Iki Terbaru/Paling Greeess

Puteri Indonesia Diajak Jadi Agen Perubahan Jadi Mitra Komdigi Edukasi PP Tunas

Iki Radio - Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Fifi Aleyda Yahya, mengajak para finalis Puteri Indonesia 2026 untuk berperan aktif sebagai agen perubahan dalam membangun ruang digital yang aman dan sehat bagi anak-anak Indonesia.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Pembekalan PP Tunas untuk Putri Indonesia 2026 yang mengangkat tema “Membangun Generasi Emas Anak Indonesia yang Sehat, Cerdas, dan Aman di Ruang Digital” di Jakarta, Senin (15/6/2026).

Fifi mengatakan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan para finalis Putri Indonesia menjadi langkah penting dalam memperkuat perlindungan anak di era digital. 

Menurutnya, para finalis memiliki pengaruh yang besar di masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda, sehingga dapat menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan pesan-pesan edukatif terkait keamanan digital.

“Kehadiran para finalis Putri Indonesia 2026 di forum ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan momentum kolaborasi strategis antara pemerintah dan para penggerak perubahan untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi anak-anak Indonesia,” ujar Fifi.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia saat ini merupakan salah satu negara dengan tingkat konektivitas digital tertinggi di dunia. 

Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2026, penetrasi internet nasional telah mencapai 81,72 persen atau setara dengan 235,2 juta pengguna.

Namun di balik tingginya akses digital tersebut, Fifi mengingatkan adanya berbagai tantangan yang harus menjadi perhatian bersama. 

Data menunjukkan bahwa 99,4 persen anak Indonesia telah mengakses internet dengan rata-rata penggunaan 5,4 jam per hari. 

Selain itu, separuh anak Indonesia pernah terpapar konten seksual di media sosial dan 42 persen di antaranya mengaku merasa takut atau tidak nyaman akibat pengalaman tersebut.

“Di balik angka-angka ini terdapat wajah anak-anak Indonesia yang harus kita lindungi. Mereka adalah generasi penerus bangsa yang berhak tumbuh dalam lingkungan digital yang sehat dan aman,” katanya.

Dirjen KPM Komdigi juga menyoroti hasil Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2025–2026 yang menunjukkan hampir 10 persen anak Indonesia terindikasi mengalami gangguan kesehatan jiwa, terdiri dari 4,4 persen mengalami kecemasan dan 4,8 persen mengalami depresi. 

Sementara itu, UNICEF mencatat lebih dari setengah juta anak setiap tahun menjadi korban eksploitasi seksual daring, dan KPAI menerima 1.508 pengaduan kasus perlindungan anak sepanjang 2025.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah telah menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik bagi Anak atau PP Tunas yang berlaku efektif sejak 28 Maret 2026. 

Regulasi tersebut diperkuat dengan kebijakan pembatasan akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap platform digital yang memiliki tingkat risiko tinggi.

Menurut Fifi, PP Tunas merupakan bentuk komitmen negara untuk memastikan setiap anak memperoleh perlindungan yang memadai saat beraktivitas di dunia digital.

“PP Tunas bukan sekadar instrumen hukum, tetapi wujud nyata komitmen negara untuk menghadirkan ruang digital yang melindungi, memberdayakan, dan mendukung tumbuh kembang anak Indonesia,” ujarnya.

Meski demikian, Fifi menegaskan bahwa keberhasilan implementasi regulasi tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah.

Dukungan masyarakat, keluarga, komunitas, dan para tokoh publik juga menjadi faktor penting agar pesan perlindungan anak dapat dipahami secara luas.

Karena itu, ia mengajak para finalis Putri Indonesia untuk mengambil peran sebagai penerjemah kebijakan kepada masyarakat.

Menurutnya, para finalis dapat membantu menyampaikan substansi PP Tunas dalam bahasa yang lebih mudah dipahami dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.


Sebagai Teladan Masyarakat

Selain itu, Fifi juga mendorong para finalis untuk menjadi teladan dalam literasi digital dengan menunjukkan pemanfaatan teknologi secara produktif, kritis, dan bertanggung jawab melalui berbagai platform media sosial yang mereka miliki.

“Para finalis Putri Indonesia memiliki representasi daerah yang kuat, kapasitas komunikasi publik yang baik, dan jangkauan digital yang luas. Potensi ini sangat penting untuk mengedukasi masyarakat tentang pengasuhan digital, kesehatan mental anak, dan keamanan di ruang siber,” katanya.

Lebih lanjut, Fifi Aleyda Yahya menegaskan bahwa perlindungan anak di ruang digital merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan kolaborasi lintas sektor. 

Kementerian Komunikasi dan Digital, lanjutnya, akan terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Yayasan Puteri Indonesia, komunitas, media, akademisi, dan organisasi masyarakat.

Ia berharap pembekalan yang diberikan kepada para finalis Putri Indonesia 2026 dapat menjadi awal dari gerakan bersama dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih aman bagi anak-anak Indonesia.

“Setiap anak Indonesia berhak tumbuh dalam ruang yang sehat, cerdas, dan aman, baik di dunia nyata maupun di dunia digital. Mari kita bersama-sama memastikan Generasi Emas Indonesia 2045 tumbuh menjadi generasi yang unggul, berkarakter, sehat secara mental, dan terlindungi dalam perjalanan digitalnya,” tutup Fifi.

Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia dan Jerman Perkuat Kemitraan

Iki Radio - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier, memiliki arti penting bagi hubungan kedua negara di tengah dinamika global yang semakin penuh ketidakpastian.

“Ini kehormatan besar bagi kami,” ujar Prabowo dalam pernyataan bersama di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, kunjungan tersebut mencerminkan eratnya hubungan Indonesia dan Jerman yang terus berkembang serta menjadi momentum penting menjelang peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada tahun mendatang.

Dalam pertemuan bilateral, kedua pemimpin membahas berbagai isu strategis, termasuk penguatan kerja sama ekonomi, investasi, transisi energi, ketahanan energi, pendidikan, dan ketenagakerjaan.

Prabowo mengatakan Indonesia dan Jerman sepakat untuk terus meningkatkan perdagangan dan investasi yang saling menguntungkan. Ia juga menekankan pentingnya hubungan Indonesia dengan Uni Eropa, termasuk harapan agar proses penyelesaian Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA) dapat segera mencapai kesepakatan substantif.

“Kami berharap Jerman akan terus memainkan peran aktif dalam proses finalisasi perjanjian di Eropa sehingga dapat segera memberikan manfaat konkret bagi dunia usaha di kedua negara,” katanya.

Di bidang ekonomi, Indonesia juga mengundang Jerman untuk memperluas investasi pada sektor-sektor strategis, seperti transisi energi, hilirisasi industri, pengembangan kendaraan listrik, industri semikonduktor, rantai pasok mineral kritis dan tanah jarang, serta pembangunan infrastruktur.

Selain itu, pemerintah menyambut baik berbagai program kerja sama yang mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk program Partnering in Business with Germany. Indonesia juga dijadwalkan menjadi tuan rumah Joint Economic and Investment Committee (JEIC) kedua pada tahun ini.

Dalam sektor ketenagakerjaan, Prabowo mengapresiasi penandatanganan Letter of Intent mengenai Global Skills Partnership di bidang keperawatan. Pemerintah Indonesia juga berharap peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia di Jerman dapat diperluas, termasuk pada sektor teknologi tinggi.

Pada kesempatan tersebut, Prabowo dan Presiden Steinmeier juga menyepakati pentingnya penyelesaian berbagai konflik internasional melalui jalur diplomasi dan perundingan guna menjaga perdamaian serta stabilitas global.

Prabowo menilai Jerman memiliki peran strategis yang semakin penting dalam tatanan global dan Eropa. Karena itu, Indonesia berharap kemitraan dengan Jerman dan Uni Eropa terus diperkuat untuk menghadapi berbagai tantangan dunia di masa depan.

“Kami membutuhkan kemitraan yang baik dengan Jerman dan dengan Eropa. Kunjungan Presiden Jerman kali ini adalah tanda bahwa hubungan itu sangat penting,” pungkasnya.

Sambut 1 Suro 1448 H, Bupati Madiun Ajak Masyarakat dan Pesilat Jaga Kondusivitas Wilayah

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang peringatan 1 Suro atau bulan Muharram 1448 Hijriah.

Ajakan ini disampaikan langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, usai mengikuti Apel Aman Suro pada Senin (15/6/2026). 

Apel siaga tersebut digelar sebagai langkah antisipasi menyusul meningkatnya aktivitas masyarakat dari berbagai elemen budaya dan perguruan pencak silat yang menjadi tradisi tahunan di wilayah Madiun.

Menurut Bupati Hari Wuryanto, menciptakan situasi yang aman dan kondusif tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum, melainkan butuh sinergi dari seluruh warga.

“Jadi, tadi sudah ada Apel Aman Suro ya. Kami berharap pada seluruh masyarakat, keamanan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Bukan tanggung jawab Pak Polisi sama Pak TNI saja, tapi tanggung jawab kita bersama,” ujar Hari Wuryanto, Senin (15/6/2026).

Ia optimistis bahwa modal sosial berupa semangat kebersamaan dan kerukunan yang selama ini terjalin erat di Kabupaten Madiun akan mampu menangkal segala potensi gangguan keamanan selama perayaan tahun baru Islam tersebut.

Lebih lanjut, Bupati berharap momentum bulan Suro kali ini bisa mengubah wajah perayaan yang selama ini kerap diwarnai kekhawatiran. Pemerintah daerah ingin memutar roda ekonomi masyarakat melalui pelibatan sektor pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

“Kami berharap tahun baru ini kita sambut dengan riang gembira, meningkatkan UMKM yang ada. Jadi tidak hanya itu, stigma yang dulu (negatif) akan kita hilangkan,” tegasnya.

Sebagai daerah yang memegang predikat Kampung Pesilat Indonesia, Kabupaten Madiun setiap tahunnya memang menjadi magnet bagi ribuan pesilat dari berbagai penjuru. Menanggapi potensi pergerakan massa yang besar ini, Bupati meminta komitmen kuat dari seluruh anggota perguruan pencak silat.

“Karena potensi Kabupaten Madiun selaku Kampung Pesilat Indonesia, kami berharap teman-teman para pesilat bisa menjaga kondusivitas yang ada di Kabupaten Madiun,” tuturnya.

Guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan bulan Suro berjalan aman, tertib, dan membawa manfaat luas bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Madiun bersama jajaran TNI, Polri, serta berbagai unsur terkait menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dan pengamanan di lapangan.(ir)

Hijrah Tak Hanya Soal Ibadah, Wabup Balangan Dorong Perubahan Gaya Hidup

Iki Radio - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan menggelar kegiatan keagamaan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Masjid Al Akbar Balangan, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Minggu (14/6/2026).


Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Balangan, Akhmad Fauzi, mengajak masyarakat memaknai semangat hijrah sebagai upaya memperbaiki diri, termasuk dalam mengelola keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

Menurutnya, hijrah yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan sikap dan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik.

"Kita memaknai semangat hijrah sebagai perubahan diri dari yang sebelumnya kurang baik menjadi lebih baik lagi," ujarnya.

Di tengah tantangan ekonomi global, Akhmad Fauzi mengajak masyarakat menerapkan konsep "hijrah finansial" dengan lebih bijak dalam mengatur pengeluaran. Ia mendorong warga untuk mengurangi belanja daring yang tidak diperlukan dan lebih mengutamakan produk UMKM maupun pedagang lokal.

"Mari kuatkan ekonomi di banua dengan saling menghidupi lewat belanja di UMKM dan pedagang lokal Balangan. Insyaallah, dengan saling menghidupi, rezeki kita akan terus berputar," ajaknya.

Kegiatan menyambut Tahun Baru Islam tersebut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, istigfar, selawat, zikir, serta tausiah yang disampaikan Syekh Abdus Shabour Al Kayyaali Ar Rifa'ie dari Istanbul, Turki.

Dalam tausiahnya, Syekh Abdus Shabour mengingatkan bahwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah merupakan peristiwa penting yang menjadi tonggak perkembangan peradaban Islam.

Menurutnya, hijrah tidak hanya menyelamatkan dakwah Islam, tetapi juga menjadi awal terbentuknya masyarakat Islam yang kuat, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta melahirkan pusat peradaban melalui pembangunan Masjid Nabawi sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan musyawarah umat.

Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, masyarakat diharapkan dapat mengambil hikmah dari peristiwa hijrah untuk terus memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Wali Kota Pekanbaru Apresiasi Semangat Gotong Royong Sambut HUT ke-242

Iki Radio - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengapresiasi berbagai kegiatan yang digelar di tingkat kecamatan dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru. Rangkaian kegiatan tersebut dinilai mencerminkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan yang terus tumbuh di tengah masyarakat.

Menurut Agung, keterlibatan aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan positif menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan Kota Pekanbaru yang lebih maju dan harmonis.

"Melalui kegiatan yang dilaksanakan di setiap kecamatan, saya melihat tumbuhnya semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat. Ini tentu menjadi hal yang sangat membanggakan," kata dia usai menghadiri kegiatan Masak Besar Kecamatan Sukajadi, Minggu (14/6/2026).

Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah program yang dilaksanakan Kecamatan Sukajadi. Selain mendorong kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan menumbuhkan rasa syukur.

Dalam kegiatan itu, masyarakat bergotong royong memasak bersama sebagai simbol kebersamaan. Hidangan yang disiapkan kemudian dinikmati bersama dan dibagikan kepada anak yatim serta kaum duafa.

"Seluruh warga Sukajadi berkumpul untuk memasak bersama, menikmati kebersamaan, dan berbagi kepada sekitar 200 anak yatim serta kaum duafa. Ini merupakan bentuk rasa syukur yang patut diapresiasi," ujar Agung.

Atas inisiatif tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru memberikan apresiasi kepada Kecamatan Sukajadi yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mempererat hubungan antarwarga, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

Agung menilai berbagai kegiatan yang dilaksanakan di seluruh kecamatan memiliki nilai positif karena mampu memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan kota.

"Semua kegiatan di kecamatan menarik. Yang paling penting adalah nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, yakni meningkatkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan," kata dia.

Ia berharap semangat kebersamaan yang tumbuh dalam peringatan Hari Jadi Kota Pekanbaru dapat terus dipertahankan dan menjadi budaya masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

BPBD Lumajang Minta Warga Tetap Waspada, Gunung Semeru Masih Berstatus Siaga

Iki Radio - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mengajak masyarakat untuk terus mengedepankan kesiapsiagaan dan menjadikan informasi resmi sebagai rujukan utama dalam menyikapi perkembangan aktivitas Gunung Semeru yang masih berstatus Level III (Siaga).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan hingga saat ini belum terdapat laporan dampak terhadap masyarakat maupun permukiman akibat aktivitas vulkanik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, kewaspadaan tetap perlu dijaga sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana.

Menurutnya, aktivitas Gunung Semeru yang sempat disertai awan panas guguran (APG) pada Sabtu malam (13/6/2026) menjadi pengingat pentingnya kesiapan masyarakat dalam menghadapi potensi ancaman bencana secara terukur dan tidak berlebihan.

“Kesadaran masyarakat untuk mengikuti rekomendasi yang telah ditetapkan menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi risiko bencana. Karena itu kami terus mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan mengutamakan informasi resmi,” ujar Isnugroho di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, pada Minggu (14/6/2026).

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) periode pengamatan 14 Juni 2026 pukul 12.00–18.00 WIB, aktivitas Gunung Semeru masih terekam melalui sejumlah kegempaan vulkanik. Status gunung api tertinggi di Pulau Jawa itu tetap berada pada Level III (Siaga) dengan rekomendasi yang tidak berubah.

Isnugroho menjelaskan setiap informasi terkait perkembangan aktivitas Gunung Semeru selalu ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, pemerintah desa, relawan kebencanaan, serta berbagai unsur terkait guna memastikan kondisi lapangan dapat dipantau secara berkelanjutan.

Selain melakukan pemantauan, BPBD juga terus memperkuat penyebarluasan informasi kepada masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Menurutnya, literasi kebencanaan menjadi salah satu modal penting dalam membangun ketangguhan masyarakat. Pemahaman mengenai potensi risiko, jalur evakuasi, dan langkah mitigasi akan membantu masyarakat mengambil keputusan yang tepat apabila terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.

Saat ini masyarakat diimbau tetap mematuhi rekomendasi PVMBG, antara lain tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sesuai radius yang telah ditetapkan, tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari puncak kawah, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi awan panas, guguran lava, dan lahar pada aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru.

Isnugroho menegaskan masyarakat tidak perlu panik dalam menyikapi perkembangan aktivitas Gunung Semeru. Namun, kewaspadaan tetap harus dijaga dengan mengikuti informasi resmi dan arahan petugas di lapangan.

Melalui penguatan kesiapsiagaan, kepatuhan terhadap rekomendasi kebencanaan, serta pemanfaatan informasi resmi sebagai rujukan utama, diharapkan masyarakat semakin siap menghadapi berbagai potensi risiko sekaligus memperkuat budaya tangguh bencana di Kabupaten Lumajang.

Sekolah Rakyat Banyuwangi Berstandar Internasional Hampir Rampung, Progres Sudah 75 Persen

Iki Radio - Pemerintah pusat telah membangun Sekolah Rakyat di Banyuwangi. Saat ini, progres pembangunannya telah mencapai 75 persen. 

Sekolah Rakyat yang sedang dibangun di Banyuwangi ini berada di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar. Saat ini sekolah rakyat di Banyuwangi sementara menempati dua lokasi, yakni di Balai Diklat milik Pemkab Banyuwangi di Kecamatan Licin, dan di kompleks Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kecamatan Muncar.  

"Saya sudah meninjau progres pembangunannya. Saat ini pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi telah mencapai 75 persen. Semoga seluruh pekerjaan berjalan tepat waktu dan segera bisa digunakan untuk anak-anak," ujar kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Sekolah tersebut berdiri di atas lahan 7 hektar milik Pemkab Banyuwangi dan dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dengan konsep sekolah modern berstandar internasional. Kawasan pendidikan tersebut mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan kapasitas sekitar 1.000 siswa serta dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pembelajaran.

Fasilitas yang dibangun meliputi gedung sekolah SD, SMP, SMA masing-masing dua lantai, asrama putra-putri tiap jenjang, serta rusun guru. Kemudian ada gedung serbaguna, masjid, gedung ibadah, dapur. Lengkap dengan kantin SD, kantin SMP, kantin SMA, dan guest house.

Selain itu, tersedia lapangan lapangan upacara, lapangan sepak bola, lapangan basket, jogging track, rumah genset, TPS, Green House, rumah pompa, gudang perawatan, pos jaga, instalasi limbah dapur, parkir mobil, parkir motor, gerbang dan signage.

"Semoga segera bisa dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak," ujar Ipuk.

Manajemen Konstruksi proyek, Johansyah, mengatakan percepatan pembangunan terus dilakukan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target pada 20 Juni mendatang.

Menurutnya, total ruang belajar yang dibangun mencapai 38 rombongan belajar, terdiri atas 18 rombel SD, sembilan rombel SMP, dan 9 rombel SMA.

"Sampai hari ini progresnya sudah 77 persen. Bangunan seperti asrama, gedung, dan fasilitas penunjang sekarang untuk masing-masing pekerjaan ini kurang lebih progresnya di 75 sampai 80 persen. Target kami bulan ini selesai," kata Johan. (*)

Kementerian PU Tuntaskan 51,56 Km Jalur Pansela di Tulungagung

Iki Radio - Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) berhasil menyelesaikan seluruh ruas Jalur Pantai Selatan (Pansela) atau Jalur Lintas Selatan (JLS) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, sepanjang 51,56 kilometer (km).

Salah satu ruas Jalur Pantai Selatan (Pansela) atau Jalur Lintas Selatan (JLS) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. (Foto: Humas Kemen PU)


Pekerjaan pamungkas pada ruas Brumbun–Sine Lot 1A sepanjang 9,53 km dan Lot 1B sepanjang 3,88 km rampung pada akhir Mei 2026, setelah sebelumnya sempat menghadapi tantangan teknis berupa penanganan longsor di beberapa titik.

Dengan selesainya ruas Brumbun–Sine, Tulungagung kini menjadi kabupaten kedua di Jawa Timur yang seluruh jalur Pansela-nya telah tersambung penuh setelah Kabupaten Pacitan. Ruas ini membentang dan terhubung dari perbatasan Kabupaten Trenggalek di sisi barat hingga Kabupaten Blitar di sisi timur.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menyampaikan bahwa pembangunan Pansela merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan konektivitas, sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi baru di wilayah selatan Pulau Jawa.

"Pansela diharapkan menjadi jalur alternatif perjalanan masyarakat untuk mengurangi kepadatan di Jalur Pantura maupun Tol Trans Jawa. Di saat yang sama, keberadaan jalan ini juga membuka akses menuju kawasan wisata dan sentra ekonomi masyarakat pesisir," ujar Menteri Dody dalam keterangan resminya, Kamis (11/6/2026).

Terhubungnya Pansela di koridor Tulungagung secara langsung mempermudah akses wisatawan menuju berbagai destinasi pesisir unggulan. Beberapa di antaranya adalah Pantai Sine yang terkenal dengan panorama teluk dan aktivitas nelayannya, Pantai Dlodo, Pantai Gemah, Pantai Brumbun, hingga objek wisata alam Kedung Tumpang.

Sebagai informasi, JLS di Provinsi Jawa Timur dikenal memiliki bentang alam yang eksotis, mulai dari perbukitan, tebing karst, hingga panorama langsung ke Samudra Hindia. Secara keseluruhan, koridor Pansela di Jawa Timur memanjang dari ruas Panggul, Sendangbiru, Jarit, Puger, hingga Glenmore dengan total panjang mencapai 628,39 km.

Secara nasional, Kementerian PU terus memacu pembangunan Jalan Pansela Jawa yang ditargetkan tersambung sepanjang lebih dari 1.500 km melintasi lima provinsi, mulai dari Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, hingga Jawa Timur. Aksesibilitas yang semakin prima ini diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan serta menghidupkan usaha masyarakat lokal di sektor kuliner, jasa wisata, perdagangan, dan perikanan.

Dekranas Bangun Ekosistem Informasi Terpadu bagi Perajin Indonesia

Iki Radio - Di era ketika informasi bergerak lebih cepat daripada produk yang dipasarkan, kualitas komunikasi menjadi faktor penting dalam menentukan daya jangkau sebuah organisasi. Menyadari hal itu, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) mulai memperkuat tata kelola komunikasi digital melalui standardisasi pembuatan konten hingga penguatan platform informasi resmi terpadu.

Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian saat membuka Sosialisasi Standardisasi Pembuatan Konten Dekranas di Rumah Kriya Asri, Kamis (11/6/2026) 


Langkah tersebut menjadi salah satu strategi Dekranas untuk memperluas promosi produk kerajinan Indonesia sekaligus memastikan setiap informasi yang disampaikan kepada publik memiliki kualitas, akurasi, dan standar yang seragam.

Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian mengatakan media sosial dan platform digital kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Karena itu, organisasi yang ingin menjangkau publik secara luas harus mampu menghadirkan informasi yang kredibel, menarik, dan mudah dipahami.

“Tidak ada satu orang pun saat ini yang tidak memanfaatkan perangkat digital untuk memperoleh informasi. Karena itu publikasi melalui media sosial menjadi sangat penting untuk memperkenalkan berbagai kegiatan dan program Dekranas,” ujar Tri saat membuka Sosialisasi Standardisasi Pembuatan Konten Dekranas di Rumah Kriya Asri, Kamis (11/6/2026).

Menurut Tri, peran media saat ini semakin strategis dalam membentuk opini publik dan menjadi sarana kontrol sosial. Di tengah melimpahnya informasi dari berbagai kanal digital, organisasi dituntut mampu menyampaikan informasi yang berbasis data dan memiliki standar komunikasi yang jelas.

Ia menilai standardisasi konten menjadi kebutuhan mendesak karena selama ini masih terdapat perbedaan kualitas dokumentasi dan penyajian informasi dari berbagai bidang maupun mitra Dekranas.

“Kadang yang diterima hanya foto tanpa keterangan yang memadai. Bahkan ada dokumentasi yang belum menggambarkan substansi kegiatan secara utuh. Padahal publik membutuhkan informasi yang lengkap dan mudah dipahami,” katanya.

Melalui standardisasi tersebut, setiap bidang di lingkungan Dekranas diharapkan memiliki pedoman yang sama dalam menyiapkan berita, foto, video, maupun materi publikasi lainnya. Dengan demikian proses penyebarluasan informasi dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan profesional.

Selain memperkuat kualitas konten, Dekranas juga tengah mempercepat transformasi digital melalui pengembangan website resmi yang lebih modern dan terintegrasi. Platform tersebut diharapkan menjadi pusat informasi mengenai program kerja, kegiatan, serta promosi produk kerajinan dari berbagai daerah di Indonesia.

Tri menilai keberadaan website dan media sosial yang dikelola secara profesional akan memperkuat peran Dekranas sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pengembangan sektor kerajinan nasional.

Menurutnya, Dekranas memiliki posisi penting untuk menghubungkan berbagai program kementerian dan lembaga dengan para perajin di seluruh daerah. Melalui komunikasi yang lebih terstruktur, berbagai program pembinaan, pendampingan, maupun promosi produk kerajinan dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha.

“Kita harus memanfaatkan ruang digital untuk menyebarluaskan informasi mengenai program dan kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan kerajinan. Dengan begitu semakin banyak perajin yang dapat memperoleh manfaat dari berbagai program pemerintah,” ujarnya.

Ia juga mendorong seluruh pengurus dan mitra Dekranas untuk aktif berbagi informasi terkait program yang berpotensi mendukung pengembangan kerajinan nasional. Sinergi tersebut dinilai penting mengingat Dekranas bekerja bersama berbagai kementerian dan lembaga dalam memperluas pembinaan terhadap pelaku usaha kerajinan.

Melalui penguatan standar konten, pengembangan website, serta optimalisasi media sosial, Dekranas berharap promosi kriya dan wastra Indonesia dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi memperkuat daya saing produk kerajinan nasional di pasar domestik maupun global.

“Semoga Dekranas terus maju dan semakin berperan dalam membantu pemerintah memajukan kerajinan nasional,” kata Tri.

Ancaman Siber Berbasis AI Meningkat, Literasi Digital Jadi Benteng Pertahanan Utama

Iki Radio - Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) menghadirkan peluang besar untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi di berbagai sektor. 

Alexander Sabar dalam diskusi publik bertema Komunikasi Digital dan Etika AI: Tantangan Menghadapi Ancaman Siber di Universitas Jayabaya, Jakarta.


Namun, di balik manfaat tersebut, muncul tantangan baru berupa ancaman siber yang semakin kompleks, mulai dari penyebaran disinformasi, konten deepfake, hingga berbagai bentuk kejahatan digital yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial dan keamanan negara.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Dirjen Wasdigi Kemkomdigi), Alexander Sabar, mengatakan, ruang digital kini telah menjadi ruang publik utama masyarakat Indonesia. Karena itu, keamanan dan tata kelola ruang digital menjadi isu strategis yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.

“Jika pada abad ke-20 ruang publik utama ada di alun-alun dan ruang fisik lainnya, maka pada abad ke-21 ruang publik terbesar di Indonesia ada pada ruang digital,” ujar Alexander Sabar dalam diskusi publik bertema Komunikasi Digital dan Etika AI: Tantangan Menghadapi Ancaman Siber di Universitas Jayabaya, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, pemanfaatan AI harus dibarengi dengan kesiapan masyarakat dalam menghadapi berbagai risiko yang muncul. Teknologi yang dirancang untuk membantu aktivitas manusia juga dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan, manipulasi informasi, maupun serangan siber.

Karena itu, Alexander menekankan pentingnya membangun keseimbangan antara tiga fondasi utama keamanan digital, yaitu manusia (people), tata kelola (process), dan teknologi (technology).

“Insiden keamanan siber terjadi bukan karena lemahnya teknologi tapi karena manusia. Teknologi hanya alat, efektivitas ditentukan oleh manusia dan tata kelolanya,” katanya.

Ia menilai peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor kunci dalam menghadapi ancaman siber yang terus berkembang. Kesadaran masyarakat untuk memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya juga menjadi langkah sederhana namun penting untuk mencegah meluasnya disinformasi di ruang digital.

“Verifikasi sebelum amplifikasi,” tegasnya.

Pandangan serupa disampaikan pakar hukum teknologi informasi Universitas Indonesia, Edmon Makarim. Menurutnya, penggunaan AI dalam berbagai sektor, termasuk pemerintahan, perlu didukung regulasi dan tata kelola yang memadai agar risiko penyalahgunaan dapat diminimalkan.

“Untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya risiko diperlukan aturan-aturan teknis. Sesungguhnya hukum yang baru bukan yang baru, tetapi terangkai dari sistem hukum yang telah ada,” jelas Edmon.

Ia menilai pengembangan AI tidak selalu memerlukan undang-undang baru, melainkan dapat dilakukan melalui optimalisasi kerangka hukum yang telah tersedia dengan penyesuaian terhadap perkembangan teknologi.

Sementara itu, Ketua Lembaga Manajemen Humaniora (LMH) Universitas Jayabaya Yulia Muslim Taher menyoroti pentingnya edukasi AI di lingkungan pendidikan. Menurutnya, pemahaman yang memadai diperlukan agar teknologi tersebut digunakan secara bertanggung jawab dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

“Edukasi sosialisasi penggunaan AI untuk mahasiswa ataupun masyarakat diperlukan agar tidak terjadi lagi impact buruk yang terjadi di masyarakat dan mahasiswa,” ujarnya.

Yulia mengingatkan bahwa AI kerap dimanfaatkan untuk memanipulasi data maupun menciptakan informasi menyesatkan yang berpotensi memengaruhi opini publik.

“Memang harus kitanya yang lebih bijak untuk menggunakan,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Program Studi Hubungan Internasional FISIP Universitas Jayabaya Laila Indriyanti Fitria menilai ruang digital kini juga menjadi salah satu arena yang perlu mendapat perhatian dalam upaya pencegahan ekstremisme dan terorisme.

Menurutnya, penyalahgunaan teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk penyebaran ideologi kekerasan, propaganda, hingga pendanaan aktivitas ilegal melalui berbagai platform daring.

“Edukasi terkait ruang digital dan AI menjadi penting, dimulai dari akademisi yang diharapkan mampu menjadi agent of change,” ujar Laila.

Di tengah percepatan transformasi digital nasional, penguatan literasi digital, etika penggunaan AI, dan kesadaran keamanan siber dinilai menjadi fondasi penting agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal sekaligus meminimalkan risiko yang menyertainya. 

Dengan demikian, AI tidak hanya menjadi alat peningkatan produktivitas, tetapi juga mampu mendukung terciptanya ruang digital yang aman, sehat, dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat.

Bupati Lumajang: Lawan Hoaks dan Disinformasi, Masyarakat Harus Bijak Gunakan Media Sosial

Iki Radio - Bupati Lumajang Indah Amperawati mengajak masyarakat untuk memanfaatkan media sosial secara bijak dan produktif guna mendukung pembangunan daerah, termasuk tidak menyebarkan hoaks dan disinformasi. 

Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama Direktur Informasi Publik Ditjen KPM Kemkomdigi, Nursodik Gunarjo, dalam kegiatan Indonesiagoid (IGID) Menyapa Lumajang dengan tema Guyub Rame, Jaga Info: Dari Desa untuk Indonesia pada Rabu (10/6/2026) di Kabupaten Lumajang.

Saat menghadiri kegiatan Indonesiagoid (IGID) Menyapa Lumajang dengan tema "Guyub Rame, Jaga Info: Dari Desa untuk Indonesia” pada Rabu (10/6/2026) di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, ia mengatakan teknologi informasi telah membawa pengaruh besar dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari perdagangan, politik, ekonomi, hingga sosial budaya.

“Karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa media sosial bukan hanya sarana komunikasi, tetapi juga instrumen yang mampu membentuk persepsi publik terhadap suatu daerah,” kata Indah.

Lanjutnya, penggunaan media sosial yang positif dinilai dapat menjadi kekuatan besar dalam memperkenalkan potensi dan kemajuan daerah kepada masyarakat luas. Kecintaan terhadap Kabupaten Lumajang dapat diwujudkan melalui penyebaran informasi yang baik dan membangun.

“Konten-konten positif mengenai potensi wisata, budaya, pembangunan, maupun aktivitas masyarakat dinilai lebih bermanfaat dibandingkan menyebarkan informasi yang belum tentu benar,” kata Indah.

Dengan semakin banyak informasi positif yang dipublikasikan, masyarakat luar akan tertarik untuk mengenal dan berkunjung ke Lumajang sehingga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Indah mengungkapkan bahwa Lumajang saat ini berhasil menjadi kabupaten dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara tertinggi di Jawa Timur. Capaian tersebut menunjukkan bahwa potensi wisata daerah memiliki daya tarik yang besar di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu destinasi unggulan yang menjadi magnet wisata adalah Tumpak Sewu yang telah dikenal luas karena keindahan alamnya. Popularitas Tumpak Sewu semakin meningkat setelah mendapat perhatian dari sejumlah figur publik dan kreator konten di media sosial.

Informasi yang tersebar melalui berbagai platform digital membuat banyak wisatawan mengetahui destinasi tersebut dan menjadikannya tujuan perjalanan.

Fenomena tersebut membuktikan bahwa media sosial memiliki kekuatan besar dalam memengaruhi minat dan keputusan masyarakat.

Karena itu, Indah mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus mendukung program-program pembangunan pemerintah melalui penyebaran informasi yang positif, akurat, dan bertanggung jawab.

“Kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga ruang digital yang sehat akan menjadi modal penting untuk memperkuat citra daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lumajang,” katanya.

Perkuat Peran Posyandu ILP dan Literasi Digital, TP PKK Kabupaten Madiun Dorong Perwujudan Generasi Emas 2045

Iki Radio – Dalam upaya memperkuat peran posyandu di tingkat kelurahan, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Madiun, Erni Hari Wuryanto, didampingi Wakil Ketua Fitriya Purnomo Hadi, dan segenap pengurus TP PKK Kabupaten Madiun, melakukan kunjungan kerja ke Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Mekarsari, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, pada Rabu (10/6/2026).


Posyandu ILP sendiri merupakan inovasi yang mengintegrasikan berbagai layanan kesehatan primer dalam satu wadah. Tujuannya adalah mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat serta melayani seluruh siklus hidup, mulai dari bayi, remaja, dewasa, hingga lansia.

Dalam kunjungannya, Erni Hari Wuryanto menegaskan bahwa penurunan angka stunting menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Madiun. Hal ini berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) demi mewujudkan Generasi Emas 2045.

“Posyandu adalah garda terdepan bagi putra-putri kita. Melalui pemberian makanan tambahan, kita berharap mereka tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting,” jelas Erni.

Selain fokus pada gizi anak, Erni juga berpesan kepada para kader posyandu untuk aktif menyosialisasikan pencegahan penyakit, baik menular maupun tidak menular.

“Salah satunya penyakit menular yaitu TBC (Tuberculosis), karena kasusnya saat ini masih terhitung tinggi. Mohon kesehatan lingkungan dan diri untuk selalu dijaga,” harapnya.


Tak hanya meninjau sektor kesehatan, Ketua TP PKK beserta rombongan juga melanjutkan agenda ke SDN Bangunsari 01 Dolopo. Kunjungan ini bertepatan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Madiun dalam mendorong penguatan budaya membaca dan literasi digital melalui rangkaian kegiatan BaBe (Bahana Bersahaja) 2026.

“Pesan saya, adik-adik harus gemar membaca, ya. Cita-cita jadi dokter itu juga harus sering baca buku. Karena membaca itu adalah jendela dunia,” ujar Erni di hadapan para siswa.

Senada dengan Ketua TP PKK, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Madiun, Fitriya Purnomo Hadi, menambahkan betapa pentingnya literasi informasi bagi perkembangan pelajar di tengah derasnya arus digitalisasi. Ia mengajak siswa untuk membatasi waktu bermain gadget dan mengalihkan energinya untuk membaca.

“Kurangi main game-nya ya. Kalau ingin jadi orang sukses, jadi polwan misalnya, juga harus gemar membaca. Dengan membaca, semua ilmu nanti akan ada di genggamanmu,” tambah Fitriya.

Ia juga mendorong pihak sekolah dan pelajar untuk memaksimalkan pemanfaatan perpustakaan serta pojok baca sebagai ruang tumbuh kebiasaan positif tersebut.

Rangkaian kunjungan ini ditutup dengan peninjauan ke beberapa titik strategis di Kelurahan Bangunsari, diantaranya Pemanfaatan Tanah Pekarangan (PTP) untuk mendorong ketahanan pangan keluarga, Bank Sampah dalam pengelolaan lingkungan dan kebersihan warga.

Selain itu rombongan TP PKK Kabupaten Madiun juga meninjau kelas ibu hamil. Disini Ketua TP PKK berdialog dan menyerahkan langsung bingkisan makanan tambahan kepada 9 orang ibu hamil yang hadir.

Tim juga meninjau langsung UMKM Kelurahan Bangunsari, guna melihat potensi ekonomi lokal dan kerajinan warga. Serta pelayanan kesehatan, guna memastikan fasilitas kesehatan setempat siap melayani masyarakat dengan optimal.


Melalui sinergi lintas sektor—mulai dari kesehatan, literasi, hingga ketahanan ekonomi—TP PKK Kabupaten Madiun berkomitmen penuh untuk terus mendampingi masyarakat menuju kehidupan yang lebih sehat, cerdas, dan sejahtera.(ir)

 



Warga Demak Manfaatkan Program Demang Ngator Deso di Desa Mangunrejo Kebonangung

Iki Radio - Program Demang Ngantor Deso yang berlangsung di Balai Desa Mangunrejo, Kecamatan Kebonagung, merupakan sarana mendekatkan pelayanan publik sekaligus wadah dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat, Rabu (10/06/26).

Penyerahan berbagai bantuan kepada masyarakat, antara lain kursi roda bagi penyandang disabilitas, bantuan kepesertaan BPJS, bantuan untuk tempat ibadah dari Baznas, bantuan modal usaha, serta sejumlah bantuan sosial lainnya.


Rombongan Bupati Demak Eisti’anah dan Wakil Bupati Muhammad Badrudin, saat mengunjungi lokasi didampingi Sekda Ahmad Sugiharto beserta Para Asisten melakukan monitoring dengan berkelilng di stan perangkat daerah yang berad di lokasi.

Hal tersebut dilakukan untuk melihat layanan yang tersedia dan kesiapan personil dari masing-masing perangkat daerah. Sejumlah stan pelayanan dari perangkat daerah tampak ramai dikunjungi masyarakat.

Salah satu layanan yang paling banyak diminati adalah pelayanan administrasi kependudukan. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengurus berbagai dokumen, seperti pembaruan Kartu Keluarga (KK), pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan dokumen kependudukan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan, khususnya Pemerintah Desa Mangunrejo yang telah bersedia menjadi tuan rumah penyelenggaraan Demang Ngantor Desa.

“Terima kasih kepada seluruh panitia dan Pemerintah Desa Mangunrejo yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Program Demang Ngantor Desa merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Demak untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Bupati.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempermudah akses terhadap berbagai layanan pemerintah.

Serap Aspirasi

Dalam kegiatan tersebut dilakukan dialog interakstif antara masyarakat kepada para pimpinan daerah, yang menjadi jembatan komunikasi antara pejabat dan masyarakat.

Sejumlah warga menanfaatkan sesi dialog tersebut dengan menyampaikan pertanyaan dan aspirasi. Salah satunya terkait status bantuan sosial (bansos) yang tidak lagi aktif. Menanggapi hal tersebut, Bupati menjelaskan bahwa data penerima bansos telah melalui proses monitoring dan verifikasi sehingga diperoleh data yang dinilai valid. Namun demikian, masyarakat masih dapat mengajukan pembaruan data apabila terdapat ketidaksesuaian melalui pemerintah desa dan perangkat daerah terkait.

Kepala Dinas Sosial P2PA Kabupaten Demak, Agus Herawan, menambahkan bahwa penerima bantuan sosial umumnya berasal dari kelompok masyarakat pada desil 1 hingga 5, sedangkan desil 6 ke atas dikategorikan sebagai masyarakat yang dianggap mampu berdasarkan hasil pendataan.

“Apabila masyarakat merasa terdapat ketidaksesuaian data, dapat mengajukan perubahan melalui operator SIG-NG di desa atau datang langsung ke Mal Pelayanan Publik Kabupaten Demak pada stan Dinsos P2PA. Setelah diajukan, petugas akan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan validitas data,” jelasnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan berbagai bantuan kepada masyarakat, antara lain kursi roda bagi penyandang disabilitas, bantuan kepesertaan BPJS, bantuan untuk tempat ibadah dari Baznas, bantuan modal usaha, serta sejumlah bantuan sosial lainnya. Acara berlangsung lancar dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang hadir.

 

Puncak Musim Kemarau 2026 Diprediksi Terjadi Juli-Agustus

Iki Radio - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami puncak musim kemarau mulai Juli-Agustus 2026. Selain itu, durasi musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung lebih panjang dibandingkan kondisi normal, sejalan dengan meningkatnya peluang terjadinya fenomena El Nino.

Pimpinan BMKG dalam konferensi pers pemaparan perkembangan musim kemarau 2026 di Jakarta, Rabu (10/6/2026).


Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, mengatakan bahwa puncak musim kemarau 2026 akan terjadi secara bertahap mulai Juli hingga September di berbagai wilayah Indonesia. Sebagian besar wilayah Indonesia kita prediksikan akan mengalami puncak musim kemarau pada Juli 2026, yaitu sebanyak 83 zona musim, yang mencakup 12,26 persen luas daratan wilayah Indonesia.

"Pada Agustus, mayoritas sebanyak 369 zona musim, atau 48,84 persen dari luas daratan Indonesia. Dan September, yaitu sebanyak 169 zona musim, yang mencakup 25,41 persen luas daratan wilayah Indonesia," ujar Ardhasena dalam konferensi pers pemaparan perkembangan musim kemarau 2026 di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Ia menjelaskan, wilayah yang diprediksi mencapai puncak musim kemarau pada Juli meliputi sebagian Sumatra, sebagian kecil Kalimantan, sebagian kecil Jawa, Nusa Tenggara Timur bagian selatan, Sulawesi Barat bagian utara, Sulawesi Tengah bagian barat, sebagian kecil Maluku, Papua Barat Daya bagian selatan, Papua Barat bagian tengah, serta Papua bagian timur.

Sementara itu, wilayah yang diperkirakan mengalami puncak kemarau pada Agustus mencakup Sumatra bagian tengah, sebagian besar Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, sebagian besar Kalimantan, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku, dan Maluku Utara.

Adapun puncak musim kemarau pada September diprediksi terjadi di sebagian Kepulauan Bangka Belitung, sebagian besar Sumatra Selatan, Lampung, sebagian kecil Jawa, sebagian besar Nusa Tenggara Timur, Kalimantan bagian selatan, sebagian besar Sulawesi, sebagian Maluku, serta wilayah Pegunungan Tengah Papua.

Selain waktu puncak kemarau, BMKG juga memprakirakan durasi musim kemarau 2026 cenderung lebih panjang dibandingkan kondisi klimatologis normal. "Durasi musim kemarau 2026 ini kita prediksi lebih panjang, jadi masih konsisten dengan informasi yang kami sampaikan pada Maret yang lalu, yaitu sebanyak 437 zona musim yang mencakup 48,77 persen luas daratan wilayah Indonesia," kata Ardhasena.

BMKG mencatat sebanyak 70 zona musim atau 8,32 persen luas daratan Indonesia diprediksi memiliki durasi musim kemarau yang sama dengan kondisi normal. Sementara itu, hanya 79 zona musim atau sekitar 9,23 persen wilayah Indonesia yang diperkirakan mengalami musim kemarau lebih singkat.

Secara umum, BMKG menyimpulkan bahwa awal musim kemarau 2026 di Indonesia cenderung datang lebih awal dibandingkan rata-rata klimatologis. Curah hujan selama periode kemarau juga diprediksi berada pada kategori bawah normal atau lebih kering dari biasanya.

"Puncak musim kemarau diprediksi sebagian besar terjadi pada Agustus. Durasi musim kemarau diprediksi lebih panjang dari normal. Sehingga secara total kita melihat konsistensi pesan yang telah kami sampaikan sama dengan prediksi yang kami sampaikan pada Maret yang lalu," ungkapnya.

Menghadapi kondisi tersebut, BMKG memberikan sejumlah rekomendasi kepada kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, institusi terkait, serta masyarakat untuk melakukan langkah antisipatif sejak dini.

Di sektor pangan, BMKG menyarankan penyesuaian jadwal tanam dengan memilih varietas tanaman yang membutuhkan lebih sedikit air, lebih tahan terhadap kekeringan, serta memiliki siklus tanam yang lebih pendek. Untuk sektor sumber daya air, pemerintah daerah didorong melakukan revitalisasi waduk, memperbaiki jaringan distribusi air, dan memastikan ketersediaan air bagi kebutuhan masyarakat.

Pada sektor energi, BMKG mengingatkan pentingnya menjaga kapasitas air bendungan guna mendukung operasional pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Sementara itu, pada sektor lingkungan dan kesehatan, diperlukan mekanisme respons cepat untuk mengantisipasi penurunan kualitas udara akibat meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan. BMKG juga menekankan perlunya kesiapsiagaan pada sektor kehutanan dan kebencanaan terhadap risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan.

Di sisi lain, kondisi musim kemarau juga dinilai dapat dimanfaatkan oleh sektor tertentu. BMKG menyebut sektor perikanan dan tambak garam berpotensi memperoleh manfaat melalui pemanfaatan fenomena upwelling yang dapat meningkatkan hasil tangkapan ikan serta mendukung produktivitas garam.

BMKG mengimbau seluruh pemangku kepentingan untuk memanfaatkan informasi pemutakhiran prediksi musim kemarau 2026 sebagai dasar penyusunan aksi dini sesuai karakteristik wilayah masing-masing.

"BMKG juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa merujuk pada saluran resmi BMKG dalam memperoleh informasi cuaca, iklim, gempa bumi sehingga dapat memanfaatkan informasi yang relevan dan tepat untuk bisa digunakan dalam aktivitas keseharian," tutup Ardhasena.

 

Dekatkan Pelayanan, Pemkab Madiun Hadirkan 38 Layanan Publik di "Bahana Bersahaja" Bangunsari

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan yang terbaik, cepat, dan dekat bagi masyarakat.

Melalui program strategis "Bahana Bersahaja" yang digelar di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Pemkab Madiun sukses membangun kolaborasi lintas sektor guna menghadirkan puluhan jenis pelayanan publik langsung di tengah permukiman warga.

Salah satu stand layanan dalam kegiatan BAHANA BERSAHAJA di Lapangan Desa Bangusari Kecamatan Dolopo Kabupaten Madiun, Rabu (10/6/2026)

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi yang terjalin erat antara pemerintah daerah dengan berbagai instansi vertikal.

Bupati Hari Wuryanto menegaskan bahwa esensi dari program ini adalah memberikan kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Alhamdulillah, kami ingin Pemerintah Kabupaten Madiun memberikan layanan terbaik untuk masyarakatnya. Salah satunya kita bekerja sama dengan Polri dalam memberikan layanan perpanjangan dan pencetakan SIM di tempat ini. Warga tidak harus jauh-jauh pergi ke Polres, cukup datang ke sini sudah bisa diproses," ujar Bupati Hari Wuryanto, Rabu (10/6/2026).

Bupati membeberkan, setidaknya ada 38 jenis pelayanan yang dibuka selama kegiatan berlangsung. Respons masyarakat pun sangat luar biasa. Menariknya, manfaat dari program ini tidak hanya dinikmati oleh warga lokal Kelurahan Bangunsari saja, melainkan juga menyedot perhatian warga dari kecamatan lain.

"Tadi saya sempat mendata, khusus untuk layanan SIM saja sudah ada 16 yang tercetak. Yang memanfaatkan layanan ini tidak hanya orang Bangunsari, tadi ada yang dari Kecamatan Balerejo hingga Dagangan. Semua bisa terlayani ke sini," tambahnya.

Keberhasilan pelayanan publik di arena Bahana Bersahaja ini tidak lepas dari gotong royong multipihak.

Selain Kepolisian (Polri), Pemkab Madiun turut menggandeng sejumlah instansi vertikal lainnya demi menghadirkan pelayanan satu pintu yang komprehensif. Di antaranya BPJS, Kementerian Agama, Imigrasi, Kantor Pajak, Pegadaian, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan sejumlah instansi lain.

Di samping urusan administrasi dan perizinan, pelaksanaan Bahana Bersahaja yang berlangsung selama dua hari (9-10 Juni 2026) di Bangunsari ini juga membawa dampak signifikan terhadap roda perekonomian lokal, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Bupati mengaku bangga melihat geliat para pelaku usaha yang mulai sadar akan pentingnya legalitas usaha dan jaminan mutu produk mereka.

"Utamanya adalah peningkatan UMKM yang ada di Bangunsari. Tadi pengurusan NIB (Nomor Induk Berusaha) lumayan banyak, begitu juga dengan sertifikat halalnya. Ini membuktikan apa yang dijajankan oleh teman-teman UMKM kita secara syar'i sah dan halal. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kualitas dari pelayanan dan produk UMKM kita," lanjutnya.

Komitmen Pemkab Madiun tidak berhenti saat acara seremonial berakhir. Bupati Hari Wuryanto memastikan bahwa Kelurahan Bangunsari akan terus mendapatkan sentuhan program pembangunan berkelanjutan pasca-kegiatan Bahana Bersahaja.

Tercatat ada 15 program kerja yang telah disiapkan pemerintah daerah, termasuk penguatan fasilitas infrastruktur penunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.

"Kami ada 15 program, termasuk fasilitas infrastruktur yang menunjang kegiatan masyarakat. Salah satunya tadi kita bangun sarana di sisi selatan berupa pavingisasi untuk jalur jogging (jogging track)," tambahnya.

Pembangunan fasilitas olahraga ini, menurut Bupati, merupakan langkah konkret pemerintah untuk merangsang pola hidup bersih dan sehat di kalangan masyarakat Kabupaten Madiun.

"Kami pengin masyarakat Bangunsari juga sehat. Salah satu sarana untuk sehat itu adalah dengan berolahraga. Mudah-mudahan dengan adanya fasilitas baru ini, masyarakat kami semakin gemar berolahraga supaya fisiknya tetap sehat dan bugar," pungkasnya.(ir)

 

Apresiasi Semangat Belajar di Usia Senja, Mendukbangga Ajak Lansia Aktif dan Produktif

Iki Radio - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji mengapresiasi semangat belajar lansia di usia senja, dan mengajak para lansia untuk tetap sehat, aktif, produktif, dan menjalani masa tua dengan penuh rasa syukur.


Pesan itu disampaikannya saat menghadiri wisuda Sekolah Lansia dalam rangkaian peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 yang dirangkaikan dengan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di kantor BKKBN Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Di hadapan ratusan peserta, Wihaji menilai para lansia merupakan sosok yang memiliki pengalaman hidup panjang dan dapat menjadi teladan bagi generasi muda. Menurutnya, mencapai usia lanjut dalam kondisi sehat merupakan anugerah yang patut disyukuri.

“Sampai usia 75 tahun dalam keadaan sehat adalah nikmat yang luar biasa. Semua persoalan kehidupan sudah pernah dilalui, mulai dari suka, duka, pertengkaran, perdamaian, hingga berbagai ujian hidup. Karena itu, yang paling penting adalah terus bersyukur,” ungkapnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Wihaji juga berdialog langsung dengan para peserta. Ia menanyakan kondisi kesehatan, aktivitas sehari-hari, hingga hubungan mereka dengan keluarga.

Ia juga mengapresiasi para lansia yang tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, banyak peserta yang masih memanfaatkan telepon pintar dan media sosial untuk memperoleh informasi maupun berkomunikasi dengan keluarga.

“Masyaallah, luar biasa. Banyak yang masih aktif menggunakan handphone, melihat informasi di media sosial, bahkan mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran. Ini menunjukkan semangat belajar tidak mengenal usia,” ujarnya.

Wihaji mengatakan Sekolah Lansia menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Program tersebut tidak hanya memberikan pembelajaran mengenai kesehatan dan keterampilan, tetapi juga memperkuat interaksi sosial serta kesehatan mental para peserta.

Selain menjaga kesehatan, ia mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dalam keluarga. Wihaji mendorong para lansia untuk terus memberikan dukungan dan doa kepada anak serta cucu mereka. “Yang penting kita doakan anak-anak kita sehat, sukses, dan selalu ingat kepada orang tua. Jangan pernah menyimpan prasangka buruk. Doa orang tua itu luar biasa,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Mendukbangga Wihaji menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung penyelenggaraan program lansia, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, perbankan, hingga organisasi kemasyarakatan.

Ia berharap Sekolah Lansia dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak peserta di berbagai daerah sehingga para lansia memiliki ruang untuk belajar, berkarya, dan tetap produktif.

“Yang hadir di sini adalah orang-orang hebat. Kita syukuri semua nikmat yang diberikan Tuhan, terutama kesehatan dan kesempatan untuk tetap berkumpul, belajar, dan beraktivitas bersama,” tuturnya.

Wisuda Sekolah Lansia diikuti peserta dari berbagai wilayah yang selama ini aktif mengikuti pembelajaran mengenai kesehatan, keluarga, keagamaan, keterampilan, serta penguatan peran lansia dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Sukses Jaga Stabilitas Pangan, BULOG Madiun Rampungkan Penyaluran Bapang Lebih Cepat dari Target

Iki Radio – Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (BULOG) Kantor Cabang Madiun membuktikan komitmen nyatanya dalam menjaga stabilitas harga pangan dan meringankan beban pengeluaran masyarakat.


BULOG Madiun telah merampungkan 100 persen pendistribusian Program Bantuan Pangan (Bapang) berupa beras dan minyak goreng untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026.

Langkah percepatan ini diambil sebagai instrumen strategis pemerintah dalam mengantisipasi dinamika harga pangan di pasaran, sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.

Dalam program ini, BULOG Madiun menggelontorkan komoditas pokok dalam jumlah besar yang menyasar ratusan ribu keluarga Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Penyaluran yang dilakukan secara bertahap namun progresif ini berhasil diselesaikan lebih cepat dari batas waktu yang ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas), yaitu sebelum 31 Mei 2026.

Secara akumulatif, BULOG Madiun telah menyalurkan beras sebanyak 5.835 ton, miyak goreng: 1.167 Kilo Liter (KL), dengan jumlah sasaran 291.753 Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Untuk penerima di wilayah Kota Madiun, Bulog Cabang Madiun telah merampungkan penyaluran pada Maret 2026 lalu. Sedangkan untuk di Kabupaten Madiun, capaian 100 persen penyaluran pada April 2026. Dan untuk wilayah Kabupaten Ngawi, telah selesai pada 26 Mei 2026.

Pemimpin Cabang Perum BULOG Madiun, Agung Sarianto, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari sinergi yang kuat di lapangan antara BULOG, Pemerintah Daerah, dan seluruh stakeholder terkait.

"BULOG Madiun telah menuntaskan pendistribusian bantuan pangan 100 persen kepada Keluarga Penerima Bantuan Pangan sebelum tanggal 31 Mei 2026,”  ujar Agung Sarianto, Selasa (9/6/2026).

Hal ini diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran masyarakat, sekaligus menjadi langkah strategis pemerintah untuk mengendalikan gejolak harga pangan dan inflasi.

Kelancaran program ini juga diakui oleh pihak Pemerintah Daerah. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun, Paryoto, menambahkan bahwa komunikasi intensif dengan BULOG memastikan bantuan yang diterima masyarakat tidak hanya tepat waktu, tetapi juga berkualitas tinggi.

"Kami terus berkoordinasi dengan BULOG terkait penyaluran program bantuan pangan, mulai dari pengecekan kualitas hingga monitoring pelaksanaan di lapangan. Hasilnya, pendistribusian banpang (bantuan pangan) dapat berjalan dengan lancar dan diterima dengan baik oleh masyarakat," jelas Paryoto.

Program bantuan pangan ini terbukti menjadi instrumen strategis yang langsung meringankan dapur masyarakat di tingkat bawah.

"Alhamdulillah kami sangat terbantu dengan bantuan ini. Minyak dan beras bantuan yang saya terima juga bagus, cukup untuk makan sehari-hari jadi kami tidak perlu beli beras dan minyak lagi,” ungkap Kasiem, warga dari Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Kasiem berharap program bantuan pangan ini terus berlanjut, karena sangat membantu masyarakat.

“Semoga bulan depan ada bantuan seperti ini lagi," tambahnya.

Dengan selesainya alokasi Februari dan Maret ini, BULOG Madiun memastikan kesiapannya untuk terus mengawal ketahanan pangan dan mengantisipasi fluktuasi harga di pasar pada periode-periode berikutnya.(ir)

 

Filosofi Mendalam di Balik Logo HUT ke-458 Kabupaten Madiun Karya Pemuda Saradan

Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun mengumumkan pemenang Sayembara Logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-458 Kabupaten Madiun.

Juara dalam ajang kreatif ini berhasil diraih Ridho Agung Laksono, pemuda asal Desa Bongsopotro, Kecamatan Saradan.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Madiun, Robani, menyatakan bahwa karya yang terpilih tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki kedalaman makna yang luar biasa.

"Hasil seleksi penilaian dewan juri, filosofinya lengkap," ujar Robani, Selasa (9/6/2026).

Logo karya Ridho ini dinilai sukses merangkum visi, misi, kekayaan budaya, serta potensi besar yang dimiliki oleh Kabupaten Madiun untuk melangkah menuju masa depan yang Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera).

Desain logo pemenang ini memuat elemen-elemen penting yang merepresentasikan identitas Kabupaten Madiun secara mendalam, yang terbagi menjadi dua poin utama:

Elemen Bentuk dan Simbol

Angka 458: Melambangkan usia Hari Jadi Kabupaten Madiun. Bentuk visualnya dibuat saling terhubung, menggambarkan konsep sinergi dan kolaborasi untuk terus bergerak bersama.

Simbol Industri: Garis yang mengarah ke atas menggambarkan pengembangan kawasan industri demi mempercepat pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing serta meningkatkan daya beli masyarakat.

Gapura (Alun-Alun Reksogati): Melambangkan pusat pemerintahan yang bersih, efektif, terpercaya, serta maksimal dalam pelayanan publik berbasis teknologi.

Pesilat: Menegaskan identitas Kabupaten Madiun sebagai Kampung Pesilat, yang merepresentasikan kekuatan, kebersamaan, dan kerukunan antarwarga.

Air: Menjadi simbol sumber kehidupan, keseimbangan, serta keterhubungan melalui alur yang mengalir.

Batik (Motif Beras Kutah): Menggambarkan pelestarian warisan budaya dan inovasi. Uniknya, motif ini membentuk pola angka 206 yang merepresentasikan jumlah desa/kelurahan di Kabupaten Madiun sebagai simbol pembangunan yang merata.

Ukiran: Melambangkan nilai ekonomi dari kerajinan lokal sekaligus simbol dalam menjunjung tinggi keharmonisan dan keselarasan hidup.

Padi dan Jagung: Dua komoditas pangan utama Madiun yang menyimbolkan kemakmuran. Jumlah 15 bulir padi secara spesifik melambangkan 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Madiun.

Perkebunan: Menunjukkan potensi lereng Gunung Wilis yang subur, menempatkan Madiun sebagai salah satu lumbung pangan dan sentra hortikultura utama di Jawa Timur.

Gunung Wilis: Merepresentasikan sektor pariwisata yang kaya, mulai dari wisata alam, agrowisata, desa wisata, hingga wisata sejarah dan budaya.

Ulir: Visualisasi dari gotong royong, kolaborasi, dan keselarasan yang berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat.


Makna Warna Logo

Warna-warna yang digunakan dalam logo ini dipilih dengan cermat untuk membawa pesan psikologis yang kuat.

Kuning : Melambangkan jiwa yang penuh semangat dan optimisme untuk terus berinovasi dan bergerak maju.

Hijau : Melambangkan keharmonisan, kemakmuran, dan keberlanjutan dalam mewujudkan Madiun yang Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera).

Biru : Melambangkan kepercayaan, keselarasan, sinergitas, serta stabilitas antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan yang berkeadilan.

Dengan logo ini, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap seluruh elemen masyarakat dapat meresapi semangat kolaborasi dan gotong royong yang tertuang di dalamnya.

Logo ini diharapkan menjadi pemantik semangat untuk membawa Kabupaten Madiun menjadi daerah yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

Nantinya logo dari pemenang sayembara ini akan digunakan dalam berbagai bentuk media publikasi kegiatan Hari Jadi Kabupaten Madiun ke 458.(ir)


BACA JUGA : 

Sambut Hari Jadi ke-458, 30 Karya Berebut Jadi Logo Resmi Kabupaten Madiun

Raih Penghargaan Kemendagri, Bupati Madiun Gandeng Kementerian PU Matangkan Pembiayaan Kreatif Infrastruktur Jalan

Iki Radio – Sukses meraih penghargaan Creative Financing dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Bupati Madiun Hari Wuryanto, terus bergerak cepat mengembangkan skema pembangunan infrastruktur tanpa membebani APBD.

Langkah konkret ini diwujudkan melalui audiensi dan koordinasi bersama Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI di Jakarta pada Senin (8/6/2026). 

Pertemuan ini membahas rencana mekanisme pembiayaan kreatif berupa Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk proyek preservasi jalan di Kabupaten Madiun.

Audiensi strategis yang dihadiri oleh Bupati beserta jajaran pimpinan OPD terkait ini merupakan tindak lanjut dari dua agenda besar yakni proses pengusulan Project Development Facility (PDF), terkait proyek kerja sama Pemerintah Daerah dan KPBU Preservasi Jalan Kabupaten Madiun yang saat ini tengah diajukan ke Kementerian Keuangan RI.

Dan sosialisasi program IJD, dimana hal ini menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi yang telah digelar pada 26 Mei 2026 lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Hari Wuryanto didampingi oleh dua staf Kementerian PU yang mewakili Direktur, yaitu Agnes Intan dan Fara Baselin.

Dalam paparannya, Bupati Hari Wuryanto menegaskan bahwa peningkatan pelayanan infrastruktur di Kabupaten Madiun diselaraskan dengan visi daerah "Madiun BERSAHAJA", khususnya Misi IV, yakni membangun sarana dan prasarana kewilayahan yang lebih memadai, merata, dan berkeadilan.

Pemerintah Kabupaten Madiun sangat membutuhkan dukungan dari Pemerintah Pusat mengingat pembangunan infrastruktur jalan membutuhkan anggaran yang besar dan berkelanjutan.

"Peningkatan kemantapan jalan menjadi prioritas utama kami karena merupakan infrastruktur vital yang langsung mendukung swasembada pangan serta memutar roda pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Bupati Hari Wuryanto.

Selain mematangkan skema finansial kreatif, Bupati Madiun juga memaparkan daftar usulan penanganan sejumlah ruas jalan daerah untuk tahun anggaran 2026.

Besar harapan Pemkab Madiun agar usulan pembangunan melalui berbagai program pembiayaan alternatif ini dapat segera terealisasi. 

Melalui konektivitas jalan yang prima, diharapkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun meningkat pesat sekaligus mampu menyokong penuh program ketahanan pangan nasional.(ir)

Prabowo Lantik Kepala BGN Baru dan Stafsus Presiden di Istana Negara

Iki Radio – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/6/2026). Selain Kepala BGN, Presiden juga melantik dua Wakil Kepala BGN baru serta Said Iqbal sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan.

Pelantikan Nanik S. Deyang—yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN—dilakukan untuk menggantikan Dadan Hindayana. Dadan bersama dua Wakil Kepala BGN terdahulu, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, resmi dicopot setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain Kepala BGN, Presiden Prabowo melantik jajaran pimpinan baru BGN, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono (telah mengajukan pensiun dini dari TNI) sebagai Wakil Kepala BGN.

Pengangkatan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BGN, serta Pemberhentian Wakil Kepala BPKP.

Dalam upacara yang sama, Presiden Prabowo juga mengambil sumpah jabatan Said Iqbal sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan.

Posisi ini diberikan setelah melalui pertimbangan matang. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi sebelumnya sempat mengonfirmasi pada Kamis (4/6/2026) bahwa pemerintah memang mencari posisi yang tepat untuk Said Iqbal guna mengakomodasi rekam jejak perjuangannya di bidang buruh dan ketenagakerjaan.

Prosesi pelantikan dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, diikuti dengan penandatanganan berita acara upacara pelantikan.

"Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," ucap para pejabat baru secara serempak di Istana Negara.

close
Pasang Iklan Disini