Iki Terbaru/Paling Greeess

Pemkab Madiun Evaluasi Program Sekolah Rakyat: Percepat Fasilitas Penunjang hingga Penjangkauan Anak Rentan

Iki Radio — Pemerintah Kabupaten Madiun terus mematangkan pelaksanaan program Sekolah Rakyat (SR) guna memastikan program strategis nasional tersebut berjalan optimal. Evaluasi berkala yang digelar sejak awal operasional bulan Agustus, September, hingga Oktober ini menjadi langkah responsif Pemkab Madiun dalam memetakan kendala teknis maupun penyesuaian kurikulum di lapangan.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa evaluasi sejak dini penting dilakukan tanpa harus menunggu pergantian semester. Pemkab Madiun berkomitmen menyelesaikan setiap persoalan secara cepat untuk menjamin kesuksesan program.

"Kita evaluasi secepat mungkin untuk mengetahui kendala yang dihadapi dan langsung memberikan solusi. Karena ini program baru dan bagian dari program strategis nasional, harus sukses. Untuk kesuksesan itu butuh upaya luar biasa, salah satunya evaluasi berkala," ujar Hari Wuryanto, Senin (5/10/2026).

Dari hasil evaluasi, salah satu tantangan awal yang dihadapi adalah penyesuaian kultur bagi peserta didik tingkat SD yang harus tinggal terpisah dari keluarga di asrama. Selain itu, sejumlah pembenahan sarana dan kurikulum juga langsung ditindaklanjuti.

Guna mendukung program digitalisasi, Pemkab Madiun melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinas Kominfo) akan segera memasang jaringan Wi-Fi di area sekolah. Sementara itu, Dinas Pendidikan turut diterjunkan untuk melakukan pendampingan penyusunan kurikulum yang adaptif dengan kebutuhan anak-anak di Kabupaten Madiun.

"Setiap ada masalah langsung kita tuntaskan. Regulasi dan SOP yang ada harus ditaati dengan disiplin. Tadi Kominfo sudah kita ajak untuk segera pasang Wi-Fi, dan Dinas Pendidikan akan mendampingi penyesuaian kurikulumnya," tambahnya.

Terkait lingkungan belajar, Hari menekankan pentingnya pengawasan intensif dan kolaborasi antara wali asrama, wali asuh, serta guru untuk mencegah terjadinya bullying (perundungan) dan memahami karakter unik tiap peserta didik.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Madiun, Rohmah Agustin Setyowuni mengungkapkan bahwa Sekolah Rakyat Madiun mendorong pembentukan identitas lokal melalui kegiatan ekstrakurikuler budaya daerah. Selain olahraga seperti sepak bola, SR Madiun mengenalkan seni Karawitan dan kesenian khas Mejayan, Dongkrek, serta penguatan nilai-nilai Kampung Pesilat.

"Dari pusat memang didorong untuk menonjolkan potensi daerah masing-masing. Di Madiun, selain tradisi Kampung Pesilat, kita juga angkat seni Dongkrek dan Karawitan dengan mendatangkan pelatih khusus," jelas Agustin.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Madiun, Supriyadi, menjelaskan strategi pengisian kuota Sekolah Rakyat. Pihaknya mengandalkan pola penjangkauan langsung (outreach) ke rumah-rumah warga kurang mampu ketimbang sekadar promosi pasif.

"Prinsipnya kita lakukan penjangkauan langsung ke desa-desa. Masyarakat yang kurang mampu sering kali enggan menonjolkan diri, maka pilar-pilar sosial seperti PKH, Tagana, SLRT, hingga pemerintah desa turun memberi motivasi agar anak-anak mereka mau bersekolah di Sekolah Rakyat," papar Supriyadi.

Penjangkauan ini juga menyasar anak-anak rentan atau korban musibah keluarga yang berpotensi putus sekolah karena kendala ekonomi. Dinsos bersama Baznas menyiapkan skema beasiswa serta bantuan jaminan sosial lainnya, termasuk bantuan permakanan dan pemulihan ekonomi keluarga.

"Semua warga yang mengalami kerentanan sosial menjadi atensi prioritas pemerintah daerah, sejalan dengan arahan pemerintah pusat dan provinsi. Jika anak bersangkutan mau masuk Sekolah Rakyat akan kita fasilitasi, namun jika tetap di sekolah asal, bantuan beasiswa dan pendampingan lain tetap disiapkan," pungkasnya.(ir)

 

Operasional dan Kuota Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Madiun: Fasilitas Lengkap, Terapkan Pendekatan Humanis dalam Pengasuhan

Iki Radio — Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kabupaten Madiun terus memantapkan operasionalnya untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan pengasuhan siswa berbasis asrama. Saat ini, dari total kapasitas kuota sebanyak 360 siswa, SRT Kabupaten Madiun telah menampung siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA, termasuk titipan siswa dari Kabupaten Ponorogo yang sekolah permanennya masih dalam tahap pembangunan.

Kepala SR Kabupaten Madiun, Rohmah Agustin Setyowuni (kacamata) saat mendampingi Bupati Madiun melihat kegiatan belajar siswa, Senin (5/10/2026)

Kepala SRT Kabupaten Madiun, Rohmah Agustin Setyowuni, mengungkapkan bahwa kuota yang diperuntukkan bagi Kabupaten Madiun adalah sebanyak 270 siswa. Hingga saat ini, tersisa kurang lebih 29 kuota siswa yang masih dapat diisi.

"Paling banyak siswa kami berada di jenjang SMP yaitu sebanyak 150 siswa. Sementara yang masih kurang berada di jenjang SD, dari kuota 90 siswa, saat ini terisi sekitar 84 siswa atau kurang 6 anak. Wajar karena anak-anak SD masih kecil sehingga orang tua masih berat untuk melepas ke asrama," ujar Agustin, Senin (5/10/2026).

Terkait dengan operasional dan fasilitas, SRT Kabupaten Madiun telah mengaktifkan seluruh gedung mulai dari jenjang SMA, SMP, hingga SD. Fasilitas pendukung seperti perpustakaan, laboratorium komputer, hingga sarana olahraga seperti lapangan mini soccer, basket, dan voli sudah dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa untuk kegiatan ekstra maupun rekreasi harian.

Untuk pemenuhan perangkat penunjang belajar seperti laptop, pihak sekolah masih menunggu penyaluran standar dari pemerintah pusat. Perangkat tersebut nantinya akan ditempatkan di laboratorium komputer untuk digunakan secara bergantian sesuai jadwal kegiatan belajar.

 

Pengasuhan, Rasio Petugas, dan Mitigasi Perundungan

Mengenai tenaga pendidik dan kependidikan, SRT Madiun saat ini didukung oleh 34 guru pusat, 50 wali asuh/wali asrama, serta 6 tenaga Tata Usaha (TU). Dengan beroperasinya pengasuhan berbasis piket yang terbagi dalam shift harian, rasio pendampingan wali asuh saat piket adalah 1 banding 20 siswa. Jumlah ini dinilai jauh lebih ideal dibandingkan masa awal operasional yang mencapai 1 banding 40.

Dalam menyikapi dinamika kehidupan berasrama dan potensi perundungan (bullying), manajemen sekolah mengedepankan pendekatan berbasis hati, komunikasi terbuka, serta mitigasi preventif. Pihak sekolah rutin melakukan patroli piket keliling, berkoordinasi dengan petugas keamanan, serta menggandeng pihak eksternal seperti TNI, Babinsa, hingga Universitas Pertahanan (Unhan).

"Kami mendatangkan TNI dan tim Unhan untuk mendampingi siswa selama kurang lebih tujuh hari. Mereka diajarkan kedisiplinan dan cara beradaptasi dengan kehidupan asrama, mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur. Ini bukan pelatihan militer, melainkan pembentukan karakter agar anak tertib, menjaga emosi, dan paham aturan hidup bersama," tegas Agustin.

Agustin menambahkan, jika terjadi perundungan kecil atau kesalahpahaman antarsiswa—seperti persoalan perlengkapan yang tertukar—sekolah akan segera melakukan penelusuran, komunikasi, serta pendampingan terapi bekerja sama dengan Dinas Sosial dan sentra terkait.(ir)

 

Presiden Prabowo Apresiasi Peran TNI dalam Penanganan Bencana di HUT ke-81

Iki Radio — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas kesiapsiagaan dan dedikasi mereka dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pidatonya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI yang berlangsung di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).

Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa keberadaan dan peran nyata prajurit TNI terbukti secara langsung di lapangan, terutama saat situasi darurat bencana terjadi.

“Saudara masuk ketika keadaan masih berbahaya. Ada rekan-rekanmu yang mengorbankan jiwa dan raganya, membantu rakyat menghadapi bencana,” tegas Presiden Prabowo.

Ia menyoroti keberanian para prajurit yang terjun langsung ke daerah terdampak bencana demi menyelematkan warga. Berbagai aksi nyata prajurit di lapangan meliputi proses evakuasi, pembukaan akses jalan, pembangunan ribuan jembatan darurat, hingga pendistribusian logistik makanan dan obat-obatan ke wilayah terpencil yang terisolasi.

"Di saat itu lah dilihat siapa yang benar-benar hadir bersama rakyat,” lanjutnya.

Selain menyinggung penanganan bencana, Kepala Negara juga mengingatkan bahwa kekuatan utama suatu bangsa tidak hanya diukur dari kecanggihan alat utama sistem senjata (alutsista) atau besarnya alokasi anggaran pertahanan. Ketangguhan sejati, menurutnya, bersumber dari jiwa rela berkorban, semangat pembara, serta keberanian prajurit dan rakyat yang menyatu dalam menjaga kedaulatan NKRI.

"Tentara dan rakyat yang rela berkorban, tangguh, serta berani adalah kekuatan sejati suatu bangsa," pungkas Prabowo.

 

Tampil Beda di HUT ke-81 TNI: Mabes TNI Resmikan Seragam PDU 1 Berkonsep Beskap

Iki radio — Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) resmi memperkenalkan seragam baru Pakaian Dinas Upacara (PDU) 1 bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI pada Senin (5/10/2026).

Seragam baru tersebut terlihat dikenakan oleh para prajurit TNI dalam upacara peringatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Perubahan signifikan terlihat pada desain jas yang kini menggunakan kerah tegak dengan aksen merah menonjol di bagian kerah, serta pembaruan pada detail kancing dan pergelangan tangan. Seragam PDU 1 anyar ini telah diterapkan secara serentak di tiga matra, yaitu TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU).

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menjelaskan bahwa desain seragam baru ini mengadopsi budaya dan kearifan lokal Nusantara, khususnya pakaian adat beskap.

"Filosofinya, jadi kita kebudayaan. Beskap ini kan kearifan lokal supaya kita bisa mandiri secara pakaian. Punya ciri khas, bahwa pakaian yang digunakan oleh TNI secara budaya Indonesia mewakili beskap," ujar Agus.

Menanggapi anggapan mengenai kemiripan seragam baru tersebut dengan pakaian upacara militer beberapa negara lain, Agus menilai hal itu sebagai sesuatu yang wajar mengingat kesamaan rumpun dan budaya.

"Di Asia tuh pakaian hampir sama. Pakaian tuh hampir sama, di ASEAN hampir sama. Daerah-daerah lain kalau saya ke luar negeri juga hampir sama pakaiannya. Lagian dulu satu rumpun," tambahnya.

 

Penganugerahan Tanda Kehormatan

Selain perkenalan seragam baru, rangkaian upacara HUT ke-81 TNI juga diwarnai dengan penganugerahan Tanda Kehormatan (Tanhor) Bintang Mahaputera oleh Presiden Prabowo Subianto kepada sejumlah petinggi negara dan pejabat militer.

Di antara jajaran pejabat yang menerima penganugerahan tersebut adalah Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Tanda kehormatan tersebut turut dianugerahkan kepada ketiga kepala staf angkatan, yaitu Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.

 

Prabowo di HUT ke-81 TNI: Sistem di TNI Harus Berbasis Prestasi, Bukan Sekadar Senioritas

Iki Radio — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus menerapkan sistem berbasis prestasi (merit system) dalam pembinaan karier prajurit, dan meninggalkan pola lama yang hanya mengandalkan senioritas maupun loyalitas kelompok.

Presiden Prabowo menyampaikan amanat dalam upacara HUT ke 81 TNI (Youtube Setpres)

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memberikan amanat dalam upacara peringatan HUT ke-81 TNI yang berlangsung di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).

"Sekali lagi saya tekankan, TNI yang hebat adalah TNI yang mengutamakan prestasi. Sistem yang berlaku di TNI harus sistem prestasi, bukan sistem sekadar senioritas, apalagi sistem-sistem yang sempit, loyalitas sempit, loyalitas perangkatan, dan sebagainya," ujar Prabowo di hadapan para prajurit.

Presiden menekankan bahwa TNI masa kini dituntut menjadi kekuatan yang profesional, responsif, modern, inovatif, adaptif, serta mumpuni dalam menguasai teknologi modern. Menurutnya, penguasaan teknologi dan keahlian hanya dapat dicapai jika organisasi TNI memberikan ruang utama bagi prajurit berprestasi.

 

Sinergi dan Penguatan Wilayah Strategis

Dalam amanatnya, Kepala Negara juga meminta seluruh prajurit TNI untuk memperkuat kerja sama dan sinergi dengan kementerian, lembaga pemerintah pusat, hingga pemerintah daerah—mulai dari tingkat gubernur, bupati, camat, kepala desa, hingga tokoh adat dan kepala suku.

Sinergi ini dinilai vital untuk mempercepat program-program pembangunan nasional sekaligus membantu mengatasi kesulitan nyata yang dihadapi masyarakat di lapangan.

Mengingat kondisi geografis Indonesia yang sangat luas, Presiden mengingatkan besarnya tanggung jawab yang diemban oleh TNI.

"Kita harus ingat, bangsa Indonesia luasnya adalah seperti Eropa. Di Eropa terdiri dari 30 negara lebih, mereka punya 30 angkatan perang, 30 angkatan udara, 30 angkatan laut. Kita satu TNI. Tugas Saudara berat, tapi saya yakin Saudara mampu," tutur Prabowo.

 

Kesejahteraan Prajurit dan Kemanunggalan dengan Rakyat

Di akhir amanatnya, Presiden Prabowo memastikan bahwa pemerintah akan terus memberikan perhatian penuh terhadap kesejahteraan prajurit, termasuk aspek pelayanan kesehatan, kehidupan keluarga, hingga pendidikan bagi anak-anak prajurit.

Kendati demikian, ia mengingatkan agar TNI tetap menjaga kemanunggalan dengan masyarakat dan tidak melupakan jati dirinya sebagai tentara rakyat.

"TNI sebagai tentara rakyat, tingkat kehidupan TNI tidak boleh terlalu jauh dari tingkat kehidupan rakyat kita seluruhnya," tegasnya.

 

Harga Emas Hari Ini Kompak Naik: Antam Tembus Rp2,58 Juta per Gram, Cek Daftar Lengkapnya

Iki Radio — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan kenaikan pada perdagangan Senin (5/10/2026). Harga dasar emas Antam untuk ukuran 1 gram kini berada di level Rp2,580 juta per gram, menguat tipis dibandingkan posisi hari sebelumnya.

Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia, emas Antam naik Rp6.000 dibandingkan harga pada Minggu (4/10/2026) yang berada di level Rp2,574 juta per gram. Kenaikan serupa juga terjadi pada harga pembelian kembali (buyback). Harga buyback emas Antam hari ini terkatrol Rp6.000 menjadi Rp2,386 juta per gram dari posisi sebelumnya Rp2,380 juta per gram. Dengan perkembangan ini, selisih (spread) antara harga jual dan harga buyback Antam berada di kisaran Rp194 ribu per gram.

Di jajaran produsen dan distributor lainnya, pergerakan harga emas bervariasi. Berdasarkan pantauan di situs HRTA Gold, emas BSI Gold ukuran 1 gram dipatok pada level Rp2,446 juta per gram dengan harga buyback sebesar Rp2,317 juta. Sementara itu, melansir situs Galeri24, emas cetakan Galeri24 dijual seharga Rp2,506 juta per gram, sedangkan emas cetakan UBS dibanderol Rp2,530 juta per gram.


Daftar Lengkap Harga Emas Hari Ini (Senin, 5 Oktober)

1. Emas Antam (Harga Dasar, Belum Termasuk Pajak)

Ukuran

Harga Jual

0,5 gram

Rp1.340.000

1 gram

Rp2.580.000

2 gram

Rp5.100.000

3 gram

Rp7.625.000

5 gram

Rp12.675.000

10 gram

Rp25.295.000

25 gram

Rp63.112.000

50 gram

Rp126.145.000

100 gram

Rp252.212.000

250 gram

Rp630.265.000

500 gram

Rp1.260.320.000

1.000 gram

Rp2.520.600.000

2. Emas BSI Gold (Harga Jual / Buyback)

Ukuran

Harga Jual

Harga Buyback

0,1 gram

Rp310.000

Rp231.700

0,25 gram

Rp728.500

Rp579.250

0,5 gram

Rp1.278.000

Rp1.158.500

1 gram

Rp2.446.000

Rp2.317.000

2 gram

Rp4.852.000

Rp4.634.000

5 gram

Rp12.040.000

Rp11.585.000

10 gram

Rp24.010.000

Rp23.170.000

25 gram

Rp59.750.000

Rp57.925.000

50 gram

Rp119.450.000

Rp115.850.000

100 gram

Rp238.800.000

Rp231.700.000

125 gram

Rp297.875.000

Rp289.625.000

150 gram

Rp357.300.000

Rp347.550.000

175 gram

Rp416.675.000

Rp405.475.000

200 gram

Rp476.000.000

Rp463.400.000

250 gram

Rp594.000.000

Rp578.375.000

500 gram

Rp1.188.000.000

Rp1.156.750.000

1.000 gram

Rp2.376.000.000

Rp2.313.500.000

3. Emas Galeri 24 & UBS

Ukuran

Galeri 24

UBS

0,5 gram

Rp1.314.000

Rp1.368.000

1 gram

Rp2.506.000

Rp2.530.000

2 gram

Rp4.951.000

Rp5.021.000

5 gram

Rp12.286.000

Rp12.406.000

10 gram

Rp24.506.000

Rp24.681.000

25 gram

Rp60.935.000

Rp61.582.000

50 gram

Rp121.775.000

Rp122.912.000

100 gram

Rp243.429.000

Rp245.727.000

250 gram

Rp607.077.000

Rp614.136.000

500 gram

Rp1.214.153.000

Rp1.226.830.000

1.000 gram

Rp2.428.306.000

—

 

Siap Kembali ke Layar Lebar, Jamal Mirdad Siapkan Proyek Film Baru dan Nostalgia Kejayaan Ramadhan dan Ramona

Iki Radio - Aktor senior Jamal Mirdad memberi sinyal kuat akan kembali menyapa pecinta sinema Tanah Air. Bintang utama film legendaris Ramadhan dan Ramona (1992) ini mengungkapkan bahwa dirinya tengah mempersiapkan sebuah proyek film layar lebar terbaru yang akan menampilkan perannya dalam karakter yang lebih matang.

"Saya kebetulan memang sedang mempersiapkan untuk membuat film. Mudah-mudahan saya panjang umur, sehat, lancar keuangan. Kurang lebih seperti itu nanti, jadi aktor tua. Yang memang ternyata tua itu tidak bisa dianggap sebuah ketuaan yang rapuh," ujar Jamal Mirdad.

Rencana kembalinya ke industri perfilman juga membawa ingatan Jamal berkarat pada masa-masa emas kariernya, terutama saat menggarap Ramadhan dan Ramona bersama sang mantan istri, Lydia Kandou. Film karya rumah produksi independen milik mereka tersebut sukses memborong lima Piala Citra di ajang Festival Film Indonesia (FFI) 1992.

"Kebetulan memang itu perusahaan kita sendiri, modal kita sendiri, yang main kita sendiri, terus dapat lima Piala Citra. Dua pemain laki-perempuan, sutradara, penulis, dan pemusik. Jadi kita borong saat itu, dan itu real. Jadi alhamdulillah," kenang pria kelahiran Kudus, Jawa Tengah tersebut.

Tak hanya bernostalgia tentang kesuksesan penghargaan, Jamal juga sempat memperagakan salah satu adegan paling ikonik ketika karakternya menyatakan cinta kepada Ramona dengan dialek Melayu yang khas.

"'Ramona, saya suka sama kau lah,' langsung dia marah, 'Apa kau cakap?!' Kurang lebih gitu adegannya. Perempuan itu punya kepribadian yang sangat luar biasa," kenangnya sembari tersenyum.

Terkait detail alur cerita maupun judul proyek terbarunya, pemeran kawakan ini masih memilih untuk merahasiakannya demi memberikan kejutan bagi para penggemar.

"Wah ini rahasia, boleh saya rahasiakan sedikit dulu. Tapi saya sudah punya catatan di Mas Ogi itu. Nanti kumpul ngopi kita ngobrol bareng lagi kalau sudah mulai rilis," pungkasnya.

 

Presiden Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Mabes Cilangkap, Resmikan Satuan Baru

Iki Radio — Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI yang berlangsung di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026). Bertindak sebagai inspektur upacara, Presiden Prabowo juga dijadwalkan meresmikan dan mengukuhkan sejumlah satuan baru TNI dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Prosesi pelantikan dan pengukuhan satuan baru ini dijadwalkan berlangsung tepat setelah pengucapan Sapta Marga. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebelumnya mengonfirmasi bahwa peresmian unit baru ini mencakup pembentukan lima Komando Daerah Militer (Kodam) baru di sejumlah wilayah, seperti Kepulauan Riau, Yogyakarta, Maluku Utara, NTT, hingga Flores.

Berdasarkan susunan acara, upacara diawali dengan laporan perwira upacara, penghormatan kebesaran, serta laporan komandan upacara—Pangkogabwilhan III Letjen Lucky Avianto—kepada inspektur upacara, dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan. Rangkaian diteruskan dengan mengheningkan cipta, pengucapan Sapta Marga, hingga prosesi resmi peresmian dan pengukuhan satuan baru. Usai pengukuhan, Presiden Prabowo menyampaikan amanatnya, sebelum upacara ditutup dengan Andhika Bhayangkari, laporan akhir komandan upacara, dan penghormatan kebesaran.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini digelar secara sederhana namun tetap khidmat di Mabes TNI, meski tetap menyajikan parade pasukan serta pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista).

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan bahwa konsep sederhana ini dipilih karena fokus dan keterlibatan personil TNI yang masih tinggi dalam penanganan bencana di berbagai daerah.

"Jadi memang HUT TNI sekarang dilaksanakan secara sederhana di Mabes TNI, karena pasukan yang ikut upacara ini banyak di daerah bencana," kata Agus saat ditemui di Jakarta, Minggu (27/9/2026).

Para prajurit saat ini masih dikerahkan di berbagai titik wilayah terdampak, mulai dari Kalimantan, Sumatera, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga Aceh untuk menangani penanggulangan bencana, termasuk pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Sebelumnya, guna memastikan kelancaran dan kesiapan seluruh prosesi upacara, Panglima TNI telah melakukan peninjauan gladi bersih secara langsung di Lapangan Prima Mabes TNI pada Sabtu (3/10/2026).

 

close
Pasang Iklan Disini