Iki Terbaru/Paling Greeess

Komisi Yudisial Gandeng MUI Perkuat Etika Hakim dan Kajian Sistem Peradilan

Iki Radio - Komisi Yudisial (KY) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) memperkuat sinergi dalam upaya membangun integritas, etika, dan kapasitas hakim melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Kerja sama tersebut diharapkan semakin memperkokoh pengawasan terhadap hakim sekaligus mendukung terwujudnya sistem peradilan yang berintegritas dan berkeadilan.

Komisi Yudisial (KY) dan Mejelis Ulama Indonesia (MUI) menandatangani nota kesepahaman tentang penguatan integritas, etika dan kapasitas hakim, serta pengembangan kajian sistem peradilan. (Foto: Dok Komisi Yudisial)

Nota kesepahaman ditandatangani oleh Ketua Komisi Yudisial, Abdul Chair Ramadhan, dan Ketua MUI, Anwar Iskandar, di Jakarta, Senin (6/7/2026).

Kerja sama yang berlaku selama lima tahun itu mencakup penguatan integritas dan etika hakim, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan kajian mengenai sistem peradilan.

Ruang lingkup nota kesepahaman meliputi penyelenggaraan penelitian, diskusi, seminar, publikasi ilmiah, pertukaran informasi, kegiatan akademik, hingga monitoring dan evaluasi yang berkaitan dengan kehormatan, keluhuran martabat, dan perilaku hakim.

Ketua Komisi Yudisial Abdul Chair Ramadhan mengatakan, kerja sama dengan MUI merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelaksanaan mandat konstitusional KY dalam menjaga kehormatan, keluhuran martabat, dan perilaku hakim.

Menurutnya, kolaborasi tersebut juga diharapkan memperkuat posisi kelembagaan KY dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. "MoU antara KY dengan DPP MUI alhamdulillah semua telah Allah takdirkan dan memang kami usahakan agar KY semakin optimal. Kami merasa perlu diterbitkan fatwa dari Dewan Pimpinan MUI Pusat terkait kedudukan dari KY," ujarnya.

Abdul Chair menjelaskan, permohonan fatwa kepada MUI merupakan bagian dari upaya memperkuat pemahaman mengenai kedudukan dan kewenangan KY dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap hakim guna mendukung terwujudnya kekuasaan kehakiman yang merdeka.  "Permintaan fatwa ini adalah salah satu terobosan dan merupakan langkah progresif untuk meneguhkan kewenangan utama dari KY dalam rangka pengawasan terhadap hakim guna mewujudkan kekuasaan kehakiman yang merdeka," katanya.

Ia berharap fatwa yang diterbitkan MUI nantinya dapat menjadi pandangan keagamaan mengenai kedudukan Komisi Yudisial sebagai lembaga yang menjalankan fungsi menjaga kehormatan dan integritas hakim dalam sistem peradilan nasional.

Selain pengembangan kajian, kerja sama tersebut juga diarahkan pada pelaksanaan forum konsultasi, pertukaran informasi, penyusunan rekomendasi, sosialisasi Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH), serta berbagai program lain yang mendukung penguatan integritas aparat peradilan.

Melalui nota kesepahaman ini, Komisi Yudisial dan MUI berharap kolaborasi lintas lembaga dapat memperkuat budaya integritas di lingkungan peradilan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan sebagai pilar utama penegakan hukum dan keadilan di Indonesia.

 

Wali Kota Malang Soroti PTMSI, Kejuaraan Ini Disiapkan untuk Kejar Medali Porprov

Iki Radio - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mulai memperkuat pembinaan atlet tenis meja melalui Kejuaraan Wali Kota Cup Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) seluruh Kota Malang Tahun 2026.



Turnamen tersebut menjadi ajang penjaringan atlet potensial untuk dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur 2027.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, secara resmi membuka kejuaraan itu di Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Minggu (5/7/2026).

Ia menegaskan Pemerintah Kota Malang memberi perhatian terhadap pembinaan cabang olahraga tenis meja, terutama setelah hasil Pekan Olahraga Provinsi sebelumnya belum menghasilkan medali bagi Kota Malang.

“Saya memang sedang fokus dengan PTMSI Kota Malang. Kemarin pada Porprov belum menghasilkan medali. Karena itu, saya hadir untuk memberikan semangat baru agar PTMSI bisa bangkit. Saya yakin Kota Malang memiliki atlet-atlet yang berprestasi dan berpotensi memberikan hasil terbaik ke depan,” ujar Wahyu.

Menurutnya, Wali Kota Cup tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet secara berjenjang. Kompetisi diperlukan untuk mengukur kemampuan, keterampilan, dan perkembangan hasil latihan para atlet.

“Kalau hanya berlatih tanpa kompetisi, kita tidak akan mengetahui sejauh mana perkembangan atlet. Karena itu, kompetisi seperti ini menjadi wadah untuk melihat kemampuan, keterampilan, sekaligus perkembangan latihan para atlet. Dari sini nanti akan muncul bibit-bibit terbaik yang diproyeksikan tampil pada Porprov 2027 maupun kejuaraan tingkat Jawa Timur,” katanya.

Wahyu mengapresiasi kepengurusan baru PTMSI Kota Malang yang dinilai memiliki semangat membangun prestasi. Ia optimistis pembinaan yang lebih terarah dapat memperbaiki pencapaian tenis meja Kota Malang pada ajang olahraga mendatang.

“Kita tidak perlu terus melihat ke belakang. Walaupun sebelumnya belum memperoleh medali, saya yakin dengan semangat baru dan pembinaan yang lebih baik, PTMSI mampu memberikan hasil terbaik bagi Kota Malang pada Porprov 2027,” tegasnya.

Usai membuka kejuaraan, Wahyu meninjau jalannya pertandingan dan menyaksikan penampilan para atlet muda. Ia mengaku optimistis melihat potensi atlet tenis meja Kota Malang, termasuk peserta usia dini yang menunjukkan kemampuan menonjol.

“Saya melihat potensi atlet tenis meja Kota Malang sangat baik. Bahkan tadi ada atlet yang masih taman kanak-kanak, tetapi mampu mengalahkan peserta yang usianya lebih tinggi. Ini menunjukkan pembinaan usia dini sudah mulai terlihat hasilnya,” ungkapnya.

Wahyu secara khusus mengapresiasi atlet muda bernama Kenta yang masih berusia taman kanak-kanak dan tampil tenang dalam pertandingan. Menurutnya, atlet usia dini dengan potensi tersebut perlu mendapat pendampingan serta pembinaan secara berkelanjutan.

“Anak-anak seperti Kenta harus benar-benar dilatih, dibimbing, dan dibina oleh PTMSI. Mereka adalah aset Kota Malang yang berpotensi menjadi atlet berprestasi dan membawa pulang medali di masa mendatang,” pungkasnya.

 

Wali Kota Ikut Lempar Kail, Lomba Mancing Semipro Gerakkan Wisata Perikanan

Iki Radio - Sebanyak 125 pemancing dari sejumlah daerah mengikuti Lomba Mancing Bandeng dalam rangka Seminggu di Kota Probolinggo (Semipro) 2026 di Tambak Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPP) Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, pada Minggu (5/7/2026).

Lomba Mancing Bandeng, Wali Kota Aminuddin Dorong Penguatan Wisata dan Ekonomi Perikanan Kota Probolinggo, Minggu (05/07/2026)

Kegiatan yang rutin digelar DKPP setiap bulan itu dikemas lebih meriah dalam rangkaian Semipro 2026. Total hadiah yang disediakan mencapai Rp10 juta, meningkat dua kali lipat dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

Peserta memperebutkan ikan bandeng terberat dari sekitar enam kuintal ikan yang ditebar di kolam. Lomba berlangsung selama enam jam, mulai pukul 09.00 hingga 15.00 WIB.

Wali Kota Probolinggo, Aminuddin, turut hadir dan mencoba memancing bersama peserta. Ia mengapresiasi antusiasme masyarakat serta menilai lomba tersebut tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian lokal.

“Lomba mancing ini bukan sekadar hiburan. Kegiatan seperti ini mampu menghadirkan wisata, mempertemukan komunitas dari berbagai daerah, sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ke depan, kegiatan ini perlu terus dikembangkan agar menjadi salah satu daya tarik wisata unggulan Kota Probolinggo,” ungkapnya.

Di sela kegiatan, Aminuddin bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Probolinggo, Evariani, meninjau area budidaya perikanan DKPP. Mereka melihat inovasi budidaya udang vaname skala mini menggunakan kolam terpal serta berdialog dengan petugas mengenai efisiensi biaya produksi, penggunaan blower, kebutuhan pakan, dan potensi keuntungan usaha.

Aminuddin mengatakan pengembangan budidaya perikanan perlu didorong melalui inovasi yang mudah diterapkan masyarakat agar dapat meningkatkan produktivitas dan membuka peluang usaha.

“Kita ingin setiap inovasi yang dikembangkan benar-benar terukur. Mulai dari kebutuhan alat, bibit, pakan, listrik, tenaga, hingga hasil panennya harus dihitung secara rinci sehingga masyarakat memiliki gambaran usaha yang jelas. Kalau model budidaya seperti ini terbukti efisien dan menguntungkan, tentu bisa menjadi alternatif pengembangan ekonomi masyarakat, khususnya sektor perikanan,” ujarnya.

Kepala DKPP Kota Probolinggo, Fitriawati, mengatakan lomba mancing disandingkan dengan rangkaian Semipro agar menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat.

“Khusus kali ini kami padukan dengan rangkaian Semipro sehingga harapannya masyarakat sudah mengetahui bahwa setiap penyelenggaraan Semipro akan ada lomba mancing. Antusiasmenya juga sangat baik. Peserta tidak hanya dari Kota Probolinggo, tetapi juga dari Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Pasuruan, hingga Bondowoso,” jelasnya.

Hingga lomba berakhir, peserta asal Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, Wong Edan, meraih juara pertama setelah memperoleh ikan bandeng seberat 3,70 kilogram.

Juara kedua diraih Nur Wijaya dari lapak nomor 83 dengan ikan seberat 3,50 kilogram. Posisi ketiga ditempati Teguh dari lapak nomor 145 dengan hasil tangkapan seberat 3,50 kilogram.

Salah seorang peserta asal Kabupaten Lumajang, Ahmad Fauzi, mengaku mengetahui lomba tersebut dari komunitas pemancing. Ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang tertib dan memberi kesempatan bagi peserta dari berbagai daerah untuk bertemu.

“Acaranya sangat tertib, ikannya banyak, dan persaingannya seru. Saya senang bisa bertemu teman-teman dari berbagai daerah sekaligus menikmati suasana tambak di Kota Probolinggo,” ungkapnya.

 

Indonesia Diwakili Dubes di Tehran pada Pemakaman Ali Khamenei

Iki Radio - Pemerintah Republik Indonesia  menunjuk Duta Besar RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, sebagai perwakilan nasional dalam rangkaian prosesi pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Teheran.

Keputusan itu diambil setelah Indonesia menerima undangan resmi dari Pemerintah Iran dan menyampaikan apresiasi penuh atas undangan tersebut.  

"Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah RI telah menyampaikan bahwa Indonesia akan diwakili oleh Duta Besar RI di Tehran," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, dalam keterangan resmi, Sabtu (4/7/2026) .

Yvonne mengatakan,  pada Kamis (2/7/2026), otoritas Iran telah menginformasikan kepada seluruh perwakilan diplomatik di negara tersebut bahwa acara penghormatan resmi akan dihadiri oleh pejabat tinggi dari pemerintah pusat Iran.

Atas penetapan Dubes Rolliansyah sebagai wakil resmi Indonesia, Pemerintah Iran menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia .

Dubes Rolliansyah Soemirat telah hadir langsung di Musalla Besar Teheran, tempat jenazah mendiang Ali Khamenei disemayamkan, untuk memberikan penghormatan terakhir dan mengikuti doa bersama pada Sabtu pagi waktu setempat .

Prosesi pemakaman Ali Khamenei berlangsung selama sepekan penuh. Jenazah sang pemimpin dibawa ke Musalla Besar Tehran pada Jumat (3/7/2026) dan ditempatkan di aula utama masjid untuk upacara penghormatan selama dua hari yang terbuka bagi masyarakat umum.

Upacara dilanjutkan pada Sabtu dan Minggu (5/7/2026) di Teheran, sebelum prosesi berikutnya menuju Kota Qom pada Senin (6/7/2026).

Rangkaian acara selanjutnya akan digelar di Baghdad, Karbala, dan Najaf di Irak pada Rabu (8/7/2026), dengan tahap akhir pengebumian jenazah direncanakan di Kota Mashhad, Iran timur laut, pada Kamis (9/7/2026) .

Sejumlah pemimpin dan pejabat tinggi negara asing turut hadir memberikan penghormatan langsung di Tehran, antara lain Presiden Irak Nizar Amidi, Presiden Tajikistan Emomali Rahmon, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev sebagai utusan resmi Presiden Vladimir Putin, serta Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif sebagai ketua delegasi resmi .

Gunungan Hasil Bumi hingga Wayang Kulit, Grebeg Suro Hidupkan Jati Diri Lumajang

Iki Radio - Tradisi Grebeg Suro di Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah perlu berjalan seiring dengan pelestarian budaya, kepedulian terhadap lingkungan, dan semangat gotong royong.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, saat menghadiri perayaan Grebeg Suro di Desa Yosowilangun Kidul, pada Sabtu (4/7/2026).

Perayaan itu diwarnai arak-arakan gunungan hasil bumi, alunan gamelan, serta pagelaran wayang kulit. Yudha menilai tradisi tersebut bukan sekadar warisan budaya, melainkan pengingat bahwa menjaga bumi dan melestarikan budaya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

“Grebeg Suro mengajarkan kita untuk selalu bersyukur atas karunia Tuhan, menjaga kelestarian bumi, serta memperkuat semangat gotong royong. Nilai-nilai inilah yang menjadi modal penting dalam membangun Kabupaten Lumajang yang semakin maju, harmonis, dan sejahtera,” ujar Yudha.

Menurutnya, kemajuan daerah tidak cukup diukur dari pembangunan fisik maupun pertumbuhan ekonomi. Kemajuan juga ditentukan oleh kemampuan masyarakat dalam menjaga nilai luhur yang diwariskan para leluhur, seperti gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, dan kebersamaan sebagai perekat kehidupan sosial.

Ia menilai Grebeg Suro menjadi ruang pembelajaran lintas generasi untuk menanamkan kesadaran bahwa alam bukan hanya sumber kehidupan, tetapi juga amanah yang harus dijaga bersama. Pelestarian budaya, menurutnya, sekaligus menjadi upaya merawat nilai yang memperkuat karakter masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, mengajak setiap keluarga menjadikan rumah sebagai ruang pertama untuk menanamkan kecintaan terhadap lingkungan dan budaya kepada anak-anak.

“Memetri bumi adalah wujud rasa syukur atas anugerah alam yang kita nikmati. Sedangkan nguri-uri budaya Jawa merupakan tanggung jawab bersama agar nilai sopan santun, gotong royong, dan kebersamaan tetap hidup di tengah perubahan zaman,” tuturnya.

Dewi Natalia mengatakan keluarga memiliki peran penting untuk memastikan nilai tersebut terus diwariskan. Anak-anak yang dibiasakan mencintai lingkungan, menghargai tradisi, dan hidup bergotong royong sejak dini diharapkan tumbuh dengan kepedulian terhadap sesama serta alam.

Ia mengapresiasi masyarakat Desa Yosowilangun Kidul yang terus menjaga Grebeg Suro sebagai tradisi yang hidup di tengah masyarakat. Menurutnya, keberlangsungan budaya tidak ditentukan oleh besarnya perayaan, melainkan oleh kesediaan masyarakat untuk merawat dan mewariskannya dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Bagi masyarakat Yosowilangun Kidul, Grebeg Suro bukan sekadar penanda datangnya Tahun Baru Jawa. Tradisi tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan akan lebih bermakna apabila berjalan seiring dengan kelestarian lingkungan, kekuatan budaya, dan semangat gotong royong.

Nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari jati diri Kabupaten Lumajang yang terus tumbuh dan diwariskan kepada generasi masa depan.

Berkah Kemarau, Produksi Kerupuk Bawang di Madiun Melonjak Hingga 50 Kilogram per Hari

Iki Radio – Musim kemarau dengan cuaca cerah yang terik rupanya membawa berkah tersendiri bagi para pelaku usaha kerupuk bawang di Kabupaten Madiun.

Melimpahnya sinar matahari membuat proses penjemuran jauh lebih cepat, sehingga kapasitas produksi meningkat tajam dan permintaan pasar dapat dipenuhi dengan lebih optimal.

Berkah cuaca panas ini salah satunya dirasakan oleh Suyoko, pemilik rumah industri Kerupuk Bawang Cap Satu Putri yang berlokasi di Desa Candimulyo, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun.

Ia memanfaatkan sepenuhnya terik matahari untuk mengeringkan kerupuk sebelum masuk ke tahap pengemasan.

Menurut Suyoko, perbedaan durasi penjemuran antara musim hujan dan kemarau sangatlah signifikan. Jika saat musim penghujan proses pengeringan membutuhkan waktu dua hingga tiga hari, kini di musim kemarau kerupuk sudah kering sempurna hanya dalam waktu satu hari.

“Kalau musim hujan penjemuran bisa sampai dua atau tiga hari. Sekarang cukup sehari sudah kering sehingga produksi bisa lebih banyak dan pengiriman ke pelanggan juga lebih lancar,” ujar Suyoko, Sabtu (4/7/2026).

Percepatan proses pengeringan ini berdampak langsung pada produktivitas usahanya.

Kapasitas produksi naik dari 1 kuintal adonan per hari menjadi 1,5 kuintal per hari (bertambah sekitar 50 kg/hari). Peningkatan produksi ini turut mendongkrak laba kotor usaha hingga mencapai sekitar Rp1,6 juta per hari.

Dalam menjalankan bisnisnya, Suyoko memberdayakan tujuh orang pekerja yang merupakan warga setempat.

Kerupuk bawang produksinya kini tidak hanya dipasarkan di wilayah Madiun Raya saja, melainkan sudah merambah ke luar kota berkat pemanfaatan penjualan daring (online). Setiap pekannya, Suyoko rutin mengirimkan pesanan dengan volume mencapai sekitar satu ton.

Untuk harga jual, Kerupuk Bawang Cap Satu Putri dibanderol antara Rp83.000 hingga Rp85.000 per bal, tergantung pada varian rasa yang dipilih konsumen.

Suyoko berharap cuaca cerah seperti saat ini dapat bertahan lebih lama. Dengan demikian, proses produksi bisa tetap berjalan lancar, kualitas kerupuk tetap terjaga renyah, dan permintaan pasar yang tinggi dapat terus terpenuhi secara maksimal.(ir)

 

HJKM 458, Kepala BPS Kabupaten Madiun : Inovasi Berbasis Data dan Kolaborasi Kunci Utama

Iki Radio – Memperingati Hari Jadi Kabupaten Madiun (HJKM) ke-458, dengan tema Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Madiun menekankan pentingnya sinergi berbasis data untuk mewujudkan visi daerah yang "Bersahaja" (Bersih, Sehat, Sejahtera, dan Bersahaja).

Kepala BPS Kabupaten Madiun, Wisma Eka Nurcahyanti, SST., MT., menyampaikan apresiasi mendalam atas tema besar yang diusung dalam hari jadi tahun ini. Menurutnya, target besar pemkab hanya bisa dicapai melalui dua kunci utama: inovasi dan kolaborasi.

Wisma menjelaskan bahwa inovasi yang efektif tidak bisa lahir dari tebakan, melainkan harus berbasis data yang kuat. Inovasi bertujuan untuk mempercepat proses birokrasi dan memperbesar capaian output pembangunan.

"Untuk bisa melakukan inovasi, tentunya sebelumnya kita butuh data. Melalui pembinaan statistik sektoral yang kami lakukan, BPS memfasilitasi dan mendorong jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dapat menghasilkan data capaian hasil pembangunan yang akurat dan tepat dari instansi masing-masing," ujar Wisma, Sabtu (4/7/2026).

Data akurat dari tiap OPD inilah yang nantinya menjadi kompas atau dasar utama dalam merumuskan inovasi kebijakan yang tepat sasaran.

Dari sisi kolaborasi, BPS menilai hubungan kerja sama di internal Pemerintah Kabupaten Madiun sudah berjalan sangat solid.

Hubungan baik ini juga terjaga erat dengan pihak eksternal, jajaran Forkopimda, serta instansi vertikal termasuk BPS sendiri.

Salah satu wujud nyata dari kolaborasi ini adalah persiapan pengawalan Sensus Ekonomi 2026.

BPS Kabupaten Madiun bahkan telah meluncurkan jargon khusus yang menyelaraskan program nasional ini dengan visi lokal, yaitu "SEtia" (Sensus Ekonomi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja).

"Dengan kolaborasi ini, kita mendapat banyak keuntungan untuk memperlancar pelaksanaan sensus. Hasilnya nanti akan kembali ke masyarakat Madiun sendiri, melalui serangkaian kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah berdasarkan data Sensus Ekonomi tersebut," tambahnya.

Harapannya, dengan diperingatinya Hari Jadi ke-458 ini, makin banyak inovasi positif yang digagas—baik oleh internal pemkab, pihak eksternal, maupun masyarakat. Kolaborasi juga harus makin erat dan solid untuk memperlancar seluruh program pembangunan demi mewujudkan Kabupaten Madiun Bersahaja.(ir)

 

Sukses Goyang Ribuan Warga, Aftershine Meriahkan Caruban Fun Day dan Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458

Iki Radio – Ribuan warga Caruban dan sekitarnya tumpah ruah memadati Alun-Alun Reksogati, Caruban, pada Jumat malam (3/7/2026). 

Kehadiran massa yang luar biasa ini tak lain untuk menyaksikan penampilan memukau dari Aftershine, grup musik pop koplo asal Sleman, Yogyakarta, yang sukses menggoyang panggung Caruban Fun Day (CFD).

Kemeriahan konser ini sekaligus menjadi momentum spesial perayaan tahun ke-3 Caruban Fun Day (CFD) serta memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Toko Emas Omega yang ke-44.

Hadir mewakili Bupati Madiun, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Madiun, Didik Harianto, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas partisipasi serta sinergi seluruh pihak yang mendukung penuh terselenggaranya acara ini.

Didik menjelaskan bahwa kegiatan ini berjalan beriringan dengan semangat tema Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458, yaitu "Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera)".

"Kabupaten Madiun ini telah menempuh perjalanan panjang 458 tahun sejak tahun 1568. Insya Allah, puncak peringatannya akan kita laksanakan pada 18 Juli 2026 mendatang," ujar Didik.

Lebih lanjut, Didik memaparkan bahwa Pemerintah Kabupaten Madiun telah menggelar berbagai rangkaian acara pasca-pandemi dan menyambut hari jadi, salah satunya melalui gelaran Sepasar Ing Madiun (Sepasma) yang disebar di beberapa wilayah.

"Sepasma dimulai dari wilayah Selatan. Kemudian bersamaan juga saat ini, mulai tanggal 1 sampai 7 Juli, sedang berlangsung di wilayah Tengah, tepatnya di Lapangan Desa Tiron. Insya Allah nanti tanggal 10 hingga 19 Juli, Sepasma juga akan hadir di Alun-Alun Reksogati ini," jelasnya.

Didik menambahkan, konser malam tersebut merupakan bukti nyata kolaborasi apik antara komunitas CFD, Omega Grup, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Madiun. Ia berharap event besar seperti ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal.

"Semoga kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan tertib, serta dapat memberdayakan ekonomi masyarakat, khususnya warga Caruban dan sekitarnya. Monggo silakan Bapak, Ibu, kita nikmati bersama penampilan grup musik bertaraf nasional, Aftershine dari Jogja," pungkasnya.

Aftershine, grup musik yang digawangi oleh Hasan Toys (vokal), Andika Permana Putra (gitar melodi), dan Zulian Achmad Yuniarto (kibor) bersama tiga personel lainnya ini sukses membius penonton lewat deretan tembang hits mereka.

Memulai rekam jejaknya sejak tahun 2010 dengan nama "Tengah Malam", grup ini bertransformasi menjadi "Aftershine" pada 2015 guna menjangkau pasar yang lebih luas. 

Mereka kemudian resmi mendeklarasikan diri pada 22 Maret 2017 di Sleman, DI Yogyakarta. Nama Aftershine kian melejit di blantika musik tanah air pasca merilis singel hit "Yowes Modaro" yang akrab di telinga para pencinta genre dangdut pop koplo.(ir)

close
Pasang Iklan Disini