Iki Radio — Penjaga gawang tim nasional Indonesia, Emilio Audero Mulyadi, tampil sebagai pahlawan kemenangan Skuad Garuda dalam laga puncak FIFA ASEAN Cup 2026. Kiper yang kini membela klub La Liga, Rayo Vallecano, tersebut sukses memastikan gelar juara bagi Indonesia setelah menggagalkan eksekusi penalti pemain Thailand dalam drama adu penalti yang menegangkan.
Pertandingan final berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim saling jual beli serangan hingga laga harus dilanjutkan ke babak adu penalti untuk menentukan sang juara. Pada momen krusial tersebut, kepiawaian Emil Audero di bawah mistar gawang menjadi penentu utama. Dengan refleks cepat dan penempatan posisi yang presisi, kiper kelahiran Mataram tersebut berhasil menepis sepakan algojo Thailand sekaligus mengunci kemenangan Tim Garuda.
Kematangan Emil Audero dalam mengawal gawang Indonesia tidak lepas dari rekam jejak kariernya di level tertinggi sepak bola Eropa. Pemain bertinggi badan ideal yang lahir pada 18 Januari 1997 ini menimba ilmu di akademi Juventus sejak 2008 dan mencatatkan debut profesionalnya di Serie A bersama Si Nyonya Tua pada 2017.
Pengalaman bertandingnya makin terasah saat memperkuat Sampdoria dengan torehan 169 penampilan, sebelum akhirnya meraih gelar Scudetto saat dipinjamkan ke Inter Milan pada musim 2023–2024. Sebelum hijrah ke Rayo Vallecano sebagai pemain pinjaman dari Como pada September 2026, Audero sempat mencatatkan rekor impresif sebagai penjaga gawang dengan jumlah penyelamatan terbanyak di Serie A musim 2025–2026 (125 saves) saat membela Cremonese.
Pemain yang resmi memperoleh kembali kewarganegaraan Indonesia pada Maret 2025 ini menunjukkan determinasi tinggi sejak menjalani debutnya bersama Timnas Indonesia pada Juni 2025. Penampilan gemilangnya di partai final FIFA ASEAN Cup 2026 membuktikan kualitas kelas dunia yang dimilikinya sekaligus memberikan kontribusi sejarah bagi kejayaan sepak bola tanah air.








