Iki Terbaru/Paling Greeess

Showing posts with label Olah Raga. Show all posts
Showing posts with label Olah Raga. Show all posts

Merdeka Run 2026 Dibuka Hari Ini, Kemenpora Ajak Masyarakat Berolahraga Rayakan HUT ke-81 RI

Iki Radio - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengajak seluruh elemen masyarakat mengikuti Merdeka Run 2026 untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pendaftaran ajang lari bertajuk “Bangun, Bergerak, Merdeka” tersebut dibuka mulai Rabu (12/8/2026) pukul 17.00 WIB melalui situs resmi Merdeka Run.



Merdeka Run 2026 akan berlangsung pada Sabtu, 29 Agustus 2026, dengan jarak tempuh 8 kilometer dan titik start di Istana Merdeka, Jakarta.

Kemenpora menyebut ajang tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga momentum bagi masyarakat untuk merayakan kemerdekaan bersama keluarga, komunitas, dan berbagai elemen masyarakat.

Selain kegiatan lari, rangkaian Merdeka Run 2026 akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti bazar UMKM, festival kuliner, atraksi drone, serta penampilan para musisi.

Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan tersebut dapat melakukan pendaftaran melalui www.merdekarun.id.

Kemenpora juga mengimbau calon peserta untuk mengikuti perkembangan informasi terkait Merdeka Run 2026 melalui akun Instagram @merdekarun_indonesia dan @kemenpora.

Menteri Pemuda dan Olahraga Erik Thohir mengatakan Merdeka Run 2026 dirancang dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat untuk bersama-sama memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Ajang lari tersebut digelar secara gratis dan terbuka bagi berbagai elemen, mulai dari pemerintah, pengusaha, figur publik, selebritas, masyarakat umum hingga awak media.

Menurut Menpora, Merdeka Run menjadi bagian dari momentum untuk mensyukuri perjalanan Indonesia selama 81 tahun kemerdekaan sekaligus memperkuat kolaborasi antarelemen bangsa.

Ia menilai Indonesia terus berkembang dan semakin diperhitungkan di dunia, tidak hanya dalam aspek geopolitik dan ekonomi, tetapi juga melalui berbagai karya anak bangsa.

“Karya anak Indonesia seperti film, musik, olahraga dan bidang lain terus menjadi sebuah perhitungan di situasi global saat ini,” ujarnya.

Ia mengatakan perkembangan tersebut tidak terlepas dari kreativitas masyarakat Indonesia. Karena itu, Merdeka Run diharapkan menjadi salah satu ruang untuk memperkuat semangat kebersamaan dan kolaborasi.

“Ini tentu berkat masyarakat Indonesia yang terus berkreativitas. Merdeka Run juga menjadi bagian untuk memperkuat kolaborasi,” katanya.

Menpora menjelaskan, Merdeka Run 2026 diprioritaskan bagi warga negara Indonesia. Namun, penyelenggara tetap membuka kesempatan bagi warga negara asing (WNA) yang ingin berpartisipasi.

Keterbukaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang terbuka dalam pergaulan global.

Melalui Merdeka Run 2026, Kemenpora berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat dirayakan secara inklusif melalui kegiatan olahraga, kreativitas, UMKM, hiburan, serta interaksi masyarakat.

 

SEA V Cup 2026 , Timnas Voli Putri Indonesia Takluk dari Filipina

Iki Radio - Tim nasional bola voli putri Indonesia gagal meningkatkan rapor di SEA V Cup setelah finis di peringkat ketiga. Asa untuk merebut tempat kedua gagal setelah kekalahan dramatis dari Filipina.



Timnas voli putri Indonesia tumbang di tangan Filipina dalam hari terakhir leg kedua SEA V Cup 2026 pada Minggu (9/8/2026) di 700th Anniversary Chiang Mai Sports Complex, Thailand.

Pertandingan yang alot gagal dimenangi anak asuh Marcos Sugiyama dkk. hingga takluk dengan skor 1-3 (13-25, 25-23, 19-25, 31-33).

Indonesia sebenarnya cukup diuntungkan setelah mengistirahatkan sebagian besar pemain inti dalam laga kontra Thailand kemarin.

Kemenangan reverse sweep atas Vietnam pada hari pertama menjadi modal bagi Indonesia untuk finis di dua besar lagi sejak terakhir kali pada 2019.

Mediol Stiovanny Yoku kembali bareng Arsella Nuari Purnama, Ersandrina Devega Salsabila, Tisya Amallya Putri, dan libero Indah Guretno Dwi Margiani.

Adapun dua penghalau andalan Maradanti Namira Tegariani dan Chelsa Berliana Nurtomo kembali tampil bareng sejak awal.

Filipina tak mau kalah dengan line-up Julia De Guzman, Ejiya Laure, Dell Palomata, Alyssa Solomon, Mhicaela Belen, Thea Gagate, dan libero Dawn Mancandili-Catindig.

Walau dengan bekal kemenangan beruntun di SEA Games 2025 dan leg pertama SEA V Cup 2026, Indonesia mendapat perlawanan sangat sulit dari Filipina.

Set pertama menjadi milik Filipina setelah serangan Indonesia dibuat buntu dengan blok yang sangat rapat.

Tim Alas telah mencatat 4 blok sejak momen berbalik unggul dan menjauh di 11-13. Para Srikandi kemudian kehilangan kepercayaan diri.

Indonesia kecolongan 12 poin beruntun sampai 11-22. Upaya time out dan pergantian setter-opposite dari pelatih Marcos Sugiyama tidak membuahkan hasil.

Blok lagi, yang ketujuh, Filipina memenangkan set pertama dengan skor 25-13 melalui halauan De Guzman terhadap spike Azzahra Dwi Febyane alias Gendis.

Indonesia masih berada dalam posisi mengejar pada set yang kedua. Butuh waktu lama sampai poin disamakan lagi di 14-14.

Walau blok Filipina lebih sedikit, para pemain Merah Putih kalah gesit dalam perebutan bola di area depan net dalam situasi free ball.

Indonesia mendapatkan momentum sebelum technical time out melalui bola jangkit Chelsa yang mengubah skor menjadi 16-15. Keunggulan dirawat habis-habisan.

Kesalahan blocker Filipina, Palomata, karena menginjak garis tengah memberi Tisya dkk. kesempatan untuk bernapas dengan kemenangan 25-23 pada set kedua.

Indonesia panas lebih cepat pada set ketiga. Ketertinggalan di awal dapat dibalikkan tepat sebelum technical time out dengan 8-7.

Namun, eror yang banyak dilakukan Indonesia, 10 poin pada set ini, memberi Filipina kesempatan untuk berbalik unggul hingga 13-9 dan akhirnya menang 19-25.

Indonesia masih rentan membuat kesalahan pada awal set keempat, utamanya saat melakukan servis. Selain timing blok juga belum prima.

Filipina unggul jauh di 7-11. Arsela menjadi lakon kebangkitan Indonesia dengan poin beruntun dari posisi 2 untuk membalikkan situasi di 13-12 lalu 16-15.

Indonesia mendapatkan set point dengan dua kesempatan di 24-22. Akan tetapi, poin kemenangan set tidak kunjung terjadi.

Set poin berlangsung lama dan melelahkan. Filipina berbalik unggul dan Indonesia mengubahnya lagi. Sayangnya, Indonesia kalah dengan skor 31-33.

Arsela menjadi pencetak poin terbanyak dalam laga bersama dengan Solomon dari kubu Filipina. Medi Yoku menyusul dengan 18 poin.

Langkah Timnas Indonesia Terhenti di Piala AFF 2026 Usai Imbang Lawan Singapura

Iki Radio — Tim nasional Indonesia gagal melangkah ke babak semifinal Piala AFF 2026. Hasil imbang 1-1 saat menghadapi Singapura pada laga pamungkas Grup A di Jalan Besar Stadium, Jumat (7/8/2026) malam WIB, mengubur impian Skuad Garuda melaju ke fase gugur sekaligus memperpanjang dahaga gelar di kompetisi sepak bola terbesar Asia Tenggara tersebut sejak edisi perdana 1996.



Membutuhkan poin penuh untuk mengamankan tiket semifinal, Indonesia gagal mengamankan kemenangan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil seri ini menempatkan Indonesia di peringkat ketiga klasemen akhir Grup A dengan perolehan 7 poin. Posisi puncak dihuni oleh Vietnam yang mengoleksi 10 poin, diikuti Singapura di tempat kedua dengan 8 poin.

Usai pertandingan, Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh pendukung dan pecinta sepak bola Tanah Air atas kegagalan tersebut.

"Mungkin nanti kami lihat lagi evaluasi apa yang kami perlukan untuk ke FIFA Asian Cup yang terdepan," ujar Rizky Ridho.

Gelandang bertahan Skuad Garuda itu juga menyampaikan apresiasi atas dukungan tanpa henti dari para suporter, seraya berharap bisa memberikan hasil manis pada turnamen mendatang.

"Terima kasih banyak kalian selalu setia dengan kami. Maaf kami selalu mengecewakan. Semoga waktunya itu akan datang, sama-sama kita rayakan," tambahnya.

Pasca-kegagalan di Piala AFF, Timnas Indonesia tidak bisa berlama-lama meratapi hasil. Skuad Garuda dijadwalkan kembali berjuang dalam ajang bergengsi edisi perdana FIFA ASEAN Cup yang bakal bergulir mulai 23 September 2026.

Berbeda dengan Piala AFF, kejuaraan baru ini berada langsung di bawah naungan resmi FIFA dan masuk dalam kalender FIFA Matchday. Status ini memberi keuntungan tersendiri karena laga akan berimbas langsung pada perolehan poin ranking dunia FIFA, sekaligus membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memanggil para pemain yang kini merumput di klub-klub Eropa.

 

Gubernur Banten Tekankan Kolaborasi dalam Pembinaan Atlet Muda

Iki Radio - Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pembinaan atlet harus dilakukan secara berjenjang melalui kolaborasi antara pemerintah, organisasi olahraga, dunia usaha, dan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Andra Soni saat melepas Tim Banteng Banten FC U-17 yang akan mewakili Provinsi Banten pada Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup III 2026 di Jawa Timur, di Kantor Gubernur Banten, Kota Tangerang Selatan, Kamis (6/8/2026).

Menurut Andra, pembinaan usia dini menjadi fondasi dalam mencetak atlet berprestasi. Karena itu, sinergi seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar regenerasi atlet sepak bola berjalan berkelanjutan dan mampu menghasilkan pemain yang siap bersaing di tingkat nasional.

"Saya berharap para pemain Banteng Banten dapat membawa nama baik daerah sekaligus menjadi bagian dari regenerasi atlet yang nantinya mampu memperkuat sepak bola Banten dan Indonesia," kata dia.

Andra menilai banyaknya kompetisi menjadi faktor penting dalam meningkatkan kemampuan teknis dan mental bertanding atlet.

Ia mencontohkan negara-negara yang memiliki budaya kompetisi sejak usia muda sehingga mampu melahirkan pemain berkualitas.

Selain itu, Gubernur menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Banten mendukung penyelenggaraan Soekarno Cup apabila Banten ditunjuk sebagai tuan rumah.

Menurut dia, Banten memiliki sejumlah stadion yang memadai untuk menggelar kompetisi sepak bola tingkat nasional.

"Semoga Tim Banteng Banten mampu memberikan hasil terbaik, mengharumkan nama Provinsi Banten, serta membawa pulang prestasi membanggakan dari ajang Soekarno Cup III," kata dia.

Sementara itu, CEO Banteng Banten, Revy Khoemaini, mengatakan tim akan bertolak ke Surabaya pada 10 Agustus 2026 dan mengikuti kompetisi hingga 24 Agustus 2026.

Tim yang diperkuat 25 pemain dari delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten itu menargetkan prestasi terbaik pada turnamen yang diikuti 16 tim perwakilan provinsi dari seluruh Indonesia.

 

Layak Tampil di Piala Dunia 2030, Presiden Prabowo Minta PSSI Susun Blueprint Timnas Indonesia

Iki Radio — Presiden Prabowo Subianto menilai Tim Nasional Indonesia sudah sangat layak untuk tampil di panggung Piala Dunia 2030. Untuk mewujudkan mimpi besar tersebut, Kepala Negara meminta PSSI segera menyusun cetak biru (blueprint) sebagai panduan pembangunan sepak bola nasional yang terarah dan berkelanjutan dari kelompok usia dini hingga level senior.

Pesan tegas tersebut disampaikan Presiden Prabowo melalui sambutan yang dibacakan oleh Menpora sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam Kongres Biasa PSSI 2026 di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2026).

Meski menembus Piala Dunia 2030 bukanlah pekerjaan mudah, Presiden menegaskan bahwa Indonesia sebagai bangsa besar harus berani memasang target tinggi.

“Saya memandang Indonesia layak tampil di Piala Dunia 2030. Bukan hal yang mudah, tetapi kita harus berupaya semaksimal mungkin,” ujar Erick Thohir saat membacakan amanat Presiden Prabowo.

Target besar ini sejalan dengan komitmen yang sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo saat menerima Erick Thohir dan Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, di Hambalang pada 19 Juni 2026 lalu.

Pemerintah memastikan dukungan total menjelang bergulirnya Kualifikasi Piala Dunia 2030, yang mencakup pengalokasian dana serta peningkatan fasilitas pendukung secara memadai. Pembinaan usia dini dan SDM, dengan melakukan pencarian bakat merata di seluruh daerah agar setiap anak bangsa mendapat kesempatan membela Garuda. Dan kebijakan strategis untuk memperkuat ekosistem sepak bola nasional.

Presiden mengingatkan bahwa prestasi kelas dunia tidak bisa dibangun secara instan.

“Tidak ada kemenangan tanpa disiplin. Tidak ada prestasi tanpa pengorbanan, dan tidak ada kejayaan tanpa kerja sama. Nilai-nilai itulah yang menjadi fondasi kemajuan sebuah bangsa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa misi menuju Piala Dunia 2030 tidak bisa hanya menjadi beban pemerintah dan PSSI semata. Seluruh ekosistem—mulai dari klub, akademi, pelatih, pemain, suporter, pemda, dunia usaha, hingga media—harus bergerak selaras.

Bagi Presiden, sepak bola bukan sekadar urusan skor pertandingan, melainkan alat pemersatu bangsa yang merekatkan seluruh rakyat Indonesia tanpa memandang suku, agama, dan latar belakang.

“Saya yakin dengan persatuan, kerja keras, disiplin, dan semangat gotong royong, Indonesia mampu mencapai cita-cita besar tersebut. Bukan hanya lolos ke Piala Dunia 2030, tetapi untuk membangun Indonesia yang semakin kuat dan disegani dunia,” tutupnya.

Indonesia Open Taekwondo 2026 Resmi Bergulir

Iki Radio - Indonesia kembali menegaskan kapasitasnya sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional dengan dibukanya 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (2/8/2026). Sebanyak 531 atlet dari 36 negara ambil bagian dalam kejuaraan level G2 World Taekwondo yang masuk dalam perhitungan poin kualifikasi menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Pembukaan kejuaraan dihadiri Duta Besar Korea Selatan Yoon Soon-Gu, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu selaku Chef de Mission Asian Games 2026, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono, sejumlah gubernur, Presiden Asian Taekwondo Union (ATU) Kim Sang-jin, Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari, serta jajaran pengurus olahraga nasional.

Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon mengatakan penyelenggaraan Indonesia Open 2026 menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah taekwondo nasional. Kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 TNI.

"Kejuaraan ini menjadi salah satu penyelenggaraan terbesar dalam sejarah taekwondo di Indonesia karena setelah hampir dua dekade, akhirnya Indonesia kembali menyelenggarakan kejuaraan taekwondo sebesar ini," ujar Richard.

Menurutnya, keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah merupakan hasil proses bidding yang kompetitif melawan Malaysia dan India. Kepercayaan yang diberikan Asian Taekwondo Union menjadi bukti meningkatnya reputasi Indonesia dalam penyelenggaraan event olahraga internasional.

Richard menilai kehadiran peserta dari Asia, Eropa, hingga Australia menunjukkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia sekaligus membuka peluang memperkuat sport tourism dan meningkatkan citra Indonesia di tingkat global.

Presiden Asian Taekwondo Union Kim Sang-jin memberikan apresiasi atas kesiapan Indonesia dalam menggelar kejuaraan tersebut. Ia memuji dukungan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Ketua PBTI Richard Tampubolon, serta seluruh panitia yang dinilai berhasil menghadirkan penyelenggaraan bertaraf internasional.

"Indonesia telah menunjukkan penyelenggaraan luar biasa. Terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan keramahtamahan yang hangat untuk mewujudkan Indonesia Open yang sukses," kata Kim.

Dalam kesempatan itu, Presiden ATU bersama Ketua Umum PBTI juga menyematkan sabuk hitam DAN Kukkiwon kehormatan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir serta Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo sebagai bentuk penghargaan atas dukungan terhadap pengembangan olahraga taekwondo.

Sementara itu, hingga Minggu siang, kontingen Indonesia berhasil mengoleksi enam medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Salah satu penyumbang emas, Muhammad Hafizh Fachrur Rhozy, mengaku bangga dapat meraih prestasi di hadapan publik sendiri.

Menurut Hafizh, Indonesia Open menjadi pengalaman berharga karena menghadirkan persaingan yang sangat kompetitif sekaligus memberikan peluang mengumpulkan poin menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

"Terima kasih kepada PBTI yang sudah membawa turnamen level G2 ke Indonesia. Ini sangat bagus karena menjadi kesempatan mengumpulkan poin menuju Olimpiade Los Angeles 2028," ujarnya.

Pada kejuaraan ini, Indonesia menurunkan 31 atlet pelatnas, terdiri atas 20 atlet kyorugi dan 11 atlet poomsae. Nomor poomsae dipertandingkan pada 1–2 Agustus 2026, sedangkan nomor kyorugi berlangsung 3–5 Agustus 2026.

Kejuaraan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional, memperkuat diplomasi olahraga, serta mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk membangun sumber daya manusia unggul dan meningkatkan daya saing Indonesia melalui prestasi di tingkat internasional.

Indonesia Sapu Bersih Emas Mountain Classic SEATRC Cup 2026 di Gunung Gede Pangrango

Iki Radio - Tim Nasional Lari Trail Indonesia menyapu bersih seluruh medali emas nomor Mountain Classic pada hari terakhir Southeast Asia Trail Running Confederation (SEATRC) Cup 2026 di Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (26/7/2026). Dominasi tersebut melengkapi raihan enam medali emas Indonesia sepanjang kejuaraan dan menegaskan kekuatan atlet Merah Putih di ajang lari trail tingkat Asia Tenggara.

Ketua Kontingen Indonesia pada SEATRC Cup 2026, Dr. Donny Gahral Adian, mengatakan hasil tersebut menjadi kebanggaan bagi Pengurus Pusat Asosiasi Lari Trail Indonesia (PP ALTI) sekaligus menunjukkan keberhasilan pembinaan atlet secara berjenjang.

"Alhamdulillah dengan berakhirnya Mountain Classic Senior dan Junior (Putra-Putri), kita berhasil membukukan enam emas seluruh kategori. Ini kebanggaan bagi PP ALTI dan Indonesia pada umumnya," ujar Donny.

Ia berharap keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi di tingkat internasional.

"Kita berharap kemenangan ini bisa memacu para atlet lebih giat berlatih dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional lainnya," katanya.

Pada nomor Mountain Classic Senior Putra sejauh 10 kilometer, atlet Indonesia Yusri Nanda tampil sebagai juara dengan catatan waktu 52 menit 55 detik, unggul tipis atas rekan senegaranya Putra Aldio yang membukukan waktu sama namun finis di posisi kedua. Sementara Indra Saputra menjadi juara Mountain Classic Junior Putra dengan waktu 53 menit 7 detik.

Yusri mengaku bersyukur mampu meraih kemenangan meski sempat mengalami gangguan kesehatan sebelum berlaga.

"Alhamdulillah aku bisa juara, meski dua hari lalu sempat diare. Terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah support kita," ujarnya.

Dominasi Indonesia juga berlanjut di sektor putri. Fitri meraih medali emas Mountain Classic Senior Putri dengan catatan waktu 1 jam 9 menit 11 detik, sedangkan Melda Cantika menjadi juara Mountain Classic Junior Putri dengan waktu 1 jam 9 menit 13 detik.

Fitri mengaku bangga dapat mempersembahkan dua medali emas pada penampilan perdananya di SEATRC Cup, setelah sebelumnya juga menjuarai nomor Vertical 7 Kilometer.

"Masya Allah, sangat bersyukur karena pertama ikut SEATRC langsung dapat mempersembahkan dua emas untuk Indonesia," kata Fitri.

Ia mengakui kondisi fisik menjadi tantangan utama karena harus kembali bertanding dalam waktu singkat.

"Sebenarnya masih kecapean, tapi bagaimana keluar dari capek itu untuk bisa tanding lagi," ujarnya.

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman, memberikan apresiasi atas prestasi atlet-atlet Indonesia yang dinilai membanggakan.

"Atas nama Ketua Umum KONI Pusat, saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada para atlet lari trail Indonesia yang telah meraih medali, sangat membanggakan," ujar Marciano.

Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi momentum memperkuat pembinaan olahraga lari trail di seluruh daerah sekaligus mengembangkan sport tourism berbasis potensi alam Indonesia.

"Penyelenggaraan kompetisi lari trail juga harus ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya karena mengangkat keindahan alam Indonesia. Dengan memaksimalkan potensi alam yang luar biasa, sport tourism terealisasi sehingga memberikan dampak bagi pegiat lari trail serta perekonomian masyarakat Indonesia," katanya.

SEATRC Cup 2026 berlangsung pada 24–26 Juli 2026 di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dan diikuti atlet dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Kamboja, Thailand, Myanmar, Vietnam, Filipina, serta Singapura. Nomor Mountain Classic menjadi penutup rangkaian kejuaraan sekaligus memastikan Indonesia tampil sebagai kekuatan dominan pada ajang lari trail Asia Tenggara tahun ini.

Momen Yamal Berdoa lalu Peluk Messi Usai Kalahkan Argentina

Iki Radio - Lamine Yamal kembali menjadi sorotan usai membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Bukan hanya karena penampilannya di final, pemain berusia 19 tahun itu juga mencuri perhatian lewat gestur berdoa sebagai ungkapan syukur dan momen memeluk Lionel Messi setelah pertandingan berakhir.

Spanyol memastikan gelar juara setelah mengalahkan Argentina 1-0 pada final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Gol tunggal Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu memastikan La Roja meraih trofi Piala Dunia kedua sepanjang sejarah.

Laga berlangsung sengit hingga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Argentina bahkan mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain setelah Enzo Fernández menerima kartu merah.

Usai peluit panjang dibunyikan, perhatian tidak hanya tertuju pada pesta kemenangan Spanyol. Yamal tampak berlutut di tengah lapangan sebelum mengangkat kedua telapak tangannya di depan wajah untuk memanjatkan doa.

Pemain berusia 19 tahun itu kemudian mengusapkan kedua tangannya ke wajah. Ekspresi haru terlihat jelas saat ia mensyukuri keberhasilan Spanyol menjadi juara dunia.

Momen tersebut dengan cepat viral di media sosial dan menuai pujian dari warganet di berbagai negara.

"Alhamdulillah, aku sangat senang untukmu, kawan. Selanjutnya adalah Ballon d'Or," kata @Harsikolarye.

"Mengucapkan syukur kepada sumber yang menciptakan kehidupan," kata @Yousoupaah.

"Ini sangat indah untuk ditonton, sampai membuatku merinding," ujar @theydoubtedmi.

"Sungguh anak muda yang berbakat dan hebat," puji @KalSal77.

"Bayangkan, dia baru berusia kurang dari 20 tahun dan sudah memenangkan Piala Dunia!" puji @FrankNwaforbe.


Tak lama berselang, Yamal menghampiri Messi yang masih berada di lapangan. Keduanya berbincang sejenak, berjabat tangan, lalu berpelukan setelah pertandingan berakhir.

Yamal memperlihatkan rasa hormat kepada Messi yang harus menerima kenyataan gagal mempertahankan gelar juara dunia. Momen pelukan keduanya pun langsung menyebar luas di media sosial dan mengundang reaksi emosional dari pencinta sepak bola.

Banyak warganet menilai momen tersebut menjadi simbol pergantian generasi. Messi yang telah menjadi ikon sepak bola dunia selama lebih dari dua dekade kini berpelukan dengan Yamal, pemain muda yang digadang-gadang sebagai salah satu penerusnya.

"Dari dimandiin waktu bayi, sekarang malah jadi lawan di Final Piala Dunia, sepak bola seolah-olah menciptakan keindahan tersendiri buat dua orang ini," kata @Superdreey.

"Messi : Kutitipkan legasi besarku dan nomor punggung 10 ke kamu ya Yamal, titip bawa kembali Barcelona berjaya, bawa lagi Barcelona juara UC," tulis @_Bakemono.

"terimakasih leo messi. selamat lamine yamal. ini benar-benar momen pergantian era generasi sepakbola," kata @ebednoorjaman.

"Adem banget liatnya.. Messi bilang gini ke Yamal: nak, lanjutkan perjuangan ini, dominasi la liga dan liga eropa, jangan mau kalah sama group lain di spanyol. Nanti foto kita akan sejajar di sejarah La Masia dan Barcelona," ujar @meyNunaV.


close
Pasang Iklan Disini