Iki Radio - Sektor transportasi laut di Provinsi Gorontalo mengalami dinamika yang bervariasi pada bulan November 2025.
![]() |
| Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo Dwi Alwi Astuti (kiri) saat mengumumkan rilis Berita Resmi Statistik, Senin (5/1/2026). |
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS)
Provinsi Gorontalo, Dwi Alwi Astuti, mengatakan terjadi kontraksi pada
pergerakan penumpang, namun di sisi lain, volume barang yang diangkut justru
menunjukkan lonjakan yang cukup tinggi.
Dalam pemaparan Berita Resmi Statistik yang dirilis pada
Senin (5/1/2026), Dwi Alwi Astuti menyatakan, jumlah penumpang angkutan laut
yang berangkat pada November 2025 tercatat sejumlah 2.702 orang.
Angka ini turun 9,84 persen dibandingkan bulan Oktober
2025 yang sebanyak 2.997 orang.
Tren penurunan juga terjadi pada penumpang yang datang,
yakni sebanyak 2.705 orang atau mengalami penurunan sebesar 12,91 persen
dibanding bulan sebelumnya.
Namun, kondisi berbeda justru terjadi pada sektor
angkutan barang. Jumlah barang yang dimuat kapal laut pada November 2025
mencapai 52.382 ton, meningkat tajam sebesar 17,75 persen dari Oktober 2025
yang sebesar 44.488 ton.
Sementara itu, barang yang dibongkar di pelabuhan
Gorontalo pada bulan yang sama juga naik signifikan, yaitu 94.719 ton. Angka
ini merepresentasikan kenaikan sebesar 23,05 persen dari bulan sebelumnya yang
tercatat 76.973 ton.
Meski terjadi peningkatan bulanan yang menggembirakan,
Dwi Alwi Astuti juga memberikan catatan perbandingan secara kumulatif.
Volume barang yang dimuat pada periode Januari hingga
November 2025 mencapai 599.491 ton. Jika dibandingkan dengan periode yang sama
pada 2024 yang sebesar 625.626 ton, terjadi penurunan sebesar 4,18 persen.
Pola serupa terlihat pada barang yang dibongkar, di mana
kumulatif Januari-November 2025 sebanyak 946.721 ton masih lebih rendah 3,65
persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (982.617 ton).













