Polda Jatim Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Sumpah Pemuda dan Bijak di Ruang Digital

SURABAYA, Iki Radio — Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 pada 28 Oktober 2026, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mengajak seluruh generasi muda untuk terus menjaga semangat persatuan, memperkuat rasa kebangsaan, serta semakin bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, menyampaikan bahwa nilai-nilai luhur Sumpah Pemuda tetap sangat relevan di tengah perkembangan zaman saat ini. Jika pada masa lalu para pemuda dipersatukan oleh tekad kebangsaan, maka tantangan generasi muda masa kini adalah merawat persatuan di tengah derasnya arus informasi dan dinamika ruang digital.

"Momentum Sumpah Pemuda mengingatkan kita bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan masa depan bangsa. Mari jadikan ruang digital sebagai tempat menyebarkan gagasan, kreativitas, and hal-hal positif yang memperkuat persaudaraan," ujar Kombes Pol Abast, Selasa (27/10/2026).

Pihaknya juga mengingatkan agar generasi muda tidak mudah percaya serta menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Terlebih lagi, informasi yang mengandung unsur provokasi, ajakan kekerasan, maupun narasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

"Jangan mudah terprovokasi dan jangan sekadar ikut-ikutan terhadap ajakan yang belum dipahami tujuan maupun risikonya. Jadilah generasi muda yang kritis, cerdas, and bertanggung jawab," pesan Kombes Pol Abast menegaskan.

Di sisi lain, Polda Jatim menegaskan bahwa Polri senantiasa menghormati ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan pendapat, gagasan, kritik, maupun aspirasi. Namun, kebebasan berekspresi tersebut diimbau agar dijalankan secara bertanggung jawab, tertib, damai, serta tetap menjunjung tinggi hak dan keselamatan orang lain.


Peran Keluarga dan Filosofi "Jogo Omah"

Dalam menyambut momentum Sumpah Pemuda ini, Polda Jatim turut mengajak para orang tua untuk aktif membangun komunikasi yang terbuka dengan anak-anak mereka. Pendampingan terhadap lingkungan pergaulan serta aktivitas anak di ruang digital dinilai menjadi kunci utama perlindungan generasi muda.

Menurut Kombes Pol Abast, menjaga keselamatan generasi muda sekaligus keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Semangat tersebut sejalan dengan pesan "Jogo Omah" yang terus digaungkan oleh Kapolda Jawa Timur.

"Jogo Omah bukan hanya menjaga rumah secara fisik. Kita menjaga keluarga kita, menjaga anak-anak kita, menjaga lingkungan kita, and pada akhirnya bersama-sama menjaga Jawa Timur sebagai rumah kita agar tetap aman dan kondusif," jelasnya.

Polda Jatim berharap peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini dapat menjadi pengingat bahwa semangat menjaga persatuan dapat dimulai dari lingkup terkecil, yakni keluarga dan masyarakat sekitar.

"Semangat Sumpah Pemuda adalah semangat persatuan. Mari kita mulai dari rumah kita sendiri. *Jogo Omah, Jogo Lingkungan, lan Jogo Jawa Timur*. Bersama-sama kita jaga Jawa Timur tetap aman, damai, dan kondusif," pungkas Kombes Pol Abast.

close
Pasang Iklan Disini