Iki Terbaru/Paling Greeess

6 Oktober 2010 Aplikasi Instagram Dirilis : Dari Aplikasi Berbagi Foto Sederhana Hingga Raksasa Media Sosial Global

Iki Radio — Instagram, platform jejaring sosial yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan digital masyarakat global, telah melampaui perjalanan panjang sejak pertama kali diluncurkan pada 6 Oktober 2010. 

Berawal dari sebuah aplikasi check-in sederhana bernama Burbn yang dikembangkan di San Francisco oleh Kevin Systrom dan Mike Krieger, platform ini kini menjelma menjadi salah satu raksasa media sosial terbesar di bawah naungan Meta Platforms.

 

Awal Mula dan Pertumbuhan Pesat

Nama "Instagram" sendiri lahir dari gabungan kata "instant camera" dan "telegram". Melihat tingginya minat pengguna pada fitur berbagi foto, Systrom dan Krieger memutuskan untuk memfokuskan kembali arah pengembangan aplikasi mereka. Langkah ini terbukti sangat tepat.

Unggahan pertama di platform ini diabadikan oleh Mike Krieger berupa foto Pelabuhan South Beach pada 16 Juli 2010, diikuti beberapa jam kemudian oleh unggahan foto anjing dan kaki kekasih Systrom. Setelah resmi diluncurkan di Apple App Store pada 6 Oktober 2010, Instagram mencatatkan lonjakan pengguna yang drastis: meraih 1 juta pengguna terdaftar dalam waktu dua bulan, dan menembus 10 juta pengguna hanya dalam setahun.

 

Akuisisi Historis oleh Facebook

Melihat potensi besar tersebut, Facebook, Inc. (sekarang Meta Platforms) mengambil langkah berani dengan mengakuisisi Instagram pada April 2012. Kesepakatan senilai $1 miliar AS dalam bentuk kas dan saham tersebut resmi rampung pada September 2012.

Di bawah kepemimpinan Meta, Instagram terus mengepakkan sayapnya. Aplikasi versi Android yang dirilis pada April 2012 mencatatkan lebih dari satu juta unduhan dalam waktu kurang dari 24 jam. Sejak saat itu, jangkauan aplikasinya meluas hingga ke desktop dan Windows, mendukung 32 bahasa termasuk bahasa Indonesia, Inggris, Spanyol, Prancis, hingga Jepang.



Evolusi Fitur: Dari Format Persegi hingga Fitur Reels

Pada awal keberadaannya, Instagram identik dengan batasan rasio foto persegi (1:1) beresolusi 640 piksel dan filter-filter fotografi khas seperti Lux, Crema, hingga Perpetua. Namun, inovasi terus dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan pasar:

  • 2013: Pengenalan fitur pesan pribadi Instagram Direct serta video durasi pendek 15 detik.
  • 2015: Pelonggaran pembatasan format foto ke rasio lanskap/potret dan peningkatan resolusi menjadi 1080 piksel.
  • 2016: Peluncuran Instagram Stories yang terinspirasi dari format visual sementara (24 jam). Fitur ini sukses besar dan dicatat telah digunakan oleh lebih dari 500 juta orang setiap harinya pada Januari 2019.
  • 2018: Peluncuran IGTV untuk video berdurasi lebih panjang (fitur ini kemudian digabungkan kembali ke aplikasi utama pada 2022).
  • 2020: Hadirnya Reels sebagai respons terhadap tren konten video pendek vertikal global, yang dilengkapi dengan berbagai alat pengeditan dan filter interaktif.

Dampak Sosial dan Tantangan Modern

Meski dipuji atas kesuksesan, pengaruh budaya, dan dorongannya terhadap ekonomi kreator, Instagram tak luput dari kritik tajam. Sejumlah studi dan pengamat menyoroti dampak penggunaan jangka panjang terhadap kesehatan mental penggunanya, seperti peningkatan risiko depresi, penurunan rasa percaya diri, hingga ketergantungan akut (doomscrolling).

Selain itu, Meta selaku induk perusahaan juga terus mendapat sorotan terkait kebijakan keamanan anak di bawah umur, privasi data pengguna, hingga penanganan konten berbahaya dan penyensoran di dalam platform.

Kini, di bawah kepemimpinan Adam Mosseri yang menjabat sebagai Kepala Instagram sejak 2018, platform ini terus bertransformasi—mulai dari eksperimen penyembunyian jumlah like, pengembangan fitur Co-Watching, hingga integrasi teknologi verifikasi akun dan aset digital—guna mempertahankan posisinya di peta persaingan media sosial dunia.

 

Polri Luncurkan Tagline “Polisi Bersama Masyarakat”, Tegaskan Komitmen Pelayanan Berbasis Kepentingan Publik

Iki Radio — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi memperkenalkan tagline baru bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan arah pengabdian serta perbaikan kualitas pelayanan Polri kepada seluruh lapisan masyarakat.

Tagline tersebut membawa pesan mendasar bahwa personel Polri harus senantiasa hadir dan berada di tengah masyarakat. Kehadiran tersebut berfokus untuk menjadikan kebutuhan, aspirasi, serta kepentingan publik sebagai prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa penetapan tagline ini merupakan penegasan arah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto yang menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian.

“Polisi bersama masyarakat bukan sekadar tagline, tetapi semangat yang harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Polri hadir untuk mendengar, melayani, melindungi, memberikan kepastian hukum, serta bersama-sama masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Isir dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (5/10/2026).

Isir menambahkan, semangat ini berpedoman pada arah transformasi Polri yang dipaparkan Kapolri saat uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di DPR RI. Dalam kesempatan tersebut, penekanan utama diberikan pada pentingnya meningkatkan profesionalisme, akuntabilitas, kualitas pelayanan, serta membangun kedekatan emosional dan sosial dengan warga.


Arah Kebijakan dan Implementasi Lapangan

Melalui identitas komunikasi baru ini, Polri menekankan beberapa poin krusial untuk seluruh jajarannya:

  • Budaya Kerja Dekat dengan Warga: Kedekatan dengan masyarakat harus diinternalisasi sebagai budaya kerja harian setiap anggota Polri, bukan sekadar imbauan formal.
  • Keterbukaan Terhadap Kritik: Masukan, saran, dan kritik dari masyarakat diposisikan sebagai bahan evaluasi konstruktif untuk membenahi kualitas pelayanan dan penegakan hukum.
  • Pelayanan dan Respons Cepat: Menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan serta respons secepat mungkin terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Harapannya, semangat ini dipahami dan diwujudkan oleh seluruh anggota Polri. Polisi bersama masyarakat berarti Polri tidak berjarak dengan masyarakat, tetapi hadir, mendengar, bekerja bersama, dan memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat,” tutur Isir.

Sebagai langkah lanjutan, tagline “Polisi Bersama Masyarakat” akan disosialisasikan secara masif ke seluruh jajaran Kepolisian di tingkat Mabes, Polda, Polres, hingga Polsek di seluruh Indonesia.

 

Menperin Sarmuji Soroti Peraturnya Regulasi Impor, Dorong Sinergi Lintas Kementerian Demi Lindungi Industri Lokal

Iki Radio — Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menyoroti ancaman derasnya arus barang impor yang berpotensi menekan kelangsungan sektor industri manufaktur dalam negeri. Untuk mengantisipasi dampak tersebut, ia menegaskan pentingnya penguatan sinergi antar-kementerian agar regulasi perdagangan—khususnya porsi izin impor—tidak mematikan para pelaku usaha lokal.

Pernyataan tersebut disampaikan Sarmuji usai memimpin rapat kerja bersama Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) serta Direktorat Jenderal Industri Agro di Kantor Kemenperin, Jakarta Selatan, Senin (5/10/2026).

Dalam arahannya, Sarmuji mengingatkan bahwa berbagai tantangan berat yang dihadapi sektor manufaktur nasional saat ini tidak bisa diselesaikan oleh Kemenperin secara sepihak. Menurutnya, diperlukan kolaborasi dan kerja sama yang erat dengan instansi lain, seperti Kementerian Perdagangan dan Kementerian Keuangan.

"Hubungan Kementerian Perindustrian dengan stakeholder yang lain, itu harus kita perkuat. Karena banyak problem yang penyelesaiannya itu tidak di Kementerian Perindustrian saja. Banyak problem yang justru penyelesaiannya ada di kementerian lain," ujar Sarmuji.

Sarmuji menilai kebijakan perdagangan yang terlalu longgar tanpa mempertimbangkan kapasitas produksi domestik dapat mengancam daya saing industri nasional. Ia menekankan bahwa celah dalam aturan impor berimbas langsung pada ketahanan sektor riil di dalam negeri. Oleh karena itu, pengawasan dan pembatasan yang terukur menjadi kunci utama untuk melindungi produk lokal dari serbuan barang luar negeri.

"Saya contoh misalkan di Kementerian Perdagangan, kalau izin impor itu terbuka sedemikian rupa tanpa ada pertimbangan untuk membatasi, pasti sektor industri dalam negeri itu pasti akan sulit bertahan untuk jenis-jenis barang-barang tertentu. Nah, itu kita membutuhkan kerja sama dengan banyak sekali stakeholder," tegas Sarmuji.

 

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Presiden Prabowo: Perjuangan Luar Biasa dan Membanggakan

Iki Radio — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas keberhasilan Tim Nasional Indonesia yang sukses meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda memutus dahaga gelar juara selama 35 tahun usai menaklukkan Thailand lewat drama adu penalti pada laga final.

Laga puncak yang berlangsung sengit tersebut berakhir imbang 2-2 hingga babak perpanjangan waktu 120 menit usai. Indonesia akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 4-2 dalam adu penalti.

Presiden Prabowo mengapresiasi tinggi determinasi serta mental pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain sepanjang laga. Menurutnya, kerja keras seluruh elemen tim telah mengukir sejarah baru bagi persepakbolaan tanah air.

"Ya kita gembira, kita bersyukur, kita bangga dengan perjuangan tim kita, mereka tidak menyerah sampai detik-detik terakhir, saya kira membanggakan," ujar Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo menilai pencapaian ini menjadi momen bersejarah dalam keikutsertaan Indonesia di kejuaraan tingkat internasional.

"Tadi contoh, semangat tidak mengenal menyerah dan kita bisa berhasil dan ini mungkin pertama kali dalam sejarah ya, kita menang pertandingan FIFA antar bangsa," tambahnya.

Mengenai bonus bagi para penggawa Timnas Indonesia, Presiden menyerahkan sepenuhnya mekanisme pengelolaan kepada pihak federasi. "Ya itu diatur oleh Ketua Umum PSSI," tutur Prabowo.

Ditemui terpisah, Ketua Umum PSSI Erick Thohir belum membeberkan angka pasti terkait bonus yang akan dialokasikan, namun ia memberi sinyal adanya dukungan langsung dari kepala negara. "Nanti saja, yang pasti Pak Presiden nambahin kok," ungkap Erick.

Gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 ini menjadi pencapaian manis bagi Skuad Garuda. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian panjang trofi di tingkat senior sejak terakhir kali Indonesia meraih medali emas pada SEA Games 1991.

 

BEM UMJT Gelar Nobar Final FIFA ASEAN Cup 2026, Jadi Ruang Pemersatu Mahasiswa dan Masyarakat Madiun

Iki Radio – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) menggelar nonton bareng (nobar) laga Final FIFA ASEAN Cup 2026 yang mempertemukan Tim Nasional Indonesia melawan Thailand, di Kampus 1 UMJT, Senin malam (5/10/2026).

Kegiatan yang terbuka untuk umum ini menyedot perhatian puluhan peserta. Tak hanya mahasiswa UMJT, nobar ini juga dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Madiun serta warga sekitar.

Presiden Mahasiswa BEM UMJT, Maikel Jeksen, menegaskan bahwa nobar tersebut diselenggarakan bukan sekadar wadah hiburan, melainkan wujud nyata dukungan serta harapan mahasiswa terhadap perjuangan skuad Garuda.

“Nobar ini merupakan bentuk dukungan kami sebagai mahasiswa terhadap Tim Nasional Indonesia yang sedang berjuang membawa nama bangsa. Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa UMJT juga memiliki harapan dan semangat yang sama untuk Indonesia. Dukungan itu tidak hanya datang dari mahasiswa UMJT, tetapi juga dari mahasiswa berbagai kampus di Madiun dan masyarakat yang hadir malam ini,” ujar Maikel Jeksen.

Maikel menambahkan, antusiasme terhadap Timnas Indonesia terbukti mampu melintasi sekat latar belakang sosial maupun asal kampus. Momen sepak bola menjadi ajang perekat kebersamaan yang efektif bagi generasi muda.

“Yang menarik dari kegiatan ini adalah kita bisa melihat mahasiswa dari berbagai kampus di Madiun duduk bersama, masyarakat juga hadir, dan semuanya memberikan dukungan untuk Indonesia. Sepak bola menjadi ruang yang mempertemukan kita. Dari sini kita belajar bahwa rasa kebangsaan dan kebersamaan bisa tumbuh dari hal-hal sederhana,” jelasnya.

Suasana nobar berlangsung meriah dan penuh semangat. Kehadiran elemen mahasiswa lintas kampus dan masyarakat umum menciptakan atmosfer persatuan yang hangat di Kota Madiun sepanjang pertandingan berlangsung.

Melalui agenda ini, BEM UMJT berkomitmen untuk terus menjadikan lingkungan kampus sebagai ruang yang inklusif, terbuka, dan dekat dengan masyarakat, sekaligus mempererat jejaring silaturahmi antarmahasiswa lintas perguruan tinggi.

“Bagi kami, nobar ini bukan sekadar menonton pertandingan. Ini tentang bagaimana kita hadir, berharap, dan memberikan dukungan untuk Indonesia bersama-sama. Menang atau kalah, dukungan kita tetap untuk Garuda,” pungkas Maikel Jeksen.

Emilio Audero Jadi Pahlawan Garuda, Indonesia Sabet Gelar Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Lewat Drama Penalti

Iki Radio — Penjaga gawang tim nasional Indonesia, Emilio Audero Mulyadi, tampil sebagai pahlawan kemenangan Skuad Garuda dalam laga puncak FIFA ASEAN Cup 2026. Kiper yang kini membela klub La Liga, Rayo Vallecano, tersebut sukses memastikan gelar juara bagi Indonesia setelah menggagalkan eksekusi penalti pemain Thailand dalam drama adu penalti yang menegangkan.

Pertandingan final berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim saling jual beli serangan hingga laga harus dilanjutkan ke babak adu penalti untuk menentukan sang juara. Pada momen krusial tersebut, kepiawaian Emil Audero di bawah mistar gawang menjadi penentu utama. Dengan refleks cepat dan penempatan posisi yang presisi, kiper kelahiran Mataram tersebut berhasil menepis sepakan algojo Thailand sekaligus mengunci kemenangan Tim Garuda.

Kematangan Emil Audero dalam mengawal gawang Indonesia tidak lepas dari rekam jejak kariernya di level tertinggi sepak bola Eropa. Pemain bertinggi badan ideal yang lahir pada 18 Januari 1997 ini menimba ilmu di akademi Juventus sejak 2008 dan mencatatkan debut profesionalnya di Serie A bersama Si Nyonya Tua pada 2017.

Pengalaman bertandingnya makin terasah saat memperkuat Sampdoria dengan torehan 169 penampilan, sebelum akhirnya meraih gelar Scudetto saat dipinjamkan ke Inter Milan pada musim 2023–2024. Sebelum hijrah ke Rayo Vallecano sebagai pemain pinjaman dari Como pada September 2026, Audero sempat mencatatkan rekor impresif sebagai penjaga gawang dengan jumlah penyelamatan terbanyak di Serie A musim 2025–2026 (125 saves) saat membela Cremonese.

Pemain yang resmi memperoleh kembali kewarganegaraan Indonesia pada Maret 2025 ini menunjukkan determinasi tinggi sejak menjalani debutnya bersama Timnas Indonesia pada Juni 2025. Penampilan gemilangnya di partai final FIFA ASEAN Cup 2026 membuktikan kualitas kelas dunia yang dimilikinya sekaligus memberikan kontribusi sejarah bagi kejayaan sepak bola tanah air.

Dramatis! Bantai Thailand Lewat Adu Penalti, Timnas Indonesia Sabet Gelar Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Iki Radio – Tim nasional Indonesia berhasil merengkuh gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai menumbangkan Thailand lewat drama adu penalti dalam laga final yang berlangsung sengit di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (5/10/2026).

Pertandingan berjalan tensi tinggi sejak awal. Kedua tim saling berbalas gol hingga kedudukan bertahan sama kuat 2-2 selama 120 menit.

Setelah babak pertama dan pertengahan babak kedua tanpa gol, kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-84. Indonesia memimpin 1-0 lewat eksekusi bola mati Dean James yang menggetarkan jala lawan.

Sayangnya, keunggulan Garuda tak bertahan lama. Tiga menit berselang, Thailand menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui tembakan Iklas Sanron yang menuntaskan umpan Seksan Ratree. Skor imbang tersebut memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu.

Memasuki extra time, Indonesia sempat berada di posisi kritis setelah Thailand membalikkan keadaan menjadi 1-2 lewat gol Peeradol Chamrasamee di menit ke-101 usai memanfaatkan umpan Anan Yodsangwal.

Di tengah tekanan hebat menjelang laga usai, SUGBK kembali bergemuruh pada menit ke-116. Elkan Baggott tampil sebagai pahlawan setelah sukses menyamakan skor menjadi 2-2 dan memaksa pemenang ditentukan lewat adu penalti.

Pada babak tos-tosan, mental para pemain Indonesia teruji sempurna. Seluruh eksekutor Garuda sukses menjalankan tugasnya, sedangkan dua penendang Thailand gagal menyarangkan bola. Hasil ini memastikan Timnas Indonesia mengunci gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 di hadapan pendukungnya sendiri.

Pemerintah Naikkan Bantuan Rumah Rusak Berat Pasca-Bencana Jadi Rp70 Juta Per Unit

Iki Radio — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyetujui secara prinsip usulan kenaikan Bantuan Stimulan Rumah Rusak Berat (RSRB) pascabencana dari yang sebelumnya Rp60 juta menjadi Rp70 juta per unit.

Keputusan ini tertuang dalam surat Menteri Sekretaris Negara yang ditujukan kepada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) tertanggal 25 September 2026.

Menanggapi keputusan tersebut, Kepala Pos Komando Wilayah (Kaposwil) Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, menyambut positif langkah pemerintah pusat dan menyebutnya sebagai kabar baik bagi masyarakat terdampak.

"Ini merupakan bentuk perhatian dan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana. Kenaikan bantuan menjadi Rp70 juta per unit tentu akan sangat membantu karena lebih sesuai dengan kondisi harga material dan biaya pembangunan rumah saat ini," ungkap Safrizal melalui keterangan resminya, Senin (5/10/2026).

Safrizal menjelaskan bahwa penyesuaian nominal bantuan ini memberikan ruang yang lebih memadai untuk membangun hunian warga yang memenuhi standar layak huni.

"Kami menyambut baik persetujuan Bapak Presiden. Harapannya kebijakan ini dapat segera ditindaklanjuti sehingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi rumah masyarakat terdampak bencana dapat berjalan lebih cepat dan optimal," lanjutnya.

Ia juga menegaskan bahwa penambahan dana stimulasi ini akan memperkuat langkah pemerintah dalam menjamin masyarakat korban bencana untuk kembali memiliki hunian yang aman, nyaman, dan layak.

Sebelumnya, usulan penyesuaian bantuan ini diajukan oleh Menko PMK berdasarkan evaluasi atas naiknya harga bahan bangunan, upah tenaga kerja, serta biaya mobilisasi di lapangan. Penyesuaian ini dipandang krusial agar pemenuhan standar rumah layak huni dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat terealisasi secara tepat sasaran.

close
Pasang Iklan Disini