Iki Terbaru/Paling Greeess

Presiden Prabowo Serahkan Bonus Rp158,3 Miliar untuk Atlet dan Pelatih Asian Games & Asian Para Games 2026

JAKARTA, Iki Radio — Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan bonus senilai total Rp158,3 miliar kepada para atlet dan pelatih peraih medali Asian Games serta Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Acara penyerahan apresiasi ini berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (29/10/2026).

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir merinci, dari total alokasi anggaran tersebut, sebesar Rp61,1 miliar dikucurkan untuk atlet dan pelatih Asian Games, sedangkan Rp97,2 miliar sisanya dialokasikan bagi kontingen Asian Para Games.

"Bonus tersebut telah ditransfer langsung ke rekening para atlet pada Rabu (28/10/2026) dan Kamis pagi," ujar Erick. 

Ia menambahkan bahwa sejumlah ketua umum cabang olahraga—seperti panjat tebing, bulu tangkis, dan angkat besi—telah mengonfirmasi masuknya dana tersebut ke rekening para atlet.

Pada gelaran Asian Games Aichi-Nagoya 2026, kontingen Indonesia sukses melampaui target empat emas dengan memboyong total 39 medali (5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu), yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-16 klasemen akhir.

Hasil memuaskan juga diukir pada Asian Para Games 2026, di mana Indonesia merangsek ke peringkat ke-8 klasemen usai mengumpulkan 73 medali (15 emas, 21 perak, dan 37 perunggu). Capaian ini secara signifikan melampaui target awal yaitu tujuh medali emas.

Sebagai bentuk penghargaan, apresiasi tinggi diberikan kepada peraih medali emas nomor perseorangan dengan bonus sebesar Rp3 miliar. Sementara itu, peraih emas nomor ganda mengantongi Rp2,4 miliar, dan nomor beregu mendapatkan Rp1,5 miliar. Menpora menyampaikan bahwa rincian nominal bagi peraih medali perak dan perunggu akan dibagikan lebih lanjut secara mendetail.

Polda Riau Tangani 61 Perkara Karhutla Sepanjang 2026, Pelalawan Jadi Wilayah Terluas yang Terbakar

PEKANBARU, Iki Radio — Kepolisian Daerah (Polda) Riau menunjukkan komitmen tegas dalam menanggulangi bencana lingkungan dengan terus memperkuat penegakan hukum terhadap tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sepanjang tahun 2026, tercatat sebanyak 61 perkara karhutla telah ditangani dengan menetapkan 65 orang sebagai tersangka.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Ade Kuncoro, menyatakan bahwa penegakan hukum ini dijalankan secara konsisten guna memberikan efek jera serta mencegah terulangnya bencana tahunan tersebut di Provinsi Riau.

"Sepanjang 2026, Polda Riau bersama jajaran telah menangani 61 perkara karhutla dengan 65 tersangka. Penegakan hukum ini merupakan bagian penting dari upaya pengendalian karhutla secara menyeluruh," ujar Ade, Kamis (29/10/2026).

Berdasarkan data kepolisian, total luas lahan yang terbakar dari puluhan perkara tersebut mencapai 3.394,55 hektare. Kabupaten Pelalawan tercatat sebagai wilayah dengan penyumbang luas lahan terbakar terbesar, yakni mencapai 2.507,1 hektare dari total 10 perkara yang ditangani di wilayah tersebut.

Selain Pelalawan, sejumlah kabupaten dan kota lain turut mencatat penanganan perkara karhutla, di antaranya Bengkalis dan Indragiri Hilir masing-masing mencatat 10 perkara (dengan luas lahan di Indragiri Hilir mencapai 73,5 hektare). Indragiri Hulu 7 perkara dengan luas lahan terbakar 111,7 hektare. Siak 5 perkara dengan luas lahan terbakar 48,64 hektare. Dan Ditreskrimsus Polda Riau (Subdit IV): 4 perkara dengan luas lahan mencapai 152,71 hektare.

Penanganan juga tersebar di Kota Pekanbaru, Dumai, Rokan Hilir, Kepulauan Meranti, Kampar, Rokan Hulu, dan Kuantan Singingi.

Dari sisi progres hukum, sebanyak 19 perkara telah memasuki tahap II (pelimpahan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum). Sebanyak 24 perkara berada pada tahap I, 11 perkara dalam proses pemenuhan petunjuk jaksa (P19), dan 7 perkara masih dalam tahap penyidikan intensif.

Kendati mengedepankan penegakan hukum yang tegas, Kombes Ade menekankan bahwa langkah represif bukanlah satu-satunya solusi. Upaya pencegahan preventif tetap menjadi prioritas utama melalui patroli rutin di kawasan rawan, pemantauan titik panas (hotspot), serta penguatan koordinasi lintas sektoral dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.

Sebagai langkah edukasi, Polda Riau juga memasang papan peringatan di lokasi-lokasi bekas kebakaran guna mengingatkan masyarakat secara langsung mengenai beratnya konsekuensi hukum dari pembakaran hutan dan lahan.

"Penegakan hukum adalah langkah terakhir. Yang paling penting adalah bagaimana kita mencegah kebakaran sejak dini. Karena ketika hutan dan lahan terbakar, dampaknya bukan hanya terhadap lingkungan, tetapi juga kesehatan, ekonomi, dan kehidupan masyarakat," pungkasnya.

 

Polrestabes Medan Gerebek Gudang Pinang Berkedok Tempat Penyimpanan Narkotika, Sita Barang Bukti Senilai Rp10 Miliar

MEDAN, Iki Radio — Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polrestabes Medan membongkar sindikat peredaran gelap narkotika antarserikat internasional yang menjadikan sebuah gudang pengolahan pinang di kawasan Sei Mencirim, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, sebagai tempat penyimpanan barang haram.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti fantastis berupa 3 kilogram sabu, 10.000 butir pil ekstasi, dan 1.778 vape narkoba dengan total nilai ekonomis mencapai Rp10 miliar.

Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari pengembangan penyelidikan kasus sebelumnya di kawasan Sei Semayang. Dari hasil penelusuran, diketahui bahwa pasokan narkoba tersebut berasal dari Malaysia dan sempat transit di gudang pengolahan pinang sebelum didistribusikan.

"Dari pengungkapan itu, petugas menemukan jejak narkoba dipasok, yang bersumber dari Malaysia namun transit terlebih dahulu di gudang pengolahan pinang," ujar AKBP Rafli Yusuf Nugraha, Kamis (29/10/2026).

Modus Sembunyikan Barang Bukti dalam Sofa Modifikasi

Saat melakukan penggerebekan di lokasi pertama, petugas mengamankan seorang pria berinisial PS (34) yang berperan sebagai bandar sekaligus pengelola gudang.

Sempat berkelit dan enggan menunjukkan barang bukti, gerak-gerik pelaku akhirnya tak berkutik setelah petugas melakukan penggeledahan teliti. Polisi mendapati narkotika dalam jumlah besar disembunyikan di dalam sebuah sofa yang bagian belakangnya telah dimodifikasi secara khusus.

Temukan Gudang Kedua di Pancur Batu

Tidak berhenti di situ, hasil pengembangan kasus membawa petugas menuju lokasi kedua pada Selasa (20/10) malam. Sebuah rumah sewa di kawasan perumahan di Kecamatan Pancur Batu digeledah, dan polisi kembali menemukan tumpukan barang bukti berupa 10.000 butir pil ekstasi serta lebih dari 1.000 vape narkoba yang disimpan di dalam kamar.

Secara keseluruhan, operasi di dua lokasi ini berhasil menyelamatkan lebih dari 23.000 jiwa dari ancaman bahaya narkotika.

Kejar Warga Negara Malaysia

Saat ini, pihak kepolisian tengah memburu seorang warga negara Malaysia berinisial SB yang diduga kuat sebagai pemasok utama jaringan internasional tersebut. Polisi menegaskan akan berkoordinasi dengan pihak kedutaan dan Kepolisian Malaysia untuk meringkus pelaku serta memutus mata rantai peredaran narkoba.

"Kami pastikan SB akan kami ringkus, kami akan berkoordinasi dengan kedutaan dan Kepolisian Malaysia. Kami berkomitmen untuk memutus mata rantai bandar narkoba, sesuai dengan tagline Bapak Kapolri, pulihkan pengguna narkoba, putus mata rantai bandar, Polisi bersama masyarakat," pungkas Rafli.

 

Pemkab Madiun Gelar Festival Literasi 2026: Transformasi Perpustakaan Menuju Pusat Kesejahteraan Masyarakat

MADIUN, Iki Radio – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sukses menyelenggarakan Festival Literasi Kabupaten Madiun Tahun 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 27 hingga 29 Oktober 2026.

Festival ini mengusung misi besar untuk memadukan literasi digital dengan pemberdayaan UMKM serta budaya membaca konvensional. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mendorong pelajar agar terbiasa membaca selama 10–15 menit setiap hari, serta mengubah paradigma perpustakaan agar tidak sekadar menjadi tempat meminjam buku, melainkan sebagai pusat peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Rangkaian acara dibuka dengan pelatihan public speaking serta pelatihan pemberdayaan bagi para pelaku UMKM lokal guna mendongkrak kapasitas ekonomi kreatif masyarakat pada 27 Oktober 2026.

Pada hari kedua, ada pelatihan mendongeng dan teknik membaca nyaring (read aloud) bagi para pendidik Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) bersama Bunda Literasi Madiun, Ny. Erni Hari Wuryanto.

Dan pada hari ketiga, rangkaian Festival Literasi 2026 ditutup secara resmi dengan kegiatan talkshow transformasi perpustakaan dan kearsipan yang dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Madiun.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa komitmen pemerintah daerah terhadap pengembangan literasi dilakukan secara riil melalui penganggaran yang terukur dan pemanfaatan creative financing.

Pemkab Madiun juga telah menyiapkan regulasi serta nomenklatur khusus agar pemerintah desa dapat mengalokasikan Dana Desa untuk pengembangan perpustakaan desa dan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

"Kami komitmen di anggaran desa pun, kita perkenankan kalau desa itu bisa mengalokasikan untuk perpustakaan desa, termasuk program TPBIS tadi untuk membantu mengkoordinir teman-teman yang kreatif," ujar Bupati Hari Wuryanto, Kamis (29/10/2026).

Bupati juga mengungkapkan rasa syukurnya karena Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) di Kabupaten Madiun saat ini telah berada di atas rata-rata provinsi dan nasional. Semua data kunjungan dan pemanfaatan literasi kini telah terdigitalisasi dengan transparan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Madiun, Kus Hendrawan, menjelaskan bahwa festival ini merupakan puncak dari rangkaian program DAK Non-fisik yang telah berjalan konsisten, termasuk keberhasilan Kabupaten Madiun meraih Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik selama tiga tahun berturut-turut hingga tahun 2027.

“Inilah bentuk daripada program kita jalan, mulai dari tingkat masyarakat, desa, kelurahan, kecamatan, OPD, maupun pada pemangku kebijakan. Itu yang kita harapkan. Dan juga disampaikan Pak Bupati, bahwa untuk mendukung Kabupaten Madiun besar aja, kita harus intervensi semuanya, bukan hanya di kita saja. Tapi tanpa kolaborasi dengan OPD, masyarakat, tidak mungkin bisa. Kuncinya adalah kerjasama,” ujar Kus Hendrawan.

Melalui penyelenggaraan Festival Literasi 2026 ini, Pemkab Madiun berharap budaya literasi tidak hanya berhenti pada saat acara seremonial saja, melainkan terus dievaluasi dan dihidupkan di tengah masyarakat melalui kolaborasi erat antara pemerintah, OPD, pengelola perpustakaan desa, dan masyarakat luas.(ir)

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Tanimbar, Getaran Dirasakan hingga Sorong dan Kaimana

JAKARTA, Iki Radio — Wilayah Kepulauan Tanimbar, Maluku, diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,4 pada Kamis (29/10/2026) pukul 05.06 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa berada di laut, sekitar 60 kilometer barat laut Larat, Kepulauan Tanimbar.

Episenter gempa terletak pada koordinat 6,34 derajat Lintang Selatan (LS) dan 130,52 derajat Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 160 kilometer. Meskipun berkedalaman cukup dalam, getaran gempa ini terpantau cukup luas dan dirasakan di sejumlah wilayah di luar Maluku.

Berdasarkan data BMKG, getaran gempa dirasakan di empat wilayah dengan skala intensitas II–III MMI (Modified Mercalli Intensity), yakni Kepulauan Tanimbar dan Banda Naira Maluku, Kaimana Papua Barat dan Sorong, Papua Barat Daya.

Skala II MMI menunjukkan bahwa getaran dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sementara itu, skala III MMI menggambarkan getaran yang terasa nyata di dalam rumah, menyerupai getaran saat kendaraan berat melintas.

Hingga saat ini, pihak BMKG belum menerima laporan resmi mengenai adanya kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. 

Meski demikian, masyarakat diimbau agar tetap tenang, tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, serta tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan.

 

 

Pemerintah Siapkan Rekening Gratis dan Saldo Awal Rp50 Ribu bagi 25 Juta Warga, Ini Kriterianya

JAKARTA, Iki Radio — Pemerintah resmi menetapkan kriteria bagi masyarakat yang akan menjadi sasaran awal program Satu Orang Satu Rekening. Melalui inisiatif ini, pemerintah menyediakan fasilitas rekening gratis disertai setoran awal sebesar Rp50 ribu guna memperluas akses layanan perbankan bagi kelompok masyarakat rentan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa program tahap awal ini menargetkan sekitar 25 juta warga. Angka tersebut ditetapkan setelah melalui proses pemadanan data yang komprehensif.

Kriteria Penerima Rekening Gratis

Berdasarkan data pemerintah, program ini difokuskan pada masyarakat dari kelompok ekonomi terbawah dengan persyaratan utama sebagai berikut:

  • Berusia di atas 17 tahun: Menyasar warga yang telah memiliki identitas resmi dan memenuhi syarat administrasi perbankan.
  • Masuk kelompok desil 1 hingga 4: Berasal dari lapisan masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah berdasarkan data sosial ekonomi.
  • Belum memiliki rekening bank: Diprioritaskan bagi warga yang sama sekali belum tersentuh layanan perbankan (unbanked).

 

Dukungan Anggaran dan Sinergi Perbankan

Untuk tahap awal pelaksanaan, pemerintah telah menyiapkan anggaran mencapai Rp1,28 triliun. Pendanaan ini digunakan untuk memfasilitasi pembukaan rekening serta saldo awal Rp50 ribu per penerima.

Validasi data calon penerima mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), dengan dukungan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Sementara itu, implementasi di lapangan melibatkan bank pelaksana, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BSI).

Selain memperluas inklusi keuangan, program ini diharapkan mampu mempermudah penyaluran berbagai bentuk bantuan sosial pemerintah sekaligus mendorong kegiatan produktif masyarakat.

 

Imbauan bagi Masyarakat

Terkait mekanisme teknis, masyarakat diimbau untuk tidak berasumsi bahwa seluruh warga otomatis akan langsung menerima saldo awal tersebut. Proses penetapan masih mengikuti ketentuan resmi pemerintah.

Masyarakat disarankan untuk menunggu pengumuman resmi serta memantau perkembangan informasi langsung dari pemerintah maupun bank pelaksana (BRI dan BSI) guna mengetahui prosedur dan ketentuan lebih lanjut.

 

Polri dan Tiongkok Bongkar Laboratorium Sabu 1,2 Ton di Banda Aceh Hasil Kerja Sama Internasional

JAKARTA, Iki Radio — Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polri dan Bea Cukai berhasil membongkar laboratorium sabu berskala besar di Banda Aceh dengan barang bukti seberat 1,2 ton. Pengungkapan yang dilakukan pada 21 Oktober 2026 ini merupakan buah dari kerja sama pemberantasan narkotika lintas negara yang melibatkan Indonesia, Tiongkok, dan Malaysia.

Keberhasilan pengungkapan tersebut menjadi salah satu topik utama dalam pertemuan antara Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dan Wakil Sekretaris Jenderal Komisi Nasional Pengendali Narkotika Tiongkok (NNCC), Lan Weihong, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Lan Weihong, yang juga menjabat sebagai wakil direktur jenderal biro pengendali narkotika Kementerian Keamanan Publik Tiongkok, menjelaskan bahwa otoritasnya mulai mendeteksi aktivitas penyelundupan narkotika cair di wilayah Myanmar, Thailand, and Laos sejak Oktober 2025. Penyelidikan yang berjalan selama kurang lebih satu tahun itu mengindikasikan adanya jaringan yang berulang kali menyelundupkan narkotika cair dari kawasan tersebut ke Indonesia.

Temuan hasil penyelidikan itu kemudian diserahkan kepada BNN pada September 2026. Berkat koordinasi penegakan hukum lintas negara yang solid, aparat gabungan berhasil menggerebek laboratorium sabu di Banda Aceh dan menyita 1,2 ton sabu. Sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam jaringan internasional ini juga telah berhasil ditangkap oleh otoritas kedua negara.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengapresiasi dukungan besar dari otoritas Tiongkok dalam pengungkapan kasus kakap ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kolaborasi erat antara Polri, BNN, Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, serta NNCC Tiongkok.

"Beberapa waktu lalu kita telah melakukan pengungkapan secara bersama antara Polri, BNN, Bea Cukai, dan juga tentunya atas dukungan besar dari NNCC yang hari ini hadir," ujar Suyudi usai audiensi. Ia menegaskan, komitmen Indonesia dalam memberantas narkotika akan terus diperkuat melalui kerja sama internasional guna menjaga keamanan nasional dan kawasan Asia.

Dalam kesempatan yang sama, Lan Weihong menegaskan komitmen pemerintah Tiongkok untuk menindak tegas sindikat narkotika tanpa kompromi. Ia mengingatkan bahwa hukum di Tiongkok sangat ketat terhadap pelaku kejahatan narkotika, baik produksi maupun peredaran, dengan ancaman sanksi tertinggi berupa hukuman mati.

Pengungkapan laboratorium sabu di Banda Aceh ini dinilai sebagai bukti nyata pentingnya pertukaran informasi dan koordinasi antarnegara. Indonesia dan Tiongkok sepakat untuk terus melanjutkan kerja sama demi menelusuri jaringan yang lebih luas serta memutus rantai penyelundupan narkotika di Asia.

 

Senat Prancis Sahkan RUU Pertanggungjawaban Finansial Perusuh Demo, Disorot Kelompok HAM

PARIS, Iki Radio — Senat Prancis secara resmi menyetujui rancangan undang-undang (RUU) kontroversial yang mewajibkan para perusuh untuk menanggung pertanggungjawaban finansial atas kerusakan yang ditimbulkan selama demonstrasi publik berlangsung.

RUU tersebut disahkan dalam sidang di majelis tinggi parlemen pada Rabu (28/10/2026) dengan perolehan 229 suara mendukung dan 105 suara menolak. Kebijakan ini mendapat dukungan kuat dari aliansi kelompok sayap kanan dan sentris yang memegang mayoritas kursi Senat.

Meski demikian, pengesahan RUU ini langsung memicu gelombang kritik tajam dari berbagai kelompok hak asasi manusia (HAM). Kebijakan tersebut dinilai berpotensi mengancam dan membatasi kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat melalui aksi demonstrasi damai.


Latar Belakang dan Urgensi Pengesahan

Berdasarkan laporan AFP, perumusan RUU ini awalnya bermula sebagai respons atas pecahnya kerusuhan pascakemenangan Paris Saint-Germain (PSG) atas Arsenal dalam final Liga Champions UEFA pada Mei lalu.

Urgensi pembahasannya semakin mendesak menyusul rangkaian demonstrasi berdarah yang memicu kericuhan serta penjarahan massal di berbagai wilayah Prancis sejak Sabtu (17/10/2026). Ribuan tempat usaha dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat aksi vandalisme tersebut.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, menegaskan urgensi pemerintah untuk segera mengambil langkah tegas guna melindungi masyarakat luas dari dampak kerusuhan.

"Kita tidak bisa lagi membiarkan sebagian besar warga negara kita membayar untuk kerusakan yang dilakukan oleh minoritas perusak," ujar Nunez di hadapan para anggota parlemen.

 

Sanksi Berat dan Langkah Selanjutnya

Melalui ketentuan dalam RUU yang telah diperluas ini, individu yang terbukti secara sengaja bergabung dalam kelompok bertujuan merusak atau melakukan vandalisme selama aksi publik akan menghadapi sanksi berat, di antaranya denda ganti rugi hingga mencapai 10.000 euro (sekitar Rp 202 juta), dan penyitaan tunjangan kesejahteraan bagi pihak-pihak yang dinilai bertanggung jawab secara hukum.

Setelah lolos di tingkat Senat, RUU ini selanjutnya akan dibawa ke Majelis Nasional—majelis rendah parlemen Prancis—untuk dibahas lebih lanjut dan melalui tahap pemungutan suara di tengah faksi politik yang terpecah.

 

 

Lulus Program Profesi Insinyur ITB, Emil Dardak Ajak Wisudawan Jadikan Ilmu Sarana Pengabdian

BANDUNG, Iki Radio — Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, resmi melengkapi rekam jejak akademisnya setelah dilantik dalam Sidang Terbuka Pelantikan Lulusan Pendidikan Profesi Insinyur, Apoteker, dan Arsitek Institut Teknologi Bandung (ITB) Periode Oktober 2026. Acara tersebut berlangsung khidmat di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Bandung, pada Rabu (28/10/2026).

Dalam momentum yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut, Emil tidak hanya berhasil menyelesaikan Program Profesi Insinyur (PPI) moda reguler spesialisasi Perencanaan Wilayah dan Kota, tetapi juga dinobatkan sebagai salah satu lulusan terbaik ITB.

Pendidikan Profesi sebagai Pendewasaan Diri

Mewakili 866 lulusan dari tiga program profesi yang dilantik, Emil menyampaikan pidato bertajuk "Dari Keunggulan Ilmu Menuju Tanggung Jawab Profesi". Ia membagikan pengalamannya kembali duduk di bangku kuliah, meski sebelumnya telah meraih gelar doktor (Ph.D.) serta berpengalaman panjang di bidang pembangunan, infrastruktur, dan pemerintahan.

Menurut Emil, keputusan untuk menempuh pendidikan profesi merupakan bentuk komitmen untuk terus belajar sepanjang hayat (lifelong learning).

"Pendidikan profesi adalah proses pendewasaan, dari seseorang yang berilmu, menjadi seseorang yang bertanggung jawab atas penerapan ilmunya," ujar Emil di hadapan Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara dan ratusan wisudawan.

Mengenang Sang Ayah dan Pesan Sumpah Pemuda

Dalam orasi ilmiahnya, Emil turut mengenang mendiang ayahnya, Hermanto Dardak—alumni Teknik Sipil ITB sekaligus mantan Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Dari sang ayah, Emil mengaku belajar bahwa kompetensi dan gelar akademik tidak akan berarti tanpa adanya wujud pengabdian nyata kepada masyarakat.

Sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda, ia mengajak seluruh lulusan perguruan tinggi, khususnya para praktisi teknik, kesehatan, dan rancang bangun, untuk memperkuat kolaborasi lintas disiplin ilmu.

"Hari ini, ITB mengukuhkan kompetensi kita. Dalam perjalanan selanjutnya, masyarakat akan menguji integritas kita. Dan pada akhirnya, pengabdian kita lah yang akan menentukan makna dari pencapaian ini," tegasnya.

Rektor ITB Tekankan Integritas dan AI

Sementara itu, Rektor ITB Prof. Tatacipta Dirgantara mengingatkan para lulusan bahwa kewenangan profesional yang diemban senantiasa melekat dengan keselamatan dan kesejahteraan publik. Ia menekankan pentingnya menjaga kode etik dan nurani, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (AI).

"Teknologi dapat mendukung pekerjaan profesional, tetapi tanggung jawab atas setiap keputusan tetap berada pada manusia," tutur Rektor ITB.

Pada periode pelantikan ini, ITB melantik total 866 lulusan profesi yang terdiri atas 728 lulusan Program Profesi Insinyur, 115 lulusan Program Profesi Apoteker, serta 23 lulusan Program Profesi Arsitek.

Peringatan Sumpah Pemuda ke-98 di Pamekasan: Gubernur Khofifah Ajak Generasi Muda Hadirkan Kontribusi Nyata dan Rawat Solidaritas

PAMEKASAN, Iki Radio — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 Tahun 2026 di Kabupaten Pamekasan, Rabu (28/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Khofifah mengajak seluruh generasi muda di Jawa Timur untuk senantiasa menjaga solidaritas, mempererat persaudaraan, serta menghadirkan kontribusi dan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Mengusung tema nasional “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, peringatan tahun ini menitikberatkan pada pentingnya semangat pengabdian, etos kerja keras, serta kepedulian sosial pemuda dalam menghadapi dinamika dan tantangan zaman.

“Rawat solidaritas dan persaudaraan, karena masa depan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh seberapa hebat generasi mudanya, tapi juga oleh seberapa besar manfaat yang dapat mereka hadirkan bagi sesama,” ujar Khofifah di hadapan ribuan peserta upacara.

Lebih lanjut, ia merinci bahwa nilai patriotik harus diimplementasikan melalui kerja nyata dan pengabdian. Sementara itu, kegigihan dicerminkan lewat semangat belajar serta bekerja keras, dan empati ditunjukkan melalui sikap saling menghormati perbedaan serta peduli terhadap sesama.


Makna Sejarah Pemilihan Kabupaten Pamekasan

Pemilihan Kabupaten Pamekasan sebagai lokasi pusat upacara tingkat Provinsi Jawa Timur ini memiliki makna historis yang mendalam. Wilayah Madura ini dikenal sebagai tanah kelahiran Mohammad Tabrani Soerjowitjitro, sosok pahlawan nasional dan tokoh penting yang terlibat dalam Kongres Pemuda Pertama pada tahun 1926 serta menjadi penggagas penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan bangsa.

Dalam arahannya, Khofifah juga menyoroti pentingnya akselerasi kualitas pendidikan generasi muda di Pulau Madura melalui program strategis Mama Mau Naik Kelas (Madura Maju, Madura Unggul, Madura Naik Kelas).

Komitmen peningkatan mutu pendidikan tersebut membuahkan hasil positif, yang tercermin dari lonjakan jumlah siswa asal Madura yang diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Tercatat, kenaikan penerimaan tertinggi terjadi di Kabupaten Pamekasan sebesar 33,02 persen, disusul Bangkalan 15,5 persen, Sumenep 10 persen, dan Sampang 8,5 persen.


Penganugerahan Penghargaan Daerah Penggerak dan Inovator Muda

Puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Pamekasan juga diwarnai dengan penyerahan apresiasi kepada berbagai pihak yang konsisten mendukung pembangunan kepemudaan.

Penghargaan Daerah Terbaik Penggerak Bakti Pemuda Jawa Timur diberikan kepada enam pemerintah kabupaten/kota berdasarkan sektor unggulannya:

  • Bidang Lingkungan: Pemerintah Kota Surabaya
  • Bidang Ekonomi: Pemerintah Kabupaten Lumajang
  • Bidang Digital: Pemerintah Kabupaten Tulungagung
  • Bidang Kesehatan: Pemerintah Kabupaten Bojonegoro
  • Bidang Sosial & Inklusif: Pemerintah Kota Mojokerto
  • Bidang Seni & Budaya: Pemerintah Kabupaten Ngawi

Selain itu, Pemprov Jatim turut menganugerahkan penghargaan sebagai mitra strategis pemberdayaan pemuda kepada PT Pertamina Patra Niaga AFT Juanda.

Apresiasi juga diberikan kepada generasi muda berprestasi melalui kategori Inovator Muda (7 penerima) dan Inisiator Lokal (7 penerima) dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur, yang dinilai sukses menghadirkan solusi serta membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar mereka.


Semarak Upacara dan Kehadiran Unsur Kepemudaan

Upacara yang berlangsung khidmat ini diisi dengan rangkaian pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Pembukaan UUD 1945, serta pembacaan teks keputusan Kongres Pemuda Indonesia. Suasana semakin meriah berkat penampilan atraktif dari *marching band* Gita Patria dari SMAN 4 Pamekasan.

Acara ini dihadiri oleh beragam elemen dan organisasi kepemudaan, di antaranya Taruna Siaga Bencana (Tagana), Karang Taruna, GP Ansor, Forum Kewirausahaan Pemuda, atlet Porda Pamekasan, Resimen Mahasiswa, mahasiswa UIN Madura, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), IPNU, IPPNU, jajaran pelajar, hingga Gerakan Pramuka.

Gempa Magnitudo 3,4 Guncang Tanggamus Lampung, BMKG Imbau Warga Waspada

TANGGAMUS, Iki Radio — Wilayah Tanggamus, Lampung, diguncang gempa bumi tektonik pada Rabu malam, 28 Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan guncangan gempa bumi tersebut berkekuatan Magnitudo (M) 3,4.

Berdasarkan keterangan resmi BMKG, peristiwa gempa bumi ini terjadi pada pukul 18.59 WIB. Pusat gempa tercatat berada di darat, tepatnya di sebelah utara Kabupaten Tanggamus, dengan kedalaman yang sangat dangkal, yakni empat kilometer.

"Pusat gempa berada di darat," tulis BMKG dalam keterangan resminya, Rabu (28/10/2026).

Meski berkedalaman dangkal, pihak BMKG belum merinci secara detail dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat getaran tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai adanya korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa bumi ini.

Kendati demikian, BMKG tetap mengimbau masyarakat di sekitar wilayah terdampak agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga juga diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya aktivitas gempa susulan.

"Waspada terhadap potensi gempa susulan yang mungkin terjadi," pesan BMKG.

Kunjungan Internasional di Bapas Madiun: Kolaborasi dengan NEUST Filipina dan Unipma untuk Perkuat Sistem Pemasyarakatan

MADIUN, Iki Radio — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Madiun menerima kunjungan studi tiru dari College of Criminology, Nueva Ecija University of Science and Technology (NEUST), Filipina, yang didampingi oleh Fakultas Hukum Universitas PGRI Madiun (Unipma). 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Bapas Madiun pada Rabu (28/10/2026) ini menjadi momentum penting sebagai wadah pertukaran pengetahuan serta pengalaman lintas negara mengenai sistem pembimbingan dan pengawasan Klien Pemasyarakatan di Indonesia dan Filipina.

Dalam sesi kunjungan tersebut, rombongan mendiskusikan berbagai aspek mendasar terkait sistem pemasyarakatan, mulai dari mekanisme pembimbingan klien, program reintegrasi sosial, hingga pembinaan dan pengawasan Klien di luar lembaga pemasyarakatan. Diskusi interaktif ini turut membahas strategi pendampingan, pemantauan tingkat kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, koordinasi lintas sektor dengan keluarga serta pemerintah setempat, hingga pentingnya pelibatan masyarakat luas dalam mendukung proses reintegrasi sosial.

Pendekatan dan pengalaman praktik yang diterapkan di Filipina juga menjadi bahan kajian komparatif yang menarik untuk memahami persamaan, perbedaan, tantangan, serta peluang dalam pengembangan praktik pemasyarakatan ke depan.

Kepala Bapas Madiun, Siti Sunariyah, menyambut hangat kedatangan rombongan delegasi sebagai sarana strategis untuk memperkaya wawasan serta meningkatkan mutu pelayanan instansi.

“Kami menyambut baik kunjungan studi tiru ini sebagai kesempatan untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai pelaksanaan pembimbingan, pembinaan, dan pengawasan klien pemasyarakatan. Melalui pertukaran ilmu dengan College of Criminology NEUST Philippines dan Fakultas Hukum Unipma, kami berharap dapat memperoleh perspektif baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pengawasan, serta mendukung keberhasilan reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan,” ujar Siti.

Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Hukum Unipma, Dr. Siska Diana Sari, menekankan bahwa kegiatan ini mempererat sinergi antara dunia akademik dan institusi penegakan hukum nyata, khususnya di sektor pemasyarakatan.

“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan institusi Pemasyarakatan memiliki peran penting dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang aplikatif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa, akademisi, dan praktisi dapat saling bertukar perspektif serta memperkaya pemahaman mengenai sistem pembinaan, pembimbingan, dan pengawasan Klien Pemasyarakatan di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan dari College of Criminology NEUST Philippines, Dr. Floralyn L. Doquilla, menyampaikan apresiasi mendalam atas kesempatan berharga untuk belajar langsung dari praktik terbaik di Bapas Madiun.

“Kunjungan ini menjadi kesempatan yang baik untuk memahami secara langsung praktik pembimbingan, pembinaan, dan pengawasan Klien Pemasyarakatan di Indonesia. Pertukaran pengalaman ini memberikan ruang bagi kedua belah pihak untuk mempelajari pendekatan yang diterapkan dalam mendukung perubahan perilaku Klien, memastikan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta mempersiapkan Klien kembali ke tengah masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat membuka peluang kerja sama yang berkelanjutan dalam bidang kriminologi dan Pemasyarakatan,” tuturnya.

Melalui sinergi lintas negara dan instansi ini, pertukaran pengalaman antara Indonesia dan Filipina diharapkan mampu menjadi bahan pembelajaran komprehensif guna mengembangkan pendekatan pembimbingan dan pengawasan yang semakin efektif, meningkatkan profesionalisme petugas, serta memperkuat dukungan terhadap suksesnya reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan di masa depan.


Sumber : ditjenpas.go.id

BNNP Aceh Musnahkan 18 Hektare Ladang Ganja di Aceh Utara, Empat Tersangka Diamankan

ACEH UTARA, Iki Radio — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh kembali mencatat langkah tegas dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika. Petugas gabungan berhasil memusnahkan ladang ganja seluas 18 hektare yang tersembunyi di kawasan perkebunan terpencil di Kabupaten Aceh Utara.

Operasi pemusnahan yang berlokasi di Dusun Alue Garut, Desa Teupin Rusep, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, ini berlangsung selama dua hari pada 27 hingga 28 Oktober 2026. Aksi penertiban tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Aceh, Brigjen Polisi Dedy Tabrani, serta melibatkan sinergi kuat bersama tim gabungan dari Polda Aceh dan Polres Lhokseumawe.


Kronologi Pengungkapan Berawal dari Penangkapan Bandar

Pengungkapan ladang ganja skala luas ini berawal dari hasil pengembangan kasus yang bermula dari penangkapan seorang tersangka berinisial PO PON. Berdasarkan penggeledahan di kediaman tersangka, petugas mendalami temuan tersebut hingga akhirnya berhasil melacak dua titik ladang ganja di area perkebunan yang sulit dijangkau.

Dalam operasi lanjutan ini, petugas tidak hanya membongkar ladang ilegal tetapi juga mengamankan tiga tersangka tambahan yang diduga kuat ikut terlibat dalam jaringan sindikat narkotika tersebut. Total, empat orang kini telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


Cara Pemusnahan dan Rencana Penyelidikan Lanjutan

Di lokasi kejadian, sebagian besar tanaman ganja dimusnahkan secara langsung oleh petugas dengan cara dicabut dan dibakar. Kendati demikian, sebagian barang bukti ribuan batang ganja disisihkan dan direncanakan untuk dibawa ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri). Barang bukti tersebut dijadwalkan akan menjalani pemusnahan lanjutan pada 5 November mendatang.

 

Operasi ini menjadi bukti nyata komitmen aparat penegak hukum dalam memutus mata rantai pasokan narkotika dari hulu sekaligus mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan narkoba di wilayah Aceh dan sekitarnya.

 

 

Pemkot Bandung Butuh Rp800 Miliar untuk Tangani Banjir Bandung Timur Secara Permanen

BANDUNG, Iki Radio — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memperkirakan kebutuhan anggaran sekitar Rp800 miliar untuk mengentaskan persoalan banjir secara permanen di kawasan Bandung Timur. Alokasi dana tersebut rencananya bakal digunakan untuk membangun kolam retensi serta sistem kanal banjir yang dilengkapi pompa air.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan, cakupan wilayah penanganan ini membentang dari kawasan Ciwastra hingga Cinambo. Untuk merealisasikan proyek tersebut, Pemkot Bandung tengah berkoordinasi intensif dengan pemerintah pusat guna membahas rincian teknis sekaligus dukungan pendanaan.

"Kita sudah punya engineering plan-nya dan sedang kita komunikasikan dengan Bappenas dan Kementerian PU agar kami bisa mendapatkan bantuan anggaran untuk pelaksanaannya," ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Rabu (28/10/2026).

Farhan menjelaskan bahwa pengerjaan proyek infrastruktur penanganan banjir ini diperkirakan memakan waktu pelaksanaan selama tiga tahun ke depan. Menurutnya, langkah komprehensif sangat mendesak dilakukan mengingat alih fungsi lahan yang masif telah menggerus area penampungan air alami di wilayah tersebut.

Ia mencontohkan pesatnya pembangunan di sepanjang Jalan Lingkar Selatan, Jalan Soekarno-Hatta, hingga area koridor jalan tol yang kini didominasi kawasan terbangun.

"Sekarang sudah tidak ada lagi fungsi seperti dahulu karena sudah menjadi jalan dan bangunan. Maka kita harus membuat kolam retensi dengan sistem kanal banjir menggunakan pompa," jelasnya.

Secara teknis, kolam retensi berfungsi menampung lonjakan debit air saat curah hujan tinggi, yang kemudian dialirkan secara terukur melalui saluran drainase dan kanal penampung menuju aliran Sungai Derwati. Kendati demikian, skema pasti mengenai jumlah titik kolam retensi yang akan dibangun masih dalam tahap finalisasi.

 

Penanganan Lintas Wilayah dan Drainase Kota

Selain persoalan di Bandung Timur, Farhan turut menyoroti titik rawan banjir lainnya, seperti jalur Ciwastra ke arah barat hingga Cimindi. Ia menegaskan, penuntasan banjir di koridor ini membutuhkan sinergi lintas daerah antara Pemkot Bandung, Pemprov Jawa Barat, Pemkab Bandung, dan Pemkot Cimahi.

"Kalau belum ada koordinasi, penyelesaiannya hanya penyelesaian sementara," tegas Farhan.

Ia juga mengimbau kewaspadaan terhadap potensi banjir di kawasan Sukajadi–Setiabudi. Limpasan air deras dari dataran tinggi kerap melebihi kapasitas drainase, hingga memicu tumpatan sampah keluar dari saluran penampung.

Sebagai langkah jangka pendek, Pemkot Bandung konsisten melakukan pengerukan drainase secara berkala serta menertibkan bangunan liar yang berdiri di atas saluran air. Kombinasi antara pembenahan drainase, penertiban tata ruang, infrastruktur kolam retensi, dan kolaborasi interregional diharapkan mampu meminimalisasi risiko banjir di Kota Bandung secara berkelanjutan.

 

Pemerintah Siapkan Stimulus PPN-DTP Rp722 Miliar untuk Tiket Pesawat Libur Nataru

JAKARTA, Iki Radio — Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan stimulus Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN-DTP) senilai Rp722 miliar untuk penerbangan domestik kelas ekonomi selama periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Kebijakan ini dihadirkan untuk menjaga keterjangkauan harga tiket pesawat di tengah lonjakan permintaan perjalanan akhir tahun.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menyampaikan bahwa aturan pelaksanaan program ini telah disetujui melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

"Anggaran PPN-DTP itu Rp722 miliar untuk periode pelaksanaan pembelian tiket 20 Oktober 2026 sampai 10 Januari 2027, dan periode penerbangan 22 Desember 2026 sampai dengan 10 Januari 2027," ujar Lukman di Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Melalui fasilitas PPN-DTP ini, pajak atas jasa angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri kelas ekonomi ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Masyarakat yang ingin memanfaatkan stimulus ini sudah dapat melakukan pemesanan tiket penerbangan domestik kelas ekonomi untuk jadwal keberangkatan 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

Langkah ini diharapkan mampu meringankan beban biaya transportasi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas nasional. Kemenhub memproyeksikan total penumpang udara pada masa libur Nataru kali ini mencapai 4,72 juta orang, naik sekitar dua persen dibandingkan periode tahun sebelumnya yang mencatatkan 4,70 juta penumpang.

"Prediksi 2026 itu totalnya 4,72 juta, termasuk domestik dan internasional. Diperkirakan penumpang domestik naik satu persen, sedangkan internasional naik enam persen," tambah Lukman.

Kemenhub memastikan akan terus mengawal implementasi kebijakan ini agar berjalan sesuai aturan dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat pengguna transportasi udara.

 

Sudah Berjalan Setahun, Program Sekolah Rakyat Jangkau 44 Ribu Anak Rentan

JAKARTA, Iki Radio — Program Sekolah Rakyat yang digagas sebagai salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto telah berjalan lebih dari satu tahun. Hingga kini, program tersebut sukses menjangkau dan memulihkan puluhan ribu anak dari berbagai latar belakang rentan di seluruh Indonesia.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan bahwa program ini menyasar kelompok masyarakat yang sebelumnya sangat sulit mengakses pendidikan formal.

"Ada yang sebelumnya tidak pernah sekolah, di jalanan menjadi pengamen, ada yang sudah putus sekolah dua tahun dan jadi pembantu, ada yang jadi kuli, ada juga yang bekerja di tempat-tempat yang tidak semestinya," kata Gus Ipul pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Gus Ipul menyampaikan rasa haru dan syukurnya atas perkembangan signifikan yang ditunjukkan oleh para siswa Sekolah Rakyat setelah mendapat pendampingan intensif. Ia menjelaskan, saat awal penjangkauan, sebagian besar anak berada dalam kondisi memprihatinkan, baik dari segi kesehatan seperti masalah gigi dan anemia, maupun minimnya motivasi belajar.

Bahkan, terdapat anak usia 17–18 tahun yang belum pernah mengenyam pendidikan formal serta belum bisa membaca. Anak-anak tersebut harus melewati proses rehabilitasi dan penyetaraan terlebih dahulu di sentra-sentra milik Kementerian Sosial.

 

Capaian dan Fasilitas Sekolah Rakyat

Melalui pendekatan berbasis multientry-multiexit serta tata kelola yang terarah, Sekolah Rakyat kini mencatatkan jumlah siswa lebih dari 44.000 anak telah mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat secara nasional. Sebanyak 100 titik Sekolah Rakyat permanen telah dibangun—93 di antaranya sudah beroperasi aktif dan 7 sisanya dalam tahap penyelesaian. Terdapat 82 titik Sekolah Rakyat rintisan yang sudah berjalan. Dan sebanyak 182 titik Sekolah Rakyat telah beroperasi penuh di seluruh Indonesia.

 

Pengentasan Kemiskinan Terpadu

Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo yang dirancang untuk menyediakan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah (Desil 1–4) berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Mengusung konsep pengentasan kemiskinan terpadu, Sekolah Rakyat mengintegrasikan berbagai layanan unggulan pemerintah, mulai Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan Jaminan Kesehatan PBI-JK.


Keterhubungan dengan Koperasi Merah Putih dan Program 3 Juta Rumah

"Intervensi yang diberikan tidak hanya menyasar anak melalui pendidikan berkualitas, tetapi juga memberdayakan orang tua mereka melalui penyaluran bantuan sosial, kepesertaan PBI Jaminan Kesehatan, hingga perbaikan rumah agar menjadi layak huni," ujar Gus Ipul.

 

close
Pasang Iklan Disini