Iki Terbaru/Paling Greeess

Pemanfaatan Pompa Air Tenaga Surya di Samosir Tingkatkan Produksi Padi dan Tekan Emisi

Iki Radio — Kebutuhan air untuk pertanian masyarakat Desa Sibonor Ompu Ratus, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara, kini semakin terpenuhi melalui pemanfaatan Pompa Air Tenaga Surya (PATS). Penerapan teknologi ramah lingkungan ini menjadi salah satu upaya nyata pemanfaatan energi terbarukan yang mendukung agenda pembangunan rendah karbon di Indonesia.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PPN/Bappenas, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, dan Pemerintah Kabupaten Samosir bersama Pemerintah Inggris melalui Kementerian Luar Negeri dan Pembangunan Inggris (UK FCDO) resmi meresmikan fasilitas tersebut pada Sabtu pekan lalu.

Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Leonardo A.A. Teguh Sambodo, menegaskan pentingnya dampak langsung dari proyek ini bagi masyarakat lokal.

“Pembangunan rendah karbon menjadi nyata ketika manfaatnya sampai ke tingkat tapak dan dirasakan langsung oleh masyarakat. PATS di Samosir menunjukkan bagaimana energi bersih dapat dimanfaatkan untuk memperkuat produksi pangan, mengurangi biaya usaha tani, sekaligus mendukung pengurangan emisi,” ujar Leonardo dalam siaran pers, Senin (5/10/2026).

Leonardo menambahkan bahwa pembelajaran dari Samosir sangat krusial agar inovasi pembangunan tidak hanya berhenti pada program percontohan, melainkan dapat dikembangkan serta direplikasi di berbagai wilayah lain.

Pembangunan PATS ini merupakan bagian dari Program Low Carbon Development Initiative Phase II (LCDI2) yang berjalan sejak 2023 hingga 2027. Desa Sibonor Ompu Ratus sendiri memiliki lahan sawah tadah hujan seluas 82 hektare yang digarap oleh 749 petani. Dengan hadirnya irigasi berbasis energi surya ini, produksi padi diproyeksikan melonjak signifikan dari 50 ton menjadi 150 ton per tahun. Selain itu, penggantian pompa berbahan bakar Pertalite ke PATS diperkirakan mampu menekan emisi gas rumah kaca hingga 10,18 ton CO₂eq per tahun.

Dukungan serupa disampaikan UK Minister-Counsellor (Development) untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, Peter Rajadiston. Ia menilai perubahan iklim memberi tantangan besar bagi sektor pertanian global, termasuk Indonesia.

“Pompa Air Tenaga Surya di Samosir menunjukkan bagaimana energi bersih dapat dimanfaatkan untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, dan sekaligus mengurangi emisi,” kata Peter. Menurutnya, inisiatif ini menjadi bukti konkret Kemitraan Strategis Inggris-Indonesia dalam mendorong aksi iklim dan transisi energi yang berdampak langsung pada masyarakat.

 

Ekspansi ke Desa Pakpahan

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan PATS di Desa Pakpahan, Kecamatan Onan Runggu, sebagai lokasi pengembangan berikutnya. PATS di Desa Pakpahan direncanakan melayani 73 hektare lahan pertanian dan memberi manfaat bagi 903 petani, serta berpotensi menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 7,34 ton CO₂e per tahun.

Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi antara Kementerian PPN/Bappenas, Pemerintah Inggris, dan Pemprov Sumut. Ia menegaskan komitmen Pemkab Samosir untuk menjaga keberlanjutan fasilitas tersebut bersama warga setempat.

Sementara itu, Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Nizhar Marizi, berharap keberhasilan di Samosir dapat menjadi tolok ukur pelaksanaan pembangunan rendah karbon di daerah lain sekaligus merefleksikan manfaat nyata dari kerja sama bilateral Indonesia dan Inggris.

 

Menko PMK Sugiono Beberkan Fokus Utama Usai Sertijab: Ungkap Pendidikan Gratis Hingga Pengentasan Kemiskinan

Iki Radio  – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono membeberkan sejumlah klaster utama yang menjadi fokus kerjanya usai resmi menjabat.

Dalam acara serah terima jabatan (sertijab) bersama pendahulunya, Pratikno, di Kantor Kemenko PMK pada Senin (5/10/2026), Sugiono menegaskan fokus keberlanjutan mencakup sektor pendidikan, kesehatan, ketahanan bencana, hingga pengentasan kemiskinan.

Pada klaster pendidikan, pria yang akrab disapa Sugi ini menyoroti berbagai program prioritas pemerintah target 2029. Di antaranya renovasi 300 ribu sekolah dan madrasah, pembangunan 500 sekolah rakyat, serta 500 sekolah nasional terintegrasi.

"Pendidikan merupakan sebuah pilar yang utama dalam rangka membangun manusia yang unggul," ujar Sugi dalam sambutannya. Ia juga membeberkan rencana besar program pendidikan gratis dari tingkat prasekolah hingga universitas negeri yang saat ini tengah dimatangkan di lingkungan Kemenko PMK.

Sementara pada sektor kesehatan, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo bakal melakukan transformasi besar-besaran. Sugi merinci beberapa agenda strategis, meliputi:

  • Renovasi 10 ribu puskesmas.
  • Pembangunan dan revitalisasi 441 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di seluruh Indonesia.
  • Pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan gratis.
  • Penuntasan kasus tuberkulosis (TB).
  • Pemenuhan tenaga kesehatan, khususnya penambahan dokter spesialis dan dokter gigi.

Aspek ketiga yang menjadi sorotan adalah ketahanan menghadapi bencana. Mengingat posisi geografis Indonesia yang berada di kawasan Ring of Fire, Sugi menekankan pentingnya kesiapan mengantisipasi potensi bencana. Pihaknya akan mengakselerasi proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di sejumlah wilayah terdampak, seperti Sumatra dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebagai pilar terakhir, Sugi menegaskan komitmennya terhadap penanganan kemiskinan dan perlindungan kelompok rentan. Bantuan sosial dan intervensi pemerintah diprioritaskan bagi fakir miskin, anak yatim, keluarga tidak mampu, penyandang disabilitas, lansia, serta ibu hamil, menyusui, dan balita.

Mengakhiri sambutannya, Sugi menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pratikno atas fondasi kerja yang telah dibangun. Ia bersyukur dapat melanjutkan struktur organisasi yang sudah tertata dengan baik dalam mengawal urusan kementerian yang begitu luas.

 

Listyo Sigit Resmi Jabat KSP Gantikan Dudung Abdurachman, Siap Kawal Program Prioritas Prabowo

Iki Radio — Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan Dudung Abdurachman yang kini ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam). Acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) berlangsung di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin (5/10/2026).

Prosesi sertijab yang dihadiri oleh jajaran pegawai Kantor Staf Kepresidenan tersebut diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sertijab serta penyerahan memori jabatan.

Dalam sambutannya, Dudung Abdurachman mengingatkan beratnya beban kerja di lingkungan KSP dan berpesan agar Sigit fokus mengawal program-program strategis pemerintah.

"Jadi, yang pertama dia harus mengawal program prioritas Presiden, program unggulan Bapak Presiden, kemudian program yang berkaitan dengan strategi nasional. Artinya bahwa banyak hal-hal, kegiatan-kegiatan dari kementerian-kementerian yang kemudian tidak masuk pada ujungnya, atau tidak bisa diselesaikan, maka Kepala Staf Kepresidenan yang menyelesaikan," ujar Dudung.

Menanggapi amanat tersebut, Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan kinerja kepemimpinan sebelumnya serta mengurai berbagai hambatan (bottleneck) pelaksanaan program pemerintah.

"Tentunya kita siap untuk melanjutkan apa yang sudah dilaksanakan, mengambil keputusan di situasi sulit sehingga kemudian bottleneck permasalahan-permasalahan yang selalu ada dan mengganggu program Bapak Presiden bisa kita selesaikan," tegas Sigit.

Sigit menekankan penegasannya untuk mengawal deretan agenda strategis nasional, mulai dari Asta Cita, 17 program prioritas, hingga sektor ketahanan pangan, energi, hilirisasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

 

Penyanyi Internasional Anggun C. Sasmi Bernostalgia Jelang Tampil di Closing Ceremony FIFA ASEAN Cup 2026

Iki Radio — Penyanyi berskala internasional Anggun C. Sasmi membagikan momen nostalgia atau throwback menjelang penampilannya pada upacara penutupan (closing ceremony) FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026).

Anggun dijadwalkan naik panggung mulai pukul 17.50 WIB bersama dua penyanyi tanah air lainnya, Judika dan Prince Poetiray, tepat sebelum laga pungkasan yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan Thailand pada pukul 20.00 WIB.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Senin (5/10/2026), pelantun lagu Mimpi tersebut mengenang kembali masa-masa awal kariernya ketika pertama kali menginjakan kaki di panggung megah GBK saat baru berusia 16 tahun.

"Pertama kali manggung di GBK pada pertengahan tahun 90 saat saya masih 16 tahun. Kala itu saya berkarier sebagai penyanyi rock dan setiap saya tur keliling Indonesia hampir selalu manggungnya di GOR atau stadion-stadion daerah," tulis Anggun.

Ia juga mengingat kembali momen emosional saat dipercaya mengisi opening ceremony Asian Games 2018 lalu, sebelum akhirnya kini kembali berkesempatan menghibur masyarakat di panggung SUGBK.

"Dan setelah menyanyi untuk Asian Games Opening Ceremony, malam ini kembali di Jakarta Stadium GBK, saya akan menyanyi untuk Closing Ceremony FIFA ASEAN Cup 2026," lanjutnya.

Dalam unggahan yang sama, Anggun turut mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian skuad Garuda yang berhasil menembus partai puncak, sekaligus mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memberikan dukungan penuh.

"Bangga sekali saya hari ini karena @timnasindonesia masuk final! Mari kita dukung Indonesia Insya Allah menuju kemenangan," tegasnya.

 

Langkah Indonesia dan Thailand Menuju Final

Timnas Indonesia melenggang ke partai final setelah tampil mengesankan di fase grup dengan mengoleksi total 7 poin. Skuad Garuda membuka laga dengan kemenangan 2-0 atas Singapura, ditahan imbang 0-0 oleh Malaysia, serta menang telak 9-2 atas Bangladesh.

Sementara itu, Thailand mengamankan tiket final lebih awal setelah mengantongi 6 poin sempurna dari dua laga perdana Grup B, termasuk kemenangan krusial 2-0 atas Vietnam pada 29 September 2026. Meski sempat menelan kekalahan 1-2 dari Filipina di laga terakhir, posisi Thailand di puncak klasemen Grup B tetap tidak tergoyahkan.

 

Pemkab Madiun Evaluasi Program Sekolah Rakyat: Percepat Fasilitas Penunjang hingga Penjangkauan Anak Rentan

Iki Radio — Pemerintah Kabupaten Madiun terus mematangkan pelaksanaan program Sekolah Rakyat (SR) guna memastikan program strategis nasional tersebut berjalan optimal. Evaluasi berkala yang digelar sejak awal operasional bulan Agustus, September, hingga Oktober ini menjadi langkah responsif Pemkab Madiun dalam memetakan kendala teknis maupun penyesuaian kurikulum di lapangan.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa evaluasi sejak dini penting dilakukan tanpa harus menunggu pergantian semester. Pemkab Madiun berkomitmen menyelesaikan setiap persoalan secara cepat untuk menjamin kesuksesan program.

"Kita evaluasi secepat mungkin untuk mengetahui kendala yang dihadapi dan langsung memberikan solusi. Karena ini program baru dan bagian dari program strategis nasional, harus sukses. Untuk kesuksesan itu butuh upaya luar biasa, salah satunya evaluasi berkala," ujar Hari Wuryanto, Senin (5/10/2026).

Dari hasil evaluasi, salah satu tantangan awal yang dihadapi adalah penyesuaian kultur bagi peserta didik tingkat SD yang harus tinggal terpisah dari keluarga di asrama. Selain itu, sejumlah pembenahan sarana dan kurikulum juga langsung ditindaklanjuti.

Guna mendukung program digitalisasi, Pemkab Madiun melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinas Kominfo) akan segera memasang jaringan Wi-Fi di area sekolah. Sementara itu, Dinas Pendidikan turut diterjunkan untuk melakukan pendampingan penyusunan kurikulum yang adaptif dengan kebutuhan anak-anak di Kabupaten Madiun.

"Setiap ada masalah langsung kita tuntaskan. Regulasi dan SOP yang ada harus ditaati dengan disiplin. Tadi Kominfo sudah kita ajak untuk segera pasang Wi-Fi, dan Dinas Pendidikan akan mendampingi penyesuaian kurikulumnya," tambahnya.

Terkait lingkungan belajar, Hari menekankan pentingnya pengawasan intensif dan kolaborasi antara wali asrama, wali asuh, serta guru untuk mencegah terjadinya bullying (perundungan) dan memahami karakter unik tiap peserta didik.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Madiun, Rohmah Agustin Setyowuni mengungkapkan bahwa Sekolah Rakyat Madiun mendorong pembentukan identitas lokal melalui kegiatan ekstrakurikuler budaya daerah. Selain olahraga seperti sepak bola, SR Madiun mengenalkan seni Karawitan dan kesenian khas Mejayan, Dongkrek, serta penguatan nilai-nilai Kampung Pesilat.

"Dari pusat memang didorong untuk menonjolkan potensi daerah masing-masing. Di Madiun, selain tradisi Kampung Pesilat, kita juga angkat seni Dongkrek dan Karawitan dengan mendatangkan pelatih khusus," jelas Agustin.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Madiun, Supriyadi, menjelaskan strategi pengisian kuota Sekolah Rakyat. Pihaknya mengandalkan pola penjangkauan langsung (outreach) ke rumah-rumah warga kurang mampu ketimbang sekadar promosi pasif.

"Prinsipnya kita lakukan penjangkauan langsung ke desa-desa. Masyarakat yang kurang mampu sering kali enggan menonjolkan diri, maka pilar-pilar sosial seperti PKH, Tagana, SLRT, hingga pemerintah desa turun memberi motivasi agar anak-anak mereka mau bersekolah di Sekolah Rakyat," papar Supriyadi.

Penjangkauan ini juga menyasar anak-anak rentan atau korban musibah keluarga yang berpotensi putus sekolah karena kendala ekonomi. Dinsos bersama Baznas menyiapkan skema beasiswa serta bantuan jaminan sosial lainnya, termasuk bantuan permakanan dan pemulihan ekonomi keluarga.

"Semua warga yang mengalami kerentanan sosial menjadi atensi prioritas pemerintah daerah, sejalan dengan arahan pemerintah pusat dan provinsi. Jika anak bersangkutan mau masuk Sekolah Rakyat akan kita fasilitasi, namun jika tetap di sekolah asal, bantuan beasiswa dan pendampingan lain tetap disiapkan," pungkasnya.(ir)

 

Operasional dan Kuota Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Madiun: Fasilitas Lengkap, Terapkan Pendekatan Humanis dalam Pengasuhan

Iki Radio — Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kabupaten Madiun terus memantapkan operasionalnya untuk mendukung kegiatan belajar mengajar dan pengasuhan siswa berbasis asrama. Saat ini, dari total kapasitas kuota sebanyak 360 siswa, SRT Kabupaten Madiun telah menampung siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA, termasuk titipan siswa dari Kabupaten Ponorogo yang sekolah permanennya masih dalam tahap pembangunan.

Kepala SR Kabupaten Madiun, Rohmah Agustin Setyowuni (kacamata) saat mendampingi Bupati Madiun melihat kegiatan belajar siswa, Senin (5/10/2026)

Kepala SRT Kabupaten Madiun, Rohmah Agustin Setyowuni, mengungkapkan bahwa kuota yang diperuntukkan bagi Kabupaten Madiun adalah sebanyak 270 siswa. Hingga saat ini, tersisa kurang lebih 29 kuota siswa yang masih dapat diisi.

"Paling banyak siswa kami berada di jenjang SMP yaitu sebanyak 150 siswa. Sementara yang masih kurang berada di jenjang SD, dari kuota 90 siswa, saat ini terisi sekitar 84 siswa atau kurang 6 anak. Wajar karena anak-anak SD masih kecil sehingga orang tua masih berat untuk melepas ke asrama," ujar Agustin, Senin (5/10/2026).

Terkait dengan operasional dan fasilitas, SRT Kabupaten Madiun telah mengaktifkan seluruh gedung mulai dari jenjang SMA, SMP, hingga SD. Fasilitas pendukung seperti perpustakaan, laboratorium komputer, hingga sarana olahraga seperti lapangan mini soccer, basket, dan voli sudah dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa untuk kegiatan ekstra maupun rekreasi harian.

Untuk pemenuhan perangkat penunjang belajar seperti laptop, pihak sekolah masih menunggu penyaluran standar dari pemerintah pusat. Perangkat tersebut nantinya akan ditempatkan di laboratorium komputer untuk digunakan secara bergantian sesuai jadwal kegiatan belajar.

 

Pengasuhan, Rasio Petugas, dan Mitigasi Perundungan

Mengenai tenaga pendidik dan kependidikan, SRT Madiun saat ini didukung oleh 34 guru pusat, 50 wali asuh/wali asrama, serta 6 tenaga Tata Usaha (TU). Dengan beroperasinya pengasuhan berbasis piket yang terbagi dalam shift harian, rasio pendampingan wali asuh saat piket adalah 1 banding 20 siswa. Jumlah ini dinilai jauh lebih ideal dibandingkan masa awal operasional yang mencapai 1 banding 40.

Dalam menyikapi dinamika kehidupan berasrama dan potensi perundungan (bullying), manajemen sekolah mengedepankan pendekatan berbasis hati, komunikasi terbuka, serta mitigasi preventif. Pihak sekolah rutin melakukan patroli piket keliling, berkoordinasi dengan petugas keamanan, serta menggandeng pihak eksternal seperti TNI, Babinsa, hingga Universitas Pertahanan (Unhan).

"Kami mendatangkan TNI dan tim Unhan untuk mendampingi siswa selama kurang lebih tujuh hari. Mereka diajarkan kedisiplinan dan cara beradaptasi dengan kehidupan asrama, mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur. Ini bukan pelatihan militer, melainkan pembentukan karakter agar anak tertib, menjaga emosi, dan paham aturan hidup bersama," tegas Agustin.

Agustin menambahkan, jika terjadi perundungan kecil atau kesalahpahaman antarsiswa—seperti persoalan perlengkapan yang tertukar—sekolah akan segera melakukan penelusuran, komunikasi, serta pendampingan terapi bekerja sama dengan Dinas Sosial dan sentra terkait.(ir)

 

Presiden Prabowo Apresiasi Peran TNI dalam Penanganan Bencana di HUT ke-81

Iki Radio — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas kesiapsiagaan dan dedikasi mereka dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dalam pidatonya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI yang berlangsung di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).

Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa keberadaan dan peran nyata prajurit TNI terbukti secara langsung di lapangan, terutama saat situasi darurat bencana terjadi.

“Saudara masuk ketika keadaan masih berbahaya. Ada rekan-rekanmu yang mengorbankan jiwa dan raganya, membantu rakyat menghadapi bencana,” tegas Presiden Prabowo.

Ia menyoroti keberanian para prajurit yang terjun langsung ke daerah terdampak bencana demi menyelematkan warga. Berbagai aksi nyata prajurit di lapangan meliputi proses evakuasi, pembukaan akses jalan, pembangunan ribuan jembatan darurat, hingga pendistribusian logistik makanan dan obat-obatan ke wilayah terpencil yang terisolasi.

"Di saat itu lah dilihat siapa yang benar-benar hadir bersama rakyat,” lanjutnya.

Selain menyinggung penanganan bencana, Kepala Negara juga mengingatkan bahwa kekuatan utama suatu bangsa tidak hanya diukur dari kecanggihan alat utama sistem senjata (alutsista) atau besarnya alokasi anggaran pertahanan. Ketangguhan sejati, menurutnya, bersumber dari jiwa rela berkorban, semangat pembara, serta keberanian prajurit dan rakyat yang menyatu dalam menjaga kedaulatan NKRI.

"Tentara dan rakyat yang rela berkorban, tangguh, serta berani adalah kekuatan sejati suatu bangsa," pungkas Prabowo.

 

Tampil Beda di HUT ke-81 TNI: Mabes TNI Resmikan Seragam PDU 1 Berkonsep Beskap

Iki radio — Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) resmi memperkenalkan seragam baru Pakaian Dinas Upacara (PDU) 1 bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI pada Senin (5/10/2026).

Seragam baru tersebut terlihat dikenakan oleh para prajurit TNI dalam upacara peringatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Perubahan signifikan terlihat pada desain jas yang kini menggunakan kerah tegak dengan aksen merah menonjol di bagian kerah, serta pembaruan pada detail kancing dan pergelangan tangan. Seragam PDU 1 anyar ini telah diterapkan secara serentak di tiga matra, yaitu TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU).

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menjelaskan bahwa desain seragam baru ini mengadopsi budaya dan kearifan lokal Nusantara, khususnya pakaian adat beskap.

"Filosofinya, jadi kita kebudayaan. Beskap ini kan kearifan lokal supaya kita bisa mandiri secara pakaian. Punya ciri khas, bahwa pakaian yang digunakan oleh TNI secara budaya Indonesia mewakili beskap," ujar Agus.

Menanggapi anggapan mengenai kemiripan seragam baru tersebut dengan pakaian upacara militer beberapa negara lain, Agus menilai hal itu sebagai sesuatu yang wajar mengingat kesamaan rumpun dan budaya.

"Di Asia tuh pakaian hampir sama. Pakaian tuh hampir sama, di ASEAN hampir sama. Daerah-daerah lain kalau saya ke luar negeri juga hampir sama pakaiannya. Lagian dulu satu rumpun," tambahnya.

 

Penganugerahan Tanda Kehormatan

Selain perkenalan seragam baru, rangkaian upacara HUT ke-81 TNI juga diwarnai dengan penganugerahan Tanda Kehormatan (Tanhor) Bintang Mahaputera oleh Presiden Prabowo Subianto kepada sejumlah petinggi negara dan pejabat militer.

Di antara jajaran pejabat yang menerima penganugerahan tersebut adalah Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, serta Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.

Tanda kehormatan tersebut turut dianugerahkan kepada ketiga kepala staf angkatan, yaitu Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.

 

close
Pasang Iklan Disini