Iki Terbaru/Paling Greeess

Jonatan Christie Raih Gelar Juara, Fajar - Fikri Runner Up Denmark Open 2025

Iki Radio - Jonatan Christie menang atas Shi Yu Qi dalam final Denmark Open 2025 di Jyske Bank Arena, Minggu (19/10) malam waktu Indonesia.

Jonatan kembali bertemu Shi Yu Qi yang merupakan rival lama di kancah badminton dunia. Sebelumnya, kedua tunggal putra andalan Indonesia dan China itu sudah 16 kali bertemu.

Jonatan yang menang sembilan kali atas Shi Yu Qi banyak membuat kesalahan sendiri pada awal gim pertama, berupa pengembalian yang melebar atau pukulan yang membuat kok menyangkut di net.

Setelah pertandingan kembali dilanjutkan Shi Yu Qi menunjukkan kemampuan mengembangkan permainan dengan baik sehingga meraih lima poin beruntun.

Jonatan berusaha merespons, namun konsistensi permainannya belum optimal. Tunggal putra peringkat enam dunia itu pun kalah 13-21 pada gim pertama.

Geliat kebangkitan Jonatan terlihat pada gim kedua. Jonatan tampak bisa mendikte permainan Shi Yu Qi dan membukukan keunggulan 5-0.

Tak mau tertinggal lebih jauh dari Jonatan, Shi Yu Qi yang pernah menjadi kampiun di Denmark Open pada tiga tahun silam berupaya keluar dari tekanan.

Shi Yu Qi bisa meraih poin dan mendekati angka yang dikumpulkan Jonatan, namun skor bukan berarti menjadi imbang karena Jonatan juga bisa membukukan poin dan memimpin 11-6 pada interval gim kedua.

Jonatan berupaya mempertahankan ritme permainan yang membuat Shi Yu Qi kelimpungan. Shi Yu Qi yang kerap membuat kesalahan sendiri membuat poin Jonatan terus melaju kencang.

Selain memanfaatkan kesalahan Jonatan, Shi Yu Qi belum bisa menemukan formula tepat untuk meredam pebulutangkis tunggal putra nomor satu Indonesia itu.

Jonatan menang 21-15 pada gim kedua sehingga pertandingan berlanjut ke gim ketiga.

Angin kebangkitan Jonatan masih terasa pada gim ketiga. Permainan jebolan PB Tangkas itu terus membuat Shi Yu Qi tertekan dan tidak bisa mengeluarkan kemampuan terbaik.

Sama seperti pada gim kedua, Jonatan sempat unggul 5-0 atas Shi Yu Qi pada gim ketiga. Jarak lima angka terjaga sampai skor 9-4. Shi Yu Qi kemudian bisa membenahi performanya.

Jonatan berupaya tetap meladeni Shi Yu Qi dan kemudian memimpin 11-8 pada interval gim.

Dengan jarak yang tidak terlalu jauh, Jonatan mencoba terus menekan Shi Yu Qi. Sebaliknya Shi Yu Qi juga melakukan segalanya.

Shi Yu Qi pun mendekat ketika mengumpulkan 12 poin atau hanya tertinggal satu poin dari Jonatan. 

Jonatan kembali menata permainan dan tak mau terburu-buru. Saat penempatan-penempatan koknya diladeni Jonatan, justru Shi Yu Qi yang membuat kesalahan demi kesalahan.

Dari skor 13-12, kedudukan menjadi 18-12. Pertandingan tak segera berakhir. Shi Yu Qi mencoba memberi perlawanan terakhir.

Dengan permainan fokus, Jonatan menambah poin dan menciptakan championship point 20-15. Kegagalan Shi Yu Qi melakukan return service memastikan Jonatan menjadi juara Denmark Open 2025.

Ganda Putra Indonesia Harus Puas Di Posisi Runner Up Denmark Open 2025 

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri gagal meraih gelar juara Denmark Open 2025 setelah kalah melawan wakil Jepang Takuro Hoki / Yugo Kobayashi di final dengan skor 18-21, 21-15, 19-21, Minggu, 19 Oktober 2025. Duel kedua pasangan di Jyske Bank Arena, Orbaekvej itu berakhir sengit selama 1 jam 7 menit.

Fajar / Fikri mampu mengejar dua kali ketertinggalan. Ketika tertinggal empat poin, 6-10, mereka  bisa menyamakan kedudukan menjadi 10-10. Berikutnya, mereka mampu mengejar ketertinggalan 11-16 dengan mengemas lima poin beruntun sehingga kedudukan sama, 16-16, tetapi tetap gagal memenangi game yang berakhir dengan 21-18. 

Di game kedua, Hoki / Kobayashi mengawali dengan unggul 6-2. Pasangan Jepang ini mampu terus unggul hingga kedudukan menjadi 10-14. Tetapi, seperti game sebelumnya, Fajar / Fikri mampu mengejar berkat empat poin beruntun yang didapat, 14-14 dan lalu 15-15. Setelah kedudukan ini, pasangan Indonesia unggulan ketujuh ini bisa menutup game dengan 21-15.

Pada game ketiga atau penentuan, Fajar / Fikri bisa unggul 5-1, sebelum disamakan oleh lawannya menjadi 9-9 dan sejak itu pertandingan semakin panas ketika Hoki / Kobayashi berbalik unggul hingga kedudukan beralih menjadi 16-19. 

Di angka kritis ini duel bertambah sengit, apalagi pasangan Indonesia ini kembali mampu menyamakan kedudukan menjadi 19-19, sebelum pasangan Jepang itu menyudahi pertandingan dengan mengemas dua poin beruntun. Pengembalian bola dari Fikri yang tidak bisa menyeberang net mengakhiri perjuangannya bersama Fajar. Mereka kalah 19-21 di game ketiga.

Kekalahan ini membuat Fajar / Fikri gagal meraih gelar keduanya di Denmark Open 2025. Sebelumnya, mereka menjuarai China Open 2025 pada Juli lalu. Ini kali kedua mereka menghadapi kekalahan di final setelah Korea Open 2025 pada akhir September lalu.

Bagi Fajar, kekalahan ini membuatnya urung menambah gelar di Denmark Open setelah menjuarai turnamen Super 750 ini pada edisi 2022 saat masih berpasangan dengan Muhammad Rian Ardianto. Bagi Fikri, ini membuatnya menjadi finalis dalam dua kali di kejuaraan ini setelah pada 2023 ketika bersama Bagas Maulana. 

Respons Ashanty Usai Mantan Karyawannya Kini Jadi Tersangka

Iki Radio - Penyanyi dan pebisnis Ashanty angkat bicara terkait penetapan salah satu mantan karyawannya, Ayu Chairun Nurisa menjadi tersangka atas kasus pemalsuan dokumen dan penggelapan uang perusahaan Ashanty di Polres Tangerang Selatan.

Ashanty mengatakan, ia sudah mengetahui hal itu dari kuasa hukumnya.

"Ya, aku ya, iya, aku juga tahu berita itu karena pasti kan kita juga dikabarin sama kuasa hukum," ujar Ashanty di Jakarta Selatan.

"Tapi kan beliau enggak hadir, jadi mungkin ada panggilan kedua ya. Kalau panggilan kedua enggak hadir juga ya berarti kan enggak kooperatif gitu. Itu aja sih," imbuhnya. 

Ketika ditanya apakah dirinya puas setelah pihak kepolisian menetapkan status tersangka, Ashanty menegaskan bahwa ia tidak mencari pembalasan.

Namun yang pasti, ia hanya merasa kecewa terhadap sikap pihak yang bersangkutan selama bekerja.

"Jadi, puas enggak puas itu tidak pernah terjadi dalam rumus hidup aku," ujar Ashanty. 

"'Aku tuh pengin orang tuh harus dipenjara gitu, aku pengin orang tuh harus tersiksa,'  itu enggak pernah ada di dalam rumus hidup aku, dan aku diajarin sama orangtuaku, ya," kata Ashanty.

Meski demikian, Ashanty merasa tidak bisa berdamai dengan Ayu.

Menurut Ashanty, dari awal seharusnya Ayu meminta maaf padanya sebelum kasus ini mencuat ke publik.

"Jika kuasa hukumnya yang pertama kan yang mundur itu enggak mau megang karena memang tahu bahwa jalan, cara-cara yang dituju dengan yang dikasih sama kuasa hukumnya yang pertama, dia enggak mau (damai) gitu," kata Ashanty.

"Jadi ya sekarang sepertinya udah bukan lagi mau cara-cara baik, tapi mau cara yang apa pun aja deh, yang ini enggak bisa pakai cara ini, yang ini enggak bisa pakai cara ini. Hantam aja semua cara gitu kan enggak bisa, ya," tutur Ashanty.

Awal Mula Kasus Ashanty dan Mantan Karyawannya

Sebagai informasi, kasus ini berawal dari laporan Ashanty terhadap Ayu atas dugaan penggelapan dana perusahaan PT Hijau Hermansyah Indonesia sebesar Rp 2 miliar.

Aksi tersebut diduga telah berlangsung sejak 2023. Perwakilan manajemen Ashanty, Aris, mengatakan kecurigaan muncul pada 20 Mei 2025 setelah ditemukan saldo rekening perusahaan yang berkurang secara tidak wajar.

"Pada tanggal 21 Mei, setelah kami melakukan rapat pukul 9 malam, kami mempertanyakan hal itu. Akhirnya sekitar pukul 11 malam dia mengakui telah melakukan tindakan penggelapan terhadap perusahaan,” ujar Aris dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Kuasa hukum Ashanty, Indra Tarigan, menambahkan bahwa laporan terhadap Ayu telah dibuat di Polresta Tangerang.

“Perbuatannya ini sudah berlangsung sejak 2023 hingga 2025. Jadi semua berawal dari dugaan tindak pidana penggelapan yang dilakukan oleh Bu Ayu,” kata Indra.

Di sisi lain, Ayu juga telah melaporkan balik Ashanty dengan tiga laporan polisi di Polres Tangerang Selatan dan Polres Metro Jakarta Selatan.

Dalam laporannya, Ayu menuding Ashanty melakukan perampasan aset dan akses ilegal terhadap barang-barang pribadinya, seperti ponsel, laptop, dompet, serta barang pribadi lainnya.

Nomor laporan Ayu di Polres Tangerang Selatan tercatat sebagai LP/B/2055/IX/2025/SPKT/POLRES TANGERANG SELATAN/POLDA METRO JAYA.

Sementara dua laporan lain di Polres Metro Jakarta Selatan tercatat dengan nomor LP/B/3442/IX/2025/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA dan LP/B/3440/IX/2025/SPKT/POLRES METRO JAKSEL/POLDA METRO JAYA.

Mendagri: MPP Jadi Pemangkas Birokrasi agar Ekonomi Lokal Bertumbuh

Iki Radio - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, kehadiran Mal Pelayanan Publik (MPP) merupakan solusi inovatif untuk memangkas birokrasi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Gedung Mall Pelayanan Publik Kabupaten Madiun

“Di sini semua layanan, mulai dari paspor, Dukcapil (kependudukan dan catatan sipil), KK (kartu keluarga), hingga pengurusan PBG (Persetujuan Bangunan Gedung), terpadu dalam satu lokasi,” kata Tito Karnavian dalam keterangan resminya.

Mendagri Tito Karnavian mengatakan, saat ini sudah terbentuk 289 MPP di seluruh Indonesia, sebanyak 35 di antaranya telah berdiri di kabupaten/kota di Jawa Timur.

Kemendagri bersama kementerian/lembaga terkait akan terus mendorong sehingga semua kabupaten/kota di Indonesia masing-masing mempunyai MPP. “Dari total 514 kabupaten/kota, masih ada yang belum, dan kami terus mendorong percepatan. MPP membantu masyarakat mendapatkan layanan yang transparan, cepat, dan efisien, sekaligus mengurangi risiko korupsi,” ujar Mendagri. 

Tito menekankan pentingnya integrasi layanan publik melalui platform digital, menghubungkan pusat dan daerah, serta memastikan proses perizinan seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG), dan Online Single Submission (OSS) tidak parsial dan mudah diakses masyarakat.

Sementara itu, dosen Administrasi Bisnis Universitas Nusa Cendana, Nusa Tenggara Timur, Ricky Ekaputra Foeh, menilai MPP punya potensi menjadi lebih dari sekadar loket administrasi. “MPP harus menjadi hub aktivasi ekonomi lokal, tempat data usaha dikonsolidasikan, potensi nilai ekonomi dipetakan, dan pelaku usaha diarahkan masuk ke ekosistem fiskal produktif. Dengan mindset ini, pemda bisa membangun skema pendapatan baru berbasis layanan dan keluar dari tekanan fiskal,” kata Ricky.

Untuk itu, Ricky menegaskan, MPP merupakan peluang pemda untuk keluar dari mode bertahan, tidak hanya bergantung pada pajak konvensional, tetapi juga memanfaatkan data dan pergerakan ekonomi untuk menciptakan nilai baru dan pertumbuhan lokal.

Lomba Tarian Gale-Gale Warnai Hari Pertama Festival Pesona Raja Ampat 2025

Iki Radio - Festival Pesona Raja Ampat 2025 resmi dibuka dengan kemeriahan Lomba Tarian Gale-Gale yang digelar di Pelataran Waisai Torang Cinta (WTC). Kegiatan ini menjadi salah satu daya tarik utama di hari pertama pelaksanaan festival yang menampilkan kekayaan budaya masyarakat Raja Ampat.

Sebanyak 14 grup tari yang berasal dari sanggar tari dan sekolah di Kabupaten Raja Ampat ambil bagian dalam perlombaan ini. Masing-masing grup menampilkan tarian Gale-Gale dengan kreativitas tinggi, memadukan gerak dinamis, busana tradisional, serta iringan musik khas Papua yang menggugah semangat penonton.

Bupati Raja Ampat, Orideko I. Burdam, yang turut menyaksikan lomba tersebut memberikan apresiasi atas terselenggaranya lomba tersebut.

“Festival Pesona Raja Ampat bukan sekadar hiburan, tetapi momentum penting untuk memperkenalkan jati diri budaya kita kepada dunia. Saya bangga melihat masyarakat dan generasi muda begitu antusias melestarikan kesenian daerah, termasuk Tarian Gale-Gale yang menjadi simbol persaudaraan dan kebersamaan,” ujar Bupati Orideko.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk terus mendukung kegiatan kebudayaan dan kepariwisataan yang berbasis pada kearifan lokal.

“Kami ingin pariwisata Raja Ampat tumbuh tanpa kehilangan akar budaya. Karena budaya adalah jiwa dari keindahan alam Raja Ampat yang kita cintai,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Ellen Risamasu dalam sambutannya menyampaikan bahwa lomba ini merupakan wujud nyata pelestarian budaya lokal yang menjadi identitas masyarakat Raja Ampat.

“Tarian Gale-Gale adalah bagian dari warisan budaya yang harus terus kita jaga dan lestarikan. Melalui festival ini, kita ingin menunjukkan bahwa seni dan budaya masyarakat Raja Ampat tidak hanya hidup, tetapi juga menjadi daya tarik wisata yang bernilai tinggi,” ujar Ellen Risamasu.

Ia juga menambahkan bahwa melalui kegiatan seperti ini, Pemerintah Daerah mendorong partisipasi generasi muda untuk lebih mengenal dan mencintai kebudayaan daerah sebagai aset penting dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Antusiasme masyarakat tampak tinggi sejak pagi hari. Warga, pelajar, serta wisatawan domestik dan mancanegara memadati area WTC untuk menyaksikan penampilan para peserta lomba. Teriakan semangat dan tepuk tangan meriah mengiringi setiap penampilan, menambah suasana hangat dan penuh kebanggaan.

Lomba Tarian Gale-Gale menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Festival Pesona Raja Ampat 2025, yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan. Festival ini menampilkan beragam atraksi budaya, pameran UMKM, kuliner lokal, hingga pertunjukan musik daerah yang menggambarkan kekayaan alam dan budaya Raja Ampat sebagai “Surga Kecil di Timur Indonesia.” 

Pemkab Banyuwangi dan OJK Dorong Literasi Keuangan Masyarakat Lewat Batik Festival

Iki Radio - Perhelatan Banyuwangi Batik Festival (BBF) yang setiap tahunnya mendapat animo tinggi dari masyarakat, pada tahun ini mendapat dukungan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember. Memeriahkan BBF, OJK menggelar beragam kegiatan edukatif untuk meningkatkan literasi keuangan warga.

Beragam kegiatan tersebut dibalut dalam Pameran Lembaga Jasa Keuangan bagian dari kegiatan Bulan Inklusi Keuangan. 

Acara yang berlangsung pada 17–18 Oktober di Gesibu Blambangan ini menghadirkan berbagai layanan dan informasi produk lembaga keuangan, sekaligus menampilkan beragam karya batik dari puluhan pelaku UMKM batik Banyuwangi.

Puluhan stan lembaga keuangan dan pengrajin batik berjejer rapi menampilkan produk unggulan mereka. Tahun ini, BBF mengusung tema “Gemelare Jarit Wader Kesit”, yang terinspirasi dari salah satu motif khas batik Banyuwangi. Motif tersebut ditampilkan dalam parade pemilihan Duta Batik Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang diikuti 36 peserta.

“Ini gerakan bersama untuk memperkuat budaya lokal dan meningkatkan literasi serta inklusi keuangan bagi masyarakat,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menyaksikan BBF, Jumat malam (17/10/2025).

Menurut Ipuk, banyak sekali motif batik di Banyuwangi. Tema peragaan busana yang menampilkan motif Wader Kesit sekaligus mengenalkan dan mempopulerkan karya batik Banyuwangi agar semakin dicintai masyarakat luas.

Dalam festival tersebut, masyarakat juga mendapat sosialisasi langsung dari OJK mengenai literasi keuangan. Edukasi diberikan tentang cara menghindari pinjaman online, bahaya judi online, serta kewaspadaan terhadap investasi bodong.

“Mudah-mudahan dalam kegiatan ini membuka wawasan bagi masyarakat, agar literasi keuangan tidak hanya tahu angka tapi juga arah hidup,” tambah Ipuk.

Kepala OJK Jember, Muhammad Mufid mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya bersama antara OJK dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Banyuwangi untuk mempercepat inklusi keuangan masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM.

“Bayangkan pembatik di Banyuwangi bisa dengan mudah mendapatkan akses permodalan dari lembaga jasa keuangan, menabung dari hasil penjualan batik, bahkan menjual produknya secara online. Maka, masyarakat Banyuwangi akan semakin sejahtera,” ujarnya.

Mufid menjelaskan, hingga triwulan ketiga 2025 OJK Jember telah melaksanakan 48 kegiatan edukasi keuangan kepada 22.463 orang dari berbagai lapisan masyarakat. Bersama Pemkab Banyuwangi, OJK juga aktif menjalankan program Satu Rekening Satu Pelajar, literasi keuangan bagi komunitas difabel, serta edukasi kepada tiga pilar pemerintahan di daerah.

Menurutnya, banyak masyarakat yang kehilangan uang karena tergiur iming-iming keuntungan besar tanpa risiko, seperti investasi bodong. “Di sini Pemkab dan OJK hadir untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat,” tegas Mufid.

OJK juga mencatat pertumbuhan ekonomi Banyuwangi pada triwulan kedua 2025 mencapai 5,58 persen, lebih tinggi dibandingkan Jawa Timur sebesar 5,23 persen dan nasional 5,12 persen. Sektor pertanian, perdagangan, pariwisata, ekonomi kreatif, dan batik menjadi pendorong utama pertumbuhan tersebut.

Lebih menggembirakan lagi, tingkat kemiskinan Banyuwangi menurun menjadi 6,13 persen, terendah sejak 2003. 

“Hari ini OJK sangat bangga berkolaborasi dengan Banyuwangi Batik Festival. Karena batik bukan sekadar motif, tapi hasil kerja keras, kreativitas, dan ketekunan. Sama seperti inklusi keuangan yang membutuhkan proses panjang hingga menghasilkan karya bernilai tinggi,” tandas Mufid. (*)

Sekolah Rakyat Probolinggo Terapkan Pendidikan Digital, Diskominfo Siapkan Ekosistem Aman

Iki Radio - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Probolinggo, Lucia Aries Yuliyanti, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 7 yang berbasis digital.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Probolinggo, Lucia Aries Yuliyanti, di Kantor Dinas Kominfo Kota Probolinggo, pada Jumat (17/10/2025). 

Dukungan ini sejalan dengan program nasional untuk memuliakan anak dari keluarga kurang mampu melalui akses pendidikan yang aman, modern, dan inklusif. “Sekolah Rakyat Terintegrasi 7 basisnya adalah sekolah digital. Diskominfo harus matching dengan program nasional yakni menyiapkan tata kelola data, meningkatkan literasi digital, dan memastikan akses konten yang positif bagi anak-anak,” ujar Lucia di Kantor Dinas Kominfo Kota Probolinggo, Jawa Timur, pada Jumat (17/10/2025).

Diskominfo mengembangkan skema pembaruan dan pencocokan data siswa SR Terintegrasi 7 dengan umpan balik dari kementerian terkait. Tujuannya, memastikan penyaluran program tepat sasaran sekaligus memperkuat monitoring capaian belajar dan perlindungan anak. “Data anak yang bersekolah di SR Terintegrasi 7 akan kami matching dengan data balikan dari pusat. Ini penting agar layanan pendidikan dan perlindungan sosial tepat sasaran,” kata Lucia.

Untuk meningkatkan minat baca dan keterampilan digital, Diskominfo memperluas pemanfaatan perpustakaan digital ‘iProbolinggo’ yang dapat diakses kapan saja. Selain kanal daring, dukungan luring disiapkan bersama instansi terkait agar siswa SR Terintegrasi 7 mudah memperoleh bahan bacaan bermutu. “Dengan iProbolinggo, anak-anak SR Terintegrasi 7 lebih mudah mengakses buku secara online. Kampanye literasi kami lakukan masif agar budaya baca tumbuh, baik digital maupun cetak,” jelasnya.

Diskominfo menjalankan program internet sehat dengan pendampingan intensif bersama tenaga pendidik dan wali asrama. Edukasi diarahkan pada pemilahan konten, penguatan keamanan fitur penyaring iklan, dan pembiasaan etika berinternet untuk mencegah paparan kekerasan maupun pornografi. “Dunia digital ibarat dua mata pisau. Kami hadir agar sisi positifnya dominan: penyaringan konten, edukasi etika digital, dan penguatan literasi agar anak mampu menilai informasi,” tegas Lucia.

Sebagai bagian dari pendidikan literasi, Diskominfo mengaktifkan klinik hoaks. Siswa dilatih melakukan tabayun (verifikasi informasi), mengenali clickbait, serta membedakan fakta dan opini sehingga tidak mudah terpapar disinformasi.

Menjawab rencana pemberian laptop kepada siswa, Diskominfo menyiapkan paket pendampingan agar perangkat dimanfaatkan untuk kegiatan belajar, pengayaan materi, dan proyek kreatif (termasuk pengenalan AI secara bertahap sesuai usia). “Ketika anak menerima laptop, pendampingan harus jalan. Kami pastikan penggunaannya untuk hal-hal produktif,” kata Lucia.

Program SR Terintegrasi 7 tidak berdiri sendiri. Diskominfo menegaskan perlunya sinergi lintas-OPD dan pimpinan daerah untuk mencapai target penghapusan 3K: kekerasan, kemiskinan, dan kebodohan. “Pendekatannya holistik–integratif. Pilar-pilar program harus saling menopang agar tujuan nasional tercapai di daerah,” tutur Lucia.

Selain perpustakaan digital, tersedia gerakan “satu guru, satu buku cerita” untuk menumbuhkan kegemaran membaca sejak dini. Waktu-waktu rawan (jam luang) dipetakan agar dapat diisi dengan aktivitas literasi.

Menanggapi tren gim daring, Diskominfo membuka ruang kurasi gim edukatif yang melatih kognitif dan analisis. Edukasi diberikan agar siswa menghindari gim berkonten kekerasan/pornografi, sekaligus menjajaki talent scouting bagi peminatan olahraga elektronik yang sehat dan beretika. “Kalau kontennya edukatif dan sesuai norma, akan kami dorong. Tetapi konten yang tak sejalan dengan kaidah dan hukum akan kami sarankan untuk dihindari,” ujarnya.

Sejak sebelum SR Terintegrasi 7 beroperasi, Diskominfo telah menggencarkan publikasi, flyer, dan promosi edukatif melalui kanal komunikasi publik agar masyarakat memahami manfaat SR Terintegrasi 7 dan mengatasi keraguan menitipkan anak di sekolah berbasis asrama.

Lucia optimistis SR Terintegrasi 7 melahirkan generasi emas 2045: cakap digital, berkarakter, dan siap mengambil tongkat estafet pembangunan. “Lingkungan belajar yang sehat, seleksi guru yang ketat, dan perangkat ajar modern membuat anak-anak selangkah lebih maju untuk meningkatkan life skills dan taraf hidup,” pungkasnya.

Tandai Fase Operasional Nasional Pemerintah Mulai Bangun Gudang dan Gerai KDMP di 800 Titik, Di Madiun Berlokasi Di Sukolilo Jiwan

Iki Radio - Pemerintah Indonesia resmi memulai pembangunan 800 unit gudang dan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara serentak di seluruh Indonesia, yang menandai dimulainya fase operasional Koperasi Desa Merah Putih.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono saat peletakan batu pertama dilakukan di Wanaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (17/10/2025). 

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan Kementerian Koperasi bersama 18 kementerian / lembaga telah menyelesaikan seluruh regulasi teknis, termasuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK), untuk memastikan Kopdes dapat beroperasi efektif mulai Oktober 2025.

“Peletakan batu pertama ini menandakan dimulainya tahap operasional pembentukan KDMP sebagaimana diamanatkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2025,” ujar Ferry saat peletakan batu pertama dilakukan di Wanaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (17/10/2025).

KDMP disebut sebagai wujud nyata pelaksanaan ekonomi gotong royong sesuai amanat UUD 1945 Pasal 33. Selain itu akan menjadi solusi konkret untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok sekaligus memperkuat posisi tawar produk lokal.

Menkop Ferry menegaskan, kolaborasi ini merupakan langkah nyata untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dari desa ke kota. “Ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi pembangunan ekosistem ekonomi yang berbasis solidaritas dan kemandirian,” kata Ferry

Selain mendukung penguatan ekonomi desa, pembangunan gudang dan gerai juga melibatkan peran aktif TNI dalam proses konstruksi, sebagai bentuk sinergi lintas sektor.

Pemerintah menargetkan pembangunan ribuan gudang dan gerai koperasi secara bertahap di seluruh desa, dengan dukungan logistik dan teknis dari TNI. “Ini merupakan operasi militer non-perang yang bersifat strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa,” tambah Ferry Juliantono.

KDMP nantinya berfungsi sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok dan offtaker hasil pertanian, perikanan, perkebunan, dan produk UMKM, guna memperpendek rantai pasok dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Bupati Madiun bersama Forkopimda Kabupaten Madiun melaksanakan peletakan batu pertama, pembangunan gerai pergudangan dan fasilitas KDMP di Desa Sukolilo Jiwan Madiun, JUm'at (17/10/2025)

Di Madiun, peletakan batu pertama pembangunan gerai, pergudangan, dan fasilitas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Sukolilo, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun, Danrem 081/Dhirotsaha Jaya, Dandim 0803/Madiun, Kejaksaan Negeri Madiun, serta perwakilan dari Polres dan Polresta Madiun, bersama tokoh masyarakat dan warga Desa Sukolilo.

“Kegiatan ini bukan sekadar pembangunan fisik semata, tetapi merupakan fondasi awal lahirnya kemandirian ekonomi desa berbasis koperasi dan ketahanan pangan nasional,” kata Bupati Madiun, Hari Wuryanto, Jum'at (17/10/2025).

Dijelaskan Bupati, keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan dapat memperpendek jalur distribusi antara produsen dan konsumen, sehingga hasil pertanian masyarakat dapat terserap lebih optimal.

“Ini ada empat titik di Kabupaten Madiun, di Jiwan, Dolopo, Wungu, dan Ngelamas. Sebenarnya ada delapan, tapi yang jalan baru empat. Mudah-mudahan ke depan bisa berjalan semua karena sudah disupport dari pusat,” jelasnya.

Hujan Disertai Angin Di Kota Madiun Akibatkan Pohon Tumbang Hingga Bangunan Rusak

Iki Radio - Hujan disertai angin yang melanda wilayah Kota Madiun pada Jum'at sore (17/10/2025), mengakibatkan puluhan pohon tumbang, hingga sejumlah bangunan rusak.

"Diwilayah Polsek Kartoharjo beberapa diantaranya pohon tumbang di wilayah kelurahan Oro Oro Ombo, Rejomulyo, Kelun dan Tawangrejo," kata Ipda Ketut, dari Polsek Kartoharjo, Jum'at sore (17/10/2025).

Diperkirakan masih ada lagi pohon tumbang di sejumlah kelurahan lain. "Data belum masuk semua ini. Jadi ini tadi setelah hujan reda semua anggota langsung bergerak untuk memastikan kondisi wilayah setelah hujan angin tadi," lanjutnya.

Selain pohon tumbang, sebuah rumah milik warga Kelurahan Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, dilaporkan mengalami kerusakan akibat diterjang hujan angin.

"Rumah milik Bu Sholekah, Jalan Tawangsari 15. Atap teras roboh, kabel listrik putus, sementara belum berani perbaiki, sebab aliran listrik masih nempel di atap," tambahnya.

Dari pantauan di lapangan, papan nama Puskesmas Tawangrejo dengan tinggi sekitar 6 meter juga terlepas akibat angin kencang. Beruntung tidak sampai roboh, karena langsung tersandar pada tiang listrik yang berada didekatnya.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, untuk jumlah kerusakan di Kota Madiun setelah hujan angin menerjang, belum diketahui.

"Tunggu nggih. Masih dikerjakan dan direkap," kata Wahyudi, Kepala BPBD Kota Madiun saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.(iw/ik)

KDMP Jadi Wadah Semangat Gotong Royong Masyarakat Bojonegoro

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus mendorong peningkatan kemandirian ekonomi melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Langkah konkret tersebut diwujudkan dengan penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Mekanisme Pinjaman dalam Rangka Pendanaan dan Pemanfaatan Barang Milik Daerah dan Aset Desa di Pendopo Malowopati Bojonegoro, pada Kamis (16/10/2025).

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa KDKMP merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang sejalan dengan upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat dan memperkuat semangat gotong royong di tingkat lokal.

“Nama Merah Putih dipilih sebagai simbol nasionalisme dan kebersamaan. Koperasi ini harus menjadi wadah yang menghidupkan kembali semangat kerakyatan dan pemberdayaan masyarakat sebagaimana jati diri koperasi di Indonesia,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan KDKMP tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kepala desa sebagai penggerak utama di wilayah masing-masing.

“Harapan kami, semua potensi yang ada di desa memiliki wadahnya melalui KDKMP, sehingga masyarakat benar-benar mandiri dan mampu menggerakkan potensi lokalnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Disdagkop UM Bojonegoro, Retno Wulandari, menjelaskan bahwa kegiatan bimtek ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai mekanisme pinjaman dan pemanfaatan aset milik daerah maupun desa secara tertib dan sesuai regulasi.

“Dengan bimtek ini, kami ingin memastikan agar mekanisme pinjaman berjalan sesuai ketentuan untuk memperkuat fondasi koperasi dalam menggerakkan ekonomi masyarakat,” terang Retno.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pemerintah desa, pelaku koperasi, serta berbagai pemangku kepentingan.

Dukungan terhadap program KDKMP juga datang dari Sekretaris Komisi B DPRD Bojonegoro, Lasuri, yang menyebut sudah terdapat tiga KDKMP aktif di Bojonegoro, yaitu di Desa Padangan, Campurejo, dan Tlogoagung.

“DPRD siap memberikan dukungan penuh, termasuk melalui regulasi daerah agar KDKMP bisa tumbuh dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kapten Infanteri Surahmat dari Kodim 0813 Bojonegoro mengungkapkan bahwa mulai 17 Oktober 2025 akan dilakukan groundbreaking pembangunan koperasi di enam lokasi wilayah Kodim 0813, yaitu:

  • Desa Ngraseh, Kecamatan Dander.
  • Desa Sukosewu, Kecamatan Sukosewu.
  • Desa Pojok, Kecamatan Purwosari.
  • Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem.
  • Desa Pesen, Kecamatan Kanor.
  • Desa Sukorejo, Kecamatan Tambakrejo.

Masing-masing koperasi akan dibangun dengan ukuran 30 x 20 meter dan dilengkapi satu unit truk serta satu kendaraan pick-up sebagai sarana operasional.

Surahmat menambahkan, proyek nasional ini merupakan bagian dari 20.000 titik pembangunan koperasi di seluruh Indonesia dan selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada poin kedua dan keenam yang menekankan kolaborasi, tanggung jawab sosial, dan semangat gotong royong untuk memperkuat ekonomi desa.

“Kami optimistis, dengan sinergi lintas sektor dan pendekatan partisipatif, program KDKMP dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Bojonegoro berharap KDKMP menjadi motor penggerak ekonomi lokal berbasis potensi desa, sekaligus memperkuat semangat nasionalisme, kemandirian, dan gotong royong masyarakat Bojonegoro.

DPKUKMP Kota Palangka Raya dan TPID Intensif Pantau Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional

Iki Radio - Menjelang akhir tahun, dan Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN), Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan pemantauan rutin terhadap harga bahan pokok di seluruh pasar tradisional setempat.

Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif pemerintah kota untuk mencegah lonjakan harga serta penimbunan kebutuhan pokok.

Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya, Samsul Rizal mengatakan bahwa kegiatan pemantauan dilakukan setiap minggu dengan turun langsung ke lapangan.

“Kami bersama TPID aktif memantau harga, berdialog dengan pedagang, dan mencatat perkembangan harga di tiap pasar,” ujar Samsul, Kamis (16/10/2025).

Dikatakannya, jika ada kenaikan harga yang tidak wajar, pemerintah akan segera mengambil langkah korektif. Salah satu bentuk tindakan cepat yang disiapkan adalah pelaksanaan operasi pasar atau pasar penyeimbang guna menjaga stabilitas harga bahan pokok di masyarakat.

“Kami ingin memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dan harga berada pada tingkat yang terjangkau, sehingga daya beli masyarakat tetap stabil,” jelasnya.

Lebih lanjut, Samsul menyampaikan bahwa DPKUKMP juga bekerja sama dengan Bulog dalam memastikan ketersediaan pasokan beras dan sejumlah komoditas strategis lainnya. Menurutnya, kolaborasi tersebut terbukti efektif dalam menekan potensi inflasi daerah, terutama menjelang perayaan hari besar keagamaan dan pergantian tahun.

“Secara umum harga masih stabil. Hanya beberapa komoditas sayur mengalami kenaikan ringan akibat faktor cuaca. Namun, stok pangan aman dan pasokan terkendali,” tambahnya.

Selain melakukan pengawasan, DPKUKMP juga mengimbau masyarakat agar berbelanja sesuai kebutuhan serta tidak melakukan pembelian berlebihan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan kenaikan harga yang tidak wajar di pasar.

“Komitmen kami jelas, yaitu melindungi daya beli masyarakat dan menjaga kestabilan ekonomi daerah hingga akhir tahun. Dengan kerja sama semua pihak, kami optimistis kondisi harga akan tetap terkendali,” pungkas Samsul.

close
Pasang Iklan Disini