Iki Terbaru/Paling Greeess

Top

Della Sabrina, Istri Irfan Hakim Resmi Lulus S2 dengan Predikat Memuaskan, Perjuangannya Tuai Pujian Publik

Iki Radio - Kabar membanggakan datang dari keluarga presenter Irfan Hakim. Sang istri, Della Sabrina Indah Putri, berhasil menamatkan pendidikan S2 Akuntansi Syariah di Institut Agama Islam Tazkia.

Prestasi akademik Della menuai perhatian publik karena ia menempuh pendidikan sembari mengurus keluarga. Seperti diketahui, Della adalah ibu dari lima anak dan tetap mampu menyelesaikan studi tepat waktu.

Dalam unggahan yang beredar, Della terlihat memberikan pernyataan penuh haru usai dinyatakan lulus. Ia mengatakan pencapaiannya bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk keluarganya di rumah.

“Saya berdiri di sini bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi sebagai seorang ibu dari lima orang anak,” ujar Della dalam pidatonya.

“Selama menjalani perkuliahan ini, MasyaAllah rasanya seperti roller coaster,” tambah Della.

Ia mengaku banyak tantangan yang harus dilalui selama berkuliah di tengah kesibukan sebagai ibu. Namun Della tetap bersyukur semuanya dapat terlewati dengan baik.

“Saya bisa lulus juga, dan Alhamdulillah tepat waktu,” lanjut Della penuh rasa haru. Kalimat itu langsung mendapat tepuk tangan dari para hadirin yang menyaksikan prosesi wisudanya.

Di sisi lain, Irfan Hakim juga turut menyampaikan rasa bangganya di hadapan publik. Sang presenter menceritakan bahwa ia melihat sendiri perjuangan istrinya selama menjalani studi S2.

“Saya menjadi saksi mata bagaimana istri saya bekerja keras,” kata Irfan dalam kesempatan yang sama. Ia menggambarkan perjalanan akademik sang istri sebagai proses yang sangat menantang.

“Memang tidak mudah, bukan hanya istri saya, pasti Anda pun tidak mudah,” ujar Irfan memberi apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang lulus bersamaan. Ucapannya menuai respons positif karena dinilai sangat suportif.

Irfan kemudian menegaskan bahwa pencapaian Della bukan sekadar gelar. Menurutnya, keberhasilan sang istri adalah bukti bahwa seorang ibu juga bisa meraih mimpi sambil menjalankan tanggung jawab keluarga.

“Della Sabrina Indah Putri, istri saya tercinta ini bisa menyelesaikan hari ini membuktikan bahwa tanggung jawab dilakukan, tapi cita-cita juga diwujudkan,” tuturnya.

Kalimat itu langsung viral karena dinilai penuh makna dan dukungan emosional.

“Kata-katanya sangat menginspirasi,” tutur salah satu warganet di kolom komentar.

Tak sedikit warganet yang terinspirasi oleh perjalanan akademik Della. Banyak yang memuji kegigihan ibu lima anak itu dalam membagi waktu antara kuliah dan keluarga.

Komentar-komentar positif memenuhi media sosial, terutama dari para ibu yang merasa relate. Mereka mengatakan bahwa perjuangan Della menjadi bukti bahwa usia dan status bukanlah halangan untuk menempuh pendidikan tinggi.

Selain itu, warganet juga menyoroti sikap suportif Irfan Hakim selama istrinya berkuliah. Banyak yang memuji Irfan sebagai sosok suami yang hadir, mendukung, dan memberi ruang untuk pasangannya berkembang.

Moment kelulusan itu pun menjadi inspirasi bagi pasangan muda maupun keluarga Indonesia. Dukungan satu sama lain diyakini menjadi kunci keberhasilan Della meraih gelar akademiknya.

Kini setelah lulus, publik menantikan langkah Della berikutnya dalam karier dan kehidupan pribadinya. Sebagian warganet berharap Della bisa mengembangkan ilmu akuntansi syariahnya ke bidang yang lebih luas.

Perjalanan panjang Della menuju kelulusan S2 menjadi salah satu kisah inspiratif yang banyak dibicarakan. Kisah ini membuktikan bahwa perempuan bisa tetap berkarya, berprestasi, dan berpendidikan tinggi sambil menjalankan peran sebagai ibu dan istri.

Dengan predikat memuaskan yang ia raih, Della kini berdiri sebagai contoh nyata perempuan tangguh. Perjuangannya membawa pesan bahwa semangat dan ketekunan akan selalu menghasilkan pencapaian yang membanggakan. (*)

Kepala SDN 1 Mungku Baru Raih Juara 2 GTK Nasional 2025

Iki Radio - Kota Palangka Raya kembali mencatat prestasi tingkat nasional. Ridwan Sidiq, Kepala SD N 1 Mungku Baru, berhasil meraih Juara 2 Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Nasional 2025 yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 24–29 November 2025.

Ridwan memperoleh penghargaan untuk kategori Kepala Sekolah Dasar Transformatif melalui inovasi unggulan berjudul "Literasiku Sanggam Talawang". Inovasi tersebut berfokus pada peningkatan literasi berbasis kearifan lokal Dayak Ngaju serta kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan dunia usaha guna menciptakan lingkungan belajar yang adaptif terhadap tantangan abad ke-21.

Inovasi ini dinilai mampu memberikan perubahan signifikan pada kualitas pembelajaran dan manajemen sekolah di SDN 1 Mungku Baru.

“Prestasi ini adalah hasil kerja keras seluruh keluarga besar SDN 1 Mungku Baru. Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi juga untuk para guru, tenaga kependidikan, siswa, dan orang tua yang mendukung setiap program inovatif di sekolah,” ujar Ridwan, Jumat (28/11/2025).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, turut menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya.“Prestasi ini membuktikan bahwa kualitas kepemimpinan sekolah di daerah kita mampu bersaing secara nasional. Semoga menjadi inspirasi bagi kepala sekolah dan guru lainnya untuk terus berinovasi,”ujarnya.

Keberhasilan Ridwan menempati posisi juara kedua dari puluhan peserta terbaik se-Indonesia ini diharapkan dapat memacu semangat insan pendidikan di Kota Palangka Raya untuk terus menghasilkan karya dan praktik baik yang berdampak bagi masa depan anak bangsa.

100 Persen Selesai, Bulog Salurkan PBP Oktober – November di Kabupaten Madiun

Iki Radio - Desa Kedungmaron Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun, menjadi desa terakhir penyaluran Program Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Madiun, untuk alokasi bantuan bulan Oktober dan November 2025.

Didesa Kedungmaron ini sedikitnya terdapat 240 penerima manfaat, dengan alokasi beras 4.800 kg dan minyak 960 liter. Dimana masing masing penerima memperoleh bantuan 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.

Mendasar dari Data Tunggal Social Ekonomi Nasional (DTSEN), jumlah penerima program bantuan pangan di Kabupaten Madiun secara keseluruhan sebanyak 62.543. Dengan alokasi beras 1.250.860 kilogram, dan minyak goreng 250.172 liter.

Pimpinan Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Madiun, Agung Sarianto mengatakan, dengan penyaluran hari ini, maka program bantuan pangan alokasi Oktober dan November di Kabupaten Madiun telah tersalurkan 100 persen.

“Alhamdulillah berkat dukungan dari pak Bupati dan jajaran semua berjalan lancar, tidak ada kendala karena barang ready, stok minyak juga ada, jadi penyaluran sesuai dengan jadwal yang disusun,” katanya, Jum’at (28/11/2025).

Program bantuan pangan ini merupakan program pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Agung berharap, bantuan pangan ini bisa memberikan manfaat bagi penerima.

“Dipakai sendiri, jangan dijual lagi. Semoga bisa membantu,” lanjutnya.

Salah seorang penerima Suminem (55), warga desa Kedungmaron mengaku senang memperoleh bantuan pangan dari Bulog Madiun.

“di ngge-masak. Remen sanget (untuk masak. Senang sekali dapat bantuan ini) ” kata Suminem.

Program ini sangat penting karena dapat membantu mengurangi angka kemiskinan, upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional serta membantu daya beli masyarakat rentan.(iw/IR)

Penuh Haru, Pelepasan Purna Tugas Sekda Kabupaten Madiun

Iki Radio - Satu persatu pejabat Pemerintah Kabupaten Madiun, mulai dari Bupati Hari Wuryanto, Wakil Bupati dr Purnomo Hadi, para Staf Ahli, Asisten, kepala OPD, Direktur BUMD hingga camat se Kabupaten Madiun, menyalami Sekda Tontro Pahlawanto, yang telah memasuki masa purna tugas.



Terlihat bagaimana suasana haru menghias di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun, Kamis (27/11/2025) sore.

Apalagi saat diputar video dokumentasi tentang kegiatan Pak Tontro pada berbagai kesempatan. Dalam tayangan video tersebut juga terlihat sejumlah kepala OPD menyampaikan ucapan do'a dan harapan untuk Pak Tontro.

Setelah 33 tahun mengabdi sebagai birokrat di Kabupaten Madiun, kini Pak Tontro memasuki masa purna tugas.

"Purna tugas adalah proses alamiah dan roda pemerintahan Kabupaten Madiun tetap berjalan smooth dengan pelayanan publik semakin baik," kata Tontro saat sambutan.


Lebih lanjut dikatakan, ASN harus lebih sabar mendengar aspirasi masyarakat, menjaga koordinasi, dan menghindari pembiaran terhadap setiap persoalan.

Selain itu komunikasi dan integrasi program setiap OPD harus terjalin, serta loyalitas pada visi-misi kepala daerah, menjadi pedoman kerja birokrasi.

"Saya mohon maaf bila kadang bersikap keras atau reaktif, itu semata-mata demi tanggung jawab bersama," tambahnya.

Sementara itu Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan penghargaannya atas dedikasi Pak Tontro.

"Beliau ASN luar biasa, mengabdikan lebih dari separuh umurnya untuk Pemkab Madiun," kata Bupati.

Dikatakan, pengalaman Pak Tontro di birokrasi sudah melewati tiga zaman. Yakni Orde Baru, Reformasi, hingga saat ini.

"Pengalaman itu guru yang tidak ada tandingannya, kami ingin beliau tetap mendampingi kita semua," lanjutnya.

Karnanya Bupati meminta Pak Tontro mau menjadi guru atau mentor bagi pejabat Pemkab Madiun, untuk memberikan arahan dan masukan serta wejangan.

"Kami berharap, Pak Tontro mau menjadi guru kami," tambahnya.(iw/IR)

BSN Tegaskan Food Tray Program Makan Bergizi Gratis Wajib SNI

Iki Radio - Pemerintah menegaskan bahwa seluruh produk food tray yang digunakan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan material minimal stainless steel 304. Ketentuan ini diterapkan sebagai bagian dari penguatan keamanan pangan dan perlindungan kesehatan anak.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Y. Kristianto Widiwardono, kepada awak media di Jakarta, Rabu (26/11/2025).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Y. Kristianto Widiwardono, kepada awak media di Jakarta, Rabu (26/11/2025) menyampaikan bahwa pemberlakuan SNI tersebut bukan sekadar pelengkap regulasi, tetapi merupakan instrumen kontrol kualitas agar produk yang masuk ke pasar nasional tidak membahayakan konsumen.  “Food tray sudah menjadi SNI, sudah ada Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) yang ditunjuk untuk melakukan sertifikasi. Sudah ada produk Indonesia yang mendapatkan tanda SNI,” jelasnya.

Menurut Kristianto, standar material stainless steel 304 dipilih karena memiliki ketahanan terhadap korosi, aman bagi makanan, dan telah teruji dalam standar food grade internasional. Produk yang tidak memenuhi standardisasi tersebut dinyatakan tidak boleh beredar dalam rantai pasok program MBG.

Ia menegaskan, sistem pendukung SNI untuk perlindungan pangan juga telah tersedia. Selain produk fisik, terdapat SNI terkait manajemen keamanan pangan dan SNI pada sektor jasa katering yang memastikan proses pengolahan makanan berjalan sesuai prinsip higienitas dan sanitasi.  “Sistem keamanan pangan dan catering juga ada SNI-nya. Sistem ini yang sudah ada dan bisa digunakan memperkuat program MBG,” kata Kristianto.

Kristianto menjelaskan bahwa penerapan SNI terbagi menjadi dua skema: wajib (mandatory) dan sukarela (voluntary). Skema wajib diterapkan pada produk yang berkaitan langsung dengan kesehatan publik, seperti food tray MBG, sementara skema sukarela didorong untuk meningkatkan daya saing industri.

Ia menambahkan, penerapan SNI wajib dapat diberlakukan oleh kementerian atau lembaga sesuai kewenangannya untuk membatasi masuknya produk substandar, khususnya produk impor murah yang tidak memenuhi persyaratan keselamatan.  “Dengan pemberlakuan SNI wajib, seluruh produk di pasar harus memenuhi SNI. Produk impor yang substandar otomatis tidak bisa masuk,” tegasnya.

BSN mencatat tren positif sektor industri yang mulai mengadopsi SNI secara sukarela. Target BSN pada 2025 menumbuhkan 1.000 sertifikat SNI manajemen usaha kecil dan menengah (UKM/SME) hampir tercapai.

SNI Bina UMK: Sertifikasi Khusus UMKM

Kristianto mengungkapkan kehadiran program SNI Bina UMK, yang selama ini kerap dianggap mirip dengan logo halal karena pendekatan pembinaannya. Program ini diarahkan khusus bagi pelaku UMKM yang mendaftar melalui sistem OSS.

Program ini memberikan jalur pembinaan langsung dari BSN agar pelaku usaha memahami kewajiban, proses pemenuhan standar, dan penerapan teknis hingga mendapatkan sertifikat SNI.  “Saat mereka mendaftar melalui OSS, sudah ada sistem untuk menggunakan SNI Bina UMK. Ada komitmen untuk memenuhi persyaratan SNI,” jelasnya.

Ia menegaskan, BSN akan melakukan pendampingan hingga pelaku usaha mampu menerapkan standar secara mandiri. Model seperti ini diharapkan menciptakan UMKM lebih tangguh, memiliki daya saing, dan mampu masuk pasar nasional maupun global.

BSN juga menyoroti masalah persaingan produk di pasar domestik. Produk impor murah tanpa standardisasi dianggap sebagai ancaman bagi produsen lokal, baik dari sisi kualitas maupun kelangsungan usaha.

Dengan pemberlakuan SNI pada kategori produk tertentu—termasuk food tray MBG—BSN menilai pasar nasional terlindungi dari serbuan produk substandar. Produk yang berkualitas rendah tidak lagi leluasa masuk karena harus memenuhi standar teknis dan uji laboratorium yang telah ditetapkan.

“Produk nasional yang menerapkan SNI akan terlindungi dari produk substandar, walaupun murah, tapi kualitasnya di bawah standar,” ujar Kristianto.

Relevansi Strategis untuk Program MBG

Implementasi SNI pada food tray dipandang tidak hanya memastikan keamanan pangan, melainkan juga menjaga kredibilitas program nasional MBG. Pemerintah tidak ingin risiko kesehatan seperti kontaminasi atau residu logam terjadi di tengah penerapan program intervensi gizi.

Penguatan standar juga berdampak jangka panjang pada peningkatan industri stainless steel dalam negeri. Produsen yang memenuhi SNI berpotensi mendapatkan kontrak pasokan berkala, menciptakan rantai pasok nasional yang sehat dan berkelanjutan.

Melalui penerapan standar stainless steel SNI 304 untuk food tray, sertifikasi produk dan sistem keamanan pangan, hingga pembinaan UMKM melalui SNI Bina UMK, BSN menegaskan posisi standardisasi sebagai instrumen proteksi pasar, jaminan keselamatan konsumen, serta tumpuan daya saing industri nasional.

Pemkab Madiun Gelar Anugerah Kepatuhan Investasi dan Kemitraan Pelaku Usaha Besar dan UMKM Tahun 2025

Iki Radio - Sebagai upaya membangun iklim investasi yang aman di Kabupaten Madiun, serta memberikan pengakuan kepada pelaku usaha yang berkontribusi positif terhadap perekonomian daerah, Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Anugerah Kepatuhan Investasi dan Kemitraan Pelaku Usaha Besar dan UMKM Tahun 2025, Rabu (26/11/2025).

Hal ini merupakan tindak lanjut nyata dari hasil evaluasi komprehensif yang telah dilakukan, dalam mempercepat pencapaian investasi melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat.

"Dengan kepatuhan pelaku usaha yang terus meningkat dan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dengan Investor, kami yakin target realisasi investasi dapat tercapai di akhir tahun 2025," kata Bupati Madiun Hari Wuryanto.

Dijelaskan, pada tahun 2025 ini, target investasi di Kabupaten Madiun mencapai 2,5 Trilyun. Sampai dengan akhir triwulan ketiga, yakni bulan September 2025, sudah mencapai 76 persen, atau sekitat 1,89 Trilyun.

"Ini adalah pencapaian yang membanggakan dan terus meningkat. Kami optimis target 2,5 Trilyun dapat tercapai," lanjutnya.

Pemkab Madiun terus berupaya membuka ruang untuk investasi. Mulai membuka kawasan industri, penyiapan lahan seluas lebih dari 330 hektar, hingga masalah perizinan.


"Berinvestasi di Madiun itu aman dan kondusif selama mematuhi aturan. Pemerintah daerah memberi dukungan penuh bagi pelaku usaha yang tertib dan membawa manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun, Anang Sulistijono, menyampaikan bahwa kepatuhan merupakan pondasi investasi yang sehat dan kredibel.

“Tanpa perizinan lengkap, kemitraan tidak bisa berjalan ideal. Kami mengawal seluruh indikator perizinan agar usaha di Madiun tumbuh sesuai aturan dan memberi nilai tambah bagi masyarakat," kata Anang.

Sedangkan dalam Anugerah Kepatuhan Investasi dan Kemitraan Pelaku Usaha Besar dan UMKM diantaranya dilakukan penandatanganan kemitraan antara pelaku usaha besar dan UMKM/perorangan. Kolaborasi ini diyakini memperkuat rantai pasok daerah:

1. CV Alfa Jaya Utama dan UD Karya Mandiri — penyediaan beras rendah karbon.

2. PT Periska Multi Usaha dan UD Karya Mandiri — pengembangan pasar beras rendah karbon

3. PT INKA Multi Solusi dan Perumda Tirta Dharma Purabaya — produksi air minum kemasan Yoiki

4. PT Semesta Mitra Sejahtera dan Jumadi (peternak mandiri) — kemitraan pengembangan peternakan

Kemitraan tersebut menjadi bukti bahwa investasi yang taat regulasi mampu membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha lokal.

Penerima Anugerah Kepatuhan Investasi 2025 :

Kategori PMA
1. PT Global Way Indonesia — Terbaik I
2. PT Dwi Prima Sentosa — Terbaik II
3. PT Sintec Industri Indonesia — Terbaik III

Kategori PMDN
1. PT Sumber Alfaria Trijaya — Terbaik I
2. PT INKA Multi Solusi — Terbaik II
3. PT Gunung Mas Bersinar — Terbaik III

Kategori Kesehatan
1. RSUD Dolopo — Terbaik I
2. Mila Beauty Clinic — Terbaik II
3. Apotek Arvi Farma — Terbaik III

Kategori Perumahan
1. PT Bumi Inti Prakarsa — Terbaik I
2. PT Maris Bangun Nusantara — Terbaik II
3. PT Rejeki Tambah Barokah — Terbaik III

Kategori Pariwisata
1. PT Periska Multi Usaha — Terbaik I
2. RM Icha Orient Tarzan — Terbaik II
3. RM Kampoeng Sawah — Terbaik III

"Harapannya dengan Anugerah ini akan mendorong investasi di Kabupaten Madiun," pungkasnya.(iw/IR)

DPRD Kab Madiun Minta Pemkab Segera Selesaikan Masalah MUS

Iki Radio - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun meminta Pemerintah Kabupaten Madiun segera selesaikan permasalahan yang terjadi pada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Madiun Umbul Square (MUS).

Sebab apabila tidak segera diselesaikan, akan berlarut larut dan mengakibatkan BUMD yang bergerak di sektor pariwisata itu tidak segera maju dan menghasilkan.

"Kami pengen Pemkab segera selesaikan agar tidak berlarut larut," ujar Rudy Triswahono, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Madiun, Rabu (26/11/2025).

Menurutnya, yang penting soal pembayaran gaji karyawan itu yang harusnya didahulukan.

"Bagaimana nanti skemanya yang penting gaji itu segera bisa dibayarkan. Karena ini masalah perut," lanjutnya.

Senada disampaikan Ketua Komisi D, Joko Setiyono.

"Kalau memang bisa dicicil ya dicicil dulu, yang penting ada dulu. Tapi ini kan pemerintah, tentu ada regulasi yang harus dipatuhi," katanya.

Terpisah, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyatakan, secepatnya persoalan MUS akan segera diselesaikan.

"Insyaalloh segera nanti kita selesaikan," kata Bupati.

Sementara itu Direktur MUS, Agus Mahendra tidak menyangkal adanya eks karyawan MUS yang di PHK namun hingga sekarang masih ada gaji untuk 7 bulan yang masih belum dibayar.

"Memang itu ada, dan saya nyatakan kami akan bertanggungjawab, tetap akan kami usahakan sesegera mungkin," kata Agus.

Diketahui sebelumnya, sebanyak 14 karyawan MUS di PHK sebagai dampak dari adanya efisiensi. Namun pada saat di PHK itu, mereka masih memiliki hak menerima gaji selama 7 bulan bekerja, yang masih belum terbayar.(iw/IR)

APBD Disahkan, Ini Daftar Program Prioritas Pemkab Madiun 2026

Iki Radio - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun bersama Bupati Madiun, menandatangani kesepakatan pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Penandatanganan dilakukan oleh Ketua DPRD Fery Sudarsono bersama tiga Wakil Ketua DPRD serta Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang utama DPRD Kabupaten Madiun, Rabu (26/11/2025).

Agenda pengesahan ini merupakan tindak lanjut Perubahan Kedua Rapat Badan Musyawarah DPRD bersama Tim Eksekutif pada 3 November 2025, serta rangkaian pembahasan antara Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sesuai ketentuan pengelolaan keuangan daerah.

Pada rapat paripurna ini Bupati menyampaikan, penyusunan APBD 2026 menggunakan pendekatan berbasis kinerja yang dapat diukur capaian targetnya. Kebijakan anggaran dirancang untuk menjawab isu strategis nasional dan kebutuhan lokal.

Diantaranya meliputi penguatan sumber daya manusia, pengendalian inflasi, percepatan penanganan stunting, peningkatan pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan ekstrem, swasembada pangan, dan pemerataan pelayanan dasar.


“Dengan kemampuan fiskal yang terbatas, kami berupaya agar anggaran 2026 dapat digunakan tepat sasaran, sesuai skala prioritas, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Hari Wuryanto.

Dari hasil pembahasan antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menetapkan sejumlah program prioritas, antara lain: 
1. Pengadaan Mobil Siaga, 
2. Program Bakti Harmoni Bersahaja, 
3. Belanja Universal Health Coverage (UHC), 
4. Peningkatan infrastruktur jalan, 
5. Peningkatan sarana–prasarana pendidikan, 
6. Peningkatan sarana–prasarana kesehatan, 
7. Pembangunan infrastruktur desa, 
8. Pendampingan penyelenggaraan makan bergizi sehat, 
9. Fasilitasi Sekolah Rakyat, 
10. Pendampingan koperasi Kelurahan Merah Putih, 
11. Pembangunan Pasar Dungus, dan 
12. Penguatan program pendampingan sosial dan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Madiun turut menyampaikan permohonan maaf karena belum seluruh aspirasi masyarakat dapat diakomodasi dalam penyusunan APBD 2026.

"Program yang belum terwadahi akan menjadi prioritas dalam periode pembangunan berikutnya," tambahnya.

Kepala BPKAD Kabupaten Madiun, Hadi Sutikno, menyebut proyeksi APBD 2026 berada di kisaran Rp 2 triliun, termasuk pembiayaan. Sementara estimasi pendapatan daerah berada pada angka Rp1,8 triliun, menunggu kepastian sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) akhir 2025.

“Efisiensi menjadi langkah utama kami. Silpa 2025 akan menentukan kecukupan pembiayaan di 2026. Jika diperlukan, pemerintah daerah akan melakukan koordinasi, termasuk peluang penambahan dana transfer dari pusat,” ujarnya.

Dengan disahkannya APBD 2026, Pemerintah Kabupaten Madiun dan DPRD menegaskan komitmen menciptakan tata kelola anggaran yang transparan, akuntabel, serta berorientasi hasil, demi mempercepat peningkatan kualitas hidup masyarakat.(*)
close
Pasang Iklan Disini