MADIUN, Iki Radio – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Madiun menggelar acara tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar pada Selasa (20/10/2026).
Dalam momentum tasyakuran tersebut, DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun juga secara khusus mengajak seluruh tamu undangan yang hadir untuk berdoa bersama memohon agar hujan segera turun.
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk kepekaan terhadap kondisi musim kemarau yang dirasakan di sejumlah wilayah Kabupaten Madiun. Pasalnya, dampak kemarau mulai dirasakan oleh para petani yang kesulitan memenuhi kebutuhan air irigasi untuk lahan pertanian mereka.
Bupati Madiun, Hari Wuryanto, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun, menyampaikan bahwa doa bersama ini merupakan wujud keterwakilan aspirasi masyarakat, khususnya kaum petani.
“Ini sebagai bentuk serapan aspirasi petani. Mereka mengharapkan agar biaya irigasi tidak terlalu tinggi karena penggunaan listriknya cukup lumayan. Kalau ada hujan kan tidak perlu keluar biaya tambahan. Harapannya, dengan turunnya hujan bisa membantu meredakan beban biaya para petani,” ujar Hari Wuryanto usai acara.
Hari juga menegaskan pentingnya arahan dari Ketua Umum Partai Golkar agar jajaran partai senantiasa hadir dan menyatu di tengah masyarakat. Melalui momentum HUT ke-62 ini, Partai Golkar diharapkan terus bersinergi dengan rakyat untuk membangun Indonesia yang lebih maju serta menyiapkan generasi tangguh menuju Indonesia Emas 2045.
Terkait dukungan politik di tingkat daerah, Hari Wuryanto mengapresiasi komitmen Fraksi Golkar di DPRD Kabupaten Madiun yang terus mengawal kebijakan Pemkab Madiun agar selalu berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun, Mashudi, menjelaskan bahwa peringatan HUT ke-62 ini digelar secara sederhana sesuai dengan instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Rangkaian kegiatan diawali dengan selamatan di tingkat desa dan kecamatan, serta diselingi dengan pemberian santunan kepada sedikitnya 60 anak yatim yang berasal dari 15 kecamatan se-Kabupaten Madiun.
“Rangkaian kegiatan ini masih akan berlanjut hingga puncak acara pada bulan Desember mendatang. Kami isi dengan kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat langsung,” ungkap Mashudi.
Mashudi menambahkan, dalam pengawalan kebijakan daerah, Golkar Kabupaten Madiun berkomitmen mengawal visi-misi Madiun Bersih dan Sejahtera. Salah satu program prioritas yang diusulkan Fraksi Golkar adalah percepatan pengadaan mobil ambulans untuk setiap desa se-Kabupaten Madiun agar dapat tuntas pada tahun 2027.
Menghadapi agenda politik ke depan, DPD Partai Golkar Kabupaten Madiun fokus melakukan penataan dan reorganisasi internal pada tahun 2026 yang mencakup tingkatan DPD, kecamatan, desa, hingga organisasi sayap partai.
Golkar Kabupaten Madiun juga mulai merekrut dan memberi ruang besar bagi pemuda, di mana keterwakilan Generasi Z dan Milenial ditargetkan mencapai 40 hingga 50 persen dalam porsi kepengurusan. Langkah ini diperkuat dengan berbagai program pembinaan anak muda, salah satunya melalui ajang olahraga mini soccer antar-pelajar SMA/SMK di wilayah Kabupaten Madiun.
“Kami minta pengurus dan kader turun langsung ke lapangan
untuk menyerap apa yang menjadi keinginan Generasi Z dan Milenial. Kita petakan
dulu kebutuhan mereka baru kita jalankan programnya,” pungkas Mashudi.









