Iki Terbaru/Paling Greeess

Dinas Pendidikan Kota Madiun


Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun beaerta seluruh staf dan karyawan

Mengucapkan :

Selamat Tahun Baru 2026

Wali Kota Pontianak Minta Pejabat Baru Beri Pelayanan Cepat tanpa Menunggu Viral

Iki Radio - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono melantik 32 pejabat administrator setingkat eselon tiga dan 27 pejabat pengawas setingkat eselon empat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Pada kesempatan itu, ia juga melantik Wulanda Anjaswari sebagai Camat Pontianak Selatan, serta sejumlah kepala sekolah, kepala puskesmas dan pejabat fungsional.

Pelantikan Eselon III dan IV di Lingkungan Pemerintah Kota Pontianak

Kepada para pejabat yang baru dilantik, Edi menekankan pelayanan publik tidak boleh menunggu persoalan menjadi viral di media sosial untuk kemudian ditangani. Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta bergerak cepat, peka terhadap kondisi di lapangan, dan responsif terhadap keluhan masyarakat sejak awal.

“Kita tidak boleh bekerja menunggu masalah menjadi viral. Begitu melihat persoalan di lapangan, segera direspons dan dikoordinasikan,” katanya usai melantik dan mengambil sumpah jabatan, didampingi Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan, di Aula SSA Kantor Wali Kota, Rabu (31/12/2025).

Edi menjelaskan pengisian dan pergeseran jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Para pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional serta menjunjung nilai-nilai ASN BerAKHLAK, yakni akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Ia menilai ekspektasi masyarakat terhadap pemerintah daerah terus meningkat seiring perkembangan teknologi informasi dan media sosial. Kondisi tersebut menuntut ASN bekerja cepat, tidak menunda pelayanan, serta berani melakukan inovasi. Pelayanan yang lambat, menurutnya, dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi, iklim investasi, hingga penciptaan lapangan kerja.

Edi juga menekankan peran pejabat administrator sebagai penghubung antara pimpinan dan pelaksana di lapangan. Proses administrasi pemerintahan harus berjalan efektif dan efisien dengan mengedepankan penyelesaian masalah.

“Sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, regulasi di tingkat daerah dapat dievaluasi dan disesuaikan untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Edi menyinggung tantangan kebencanaan yang dihadapi Kota Pontianak, khususnya genangan dan banjir akibat kondisi geografis serta pasang air. Ia menyebut penanganan persoalan tersebut memerlukan sinergi lintas kewenangan antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat.

“Penanganan genangan dan banjir tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah kota karena menyangkut kewenangan yang lebih luas. Karena itu, diperlukan koordinasi dan kolaborasi lintas pemerintah,” imbuhnya.

Edi menyebut, pemerintah daerah tidak lagi dapat bekerja dengan pola lama. Di era media sosial, informasi menyebar sangat cepat sehingga kecepatan respons dan kepedulian terhadap persoalan di lapangan menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik.

Melalui momentum pelantikan tersebut, Edi berharap para pejabat yang dilantik mampu memanfaatkan amanah jabatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Pontianak serta kesejahteraan masyarakat.

“Saya minta setiap permasalahan segera dikoordinasikan lintas perangkat daerah tanpa menunggu berkembang menjadi isu yang meluas,” tutupnya.

Perayaan Natal Bersama di Kabupaten Madiun, Bupati Tekankan Toleransi dan Kerukunan

Iki Radio - Perayaan Natal bersama digelar Pemerintah Kabupaten Madiun, di Pendopo Ronggo Djumeno, Rabu (31/12/2025).

Bupati Madiun menyerahkan bantuan sosial kepada Panti Asuhan Debora dan Bakti Luhur, dalam perayaan Natal bersama di Kabupaten Madiun, Rabu (31/12/2025)

Mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”, Bupati Madiun Hari Wuryanto berharap, perayaan ini membawa kebahagiaan dan memperkuat semangat kerukunan. 

“Ini merupakan salah satu hari besar bagi umat Kristiani. Mereka merayakannya dengan sukacita dan tentu kami menyambut dengan baik sebagai bentuk toleransi di Kabupaten Madiun,” kata Bupati Madiun, Hari Wuryanto.

Dalam perayaan Natal yang dihadiri ratusan umat Kristiani di Kabupaten Madiun ini, Bupati Madiun bersama Wakil Bupati Madiun juga memberikan bantuan sosial kepada Panti Asuhan Debora dan Bakti Luhur. 

"Pemkab Madiun berkomitmen memberikan perhatian yang sama terhadap peringatan hari besar seluruh umat beragama," lanjutnya. 

Romo RD Adrianus Akik Purwanto menjelaskan bahwa tema Natal tahun ini merupakan pesan nasional yang dirumuskan bersama pimpinan gereja.

“Keluarga itu institusi yang didirikan oleh Tuhan, bukan manusia. Tema ini mengingatkan kembali pada Keluarga Kudus yang hidup dalam kesederhanaan dan kesulitan, tetapi tetap berpusat kepada Tuhan sehingga keluarga itu diselamatkan,” ujarnya.

Harapannya, pesan Natal tersebut dapat mengingatkan setiap keluarga untuk menjadikan Tuhan sebagai pusat kehidupan pribadi dan keluarga.

Hadir juga dalam acara ini, Pj Sekda Madiun Sigit Budiarto, Wakil Ketua DPRD Mujiono, unsur jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun, serta sejumlah tokoh lintas agama, di antaranya Ketua BAMAG Kabupaten Madiun Pdt. Nathanael Tranggono Dibyo Nugroho dan Ketua FKUB Kabupaten Madiun KH. Muharromaini Ihsan.(iw/IR)

Antar Malam Pergantian Tahun: KAI Commuter Hadirkan Perjalanan hingga Dini Hari

Iki Radio - Malam pergantian tahun selalu menjadi momen istimewa. Jalanan menuju pusat kota dipenuhi langkah warga yang ingin merayakan detik-detik akhir tahun bersama keluarga dan sahabat. Di tengah riuh perayaan itu, kereta Commuter Line tetap melaju, menjadi urat nadi mobilitas jutaan orang di Jabodetabek.

Menjelang malam Tahun Baru, KAI Commuter memastikan denyut kota tetap bergerak dengan aman dan lancar. Salah satu langkah antisipatif yang diambil adalah penambahan layanan operasional perjalanan Commuter Line Jabodetabek hingga dini hari, Rabu (31/12/2025) sampai 1 Januari 2026.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa kebijakan ini lahir dari pembacaan tren mobilitas masyarakat setiap malam pergantian tahun. Banyak warga dari kota penyangga Jakarta bergerak menuju pusat-pusat perayaan, lalu kembali pulang hingga larut malam bahkan menjelang pagi. “Ini menjadi dasar KAI Commuter menambah pelayanan perjalanan pada malam pergantian tahun,” ujarnya.

Sebanyak 26 perjalanan tambahan disiapkan, dengan operasional hingga pukul 01.30 WIB di stasiun-stasiun awal keberangkatan pada seluruh lintas. Dengan penambahan tersebut, total perjalanan Commuter Line Jabodetabek mencapai 1.091 perjalanan dalam periode tersebut.

Lintas Bogor menjadi yang terbanyak dengan 398 perjalanan, disusul Lintas Cikarang 287 perjalanan, Rangkasbitung 210 perjalanan, Tangerang 124 perjalanan, dan Tanjung Priok 72 perjalanan. Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan representasi kesiapan layanan untuk mengakomodasi jutaan rencana warga di malam spesial itu.

KAI Commuter juga mengatur jadwal perjalanan terakhir secara detail. Dari Jakarta Kota menuju Bogor, kereta terakhir berangkat pukul 01.30 WIB, sementara dari Bogor pukul 00.10 WIB. Lintas lain pun disesuaikan agar masyarakat memiliki cukup waktu merayakan malam tahun baru tanpa cemas kehilangan akses pulang.

Tak hanya soal perjalanan, kesiapan juga ditunjukkan dari sisi layanan dan keselamatan. Petugas kesehatan, pelayanan, kebersihan, hingga pengamanan disiagakan di berbagai stasiun. Semua dilakukan demi memastikan suasana perayaan tetap nyaman dan tertib.

Dengan kapasitas angkut mencapai 2 juta pengguna, KAI Commuter memprediksi jumlah penumpang pada 31 Desember hingga pergantian tahun mencapai lebih dari 1,1 juta pengguna. Angka besar yang menuntut kedisiplinan bersama.

Karina menegaskan, demi keamanan, pengguna dilarang membawa petasan, kembang api, maupun benda mudah terbakar ke dalam stasiun dan kereta. Aturan ini diterapkan tegas untuk mencegah risiko yang dapat membahayakan perjalanan bersama.

Di tengah kemeriahan kembang api dan hitung mundur pergantian tahun, Commuter Line tetap menjadi ruang publik yang harus dijaga bersama. Mengikuti arahan petugas, memperhatikan celah peron, serta menjaga anak-anak selama perjalanan menjadi bagian dari tanggung jawab kolektif.

Saat jarum jam melewati tengah malam dan kota perlahan kembali tenang, kereta-kereta tetap setia mengantar para penumpang pulang. Di balik setiap perjalanan, ada komitmen layanan yang bekerja dalam senyap menjaga agar detak kota pada malam pergantian tahun. (Sumber KAI Commuter) 

Tutup Akhir Tahun 2025 Dengan Istighosah, PDAM Kabupaten Madiun Targetkan Penambahan Cakupan Layanan 2000 Pelanggan di Tahun 2026

Iki Radio - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Dharma Purabaya atau dikenal dengan PDAM Kabupaten Madiun, menggelar Do’a Bersama, Refleksi Akhir Tahun 2025 dan Menyambut Tahun Baru 2026, di ruang aula kantor PDAM Kabupaten Madiun, Rabu (31/12/2025).

Pegawai, staf dan karyawan Perumdam Tirta Dharma Purabaya (PDAM) Kabupaten Madiun mengikuti doa bersama sebagai refleksi tahun 2025 dan menyambut tahun 2026, Rabu (31/12/2025).

Do’a bersama dan Istighosah ini diikuti ratusan pegawai, staf dan karyawan PDAM Kabupaten Madiun.

“Kegiatan ini dalam rangka memperkuat sinergisitas pegawai. Kami juga berharap ada masukan dari berbagai stakeholder, pemerintah, DPRD, dan pegawai, sehingga apa yang kami harapkan dapat tercapai di tahun 2026. Dan mendapat restu dan doa dan kami dapat melayani masyarakat kabupaten madiun dan bertumbuh lebih kuat sebagai perusahaan yang prima,” kata Direktur Utama Perumdam Tirta Dharma Purabaya Madiun, Imansyah Novianto.

Dikatakan, perjalanan tahun 2025 sebagai tahun transformasi. Yakni PDAM Kabupaten Madiun lebih fokus pada penguatan tata kelola perusahaan.

“Dengan dinamika yang ada kita harus memperbaiki kinerja perusahaan dengan cara meningkatkan kapasitas SDM. Diantaranya dengan melakukan pelatihan, diklat, dan Bimbingan Teknik (Bimtek) kepada para pegawai supaya bisa meningkatkan kemampuan dalam menjalankan roda perusahaan,” lanjutnya.

Dengan menjalin kerjasama berbagai pihak, diantaranya bank dan E-commerce, terbukti selama tahun 2025 untuk pembayaran lebih tepat waktu dan tunggakan bisa segera diselesaikan. Sedangkan untuk menekan kebocoran air, PDAM juga dibentuk tim di masing masing unit layanan.

“Diharapkan masyarakat membantu PDAM untuk melaporkan kebocoran yang ada, agar segera ditindaklanjuti oleh petugas,” tambahnya.

Seluruh stakeholder diharapkan juga mendukung ketersediaan air di Kabupaten Madiun dengan melaporkan pemakaian dan menggunakan air dengan bijak.

Sementara itu pada tahun 2026, PDAM Kabupaten Madiun menargetkan penambahan cakupan layanan hingga 2.000 pelanggan.

"Sampai akhir 2025 ini jumlah pelanggan kami sekitar 52 ribuan, dan tahun depan (2026) kami juga memberikan layanan pasang gratis 1.000 sambungan," imbuhnya.

PDAM Kabupaten Madiun berharap bisa mendapatkan sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Madiun. 

"Kami juga berharap miliki pendapatan yang lebih baik sehingga bisa meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Kabupaten Madiun,” pungkasnya.(iw/IR)

 

Serahkan Bantuan UPPO, Pemkab Madiun Dorong Peningkatan Perekonomian Masyarakat

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Madiun terus berupaya mewujudkan visi Madiun Bersih Sehat dan Sejahtera (Bersahaja). Salah satunya melalui sektor pertanian, yakni pengelolaan pertanian yang ramah lingkungan.


Langkah nyata yang dilakukan, adalah dengan diserahkannya bantuan unit pengolah pupuk organik (UPPO) kepada kelompok tani dan peternak, yang diberikan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, di Desa Bolo Kecamatan Kare, Selasa (30/12/2025).

Program yang dialokasikan dari dana DBHCHT dan DAU 2025 ini, bukan sekadar bantuan ternak, melainkan upaya strategis agar petani mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri dari kotoran kambing. 

"Selama ini penggunaan pupuk dan pestisida kimia terlalu berlebihan dan memiliki efek samping jangka panjang. Karena itu, kita mulai beralih ke pertanian organik,” kata Bupati.

Dengan penggunaan pupuk organik pada pertanian, diharapkan dapat menekan biaya produksi.

"Karya nyata ini penting. Ketika masyarakat melihat sendiri hasilnya bagus dan sehat, mereka akan percaya dan mau beralih ke organik,” lanjutnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun, Partoyo, menjelaskan kotoran kambing merupakan salah satu bahan terbaik untuk pupuk organik. 

"Selain memperbaiki struktur tanah, penggunaan pupuk organik juga akan mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia,” jelasnya.

Melalui program bantuan UPPO ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kelompok dalam memproduksi pupuk organik berbahan dasar kotoran ternak, khususnya kambing dan domba.

Bantuan ternak domba ke kelompok ternak ini diantaranya untuk Desa Bodag dan Desa Bolo Kecamatan Kare, serta Desa Ngranget Kecamatan Dagangan. 

"Bantuan berupa ternak domba masing 143 ekor, 1 kandang komunal, 1 rumah kompos, bak fermentasi dan 1 unit alat pengolah kompos," tambahnya.

Dengan pemberian bantuan ini masyarakat dapat membudidayakan ternak domba, sehingga akan meningkatkan kesejahteraannya. Disamping produksi pupuk organik untuk pertanian.

Sementara Kepala Desa Bolo, Jaka Mianto, mengaku senang dengan program bantuan ini, sehingga dapat memotivasi dalam mengoptimalkan potensi desa.

"Kami sangat berterima kasih atas bantuan Bapak Bupati. Ini memotivasi masyarakat kami untuk lebih produktif," katanya.(iw/IR)

Ponpes Langitan Gelar Khotmil Qur'an di Masjid Al Akbar Surabaya

Iki Radio - Pondok Pesantren Langitan kembali menggelar Khotmil Qur’an dan Istighotsah Kubro ke-X di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Selasa (30/12/2025). Kegiatan keagamaan tersebut diikuti ribuan santri, ulama, kiai, serta jamaah dari berbagai daerah dan berlangsung dengan khidmat.

Pondok Pesantren Langitan kembali menggelar Khotmil Qur’an dan Istighotsah Kubro ke-X di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Selasa (30/12/2025). 

Direktur Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Mohammad Sudjak, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pondok Pesantren Langitan yang kembali memilih Masjid Al Akbar sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan keagamaan berskala besar.

“Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan Khotmil Qur’an dan Istighotsah Kubro di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi antara Masjid Nasional Al Akbar Surabaya dan Pondok Pesantren Langitan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama dalam penguatan nilai keislaman dan pembinaan generasi berakhlak.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan peran pesantren sebagai pilar penguatan spiritual masyarakat Jawa Timur. Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an menjadi fondasi penting dalam membangun peradaban yang bermartabat.

“Jawa Timur dikuatkan oleh pesantren, para alim, ulama, kiai, dan bu nyai. Salah satu penguat utamanya adalah Al-Qur’an,” tutur Khofifah.

Ia juga mendoakan agar kegiatan Khotmil Qur’an dan Istighotsah Kubro ini menjadi amal jariyah bagi para pendiri, pengasuh, guru, serta seluruh civitas Pondok Pesantren Langitan yang selama ini mengabdikan diri dalam menjaga dan mengajarkan nilai-nilai Al-Qur’an.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana doa bersama, tetapi juga mempererat silaturahmi antara ulama, santri, dan masyarakat, sekaligus menegaskan komitmen Pondok Pesantren Langitan dalam menjaga tradisi keilmuan dan spiritualitas Islam.

Gelar Apel, Pemkab Madiun Periksa Ratusan Kendaraan Dinas dan Operasional

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Apel Kendaraan Dinas dan Operasional bagi seluruh Perangkat Daerah, di Halaman Pendopo Ronggo Djumeno Caruban Selasa (30/12/2025).

Dalam apel ini, ratusan kendaraan milik Pemerintah Kabupaten Madiun dikumpulkan dan diperiksa kelayakannya. Ini dilakukan sebagai bentuk evaluasi efisiensi penggunaan kendaraan operasional OPD yang dinilai menyedot anggaran cukup besar. 

Pemeriksaan dilakukan mulai dari kondisi fisik, administrasi, hingga kelayakan jalan.

“Kita ingin kendaraan operasional benar-benar efisien, karena sekarang ini eranya efisiensi anggaran,” kata Bupati Madiun Hari Wuryanto. 

Apel kendaraan ini dilaksanakan setelah Pemkab mencermati tingginya biaya operasional kendaraan dinas. 

"Dari hasil pemantauan di lapangan, ditemukan banyak kendaraan yang usianya sudah jauh melewati nilai ekonomis, bahkan, sebagian kendaraan tercatat keluaran tahun 1999 hingga awal 2000-an," lanjutnya.

Kata Bupati, jika biaya perawatan kendaraan sudah terlalu tinggi, justru tidak efisien. Dan hal ini juga menyangkut keselamatan penumpang ataupengguna kendaraan.

Sedikitnya 450 unit kendaraan dinas roda empat dari seluruh OPD diperiksa mulai dari surat surat kendaraan, kondisi mesin dan fisik kendaraan.

“Kendaraan dinas itu harus dirawat seperti milik sendiri, supaya bisa mendukung pelayanan masyarakat dengan baik,” tegas Bupati.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Madiun, Hadi Sutikno, menjeaskan pemeriksaan dilakukan oleh tim teknis yang ditunjuk.

“Nanti dari laporan tim akan terlihat mana yang masih layak dan mana yang sudah tidak layak,” jelasnya.

Dari pemeriksaan ini, kendaraan yang dinilai tidak layak dan memiliki biaya operasional tinggi akan diajukan untuk lelang.

"Kendaraan yang masih efisien tetap dipertahankan untuk operasional. Dari pemeriksaan awal, mayoritas kendaraan telah melampaui masa manfaat sesuai Permendagri Nomor 7 Tahun 2024. Ada kendaraan yang usianya sudah lebih dari 20 tahun, bahkan mendekati 30 tahun. Ini tentu perlu dievaluasi demi keselamatan layanan publik," pungkasnya.(iw/IR)

close
Pasang Iklan Disini