MADIUN, Iki Radio — Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momen refleksi mendalam bagi jajaran pimpinan PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Madiun. Kepala PT Taspen (Persero) Kantor Cabang Madiun, Susilo, menegaskan pentingnya meneladani nilai-nilai persatuan yang diwariskan oleh para pemuda Indonesia pada tahun 1928 silam.
Bagi Susilo, esensi Sumpah Pemuda bukan sekadar peringatan sejarah tahunan, melainkan pedoman moral dalam menjalankan amanah kepemimpinan sehari-hari. Ia menekankan bahwa filosofi pergerakan pemuda masa lalu sangat relevan dalam membangun budaya kerja organisasi saat ini.
"Makna Sumpah Pemuda bagi saya sebagai pimpinan adalah pengingat bahwa memimpin itu bukan menyuruh, tapi menyatukan," ujar Susilo.
Ia menambahkan, sebagaimana para pemuda 1928 berhasil meleburkan berbagai perbedaan suku, budaya, dan latar belakang menjadi satu kekuatan besar Indonesia, hal serupa juga harus diterapkan dalam lingkungan kerja.
"Tugas saya adalah menyatukan perbedaan potensi staf menjadi kekuatan pelayanan. Setiap insan di PT Taspen Madiun memiliki kelebihan dan keunikannya masing-masing. Ketika semua potensi tersebut disatukan dengan harmoni, kita bisa menghadirkan pelayanan yang optimal dan berdampak nyata bagi seluruh peserta," tegasnya.
Melalui momentum ini, PT Taspen (Persero)
Kantor Cabang Madiun berkomitmen untuk terus merawat semangat kebersamaan,
meningkatkan kolaborasi antar-lini, serta memberikan pelayanan yang unggul,
santun, dan profesional kepada para pensiunan dan ASN di wilayah kerjanya.



















