Iki Radio – Indonesia bersama tujuh negara berpenduduk mayoritas Muslim mendesak Israel untuk segera memenuhi komitmen yang masih tertunda dalam tahap pertama rencana perdamaian Gaza.
Pernyataan tegas ini disampaikan oleh menteri luar negeri dari Indonesia, Turki, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Mesir, Pakistan, Arab Saudi, dan Yordania di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB sesi ke-81 pada Rabu (23/9/2026).
Para menteri luar negeri tersebut menyatakan keprihatinan mendalam atas penderitaan kemanusiaan yang terus berlanjut di Gaza. Seperti dilaporkan Anadolu Agency, mereka mendesak Israel untuk segera menjalankan kewajiban dalam "Tahap Pertama Rencana Komprehensif", khususnya terkait jaminan akses bantuan kemanusiaan serta pasokan pemulihan awal secara aman, cepat, dan tanpa hambatan.
Selain pasokan bantuan, kedelapan negara tersebut meminta Israel memfasilitasi pemulihan infrastruktur vital di wilayah terdampak. Mereka menyoroti pentingnya menjaga keberlangsungan gencatan senjata serta menghentikan seluruh bentuk pelanggaran terhadap kesepakatan yang telah dibuat.
Rencana perdamaian yang dirujuk, yaitu Comprehensive Plan
to End the Gaza Conflict, merupakan kerangka kesepakatan multilateral antara
Israel dan Hamas yang dirancang untuk mengakhiri konflik bersenjata di Gaza
secara menyeluruh.








