Iki Radio - PT Pertamina (Persero) memperkuat komitmennya dalam memberdayakan ekonomi kerakyatan, dengan memfasilitasi sebanyak 1.346 sertifikasi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia sepanjang periode Januari hingga Maret 2026.
Langkah strategis itu dilakukan
untuk meningkatkan daya saing produk lokal agar mampu menembus jaringan ritel
modern dan ekosistem industri yang kompetitif.
Vice President Corporate
Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan program sertifikasi itu
mencakup berbagai aspek legalitas dan kualitas, mulai dari Nomor Induk Berusaha
(NIB), sertifikasi Halal, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), hingga Surat
Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL).
"Program ini sebagai bagian
dari komitmen Pertamina dalam mendorong pemerataan ekonomi berbasis UMKM,
sekaligus memperkuat fondasi bisnis UMKM agar lebih siap menembus pasar yang
lebih luas," ujar Baron dalam keterangan resmi, Kamis (9/4/2026).
Menurut Baron, sertifikasi bukan
sekadar pemenuhan aspek administrasi atau formalitas semata, melainkan
instrumen krusial untuk membangun kredibilitas dan kepercayaan konsumen.
Ia menekankan bahwa melalui
pendampingan yang komprehensif, UMKM diharapkan dapat "naik kelas"
dan menjawab kebutuhan pasar yang semakin selektif.
"Sertifikasi menjadi pintu
masuk bagi UMKM untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing di
tengah persaingan yang semakin ketat," tambah Baron.
Salah satu keberhasilan program
itu terlihat pada UMKM Inovasi Mitra Sudjarwo (brand MiniesQ) asal Pondok Aren,
Tangerang Selatan. Usaha yang bergerak di bidang makanan sehat ini berhasil
memperoleh sertifikat halal untuk produk healthy cookies,
brownies, dan camilan berbasis gandum (oat-based snacks).
Pendiri MiniesQ, Minie Sudjarwo,
mengungkapkan legalitas tersebut berdampak langsung pada ekspansi
bisnisnya.
Setelah mengantongi sertifikasi
halal, ia berhasil menjalin kerja sama distribusi dengan 20 minimarket dan satu
supermarket besar di wilayah Jakarta.
"Kesadaran masyarakat
terhadap pola hidup sehat menjadi peluang sekaligus tantangan. Kami ingin
menghadirkan produk yang sehat, praktis, dan tetap enak dinikmati," kata
mantan atlet nasional tersebut.
Melalui dukungan berkelanjutan
ini, Pertamina berharap lebih banyak pelaku UMKM yang mampu mengoptimalkan
potensi pasar domestik maupun internasional melalui standarisasi produk yang
diakui secara legal dan kualitas.












