Sabtu (10/10/2026). Perhelatan tahunan yang diinisiasi Pemkab Madiun bersama LPTQ ini menjadi puncak apresiasi bagi 338 peserta berprestasi dari 15 kecamatan.

Kecamatan Geger sukses menyabet gelar Juara Umum dengan raihan skor 105. Posisi runner-up diraih Kecamatan Kebonsari (98 poin), sedangkan Kecamatan Dolopo berada di peringkat ketiga (69 poin).

Hadir dalam momentum bersejarah ini Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, Wabup dr. Purnomo Hadi, pimpinan DPRD, Forkopimda, ulama, serta jajaran pejabat jajaran Pemkab Madiun.

Ketua Panitia MTQ, Irfan Al Khaidari, menjelaskan bahwa kompetisi tahun ini berjalan makin objektif dan transparan berkat pemanfaatan aplikasi E-Maqro. Ia juga mengulas rentetan prestasi kafilah Madiun, salah satunya capaian Gus Danial Muhammad Hubaibillah yang meraih Juara 1 Nasional cabang Qira'at Mujawwad pada MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang, serta raihan Peringkat 6 Jatim pada MTQ Prov. Jatim 2025.

"Kami optimistis menembus posisi 5 besar atau bahkan Juara Umum pada MTQ Provinsi Jatim 2027 di Tulungagung," tegas Irfan.

Bupati Hari Wuryanto menekankan pentingnya membumikan Al-Qur'an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, melebihi sebatas kompetisi. Berlandaskan kesiapan infrastruktur dan SDM daerah, Bupati juga mengumumkan kesiapan Madiun menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Provinsi Jatim pada tahun 2029.

Acara diakhiri dengan penyerahan piala bergilir kepada Kecamatan Geger serta penghargaan bagi para pemenang di masing-masing cabang lomba.

Pulang Kampung ke Bojonegoro, Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Ziarah Makam Leluhur

Iki Radio — Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono, S.I.K., M.H., melakukan kunjungan kekeluargaan ke tanah kelahirannya di Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (10/10/2026) siang. Agenda utama jenderal bintang dua tersebut adalah untuk berziarah ke makam keluarga sekaligus bersilaturahmi dengan jajaran Forkopimda setempat.

Kapolda Jatim beserta rombongan tiba di kediaman keluarganya di Kelurahan Ledokwetan, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, sekitar pukul 13.19 WIB dan disambut Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty beserta jajaran, Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono, dan Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar.

Setelah beristirahat sejenak, Irjen Pol. Dekananto melanjutkan agenda menuju tempat pemakaman keluarga di Desa Kauman, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, kemudian dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga.

Usai ziarah, Kapolda kembali ke kediaman keluarga di Kelurahan Ledokwetan untuk bersantai dan bersilaturahmi. Suasana hangat tampak saat Kapolda berdiskusi bersama Bupati Setyo Wahono, Ketua DPRD Abdulloh Umar, Kapolres AKBP Yenni Diarty, serta Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sri Wahyuni yang turut hadir.

Ketua DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar, mengonfirmasi bahwa kunjungan Kapolda Jatim kali murni merupakan agenda internal keluarga.

"Ini hanya acara keluarga, beliau ziarah ke makam leluhurnya," terang Umar.

Politisi asal Kecamatan Baureno dari fraksi PKB tersebut mengaku sangat bangga atas pencapaian Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono sebagai putra asli Bojonegoro yang kini mengemban amanah besar memimpin Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Ia berharap Kapolda senantiasa diberikan kelancaran dalam bertugas, sekaligus menegaskan kesiapan jajaran pemerintah dan masyarakat Bojonegoro untuk terus bersinergi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Semoga beliau mudah menjalankan amanah sebagai Kapolda Jatim dan kita dari Bojonegoro siap bersinergi untuk menciptakan Kamtibmas," pungkas Umar.


Jaga Stabilitas Pangan, Polres Madiun Bersama Bapanas Sidak Harga dan Stok Beras

Iki Radio – Polres Madiun melalui Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan menggelar pemantauan langsung terhadap ketersediaan serta harga beras di wilayah Kabupaten Madiun, Sabtu (10/10/2026). 

Kegiatan pengawasan ini dilakukan guna memastikan ketersediaan pasokan beras aman dan harga di pasaran tetap stabil bagi masyarakat.

Sidak gabungan ini menyasar dua lokasi strategis, yaitu toko ritel modern Mitra Swalayan di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Mejayan, serta Gudang Bulog Jeruk Gulung di Desa Jeruk Gulung, Kecamatan Balerejo.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Analis Ketahanan Pangan Ahli Madya Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, Dr. Rahmatia Garwan, beserta jajaran staf Bapanas RI. Selain personel Satgas Pangan Polres Madiun, sidak ini juga melibatkan perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Madiun, Perum Bulog Cabang Madiun, serta Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun.

Dari hasil pengecekan di Mitra Swalayan, pasokan beras ritel terpantau aman. Beras premium merek Punokawan tersedia sebanyak 200 kilogram dengan harga Rp14.900 per kilogram. Sedangkan untuk beras medium merek Potro dijual seharga Rp14.500 per kilogram dengan pilihan kemasan 3 kilogram, 5 kilogram, dan 10 kilogram.

Sementara itu, hasil pemeriksaan di Gudang Bulog Jeruk Gulung mencatatkan pasokan yang sangat melimpah. Stok beras di gudang tersebut mencapai 8.000 ton, di mana 40 ton di antaranya merupakan stok beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang siap disalurkan ke jaringan ritel maupun masyarakat.

Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, melalui Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan, menegaskan bahwa pengawasan langsung ini adalah komitmen nyata kepolisian dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

“Melalui kegiatan pengecekan ini, kami ingin memastikan harga dan ketersediaan beras di wilayah Kabupaten Madiun tetap terpantau. Polres Madiun akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk melakukan pengawasan guna mendukung stabilitas pangan serta mencegah terjadinya pelanggaran di bidang pangan,” ujar AKP Agung Hartawan.

Ia menambahkan, pemantauan berkala di tingkat ritel hingga gudang penyimpanan sangat penting untuk menjaga kelancaran rantai distribusi. Polres Madiun berkomitmen akan terus bersinergi dengan lintas instansi demi menjaga ketersediaan bahan pokok dan keterjangkauan harga bagi seluruh masyarakat Kabupaten Madiun.

Bawa Panci dan Wajan, Ratusan Pekerja Club de Arjuna Demo di Balai Kota DKI Jakarta

Iki Radio — Suara gemerincing panci, wajan, hingga spatula bersahut-sahutan di depan Balai Kota DKI Jakarta. Ratusan pekerja dari Club de Arjuna, yang didominasi oleh kaum perempuan, menggelar aksi unjuk rasa dengan membawa alat-alat dapur sebagai simbol jeritan hati dan perjuangan mereka demi menyambung hidup keluarga.

Aksi ini digelar untuk meminta Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turun tangan menyelesaikan permasalahan yang membuat mereka terpaksa menganggur selama hampir empat bulan. Para pekerja mengaku tidak bisa memasuki area kerja mereka di kawasan Kedoya, Jakarta Barat, lantaran akses masuk ditutup tembok oleh oknum organisasi kemasyarakatan (ormas).

Koordinator Aksi, Venny Tresia, menegaskan bahwa para karyawan berada dalam situasi yang sangat sulit. Mereka mendesak Pemerintah Daerah DKI Jakarta segera memberikan solusi agar akses ke tempat kerja dapat kembali dibuka tanpa harus mengganggu proses hukum sengketa lahan yang tengah berjalan di pengadilan.

"Jadi karyawan tidak bisa bekerja kalau harus menunggu proses hukum di pengadilan itu bertahun-tahun, sedangkan karyawan butuh makan. Tempat kerjanya ditembok sama ormas, tapi Satpol PP sampai hari ini enggak berani rubuhin tembok itu," ujar Venny saat ditemui di lokasi aksi, Jum’at (9/10/2026).

Meskipun menyayangkan lambatnya tindakan dari aparat pamong praja setempat, pihak pekerja menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran kepolisian yang bergerak cepat merespons aspirasi mereka.

"Kami juga apresiasi karena pada saat yang terakhir kepolisian mendengarkan dan membantu kami. Kami sangat berterima kasih kepada kepolisian yang telah mengusir keluar ormas dari tempat," tambah Venny.

Melalui aksi ini, para pekerja berharap Pemprov DKI Jakarta dapat bertindak tegas merobohkan tembok penghalang tersebut agar ratusan karyawan bisa kembali mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

Polres Malang Salurkan 35 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Dua Kecamatan

Iki Radio – Polres Malang Polda Jatim menyalurkan bantuan sosial berupa 35 ribu liter air bersih kepada warga yang terdampak kemarau panjang di Kabupaten Malang. Penyaluran bantuan ini menyasar masyarakat di Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan Kecamatan Kalipare yang mengalami krisis air bersih selama beberapa waktu terakhir.

Di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, distribusi berlangsung selama dua hari hingga Kamis (8/10/2026) dengan total pasokan mencapai 15 ribu liter. Air bersih disebar secara merata di tiga titik lokasi, di mana masing-masing titik menerima alokasi 5.000 liter.

Secara rinci, bantuan dialokasikan untuk warga di RT 21 dan RT 24 Dusun Sumberbende (Desa Argotirto), serta RT 10 dan RT 12 Dusun Krajan (Desa Sumberagung).

"Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Ketika warga kesulitan mendapatkannya akibat kemarau, kami berupaya hadir untuk meringankan beban mereka," ujar Kasihumas Polres Malang, AKP M. Budiono, Kamis (8/10/2026).

Untuk mempermudah penggunaan harian warga, air bersih yang dikirimkan langsung ditampung ke tandon-tandon umum. Proses distribusi dilakukan secara bergotong royong oleh personel Polsek Sumbermanjing Wetan, perangkat desa, dan warga setempat.

Sehari sebelumnya, Rabu (7/10/2026), Polres Malang bersama BPBD Kabupaten Malang juga telah memasok 20 ribu liter air bersih ke Kecamatan Kalipare. Bantuan tersebut disalurkan untuk warga di Dusun Banduarjo dan Dusun Pondok Kobong, Desa Sumberpetung.

Selain menyasar tandon di pemukiman warga pada beberapa RT, pasokan air bersih juga dialokasikan untuk mendukung kebutuhan operasional di SMPN 2 Kalipare.

"Sebelumnya kami menyalurkan 20 ribu liter di Kalipare, dan kini giliran Sumbermanjing Wetan yang kami sasar. Kami ingin memastikan warga yang kesulitan air tetap mendapatkan penanganan cepat," jelas AKP Budiono.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa langkah ini didasarkan pada pemetaan kondisi dan kebutuhan riil masyarakat di lapangan. Polres Malang terus meningkatkan koordinasi dengan jajaran kewilayahan serta pemerintah daerah untuk memantau perkembangan situasi kekeringan.

"Kami akan terus memantau wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan. Harapannya, langkah ini dapat memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi di tengah musim kemarau," pungkasnya.


Semarakkan Hari Jadi ke-81 Jatim, Pemprov dan BAZNAS Bagikan 1.000 Kacamata Gratis untuk Guru TK, RA, dan TPQ

Iki Radio – Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Timur menggelar program bantuan 1.000 kacamata gratis bagi para pendidik Taman Kanak-Kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan mata para guru sekaligus memeriahkan Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Pemeriksaan kesehatan mata dan penyerahan kacamata secara gratis dijadwalkan berlangsung pada Ahad, 11 Oktober 2026, di Gedung Islamic Center Surabaya. Tahap pendaftaran secara daring yang dibuka pada 3–5 Oktober 2026 telah memenuhi target kuota sebanyak 1.000 peserta.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa kualitas pendidikan sangat dipengaruhi oleh kondisi kesehatan para tenaga pendidik. Menurutnya, kesehatan mata merupakan fondasi penting agar guru dapat menjalankan tugas pendampingan anak usia dini secara maksimal.

"Guru TK, RA, dan TPQ memiliki peran yang sangat penting dalam meletakkan fondasi pendidikan anak-anak kita. Mereka mendampingi anak pada fase awal pertumbuhan, pembentukan karakter, sekaligus pengenalan nilai-nilai pendidikan dan keagamaan. Karena itu, kesehatan dan kenyamanan para guru dalam menjalankan tugas juga perlu menjadi perhatian," ujar Khofifah.

Sebelum menerima kacamata, seluruh peserta akan menjalani tahapan pemeriksaan mata terlebih dahulu guna memastikan ukuran dan jenis lensa sesuai dengan kondisi penglihatan masing-masing.

Khofifah menambahkan, perhatian terhadap kesehatan para guru merupakan investasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Semangat ini juga sejalan dengan tema Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, yaitu “Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan”.

"Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan bukan hanya tentang pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Kita juga ingin memastikan pembangunan menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat, termasuk memberikan perhatian kepada para pendidik," tegasnya.

Program ini terwujud berkat kolaborasi Pemprov Jatim dan BAZNAS Jatim bersama Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (POROZ) Jawa Timur, Rumah Sakit Mata Masyarakat (RSMM) Jawa Timur, serta Bank Jatim Syariah.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Jawa Timur H. M. Ghofirin mengapresiasi antusiasme tinggi dari para guru yang membuat kuota 1.000 peserta terpenuhi dalam waktu singkat. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan layanan kesehatan mata bagi para pendidik.

Ghofirin turut menyampaikan terima kasih kepada para muzaki dan donatur yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Jatim, sehingga program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan umat ini dapat terlaksana dengan lancar.

 

close
Pasang Iklan Disini