Iki Terbaru/Paling Greeess

Calon Bintara Polri Asal Tidore Diminta Jaga Nama Baik Daerah

Iki Radio - Staf Ahli Wali Kota Tidore, Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Abdul Hakim Adjam menghadiri Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 di SPN Polda Maluku Utara, Kelurahan Gurabati, Senin (20/7/2026).

Staf Ahli Wali Kota Tidore, Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Abdul Hakim Adjam, melakukan tradisi Siraman Air Kembang kepada calon anggota Polri pada Upacara Pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri TA. 2026 di SPN Polda Malut, Kelurahan Gurabati, Kota Tidore Kepulauan, Senin (20/7/2026)/ Beni/Prokompim Tidore

Ia berpesan kepada seluruh peserta didik, khususnya calon Bintara asal Kota Tidore Kepulauan, agar mengikuti pendidikan dengan sungguh-sungguh, menjaga nama baik daerah dan orang tua, serta memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk mengabdi kepada masyarakat.

"Jadilah siswa yang benar-benar mengikuti pendidikan bintara ini hingga selesai. Serap seluruh ilmu yang didapatkan agar ke depan dapat menerapkannya kepada seluruh masyarakat Maluku Utara, khususnya di Kota Tidore Kepulauan. Jangan pernah mengecewakan daerah ini maupun orang tua. Ingat bahwa harus tetap semangat dalam mengikuti pendidikan ini," kata Abdul Hakim.

Upacara dipimpin Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman. Sebanyak 84 calon siswa asal kabupaten/kota di Maluku Utara akan mengikuti pendidikan selama lima bulan.

Membacakan amanat Kapolri, Kapolda menegaskan bahwa pendidikan pembentukan bukan sekadar mengubah status menjadi anggota Polri, melainkan proses membentuk personel yang profesional, bermoral, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat.

"Pendidikan pembentukan ini tidak boleh dipandang sekadar proses untuk mengubah status seseorang menjadi anggota Polri, melainkan harus menjadi proses transformasi pengetahuan, keterampilan, sikap, karakter, mental, dan budaya sehingga setiap peserta didik keluar sebagai insan Bhayangkara yang profesional, bermoral, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara," kata dia.

Ia juga mengingatkan seluruh tenaga pendidik agar menerapkan disiplin secara tegas, adil, dan konsisten, serta menghindari segala bentuk kekerasan maupun perundungan dalam proses pendidikan.

Upacara pembukaan ditutup dengan prosesi penyiraman air kembang kepada perwakilan peserta didik dan oleh orang tua kepada anak-anak mereka sebagai simbol dimulainya pendidikan pembentukan Bintara Polri.

 

Menkomdigi: Piala Dunia Jadi Momentum Kebersamaan dan Merawat Ruang Publik yang Sehat

Iki Radio - Spanyol memastikan diri menjadi juara Piala Dunia FIFA 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1- 0 pada partai final yang berlangsung di MetLife Stadium East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat. Euforia kemenangan La Furia Roja disambut meriah ribuan masyarakat yang memadati berbagai lokasi nonton bareng (nobar) di Indonesia, termasuk di Garuda Spark Pos Bloc Medan yang dihadiri Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Menkomdigi saat menghadiri nonton bareng (nobar) final Piala Dunia FIFA 2026 di Martubung, Medan, Sumatra Utara, Senin (20/7/2026). Foto: Dunia Meutya/Ditjen KPM Kemkomdigi

Tak hanya di Medan, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) juga menggelar nobar serentak di Bali, Solo, dan Serang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyemarakkan Piala Dunia 2026 yang disiarkan secara langsung oleh TVRI sebagai lembaga penyiaran publik milik negara, sehingga masyarakat dapat menikmati pertandingan kelas dunia secara gratis.

Menkomdigi Meutya Hafid mengatakan, antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa sepak bola mampu menjadi ruang kebersamaan yang mempererat interaksi sosial di tengah era digital.

“Final Piala Dunia bukan hanya soal siapa yang menjadi juara. Momen ini mempertemukan masyarakat dalam ruang publik yang sehat, penuh kegembiraan, dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

Meutya menegaskan, penyelenggaraan nobar juga merupakan wujud komitmen pemerintah agar masyarakat di seluruh Indonesia memperoleh akses terhadap hiburan berkualitas melalui siaran TVRI.

“Ini adalah komitmen Presiden Prabowo agar masyarakat Indonesia, tanpa terkecuali, dapat menikmati tayangan hiburan kelas dunia secara gratis melalui TVRI sebagai official broadcaster. Setelah 24 tahun, Piala Dunia kembali hadir di layar TVRI dan dapat dinikmati seluruh masyarakat,” katanya.

Di Medan, kegiatan nobar dipadukan dengan pertemuan bersama komunitas digital yang berhimpun di Garuda Spark. Menurut Meutya, semangat sebuah tim sepak bola yang dibangun melalui pembinaan dan regenerasi juga menjadi inspirasi dalam membangun ekosistem talenta digital Indonesia.

“Siapa pun juaranya, mari kita jaga sportivitas. Karena ini pesat di seluruh dunia, jadi kita ikut bagian dunia yang sedang bergembira menyaksikan piala dunia,” pesannya.

Melalui penyelenggaraan nobar serentak di Medan, Bali, Solo, dan Serang, Komdigi berharap semangat Piala Dunia tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat ruang publik yang positif, mempererat kolaborasi komunitas, serta mendorong tumbuhnya ekosistem digital Indonesia yang sehat dan produktif.

 

Wali Kota Medan Apresiasi Nobar Piala Dunia, Perkuat Kebersamaan Anak Muda

Iki Radio - Antusiasme ribuan warga mengikuti nonton bareng (nobar) final Piala Dunia FIFA 2026 di Pos Bloc Medan, Sumatra Utara, menunjukkan bahwa ruang publik dapat menjadi sarana memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong gaya hidup positif di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waasdalam acara nonton bareng piala dunia FIFA 2026 di Garuda Spark Pos Bloc, Medan, Senin dini hari (20/7/2026). (Foto: Istimewa)

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi penyelenggaraan nonton bareng yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama TVRI adalah kegiatan yang menghadirkan ruang interaksi yang sehat bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat persatuan melalui olahraga.

"Kami senang sekali hari ini banyak titik nonton bareng di Kota Medan. Alhamdulillah Pos Bloc dipenuhi masyarakat yang antusias menyaksikan final Piala Dunia," ujar Rico, dalam acara nonton bareng Piala Dunia FIFA 2026 di Garuda Spark Pos Bloc, Medan, Senin (20/7/2026).

Ia menyampaikan terima kasih kepada Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid beserta seluruh pihak yang menghadirkan kegiatan tersebut di Kota Medan.

Menurut Rico, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan besarnya minat warga terhadap kegiatan publik yang menghadirkan hiburan berkualitas sekaligus mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.

Di sela suasana penuh semangat para pendukung tim finalis, Rico juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga keseimbangan antara menikmati hiburan dan menjalankan tanggung jawab sehari-hari. "Silakan menikmati pertandingan sampai selesai, tetapi besok jangan lupa tetap bekerja dan beraktivitas seperti biasa," pesannya.

Ia menilai olahraga, khususnya sepak bola, memiliki kekuatan menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang. Karena itu, kegiatan nonton bareng di ruang publik diharapkan mampu memperkuat budaya kebersamaan sekaligus menjadi hiburan yang sehat bagi masyarakat.

Rico juga mengajak generasi muda untuk terus menumbuhkan semangat hidup sehat melalui olahraga dan aktivitas positif. "Terima kasih kepada seluruh pencinta olahraga yang hadir. Mudah-mudahan masyarakat semakin sehat dan Kota Medan terus menjadi kota yang sehat serta penuh energi positif," ujarnya.

Penyelenggaraan nonton bareng final Piala Dunia FIFA 2026 di Pos Bloc Medan merupakan bagian dari rangkaian kegiatan serentak Kemkomdigi di berbagai daerah. Selain menghadirkan hiburan yang dapat dinikmati masyarakat secara gratis melalui siaran TVRI, kegiatan ini juga menjadi ruang berkumpul yang memperkuat interaksi sosial, semangat sportivitas, dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

 

"Surat Cinta" Menteri PANRB kepada Seluruh ASN: Jaga Integritas dan Nilai BerAKHLAK

Iki Radio - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Rini Widyantini, menulis sebuah surat terbuka yang ditujukan khusus kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia. Surat sepanjang empat halaman yang ditulis tangan dengan tinta hijau tersebut diunggah langsung melalui akun media sosial Instagram pribadinya, @menpanrb.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Rini Widyantini (kedua kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7/2026). Dalam rapat tersebut DPR meminta pemerintah untuk meningkatkan indikator kinerja atau Key Performance Indicator (KPI) untuk memperbaiki mentalitas sumber daya manusia aparatur sipil negara (ASN). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/hma)


Langkah personal ini diambil di tengah hangatnya sorotan publik dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terhadap kinerja birokrasi. Selain itu, hal ini juga sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para aparatur negara yang bertugas di berbagai pelosok negeri.

Sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk menguatkan mentalitas pelayan publik, Menpan-RB menekankan pentingnya bagi setiap ASN untuk tidak goyah dalam mengemban amanah masyarakat.

Dalam unggahannya, Rini menyadari bahwa dinamika tugas di lapangan sering kali penuh keterbatasan dan beban psikologis yang tidak mudah. Mulai dari pemenuhan ekspektasi publik yang tinggi, melawan rasa lelah, hingga pengorbanan waktu bersama keluarga demi menunaikan kewajiban negara.

Namun, melalui surat tersebut, Rini menegaskan bahwa tantangan yang ada harus menjadi pelecut semangat demi memberikan yang terbaik. “Tantangan jadikan booster untuk terus semangat melayani. Justru saat tantangan besarlah profesionalisme dibutuhkan, dan pengabdian menemukan maknanya,” tulis Rini dalam salah satu penggalan suratnya yang diunggah pada Sabtu (18/7/2026).

Dalam unggahan yang ditanggapi banyak respon dari masyarakat di dunia maya ini, Menpan-RB juga menyoroti bahwa banyak kontribusi ASN yang sering kali luput dari pandangan masyarakat. Kerja-kerja sunyi di puskesmas terpencil, sekolah-sekolah di pelosok daerah, hingga kantor kecamatan merupakan motor penggerak utama kehadiran negara yang sesungguhnya.

Menurutnya, hasil kerja keras yang tulus tidak akan pernah sia-sia walau jarang mendapatkan sorotan kamera atau pujian yang melimpah.

Sebagai penutup, Menteri PANRB mengajak jutaan abdi negara di Indonesia untuk terus merapatkan barisan, memegang teguh nilai-nilai Core Values "BerAKHLAK", serta menanamkan budaya kerja "Bangga Melayani Bangsa". Dirinya menitipkan pesan menyentuh agar ASN selalu menjadi teladan kebaikan. 

“Terima kasih atas dedikasi, kesabaran, dan ketulusan Anda semua. Tetaplah menjadi cahaya. Tetaplah melayani, bahkan ketika tidak semua orang melihat,” tambahnya.

Langkah Menteri Rini menyurati para ASN ini diharapkan mampu menyuntikkan energi positif baru bagi seluruh aparatur negara.

Rini menegaskan, transformasi birokrasi tidak akan dapat tercapai secara instan, melainkan lewat sinergi kolektif. “Karena Indonesia yang maju tidak lahir dari kerja satu orang, tetapi dari jutaan ASN yang memilih untuk tetap mengabdi dengan hati,” pungkasnya menegaskan komitmen pengabdian bagi masa depan bangsa.

Hari Anak Nasional 2026: Menteri PPPA Ajak Anak Indonesia Jadi Generasi yang Saling Menjaga

Iki Radio - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi mengajak anak-anak Indonesia tumbuh sebagai generasi yang saling menjaga dengan menolak segala bentuk kekerasan, peduli terhadap sesama, serta menciptakan lingkungan yang aman. 

Menteri PPPA Arifah.fauzi saat berdialog langsung bersama anak-anak di Panti Sosial Bina Netra dan Rungu Wicara (PSBNRW) Cahaya Batin, Jakarta Timur. (Foto KemenPPPA)

Ajakan tersebut disampaikan Arifah Fauzi saat puncak Lokakarya Forum Anak Nasional 2026 dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Minggu (19/7/2026). 

Menurut Arifah, menjadi generasi penerus bangsa tidak hanya ditandai dengan keberanian memiliki cita-cita, tetapi juga keberanian menyampaikan pendapat, menghargai pandangan orang lain, dan membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Ia juga mengingatkan pentingnya komitmen untuk menolak segala bentuk kekerasan. Anak-anak, menurutnya, perlu memiliki kesadaran agar tidak menjadi korban maupun pelaku kekerasan serta saling melindungi dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Arifah menyoroti penggunaan media sosial yang semakin dekat dengan kehidupan anak. Ia mengingatkan agar media sosial dimanfaatkan secara bijak karena penggunaan yang tidak tepat dapat membawa berbagai risiko terhadap keselamatan anak.

Sebagai contoh, Menteri PPPA Arifah Fauzi menyebut adanya kasus kekerasan seksual yang berawal dari perkenalan melalui media sosial. Karena itu, ia mengimbau anak-anak lebih berhati-hati saat berinteraksi di ruang digital.

Tak hanya menyampaikan pesan kepada anak-anak, Arifah juga mengajak para orang tua memperkuat komunikasi dan membangun hubungan emosional yang erat dengan anak. Keberhasilan anak tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari nilai-nilai yang ditanamkan di dalam keluarga. "Benteng bagi anak-anak bukan sekadar pagar fisik, melainkan benteng hati yang dibangun di dalam keluarga," ujar Arifah.

Ia berharap Hari Anak Nasional 2026 menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran seluruh pihak agar keluarga memiliki lebih banyak waktu bersama anak dan bersama-sama mewujudkan generasi Indonesia yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, DPRD Gelar Paripurna Istimewa, Perkuat Sinergi demi Madiun Bersahaja

Iki Radio – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun di ruang rapat paripurna DPRD, Sabtu (18/7/2026). 

Mengusung tema "Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja", momentum sakral ini menjadi pemantik semangat bersama antara jajaran legislatif, eksekutif, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.

Rapat paripurna ini dihadiri langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati, jajaran pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala OPD, camat, kepala desa/lurah, pimpinan BUMD, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, menegaskan bahwa usia ke-458 ini merupakan momentum krusial untuk mempererat sinergi antara legislatif dan eksekutif demi kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap di usia ke-458 ini Kabupaten Madiun semakin maju dan makmur. DPRD akan terus mendukung berbagai program pemerintah daerah agar cita-cita Bupati dan Wakil Bupati dapat terwujud demi kepentingan masyarakat. Kolaborasi ini harus diperkuat untuk mewujudkan Kabupaten Madiun yang bersih, sehat, dan sejahtera,” ujar Fery.

Dalam sambutannya, Fery juga mengapresiasi sederet prestasi Pemkab Madiun setahun terakhir. Diantaranya 6 Penghargaan TOP BUMD Awards 2026, Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut (LKPD TA 2025), Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) 2026, dan apresiasi di bidang tata kelola pemerintahan, lingkungan hidup, serta perhutanan sosial.

Ada yang menarik dalam rapat paripurna kali ini. Bupati Madiun Hari Wuryanto tampak memperkenalkan busana khas baru yang dikenakannya. Busana tersebut merupakan hasil kompetisi desain resmi yang digelar pemerintah daerah.

"Busana ini merupakan hasil kompetisi yang kami selenggarakan. Harapannya dapat menjadi pakaian khas Kampung Pesilat Kabupaten Madiun sekaligus memperkuat identitas budaya daerah," jelas Bupati Hari Wur.

Dalam paripurnanya, Bupati Hari Wuryanto memaparkan sejumlah capaian indikator makro ekonomi dan sosial Kabupaten Madiun sepanjang tahun 2025 yang tumbuh positif. 

Tidak hanya capaian daerah, Pemkab Madiun juga bergerak cepat mendukung Program Strategis Nasional (PSN) hingga Juli 2026. Sebanyak 56 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi melayani 152.294 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis. Selain itu, pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Nglames kini telah mencapai progres 92%.

Di sektor ekonomi akar rumput, sebanyak 206 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih kini resmi berbadan hukum. Ketahanan pangan daerah juga terus diperkuat lewat aksi nyata Gerakan Pangan Murah serta penguatan cadangan pangan.

Guna memeriahkan hari jadi sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan, pemkab menggelar event Sepasar Ing Madiun (Sepasma). 

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Sepasma kali ini diselenggarakan di tiga kawasan strategis. Langkah ini sengaja diambil untuk mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi, mendongkrak omzet UMKM, sekaligus mempromosikan produk unggulan lokal secara lebih luas.

Peringatan Hari Jadi ke-458 ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga api inovasi, kolaborasi, dan gotong royong menuju Kabupaten Madiun yang semakin maju, bersih, sehat, dan bersahaja.(ir)

Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun: BULOG Komit Jaga Stabilitas Pangan dan Serap Hasil Tani Bumi Kampung Pesilat

Iki Radio – Bumi Kampung Pesilat kini resmi menginjak usia yang ke-458 tahun. Peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun kali ini mengusung tema yang sarat akan semangat kemajuan, yakni “Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja”.

Kepala Perum BULOG Kantor Cabang Madiun, Agung Sarianto, menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan komitmen institusinya untuk terus berjalan beriringan dengan pemerintah daerah demi kemakmuran masyarakat.

"Perum BULOG Kantor Cabang Madiun sebagai bagian dari pilar ketahanan pangan nasional, akan terus berkolaborasi dengan pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan yang terjangkau, menjaga stabilitas harga di pasar, serta terus menyerap hasil jerih payah para petani lokal di Kabupaten Madiun," ujar Agung Sarianto, Sabtu (18/7/2026).

Bukan sekadar komitmen di atas kertas, sinergi yang terjalin erat antara BULOG dan Pemerintah Kabupaten Madiun telah membuahkan capaian operasional yang sangat positif sepanjang Semester I tahun 2026.

Hingga pertengahan tahun ini, BULOG Madiun berhasil menorehkan angka impresif dalam menjaga rantai pangan lokal. Penyerapan gabah/beras petani mencapai 70.289 ton setara beras, atau setara dengan 90,98% dari target nasional yang dibebankan. Penyaluran beras SPHP sebanyak 8.743 ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) telah digelontorkan ke pedagang eceran di pasar rakyat serta melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM). Distribusi Minyakita sebanyak 1.545 kilo liter Minyak Goreng Rakyat telah disalurkan untuk menekan lonjakan harga di pasaran.

Selain fokus pada stabilitas harga pasar, BULOG Madiun juga sukses merampungkan program jaring pengaman sosial sebelum tenggat waktu yang ditentukan. Penyaluran Program Bantuan Pangan Beras sebanyak 5.835 ton dan minyak goreng sebesar 1.167 kilo liter telah tuntas didistribusikan kepada 291.753 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di wilayah Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ngawi sebelum 30 Mei lalu.

Saat ini, BULOG Madiun tengah mematangkan persiapan logistik untuk mendistribusikan bantuan pangan beras untuk alokasi tiga bulan berikutnya, yaitu bulan Juli, Agustus, dan September.

Bagi BULOG, momentum Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun ini menjadi pemantik semangat baru untuk terus menelurkan inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memastikan lumbung pangan di Bumi Kampung Pesilat tetap kokoh serta stabil.

"Terima kasih atas sinergi dan kerja sama yang terjalin sangat baik selama ini antara BULOG, Pemerintah Daerah, dan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Madiun," pungkas Agung.(ir)

 

Peringati Hari Jadi ke-458, Pemkab Madiun Serahkan 55 Unit Mobil Siaga Desa senilai Rp13 Miliar

Iki Radio – Merayakan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) resmi menyerahkan 55 unit mobil siaga kepada pemerintah desa.

Penyerahan ini merupakan langkah nyata pemkab dalam menggenjot layanan kesehatan dan penanganan kedaruratan bagi masyarakat desa.

Secara simbolis, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyerahkan kunci mobil siaga kepada lima kepala desa usai upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun di Pendapa Ronggo Djoemeno, Caruban, Sabtu (18/7/2026).

Kelima desa yang menerima penyerahan simbolis tersebut adalah Desa Tambakmas (Kecamatan Kebonsari), Desa Mojopurno (Kecamatan Wungu), Desa Kincangwetan (Kecamatan Jiwan), Desa Mendak (Kecamatan Dagangan), dan Desa Bandungan (Kecamatan Saradan).

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari visi-misi "Bersahaja" (Bersih dan Sehat) untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Tahun lalu kami menyerahkan 15 unit, tahun ini 55 unit, sehingga total sudah 70 mobil siaga yang tersalurkan. Kita masih kurang 136 unit lagi dari total seluruh desa. Mudah-mudahan tahun depan bisa selesai semuanya," ujar Hari Wuryanto.

Bupati menambahkan, mobil siaga ini dipersiapkan untuk mengantar pasien ke puskesmas atau rumah sakit, pemeriksaan kesehatan, hingga penanganan kondisi darurat lainnya secara cepat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Madiun, Supriadi, mengungkapkan bahwa pengadaan 55 unit mobil siaga pada tahun anggaran ini menelan dana sekitar Rp13 sekian miliar. Ada pertimbangan khusus dalam menentukan desa mana saja yang berhak menerima bantuan di tahun kedua ini.

"Pertimbangannya yang pertama adalah jangkauan akses layanan kesehatan. Kemudian yang kedua, beberapa desa sebenarnya sudah punya mobil siaga, namun kondisinya sudah rusak atau tidak layak, sehingga itu kami prioritaskan," jelas Supriadi.

Terkait sisa target 136 desa yang belum mendapatkan unit, Supriadi memastikan bahwa Pemkab Madiun akan tetap menganggarkannya di tahun depan agar target "Satu Desa Satu Mobil Siaga" dapat terealisasi secara merata.

Agar fasilitas mobil siaga desa ini tidak disalahgunakan, Dinas PMD Kabupaten Madiun tengah menyusun Surat Edaran (SE) yang mengatur secara ketat mengenai operasional kendaraan. Supriadi mengimbau pemerintah desa untuk merawat mobil tersebut dengan optimal dan menggunakannya murni demi kepentingan masyarakat.

"Nanti di dalam Surat Edaran akan berisi ketentuan penggunaan, teknis perawatan, hingga pemeliharaan. Kendaraan ini tidak boleh digunakan untuk kegiatan di luar peruntukannya," tegas Supriadi.

Pihaknya juga akan membentuk tim khusus untuk melakukan pengawasan dan evaluasi berkala di lapangan guna memantau kondisi fisik serta pemanfaatan mobil siaga. Dinas PMD bahkan membuka opsi penerapan sanksi tegas jika di kemudian hari ditemukan adanya penyalahgunaan fasilitas publik tersebut.

Sementara itu di tempat terpisah, Kepala Desa Bagi Kecamatan Madiun, Mulyanto, menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Madiun atas bantuan Mobil Desa Siaga yang diterima desanya.

"Alhamdulillah, desa kita mendapat bantuan Mobil Siaga, harapan kita semua dengan bantuan ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin," terang Kades di acara Tasyakuran atas bantuan Mobil Siaga di Pendopo Desa Bagi.(ir)

 

close
Pasang Iklan Disini