Iki Terbaru/Paling Greeess

Suahasil Nazara Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Iki Radio - Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri keuangan untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa dalam perombakan Kabinet Merah Putih pada Senin (14/9/2026).

"Sebelum saya mengambil sumpah janji berkenaan dengan pengangkatan saudara, sebagai menteri keuangan kabinet merah-putih, dalam sisa masa jabatan periode 2024-2029, terlebih dulu saya bertanya kepada saudara, bersediakah saudara untuk diambil janji menurut agama Kristen?," kata Presiden Prabowo saat mengambil sumpah jabatan Suahasil dalam pelantikan di Istana Negara, Senin (14/9/2026).

"Demi Tuhan saya berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," kata Suahasil saat membacakan sumpah mengikuti Presiden Prabowo.

Selain itu, Suahasil juga berjanji akan menjalankan jabatan dengan menjunjung tinggi etika jabatan dan bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab.

Sebagai informasi, Purbaya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada September 2025 untuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Sebelum masuk ke Kabinet Merah Putih, Purbaya menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Sementara itu, Suahasil merupakan ekonom dan Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI). Ia lahir di Jakarta pada 23 November 1970.

Suahasil meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada 1994, kemudian memperoleh gelar Master of Science dari Cornell University, Amerika Serikat, pada 1997, serta PhD dari University of Illinois at Urbana-Champaign pada 2003.

Karier akademiknya dimulai sebagai dosen FEB UI pada 1999. Ia kemudian dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi UI pada 2010. Bidang keahliannya antara lain ekonomi pembangunan serta ekonomi regional dan perkotaan.

Di pemerintahan, Suahasil pernah menjadi Koordinator Kelompok Kerja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN), serta Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan.

Ia kemudian ditunjuk sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 25 Oktober 2019 dan melanjutkan perannya dalam pemerintahan berikutnya.

 

FKP Kecamatan Wungu 2026: Pemkab Madiun Dorong Pelayanan Publik Berbasis Aspirasi Masyarakat

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan publik yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan warga. Hal tersebut ditegaskan dalam Forum Konsultasi Publik (FKP) Pelayanan kepada Masyarakat Tahun 2026 yang digelar di Kecamatan Wungu, Senin (14/9/2026).

Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap setiap standar pelayanan yang ada. Menurutnya, pelayanan publik tidak boleh hanya berhenti pada pengguguran kewajiban administratif semata.

"Pelayanan bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, tetapi menghadirkan kebijakan dan layanan yang benar-benar menjawab persoalan kebutuhan masyarakat," ujar Purnomo Hadi.

Ia mengimbau seluruh pihak untuk memanfaatkan forum ini sebagai ruang diskusi dan pertukaran gagasan secara terbuka. Dari aspirasi warga yang terserap, pemerintah dapat membaca tantangan serta dinamika kebutuhan publik yang terus berubah.

"Setiap pelayanan harus benar-benar lahir dari apa yang dibutuhkan masyarakat, bukan sekadar apa yang direncanakan. Sebab pelayanan yang baik bukan hanya tentang bekerja untuk masyarakat, tetapi tumbuh bersama masyarakat," tambahnya.

Sebagai langkah nyata memperkuat kualitas layanan di tingkat dasar, Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Madiun, Didik Harianto, hadir langsung sebagai narasumber dalam FKP Kecamatan Wungu tersebut.

Kehadiran Dinas Dukcapil ini menjadi wadah dialog interaktif bersama warga guna menyerap berbagai masukan teknis. 

Pemerintah Kabupaten Madiun berkomitmen agar pengurusan dokumen kependudukan dan layanan publik lainnya dapat berjalan semakin mudah, cepat, dan transparan.(ir)

KPK Siapkan Lelang Ulang untuk Aset Rampasan Tak Laku

Iki Radio - Aset rampasan negara tidak otomatis kehilangan nilai atau berhenti dimanfaatkan ketika tidak laku dalam satu kali proses lelang. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memiliki sejumlah mekanisme untuk memastikan aset tetap terpelihara dan dapat memberikan manfaat bagi negara.


Direktur Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti, dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Mungki Hadipratikto mengatakan, aset yang belum diminati pada kesempatan pertama dapat kembali diajukan dalam lelang berikutnya. Jika tetap belum terjual, aset dapat diarahkan untuk pemanfaatan melalui mekanisme lain sesuai ketentuan.  “Kalau barang belum laku terjual, kami tetap merawatnya dan akan kembali melakukan pengajuan lelang di periode berikutnya atau dimanfaatkan melalui beberapa mekanisme,” jelas Mungki dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).

Sejumlah opsi pemanfaatan yang dapat ditempuh antara lain Penetapan Status Penggunaan (PSP) untuk kementerian/lembaga, hibah kepada pemerintah daerah atau pemerintah desa, serta pemanfaatan melalui sewa, pinjam pakai, dan kerja sama pemanfaatan setelah memperoleh persetujuan Menteri Keuangan.

Dengan mekanisme tersebut, penyelesaian barang rampasan tidak hanya bergantung pada keberhasilan penjualan dalam satu kali lelang. KPK dapat menyesuaikan jalur penyelesaian dengan karakteristik dan kondisi masing-masing aset.

Mungki menjelaskan, tidak lakunya aset dalam lelang juga tidak serta-merta menunjukkan adanya masalah pada penetapan harga. Minat calon pembeli dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari karakteristik barang, lokasi aset, hingga nilai limit yang dinilai kurang kompetitif.

Dalam kondisi tersebut, jaksa eksekusi dapat melakukan evaluasi terhadap nilai limit. Jika dinilai kurang kompetitif, nilai limit dapat diturunkan sesuai kewenangan yang diberikan peraturan perundang-undangan. “Terhadap keadaan ini maka jaksa eksekusi akan melakukan evaluasi. Apabila memang dirasa nilai limitnya kurang kompetitif, sesuai kewenangan yang diberikan oleh peraturan perundang-undangan, jaksa eksekusi dapat menurunkan nilai limit,” jelas Mungki. 

Pengelolaan Aset Rampasan dan Gratifikasi

Mekanisme tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 145 Tahun 2021 sebagaimana telah diubah dengan PMK Nomor 162 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara yang Berasal dari Barang Rampasan Negara dan Barang Gratifikasi.

Selama belum terselesaikan, KPK tetap melakukan penyimpanan dan pemeliharaan terhadap aset rampasan. Langkah tersebut penting untuk menjaga kondisi aset agar tidak mengalami depresiasi atau penyusutan yang tidak perlu.

Besaran biaya pemeliharaan disesuaikan dengan jenis dan karakteristik aset. Biaya penyimpanan dan pemeliharaan tersebut telah menjadi bagian dari anggaran perawatan aset secara keseluruhan setiap tahun.  “Biaya yang dikeluarkan dalam menyimpan dan memelihara aset yang tidak laku merupakan bagian dari biaya perawatan yang dianggarkan secara global setiap tahunnya. Besar kecilnya tergantung jenis barang dan kekhususan dari barang tersebut,” ujar Mungki.

Meski demikian, nilai suatu aset dapat berubah ketika proses lelang ulang dilakukan setelah masa berlaku hasil penilaian sebelumnya berakhir.

Penilaian setiap barang rampasan dilakukan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN). Hasil penilaian berlaku selama enam bulan untuk barang bergerak dan satu tahun untuk barang tidak bergerak.

Jika lelang ulang dilaksanakan masih dalam masa berlaku penilaian, nilai aset tetap mengacu pada hasil penilaian tersebut. Namun, apabila masa berlaku penilaian telah berakhir, aset akan dinilai kembali dengan mempertimbangkan kondisi terkini. “Pada umumnya untuk aset tidak bergerak nilainya cenderung naik, sedangkan untuk aset bergerak cenderung turun,” kata Mungki.

Pengelolaan aset rampasan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan aset (asset recovery). Tujuannya memastikan hasil tindak pidana korupsi tidak berhenti sebagai barang sitaan atau rampasan, tetapi dapat kembali memberikan nilai dan manfaat bagi negara.

Karena itu, keberhasilan penyelesaian aset tidak semata-mata diukur dari apakah barang terjual pada lelang pertama. Ketika belum laku, negara masih memiliki sejumlah jalur untuk mengoptimalkan aset tersebut sesuai ketentuan. “Barang rampasan negara tetap harus diselesaikan dan dioptimalkan sesuai ketentuan. Kalau belum laku pada satu kali lelang bukan berarti barang itu kemudian menjadi aset yang tidak memiliki nilai atau tidak dapat dimanfaatkan. KPK dapat menempuh beberapa mekanisme dalam pemanfaatan barang rampasan,” pungkas Mungki Hadipraktikto.

 

Mengenal Profil dan Perjalanan Karier Amanda Rigby, Aktris Blasteran yang Multitalenta

Iki Radio — Nama Amanda Lintang Larasati Rigby, atau yang lebih populer dengan sapaan Amanda Rigby, kembali menjadi sorotan publik. Aktris cantik berdarah campuran Inggris-Jawa ini terus mencuri perhatian bukan hanya lewat kiprahnya di layar kaca, tetapi juga kehidupan pribadinya yang menarik untuk disimak.

Lahir di Jakarta pada 6 Januari 1992, Amanda merupakan putri dari pasangan Jocelyn yang berasal dari Inggris dan Rima yang berasal dari Yogyakarta. Perpaduan darah blasteran tersebut memberikan ciri khas visual yang begitu menonjol. Meski demikian, Amanda terbilang sosok yang sangat menjaga privasi kehidupan keluarganya dari jangkauan media.

Awal perjalanan kariernya di industri hiburan Tanah Air bermula dari ketidaksengajaan. Iseng mengikuti casting iklan, pintu menuju dunia peran justru terbuka lebar. Namanya melonjak saat memerankan karakter Lea di sitkom popular Kejar Tayang (2009-2010) dengan gaya khasnya yang ikonik. Seiring berjalannya waktu, talenta Amanda kian teruji lewat berbagai peran hingga kepercayaan menjadi presenter program besar seperti Focus EURO 2020. Tidak berhenti di dunia seni peran dan pembawa acara, Amanda juga melebarkan sayap sebagai model dan pengusaha muda sukses.

Di balik sosoknya yang anggun dan feminin di depan kamera, Amanda menyimpan sisi unik yang jarang diketahui publik. Siapa sangka, ia memiliki hobi melukis, memelihara kelinci kesayangan bernama Bambi, serta menjadi penggemar berat band kenamaan Inggris, Coldplay. Tak hanya itu, semasa sekolah Amanda ternyata cukup tomboi dan aktif di ekstrakurikuler sepak bola dengan menjajal posisi mulai dari penyerang hingga penjaga gawang.

Mengenai urusan asmara, Amanda sempat menjalin hubungan cukup lama dengan pengusaha muda Nofel Saleh Halibi sejak 2016. Hubungan tersebut bahkan sempat melangkah ke tahap lamaran dan perencanaan pernikahan, meski akhirnya berakhir tanpa berlanjut ke jenjang yang lebih serius.

Baru-baru ini, namanya kembali ramai diperbincangkan netizen usai sering tampil bersama presenter senior Andre Taulany dalam sejumlah program televisi. Interaksi yang kuat di layar kaca memicu spekulasi dan aksi perjodohan dari netizen. Kendati demikian, hingga kini kabar kedekatan tersebut murni sebatas rumor dan bagian dari profesionalisme kerja di dunia hiburan tanpa ada konfirmasi resmi dari kedua belah pihak.

 

Insiden KMP Virgo Transport 8 di Masalembo, Puan Maharani Desak Pencarian Korban Jadi Prioritas Utama

Iki Radio – Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa. Ia menegaskan agar seluruh pihak terkait memprioritaskan operasi pencarian dan penyelamatan korban.

KMP Virgo Transport 8 melayani rute Surabaya–Banjarmasin dengan membawa 243 penumpang. Kapal ini dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 WITA akibat cuaca buruk hingga sempat terbalik. 

Hingga Senin (14/9/2026), proses evakuasi penumpang menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin masih terus berjalan. Sebagian besar penumpang berhasil diselamatkan, namun 6 orang dilaporkan meninggal dunia dan sekitar 130 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

"Saya turut berduka cita yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam insiden ini. Saya merasakan duka yang dialami keluarga korban, semoga diberikan ketabahan," ujar Puan dalam keterangan resminya, Senin (14/9/2026).

Puan meminta Basarnas, KSOP, dan instansi terkait mengoptimalkan seluruh sumber daya dalam operasi penyelamatan agar tidak ada korban yang terlewat. Selain itu, pendataan penumpang diminta dilakukan secara akurat dan tuntas.

DPR RI juga mendesak pemerintah melalui Kementerian Perhubungan untuk segera melakukan investigasi menyeluruh mengenai penyebab kecelakaan, baik dari faktor alam, teknis, maupun kelalaian manusia.

"Kejadian kecelakaan di laut sudah terlalu sering berulang. Harus ada perbaikan sistem keselamatan pelayaran nasional secara menyeluruh agar peristiwa serupa tidak terus memakan korban jiwa," tegas Puan.

Warga Pekanbaru dan Kampar Catat, Pasar Murah Digelar hingga 18 September

Iki Radio - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah menggelar operasi pasar murah di lima lokasi di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, pada 14–18 September 2026.


Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan kegiatan yang digelar Senin (14/9/2026) merupakan operasi pasar murah ke-170 sepanjang 2026.

“Hari ini masuk pada operasi pasar murah ke-170 yang telah kita gelar sepanjang 2026. Ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Riau dalam memastikan ketersediaan bahan pokok dan stabilitas harga di tengah masyarakat,” kata Tetty.

Menurutnya, lima lokasi operasi pasar murah pekan ini terdiri atas empat titik di Kota Pekanbaru dan satu titik di Kabupaten Kampar.

Kegiatan dimulai di halaman Masjid Babussalam, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru.

“Untuk pekan ini dimulai di Kota Pekanbaru. Tepatnya, pagi ini di halaman Masjid Babussalam, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat,” ujarnya.

Selanjutnya, pada Selasa (15/9/2026), operasi pasar murah digelar di halaman Kantor Desa Pandau Jaya, Kabupaten Kampar.

Kegiatan kembali berlangsung di Pekanbaru pada Rabu (16/9/2026) di halaman Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim, dan Kamis (17/9/2026) di halaman Kantor Lurah Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani.

Adapun titik terakhir pekan ini dijadwalkan pada Jumat (18/9/2026) di halaman Kantor Lurah Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur.

Tetty mengatakan sejumlah bahan pokok tersedia dalam kegiatan tersebut. Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp60 ribu per 5 kilogram (kg).

Beras Anak Daro dan Sokan dijual Rp169 ribu per 10 kg serta Rp84.500 per 5 kg.

Selain beras, gula pasir dijual Rp18 ribu per kg dan minyak goreng kemasan Minyakita Rp15.500 per bungkus.

Sementara itu, garam Krista dijual Rp2 ribu per 200 gram, garam Nusantara Rp2 ribu per 250 gram, serta telur Rp49 ribu per papan.

Tetty mengimbau masyarakat yang hendak berbelanja untuk mengantre dengan tertib serta mengikuti waktu pelaksanaan di masing-masing lokasi.

“Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik,” pungkasnya.

 

Tampil di Pesmaba UMM 2026, Sinden Niken Salindry Raih Golden Ticket Fakultas Kedokteran

Iki Radio – Keseruan penutupan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) Gen 2026 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menghadirkan momen istimewa. Sinden muda kenamaan asal Kediri, Niken Salindry, tidak hanya menghibur ribuan mahasiswa baru di UMM Dome pada Jumat (11/09/2026), tetapi juga berhasil mengantongi golden ticket untuk masuk Fakultas Kedokteran UMM.

Momen tersebut bermula saat Niken, yang saat ini masih duduk di kelas 12 SMA, disapa oleh Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si. Ketika ditanya mengenai rencana kuliahnya tahun depan, Niken secara terbuka menyampaikan minatnya untuk bergabung dengan kampus berslogan Jas Merah Kampus Putih tersebut.

"Benar Pak (ingin kuliah di UMM). Jurusan apa ya? Kedokteran deh," ujar Niken di hadapan peserta Pesmaba.

Mendengar hal itu, Rektor UMM merespons positif dengan langsung memberikan golden ticket sebagai bentuk apresiasi atas bakat serta pencapaian Niken di dunia seni. Apresiasi ini sekaligus membuka jalan baginya untuk langsung memegang tiket masuk ke Fakultas Kedokteran UMM.

"Semoga benar kuliah di UMM. Nanti ini digotong saja, pasti lulus tes," tutur Nazaruddin disambut tepuk tangan meriah para peserta.

Selain mendapatkan golden ticket, Niken juga secara simbolis dipasangkan jas almamater khusus UMM.


Bakar Semangat Mahasiswa Baru Lewat Tembang Hits

Hadir sebagai bintang tamu penutup, Niken membuka penampilannya dengan lagu Ngetung Duit hingga Nemu dan Ngenteni. Gaya panggungnya yang ceria serta interaksi jenaka sukses memecahkan suasana UMM Dome. Niken mengajak para mahasiswa baru untuk bernyanyi dan berjoget bersama lewat jajaran lagu populer seperti Koyo Jogja Istimewa, Mutiara, Gadis Manis, hingga Sekti.

"Ayo yang bisa, ikut nyanyi, ikut goyang," seru Niken di tengah penampilannya.

Di sela-sela pertunjukan, Niken turut menitipkan pesan dan harapan bagi para mahasiswa baru Gen 26 agar tetap semangat menempuh pendidikan serta memaksimalkan masa muda untuk terus berkembang. Ia juga berharap gelaran Pesmaba UMM di tahun-tahun mendatang dapat dikemas semakin meriah.

Rangkaian Pesmaba UMM 2026 sendiri telah berlangsung sejak 8 September 2026 untuk mengenalkan lingkungan akademik, budaya kampus, hingga wadah pengembangan potensi mahasiswa. Selain Niken Salindry, penutupan Pesmaba Gen 26 ini juga menghadirkan kreator konten dan aktivis media sosial, Ferry Irwandi.

 

BGN Perbarui Sasaran Penerima MBG di Satuan Pendidikan

Iki Radio - Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pemutakhiran data penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya memastikan program berjalan tepat sasaran. Dalam proses tersebut, BGN telah mengeluarkan 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat MBG di seluruh Indonesia.


Kepala BGN, Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar, mengatakan mayoritas satuan pendidikan yang dikeluarkan merupakan sekolah swasta bertaraf internasional, sekolah atau satuan pendidikan yang bekerja sama dengan institusi internasional maupun nasional, serta sekolah yang telah memiliki kemampuan finansial secara mandiri tanpa bergantung pada Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Mayoritas dari 1.653 yang kami exclude atau kami keluarkan dari daftar penerima manfaat tadi adalah sekolah-sekolah swasta bertaraf internasional, sekolah atau satuan pendidikan yang berkerjasama dengan institusi internasional maupun nasional dan sekolah-sekolah yang sudah mandiri secara finansialnya, tanpa bergantung pada bantuan operasional sekolah atau dana bos,” ujar Mas Dar dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Pemutakhiran sasaran tersebut dilakukan BGN melalui kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Agama untuk memperoleh data satuan pendidikan secara lebih menyeluruh.

Pendataan tersebut mencakup lebih dari 580.000 satuan pendidikan di Indonesia yang terdiri atas sekolah negeri, madrasah, pondok pesantren, dan satuan pendidikan keagamaan lainnya.

Dari jumlah tersebut, lebih dari 340.000 satuan pendidikan telah mendapatkan layanan MBG. Sementara itu, sekitar 240.000 satuan pendidikan lainnya masih belum menerima program MBG dan akan menjadi bagian dari tahapan perluasan layanan. “Lebih dari 340.000 sekolah telah mendapatkan atau dilayani program MBG di sekolahnya artinya masih ada sekitar 240.000 sekolah yang belum menerima program MBG ,” jelas Kepala BGN. 

Sudaryono menambahkan, BGN menerima banyak permohonan dari satuan pendidikan yang belum mendapatkan layanan MBG. Setiap permohonan tersebut akan ditindaklanjuti melalui proses investigasi dan pemetaan sebelum layanan diberikan sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan. a“Kami menerima banyak sekali surat permohonan dari sekolah-sekolah yang belum mendapatkan MBG sampai saat ini dan itu akan kami investigasi untuk kemudian kami layani program MBG secara bertahap sesuai dengan tahapan-tahapan yang kami punyai,” katanya.

Menurutnya, pemutakhiran data penerima manfaat menjadi bagian penting dalam memastikan perluasan MBG dilakukan secara terukur. Dengan demikian, layanan tidak hanya memperhatikan jumlah satuan pendidikan yang harus dilayani, tetapi juga mempertimbangkan prioritas dan kondisi masing-masing wilayah.

 

close
Pasang Iklan Disini