Iki Terbaru/Paling Greeess
Kemkomdigi Tindaklanjuti Dugaan Penyalahgunaan Grok AI untuk Konten Asusila
Nomor Tujuh Se Jatim, Pemkab Madiun Siap Menjaga Swasembada Pangan
Iki Radio – Kabupaten Madiun masuk pada urutan ke tujuh se Jawa Timur, dalam produksi padi. Ini menunjukan bahwa Kabupaten Madiun menjadi salah satu lumbung pangan di Jawa Timur, yang telah banyak memberikan kontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Dengan demikian, Kabupaten Madiun sudah menjadi salah satu kabupaten atau daerah di Jawa Timur yang sudah mampu mencukupi kebutuhan pangan atau ber-swasembada.
“Kedepan kita akan jaga terus, bersama petani kita tetap swasembada pangan,” ujar Bupati Madiun, Hari Wuryanto, usai mengikuti Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan oleh Presiden Prabowo Subianto secara during, di kantor Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun, Rabu (7/1/2026).
Kata Bupati, kerjasama dan kolaborasi dari seluruh pihak sangat dibutuhkan, dalam rangka menjaga ketahanan pangan, guna mencapai swasembada pangan di Kabupaten Madiun.
“Jadi stok sudah cukup. Beberapa waktu lalu kita sampaikan, kita kerja sama dengan bulog juga,” lanjutnya.
Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Ir Soedjiono menjelaskan, luas area panen padi di Kabupaten Madiun pada 2025, mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Dijelaskan, pada tahun 2025 luas area panen padi di Kabupaten Madiun mencapai 94.588,66 hektar, dengan produksi padi 634.507,44 ton. Pada tahun 2024, luas area panen 87.265 Hektar, dengan produksi padi 599.098,37 ton.
“Secara perhitungan kalau untuk konsumsi penduduk di Kabupaten Madiun sudah surplus,” jelasnya.
Komandan Komando Resor Militer (Korem) 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Arm Untoro Haryanto mengatakan siap untuk mensukseskan program ketahanan sebagai program prioritas nasional.
“Untuk ketahanan pangan, kita akan mensukseskan semua program dari kementerian Pertanian RI utamanya dalam ramngka untuk ketahanan pangan,” ujarnya usai mengikuti usai mengikuti Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Kolonel Untoro juga menyampaikan kesiapannya, untuk mencapai target yang ditentukan.
“Tahun ini memang belum ditetapkan berapa target. Namun dari kementerian pertanian disampaikan target 2026 akan lebih tinggi dari tahun lalu. Tapi kita siap, berapapun yang ditargetkan kita siap,” lanjutnya.
Lebih lanjut, pihaknya akan memaksimalkan peran Bintara Bina Desa (Babinsa) untuk bersama sama mendukung program ketahanan pangan.
“Dengan melibatkan seluruh personil, khususnya Babinsa untuk mendanpingi petani dan Babinsa mendampingi bulog untuk menyerap gabah dari petani. Kita siap mendukung pemerintah daerah, Pak Bupati, dalam rangka menjadikan madiun sebagai lumbung pangan dan memenuhi kebutuhan pangan di madiun sendiri,” pungkasnya.
Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan bersama Presiden RI dan jutaan petani di seluruh Indonesia ini, menjadi momentum dalam menegaskan keberhasilan kolektif bangsa, memperkuat ketahanan pangan nasional tanpa impor beras medium.
"Kita mengerti dan paham bahwa bangsa kita negara yang kaya. setelah saya dipilih dan diangkat menjadi presiden setelah saya mengambl alih pemerintah lebih paham mengerti atas kekayaan kita," kata Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan yang dipusatkan di Karawang Jawa Barat.
Stok beras pemerintah secara nasional kini berada pada level tertinggi sepanjang sejarah. Bahkan cadangan beras mencapai 4,2 juta ton pada pertengahan 2025 dan 3,25 juta ton di akhir tahun, dengan produksi beras nasional 34,71 juta ton.
Sedangkan harga beras tetap terkendali, inflasi terjaga,
dan kesejahteraan petani terus meningkat.(iw/IR)
Ratusan Mahasiswa dari UNAIR Surabaya dan UNS Mulai Belajar di Madiun
Seperti pada Selasa (6/1/2026), ratusan mahasiswa dari dua perguruan tinggi yakni Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya dengan program Belajar Bersama Komunitas (BBK) dan puluhan mahasiswa dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN), resmi mulai kegiatannya di Kabupaten Madiun.
Sebanyak 350 peserta dari berbagai program studi UNAIR, akan berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Madiun hingga 2 Februari 2026 mendatang.
“Silakan adik-adik belajar langsung kepada masyarakat dan menerapkan teori yang didapat di kampus. Kami berharap nanti bisa lahir rekomendasi yang bermanfaat bagi Pemerintah Kabupaten Madiun,” ujar Bupati Madiun, Hari Wuryanto, saat menerima peserta program BBK UNAIR Surabaya, di Pendopo Ronggo Djoemeno Kabupaten Madiun, Selasa pagi (6/1/2026).
Diharapkan, BBK menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
“Ilmu pengetahuan itu tidak cukup berhenti di teori. Harus ada inovasi yang benar-benar bisa diterapkan di tengah masyarakat,” lanjutnya.
Koordinator BBK UNAIR di Madiun, Tokok Adiarto mengatakan, pelaksanaan BBK di Kabupaten Madiun difokuskan pada enam tujuan Sustainable Development Goals (SDGs).
"Fokus BBK diarahkan pada SDGs pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, sanitasi, ekonomi, inovasi, serta pengurangan kesenjangan atau kesetaraan ekonomi," katanya.
Dikatakan, mahasiswa yang mengikuti program BBK di Kabupaten Madiun ini berasal dari berbagai prodi. mulai dari kedokteran, sastra, sains dan teknologi, hingga kedokteran hewan.
"Tujuannya agar pengembangan yang dilakukan bersifat kolaboratif dan melihat persoalan dari berbagai sudut pandang,” imbuhnya.
Selain di Kabupaten Madiun,program BKK UNAIR ini juga dilaksanakan serentak pada sejumlah daerah lain di Jawa Timur. Diantaranya Banyuwangi, Surabaya, Gresik, Mojokerto, dan Lamongan, bahkan di luar negeri.
![]() |
| Penerimaan Mahasiswa KKN dari UNS Surakarta di Ruang Eka Kapti Kabupaten Madiun, Selasa (6/1/2026) |
Sementara itu dari UNS Surakarta, sedikitnya 48 mahasiswa UNS Surakarta akan mengikuti KKN selama 45 hari mulai tanggal 6 Januari sampai 19 Februari 2026 di 6 desa di Kecamatan Jiwan dan Mejayan.
"Kami sangat berterima kasih diberikan kesempatan untuk belajar diKabupaten Madiun," ujar Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS Surakarta, Dody Ariawan, di Ruang Eka Kapti Kabupaten Madiun, Selasa siang (6/1/2026).
Dalam kesempatan ini Bupati Madiun minta kepada mahasiswa KKN UNS Surakarta dapat memberikan rekomendasi dalam upaya pengembangan desa yang menjadi lokasi KKN, sesuai visi misi Kabupaten Madiun BERSAHAJA.
"Goalnya adalah kesejahteraan masyarakat. Kami juga ingin adik-dik mahasiswa melakukan presentasi," kata Bupati.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Madiun, Sodiq Hery Purnomo mengatakan dengan adanya kegiatan dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Madiun akan memberikan dampak positif bagi pembangunan di Kabupaten Madiun.
"Dari mereka nanti kita akan mendapatkan banyak masukan, untuk peningkatan pembangunan di Kabupaten Madiun, baik secara fisik maupun non fisik," katanya.(iw/IR)
Fasilitas Seadanya, Sekolah Mulai Beroperasi Pascabencana di Aceh
Iki Radio - Kegiatan belajar mengajar di Provinsi Aceh mulai kembali berjalan secara bertahap pascabencana banjir dan longsor yang terjadi pada Desember 2025. Salah satunya terlihat di SD Negeri 1 Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, yang kembali melaksanakan kegiatan masuk sekolah semester genap Tahun Ajaran 2025/2026 pada Senin (5/1/2026).
![]() |
| Siswa-siswi SD Negeri 1 Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, mengikuti kegiatan belajar mengajar hari pertama semester genap Tahun Ajaran 2025/2026, pada Senin (5/1/2026)/ dok. BNPB. |
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan
BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa meskipun aktivitas pembelajaran telah dimulai,
kondisi sekolah belum sepenuhnya pulih akibat dampak bencana.
“Meskipun aktivitas pembelajaran telah dimulai, kondisi
sekolah belum sepenuhnya pulih. Sejumlah fasilitas pendidikan masih terdampak
banjir, seperti meja dan kursi yang rusak serta ruang kelas yang belum
sepenuhnya bersih. Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan
dengan sarana seadanya, termasuk penggunaan terpal sebagai alas belajar,” kata
Abdul Muhari dalam keteranganya.
Ia menambahkan, belum seluruh peserta didik dapat
mengikuti kegiatan belajar mengajar secara penuh karena sebagian masih berada
di lokasi pengungsian di luar daerah.
Pada hari pertama masuk sekolah, kegiatan diawali dengan
sesi berbagi cerita antara siswa dan guru. Para siswa menyampaikan pengalaman
mereka selama terdampak bencana, yang menjadi bagian dari upaya pemulihan
psikososial.
Suasana kebersamaan juga terlihat saat waktu istirahat,
ketika para guru memastikan seluruh siswa dapat menikmati waktu makan bersama,
termasuk dengan berbagi bekal kepada siswa yang tidak membawa makanan dari
rumah.
Kondisi di SD Negeri 1 Karang Baru tersebut menjadi
gambaran proses pemulihan sektor pendidikan yang tengah berlangsung di Provinsi
Aceh.
Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan
Menengah (Kemendikdasmen), tercatat sebanyak 2.756 satuan pendidikan di Aceh
terdampak banjir dan longsor. Dari jumlah tersebut, 2.226 sekolah telah kembali
beroperasi, meskipun sebagian masih berada dalam tahap pemulihan.
Pemerintah pusat dan pemerintah daerah secara paralel terus
melakukan berbagai upaya percepatan pemulihan, antara lain melalui pembersihan
sisa material banjir dan longsor, perbaikan fasilitas pendidikan, serta
pemenuhan sarana dan prasarana pendukung kegiatan belajar mengajar.
Hingga saat ini, dukungan yang telah disalurkan untuk
sektor pendidikan di Provinsi Aceh meliputi 15.500 paket school kit, 78 unit
tenda darurat untuk ruang kelas, 100 unit ruang kelas darurat, dana operasional
pendidikan darurat sebesar Rp11,3 miliar, dana dukungan psikososial sebesar Rp300
juta, serta 90.000 buku pelajaran.
Selain itu, Kemendikdasmen juga menyalurkan tunjangan
khusus bagi guru dan tenaga kependidikan terdampak bencana di Aceh. Tunjangan
tersebut mencakup pendidikan anak usia dini sebesar Rp758 juta untuk 379
sasaran, pendidikan dasar sebesar Rp8,2 miliar untuk 4.098 sasaran, serta
pendidikan menengah sebesar Rp6,7 miliar untuk 3.381 sasaran.
Dalam aspek pembelajaran, pemerintah menerapkan kurikulum
penanggulangan dampak bencana secara bertahap. Pada fase tanggap darurat selama
0–3 bulan, kurikulum difokuskan pada pembelajaran minimum esensial yang
meliputi literasi dasar, numerasi dasar, kesehatan dan keselamatan dini,
dukungan psikososial, serta edukasi mitigasi bencana.
Selanjutnya, pada fase pemulihan dini selama 3–12 bulan,
kurikulum disesuaikan menjadi kurikulum adaptif berbasis krisis dengan
integrasi mitigasi bencana ke dalam mata pelajaran yang relevan, program
pemulihan pembelajaran yang fleksibel, serta penerapan asesmen transisi.
Adapun pada fase pemulihan lanjutan dalam rentang waktu
1–3 tahun, kurikulum diarahkan pada integrasi permanen pendidikan kebencanaan,
penguatan kualitas pembelajaran, pengembangan pengetahuan inklusif berbasis
ketahanan, serta penguatan sistem monitoring dan evaluasi pendidikan darurat.
BNPB bersama kementerian/lembaga terkait dan pemerintah
daerah terus berkomitmen mendukung pemulihan sektor pendidikan agar kegiatan
belajar mengajar dapat kembali berlangsung secara aman, berkelanjutan, dan
berkualitas bagi seluruh peserta didik.
Baru Tiga Bulan, Garuda Spark Kembangkan 10 Startup Di Bandung
Iki Radio - Program Garuda Spark di Bandung mulai menunjukkan hasil dalam tiga bulan pertama pelaksanaannya, dengan 10 startup lokal berhasil dikurasi dan dikembangkan melalui kolaborasi komunitas, kampus, mitra global, dan pemerintah.
![]() |
| Menkomdigi Meutya Hafid dalam acara Jabar Digital Ecosystem Report di Garuda Sparks Innovation Hub Bandung, Senin (05/01/2026). |
Program inisiatif Kementerian Komunikasi dan Digital ini diluncurkan pada September 2025 sebagai ruang belajar dan pengembangan bisnis digital yang terbuka bagi masyarakat.
President of Alkademi Foundation, Dyah R. Helmi, menilai
Garuda Spark membuka akses pembelajaran digital yang luas bagi warga Bandung
dan sekitarnya, khususnya generasi muda yang ingin terjun ke industri digital.
“Dengan Garuda Spark, masyarakat bisa belajar bisnis
digital dan ekosistem global kapan pun. Semua terbuka dan gratis untuk warga
Bandung,” ujar Helmi usai acara Jabar Digital Ecosystem Report di Bandung,
Senin (5/1/2026).
Kolaborasi yang terbangun juga berdampak pada penguatan
talenta muda. Alkademi bersama mitra global mencatat 15.749 aplikasi dibuat
oleh siswa SMK di Jawa Barat dalam satu rangkaian kegiatan dan memperoleh
pengakuan Guinness World Record.
Vice President of Startup Bandung Nur Islami Javad
menyebut Garuda Spark menjadi ruang temu antara startup berpengalaman dan
generasi baru yang mulai merintis usaha.
“Tahun 2025 penuh tantangan bagi startup. Garuda Spark
membuka ruang regenerasi. Di komunitas kami ada 150 startup senior dan
dampaknya menjangkau lebih dari 2.500 anak muda yang mulai terlibat,” kata
Javad.
Ia menambahkan, budaya kolaborasi startup Bandung semakin
matang. Event komunitas akhir tahun
diikuti sekitar 12.000 peserta daring. Sejumlah startup juga mulai
menyusun sustainability report sebagai
strategi bertahan dan tumbuh.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan
Garuda Spark dirancang sebagai jawaban atas kompleksitas tantangan industri
startup.
“Di Bandung, Garuda Spark sudah berjalan tiga bulan.
Sudah ada 10 startup yang dibantu, dikurasi, dan dilahirkan bersama oleh
Komdigi, startup Bandung, Alkademi, dan mitra internasional seperti NUS
Singapura,” ujar Meutya.
Menurut Meutya, kekuatan utama Garuda Spark terletak pada
pendekatan ekosistem yang mempertemukan startup,
investor, komunitas, dan pemerintah dalam satu ruang kolaborasi.
“Startup lokal
perlu ruang untuk saling belajar dan tumbuh. Kolaborasi ini memberi kepercayaan
diri agar mereka bisa bertahan dan berkembang,” katanya.
Meutya menyebut Bandung sebagai rujukan nasional
pengembangan startup berbasis
kolaborasi. Pemerintah berharap model ini menginspirasi daerah lain dalam
membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Penumpang Angkutan Laut Gorontalo Turun 9,84 Persen
Iki Radio - Sektor transportasi laut di Provinsi Gorontalo mengalami dinamika yang bervariasi pada bulan November 2025.
![]() |
| Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo Dwi Alwi Astuti (kiri) saat mengumumkan rilis Berita Resmi Statistik, Senin (5/1/2026). |
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS)
Provinsi Gorontalo, Dwi Alwi Astuti, mengatakan terjadi kontraksi pada
pergerakan penumpang, namun di sisi lain, volume barang yang diangkut justru
menunjukkan lonjakan yang cukup tinggi.
Dalam pemaparan Berita Resmi Statistik yang dirilis pada
Senin (5/1/2026), Dwi Alwi Astuti menyatakan, jumlah penumpang angkutan laut
yang berangkat pada November 2025 tercatat sejumlah 2.702 orang.
Angka ini turun 9,84 persen dibandingkan bulan Oktober
2025 yang sebanyak 2.997 orang.
Tren penurunan juga terjadi pada penumpang yang datang,
yakni sebanyak 2.705 orang atau mengalami penurunan sebesar 12,91 persen
dibanding bulan sebelumnya.
Namun, kondisi berbeda justru terjadi pada sektor
angkutan barang. Jumlah barang yang dimuat kapal laut pada November 2025
mencapai 52.382 ton, meningkat tajam sebesar 17,75 persen dari Oktober 2025
yang sebesar 44.488 ton.
Sementara itu, barang yang dibongkar di pelabuhan
Gorontalo pada bulan yang sama juga naik signifikan, yaitu 94.719 ton. Angka
ini merepresentasikan kenaikan sebesar 23,05 persen dari bulan sebelumnya yang
tercatat 76.973 ton.
Meski terjadi peningkatan bulanan yang menggembirakan,
Dwi Alwi Astuti juga memberikan catatan perbandingan secara kumulatif.
Volume barang yang dimuat pada periode Januari hingga
November 2025 mencapai 599.491 ton. Jika dibandingkan dengan periode yang sama
pada 2024 yang sebesar 625.626 ton, terjadi penurunan sebesar 4,18 persen.
Pola serupa terlihat pada barang yang dibongkar, di mana
kumulatif Januari-November 2025 sebanyak 946.721 ton masih lebih rendah 3,65
persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (982.617 ton).
RSUD Caruban Bersiap Bila Ada Temuan Kasus Super Flu Di Madiun
Iki Radio - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban Kabupaten Madiun, menyampaikan kesiapannya bila sewaktu waktu ditemukan kasus super flu, atau Influenza A (H3N2 subclade K) di wilayah Kabupaten Madiun.
![]() |
| drg. Farid Amirudin, Direktur RSUD Caruban Kab. Madiun |
Kesiapan itu dilakukan, meskipun hingga kini belum ada edaran atau surat resmi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).
"Surat atau edaran dari kementerian terkait munculnya Super Flu belum terima. Tapi kita tetap siapkan," ujar Ditektur RSUD Caruban, drg. Farid Amirudin, Senin (5/1/2026).
Dikatakan sebagai institusi layanan kesehatan, RSUD Caruban telah memiliki berbagai fasilitas bilamana nanti ada temuan kasus super flu.
"Kita ada ruang isolasi bila memang nanti diperlukan. Tentu petugas juga telah siap," lanjutnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun, dr. Heri Setyana, dikonfirmasi melalui aplikasi whatsapp, Sabtu (3/1/2026) memastikan kasus super flu atau Influenza A (H3N2 subclade K) di wilayah Kabupaten Madiun belum ada temuan.
"Belum ada," jawabnya singkat.
Dilansir dari laman Kemenkes RI, Influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai sebagai super flu bukanlah virus baru dan tidak bersifat mematikan seperti Covid-19 maupun tuberkulosis (TBC).
Masyarakat tidak perlu panik berlebihan, meski tetap harus waspada dan menjaga kesehatan.
Virus influenza H3N2 sudah lama beredar dan memiliki karakteristik seperti flu musiman pada umumnya. Penyakit ini bisa menyerang seseorang lebih dari sekali, terutama ketika daya tahan tubuh menurun.(iw/IR)
Menhub Tutup Posko Pusat Angkutan Nataru 2025-2026, Apresiasi Sinergi Lintas Sektor di Tengah Bencana
Iki Radio - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi secara resmi menutup Posko Pusat Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 pada Senin (5/1/2026).
![]() |
| Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi secara resmi menutup Posko Pusat Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 pada Senin (5/1/2026). |
Penutupan posko menandai berakhirnya masa pengawasan dan pengendalian angkutan Nataru yang dinilai berjalan aman, lancar, dan terkendali, meskipun diwarnai tantangan bencana di sejumlah wilayah Indonesia.
Dalam sambutannya, Menhub menyampaikan rasa syukur atas
kelancaran penyelenggaraan angkutan Nataru tahun ini. Ia menyebut Nataru
2025–2026 sebagai periode yang tidak biasa, karena pemerintah harus menjalankan
pelayanan transportasi nasional sekaligus terlibat aktif dalam penanganan
bencana di berbagai daerah.
“Nataru tahun ini dapat kita katakan sebagai Nataru yang
tidak biasa. Di satu sisi kita melayani mobilitas masyarakat dalam skala
nasional, namun di sisi lain kita juga dihadapkan pada berbagai kejadian
bencana di sejumlah wilayah,” ujar Menhub.
Menhub mengajak seluruh pihak untuk terus mendoakan dan memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak bencana, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menurutnya, dalam situasi darurat
seperti ini, kehadiran negara melalui kerja nyata dan pelayanan maksimal
menjadi sangat penting bagi masyarakat.
“Dalam situasi seperti ini, kehadiran negara melalui
kerja nyata dan pelayanan maksimal seluruh jajaran menjadi sangat bermakna,”
tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Menhub menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya
kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan angkutan Nataru, mulai
dari kementerian dan lembaga terkait, TNI-Polri, pemerintah daerah, BUMN,
operator transportasi, asosiasi, hingga seluruh petugas di lapangan.
Ia menekankan bahwa beban kerja tahun ini bersifat
berlapis, karena selain melayani angkutan rutin dan lonjakan penumpang Nataru,
jajaran transportasi juga terlibat langsung dalam tanggap darurat dan pemulihan
bencana.
“Kerja kolektif bersama seluruh stakeholder inilah yang
membuat posko Nataru tetap berjalan dengan baik dan fungsi layanan transportasi
nasional dapat terjaga,” kata Menhub.
Berdasarkan hasil pemantauan selama masa operasional posko, Menhub menyampaikan bahwa penyelenggaraan angkutan Nataru secara umum berlangsung baik dan lancar.
Seluruh dinamika pergerakan penumpang, mulai dari
arus kendaraan, keterisian layanan, hingga aspek keselamatan, dapat dimonitor
dan dikelola secara terkoordinasi.
“Seluruh aspek pergerakan penumpang dan keselamatan
tercatat dan terhimpun dengan baik, sehingga penyelenggaraan angkutan Nataru
dapat berjalan dalam kendali,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Menhub menyampaikan sejumlah
catatan strategis yang perlu menjadi perhatian bersama untuk penyelenggaraan
transportasi nasional ke depan.
Pertama, kesiapan sarana dan prasarana transportasi harus
dipastikan sejak dini, mencakup moda kereta api, bus, penyeberangan, angkutan
laut, dan angkutan udara, baik dari sisi jumlah armada maupun kondisi teknis.
Kedua, penguatan manajemen operasional dan pengaturan
kapasitas di simpul-simpul transportasi seperti terminal, stasiun, pelabuhan,
dan bandara agar lonjakan penumpang dapat dikelola lebih terkendali.
Ketiga, keselamatan dan pengawasan harus tetap menjadi
prioritas utama melalui inspeksi teknis, pengendalian operasional, serta
disiplin terhadap standar keselamatan.
Keempat, optimalisasi pemanfaatan data dan sistem digital
untuk mendukung pengambilan keputusan lintas sektor agar respons pemerintah
semakin cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Menhub juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat
yang telah mematuhi imbauan pemerintah selama masa Nataru, kepada operator
transportasi atas kerja sama yang solid, serta kepada rekan-rekan media yang berperan
aktif menyampaikan informasi secara luas dan berimbang.
“Akhir kata, dengan mengucapkan
Alhamdulillahirrahmanirrahim, Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
secara resmi saya nyatakan ditutup,” pungkas Menhub.



.jpg)
.jpeg)



















