Iki Terbaru/Paling Greeess

Diterjang Angin Kencang dan Hujan Deras, Bangunan Ponpes dan Rumah Warga di Cikarang Selatan Rusak

BEKASI, Iki Radio — Bangunan sebuah pondok pesantren di Kampung Cijingga, Desa Serang Baru, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, porak-poranda setelah diterjang angin kencang dan hujan deras pada Jumat (30/10/2026) petang.

Peristiwa yang terjadi secara mendadak tersebut memicu kepanikan di lingkungan pesantren. Para santri yang tengah beraktivitas di dalam ruangan seketika berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri dari ancaman material bangunan yang ambruk.

Selain merusak fasilitas pesantren, hempasan angin kencang juga merusak sejumlah rumah warga di area sekitar. Sebagian besar kerusakan terpusat pada bagian atap bangunan yang beterbangan tersapu angin.

Pascakejadian, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan kaji cepat (assessment) dan pendataan bangunan terdampak.

Petugas BPBD Kabupaten Bekasi, Juli, mengonfirmasi bahwa terjangan angin berkecepatan tinggi yang disertai hujan lebat menjadi pemicu utama kerusakan tersebut.

"Pemicunya angin kencang bercampur hujan. Berdasarkan laporan sementara yang kami terima, baru di satu titik dan ada tiga rumah yang terdampak, rata-rata kerusakannya di bagian atap," ujar Juli, Sabtu (31/10/2026).

Hingga saat ini, pihak BPBD terus berkoordinasi dengan aparat desa serta pengurus wilayah setempat untuk melakukan penanganan darurat dan pembersihan sisa-sisa reruntuhan material.

 

Longsor Maut di Lumajang: Ayah dan Anak Tewas Tertimbun Material Tebing Setinggi 10 Meter

LUMAJANG, Iki Radio — Bencana tanah longsor menelan korban jiwa di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Seorang ayah bernama Imron Rosadi (40) dan anak perempuannya, Hilya (9), ditemukan meninggal dunia setelah rumah yang mereka tempati tertimbun material longsor di Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, Sabtu (31/10/2026) dini hari.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengungkapkan bahwa bencana ini dipicu oleh hujan berintensitas tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sejak Jumat siang (30/10/2026) hingga Sabtu dini hari.

"Terjadi bencana alam tanah longsor yang menimpa rumah milik Imron Rosadi yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia akibat timbunan longsor dampak dari curah hujan yang tinggi di wilayah Kecamatan Pronojiwo," ujar Isnugroho.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 02.10 WIB. Berdasarkan keterangan BPBD, posisi rumah korban berada tepat di bawah tebing dengan panjang titik longsor diperkirakan mencapai 8 meter dan ketinggian 10 meter. Longsoran tanah menerjang bagian dapur, kamar belakang, kamar mandi, hingga gudang rumah korban.

Proses penanganan awal sempat terkendala kondisi cuaca ekstrem. Saat kejadian, warga sekitar belum berani mendekati lokasi karena hujan deras masih mengguyur, disertai kabut tebal dan padamnya aliran listrik.

Warga baru mendatangi lokasi untuk memeriksa kondisi rumah korban setelah hujan mulai mereda pada pukul 04.30 WIB. Kedua korban ditemukan tertimbun material tanah dalam keadaan tidak bernyawa. Pukul 05.00 WIB, warga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada aparat desa dan aparat keamanan untuk kemudian melakukan proses evakuasi. Jenazah ayah dan anak tersebut dibawa ke rumah orang tuanya di Dusun Manggisan, Desa Tamanayu, untuk dimakamkan.

Selain merenggut korban jiwa, longsor juga berdampak pada bangunan milik warga di sekitar lokasi. Pagar rumah warga bernama Soleman runtuh menimpa rumah korban, sementara bagian dapur rumah Wardi (tetangga korban) turut mengalami kerusakan akibat tertimbun material longsor.

Menanggapi insiden ini, BPBD Kabupaten Lumajang mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan tebing seperti di Dusun Jonggrang, Desa Tamanayu, agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca ekstrem yang masih mengancam.

 

Kemendagri Gelar Pelatihan Internasional FIRESAFE 2026, Perkuat Kapasitas Damkar Pasifik

JAKARTA, Iki Radio — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan resmi menggelar pelatihan internasional pemadam kebakaran dan penyelamatan bertajuk FIRESAFE 2026. Kegiatan perdana ini diikuti oleh 42 peserta dari enam negara di kawasan Pasifik, yakni Fiji, Timor-Leste, Kepulauan Solomon, Vanuatu, Federasi Mikronesia, dan Papua Nugini.

Program ini didukung penuh oleh pendanaan Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) Kementerian Keuangan (Indonesian AID), serta melibatkan Kementerian Luar Negeri dan sejumlah lembaga mitra.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA, menegaskan bahwa pesatnya pertumbuhan perkotaan, perkembangan infrastruktur, dan perubahan iklim telah meningkatkan kompleksitas risiko kebakaran saat ini. Kondisi ini menuntut penguatan kapasitas petugas, perbaikan sistem pencegahan, serta peningkatan kesiapsiagaan masyarakat secara berkelanjutan.

“Melalui FIRESAFE 2026, kita ingin memperkuat kompetensi petugas sekaligus membangun kerja sama antarnegara dalam menghadapi berbagai risiko kebakaran dan kedaruratan,” ujar Safrizal dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (31/10/2026).

Safrizal membeberkan bahwa sepanjang tahun 2025, Indonesia mencatat sebanyak 20.931 kejadian kebakaran dan 122.071 operasi penyelamatan. Penyebab kebakaran didominasi oleh korsleting listrik (7.570 kejadian), kelalaian manusia (4.827 kejadian), serta kegagalan peralatan memasak dan tabung gas (2.309 kejadian).

Tinggi insiden tersebut menjadi bukti pentingnya pencegahan berbasis masyarakat di samping pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), seperti response time penanganan kebakaran maksimal 15 menit. Sebagai langkah konkret, Indonesia terus mendorong keterlibatan warga melalui Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), yang jumlahnya melonjak signifikan dari 37.837 orang pada 2023 menjadi 82.675 orang pada akhir 2025.

FIRESAFE 2026 dirancang sebagai wadah pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik (best practices) antarnegara melalui pembelajaran di kelas, observasi lapangan, demonstrasi teknis, hingga simulasi kedaruratan.

“Indonesia tidak hanya ingin berbagi pengalaman, tetapi juga belajar dari inovasi negara-negara mitra. Harapannya, pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan untuk memperkuat pelayanan pemadam kebakaran dan penyelamatan di negara masing-masing,” pungkas Safrizal.

Melalui agenda internasional ini, Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat kerja sama pembangunan kawasan serta mendorong terciptanya layanan keselamatan kebakaran yang lebih profesional, tangguh, dan responsif di Pasifik.

 

Kemenhaj Terbitkan Rencana Perjalanan Haji 1448 H/2027 M: Kloter Pertama Berangkat 11 April

JAKARTA, Iki Radio — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) resmi menerbitkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) Tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi. Berdasarkan penetapan tersebut, keberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji Indonesia menuju Madinah dijadwalkan berlangsung pada 11 April 2027.

Penetapan RPH ini tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 yang mengacu pada kalender Ummul Qura Arab Saudi. Sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci, para jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai masuk ke asrama haji pada 10 April 2027.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, menyampaikan bahwa kepastian RPH menjadi pedoman awal bagi calon jemaah untuk mempersiapkan diri sedini mungkin.

"Jadwal makin jelas, persiapan pun makin matang agar perjalanan ke Tanah Suci makin mudah, aman, dan nyaman," kata Maria dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (31/10/2026). Ia juga menambahkan bahwa selama berada di Arab Saudi, jemaah akan menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan durasi berkisar antara 38 hingga 40 hari.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemenhaj Teguh Dwi Nugroho menegaskan pentingnya RPH sebagai instrumen koordinasi bagi seluruh unsur penyelenggara untuk menyelaraskan perencanaan, mobilisasi, dan pelayanan jemaah sejak jauh hari.

“Penyelenggaraan haji merupakan kerja besar yang membutuhkan kesiapan sejak jauh hari. Jadwal perjalanan ini menjadi pedoman bagi seluruh pihak untuk menyelaraskan perencanaan, mobilisasi, dan pelayanan jemaah, sehingga setiap tahapan dapat berjalan tertib,” ujar Teguh.

Rangkaian operasional pemberangkatan jemaah haji tahun 2027 terbagi ke dalam dua gelombang utama. Gelombang I (Menuju Madinah) pada 11–25 April 2027, dan Gelombang II (Menuju Jeddah): 26 April–10 Mei 2027.

Puncak ibadah haji, yaitu wukuf di Arafah, dijadwalkan berlangsung pada 15 Mei 2027, yang kemudian dilanjutkan dengan perayaan Hari Raya Iduladha pada 16 Mei 2027.

Adapun tahap pemulangan jemaah kembali ke Tanah Air akan dimulai secara bertahap pada 21 Mei 2027 hingga seluruh rangkaian operasional haji resmi berakhir pada 20 Juni 2027. Kemenhaj pun mengimbau kepada seluruh calon jemaah untuk selalu memantau pembaruan informasi melalui saluran resmi pemerintah.

 

Dorong Visi Net Zero Carbon, Novita Hardini Ajak Masyarakat Trenggalek Pilah Sampah Rumah Tangga Lewat GCC

TRENGGALEK, Iki Radio — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam mengelola serta memilah sampah rumah tangga. Langkah ini diwujudkan melalui program Green Community Championship (GCC) yang menyasar penguatan pengurus TP PKK dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.

Kegiatan pembinaan dan penguatan tersebut digelar di Lumber Camp, Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan, pada Kamis (29/10/2026). Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), termasuk camat dan para kepala desa setempat.

Novita Hardini, yang juga menjabat sebagai anggota Komisi VII DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) VII Jawa Timur, menyampaikan bahwa kebiasaan membuang sampah secara sembarangan masih sering dijumpai. Menurutnya, penanganan sampah yang kurang tepat berpotensi memicu berbagai masalah lingkungan dan kesehatan di tengah masyarakat.

"Kebiasaan masyarakat membuang sampah dengan seenaknya masih dilakukan. Padahal, sampah rumah tangga dapat dipilah dan digolongkan berdasarkan jenisnya," ujar Alumnus Magister Ilmu Manajemen UIN Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung tersebut.

Ia menjelaskan, langkah awal pemilahan dapat dimulai dengan memisahkan sampah basah dan kering, serta membedakan sampah yang bernilai ekonomis dengan sampah residu. Kebiasaan mencampur seluruh jenis sampah dalam satu tempat hanya akan menyulitkan petugas di Tempat Penampungan Sementara (TPS) maupun Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Sebaliknya, jika pemilahan dilakukan sejak dari rumah, proses penguraian akan lebih mudah dan penumpukan sampah yang sulit terurai dapat ditekan sebelum melampaui kapasitas TPA.

Istri dari Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ini menegaskan, gerakan GCC dihadirkan bukan sekadar euforia, melainkan upaya nyata yang menyasar hingga tingkat akar rumput.

"GCC ini kami adakan bukan hanya untuk euforia semata, tetapi tujuannya menyasar hingga ke akar rumput. Agar setiap rumah tangga memiliki kesadaran bahwa kebersihan dan pemilahan sampah ini sama dengan menyelamatkan anak cucu kita di masa depan," terangnya.

Gerakan ini memiliki dua tujuan utama: mendukung Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam mewujudkan visi Net Zero Carbon guna melindungi masyarakat dari dampak buruk pencemaran lingkungan, serta membuka peluang ekonomi baru. Sampah yang terpilah dengan baik berpotensi diolah menjadi sumber pendapatan tambahan bagi rumah tangga.

Selain pengelolaan sampah, Novita juga menekankan pentingnya kreativitas masyarakat dalam membangun ketahanan pangan sejak dini. 

"Di situasi seperti ini, kita harus kreatif bagaimana pentingnya ketahanan pangan dimulai dari anak-anak sedini mungkin," pungkasnya.

Cakupan JKN Nyaris Sentuh 100 Persen, BPJS Kesehatan Terima Bantuan Pemerintah Rp10 Triliun

JAKARTA, Iki Radio — Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS Kesehatan) mencatat cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini telah menjangkau hampir seluruh masyarakat Indonesia. Capaian positif tersebut turut ditopang oleh dana bantuan pemerintah yang mulai dicairkan secara bertahap.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengungkapkan bahwa persentase kepesertaan JKN saat ini telah mencapai angka yang sangat signifikan.

"Dari KSD, sebesar 98,5 persen seluruh rakyat Indonesia sudah mendapatkan cakupan peserta JKN ini. Tapi kita akan terus memperkuat ke depan," ujar Prihati dalam konferensi pers Satya JKN Awards, Jumat (30/10/2026).

Untuk memperkuat pendanaan dan operasional program, Prihati menjelaskan bahwa pemerintah telah menyalurkan bantuan tahap pertama sebesar Rp10 triliun pada 24 Oktober 2026. Sementara itu, pencairan tahap kedua dijadwalkan akan menyusul pada bulan November mendatang.

"Yang kemarin bulan Oktober kita sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah tahap pertama Rp10 triliun sudah cair tanggal 24 Oktober. Dan nanti yang tahap kedua Rp10 triliun akan turun di bulan November," terangnya.

Selain pendanaan, BPJS Kesehatan juga terus melakukan evaluasi secara konsisten terhadap tingkat kepatuhan perusahaan dalam menjalankan kewajiban JKN. Penilaian ini meliputi keaktifan pendaftaran pekerja, ketepatan pemotongan, hingga disiplin penyetoran iuran bulanan.

Dari total 360.000 badan usaha yang dinilai menggunakan indikator kepatuhan lengkap, sekitar 80 badan usaha dinilai berhasil dan diberikan penghargaan dalam ajang Satya JKN Awards.

Dalam kesempatan yang sama, Prihati memaparkan bahwa kontribusi terbesar dalam penghimpunan iuran JKN saat ini bersumber dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Kelompok pekerja formal ini mencatat jumlah kepesertaan yang sangat besar.

"Segmen PPU ini sebesar 39 juta pesertanya. Jadi ini adalah bagian yang sangat besar untuk mendukung pengumpulan iuran asuransi BPJS ini," kata Prihati.

Adapun mekanisme iuran untuk segmen PPU dilakukan secara gotong royong melalui pemotongan gaji bulanan pekerja dengan total besaran lima persen. Dari angka tersebut, satu persen ditanggung oleh karyawan, sementara empat persen sisanya dibayarkan oleh pemberi kerja.

"Kita sangat dibantu oleh segmen PPU, dibantu oleh badan usaha untuk mengumpulkan iurannya dengan memotong upah sebesar lima persen, satu persen dari karyawan, empat persen dari pemberi kerja," pungkasnya.

Gerebek Kampung Boncos, Polisi Temukan Sabu, Ganja, hingga Senjata Tajam dan Bongkar Bedeng Sarang Narkoba

JAKARTA, Iki Radio — Polres Metro Jakarta Barat kembali menggerebek kawasan Kampung Boncos di Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, pada Jumat (30/10/2026). Dalam operasi ini, ratusan personel gabungan menyisir gang-gang sempit selebar sekitar 1,5 meter untuk memberantas dan mencari lokasi transaksi narkoba.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Nasriadi, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan sebuah bedeng berbahan kayu di atas lahan kosong yang diduga kuat dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika

"Kami menemukan sebuah bedeng berbahan kayu di lahan kosong. Di dalamnya terdapat dua pria yang diduga baru saja menggunakan narkotika jenis sabu," ujar Nasriadi dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2026).

Petugas kepolisian langsung melakukan penggeledahan menyeluruh sebelum akhirnya membongkar bangunan tersebut. Di dalam kamar sempit berukuran 2x3 meter dengan pendingin ruangan yang masih menyala, aparat mendapati sejumlah barang bukti mencurigakan.

"Dari pemeriksaan di dalam kamar, petugas menemukan senjata tajam jenis parang dan badik, sisa sabu, ganja, brankas kosong, serta kertas papir," jelas Nasriadi.

Dari hasil operasi tersebut, polisi mengamankan tiga orang pria yang berasal dari berbagai daerah, yakni Surabaya, Slipi Palmerah, dan Aceh. Saat ini, ketiganya masih menjalani pemeriksaan intensif.

"Kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui peran masing-masing, apakah mereka bagian dari jaringan, bandar, pengedar, atau hanya pengguna," tambahnya.

Nasriadi menegaskan bahwa penindakan ini tidak akan berhenti pada penggerebekan saja. Ia telah menginstruksikan Kapolsek Palmerah dan Satresnarkoba untuk memperketat pengawasan secara berkelanjutan di lahan kosong bekas bedeng yang telah dibongkar.

"Siapa pun yang kembali membangun bedeng tersebut, berarti mereka bagian dari bandar narkoba. Saya minta Kapolsek, Kasat Narkoba, tangkap mereka," tegas Nasriadi.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa penanganan kawasan Kampung Boncos memerlukan sinergi lintas sektor. Pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat setempat turut digandeng guna memutus mata rantai peredaran narkotika serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Sebagai bagian dari solusi jangka panjang, kawasan rawan tersebut juga direncanakan akan mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat melalui penataan lingkungan. "Ada rencana kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk memberikan bantuan renovasi terhadap rumah-rumah yang tidak layak huni," pungkasnya.

Resmikan SMA Taruna Nusantara Cimahi, Presiden Prabowo Tekankan Pentingnya Pemimpin Berintegritas dan Jujur

CIMAHI, Iki Radio — Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi, Jawa Barat, pada Jumat (30/10/2026). Dalam peresmian tersebut, Presiden menegaskan harapannya agar institusi pendidikan ini mampu mencetak calon pemimpin bangsa yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga berintegritas tinggi, jujur, serta menanamkan rasa cinta Tanah Air yang mendalam.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya pembentukan karakter bagi generasi muda dibanding sekadar melahirkan orang-orang pintar tanpa integritas.

“Tanamkan terus nilai patriotisme, integritas. Daripada ratusan orang pintar, berilah kepada negara pemuda-pemudi yang jujur, yang bersih hatinya, yang penuh cinta tanah air, baru kita berhasil sebagai bangsa dan negara,” tegas Presiden Prabowo saat memberikan sambutan.

Presiden turut berpesan kepada para siswa agar senantiasa belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh. Selain itu, ia mengimbau para tenaga pengajar untuk memberikan pendidikan, bimbingan, serta keteladanan yang baik dalam mendidik para siswa.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sekaligus Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN), Sugiono, menyampaikan bahwa hadirnya kampus baru ini merupakan bentuk dedikasi untuk masa depan Indonesia.

“Kampus SMA Taruna Nusantara dipersembahkan untuk masa depan bangsa dan negara. Dan semoga kami putra-putri Taruna Nusantara ini bisa terus mengemban amanah lahirnya kampus tercinta tersebut,” ujar Sugiono.

Usai peresmian, Presiden Prabowo berkeliling meninjau berbagai fasilitas sekolah, termasuk Ruang Aeronautics. Dalam peninjauan tersebut, Presiden berkesempatan melihat langsung sejumlah karya riset unggulan para siswa, di antaranya alat pembasmi nyamuk berbasis getaran ultrasonik hibrida hingga teknologi sistem irigasi pintar (smart irrigation system).

SMA Taruna Nusantara Kampus Cimahi dibangun di atas lahan seluas 30,2 hektare dan dilengkapi 30 ruang kelas beserta fasilitas penunjang modern lainnya. Saat ini, sebanyak 677 siswa tercatat sedang menempuh pendidikan di kampus Cimahi.

Secara keseluruhan, SMA Taruna Nusantara kini beroperasi di enam lokasi kampus yang tersebar di seluruh Indonesia, yakni Magelang (Jawa Tengah), Cimahi (Jawa Barat), Malang (Jawa Timur), Pagar Alam (Sumatera Selatan), Ibu Kota Nusantara (Kalimantan Timur), dan Minahasa (Sulawesi Utara).

Mulai tahun ajaran 2025/2026 di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, SMA Taruna Nusantara resmi memberlakukan sistem pendidikan 100 persen gratis dengan beasiswa penuh untuk seluruh siswanya.

close
Pasang Iklan Disini