Iki Terbaru/Paling Greeess
Presiden Prabowo Dorong Kampus Perkuat Riset untuk Industri dan Pendapatan Negara
1.504 Calon Jemaah Haji Pontianak Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Iki Radio - Sebanyak 1.504 calon jemaah haji asal Kota Pontianak menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan sebagai syarat penetapan istitha’ah pada musim haji tahun ini. Pemeriksaan dilakukan secara bertahap mulai dari pemeriksaan kesehatan tingkat pertama hingga tes kebugaran jasmani.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko menjelaskan, seluruh calon jemaah haji yang telah memiliki porsi, baik yang masuk kuota keberangkatan maupun cadangan, wajib mengikuti pemeriksaan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan yang telah ditentukan.
“Pemeriksaan kesehatan haji dimulai dari pemeriksaan tingkat pertama di puskesmas. Setelah itu dilanjutkan dengan Medical Check Up (MCU) di rumah sakit,” ujarnya usai meninjau proses pemeriksaan kesehatan pada calon jamaah haji di Asrama Haji Pontianak, Kamis (15/1/2026).
Dari hasil pemeriksaan tersebut, kata Saptiko, dilakukan evaluasi untuk menentukan apakah calon jemaah haji langsung dinyatakan istitha’ah atau masih memerlukan penanganan medis lanjutan. Bagi jemaah yang memiliki penyakit tertentu namun masih dapat diperbaiki, akan dirujuk ke rumah sakit atau dokter spesialis.
“Setelah dilakukan pengobatan dan kondisinya membaik, jemaah akan menjalani pemeriksaan ulang untuk penetapan istitha’ah,” jelasnya.
Ia menambahkan, status istitha’ah kesehatan selanjutnya akan diinput ke dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan yang terintegrasi langsung dengan sistem perbankan. Dengan demikian, pelunasan biaya haji hanya dapat dilakukan apabila calon jemaah telah dinyatakan memenuhi syarat kesehatan.
Menurut Saptiko, pemeriksaan kesehatan tahun ini dilakukan lebih ketat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain pemeriksaan fisik, jemaah juga menjalani pemeriksaan kognitif, daya ingat, serta tingkat kemandirian.
“Jemaah haji diharapkan benar-benar mampu mengurus dirinya sendiri selama menjalankan ibadah. Gangguan yang mempengaruhi kognitif, daya ingat, maupun kesehatan jiwa menjadi perhatian serius,” katanya.
Ia menyebutkan, jumlah calon jemaah haji Kota Pontianak tahun ini meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut merupakan dampak dari kebijakan pemerintah pusat dalam upaya memangkas masa tunggu keberangkatan haji.
Selain pemeriksaan medis, Dinas Kesehatan Kota Pontianak juga melaksanakan tes kebugaran jasmani bagi calon jemaah haji. Tes ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan fisik jemaah dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji yang didominasi aktivitas fisik.
“Melalui tes kebugaran ini, jemaah diharapkan dapat mengetahui kondisi fisiknya. Masih ada waktu sekitar tiga bulan untuk meningkatkan kebugaran melalui olahraga rutin, pola makan bergizi, dan istirahat yang cukup,” ungkap Saptiko.
Ia juga mengimbau agar calon jemaah haji menjaga kondisi kesehatannya hingga waktu keberangkatan, serta tidak memaksakan aktivitas yang berlebihan. Khusus bagi jemaah perempuan usia subur, diharapkan menjaga agar tidak terjadi kehamilan menjelang keberangkatan, karena dapat menjadi alasan penundaan ibadah haji.
Pelaksanaan tes kebugaran jasmani dijadwalkan berlangsung selama delapan hari, mulai 14 hingga 27 Januari 2026, menyesuaikan dengan jumlah calon jemaah haji yang mencapai 1.504 orang.
Prabowo Tegaskan Peran Akademisi sebagai Kekuatan Intelektual Bangsa
Iki Radio - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan posisi strategis kalangan akademisi sebagai kekuatan intelektual bangsa dalam pembangunan nasional. Penegasan tersebut disampaikan dalam Taklimat Presiden Republik Indonesia dengan Rektor serta Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Tahun 2026 yang digelar pada Kamis (15/1/2026).
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menjelaskan, taklimat tersebut dihadiri pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta dari seluruh Indonesia serta para guru besar lintas disiplin ilmu. Forum ini menjadi ruang strategis bagi Presiden untuk menyampaikan refleksi dan arah kebijakan pendidikan tinggi ke depan.
“Sejak pagi tadi, Bapak Presiden mengundang pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta dari seluruh Indonesia, termasuk para guru besar,” ujar Brian kepada awak media usai acara.
Dalam taklimat tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan pandangan mendasar bahwa para pimpinan perguruan tinggi dan guru besar merupakan brains of our country—kelompok intelektual yang memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Menurut Brian, Presiden mengingatkan bahwa amanah akademik bukan semata-mata soal penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang kebermanfaatan ilmu bagi penyelesaian persoalan bangsa.
“Bapak Presiden menekankan bahwa para pimpinan perguruan tinggi dan guru besar adalah orang-orang terpilih yang dipercaya masyarakat untuk memimpin pengembangan keilmuan dan memberi dampak bagi bangsa,” ungkapnya.
Presiden Prabowo juga mengajak para pimpinan akademik melakukan refleksi bersama atas peran yang telah dan akan dijalankan. Dalam konteks ini, perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan riset, tetapi juga motor perubahan sosial dan ekonomi.
Brian menambahkan, taklimat ini merupakan undangan ketiga Presiden kepada pimpinan perguruan tinggi dalam kurun waktu kurang dari satu tahun. Hal tersebut mencerminkan perhatian serius Kepala Negara terhadap pendidikan tinggi sekaligus harapan besar agar kampus mengambil peran lebih signifikan dalam pembangunan nasional.
“Ini menunjukkan perhatian besar Bapak Presiden terhadap dunia pendidikan tinggi. Di sisi lain, ini juga amanat besar agar perguruan tinggi benar-benar hadir menjawab tantangan bangsa,” jelasnya.
Presiden Prabowo berharap perguruan tinggi dan para guru besar dapat tampil sebagai kelompok strategis bangsa yang mampu mengarahkan penguasaan sains dan teknologi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Amanah tersebut, menurut Presiden, harus dimanfaatkan sebaik-baiknya karena peran akademisi sangat dinantikan oleh rakyat.
“Para pimpinan perguruan tinggi dan guru besar adalah orang-orang yang ditunggu perannya oleh masyarakat dan bangsa,” pungkas Brian mengutip pesan Presiden.
Melalui taklimat ini, pemerintah menegaskan kembali bahwa perguruan tinggi bukan hanya institusi akademik, tetapi pilar strategis pembangunan nasional yang dituntut berkontribusi nyata, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan bangsa Indonesia.
Hemat Anggaran, Tiadakan Air Minum Kemasan, Disediakan Dispenser, Pemkab Batang Minta ASN Bawa Tumbler Saat Rapat
Iki Radio - Pemandangan berbeda kini terlihat di ruang-ruang rapat Pemerintah Kabupaten Batang. Botol air mineral kemasan plastik yang biasanya berjejer di meja peserta mulai menghilang, berganti dengan botol minum pribadi yang dibawa masing-masing.
![]() |
| ilustrasi |
Perubahan tersebut merupakan kebijakan baru Bupati Batang M. Faiz Kurniawan yang mengimbau seluruh jajaran pemerintah daerah dan peserta kegiatan untuk membiasakan diri membawa tumbler saat mengikuti rapat atau agenda resmi.
Faiz menegaskan, kebijakan ini bukan semata-mata karena keterbatasan anggaran, melainkan bagian dari upaya efisiensi belanja daerah sekaligus pengurangan sampah plastik.
“Satu, memang ini bagian dari efisiensi. Belanja yang saya lihat cukup besar selama ini adalah snack dan makan dalam setiap kegiatan,” katanya saat ditemui di Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (15/1/2026).
Ia membandingkan kebiasaan rapat di luar negeri yang cenderung sederhana. Bahkan dalam pertemuan pejabat tinggi, konsumsi hanya berupa kudapan ringan dengan air minum dari dispenser.
Selain soal efisiensi, Faiz mengaku sering prihatin melihat banyaknya air mineral kemasan yang terbuang sebelum habis diminum.
“Kalau botolan 300 mililiter atau 600 mililiter itu saya lihat selalu nggak habis dan akhirnya dibuang. Nah, sekarang kita sediakan dispenser supaya bisa mengambil air sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Langkah tersebut dinilai efektif untuk menekan penggunaan plastik sekali pakai yang selama ini menjadi penyumbang sampah dari kegiatan pemerintahan.
Menanggapi kekhawatiran soal potensi adu gengsi botol minum di kalangan pegawai, Faiz menilai hal itu bukan persoalan utama. Menurutnya, yang terpenting adalah ketersediaan fasilitas dan kesadaran bersama.
“Yang penting saya akan sediakan dispenser saja. Soal botolnya seperti apa, itu urusan masing-masing,” tegasnya.
Faiz mengakui kebijakan ini masih dalam tahap adaptasi. Ia sempat menyinggung momen awal penerapan kebijakan tersebut, ketika peserta rapat enggan menyentuh snack karena tidak tersedia minuman kemasan.
“Waktu rakor pertama, snack ada tapi minum botolan tidak ada. Akhirnya nggak dimakan karena takut seret. Sekarang sudah mulai ada yang ambil minum sendiri, dan nanti terus kita imbau pakai tumbler,” ungkapnya.
Kebijakan ini mendapat apresiasi dari DPRD Batang. Wakil Ketua DPRD Batang Beny Abidin, menilai imbauan membawa tumbler merupakan langkah konkret dalam mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi perhatian daerah.
Menurutnya, kebijakan tersebut patut didukung dan bisa menjadi contoh bagi masyarakat dalam menerapkan gaya hidup lebih ramah lingkungan.
“Oh, sangat bagus sekali. Mengurangi sampah, yang di Kabupaten Batang ini memang menjadi persoalan penting. Selain itu juga efisiensi anggaran,” ujar dia.
Menkomdigi: Ekosistem Digital Aman Perkuat Kiprah UMKM Perempuan
Iki radio - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, mendorong terciptanya ekosistem digital yang aman dan sehat agar semakin banyak perempuan, khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan womenpreneur, percaya diri memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha.
![]() |
| Meenkomdigi Meutya Hafid dalam acara She-Connects bertema Perempuan Terkoneksi Penggerak Ekonomi Negeri di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, pada Kamis (15/1/2026). |
Hal tersebut disampaikan Meutya Hafid dalam acara
She-Connects bertema Perempuan
Terkoneksi Penggerak Ekonomi Negeri di Pusat Perfilman Usmar
Ismail, Jakarta, pada Kamis (15/1/2026).
Menkomdigi menilai masih banyak perempuan yang ragu masuk
ke ranah digital karena kekhawatiran terhadap penipuan, kejahatan siber, dan
risiko keamanan lainnya. “Rata-rata perempuan yang belum confident masuk
ke ranah digital karena merasa bahwa ranah digital itu tidak aman. Banyak
penipuan, takut ditipu, takut ribet. Padahal risikonya sekarang sudah semakin
bisa kita kecilkan,” ujar Meutya.
Menurutnya, kehadiran regulasi pemerintah, termasuk
kebijakan perlindungan anak di ruang digital, menjadi bagian penting dalam
menyehatkan ekosistem digital sehingga lebih ramah bagi perempuan.
“Ketika ekosistemnya lebih sehat, saya yakin lebih banyak perempuan yang bisa
lebih confident untuk
masuk,” katanya.
Meutya Hafid menegaskan, upaya menciptakan ruang digital
yang aman tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga
membutuhkan peran aktif keluarga, terutama para ibu, dalam pengawasan
anak. “Pemerintah membuat aturannya, tapi tetap anak-anaknya ada di
ibu-ibunya. Pelaksanaan ini berhasil atau tidak sangat tergantung kepada orang
tua di rumah,” jelasnya.
Ia mengibaratkan ruang digital seperti lingkungan bermain
anak yang tampak indah namun memiliki potensi bahaya jika tidak diawasi.
“Kita tidak mungkin membiarkan anak bermain sendiri di hutan yang indah, karena
di hutan itu bisa saja ada ular. Begitu juga di ruang digital,” ungkapnya.
Menkomdigi juga menekankan bahwa pembatasan akun bagi
anak tidak berarti melarang anak belajar digital, selama tetap didampingi orang
tua. “Yang dilarang adalah anak membuat akun sendiri. Kalau belajar lewat
platform edukasi dan didampingi ibunya, itu tidak masalah,” tegasnya.
Ia menambahkan, langkah Indonesia dalam memperkuat
perlindungan anak di ruang digital sejalan dengan kebijakan berbagai negara
lain seperti Malaysia, Singapura, dan sejumlah negara Eropa.
Menkomdigi optimistis, jika kejahatan digital seperti
penipuan, pornografi, judi online,
dan perdagangan manusia dapat ditekan, maka ruang bagi UMKM digital akan
semakin luas. “Digital itu seperti rumah besar. Kalau isinya hal-hal negatif,
UMKM harus berbagi ruang dengan itu semua. Tapi kalau yang buruk-buruk kita
bersihkan, maka ruang untuk UMKM digital tumbuh menjadi lebih besar,” tukas
Meutya Hafid.
Bangun Gerai KDMP, Desa Hanya Sediakan Lahan
Iki Radio - Pembangunan fisik gedung, gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Madiun, mulai dilaksanakan sejumlah desa di Kabuapten Madiun awal tahun 2026 ini.
![]() |
| Pekerja mulai membangun Gerai KDMP di Desa Sumberbening Kecamatan Balerejo Kabupaten Madiun |
Namun sejumlah desa mengaku tidak mengetahui secara persis bagaimana proses pembangunan gerai KDMP itu dilaksanakan. Sebab pihak desa hanya diminta untuk penyediaan lahan yang memenuhi standar untuk pembangunan gerai KDMP.
“Kami hanya diminta mencarikan lokasi untuk pembangunan gedung KDPM itu,” terang Kepala Desa Ngale Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun, Lilik Indarto Gunawan, Kamis (15/1/2026).
Dijelaskannya, segala keperluan dan proses pembangunan gerai KDMP itu pihak desa tidak mengetahui.
“Jadi melalui Babinsa (Bintara Bina Desa) hanya menyampaikan untuk mencarikan lokasi (KDMP). Setelah ditentukan lokasinya, kita sampaikan dan ini mulai dibangun. Itu saja,” jelasnya.
Lilik yang juga selaku ketua Paguyuban Kepala Desa (PKD) Kabupaten Madiun menambahkan, kedepan operasional KDMP sebagaimana pengurus KDMP yang sudah dibentuk dan dikukuhkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun, Indra Setyawan, dikonfirmasi perihal KDMP di Kabupaten Madiun menyebut, seluruh desa sudah terbentuk kepengurusannya.
“Secara organisasi sudah ada disetiap desa. Tinggal menunggu bangunan fisiknya (gerai) saja untuk operasional,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Madiun, Supriadi menyampaikan, untuk pembangunan gerai KDMP, dilaksanakan secara langsung dari PT Agrinas Pangan Nusantara.
Yakni untuk membangun infrastruktur Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di seluruh Indonesia, yaitu gudang, gerai, dan sarana pendukung untuk memperkuat ekonomi desa. Dan ditugaskan oleh pemerintah dengan sinergi TNI untuk percepatan pembangunan fisik.
“Setahu saya itu langsung dari PT Agrinas berkoordinasi dengan desa dan Kodim,” ucapnya.
Diketahui, KDMP merupakan program nasional, untuk membangun koperasi desa modern yang menjadi pusat ekonomi multifungsi, menggerakkan sektor riil (pangan, logistik, kesehatan).
Ini bertujuan memperkuat kemandirian
ekonomi desa dan kesejahteraan masyarakat melalui prinsip gotong royong dan
kekeluargaan.(iw/IR)
Hari Desa 2026, Dinas PMD Madiun Dorong Desa Untuk Adaptif dan Partisipatif
Iki Radio - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Madiun, menekanakan seluruh desa yang ada di wilayah Kabupaten Madiun, untuk mampu menjadi bagian dalam pelaksanaan pembangunan secara terintegrasi dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
![]() |
| Kepala Dinas PMD Kabupaten Madiun, Supriadi |
Penekanan ini disampaikan Kepala Dinas PMD Kabupaten Madiun, Supriadi, dalam memaknai peringatan Hari Desa, 15 Januari 2026.
"Sesuai Tema Hari Desa 2026 "Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa Terdepan Untuk Indonesia" , maka Desa harus mampu menjadi bagian dalam pelaksanaan pembangunan secara terintegrasi dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia," katanya.
Lebih lanjut dikatakan, keberhasilan pembangunan di Desa adalah keberhasilan pembangunan Indonesia.
Harapannya, seluruh desa yang ada di Kabupaten Madiun harus mendukung dan melaksanakan program pembangunan desa, adaptif dan partisipatif, sebagai bagian dari pembangunan nasional.
"Desa di Kabupaten Madiun sebagai bagian dari program tersebut tentunya harus mendukung dengan melaksanakan Tata Kelola Pemerintahan, Pembangunan, dan Pemberdayaan Masyarakat dan Pembinaan Kemasyarakatan secara partisipatif, transparan dan akuntabel," tembahnya.
Program Kependudukan 2026 Fokus Memperkuat SDM dan Pemerataan Pembangunan
Pemprov DKI Mulai Penataan Kuningan Timur, Tiang Monorel Mangkrak Dibongkar
Iki Radio - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memulai penataan kawasan Kuningan sisi timur sepanjang 3,6 kilometer dengan membongkar tiang monorel yang telah mangkrak selama puluhan tahun. Pembongkaran dilakukan di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026), sebagai penanda dimulainya penataan menyeluruh koridor strategis tersebut.
Pembongkaran disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Gubernur ke-12 DKI Jakarta Sutiyoso, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Patris Yusrian Jaya, serta Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK Bachtiar Ujang Purnama.
Gubernur Pramono Anung mengatakan, pembongkaran tiang monorel menjadi simbol dimulainya penataan Jalan HR Rasuna Said yang dilakukan secara tertib, transparan, dan taat hukum. "Baru saja kita melakukan groundbreaking penataan Jalan HR Rasuna Said yang ditandai dengan pemotongan tiang monorel. Penataan ini kami pastikan berjalan dengan prinsip akuntabilitas dan kepastian hukum,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penataan kawasan telah melalui proses panjang dengan pendampingan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta dukungan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta untuk mengantisipasi potensi persoalan hukum di kemudian hari. Terkait aset, Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan PT Adhi Karya, sementara besi hasil pembongkaran akan diserahkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pramono menambahkan, biaya pembongkaran tiang monorel sebesar Rp254 juta merupakan bagian kecil dari total anggaran penataan kawasan yang mencapai sekitar Rp102 miliar. Anggaran tersebut mencakup perbaikan badan jalan dan saluran air, pelebaran trotoar ramah pejalan kaki dan penyandang disabilitas, penerangan jalan umum, taman, serta perlengkapan jalan lainnya.
Selain itu, penataan juga meliputi penyesuaian geometrik jalan untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas, pembangunan halte sebagai dukungan transportasi publik terintegrasi, serta pembaruan tiang penerangan jalan dengan konsep modern. “Penataan ini bukan hanya soal membongkar, tetapi memperbaiki kualitas ruang jalan agar lebih nyaman, aman, dan estetis bagi seluruh pengguna,” tuturnya.
Sebanyak 109 tiang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said hingga kawasan Hotel Grand Melia akan dibongkar secara bertahap. Penataan ini diharapkan meningkatkan kualitas layanan jalan sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas di kawasan segitiga emas Jakarta yang menjadi pusat ekonomi, bisnis, dan diplomasi, dengan keberadaan 11 kantor kedutaan besar. “Melalui penataan ini, kami ingin mengembalikan fungsi strategis kawasan Kuningan sebagai pusat ekonomi, bisnis, dan diplomasi, sekaligus menjadikannya etalase Jakarta sebagai kota global,” tambah Pramono.
Sementara itu, Gubernur ke-12 DKI Jakarta Sutiyoso mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta dalam menyelesaikan persoalan tiang monorel yang telah lama terbengkalai. "Selama puluhan tahun, tiang monorel ini merusak estetika kota. Hanya ada dua pilihan, dilanjutkan atau dibongkar. Hari ini diputuskan untuk dibongkar, dan itu keputusan yang tepat karena memberi kepastian bagi Jakarta,” ujarnya.
Ia menjelaskan, monorel awalnya dirancang sebagai bagian dari sistem transportasi makro Jakarta yang terintegrasi dengan MRT, bus rapid transit, dan moda lainnya. Namun, dinamika kebijakan membuat proyek tersebut terhenti dan akhirnya mangkrak.
Sutiyoso juga mengapresiasi pendampingan aparat penegak hukum serta mengajak masyarakat dan media untuk mendukung penataan Jalan HR Rasuna Said agar berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata.
Pekerjaan penataan Jalan HR Rasuna Said sisi timur dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta secara bertahap pada malam hari tanpa penutupan jalan. Pelaksanaan dilakukan dengan koordinasi bersama Dinas Perhubungan dan instansi terkait guna meminimalkan gangguan lalu lintas. Penataan kawasan ini ditargetkan rampung pada September 2026.
Pacu UMKM Lokal, Pemkab Demak Dorong Aksi Nyata Dekranasda
Iki Radio - Pemerintah Kabupaten Demak melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Program Kerja Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Demak Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Gradhika Bina Praja, Rabu (14/1/2026).
![]() |
| Rapat Koordinasi (Rakor) penyusunan program kerja Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Gradhika Bina Praja, Rabu (14/1/2026). |
Rakor dibuka oleh Bupati Demak Eisti’anah dan dihadiri Wakil Bupati Demak Muhammad Badruddin, Ketua Dekranasda Kabupaten Demak Muh Zaky Maardi, Wakil Ketua Dekranasda Mujiatun, serta Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Demak, Nur Azizul Miftah.
Kegiatan ini bertujuan menyusun program kerja Dekranasda yang berdampak nyata terhadap pengembangan UMKM dan produk unggulan Kabupaten Demak, sekaligus memperkuat kolaborasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dalam mendukung pelaksanaan program Dekranasda.
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Demak, Nur Azizul Miftah, menyampaikan bahwa rakor ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi Dekranasda.
“Program kerja yang disusun diharapkan dapat dilaksanakan secara optimal melalui koordinasi, sinergi, dan kolaborasi seluruh pihak, sehingga memberikan manfaat nyata bagi perajin dan pelaku UMKM kriya di Kabupaten Demak,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Demak Eisti’anah menegaskan bahwa Dekranasda memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui pengembangan sektor kerajinan dan UMKM.
“Kerajinan daerah merupakan salah satu potensi unggulan Kabupaten Demak yang harus terus dikembangkan karena mengandung nilai seni, budaya, dan kearifan lokal sebagai identitas daerah,” katanya.
Menurut Bupati, pengembangan sektor kerajinan tidak hanya berfokus pada peningkatan kuantitas produksi, tetapi juga pada kualitas produk, inovasi desain, dan keberlanjutan usaha perajin.
Ia menambahkan bahwa Dekranasda merupakan lembaga independen dan nirlaba yang menjadi wadah berhimpunnya para pemangku kepentingan di bidang seni kerajinan.
“Kehadiran Dekranasda diharapkan mampu mengembangkan produk kerajinan sekaligus meningkatkan kualitas hidup para pelaku usaha, yang sebagian besar merupakan usaha mikro, kecil, dan menengah,”tambahnya.






















