KMP Batu Mandi Terbakar di Selat Sunda Saat Hendak Sandar di Pelabuhan Merak, 184 Penumpang Berhasil Dievakuasi

CILEGON, Iki Radio — Musibah kebakaran menimpa Kapal Motor Penumpang (KMP) Batu Mandi di perairan Selat Sunda pada Selasa (20/10/2026) sore. Insiden ini terjadi saat kapal yang melayani rute Bakauheni–Merak tersebut tengah berproses untuk sandar di Dermaga VI Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten.



Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Banten menerima laporan darurat mengenai insiden ini dari Vessel Traffic Service (VTS) pada pukul 16.24 WIB. Api diduga kuat berasal dari bagian buritan belakang kapal.

Kepala Kansar Banten, Al Amrad, mengonfirmasi bahwa pihak SAR segera bertindak cepat begitu menerima laporan dengan mengerahkan personel dari Unit Siaga SAR Merak ke Lokasi Kejadian Perkara (LKP) serta berkoordinasi dengan instansi setempat.

“Untuk info awal kami terima dari Vessel Traffic Service (VTS) pada pukul 16.24 WIB dan kami langsung menggerakkan teman-teman Unit Siaga SAR Merak menuju ke LKP serta melakukan koordinasi setempat,” ujar Al Amrad, Selasa (20/10/2026).

Guna memperkuat proses pertolongan, pada pukul 17.00 WIB tim SAR kembali menerjunkan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) dan menyiapkan armada kapal dari Kansar Banten yang diberangkatkan dari Bojonegara menuju lokasi kejadian.

Peran Nelayan dan Data Evakuasi Sementara

Dalam proses penyelamatan darurat sebelum tim utama tiba, sejumlah kapal nelayan yang berada di sekitar perairan Selat Sunda turut bergerak cepat membantu mengevakuasi para penumpang yang berada di atas kapal.

Berdasarkan pendataan sementara dari Kansar Banten, sebanyak kurang lebih 184 orang penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat.

Seluruh penumpang yang terevakuasi kini dikumpulkan di posko penanganan sementara yang berlokasi di area Dermaga Eksekutif ASDP Pelabuhan Merak untuk pendataan ulang. Jumlah tersebut masih akan dicocokkan dengan manifes data keberangkatan kapal dari Pelabuhan Bakauheni.

Penyisiran Laut dan Penanganan Api Masih Berlangsung

Hingga Selasa malam, proses pemadaman api dan evakuasi masih dilakukan secara bersamaan. Tim SAR gabungan juga terus melakukan penyisiran di perairan sekitar untuk memastikan tidak ada penumpang yang melompat ke laut demi menyelamatkan diri.

Dalam pelaksanaannya, petugas tetap menjaga jarak aman mengingat kondisi KMP Batu Mandi masih terus mengeluarkan asap tebal dan sempat terdengar beberapa kali suara letupan dari dalam kapal.

Mengenai kondisi fisik kapal, Al Amrad menyebutkan bahwa pihaknya belum dapat memastikan apakah KMP Batu Mandi mengalami kebocoran atau Kemasukan air, sebab tim belum dapat melakukan pemeriksaan langsung ke area dalam kapal demi alasan keselamatan.

“Operasi SAR akan terus dilakukan hingga dipastikan tidak ada lagi korban yang membutuhkan evakuasi. Setelah itu, operasi dapat dihentikan sementara dengan tetap melanjutkan proses pendinginan kapal dan koordinasi bersama instansi terkait,” tutup Al Amrad.

close
Pasang Iklan Disini