Iki Radio - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Menristekdikti), Brian Yuliarto, meninjau langsung penanganan pascabencana gempa bumi magnitudo 7,7 di Posko Penanganan Bencana Unika Santo Paulus Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Rabu (26/8/2026).
![]() |
| Menristekdikti kunjungi posko bencana Manggarai, Rabu (26/8/2026) |
Kedatangan Menristekdikti disambut oleh Bupati Manggarai
Herybertus G.L. Nabit bersama Rektor Unika Santo Paulus Ruteng Dr. Agustinus
Manfred Habur dan Rektor Universitas Nusa Cendana Kupang.
Kunjungan ini diselenggarakan untuk memastikan kehadiran
negara dalam pemulihan pascabencana yang mengguncang wilayah Flores sejak 15
Agustus 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Herybertus mengungkapkan,
bencana geologi ini mengakibatkan 45 warga meninggal dunia dan memaksa sekitar
50.000 jiwa mengungsi, di mana 7.600 di antaranya merupakan kelompok rentan.
Pihaknya mengetuk kepedulian perguruan tinggi untuk
memberikan keringanan biaya kuliah bagi mahasiswa asal Manggarai.
Merespons hal tersebut, Brian memastikan kementerian
memberikan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) tahap awal selama satu semester
bagi sekitar 5.000 mahasiswa terdampak, dengan opsi perpanjangan satu semester
berikutnya.
"Kementerian berkomitmen memberikan bantuan UKT agar
studi mahasiswa terdampak tetap berlanjut. Kami juga meminta pemda menyetorkan
data warga Manggarai yang berkuliah di luar NTT. Selain itu, aksi kemanusiaan
para relawan kampus wajib tepat sasaran berbasis data resmi BNPB dan pemerintah
daerah," ujar Brian.








