PORT-OLRY, Iki Radio — Gempa bumi bermagnitudo 6,3 mengguncang kawasan Samudra Pasifik di lepas pantai Vanuatu pada Selasa dini hari, 20 Oktober 2026. Laporan ini dikonfirmasi oleh Survei Geologi Amerika Serikat (United States Geological Survey/USGS).
Mengutip informasi dari Yeni Safak, USGS menyebutkan bahwa pusat gempa terdeteksi berada di laut sekitar 204 kilometer ke arah barat-barat laut dari Port-Olry. Hiposentrum atau kedalaman pusat gempa berada di kedalaman dangkal, yaitu 10 kilometer di bawah permukaan laut.
Hingga informasi awal ini diturunkan, belum ada laporan mengenai korban luka, jiwa, maupun kerusakan bangunan akibat guncangan tersebut.
Rawan Aktivitas Seismik
Vanuatu, yang merupakan gugusan pulau di kawasan Melanesia, dikenal sebagai salah satu wilayah yang sangat aktif secara seismik. Negara kepulauan ini terletak di lintasan Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire)—sebuah sabuk berbentuk tapal kuda yang mengelilingi Samudra Pasifik dan menjadi pusat utama aktivitas vulkanik serta gempa bumi global.
Posisi geografis Vanuatu yang berada tepat di perbatasan lempeng tektonik Australia dan Pasifik menjadikannya rentan terhadap guncangan gempa bumi berskala kecil hingga besar yang terjadi secara berkala.
Saat ini, pihak USGS bersama jaringan pemantau aktivitas
seismik global terus melakukan pelacakan dan analisis dampak lanjutan dari
gempa tersebut.








