Iki Terbaru/Paling Greeess

Harga Emas Antam Turun Tipis Rp5.000 per Gram Pada Perdagangan Jumat 2 Oktober 2026

Iki Radio — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan Jumat (2/10/2026).


Melansir situs resmi Logam Mulia, harga dasar emas Antam pecahan 1 gram hari ini dipatok Rp2.576.000, melemah Rp5.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya di posisi Rp2.581.000 per gram pada Kamis (1/10/2026).

Penurunan ini berbanding lurus dengan harga pembelian kembali (buyback) oleh Antam yang turut terkoreksi Rp5.000. Harga buyback hari ini berada di level Rp2.386.000 per gram dari sebelumnya Rp2.391.000 per gram. Selisih (spread) antara harga jual dan harga buyback emas Antam saat ini berada di kisaran Rp190.000 per gram.

Di tempat lain, pergerakan harga emas batangan dari produsen serta distributor lain seperti BSI Gold, Galeri24, dan UBS tercatat cukup bervariasi. Berdasarkan data HRTA Gold, emas BSI Gold cetakan 1 gram dijual seharga Rp2.443.000 dengan harga buyback di level Rp2.314.000.

Sementara itu, memutip situs Galeri24, harga emas produksi Galeri24 ukuran 1 gram ditawarkan senilai Rp2.515.000, sedangkan emas cetakan UBS dibanderol Rp2.538.000 per gram.

Rincian Lengkap Harga Emas Jumat, 2 Oktober 2026

1. Emas Antam (Harga Dasar, Belum Termasuk Pajak)

Ukuran

Harga Jual

0,5 gram

Rp1.338.000

1 gram

Rp2.576.000

2 gram

Rp5.092.000

3 gram

Rp7.613.000

5 gram

Rp12.655.000

10 gram

Rp25.255.000

25 gram

Rp63.012.000

50 gram

Rp125.945.000

100 gram

Rp251.812.000

250 gram

Rp629.265.000

500 gram

Rp1.258.320.000

1.000 gram (1 kg)

Rp2.516.600.000

2. Emas BSI Gold (Harga Jual / Harga Buyback)

Ukuran

Harga Jual

Harga Buyback

0,1 gram

Rp309.500

Rp231.400

0,25 gram

Rp727.500

Rp578.500

0,5 gram

Rp1.276.500

Rp1.157.000

1 gram

Rp2.443.000

Rp2.314.000

2 gram

Rp4.846.000

Rp4.628.000

5 gram

Rp12.025.000

Rp11.570.000

10 gram

Rp23.980.000

Rp23.140.000

25 gram

Rp59.675.000

Rp57.850.000

50 gram

Rp119.300.000

Rp115.700.000

100 gram

Rp238.500.000

Rp231.400.000

125 gram

Rp297.500.000

Rp289.250.000

150 gram

Rp356.850.000

Rp347.100.000

175 gram

Rp416.150.000

Rp404.950.000

200 gram

Rp475.400.000

Rp462.800.000

250 gram

Rp593.250.000

Rp578.500.000

500 gram

Rp1.186.500.000

Rp1.157.000.000

1.000 gram (1 kg)

Rp2.373.000.000

Rp2.314.000.000

3. Emas Galeri24

Ukuran

Harga Jual

0,5 gram

Rp1.319.000

1 gram

Rp2.515.000

2 gram

Rp4.968.000

5 gram

Rp12.328.000

10 gram

Rp24.591.000

25 gram

Rp61.145.000

50 gram

Rp122.194.000

100 gram

Rp244.268.000

250 gram

Rp609.171.000

500 gram

Rp1.218.341.000

1.000 gram (1 kg)

Rp2.436.680.000

4. Emas UBS

Ukuran

Harga Jual

0,5 gram

Rp1.372.000

1 gram

Rp2.538.000

2 gram

Rp5.038.000

5 gram

Rp12.449.000

10 gram

Rp24.767.000

25 gram

Rp61.795.000

50 gram

Rp123.336.000

100 gram

Rp246.574.000

250 gram

Rp616.254.000

500 gram

Rp1.231.060.000

 

Dewi Perssik 'Reuni' Bareng MD Entertainment Lewat Sinetron Musikal Suara Hati

Iki Radio — Penyanyi dangdut Dewi Perssik kembali menyapa penggemar lewat kebolehan beraktingnya. Kali ini, wanita yang akrab disapa Depe tersebut dipercaya memerankan karakter Melodi dalam sinetron musikal terbaru bertajuk Suara Hati.

Kembali terlibat dalam proyek seni peran membawa kebahagiaan tersendiri bagi Dewi Perssik. Apalagi, karakter Melodi menghadirkannya dalam dinamika kehidupan rumah tangga yang terbilang berbeda dari kehidupan pribadinya saat ini.

“Karakter yang berbeda dan saya punya suami di sini, ya kan?” ujar Dewi Perssik diselingi tawa saat ditemui dalam jumpa pers di kawasan Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (1/10/2026).

“Kalau di aslinya doain aja yaa,” selorohnya.

Tak hanya urusan suami, Dewi Perssik juga menemukan perbedaan lain antara sosok Melodi dan kehidupan nyatanya. Jika di dunia nyata ia dibersamai seorang putra, dalam Suara Hati ia berperan sebagai ibu dari dua putri yang beranjak dewasa.

“Kalau dalam real life, saya punya anak laki-laki satu-satunya. Kalau di sini, saya punya dua anak perempuan, yaitu Jihan sebagai Nisa, dan juga Ghea sebagai Maya,” jelasnya.

Meski demikian, Dewi mengaku tetap menemukan kemiripan antara dirinya dan karakter yang ia perankan. Melodi digambarkan sebagai figur ibu yang lembut namun tegas, serta berambisi besar agar anak-anaknya dapat mencapai cita-cita sesuai harapannya.

“Melodi ini penuh dengan kelembutan kalau lagi enggak kumat ya. Jadi maksudnya ya tetap tegas sebagai seorang ibu yang memang sangat berambisi punya cita-cita untuk anaknya supaya menjadi yang ibunya mau,” paparnya.

Dinamika hubungan ibu dan anak yang dibalut perbedaan keinginan serta konflik emosional diprediksi akan mengaduk-aduk perasaan penonton.

“Nah, itu yang agak susah tuh. Gimana biar nanti penonton pasti banyak tangisan, haru, dan gemas, dan kasihan, pasti jadi satu pokoknya, campur kayak gado-gado,” tambah Dewi.

Keterlibatan Dewi Perssik dalam sinetron musikal ini terasa kian spesial karena menjadi ajang reuni bersama MD Entertainment. Rumah produksi tersebut merupakan pihak yang pertama kali membukakan jalan baginya di seni peran lewat sinetron Mimpi Manis sekitar dua dekade lalu.

“Setelah 20 tahun bersama Mimpi Manis, saya kembali ke rumah saya, yaitu MD Entertainment yang memperkenalkan saya di dunia akting,” ungkapnya penuh syukur.

Sinetron musikal Suara Hati yang dibintangi Dewi Perssik ini dijadwalkan mulai tayang secara perdana pada 10 Oktober 2026 mendatang melalui saluran MDTV dan platform streaming Netflix.

 

Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Barat Daya Tabanan Bali, Getaran Terasa hingga Kuta

Iki Radio — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,8 mengguncang wilayah perairan di barat daya Tabanan, Bali, pada Jumat (2/10/2026) pagi. Getaran akibat guncangan tersebut dilaporkan sempat dirasakan oleh masyarakat di kawasan Kuta.


Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 07.46 WIB. Pusat gempa berada di laut, tepatnya sekitar 29 kilometer arah barat daya Tabanan, dengan kedalaman 86 kilometer.

BMKG mencatat bahwa getaran gempa dirasakan di kawasan Kuta dengan skala intensitas II–III Modified Mercalli Intensity (MMI). Skala II–III MMI mengindikasikan getaran dirasakan oleh beberapa orang di dalam bangunan, khususnya yang sedang beristirahat atau berada dalam kondisi tenang, serta ditandai dengan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Pihak BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa bumi susulan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

 

Tokoh Muda NU Sambut Kapolri Baru, Harap Estafet Kepemimpinan Polri Berlanjut

Iki Radio - Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU) Ubaidillah Amin menyampaikan ucapan selamat atas disetujuinya Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang baru, menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Sebelumnya, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto telah mendapat persetujuan Komisi III DPR RI melalui proses uji kelayakan dan kepatutan untuk menjadi Kapolri.

Ubaidillah menyampaikan selamat kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin institusi Polri.

“Selamat atas terpilihnya Kapolri baru Komjen Pol. Suyudi Ario Seto,” ujar Ubaidillah dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Menurut Ubaidillah, dirinya mengenal Suyudi sebagai sosok Muslim yang taat serta memiliki pengalaman dan rekam jejak karier yang baik di dunia reserse.

“Saya mengenal beliau sebagai sosok muslim yang taat dan memiliki karier sangat baik di dunia reserse,” katanya.

Selain pengalaman di bidang reserse, Ubaidillah menilai Suyudi merupakan sosok yang menghargai keberagaman. Menurutnya, sikap tersebut menjadi salah satu hal penting dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan institusi kepolisian yang memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kapolri baru juga dikenal sebagai orang yang sangat menghargai keberagaman,” ujarnya.

Ubaidillah berharap kepemimpinan Suyudi dapat melanjutkan estafet kepemimpinan di tubuh Polri sekaligus mendorong peningkatan kinerja institusi tersebut ke depan.

“Sekali lagi selamat, semoga beliau dapat melanjutkan estafet kepemimpinan Polri, sehingga kinerja Polri akan terus lebih baik lagi ke depannya,” kata Ubaidillah.

Ia juga berharap amanah yang diberikan kepada Suyudi dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya, dengan mengedepankan kepentingan masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Semoga Kapolri baru dapat menjalankan amanah sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Tampil Tanpa Beban, Nurisa Dian Ashrifah Menyumbang Emas Kelima Indonesia di Asian Games 2026

Iki Radio — Atlet panahan Indonesia, Nurisa Dian Ashrifah, tampil mengejutkan dengan merebut medali emas pada nomor compound perorangan putri Asian Games 2026. Keberhasilan atlet yang akrab disapa Hani ini sekaligus menjadi medali emas kelima bagi kontingen Indonesia, memastikan melampaui target awal empat emas yang ditetapkan pemerintah.

Hani mengaku tidak memikul beban berat maupun mematok target tinggi sejak awal kompetisi. Fokus utamanya hanya menjaga kenyamanan dan konsistensi di setiap lembaran tembakan.

"Dari awal saya tidak berekspektasi. Yang penting enak nembaknya. Sebenarnya dari kualifikasi saya cuma mencoba untuk menembak dengan nyaman. Hasilnya mengikuti. Ternyata di sesi kedua saya bisa menaikkan skor dan akhirnya peringkat delapan," ungkap Hani seusai laga.

Langkah Hani menuju podium tertinggi terbilang dramatis. Usai lolos dari kualifikasi, ia menembus perempat final dan langsung berhadapan dengan wakil India, Chikitha Taniparthi—pemanah unggulan yang sebelumnya telah mengoleksi dua emas di nomor beregu putri dan beregu campuran.

Mampu menumbangkan Chikitha, Hani melanjutkan kejutan di semifinal dengan menundukkan pemanah Korea Selatan, Kang Yeon Seo. Dalam laga semifinal tersebut, perubahan cuaca dan angin sempat menguji mentalitas bertandingnya.

"Dia kemarin mainnya bagus, perfect score terus. Jadi saya tidak berekspektasi. Ya sudah, nembak saja. Dari tadi belum ada angin, bahkan dari kemarin belum ada angin. Baru hari ini panas, matahari datang, kemudian angin. Saya sempat agak panik, lawan juga panik. Tapi alhamdulillah saya bisa menang, selisihnya empat poin," terangnya.

Puncaknya terjadi pada partai final saat Hani berhadapan dengan atlet Filipina, Amaya Amparo Cojuangco. Melalui pertarungan ketat, Hani menutup laga dengan kemenangan tipis 139-137. Ia tak menampik adanya faktor keberuntungan terkait kondisi angin saat penentuan tembakan.

"Saya benar-benar enggak kebayang sampai final. Yang penting dari awal saya nembak bagus saja. Iya, ini semesta sepertinya mendukung. Pas saya nembak anginnya enggak terlalu kencang, tapi pas Filipina nembak, lumayan kencang," ujar Hani.

Pemanah muda ini menyebut pencapaiannya sebagai kejutan terbesar dalam kariernya setelah berhasil menumbangkan para pemanah unggulan dunia dari India dan Korea Selatan.

"Ini plot twist banget dalam hidup saya. Saya lawan India dan Korea yang sudah menguasai panahan dan atlet top. Ternyata saya bisa," tutupnya.

Hajar Bangladesh 9-2, Indonesia Melaju Ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Iki Radio— Tim nasional Indonesia berhasil melangkah ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 usai menggilas Bangladesh dengan skor telak 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Skuad Garuda tampil sangat dominan sejak awal laga. Pada babak pertama, Indonesia sudah memimpin jauh dengan skor 6-1. Mitchell Baker menjadi bintang lapangan dengan menggelontorkan empat gol (quattrick), sementara dua gol Indonesia lainnya dicetak oleh Rizky Ridho dan Justin Hubner.

Selepas turun minum, anak-asuh John Herdman tidak mengendurkan serangan. Kevin Diks dan kawan-kawan langsung menggempur lini pertahanan Bangladesh. Pada menit ke-49, Ole Romeny sempat terjatuh di kotak penalti. Namun, setelah dipantau melalui Video Operation Room (VOR), wasit memutuskan tidak ada pelanggaran yang terjadi.

Memasuki sepuluh menit awal babak kedua, Indonesia sempat kesulitan menambah keunggulan meski terus mencatatkan peluang dan tembakan tepat sasaran. Pertahanan Bangladesh tampil jauh lebih solid dibanding babak pertama.

Guna memecah kebuntuan, John Herdman melakukan rotasi pemain. Pada menit ke-60, Rizky Ridho ditarik keluar dan digantikan oleh Luke Vickery. Karena lini depan masih tampak terburu-buru dan tak begitu tenang, Herdman kembali memasukkan Egy Maulana Vikri serta Dean James beberapa saat kemudian.

Serangan bertubi-tubi terus dilancarkan melalui Romeny, James, hingga sundulan Elkan Baggott. Namun, aksi gemilang kiper Bangladesh kerap menggagalkan peluang tersebut. Romeny sebenarnya sempat mencetak gol pada menit ke-84, tetapi dianulir lantaran hakim garis lebih dulu mengangkat bendera offside. Memasuki menit-menit akhir, Indonesia sempat tampak frustrasi menghadapi perlawanan Bangladesh yang kian membaik.

Keran gol Indonesia di babak kedua baru terbuka pada menit ke-90 ketika Luke Vickery sukses membobol gawang lawan memanfaatkan assist dari Ole Romeny. Namun, semenit berselang, Bangladesh mampu memperkecil kedudukan menjadi 7-2 lewat serangan balik cepat yang diselesaikan oleh Farhaan Ali Wahid.

Tensi pertandingan sempat memanas pada masa injury time. Terjadi keributan di lapangan yang memicu sejumlah pemain cadangan ikut masuk ke area permainan akibat insiden antara Romeny dan bek lawan.

Meski demikian, Indonesia mampu menutup laga dengan sangat klinis. Melalui situasi bola mati, Kevin Diks menyambut bola dengan sundulan terukur yang berbuah gol. Tak sampai semenit kemudian, Mitchell Baker menggenapi pesta gol Indonesia menjadi 9-2 usai mengonversi assist kedua dari Romeny pada laga ini.

Kemenangan fantastis 9-2 ini memastikan langkah Timnas Indonesia mengunci satu tempat di partai puncak FIFA ASEAN Cup 2026.

Tengku Dewi Putri Buka Suara Soal Tantangan Single Parent, Kembali Nge-DJ Jadi Sarana Self Healing

Iki Radio — Artis cantik Tengku Dewi Putri membagikan pengalamannya mengenai tantangan serta dinamika menjalani peran sebagai orang tua tunggal (single parent) bagi kedua buah hatinya yang masing-masing berusia 5,5 tahun dan 2 tahun. Mantan istri Andrew Andika ini menegaskan pentingnya untuk tetap tegar dan menikmati setiap proses dalam mengasuh anak, meski tak menampik kerap merasa lelah di balik layar.

"Gedebag-gedebuglah pokoknya, dinikmati aja. Tanggung jawab bukan ke diri kita doang, anak-anak juga masih kecil kan. Semangat aja tiap hari, (capek) ya pasti. Di konten mungkin ketawa-ketawa aja, tapi kalau pas momen-momen yang sedih sendiri ya cuma aku sama Tuhan yang tahu," ungkap Tengku Dewi, dikutip dari tayangan YouTube TRANS TV Official, Kamis (1/10/2026).

Untuk mengobati rasa lelah di tengah kesibukannya, wanita berusia 38 tahun tersebut memilih untuk menyalurkan energi positif melalui berbagai aktivitas dan hobi, seperti rutin berolahraga demi menjaga kebugaran tubuh serta kembali menekuni dunia Disc Jockey (DJ).


Kembali ke Dunia Musik Setelah Vakum 8 Tahun

Tengku Dewi mengaku sempat vakum dari panggung hiburan malam dan profesi DJ selama delapan tahun lantaran fokus pada kehidupan berumah tangga. Usai berpisah, ia memutuskan untuk kembali mengasah keahliannya di meja cetak piringan hitam tersebut.

Keputusan kembali ke dunia DJ dinilainya sangat tepat karena jam kerja yang relatif fleksibel. Hal ini memungkinkannya untuk memiliki waktu berkualitas (quality time) yang lebih banyak bersama anak-anak di rumah.

"Aku merasa untuk waktunya lebih banyak buat anak-anak, karena mostly nge-DJ itu paling lama 2 jam dan itu malam jadi anak-anak udah tidur. Kalau syuting tawaran ada, cuma itu kan pagi ke pagi, jadi mending aku fokus balik lagi ke DJ. Aku sekolah lagi terus aku balik lagi ke situ," jelasnya.

Selain alasan waktu, ketertarikan mendalam pada bidang musik menjadikan profesi ini sebagai sarana pelepasan stres dan pemulihan diri. "Aku memang suka banget musik, jadi pas aku balik (nge-DJ) aku merasa release, self healing juga," imbuh wanita bersuara khas tersebut.


Profesi DJ Makin Fleksibel dan Perkembangan Tren Saweran

Lebih lanjut, Tengku Dewi mengamati adanya pergeseran stigma dan tren industri musik DJ saat ini. Menurutnya, penampilan seorang DJ kini tak lagi terbatas pada ekosistem kelab malam semata. Banyak gelaran acara di pagi hari yang memanfaatkan sajian musik DJ untuk menghidupkan suasana.

"Sekarang DJ bukan cuma di kelab doang. Pagi-pagi ada acara running, padel, apa segala macam. Banyak acara-acara pagi pakai DJ," paparnya.

Tak hanya soal tempat tampil, ia juga menceritakan pengalaman menarik terkait fenomena saweran dari para penikmat musik yang dinilainya sudah jauh berbeda dibandingkan era ketika ia pertama kali memulai karier.

"Zaman aku dulu sama sekarang beda. Kalau dulu tuh sawer malu-malu, kayak DJ itu egonya tinggi. Kalau sekarang woahhh langsung tuh," kelakar Tengku Dewi menutup perbincangan.

Kecamatan Balerejo Gelar Sarasehan Budaya Damai Kampung Pesilat guna Cegah Konflik Antar Perguruan

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun terus memperkuat komitmen penjagaan kondusivitas wilayah berbasis seni budaya dan olahraga. 

Melalui Pemerintah Kecamatan Balerejo, forum Sarasehan Implementasi Budaya Damai Kampung Pesilat melalui Paguyuban Kampung Pesilat sukses digelar di Pendopo Kecamatan Balerejo pada Kamis (1/10/2026). 

Kegiatan ini bertujuan merawat kerukunan sekaligus meminimalisir potensi konflik antar perguruan pencak silat.

Acara tersebut dihadiri sekitar 130 peserta, terdiri dari jajaran Forkopimcam/Muspika Balerejo, Kepala Desa, perwakilan Kepala Dusun (Kasun), Babinsa, Bhabinkamtibmas, pengurus PPNI, hingga jajaran ketua ranting dan pengurus dari 9 perguruan pencak silat se-Kecamatan Balerejo.

Camat Balerejo, Suci Wuryani, dalam pemaparannya menegaskan pentingnya analisis faktor internal dan eksternal dalam menyukseskan keberhasilan visi Madiun. Menurutnya, potensi besar pencak silat harus diarahkan menjadi modal sosial dan ekonomi daerah.

"Madiun merupakan bumi kandung tempat lahir dan berkembangnya belasan perguruan pencak silat besar. Di Balerejo sendiri ada sembilan perguruan yang berjalan lancar, damai, dan sejahtera. Keberadaan Perbup Nomor 48 Tahun 2025 tentang Kabupaten Madiun Kampung Pesilat Indonesia menjadi payung hukum dan identitas kuat kita," ujar Suci Wuryani.

Camat Balerejo menekankan perlunya kewaspadaan terhadap ancaman isu citra negatif akibat oknum, serta mendorong langkah konkrit seperti pembentukan paguyuban hingga tingkat desa, dialog berkala, dan aksi sosial gotong royong. 

"Mari kita buktikan bahwa Kampung Pesilat adalah kampung damai. Kita hilangkan ego sektoral, karena di atas warna baju sakral, kita semua adalah manusia yang dipenuhi pancaran sinar Ilahi," tambahnya.

Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, yang hadir mendampingi Bupati Madiun, memberikan apresiasi atas kekompakan dan sinergi masyarakat serta jajaran Forkopimcam Balerejo. Dalam sambutannya yang hangat dan penuh keakraban, dr. Purnomo menekankan bahwa kondusivitas daerah merupakan kunci utama berjalannya pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga.

"Suatu daerah ingin maju dan pembaruannya lancar karena dampaknya langsung pada kesejahteraan masyarakat. Kunci utamanya adalah terciptanya kondusivitas daerah," tutur Purnomo Hadi.

Lebih lanjut, Wakil Bupati Madiun memaparkan 4 Komponen Dasar penciptaan kondusivitas wilayah.

Yang pertama adalah penegakan hukum dan keamanan rormal, yang mencakup kehadiran aktif TNI-Polri (Babinsa dan Bhabinkamtibmas) serta penguatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).

Kehadiran pemerintah yang adil, adaptif, dan amanah, ditopang oleh regulasi Perda maupun Perbup (seperti Perbup No. 48 Tahun 2025 dan kebijakan turunan PP 16/2026). Peran aktif tokoh agama, tokoh masyarakat, dan komunitas pesilat. Mengingat dari sekitar 739.000 penduduk Kabupaten Madiun, sebanyak 57% (sekitar 422.000 jiwa) merupakan anggota perguruan pencak silat, maka kerukunan komunitas ini menjadi pondasi mutlak stabilitas daerah.

Serta penciptaan lapangan kerja melalui iklim investasi dan hilirisasi. Terbukti pada triwulan II tahun 2026, BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Madiun mencapai 7,48%, tertinggi dalam 10 tahun terakhir dan berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Timur.

Di samping itu, dr. Purnomo Hadi turut mengapresiasi raihan prestasi 5 pesilat wanita asal Balerejo yang berhasil meraih Juara 3 Lomba Senam Kampung Pesilat Perwosi Kabupaten Madiun 2026. 

Sebagai wujud penghormatan pemerintah daerah terhadap warisan tradisi silat, Pemkab Madiun juga merencanakan pembangunan Monumen Kampung Pesilat di area Delta depan Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun sebagai simbol persatuan seluruh perguruan.(ir)

close
Pasang Iklan Disini