Apresiasi Semangat Belajar di Usia Senja, Mendukbangga Ajak Lansia Aktif dan Produktif

Iki Radio - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji mengapresiasi semangat belajar lansia di usia senja, dan mengajak para lansia untuk tetap sehat, aktif, produktif, dan menjalani masa tua dengan penuh rasa syukur.


Pesan itu disampaikannya saat menghadiri wisuda Sekolah Lansia dalam rangkaian peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 yang dirangkaikan dengan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di kantor BKKBN Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Di hadapan ratusan peserta, Wihaji menilai para lansia merupakan sosok yang memiliki pengalaman hidup panjang dan dapat menjadi teladan bagi generasi muda. Menurutnya, mencapai usia lanjut dalam kondisi sehat merupakan anugerah yang patut disyukuri.

“Sampai usia 75 tahun dalam keadaan sehat adalah nikmat yang luar biasa. Semua persoalan kehidupan sudah pernah dilalui, mulai dari suka, duka, pertengkaran, perdamaian, hingga berbagai ujian hidup. Karena itu, yang paling penting adalah terus bersyukur,” ungkapnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Wihaji juga berdialog langsung dengan para peserta. Ia menanyakan kondisi kesehatan, aktivitas sehari-hari, hingga hubungan mereka dengan keluarga.

Ia juga mengapresiasi para lansia yang tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menurutnya, banyak peserta yang masih memanfaatkan telepon pintar dan media sosial untuk memperoleh informasi maupun berkomunikasi dengan keluarga.

“Masyaallah, luar biasa. Banyak yang masih aktif menggunakan handphone, melihat informasi di media sosial, bahkan mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran. Ini menunjukkan semangat belajar tidak mengenal usia,” ujarnya.

Wihaji mengatakan Sekolah Lansia menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Program tersebut tidak hanya memberikan pembelajaran mengenai kesehatan dan keterampilan, tetapi juga memperkuat interaksi sosial serta kesehatan mental para peserta.

Selain menjaga kesehatan, ia mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik dalam keluarga. Wihaji mendorong para lansia untuk terus memberikan dukungan dan doa kepada anak serta cucu mereka. “Yang penting kita doakan anak-anak kita sehat, sukses, dan selalu ingat kepada orang tua. Jangan pernah menyimpan prasangka buruk. Doa orang tua itu luar biasa,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Mendukbangga Wihaji menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung penyelenggaraan program lansia, mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, perbankan, hingga organisasi kemasyarakatan.

Ia berharap Sekolah Lansia dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak peserta di berbagai daerah sehingga para lansia memiliki ruang untuk belajar, berkarya, dan tetap produktif.

“Yang hadir di sini adalah orang-orang hebat. Kita syukuri semua nikmat yang diberikan Tuhan, terutama kesehatan dan kesempatan untuk tetap berkumpul, belajar, dan beraktivitas bersama,” tuturnya.

Wisuda Sekolah Lansia diikuti peserta dari berbagai wilayah yang selama ini aktif mengikuti pembelajaran mengenai kesehatan, keluarga, keagamaan, keterampilan, serta penguatan peran lansia dalam kehidupan bermasyarakat.

 

close
Pasang Iklan Disini