Iki Terbaru/Paling Greeess

Menko PMK: Perpanjangan Tanggap Darurat Diperlukan demi Pemulihan Sumatera

Iki Radio - Pemerintah menegaskan komitmen percepatan pemulihan pascabencana di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh dengan tetap membuka ruang perpanjangan status tanggap darurat di sejumlah daerah demi memastikan fleksibilitas penanganan dan keselamatan warga.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno saat memberikan keterangan pers terkait perkembangan pemulihan pascabencana tiga provinsi Sumatra di Pusat Informasi dan Media Center Penanggulangan Bencana Kementerian Komdigi di Banda Aceh, Kamis (25/12/2025).

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan, hingga saat ini masih terdapat 11 kabupaten yang akan memperpanjang status tanggap darurat. Langkah tersebut dinilai penting agar pemerintah daerah memiliki keleluasaan dalam mobilisasi sumber daya, percepatan layanan, dan distribusi bantuan.

“Perintah Presiden sangat jelas dan tegas. Seluruh kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, TNI, Polri, BUMN, bersama relawan dan organisasi kemasyarakatan harus bekerja keras secara sinergis, bukan hanya untuk logistik jangka pendek, tetapi juga memulihkan kehidupan ekonomi warga,” tegas Pratikno, saat ditemui media di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (25/12/2025).

Dalam rapat evaluasi bersama pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polisi), serta BUMN seperti Bulog, Pertamina, dan PLN, pemerintah menilai konektivitas wilayah terdampak menunjukkan perkembangan positif.

Meski demikian, masih terdapat desa-desa yang terisolir. Pemerintah akan menambah personel dan armada untuk menjangkau kampung-kampung, memastikan distribusi logistik tidak hanya beras, tetapi juga LPG, BBM, dan kebutuhan pokok lain.

Menariknya, distribusi logistik juga diarahkan untuk menggerakkan ekonomi lokal. Pesawat yang mengangkut bantuan ke wilayah terdampak dimanfaatkan untuk membawa produk lokal kembali ke kota-kota besar, seperti Medan dan Jakarta, yang kemudian diserap oleh Kementerian Pertanian. Skema ini diharapkan membantu pemulihan penghidupan warga.

Menjelang dimulainya tahun ajaran baru pada 5 Januari, pemerintah mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan.

Sekolah-sekolah yang belum sepenuhnya pulih disiapkan melalui skema sekolah transisi atau sementara agar proses belajar-mengajar tetap berjalan.

Di sektor kesehatan, seluruh rumah sakit pemerintah di wilayah terdampak telah beroperasi, meski sebagian belum optimal. Ratusan puskesmas kembali aktif dan terus diperkuat melalui pembersihan, revitalisasi fasilitas, serta dukungan relawan tenaga kesehatan.  

“Bantuan relawan dari perguruan tinggi sangat luar biasa, mulai dari dokter spesialis, dokter umum, hingga mahasiswa kedokteran tahap akhir. Ini sangat membantu layanan kesehatan bagi masyarakat terdampak,” ujar Pratikno.

Tentunya, Menko PMK Pratikno mengapresiasi kerja tanpa henti seluruh petugas di lapangan yang tetap bekerja selama libur Natal dan Tahun Baru. Alat berat terus dikerahkan untuk pembersihan kota, jalan, gang, hingga rumah warga. 

Pemerintah juga berkoordinasi dengan Panglima TNI, Kepala BNPB, dan Kapolri untuk penambahan personel guna mempercepat proses tersebut. 

“Mari kita doakan dan dukung bersama agar Sumatra, khususnya Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat, tidak hanya pulih seperti semula, tetapi bangkit menjadi lebih baik,” tutup Pratikno.

Surabaya Tertinggi, Situbondo Terendah, Ini Daftar Lengkap UMK 2026 Kota dan Kabupaten Di Jawa Timur

Iki Radio - Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2026. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Jawa Timur Tahun 2026 yang ditandatangani dan ditetapkan di Surabaya pada 24 Desember 2025.

Ilustrasi : Karyawan sebuah pabrik konveksi (istimewa)

Penetapan UMK 2026 ini merupakan tindak lanjut dari ketentuan Pasal 35 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan yang telah beberapa kali diubah, terakhir melalui Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025.

Kebijakan tersebut bertujuan mewujudkan upah yang lebih realistis sesuai kondisi daerah dan kemampuan perusahaan, dengan tetap memperhatikan kesejahteraan pekerja.

Dalam keputusan tersebut, Gubernur Jawa Timur menyebutkan bahwa penetapan UMK dilakukan berdasarkan rekomendasi bupati dan wali kota se-Jawa Timur serta hasil sidang Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Timur yang digelar pada 22 Desember 2025.

Proses penetapan juga mempertimbangkan aspirasi serikat pekerja/serikat buruh, pengusaha, tingkat produktivitas, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

UMK sebagaimana ditetapkan dalam keputusan gubernur ini hanya berlaku bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Sementara itu, pengusaha yang telah memberikan upah di atas UMK dilarang menurunkan atau membayar upah lebih rendah dari ketentuan yang telah ditetapkan.

Dalam daftar UMK Jawa Timur Tahun 2026, Kota Surabaya tercatat sebagai daerah dengan UMK tertinggi. Sedangkan Kabupaten Situbondo merupakan daerah dengan besaran UMK terkecil.

Berikut daftar besaran UMK kabupaten/kota di Jawa Timur tahun 2025

1. Kota Surabaya 5.288.796
2. Kabupaten Gresik 5.195.401
3. Kabupaten Sidoarjo 5.191.541
4. Kabupaten Pasuruan 5.187.681
5. Kabupaten Mojokerto 5.176.101
6. Kabupaten Malang 3.802.862
7. Kota Malang 3.736.101
8. Kota Batu 3.562.484
9. Kota Pasuruan 3.555.301
10. Kabupaten Jombang 3.320.770
11. Kabupaten Tuban 3.229.092
12. Kota Mojokerto 3.208.556
13. Kabupaten Lamongan 3.196.328
14. Kabupaten Probolinggo 3.164.526
15. Kota Probolinggo 3.045.172
16. Kabupaten Jember 3.012.197
17. Kabupaten Banyuwangi 2.989.145
18. Kota Kediri 2.742.806
19. Kabupaten Bojonegoro 2.685.983
20. Kabupaten Kediri 2.651.603
21. Kota Blitar 2.639.518
22. Kabupaten Tulungagung 2.628.190
23. Kota Madiun 2.588.794
24. Kabupaten Lumajang 2.578.320
25. Kabupaten Blitar 2.567.744
26. Kabupaten Nganjuk 2.564.627
27. Kabupaten Ngawi 2.556.815
28. Kabupaten Magetan 2.553.866
29. Kabupaten Sumenep 2.553.688
30. Kabupaten Madiun 2.553.221
31. Kabupaten Bangkalan 2.550.274
32. Kabupaten Ponorogo 2.549.876
33. Kabupaten Trenggalek 2.530.313
34. Kabupaten Pamekasan 2.528.004
35. Kabupaten Pacitan 2.514.892
36. Kabupaten Bondowoso 2.496.886
37. Kabupaten Sampang 2.484.443
38. Kabupaten Situbondo 2.483.962

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa pengusaha yang tidak mematuhi ketentuan UMK akan dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Keputusan Gubernur Jawa Timur tentang UMK Tahun 2026 ini mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2026.

Dengan penetapan UMK ini, pemerintah berharap tercipta keseimbangan antara keberlangsungan usaha dan peningkatan kesejahteraan pekerja di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur.(*)

Dorong Reforestasi, Banyuwangi Tanam Ratusan Ribu Pohon

Iki Radio - Sebagai upaya penanaman pohon kembali (Reforestrasi) dan mencegah terjadinya bencana hidrometeorologi, Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat melakukan penanaman 200.000 bibit pohon di area seluas 489,75 hektar. 

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono turut melakukan penanaman secara simbolis di area Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sidomulyo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalisetail, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perhutani Banyuwangi Barat, Rabu (24/12/2025).

Penanaman secara simbolis tersebut diikuti jajaran Forpimda daerah di antaranya Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, Perwakilan Dandim 0825 Banyuwangi serta Administratur Perum Perhutani KPH Barat Muklisin. Penanaman ini juga dihadiri kelompok tani hutan (KPH) dan lembaga masyarakat desa hutan (LMDH).

Wabup Mujiono mengatakan penanaman pohon kembali khususnya di hutan produksi sangat penting untuk menjaga keberlanjutan ekologi, ekonomi, dan sosial. 

“Kita semua sadar bahwa pohon memegang peran penting. Perubahan iklim dan deforestasi akan menyebabkan bencana bagi manusia. Maka. Penanaman pohon harus menajdi komiten kita bersama, dan perlu digalakkan lebih aktif,” kata Mujiono.  

“Tentunya selain sebagai upaya pencegahan bencana hidrometeorologi, penanaman pohon ini juga bernilai ekonomi, menjaga keseimbangan antara kebutuhan industri kayu dan konservasi lingkungan,” ungkapnya.

Ditambahkan Kapolresta, pihaknya mengajak masyarakat di sekitar hutan untuk ikut bersama-sama menjaga dan mengawasi kelestarian hutan.

“Karena menjaga kelestarian hutan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Kapolresta saat memimpin apel yang mengawali penanaman pohon.

Sementara itu Administratur KPH Barat, Muklisin menjelaskan kegiatan penanaman bibit pohon tersebut merupakan salah satu kegiatan tahunan Perhutani dalam pengelolaan sumber daya hutan yakni penanaman ulang lahan pasca tebang untuk terus menjaga kelestarian hutan. Total luas lahan yang ditanami kembali 485,7 hektar di seluruh wilayah Perhutani KPH Barat yang mencakup Kecamatan Glenmore, Sempu, Kalibaru, Songgon, Licin, Kalipuro.

“Jumlah bibit pohon yang ditanam sebanyak 200 ribu bibit. Terdiri atas tanaman yang menjadi pohon komoditas utama seperti mahoni, pinus dan damar. Juga pohon buah berkayu keras seperti durian dan alpukat,” terang Muklisin.

Muklisin menambahkan luas total area KPH Perhutani Barat mencapai 42 ribu hektar dengan tutupan hutan mencapai 90 persen.

“Kami terus berupaya menjaga agar tutupan hutan kami maksimal sehingga harapan kami bisa mencegah terjadinya bencana di bagian hilir terutama di musim hujan ekstrem,” pungkasnya. (*)

BRI Tuban Salurkan 2.000 Paket Sembako di Kecamatan Soko Lewat Program TJSL

Iki Radio - Dalam rangka melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), Bank Rakyat Indonesia (BRI) Tuban telah menyalurkan 2.000 paket sembako di wilayah Kecamatan Soko.

Branch Manager BRI Tuban saat serahkan paket sembako untuk masyarakat kurang mampu di Wilayah Kecamatan Soko. 

Paket sembako tersebut disalurkan kepada warga kurang mampu melalui Yayasan Ibnu Asmu'in Turmundri Kecamatan Soko.

"Kegiatan ini bagian dari tanggung jawab BRI untuk peduli terhadap masyarakat sekitar," kata Branch Manager BRI Tuban, Mohammad Arief Prabowo melalui siaran persnya, Rabu (24/12/2025).

Ia menekankan melalui kegiatan ini masyarakat bisa terbantu dan menopang kebutuhan pokok kesehariannya. Ia berharap masyarakat tidak melihat barang dan banyaknya bantuan, namun manfaatnya yang harus dirasakan oleh penerima.

 "Semoga bantuan paket sembako ini dapat bermanfaat bagi penerimanya," tuturnya.

Selanjutnya, pihak manajemen juga meminta dukungan kepada seluruh elemen masyarakat agar BRI eksis dan terus maju dalam menjalankan bisnis perbankan. Tanpa dukungan dari berbagai pihak, maka BRI sulit menjalankan berbagai program, termasuk melaksanakan TJSL.

"Kami berharap kegiatan bisa memberikan manfaat untuk masyarakat Tuban,"ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Pengurus Yayasan Ibnu Asmu'in Turmundri, Lutfi Firmansyah mengucapkan terima kasih kepada BRI yang peduli pada masyarakat kurang mampu.

Mewakili pengurus yayasan, dirinya berharap seluruh kegiatan BRI dapat berjalan lancar tanpa halangan apapun. Kemudian, setelah bantuan ini diterima, maka akan disalurkan kepada orang yang berhak menerima dan sebelumnya ada pendataan terlebih dahulu.

"Segera kami salurkan kepada masyarakat yang sesuai pendataan sebelumnya. Kami menjamin, bahwa bantuan ini diserahkan kepada yang berhak menerima,"tambahnya.

Dijenguk Bupati Ipuk di RSUD Blambangan, Maestro Gandrung Mbok Temu Nembang “Layar Kumendung”

Iki Radio - Meski tengah terbaring sakit di RSUD Blambangan, maestro Gandrung Banyuwangi, Mbok Temu, tetap menunjukkan semangatnya dengan melantunkan tembang legendaris “Layar Kumendung”, saat Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjenguknya, Rabu (24/12/2025).

Mbok Temu dirawat di RSUD Blambangan sejak Senin malam (22/12/2025) akibat patah tulang panggul sebelah kiri yang membuatnya kesulitan bergerak. Keesokan harinya, Selasa pagi, sang maestro telah menjalani operasi penggantian sendi panggul di rumah sakit tersebut.

“Cepat sembuh ya Mbok. Tetap semangat,” ujar Ipuk menyemangati.

Keduanya terlihat ngobrol ringan seputar sakit yang diderita dan hal lainnya. Dalam kesempatan itu, Ipuk didampingi Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB) Hasan Basri. 

Bahkan di tengah obrolan itu, Mbok Temu menyanyikan tembang Layar Kumendung dengan bersemangat.

Tembang “Layar Kumendung” biasa dinyanyikan para Gandrung di ujung pementasannya. Layar Kumendung isinya mengajak agar generasi muda berjuang untuk tanah airnya. 

“Bu Ipuk kan tadi pesan agar saya semangat. Ini saya tunjukkan kalau saya terus semangat. Masih bisa nyanyi meskipun sakit,” seringainya sambil menggenggam erat tangan Bupati Ipuk.

Ipuk mendoakan agar Mbok Temu segera diberikan kesembuhan, dan segera pulih untuk bisa menjalankan aktivitasnya kembali. “Semoga cepat pulih, biar bisa menari dan nyinden lagi,” ujarnya.

Mbok Temu merupakan salah satu maestro gandrung di Banyuwangi. Tak hanya tampil di dalam negeri, dia pun kerap diundang tampil ke berbagai negara. Atas dedikasinya melestarikan kebudayaan daerah, Mbok Temu meraih Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi pada 2024 lalu.

Perjalanan Mbok Temu sebagai penari gandrung dimulai sejak usianya 15 tahun. Hingga kini dia masih aktif berkarya. Bahkan sebelum sakit, dia sempat tampil dalam drama musik kolosal bersama grup band Kotak pada konser kemanusiaan, di peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) 20 Desember. Bahkan grub band Kotak juga sempat menjenguk Mbok Temu. 

Sejak masih gadis, Mbok Temu dikenal sebagai penari dan penyanyi Gandrung dengan ciri khas vokal melengking tinggi dan suara timbre yang padat. Suara lantang itu tetap menjadi ciri khas Mbok Temu hingga kini, meski usianya sudah tidak lagi muda. (*)

IHT RSI Siti Aisyah Madiun, Ingatkan Hidrasi Anak Saat Demam

Iki Radio - Demam bukan hanya peningkatan suhu tubuh semata, tetapi juga memicu peningkatan metabolisme yang menyebabkan penguapan cairan tubuh lebih cepat.



Kondisi ini, apabila tidak ditangani dengan tepat, berpotensi menimbulkan dehidrasi yang dapat memperburuk keadaan pasien anak.

Demikian disampaikan dr. Medy Romadhan, Sp.A, Subsp. Neo.(K), Dokter Spesialis Anak sekaligus Subspesialis Neonatologi RSI Siti Aisyah Madiun, saat menyampaikan paparan komprehensif mengenai dampak demam terhadap keseimbangan cairan tubuh anak, di Gedung Ahmad Dahlan Lantai 4 RSI Siti Aisyah Madiun, Rabu (24/12/2025).

“Demam meningkatkan metabolisme tubuh sehingga cairan lebih cepat hilang melalui keringat dan pernapasan. Oleh karena itu, menjaga keseimbangan cairan menjadi hal yang sangat penting," terang Medy.

Dalam hal ini, lanjutnya, perawat perlu memahami jenis cairan yang tepat serta cara pemberiannya agar dapat mendampingi dan mengedukasi orang tua pasien secara optimal.

Pada kegiatan In-House Training (IHT) bagi tenaga keperawatan yang dikemas dalam Medical Healthtalk bertema “Hidrasi Anak Pada Saat Demam” ini Medy menekankan edukasi kepada orang tua menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan anak. 

"Terutama terkait tanda-tanda dehidrasi dan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di rumah," tambahnya.

Dijelaskan larutan elektrolit memiliki keunggulan dibandingkan air biasa dalam kondisi tertentu, karena mampu membantu menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang secara lebih efektif.

Sementara kegiatan In-House Training (IHT) ini merupakan upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan anak di Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Aisyah Madiun.

IHT ini diikuti oleh perwakilan bagian pendaftaran serta perwakilan perawat dari seluruh unit pelayanan di RSI Siti Aisyah Madiun.

Harapannya, melalui pelatihan berkelanjutan ini, kualitas pelayanan medis, khususnya di instalasi kesehatan anak, dapat terus meningkat.(*)

Sumber : pwmu.co

Dukung UMKM Nataru, KAI Daop 7 Madiun Gelar Fashion Batik dan Bazar di Stasiun

Iki Radio - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun punya cara untuk mendukung penguatan ekonomi lokal, selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. 

Melalui kegiatan bertajuk Sapa Pelanggan, KAI Daop 7 Madiun menggelar peragaan busana Fashion Batik dan Bazar UMKM di Stasiun Madiun, Rabu (24/12/2025).

Sekaligus dalam peringatan Hari Ibu ke 97, melalui kegiatan ini, diharapkan mampu mengusung semangat dan apresiasi terhadap peran perempuan, khususnya ibu. 

Selain itu sebagai wujud komitmen KAI dalam memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. 

Saat peragaan busana digelar, sontak membuat suasana Stasiun Madiun tampak semarak dengan lenggak lenggok peraga busana batik hasil karya pengrajin lokal, WMH Batik Kota Madiun dan Byakti Batik asal Caruban.

Peragaan busana tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi para penumpang, tetapi juga sarana promosi kekayaan budaya daerah yang dihadirkan langsung di ruang publik stasiun. KAI Daop 7 menilai kolaborasi dengan pengrajin lokal menjadi langkah strategis untuk memperkenalkan batik Madiun kepada masyarakat luas, khususnya pengguna jasa kereta api.

Jajaran manajemen KAI Daop 7 Madiun juga turut menyapa pelanggan secara langsung, baik di ruang tunggu maupun di dalam rangkaian kereta. 

“Melalui kegiatan Sapa Pelanggan, Fashion Batik, dan Bazar UMKM ini, kami ingin berbagi kebahagiaan serta memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ibu. Peran ibu sangat luar biasa, dan kami berharap kehadiran KAI, didukung pengrajin batik lokal, mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang berkesan,” ujar Vice President Daop 7 Madiun, Ali Afandi.

Pada Bazar UMKM di area stasiun menjadi bentuk dukungan terhadap ekonomi kreatif daerah selama masa Nataru. Sebanyak 10 tenant dilibatkan, terdiri dari lima UMKM binaan KAI dan lima UMKM binaan Pemerintah Kota Madiun. Produk yang ditawarkan beragam, mulai dari jamu, kopi, hingga aneka oleh-oleh khas Madiun.

“KAI Daop 7 Madiun berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh lapisan masyarakat. Kami ingin setiap perjalanan dengan kereta api menjadi pengalaman yang hangat bagi keluarga Indonesia,” tambahnya.

Usulan UMK Batang 2026, Adalah Hasil Terbaik bagi Pekerja dan Pengusaha

Iki Radio - Nasib kesejahteraan ratusan ribu buruh di Kabupaten Batang untuk 2026 mulai menemui titik terang. Setelah melalui proses negosiasi yang alot dan dinamis, Dewan Pengupahan akhirnya menyepakati tiga opsi angka Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang kini berada di meja pengambil kebijakan.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan, UMK Batang akan segera terbit, saat ditemui di Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memberikan sinyal positif terkait usulan yang akan segera ditetapkan oleh Gubernur Jawa Tengah tersebut. Meski enggan membocorkan angka pastinya, Faiz menyebut bahwa usulan yang dikirimkan adalah hasil terbaik bagi semua pihak, baik serikat pekerja maupun pengusaha.

“Insyaallah hari ini sudah penetapan. Yang terbaiklah, sudah disepakati Dewan Pengupahan dan sudah kita sampaikan ke Pak Gubernur. Nanti tunggu saja, biar ada kejutan-kejutan,” katanya saat ditemui di Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (24/12/2025).

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Batang Suprapto mengungkapkan, bahwa sidang Dewan Pengupahan sempat berjalan buntu selama tiga hari karena terkendala belum terbitnya regulasi terbaru.

“Kami harus sangat hati-hati. Pembahasan sempat tertahan karena menunggu payung hukum resmi, yakni PP Nomor 51 Tahun 2023,” jelasnya.

Berdasarkan hasil sidang, muncul tiga skema kenaikan yang mencerminkan kepentingan masing-masing sektor. Skema pertama datang dari unsur pengusaha (DPK APINDO). Mereka mengusulkan penggunaan alfa 0,5 yang menghasilkan kenaikan sebesar 5,66 persen. Jika opsi ini dipilih, UMK Batang akan berada di angka Rp2.677.955,00.

“Skema kedua merupakan jalan tengah yang diusulkan oleh pemerintah daerah dan akademisi. Dengan menggunakan alfa 0,7, kenaikan dipatok sebesar 6,87 persen, atau setara dengan Rp2.708.520,00,” ungkapnya.

Skema ketiga adalah usulan tertinggi dari serikat pekerja. Mereka mendorong penggunaan alfa maksimal 0,9 yang memberikan kenaikan 8,08 persen, sehingga UMK Batang 2026 bisa menyentuh angka Rp2.739.085,00.

Meski ada ruang negosiasi, Suprapto menegaskan bahwa kewenangan Bupati tetap dibatasi oleh koridor hukum. Penentuan UMK wajib mengacu pada variabel inflasi Jawa Tengah sebesar 2,49% dan pertumbuhan ekonomi Batang yang mencapai 6,03%.

“Bupati tidak boleh keluar dari rumus PP. Pilihan hanya tersedia pada rentang alfa 0,5 hingga 0,9. Di luar itu, secara aturan tidak dimungkinkan,” pungkasnya. 

Semua Posko Transportasi Diminta Siaga Hadapi Lonjakan Penumpang pada Puncak Mudik Nataru

Iki Radio - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan bahwa puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru 2025 terjadi pada Rabu (24/12/2025) dapat berjalan lancar.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, saat memimpin apel kesiapan petugas di Posko Nasional Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di SIP 1, Kemenhub., Rabu (24/12/2025) 

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, saat memimpin apel kesiapan petugas di Posko Nasional Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di SIP 1, Kemenhub. 

“Sesuai prediksi hasil survei dari BKT, hari ini merupakan puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru 2025. Karena itu, semua posko harus siaga penuh dan memastikan seluruh pelayanan transportasi berjalan dengan baik,” ujar Ernita Titis Dewi.

Dalam arahannya, Ernita Titis Dewi menekankan pentingnya pemantauan dan koordinasi lintas sektor di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenhub, baik di darat, laut, udara, maupun perkeretaapian.

Ia meminta petugas posko untuk terus memantau kondisi cuaca, sistem pemantauan CCTV, dan lalu lintas di jalur utama guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama arus mudik.

“Beberapa laporan dari SIP 2 pada 23 Desember menunjukkan adanya gangguan akses CCTV akibat hujan. Kami minta segera dikomunikasikan dengan UPT terkait untuk dilakukan perbaikan,” tegasnya.

Selain itu, Kemenhub juga meminta BMKG memberikan update prediksi cuaca harian secara berkala, mengingat kondisi cuaca di sejumlah daerah termasuk Jakarta masih mendung dan hujan.

Kemenhub juga melakukan pemantauan khusus terhadap bandara-bandara utama, termasuk Sultan Hasanuddin (Makassar), Adisutjipto (Yogyakarta), Juanda (Surabaya), Ahmad Yani (Semarang), dan I Gusti Ngurah Rai (Bali).

Ernita menyebut bahwa semua bandara tersebut harus meningkatkan kewaspadaan terhadap notam penerbangan (Notice to Airmen) serta potensi gangguan cuaca yang dapat memengaruhi jadwal penerbangan.

Untuk moda transportasi darat, perhatian difokuskan pada lalu lintas di jalan tol, terutama di wilayah Jasa Marga, Merak, dan Bojonegara, yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan dan antrean truk logistik.

“Kami minta koordinasi dengan BPTD, KSOP, dan Korlantas untuk memastikan lalu lintas di Pelabuhan Merak dan Bojonegara tetap lancar, serta mengantisipasi antrean kendaraan truk,” ujar Ernita.

Sementara itu, untuk moda kereta api, ia menyebut adanya sedikit keterlambatan perjalanan di wilayah Daop 1 Jakarta dan Daop 5 Purwokerto, yang telah berhasil diatasi oleh petugas lapangan.

Selain aspek teknis, Kemenhub juga menyoroti pentingnya kesehatan dan kesiapan petugas posko yang bertugas selama masa puncak arus mudik.

Ernita meminta agar setiap posko menyediakan layanan kesehatan, vitamin, dan pemeriksaan ringan bagi petugas.

“Sebelum memulai tugas, mohon petugas memastikan kondisi fisik tetap prima. Bila merasa kurang sehat, segera lapor ke petugas kesehatan di posko agar diberikan vitamin atau obat,” imbaunya.

Ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi yang baik antarposko dan pelaporan rutin setiap beberapa jam untuk memastikan respon cepat terhadap insiden di lapangan.

Menutup arahannya, Ernita meminta seluruh unsur yang tergabung dalam Posko Angkutan Nataru 2025/2026, termasuk BMKG, Korlantas Polri, dan operator transportasi, untuk terus memperkuat koordinasi.

Menurutnya, antisipasi cuaca ekstrem dan pengaturan lalu lintas adaptif menjadi kunci kelancaran mobilitas masyarakat di masa liburan panjang.

“Kita harus waspada karena cuaca hujan dan gerimis bisa menurunkan visibilitas di darat, laut, dan udara. Informasi dari BMKG dan Korlantas sangat krusial untuk menjaga keselamatan penumpang,” pungkas Ernita Titis Dewi.

Bank Jatim Cabang Caruban

 


close
Pasang Iklan Disini